KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH REPUBLIK INDONESIA MANUAL REGISTRASI REGISTRASI REGISTRASI

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH REPUBLIK INDONESIA MANUAL REGISTRASI REGISTRASI REGISTRASI"

Transkripsi

1 KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH REPUBLIK INDONESIA MANUAL REGISTRASI NASION REGISTRASI NAL PMKM REGISTRASI

2 SEKAPUR SIRIH i

3 DAFTAR ISI SEKAPUR SIRIH... I DAFTAR ISI...II DAFTAR GAMBAR...III I. II. PENDAHULUAN... 1 I.1 Latar Belakang... 1 I.2 Dasar Hukum... 1 I.3 Maksud... 1 I.4 Tujuan... 1 I.5 Manfaat... 2 I.6 Alamat Akses... 2 WEBSITE REGISTRASI NASIONAL PMKM... 3 II.1 Prsedur Registrasi Nasinal PMKM... 3 II.2 Menu Website Registrasi Nasinal PMKM Menu Beranda Menu Infrmasi & Berita Menu Prsedur Menu Registrasi II.3 Pengisian Frm Registrasi Nasinal PMKM II.4 Prsedur LOGIN Dan Update Data Registrasi Nasinal PMKM Prsedur LOGIN ke Website Registrasi Nasinal PMKM Update Data Registrasi PMKM Unduh Frmulir Registrasi Nasinal PMKM Unduh Kartu Register PMKM ii

4 DAFTAR GAMBAR Gambar 1. Alur Registrasi Nasinal PMKM... 3 Gambar 2. Data yang disiapkan leh PMKM... 4 Gambar 3. Tampilan Menu Beranda Website Registrasi Nasinal PMKM... 5 Gambar 4. Tampilan Menu Registrasi Nasinal PMKM... 6 Gambar 5. Tampilan Isi Menu Infrmasi dan Berita... 7 Gambar 6. Tampilan Isi Rincian Alur Registrasi Nasinal... 8 Gambar 7. Tampilan Isi Rincian Siapkan Data... 9 Gambar 8. Tampilan Rincian Dwnlad Petunjuk Manual Registrasi Gambar 9. Tampilan Menu Registrasi Gambar 10. Tampilan Beranda Website Registrasi Nasinal PMKM Gambar 11. Menu Registrasi Lembaga Usaha Gambar 12. Tampilan Menu Verifikasi Gambar 13. Tampilan Menu Registrasi Pendaftaran PMKM Gambar 14. Tampilan Menu LOGIN Gambar 15. Tampilan Menu LOGIN Sudah Diisi Username Dan Passwrd Gambar 16. Tampilan Data Registrasi PMKM Gambar 17. Tampilan Menu Update Data Registrasi PMKM Gambar 18. Tampilan Isian Menu Update Data yang telah terisi Gambar 19. Tampilan Menu Update Data Setelah Disimpan Gambar 20. Tampilan Menu Data Registrasi UMKM yang telah di verifikasi Gambar 21. Tampilan Frm Registrasi Nasinal Gambar 22. Tampilan Kartu Register PMKM iii

5 I. PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Pada umumnya, masyarakat Indnesia jika akan memulai aktifitas usahanya mereka langsung melaksanakan aktifitas usaha, lupa mengurus legalitas kelembagaannya. Akibatnya jumlah pelaku usaha mikr, kecil dan menengah tidak dapat diperleh data yang valid. Hal ini sangat menyulitkan dalam perumusan kebijakan secara umum atau secara sektral. Pelaku UMKM baru mengurus legalitas lembaga jika usahanya berkembang, atau diperlukan leh pihak mitra usaha. Untuk memperleh jumlah Pengusaha Mikr (PM), Pengusaha Kecil (PK) dan Pengusaha Menengah (PM) maka perlu dilakukan registrasi secara nasinal. Pada prinsipnya registrasi Pengusaha Mikr (PM), Pengusaha Kecil (PK) dan Pengusaha Menengah (PM) adalah keperluan pengusaha, yang dapat dilakukan mandiri. I.2 Dasar Hukum Undang-undang N. 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikr, Kecil, dan Menengah. Peraturan Pemerintah N. 17 Tahun 2013 tentang Pelaksanaan Undang-undang N. 20 Tahun Undang-undang yang terkait dengan dunia usaha. I.3 Maksud Legalitas lembaga usaha anda mendapatkan pengakuan tercatat secara resmi dari pemerintah. Dengan registrasi legalitas lembaga anda mempunyai kedudukan sebagai pelaku usaha yang dapat melakukan perbuatan-perbuatan perdata sebagai subjek hukum. Jika anda melakukan registrasi, maka anda akan tercatat ke dalam basis data PMKM Nasinal. I.4 Tujuan Tertib administrasi kelembagaan PMKM Basis data PMKM seluruh Indnesia 1

6 I.5 Manfaat Memperleh kartu registrasi PMKM yang berlaku secara nasinal. Meningkatkan kepercayaan mitra usaha. Kartu registrasi PMKM dapat sebagai identitas yang sah untuk mendukung kelancaran aktifitas usaha dalam mengakses sumber-sumber daya prduktif. Dapat mempunyai kedudukan hukum yang sah, sehingga diterima dan diakui leh pihak eksternal. Sebagai bukti diri seperti; membuka rekening kran dan mengajukan kredit mengajukan NPWP PPH Badan memperleh priritas dalam mengakses sumber-sumber daya prduktif pembelian tempat usaha I.6 Alamat Akses 2

7 II. WEBSITE REGISTRASI NASIONAL PMKM II.1 Prsedur Registrasi Nasinal PMKM 1. Alur Registrasi Nasinal Prses Registrasi Nasinal secara jelas dapat dilihat pada gambar di bawah ini : Gambar 1. Alur Registrasi Nasinal PMKM 2. Data Yang Dibutuhkan Dalam Prses Registrasi Dalam prses registrasi nasinal PMKM dibutuhkan beberapa data penunjang. Adapun rincian data-data yang dibutuhkan diantaranya : a. KTP dan NPWP Usaha b. Nmr Izin Usaha dan Instansi Penerbit c. Pas Ft Pemilik Usaha (frmat.jpeq, maks 1 MB) d. Ft Usaha (Tempat/ Prduk) (frmat.jpeg, maks 1 MB) e. Data Keuangan (Mdal, Utang, Pendapatan Bersih) f. Jumlah Aset dan Jumlah Omset 3

8 g. Tahun Mulai Berperasi h. Jumlah Tenaga Kerja Pria dan Wanita Tampilan lengkapnya akan dijelaskan pada gambar dibawah ini : Gambar 2. Data yang disiapkan leh PMKM 4

9 II.2 Menu Website Registrasi Nasinal PMKM 1. Menu Beranda Menu Beranda berisi infrmasi mengenai Latar Belakang, Dasar Hukum, Maksud dan Tujuan Registrasi Nasinal PMKM dan Manfaat Registrasi Nasinal PMKM bagi para PMKM serta Infrmasi mengenai Nmr SMS Center, Nmr Telepn Call Center dan alamat kegiatan Registrasi Nasinal PMKM. Tampilan lengkapnya dapat di lihat pada gambar dibawah ini : Gambar 3. Tampilan Menu Beranda Website Registrasi Nasinal PMKM 5

10 Dalam menu Beranda juga terdapat menu Registrasi Lembaga Usaha. yang wajib diisi leh para PMKM untuk mendapatkan username dan passwrd. Tampilan lengkapnya dapat dilihat pada gambar dibawah ini ; Gambar 4. Tampilan Menu Registrasi Nasinal PMKM 6

11 2. Menu Infrmasi & Berita Dalam menu Infrmasi & Berita akan ditemui berbagai macam infrmasi dan berita ter-update mengenai PMKM dan kegiatan-kegiatan lain yang dilakukan leh Kementerian Kperasi dan Usaha Kecil dan Menengah. Isi tampilan menu infrmasi & berita dapat dilihat pada gambar dibawah ini : Gambar 5. Tampilan Isi Menu Infrmasi dan Berita 7

12 3. Menu Prsedur Dalam menu Prsedur akan ditampilkan Alur Registrasi Nasinal, Siapkan Data dan Dwnlad Petunjuk Manual Registrasi. a. Alur Registrasi Nasinal Dalam rincian ini akan ditampilkan tahapan registrasi yang harus dilalui leh PMKM dalam meregistrasikan usahanya. Tampilan rincian Alur Registrasi Nasinal dapat dilihat pada gambar dibawah ini : Gambar 6. Tampilan Isi Rincian Alur Registrasi Nasinal 8

13 b. Siapkan Data Dalam rincian ini akan dijelaskan mengenai data-data yang harus disiapkan leh PMKM sebelum meregistrasikan usahanya. Adapun beberapa data penunjang. Rincian data-data yang dibutuhkan diantaranya: a. KTP dan NPWP usaha b. Nmr Izin Usaha dan Instansi Penerbit c. Pas Ft Pemilik Usaha (frmat.jpeq, maks 1 MB) d. Ft Usaha (Tempat/ Prduk) (frmat.jpeg, maks 1 MB) e. Data Keuangan (Mdal, Utang, Pendapatan Bersih) f. Jumlah Aset dan Jumlah Omset g. Tahun Mulai Berperasi h. Jumlah Tenaga Kerja Pria dan Wanita Tampilan rincian Siapkan Data dapat dilihat pada gambar dibawah ini : Gambar 7. Tampilan Isi Rincian Siapkan Data 9

