Persamaan Parametrik

dokumen-dokumen yang mirip
Linear Lokal = Mempunyai Turunan

BAB I VEKTOR DALAM BIDANG

UJIAN TENGAH SEMESTER KALKULUS I

Bab 2. Persamaan Parametrik dan Sistim Koordinat Kutub

Hendra Gunawan. 5 Maret 2014

MATEMATIKA. Sesi TRANSFORMASI 2 CONTOH SOAL A. ROTASI

III HASIL DAN PEMBAHASAN

MODUL MATEMATIKA SMA IPA Kelas 11

KINEMATIKA. A. Teori Dasar. Besaran besaran dalam kinematika

Geometri pada Bidang, Vektor

Respect, Professionalism, & Entrepreneurship. Pengantar Kalkulus. Pertemuan - 1

1. Jika f ( x ) = sin² ( 2x + ), maka nilai f ( 0 ) =. a. 2 b. 2 c. 2. Diketahui f(x) = sin³ (3 2x). Turunan pertama fungsi f adalah f (x) =.

5. Aplikasi Turunan MA1114 KALKULUS I 1

Menggunakan Kurva Ketinggian Memahami Mengapa Fungsi Tidak Memiliki Limit di (0,0)

PERSAMAAN GARIS SINGGUNG ELLIPS

TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS

MATEMATIKA DASAR TAHUN 1987

PENGANTAR KALKULUS PEUBAH BANYAK. 1. Pengertian Vektor pada Bidang Datar

Matematika EBTANAS Tahun 1991

Modul Matematika 2012

Rencana Pembelajaran

MA1201 MATEMATIKA 2A Hendra Gunawan

BAB III TURUNAN DALAM RUANG DIMENSI-n

Zulfaneti Yulia Haryono Rina F ebriana. Berbasis Penemuan Terbimbing = = D(sec x)= sec x tan x, ( + ) ( ) ( )=

Matematika Dasar FUNGSI DAN GRAFIK

Fungsi Linear dan Fungsi Kuadrat

Kalkulus Multivariabel I

APLIKASI INTEGRAL 1. LUAS DAERAH BIDANG

Matematika I: APLIKASI TURUNAN. Dadang Amir Hamzah. Dadang Amir Hamzah Matematika I Semester I / 70

5.1 Menggambar grafik fungsi

FUNGSI dan LIMIT. 1.1 Fungsi dan Grafiknya

Fungsi Dua Peubah dan Turunan Parsial

Pertemuan ke 8. GRAFIK FUNGSI Diketahui fungsi f. Himpunan {(x,y): y = f(x), x D f } disebut grafik fungsi f.

Pertemuan Minggu ke Keterdiferensialan 2. Derivatif berarah dan gradien 3. Aturan rantai

Matematika EBTANAS Tahun 1999

BAB 6 RUANG HASIL KALI DALAM. Dr. Ir. Abdul Wahid Surhim, MT.

A. 3 x 3 + 2x + C B. 2x 3 + 2x + C. C. 2 x 3 + 2x + C. D. 3 x 3 + 2x + C. E. 3 x 3 + 2x 2 + C A. 10 B. 20 C. 40 D. 80 E. 160

Matematika Ekonomi KUADRAT DAN FUNGSI RASIONAL (FUNGSI PECAH) GRAFIK FUNGSI KUADRAT BERUPA PARABOLA GRAFIK FUNGSI RASIONAL BERUPA HIPERBOLA

1 Sistem Bilangan Real

GEOMETRI ANALITIK PERTEMUAN2: GARIS LURUS PADA BIDANG KOORDINAT. sofyan mahfudy-iain Mataram 1

AFTAR ISI KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... iii SOAL - SOAL... 2 PEMBAHASAN... 19

Koordinat Polar (Ch )

TURUNAN FUNGSI. dy (y atau f (x) atau ) dx. Hal-hal yang perlu diingat untuk menyelesaikan turunan fungsi aljabar adalah :

DIKTAT KULIAH KALKULUS PEUBAH BANYAK (IE-308)

MA1201 MATEMATIKA 2A Hendra Gunawan

BAB 2 PDB Linier Order Satu 2

PRAKTIKUM 5 GRAFIK. >plot(sin(x),x=-2*pi..2*pi); Atau dinyatakan dalam grafik fungsi yang terdefinisi

Persamaan Di erensial Orde-2

TURUNAN. Bogor, Departemen Matematika FMIPA-IPB. (Departemen Matematika FMIPA-IPB) Kalkulus: Turunan Bogor, / 50

Matematika Semester IV

LIMIT DAN KEKONTINUAN

Persamaan diferensial adalah suatu persamaan yang memuat satu atau lebih turunan fungsi yang tidak diketahui.

