Sifat-sifat Nilai Eigen dan Vektor Eigen Matriks atas Aljabar Maxplus
|
|
|
- Adi Setiawan
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 J. Sains Dasar () Sifat-sifat Nilai Eigen dan Vetor Eigen Matris atas ljabar Maxplus (The Properties of Eigen Value and Eigen Vector of Matrices Over Maxplus lgebra) Musthofa * dan Nienasih inatari * Jurusan Pendidian Matematia FMIP UNY / [email protected] Jurusan Pendidian Matematia FMIP UNY / [email protected] bstra Penelitian ini bertujuan untu mengaji sifat-sifat nilai eigen dan vetor eigen matris atas aljabar maxplus. Langah-langah yang dilauan adalah dengan mengaji esistensi nilai eigen dan vector eigen matris atas aljabar maxplus. Selanjutnya diselid sifat-sifat nilai eigen dan vector eigen, meliputi etunggalan dari nilai eigen, dan mengaji tentang sifat nilai eigen dan vector eigen dari matris transpose. Hasil penelitian menunjuan bahwa setiap matris persegi atas aljabar maxplus selalu mempunyai nilai eigen. Suatu maris persegi atas aljabar mxplus aan mempunyai nilai eigen tunggal jia irredusibel. Jia merupaan nilai eigen, maa jug merupaan nilai eigen dari T. Tetapi sifat ini tida berlau untu vetor eigennya. Kata unci: aljabar maxplus, nilai eigen, vetor eigen, matris transpose bstract This research aimed to study the properties of eigenvalues and eigenvectors of the matrix over maxplus algebra. The initial step is to study the existence of eigenvalues and eigenvector of matrix over maxplus algebra. Moreover, the properties of eigenvalues and eigenvectors are investigated. Finally, we study the properties of eigenvalues and eigenvectors of the matrix transpose. The result shows that every square matrix over maxplus algebra always has eigenvalue. square matrix in the maxplus algebra will have a unique eigenvalue if is irreducible. If is an eigenvalue of, then is also an eigenvalue of T, but this property does not apply for the eigenvector. Key words: maxplus algebra, eigenvalue, eigenvector, matrix transpose Pendahuluan Seiring dengan perembangan ilmu pengetahuan dan tenologi, para peneliti dituntut untu terus melauan inovasi dan usaha yang terus beresinambungan dalam menghadapi persaingan dan untu mewujudan esejahteraan umat manusia. Kemajuan pesat dalam tenologi informasi tida lepas dari perembangan riset dalam bidang ilmu dasar. Oleh arena itu peneltian di bidang ilmu dasar tida bisa ditinggalan. ljabar maxplus merupaan salah satu bagian dari ilmu dasar dalam bidang matematia hususnya aljabar yang memil peranan sangat banya dalam menyelesaian persoalan di beberapa bidang seperti teori graf, ombinatoria (seperti dibahas dalam []), teori sistem (dibahas dalam [] dan [7]), teori antrian (dibahas dalam []) dan proses stoasti(dibahas dalam []). Hal ini disebaban aljabar max-plus mampu menguraian suatu tipe tertentu dari sistem nonlinear dalam sudut pandang aljabar linear menjadi sistem linear dalam sudut pandang aljabar max-plus. Kelinieran ini aan memudahan dalam penganalisaan sistem yang diaji.
2 Musthofa d. / J. Sains Dasar () eraitan dengan masalah tersebut matris dan nilai eigen merupaan salah satu alat matematis untu menyelesaian berbagai masalah dalam bidang tersebut. Pembahasan tentang nilai eigen dan vetor eigen dalam dari suatu matris relative terhadap suatu strutur aljabar merupaan bagian yang tida bisa ditinggalan. Oleh sebab itu, melalui penelitian dnginan ajian yang mendalam tentang nilai eigen dan vetor eigen pada aljabar max-plus yang memil apliasi di berbagai bidang eilmuan. Dalam aljabar linear dan apliasinya, nilai eigen dan vetor eigen memil peranan penting salah satunya dalam menganalisis suatu sistem. Tida adanya invers terhadap operasi pertama dalam aljabar max-plus, mengaibatan esulitan etia aan menerapan metode metode yang sudah dienal dalam aljabar linear seperti misalnya untu menentuan solusi persamaan x = b. eberapa peneliti di bidang aljabar max-plus, seperti dalam [] dan [] telah ditunjuan esistensi dan metode untu menentuan nilai eigen dan vetor eigen dari suatu matris atas aljabar max-plus. erberapa hal yang cuup menari untu diteliti antara lain metode menentuan nilai eigen dan vetor eigen pada matris atas aljabar max-plus serta sifat-sifat nilai eigen dan vetor eigen seperti halnya pada aljabar linear yang sudah dienal. Sejauh yang ami etahui, belum diteliti masalah sifat sifat nilai eigen dan vetor eigen pada aljabar max-plus, misalnya jia merupaan nilai eigen, apaah juga merupaan nilai eigen dari T? erdasaran hasil-hasil tersebut, dalam penelitian ini aan diselid tentang sifat sifat lebih lanjut dari nilai eigen dan vetor eigen dari matris atas aljabar max-plus. Metode Penelitian Penelitian ini dilauan model research and development. Peneliti mengaji berbagai sumber tentang masalah nilai eigen dan vector eigen ada aljabar maxplus, membandingan dengan ondisi yang terjadi pada ruang vetor dan emudian melauan pengembangan untu diterapan pada aljabar maxplus. lat bantu yang digunaan dalam penelitian ini adalah perangat luna Scilab.. Hasil dan Disusi. ljabar Maxplus ljabar maxplus adalah