SPESISIFIKASI SISTEM AUTOMATIC VEHICLE CLASSIFICATION MENGGUNAKAN B-METHOD

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "SPESISIFIKASI SISTEM AUTOMATIC VEHICLE CLASSIFICATION MENGGUNAKAN B-METHOD"

Transkripsi

1 SPESISIFIKASI SISTEM AUTOMATIC VEHICLE CLASSIFICATION MENGGUNAKAN B-METHOD Studi Mandiri Sftware Engineering Bayu Teny Fakultas Ilmu Kmputer Universitas Indnesia Depk 2011

2 Abstrak Autmatic Vehicle Classificatin merupakan sebuah sistem terpadu yang terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak, untuk digunakan mengklasifikasikan secara tmatis kendaraan yang melewati sebuah gerbang tl sesuai dengan glngannya. Glngan yang ada telah ditentukan berdasarkan hubungan antara variabel tertentu, misalkan dalam kasus ini melihat jumlah gandar, jumlah rda, apakah bis atau bukan. Lapran studi mandiri ini akan menjelaskan spesifikasi yang diperlukan untuk mengembangkan sistem Autmatic Vehicle Classificatin dengan menggunakan B Methd, sehingga memungkinkan membuktikan kebenaran spesifikasi tersebut dengan lgika matematika, dalam hal ini menggunakan sebuah alat bantu: Atelier B. 1. Pendahuluan Menghasilkan spesifikasi sistem tertanam (embedded system) yang berkualitas dalam arti tidak ambigu dan lengkap merupakan hal yang susah. Kesalahan spesifikasi sering terdeteksi saat dilakukan integrasi terakhir dan sistem testing. Padahal melakukan perbaikan kesalahan pada tahapan sistem testing memerlukan biaya yang 10 sampai 1000 kali dibandingkan melakukan perbaikan tersebut pada tahapan spesifikasi [7]. Sistem Autmatic Vehicle Classificatin merupakan sistem tertanam yang digunakan untuk mengglngkan kendaraan yang masuk dalam sebuah gardu tl sesuai dengan relasi atau aturan antar variabel yang sudah ditentukan. Cnth variabel ini antara lain state dari sensr-sensr yang ada dalam sistem. B merupakan metda untuk menspesifikasikan, mendisain, dan mengembangkan kde prgram dari sebuah sistem. Landasan utamanya adalah teri himpunan dari Zermel-Fraenkel dengan axim f chice, penggunaan knsep subtitusi umum pada mekanisme terstruktur dalam hal ini machine, refinement, dan implementatin [2]. Machine merupakan mekanisme terstruktur digunakan untuk menyatakan spesifikasi, sedangkan refinement dan implementatin merupakan kelanjutan dari spesifikasi yang sudah dibuat dengan hasil akhir kde prgram. Dalam lapran tugas mandiri ini, kita hanya akan menggunakan B untuk menyatakan spesifikasi dan membuktikan spesifikasi tersebut benar dengan alat bantu Atelier B. B-Methd sendiri sudah digunakan untuk berbagai macam slusi, diantaranya adalah: flight cntrl system [7], sebagai embeded verifier untuk java card byte cde [6], autmatic train prtectin [8], autmatic train cntrl tanpa pengemudi [8], fungsinal dari subsistem di mbil seperti: lampu, air bag, mesin, dll [8], pemdelan pintu tmatis untuk jalur kereta api [8]. Atelier B, perangkat lunak yang dikembangkan leh ClearSy System Engineering untuk mendukung B-Methd. Alat ini memungkinkan kita untuk membuktikan kebenaran sebuah mekanisme terstruktur apakah itu machine, refinement, dan implementatin, terhadap sifat-sifat sistem, maupun keterhubungan antara ketiganya. Studi Mandiri Sftware Engineering 2011 Bayu Teny Halaman 1

3 Lapran akhir ini akan dirganisasikan sebagai berikut, gambaran singkat tentang Sistem Autmatic Vehicle Classificatin pada Bab 2, teri singkat mengenai B-Methd pada Bab 3, spesifikasi Autmatic Vehicle Classificatin pada Bab 4, dan pemakaian Atelier-B pada Bab Sistem Autmatic Vehicle Classificatin Gambar 1. Autmatic Vehicle Classificatin Sensrs Sistem autmatic vehicle classificatin ini diinstal pada gerbang tl tmatis, dalam artian bahwa pengemudi mendapatkan kartu masuk jalan tl bukan dari petugas melainkan dari sebuah dispenser. Dimana kartu yang diterima leh pengemudi sesuai dengan glngan kendaraannya, pengglngan tersebut disimpulkan dari hasil yang dikirim sensr-sensr yang ada pada sistem. Dari Gambar 1 (mengacu pada referensi [9]) bisa dilihat bahwa autmatic vehicle classificatin terdiri dari enam buah sensr dan sebuah cntrller. Sensr tersebut dan kegunaannya sebagai berikut: Optical beam sensr, digunakan untuk mengetahui kendaraan ada atau tidak ada, selain itu sebagai tanda pemisah antara kendaraan yang di depan dengan yang di belakangnya. Lp cil, mendeteksi apakah ada kendaraan diatasnya. Treadle axel cunting, menghitung banyaknya gandar yang dimiliki leh sebuah kendaraan. Ultrasnic sensr, mengetahui apakah kendaraan bis ataukah bukan. Studi Mandiri Sftware Engineering 2011 Bayu Teny Halaman 2

4 Height sensr, mendeteksi tinggi kendaraan (dalam spesifikasi kali ini hasil dari sensr ini belum digunakan). AVC cntrller, untuk menyimpulkan glngan apakah kendaraan yang melalui gerbang tl ini. Untuk saat ini dikenal 5 glngan kendaraan dimana setiap glngan mempunyai tarif yang berbedabeda. Aturan pengglngan kendaraannya adalah sebagai berikut: Glngan 1 aturan 1 : banyaknya gandar 2, dan tidak duble wheell (mbil). Glngan 1 aturan 2 : banyaknya gandar 2, duble wheel, dan kendaraan adalah bis. Glngan 2: banyaknya gandar 2, duble wheel, bukan bis. Glngan 3: banyaknya gandar 3. Glngan 4: banyaknya gandar 4. Glngan 5: banyaknya gandar B Methd Abstract Machine Untuk menyatakan spesifikasi suatu sistem, dalam B kita bisa menyatakannya dalam sebuah Abstract Machine [1]. Dalam sebuah abstract machine kita tidak menggunakan sequencing dan lping didalamnya, karena kita membuat abstract machine bukan untuk mengembangkan kde prgram tetapi lebih membuat spesifikasi dari sistem. Ntasi yang digunakan sering disebut Abstract Machine Ntatin (AMN). Fitur-fitur yang ada dalam ntasi AMN antara lain: pre-cnditin, multiple assignment, bunded chice, guard, dan unbunded chice. Struktur dari sebuah abstract machine yang akan digunakan dalam lapran studi mandiri ini dapat dilihat sebagai berikut (bentuk lebih lengkapnya dapat dilihat pada referensi-referensi yang ada [1][5]): nama_mesin CONSTANTS cnstant 1, cnstant 2,..., cnstant m PROPERTIES ppredicate 1 ppredicate 2... ppredicate n DEFINITIONS definitin 1 ; definitin 2 ;...; definitin SETS SET 1 ; SET 2 ;...; SET p VARIABLES Studi Mandiri Sftware Engineering 2011 Bayu Teny Halaman 3

5 variable 1, variable 2,..., variable q INVARIANT ipredicate 1 ipredicate 2... ipredicate r INITIALISATION init 1 init 2... init s peratin 1 ˆ ;. utvalue peratin t (param1, param2) ˆ Penjelasannya sebagai berikut: nama_mesin : merupakan nama abstract machine yang dispesifikasikan. cnstant 1, cnstant 2,..., cnstant m : merupakan daftar knstanta yang berlaku dalam abstract machine nama_mesin. ppredicate 1 ppredicate 2... ppredicate n : adalah daftar prperti yang berlaku dalam nama_mesin, dinyatakan dalam predikat. Predikat-predikat yang ada menjelaskan batasan yang berlaku untuk knstanta-knstanta yang sudah didefinisikan, dalam nama_mesin. definitin 1 ; definitin 2 ;...; definitin : adalah daftar definisi yang berlaku pada nama_mesin, mirip peran makr pada bahasa C. Sebagai cnth: INDEX_MBL == , dengan adanya definisi tersebut, setiap kemunculan INDEX_MBL pada klausa-klausa yang lain (misalkan pada klausa ) sebenarnya menggantikan SET 1 ; SET 2 ;...; SET p : adalah definisi kumpulan himpunan yang digunakan dalam nama_mesin. variable 1, variable 2,..., variable q : adalah daftar variabel yang digunakan dalam nama_mesin. ipredicate 1 ipredicate 2... ipredicate r : adalah kumpulan predikat yang menjadi batasan variabel-variabel, yang berlaku dalam nama_mesin. init 1 init 2... init s : merupakan pemberian nilai awal dari nilai variabel-variabel yang ada, nilai tersebut berlaku sampai variabel bersangkutan mendapatkan assignment dalam klausa. peratin 1,..., peratin t : merupakan spesifikasi perasi-perasi yang berlaku dalam nama_mesin. Sebuah perasi bisa dibayangkan seperti methd pada paradigma Object Oriented Prgramming, dan sebuah variabel seperti attribute. Variabel-variabel yang Studi Mandiri Sftware Engineering 2011 Bayu Teny Halaman 4

