BILANGAN RAMSEY SISI DARI r ( P, )

dokumen-dokumen yang mirip
DIMENSI PARTISI GRAF GIR

Bab 1 Ruang Vektor. R. Leni Murzaini/

BAB III HASILKALI TENSOR PADA RUANG VEKTOR. Misalkan V ruang vektor atas lapangan F. Suatu transformasi linear f L ( V, F )

PADA GRAF PRISMA BERCABANG

PELABELAN TOTAL SISI TAK BERATURAN PADA GRAF GABUNGAN BIPARTIT LENGKAP

Teori Himpunan. Modul 1 PENDAHULUAN. impunan sebagai koleksi (pengelompokan) dari objek-objek yang

BEBERAPA SIFAT TERKAIT SUBMODUL SEMIPRIMA

PELABELAN TOTAL SISI AJAIB SUPER PADA GRAF CORONA-LIKE UNICYCLIC

ALJABAR LINIER LANJUT

BAB III FUNGSI MAYOR DAN MINOR. Pada bab ini akan dibahas konsep-konsep dasar dari fungsi mayor dan fungsi

MEREDUKSI SISTEM PERSAMAAN LINEAR FUZZY PENUH DENGAN BILANGAN FUZZY TRAPESIUM

RANGKAIAN SERI. 1. Pendahuluan

UJI PRIMALITAS. Sangadji *

Sifat-sifat Operasi Perkalian Modular pada Graf Fuzzy

Pembayaran harapan yang berkaitan dengan strategi murni pemain P 2. Pembayaran Harapan bagi Pemain P1

SEMI RING POLINOM ATAS ALJABAR MAX-PLUS

SISTEM LINEAR MAX-PLUS KABUR WAKTU INVARIANT AUTONOMOUS

SEARAH (DC) Rangkaian Arus Searah (DC) 7

APLIKASI PERKONGRUENAN DALAM MENYELESAIKAN SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA PEUBAH. Yuni Yulida dan Muhammad Ahsar K

KONSEP DASAR PROBABILITAS

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang dan Permasalahan

BAB III PEMBAHASAN. Pada bab ini akan dibahas mengenai ring embedding dan faktorisasi. tunggal pada ring komutatif tanpa elemen kesatuan.

JMP : Volume 5 Nomor 1, Juni 2013, hal SPEKTRUM PADA GRAF REGULER KUAT

Didownload dari ririez.blog.uns.ac.id BAB I PENDAHULUAN

3 METODE HEURISTIK UNTUK VRPTW

BAB X RUANG HASIL KALI DALAM

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Di dalam matematika mulai dari SD, SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi

ANALISIS DATA KATEGORIK (STK351)

II. TEORI DASAR. Definisi 1. Transformasi Laplace didefinisikan sebagai

BAB II DIMENSI PARTISI

Pelabelan Total Sisi Ajaib Pada Subkelas Pohon

JURNAL MATEMATIKA DAN KOMPUTER Vol. 4. No. 1, 33-40, April 2001, ISSN : KLASIFIKASI INTERAKSI GELOMBANG PERMUKAAN BERTIPE DUA SOLITON

TRANSITIF KLOSUR DARI GABUNGAN DUA RELASI EKUIVALENSI PADA SUATU HIMPUNAN DENGAN STRUKTUR DATA DINAMIS

BAB II LANDASAN TEORI

JURNAL MATEMATIKA DAN KOMPUTER Vol. 6. No. 2, 59-70, Agustus 2003, ISSN :

PELABELAN GRACEFUL DAN FELICITOUS PADA GRAF LINTASASN P n, UNTUK n BILANGAN ASLI SKRIPSI. Oleh: RIZAL ABADI NIM

PELABELAN CORDIAL DAN GRACEFUL PADA ARBITRARY SUPERSUBDIVISION GRAF PATH DAN STAR

SCHEMATICS 2009 National Programming Contest

Bab III Analisis Rantai Markov

BAB 3 PRINSIP INKLUSI EKSKLUSI

ANALISIS BENTUK HUBUNGAN

Tinjauan Algoritma Genetika Pada Permasalahan Himpunan Hitting Minimal

MINGGU KE- V: UKURAN PENYEBARAN

BAB 2 LANDASAN TEORI

RANCANGAN ACAK KELOMPOK TAK LENGKAP (Incomplete Block Design) Dr.Ir. I Made Sumertajaya, M.Si Departemen Statistika-FMIPA IPB 2007

BAB 2 LANDASAN TEORI. estimasi, uji keberartian regresi, analisa korelasi dan uji koefisien regresi.