himpunan R {- }, dengan R menyataan himpunan semua bilangan real yang dilengapi dengan operasi masimum, dinotasian dengan dan operasi penjumlahan, yang dinotasian dengan. Selanjutnya (R {- },, ) dinotasian dengan R max dan {- } dinotasian dengan. Elemen merupaan elemen netral terhadap operasi dan merupaan elemen identitas terhadap operasi. Strutur aljabar dari R max adalah semifield, yaitu :. ( R {- }, ) merupaan semigrup omutatif dengan elemen netral {- }. (R {- }, ) merupaan grup omutatif dengan elemen identitas. Operasi dan bersifat distributif. Elemen netral bersifat menyerap terhadap operasi, yaitu a R max, a = a =. Matris atas R max Dalam aljabar linear, jia F field, maa dapat dibentu suatu matris beruuran m n dengan entri entrinya adalah elemen elemen F. Hal yang serupa dapat dierjaan pada R max, yaitu dapat dibentu matris beruuran m n dengan entri-entrinya elemen R max. Operasi dan pada matris atas aljabar maxplus didefinisian sebagai beriut: () ( ) ij ij ij Contoh: Jia () ( ) ( ) - dan ij i j - 7 -, maa
3 Musthofa d. / J. Sains Dasar () 7 dan , maa 8. 8 {+(-)} { } {+7} { ( )} 8 {-+(-)} { } {-+7} { ( )} Jia ( R max ) n n menyataan himpunan semua matris dengan entri-entrinya elemen R max,, maa matris E dengan, jia i j ( E) ij dan matris dengan, jia i j ( ) ij =, i, j berturut turut merupaan matris identitas dan matris nol. Jadi, () ( E ) = ( E ) = untu setiap ( R max ) n n ; () ( ) = ( ) =, untu setiap ( R max ) n n. Perlu diperhatian bahwa ( R max ) n n buan merupaan semifield, tetapi merupaan semiring, sebab terhadap operasi (R max ) n n tida omutatif dan tida setiap (R max ) n n mempunyai invers.. Nilai Eigen dan Vetor Eigen Matris atas ljabar Max-plus Konsep nilai nilai eigen dan vector eigen dalam aljabar maxplus tida berbeda dengan onsep yang telah dienal dalam aljabar linear. Namun untu mencari nilai eigen dan vector eigen terdapat sedt perbedaan. Metode untu menentuan nilai eigen dan vector eigen suatu matris persegi atas aljabar maxplus antara lain terdapat dalam ndy Rudhito ( ) dan Subiono (). Definisi ( Rudhito, ). Misalan matris pesegi atas R max. Salar disebut nilai eigen dari matris jia terdapat suatu vetor v sehingga v = v. Selanjutnya vetor v tersebut disebut vetor eigen yang bersesuaian dengan. Contoh matris ( Subiono, ).Diberian. Terlihat bahwa nilai-arateristi dari matris adalah dan vetor arateristinya adalah. Selanjutnya untu menentuan nilai eigen tersebut, terlebih dahulu dibahas tentang graf, hususnya graf berarah. Definisi. ( Rudhito, ) Suatu graf berarah didefinisian sebagai pasangan (V, ) dengan V adalah suatu himpunan berhingga ta osong yang anggotanya disebut titi (vertices) dan adalah suatu himpunan pasangan teurut titi-titi yang disebut dengan busur(arc). eriut beberapa definisi penting yang beraitan dengan graf : Definisi (Subiono, ) Diberian G = (V, ). (i) () Suatu lintasan dalam G adalah suatu barisan berhingga busur (i, i ), (i, i ),, (i l-, i l ) dengan (i, i + ). Untu suatu lintasan, panjang lintasan didefinisian sebagai banya busur yang menyusun, dinotasian dengan (i) Suatu siruit adalah suatu lintasan dengan titi awal dan titi ahirnya sama. (iv) Siruit elementer adalah suatu siruit yang mana setiap titi yang muncul tida lebih dari seali ecuali titi awal yang muncul tepat dua ali. Selanjutnya beraitan dengan matris, selalu dapat diaitan dengan suatu graf berarah berbobot sebagai beriut : Definisi (Subono, )) Jia matris persegi atas aljabar maxplus, maa Graf
4 Musthofa d. / J. Sains Dasar () 8 Preseden dari adalah graf berarah berbobot G() = (V, ) dengan V = {,,..., n} dan = {(j, i) w(i, j) = ij }. Contoh. Diberian Graf preseden dari adalah graf berarah berbobot G() = (V, ) dengan V = {,, } dan = {(, ), (, ), (, ), (, ), (, ), (, )} yang disajian dalam gambar beriut: Diberian n n R m ax. Jia semua siruit dalam G() mempunyai bobot non positif, maa p E... n erdasaran teorema diatas, didefinisian matris * dan + seperti di bawah ini : Definisi 8 ( acelli, ) n n Diberian R m ax dengan semua siruit dalam G() mempunyai bobot nonpositif. Didefinisian dua matris * dan + sebagai beriut :, p n * : E... n n... dan * :. Selanjutnya, untu mencari nilai eigen dari matris digunaan teorema beriut yang dapat dijumpai dalam Rudhito() : Gambar. Graf berarah berbobot G() Dalam Rudhito() telah dibahas bahwa untu mencari bobot masimum dari semua siruit dengan panjang dengan titi i sebagai titi awal dan titi ahir dalam G() adalah dengan menghitung ( ). Sedangan untu mengitung bobot bobot rata-rata masimum siruit elementer dalam G() (dinotasian dengan ( )) max adalah dengan menghitung : max( ) trace dengan trace. ( ) eraitan dengan nilai eigen, beriut beberapa teorema yang dapat dijumpai dalam acelli(). Teorema 7. ( acelli, ) Teorema 9. (Rudhito, ) Diberian matris persegi atas aljabar maxplus. Jia salar, merupaan nilai eigen, maa merupaan bobot rata-rata suatu siruit dalam G(). Contoh. Diberian matris Diperoleh dan 8 Selanjutnya diperoleh 7 8 trace = max(,,)=; trace = max(,,) =; trace = max(,8,) = 8. Jadi, max() = max( (), (), (8)) =max(,,) =.