6 berlaku pada abstract machine hanya bisa dirubah dan diakses nilainya melalui sebuah perasi. utvalue merupakan utput parameter dari peratin t, seperti return value dari sebuah methd. param 1, param 2 merupakan input parameter dari, seperti input parameter dari sebuah methd. 4. Spesifikasi Autmatic Vehicle Classificatin Spesifikasi utama dalam AVC adalah: Kendaraan yang masuk harus masuk dalam glngan yang sudah ditentukan. Kendaraan yang masuk memperleh tiket/kartu yang didalamnya terdapat infrmasi glngannya. Dalam B, spesifikasi tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut: Nama mesin yang digunakan dalam spesifikasi ini adalah. Daftar knstanta yang ada dalam sistem adalah: maxgandar, merepresentasikan jumlah gandar maksimum yang bisa diterima leh sistem. Dalam abstract machine nilai knkrit dari knstanta tidak harus dinyatakan. maxmbil, merepresentasikan jumlah maximum mbil yang dapat disimpan dalam sistem. CONSTANTS maxgandar, maxmbil Predikat yang harus berlaku atas knstanta-knstanta di atas adalah: maxgandar adalah anggta bilangan natural yang dimulai dari 1, dan maxmbil adalah anggta bilangan 1..MAXINT. CONSTANTS maxgandar, maxmbil Studi Mandiri Sftware Engineering 2011 Bayu Teny Halaman 5

7 PROPERTIES maxgandar NATURAL1 maxmbil 1..MAXINT-1 Definisi yang ada adalah: INDEXMBL == 1..maxmbil. CONSTANTS maxgandar, maxmbil DEFINITIONS INDEXMBL == 1..maxmbil Himpunan yang ada dalam sistem: GOLONGAN, himpunan yang merepresentasikan glngan-glngan yang ada dalam sistem. STATUS, himpunan yang merepesentasikan lkasi sebuah mbil terhadap daerah A1 (lihat Gambar 1). KARTUSTS, himpunan yang merepesentasikan status kartu untuk sebuah mbil yang sudah memasuki GTO dan sudah. CONSTANTS maxgandar, maxmbil SETS GOLONGAN = {Glngan1, Glngan2, Glngan3, Glngan4, Glngan5}; STATUS = {belumlewat, didalam, keluar}; KARTUSTS={ntavailable, available} Variabel-variabel yang ada dalam sistem: mbildia1, menyimpan status lkasi dari kendaraan dilihat dari area A1, apakah belum lewat, ada di dalam, ataukah di luar dari A1. Studi Mandiri Sftware Engineering 2011 Bayu Teny Halaman 6

8 benarbis, jika nilainya TRUE kendaraan adalah sebuah bis, FALSE jika bukan. axlenb, menyimpan nilai banyaknya gandar yang terdeteksi dari kendaraan. benarduble, jika nilainya TRUE artinya ada rda ganda untuk satu sisi dari sebuah gandar (empat rda dalam satu gandar), FALSE jika tidak benar. treadledublewpress, menyimpan jumlah gandar yang mempunyai rda ganda. mblgl, menyimpan glngan dari sebuah kendaraan. imblgl, indeks dari sebuah kendaraan, menunjukkan urutan masuknya kendaraan ke dalam gerbang tl bersangkutan. glngansudahdiset, untuk mengetahui apakah glngan untuk sebuah kendaraan sudah ditentukan atau belum. Invarian, atau kndisi yang harus selalu terpenuhi untuk setiap variabel dalam adalah: mbildia1 anggta himpunan STATUS, nilainya adalah anggta dari {belumlewat, didalam, keluar}, dan benarbis anggta himpunan BOOL, nilainya TRUE atau FALSE, dan axlenb anggta himpunan {0,1,..., maxgandar}, dan benarduble anggta himpunan BOOL, dan treadledublewpress anggta himpunan {0,1,...,maxgandar}, dan mblgl anggta himpunan dari ttal fungsi dengan dmain {1,2,...,maxmbil} dan range {Glngan1,Glngan2,Glngan3,Glngan4,Glngan5}, artinya semua kendaraan yang tercatat memasuki gerbang tl akan dipetakan ke dalam glngannya, dan imblgl anggta himpunan {1,2,...,maxmbil+1}, dan glngansudahdiset anggta himpunan BOOL. CONSTANTS maxgandar, maxmbil VARIABLES mbildia1, benarbis, axlenb, benarduble, treadledublewpress, mblgl,mblkrt, imblgl, imblkrt, glngansudahdiset INVARIANT mbildia1 STATUS benarbis BOOL axlenb 0..maxgandar benarduble BOOL treadledublewpress 0..maxgandar mblgl INDEXMBL GOLONGAN mblkrt INDEXMBL KARTUSTS imblgl 1..maxmbil+1 imblkrt 0..maxmbil (imblkrt>0mblkrt(imblkrt)=available) Studi Mandiri Sftware Engineering 2011 Bayu Teny Halaman 7

9 glngansudahdiset BOOL Inisialisasi dari variabel-variabel dinyatakan sebagai berikut: CONSTANTS maxgandar, maxmbil INITIALISATION mbildia1:=belumlewat benarbis:=false axlenb:=0 treadledublewpress:=0 mblgl:: INDEXMBL GOLONGAN mblkrt:: INDEXMBL KARTUSTS imblgl:=1 imblkrt:=0 glngansudahdiset:=false Berikut ini adalah perasi-perasi yang harus ada dalam sistem: Menandakan sebuah kendaraan itu bis atau bukan, prekndisi yang harus terpenuhi adalah kendaraan ada di area A1 atau sudah keluar dari area A1, dan sensr ultrasnic memberikan tanda bahwa kendaraan yang terdeteksi adalah bis. setbenarbis(frmultrasnic) ˆ (mbildia1=didalam r mbildia1=keluar) benarbis=false frmultrasnic=true benarbis:=true ; Menghitung gandar dari sebuah kendaraan, dengan prekndisi yang harus dipenuhi: kendaraan masih dalam area A1, dan sensr treadle axle cunting memberikan Studi Mandiri Sftware Engineering 2011 Bayu Teny Halaman 8

10 sinyal bahwa gandar baru terdeteksi, dan jumlah gandar yang terdeteksi tidak melebihi jumlah maksimum gandar yang ditetapkan. setbenarbis(frmultrasnic) ˆ ; inctraxlecunting(treadleaxle) ˆ mbildia1=didalam treadleaxle=true axlenb<maxgandar axlenb:=axlenb+1 ; Menentukan apakah sebuah kendaraan sudah memasuki area A1, ataukah sudah keluar. Infrmasi lkasi kendaran ini digunakan pada perasi-perasi yang lain: sekiranya kendaraan tersebut sudah keluar untuk menandakan bahwa penghitungan gandar terhadap kendaraan tersebut sudah selesai, sekiranya kendaraan tersebut di dalam A1 berarti penghitungan gandar dimulai atau bisa dilanjutkan. Kendaraan di dalam A1 sekiranya salah satu sensr berikut bernilai TRUE : lp cil, ultrasnic, atau ptical beam. Sedangkan kendaraan dianggap keluar dari A1 jika ketiga sensr tersebut menghasilkan nilai FALSE. setbenarbis(frmultrasnic) ˆ ; psisidia1(lpcil,ultrasnic,pticalbeam) lpcil BOOL ultrasnic BOOL pticalbeam BOOL Studi Mandiri Sftware Engineering 2011 Bayu Teny Halaman 9

11 select lpcil=true ultrasnic=true pticalbeam=true mbildia1:=didalam when lpcil=false ultrasnic=false pticalbeam=false mbildia1=didalam mbildia1:=keluar ; Mendeteksi apakah ada gandar dengan rda ganda. Prekndisi yang harus dipenuhi adalah: kendaraan ada di dalam A1 atau sudah keluar dari A1, treadle duble wheel sensr memberitahu adanya gandar dengan rda ganda, selain itu pengecekan dilakukan jika treadle duble wheel sudah tertekan lebih besar atau sama dengan 2. setbenarbis(frmultrasnic) ˆ ; psisidia2(tdwpress, isduble) ˆ (mbildia1=didalam mbildia1=keluar) tdwpress=true isduble BOOL treadledublewpress 2 if isduble=true benarduble:=true ; Menghitung jumlah gandar yang terdeteksi leh treadle duble wheel sensr. Terlepas apakah itu rda ganda ataukah tidak. Prekndisi yang terpenuhi adalah kendaraan di dalam A1 ataukah sudah keluar di A1 dan sensr treadle duble wheel tertekan. Studi Mandiri Sftware Engineering 2011 Bayu Teny Halaman 10

