PENGADILAN TINGGI MEDAN

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PENGADILAN TINGGI MEDAN"

Transkripsi

1 P U T U S A N Nomor 150/PDT/2017/PT-MDN DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Medan, yang memeriksa dan mengadili perkaraperkara perdata dalam peradilan tingkat banding, telah menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara antara : HULMAN TAMBUNAN, Umur 52 Tahun, Agama Kristen, Warganegara Indonesia, yang beralamat di Jalan Kresek Indah Rt.02/RW.03 Jakarta Timur, dalam hal ini memberi Kuasa kepada : SUMANTRI, SH dan MANGASI TAMBUNAN, SH,MH, Advokat/Penasihat Hukum dari Kantor Hukum SUMANTRI SH & REKAN beralamat di Jalan Denai Gg. Pena Terusan 2 B Medan, berdasarkan Surat Kuasa Khusus tanggal 11 Juli 2016 dan 15 Pebruari 2017, selanjutnya disebut sebagai... Pembanding semula Penggugat; Lawan ROSMAIDA SIMANJUNTAK, SH, Umur 51 Tahun, pekerjaan Pegawai Negeri Sipil (PNS), alamat di Jalan Waru No.10 A-2D Medan, dalam hal ini diwakili oleh kuasanya kuasanya bernama : 1. Rizal Sihombing, SH 2. Robby Christian Tamba, SH 3. Rizki Prananda Tambunan, SH 4. Roni Masa Damanik, SH dan 5. Ipan Sinaga, SH Para Advokat dan Advokat Magang pada Kantor Hukum HOMBING RIZAL & REKAN berkedudukan hukum di Medan, Jalan Palang Merah No.56 Kelurahan Kesawan, Kec. Medan Barat, Kota Medan, sesuai dengan Surat Kuasa tertanggal 18 Agustus 2016 dan 10 April 2017, selanjutnya disebut sebagai... Terbanding semula Tergugat; Pengadilan Tinggi tersebut; Setelah membaca : 1. Surat Penetapan Ketua Pengadilan Tinggi Medan tanggal 22 Mei 2017 Nomor 150/PDT/2017/PT MDN. tentang penunjukan Hakim Majelis untuk memeriksa dan mengadili perkara ini dalam tingkat banding; Halaman 1 dari 34 Putusan Nomor 150/PDT/2017/PT MDN

2 2. Surat Penunjukan Panitera Pengganti Nomor 150/PDT/2017/PT.MDN tanggal 23 Mei 2017 oleh Panitera Pengadilan Tinggi Medan untuk membantu Majelis Hakim memeriksa dan mengadili perkara tersebut; 3. Berkas perkara dan surat-surat yang berhubungan dengan perkara ini; TENTANG DUDUK PERKARA Menimbang, bahwa Terbanding semula Tergugat dengan surat gugatan tertanggal 13 September 2016 yang diterima dan didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Medan pada tanggal 13 September 2016 dalam Register Nomor 150/Pdt.G/2016/PN.Mdn telah mengajukan gugatan pada pokoknya berisi sebagai berikut : 1. Bahwa Penggugat adalah Saudara kandung dari Alm.LUAT DAMAN TAMBUNAN dimana Alm.LUAT DAMAN TAMBUNAN merupakan anak ke 10 dan Penggugat anak ke 9 dari 12 bersaudara dari anak anak hasil perkawinan Alm orang tua kami yang bernama RICHARD TAMBUNAN dengan HERMINA SIMANJUNTAK ; 2. Bahwa berdasarkan Surat Pernyataan dari saudara saudara Penggugat tertanggal 28 Mei 2016, sehingga dalam hal ini Penggugat sah secara hukum selaku Penggugat dalam mengajukan Gugatan a quo ; 3. Bahwa Alm. LUAT DAMAN TAMBUNAN adalah merupakan adik kandung dari Penggugat yang telah melaksanakan perkawainan secara agama Kristen di Gereja HKBP Resort Sukaramai dengan seorang Perempuan yang bernama ROSDINAR SIMANJUNTAK di Medan pada tanggal 18 Januari 2000 dan dicatatkan sesuai dengan Kutipan Akta Perkawinan No. 477/10/CSK/KB-CAPIL/2005, yang dikeluarkan oleh Kepala BKKB dan Catatan Sipil Kabupaten Banyu Asin, tanggal 13 Mei 2005 ; 4. Bahwa adik Penggugat Alm. LUAT DAMAN TAMBUNAN telah meninggal dunia pada tanggal pada tanggal 02 Maret 2008 dan begitu juga dengan isterinya Alm.ROSDINAR SIMANJUNTAK telah meninggal dunia pada tanggal 27 Maret 2016 ; 5. Bahwa Selama pernikahan Alm. LUAT DAMAN TAMBUNAN dengan Alm. ROSDINAR SIMANJUNTAK telah dikaruniai 3 (tiga) orang anak yang bernama sebagai berikut : 1. GERALDIO JEREMI NARODO TAMBUNAN, laki-laki, lahir di Medan tanggal 17 Januari 2001, sesuai Kutipan Akta Kelahiran Halaman 2 dari 34 Putusan Nomor 150/PDT/2017/PT MDN

3 No.90/86/V/2005 yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Palembang tanggal 10 Mei 2005 ; 2. GILBERT YOHANES LAMRODO TAMBUNAN, laki - laki, lahir di Medan tanggal 10 Agustus 2005, sesuai Kutipan Akta Kelahiran No /2006, yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Kependudukan Kota Medan tanggal 08 September 2006 ; 3. OCTRISA YEMIMA ROMAULI TAMBUNAN, Perempuan, Lahir di Medan tanggal 31 Oktober 2007, sesuai Kutipan Akta Kelahiran No LT , yang dikeluarkan oleh KEPALA PEJABAT PENCATATAN SIPIL KOTA MEDAN tanggal 03 Juli Bahwa selama perkawinan dan sepeninggalnya Alm. LUAT DAMAN TAMBUNAN,dan ROSDINAR SIMANJUNTAK ketiga anak anaknya tinggal di dirumah orang tua darirosdinar SIMANJUNTAK yang bernama P. SIMANJUNTAK dan TIABUR SIAHAAN, yaitu di Jalan AR. Hakim No. 133 Medan ; 7. Bahwa Bahwa, sepeninggal kedua orang tuanya, ketiga orang keponakan Penggugat yang masih belum dewasa dan atau masih dibawah umur yaitu masing masing bernama 1.GERALDIO JEREMI NARODO TAMBUNAN 2. GILBERT YOHANES LAMRODO TAMBUNAN, 3.OCTRISA YEMIMA ROMAULI TAMBUNAN, tersebut menjadi yatim piatu ; 8. Bahwa mengingat ketiga anak anak Alm. LUAT DAMAN TAMBUNAN dan Alm.ROSDINAR SIMANJUNTAK masih belum dewasa dan atau masih di bawah umur dan saat itu seluruh keluarga masih berkabung dan masih fokus terhadap proses pemakaman Alm.ROSDINAR SIMANJUNTAK, maka kedua belah pihak keluarga yakni Keluarga besar Tambunan in casu Penggugat dan Keluarga besar Simanjuntak in casu Tergugat saling sepakat akan membicarakan masalah perwalian anak anak tersebut di atas setelah seluruh proses pemakaman Alm. ROSDINAR SIMANJUNTAK selesai ; 9. Bahwa alangkah kagetnya Penggugat berserta seluruh keluarga besar Tambunan, secara diam diam Tergugat telah mengurus Perwalian ketiga anak tersebut ke Pengadilan Negeri Medan dan oleh Pengadilan Negeri Medan telah menerbitkan Penetapan Pengadilan Negeri Medan Nomor :115/Pdt.P/2016/PN.Mdn tanggal 09 Mei 2016 yang menetapkan Tergugat sebagai Perwalian dari ketiga anak anak Alm LUAT DAMAN Halaman 3 dari 34 Putusan Nomor 150/PDT/2017/PT MDN