5 Musthofa d. / J. Sains Dasar () 9 Selanjutnya dapat dilihat bahwa merupaan nilai eigen dari, sebab:. Esistensi Nilai Eigen Dalam aljabar linear, telah dibahas bahwa tida setiap matris persegi mempunyai nilai eigen. Namun, dalam aljabar maxplus, setiap matris persegi dijamin mempunyai nilai eigen. Hal ini dibahas dalam teorema beriut yang mana pembutiannya ada dalam Rudhito() Teorema. (Rudhito, ) Diberian matris persegi beruuran n n atas aljabar maxplus. Salar max (), yaitu bobot rata-rata masimum siruit elementer dalam G(), merupaan suatu nilai eigen matris. Contoh.. Matris mempunyai nilai eigen, yaitu dan, sebab = dan =. Matris nilai eigennya, yaitu =. Namun, vector eigen dari matri tersebut tidalah tunggal, sebab. Ketunggalan = matris atas aljabar maxplus mempunyai nilai eigen yang tunggal. Suatu matri atas aljabar maxplus dinamaan matris irredusibel jia G() terhubung uat. eriut sifat matris irredusibel yang telah dibahas dalam acelli ( ) dan Rudhito(). Teorema. (Rudhito, ) Jia matris irredusibel beruuran n x n atas aljabar maxplus mempunyai nilai eigen dengan x vetor eigen aljabar max-plus yang bersesuaian dengan, maa x i ɛ untu setiap i {,,..., n}. uti: Misalan terdapat dengan tunggal s {,,..., n} sehingga x s ibatnya ( x) s = x s = atau s,i x i = untu setiap i {,,..., n}. Karena x i untu setiap i s, maa s,i =. Hal ini berarti tida ada busur dari setiap titi i s e titi s. ibatnya G() tida terhubung uat atau tida irredusibel. Jia terdapat lebih dari satu omponen yang sama dengan, buti seperti di atas sehingga aan diperoleh esimpulan tida irredusibel. Matris irredusibel mempunyai nilai eigen aljabar max-plus tunggal seperti diberian dalam teorema beriut yang telah dibahas dalam acelli() dan Rudhito(). Teorema.(Rudhito, ) Jia merupaan matris atas aljabar maxplus yang irredusibel, maa mempunyai nilai eigen tunggal. uti:. Misalan adalah sebarang nilai eigen aljabar max-plus matris dengan x adalah vetor eigen aljabar max-plus yang bersesuaian dengan. Karena irredusibel maa x i untu setiap i {,,..., n}. Diambil sebarang siruit, misalan siruit adalah (i, i ), (i, i ),..., (i p, i ) dalam G(). Karena adalah nilai eigen aljabar maxplus matris, maa erdasaran contoh-contoh di atas, pada bagian ini aan dibahas tentang syarat suatu
6 Musthofa d. / J. Sains Dasar () x x i, i i i x x ip, ip ip ip x x i, ip ip i Didapat bahwa lebih besar atau sama dengan rata-rata bobot, untu setiap siruit dalam G(). Jadi max(), yang berarti nilai eigen aljabar max-plus matris tunggal.. Nilai Eigen dan Vetor Eigen Matris Transpos Pada bagian ini aan diaji nilai eigen dari matris transpose. Teorema. Jia merupaan nilai eigen matris atas aljabar maxplus, maa juga merupaan nilai eigen dari matris = T uti : Misal merupaan nilai eigen matris dan merupaan nilai eigen dari = T. Karena, maa trace = trace. ibatnya = ( ) max = trace Contoh. trace max ( ) Dalam contoh sebelumnya nilai eigen dari adalah dan nilai eigen dari transposenya, yaitu,.., juga, sebab: =. Dari contoh ini dapat dilihat bahwa dan T mempunyai nilai eigen yang sama. Dari contoh ini pula, dapat dilihat bahwa buan merupaan vetor eigen dari. rtinya walaupun dan T mempunyai nilai eigen yang sama, tetapi vetor eigennya berlainan. Kesimpulan mengungapan hal yang lebih tinggi atau luas dari disusi. Hendanya dalam bagian ini terandung penarian esimpulan dan perampatan yang meluas, serta pencetusan teori, onsep, prinsip baru secara mapan daripada esimpulan dangal dan saran yang menyataan penelitian perlu dilanjutan. Kesimpulan. Untu menentuan nilai eigen suatu matris atas aljabar maxplus dapat dilauan dengan menghitung n trace. Setiap matris persegi atas aljabar maxplus selalu mempunyai nilai eigen.. Jia matris irredusibel ( graf preseden dari strongly connected), maa mempunyai nilai eigen tunggal, tetapi vetor eigennya belum tentu tunggal. Nilai eigen dari matris transpose sama dengan nilai eigen matris, tetapi vector eigennya belum tentu sama. Ucapan Terima Kasih Tim Peneliti mengucapan terimaasih epada Universitas Negeri Yogyaarta, hususnya Faultas MIP yang telah mendanai egiatan penelitian ini. Pustaa [] acelli, F.et.al.. Synchronization and Linearity.New Yor: John Wiley & Sons [] utovic, p.. Max-algebra: the linear algebra of combinatoric. Science Direct, Journal of algebra and its application.
7 Musthofa d. / J. Sains Dasar () [] Flemming,W.H,. Max-Plus Stochastic Processes. pplied Mathemamatic Optimization.New Yor : Springer-Verlag [] Heidergot,.. Characterization of (max,+)-linear queueing system. Queueing System.9() 7-. [] Menguy, E.. fist Step Towards daptive Control for Linear System in Max lgebra. Discrete Event Dynamic System: Theory and pplication. oston: Kluwercademic Publisher. [] Rudhito, M... Sistem Persamaan Linear Maxplus Watu Invarian. Tesis: UGM. [7] Subiono.. ljabar max-plus dan terapannya. rtiel tida diterbitan.
HALAMAN PENGESAHAN PROPOSAL PENELITIAN DOSEN YUNOR
HALAMAN PENGESAHAN PROPOSAL PENELITIAN DOSEN YUNOR. Judul Penelitian : Identifikasi Sifat-Sifat Nilai Eigen dan Vektor Eigen Matriks atas Aljabar Max-Plus..Ketua Pelaksana : a. Nama : Musthofa, M.Sc b.
MASALAH VEKTOR EIGEN MATRIKS INVERS MONGE DI ALJABAR MAX-PLUS
Seminar Sains Penidi Sains VI UKSW Salatiga Juni 0 MSLH VEKTOR EIGEN MTRIKS INVERS MONGE DI LJBR MX-PLUS Farida Suwaibah Subiono Mahmud Yunus Jurusan Matematia FMIP Institut Tenologi Sepuluh Nopember Surabaya
Aplikasi diagonalisasi matriks pada rantai Markov
J. Sains Dasar 2014 3(1) 20-24 Apliasi diagonalisasi matris pada rantai Marov (Application of matrix diagonalization on Marov chain) Bidayatul hidayah, Rahayu Budhiyati V., dan Putriaji Hendiawati Jurusan
PELABELAN FUZZY PADA GRAF. Siti Rahmah Nurshiami, Suroto, dan Fajar Hoeruddin Universitas Jenderal Soedirman.
JMP : Volume 6 Nomor, Juni 04, hal. - PELABELAN FUZZY PADA GRAF Siti Rahmah Nurshiami, Suroto, dan Fajar Hoeruddin Universitas Jenderal Soedirman email : [email protected] ABSTRACT. This paper discusses
KAJIAN TEOREMA TITIK TETAP PEMETAAN KONTRAKTIF PADA RUANG METRIK CONE LENGKAP DENGAN JARAK-W
J. Math. and Its Appl. ISSN: 1829-605X Vol. 8, No. 2, November 2011, 43 49 KAJIAN TEOREMA TITIK TETAP PEMETAAN KONTRAKTIF PADA RUANG METRIK CONE LENGKAP DENGAN JARAK-W Sunarsini. 1, Sadjidon 2 Jurusan
KARAKTERISTIK POHON FUZZY
KARAKTERISTIK POHON FUZZY Yuli Stiawati 1, Dwi Juniati 2, 1 Jurusan Matematia, Faultas Matematia dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya, 60231 2 Jurusan Matematia, Faultas Matematia dan
BEBERAPA SIFAT HIMPUNAN KRITIS PADA PELABELAN AJAIB GRAF BANANA TREE. Triyani dan Irham Taufiq Universitas Jenderal Soedirman
JMP : Volume 4 Nomor 2, Desember 2012, hal. 271-278 BEBERAPA SIFAT HIMPUNAN KRITIS PADA PELABELAN AJAIB GRAF BANANA TREE Triyani dan Irham Taufiq Universitas Jenderal Soedirman [email protected] ABSTRACT.