12 setbenarbis(frmultrasnic) ˆ ; inctreadledublew(tdwpress) ˆ (mbildia1=didalam mbildia1=keluar) tdwpress=true treadledublewpress<maxgandar treadledublewpress:=treadledublewpress+1 ; Variabel-variabel yang digunakan untuk menglah sebuah kendaraan, harus segera direset, setelah kendaraan tersebut sudah ditentukan glngannya. Sehingga variabel-variabel tersebut bisa digunakan untuk merepresentasikan state dari kendaraan selanjutnya (yang ada dibelakangnya). Prekndisi yang harus terpenuhi adalah kendaraan sudah keluar dari area A1 dan glngan kendaraan sudah ditentukan. setbenarbis(frmultrasnic) ˆ ; resetvariables ˆ mbildia1=keluar glngansudahdiset=true mbildia1:=belumlewat benarbis:=false axlenb:=0 treadledublewpress:=0 glngansudahdiset:=false ; Studi Mandiri Sftware Engineering 2011 Bayu Teny Halaman 11

13 Menentukan glngan dari kendaraan menggunakan aturan yang ada. Prekndisi yang harus dipenuhi adalah: kendaraan sudah keluar dari A1 dan indeks kendaraan tidak melebihi dari maksimum kendaraan yang dapat dicatat dalam sistem. setbenarbis(frmultrasnic) ˆ ; menentukanmblgl ˆ mbildia1=keluar imblgl < maxmbil select axlenb=2 benarduble=false mblgl <+ {imblgl Glngan1} when axlenb=2 benarduble=true benarbis=true mblgl <+ {imblgl Glngan1} when axlenb=2 benarduble=true benarbis=false mblgl <+ {imblgl Glngan2} when axlenb=3 mblgl <+ {imblgl Glngan3} when axlenb=4 mblgl <+ {imblgl Glngan4} when axlenb>=5 mblgl <+ {imblgl Glngan5} imblgl:=imblgl+1 glngansudahdiset:=true ; Mengembalikan nilai ke nilai inisialisasi dari variabel yang merepresentasikan jumlah kendaraan yang dicatat dalam sistem, sekiranya nilai variabel tersebut sudah melebih batas maksimum. Studi Mandiri Sftware Engineering 2011 Bayu Teny Halaman 12

14 setbenarbis(frmultrasnic) ˆ ; resetindexmbilgl ˆ imblgl = maxmbil + 1 imblgl:= 1 ; Mengembalikan nilai ke nilai inisialisasi dari variabel yang merepresentasikan jumlah kendaraan yang sudah menerima kartu yang dicatat dalam sistem, sekiranya nilai variabel tersebut sudah melebihi batas maksimum. setbenarbis(frmultrasnic) ˆ ; resetindexmbilkartu ˆ imblkrt = maxmbil imblkrt:= 0 ; Menyediakan glngan untuk kendaraan yang sudah diglngkan dan memberi tanda bahwa kartu untuk kendaraan tersebut sudah bisa diambil. Prekndisi yang harus terpenuhi adalah: kendaraan yang akan mengambil kartu glngannya sudah ditentukan, dan kendaraan sebelumnya sudah mengambil kartu, dan indeks yang Studi Mandiri Sftware Engineering 2011 Bayu Teny Halaman 13

15 merepresentasikan kendaraan yang sudah mengambil kartu tidak melewati batas maksimum yang sudah ditentukan. setbenarbis(frmultrasnic) ˆ ; valglngan<--ambilkartumbil = glngansudahdiset=true & (imblkrt=0 r (mblkrt(imblkrt)=available & imblkrt>0))& imblkrt+1 <= maxmbil valglngan:=mblgl(imblkrt+1) imblkrt:=imblkrt+1 mblkrt(imblkrt+1):=available ; 5. Atelier B Bantuan yang diberikan leh Atelier B dalam pembuktian spesifikasi sebuah abstrack machine ada dua macam, yaitu: type check dan prf bligatin. Type check dilakukan di awal sebelum kita membuktikan prf bligatin (PO). Dalam tahapan ini Atelier B akan mecari kesalahan sintaks yang mungkin terjadi dalam mekanisme terstruktur kita, apakah abstract machine, ataukah refinement, atau implementatin, dalam hal ini spesifikasi dalam abstrack machine. Setelah spesifikasi terbebas dari kesalahan sintaks, kita bisa melangkah menghasilkan PO, untuk kemudian dibuktikan kebenarannya. Berikut ini adalah sebuah PO yang diambil dari perasi inctraxlecunting: axlenb 0..maxgandar axlenb+1 0..maxgandar Banyaknya PO yang ditemukan leh Atelier B dalam spesifikasi ini adalah sebanyak 30. N Klausa/Operasi Banyaknya PO 1 Initialisatin 3 2 setbenarbis 0 3 inctraxlecunting 1 Studi Mandiri Sftware Engineering 2011 Bayu Teny Halaman 14

16 N Klausa/Operasi Banyaknya PO 4 psisidia1 0 5 psisidia2 0 6 inctreadledublew 1 7 resetvariables 1 8 menentukanmblgl 18 9 getglmbilke 0 10 resetindexmbilgl 1 11 resetindexmbilkrt 1 12 ambilkartumbil 4 Untuk membuktikan semua PO terkadang kita tidak bisa mengandalkan bantuan Atelier B, untuk itu kita bisa memberikan bantuan atau melakukan pembuktian secara interaktif. Pada kasus ini, spesifikasi yang dibuat berhasil dibuktikan secara tmatis. Berikut screen capture dari hasil pemeriksaan sintaks dan pembuktian PO secara tmatis. Gambar 2. Screen Capture Pembuktian Studi Mandiri Sftware Engineering 2011 Bayu Teny Halaman 15

17 Daftar Pustaka [1] J.R. Abrial. The B Bk - Assigning Prgrams t Meanings. Cambridge University Press, ISBN [2] Dminique Cansell, Dminique Méry. Fundatins f B Methd. Cmputing and Infrmatics, Vl. 22, 2003, [3] J.R. Abrial. Frmal Methd: Thery Becming Practice. Jurnal f Universal Cmputer Science, vl. 13, n. 5 (2007), [4] Atelier B. User Manual Versin 4. ClearSy System Engineering. [5] B Language Reference Manual Versin ClearSy System Engineering. [6] Ludvic Casset. Develpment f an Embedded Verifier fr Java Card Byte Cde using Frmal Methds. Gemplus Research Labratry. [7] Liu Jiufu, Yang Zhng. UML and B Methd Based Analysis and Refinement fr Flight Cntrl Sftware f Unmanned Aerial Vehicle Internatinal Cnference n Cmputer Science and Sftware Engineering. [8] Industrial Use f B Methd. ClearSy System Engineering. [9]...Lapran studi mandiri Iis... Studi Mandiri Sftware Engineering 2011 Bayu Teny Halaman 16

Software Requirement (Persyaratan PL)

Software Requirement (Persyaratan PL) Sftware Requirement ( PL) Arna Fariza 1 Rekayasa Perangkat Lunak Tujuan Memperkenalkan knsep persyaratan user dan sistem Menjelaskan persyaratan fungsinal dan nnfungsinal Menjelaskan bagaimana persyaratan

Lebih terperinci

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PERKULIAHAN (GBPP)

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PERKULIAHAN (GBPP) GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PERKULIAHAN (GBPP) Matakuliah : Lgika Fuzzy Kde : TSK-710 Teri : 2 sks Praktikum : - Deskripsi Matakuliah Standar Kmpetensi Prgram Studi : Himpunan Fuzzy dan Lgika Fuzzy: mtivasi,

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN A. Latar Belakang Saat ini dunia yang kita tempati berada dalam genggaman revlusi teknlgi dan revlusi infrmasi, mulai dari internet, peningkatan kemampuan micrprcessr, kmputer

Lebih terperinci

Desain Software. Arna Fariza PENS. Rekayasa Perangkat Lunak. Materi. Apakah desain software itu? Apakah modularisasi itu? Model

Desain Software. Arna Fariza PENS. Rekayasa Perangkat Lunak. Materi. Apakah desain software itu? Apakah modularisasi itu? Model Desain Sftware Arna Fariza PENS 1 Materi Apakah desain sftware itu? Apakah mdularisasi itu? Mdel 2 Apakah Desain Sftware itu? Desain adalah prses mengubah persyaratan sistem ke dalam prduk yang lengkap