4 TAMBUNAN dan Alm. ROSDINAR SIMANJUNTAK tanpa adanya pemberitahuan dan atau musyawarah dengan keluarga Penggugat yang juga merupakan keluarga yang sah dan berwenang sebagai wali dari ketiga anak anak Alm. Adik Penggugat; 10. Bahwa sebagaimana di ketahui umum, Hukum Adat adalah merupakan salah satu Hukum tidak tertulis yang dianggap sebagai Hukum Positif di Negara Repoblik Indonesia, serta mengingat Alm. LUAT DAMAN TAMBUNAN dan Alm.ROSDINAR SIMANJUNTAK merupakan Suku Batak dimana system kekerabatannya menganut system Patrinial atau kebapakan maka sudah seyogiaya perwalian ketiga anak tersebut diserahkan kepada keluarga besar Tambunan in casu Penggugat ; 11. Bahwa pada dasarnya anak - anak dari Alm.LUAT DAMAN TAMBUNAN dan Alm. ROSDINAR SIMANJUNTAK yang bernama GERALDIO JEREMI NARODO TAMBUNAN,tidak setuju dan Merasa dipaksa untuk menerangkan sesuai dengan keinginan Tergugat pada saat memberikan kesaksian di dalam persidangan, hal ini dapat dilihat dari salah satu SMS nya yang mengatakan Bapak Tua tadi aku dibawak ke Pengadilan sama Harahap (suami Tergugat) mengatakan supaya aku diasuh sama orang itu aku ngak mau tapi kenak Paksa aku si ibet juga, kasihan ibet bapak tua dia pengen sekali sekolah ke kampung kalok kami kangen kampung kami nyayi borngini sama dia sampek nagis dia minta aku supaya dia bisa sekolah dikampung kek mana itu Bapak Tua ; 12. Bahwa dari uraian dan atau penjelasan serta fakta fakta sebagaimana diuraikan pada dalil poin 10 dan poin 11 secara jelas dan nyata bahwa Penetapan Pengadilan Negeri Medan Nomor :115/Pdt.P/2016/PN.Mdn tanggal 09 Mei 2016 telah dibuat berdasarkan Permohonan yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku dan karena adanya unsur paksaan terhadap anak dibawah umur yang nyata nyata bertentangan dengan hukum sehingga dengan demikian Penetapan Pengadilan Negeri Medan Nomor :115/Pdt.P/2016/PN.Mdn tanggal 09 Mei 2016 adalah BATAL DEMI HUKUM dan harus dinyatakan tidak berlaku ; 13. Bahwa disamping fakta hukum sebagaimana diuraikan di atas nyata nyata Penetapan atas perkara tersebut telah disidangkan oleh seorang Hakim yang mempunyai pertalian kekerabatan dengan Tergugat selaku Pemohon dalam Penetapan Pengadilan Negeri Medan Nomor :115/Pdt.P/2016/PN.Mdn tanggal 09 Mei 2016 yang mana secara nyata nyata hal tersebut bertentangan dengan ketentuan yang berlaku dalam Halaman 4 dari 34 Putusan Nomor 150/PDT/2017/PT MDN

5 Hukum Acara Perdata Indonesia yang menerangkan bahwa seorang Hakim tidak boleh menangani suatu perkara yang masih mempunyai hubungan pertalian dan atau kekerabatan dengan para pihak yang berperkara dan karenanya Penetapan Pengadilan Negeri Medan Nomor :115/Pdt.P/2016/PN.Mdn tanggal 09 Mei 2016 haruslah dinyatakan BATAL DEMI HUKUM; 14. Bahwa melihat pada cara cara Tergugat guna mendapatkan Perwalian sebagaimana Penetapan Pengadilan Negeri Medan Nomor :115/Pdt.P/2016/PN.Mdn tanggal 09 Mei 2016 yang dilakukan secara melawan hukum, maka patut diduga Tergugat kedepannya tidak melaksanakan amanah Perwalian demi kepentingan ketiga anak Alm.LUAT DAMAN TAMBUNAN dan Alm. ROSDINAR SIMANJUNTAK melainkan sebaliknya hanya untuk menguasai seluruh warisan Alm.LUAT DAMAN TAMBUNAN dan Alm.ROSDINAR SIMANJUNTAK yang sesungguhnya merupakan hak dari ketiga anak anak Alm. LUAT DAMAN TAMBUNAN dan Alm.ROSDINAR SIMANJUNTAK ; 15. Bahwa oleh karena Penetapan Pengadilan Negeri Medan Nomor :115/Pdt.P/2016/PN.Mdn tanggal 09 Mei 2016 telah dimohonkan berdasarkan fakta fakta yang bertentangan dengan hukum dan patut untuk dibatalkan, maka untuk itu Penggugat juga memohon kepada Ketua Pengadilan Negeri Medan yang menyidangkan perkara ini untuk Mencabut hak Tergugat sebagai Wali atas anak anak Alm. LUAT DAMAN TAMBUNAN dan Alm. ROSDINAR SIMANJUNTAK yang bernama: 1. GERALDIO JEREMI NARODO TAMBUNAN, laki-laki, lahir di Medan tanggal 17 Januari 2001, sesuai Kutipan Akta Kelahiran No.90/86/V/2005 yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Palembang tanggal 10 Mei 2005 ; 2. GILBERT YOHANES LAMRODO TAMBUNAN, laki - laki, lahir di Medan tanggal 10 Agustus 2005, sesuai Kutipan Akta Kelahiran No /2006, yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Kependudukan Kota Medan tanggal 08 September 2006 ; 3. OCTRISA YEMIMA ROMAULI TAMBUNAN, Perempuan, Lahir di Medan tanggal 31 Oktober 2007, sesuai Kutipan Akta Kelahiran No LT , yang dikeluarkan oleh KEPALA PEJABAT PENCATATAN SIPIL KOTA MEDAN tanggal 03 Juli 2012 Halaman 5 dari 34 Putusan Nomor 150/PDT/2017/PT MDN

6 16. Bahwa berdasarkan fakta fakta hukum sebagaimana diuraikan di atas dan mengingat Penggugat adalah merupakan saudara kandung dari Alm. LUAT DAMAN TAMBUNAN, sehingga sesuai hukum Adat yang berlaku di Negara Repoblik Indonesia, maka Penggugat adalah merupakan keluarga sedarah dari Alm. Tambunan yang berhak atas Perwalian ketiga anak anak Alm. LUAT DAMAN TAMBUNAN dan Alm. ROSDINAR SIMANJUNTAK ; 17. Bahwa mengingat Penggugat adalah merupakan keluarga sedarah yang sah sebagai Perwalian ketiga anak tersebut dan demi kelangsungan Pendidikannya kedepan Penggugat memohon kepada Majelis Hakim agar menunjuk dan Menetapkan Penggugat sebagai Wali atas anak anak Alm. LUAT DAMAN TAMBUNAN dan Alm. ROSDINAR SIMANJUNTAKyang bernama 1. GERALDIO JEREMI NARODO TAMBUNAN, laki-laki, lahir di Medan tanggal 17 Januari 2001, sesuai Kutipan Akta Kelahiran No.90/86/V/2005 yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Palembang tanggal 10 Mei 2005 ;2.GILBERT YOHANES LAMRODO TAMBUNAN, laki - laki, lahir di Medan tanggal 10 Agustus 2005, sesuai Kutipan Akta Kelahiran No /2006, yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Kependudukan Kota Medan tanggal 08 September 2006 ;3.OCTRISA YEMIMA ROMAULI TAMBUNAN, Perempuan, Lahir di Medan tanggal 31 Oktober 2007, sesuai Kutipan Akta Kelahiran No LT , yang dikeluarkan oleh KEPALA PEJABAT PENCATATAN SIPIL KOTA MEDAN tanggal 03 Juli 2012, melalui Penetapan Pengadilan Negeri Medan. Berdasarkan dalil dalil dan atau fakta hukum sebagaimana diuraikan di atas yang tidak terbantahkan kebenarannya oleh Tergugat, maka dengan ini Penggugat MOHON kepada Ketua Pengadilan Negeri Medan untuk memutuskan sebagai berikut : 1. Menerima dan mengabulkan Gugatan Penggugat seluruhnya; 2. Menyatakan Penetapan Pengadilan Negeri Medan No.115/Pdt.P/2016/PN.Mdn tanggal 09 Mei 2016 batal demi huukum ; 3. Mencabut hak Tergugat sebagai Wali Ibu atas anak anak yang bernama 1. GERALDIO JEREMI NARODO TAMBUNAN, laki-laki, lahir di Medan tanggal 17 Januari 2001, sesuai Kutipan Akta Kelahiran No.90/86/V/2005 yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Kependudukan Halaman 6 dari 34 Putusan Nomor 150/PDT/2017/PT MDN