Teori Himpunan. Modul 1 PENDAHULUAN

BAB IV PEMBAHASAN MODEL

IV. UKURAN SIMPANGAN, DISPERSI & VARIASI

LAMPIRAN A PENURUNAN PERSAMAAN NAVIER-STOKES

BAB.3 METODOLOGI PENELITIN 3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini di laksanakan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) N. 1 Gorontalo pada kelas

BAB IX. STATISTIKA. CONTOH : HASIL ULANGAN MATEMATIKA 5 SISWA SBB: PENGERTIAN STATISTIKA DAN STATISTIK:

BAB 2 LANDASAN TEORI

MENCERMATI BERBAGAI JENIS PERMASALAHAN DALAM PROGRAM LINIER KABUR. Mohammad Asikin Jurusan Matematika FMIPA UNNES. Abstrak

TINJAUAN PUSTAKA. Node. Edge. Gambar 1 Directed Acyclic Graph

PELABELAN HARMONIS GANJIL PADA GABUNGAN GRAF ULAR DAN GRAF ULAR BERLIPAT

BAB 2 LANDASAN TEORI. Universitas Sumatera Utara

GELANGGANG HEREDITER

Contoh 5.1 Tentukan besar arus i pada rangkaian berikut menggunakan teorema superposisi.

DISTRIBUSI HASIL PENGUKURAN DAN NILAI RATA-RATA

P n e j n a j d a u d a u l a a l n a n O pt p im i a m l a l P e P m e b m a b n a g n k g i k t Oleh Z r u iman

(1.1) maka matriks pembayaran tersebut dikatakan mempunyai titik pelana pada (r,s) dan elemen a

Catatan Kuliah 12 Memahami dan Menganalisa Optimisasi dengan Kendala Ketidaksamaan

Bab 3 Analisis Ralat. x2 x2 x. y=x 1 + x 2 (3.1) 3.1. Menaksir Ralat

BAB 3 PEMBAHASAN. 3.1 Prosedur Penyelesaian Masalah Program Linier Parametrik Prosedur Penyelesaian untuk perubahan kontinu parameter c

BAB 1 PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara

I PENDAHULUAN II LANDASAN TEORI

BAB III PENGAMBILAN KEPUTUSAN DISPLACED IDEAL. Inti dari pengambilan keputusan adalah memilih alternatif, tentunya harus

BAB VB PERSEPTRON & CONTOH

BAB II DASAR TEORI. 2.1 Definisi Game Theory

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian dilakukan secara purposive atau sengaja. Pemilihan lokasi penelitian

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

UKURAN GEJALA PUSAT &

BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN

V = adalah himpunan hingga, dan misalkan

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

2.1 Sistem Makroskopik dan Sistem Mikroskopik Fisika statistik berangkat dari pengamatan sebuah sistem mikroskopik, yakni sistem yang sangat kecil

Bab 1 PENDAHULUAN Latar Belakang

P(A S) = P(A S) = P(B A) = dengan P(A) > 0.

Apabila dua variabel X dan Y mempunyai hubungan, maka nilai variabel X yang sudah diketahui dapat dipergunakan untuk mempekirakan / menaksir Y.

Petunjuk Praktikum Fisika Dasar I. (Tumbukan Dalam Satu Dimensi)

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Untuk menjawab permasalahan yaitu tentang peranan pelatihan yang dapat

BAB VIB METODE BELAJAR Delta rule, ADALINE (WIDROW- HOFF), MADALINE

BAB 1 PENDAHULUAN. Pertumbuhan dan kestabilan ekonomi, adalah dua syarat penting bagi kemakmuran

Ringkasan Statistika Kelas XI SMA Tarakanita 1 Jakarta BAB I STATISTIKA

III. METODE PENELITIAN. Metode dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Penggunaan metode eksperimen ini

Penyelesaian Masalah Transshipmen Dengan Metoda Primal-Dual Wawan Laksito YS 2)

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Transkripsi:

Charul Imron dan dy Tr Baskoro, Blangan Ramsey Ss BILANGAN RAMSY SISI DARI r ( P, ) (Ramsey Number from the Sde r ( P, ) ) Charul Imron dan dy Tr Baskoro Jurusan Matemátca, FMIPA ITS Surabaya mron-ts@matematka.ts.ac.d Departemen Matematka, FMIPA ITB Bandung ebaskoro@dns.math.tb.ac.d ABSTRAK Pada paper n akan dtunjukkan bahwa blangan Ramsey ss dar r ( P, ),, 5 adalah 0,,. Dtunjukkan pula bahwa r ( P, ) r ( P, P ) + r ( P P ) k k+l- untuk n ganjl dan k, l genap. Kata kunc: Blangan Ramsey ss, Graph lntasan untuk n dengan n, ABSTRACT In ths paper t wll be shown that Ramsey numbers from the sde r ( P, ) from n,, 5 are 0,,. It s also shown that r ( P, ) r ( P, P ) + r ( P, P ) wth n k k+l- for n odd and k, l even nteger Keywords: Sde Ramsey number, Lane graph Makalah dterma tanggal Aprl 006. PNDAHULUAN Dberkan dua graph F dan H, notas G? (F, H ) menyatakan bahwa setap pewarnaan -warna (msal merah dan bru) pada semua ss graph G akan mengakbatkan G memuat subgraph F berwarna merah atau memuat subgraph H berwarna bru. Blangan Ramsey klask r ( F, H ) adalah banyaknya smpul mnmum dar suatu graph G yang bersfat G? (F, H), sedangkan blangan Ramsey ss r ( F, H ) adalah banyaknya ss mnmum dar suatu graph G yang bersfat G? (F, H). Pada paper n akan dkaj blangan Ramsey ss untuk kombnas graph lntasan P dengan graph lntasan dengan n,, 5, sedangkan untuk n,,..., sudah dkaj (rdõs dkk, 978). Pada paper n, akan dkaj pula hubungan antara n genap dengan n ganjl untuk n 5.. NOTASI DAN DFINISI Graph G yang basanya dtuls dengan G(V,) terdr dar hmpunan tak kosong smpul yang basanya dsmbolkan dengan (G). Setap u, v V (G) tersebut dengan smpul dar graph G dan e (u,v) merupakan pasangan terurut dar smpul yang dsebut dengan ss dar graph G. Untuk memudahkan, ss e (u,v) serng dtuls dengan uv. Oreder dar G dnotaskan dengan V (G) yatu banyaknya smpul dalam graph G, 7

Berkala MIPA, 6 (), Me 006 sedangkan bayaknya ss dnotaskan dengan (G). Derajat dar suatu smpul v d G adalah banyaknya smpul yang bertetangga dengan v. Dua smpul dkatakan bebas jka dua smpul tersebut tdak bertetangga, sedangkan suatu hmpunan S V (G) dkatakan hmpunan bebas jka setap dua smpul d S adalah bebas dalam G. Dengan cara yang sama, dua ss d G dkatakan salng bebas jka dua ss tersebut mempunya empat smpul yang berbeda. Hmpunan T (G) dkatakan hmpunan ss bebas jka setap dua ss yang berbeda d T adalah bebas dalam G. Defns. Blangan Ramsey r(k,l) ddefnskan sebaga blangan mnmum N sedemkan hngga pewarnaan X dar hmpunan ss K N dnotaskan dengan ( K N ) dmana K N memuat K k merah atau K l bru sebaga subgraph. Pewarnaan X merupakan fungs dar {(,j)? j dan,j {,,...,N}} ke {merah, bru} G tdak memuat P merah, akan dbuktkan bahwa pewarnaan X tersebut akan memuat P bru. Untuk menunjukkan adanya P bru, lhat Gambar yatu kontruks graph G dengan jumlah smpul sebanyak V(G ) dan jumlah ss sebanyak (G ) 5. Oleh karena tu, hanya ada dua ss yang dapat berwarna merah yang tdak membentuk lntasan P. Hal tersebut mengakbatkan G memuat P bru. Ambl satu ss sebarang d G, sehngga (G ), kemudan warna bru. Karena (G ), maka tdak dtemukan P bru yang dharapkan. Jad r ( P, P ) 5 dan perhatkan bahwa graph G dapat dawal atau dakhr pada smpul u atau smpul u. u u u u u. BILANGAN RAMSY SISI Blangan ramsey ss dar r ( P, ) P n adalah banyaknya ss pada suatu graph G sedemkan hngga dtemukan lntasan P berwarna merah atau luntasan berwarna bru yang merupakan subgraph dar G. Telah dhtung oleh Nuraen (005), untuk n,, 5,...,, sepert tertera pada Tabel. Tabel : Blangan Ramsey Ss u u G u u 5 u 6 Gambar : n Gambar : n 6 G 6 u u u u P P P 5 P 6 P 7 P 8 P 9 P 0 P P ( P ) r, 5 6 8 0 6 6 9 Teorema-teorema berkut merupakan sebagan penjelasan dar Tabel. u 5 u 6 G 8 u 7 u 8 Teorema.. (rdõs dkk, 978) r P, P 5, r P, P 8, r P, P ( ) ( ) ( ) 6 8 Bukt: Perhatkan Gambar, ambl X sebarang pewarnaan -warna (msal merah dan bru) pada ss G. Andakan Gambar : n 8 Untuk menunjukkan r ( P, P ) 8. 6 Perhatkan Gambar, yatu kontruks graph G 6 dengan jumlah smpul sebanyak V(G 6 ) 6 dan jumlah ss sebanyak (G 6 ) 8, dmana : 8