Lebih terperinci

Proses Software. Tujuan

Proses Software. Tujuan Prses Sftware Arna Fariza PENS-ITS 1 Tujuan Memperkenalkan mdel prses sftware Menggambarkan beberapa mdel prses dan kapan digunakan Menggambarkan utline mdel prses untuk rekayasa persyaratan, pengembangan

Lebih terperinci

PENGANTAR SISTEM KENDALI

PENGANTAR SISTEM KENDALI 1 I PENGANTAR SISTEM KENDALI Deskripsi : Bab ini memberikan gambaran secara umum mengenai sistem kendali, definisi-definisi, pengertian sistem kendali lingkar tertutup dan sistem kendali lingkar terbuka,

Lebih terperinci

system) yang elemennya terdiri dari hardware, software dan brainware. Ketiga

system) yang elemennya terdiri dari hardware, software dan brainware. Ketiga PENGETAHUAN DASAR KOMPUTER 1. Knsep Kmputer Dari beberapa pendapat tentang definisi kmputer, maka yang disebut dengan kmputer adalah perangkat elektrnik yang dapat menerima masukan (input), dan selanjutnya

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Pengenalan Algoritma dan Pemrograman

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Pengenalan Algoritma dan Pemrograman BAB I PENDAHULUAN 1.1 Pengenalan Algritma dan Pemrgraman A. Tujuan Pembelajaran Mahasiswa mengenal definisi algritma dan pemrgraman Mahasiswa mengenal knsep dasar pemetaan algritma ke dalam bahasa algritmik.

Lebih terperinci

BAB 1 Pengenalan Pemrograman Komputer

BAB 1 Pengenalan Pemrograman Komputer BAB 1 Pengenalan Pemrgraman Kmputer 1.1 Tujuan Bagian ini akan membahas dasar dasar kmpnen dari kmputer meliputi hardware (perangkat keras) dan sftware (perangkat lunak). Kami juga akan menyertakan gambaran

Lebih terperinci

BAB II. Pengenalan Tipe Data pada VB, Variabel, Konstanta, Operator, Array serta penggunaan Fungsi-Fungsi bawaan dari VB

BAB II. Pengenalan Tipe Data pada VB, Variabel, Konstanta, Operator, Array serta penggunaan Fungsi-Fungsi bawaan dari VB BAB II Pengenalan Tipe Data pada VB, Variabel, Knstanta, Operatr, Array serta penggunaan Fungsi-Fungsi bawaan dari VB I. Tujuan Praktikum 1. Mahasiswa memahami tipe data, variable dan knstanta pada VB

Lebih terperinci

APLIKASI SOFTWARE PERPUSTAKAAN DIGITAL

APLIKASI SOFTWARE PERPUSTAKAAN DIGITAL APLIKASI SOFTWARE PERPUSTAKAAN DIGITAL Prpsal Sftware PERPUSTAKAAN DIGITAL Sistem Infrmasi Perpustakaan adalah sebuah sftware perpustakaan praktis yang telah teruji keandalannya serta telah digunakan leh

Lebih terperinci

KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH REPUBLIK INDONESIA MANUAL REGISTRASI REGISTRASI REGISTRASI

KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH REPUBLIK INDONESIA MANUAL REGISTRASI REGISTRASI REGISTRASI KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH REPUBLIK INDONESIA MANUAL REGISTRASI NASION REGISTRASI NAL PMKM REGISTRASI SEKAPUR SIRIH i DAFTAR ISI SEKAPUR SIRIH... I DAFTAR ISI...II DAFTAR GAMBAR...III

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Sejak komputer ditemukan, para peneliti telah berpikir adakah kemungkinan agar

BAB 2 LANDASAN TEORI. Sejak komputer ditemukan, para peneliti telah berpikir adakah kemungkinan agar BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Machine Learning Sejak kmputer ditemukan, para peneliti telah berpikir adakah kemungkinan agar kmputer dapat belajar. Jika kita mengerti bagaimana cara memprgram kmputer agar mereka

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. sangat membutuhkan alat pengukur kemiringan kendaraan terhadap media yang

BAB I PENDAHULUAN. sangat membutuhkan alat pengukur kemiringan kendaraan terhadap media yang 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Kendaraan bermtr ataupun tak bermtr, khususnya kendaraan rda dua sangat membutuhkan alat pengukur kemiringan kendaraan terhadap media yang dilaluinya. Karena

Lebih terperinci

Dasar Pemrograman Java

Dasar Pemrograman Java Dasar Pemrograman Java Tessy Badriyah, SKom. MT. http://lecturer.eepis-its.edu/~tessy Tujuan Pembelajaran Penggunaan Komentar dalam program Memahami perbedaan identifier yang valid dan yang tidak valid

Lebih terperinci

Penjelasan Soal Programming

Penjelasan Soal Programming Penjelasan Sal Prgramming Struktur Sal Setiap sal terdiri atas 4 bagian, deskripsi sal, frmat input/utput, cnth input/utput dan biasanya terdapat penjelasan cnth input/utput. Deskripsi sal berisi penjelasan

Lebih terperinci

[Summary] Sistem Informasi Perusahaan Chapter 1 & 2

[Summary] Sistem Informasi Perusahaan Chapter 1 & 2 [Summary] Sistem Infrmasi Perusahaan Chapter 1 & 2 CHAPTER 1 PENGANTAR Integrated enterprise infrmatin system: Enterprise (perusahaan): rganisasi yang didirikan untuk mencapai suatu tujuan tertentu dengan

Lebih terperinci

BAB 3. TINJAUAN PROFESI DI BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI

BAB 3. TINJAUAN PROFESI DI BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI ETIKA PROFESI : Etika dan Prfesinalisme Pekerja di Bidang Teknlgi Infrmasi BAB 3. TINJAUAN PROFESI DI BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI K utipan di samping adalah jawaban familiar yang diberikan Sebuah leh I

Lebih terperinci

meningkatkan/mempercepat kinerja windows 7 tanpa software

meningkatkan/mempercepat kinerja windows 7 tanpa software meningkatkan/mempercepat kinerja windws 7 tanpa sftware Pst under trik kmputer, windws 7 di Jumat, Mei 28, 2010 Dipskan leh Turmudi Kinerja cmputer saat ini menjadi hal yang penting bagi pengguna cmputer.

Lebih terperinci

PEMBUATAN APLIKASI PEMINDAI UANG KERTAS DENGAN ALGORITMA VIOLA-JONES

PEMBUATAN APLIKASI PEMINDAI UANG KERTAS DENGAN ALGORITMA VIOLA-JONES Seminar Nasinal Teknlgi Infrmasi dan Multimedia 2016 PEMBUATAN APLIKASI PEMINDAI UANG KERTAS DENGAN ALGORITMA VIOLA-JONES Sidik Hadi Kurniadi1), Akhmad Adi Edvant2) 1), 2) Teknik Infrmatika STMIK AMIKOM

Lebih terperinci

WEB-BASED SOFTWARE CONFIGURATION MANAGEMENT TOOL UNTUK PENGEMBANGAN SOFTWARE DALAM TIM

WEB-BASED SOFTWARE CONFIGURATION MANAGEMENT TOOL UNTUK PENGEMBANGAN SOFTWARE DALAM TIM ISSN 1858-4667 JURNAL LINK VOL 20/N. 1/Maret 2014 WEB-BASED SOFTWARE CONFIGURATION MANAGEMENT TOOL UNTUK PENGEMBANGAN SOFTWARE DALAM TIM Hartn Lieyant, Suhatati Tjandra Jurusan Teknik Infrmatika dan Kmputer,

Lebih terperinci

TIPS dan TRIK RECODE & AUTOMATIC RECODE

TIPS dan TRIK RECODE & AUTOMATIC RECODE TIPS dan TRIK RECODE & AUTOMATIC RECODE 1. RECODE Perintah ini berfungsi untuk memberi kde ulang (recde) kepada suatu variabel berdasar kriteria tertentu. Recde bisa dilakukan: Kasus: Dalam variabel yang

Lebih terperinci

Sistem Pendukung Keputusan untuk Investasi Perumahan Area Malang Menggunakan Algoritma Bayesian

Sistem Pendukung Keputusan untuk Investasi Perumahan Area Malang Menggunakan Algoritma Bayesian 13 Sistem Pendukung Keputusan untuk Investasi Perumahan Area Malang Menggunakan Algritma Bayesian Mhammad Taufan AZ, Sunary dan Wijn Abstrak Faktr yang menjadi pertimbangan dalam menentukan keputusan untuk