7 dan Catatan Sipil Kota Palembang tanggal 10 Mei 2005 ;2.GILBERT YOHANES LAMRODO TAMBUNAN, laki - laki, lahir di Medan tanggal 10 Agustus 2005, sesuai Kutipan Akta Kelahiran No /2006, yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Kependudukan Kota Medan tanggal 08 September 2006 ;3.OCTRISA YEMIMA ROMAULI TAMBUNAN, Perempuan, Lahir di Medan tanggal 31 Oktober 2007, sesuai Kutipan Akta Kelahiran No LT , yang dikeluarkan oleh KEPALA PEJABAT PENCATATAN SIPIL KOTA MEDAN tanggal 03 Juli 2012, 4. Menetapkan Penggugat sebagai Wali atas anak anak Adik Kandung Penggugat LUAT DAMAN TAMBUNAN yang bernama 1. GERALDIO JEREMI NARODO TAMBUNAN, laki-laki, lahir di Medan tanggal 17 Januari 2001, sesuai Kutipan Akta Kelahiran No.90/86/V/2005 yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Palembang tanggal 10 Mei 2005 ;2.GILBERT YOHANES LAMRODO TAMBUNAN, laki - laki, lahir di Medan tanggal 10 Agustus 2005, sesuai Kutipan Akta Kelahiran No /2006, yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Kependudukan Kota Medan tanggal 08 September 2006 ;3.OCTRISA YEMIMA ROMAULI TAMBUNAN, Perempuan, Lahir di Medan tanggal 31 Oktober 2007, sesuai Kutipan Akta Kelahiran No LT , yang dikeluarkan oleh KEPALA PEJABAT PENCATATAN SIPIL KOTA MEDAN tanggal 03 Juli Menghukum Tergugat untuk membayar biaya perkara. Menimbang, bahwa atas gugatan dari Pembanding semula Penggugat tersebut, Terbanding semula Tergugat telah mengajukan jawaban secara tertulis pada tanggal 12 Oktober 2016 sebagai berikut : DALAM EKSEPSI: Gugatan Penggugat Kabur dan Tidak Jelas (Obscuur Libelium) 1. Bahwa pencabutan dan atau pembatalan perwalian, menurut Pasal 53 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, pada pokoknya haruslah memenuhi hal-hal yang tersebut dalam Pasal 49 Undang-Undang ini, dimana menurut Pasal 49 Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan, hal-hal yang dimaksud yaitu : a. Ia sangat melalaikan kewajibannya terhadap anaknya ; b. Ia berkelakukan buruk sekali ; Halaman 7 dari 34 Putusan Nomor 150/PDT/2017/PT MDN

8 Dimana setelah Tergugat membaca dan meneliti Gugatan Penggugat Nomor : 411/Pdt.G/2016/PN.Mdn tanggal 01 Agustus 2016, tidak ada satu dalil pun yang menyinggung atau menjadikan hal-hal yang dimaksud Pasal 53 ayat (1) Jo. Pasal 49 Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan tersebut diatas sebagai alasan dalam mengajukan Gugatan ini ; 2. Bahwa Tergugat juga melihat dalam dalil gugatan pembatalan yang diajukan oleh Penggugat, mulai dari halaman 1 sampai dengan halaman 4, juga tidak memenuhi unsur-unsur atau syarat-syarat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 380 KUHPerdata tentang pengecualian, pembebasan dan pemecatan dari perwalian, sebagai alasan atau dalail dalam gugatan yang diajukan Penggugat tersebut, sehingga Penggugat menilai Gugatan Nomor : 411/Pdt.G/2016/PN.Mdn tanggal 01 Agustus 2016 yang diajukan oleh Penggugat kabur dan tidak jelas (Obscuur Libelium) ; 3. Bahwa Penggugat juga tidak menjelaskan secara rinci dan detail surat pernyataan dari saudara-saudara Penggugat yang dimaksud oleh Penggugat, sebagaimana dalil Gugatan Penggugat pada halaman 1 angka 2, sehingga Tergugat menilai Gugatan yang diajukan oleh Penggugat adalah kabur dan tidak jelas ; 4. Bahwa berdasarkan alasan tersebut diatas, maka sangat berdasar menurut hukum bagi Majelis Hakim yang memeriksa, mengadili serta memutus perkara ini untuk menyatakan Gugatan Nomor : 411/Pdt.G/2016/PN.Mdn tanggal 01 Agustus 2016 yang diajukan oleh Penggugat adalah kabur dan tidak jelas (Obscuur Libelium) ; 5. Bahwa oleh karena Gugatan Nomor : 411/Pdt.G/2016/PN.Mdn tanggal 01 Agustus 2016 yang diajukan Penggugat tersebut adalah kabur dan tidak jelas (Obscuur Libelium), maka sangat berdasar menurut hukum bagi Majelis Hakim yang memeriksa, mengadili serta memutus perkara ini untuk menolak seluruh Gugatan yang diajukan Penggugat atau setidaktidaknya menyatakan Gugatan yang diajukan Penggugat Tidak Dapat Diterima (Niet Onvakelijk Verklaard) ; DALAM POKOK PERKARA 1. Bahwa dalil-dalil yang telah disampaikan dalam Eksepsi mohon dinyatakan pula termasuk dan merupakan satu kesatuan yang tidak Halaman 8 dari 34 Putusan Nomor 150/PDT/2017/PT MDN

9 terpisahkan dari dalil-dalil Tergugat dalam Pokok Perkara ini, sehingga tidak perlu diulangi lagi ; 2. Bahwa Tergugat menyatakan dengan tegas tetap pada Permohonan yang didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Medan tanggal 26 April 2016 dengan Register : 115/Pdt.P/2016/PN.Mdn, yang sudah diputus dan diucapkan oleh Majelis Hakim pada tanggal 09 Mei 2016 dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan Jawaban atas Gugatan Pembatalan Penetapan Pengadilan Negeri Medan yang diajukan oleh Penggugat; 3. Bahwa Tergugat secara tegas menolak seluruh dalil dalam Posita dan Petitum dari Penggugat dalam Surat Gugatannya Nomor : 411/Pdt.G/2016/PN.Mdn tanggal 01 Agustus 2016, kecuali yang secara tegas diakui oleh Tergugat ; 4. Bahwa Tergugat telah melangsungkan Perkawinan dengan seorang laki-laki yang bernama dr. BARANI LUHUT HARAHAP secara Agama Kristen di Gereja HKBP Resort Sukaramai di Medan pada tanggal 24 Februari 2005 dan dicatatkan sesuai dengan Kutipan Akta Perkawinan No.477/11/CSK/KB-CAPIL/2005 yang dikeluarkan oleh Kepala BKKB dan Catatan Sipil Kabupaten Banyu Asin, tanggal 13 Mei 2005 ; 5. Bahwa Tergugat mempunyai seorang Adik kandung perempuan yang bernama Alm. ROSDINAR SIMANJUNTAK, dimana adik kandung perempuan Tergugat tersebut telah melaksanakan Perkawinan secara Agama Kristen di Gereja HKBP Resort Sukaramai dengan seorang lakilaki yang bernama Alm. LUAT DAMAN TAMBUNAN Di Medan pada tanggal 18 Januari 2000 dan dicatatkan sesuai dengan Kutipan Akta Perkawinan No.477/10/CSK/KB-CAPIL/2005 yang dikeluarkan oleh BKKP dan Catatan Sipil Kabupaten Banyu Asin, tanggal 13 Mei 2005 ; 6. Bahwa selama Perkawinan Adik Kandung Tergugat yang bernama ALM. ROSDINAR SIMANJUNTAK dengan ALM. LUAT DAMAN TAMBUNAN telah dikaruniakan 3(tiga) orang anak, yang kemudian untuk selanjutnya Tergugat sebut dengan keponakan Tergugat, yang bernama sebagai berikut : 1. GERALDO JEREMI NARODO TAMBUNAN, laki-laki, lahir di Medan pada tanggal 17 Januari 2001, sesuai Kutipan Akta Kelahiran No.90/86/V/2005 yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Palembang, tanggal 10 Mei 2005; Halaman 9 dari 34 Putusan Nomor 150/PDT/2017/PT MDN

