DISTRIBUSI FREKUENSI
|
|
|
- Verawati Tedja
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB DISTRIBUSI FREKUENSI Kompetens Mampu membuat penyajan data dalam dstrbus frekuens Indkator 1. Menjelaskan dstrbus frekuens. Membuat dstrbus frekuens 3. Menjelaskan macam-macam dstrbus frekuens 4. Membuat dstrbus frekuens dalam bentuk grafk A. Defns dan Bentuk Dstrbus Frekuens Dstrbus frekuens adalah tabel tentang kelompok data yang terdr dar kolom kelas dan kolom frekuens. Hal-hal yang perlu dperhatkan dalam pembuatan dstrbus frekuens: 1. Untuk dapat menyusun suatu tabel dstrbus frekuens harus terseda data. Data yang baru saja dkumpulkan dar lapangan dsebut data kasar. Contoh: Data masa kerja karyawan UMY adalah sbb:
2 . Data yang telah dsusun ke dalam urutan dar nla terbesar hngga data terkecl atau sebalknya dsebut array data. Contoh: Data masa kerja 40 karyawan UMY adalah sbb: Beda atau selsh antara angka terbesar dengan angka terkecl dsebut dengan jarak atau range. 4. Jka array data tu dbag atas kelompok-kelompok tertentu maka kelompok-kelompok tu dsebut dengan kelas. 5. Blangan-blangan yang menyatakan banyaknya data yang terdapat dalam setap kelas dsebut frekuens. 6. Jarak antara kelas yang satu dengan kelas yang lan dsebut nterval kelas. Bentuk umum dstrbus frekuens yatu: Tabel.1 Bentuk Umum Dstrbus Frekuens Kelas Frekuens
3 Pada tap-tap kelas dalam dstrbus frekuens mempunya batas kelas, yatu: 1. Batas bawah kelas Batas bawah kelas adalah angka pada kolom kelas yang letaknya dsebelah kr.. Batas atas kelas Batas atas kelas adalah angka pada kolom kelas yang letaknya dsebelah kanan. Pada tap-tap kelas dalam dstrbus frekuens juga mempunya tep kelas. Tep kelas merupakan ttk tengah antara batas atas suatu kelas dengan batas bawah kelasnya. Tep kelas ada yatu: 1. Tep bawah kelas TBK Keterangan: BAK + BBK 1 TBK Tep bawah kelas ke BAK -1 Batas atas kelas sebelum kelas ke BBK Batas bawah kelas ke. Tep atas kelas TAK BAK + BBK +1 Keterangan: TAK Tep atas kelas ke BAK Batas atas kelas ke BBK +1 Batas bawah kelas setelah kelas ke Selan memlk batas kelas dan tep kelas, suatu dstrbus frekuens juga memlk ttk tengah kelas. Ttk tengah kelas merupakan rata-rata kelas yang bersangkutan. Ttk tengah kelas dapat dcar dengan cara: 10
4 TTK BBK + BAK Keterangan: TTK Ttk Tengah Kelas BBK Batas bawah kelas ke BAK Batas atas kelas ke B. Macam-macam Dstrbus Frekuens Terdapat dua jens dstrbus frekuens yatu: 1. Dstrbus frekuens numerkal (Numercal frequency dstrbuton) Dstrbus frekuens numerkal yatu dstrbus frekuens yang pembagan kelas-kelasnya berupa angka-angka atau secara kuanttatf. Contoh dstrbus frekuens numerkal yatu: Tabel. Dstrbus Frekuens Umur Karyawan PT Basmallah Umur (Tahun) Jumlah Karyawan Jumlah 45 11
5 Dstrbus Frekuens Numerkal, dbag menjad: a. Dstrbus Frekuens Relatf Dstrbus frekuens relatf yatu dstrbus frekuens yang angka-angka frekuensnya tdak dnyatakan dalam angka-angka absolut tetap angka-angka relatf atau persentase. Contohnya yatu: Tabel.3 Dstrbus Frekuens Relatf Umur Karyawan PT Basmallah Umur (Tahun) Jumlah Karyawan (%) 0 9, , , ,67 Jumlah 100 b. Dstrbus Frekuens Komulatf Dstrbus frekuens komulatf terdr dar dua jens yatu : 1) Dstrbus frekuens kurang dar Dstrbus frekuens kurang dar yatu dstrbus frekuens yang memasukkan frekuens kelas-kelas sebelumnya. Contohnya yatu: Tabel.4 Dstrbus Frekuens Kumulatf Kurang Dar Umur Karyawan PT Basmallah Umur (Tahun) Jumlah Karyawan Kurang dar 0 0 Kurang dar Kurang dar 40 5 Kurang dar Kurang dar 60 4 Kurang dar
6 ) Dstrbus frekuens atau lebh Dstrbus frekuens atau lebh yatu dstrbus frekuens yang memasukkan frekuens kelas-kelas sesudahnya. Contohnya yatu: Tabel.5 Dstrbus Frekuens Kumulatf Kurang Dar Umur Karyawan PT Basmallah Umur (Tahun) Jumlah Karyawan 0 Atau lebh Atau lebh Atau lebh 0 50 Atau lebh 1 60 Atau lebh 3 70 Atau lebh 0. Dstrbus frekuens kategors (Categorcal frequency dstrbuton) Dstrbus frekuens kategors yatu dstrbus yang pembagan kelasnya berdasarkan kategor-kategor atau secara kualtatf. Contoh Dstrbus frekuens kategors yatu: Tabel.6 Dstrbus Frekuens Usa Responden yang Menyuka Flm Kartoon Usa Jumlah Anak-anak 30 Remaja 15 Dewasa 5 Jumlah 50 C. Teknk Pembentukan Dstrbus Frekuens Ada teknk pembentukan dstrbus frekuens, yatu: 1. Tral and error. 13