14 c. Dwnlad Petunjuk Manual Registrasi Dalam rincian ini akan ditampilkan menu Dwnlad untuk dapat melihat Manual Registrasi Nasinal PMKM. Tampilan menu Dwnlad dapat dilihat pada gambar dibawah ini : Gambar 8. Tampilan Rincian Dwnlad Petunjuk Manual Registrasi 10

15 4. Menu Registrasi Dalam menu Registrasi akan ditampilkan rincian menu yang sama pada Menu Beranda tetapi dengan frmat yang berbeda. Tampilan Menu Registrasi dapat dilihat pada gambar dibawah ini : Gambar 9. Tampilan Menu Registrasi 11

16 II.3 Pengisian Frm Registrasi Nasinal PMKM 1. Kunjungi Website Registrasi Nasinal PMKM di Gambar 10. Tampilan Beranda Website Registrasi Nasinal PMKM 12

17 2. Isikan infrmasi data pribadi anda secara lengkap pada menu Registrasi Lembaga Usaha, seperti gambar di bawah ini : Gambar 11. Menu Registrasi Lembaga Usaha 3. Setelah infrmasi data pribadi anda telah terisi dengan lengkap, ceklist ktak pada menu Saya bukan rbt Setelah itu klik tmbl. untuk mendapatkan kde username dan kde passwrd. 13

18 Apabila pada saat prses registrasi lembaga usaha terlalu lama, maka akan muncul menu verifikasi, seperti gambar dibawah ini : Gambar 12. Tampilan Menu Verifikasi 14

19 4. Prses memperleh kde username dan kde passwrd telah selesai. Pengisian kde username dan kde passwrd akan secara tmatis terisi pada menu LOGIN seperti gambar di bawah ini : Gambar 13. Tampilan Menu Registrasi Pendaftaran PMKM 15

20 II.4 Prsedur LOGIN Dan Update Data Registrasi Nasinal PMKM 1. Prsedur LOGIN ke Website Registrasi Nasinal PMKM a. Kunjungi Website Registrasi Nasinal PMKM di b. Kilik tmbl pada bagian atas Website Registrasi Nasinal PMKM. Setelah itu akan muncul menu seperti gambar di bawah ini : Gambar 14. Tampilan Menu LOGIN 16

21 c. Setelah muncul menu LOGIN, segera isi keterangan username dan passwrd yang sudah di dapat pada prses Registrasi Lembaga Usaha. Tampilan lengkapnya dapat dilihat pada gambar dibawah ini : Gambar 15. Tampilan Menu LOGIN Sudah Diisi Username Dan Passwrd 17

22 d. Setelah di klik tmbl, maka akan muncul tampilan Data Registrasi PMKM seperti gambar dibawah ini : Gambar 16. Tampilan Data Registrasi PMKM 18

23 2. Update Data Registrasi PMKM Dalam prses Registrasi PMKM, Jika Data Registrasi PMKM perlu di-update, maka klik tmbl untuk meng-update data yang kurang/ salah. Maka akan keluar tampilan seperti di bawah ini : Gambar 17. Tampilan Menu Update Data Registrasi PMKM 19

24 Rincian isi knten pada menu Update Data yang harus diisi akan dijelaskan pada keterangan dibawah ini : Prvinsi Klm ini berisi pilihan nama prvinsi lkasi PMKM. Kabupaten/Kta *) Klm ini berisi pilihan nama kabupaten/ kta lkasi PMKM. Kecamatan Klm ini berisi pilihan nama kecamatan lkasi PMKM. Desa/Kelurahan Klm ini berisi pilihan nama desa/ kelurahan/ nagari lkasi PMKM. Alamat Pemilik Usaha (sesuai KTP) Klm ini diisi keterangan mengenai alamat PMKM lengkap sesuai dengan KTP yang berlaku, berikut dengan keterangan RT/ RW nya. Kdeps Klm ini diisi Kdeps wilayah lkasi PMKM berada. Nama Lengkap (sesuai KTP) Klm ini diisi nama lengkap PMKM sesuai dengan KTP yang berlaku. 20

25 Tanggal Lahir Klm ini diisi tanggal, bulan dan tahun lahir PMKM. Sesuai dengan KTP yang berlaku. Jenis Kelamin Klm pilihan ini diisi berdasarkan jenis kelamin PMKM, dengan cara mengklik salah satu pilihan yang ada. Pendidikan Terakhir Klm pilihan ini berisi jenjang pendidikan terakhir dari PMKM. Penjelasan Perguruan Tinggi adalah tingkatan pendidikan setelah Seklah Menengah Atas setara dengan D1, D2, D3/Sarjana Muda D1/D2 pada suatu perguruan tinggi yang menyelenggarakan prgram diplma I/II pada pendidikan frmal. D3/Sarjana Muda mendapatkan gelar sarjana muda pada suatu akademi/perguruan tinggi yang menyelenggarakan prgram diplma/mengeluarkan gelar sarjana muda Cnth : - Akademi Seni Musik Indnesia - Akademi Seni Tari Indnesia - Akademi Bahasa Asing - Akademi Pimpinan Perusahaan - Akademi Kimia Analisis - Akademi Meterlgi dan Gefisika S1/D4 adalah prgram pendidikan sarjana Strata 1 atau D4 spesialis dengan sebutan titel (Ir, Drs, SH, SE, SS, ST, dr, dll) S2/S3 adalah prgram pendidikan pasca sarjana Strata 2/strata 3. Strata 2 dengan sebutan titel (MM, MA, MBA, MSC, dll) dan Strata 3 dengan sebutan titel (DR, PhD) Seklah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) atau sederajat adalah Seklah Menengah Umum (SMU), Madrasah Aliyah atau yang sederajat (HBS 5 tahun, AMS, dan Kursus Pegawai Administrasi Atas/KPAA), 21

26 Seklah Menengah Pekerjaan Ssial (SMPS), Seklah Menengah Industri Kerajinan, Seklah Menengah Seni Rupa, Seklah Menengah Karawitan Indnesia (SMKI). Seklah Menengah Musik, Seklah Teknlgi Menengah Pembangunan, Seklah Menengah Eknmi Atas (SMEA), Seklah Teknlgi Menengah, Seklah Menengah Teknlgi Pertanian, Seklah Menengah Teknlgi Perkapalan, Seklah Menengah Teknlgi Pertambangan, Seklah Menengah Teknlgi Grafika, Seklah Guru Olahraga (SGO), Seklah Guru Pendidikan Luar Biasa (SGPLB), Pendidikan Guru Agama 6 tahun, Seklah Guru Taman Kanak-Kanak, Kursus Pendidikan Guru (KPG), Seklah Menengah Analisis Kimia, Seklah Asisten Apteker (SAA), Seklah Bidan, dan Seklah Pengatur Rntgen. Seklah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) atau sederajat adalah Seklah Lanjutan Tingkat Pertama baik umum maupun kejuruan, Madrasah Tsanawiyah atau yang sederajat (MULO, HBS 3 tahun, Seklah Luar Biasa Menengah Pertama, Seklah Kepandaian Putri atau SKP, Seklah Menengah Eknmi Pertama/SMEP, Seklah Teknik (ST), Seklah Kesejahteraan Keluarga Pertama/SKKP, Seklah Ketrampilan Kejuruan, Seklah Usaha Tani, Seklah Pertanian Menengah Pertama, Seklah Guru Bantu/SGB, Pendidikan Guru Agama/PGA, Kursus Pegawai Administrasi atau KPA, Pendidikan Pegawai Urusan Peradilan Agama) Seklah Dasar (SD) atau Sederajat adalah Seklah Dasar 5/6/7 tahun atau yang sederajat (Seklah Luar Biasa Tingkat Dasar, Seklah Dasar Kecil, Seklah Dasar Pamng, Seklah Rakyat). Bentuk Lembaga Klm pilihan ini berisi bentuk lembaga yang dijalankan leh PMKM. Penjelasan P.T. atau Perseran Terbatas adalah rganisasi bisnis yang memiliki badan hukum resmi yang dimiliki leh minimal 2 (dua) rang dengan tanggung jawab yang hanya berlaku pada perusahaan tanpa melibatkan harta pribadi atau perserangan yang ada di dalamnya. P.D. atau Perusahaan Daerah adalah perusahaan yang sebagian atau seluruh mdal yang dimiliki adalah milik Pemerintah Daerah, baik berasal dari kekayaan daerah yang dipisahkan maupun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). 22

27 C.V. atau Persekutuan Kmanditer adalah suatu persekutuan yang didirikan leh 2 rang atau lebih. Persekutuan kmanditer mengenal 2 (dua) istilah yaitu : - Sekutu aktif adalah anggta yang memimpin/ menjalankan perusahaan dan bertanggung jawab penuh atas utang- utang perusahaan. - Sekutu pasif / sekutu kmanditer adalah anggta yang hanya menanamkan mdalnya kepada sekutu aktif dan tidak ikut campur dalam urusan perasinal perusahaan. Sekutu pasif bertanggung jawab atas risik yang terjadi sampai batas mdal yang ditanam. P.B. atau Perusahaan Bersama adalah perusahaan yang dibangun secara bersama-sama. U.D. atau Usaha Dagang merupakan bentuk usaha yang paling sederhana karena pengusahanya hanya satu rang, yang di maksud dalam pengusaha disini adalah rang yang memiliki perusahaan. Sumber hukum dalam usaha dagang ini adalah kebiasaan dan yurisprudensi, karena belum terdapat pengaturan yang resmi dalam suatu undangundang yang khusus mengatur tentang usaha dagang. Perrangan adalah suatu jenis perusahaan yang dijalankan leh satu rang pemilik. Pemilik mempunyai tanggung jawab tak terbatas. Badan usaha yang mengella perusahaan itu disebut Badan Usaha Perrangan, yang leh masyarakat umum lebih dikenal dengan sebutan Perusahaan Perrangan (P). Firma adalah badan usaha yang didirikan leh 2 (dua) rang atau lebih dimana tiap-tiap anggta bertanggung jawab penuh atas perusahaan. Mdal firma berasal dari anggta pendiri seta laba/ keuntungan dibagikan kepada anggta dengan perbandingan sesuai akta pendirian. Lainnya N. Telepn/ HP Klm ini diisi nmr telepn/ HP AKTIF yang dimiliki PMKM. 23

