P U T U S A N NOMOR : 45/PDT/2013/PT-MDN DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "P U T U S A N NOMOR : 45/PDT/2013/PT-MDN DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA"

Transkripsi

1 P U T U S A N NOMOR : 45/PDT/2013/PT-MDN DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA PENGADILAN TINGGI MEDAN, yang memeriksa dan mengadili perkaraperkara perdata dalam tingkat banding telah menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara antara : AZIS RAMLl, Pekerjaan Wiraswasta,bertempat tinggal,jln.pemuda No. 7 Medan,yang dalam hal ini diwakili kuasa hukumnya, LAJIM BANGUN,SH AdvokatPenasehat Hukum yang berkantor di Perisai Plaza Lantai Vll Jln. Pemuda No. 7 Medan berdasarkan Surat Kuasa Khusus tertanggal , selanjutnya disebut PENGGUGAT/PEMBANDING ; LAWAN DARWIN LIONARDI, pekerjaan wiraswasta,beralamat di jl. Asia No. 110/150,Medan Selanjutnya disebut TERGUGAT/TERBANDING ;. PENGADILAN TINGGI TERSEBUT Telah membaca dan memperhatikan semua surat-surat yang berkenaan dengan perkara ini ; TENTANG DUDUK PERKARANYA : Telah mempelajari dan mengutip isi salinan resmi putusan Pengadilan Negeri Medan tanggal 06 Juni 2011 No.416/Pdt.G/ 2010/PN-Mdn, yang amarnya berbunyi sebagai berikut : DALAM EKSEPSI Menerima eksepsi Tergugat DALAM POKOK PERKARA Menyatakan Gugatan Penggugat tidak dapat diterima (Niet OnvankelijkeVerklaard). Menghukum Penggugat untuk membayar seluruh ongkos perkara yang hingga kini diperhitungkan sebesar Rp ,- (Seratus sembilan puluh satu ribu rupiah) ; Bahwa isi amar putusan Pengadilan Negeri tersebut diatas, telah diberitahukan kepada Penggugat pada tanggal 06 Juli 2011;

2 2 Bahwa terhadap putusan Pengadilan Negeri tersebut Penggugat telah mengajukan permohonan banding di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Medan pada tanggal 20 Juli 2011, dan permohonan banding tersebut telah diberitahukan kepada pihak lawan pada tanggal 08 Agustus 2011; Bahwa Pengadilan Negeri Medan dengan Relas Pemberitahuan Memeriksa Berkas Perkara Banding No.416/Pdt.G/2010/PN-Mdn telah memberi kesempatan kepada pihak Tergugat pada tanggal 19 Agustus 2011 dan pihak Penggugat pada tanggal 12 Desember 2011 untuk mempelajari berkas perkara banding tersebut di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Medan ; TENTANG HUKUMNYA Menimbang, bahwa permohonan banding dari Pembanding semula Penggugat telah diajukan dalam tenggang waktu dan menurut tata cara serta memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh Undang-Undang, oleh karena itu permohonan banding tersebut secara formal dapat diterima ; Menimbang, bahwa setelah Majelis Hakim Pengadilan Tinggi membaca dan meneliti serta mencermati dengan seksama berkas perkara beserta turunan resmi putusan Pengadilan Negeri Medan tanggal 06 Juni 2011 No.416/ Pdt.G / 2010/ PN- Mdn, berpendapat sebagai berikut : Menimbang, bahwa terhadap putusan a quo walaupun pembanding /Penggugat tidak mengajukan Memori Banding, setelah memperhatikan seluruh pertimbangan hakim tingkat pertama, maka Pengadilan Tinggi tidak sependapat dengan putusan a quo dengan pertimbangan sebagaimana dibawah ini ; DALAM EKSEPSI : Menimbang, bahwa alasan-alasan pertimbangan Hakim Tingkat Pertama dalam putusannya pada halaman 13 alinea ke-4 s/d halaman 14 alinea ke-7 yang pada pokoknya menerima eksepsi dari Tergugat khususnya eksepsi point 1 (tentang kurang pihak), Pengadilan Tinggi tidak sependapat dengan pertimbangan sebagai berikut : Menimbang, bahwa bukti P-1 yang berisi pernyataan dan pengakuan yang dibuat oleh Penggugat dan Tergugat dan dilegalisir oleh Notaris Poerwanto Poedjati, SH bukanlah sebuah akta yang kebenaran isinya perlu dipertanyakan kepada Notaris tersebut, karena fungsi legalisasi yang diperankan Notaris hanyalah membenarkan (nazegelen) tanda tangan pihak-pihak dalam bukti P-1 tersebut, sehingga dengan demikian tanpa diikutkannya Notaris yang bersangkutan sebagai Tergugat tidak menjadikan gugatan ini menjadi kekurangan pihak, sedangkan kebenaran isi dari P-1 tersebut akan dipertimbangkan lebih lanjut dalam pokok perkara ;

