FORMAT JAWABAN INQUIRY CAPASITOR

dokumen-dokumen yang mirip
FORMAT JAWABAN INQUIRY CAPASITOR

ARUS,HAMBATAN DAN TEGANGAN GERAK ELEKTRIK

KUAT ARUS DAN BEDA POTENSIAL Kuat arus adalah banyaknya muatan listrik yang mengalir melalui suatu penghantar tiap detik.

INQUIRY 2 C a p a s i t o r Oleh : Selly Feranie & Setiya Utari

BAB 2 RESPONS FUNGSI STEP PADA RANGKAIAN RL DAN RC. Adapun bentuk yang sederhana dari suatu persamaan diferensial orde satu adalah: di dt

MODUL 1 RANGKAIAN THEVENIN, PEMBEBANAN DAN ARUS TRANSIEN

Percobaan PENYEARAH GELOMBANG. (Oleh : Sumarna, Lab-Elins, Jurdik Fisika FMIPA UNY)

ENERGI LISTRIK Tujuan : Menentukan faktor faktor yang mempengaruhi besar energi listrik

B a b. Aplikasi Dioda

Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri. SAINTEK Fisika Kode:

Faradina GERAK LURUS BERATURAN

=====O0O===== Gerak Vertikal Gerak vertikal dibagi menjadi 2 : 1. GJB 2. GVA. A. GERAK Gerak Lurus

x 4 x 3 x 2 x 5 O x 1 1 Posisi, perpindahan, jarak x 1 t 5 t 4 t 3 t 2 t 1 FI1101 Fisika Dasar IA Pekan #1: Kinematika Satu Dimensi Dr.

& RANGKAIAN RC M. Ishaq

1.4 Persamaan Schrodinger Bergantung Waktu

Penyearah Setengah Gelombang Dan Gelombang Penuh

Oleh : Danny Kurnianto; Risa Farrid Christianti Sekolah Tinggi Teknologi Telematika Telkom Purwokerto

Arus Listrik. Arus dan Gerak Muatan. Q t. Surya Darma, M.Sc Departemen Fisika Universitas Indonesia. Satuan SI untuk arus: 1 A = 1 C/s.

BAB 2 KINEMATIKA. A. Posisi, Jarak, dan Perpindahan

Relasi LOGIK FUNGSI AND, FUNGSI OR, DAN FUNGSI NOT

Soal-Jawab Fisika OSN 2015

2014 LABORATORIUM FISIKA MATERIAL IHFADNI NAZWA EFEK HALL. Ihfadni Nazwa, Darmawan, Diana, Hanu Lutvia, Imroatul Maghfiroh, Ratna Dewi Kumalasari

MODUL PERTEMUAN KE 3. MATA KULIAH : FISIKA TERAPAN (2 sks)

BAB 4 PENGANALISAAN RANGKAIAN DENGAN PERSAMAAN DIFERENSIAL ORDE DUA ATAU LEBIH TINGGI

GERAK LURUS BESARAN-BESARAN FISIKA PADA GERAK KECEPATAN DAN KELAJUAN PERCEPATAN GLB DAN GLBB GERAK VERTIKAL

Gambar 1, Efek transien pada rangkaian RC

ARUS DAN TEGANGAN BOLAK BALIK

FISIKA. Kelas X GLB DAN GLBB K13 A. GERAK LURUS BERATURAN (GLB)

Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Mercu Buana MODUL PERTEMUAN KE 3. MATA KULIAH : FISIKA DASAR (4 sks)

Pekan #3. Osilasi. F = ma mẍ + kx = 0. (2)

adalah. A. 1,3 x 10-7 m D. 6,7 x 10-7 m B. 2;2 x lo -7 m E. 10,0 x lo -7 m C. 3,3 x lo -7 m

B a b 1 I s y a r a t

v dan persamaan di C menjadi : L x L x

Analisis Rangkaian Listrik Di Kawasan s

3. Kinematika satu dimensi. x 2. x 1. t 1 t 2. Gambar 3.1 : Kurva posisi terhadap waktu

BAHAN AJAR GERAK LURUS KELAS X/ SEMESTER 1 OLEH : LIUS HERMANSYAH,

Tryout SBMPTN. Fisika. 2 v

Fisika Dasar. Gerak Jatuh Bebas 14:12:55. dipengaruhi gaya. berubah sesuai dengan ketinggian. gerak jatuh bebas? nilai percepatan gravitasiyang

PERSAMAAN GERAK VEKTOR SATUAN. / i / = / j / = / k / = 1

BAB II TINJAUAN TEORITIS

Soal UN Fisika Paket A. 01. Tebal balok diukur dengan menggunakan jangka sorong seperti gambar!

RANCANG BANGUN CHARGER BATERAI UNTUK KEBUTUHANAN UMKM

BAB 2 LANDASAN TEORI. Produksi padi merupakan suatu hasil bercocok tanam yang dilakukan dengan

IV. METODE PENELITIAN

BAB KINEMATIKA DENGAN ANALISIS VEKTOR

KINEMATIKA GERAK DALAM SATU DIMENSI

Analisis Rangkaian Listrik Di Kawasan Waktu

LIMIT FUNGSI. 0,9 2,9 0,95 2,95 0,99 2,99 1 Tidak terdefinisi 1,01 3,01 1,05 3,05 1,1 3,1 Gambar 1

BAB III METODE PEMULUSAN EKSPONENSIAL TRIPEL DARI WINTER. Metode pemulusan eksponensial telah digunakan selama beberapa tahun