7 . Melalu tahap-tahap sebaga berkut: a. Menentukan banyaknya kelas Menentukan banyaknya kelas dapat menggunakan krterum Sturges: K 1 + 3,3 log n K banyaknya kelas yang sedang dcar n banyaknya data b. Menentukan besarnya nterval kelas () Jarak atau range Banyak kelas Range angka terbesar angka terkecl c. Menghtung frekuens data Contoh: Data berkut n merupakan nla ujan Matakulah Statstk I dar 5 mahasswa: Berdasarkan data tersebut: 1. Buatlah tabel dstrbus frekuens.. Tentukan batas kelas, tep kelas, dan ttk tengah. 3. Buatlah dstrbus frekuens relatve. 4. Buatlah dstrbus frekuens kumulatf kurang dar. 5. Buatlah dstrbus frekuens kumulatf atau lebh. 14
8 Penyelesaan: 1. Tabel dstrbus frekuens Langkah-langkah pembentukan dstrbus frekuens: a. Menentukan banyaknya kelas Menentukan banyaknya kelas dapat menggunakan krterum Sturges: K 1 + 3,3 log n K 1+ 3,3 log 5 K 1+ 3,3 (1,398) K 5,644 K 6 (dbulatkan) b. Menentukan besarnya nterval kelas () Jarak atau range Banyak kelas Range angka terbesar angka terkecl Angka terkecl 7 Angka terbesar 94 Range Banyaknya kelas , (dbulatkan) 15
9 c. Membuat tabel dstrbus frekuens Tabel.7 Dstrbus Frekuens Nla Ujan Statstk I Nla Perncan Frekuens 7-38 ll ll lllll llllllll lllll lll 3 Jumlah 5 Penyajan dstrbus frekuens Tabel.8 Dstrbus Frekuens Nla Ujan Statstk I Nla Frekuens Jumlah 5 16
10 . Tentukan batas kelas, tep kelas, dan ttk tengah Tabel.9 Batas Kelas, Tep Kelas, dan Ttk Tengah Nla Frekuens Batas Kelas Tep Kelas Ttk BBK BAK TBK TAK Tengah ,5 38,5 3, ,5 50,5 44, ,5 6,5 56, ,5 74,5 68, ,5 86,5 80, ,5 98,5 9,5 Keterangan: BBK batas bawah kelas BAK batas atas kelas TBK tep bawah kelas TAK tep atas kelas Tep bawah kelas TBK BAK + BBK 1 Keterangan: TBK Tep bawah kelas ke BAK -1 Batas atas kelas sebelum kelas ke BBK Batas bawah kelas ke TBK BAK + BBK ,5 17
11 TBK BAK + BBK ,5 Tep atas kelas TAK BAK + BBK +1 TAK BAK + BBK ,5 Ttk tengah kelas TTK BBK + BAK TTK BBK + BAK ,5 3. Dstrbus frekuens relatf Tabel.10 Dstrbus Frekuens Relatf Nla Frekuens (%) Jumlah
12 Frekuens kelas 1 1/5 x 100 0,08 4 % Frekuens kelas 3/5 x 100 0,08 1 % Frekuens kelas 3 5/5 x 100 0,0 0 % Frekuens kelas 4 8/5 x 100 0,3 3 % Frekuens kelas 5 5/5 x 100 0,0 0 % Frekuens kelas 6 3/5 x 100 0,1 1 % 4. Dstrbus frekuens kumulatf kurang dar Tabel.11 Dstrbus Frekuens Kumulatf Kurang Dar Nla Frekuens Kurang dar 7 0 Kurang dar 39 1 Kurang dar 51 4 Kurang dar 63 9 Kurang dar Kurang dar 87 Kurang dar Dstrbus frekuens kumulatf atau lebh Tabel.1 Dstrbus Frekuens Kumulatf Atau Lebh Nla Frekuens 7 Atau lebh 5 39 Atau lebh 4 51 Atau lebh 1 63 Atau lebh Atau lebh 8 87 Atau lebh 3 99 Atau lebh 0 19
13 D. Penyajan Data Dalam Bentuk Grafk Data selan dsajkan dalam bentuk tabel dstrbus frekuens, juga dapat dsajkan dalam bentuk grafk. Berkut n dstrbus frekuens yang akan dsajkan dalam bentuk grafk, yatu: Tabel.13 Dstrbus Frekuens Masa Kerja 40 Karyawan UMY Kelas Frekuens - 3,9 4-5, , , , ,9 3 Jumlah Hstogram Hstogram yatu penggambaran dstrbus frekuens dalam bentuk balokbalok seg empat yang terdr dar sumbu, sumbu vertkal sebaga skala frekuens sedangkan sumbu horsontal untuk skala kelas. Hstogram dapat dgambarkan dalam tga jens menurut skala kelas yang dgunakan, yatu: a. Hstogram dengan menggunakan skala kelas angka bulat yang relatf mendekat b. Hstogram dengan menggunakan skala kelas angka-angka tep kelas c. Hstogram dengan menggunakan skala kelas angka-angka batas kelas. 0
14 f kelas Gambar.1 Hstogram dengan menggunakan angka bulat yang relatf mendekat. f Kurva frekuens ,95 3,95 5,95 7,95 9,95 11,95 13,95 kelas Hstogram dengan menggunakan angka-angka tep kelas 1
15 f ,9 4 5,9 6 7,9 8 9, ,9 1 13,9 kelas Gambar.3 Hstogram dengan menggunakan angka-angka batas kelas. Polgon Frekuens Polgon Frekuens yatu penggambaran dstrbus frekuens dalam bentuk gars yang menghubungkan ttk-ttk tengah kelasnya sebaga skala kelas. Jens lan dar polgon frekuens adalah kurva frekuens, yatu penggambaran dstrbus frekuens dalam bentuk gars, dmana luas daerah d bawah kurva kurang lebh sama dengan luas hstogram frekuensnya.