3 3 Menimbang, bahwa demikian juga Akte Pelepasan Hak dengan Ganti Rugi No. 31 dan No. 32 masing-masing tanggal 27 Oktober 2009 yang diperbuat dihadapan Notaris Sri Damayani Barus, SH, yang didalilkan Penggugat diserahkan Tergugat kepada Penggugat, tidaklah mengharuskan Notaris tersebut diikutkan jadi pihak dalam perkara ini, karena kebenaran dari dalil Penggugat tersebut cukup dengan mengajukan bukti surat maupun saksi-saksi yang akan dipertimbangkan dalam pokok perkara ; Menimbang, bahwa tentang eksepsi point 2 (obscuur libel) dimana posita pada angka 12 tidak dimintakan dalam petitum, tentang hal ini Pengadilan Tinggi berpendapat bahwa posita angka 12 adalah sebagai pelengkap atas posita angka 11 dan peletakan sita jaminan / sita penjagaan terhadap harta Tergugat lainnya adalah bersifat alternatif sehingga tidak dicantumkannya dalam petitum gugatan tidaklah menjadikan gugatan Penggugat kabur (obscuur libel) ; Menimbang, bahwa dari uraian pertimbangan tersebut diatas, maka eksepsi Tergugat haruslah ditolak untuk seluruhnya ; DALAM POKOK PERKARA : Menimbang, bahwa gugatan Penggugat adalah sebagaimana diuraikan dalam gugatan Penggugat ; Menimbang, bahwa dalil pokok Penggugat adalah adanya surat pernyataan dan pengakuan yang dibuat oleh Penggugat dan Tergugat (bukti P-1) yang sebelumnya sudah ada hubungan jual beli (bisnis) tanah diantara Penggugat dan Tergugat dan atas hubungan tersebut Penggugat telah menyerahkan uang sebanyak Rp ,- (tuju ratus tujuh puluh enam juta tiga ratus tiga puluh tujuh ribu lima ratus rupiah) sebagai uang pembelian kedua bidang tanah seluas 1800 M2 kepada Tergugat ; Menimbang, bahwa selanjutnya Penggugat mendalilkan setelah Tergugat menerima sejumlah uang tersebut, Tergugat tidak diketahui lagi keberadaannya dan tidak pernah menghubungi Penggugat tentang kelanjutan pelunasan pembelian tanah tersebut, dan karena tidak ada lagi kepastian tentang kelanjutan perjanjian pembelian atas tanah tersebut, maka Penggugat mohon agar Tergugat mengembalikan uang Penggugat yang telah diterima oleh Tergugat seluruhnya Rp ,- (tuju ratus tujuh puluh enam juta tiga ratus tiga puluh tujuh ribu lima ratus rupiah) dengan seketika dan sekaligus tunai ; Menimbang, bahwa atas dalil gugatan Penggugat, Tergugat telah menyangkal dalam jawabannya bahwa Penggugat meminjamkan modal kepada Tergugat sebanyak Rp ,-(empat ratus lima puluh juta rupiah) sebagai panjar pembelian dua bidang tanah seluas M2, namun setelah membayar panjar tersebut Penggugat menyatakan bahwa tanah kurang prospek sehingga Penggugat meminta kepada Tergugat