Lebih terperinci

ANALISA KAPASITAS DAN TINGKAT PELAYANAN PADA RUAS JALAN WOLTER MONGINSIDI KOTA MANADO

ANALISA KAPASITAS DAN TINGKAT PELAYANAN PADA RUAS JALAN WOLTER MONGINSIDI KOTA MANADO Jurnal Sipil Statik Vl.1 N.9, Agustus (623-629) ISSN: 2337-6732 ANALISA KAPASITAS DAN TINGKAT PELAYANAN PADA RUAS JALAN WOLTER MONGINSIDI KOTA MANADO Ardi Palin A. L. E. Rumayar, Lintng E. Fakultas Teknik,

Lebih terperinci

Naskah Tutorial. QM for Windows. Budi Harsanto, MM. 0 P a g e

Naskah Tutorial. QM for Windows. Budi Harsanto, MM. 0 P a g e Naskah Tutrial QM fr Windws Budi Harsant, MM 0 P a g e Daftar Isi Kata Pengantar... 2 Pendahuluan... 3 Metde Kuantitatif untuk Bisnis... 3 Sekilas QM fr Windws... 3 Instalasi QM fr Windws... 5 Spesifikasi

Lebih terperinci

PENGENDALIAN MESIN HOIST HANGER DALAM PROSES PTC/ED MENGGUNAKAN PLC OMRON

PENGENDALIAN MESIN HOIST HANGER DALAM PROSES PTC/ED MENGGUNAKAN PLC OMRON PENGENDALIAN MESIN HOIST HANGER DALAM PROSES PTC/ED MENGGUNAKAN PLC OMRON M. Hasim As ari *), Wahyudi **) Abstract The develpment f Technlgy demands efficient and wrk speed, s it needs a system which can

Lebih terperinci

BAB 6 METODE PENGUJIAN

BAB 6 METODE PENGUJIAN BAB 6 METODE PENGUJIAN Metode pengujian adalah cara atau teknik untuk menguji perangkat lunak, mempunyai mekanisme untuk menentukan data uji yang dapat menguji perangkat lunak secara lengkap dan mempunyai

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN SISTEM SMS GATEWAY BERBASIS WEB SERVICE UNTUK PENYEBARAN INFORMASI ANTAR ANGGOTA PERUSAHAAN DENGAN METODE SMS GROUPING

PENGEMBANGAN SISTEM SMS GATEWAY BERBASIS WEB SERVICE UNTUK PENYEBARAN INFORMASI ANTAR ANGGOTA PERUSAHAAN DENGAN METODE SMS GROUPING PENGEMBANGAN SISTEM SMS GATEWAY BERBASIS WEB SERVICE UNTUK PENYEBARAN INFORMASI ANTAR ANGGOTA PERUSAHAAN DENGAN METODE SMS GROUPING Agung Tri Hikmawan Jurusan Sistem Infrmasi, Fakultas Teknlgi Infrmasi

Lebih terperinci

>>> type ("5") <'type string'> >>> a= Belajar Python >>> type a <'type string'> AP2B Dini Triasanti Struktur Pemrograman Python (Bagian 2)

>>> type (5) <'type string'> >>> a= Belajar Python >>> type a <'type string'> AP2B Dini Triasanti Struktur Pemrograman Python (Bagian 2) Struktur Pemrograman Python (Bagian 2) 1. Nilai dan Tipe data Sebuah nilai adalah hal yang paling mendasar seperti sebuah huruf atau sebuah angka yang akan di manipulasi oleh program. Nilai 2 (hasil ini

Lebih terperinci

Linux Ubuntu Lucid Lynx

Linux Ubuntu Lucid Lynx Open Yur Mind With Open Surce Sftware STEP BY STEP MENGINSTALL SISTEM OPERASI LINUX Linux Ubuntu 10.04 Lucid Lynx DESKTOP EDITION Open Yur Mind With Open Surce Sftware Menjalankan Linux Ubuntu 10.04 Masukkan

Lebih terperinci

APLIKASI TEKNOLOGI GREEN COMPUTING MELALUI OPTIMALISASI KINERJA KOMPUTER

APLIKASI TEKNOLOGI GREEN COMPUTING MELALUI OPTIMALISASI KINERJA KOMPUTER APLIKASI TEKNOLOGI GREEN COMPUTING MELALUI OPTIMALISASI KINERJA KOMPUTER Hidayatulah Himawan Jurusan Teknik Infrmatika UPN Veteran Ygyakarta Jl. Babarsari 2 Tambakbayan 55281 Telp (0274) 485323 Email :

Lebih terperinci

TIPE DATA, VARIABLE, dan OPERATOR DELPHI

TIPE DATA, VARIABLE, dan OPERATOR DELPHI TIPE DATA, VARIABLE, dan OPERATOR DELPHI A. TIPE DATA Delphi merupakan bahasa pemrograman tingkat tinggi yang mendukung perancangan terstruktur dan berorientasi Object. Bahasa pemrograman ini berdasarkan

Lebih terperinci

LAPORAN PERCOBAAN V ( APLIKASI NILAI MAHASISWA) BERBASIS JAVA

LAPORAN PERCOBAAN V ( APLIKASI NILAI MAHASISWA) BERBASIS JAVA LAPORAN PERCOBAAN V ( APLIKASI NILAI MAHASISWA) BERBASIS JAVA Oleh : Putri Indriyaningsih NPM. 1142208 Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer STMIK AMIKBANDUNG Jl. Jakarta no. 28 Bandung 1 BAB

Lebih terperinci

REKAYASA PERANGKAT LUNAK. Spesifikasi Formal

REKAYASA PERANGKAT LUNAK. Spesifikasi Formal REKAYASA PERANGKAT LUNAK Spesifikasi Formal MUHLIS TAHIR 092904033 PTIK A 2009 TUJUAN : Untuk menjelaskan mengapa teknik spesifikasi formal membantu menemukan masalah dalam persyaratan sistem Untuk menggambarkan

Lebih terperinci

Kisi-Kisi Ujian Tengah Semester Algoritma dan Pemrograman Lanjut

Kisi-Kisi Ujian Tengah Semester Algoritma dan Pemrograman Lanjut Kisi-Kisi Ujian Tengah Semester Algoritma dan Pemrograman Lanjut 1. Pengenalan Bahasa C++ a. Elemen Bahasa C+ Bahasa C++ ditulis dari beberapa elemen, antara lain: Pernyataan Satu atau beberapa ekspresi

Lebih terperinci

KONTRAK PEMBELAJARAN EKONOMI TEKNIK

KONTRAK PEMBELAJARAN EKONOMI TEKNIK KONTRAK PEMBELAJARAN FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN EKONOMI TEKNIK Prf. Dr. Rni Kastaman, Ir., M.T. Dr. Dwi Purnm, S.T.P., M.T. n Eknmi Teknik n Dr Dwi Purnm, STP.,MT. n dwighy@gmail.cm n @dwiindrapurnm

Lebih terperinci

E-journal Teknik Informatika, Volume 5, No. 1 (2015), ISSN :

E-journal Teknik Informatika, Volume 5, No. 1 (2015), ISSN : E-jurnal Teknik Infrmatika, Vlume 5, N. 1 (2015), ISSN : 2301-8364 1 SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMA BEASISWA DENGAN METODE TECHNIQUE FOR ORDER PREFERENCE BY SIMILARITY TO IDEAL SOLUTION DI UNIVERSITAS

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Membuat Database. IMPLEMENTASI Implement asi aplikasi. Uji coba interface. Evaluasi. aplikasi

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Membuat Database. IMPLEMENTASI Implement asi aplikasi. Uji coba interface. Evaluasi. aplikasi BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Implementasi Sistem Tahap ini merupakan implementasi dari analisa dan desain sistem yang telah dibuat. Implementasi yang dibuat berdasarkan kebutuhan RSU Haji Surabaya

Lebih terperinci

Fuzzy Database. Abstrak. Pendahuluan. Pembahasan. Jarnuji.