16 Tabel.14 Dstrbus Frekuens tentang masa kerja 40 karyawan UMY Kelas Frekuens Ttk tengah - 3,9,95 4-5,9 5 4,95 6-7,9 7 6,95 8-9,9 13 8, , , ,9 3 1,95 Jumlah 40 f ,95,95 4,95 6,95 8,95 10,95 1,95 14,95 kelas Gambar.4 Polgon Frekuens 3
17 Jens lan dar polgon frekuens adalah kurva frekuens, yatu penggambaran dstrbus frekuens dalam bentuk gars, dmana luas daerah d bawah kurva kurang lebh sama dengan luas hstogram frekuensnya. Kurva frekuens dapat dgambarkan dengan memanfaatkan hstogram frekuens dengan menggunakan angka-angka tep kelas sebaga skala kelas, dengan menghubungkan ttk-ttk tengah masng-masng balok. 3. Ogve Curve atau Kurva Ogve Kurva ogve yatu penggambaran dstrbus frekuens komulatf kurang dar dan dstrbus frekuens komulatf atau lebh dalam satu grafk. f 40 - B A kelas Gambar.4 Kurva Ogve 4
18 A: Penggambaran dstrbus frekuens komulatf kurang dar B: Penggambaran dstrbus frekuens komulatf atau lebh C. Rangkuman Dstrbus frekuens adalah tabel tentang kelompok data yang terdr dar kolom kelas dan kolom frekuens. Dstrbus frekuens melput dstrbus frekuens basa, relatve, kumulatf kurang dar dan kumulatf atau lebh. Data selan dsajkan dalam bentuk tabel dstrbus frekuens, juga dapat dsajkan dalam bentuk grafk. Dstrbus frekuens dapat dsajkan dalam bentuk grafk sepert hstogram, polgon, dan kurva ogve. D. Lathan soal 1. Data tentang besarnya tunggakan kredt dar 50 orang nasabah Bank Lunas pada tahun 007 (jutaan rupah) adalah: Berdasarkan data tersebut: 5
19 a. Buatlah dstrbus frekuens basa, relatf, kumulatf kurang dar dan kumulatf atau lebh. b. Berapa nla Batas bawah kelas, Batas atas kelas, ttk tengah kelas, tep bawah kelas, dan tep atas kelas? c. Buatlah hstogram, polygon, dan kurva ogve.. Nla ujan Statstka I yang dkut oleh 50 mahasswa mempunya nla terendah 10 dan nla tertngg 95. Berdasarkan data tersebut : a. Buatlah dstrbus frekuens (frekuens per kelas bebas). b. Carlah nla batas kelas, tep kelas, dan ttk tengah. c. Buatlah dstrbus frekuens relatf. d. Buatlah dstrbus frekuens kumulatf kurang dar dan dstrbus kumulatf atau lebh. e. Buatlah polgon dan ogve 3. Berkut n dstrbus frekuens kumulatf kurang dar tentang gaj 100 karyawan PT Aura Tabel.15 Dstrbus Frekuens Gaj Karyawan PT Aura Gaj (ratusan rbu) Kurang dar 14 Kurang dar 19 Kurang dar 4 Kurang dar 9 Kurang dar 34 Kurang dar 39 Kurang dar 44 Kurang dar 49 Frekuens
20 Berdasarkan data tersebut: a. Ubahlah dstrbus frekuens tersebut menjad dstrbus frekuens basa, dstrbus frekuens relatf, dan dstrbus frekuens kumulatf atau lebh. b. Berapa orang karyawan yang memlk gaj 4 atau lebh c. Buatlah kurva ogve 4. PT Kesha mempunya tabel dstrbus frekuens mengena gaj bulanan dar 50 karyawan : Tabel.16 Dstrbus Frekuens Gaj Karyawan PT Kesha Gaj Jumlah Karyawan (Rbuan Rp) (Orang) 150 atau lebh atau lebh atau lebh atau lebh atau lebh atau lebh atau lebh 0 Berdasarkan data d atas: a. Buatlah dstrbus frekuens basa, relatf, dan kumulatf kurang dar b. Buatlah hstogram, polgon, dan kurva ogve 7
21 5. Data umur karyawan PT Aufa, adalah sebaga berkut: Tabel.17 Dstrbus Frekuens Umur Karyawan PT Aufa Umur (Tahun) Kurang dar 0 Kurang dar 5 Kurang dar 30 Kurang dar 35 Kurang dar 40 Kurang dar 45 Kurang dar 50 Kurang dar 55 Jumlah Karyawan 0% 0% 5% 50% 69% 84% 93% 100% Jka jumlah karyawan tersebut 00 orang, maka buatlah dstrbus frekuens basa, dstrbus frekuens relatf, dan dstrbus frekuens kumulatf atau lebh. 8
BAB IX. STATISTIKA. CONTOH : HASIL ULANGAN MATEMATIKA 5 SISWA SBB: PENGERTIAN STATISTIKA DAN STATISTIK:
BAB IX. STATISTIKA. CONTOH : HASIL ULANGAN MATEMATIKA 5 SISWA SBB: PENGERTIAN STATISTIKA DAN STATISTIK: BAB IX. STATISTIKA Contoh : hasl ulangan Matematka 5 sswa sbb: 6 8 7 6 9 Pengertan Statstka dan
PERTEMUAN I PENGENALAN STATISTIKA TUJUAN PRAKTIKUM
PERTEMUAN I PENGENALAN STATISTIKA TUJUAN PRAKTIKUM 1) Membuat dstrbus frekuens. 2) Mengetahu apa yang dmaksud dengan Medan, Modus dan Mean. 3) Mengetahu cara mencar Nla rata-rata (Mean). TEORI PENUNJANG
SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG 2016 MATA PELAJARAN/PAKET KEAHLIAN GURU KELAS SD
SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG 0 MATA PELAJARAN/PAKET KEAHLIAN GURU KELAS SD BAB V STATISTIKA Dra.Hj.Rosdah Salam, M.Pd. Dra. Nurfazah, M.Hum. Drs. Latr S, S.Pd., M.Pd. Prof.Dr.H. Pattabundu, M.Ed. Wdya
MATERI KULIAH STATISTIKA I UKURAN. (Nuryanto, ST., MT)
MATERI KULIAH STATISTIKA I UKURAN (Nuryanto, ST., MT) Ukuran Statstk Ukuran Statstk : 1. Ukuran Pemusatan Bagamana, d mana data berpusat? Rata-Rata Htung = Arthmetc Mean Medan Modus Kuartl, Desl, Persentl.