Modul Praktikum. Ekonomi Produksi Pertanian. Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

GERAKAN KURVA PARAMETERISASI PADA RUANG EUCLIDEAN 1. PENDAHULUAN

Koordinat Kartesius, Koordinat Tabung & Koordinat Bola. Tim Kalkulus II

Kalkulus II. Diferensial dalam ruang berdimensi n

f(-1) = = -7 f (4) = = 3 Dari ketiga fungsi yang didapat ternyata yang terkecil -7 dan terbesar 11. Rf = {y -7 y 11, y R}

Bilangan Real. Modul 1 PENDAHULUAN

Pertemuan : 4 Materi : Fungsi Bernilai Vektor dan Gerak Sepanjang Kurva Bab II. Diferensial Kalkulus Dari Vektor

Peta Kompetensi Mata Kuliah Geometri Analitik Bidang dan Ruang (PEMA4317) xiii

SOAL-SOAL LATIHAN TRANSFORMASI GEOMETRI UJIAN NASIONAL

Fungsi, Persamaaan, Pertidaksamaan

KALKULUS UNTUK STATISTIKA

GEOMETRI ANALITIK BIDANG & RUANG

matematika KTSP & K-13 GARIS SINGGUNG LINGKARAN K e a s A. Definisi Garis Singgung Lingkaran Tujuan Pembelajaran

Geometri dalam Ruang, Vektor

Open Source. Not For Commercial Use

(A) 3 (B) 5 (B) 1 (C) 8

Pembahasan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)

BAB III PEMODELAN PERSAMAAN INTEGRAL PADA ALIRAN FLUIDA

Kalkulus II. Institut Teknologi Kalimantan

FUNGSI. Riri Irawati, M.Kom 3 sks

Matematika EBTANAS Tahun 2002

TRANSFORMASI. Bab. Di unduh dari : Bukupaket.com. Translasi Refleksi Rotasi Dilatasi A. KOMPETENSI DASAR DAN PENGALAMAN BELAJAR

Catatan Kuliah MA1123 Kalkulus Elementer I

UJIAN TENGAH SEMESTER KALKULUS I Senin, 5 Maret 1999 Waktu : 2,5 jam

Tanah Homogen Isotropis

Integral lipat dua BAB V INTEGRAL LIPAT 5.1. DEFINISI INTEGRAL LIPAT DUA. gambar 5.1 Luasan di bawah permukaan

: D C adalah fungsi kompleks dengan domain riil

Bagian 4 Terapan Differensial

BAB II VEKTOR DAN GERAK DALAM RUANG

PERSAMAAN BIDANG RATA DAN VEKTOR NORMAL. (,, ) dan (,, ). Dan misalkan

A. MENYELESAIKAN PERSAMAAN KUADRAT

10 Grafik Sudut Deviasi Bangun Datar

KALKULUS 1. Oleh : SRI ESTI TRISNO SAMI, ST, MMSI /

Bab 1 Sistem Bilangan Kompleks

PERSAMAAN GARIS LURUS

MA1201 KALKULUS 2A (Kelas 10) Bab 8: Bentuk Tak Tentu d

a home base to excellence Mata Kuliah : Kalkulus Kode : TSP 102 Turunan Pertemuan - 4

TURUNAN. Ide awal turunan: Garis singgung. Kemiringan garis singgung di titik P: lim. Definisi

yang tak terdefinisikan dalam arti keberadaannya tidak perlu didefinisikan. yang sejajar dengan garis yang diberikan tersebut.

Ringkasan Kalkulus 2, Untuk dipakai di ITB 36

MODUL PRAKTIKUM. EKONOMI PRODUKSI PERTANIAN. PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

MA1201 MATEMATIKA 2A Hendra Gunawan

yang tak terdefinisikan dalam arti keberadaannya tidak perlu didefinisikan.