Y = + x + x x + e, e N(0, ), Residual e=y -Yˆ
Yogyaarta, 26 Noember 206 ISSN : 979 9X eissn : 25 528X ANALISIS PSEUDOINVERS DAN APLIKASINYA PADA REGRESI LINEAR BERGANDA Kris Suryowati Program Studi Statistia, Faultas Sains erapan, Institut Sains dan
Penggunaan Induksi Matematika untuk Mengubah Deterministic Finite Automata Menjadi Ekspresi Reguler
Penggunaan Indusi Matematia untu Mengubah Deterministic Finite Automata Menjadi Espresi Reguler Husni Munaya - 353022 Program Studi Teni Informatia Seolah Teni Eletro dan Informatia Institut Tenologi Bandung,
MATA KULIAH MATEMATIKA TEKNIK 2 [KODE/SKS : KD / 2 SKS] Ruang Vektor
MATA KULIAH MATEMATIKA TEKNIK [KODE/SKS : KD4 / SKS] Ruang Vetor FIELD: Ruang vetor V atas field salar K adalah himpunan ta osong dengan operasi penjumlahan vetor dan peralian salar. Himpunan ta osong
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA Pada bab ini disampaian beberapa pengertian dasar yang diperluan pada bab selanutnya. Selain definisi, diberian pula lemma dan teorema dengan atau tanpa buti. Untu beberapa teorema
BAB 5 RUANG VEKTOR UMUM. Dr. Ir. Abdul Wahid Surhim, MT.
BAB 5 RUANG VEKTOR UMUM Dr. Ir. Abdul Wahid Surhim, MT. KERANGKA PEMBAHASAN. Ruang Vetor Nyata. Subruang. Kebebasan Linier 4. Basis dan Dimensi 5. Ruang Baris, Ruang Kolom dan Ruang Nul 6. Ran dan Nulitas
MENYELESAIKAN PERSAMAAN DIFFERENSIAL BILANGAN BULAT DAN BILANGAN RASIONAL
MENYELESAIKAN PERSAMAAN DIFFERENSIAL BILANGAN BULAT DAN BILANGAN RASIONAL Sarta Meliana 1, Mashadi 2, Sri Gemawati 2 1 Mahasiswa Program Studi S1 Matematia 2 Dosen Jurusan Matematia Faultas Matematia dan
SUATU KLAS BILANGAN BULAT DAN PERANNYA DALAM MENGKONSTRUKSI BILANGAN PRIMA
SUATU KLAS BILANGAN BULAT DAN PERANNYA DALAM MENGKONSTRUKSI BILANGAN PRIMA I Nengah Suparta dan I. B. Wiasa Jurusan Pendidian MatematiaUniversitas Pendidian Ganesha E-mail: [email protected] ABSTRAK:
BAB III PENENTUAN HARGA PREMI, FUNGSI PERMINTAAN, DAN TITIK KESETIMBANGANNYA
BAB III PENENTUAN HARGA PREMI, FUNGSI PERMINTAAN, DAN TITIK KESETIMBANGANNYA Pada penelitian ini, suatu portfolio memilii seumlah elas risio. Tiap elas terdiri dari n, =,, peserta dengan umlah besar, dan
Ruang Barisan Orlicz Selisih Dengan Fungsional Aditif Dan Kontinunya
J. Math. and Its Appl. ISSN: 1829-605X Vol. 2, No. 1, May. 2005, 37 45 Ruang Barisan Orlicz Selisih Dengan Fungsional Aditif Dan Kontinunya Sadjidon Jurusan Matematia Institut Tenologi Sepuluh Nopember,
I. PENDAHULUAN. Teori graf merupakan salah satu bagian ilmu dari matematika dan merupakan
I. PENDAHULUAN. Latar Belaang Teori graf merupaan salah satu bagian ilmu dari matematia dan merupaan poo bahasan yang relatif muda jia dibandingan dengan cabang ilmu matematia yang lain seperti aljabar
BEBERAPA SIFAT QUASI-IDEAL MINIMAL PADA RING TRANSFORMASI LINEAR 1
BEBERAPA SIFAT QUASI-IDEAL MINIMAL PADA RING TRANSFORMASI LINEAR K a r y a t i Jurusan Pendidian Matematia FMIPA Uniersitas Negeri Yogyaarta e-mail : [email protected] Abstra. Misalan R adalah ring, Q
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Tinjauan Pustaa Untu menacapai tujuan penulisan sripsi, diperluan beberapa pengertian dan teori yang relevan dengan pembahasan. Karena itu, dalam subbab ini aan diberian beberapa
MENENTUKAN NILAI EIGEN DAN VEKTOR EIGEN MATRIKS INTERVAL TUGAS AKHIR
MENENTUKAN NILAI EIGEN DAN VEKTOR EIGEN MATRIKS INTERVAL TUGAS AKHIR Diajukan sebagai Salah Satu Syarat untuk Memperoleh Gelar Sarjana Sains pada Jurusan Matematika oleh DEVI SAFITRI 10654004470 FAKULTAS
RINGKASAN SKRIPSI MODUL PERKALIAN
RINGKASAN SKRIPSI MODUL PERKALIAN SAMSUL ARIFIN 04/177414/PA/09899 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS GADJAH MADA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM YOGYAKARTA 2008 HALAMAN PENGESAHAN
BAB II KAJIAN PUSTAKA. operasi matriks, determinan dan invers matriks), aljabar max-plus, matriks atas
BAB II KAJIAN PUSTAKA Pada bab ini akan diuraikan mengenai matriks (meliputi definisi matriks, operasi matriks, determinan dan invers matriks), aljabar max-plus, matriks atas aljabar max-plus, dan penyelesaian
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Teori Fuzzy 2.1.1 Dasar-Dasar Teori Fuzzy Secara prinsip, di dalam teori fuzzy set dapat dianggap sebagai estension dari teori onvensional atau crisp set. Di dalam teori crisp
BAB IV APLIKASI PADA MATRIKS STOKASTIK
BAB IV : ALIKASI ADA MARIKS SOKASIK 56 BAB IV ALIKASI ADA MARIKS SOKASIK Salah satu apliasi dari eori erron-frobenius yang paling terenal adalah penurunan secara alabar untu beberapa sifat yang dimilii
PENCARIAN JALUR TERPENDEK MENGGUNAKAN ALGORITMA SEMUT
Seminar Nasional Apliasi Tenologi Informasi 2007 (SNATI 2007) ISSN: 1907-5022 Yogyaarta, 16 Juni 2007 PENCARIAN JALUR TERPENDEK MENGGUNAKAN ALGORITMA SEMUT I ing Mutahiroh, Indrato, Taufiq Hidayat Laboratorium
PENERAPAN DYNAMIC PROGRAMMING DALAM WORD WRAP Wafdan Musa Nursakti ( )