Charul Imron dan dy Tr Baskoro, Blangan Ramsey Ss V ( G ) { u,,..., 6} ( ) G 6 6 { uu +,} { u u +,5} { u u +,,} { u u }, dengan Dengan memperhatkan graph G 6, jumlah ss yang mungkn dber warna merah agar supaya tdak dtemukan P merah tetap dapat dtemukan P 6 bru, maka ss-ss yang mungkn dapat dber warna merah adalah maksmum tga ss yang salng bebas yang terletak d :S. tga merah d. satu merah d, satu merah d dan satu merah d. satu merah d, satu merah d dan satu merah d Dengan memperhatkan letak merah d tga ss tersebut, dpastkan dapat dtemukan lntasan ss berwarna bru yang dawal atau dakhr pada smpul u atau u 6. Untuk menunjukkan r ( P, P ). 8 Perhatkan Gambar, yatu kontruks graph G 8 dengan jumlah smpul sebanyak V(G 8 ) 8 dan jumlah ss sebanyak (G 8 ), dmana : V ( G8 ) { u,,,..., 8} ( 8 ) { uu +,, } { u u + 5,6,7} { u u +,,,} G 5 { u u8} { u u } 5, dengan Dengan memperhatkan graph G 8, jumlah ss yang mungkn dber warna merah agar supaya tdak dtemukan P merah tetap dapat dtemukan P 8 bru, maka ss-ss yang mungkn dapat dber warna merah adalah maksmum empat ss yang salng bebas yang terletak d :. empat merah d. dua merah d, satu merah d dan satu merah d. dua merah d, dan dua merah d 5. satu merah d, satu merah d, satu merah d dan satu merah d Dengan memperhatkan letak merah d empat ss tersebut, dpastkan dapat dtemukan lntasan ss berwarna bru yang dawal atau dakhr pada smpul u. Berkut teorema yang lannya, merupakan penjelasan dar tabel d atas. Teorema. (rdõs dkk, 978) P, P 0, r P, P r P, P ( ) ( ), 7 9 r ( ) 6 u u u u u 5 u u G 7 u 6 u 7 Gambar : n 7 u u u 5 u 6 u 7 u 8 u 9 Gambar 5: n 9 u u u u u 5 G Gambar 6: n u 6 u 7 u 8 u 9 u 0 u 9