10 2. GILBERT YOHANES LAMRODO TAMBUNAN, laki-laki, lahir di Medan pada tanggal 10 Agustus 2005, sesuai Kutipan Akta Kelahiran No /2006 yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Kependudukan Kota Medan, tanggal 08 September 2006; 3. OCTRISA YEMIMA ROMAULI TAMBUNAN, perempuan, lahir di Medan pada tanggal 31 Oktober 2007, sesuai Kutipan Akta Kelahiran No.1271-LT yang dikeluarkan oleh KEPALA PEJABAT PENCATATAN SIPIL KOTA MEDAN, tanggal 03 Juli 2012; 7. Bahwa saat Suami dari adik kandung Tergugat yang bernama Alm. LUAT DAMAN TAMBUNAN telah meninggal dunia di Medan pada tanggal 02 Maret 2008 karena sakit, oleh karena itu adik kandung Tergugat beserta ketiga anaknya yang masih kecil, pulang ke rumah orangtua kandung kami yang bernama P. SIMANJUNTAK dan TIABUR SIAHAAN pada tahun 2009, yaitu beralamat di Jalan A.R. Hakim No.133 Medan, dimana hal tersebut telah Penggugat akui secara tegas dalam dalil gugatannya pada angka 6 (enam) halaman 2 (dua) ; 8. Bahwa apabila memang Penggugat dan atau keluarga Penggugat hendak menjadikan Hukum Adat sebagai acuan dalam perkara ini serta memiliki kepedulian terhadap ROSDINAR SIMANJUNTAK semasa hidupnya dan ketiga keponakan Tergugat tersebut, dimana secara Adat Batak ROSDINAR SIMANJUNTAK sudah menjadi bagian dari keluarga Tambunan, maka sudah seharusnya sejak sepeninggal atau sejak meninggalnya Alm. LUAT DAMAN TAMBUNAN, Penggugat dan atau keluarga Penggugat yang lain memberikan perhatian kepada ROSDINAR SIMANJUNTAK dan ketiga keponakan Tergugat tersebut, akan tetapi perhatian tersebut sama sekali tidak ada, bahkan membiarkan ROSDINAR SIMANJUNTAK dan ketiga anaknya pulang ke rumah orang tua Penggugat serta membiarkan ketiga keponakan Tergugat tersebut untuk Tergugat rawat dan didik, dimana hal tersebut membuktikan ketidakpedulian Tergugat kepada ROSDINAR SIMANJUNTAK dan ketiga anaknya, sehingga sangat berdasar menurut hukum bagi Majelis Hakim yang memeriksa, mengadili serta memutus perkara ini untuk menolak atau mengesampingkan seluruh dalil-dalil gugatan Penggugat ; Halaman 10 dari 34 Putusan Nomor 150/PDT/2017/PT MDN

11 9. Bahwa Penggugat dan atau keluarga Penggugat yang lain juga tidak ada memberikan perhatian kepada ROSDINAR SIMANJUNTAK saat ROSDINAR SIMANJUNTAK tersebut mengalami sakit sejak tahun 2010 hingga meninggal dunia pada tanggal 27 Maret 2016, dimana yang merawat ROSDINAR SIMANJUNTAK tersebut, baik dalam rawat inap maupun rawat jalan adalah Tergugat maupun keluarga Tergugat yang lain ; 10. Bahwa di saat ROSDINAR SIMANJUNTAK sedang dalam perawatan, baik dalam rawat jalan maupun rawat inap, baik di dalam maupun di luar negeri, yang merawat, mendidik serta bertanggung jawab terhadap tumbuh kembang ketiga keponakan Tergugat, baik terkait dengan pendidikan maupun kebutuhan lainnya dilakukan sepenuhnya oleh Tergugat, dimana Penggugat maupun keluarga Penggugat yang lain tidak ada yang memberikan perhatian terhadap ketiga keponakan Tergugat tersebut ; 11. Bahwa selama Tergugat merawat ketiga keponakan Tergugat tersebut, Tergugat secara teliti dan baik merawat ketiga keponakan Tergugat tersebut, dimana ketiga keponakan Tergugat tersebut secara batin sudah Tergugat anggap sebagai anak kandung Tergugat, sehingga bagi Tergugat, Tergugat sudah memiliki 4 (empat) orang anak, dimana 1 (satu) anak lagi merupakan anak dari hasil perkawinan antara Tergugat dengan suami Tergugat ; 12. Bahwa selama dalam pengasuhan dan perawatan Tergugat, Tergugat sangat sayang kepada ketiga keponakan Tergugat tersebut, sehingga Tergugat sama sekali tidak pernah melakukan penelantaran dan atau kekerasan kepada ketiga keponakan Tergugat tersebut ; 13. Bahwa dalam menanggungjawabi sekolah ketiga keponakan Tergugat tersebut, Tergugat secara rutin membayar uang sekolah maupun melengkapi kebutuhan sekolah lainnya serta memberikan kursus/les agar lebih meningkatkan kemampuan akademik ketiga keponakan Tergugat tersebut dan selalu mendampingi ketiga keponakan Tergugat tersebut dalam menyelesaikan tugas-tugas sekolah dan kursus/les-nya di rumah ; 14. Bahwa oleh karena Tergugat memberikan perhatian yang baik kepada ketiga keponakan Tergugat tersebut, pihak sekolah ketiga keponakan Tergugat tersebut sudah mengetahui bahwa Tergugat-lah yang selama Halaman 11 dari 34 Putusan Nomor 150/PDT/2017/PT MDN

12 ini merawat dan mengurusi segala kebutuhan ketiga keponakan Tergugat tersebut ; 15. Bahwa Tergugat dengan tegas menyatakan sanggup untuk membiayai seluruh kebutuhan yang diperlukan serta merawat dan mendidik ketiga keponakan Tergugat tersebut diatas, oleh karena Tergugat dan suami Tergugat sama-sama memiliki pekerjaan tetap yang jelas, dimana Tergugat dan suami Tergugat berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil, dan suami Tergugat telah menyetujui Tergugat untuk menjadi wali atas ketiga keponakan Tergugat tersebut ; 16. Bahwa dalam memberikan bimbingan berkeluarga atau berkerabat yang baik, Tergugat sama sekali tidak pernah melarang ketiga keponakan Tergugat tersebut untuk mengunjungi keluarga dari pihak Ayahnya yakni keluarga Tambunan, justru apabila ketiga keponakan Tergugat tersebut ingin mengunjungi keluarga dari pihak Ayahnya tersebut, Tergugat selalu menyiapkan bekal yang diperlukan untuk melakukan kunjungan tersebut ; 17. Bahwa akan tetapi alangkah terkejutnya Tergugat mengetahui bahwa 2 (dua) dari 3 (tiga) keponakan Tergugat yakni GERALDO JEREMI NARODO TAMBUNAN dan GILBERT YOHANES LAMRODO TAMBUNAN sejak mengunjungi keluarga dari Ayahnya (pihak Tambunan) tersebut terakhir kali, dengan alasan liburan, di Balige Kabupaten Toba Samosir, tidak lagi kembali ke rumah serta pengasuhan Tergugat, bahkan sepengetahuan Tergugat, kedua keponakan Tergugat tersebut Tergugat duga sengaja dipisahkan oleh Penggugat, dimana GERALDO JEREMI NARODO TAMBUNAN Tergugat ketahui berada di Jakarta dan GILBERT YOHANES LAMRODO TAMBUNAN berada di Balige Kabupaten Toba Samosir ; 18. Bahwa oleh karena 2 (dua) dari 3 (tiga) keponakan Tergugat yakni GERALDO JEREMI NARODO TAMBUNAN dan GILBERT YOHANES LAMRODO TAMBUNAN sejak mengunjungi keluarga dari Ayahnya tersebut terakhir kali, tidak lagi kembali ke rumah serta pengasuhan Tergugat, maka kedua keponakan Tergugat tersebut terbengkalai pendidikannya, dimana hal tersebut jelas akan mempengaruhi kemampuan akademik dan tumbuh kembang kedua keponakan Tergugat tersebut ; 19. Bahwa oleh karena pendidikan dan tumbuh kembang kedua keponakan Tergugat yang bernama GERALDO JEREMI NARODO TAMBUNAN Halaman 12 dari 34 Putusan Nomor 150/PDT/2017/PT MDN