PENERAPAN DYNAMIC PROGRAMMING DALAM WORD WRAP Wafdan Musa Nursati (13507065) Program Studi Teni Informatia, Seolah Teni Eletro dan Informatia, Institut Tenologi Bandung Jalan Ganesha No. 10 Bandung, 40132
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belaang Model Loglinier adalah salah satu asus husus dari general linier model untu data yang berdistribusi poisson. Model loglinier juga disebut sebagai suatu model statisti
VARIASI NILAI BATAS AWAL PADA HASIL ITERASI PERPINDAHAN PANAS METODE GAUSS-SEIDEL
SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN SAINS Peningatan Kualitas Pembelajaran Sains dan Kompetensi Guru melalui Penelitian & Pengembangan dalam Menghadapi Tantangan Abad-1 Suraarta, Otober 016 VARIASI NILAI BATAS
BAB II LANDASAN TEORI. Graf adalah kumpulan simpul (nodes) yang dihubungkan satu sama lain
8 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Teori Graf 2.1.1 Definisi Graf Graf adalah umpulan simpul (nodes) yang dihubungan satu sama lain melalui sisi/busur (edges) (Zaaria, 2006). Suatu Graf G terdiri dari dua himpunan
Implementasi Algoritma Pencarian k Jalur Sederhana Terpendek dalam Graf
JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 2, No., (203) ISSN: 2337-3539 (230-927 Print) Implementasi Algoritma Pencarian Jalur Sederhana Terpende dalam Graf Anggaara Hendra N., Yudhi Purwananto, dan Rully Soelaiman Jurusan
Nilai Eigen dan Vektor Eigen Universal Matriks Interval Atas Aljabar Max-Plus
Nilai Eigen dan Vektor Eigen Universal Matriks Interval Atas Aljabar Max-Plus Fitri Aryani 1, Tri Novita Sari 2 Jurusan Matematika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Suska Riau e-mail: [email protected]
PENYELESAIAN PERSAMAAN LOTKA-VOLTERRA DENGAN METODE TRANSFORMASI DIFERENSIAL. Sutriani Hidri. Ja faruddin. Syafruddin Side, ABSTRAK
PENYELESAIAN PERSAMAAN LOTKA-VOLTERRA DENGAN METODE TRANSFORMASI DIFERENSIAL Syafruddin Side, Jurusan Matematia, FMIPA, Universitas Negeri Maassar email:[email protected] Info: Jurnal MSA Vol. 3
MASALAH VEKTOR EIGEN MATRIKS INVERS MONGE DI ALJABAR MAX-PLUS
MASALAH VEKTOR EIGEN MATRIKS INVERS MONGE DI ALJABAR MAX-PLUS Farida Suwaibah, Subiono, Mahmud Yunus Jurusan Matematika FMIPA Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya,, e-mail: [email protected]
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belaang Masalah untu mencari jalur terpende di dalam graf merupaan salah satu masalah optimisasi. Graf yang digunaan dalam pencarian jalur terpende adalah graf yang setiap sisinya
SEMINAR NASIONAL MATEMATIKA DAN PENDIDIKAN MATEMATIKA 2010 TUNING PARAMETER MODEL PREDICTIVE CONTROL (MPC) FOR MAX PLUS LINEAR (MPL) SYSTEMS
MTEMTIK DN PENDIDIKN MTEMTIK 010 Kelomo Matematia TUNING PRMETER MODEL PREDITIVE ONTROL (MP) FOR MX PLUS LINER (MPL) SYSTEMS Nurwan 1 and Subiono 1 Magister Student of Mathematics Deartment Lecturer of
Estimasi Konsentrasi Polutan Sungai Menggunakan Metode Reduksi Kalman Filter dengan Pendekatan Elemen Hingga
JURNAL SAINS DAN SENI POMITS ol. 2, No.1, (2013) 2337-3520 (2301-928X Print) 1 Estimasi Konsentrasi Polutan Sungai Menggunaan Metode Redusi Kalman Filter dengan Pendeatan Elemen Hingga Muyasaroh, Kamiran,
PENYELESAIAN PERSAMAAN LOTKA-VOLTERRA DENGAN METODE TRANSFORMASI DIFERENSIAL SUTRIANI HIDRI
PENYELESAIAN PERSAMAAN LOTKA-VOLTERRA DENGAN METODE TRANSFORMASI DIFERENSIAL SUTRIANI HIDRI Jurusan Matematia, FMIPA, Universitas Negeri Maassar Email: [email protected] Abstra. Pada artiel ini dibahas
Studi dan Analisis mengenai Hill Cipher, Teknik Kriptanalisis dan Upaya Penanggulangannya
Studi dan Analisis mengenai Hill ipher, Teni Kriptanalisis dan Upaya enanggulangannya Arya Widyanaro rogram Studi Teni Informatia, Institut Tenologi Bandung, Jl. Ganesha 10 Bandung Email: [email protected]
ANALISIS EIGENPROBLEM MATRIKS SIRKULAN DALAM ALJABAR MAX-PLUS
ANALISIS EIGENPROBLEM MATRIKS SIRKULAN DALAM ALJABAR MAX-PLUS Maria Ulfa Subiono 2 dan Mahmud Yunus 3 Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya 23 e-mail: [email protected] [email protected]
Penempatan Optimal Phasor Measurement Unit (PMU) dengan Integer Programming
JURAL TEKIK POMITS Vol. 2, o. 2, (2013) ISS: 2337-3539 (2301-9271 Print) B-137 Penempatan Optimal Phasor Measurement Unit (PMU) dengan Integer Programming Yunan Helmy Amrulloh, Rony Seto Wibowo, dan Sjamsjul
MAT. 12. Barisan dan Deret
MAT.. Barisan dan Deret i Kode MAT. Barisan dan Deret U, U, U3,..., Un,... Un a + (n-)b U + U +..., Un +... n?? Sn? BAGIAN PROYEK PENGEMBANGAN KURIKULUM DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT
SOLUSI KESTABILAN PADA MASALAH MULTIPLIKATIF PARAMETRIK (STABILITY SOLUTION OF PARAMETRIC MULTIPLICATIVE PROBLEMS)
Prosiding Semirata15 bidang MIPA BKS-PTN Barat Hal 357-36 SOLUSI KESTABILAN PADA MASALAH MULTIPLIKATIF PARAMETRIK STABILITY SOLUTION OF PARAMETRIC MULTIPLICATIVE PROBLEMS) Budi Rudianto 1, Narwen Jurusan
Optimasi Non-Linier. Metode Numeris