28 Fax Klm ini diisi dengan nmr fax aktif yang dimiliki PMKM. Klm ini diisi alamat AKTIF yang dimiliki PMKM. Nama Usaha / Merk Dagang Klm ini diisi nama usaha/ merek dagang usaha yang dijalankan leh PMKM. Jenis Usaha Klm ini diisi jenis usaha utama yang dijalankan leh PMKM. Ijin Usaha Klm ini diisi mengenai nmr ijin usaha yang diperleh PMKM. Misalnya ijin usaha ini bisa berupa TDP (Tanda Daftar Perusahaan) dan SIUP (Surat Ijin Usaha Perdagangan), SITU (Surat Ijin Tempat Usaha), TDI (Tanda Daftar Industri) dan lain-lain. Instansi Penerbit Klm ini diisi instansi penerbit yang mengeluarkan ijin usaha/ merek dagang usaha yang dijalankan/ diprduksi leh PMKM. Instansi penerbit yang biasa mengeluarkan diantaranya Dinas Tata Kta, Dinas Industri dan Perdagangan, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan lain-lain. 24

29 Tempat/ Alamat Usaha (Utama) Klm ini diisi mengenai penjelaskan tentang tempat/ alamat usaha yang dijalankan/ diprduksi leh PMKM. Tahun Mulai Usaha Klm ini diisi tahun mulai berdirinya usaha PMKM. Jumlah Tenaga Kerja Klm ini diisi jumlah tenaga kerja per jenis kelamin yang dipekerjakan leh PMKM. Keuangan Dalam rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data dan infrmasi mengenai kndisi keuangan para PMKM dalam menjalankan/ memprduksi usaha UMKM-nya. 1. Mdal Sendiri Mdal sendiri adalah mdal yang berasal dari pemilik perusahaan dan yang tertanam dalam perusahaan untuk waktu yang tidak tertentu lamanya. Klm ini diisi dengan jumlah mdal yang dikeluarkan PMKM dalam membuka usahanya. 2. Utang Utang adalah kewajiban suatu badan usaha / perusahaan kepada pihak ketiga yang dibayar dengan cara menyerahkan aktiva atau jasa dalam jangka waktu tertentu sebagai akibat dari transaksi di masa lalu. Klm ini diisi dengan jumlah hutang yang digunakan PMKM dalam menjalankan usaha prduksinya. 3. Pendapatan Bersih Setahun Pendapatan bersih setahun adalah penghasilan perusahaan yang diperleh, baik dari usaha pkk maupun di luar usaha pkk selama satu 25

30 peride dikurangi jumlah pajak yang harus dibayarkan dalam peride yang sama. Klm ini diisi dengan jumlah prfit/ keuntungan yang didapat leh PMKM setelah dikurangi hutang dan biaya perasinal. Aset Usaha Rincian ini bertujuan untuk memperleh data dan infrmasi mengenai jumlah aset usaha yang dimiliki leh PMKM. a. Aset Tetap Aset tetap (fixed assets) adalah kekayaan perusahaan yang pemakaiannya dalam waktu lama (lebih dari satu peride akuntansi). Aset tersebut digunakan dalam kegiatan nrmal perusahaan serta mempunyai nilai material (relatif besar nilainya), misalnya : tanah, gedung/ bangunan, mesin-mesin, kendaraan, peralatan tk, dan peralatan kantr. Luas tanah (m2) Klm ini diisi dengan jumlah luas tanah yang digunakan PMKM dalam menjalankan/ memprduksi usahanya. Luas bangunan (m2) Klm ini luas bangunan diisi dengan jumlah yang digunakan PMKM dalam menjalankan/ memprduksi usahanya. Taksiran Nilai Klm ini diisi dengan jumlah taksiran nilai dengan satuan Rupiah (Rp) dari aset tetap (luas tanah dan luas bangunan) yang dimiliki PMKM. b. Aset Bergerak (mtr, mbil, dll) Aset bergerak merupakan aset atau kekayaan perusahaan yang tidak melekat atau tertanam di tanah sehingga dapat berpindah-pindah. Cnth: persediaan, uang tunai, dll. 26

31 Taksiran Harga Klm ini diisi dengan jumlah taksiran harga dengan satuan Rupiah (Rp) dari masingmasing aset bergerak yang dimiliki PMKM. Omset Setahun Omset setahun adalah ttal jumlah barang dan jasa yang dihitung berdasarkan jumlah laba bersih dari lapran laba-rugi perusahaan (lapran perasi) selama 1 (satu) tahun. Klm ini diisi jumlah mset setahun yang diperleh leh PMKM dalam kurun waktu 1 (satu) tahun prses usaha prduksinya. NPWP (Nmr Pkk Wajib Pajak) NPWP (Nmr Pkk Wajib Pajak) adalah Nmr identitas yang diberikan kepada Wajib Pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas Wajib Pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya. NPWP (Nmr Pkk Wajib Pajak) terdiri dari 15 digit dengan penjelasan sebagai berikut : Dua digit pertama menunjukkan jenis wajib pajak, antara lain : - kde 01, 02, 21, 31 adalah menunjukan Wajib Pajak Badan. - kde 00, 20 - kde 04, 05, 06, 07, 08, 24, 25, 26, 31, 34, 35, 36, 47, 48,49, 57, adalah menunjukan Wajib Pajak Bendahara. 58, 67, 67, 77, 78, 79, 87, 88, 89, 97 adalah menunjukan Wajib Pajak Orang Pribadi. Tujuh digit selanjutnya menunjukkan nmr tertentu yang dikeluarkan leh kantr pajak. Tiga digit selanjutnya menunjukan kde Kantr Pelayanan Pajak dimana Wajib Pajak terdaftar, cnth kde 521 untuk KPP (Kantr Pelayanan Pajak) Pratama Purwkert. Tiga digit berikutnya menunjukan kde cabang cnth 001 berarti cabang pertama, 000 berarti sebagai wajib pajak pusat Cnth : Klm ini diisi nmr NPWP usaha yang dijalankan leh PMKM. 27

32 KODE KLU (Klasifikasi Lapangan Usaha) a. KATEGORI, Klm ini menunjukkan garis pkk pengglngan kegiatan eknmi. Pengglngan ini diberi kde satu kde alfabet. Dalam KLU, seluruh kegiatan eknmi di indnesia diglngkan menjadi 21 (dua puluh satu) kategri. Kategrikategri tersebut diberi kde huruf A sampai dengan U. b. GOLONGAN POKOK, Klm ini merupakan uraian lebih lanjut dari kategri. Setiap kategri diuraikan menjadi satu atau beberapa glngan pkk (sebanyak-banyaknya 5 (lima) glngan pkk, kecuali industri penglahan) menurut sifat dari masing-masing glngan pkk. Setiap glngan pkk diberi kde dua digit angka. c. GOLONGAN, Klm ini merupakan uraian lebih lanjut dari glngan pkk. Kde glngan terdiri dari tiga digit angka yaitu dua digit angka pertama menunjukkan glngan pkk yang berkaitan dan satu digit angka terakhir menunjukkan kegiatan eknmi dari setiap glngan bersangkutan. Setiap glngan pkk dapat diuraikan menjadi sebanyak-banyaknya 9 (sembilan) glngan. d. SUB GOLONGAN, Klm ini merupakan uraian lebih lanjut dari glngan. Kde Sub Glngan terdiri dari empat digit, yaitu kde tiga digit angka pertama menunjukkan glngan yang berkaitan, dan satu digit angka terakhir menunjukkan menunjukkan kegiatan eknmi dari sub glngan bersangkutan. Setiap glngan dapat diuraikan lebih lanjut menjadi sebanyak-banyaknya 9 (sembilan) sub glngan. 28

33 e. KELOMPOK, Klm ini dimaksudkan untuk memilah lebih lanjut kegiatan yang tercakup dalam suatu sub glngan, menjadi beberapa kegiatan yang lebih hmgen. f. KODE KLU Klm ini akan terisi secara tmatis apabila pada klm-klm sebelumnya (Kategri, Glngan Pkk, Glngan, Sub Glngan dan Kelmpk) telah terisi dengan benar. FOTO PEMILIK USAHA Silahkan klik tmbl pada untuk klm melakukan prses uplad ft PMKM, maksimal kapasitas ft sebesar 1 MB (Megabyte). FOTO USAHA Silahkan klik tmbl pada untuk klm melakukan prses uplad ft tempat/ kegiatan usaha PMKM tersebut, maksimal kapasitas ft sebesar 1 MB (Megabyte). 29

34 Tampilan keseluruhan pada saat update Data Registrasi PMKM dapat dilihat pada gambar dibawah ini : Gambar 18. Tampilan Isian Menu Update Data yang telah terisi 30

35 Jika prses update data telah selesai, maka klik tmbl untuk menyimpan data. Pastikan bahwa seluruh isian pada menu Data Registrasi PMKM telah terisi dengan benar. Maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini : Gambar 19. Tampilan Menu Update Data Setelah Disimpan 31