Berkala MIPA, 6 (), Me 006 Bukt: Perhatkan Gambar, ambl x sebarang pewarnaan -warna (msal merah dan bru) pada ss G 7. Andakan G 7 tdak memuat P merah, akan dbuktkan bahwa pewarnaan x tersebut akan memuat P 7 bru. Untuk menunjukkan adanya P 7 bru, lhat Gambar yatu kontruks graph G 7 dengan jumlah smpul sebanyak, V(G 7 ) 7 dan jumlah ss sebanyak (G 7 ) 0. Perhatkan kembal kontruks graph G 7, sebenarnya graph tersebut merupakan gabungan dar dua graph G dengan menggabungkan salah satu ssnya, yatu smpul u dar graph bagan bawah. Telah djelaskan datas bahwa G dapat dawal atau dakhrpada smpul u. Sedangkan penggabungan dua graph tersebut terletak pada smpul-smpul tersebut. Jad dapat dtemukan P 7 bru yang dngnkan, sehngga r ( P, P ) 0 7 Untuk menunjukkan r ( P, P ). 9 Perhatkan Gambar 5, yatu kontruks graph G 9 dengan jumlah smpul sebanyak V(G 9 ) 9 dan jumlah ss sebanyak (G 9 ), dengan cara yang sama, perhatkan kembal kontruks graph G 9, sebenarnya graph tersebut merupakan gabungan dar graph G (bagan atas graph G 9 ) dan graph G 6 (bagan bawah graph G 9 ) dengan menggabungkan salah satu ssnya, yatu smpul u pada G dan smpul u pada G 6. telah djelaskan d atas bahwa G dapat dakhr pada smpul u dan G 6 dapat dawal pada smpul u. Sedangkan penggabungan dua graph tersebut terletak pada smpulsmpul tersebut. Jad dapat dtemukan P 9 bru yang dngnkan, sehngga r ( P, P ) 9 Untuk menunjukkan r ( P, P ) 6. Perhatkan Gambar 6, yatu kontruks graph G dengan jumlah smpul sebanyak V (G ) dan jumlah ss sebanyak (G ) 6, dengan cara yang sama pula, perhatkan kembal kontruks graph G, sebenarnya graph tersebut merupakan gabungan dar dua graph G 6 dengan menggabungkan salah satu ssnya, yatu smpul u 6 dan smpul u. Telah djelaskan d atas bahwa G 6 dapat dawal atau dakhr pada smpul u atau u 6. Sedangkan penggabungan dua graph tersebut terletak pada smpul-smpul tersebut. Jad dapat dtemukan P bru yang dngnkan, sehngga r ( P, P ) 6 Dar pembuktan Teorema., dapat dduga bahwa blangan ramsay yang lebh besar lag, perhatkan dugaan d bawah n. Dugaan. r ( P P ) r ( P, P ) r ( P P ) +, n k dmana n k + - untuk n 7 ganjl, k dan l genap. Bukt. Telah dhtung oleh Nuraen, bahwa r ( P, P ) 5, dengan mengambl l k maka r ( P, P ) r ( P, P ) + r ( P, P ) 5 + 5 0 7 sesua dengan perhtungan pada tabel d atas. Begtu juga untuk n 9, untuk r ( P, P ) 5 dan r ( P, P ) 8, dengan 6 mengambl k dan l 6 maka r ( P, P ) r ( P, P ) + r ( P, P ) 5 + 8 9 sesua dengan perhtungan 6 pada tabel d atas. Sedangkan untuk n, r ( P, P ) 8, 6 dengan mengambl k l 6 maka r ( P, P ) r ( P, P ) + r ( P, P ) 8 + 8 6 6 sesua dengan perhtungan 6 pada tabel d atas. Teorema. r ( P, P ) 0 u u u u u 5 u 6 u 7 u 8 u 9 u 0 u Gambar 7: n Bukt. Perhatkan Gambar 7, ambl x sebarang pewarna -warna (msal merah dan bru) pada ss G. Andakan G tdak memuat P merah, akan dbuktkan bahwa pewarnaan x tersebut akan memuat P bru. Untuk menunjukkan adanya P bru, lhat Gambar 7 yatu kontruks graph G degan jumlah smpul sebanyak V (G ) dan u u 0

Charul Imron dan dy Tr Baskoro, Blangan Ramsey Ss jumlah ss sebanyak (G ) 0. dmana: V(G ) { u,,...,} {u,,...,6} {u 6,7,...,} atau V(G ) V(G 6 ) V(G 8 ) sedangkan V(G 6 ) n V(G 8 ) {u 6 } yang merupakan smpul penghubung antara graph G 6 dan graph G 8. (G ) (G 6 ) (G 8 ) Katakan bahwa blok-atas adalah subgraph G bagan atas yang sama dengan graph G 6 dan blok-bawah adalah subgraph G bagan bawah yang sama dengan graph G 8. Dengan memperhatkan graph G, jumlah ss yang mungkn dber warna agar supaya tdak dtemukan P merah tetap dapat dtemukan P bru, maka ss-ss yang mugkn dapat dber warna merah adalah maksmum enam ss yang salng bebas yang terletak d :. tga merah d blok-atas dan tga merah d blok-bawah. dua merah d blok-atas dan empat merah d blok-bawah Kejadan. Perhatkan kembal uraan dar G 6 yang merupakan blok-atas, telah dbuktkan d atas bahwa G 6 dapat dtemukan lntasan bru yang berakhr pada smpul u 6 atau smpul terakhr. Sedangkan tga merah terletak pada blok-bawah yang berbentuk G 8 dan telah terbukt dapat dcar lntasan bru yang dawal dar smpul terakhr dar blok dawal dar smpul awal, jad dapat dtemukan lntasan P bru. Begtu juga untuk kejadan. Sehngga memperhatkan letak merah d tga ss tersebut, dpastkan dapat dtemukan lntasan P bru. Teorema.5 r ( P, P ) u u u u u 5 u 6 u 7 Bukt. Perhatkan Gambar 8, ambl x sebarang pewarnaan -warna (msal merah dan bru) pada ss G. Andakan G tdak memuat P merah, akan dbuktkan bahwa pewarnaan x tersebut akan memuat P bru. Untuk menunjukkan adanya P bru, lhat Gambar 8 yatu kontruks graph G dengan jumlah smpul sebanyak V(G ) dan jumlah ss sebanyak (G ). dmana : V(G ) {u,,...,} (G 6 ) 5, dengan {u u +,,...,6} {u u + 8,9,...,} {u u +7,,...,7} {u u +5,5,7} 5 {u u } Dengan memperhatkan graph G, jumlah ss yang mungkn dber warna merah agar supaya tdak dtemukan P merah tetap dapat dtemukan P bru, maka ss-ss yang mungkn dapat dber warna merah adalah maksmum tujuh ss yang salng bebas dengan komposs peletakan lhat Tabel Tabel : Letak Merah 5 - - 7 - - - - 5 - - - - - - - - - Dengan memperhatkan letak merah d tujuh ss tersebut, dpastkan dapat dtemukan lntasan P bru. u 8 u 9 u 0 u u u u G Gambar 8: n 5 Teorema.6 r ( P, P ) Bukt. Perhatkan Gambar 9, ambl x sebarang pewarnaan -warna (msal merah dan bru) pada ss G 5. Andakan G 5 tdak