Optimasi Non-inier Metode Numeris Pendahuluan Pembahasan optimasi non-linier sebelumnya analitis: Pertama-tama mencari titi-titi nilai optimal Kemudian, mencari nilai optimal dari fungsi tujuan berdasaran
( s) PENDAHULUAN tersebut, fungsi intensitas (lokal) LANDASAN TEORI Ruang Contoh, Kejadian dan Peluang
Latar Belaang Terdapat banya permasalahan atau ejadian dalam ehidupan sehari hari yang dapat dimodelan dengan suatu proses stoasti Proses stoasti merupaan permasalahan yang beraitan dengan suatu aturan-aturan
Deret Pangkat. Ayundyah Kesumawati. June 23, Prodi Statistika FMIPA-UII
Keonvergenan Kesumawati Prodi Statistia FMIPA-UII June 23, 2015 Keonvergenan Pendahuluan Kalau sebelumnya, suu suu pada deret ta berujung berupa bilangan real maa ali ini ita embangan suu suunya dalam
MENENTUKAN TURUNAN DAN SIFAT-SIFAT TURUNAN DARI FUNGSI 1/f(x) DAN h(x)/f(x) ABSTRACT
MENENTUKAN TURUNAN DAN SIFAT-SIFAT TURUNAN DARI FUNGSI 1/(x DAN h(x/(x Yuliana Saitri 1, Sri Gemawati 2, Musraini 2 1 Mahasiswa Program Studi S1 Matematia 2 Dosen Jurusan Matematia Faultas Matematia dan
Proses Keputusan Markovian
Proses Keputusan Marovian 1 Pengantar Proses eputusan Marovian adalah proses eputusan stoasti/probabilistidimana banyanya state adalah hingga (finit). Melibatan dua buah matris: matris transisi (P) dan
Kegiatan Belajar 4. Fungsi Trigonometri
Page o Kegiatan Belajar A. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari egiatan belajar, diharapan siswa dapat a. Menentuan nilai ungsi trigonometri b. Menentuan persamaan grai ungsi trigonometri c. Menggambar
PENDAHULUAN TINJAUAN PUSTAKA
1 Latar Belaang PENDAHULUAN Sistem biometri adalah suatu sistem pengenalan pola yang melauan identifiasi personal dengan menentuan eotentian dari arateristi fisiologis dari perilau tertentu yang dimilii
MENENTUKAN EIGEN PROBLEM ALJABAR MAX-PLUS
MENENTUKAN EIGEN PROBLEM ALJABAR MAX-PLUS SKRIPSI Diajukan Kepada Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta untuk Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh Gelar Sarjana
BAB 2 TEORI PENUNJANG
BAB EORI PENUNJANG.1 Konsep Dasar odel Predictive ontrol odel Predictive ontrol P atau sistem endali preditif termasu dalam onsep perancangan pengendali berbasis model proses, dimana model proses digunaan
BASIS RUANG VEKTOR EIGEN SUATU MATRIKS ATAS ALJABAR MAX-PLUS
BASIS RUANG VEKTOR EIGEN SUATU MATRIKS ATAS ALJABAR MAX-PLUS oleh PUNDRA ANDRIYANTO M0109057 SKRIPSI ditulis dan diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan memperoleh gelar Sarjana Sains Matematika FAKULTAS
BAB III DIMENSI PARTISI GRAF KIPAS DAN GRAF KINCIR
BAB III DIMENSI PARTISI GRAF KIPAS DAN GRAF KINCIR 3. Dimensi Partisi Graf Kipas (F n ) Berdasaran Proposisi dan Proposisi, semua graf G selain graf P n dan K n memilii 3 pd(g) n -. Lebih husus, graf Kipas
BAB 3 ALJABAR MAX-PLUS. beberapa sifat khusus yang selanjutnya akan dibuktikan bahwa sifat-sifat tersebut
BAB 3 ALJABAR MAX-PLUS Sebelum membahas Aljabar Max-Plus, akan diuraikan terlebih dahulu beberapa sifat khusus yang selanjutnya akan dibuktikan bahwa sifat-sifat tersebut dipenuhi oleh suatu Aljabar Max-Plus.
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Sistem Kendali Lup [1] Sistem endali dapat diataan sebagai hubungan antara omponen yang membentu sebuah onfigurasi sistem, yang aan menghasilan tanggapan sistem yang diharapan.
PEBANDINGAN METODE ROBUST MCD-LMS, MCD-LTS, MVE-LMS, DAN MVE-LTS DALAM ANALISIS REGRESI KOMPONEN UTAMA
PEBANDINGAN METODE ROBUST MCD-LMS, MCD-LTS, MVE-LMS, DAN MVE-LTS DALAM ANALISIS REGRESI KOMPONEN UTAMA Sear Wulandari, Nur Salam, dan Dewi Anggraini Program Studi Matematia Universitas Lambung Mangurat
NILAI EIGEN DAN VEKTOR EIGEN MATRIKS TERREDUKSI DALAM ALJABAR MAKS-PLUS BESERTA APLIKASINYA
NILAI EIGEN DAN VEKTOR EIGEN MATRIKS TERREDUKSI DALAM ALJABAR MAKS-PLUS BESERTA APLIKASINYA oleh BUDI AGUNG PRASOJO M0105001 SKRIPSI ditulis dan diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan memperoleh
Kata Kunci : Multipath, LOS, N-LOS, Network Analyzer, IFFT, PDP. 1. Pendahuluan
Statisti Respon Kanal Radio Dalam Ruang Pada Freuensi,6 GHz Christophorus Triaji I, Gamantyo Hendrantoro, Puji Handayani Institut Tenologi Sepuluh opember, Faultas Tenologi Industri, Jurusan Teni Eletro
BAB 3 PRINSIP SANGKAR BURUNG MERPATI
BAB 3 PRINSIP SANGKAR BURUNG MERPATI 3. Pengertian Prinsip Sangar Burung Merpati Sebagai ilustrasi ita misalan terdapat 3 eor burung merpati dan 2 sangar burung merpati. Terdapat beberapa emunginan bagaimana
KORELASI ANTARA DUA KELOMPOK VARIABEL KUANTITATIF DALAM ANALISIS KANONIK
Jurnal Pengaaran MIPA, Vol. 0 No. Desember 007 ISSN: -097 KORELASI ANARA DUA KELOMPOK VARIABEL KUANIAIF DALAM ANALISIS KANONIK Oleh : Dewi Rachmatin, S.Si., M.Si. Jurusan Pendidian Matematia FPMIPA Universitas