13 dan GILBERT YOHANES LAMRODO TAMBUNAN telah terbengkalai sejak keduanya tidak kembali ke rumah serta pengasuhan Tergugat, maka sangat berdasar menurut hukum bagi Majelis Hakim yang memeriksa, mengadili serta memutus perkara ini untuk memerintahkan kepada Penggugat dan keluarga Penggugat yang lain untuk mengembalikan kedua keponakan Tergugat tersebut yang bernama GERALDO JEREMI NARODO TAMBUNAN dan GILBERT YOHANES LAMRODO TAMBUNAN ke rumah serta pengasuhan Tergugat ; 20. Bahwa Tergugat dengan tegas membantah dan menolak dalil Penggugat pada angka 11 (sebelas) dan 12 (dua belas) yang pada pokoknya menyatakan bahwa Tergugat memaksa keponakan Tergugat yang bernama GERALDO JEREMI NARODO TAMBUNAN terkait dengan Permohonan perwalian anak yang Tergugat ajukan, dimana Tergugat sama sekali tidak ada melakukan pemaksaan apapun kepada ketiga keponakan Tergugat tersebut, sehingga sangat berdasar menurut hukum dalil Penggugat tersebut untuk ditolak dan dikesampingkan ; 21. Bahwa Penggugat juga dengan tegas membantah dan menolak pesan melalui sms yang menurut Penggugat disampaikan oleh keponakan Tergugat yang bernama GERALDIO JEREMI NARODO kepada Penggugat, sebagaimana dalil angka 11 dalam Gugatan Penggugat, dimana hal tersebut Tergugat duga merupakan rekayasa Tergugat, sehingga sangat berdasar menurut hukum untuk menolak dan mengesampingkan dalil tersebut ; 22. Bahwa Tergugat dengan tegas menolak dan membantah dalil Penggugat pada angka 13 (tiga belas) halaman 3 (tiga) yang pada pokoknya menyatakan bahwa Hakim yang menyidangkan Perkara Perdata Permohonan Nomor : 115/Pdt.P/2016/PN.Mdn tanggal 09 Mei 2016 memiliki pertalian kekerabatan dengan Tergugat, oleh karena dalil tersebut merupakan dalil yang terkesan mengada-ada, serta Tergugat tegaskan antara Tergugat dan Hakim yang memutuskan Perkara Perdata Permohonan Nomor : 115/Pdt.P/2016/PN.Mdn tanggal 09 Mei 2016 tersebut sama sekali tidak ada memiliki pertalian kekerabatan, baik karena hubungan sedarah maupun karena hubungan semenda, sehingga sangat berdasar menurut hukum bagi Majelis Hakim yang memeriksa perkara ini untuk menolak dan mengesampingkan dalil Penggugat tersebut ; Halaman 13 dari 34 Putusan Nomor 150/PDT/2017/PT MDN

14 23. Bahwa oleh karena Penggugat telah menuduh antara Tergugat dan Hakim yang memutuskan Perkara Perdata Permohonan Nomor : 115/Pdt.P/2016/PN.Mdn tanggal 09 Mei 2016 tersebut memiliki pertalian kekerabatan, maka melalui Majelis Hakim yang memeriksa, mengadili serta, memutus perkara ini, Tergugat minta agar Penggugat membuktikan dalil tersebut, dimana apabila Penggugat tidak dapat membuktikannya atau dalil tersebut tidak benar adanya, maka jelaslah dalil-dalil yang disampaikan Penggugat terlalu mengada-ada serta telah memberikan citra yang buruk serta meragukan independensi Hakim dalam memeriksa, mengadili serta memutus perkara, sehingga sangat berdasar menurut hukum untuk mengesampingkan serta menolak Gugatan yang disampaikan Penggugat seluruhnya ; 24. Bahwa berdasarkan dalil-dalil tersebut diatas, dimana Tergugat dalam merawat, membimbing serta menanggungjawabi dan memberikan kasih sayang layaknya seorang ibu kepada ketiga keponakan Tergugat tersebut dengan teliti dan baik, maka sangat berdasar menurut hukum bagi Majelis Hakim yang memeriksa, mengadili serta memutus perkara ini untuk menyatakan sah dan berkekuatan hukum serta menguatkan Penetapan Pengadilan Negeri Medan sebagaimana Putusan Perkara Perdata Permohonan Nomor : 115/Pdt.P/2016/PN.Mdn tanggal 09 Mei 2016 ; 25. Bahwa oleh karena alasan-alasan tersebut di atas, sangat beralasan bagi Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan yang memeriksa, mengadili serta memutus perkara ini untuk menolak atau mengesampingkan seluruh dalil-dalil dalam Gugatan yang diajukan oleh Penggugat dalam perkara ini oleh karena dalil-dalil tersebut tidak berdasar menurut hukum ; 26. Bahwa berdasarkan alasan-alasan tersebut di atas, sangat beralasan menurut hukum bagi Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan yang memeriksa, mengadili serta memutus perkara ini untuk menyatakan Gugatan yang diajukan oleh Penggugat ditolak untuk seluruhnya atau setidak-tidaknya menyatakan Gugatan yang diajukan oleh Penggugat Tidak Dapat Diterima (niet ontvankelijk verklaard) ; 27. Bahwa berdasarkan alasan-alasan tersebut di atas, maka sangat beralasan menurut hukum pula bagi Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan yang memeriksa, mengadili serta memutus perkara ini untuk Halaman 14 dari 34 Putusan Nomor 150/PDT/2017/PT MDN

15 menguatkan Putusan Perkara Perdata Permohonan Nomor : 115/Pdt.P/2016/PN.Mdn yang telah diucapkan tanggal 09 Mei 2016 ; 28. Bahwa oleh karena Gugatan yang diajukan Penggugat tidak berdasar menurut hukum serta tidak memiliki bukti yang otentik, apabila Gugatan ini ditolak atau Gugatan ini setidak-tidaknya dinyatakan tidak dapat diterima nantinya (niet ontvankelijk verklaard), maka sangat berdasar menurut hukum bagi Majelis Hakim yang memeriksa perkara ini untuk membebankan segala biaya yang timbul dalam perkara ini kepada Penggugat ; Berdasarkan dalil-dalil yang telah Tergugat semula Pemohon uraikan tersebut di atas, maka sangat berdasar menurut hukum Tergugat memohon kepada Ketua Pengadilan Negeri Medan Cq. Yang Mulia Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan yang memeriksa, mengadili serta memutus perkara ini berkenan memberikan putusan yang amarnya sebagai berikut : MENGADILI DALAM EKSEPSI 1. Menerima dan mengabulkan Eksepsi Tergugat untuk seluruhnya ; 2. Menyatakan Gugatan yang diajukan Penggugat Tidak Dapat Diterima (Niet Onvakelijk Verklaard) ; DALAM POKOK PERKARA PRIMAIR 1. Menolak Gugatan yang diajukan Penggugat untuk seluruhnya ; 2. Menguatkan Putusan Perkara Perdata Permohonan Nomor : 115/Pdt.P/2016/PN.Mdn yang diucapkan tanggal 09 Mei 2016 ; 3. Menghukum Penggugat untuk membayar biaya yang timbul dalam perkara ini ; SUBSIDAIR Apabila Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan yang memeriksa, mengadili serta memutus perkara aquo berpendapat lain, mohon putusan yang seadil-adilnya berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa (ex aequo et bono). Menimbang, bahwa terhadap gugatan dari Pembanding semula Penggugat tersebut Pengadilan Negeri Medan telah menjatuhkan putusan Halaman 15 dari 34 Putusan Nomor 150/PDT/2017/PT MDN