Fuzzy Database. Abstrak. Pendahuluan. Pembahasan. Jarnuji. Fuzzy Database Jarnuji Jarnuji.jarnuji@yahoo.com Abstrak Logika fuzzy merupakan alternatif cara berpikir yang dapat memodelkan kompleks sistem menggunakan pengetahuan dan pengalaman yang dipunyai logika

Lebih terperinci

Bab 6. Deadlock POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR:

Bab 6. Deadlock POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR: Bab 6 Deadlock POKOK BAHASAN: Model Sistem Karakteristik Deadlock Metode untuk Menangani Deadlock Mencegah Deadlock Menghindari Deadlock Mendeteksi Deadlock Perbaikan dari Deadlock Kombinasi Penanganan

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Pengertian Sistem Menurut Azhar Susanto dalam bukunya Sistem Informasi Management ( hal.18 bag.1 konsep dasar SIM ). Bahwa sistem adalah kumpulan dari subsistem/ komponen/ bagian

Lebih terperinci

C#, Programming, Object-oriented. Pengenalan C# Erick Pranata. Edisi I

C#, Programming, Object-oriented. Pengenalan C# Erick Pranata. Edisi I C#, Programming, Object-oriented Pengenalan C# Erick Pranata Edisi I Maret 2013 Karakteristik C# (C Sharp) merupakan bahasa garapan Microsoft yang merujuk pada kultur Java yang dilengkapi dengan kemampuan

Lebih terperinci

Computer Aided Design / Computer Aided Manufactur [CAD/CAM]

Computer Aided Design / Computer Aided Manufactur [CAD/CAM] Cmputer Aided Design / Cmputer Aided Manufactur [CAD/CAM] Dewi Handayani Untari Ningsih Fakultas Teknlgi Infrmas, Universitas Stikubank Semarang email : dewi@unisbank.ac.id ABSTRAK : Cmputer-aided design

Lebih terperinci

CHAPTER 1. Revolusi ini telah menghasilkan kenyataan yang menarik, antara lain :

CHAPTER 1. Revolusi ini telah menghasilkan kenyataan yang menarik, antara lain : CHAPTER 1 PENDAHULUAN 1.1 REVOLUSI KOMUNIKASI KOMPUTER Di tahun 1970-an dan awal 1980-an terlihat perpaduan dari bidang ilmu kmputer dan kmunikasi data yang secara mendalam mengubah teknlgi, prduksi-prduksi

Lebih terperinci

1. LifeLine Sequence Diagram dibuat dengan banyak lifeline. Setiap lifeline mendapatkan tempat sendiri sendiri. Beberapa jenis lifeline antara lain

1. LifeLine Sequence Diagram dibuat dengan banyak lifeline. Setiap lifeline mendapatkan tempat sendiri sendiri. Beberapa jenis lifeline antara lain 1 Rekayasa Perangkat Lunak Materi 5 Sequence Diagram Sequence diagram mendeskripsikan bagaimana entitas dalam system berinteraksi, termasuk pesan yang digunakan saat interaksi. Semua pesan dideskripsikan

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. dapat diimplementasikan secara nyata di mana sistem dapat berada di salah satu dari

BAB 2 LANDASAN TEORI. dapat diimplementasikan secara nyata di mana sistem dapat berada di salah satu dari BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Finite Autmata Finite autmata adalah mesin abstrak berupa sistem mdel matematika dengan masukan dan keluaran diskrit yang dapat mengenali bahasa paling sederhana (bahasa reguler)

Lebih terperinci

IDENTIFIKASI GANGGUAN HUBUNGAN SINGKAT PADA SISTEM DISTRIBUSI RADIAL MENGGUNAKAN GENETIC ALGORITHM (GA) FUZZY

IDENTIFIKASI GANGGUAN HUBUNGAN SINGKAT PADA SISTEM DISTRIBUSI RADIAL MENGGUNAKAN GENETIC ALGORITHM (GA) FUZZY Knferensi Nasinal Sistem dan nfrmatika 2009; ali, Nvember 14, 2009 DENTFKS GNGGUN HUUNGN SNGKT PD SSTEM DSTRUS RDL MENGGUNKN GENET LGORTHM (G) FUZZY Sri Kestant 1), di Seprijant 2), Mauridhi Hery P. 2).

Lebih terperinci

TPL 203 TEKNOLOGI PENGEMBANGAN APLIKASI WEB TUGAS BESAR T.A

TPL 203 TEKNOLOGI PENGEMBANGAN APLIKASI WEB TUGAS BESAR T.A TPL 203 TEKNOLOGI PENGEMBANGAN APLIKASI WEB TUGAS BESAR T.A. 2011-2012 UMUM Tugas besar ini terdiri dari dua jenis, yaitu tugas besar versi utama dan tugas besar versi standard. Tugas ini dikerjakan satu

Lebih terperinci

WAKTU. Problem. Potensi Problem. Berpindah dari tindakan setelah kejadian ke tindakan sebelum kejadian. 1. FMEA (Failure Mode Effect Analysis)

WAKTU. Problem. Potensi Problem. Berpindah dari tindakan setelah kejadian ke tindakan sebelum kejadian. 1. FMEA (Failure Mode Effect Analysis) 1. FMEA (Failure Mde Effect Analysis) 1.1. Kenapa FMEA Mengacu pada sistem evlusi mutu yang terfkus pada sistem pencegahan (mengatasi masalah sebelum masalah tersebut terjadi), maka Teknlgi mutu yang berkembang

Lebih terperinci

ABSTRAK. Kata Kunci : klasifikasi, musik digital, jenis musik, support vector machine, fitur ekstraksi, daftar putar musik digital

ABSTRAK. Kata Kunci : klasifikasi, musik digital, jenis musik, support vector machine, fitur ekstraksi, daftar putar musik digital ABSTRAK Kemudahan dalam mendapatkan musik digital membuat orang-orang dapat memiliki banyaknya koleksi musik digital. Terkadang orang-orang menikmati musik dengan jenis musik tertentu berdasarkan kondisi

Lebih terperinci

PEMROGRAMAN WEB 09 JavaScript Lanjut

PEMROGRAMAN WEB 09 JavaScript Lanjut PEMROGRAMAN WEB 09 JavaScript Lanjut Andi WRE JavaScript Objects Object Based Programming language Setiap object dapat memiliki properti dan method Properti the values associated with an object Contoh

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM. menginginkan adanya pelaporan yang dapat dilakukan secara berkala tiap periode.

BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM. menginginkan adanya pelaporan yang dapat dilakukan secara berkala tiap periode. BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM Berasarkan hasil survey yang penulis lakukan pada saat kerja praktek di PT Semen Gresik, secara garis besar saat ini pada divisi diklat khususnya seksi perencanaan telah

Lebih terperinci

DESAIN SISTEM I. PENGERTIAN DESAIN SISTEM II. TAHAPAN DAN PROSES DESAIN

DESAIN SISTEM I. PENGERTIAN DESAIN SISTEM II. TAHAPAN DAN PROSES DESAIN DESAIN SISTEM I. PENGERTIAN DESAIN SISTEM Desain system adalah prses pengembangan spesifikasi system baru berdasarkan rekmendasi hasil analisis system.dalm tahap desain,tim kerja desain harus merancang

Lebih terperinci

27/05/2015 SISTEM ANTRIAN OPERATIONAL RESEARCH II. Agustina Eunike, ST., MT., MBA. Industrial Engineering University of Brawijaya

27/05/2015 SISTEM ANTRIAN OPERATIONAL RESEARCH II. Agustina Eunike, ST., MT., MBA. Industrial Engineering University of Brawijaya OPERATIONAL RESEARCH II Agustina Eunike, ST., MT., MBA. Industrial Engineering University f Brawijaya SISTEM ANTRIAN 1 Pelpr Teri Antrian Agner Krarup Erlang (1878-1929) Teri antrian pertama kali dikemukakan

Lebih terperinci

Tugas Akhir. Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Parkir. Universitas Komputer Indonesia, Bandung

Tugas Akhir. Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Parkir. Universitas Komputer Indonesia, Bandung Tugas Akhir Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Parkir Universitas Komputer Indonesia, Bandung Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Analisis Perancangan Berorientasi Objek Nama : Andrian

Lebih terperinci

5. Kinerja. 6. Tipe Fisik. 7. Karakteristik Fisik. 8. Organisasi

5. Kinerja. 6. Tipe Fisik. 7. Karakteristik Fisik. 8. Organisasi Arsitektur Sistem Kmputer MEMORI Memri adalah bagian dari kmputer tempat prgram prgram dan data data disimpan. Istilah stre atau strage untuk memri, meskipun kata strage sering digunakan untuk menunjuk

Lebih terperinci

AVC System Case Study

AVC System Case Study System Case Study Berikut ini adalah gambar konfigurasi sistem. Segmen gambar,, dan akan digunakan sebagai rujukan untuk masing-masing translasi BTN. Translasi yang akan dilakukan mencakup kendaraan masuk

Lebih terperinci

TUGAS AKHIR APLIKASI KALKULATOR BOLA BERBASIS JAVA

TUGAS AKHIR APLIKASI KALKULATOR BOLA BERBASIS JAVA TUGAS AKHIR APLIKASI KALKULATOR BOLA BERBASIS JAVA Oleh : Putri Indriyaningsih NPM. 1142208 Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer STMIK AMIKBANDUNG Jl. Jakarta no. 28 Bandung BAB I Pendahuluan

Lebih terperinci

TIPS dan TRIK BASIC TABEL

TIPS dan TRIK BASIC TABEL TIPS dan TRIK BASIC TABEL BASIC TABLES Tujuan dari Basic Tables adalah memberikan gambaran (deskripsi) dasar tentang suatu data, seperti berapa rata-rata data tersebut, standar deviasinya, variansnya dan

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN MODEL QUALITY MANAGEMENT SYSTEM (QMS) PADA INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH

PENGEMBANGAN MODEL QUALITY MANAGEMENT SYSTEM (QMS) PADA INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH PENGEMBANGAN MODEL QUALITY MANAGEMENT SYSTEM (QMS) PADA INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH Tit Mau Pelu Benjamin*, Yudha Prasetyawan, Ahmad Rusdiansyah Prgram Pasca Sarjana, Bidang Keahlian Manajemen Kualitas

Lebih terperinci

Jaringan Komputer, Pertemuan 9. Routing

Jaringan Komputer, Pertemuan 9. Routing Ruting 1. Pengertian Ruting Ruting IP adalah prses pengiriman data dari satu hst dalam satu netwrk ke hst dalam netwrk yang lain melalui suatu ruter. Agar ruter dapat mengetahui bagaimana meneruskan paket

Lebih terperinci

Rekayasa Perangkat Lunak

Rekayasa Perangkat Lunak Rekayasa Perangkat Lunak Pertemuan 4 Konsep dan Prinsip Analisis Dan Pemodelan Analisis.: Erna Sri Hartatik :. Definisi Tahap Analisis : yaitu tahap dimana kita berusaha mengenali segenap permasalahan

Lebih terperinci

Technology Solution PENDAHULUAN

Technology Solution PENDAHULUAN 1 PENDAHULUAN INAMO tech merupakan penyedia Jasa Knsultansi dalam bidang Teknlgi Infrmasi yang telah berpengalaman dan diakui sejak tahun 2013 leh perusahaan dari kalangan besar maupun kecil, berasal dari

Lebih terperinci

Pemrograman Lanjut. Class dan Object. Aryo Pinandito, ST, M.MT Team Teaching Pemrograman Lanjut

Pemrograman Lanjut. Class dan Object. Aryo Pinandito, ST, M.MT Team Teaching Pemrograman Lanjut Pemrograman Lanjut Class dan Object Aryo Pinandito, ST, M.MT Team Teaching Pemrograman Lanjut Objectives Memahami tentang classes, objects, methods dan instance variables. Mampu memberikan contoh object

Lebih terperinci

Pemrograman Dasar C. Minggu 6

Pemrograman Dasar C. Minggu 6 Pemrograman Dasar C Minggu 6 Latihan Soal Buatlah program yang meminta seseorang untuk memasukkan angka bilangan riil sebanyak 3 kali, dan program akan menampilkan jumlah total dan rata-ratanya. Bilangan

Lebih terperinci

Perangkat lunak dan Pengembangannya (Software and Software Engineering)

Perangkat lunak dan Pengembangannya (Software and Software Engineering) Perangkat lunak dan Pengembangannya (Sftware and Sftware Engineering) Apa yang dipelajari??? Mata kuliah ini memperkenalkan prinsip-prinsip ujicba dan implementasi perangkat lunak kmputer. Tpik implementasi

Lebih terperinci

TEKNOSI, Vol. 02, No. 03, Desember Pekerjaan Online. Jl. Siwalankerto , Surabaya 60236, Indonesia

TEKNOSI, Vol. 02, No. 03, Desember Pekerjaan Online. Jl. Siwalankerto , Surabaya 60236, Indonesia TEKNOSI, Vl. 02, N. 03, Desember 2016 149 Penerapan Web Services untuk Layanan Infrmasi Pekerjaan Online Adi Wibw 1, Kartika Gunadi 2, Benny Hartn Sants 3 1,2,3 Teknik Infrmatika, Fakultas Teknlgi Industri,

Lebih terperinci

Tire Pressure Monitoring System INDOTPMS

Tire Pressure Monitoring System INDOTPMS Tire Pressure Monitoring System INDOTPMS Universal Type For 4 Tires Vehicle With Internal Sensors Posisi Sensor Factory Default Sensor no. 5 (optional) We guard your safety all the way... Daftar Isi :

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Sekarang ini perkembangan teknologi mobile device sangatlah pesat, dengan banyaknya bermunculan produk baru dari berbagai macam platform dan merk handphone

Lebih terperinci

Bab 8. Dasar-Dasar OOP

Bab 8. Dasar-Dasar OOP Bab 8. Dasar-Dasar OOP Pemrograman Berorientasi Obyek Politeknik Elektronika Negeri Surabaya 2007 Overview Introduction Encapsulation Information Hiding Interface to access data Constructor Overloading

Lebih terperinci

Apa yang seharusnya dilaporkan dengan menggunakan prosedur Angkat Bicara! ini?

Apa yang seharusnya dilaporkan dengan menggunakan prosedur Angkat Bicara! ini? Tanya jawab tentang pelapran Mengapa AkzNbel mengntrak EthicsPint? Apa peran EthicsPint? Apa yang seharusnya dilaprkan dengan menggunakan prsedur Angkat Bicara! ini? Bagaimana jika hal ini merupakan kndisi

Lebih terperinci

Rancangan Sistem Informasi dengan Balanced Scorecard untuk Penilaian Kinerja Koperasi

Rancangan Sistem Informasi dengan Balanced Scorecard untuk Penilaian Kinerja Koperasi Rancangan Sistem Infrmasi dengan Balanced Screcard untuk Penilaian Kinerja Kperasi Supriyati Jurusan Teknik Elektr Pliteknik egeri Semarang E-mail : supriyati.plines@yah.c.id Abstrak Penilaian kinerja

Lebih terperinci

PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN

PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN PSAK N. 3 IKATAN AKUNTAN INDONESIA Lapran Keuangan Interim Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) N.3 tentang Lapran Keuangan Interim disetujui dalam Rapat Kmite

Lebih terperinci

APLIKASI PENGENALAN TULISAN TANGAN UNTUK EKSPRESI MATEMATIKA BERBASISKAN KOMPUTER

APLIKASI PENGENALAN TULISAN TANGAN UNTUK EKSPRESI MATEMATIKA BERBASISKAN KOMPUTER APLIKASI PENGENALAN TULISAN TANGAN UNTUK EKSPRESI MATEMATIKA BERBASISKAN KOMPUTER Wikaria Gazali 1 ; Nilo Legowo 2 ; Harry Tedja Sukmana 3 1,2 Mathematics & Statistics Department, School of Computer Science,

Lebih terperinci

Analisa Desain Berorientasi Objek. Model dan Pemodelan. Oleh : Rahmady Liyantanto. Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas Trunojoyo 2011

Analisa Desain Berorientasi Objek. Model dan Pemodelan. Oleh : Rahmady Liyantanto. Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas Trunojoyo 2011 Analisa Desain Berorientasi Objek Model dan Pemodelan Oleh : Rahmady Liyantanto Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas Trunojoyo 2011 Topik Bahasan 1. Definisi Model dan Pemodelan 2. Beberapa jenis

Lebih terperinci

SEJARAH PERKEMBANGAN MEMORY

SEJARAH PERKEMBANGAN MEMORY SEJARAH PERKEMBANGAN MEMORY Pada kesempatan ini saya akan cba share mengenai bagaimana sejarah perkembangan dari memry yang kita pakai pada kmputer kita saat ini. Perkembangan micr cmputer, atau yang lebih

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Jakarta, Januari 2007 Ketua Program Studi Teknik Sipil, Andi Tenrisukki Tenriajeng, ST, MT

KATA PENGANTAR. Jakarta, Januari 2007 Ketua Program Studi Teknik Sipil, Andi Tenrisukki Tenriajeng, ST, MT KATA PENGANTAR Dalam era infrmasi ini, tantangan yang dihadapi Prgram Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Gunadarma dirasakan semakin menuntut langkah-langkah strategis

Lebih terperinci

3.6 Data Mining Klasifikasi Algoritma k-nn (k-nearest Neighbor) Similaritas atribut numerik

3.6 Data Mining Klasifikasi Algoritma k-nn (k-nearest Neighbor) Similaritas atribut numerik DAFTAR ISI PERNYATAAN... iii PRAKATA... vi DAFTAR ISI... viii DAFTAR GAMBAR... xi DAFTAR TABEL... xiv DAFTAR PERSAMAAN... xv DAFTAR ALGORITMA... xvi DAFTAR LAMPIRAN... xvii INTISARI... xviii ABSTRACT...