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI Pada bab ini dibahas penelitian-penelitian tentang aljabar maks-plus yang telah dilakukan dan teori-teori yang menunjang penelitian masalah nilai eigen dan vektor eigen yang diperumum
MODEL REGRESI INTERVAL DENGAN NEURAL FUZZY UNTUK MEMPREDIKSI TAGIHAN AIR PDAM
MODEL REGRESI INTERVAL DENGAN NEURAL FUZZY UNTUK MEMPREDIKSI TAGIHAN AIR PDAM 1,2 Faultas MIPA, Universitas Tanjungpura e-mail: [email protected], email: [email protected] Abstract
OSN 2014 Matematika SMA/MA
Soal 5. Suatu barisan bilangan asli a 1, a 2, a 3,... memenuhi a + a l = a m + a n untu setiap bilangan asli, l, m, n dengan l = mn. Jia m membagi n, butian bahwa a m a n. Solusi. Andaian terdapat bilangan
khazanah Sistem Klasifikasi Tipe Kepribadian dan Penerimaan Teman Sebaya Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation informatika
hazanah informatia Jurnal Ilmu Komputer dan Informatia Sistem Klasifiasi Tipe Kepribadian dan Penerimaan Teman Sebaya Menggunaan Jaringan Syaraf Tiruan Bacpropagation Yusuf Dwi Santoso *, Suhartono Departemen
TRANFORMASI MATRIKS PADA RUANG BARISAN KONVERGEN
TRANFORMASI MATRIKS PADA RUANG BARISAN KONVERGEN Wahidah Alwi Dosen pada Jurusan Mateatia Faultas Sains dan Tenologi UIN Alauddin Maassar Eail. [email protected] Abstract: The calculus have introduce
ANALISIS PETA KENDALI DEWMA (DOUBLE EXPONENTIALLY WEIGHTED MOVING AVERAGE)
Seminar Nasional Matematia dan Apliasinya, 1 Otober 17 ANALISIS PETA KENDALI DEWMA (DOUBLE EXPONENTIALLY WEIGHTED MOVING AVERAGE) DALAM PENGENDALIAN KUALITAS PRODUKSI FJLB (FINGER JOINT LAMINATING BOARD)
Penggunaan Metode Bagi Dua Terboboti untuk Mencari Akar-akar Suatu Persamaan
Jurnal Penelitian Sains Volume 16 Nomor 1(A) Januari 013 Penggunaan Metode Bagi Dua Terboboti untu Menari Aar-aar Suatu Persamaan Evi Yuliza Jurusan Matematia, FMIPA, Universitas Sriwijaya, Indonesia Intisari:
APLIKASI ALJABAR MAKS-PLUS PADA SISTEM PENJADWALAN KERETA REL LISTRIK (KRL) JABODETABEK
APLIKASI ALJABAR MAKS-PLUS PADA SISTEM PENJADWALAN KERETA REL LISTRIK (KRL) JABODETABEK oleh AHMAD DIMYATHI M0111003 SKRIPSI ditulis dan diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan memperoleh gelar Sarjana
MASALAH NILAI EIGEN DAN VEKTOR EIGEN YANG DIPERUMUM MATRIKS ATAS ALJABAR MAKS-PLUS
MASALAH NILAI EIGEN DAN VEKTOR EIGEN YANG DIPERUMUM MATRIKS ATAS ALJABAR MAKS-PLUS oleh DIAN RIZKI NURAINI M0111021 SKRIPSI ditulis dan diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan memperoleh gelar Sarjana
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Statisti Inferensia Tujuan statisti pada dasarnya adalah melauan desripsi terhadap data sampel, emudian melauan inferensi terhadap data populasi berdasaran pada informasi yang
MUSIK KLASIK DAN PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS TINGGI
Volume, Nomor 1, April 013 http://doi.org/10.1009/jppp MUSIK KLASIK DAN PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS TINGGI Jayanti Dwiputri Abdi* ** *Faultas Ilmu Pendidian, Universitas Negeri
khazanah Sistem Klasifikasi Tipe Kepribadian dan Penerimaan Teman Sebaya Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation informatika
hazanah informatia Jurnal Ilmu Komputer dan Informatia Sistem Klasifiasi Tipe Kepribadian dan Penerimaan Teman Sebaya Menggunaan Jaringan Syaraf Tiruan Bacpropagation Yusuf Dwi Santoso *, Suhartono Program
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Sistem kejadian diskrit (Discrete-Event System) merupakan suatu sistem yang state space nya berbentuk diskret, sistem yang keadaannya berubah hanya pada waktu
METODE FUNGSI PENALTI EKSTERIOR. Skripsi. Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Sains Program Studi Matematika
METODE FUNGSI PENALTI EKSTERIOR Sripsi Diajuan untu Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Sains Program Studi Matematia Disusun Oleh : Maria Martini Leto Kurniawan NIM : 03409 PROGRAM STUDI
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar belakang
BAB PENDAHULUAN. Latar belaang Metode analisis yang telah dibicaraan hingga searang adalah analisis terhadap data mengenai sebuah arateristi atau atribut (jia data itu ualitatif) dan mengenai sebuah variabel,
STUDI PENYELESAIAN PROBLEMA MIXED INTEGER LINIER PROGRAMMING DENGAN MENGGUNAKAN METODE BRANCH AND CUT OLEH : RISTA RIDA SINURAT
TUGAS AKHIR STUDI PENYELESAIAN PROBLEMA MIXED INTEGER LINIER PROGRAMMING DENGAN MENGGUNAKAN METODE BRANCH AND CUT OLEH : RISTA RIDA SINURAT 040803023 DEPARTEMEN MATEMATIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belaang Di aman searang sebuah adal yang tersusun rapi merupaan ebutuhan bagi setiap individu. Namun masalah penyusunan sebuah adal merupaan sebuah masalah umum yang teradi,
PERENCANAAN JUMLAH TENAGA PERAWAT DI RSUD PAMEKASAN MENGGUNAKAN RANTAI MARKOV
PERENCANAAN JUMLAH TENAGA PERAWAT DI RSUD PAMEKASAN MENGGUNAKAN RANTAI MARKOV Nama Mahasiswa : Husien Haial Fasha NRP : 1207 100 011 Jurusan : Matematia FMIPA-ITS Dosen Pembimbing : Drs. Suharmadi, Dipl.