16 Nomor 411/Pdt.G/2016/PN.Mdn tanggal 23 Januari 2017, yang amarnya berbunyi sebagai berikut : Dalam Eksepsi : 1. Menyatakan eksepsi dari Tergugat tidak dapat diterima; Dalam pokok perkara : 1. Menyatakan gugatan Penggugat ditolak seluruhnya; 2. Menghukum Penggugat untuk membayar biaya perkara sejumlah Rp ,00 (lima ratus tiga puluh sembilan ribu rupiah). Membaca Akta Banding yang dibuat oleh Panitera Pengadilan Negeri Medan, yang menerangkan bahwa Kuasa Hukum Pembanding semula Penggugat tanggal 30 Januari 2017, telah mengajukan permohonan banding terhadap putusan Pengadilan Negeri Medan Nomor 411/Pdt.G/2016/PN.Mdn tanggal 23 Januari 2017, permohonan banding mana telah diberitahukan kepada Terbanding semula Tergugat tanggal 06 Februari 2017; Membaca memori banding yang diajukan oleh Kuasa Hukum Pembanding semula Penggugat tertanggal 13 Maret 2017, yang diterima di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Medan tanggal 14 Maret 2017, dan memori banding tersebut telah diserahkan kepada Kuasa Hukum Terbanding semula Tergugat tanggal 03 April 2017; Membaca kontra memori banding yang diajukan oleh Kuasa Hukum Terbanding semula Tergugat tertanggal 04 Mei 2017, yang diterima di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Medan tanggal 05 Mei 2017; Membaca Relas Pemberitahuan Kesempatan Membaca Berkas Pengadilan Negeri Medan, yang disampaikan kepada Kuasa Hukum Pembanding semula Penggugat tanggal 20 Februari 2017 dan kepada Terbanding semula Tergugat tanggal 06 Februari 2017, yang menerangkan bahwa dalam tenggang waktu 14 (empat belas) hari setelah tanggal pemberitahuan tersebut kepada kedua belah pihak berperkara telah diberi kesempatan untuk memeriksa dan mempelajari berkas perkara tersebut sebelum dikirim ke Pengadilan Tinggi; TENTANG PERTIMBANGAN HUKUMNYA; Menimbang, bahwa permohonan banding yang diajukan oleh Kuasa Hukum Pembanding semula Penggugat telah diajukan dalam tenggang waktu Halaman 16 dari 34 Putusan Nomor 150/PDT/2017/PT MDN

17 dan menurut tata cara serta memenuhi syarat-syarat yang ditentukan Undang- Undang, oleh karenanya permohonan banding tersebut secara formal dapat diterima; Menimbang, bahwa memori banding yang diajukan oleh Kuasa Hukum Pembanding semula Penggugat pada pokoknya mengemukakan hal-hal sebagai berikut : - Pengadilan Negeri Medan Tidak Cermat Dalam Pertimbangan Hukumnya: Bahwa Pengadilan Negeri Medan dalam memutus Perkara tidak tepat dan benar dalam memeriksa dan mengadili perkara aquo dengan memberi Putusan Pengadilan Negeri Medan Nomor: 411/Pdt.G/2016/PN.Mdn tanggal 23 Januari 2017,karena Pengadilan Negeri Medan dalam memutuskan perkara aquo didasari atas pertimbangan-pertimbangan hukum tidak cermat dalam pertimbangan hukum tersebut atas fakta-fakta yang terungkap dimuka persidangan; Bahwa selain itu Pengadilan Negeri Medan juga tidak menerapkan hukum sebagaimana mestinya dalam perkara aquo; Bahwa dalam memori banding ini Penggugat/Pembanding akan merinci Pertimbangan Hukum Pengadilan Negeri Medan yang Tidak Cermat Dalam Pertimbangan Hukumnya Bahwa Majelis Hakim dalam Pertimbangan hukumnya pada halaman 30 alenia ke 3 Menyatakan Menimbang bahwa agar seseorang dapat dipecat dari perwalian apabila hakim berpendapat bahwa kepentingan anak-anak belum dewasa secara mutlak menghendakinya, baik terhadap sekalian anak-anak belum dewasa maupun terhadap seseorang ataupun lebih diantara mereka yang semua bernaung dibawah suatu perwalian secara limitatif telah ditentukan didalam pasal; 380 KUHPerdata.Dan berdasarkan fakta-fakta yang terungkap dipersidangan sebagaimana dipertimbangkan diatas Tergugat telah sanggup menjadi wali dari ketiga orang anak dari almarhum Luat Daman Tambunan dan Alm.Rosdinar Simanjuntak Bahwa pertimbangan majelis hakim tersebut diatas sangat keliru dalam pertimbangan hukumnya dimana berdasarkan Fakta yang terungkap dipersidangan pada dasarnya anak - anak dari Alm.LUAT DAMAN TAMBUNAN dan Alm. ROSDINAR SIMANJUNTAK yang bernama GERALDIO JEREMI NARODO TAMBUNAN,tidak setuju dan Merasa Halaman 17 dari 34 Putusan Nomor 150/PDT/2017/PT MDN

18 dipaksa untuk menerangkan sesuai dengan keinginan Tergugat/Terbanding pada saat memberikan kesaksian di dalam persidangan, hal ini dapat dilihat dari salah satu SMS nya yang mengatakan Bapak Tua tadi aku dibawak ke Pengadilan sama Harahap (suami Tergugat) mengatakan supaya aku diasuh sama orang itu aku ngak mau tapi kenak Paksa aku si ibet juga, kasihan ibet bapak tua dia pengen sekali sekolah ke kampung kalok kami kangen kampung kami nyayi borngini sama dia sampek nagis dia minta aku supaya dia bisa sekolah dikampung kek mana itu Bapak Tua ; Bukti P-8 dan Bukti P-9 dan dikuatkan keterangan GERALDIO JEREMI NARODO TAMBUNAN dipengadilan yang dipaksa untuk memberiketerangan di pengadilan ikut dengan keluarga Harahap Bahwa melihat pada cara cara Tergugat/Terbanding guna mendapatkan Perwalian sebagaimana Penetapan Pengadilan Negeri Medan Nomor :115/Pdt.P/2016/PN.Mdn tanggal 09 Mei 2016 yang dilakukan secara melawan hukum, maka patut diduga Tergugat/Terbanding kedepannya tidak melaksanakan amanah Perwalian demi kepentingan ketiga anak Alm.LUAT DAMAN TAMBUNAN dan Alm. ROSDINAR SIMANJUNTAK melainkan sebaliknya diduga hanya untuk menguasai seluruh warisan Alm.LUAT DAMAN TAMBUNAN dan Alm. ROSDINAR SIMANJUNTAK yang sesungguhnya merupakan hak dari ketiga anak anak Alm. LUAT DAMAN TAMBUNAN dan Alm. ROSDINAR SIMANJUNTAK ; hal ini dikuatkan dengan saksi yang dihadirkan Tergugat/Terbanding sendiri yang bernama ARBAIT NAI POS-POS yang mengatakan untuk mengurus Pensiun ASABRI harus ada Perwalian oleh karena perwalian sudah diurus ketiga anak harus hadir dan ternyata kedua anak lari sehingga dana Pensiun baik ASABRI maupun uang bantuan sosial dari Penggadaian belum diambil, bahwa fakta ini sangat jelas Tergugat/Terbanding pada awal untuk membuat perwalian secara Terburu buru dan diam diam tanpa ada persetujuan keluarga Penggugat/Pembanding adalah untuk mengambil Dana Pensiun, yang Penggugat/Pembanding menduga dana tersebut akan diambil oleh Tergugat/ Terbanding kalau pun Tergugat /Terbanding beralasan Tergugat/Terbanding yang telah membiayai pendidikan dan kebutuhan sehari-hari anak anak adalah tidak beralasan hukum karena ROSDINAR SIMANJUNTAK adalah Karyawan BUMN di Pengadaian dan ROSDINAR SIMANJUNTAK mendapat uang Pensiun dari suaminya yang telah meninggal dunia yang bernama Alm. LUAT DAMAN TAMBUNAN, jadi Halaman 18 dari 34 Putusan Nomor 150/PDT/2017/PT MDN