Berkala MIPA, 6 (), Me 006 memuat P merah, akan dbuktkan bahwa pewarnaan x tersebut akan memuat P 5 bru. Unruk menunjukkan adanya P 5 bru, lhat Gambar 9 yatu kontruks graph G 5 dengan jumlah smpul sebanyak V(G 5 ). dmana : V(G 5 ) {u,,...,5} {u,,...,8} {u 8,9,...,5} atau V(G 5 ) V(G 8 ) V(G 8 ) sedangkan V(G 8 ) V(G 8 ) {u 8 } yang merupakan smpul penghubung antara graph G 8 atas dan graph G 8 bawah. (G ) (G 8 ) (G 8 ) u u u u Kejadan. Perhatkan kembal uraan dar g 8 yang merupakan blok-atas (G 8 yang terbalk), telah dbuktkan datas bahwa G 8 dapat dtemukan lntasan bru yang berakhr pada smpul u atau smpul awal. Sedangkan empat merah terletak pada blokbawah yang berbentuk G 8 dan telah terbukt dapat dcar lntasan bru yang dawal dar smpul awal yatu u. Jad blok-atas dakhr pada smpul terakhr dan blokbawah dawal dar smpul awal, jad dapat dtemukan lntasan P 5 bru. Begtu juga untuk kejadan. Sehngga memperhatkan letak merah d tga ss tersebut, dpastkan dapat dtemukan lntasan P 5 bru.. KSIMPULAN u 5 u 6 u 7 G 5 u 8 u 9 u 0 u u u Gambar 9: n 5 u u 5 Katakan bahwa blok-atas adalah subgraph G 5 bagan atas yang sama dengan graph G 8 dan blok-bawah adalah subgraph G 5 bagan bawah yang sama dengan graph G 8. Dengan memperhatkan graph G 5, jumlah ss yang mungkn dber warna merah agar supaya tdak dtemukan P merah tetap dapat dtemukan P 5 bru, maka ss-ss yang mungkn dapat dber warna merah adalah maksmum tujuh ss yang salng bebas yang terletak d:. empat merah d blok-atas dan tga merah d blok-bawah. tga merah d blok-atas dan empat merah d blok-bawah Paper n memberkan kontrbus pada penentuan blangan Ramsey ss. Khusus blangan Ramsey ss r ( P, ) untuk n,, 5, untuk n yang lebh besar belum dtemukan dan sebaga batasan bahwa r ( P, P ) n untuk n yang telah n dtemukan oleh Nuraen. DAFTAR PUSTAKA P. rdõs, R.J. Faudree, C.C. Rousseau, R.H. Schlep, 978, The Sze Ramsey Number, Perodca Mathematca Hungara, Vol. 9 (-), 5-6. R.J. Faudree, J. Seehan, 98, Sze Ramsey Number for Small-Order Graphs, Journal of Graph Theory, Vol. 7, 5-55. Y. Nuraen, 005, Blangan Ramsey Ss Untuk Graf Lntasan, Tess S, Departemen Matematka FMIPA ITB.