36 Data Registrasi PMKM yang telah di update akan dilakukan prses verifikasi leh administratr mengenai kelengkapan datanya. Apabila Data Registrasi PMKM tersebut telah lengkap dan disetujui leh administratr, maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini : Gambar 20. Tampilan Menu Data Registrasi UMKM yang telah di verifikasi 32

37 CATATAN PENTING BAGI PARA PMKM 1. Pastikan data-data yang telah yang telah di input ke dalam Website Registrasi Nasinal PMKM adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan. 2. Infrmasi data yang telah di input ke dalam Website Registrasi Nasinal PMKM harus di update secara berkala. 3. Data-data yang harus di update secara berkala, diantaranya : a. Nmr Telepn, b. Tempat/ Alamat Usaha, c. Jumlah Tenaga Kerja, d. Data Omset, e. Data Asset, 4. Para pengusaha dapat mennaktifkan data prfilnya di Website Registrasi Nasinal PMKM, apabila : a. Beralih prfesi, b. Kegiatan usahanya pailit, c. Menjadi karyawan dari kegiatan usaha rang lain, d. Meninggal dunia, 33

38 3. Unduh Frmulir Registrasi Nasinal PMKM Isian pada menu Data Registrasi PMKM dapat diprint/ cetak dengan mengklik tmbl. Klik SAVE dan print Frm Registrasi Nasinalnya. Tampilan Frm Registrasi Nasinal seperti gambar dibawah ini : Gambar 21. Tampilan Frm Registrasi Nasinal 34

39 4. Unduh Kartu Register PMKM Tampilan Kartu Register PMKM juga dapat di SAVE dan print Kartu Register PMKM nya. Tampilan Kartu Register PMKM seperti gambar dibawah ini : Gambar 22. Tampilan Kartu Register PMKM 35

40

MANUAL BOOK SYSTEM INFORMASI KEGIATAN AIPNI (SIKAIPNI) Versi Untuk Institusi AIPNI-AINEC

MANUAL BOOK SYSTEM INFORMASI KEGIATAN AIPNI (SIKAIPNI) Versi Untuk Institusi AIPNI-AINEC MANUAL BOOK SYSTEM INFORMASI KEGIATAN AIPNI (SIKAIPNI) Versi Untuk Institusi AIPNI-AINEC WWW.SIKAIPNI.AIPNI-AINEC.COM DAFTAR ISI DAFTAR ISI... 1 HALAMAN PESERTA KEGIATAN... 2 1. Link Halaman Umum Web...

Lebih terperinci

TUGAS ARTIKEL RENCANA WIRAUSAHA

TUGAS ARTIKEL RENCANA WIRAUSAHA TUGAS ARTIKEL RENCANA WIRAUSAHA Oleh : MOCH AFIF BAHTIYAR NIM : 04113029 PROGRAM STUDI SISTEM KOMPUTER FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS NAROTAMA SURABAYA 1. ALASAN PENDIRIAN USAHA Mendirikan usaha sendiri

Lebih terperinci

Operator / Administrator Program Studi

Operator / Administrator Program Studi Petunjuk Penggunaan Aplikasi Registrasi Online Uji Kmptensi Tenaga Kesehatan (Jenjang D3 Perawat) http://ukperawat.dikti.g.id/ Operatr / Administratr Prgram Studi Versi 1.1 PANITIA UJI KOMPETENSI NASIONAL

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH NOMOR 1 TAHUN 2012 TENTANG ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH

PERATURAN DAERAH NOMOR 1 TAHUN 2012 TENTANG ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH PERDA 2012 PERATURAN DAERAH NOMOR 1 TAHUN 2012 TENTANG ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH KOTA PROBOLINGGO TAHUN 2012 ABSTRAK: -bahwa untuk memenuhi ketentuan

Lebih terperinci

SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG 2017 MATA PELAJARAN/PAKET KEAHLIAN ALAT MESIN PERTANIAN

SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG 2017 MATA PELAJARAN/PAKET KEAHLIAN ALAT MESIN PERTANIAN SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG 2017 MATA PELAJARAN/PAKET KEAHLIAN ALAT MESIN PERTANIAN BAB IX PERENCANAAN, PENGELOLAAN, DAN EVALUASI USAHA JASA ALAT MESIN PERTANIAN Drs. Kadirman, MS. KEMENTERIAN PENDIDIKAN

Lebih terperinci

Penerimaan Peserta Didik Baru

Penerimaan Peserta Didik Baru Penerimaan Peserta Didik Baru 2017 2018 SMKN 1 Dlanggu adalah Seklah Menengah Kejuruan Negeri yang berbasis Teknlgi dan Pariwisata untuk mencetak lulusan yang siap menjadi prfessinal muda di bidang teknlgi

Lebih terperinci

Amnesti Pajak materi lengkap diperoleh dari pajak.go.id

Amnesti Pajak materi lengkap diperoleh dari pajak.go.id Amnesti Pajak materi lengkap diperleh dari pajak.g.id Jul 2016 - Frm: www.itkind.rg (free pdf - Manajemen Mdern dan Kesehatan Masyarakat) 1 Daftar Isi Ruang Lingkup (ringkas)... 3 Tarif... 4 Repatriasi

Lebih terperinci

Jenis Informasi yang Terbuka dan Dikecualikan

Jenis Informasi yang Terbuka dan Dikecualikan Jenis Infrmasi yang Terbuka dan Dikecualikan Kelmpk Infrmasi Publik yang diatur dalam UU KIP mencakup Infrmasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan secara berkala; Infrmasi Publik yang wajib diumumkan

Lebih terperinci

INFORMASI REGISTRASI IMPORTIR

INFORMASI REGISTRASI IMPORTIR INFORMASI REGISTRASI IMPORTIR A. UMUM Berdasarkan Pasal 6A Undang-Undang Nmr 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nmr 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan, telah ditetapkan bahwa rang yang akan

Lebih terperinci

Manual Aplikasi Laporan Tahunan KJPP

Manual Aplikasi Laporan Tahunan KJPP Manual Aplikasi Laporan Tahunan KJPP Sistem Informasi Kantor Jasa Penilai Publik Kementerian Keuangan KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SEKRETARIAT JENDERAL PUSAT PEMBINAAN AKUNTAN DAN JASA PENILAI

Lebih terperinci

Apakah yang dimaksud dengan amnesti pajak? Apa saja aspek yang dicakup dalam Amnesti pajak?

Apakah yang dimaksud dengan amnesti pajak? Apa saja aspek yang dicakup dalam Amnesti pajak? FREQUENT ASKED QUESTIONS (FAQ) Apakah yang dimaksud dengan amnesti pajak? Apa saja aspek yang dicakup dalam Amnesti pajak? Apakah asal-usul dana/aset itu tidak dipermasalahkan? Apakah Amnesti Pajak ini

Lebih terperinci

SURAT PERMOHONAN SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN ( MIKRO / KECIL / MENENGAH )

SURAT PERMOHONAN SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN ( MIKRO / KECIL / MENENGAH ) SURAT PERMOHONAN SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN ( MIKRO / KECIL / MENENGAH ) Nomor :... Tanggal :... Kepada Yth. Pejabat Penerbit SIUP Kepala Suku Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kota Administrasi Jakarta

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Pada bab ini terlebih dahulu akan dibahas tentang identifikasi permasalahan, analisis permasalahan, slusi permasalahan dan perancangan sistem dalam rancang bangun

Lebih terperinci

MATRIK PERUBAHAN UNDANG UNDANG NO 2 TAHUN 2008 KE UNDANG UNDANG NO 2 TAHUN 2011 TENTANG PARTAI POLITIK

MATRIK PERUBAHAN UNDANG UNDANG NO 2 TAHUN 2008 KE UNDANG UNDANG NO 2 TAHUN 2011 TENTANG PARTAI POLITIK MATRIK PERUBAHAN UNDANG UNDANG NO 2 TAHUN 2008 KE UNDANG UNDANG NO 2 TAHUN 2011 TENTANG PARTAI POLITIK Pasal UU 2 tahun 2008 UU 2 tahun 2011 Penjelasan Pasal 1 Departemen adalah Departemen yang Kementerian

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTIK. tersebut, diperlukan langkah-langkah sebagai berikut. di harapkan akan dapat menyelesaikan permasalahan yang ada.

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTIK. tersebut, diperlukan langkah-langkah sebagai berikut. di harapkan akan dapat menyelesaikan permasalahan yang ada. BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTIK 4.1 Prsedur Kerja Berdasarkan hasil pengamatan dan survey yang dilakukan pada saat kerja praktik di PT. Karana Line, terdapat permasalahan tentang prses penggajian yang menggunakan

Lebih terperinci

BAB IV PERANCANGAN SISTEM. praktek ini, baik di dalam memperoleh data, menyelesaikan, dan memecahkan

BAB IV PERANCANGAN SISTEM. praktek ini, baik di dalam memperoleh data, menyelesaikan, dan memecahkan BAB IV PERANCANGAN SISTEM 4.1. Prsedur Kerja Praktek Cara pengumpulan data yang akan digunakan untuk menyelesaikan kerja praktek ini, baik di dalam memperleh data, menyelesaikan, dan memecahkan permasalahan

Lebih terperinci

MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA REPUBLIK INDONESIA

MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA REPUBLIK INDONESIA MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR: PER/219/M.PAN/7/2008 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL PEREKAYASA DAN ANGKA KREDITNYA

Lebih terperinci

Fungsi Program Pos & Inventori Klinik, Salon & Spa Sistem GATRASoft

Fungsi Program Pos & Inventori Klinik, Salon & Spa Sistem GATRASoft Fungsi Prgram Ps & Inventri Klinik, Saln & Spa Sistem GATRASft - 081315511936 Pencatatan penjualan pelayanan/jasa & barang. Pencatatan penjualan pelayanan/jasa per visit dan paket. Pencatatan inventri