STATISTIKA. A. Menyajikan Data dalam Bentuk Diagram
STATISTIKA A. Menyajkan Data dalam Bentuk Dagram. DIAGRAM GARIS Contoh soal Fluktuas nla tukar rupah terhadap dolar AS dar tanggal 8 Aprl 008 sampa dengan tanggal Aprl 008 dtunjukkan oleh tabel sebaga
Ringkasan Statistika Kelas XI SMA Tarakanita 1 Jakarta BAB I STATISTIKA
BAB I STATISTIKA 1. PENGENALAN STATISTIKA A. PENGERTIAN DASAR STATISTIKA 1. Statstka dan Statstk Statstka adalah lmu tentang pengolahan dan analss suatu data hngga penarkan kesmpulan dar data tu. Statstk
Ringkasan Statistika Kelas XI SMA Tarakanita 1 Jakarta NAMA : KELAS :
NAMA : KELAS : 1 BAB I STATISTIKA 1. PENGENALAN STATISTIKA A. PENGERTIAN DASAR STATISTIKA 1. Statstka dan Statstk Statstka adalah lmu tentang pengolahan dan analss suatu data hngga penarkan kesmpulan dar
KWARTIL, DESIL DAN PERSENTIL
KWARTIL, DESIL DAN PERSENTIL 1. KWARTIL Kwartl merupakan nla yang membag frekuens dstrbus data menjad empat kelompok yang sama besar. Dengan kata lan kwartl merupakan nla yang membag tap-tap 25% frekuens
KWARTIL, DESIL DAN PERSENTIL
KWARTIL, DESIL DAN PERSENTIL 1. KWARTIL Kwartl merupakan nla yang membag frekuens dstrbus data menjad empat kelompok yang sama besar. Dengan kata lan kwartl merupakan nla yang membag taptap 25% frekuens
IV. UKURAN SIMPANGAN, DISPERSI & VARIASI
IV. UKURAN SIMPANGAN, DISPERSI & VARIASI Pendahuluan o Ukuran dspers atau ukuran varas, yang menggambarkan derajat bagamana berpencarnya data kuanttatf, dntaranya: rentang, rentang antar kuartl, smpangan
MINGGU KE- V: UKURAN PENYEBARAN
MINGGU KE- V: UKURAN PENYEBARAN Tujuan Instruksonal Umum :. Mahasswa mampu memaham apa yang dmaksud dengan ukuran penyebaran. Mahasswa mampu memaham berbaga pengukuran untuk mencar nla ukuran penyebaran
STATISTIK DESKRIPTIF UKURAN LETAK DATA
UKURAN LETAK DATA OLEH HERDIAN S.Pd., M.Pd. SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER (STIMIK) PRINGSEWU UKURAN LETAK DATA Selan ukuran pemusatan data, ada juga yang dsebut ukuran letak data. Adapun
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di MTs Negeri 2 Bandar Lampung dengan populasi siswa
III. METODE PENELITIAN A. Populas dan Sampel Peneltan n dlakukan d MTs Neger Bandar Lampung dengan populas sswa kelas VII yang terdr dar 0 kelas yatu kelas unggulan, unggulan, dan kelas A sampa dengan
STATISTIKA. Rumus : 1. Menentukan banyaknya data/responden dari diagram lingkaran:
STATISTIKA Jens-jens soal statstka yang serng dujkan adalah soal-soal tentang : 1. Membaca sajan data dalam bentuk dagram. Ukuran pemusatan data 3. Ukuran Letak Data 4. Ukuran Penyebaran Data SOAL DAN
BAB STATISTIKA. Tujuan Pembelajaran
BAB I STATISTIKA Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajar mater bab n, Anda dharapkan mampu:. membaca dan menyajkan data dalam bentuk tabel dan dagram (dagram batang, dagram gars, dagram lngkaran, dagram
I. PENGANTAR STATISTIKA
1 I. PENGANTAR STATISTIKA 1.1 Jens-jens Statstk Secara umum, lmu statstka dapat terbag menjad dua jens, yatu: 1. Statstka Deskrptf. Statstka Inferensal Dalam sub bab n akan djelaskan mengena pengertan
ANALISIS BENTUK HUBUNGAN
ANALISIS BENTUK HUBUNGAN Analss Regres dan Korelas Analss regres dgunakan untuk mempelajar dan mengukur hubungan statstk yang terjad antara dua varbel atau lebh varabel. Varabel tersebut adalah varabel
UKURAN GEJALA PUSAT &
UKURAN GEJALA PUSAT & UKURAN LETAK UKURAN GEJALA PUSAT & LETAK Untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengena suatu populas atau sampel Ukuran yang merupakan wakl kumpulan data mengena populas atau sampel
UKURAN LOKASI, VARIASI & BENTUK KURVA
UKURAN LOKASI, VARIASI & BENTUK KURVA MARULAM MT SIMARMATA, MS STATISTIK TERAPAN FAK HUKUM USI @4 ARTI UKURAN LOKASI DAN VARIASI Suatu Kelompok DATA berupa kumpulan nla VARIABEL [ vaabel ] Ms banyaknya
BAB III METODE PENELITIAN. Pada penelitian ini, penulis memilih lokasi di SMA Negeri 1 Boliyohuto khususnya
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Peneltan 3.1.1 Tempat Peneltan Pada peneltan n, penuls memlh lokas d SMA Neger 1 Bolyohuto khususnya pada sswa kelas X, karena penuls menganggap bahwa lokas
UJI NORMALITAS X 2. Z p i O i E i (p i x N) Interval SD
UJI F DAN UJI T Uj F dkenal dengan Uj serentak atau uj Model/Uj Anova, yatu uj untuk melhat bagamanakah pengaruh semua varabel bebasnya secara bersama-sama terhadap varabel terkatnya. Atau untuk menguj
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jens Peneltan Jens peneltan n adalah peneltan quas expermental dengan one group pretest posttest desgn. Peneltan n tdak menggunakan kelas pembandng namun sudah menggunakan
Kecocokan Distribusi Normal Menggunakan Plot Persentil-Persentil yang Distandarisasi
Statstka, Vol. 9 No., 4 47 Me 009 Kecocokan Dstrbus Normal Menggunakan Plot Persentl-Persentl yang Dstandarsas Lsnur Wachdah Program Stud Statstka Fakultas MIPA Unsba e-mal : [email protected] ABSTRAK
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri I Tibawa pada semester genap
5 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3. Lokas Dan Waktu Peneltan Peneltan n dlaksanakan d SMA Neger I Tbawa pada semester genap tahun ajaran 0/03. Peneltan n berlangsung selama ± bulan (Me,Jun) mula dar tahap
BAB III METODE PENELITIAN. yang digunakan meliputi: (1) PDRB Kota Dumai (tahun ) dan PDRB
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jens dan Sumber Data Jens data yang dgunakan dalam peneltan n adalah data sekunder. Data yang dgunakan melput: (1) PDRB Kota Duma (tahun 2000-2010) dan PDRB kabupaten/kota