4 4 agar mengembalikan uang Penggugat tersebut dan Tergugat telah mengembalikan uang Penggugat sebesar Rp ,- (empat ratus lima puluh juta rupiah) ; Menimbang, bahwa karena Tergugat menyangkal gugatan Penggugat tersebut, maka Penggugat wajib membuktikan gugatannya tersebut, dan untuk itu Penggugat telah mengajukan bukti P-1 s/d P-6, dan Tergugat telah mengajukan bukti bantahan berupa surat T-1 s/d T-9 dan 2 (dua) orang saksi ; Menimbang, bahwa dari bukti P-1 tersebut Penggugat telah dapat membuktikan adanya perjanjian tentang hubungan bisnis diantara Penggugat dan Tergugat mengenai jual beli tanah dan sehubungan dengan itu Penggugat telah menyerahkan /menyetor uang kepada Tergugat sebagaimana bukti P-2 s/d P6 yang berjumlah total Rp ,- (tuju ratus tujuh puluh enam juta tiga ratus tiga puluh tujuh ribu lima ratus rupiah) ; Menimbang, bahwa hal tersebut telah dibantah Tergugat khususnya mengenai jumlah yang diterima oleh Tergugat adalah Rp ,- (empat ratus lima puluh juta rupiah) dan karena perjanjian bisnis antara Penggugat dan Tergugat tidak bisa dilanjutkan maka Tergugat telah mengembalikan uang sejumlah Rp ,- (empat ratus lima puluh juta rupiah) hal ini dibuktikannya dengan bukti T-1 dan T-2 ; Menimbang, bahwa dari pertimbangan tersebut diatas, dapat disimpulkan bahwa perjanjian bisnis antara Penggugat dan Tergugat tidak dapat dilanjutkan karena sesuatu hal terutama Tergugat telah membangun hubungan bisnis dengan pihak lain (Hendra Sabaruddin) sesuai bukti T-7 dan keterangan 2 (dua) orang saksi Khoswande dan Maulana Pohan, sehingga Tergugat haruslah dinyatakan telah melakukan wanprestasi ; Menimbang, bahwa dengan demikian Tergugat berkewajiban mengembalikan uang yang telah diterima Tergugat dari Penggugat berdasarkan bukti P-2, P-3, P-4, P-5 dan P-6 berjumlah total Rp ,- (tuju ratus tujuh puluh enam juta tiga ratus tiga puluh tujuh ribu lima ratus rupiah), namun karena Tergugat menyatakan telah mengembalikan uang kepada Penggugat berdasarkan bukti T-1 dan T-2 berjumlah. Rp ,- (empat ratus lima puluh juta rupiah) maka Tergugat berkewajiban mengembalikan sisa uang Penggugat tersebut sebesar Rp Rp = Rp ,- (tiga ratus dua puluh enam juta tiga ratus tiga puluh tujuh ribu lima ratus rupiah) sekali gus dan tunai kepada Penggugat ; Menimbang, bahwa dari uraian pertimbangan tersebut diatas maka khusus terhadap petitum nomor 2 dan petitum 3, Tergugat haruslah dinyatakan telah melakukan wanprewstasi dan wajib mengembalikan uang sebesar Rp ,- (tiga ratus dua puluh enam juta tiga ratus tiga puluh tujuh ribu lima ratus rupiah) kepada Penggugat, sedangkan petitum nomor 4 karena sita tidak dilaksanakan dalam perkara ini, maka petitum 4 ini haruslah ditolak ;