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM KOPERASI. dan tujuan KUK yang sebenarnya. Seringkali penyaluran KUK semata-mata didasarkan

BAB II GAMBARAN UMUM KOPERASI. dan tujuan KUK yang sebenarnya. Seringkali penyaluran KUK semata-mata didasarkan BAB II GAMBARAN UMUM KOPERASI A. Sejarah singkat Kperasi Kampar Mitra Mandiri Sejak bank-bank diwajibkan menyalurkan 22,5% dari prtepel kreditnya untuk Kredit Usaha Kecil (KUK), maka vlume kredit yang

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. agar pekerjaan jauh lebih efisien serta meminimalisir terjadinya human eror. Untuk

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. agar pekerjaan jauh lebih efisien serta meminimalisir terjadinya human eror. Untuk BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK Berdasarkan hasil analisis sistem yang sedang berjalan pada CV. Sinergi Design, prses perhitungan gaji masih menggunakan rumus sendiri sehingga dalam prses pembuatan lapran

Lebih terperinci

KERANGKA ACUAN KERJA PENAYANGAN IKLAN SENSUS EKONOMI 2016 (SE2016) DI MEDIA CETAK

KERANGKA ACUAN KERJA PENAYANGAN IKLAN SENSUS EKONOMI 2016 (SE2016) DI MEDIA CETAK KERANGKA ACUAN KERJA PENAYANGAN IKLAN SENSUS EKONOMI 2016 (SE2016) DI MEDIA CETAK BADAN PUSAT STATISTIK 2016 1 PENAYANGAN IKLAN SENSUS EKONOMI 2016 (SE2016) DI MEDIA CETAK BADAN PUSAT STATISTIK I. Latar

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Berdasarkan System Development Life Cycle (SDLC) metode waterfall yang

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Berdasarkan System Development Life Cycle (SDLC) metode waterfall yang BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Berdasarkan System Develpment Life Cycle (SDLC) metde waterfall yang digunakan dalam pembuatan aplikasi penentuan harga jual, terdapat beberapa tahapan yang terdiri

Lebih terperinci

BAB III PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN KULIAH KERJA PRAKTEK. 3.1 Bidang Pelaksanaan Kuliah Kerja Praktek

BAB III PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN KULIAH KERJA PRAKTEK. 3.1 Bidang Pelaksanaan Kuliah Kerja Praktek BAB III PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN KULIAH KERJA PRAKTEK 3.1 Bidang Pelaksanaan Kuliah Kerja Praktek 3.1.1 Pengertian Kredit Pengertian kredit menurut Thmas Suyant et.al, (1993:12) adalah sebagai berikut

Lebih terperinci

Laporan Hasil Akhir Penelitian Hibah Mahasiswa Program Doktor

Laporan Hasil Akhir Penelitian Hibah Mahasiswa Program Doktor Lapran Hasil Akhir Penelitian Hibah Mahasiswa Prgram Dktr a. Sampul Muka Gunakan sampul warna Cklat Muda(sama dg prpsal), tulis semua nama peneliti, lengkap dengan gelar akademik harus ditulis. N. Kntrak

Lebih terperinci

RAHASIA UNGGULAN: Cara Mendapatkan Uang Dari Internet Hanya Dalam Waktu 30 Menit

RAHASIA UNGGULAN: Cara Mendapatkan Uang Dari Internet Hanya Dalam Waktu 30 Menit RAHASIA UNGGULAN: Cara Mendapatkan Uang Dari Internet Hanya Dalam Waktu 30 Menit Assalamu alaikum Wr. Wb. Saudaraku seiman, Idzinkanlah saya berbagai kepada anda. Saya akan ajarkan kepada anda bagaimana

Lebih terperinci

PERATURAN GUBERNUR BANTEN NOMOR 79 TAHUN 2015 TENTANG

PERATURAN GUBERNUR BANTEN NOMOR 79 TAHUN 2015 TENTANG PERATURAN GUBERNUR BANTEN NOMOR 79 TAHUN 2015 TENTANG PENDAFTARAN WAJIB PAJAK CABANG/LOKASI BAGI PELAKU USAHA YANG MELAKUKAN USAHA DAN/ATAU PEKERJAAN DI PROVINSI BANTEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. Identifikasi permasalahan merupakan langkah awal yang harus dilakukan

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. Identifikasi permasalahan merupakan langkah awal yang harus dilakukan BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Identifikasi Permasalahan Identifikasi permasalahan merupakan langkah awal yang harus dilakukan dalam membuat suatu sistem yang baru. Langkah awal yang dilakukan

Lebih terperinci

Lampiran : Instalasi dan Konfigurasi Sistem

Lampiran : Instalasi dan Konfigurasi Sistem Lampiran : Instalasi dan Knfigurasi Sistem 1.1. Setting / Prgramming Q-PROTECH GSM Car Alarm Setelah selesai melakukan instalasi atau pemasangan pada mbil, masukkan kartu handphne / SIMCARD GSM : 1. Telkmsel

Lebih terperinci

Octavery Kamil, Irwanto, Ignatius Praptoraharjo, Anindita Gabriella, Emmy, Siska Natalia Gracia Simanullang, Natasya Evalyne Sitorus, Sari Lenggogeni

Octavery Kamil, Irwanto, Ignatius Praptoraharjo, Anindita Gabriella, Emmy, Siska Natalia Gracia Simanullang, Natasya Evalyne Sitorus, Sari Lenggogeni Octavery Kamil, Irwant, Ignatius Praptraharj, Anindita Gabriella, Emmy, Siska Natalia Gracia Simanullang, Natasya Evalyne Sitrus, Sari Lengggeni Jumlah kasus AIDS yang tercatat adalah sebesar 33.364 rang

Lebih terperinci

BAB IV DISKRIPSI PEKERJAAN. cara langsung menemui bagian PPQC (Production Planning and Quality Control)

BAB IV DISKRIPSI PEKERJAAN. cara langsung menemui bagian PPQC (Production Planning and Quality Control) BAB IV DISKRIPSI PEKERJAAN 4.1 Analisis Sistem Menganalisa adalah langkah awal dalam merandang dan membuat sistem baru. Langkah pertama yang dilakukan penulis yaitu melakukan bservasi ke lapangan secara

Lebih terperinci

PEMERINTAH KOTA TANGERANG SELATAN DINAS PENDIDIKAN

PEMERINTAH KOTA TANGERANG SELATAN DINAS PENDIDIKAN DOKUMEN NEGARA SANGAT RAHASIA Mata Pelajaran : EKONOMI Hari / Tanggal : 8 Desember 2016 Kelas : XII IPS I. PILIHAN GANDA PEMERINTAH KOTA TANGERANG SELATAN DINAS PENDIDIKAN ULANGAN AKHIR SEMESTER Tahun

Lebih terperinci

BAB I P E N D A H U L U A N

BAB I P E N D A H U L U A N BAB I P E N D A H U L U A N A. Dasar Pemikiran Bahwa sebagai salah satu upaya untuk memajukan kebudayaan daerah, Perpustakaan, Kearsipan, dan Dkumentasi merupakan wahana pelestarian kekayaan budaya, serta

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. meninjau SMA Wahid Hasyim Krian, didapatkan informasi bahwa proses

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. meninjau SMA Wahid Hasyim Krian, didapatkan informasi bahwa proses BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN Berdasarkan survey dan wawancara yang penulis lakukan saat pertama kali meninjau SMA Wahid Hasyim Krian, didapatkan infrmasi bahwa prses penerimaan siswa baru masih dilakukan

Lebih terperinci

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN. Pengelolaan Kas Fakultas Teknik Universitas 45 Surabaya memiliki

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN. Pengelolaan Kas Fakultas Teknik Universitas 45 Surabaya memiliki BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN Pengellaan Kas Fakultas Teknik Universitas 45 Surabaya memiliki prsedur sistem yang sedikit berbeda dengan beberapa Fakultas. Hal ini diakibatkan karena sistem yang dijalankan

Lebih terperinci

BAB 3 LANGKAH PEMECAHAN MASALAH

BAB 3 LANGKAH PEMECAHAN MASALAH 64 BAB 3 LANGKAH PEMECAHAN MASALAH 3.1 Penetapan Kriteria Optimasi Kriteria ptimasi yang digunakan dalam menganalisis kelayakan usaha adalah dengan studi kelayakan bisnis yang berdasarkan beberapa aspek,

Lebih terperinci

Hak negara untuk memungut pajak, mengeluarkan dan mengedarkan uang, dan melakukan pinjaman;

Hak negara untuk memungut pajak, mengeluarkan dan mengedarkan uang, dan melakukan pinjaman; 1. Pengertian Keuangan Negara Keuangan Negara Menurut UU RI Nmr 17 tahun 2003, keuangan negara adalah semua hak dan kewajiban negara yang dapat dinilai dengan uang, serta segala sesuatu baik berupa uang

Lebih terperinci

1. Bimbingan dan Konseling 2. Administrasi Pendidikan, dengan orientasi : Manajemen Sekolah Manajemen Pendidikan Tinggi 3.