RINGKASAN IRISAN KERUCUT (PARABOLA, ELIPS, DAN HIPERBOLA)

MATEMATIKA EKONOMI DAN BISNIS. Nuryanto.ST.,MT

BAB II TEOREMA NILAI RATA-RATA (TNR)

KEDUDUKAN DUA GARIS LURUS, SUDUT DAN JARAK

1. Himpunan penyelesaian adalah {(x, y, z)}. Nilai dari y + z adalah... D. -4 E. -5

Transkripsi:

oki neswan (fmipa-itb) Persamaan Parametrik Kita telah lama terbiasa dengan kurva yang dide nisikan oleh sebuah persamaan yang menghubungkan koordinat x dan y: Contohnya persamaan eksplisit seperti y x atau implisit seperti x + y 1: Dalam geometri persamaan yang bergantung pada lokasi disebut persamaan ekstrinsik. Persamaan y x disebut persamaan eksplisit karena y dide nisikan sebagai fungsi dari x: Jadi, untuk menentukan (satu-satunya) titik pada kurva dengan x ; untuk tiap x; cukup substitusikan nilai x pada fungsi x untuk memperoleh y 9: Maka diperoleh ( ; 9) berada pada parabola y x : Sedangkan, pada persamaan implisit, ketika nilai x disubstitusikan ke persamaan x +y 1; diperoleh 9+y 1: Untuk memperolah nilai y kita harus menyelesaikan dulu persamaan tersebut, dan memperoleh y : Maka titik ( ; ) dan ( ; ) berada pada lingkaran x + y 1: Persamaan ini mende nisikan secara implisit y sebagai fungsi dari x; setelah diputuskan apakah y > 0 atau y < 0: Persamaan intrinsik sebuah kurva adalah persamaan yang mende nisikan kurva tersebut melalui hubungan antara sifat-sifat intrinsik kurva, yaitu sifat-sifat yang tak bergantung pada lokasi. Dengan demikian, persamaan intrinsik kurva mende nisikan kurva tersebut tidak menetapkan posisi titik relatif terhadap sebuah sistem koordinat. Umumnya persamaan intrinsik dikaitkan dengan sudut singgung ; waktu t; kelengkungan ; panjang kurva s; dan torsi : Besaran ini disebut parameter dari persamaan tersebut. Misalkan x dan y dinyatakan sebagai fungsi-fungsi dari parameter, misalnya t; oleh persamaan x f (t) ; y g (t) ; t I [a; b] disebut persamaan-persamaan parametrik.) Tiap nilai t menentukan titik (x; y) pada kurva. Jadi, dengan berubahnya nilai t; titik (x; y) (f (t) ; g (t)) bergerak sepanjang kurva yang disebut kurva parametrik. CONTOH Beri persamaan-persamaan eksplisit, implisit, parametrik garis melalui titik (1; ) dan (; 1) : Persamaan eksplisit : y 1 (x 1) + Persamaan implisit : x + y 7 0 Persamaan parametrik : x 1 + t; y t; 1 < t < 1 CONTOH Persamaan implisit x +y 1 merupakan persamaan untuk lingkaran berpusat di (0; 0) dengan radius 1. Lingkaran ini juga diidenti kasi dengan persamaan parametrik x cos t; y sin t; 0 t Parameter t ini merupakan sudut antara antara garis melalui (0; 0) dan titik (x; y) dengan sumbu-x: Lingkaran yang sama juga dilalui oleh persamaan parametrik x cos t; y sin t; 0 t ; 1

tetapi tiap titik dilalui dua kali. Menggambar gra k Salah satu tujuan utama adalah membuat sketsa kurva yang diberikan dalam bentuk persamaan parametrik. Metoda yang paling sederhana adalah mencari hubungan antara x dan y; yang biasanya dilakukan dengan melakukan substitusi. CONTOH Diberikan x (t) t dan y (t) t + 1; x (t) t y (t) t + 1 ; 1 t : Dari x t ; diperoleh t x+ : Maka x + y t + 1 + 1 (x + ) + 1: Jadi, kurva merupakan bagian dari parabola y (x + ) + 1: Karena 1 t ; maka Jadi, domain gra k adalah interval [ ; 0] : t atau 6 t 0 atau 6 x 0: CONTOH Diberikan x (t) t 1 dan y (t) t + ; t 1: Hubungan antara x dan y adalah y t + (x + 1) + x + : Jadi, kurva merupakan bagian dari garis y x + : Tetapi kurva tidak mencakup seluruh garis karena t 1 ) 0 t sehingga 1 x t 1 :