19 dengan demikian tidak ada alasan bahwa Tergugat/Terbanding yang membiayai Biaya Pendidikan dan kebutuhan sehari-hari anak-anak Bahwa begitu juga Tergugat/Terbanding mengatakan telah membiayai biaya Perobatan selama Alm. ROSDINAR SIMANJUNTAK Sakit, padahal faktanya ternyata Alm. ROSDINAR SIMANJUNTAK ada asuransi kesehatannya hal ini dikuatkan keterangan saksi dari Tergugat/Terbanding sendiri yang bernama Roslina Siregar yang mengatakan Alm. ROSDINAR SIMANJUNTAK memiliki asuransi Kesehatan. Bahwa berdasarkan fakta terungkap di persidangan dimana Gilbert Tambunan anak dari Alm.Rosdinar Simanjuntak sesuai dengan pengakuan dipersidangan,gilbert ditampar oleh Tergugat/Terbanding karena selalu menagis ingin sekolah dibalige,gilbert tidak mau makan karena tidak dikasih sekolah dibalige itupun mengalami tamparan dari Tergugat/Terbanding,begitu juga dengan suami Tergugat/Terbanding juga pernah melakukan kekerasan terhadap Gilbert Tambunan oleh karena sesuatu hal sehingga ada rasa trauma yang mendalam bagi Gilbert Tambunan. Bahwa dengan demikian telah terbukti bahwa Gilbert Tambunan telah mengalami tindakan kekerasan Penamparan terhadap dirinya hal ini dicerita Gilbert Tambunan pada waktu Gilbert dihadirkan dipersidangan dan Fakta Persidangan ini didalam Pertimbangan Hakim tidak dimasukkan sehingga Patut diduga Majelis hakim sengaja menghilangkan keterangan yang diberikan Gilbet Tambunan tersebut. Bahwa oleh karena adanya penganiayaan yang di teriman Gilbert Tambunan Sehingga ada rasa trauma yang mendalam bagi Gibert Tambunan. Bahwa berdasarkan fakta yang terungkap dipersidangan kedua anak alm.rosdinar Simanjuntak yang bernama Geraldio Tambunan dan Gilbert Tambunan tidak nyaman dan tidak senang tinggal dirumah Tergugat/Terbanding,sehingga Geraldio membawa kabur/melarikan adiknya yang bernama Gilbert Narodo Tambunan kerumah namborunya yang bernama Mediana Tambunan yang beralamat di Sei Mencirim Sunggal, hal ini dikuatkan keterangan saksi Lisna Tambunan yang melihat Geraldio dan Gilbert tinggal di rumah Namborunya di Mencirim karena rumah saksi di Mencirim dan saksi juga menayakan kepada Girbet dan Graldio kenapa lari dari rumah dan keduanya menyatakan tidak betah tinggal dengan Tergugat/Terbanding Halaman 19 dari 34 Putusan Nomor 150/PDT/2017/PT MDN

20 Bahwa hal ini jelas sangat sesuai apa yang saksi Lisna Tambunan ungkapkan di persidangan dimana Rosdinar menceritakan kepada Saksi anak anak tidak nyaman tinggal di AR Hakim karena saudara sepupunya pernah mengatakan kepada Geraldio jangan lasak ini rumah keluarga Simanjuntak bukan rumah keluarga Tambunan. Bahwa tindakan Graldio membawa Gilbert semata-mata didorong oleh rasa kasihan seorang kakak terhadap adiknya yang selalu menagis ingin bersekolah dikampung yaitu di Balige,pada tanggal 10 Juni 2016 tanpa membawa sehelai pakaian dan tidak punya uang sepeserpun Geraldio pulang kerumah Tergugat/Terbanding Rosmaida Simanjuntak,berdasarkan Keterangan Geraldio dimana Graldio diusir oleh Tergugat/Terbanding setelah mengetahui bahwa geraldio membawa kabur adeknya, Bahwa berdasarkan Fakta yang terungkap sangat jelas dimana Graldio dan Gilbet berdasarkan keterangannya dipersidangan tidak mau tinggal lagi bersama Tergugat/Terbanding.dan Keluarga Penggugat/Pembanding bertanya kenapa melarikan diri dari rumah Tergugat/Terbanding, kedua anak Alm Rosdinar Simanjuntak menjawab tidak mau lagi tinggal dirumah Tergugat/Terbanding dan namborunya membujuk supaya anak-anak pulang kerumah Tergugat/Terbanding untuk melanjutkan sekolahnya, namun kedua anak tersebut tetap menolak tidak mau lagi sekolah di Medan.Geraldio pulang ke rumah Tergugat/Terbanding Rosmaida Simanjuntak pada hari yang sama namun Geraldio diusir oleh Tergugat/Terbanding setelah mengetahui bahwa Geraldio membawa kabur adiknya. Bahwa akhirnya Keluarga Penggugat/Pembanding membujuk anak anak supaya pulang dulu kerumah Tergugat/Terbanding supaya dapat melanjutkan sekolahnya. Namun kedua anak berkeras tidak mau lagi tinggal di rumah Tergugat/Terbanding dan juga tidak mau lagi sekolah di Medan. Maka Keluarga Penggugat/Pembanding menanyai kedua anak - anak apa kemauannya, Geraldo Jeremi Narodo Tambunan meminta agar dia sekolah di Jakarta hal ini dikuatkan Pernyataan Geraldio dipersidangan. Bahwa begitu juga dengan Gilbert Yohanes Lamrodo Tambunan minta sekolah di kampung,hal ini dikuatkan keterangan Gilbert di Persidangan, sehingga keluarga Tambunan memutuskan menyetujui permintaan kedua anak dan Geraldo Jeremi Narodo Tambunan sudah sekolah di SMA DEWI SARTIKA Jakarta dan Gilbert Yohanes Lamrodo Tambunan sekolah di SD Negeri No Lumban Gaol Kecamatan Balige. Sebelumnya Halaman 20 dari 34 Putusan Nomor 150/PDT/2017/PT MDN

21 Penggugat/Pembanding beserta keluarga Tambunan sudah berkomunikasi dengan pihak Tergugat/Terbanding bahwa Geraldo Jeremi Narodo Tambunan dan Gilbert Yohanes Lamrodo Tambunan tidak mau lagi sekolah di Medan dan sudah daftarkan satu sekolah di Jakarta dan satu sekolah di Balige. hal ini dikuat kan keterangan Geraldio dan Girbet sendiri di persidangan. Maka Keluarga Penggugat/Pembanding berkomunikasi dengan Tergugat/Terbanding untuk memohon surat surat kepindahan kedua anak yang sudah sekolah di Jarkata dan Balige dan Tergugat/Terbanding tidak mau memberikan surat surat yang diperlukan untuk kepindahan Gilbert dan Geraldio. Bahwa Sanksi Risman Tambunan Mengungkapkan dimana hubungan selama ini baik baiknya dengan pihak keluarga Simanjuntak, kenapa tidak ada komunikasi yang baik dengan pihak Tambunan, seolah olah anak anak tidak punya saudara lagi dari pihak Tambunan Bahwa Saksi Risman Tambunan sangat menyangkan sikap Tergugat/Terbanding dimana seharusnya Tergugat/Terbanding memberikan kebebasan kepada anak untuk menentukan sekolahnya dan Faktanya dipersidangan Girbet mau sekolah di Balige dan Geraldio mau sekolah dijakarta itu pengakuan keduanya dipersidangan. Hal ini sebagaimana pertimbangan hakim dalam putusannya halaman 30 alenia 4 Menimbang bahwa terhadap keinginan dari ketiga anak anak yang belum dewasa tersebut diatas, semata mata demi kepentingan sianak maka Tergugat selaku wali, wajib untuk memperhatikan kepentingan hak hidup dan masa depan bagi anak anak tersebut dan bertanggung jawab untuk menjalankan hak dan kewajibannya selaku wali yang sudah ditetapkan oleh Pengadilan, sehingga tidak menghalang halangi keinginan sianak untuk bersekolah ditempat lain serta harus menyelesaikan perpindahan sekolah anak-anak tersebut. Bahwa dari Fakta hukum ini sangat jelas Tergugat/Terbanding selaku wali tidak memperhatikan keinginan Girbet mau sekolah di Balige dan Geraldio mau sekolah dijakarta itu pengakuan keduanya dipersidangan justru yang lebih ironis lagi ternyata Tergugat/Terbanding membuat dua Laporan di POLDA sumatera Utara sesua dengan Bukti P-13,Bukti P-14, Bukti P- 15.dan Kepala sekolah SD Negeri No Lumban Gaol Kecamatan Balige di Periksa dan setelah pemeriksan akhirnya pihak sekolah Halaman 21 dari 34 Putusan Nomor 150/PDT/2017/PT MDN