5 5 Menimbang, bahwa tuntutan dalam petitum nomor 5 tentang putusan serta merta, karena tidak memenuhi syarat Pasal 191 ayat (1) Rbg, maka tuntutan ini haruslah ditolak; Menimbang, bahwa karena gugatan Penggugat dikabulkan untuk sebahagian dan Tergugat berada dipihak yang kalah, maka Tergugat harus dihukum membayar ongkos perkara dalam kedua tingkat peradilan ; Menimbang, bahwa berdasarkan seluruh pertimbangan tersebut diatas, maka putusan Pengadilan Negeri Medan tanggal 06 Juni 2011 No. 416/Pdt.G/2010/PN-Mdn haruslah dibatalkan dan Pengadilan Tinggi akan mengadili sendiri dengan amar putusan dibawah ini ; Mengingat ketentuan Undang-undang No. 20 Tahun 1947, serta Peraturan perundang-undangan lainnya yang bersangkutan ; M E N G A D I L I : --- Menerima permohonan banding dari Pembanding semula Penggugat ; --- Membatalkan putusan Pengadilan Negeri Medan tanggal 6 Juni 2011 No. 416/Pdt.G/ 2010/PN-Mdn ; MENGADILI SENDIRI : --- DALAM EKSEPSI : Menolak Eksepsi Tergugat untuk seluruhnya ; --- DALAM POKOK PERKARA : Mengabulkan gugatan Penggugat/Pembanding untuk sebahagian ; Menyatakan Tergugat / Terbanding telah melakukan wanprestasi ; Menghukum Tergugat/Terbanding untuk mengembalikan dan membayar uang Penggugat/Pembanding sebesar Rp ,- (tiga ratus dua puluh enam juta tiga ratus tiga puluh tujuh ribu lima ratus rupiah) secara seketika dan sekali gus tunai ; Menolak gugatan Penggugat/Pembanding untuk yang lain dan selebihnya ; Menghukum Tergugat/Terbanding untuk membayar ongkos perkara dalam kedua tingkat peradilan dan dalam tingkat banding sebesar Rp ,- (seratus lima puluh ribu rupiah) ; Demikian diputuskan dalam rapat permusyawaratan Majelis Hakim Tingkat Banding pada hari Selnin tanggal 20 Mei 2013 oleh Kami : DR. MANAHAN M.P. SITOMPUL, SH.M.Hum Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Medan sebagai Ketua Majelis, RIDWAN. S. DAMANIK SH. dan H. SYAMSUL.B. BORUT, SH.MH, sebagai Hakim-Hakim Anggota, dan putusan ini telah diucapkan dalam

6 6 sidang terbuka untuk umum pada hari : Kamis tanggal 23 Mei 2013 oleh Hakim Ketua Majelis dan dampingi Hakim-Hakim Anggota serta dibantu oleh : MUSALLIM SIREGAR, SH., Panitera Pengganti pada Pengadilan Tinggi Medan tanpa di hadiri kedua belah pihak berperkara. Hakim-Hakim Anggota, Ketua Majelis, RIDWAN. S. DAMANIK,SH.- DR. MANAHAN M.P.SITOMPUL, SH.M.Hum. H. SYAMSUL.B. BORUT, SH.MH. Panitera Pengganti MUSALLIMSIREGAR, SH.- Ongkos-ongkos : 1. M e t e r a i Rp R e d a k s i Rp Biaya Proses Rp J u m l a h = Rp

P U T U S A N NOMOR: 25/PDT/2012/PTR DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

P U T U S A N NOMOR: 25/PDT/2012/PTR DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA P U T U S A N NOMOR: 25/PDT/2012/PTR DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Pekanbaru yang memeriksa dan mengadili perkara perkara perdata dalam tingkat banding telah menjatuhkan

Lebih terperinci

P U T U S A N. Nomor : 763/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

P U T U S A N. Nomor : 763/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA P U T U S A N Nomor : 763/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Medan, yang memeriksa dan mengadili perkara pidana dalam Peradilan Tingkat Banding, telah