Titik awal adalah (x ( ) ; y ( )) (; 6) dan titik akhir adalah (x (1) ; y (1)) (0; ). CONTOH Diberikan x (t) + cos t dan y (t) 1 + sin t; 0 t : Karena x cos t dan y+1 sin t; diperoleh bahwa 1 cos t + sin t x (y + 1) + yang merupakan persamaan ellips berpusat di (0; 1) ; bergerak dari (x (0) ; y (0)) (; 1) ke x ; y ; 1 p dengan orientasi berlawanan arah jarum jam. CONTOH Diberikan x (t) 1 + sin t dan y + cot t; 0 t : Ini seperti Contoh di atas, hanya dipertukarkan fungsi x p(t) dan y (t) : Maka kurva ini merupakan elips dengan orientasi searah jarum jam, dari ( 1; ) ke 1 ;. CONTOH Berikan persamaan parametrik dari kurva bagian parabola x y dari ( ; ) ke (; 0) : Karena x adalah fungsi dari y; maka yang paling mudah adalah memilih y t: Maka haruslah 0 t : Dan akibatnya x t : Tetapi kurva persamaan parametrik x t ; 0 t : y t

berawal dari (; 0) dan ini tidak sesuai dengan yang diminta soal. Misalkan y at + b: Maka, karena arah dari ( ; ) ke (; 0) ; haruslah y (0), y (0) a0 + b y () 0, y () a + b 0 Maka diperoleh b dan a 1: Jadi, y t + : Dengan demikian, persamaan paramtrik adalah x ( t + ) ; 0 t : y t + CONTOH Berikan persamaan parametrik dari kurva bagian parabola x y dari ( ; ) ke (; 0) dengan t 6: Maka x (g (t)) ; t : y g (t) Kita perlu menentukan g (t) yang sesuai yaitu g ( ) dan g () 0: Pilih g (t) linear, yaitu g (t) at+b: g ( ) a + b g () a + b 6 Maka b dan a 1: Jadi, persamaan parametrik yang dimaksud adalah x (t + ) ; t : y t + Kalkulus pada Kurva Parametrik Misalkan C adalah sebuah kurva yang dide nisikan oleh persamaan parametrik x f (t) ; a t b: y g (t) Jika f mempunyai inverse pada [a; b] ; maka y g (t) g f 1 (x) g f 1 (x) F (x) : Kita ingin menentukan gradien kurva df dg dengan menggunakan f; g; ; dan : Maka Sedangkan dan d y d df (x) : d g0 (t) f 0 (t) : y d d y 6 : d x CONTOH Diberikan kurva dengan persamaan parametrik d g 0 (t) f 0 (t) x (t) t + cos t; y (t) t + sin t; 0 t 6: Tentukan semua titik pada kurva dengan garis singgung mendatar. Garis singgung mendatar jika g 0 (t) f 0 (t) 0 yang ekuivalen dengan g0 (t) 0 dan f 0 (t) 6 0; 0 t 6:: Syarat g 0 (t) 1 + cos t 0; 0 t 6:

memberikan t cos 1 1 ; 0 t 6: Diperoleh enam solusi: ; ; + ; + ; + + ; dan dan jelas f 0 (t) 1 sin t tidak bernilai nol pada semua nilai t tersebut di atas. Karena nilai x (t) berbeda pada ke enam solusi tersebut, maka diperoleh enam titik di mana garis singgung kurva adalah mendatar. CONTOH Diberikan kurva dengan persamaan parametrik seperti pada Contoh di atas: x (t) t + cos t; y (t) t + sin t; 0 t 6: Tentukan semua titik pada kurva dengan garis singgung vertikal. Garis singgung vertikal jika f 0 (t) x 0 (t) 0 yang ekuivalen dengan f 0 (t) 0 dan g 0 (t) 6 0: Syarat f 0 (t) 1 sin t 0; 0 t 6: memberikan tiga solusi yaitu t ; + ; dan + : Jelas g (t) 6 0 pada ketiga nilai tersebut. Maka tiga titik tersebut adalah x ; y ; x + ; y + ; x + ; y + Contoh terakhir memberikan ilustrasi kelebihan lain dari penyajiak kurva dengan persamaan parametrik, yaitu dapat memberikan titik-titik dengan garis singgung vertikal, yaitu titik dimana 0: 5