22 mengembalikan Girlbet ke sekolah Asal nya di Medan. Padahal pihak sekolah di SD Negeri No Lumban Gaol Kecamatan Balige telah menyetujui Gilbert sekolah di balige (Bukti P-12) Bahwa pada dasarnya Gilbert sudah sangat trauma di Medan karena selama di Balige aja Gilbert di datangi Polisi POLDA hal ini sesuai dengan keterangan Gilbert sendiri di persidangan dan dikuatkan keterangan saksi Sabaruddin Tambunan begitu juga pada waktu Gilbert dan Geraldio memberikan keterangan di Pengadilan pihak Polisi POLDA datang ke pengadilan jelas rasa ketakutan semangkin mendalam bagi kedua anak tersebut. Bahwa hal ini tidak dapat disangkal oleh Tergugat/Terbanding karena faktanya anak-anak tidak mau tinggal bersama dengan Tergugat/Terbanding dan Penggugat/Pembanding berharap kepada Tergugat/Terbanding jangan memaksakan diri kepada anak anak yang tidak mau tinggal dengan Tergugat/Terbanding karena hal ini sangat jelas bertentangan dengan pasal 380 yang berisiapabila Hakim berpendapat bahwa kepentingan anak2 belum dewasa secara mutlak menghendakinya. Bahwa begitu juga adanya kekeliruan Majelis Hakim dalam pertimbangan hukumnya pada halaman 30 alenia 2 yang mengatakan : Menimbang bahwa berkenaan dengan keinginan dari Geraldio jeremi Narodo Tambunan untuk bersekolah di Jakarta dan tinggal bersama dengan Penggugat serta keinginan dari Gilbert Yohannes Lamrado Tambunan untuk tinggal dan bersekolah di kampung lumban gaol merupakan suatu perkembangan fisikologi anak dan tidak dapat dijadikan sebagai alasan untuk membatalkan Penetapan Pengadilan Negeri Medan Nomor :115/Pdt.P/2016/PN.Mdn tanggal 09 Mei 2016, yang menetapkan Tergugat sebagai wali ke-3 (tiga) orang anak dari almarhum Luat Daman Tambunan dan Alm.Rosdinar Simanjuntak Bahwa berdasarkan Fakta yang terungkap dipersidangan Tergugat mengajukan Perwalian ketiga anak yang bernama GERALDIO JEREMI NARODO TAMBUNAN, GILBERT YOHANES LAMRODO TAMBUNAN, OCTRISA YEMIMA ROMAULI TAMBUNAN, ke Pengadilan Negeri Medan dan oleh Pengadilan Negeri Medan telah menerbitkan Penetapan Pengadilan Negeri Medan Nomor :115/Pdt.P/2016/PN.Mdn tanggal 09 Mei 2016 yang menetapkan Tergugat sebagai Perwalian dari ketiga anak anak Alm LUAT DAMAN TAMBUNAN dan Alm. ROSDINAR SIMANJUNTAK hal ini berdasarkan bukti yang diajukan Penggugat bukti P-7 dan bukti yang diajukan Tergugat bukti T-32 Halaman 22 dari 34 Putusan Nomor 150/PDT/2017/PT MDN

23 Bahwa berdasarkan fakta yang terungkap dipersidangan keluarga Penggugat/Pembanding tidak megetahui Tergugat/Terbanding telah mengajukan Perwalian alangkah kagetnya Penggugat/Pembanding berserta seluruh keluarga besar Tambunan, secara diam diam Tergugat/Terbanding telah mengurus Perwalian ketiga anak tersebut ke Pengadilan Negeri Medan dan oleh Pengadilan Negeri Medan telah menerbitkan Penetapan Pengadilan Negeri Medan Nomor :115/Pdt.P/2016/PN.Mdn tanggal 09 Mei 2016 yang menetapkan Tergugat sebagai Perwalian dari ketiga anak anak Alm LUAT DAMAN TAMBUNAN dan Alm. ROSDINAR SIMANJUNTAK tanpa adanya pemberitahuan dan atau musyawarah dengan keluarga Penggugat yang juga merupakan keluarga yang sah dan berwenang sebagai wali dari ketiga anak anak Alm. Adik Penggugat; Bahwa hal ini dikuatkan dengan keterangan saksi Penggugat/Pembanding yang bernama RISMAN TAMBUNAN yang mengatakan Perwalian yang diajukan Tergugat/Terbanding tidak ada persetujuan keluarga tambunan begitu juga saksi SABARUDDIN TAMBUNAN Mengatakan Perwalian yang diajukan Tergugat/Terbanding tidak ada persetujuan keluarga Tambunan hal ini dikuatkan oleh keterangan saksi yang diajukan oleh Tergugat/Terbanding yang bernama Abait Nai Pos-pos yang hadir pada waktu gugatan Perwalian yang diajukan Tergugat/Terbanding yang mengatakan pada waktu gugatan perwalian yang diajukan Tergugat/Terbanding keluarga Tambunan tidak hadir hal ini dikuatkan oleh keterangan GERALDIO JEREMI NARODO TAMBUNAN pada waktu dimintai keterangan dipengadilan mengatakan keluarga Tambunan tidak ada yang hadir di persidangan. Bahwa sebagaimana di ketahui umum, Hukum Adat adalah merupakan salah satu Hukum tidak tertulis yang dianggap sebagai Hukum Positif di Negara Repoblik Indonesia, serta mengingat Alm. LUAT DAMAN TAMBUNAN dan Alm. ROSDINAR SIMANJUNTAK merupakan Suku Batak dimana system kekerabatannya menganut system Patrinial atau kebapakan maka sudah seyogiaya perwalian ketiga anak tersebut diserahkan kepada keluarga besar Tambunan in casu Penggugat ;hal ini dikuatkan oleh saksi Sahat Simanjutak dipersidangan mengatakan bahwa saksi hadir pada waktu acara Pemakaman Rosdinar dan menyarankan agar Keluarga Tambunan menjadi wali dari ketiga anak adalah keluarga Tambunan. Halaman 23 dari 34 Putusan Nomor 150/PDT/2017/PT MDN

24 Bahwa berdasarkan Fakta yang terungkap dipersidangan pada dasarnya anak - anak dari Alm.LUAT DAMAN TAMBUNAN dan Alm. ROSDINAR SIMANJUNTAK yang bernama GERALDIO JEREMI NARODO TAMBUNAN,tidak setuju dan Merasa dipaksa untuk menerangkan sesuai dengan keinginan Tergugat pada saat memberikan kesaksian di dalam persidangan, hal ini dapat dilihat dari salah satu SMS nya yang mengatakan Bapak Tua tadi aku dibawak ke Pengadilan sama Harahap (suami Tergugat) mengatakan supaya aku diasuh sama orang itu aku ngak mau tapi kenak Paksa aku si ibet juga, kasihan ibet bapak tua dia pengen sekali sekolah ke kampung kalok kami kangen kampung kami nyayi borngini sama dia sampek nagis dia minta aku supaya dia bisa sekolah dikampung kek mana itu Bapak Tua ; Bukti P-8 dan Bukti P-9 dan dikuatkan keterangan GERALDIO JEREMI NARODO TAMBUNAN dipengadilan yang dipaksa untuk memberiketerangan di pengadilan ikut dengan keluarga Harahap Bahwa melihat pada cara cara Tergugat guna mendapatkan Perwalian sebagaimana Penetapan Pengadilan Negeri Medan Nomor :115/Pdt.P/2016/PN.Mdn tanggal 09 Mei 2016 yang dilakukan secara melawan hukum, maka patut diduga Tergugat/Terbanding kedepannya tidak melaksanakan amanah Perwalian demi kepentingan ketiga anak Alm.LUAT DAMAN TAMBUNAN dan Alm. ROSDINAR SIMANJUNTAK melainkan sebaliknya hanya untuk menguasai seluruh warisan Alm.LUAT DAMAN TAMBUNAN dan Alm. ROSDINAR SIMANJUNTAK yang sesungguhnya merupakan hak dari ketiga anak anak Alm. LUAT DAMAN TAMBUNAN dan Alm. ROSDINAR SIMANJUNTAK ; hal ini dikuatkan dengan saksi yang dihadirkan Tergugat sendiri yang bernama ARBAIT NAI POS-POS yang mengatakan saksi menanyakan untuk mengurus Pensiun ASABRI harus ada Perwalian oleh karena perwalian sudah diurus ketiga anak harus hadir dan ternyata kedua anak lari sehingga dana Pensiun baik ASABRI maupun uang bantuan sosial dari Penggadaian belum diambil, bahwa fakta ini sangat jelas awal untuk membuat perwalian secara Terburu buru dan diam diam tanpa ada persetuajuan keluarga tambunan adalah untuk mengambil Dana Pensiun yang penggugat duga dan tersebut untuk mengembalikan biaya biaya yang telah dikeluarkan Tergugat baik untuk pendidikan dan kebutuhan sehari-hari anak anak juga untuk biaya Perobatan Rosdinar dirumah sakit yang telah dikeluarkan tergugat selama Tergugat Sakit, padahal ternyata Rosdinar ada asuransi kesehatannya hal ini dikuatkan keterangan saksi dari Tergugat sendiri yang bernama Roslina Siregar. Halaman 24 dari 34 Putusan Nomor 150/PDT/2017/PT MDN