1. Bimbingan dan Konseling 2. Administrasi Pendidikan, dengan orientasi : Manajemen Sekolah Manajemen Pendidikan Tinggi 3. Jl. Prf. Dr. Hamka Air Tawar Padang 25131 Telp.(0751)7051260, Fax.(0751)7055628 e-mail: inf@unp.ac.id. Hmepage: http://www.unp.ac.id/ PENGUMUMAN Nmr: 718/UN35/AK/2015 Tentang Penerimaan Caln Mahasiswa

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. adalah sebuah istilah yang secara kolektif mendeskripsikan fase-fase awal

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. adalah sebuah istilah yang secara kolektif mendeskripsikan fase-fase awal BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN 4.1 Analisis Sistem Analisis sistem merupakan sebuah tahapan untuk menganalisis kebutuhan dari sebuah sistem. Al Fatta (2007:44), mengemukakan bahwa analisis sistem adalah sebuah

Lebih terperinci

BAB III PROFIL RESPONDEN DAN LANGKAH PEMECAHAN MASALAH

BAB III PROFIL RESPONDEN DAN LANGKAH PEMECAHAN MASALAH BAB III PROFIL RESPONDEN DAN LANGKAH PEMECAHAN MASALAH 3.1 Prfil Perusahaan 3.1.1 Sejarah Perusahaan PT.Tiara Utffar Mandiri merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang industri pertambangan mineral

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak CV. Bintang Anggara Jaya

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak CV. Bintang Anggara Jaya BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK 4.1 Identifikasi Masalah Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak CV. Bintang Anggara Jaya pada saat kerja praktek, maka dapat diketahui aplikasi pendukung yang dapat mengatasi

Lebih terperinci

PANDUAN PENDAFTARAN ONLINE UJI KOMPETENSI JURUSAN FARMASI POLTEKKES KEMENKES MEDAN TAHUN 2017

PANDUAN PENDAFTARAN ONLINE UJI KOMPETENSI JURUSAN FARMASI POLTEKKES KEMENKES MEDAN TAHUN 2017 PANDUAN PENDAFTARAN ONLINE UJI KOMPETENSI JURUSAN FARMASI POLTEKKES KEMENKES MEDAN TAHUN 2017 ALAMAT PENDAFTARAN http://apdfi.panitia.org/reg Jika sudah pernah mendaftar dan lupa sandi, Klik Lupa Kata

Lebih terperinci

TATA CARA PENDAFTARAN ONLINE VERSI NARASI

TATA CARA PENDAFTARAN ONLINE VERSI NARASI TATA CARA PENDAFTARAN ONLINE VERSI NARASI No Keterangan 1 Buka website penerimaan mahasiswa baru PNJ dengan alamat: http://penerimaan.pnj.ac.id 2 Klik Isi Formulir Pendaftaran untuk memulai pendaftaran

Lebih terperinci

PEDOMAN PEMBIMBINGAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH ONLINE (KTI ONLINE) TAHUN 2010 BAB I PENDAHULUAN

PEDOMAN PEMBIMBINGAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH ONLINE (KTI ONLINE) TAHUN 2010 BAB I PENDAHULUAN PEDOMAN PEMBIMBINGAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH ONLINE (KTI ONLINE) TAHUN 2010 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Peningkatan mutu pendidikan dapat dicapai melalui berbagai cara antara lain melalui

Lebih terperinci

Pengadaan Pegawai Negeri Sipil hanya diperkenankan dalam batas formasi yang telahditetapkan, dengan memprioritaskan:

Pengadaan Pegawai Negeri Sipil hanya diperkenankan dalam batas formasi yang telahditetapkan, dengan memprioritaskan: Pengadaan PNS Pengadaan Pegawai Negeri Sipil adalah kegiatan untuk mengisi frmasi yang lwng. Pada umumnya frmasi yang lwng disebabkan adanya Pegawai Negeri Sipil yang berhenti, pensiun, meninggal dunia

Lebih terperinci

SGS INDONESIA (Associated Documents) RESUME AUDIT SVLK

SGS INDONESIA (Associated Documents) RESUME AUDIT SVLK SGS INDONESIA (Assciated Dcuments) Number: LVL_Ic Versin Date: 17 Agustus 2013 Page: 1 f 7 RESUME AUDIT SVLK Prject Nmr: ID/JKT-5053-ID Nama Pemegang Ijin: Alamat: IKM CIAMIS MUKTI Dusun Desa RT.001 RW.005

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN Semua rganisasi membutuhkan aliran infrmasi yang membantu manajer untuk mengambil bermacam keputusan yang dibutuhkan. Aliran infrmasi ini diatur dan diarahkan dalam suatu sistem

Lebih terperinci

Daftar Isi. Daftar Gambar

Daftar Isi. Daftar Gambar Daftar Isi Daftar Isi...1 Daftar Gambar...2 Pendahuluan...3 1.1 Tujuan Pembuatan Dokumen...3 1.2 Definisi Dan Singkatan...3 1.3 Alamat Akses...3 Sumber Daya Yang Dibutuhkan...4 2.1 Perangkat Keras...4

Lebih terperinci

BAB 3 GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

BAB 3 GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 45 BAB 3 GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 3.1 Perkembangan PT. Cahaya Ragam Sakti 3.1.1 Sejarah Berdirinya PT. Cahaya Ragam Sakti PT. Cahaya Ragam Sakti pada awalnya merupakan perusahaan yang didasari leh ide

Lebih terperinci

TATA CARA PENDAFTARAN ONLINE VERSI NARASI (Tata Cara Pendaftaran UM PNJ sama dengan cara di UMPN )

TATA CARA PENDAFTARAN ONLINE VERSI NARASI (Tata Cara Pendaftaran UM PNJ sama dengan cara di UMPN ) TATA CARA PENDAFTARAN ONLINE VERSI NARASI (Tata Cara Pendaftaran UM PNJ sama dengan cara di UMPN ) No Keterangan 1 Buka website penerimaan mahasiswa baru PNJ dengan alamat: http://penerimaan.pnj.ac.id

Lebih terperinci

PENGUMUMAN REKTOR UNIVERSITAS NEGERI PADANG Nomor: 1787 /UN35/AK/2016 Tentang

PENGUMUMAN REKTOR UNIVERSITAS NEGERI PADANG Nomor: 1787 /UN35/AK/2016 Tentang PENGUMUMAN REKTOR Nmr: 1787 /UN35/AK/2016 Tentang Penerimaan Caln Mahasiswa Baru Gelmbang II Prgram Pascasarjana Tahun Akademik 2016/2017 di Lingkungan Universitas Negeri Padang Universitas Negeri Padang

Lebih terperinci

PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN

PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN PSAK N. 3 IKATAN AKUNTAN INDONESIA Lapran Keuangan Interim Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) N.3 tentang Lapran Keuangan Interim disetujui dalam Rapat Kmite

Lebih terperinci

DINAS TENAGA KERJA KOTA BANDUNG

DINAS TENAGA KERJA KOTA BANDUNG DINAS TENAGA KERJA KOTA BANDUNG Berikut adalah Prosedur Pendaftaran Wajib Lapor Online Sebelum melakukan pendaftaran wajib lapor online setiap Perusahaan diwajibkan membawa persyaratan sebagai berikut

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 19 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Instansi 1. Sejarah KPP Pratama Kebumen Sejarah berdirinya Kantor Pelayanan Pajak Kebumen bermula dari Kantor Dinas Luar Tingkat I yang merupakan cabang

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KOTA BANJAR NOMOR 38 TAHUN 2004 TENTANG KETENTUAN PENDAFTARAN PERUSAHAAN DENGAN RAKHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA BANJAR,

PERATURAN DAERAH KOTA BANJAR NOMOR 38 TAHUN 2004 TENTANG KETENTUAN PENDAFTARAN PERUSAHAAN DENGAN RAKHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA BANJAR, PERATURAN DAERAH KOTA BANJAR NOMOR 38 TAHUN 2004 TENTANG KETENTUAN PENDAFTARAN PERUSAHAAN DENGAN RAKHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA BANJAR, Menimbang : a. bahwa dalam rangka penyelenggaraan pembangunan,

Lebih terperinci

PER - 41/PJ/2015 PENGAMANAN TRANSAKSI ELEKTRONIK LAYANAN PAJAK ONLINE

PER - 41/PJ/2015 PENGAMANAN TRANSAKSI ELEKTRONIK LAYANAN PAJAK ONLINE PER - 41/PJ/2015 PENGAMANAN TRANSAKSI ELEKTRONIK LAYANAN PAJAK ONLINE Contributed by Administrator Tuesday, 08 December 2015 Pusat Peraturan Pajak Online PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR PER -Â

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM. menginginkan adanya pelaporan yang dapat dilakukan secara berkala tiap periode.

BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM. menginginkan adanya pelaporan yang dapat dilakukan secara berkala tiap periode. BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM Berasarkan hasil survey yang penulis lakukan pada saat kerja praktek di PT Semen Gresik, secara garis besar saat ini pada divisi diklat khususnya seksi perencanaan telah

Lebih terperinci

PANDUAN REGISTRASI VENDOR

PANDUAN REGISTRASI VENDOR PANDUAN REGISTRASI VENDOR I. REGISTRASI VENDOR Halaman ini adalah halaman awal ketika telah mengakses alamat website : eproc.ptpn3.id Untuk mendaftar menjadi vendor, terlebih dahulu daftarkan dengan mengklik

Lebih terperinci

2 6. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 89, Tambahan Le

2 6. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 89, Tambahan Le BUPATI BANYUWANGI PERATURAN BUPATI BANYUWANGI NOMOR 18 TAHUN 2012 TENTANG TATA CARA PEMBERIAN DAN PEMANFAATAN INSENTIF PEMUNGUTAN PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH KABUPATEN BANYUWANGI DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci

USER MANUAL VMS. Vendor Management System For User

USER MANUAL VMS. Vendor Management System For User USER MANUAL VMS Vendor Management System For User 1 1. Register Account a) Register Untuk melakukan register Vendor/Rekanan baru, pertama kali User harus membuat account pada Url http://www.vms.pgnmas.co.id/index.php?r=site/register

Lebih terperinci

2 6. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 89, Tambahan Le

2 6. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 89, Tambahan Le BUPATI BANYUWANGI SALINAN PERATURAN BUPATI BANYUWANGI NOMOR 18 TAHUN 2012 TENTANG TATA CARA PEMBERIAN DAN PEMANFAATAN INSENTIF PEMUNGUTAN PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH KABUPATEN BANYUWANGI DENGAN RAHMAT

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. menggunakan model waterfall. Pada model waterfall terdapat tahapan analisis

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. menggunakan model waterfall. Pada model waterfall terdapat tahapan analisis BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Sistem Pada tahapan ini dilakukan beberapa prses yang berhubungan dengan tahapan awal metde penelitian. Pada metde penelitian yang diambil menggunakan

Lebih terperinci

Walikota Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat

Walikota Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat - 1 - Walikota Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat PERATURAN WALIKOTA TASIKMALAYA NOMOR 72 TAHUN 2014 TENTANG PENDAFTARAN WAJIB PAJAK CABANG/LOKASI BAGI PELAKU USAHA YANG MELAKUKAN USAHA DAN/ATAU PEKERJAAN

Lebih terperinci

Kata Pengantar... Daftar Isi... Peraturan Desa... Rencana Kerja Pemerintah Desa Cermee...