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Al-Azhar 3 Bandar Lampung yang terletak di
III. METODE PENELITIAN A. Populas dan Sampel Peneltan n dlaksanakan d SMP Al-Azhar 3 Bandar Lampung yang terletak d Jl. Gn. Tanggamus Raya Way Halm, kota Bandar Lampung. Populas dalam peneltan n adalah
MODUL STATISTIKA BAHAN AJAR MATEMATIKA DASAR 2 SMA NEGERI 10 MELATI SAMARINDA DI SUSUN OLEH : KHAIRUL BASARI, S.Pd
MODUL STATISTIKA BAHAN AJAR MATEMATIKA DASAR SMA NEGERI 0 MELATI SAMARINDA DI SUSUN OLEH : KHAIRUL BASARI, S.Pd kharulfaq.wordpress.com e-mal : [email protected] Page of 64 Kegatan Pembelajaran A. STANDAR
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskrps Data Hasl Peneltan Satelah melakukan peneltan, penelt melakukan stud lapangan untuk memperoleh data nla post test dar hasl tes setelah dkena perlakuan.
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and
III. METODE PENELITIAN A. Desan Peneltan Peneltan n merupakan peneltan pengembangan (Research and Development). Peneltan pengembangan yang dlakukan adalah untuk mengembangkan penuntun praktkum menjad LKS
III. METODE PENELITIAN
III. METODE PEELITIA 3.1. Kerangka Pemkran Peneltan BRI Unt Cbnong dan Unt Warung Jambu Uraan Pekerjaan Karyawan Subyek Analss Konds SDM Aktual (KKP) Konds SDM Harapan (KKJ) Kuesoner KKP Kuesoner KKJ la
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 8 Bandar Lampung. Populasi dalam
1 III. METODE PENELITIAN A. Populas dan Sampel Peneltan n dlaksanakan d SMPN 8 Bandar Lampung. Populas dalam peneltan n adalah seluruh sswa kelas VII SMPN 8 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 01/013 yang terdr
BAB 2 LANDASAN TEORI. Universitas Sumatera Utara
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertan Analsa Regres Dalam kehdupan sehar-har, serng kta jumpa hubungan antara satu varabel terhadap satu atau lebh varabel yang lan. Sebaga contoh, besarnya pendapatan seseorang
BAB 2 LANDASAN TEORI. estimasi, uji keberartian regresi, analisa korelasi dan uji koefisien regresi.
BAB LANDASAN TEORI Pada bab n akan durakan beberapa metode yang dgunakan dalam penyelesaan tugas akhr n. Selan tu penuls juga mengurakan tentang pengertan regres, analss regres berganda, membentuk persamaan
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan
BAB III METODE PENELITIAN A. Jens Peneltan Peneltan n merupakan peneltan yang bertujuan untuk mendeskrpskan langkah-langkah pengembangan perangkat pembelajaran matematka berbass teor varas berupa Rencana
BAB III PERBANDINGAN ANALISIS REGRESI MODEL LOG - LOG DAN MODEL LOG - LIN. Pada prinsipnya model ini merupakan hasil transformasi dari suatu model
BAB III PERBANDINGAN ANALISIS REGRESI MODEL LOG - LOG DAN MODEL LOG - LIN A. Regres Model Log-Log Pada prnspnya model n merupakan hasl transformas dar suatu model tdak lner dengan membuat model dalam bentuk
BAB VB PERSEPTRON & CONTOH
BAB VB PERSEPTRON & CONTOH Model JST perseptron dtemukan oleh Rosenblatt (1962) dan Mnsky Papert (1969). Model n merupakan model yang memlk aplkas dan pelathan yang lebh bak pada era tersebut. 5B.1 Arstektur
Universitas Gadjah Mada Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil dan Lingkungan VARIABEL RANDOM. Statistika dan Probabilitas
Unverstas Gadjah Mada Fakultas Teknk Jurusan Teknk Sl dan Lngkungan VARIABEL RANDOM Statstka dan Probabltas 2 Pengertan Random varable (varabel acak) Jens suatu fungs yang ddefnskan ada samle sace Dscrete
III. METODE PENELITIAN. Metode dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Penggunaan metode eksperimen ini
III. METODE PENELITIAN A. Metode Peneltan Metode dalam peneltan n adalah metode ekspermen. Penggunaan metode ekspermen n bertujuan untuk mengetahu apakah suatu metode, prosedur, sstem, proses, alat, bahan
Histogram Citra. Bab Membuat Histogram
Bab 6 Hstogram Ctra I nformas pentng mengena s ctra dgtal dapat dketahu dengan membuat hstogram ctra. Hstogram ctra adalah grafk yang menggambarkan penyebaran nla-nla ntenstas pxel dar suatu ctra atau
BAB III METODE PENELITIAN. berjumlah empat kelas terdiri dari 131 siswa. Sampel penelitian ini terdiri dari satu kelas yang diambil dengan
7 BAB III METODE PENELITIAN A. Populas dan Sampel 1. Populas Populas dalam peneltan n adalah seluruh sswa kelas XI SMA Yadka Bandar Lampung semester genap tahun pelajaran 014/ 015 yang berjumlah empat
Pembayaran harapan yang berkaitan dengan strategi murni pemain P 2. Pembayaran Harapan bagi Pemain P1
Lecture : Mxed Strategy: Graphcal Method A. Metode Campuran dengan Metode Grafk Metode grafk dapat dgunakan untuk menyelesakan kasus permanan dengan matrks pembayaran berukuran n atau n. B. Matrks berukuran
ε adalah error random yang diasumsikan independen, m X ) adalah fungsi
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Analss regres merupakan suatu metode yang dgunakan untuk menganalss hubungan antara dua atau lebh varabel. Pada analss regres terdapat dua jens varabel yatu
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 13 Bandar Lampung. Populasi dalam
III. METODE PENELITIAN A. Populas dan Sampel Peneltan n dlaksanakan d SMP Neger 3 Bandar Lampung. Populas dalam peneltan n yatu seluruh sswa kelas VIII SMP Neger 3 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 0/03 yang
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN. penerapan Customer Relationship Management pada tanggal 30 Juni 2011.