Lebih terperinci

P U T U S A N NOMOR : 102/PDT/2014/PT. MDN

P U T U S A N NOMOR : 102/PDT/2014/PT. MDN P U T U S A N NOMOR : 102/PDT/2014/PT. MDN DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA ---------PENGADILAN TINGGI MEDAN, yang memeriksa dan mengadili perkara perdata dalam peradilan tingkat banding

Lebih terperinci

- 1 - P U T U S A N NOMOR : 12 / PDT / 2014 / PT- MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

- 1 - P U T U S A N NOMOR : 12 / PDT / 2014 / PT- MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA - 1 - P U T U S A N NOMOR : 12 / PDT / 2014 / PT- MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Medan yang memeriksa dan mengadili perkara perkara perdata dalam peradilan tingkat

Lebih terperinci

P U T U S A N. Nomor : 689/PID/2012/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

P U T U S A N. Nomor : 689/PID/2012/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA P U T U S A N Nomor : 689/PID/2012/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA PENGADILAN TINGGI MEDAN di Medan, yang memeriksa dan mengadili perkara pidana dalam Peradilan Tingkat Banding,

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2005 TENTANG TATA CARA PERMOHONAN, PEMERIKSAAN, DAN PENYELESAIAN BANDING MEREK

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2005 TENTANG TATA CARA PERMOHONAN, PEMERIKSAAN, DAN PENYELESAIAN BANDING MEREK PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2005 TENTANG TATA CARA PERMOHONAN, PEMERIKSAAN, DAN PENYELESAIAN BANDING MEREK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

PROSES PEMBUKTIAN DAN PENGGUNAAN ALAT-ALAT BUKTI PADA PERKARA PERDATA DI PENGADILAN. Oleh : Deasy Soeikromo 1

PROSES PEMBUKTIAN DAN PENGGUNAAN ALAT-ALAT BUKTI PADA PERKARA PERDATA DI PENGADILAN. Oleh : Deasy Soeikromo 1 PROSES PEMBUKTIAN DAN PENGGUNAAN ALAT-ALAT BUKTI PADA PERKARA PERDATA DI PENGADILAN 124 Oleh : Deasy Soeikromo 1 A. PENDAHULUAN Hukum acara, khususnya Hukum Acara Perdata, tidak terlalu mendapat perhatian

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2013 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 63 TAHUN 2008 TENTANG PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG TENTANG YAYASAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

Indrawan Dwi Yuriutomo, S.H. www.geocities.com/ilmuhukum. Djoko S Associates. ilmuhukum@yahoo.com SOAL - UJIAN

Indrawan Dwi Yuriutomo, S.H. www.geocities.com/ilmuhukum. Djoko S Associates. ilmuhukum@yahoo.com SOAL - UJIAN BB ee t taa VV ee r ss i ioo nn 22 00 00 88 PEMBAHASAN SS EE PP EE RR LL UU NN YY AA SOAL - UJIAN ADVOKAT (A NNoot tt TToo Smart Guides To Pass Bar Examination) 2008 2008 Djoko S Associates Indrawan Dwi

Lebih terperinci

- 1 - P U T U S A N NOMOR : 628 / PID.SUS / 2014 / PT-MDN DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

- 1 - P U T U S A N NOMOR : 628 / PID.SUS / 2014 / PT-MDN DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA - 1 - P U T U S A N NOMOR : 628 / PID.SUS / 2014 / PT-MDN DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA PENGADILAN TINGGI MEDAN di Medan, yang memeriksa dan mengadili perkara-perkara pidana dalam tingkat

Lebih terperinci

STANDARD OPERATION PROCEDURE (S.O.P) DI JAJARAN PENGADILAN TINGGI DAN PENGADILAN NEGERI SE-KALIMANTAN TENGAH

STANDARD OPERATION PROCEDURE (S.O.P) DI JAJARAN PENGADILAN TINGGI DAN PENGADILAN NEGERI SE-KALIMANTAN TENGAH STANDARD OPERATION PROCEDURE (S.O.P) DI JAJARAN PENGADILAN TINGGI DAN PENGADILAN NEGERI SEKALIMANTAN TENGAH I. PENDAHULUAN Dalam Visi Mahkamah Agung Republik Indonesia yang dituangkan dalam Blue Print