Lebih terperinci

Pemrograman Berorientasi Obyek. Dasar Pemrograman Java

Pemrograman Berorientasi Obyek. Dasar Pemrograman Java Pemrograman Berorientasi Obyek Dasar Pemrograman Java 1 Materi Pokok Membedakan antara valid dan invalid identifiers. Mengetahui Java technology keywords. Mengetahui 8 tipe data primitif. Mendefinisikan

Lebih terperinci

Pengelolaan Parkir Mobil Dengan Pohon Prioritas di Gedung Bertingkat

Pengelolaan Parkir Mobil Dengan Pohon Prioritas di Gedung Bertingkat Pengelolaan Parkir Mobil Dengan Pohon Prioritas di Gedung Bertingkat Robert Gunawan / 13508038 Institut Teknologi Bandung Bukit Jarian No. 46 A, Ciumbuleuit, Bandung archangel_gabriel46@yahoo.com / if18038@students.if.itb.ac.id

Lebih terperinci

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP)

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) Matakuliah : Teknik Interface dan Peripheral Kde : TKC-210 Teri : 2 sks Praktikum : 1 sks Deskripsi Matakuliah Standar Kmpetensi Prgram Studi : Di kuliah TKC210

Lebih terperinci

PEMILIHAN SMK MENGGUNAKAN FUZZY QUERY BERBASIS WEB

PEMILIHAN SMK MENGGUNAKAN FUZZY QUERY BERBASIS WEB PEMILIHAN SMK MENGGUNAKAN FUZZY QUERY BERBASIS WEB Arif Dwi Kurniawan, Arna Fariza 2, S. Kom, M. Kom, Rengga Asmara. 2, S.Kom 1 Mahasiswa, 2 Dosen Pembimbing Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Institut

Lebih terperinci

Modul Praktikum Algoritma dan Struktur Data

Modul Praktikum Algoritma dan Struktur Data MODUL IV STACK A. TUJUAN 1. Memahami terminologi yang terkait dengan struktur data stack. 2. Memahami operasi-operasi yang ada dalam stack. 3. Dapat mengidentifikasi permasalahan-permasalahan pemrograman

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. merupakan istilah atau masalah baru. Manajemen berasal dari kata to manage

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. merupakan istilah atau masalah baru. Manajemen berasal dari kata to manage BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Manajemen Sumber Daya Manusia 2.1.1 Pengertian Manajemen Istilah manajemen dalam kehidupan masyarakat dewasa ini bukanlah merupakan istilah atau masalah baru. Manajemen berasal

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1 Sejarah Singkat CV. KARDUS COMMUNICATION Cirebn Semua bidang usaha membutuhkan sarana periklanan untuk mempublikasikan uasaha yang dijalankan sehingga para knsumen mengetahui

Lebih terperinci

TIPS dan TRIK BERBAGAI METODE REGRESI BERGANDA

TIPS dan TRIK BERBAGAI METODE REGRESI BERGANDA TIPS dan TRIK BERBAGAI METODE REGRESI BERGANDA UJI REGRESI BERGANDA (untuk lebih dari dua variabel bebas) Sekarang akan ditampilkan uji regresi ganda dengan banyak variabel bebas. SPSS menyediakan berbagai

Lebih terperinci

BAB IV. Deskripsi Kerja Praktek. perancangan sistem pengoahan data yang baik dengan analisa yang matang, maka

BAB IV. Deskripsi Kerja Praktek. perancangan sistem pengoahan data yang baik dengan analisa yang matang, maka BAB IV Deskripsi Kerja Praktek 1.1. Analisis Sistem Menurut Kendall (2006:7), Analisa dan Perancangan Sistem dipergunakan untuk menganalisis, merancang, dan mengimplementasikan peningkatanpeningkatan fungsi

Lebih terperinci

Perulangan, Percabangan, dan Studi Kasus

Perulangan, Percabangan, dan Studi Kasus Perulangan, Percabangan, dan Studi Kasus Perulangan dan percabangan merupakan hal yang sangat penting dalam menyusun suatu program Pada pertemuan kali ini akan dibahas secara detail tentang perulangan

Lebih terperinci

Persamaan Trigonometri

Persamaan Trigonometri Page f Kegiatan Belajar A. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari kegiatan belajar, diharapkan siswa dapat a. Menentukan penyelesaian persamaan trignmetri b. Menentukan himpunan penyelesaian pertidaksamaan

Lebih terperinci

BAB I PENGENALAN STRUKTUR DATA DAN ALGORITMA

BAB I PENGENALAN STRUKTUR DATA DAN ALGORITMA BAB I PENGENALAN STRUKTUR DATA DAN ALGORITMA Tujuan : 1. Mahasiswa memahami apakah yang dimaksud dengan struktur data 2. Mahasiswa memahami apakah yang dimaksud dengan algoritma 3. Mengingat kembali tipe

Lebih terperinci

Jenis Informasi yang Terbuka dan Dikecualikan

Jenis Informasi yang Terbuka dan Dikecualikan Jenis Infrmasi yang Terbuka dan Dikecualikan Kelmpk Infrmasi Publik yang diatur dalam UU KIP mencakup Infrmasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan secara berkala; Infrmasi Publik yang wajib diumumkan

Lebih terperinci

Arsitektur Data Pada PT. X

Arsitektur Data Pada PT. X Arsitektur Data Pada PT. X Agustinus Gandawidjaja 1, Lily Puspa Dewi 2, Andreas Handj 3 Prgram Studi Teknik Infrmatika Fakultas Teknlgi Industri Universitas Kristen Petra Jl. Siwalankert 121-131 Surabaya

Lebih terperinci

Indonesia Bagaimana Pemohon Bisa Memanfaatkan Hak atas Informasi. Manual untuk Peserta

Indonesia Bagaimana Pemohon Bisa Memanfaatkan Hak atas Informasi. Manual untuk Peserta Indnesia Bagaimana Pemhn Bisa Memanfaatkan Hak atas Infrmasi Manual untuk Peserta June 2011 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR...II MANUAL UNTUK PESERTA TRAINING BAGAIMANA PEMOHON BISA MEMANFAATKAN HAK ATAS INFORMASI

Lebih terperinci

BAB III COUNTER. OBYEKTIF : - Memahami jenis-jenis counter - Mampu merancang rangkaian suatu counter

BAB III COUNTER. OBYEKTIF : - Memahami jenis-jenis counter - Mampu merancang rangkaian suatu counter B III COUNTER OBYEKTIF : - Memahami jenis-jenis counter - Mampu merancang rangkaian suatu counter 3.1 Counter secara umum Counter merupakan rangkaian logika pengurut, karena counter membutuhkan karakteristik

Lebih terperinci

11/18/2009. Julio Adisantoso 1. Bahasa Pemrograman Kuliah #1 18 November Tucker & Noonan Chapter 1

11/18/2009. Julio Adisantoso 1. Bahasa Pemrograman Kuliah #1 18 November Tucker & Noonan Chapter 1 Silabus PENDAHULUAN Bahasa Pemrograman Kuliah #1 18 November 2009 Konsep bahasa pemrograman (functional ming, logic ming, concurent ming, imperative ming, object oriented ming), jenis dan ciri; aturan

Lebih terperinci

INTERNET & INTRANET SEARCH ENGINE. Bambang Pujiarto, S.Kom

INTERNET & INTRANET SEARCH ENGINE. Bambang Pujiarto, S.Kom INTERNET & INTRANET SEARCH ENGINE Bambang Pujiart, S.Km SEARCH ENGINE Mesin Pencari Prgram yang dirancang untuk membantu menemukan infrmasi,data,file,cntent yang tersimpan di database elektrnis yang berisi

Lebih terperinci

Schema Objects. MI2154 SQL LANJUT Dedy Rahman Wijaya, S.T., M.T., OCA

Schema Objects. MI2154 SQL LANJUT Dedy Rahman Wijaya, S.T., M.T., OCA Schema Objects MI2154 SQL LANJUT Dedy Rahman Wijaya, S.T., M.T., OCA dedyrw@tass.telkomuniversity.ac.id Sasaran Memahami tujuan penciptaan index Mampu menciptakan index Mampu membedakan private & public

Lebih terperinci

Algoritma Dan Pemrograman

Algoritma Dan Pemrograman Algoritma Dan Pemrograman Oleh : Agus Priyanto, M.Kom Algoritma Dan Pemrograman Algoritma adalah jantung ilmu komputer dan informatika. Banyak cabang dari ilmu komputer yang diacu dalam terminology algoritma.

Lebih terperinci

SISTEM PENGENALAN KARAKTER DENGAN JARINGAN SYARAF TIRUAN ALGORITMA PERCEPTRON

SISTEM PENGENALAN KARAKTER DENGAN JARINGAN SYARAF TIRUAN ALGORITMA PERCEPTRON Jurnal Informatika Mulawarman Vol. 7 No. 3 Edisi September 2012 105 SISTEM PENGENALAN KARAKTER DENGAN JARINGAN SYARAF TIRUAN ALGORITMA PERCEPTRON Anindita Septiarini Program Studi Ilmu Komputer FMIPA,

Lebih terperinci

APLIKASI SEWA MOBIL BERBASIS WEB PADA PT INDOMOBIL CAR RENTAL

APLIKASI SEWA MOBIL BERBASIS WEB PADA PT INDOMOBIL CAR RENTAL APLIKASI SEWA MOBIL BERBASIS WEB PADA PT INDOMOBIL CAR RENTAL Tri Pujadi Jurusan Sistem Infrmasi, Fakultas Ilmu Kmputer,BINUS University Jl. KH Syahdan N. 9 Palmerah Jakarta Barat 11480 Telp. (021)5345830

Lebih terperinci