Kata Pengantar... Daftar Isi... Peraturan Desa... Rencana Kerja Pemerintah Desa Cermee... KATA PENGANTAR Dengan Mengucapkan Syukur Alhamdulilah kami panjatkan Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas RahmatNya sehingga telah terselesaikan pembuatan Dkumen Rencana Kerja Pembanguanan Desa ( RKP Desa

Lebih terperinci

Kebijakan Privasi Loketagen.com. (Privasi Policy)

Kebijakan Privasi Loketagen.com. (Privasi Policy) Kebijakan Privasi Lketagen.cm (Privasi Plicy) Kebijakan privasi adalah ketentuan yang mengatur akun Anda dan infrmasi yang Anda berikan kepada Perusahaan yang meliputi hal-hal sebagai berikut: 1. Ikhtisar

Lebih terperinci

BUPATI BANDUNG BARAT PROVINSI JAWA BARAT

BUPATI BANDUNG BARAT PROVINSI JAWA BARAT BUPATI BANDUNG BARAT PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI BANDUNG BARAT NOMOR 6 TAHUN 2015 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG RETRIBUSI PERPANJANGAN IZIN MEMPEKERJAKAN

Lebih terperinci

RANGKUMAN APLIKASI PENGOLAHAN DATABASE (Menggunakan Microsoft Access 2007)

RANGKUMAN APLIKASI PENGOLAHAN DATABASE (Menggunakan Microsoft Access 2007) RANGKUMAN APLIKASI PENGOLAHAN DATABASE (Menggunakan Micrsft Access 2007) A. PENGERTIAN DATABASE Kata Database berasal dari bahasa inggris, dalam bahasa Indnesia database diartikan dengan Pangkalan Data

Lebih terperinci

BUPATI KOTAWARINGIN BARAT

BUPATI KOTAWARINGIN BARAT BUPATI KOTAWARINGIN BARAT PERATURAN BUPATI KOTAWARINGIN BARAT NOMOR 10 TAHUN 2008 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT NOMOR 3 TAHUN 2001 TENTANG PENATAAN DAN PENDAFTARAN

Lebih terperinci

BUPATI CIAMIS PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI CIAMIS NOMOR 51 TAHUN 2015 TENTANG

BUPATI CIAMIS PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI CIAMIS NOMOR 51 TAHUN 2015 TENTANG BUPATI CIAMIS PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI CIAMIS NOMOR 51 TAHUN 2015 TENTANG PENDELEGASIAN KEWENANGAN PELAKSANAAN IZIN USAHA MIKRO KEPADA CAMAT DI KABUPATEN CIAMIS Menimbang : a. DENGAN RAHMAT

Lebih terperinci

Daftar Isi. Daftar Gambar

Daftar Isi. Daftar Gambar Daftar Isi Daftar Isi...1 Daftar Gambar...2 Pendahuluan...3 1.1 Tujuan Pembuatan Dokumen...3 1.2 Definisi Dan Singkatan...3 1.3 Alamat Akses...3 Sumber Daya Yang Dibutuhkan...4 2.1 Perangkat Keras...4

Lebih terperinci

SURAT PERMINTAAN SURAT IJIN USAHA PERDAGANGAN (SIUP) (SP SIUP MIKRO/ KECIL / MENENGAH / BESAR)

SURAT PERMINTAAN SURAT IJIN USAHA PERDAGANGAN (SIUP) (SP SIUP MIKRO/ KECIL / MENENGAH / BESAR) Nomor : BPMPTSP-FORM-REG-002.01 Model A Kepada Yth. Walikota Palembang Melalui Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Palembang di PALEMBANG SURAT PERMINTAAN SURAT IJIN USAHA

Lebih terperinci

TIPS dan TRIK BASIC TABEL

TIPS dan TRIK BASIC TABEL TIPS dan TRIK BASIC TABEL BASIC TABLES Tujuan dari Basic Tables adalah memberikan gambaran (deskripsi) dasar tentang suatu data, seperti berapa rata-rata data tersebut, standar deviasinya, variansnya dan

Lebih terperinci

3. WNI yang belum memiliki identitas kependudukan wajib dicatat dan dimasukan dalam daftar pemilih

3. WNI yang belum memiliki identitas kependudukan wajib dicatat dan dimasukan dalam daftar pemilih Prakarsa KPU 1. Untuk dapat menggunakan hak pilih dalam pemilu, seluruh WNI yang telah berumur 17 tahun atau lebih atau sudah/pernah menikah harus terdaftar dalam DPT. 2. Pendaftaran dan pemutakhiran data

Lebih terperinci

INSPEKTORAT. Laporan Keuangan. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. Untuk Periode Yang Berakhir 31 Desember 2013

INSPEKTORAT. Laporan Keuangan. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. Untuk Periode Yang Berakhir 31 Desember 2013 INSPEKTORAT Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Lapran Keuangan Untuk Peride Yang Berakhir 31 Desember 2013 Jalan Pramuka N. 33 Jakarta 13120 KATA PENGANTAR Sebagaimana diamanatkan Undang-Undang

Lebih terperinci

User Guide Aplikasi Izin Tanda Daftar Perusahaan

User Guide Aplikasi Izin Tanda Daftar Perusahaan 2016 User Guide Aplikasi Izin Tanda Daftar Perusahaan Daftar Isi Daftar Isi... 0 Daftar Gambar... 2 1. Login... 3 2. Menuju Halaman TDP... 3 1. Persyaratan... 4 2. Menu TDP... 5 3. Pengisian Form TDP...

Lebih terperinci

KOMITE AUDIT PEDOMAN KERJA KOMITE AUDIT (AUDIT COMMITTEE CHARTER) BAB I Tujuan Umum... 3

KOMITE AUDIT PEDOMAN KERJA KOMITE AUDIT (AUDIT COMMITTEE CHARTER) BAB I Tujuan Umum... 3 PEDOMAN KERJA KOMITE AUDIT (AUDIT COMMITTEE CHARTER) DAFTAR ISI Executive Summary BAB I Tujuan Umum... 3 BAB II Organisasi... 4 1. Struktur... 4 2. Tugas, Tanggung Jawab dan Wewenang... 4 3. Hubungan dengan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Prsedur Pendaftaran Sistem Pendaftaran Wajib Pajak Masal Selama ini pandangan masyarakat terhadap instansi-instansi pemerintah identik dengan birkrasi yang berbelit-belit,

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR /PMK.01/2017 TENTANG AKUNTAN BEREGISTER DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR /PMK.01/2017 TENTANG AKUNTAN BEREGISTER DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR /PMK.01/2017 TENTANG AKUNTAN BEREGISTER DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa sesuai dengan ketentuan

Lebih terperinci

SOP CMS WEBSITE. - Berikut adalah penjelasan pada menu bagian atas o Home

SOP CMS WEBSITE. - Berikut adalah penjelasan pada menu bagian atas o Home SOP CMS WEBSITE Berikut adalah daftar SOP untuk pengimputan CMS pada website PT. Cybersama Technlgy. 1. Input Kategri 2. Input Subkategri (khusus cybernte.c.id, kuncihtel.cm, thehtellck.cm) 3. Input Prduk

Lebih terperinci

Gubernur Jawa Barat PERATURAN GUBERNUR JAWA BARAT NOMOR 35 TAHUN 2013 TENTANG

Gubernur Jawa Barat PERATURAN GUBERNUR JAWA BARAT NOMOR 35 TAHUN 2013 TENTANG 1 Gubernur Jawa Barat PERATURAN GUBERNUR JAWA BARAT NOMOR 35 TAHUN 2013 TENTANG PENDAFTARAN WAJIB PAJAK CABANG/LOKASI BAGI PELAKU USAHA YANG MELAKUKAN USAHA DAN/ATAU PEKERJAAN DI JAWA BARAT DENGAN RAHMAT

Lebih terperinci

BAB 3. Prosedur Mendirikan Perusahaan. Oleh : Edy Sahputra Sitepu, SE, MSi

BAB 3. Prosedur Mendirikan Perusahaan. Oleh : Edy Sahputra Sitepu, SE, MSi BAB 3 Prosedur Mendirikan Perusahaan Oleh : Edy Sahputra Sitepu, SE, MSi Perusahaan Perseorangan Perusahaan perseorangan adalah badan usaha yang kepemilikannya dimiliki oleh satu orang. Setiap indvidu

Lebih terperinci

PROPOSAL PENAWARAN SISTEM INFORMASI TERPADU KJKS BMT ( SI SYUTERA )

PROPOSAL PENAWARAN SISTEM INFORMASI TERPADU KJKS BMT ( SI SYUTERA ) 1 2 PROPOSAL PENAWARAN SISTEM INFORMASI TERPADU KJKS BMT ( SI SYUTERA ) PENDAHULUAN Koperasi merupakan salah satu usaha yang paling tepat untuk merealisasikan cita-cita ideal dari Undang-Undang Dasar 1945.