44 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN 4.1 Penyajan Data Peneltan Untuk memperoleh data dar responden yang ada, maka dgunakan kuesoner yang telah dsebar pada para pelanggan (orang tua sswa) d Kumon
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan studi eksperimen yang telah dilaksanakan di SMA
III. METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Peneltan Peneltan n merupakan stud ekspermen yang telah dlaksanakan d SMA Neger 3 Bandar Lampung. Peneltan n dlaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2012/2013.
BAB 2 LANDASAN TEORI. Teori Galton berkembang menjadi analisis regresi yang dapat digunakan sebagai alat
BAB LANDASAN TEORI. 1 Analsa Regres Regres pertama kal dpergunakan sebaga konsep statstk pada tahun 1877 oleh Sr Francs Galton. Galton melakukan stud tentang kecenderungan tngg badan anak. Teor Galton
BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian merupakan cara atau langkah-langkah yang harus
BAB III METODE PENELITIAN Metode peneltan merupakan cara atau langkah-langkah yang harus dtempuh dalam kegatan peneltan, sehngga peneltan yang dlakukan dapat mencapa sasaran yang dngnkan. Metodolog peneltan
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan studi eksperimen dengan populasi penelitian yaitu
4 III. METODE PENELITIAN A. Populas Peneltan Peneltan n merupakan stud ekspermen dengan populas peneltan yatu seluruh sswa kelas VIII C SMP Neger Bukt Kemunng pada semester genap tahun pelajaran 01/013
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Hpotess Peneltan Berkatan dengan manusa masalah d atas maka penuls menyusun hpotess sebaga acuan dalam penulsan hpotess penuls yatu Terdapat hubungan postf antara penddkan
BAB III METODE PENELITIAN. SMK Negeri I Gorontalo. Penetapan lokasi tersebut berdasarkan pada
3 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tempat Dan Waktu Peneltan 3.1.1 Tempat Peneltan Peneltan yang dlakukan oleh penelt berlokas d Kelas Ak 6, SMK Neger I Gorontalo. Penetapan lokas tersebut berdasarkan pada
III. METODE PENELITIAN. bersifat statistik dengan tujuan menguji hipotesis yang telah ditetapkan.
3 III. METDE PENELITIAN A. Metode Peneltan Metode peneltan merupakan langkah atau aturan yang dgunakan dalam melaksanakan peneltan. Metode pada peneltan n bersfat kuanttatf yatu metode peneltan yang dgunakan
BAB III HIPOTESIS DAN METODOLOGI PENELITIAN
BAB III HIPOTESIS DAN METODOLOGI PENELITIAN III.1 Hpotess Berdasarkan kerangka pemkran sebelumnya, maka dapat drumuskan hpotess sebaga berkut : H1 : ada beda sgnfkan antara sebelum dan setelah penerbtan
Modul ini adalah modul ke-8 dalam mata kuliah Matematika. Isi modul ini
STATISTIKA ; MODUL ; ; 8; ; ; PENDAHULUAN Modul n adalah modul ke-8 dalam mata kulah Matematka. Is modul n membahas tentang statstka. Modul n terdr dar kegatan belajar. Pada kegatan belajar akan dbahas
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskrps Data Hasl Peneltan Peneltan n menggunakan peneltan ekspermen; subyek peneltannya dbedakan menjad kelas ekspermen dan kelas kontrol. Kelas ekspermen dber
BAB III OBYEK DAN METODE PENELITIAN. Obyek dalam penelitian ini adalah kebijakan dividen sebagai variabel
4 BAB III OBYEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Obyek Peneltan Obyek dalam peneltan n adalah kebjakan dvden sebaga varabel ndependen (X) dan harga saham sebaga varabel dependen (Y). Peneltan n dlakukan untuk
UKURAN-UKURAN DESKRIPTIF DATA
UKURAN-UKURAN DESKRIPTIF DATA Hazmra Yozza Izzat Rahm HG Jurusan Matenatka FMIPA Unand LOGO Kompetens Khusus Menghtung ukuran pemusatan data Menghtung ukuran keragaman data 3 4 Menghtung ukuran poss data
BAB V ANALISA PEMECAHAN MASALAH
BAB V ANALISA PEMECAHAN MASALAH 5.1 Analsa Pemlhan Model Tme Seres Forecastng Pemlhan model forecastng terbak dlakukan secara statstk, dmana alat statstk yang dgunakan adalah MAD, MAPE dan TS. Perbandngan
REGRESI DAN KORELASI LINEAR SEDERHANA. Regresi Linear
REGRESI DAN KORELASI LINEAR SEDERHANA Regres Lnear Tujuan Pembelajaran Menjelaskan regres dan korelas Menghtung dar persamaan regres dan standard error dar estmas-estmas untuk analss regres lner sederhana
BAB III METODELOGI PENELITIAN. metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif
BAB III METODELOGI PENELITIAN 3.1 Desan Peneltan Metode peneltan mengungkapkan dengan jelas bagamana cara memperoleh data yang dperlukan, oleh karena tu metode peneltan lebh menekankan pada strateg, proses
III.METODE PENELITIAN. Pada penelitian ini subyek yang digunakan adalah siswa VII A SMPN 5
33 III.METODE PENELITIAN A Jens Dan Desan Peneltan. Jens peneltan yang dgunakan dalam peneltan n adalah peneltan kuanttatf. Peneltan n merupakan peneltan korelas yang bertujuan untuk mengetahu hubungan
BAB 2 LANDASAN TEORI
7 BAB LANDASAN TEORI.1 Analsa Regres Analsa regres dnterpretaskan sebaga suatu analsa yang berkatan dengan stud ketergantungan (hubungan kausal) dar suatu varabel tak bebas (dependent varable) atu dsebut