PELABELAN SUPER SISI AJAIB PADA GRAF MULTI STAR
LAPORAN PENELITIAN BERSAMA DOSEN-MAHASISWA PELABELAN SUPER SISI AJAIB PADA GRAF MULTI STAR Ketua Tim: ABDUSSAKIR, M.Pd FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
INTEGRAL NUMERIK KUADRATUR ADAPTIF DENGAN KAIDAH SIMPSON. Makalah. Disusun guna memenuhi tugas Mata Kuliah Metode Numerik. yang dibimbing oleh
INTEGRAL NUMERIK KUADRATUR ADAPTIF DENGAN KAIDAH SIMPSON Maalah Disusun guna memenuhi tugas Mata Kuliah Metode Numeri yang dibimbing oleh Dr. Nur Shofianah Disusun oleh: M. Adib Jauhari Dwi Putra 146090400111001
Pengaruh Masuknya Penambahan Pembangkit Baru kedalam Jaringan 150 kv pada Kapasitas Circuit Breaker
Pengaruh Masunya Penambahan Pembangit Baru edalam Jaringan 150 V pada Kapasitas Circuit Breaer Emelia, Dian Yayan Suma Jurusan Teni Eletro Faultas Teni Universitas Riau Kampus Binawidya Km 12,5 Simpang
SISTEM ADAPTIF PREDIKSI PENGENALAN ISYARAT VOKAL SUARA KARAKTER. Abstrak
SISTEM ADAPTIF PREDIKSI PENGENALAN ISYARAT VOKAL SUARA KARAKTER Oleh : Pandapotan Siagia, ST, M.Eng (Dosen tetap STIKOM Dinamia Bangsa Jambi) Abstra Sistem pengenal pola suara atau yang lebih dienal dengan
ALGORITMA PENYELESAIAN PERSAMAAN DINAMIKA LIQUID CRYSTAL ELASTOMER
ALGORITMA PENYELESAIAN PERSAMAAN DINAMIKA LIQUID CRYSTAL ELASTOMER Oleh: Supardi SEKOLAH PASCA SARJANA JURUSAN ILMU FISIKA UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2012 1 PENDAHULUAN Liquid Crystal elastomer (LCE
Penerapan Sistem Persamaan Lanjar untuk Merancang Algoritma Kriptografi Klasik
Penerapan Sistem Persamaan Lanjar untu Merancang Algoritma Kriptografi Klasi Hendra Hadhil Choiri (135 08 041) Program Studi Teni Informatia Seolah Teni Eletro dan Informatia Institut Tenologi Bandung,
PENERAPAN AKAR KUADRAT PADA ENSEMBLE KALMAN FILTER (EnKF) ABSTRAK
PENERAPAN AKAR KUADRA PADA ENSEMBLE KALMAN FILER (EnKF) Jasmir 1, Erna Apriliani 2, Didi Khusnul Arif 3 Email: [email protected] ABSRAK Ensemble Kalman Filter (EnKF) merupaan salah satu metode untu
BAB IV PERHITUNGAN HARGA PREMI BERDASARKAN FUNGSI PERMINTAAN PADA TITIK KESETIMBANGAN
BAB IV PERHITUNGAN HARGA PREMI BERDASARKAN FUNGSI PERMINTAAN PADA TITIK KESETIMBANGAN Berdasaran asumsi batasan interval pada bab III, untu simulasi perhitungan harga premi pada titi esetimbangan, maa
BAB 3 PATTERN MATCHING BERBASIS JARAK EUCLID, PATTERN MATCHING BERBASIS JARAK MAHALANOBIS, DAN JARINGAN SYARAF TIRUAN BERBASIS PROPAGASI BALIK
BAB 3 PATTERN MATCHING BERBASIS JARAK EUCLID, PATTERN MATCHING BERBASIS JARAK MAHALANOBIS, DAN JARINGAN SYARAF TIRUAN BERBASIS PROPAGASI BALIK Proses pengenalan dilauan dengan beberapa metode. Pertama
Uji Alternatif Data Terurut Perbandingan antara Uji Jonckheere Terpstra dan Modifikasinya Ridha Ferdhiana 1 Statistics Peer Group
Uji Alternatif Data Terurut Perbandingan antara Uji Joncheere Terpstra dan Modifiasinya Ridha Ferdhiana Statistics Peer Group Jurusan Matematia FMIPA Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Aceh, 23 email:
PENENTUAN WAKTU PRODUKSI TERCEPAT PADA SISTEM MESIN PRODUKSI JAMU DI PT. PUTRO KINASIH DENGAN ALJABAR MAX-PLUS
PENENTUAN WAKTU PRODUKSI TERCEPAT PADA SISTEM MESIN PRODUKSI JAMU DI PT. PUTRO KINASIH DENGAN ALJABAR MAX-PLUS oleh CAESAR ADHEK KHARISMA M0109017 SKRIPSI ditulis dan diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan
Seminar Tesis AKAR KUADRAT ENSEMBLE KALMAN FILTER (AK-EnKF) UNTUK ESTIMASI POSISI PELURU KENDALI
Seminar Tesis AKAR KUADRAT ENSEMBLE KALMAN FILTER () UNTUK ESTIMASI POSISI PELURU KENDALI OLEH : Teguh Herlambang (121 21 14) DOSEN PEMBIMBING: Subchan, PhD (1971513 19972 1 1 ) Dr. Erna Apriliani, M.Si
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI Pada bab ini berisi tinjauan pustaka dan kerangka pemikiran. Tinjauan pustaka berisi penelitian-penelitan yang dilaksanakan dan digunakan sebagai dasar dilaksanakannya penelitian
BAB 3 LANGKAH PEMECAHAN MASALAH
BAB 3 LANGKAH PEMECAHAN MASALAH 3.1 Penetapan Kriteria Optimasi Gambar 3.1 Bagan Penetapan Kriteria Optimasi Sumber: Peneliti Determinasi Kinerja Operasional BLU Transjaarta Busway Di tahap ini, peneliti
SISTEM MAKS-LINEAR DUA SISI ATAS ALJABAR MAKS-PLUS 1. PENDAHULUAN
SISTEM MAKS-LINEAR DUA SISI ATAS ALJABAR MAKS-PLUS Kiki Aprilia, Siswanto, dan Titin Sri Martini Program Studi Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sebelas Maret ABSTRAK.
GENERALISASI METODE TALI BUSUR UNTUK MENYELESAIKAN PERSAMAAN TAK LINEAR SUNARSIH
GENERALISASI METODE TALI BUSUR UNTUK MENYELESAIKAN PERSAMAAN TAK LINEAR SUNARSIH DEPARTEMEN MATEMATIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR 2011 ABSTRACT SUNARSIH.
SISTEM ADAPTIF PREDIKSI PENGENALAN ISYARAT VOKAL SUARA KARAKTER
SISTEM ADAPTIF PREDIKSI PENGENALAN ISYARAT VOKAL SUARA KARAKTER Pandapotan Siagian, ST, M.Eng Dosen Tetap STIKOM Dinamia Bangsa - Jambi Jalan Sudirman Theoo Jambi Abstra Sistem pengenal pola suara atau
SATUAN ACARA PERKULIAHAN ( SAP )
SATUAN ACARA PERKULIAHAN ( SAP ) Mata Kuliah : Pengolahan Citra Digital Kode : IES 6323 Semester : VI Watu : 1x 3x 50 Menit Pertemuan : 7 A. Kompetensi 1. Utama Mahasiswa dapat memahami tentang sistem
ANALISA STATIK DAN DINAMIK GEDUNG BERTINGKAT BANYAK AKIBAT GEMPA BERDASARKAN SNI DENGAN VARIASI JUMLAH TINGKAT
Jurnal Sipil Stati Vol. No. Agustus (-) ISSN: - ANALISA STATIK DAN DINAMIK GEDUNG BERTINGKAT BANYAK AKIBAT GEMPA BERDASARKAN SNI - DENGAN VARIASI JUMLAH TINGKAT Revie Orchidentus Francies Wantalangie Jorry