Lebih terperinci

Diagram Alir Proses Pendaftaran ITERA

Diagram Alir Proses Pendaftaran ITERA 1. Buka URL http://usm.itera.itb.ac.id/ Diagram Alir Proses Pendaftaran ITERA 2. Buat Akun untuk mendaftar dengan klik meu Registrasi 3. Isi email, username, dan password a. Email : adalah email aktif

Lebih terperinci

WALIKOTA TASIKMALAYA

WALIKOTA TASIKMALAYA Diubah dengan Perwal Nomor 93Tahun 2012 WALIKOTA TASIKMALAYA PERATURAN WALIKOTA TASIKMALAYA NOMOR 29 TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN RINCIAN TUGAS UNIT DINAS PENDAPATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

PENERAPAN PERENCANAAN PAJAK ATAS ASET TETAP TERHADAP EFISIENSI BEBAN PAJAK PENGHASILAN BADAN PADA PDAM TIRTA PAKUAN BOGOR. Fatia Rahmasari.

PENERAPAN PERENCANAAN PAJAK ATAS ASET TETAP TERHADAP EFISIENSI BEBAN PAJAK PENGHASILAN BADAN PADA PDAM TIRTA PAKUAN BOGOR. Fatia Rahmasari. PENERAPAN PERENCANAAN PAJAK ATAS ASET TETAP TERHADAP EFISIENSI BEBAN PAJAK PENGHASILAN BADAN PADA PDAM TIRTA PAKUAN BOGOR Fatia Rahmasari Abstrak FATIA RAHMASARI. 011017. Akuntansi. Akuntansi Perpajakan.

Lebih terperinci

Daftar Isi. Daftar Gambar

Daftar Isi. Daftar Gambar Daftar Isi Daftar Isi...1 Daftar Gambar...2 Pendahuluan...3 1.1 Tujuan Pembuatan Dokumen...3 1.2 Definisi Dan Singkatan...3 1.3 Alamat Akses...3 Sumber Daya Yang Dibutuhkan...4 2.1 Perangkat Keras...4

Lebih terperinci

BAB IV DISKRIPSI PEKERJAAN. pesanan barang oleh distributor. Saat ini, kegiatan pemesanan barang dimulai dari

BAB IV DISKRIPSI PEKERJAAN. pesanan barang oleh distributor. Saat ini, kegiatan pemesanan barang dimulai dari BAB IV DISKRIPSI PEKERJAAN 4.1 Analisis Sistem Aplikasi yang akan dibangun, digunakan leh bagian pemasaran tentang pesanan barang leh distributr. Saat ini, kegiatan pemesanan barang dimulai dari distributr

Lebih terperinci

FORMULIR PERMOHONAN SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN ( SIUP ) ( MIKRO / KECIL / MENENGAH / BESAR )

FORMULIR PERMOHONAN SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN ( SIUP ) ( MIKRO / KECIL / MENENGAH / BESAR ) No.Seri : 0 2 / 0 5 / FORMULIR PERMOHONAN SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN ( SIUP ) ( MIKRO / KECIL / MENENGAH / BESAR ) Kepada yth : Kepala Badan Pelayanan Prizinan Terpadu Kota Pematangsiantar di- Pematangsiantar.

Lebih terperinci

Apa yang seharusnya dilaporkan dengan menggunakan prosedur Angkat Bicara! ini?

Apa yang seharusnya dilaporkan dengan menggunakan prosedur Angkat Bicara! ini? Tanya jawab tentang pelapran Mengapa AkzNbel mengntrak EthicsPint? Apa peran EthicsPint? Apa yang seharusnya dilaprkan dengan menggunakan prsedur Angkat Bicara! ini? Bagaimana jika hal ini merupakan kndisi

Lebih terperinci

BUPATI KULON PROGO PERATURAN BUPATI KULON PROGO NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERSYARATAN DAN TATA CARA PEMBERIAN PERIZINAN USAHA JASA KONSTRUKSI

BUPATI KULON PROGO PERATURAN BUPATI KULON PROGO NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERSYARATAN DAN TATA CARA PEMBERIAN PERIZINAN USAHA JASA KONSTRUKSI BUPATI KULON PROGO PERATURAN BUPATI KULON PROGO NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERSYARATAN DAN TATA CARA PEMBERIAN PERIZINAN USAHA JASA KONSTRUKSI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KULON PROGO, Menimbang

Lebih terperinci

BUPATI MALANG PROVINSI JAWA TIMUR

BUPATI MALANG PROVINSI JAWA TIMUR BUPATI MALANG PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI MALANG NOMOR 38 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI, SERTA TATA KERJA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DENGAN RAHMAT

Lebih terperinci

Prosedur Menjalankan Aplikasi

Prosedur Menjalankan Aplikasi Prosedur Menjalankan Aplikasi Hak Akses Setiap User Pada Sistem Informasi Akuntansi Penggajian User Acsess Pegawai 1. Gaji 2. Profile 3. Data potongan gaji 4. Data tunjangan gaji 5. Form lembur 6. Form

Lebih terperinci

BUKU INDIKASI KAWASAN HUTAN & LAHAN YANG PERLU DILAKUKAN REHABILITASI TAHUN 2003

BUKU INDIKASI KAWASAN HUTAN & LAHAN YANG PERLU DILAKUKAN REHABILITASI TAHUN 2003 BUKU INDIKASI KAWASAN HUTAN & LAHAN YANG PERLU DILAKUKAN REHABILITASI TAHUN 2003 A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN Hutan merupakan salah satu sumberdaya alam yang memiliki nilai eknmi, eklgi dan ssial

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Identifikasi Masalah, Peluang dan Tujuan Tahap pertama yaitu melakukan identifikasi masalah dan melakukan pengumpulan data dengan cara wawancara pemilik perusahaan

Lebih terperinci

PEMERINTAH KABUPATEN JEMBER

PEMERINTAH KABUPATEN JEMBER PEMERINTAH KABUPATEN JEMBER PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEMBER NOMOR 15 TAHUN 2006 TENTANG RETRIBUSI PERIJINAN DI BIDANG PERDAGANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI JEMBER, Menimbang : a. bahwa

Lebih terperinci

Aspek Hukum Dalam Usaha Makanan. Oleh: Ilzamha Hadijah Rusdan, S.TP., M.Sc

Aspek Hukum Dalam Usaha Makanan. Oleh: Ilzamha Hadijah Rusdan, S.TP., M.Sc Aspek Hukum Dalam Usaha Makanan Oleh: Ilzamha Hadijah Rusdan, S.TP., M.Sc Adalah Kegiatan usaha dengan tujuan mencari keuntungan. Adalah Aturan tertulis maupun tidak tertulis yang mempunyai sanksi. Hukum

Lebih terperinci

BUPATI CIAMIS PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI CIAMIS NOMOR 52 TAHUN 2016 TENTANG

BUPATI CIAMIS PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI CIAMIS NOMOR 52 TAHUN 2016 TENTANG BUPATI CIAMIS PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI CIAMIS NOMOR 52 TAHUN 2016 TENTANG TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA UNSUR ORGANISASI DINAS KEBUDAYAAN, KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

TUTORIAL WEBSITE (PENCARI KERJA / PELAMAR)

TUTORIAL WEBSITE  (PENCARI KERJA / PELAMAR) 1. HALAMAN AWAL TUTORIAL WEBSITE www.disnakertransprobolinggokab.com (PENCARI KERJA / PELAMAR) - Untuk masuk ke website Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kab Probolinggo, silahkan buka browser internet

Lebih terperinci

PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN KOPERASI BAGI KELOMPOK TANI WANITA PANEN RAYA DI KANAGARIAN PADANG TAROK KEC. BASO KAB.

PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN KOPERASI BAGI KELOMPOK TANI WANITA PANEN RAYA DI KANAGARIAN PADANG TAROK KEC. BASO KAB. Prgram PPM PROGRAM STUDI Sumber Dana DIPA Universitas Andalas Besar Anggaran Rp 4.000.000,- Tim Pelaksana Riza Reni Yenti, Raudhatul Hidayah dan Wiladatika Fakultas Eknmi Lkasi Kab. 50 Kta, Sumatera Barat

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. Pengertian pajak berdasarkan Undang-Undang Perpajakan No.28 Tahun 2007

BAB II LANDASAN TEORI. Pengertian pajak berdasarkan Undang-Undang Perpajakan No.28 Tahun 2007 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Pajak Pengertian pajak berdasarkan Undang-Undang Perpajakan No.28 Tahun 2007 Pasal 1 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan: Pajak adalah kontribusi wajib

Lebih terperinci

PEMERINTAH KABUPATEN NGAWI PERATURAN DAERAH KABUPATEN NGAWI NOMOR 8 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS DAERAH

PEMERINTAH KABUPATEN NGAWI PERATURAN DAERAH KABUPATEN NGAWI NOMOR 8 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS DAERAH PEMERINTAH KABUPATEN NGAWI PERATURAN DAERAH KABUPATEN NGAWI NOMOR 8 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI NGAWI, Menimbang : a. bahwa dengan

Lebih terperinci