BAB I PENDAHULUAN. pembangunan dalam sektor energi wajib dilaksanakan secara sebaik-baiknya. Jika
BAB I PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang Energ sangat berperan pentng bag masyarakat dalam menjalan kehdupan seharhar dan sangat berperan dalam proses pembangunan. Oleh sebab tu penngkatan serta pembangunan
BAB III METODE PENELITIAN. sebuah fenomena atau suatu kejadian yang diteliti. Ciri-ciri metode deskriptif menurut Surakhmad W (1998:140) adalah
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Peneltan Metode yang dgunakan dalam peneltan n adalah metode deskrptf. Peneltan deskrptf merupakan peneltan yang dlakukan untuk menggambarkan sebuah fenomena atau suatu
BAB V INTEGRAL KOMPLEKS
6 BAB V INTEGRAL KOMPLEKS 5.. INTEGRAL LINTASAN Msal suatu lntasan yang dnyatakan dengan : (t) = x(t) + y(t) dengan t rl dan a t b. Lntasan dsebut lntasan tutup bla (a) = (b). Lntasan tutup dsebut lntasan
PENANGANAN BAHAN PADAT S1 TEKNIK KIMIA FT UNS Sperisa Distantina
PENANGANAN BAHAN PAAT S1 TEKNIK KIMIA FT UNS Spersa stantna. SCREENING: MENENTUKAN UKURAN PARTIKEL Mater: Cara-cara menentukan ukuran partkel. Analss data ukuran partkel menggunakan screen shaker. Evaluas
BAB III METODE PENELITIAN. pretest postes control group design dengan satu macam perlakuan. Di dalam
BAB III METODE PEELITIA A. Bentuk Peneltan Peneltan n merupakan peneltan ekspermen dengan model pretest postes control group desgn dengan satu macam perlakuan. D dalam model n sebelum dmula perlakuan kedua
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen
3 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode dan Desan Peneltan Metode yang dgunakan dalam peneltan n adalah metode ekspermen karena sesua dengan tujuan peneltan yatu melhat hubungan antara varabelvarabel
STATISTIK menyatakan kumpulan data, bilangan maupun non bilangan, yg disusun ke dlm tabeldiagram-grafik yang menggambarkan suatu persoalan.
PERTEMUAN 1 STATISTIK menyatakan kumpulan data, blangan maupun non blangan, yg dsusun ke dlm tabeldagram-grafk yang menggambarkan suatu persoalan. STATISTIKA lmu yang berhubungan dengan cara-cara pengumpulan
Pendahuluan. 0 Dengan kata lain jika fungsi tersebut diplotkan, grafik yang dihasilkan akan mendekati pasanganpasangan
Pendahuluan 0 Data-data ang bersfat dskrt dapat dbuat contnuum melalu proses curve-fttng. 0 Curve-fttng merupakan proses data-smoothng, akn proses pendekatan terhadap kecenderungan data-data dalam bentuk
BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
BAB III METODE PENELITIAN Desan Peneltan Metode peneltan yang dgunakan dalam peneltan n adalah metode deskrptf analts dengan jens pendekatan stud kasus yatu dengan melhat fenomena permasalahan yang ada
Matematika Keuangan Dan Ekonomi. Indra Maipita
Matematka Keuangan Dan Ekonom Indra Mapta NUITS BIS Pendahuluan Sebaga penabung seta nda keluar sebaga pemenang hadah undan, dan dapat memlh salah satu hadah berkut: Menerma uang sejumlah Rp 50.000.000
BAB III METODE PENELITIAN. Adapun yang menjadi objek penelitian adalah siswa MAN Model Gorontalo.
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Peneltan 3.1.1 Tempat Peneltan Adapun yang menjad objek peneltan adalah sswa MAN Model Gorontalo. Penetapan lokas n ddasarkan pada beberapa pertmbangan yakn,
METODE NUMERIK. INTERPOLASI Interpolasi Beda Terbagi Newton Interpolasi Lagrange Interpolasi Spline.
METODE NUMERIK INTERPOLASI Interpolas Beda Terbag Newton Interpolas Lagrange Interpolas Splne http://maulana.lecture.ub.ac.d Interpolas n-derajat polnom Tujuan Interpolas berguna untuk menaksr hargaharga
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertan Regres Regres pertama kal dpergunakan sebaga konsep statstka oleh Sr Francs Galton (1822 1911). Belau memperkenalkan model peramalan, penaksran, atau pendugaan, yang
BAB 2 LANDASAN TEORI. diteliti. Banyaknya pengamatan atau anggota suatu populasi disebut ukuran populasi,
BAB LANDASAN TEORI.1 Populas dan Sampel Populas adalah keseluruhan unt atau ndvdu dalam ruang lngkup yang ngn dtelt. Banyaknya pengamatan atau anggota suatu populas dsebut ukuran populas, sedangkan suatu
BAB III METODE PENELITIAN. Metode dalam penelitian merupakan suatu cara yang digunakan oleh peneliti
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desan Peneltan Metode dalam peneltan merupakan suatu cara yang dgunakan oleh penelt dalam mencapa tujuan peneltan. Metode dapat memberkan gambaran kepada penelt mengena langkah-langkah
RANGKAIAN SERI. 1. Pendahuluan
. Pendahuluan ANGKAIAN SEI Dua elemen dkatakan terhubung ser jka : a. Kedua elemen hanya mempunya satu termnal bersama. b. Ttk bersama antara elemen tdak terhubung ke elemen yang lan. Pada Gambar resstor
BAB II METODOLOGI PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian. variable independen dengan variabel dependen.