Lebih terperinci

PERADILAN TATA USAHA NEGARA Undang-Undang No. 5 Tahun 1986 Tanggal 29 Desember 1986 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA. Presiden Republik Indonesia,

PERADILAN TATA USAHA NEGARA Undang-Undang No. 5 Tahun 1986 Tanggal 29 Desember 1986 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA. Presiden Republik Indonesia, PERADILAN TATA USAHA NEGARA Undang-Undang No. 5 Tahun 1986 Tanggal 29 Desember 1986 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA Presiden Republik Indonesia, Menimbang : a. bahwa negara Republik Indonesia sebagai

Lebih terperinci

P E N E T A P A N No. 27/Pdt.P/2013/PN.Wnsb. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Negeri Wonosobo yang memeriksa dan

P E N E T A P A N No. 27/Pdt.P/2013/PN.Wnsb. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Negeri Wonosobo yang memeriksa dan P E N E T A P A N No. 27/Pdt.P/2013/PN.Wnsb. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Negeri Wonosobo yang memeriksa dan mengadili perkara perkara perdata permohonan dalam tingkat pertama,

Lebih terperinci

P E N E T A P A N. Nomor : 0053/Pdt.P/2012/PA.Pas BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

P E N E T A P A N. Nomor : 0053/Pdt.P/2012/PA.Pas BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA SALINAN P E N E T A P A N Nomor : 0053/Pdt.P/2012/PA.Pas BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Agama Pasuruan yang memeriksa dan mengadili perkaraperkara

Lebih terperinci

MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA

MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR: 05/PMK/2004 TENTANG PROSEDUR PENGAJUAN KEBERATAN ATAS PENETAPAN HASIL PEMILIHAN UMUM PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN TAHUN 2004 MAHKAMAH

Lebih terperinci

PERANAN HAKIM TERHADAP LAHIRNYA PUTUSAN PENGADILAN YANG MENYATAKAN GUGATAN TIDAK DAPAT DITERIMA (Studi Kasus Putusan No. 191/Pdt.G/2010/PN.

PERANAN HAKIM TERHADAP LAHIRNYA PUTUSAN PENGADILAN YANG MENYATAKAN GUGATAN TIDAK DAPAT DITERIMA (Studi Kasus Putusan No. 191/Pdt.G/2010/PN. PERANAN HAKIM TERHADAP LAHIRNYA PUTUSAN PENGADILAN YANG MENYATAKAN GUGATAN TIDAK DAPAT DITERIMA (Studi Kasus Putusan No. 191/Pdt.G/2010/PN.Mks) Rezki Erawati. S Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin

Lebih terperinci

PUTUSAN. Nomor 37/PUU-IX/2011 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA

PUTUSAN. Nomor 37/PUU-IX/2011 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA PUTUSAN Nomor 37/PUU-IX/2011 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA [1.1] Yang memeriksa, mengadili, dan memutus perkara konstitusi pada tingkat pertama

Lebih terperinci

P U T U S A N. Nomor : 341/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA. 1. Nama Lengkap : SARDIAMAN PURBA ALS PANGULU;

P U T U S A N. Nomor : 341/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA. 1. Nama Lengkap : SARDIAMAN PURBA ALS PANGULU; P U T U S A N Nomor : 341/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA PENGADILAN TINGGI MEDAN, yang memeriksa dan mengadili perkara pidana dalam Peradilan Tingkat Banding, telah

Lebih terperinci

P U T U S A N. Nomor : 442/Pdt/2014/PT.BDG.