BAB II METODOLOGI PENELITIAN A. Bentuk Peneltan Jens peneltan yang dgunakan dalam peneltan n adalah peneltan deskrptf dengan analsa kuanttatf, dengan maksud untuk mencar pengaruh antara varable ndependen
BAB IV METODE PENELITIAN. Penelitian mengenai Analisis Pengaruh Kupedes Terhadap Performance
BAB IV METODE PENELITIAN 4.1 Lokas dan Waktu Peneltan Peneltan mengena Analss Pengaruh Kupedes Terhadap Performance Busness Debtur dalam Sektor Perdagangan, Industr dan Pertanan dlaksanakan d Bank Rakyat
III. METODELOGI PENELITIAN. Suatu penelitian dapat berhasil dengan baik dan sesuai dengan prosedur ilmiah,
III. METODELOGI PENELITIAN A. Metode Peneltan Suatu peneltan dapat berhasl dengan bak dan sesua dengan prosedur lmah, apabla peneltan tersebut menggunakan metode atau alat yang tepat. Dengan menggunakan
BOKS A SUMBANGAN SEKTOR-SEKTOR EKONOMI BALI TERHADAP EKONOMI NASIONAL
BOKS A SUMBANGAN SEKTOR-SEKTOR EKONOMI BALI TERHADAP EKONOMI NASIONAL Analss sumbangan sektor-sektor ekonom d Bal terhadap pembangunan ekonom nasonal bertujuan untuk mengetahu bagamana pertumbuhan dan
BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN JAYAPURA
BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN JAYAPURA BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN JAYAPURA Sensus Penduduk 2010 merupakan sebuah kegatan besar bangsa Badan Pusat Statstk (BPS) berdasarkan Undang-undang Nomor 16
BAB III METODE PENELITIAN. menghasilkan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) pada materi Geometri dengan
BAB III METODE PENELITIAN A. Jens Peneltan Peneltan n merupakan peneltan pengembangan yang bertujuan untuk menghaslkan Lembar Kegatan Sswa (LKS) pada mater Geometr dengan pendekatan pembelajaran berbass
BAB III METODE PENELITIAN. Karangkajen, Madrasah Tsanawiyah Mu'allimaat Muhammadiyah Yogyakarta,
BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Peneltan Peneltan n dlakukan pada 6 (enam) MTs d Kota Yogyakarta, yang melput: Madrasah Tsanawyah Neger Yogyakarta II, Madrasah Tsanawyah Muhammadyah Gedongtengen,
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan di SD Al-Azhar 1 Wayhalim Bandar Lampung. Populasi
3 III. METODE PENELITIAN A. Populas dan Sampel Peneltan n dlaksanakan d SD Al-Azhar Wayhalm Bandar Lampung. Populas dalam peneltan n adalah seluruh sswa kelas V yang terdr dar 5 kelas yatu V A, V B, V
SEARAH (DC) Rangkaian Arus Searah (DC) 7
ANGKAAN AUS SEAAH (DC). Arus Searah (DC) Pada rangkaan DC hanya melbatkan arus dan tegangan searah, yatu arus dan tegangan yang tdak berubah terhadap waktu. Elemen pada rangkaan DC melput: ) batera ) hambatan
Deret Taylor & Diferensial Numerik. Matematika Industri II
Deret Taylor & Derensal Numerk Matematka Industr II Maclaurn Power Seres Deret Maclaurn adalah penaksran polnom derajat tak hngga 0 0! 0 n n 0 n! Notce: Deret nnte tak hngga menyatakan bahwa akhrnya deret
VLE dari Korelasi nilai K
VLE dar orelas nla Penggunaan utama hubungan kesetmbangan fasa, yatu dalam perancangan proses pemsahan yang bergantung pada kecenderungan zat-zat kma yang dberkan untuk mendstrbuskan dr, terutama dalam
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Di dalam matematika mulai dari SD, SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi
Daftar Is Daftar Is... Kata pengantar... BAB I...1 PENDAHULUAN...1 1.1 Latar Belakang...1 1.2 Rumusan Masalah...2 1.3 Tujuan...2 BAB II...3 TINJAUAN TEORITIS...3 2.1 Landasan Teor...4 BAB III...5 PEMBAHASAN...5
BAB 2 LANDASAN TEORI. persamaan penduga dibentuk untuk menerangkan pola hubungan variabel-variabel
BAB LANDASAN TEORI. Analss Regres Regres merupakan suatu alat ukur yang dgunakan untuk mengukur ada atau tdaknya hubungan antar varabel. Dalam analss regres, suatu persamaan regres atau persamaan penduga
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN Data terdr dar dua data utama, yatu data denyut jantung pada saat kalbras dan denyut jantung pada saat bekerja. Semuanya akan dbahas pada sub bab-sub bab berkut. A. Denyut Jantung
Apabila dua variabel X dan Y mempunyai hubungan, maka nilai variabel X yang sudah diketahui dapat dipergunakan untuk mempekirakan / menaksir Y.
ANALISIS KORELASI (ANALISIS HUBUNGAN) Korelas Hubungan antar kejadan (varabel) yang satu dengan kejadan (varabel) lannya (dua varabel atau lebh), yang dtemukan oleh Karl Pearson pada awal 1900 Apabla dua
BAB.3 METODOLOGI PENELITIN 3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini di laksanakan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) N. 1 Gorontalo pada kelas
9 BAB.3 METODOLOGI PENELITIN 3. Lokas dan Waktu Peneltan Peneltan n d laksanakan d Sekolah Menengah Pertama (SMP) N. Gorontalo pada kelas VIII. Waktu peneltan dlaksanakan pada semester ganjl, tahun ajaran