P U T U S A N. Nomor : 442/Pdt/2014/PT.BDG. P U T U S A N Nomor : 442/Pdt/2014/PT.BDG. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Jawa Barat di Bandung, yang memeriksa dan mengadili perkara-perkara perdata dalam tingkat

Lebih terperinci

P U T U S A N Nomor : 334/PID/2013/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA. Nama lengkap : SUGIANTO GIRSANG ;

P U T U S A N Nomor : 334/PID/2013/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA. Nama lengkap : SUGIANTO GIRSANG ; P U T U S A N Nomor : 334/PID/2013/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA ---- PENGADILAN TINGGI MEDAN, yang memeriksa dan mengadili perkara Tinggi Medan pidana dalam peradilan tingkat

Lebih terperinci

P U T U S A N. Nomor : 56/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

P U T U S A N. Nomor : 56/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA P U T U S A N Nomor : 56/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA PENGADILAN TINGGI MEDAN, yang memeriksa dan mengadili perkara pidana dalam Peradilan Tingkat Banding, telah menjatuhkan

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 1995 TENTANG KOMISI BANDING MEREK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 1995 TENTANG KOMISI BANDING MEREK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 1995 TENTANG KOMISI BANDING MEREK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 35 Undang-undang Nomor 19 Tahun

Lebih terperinci

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA P U T U S A N Nomor : 345/Pid.B/2014/PN.BJ. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Negeri Binjai yang memeriksa dan mengadili perkara-perkara pidana pada peradilan tingkat pertama

Lebih terperinci

Anggaran Dasar PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk.

Anggaran Dasar PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. Anggaran Dasar PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. www.bankmandiri.co.id 2 ANGGARAN DASAR Pendirian PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. didirikan pada tanggal 2 Oktober 1998 berdasarkan

Lebih terperinci

TITEL IV. Cara Mengadili perkara perdata Yang Dalam Tingkat pertama Menjadi Wewenang pengadilan Negeri. Bagian 1. pemeriksaan Di Sidang pengadilan.

TITEL IV. Cara Mengadili perkara perdata Yang Dalam Tingkat pertama Menjadi Wewenang pengadilan Negeri. Bagian 1. pemeriksaan Di Sidang pengadilan. REGLEMEN ACARA HUKUM UNTUK DAERAH LUAR JAWA DAN MADURA. (REGLEMENT TOT REGELING VAN HET RECHTSWEZEN IN DE GEWESTEN BUITEN JAVA EN MADURA. (RBg.) (S. 1927-227.) Anotasi: Dalam reglemen ini hanya dimuat

Lebih terperinci

PENGADILAN NEGERI STABAT

PENGADILAN NEGERI STABAT P U T U S A N Nomor : 241 / Pid.Sus / 2015 / PN Stb. (Narkotika). DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Negeri Stabat yang mengadili perkara pidana dengan acara biasa pada peradilan

Lebih terperinci

MATRIKS PERUBAHAN ANGGARAN DASAR PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk

MATRIKS PERUBAHAN ANGGARAN DASAR PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk MATRIKS PERUBAHAN ANGGARAN DASAR PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk MATRIKS PERUBAHAN ANGGARAN DASAR PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk DAFTAR ISI Halaman Pasal 1 Nama dan Tempat Kedudukan... 1 Pasal 2 Jangka

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 51 TAHUN 2009 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1986 TENTANG PERADILAN TATA USAHA NEGARA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 51 TAHUN 2009 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1986 TENTANG PERADILAN TATA USAHA NEGARA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 51 TAHUN 2009 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1986 TENTANG PERADILAN TATA USAHA NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK

Lebih terperinci

KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN

KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN SUSUNAN DALAM SATU NASKAH DARI UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 1983 TENTANG KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN SEBAGAIMANA TELAH DIUBAH TERAKHIR DENGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA

Lebih terperinci

P U T U S A N NOMOR : 196/PID/2014/PT-MDN.

P U T U S A N NOMOR : 196/PID/2014/PT-MDN. P U T U S A N NOMOR : 196/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Medan yang memeriksa dan mengadili perkaraperkara pidana pada peradilan tingkat banding telah

Lebih terperinci