BAB 2 TINJAUAN TEORITIS. Peramalan adalah kegiatan untuk memperkirakan apa yang akan terjadi di masa

BAB 2 LANDASAN TEORI

[1.7 Hukum Kekekalan Energi]

1. Pengertian Digital

BAB 2 LANDASAN TEORI. Metode Peramalan merupakan bagian dari ilmu Statistika. Salah satu metode

BAB II LANDASAN TEORI. Peramalan (Forecasting) adalah suatu kegiatan yang mengestimasi apa yang akan

BAB 2 LANDASAN TEORI. Peramalan adalah kegiatan untuk memperkirakan apa yang akan terjadi di masa yang

Fisika Proyek Perintis I Tahun 1979

IV. METODE PENELITIAN

KINEMATIKA. gerak lurus berubah beraturan(glbb) gerak lurus berubah tidak beraturan

BAB III RUNTUN WAKTU MUSIMAN MULTIPLIKATIF

BAB III METODE PENELITIAN

BAB 2 TINJAUAN TEORITIS. Kegiatan untuk memperkirakan apa yang akan terjadi pada masa yang akan datang

B a b 1 I s y a r a t

BAB 1 PENDAHULUAN. Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu ukuran dari hasil pembangunan yang

PERTEMUAN 2 KINEMATIKA SATU DIMENSI

RANK DARI MATRIKS ATAS RING

Integral dan Persamaan Diferensial

KARAKTERISTIK UMUR PRODUK PADA MODEL WEIBULL. Sudarno Staf Pengajar Program Studi Statistika FMIPA UNDIP

Sekilas Pandang. Modul 1 PENDAHULUAN

BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Permasalahan Nyata Penyebaran Penyakit Tuberculosis

III. METODOLOGI PENELITIAN

SOAL UN FISIKA PAKET B. 1. Tebal balok diukur dengan menggunakan jangka sorong seperti gambar!

RINGKASAN MATERI KALOR, PERUBAHN WUJUD DAN PERPINDAHAN KALOR

BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN

Xpedia Fisika. Mekanika 01

FIsika KTSP & K-13 KINEMATIKA. K e l a s A. VEKTOR POSISI

Darpublic Nopember 2013

IV. METODE PENELITIAN

PEMODELAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP $US MENGGUNAKAN DERET WAKTU HIDDEN MARKOV SATU WAKTU SEBELUMNYA 1. PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN. tepat rencana pembangunan itu dibuat. Untuk dapat memahami keadaan

BAB 2 URAIAN TEORI. waktu yang akan datang, sedangkan rencana merupakan penentuan apa yang akan

Matematika EBTANAS Tahun 1988

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PERSAMAAN GERAK

III. METODE PENELITIAN. Usahatani belimbing karangsari adalah kegiatan menanam dan mengelola. utama penerimaan usaha yang dilakukan oleh petani.

PENGUJIAN HIPOTESIS. pernyataan atau dugaan mengenai satu atau lebih populasi.

BAB III PERANCANGAN ALAT

Arus Bolak-Balik. Tegangan dan arus bolak balik dapat dinyatakan dalam bentuk

BAB III PERENCANAAN DAN PEMBUATAN SISTEM Perencanaan dan pembuatan Perangkat Keras

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. yang akan datang. Peramalan menjadi sangat penting karena penyusunan suatu

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

PENGGUNAAN KONSEP FUNGSI CONVEX UNTUK MENENTUKAN SENSITIVITAS HARGA OBLIGASI

BAB I PENDAHULUAN. salad ke piring setelah dituang. Minyak goreng dari kelapa sawit juga memiliki sifat

Regulator Tegangan. Regulator Tegangan Continuous. Regulator Tegangan Switched. Kuliah 8-1. Penyearah. Filter. Switching. Filter Regulator Beban

LATIHAN SOAL-SOAL RANGKAIAN LISTRIK 2

BAB 1 PENDAHULUAN. Dalam pelaksanaan pembangunan saat ini, ilmu statistik memegang peranan penting

BAB X GERAK LURUS. Gerak dan Gaya. Buku Pelajaran IPA SMP Kelas VII 131

BAB 1 PENDAHULUAN. Sumber Daya Alam (SDA) yang tersedia merupakan salah satu pelengkap alat

Transkripsi:

FORMAT JAWABAN NQURY CAPASTOR Eksperimen 1 : Hambaan Ohmik dan Non Ohmik 1. Apakah lampu pijar merupakan hambaan ohmik? 2. Dapakah kalian membukikannya? 3. Bagaimana caranya kia mengukur hambaan lampu pijar?skesa rangkaiannya! J: Hambaan lampu pijar merupakan hambaan ohmik unuk arus danbeda poensial yang rendah ( dinyalakan dalam waku yang singka), eapi unuk arus danbeda poensial yang inggi ( dinyalakan dalam waku yang cukup lama) maka hambaan lampu pijar idak lagi bersifa Ohmik, menginga R ρ l : ρ f ( T ) A maka hambaan lampu pijar akan dipengaruhi oleh suhu. Dapa, skesa rangkaian lisrik sebagai beriku: A 1

Melalui skesa gambar di aas, bua grafik f(), amai hingga 12 ol. Lakukan pengambilan daa secara cepa dan epa, berikan analisa erhadap grafik, adakemungkinan grafik akan memiliki benuk sebagai beriku : i Dari grafik diaas, dapa dijelaskan unuk arus yang kecil hambaan lampu pijar merupakan hambaan ohmik, namun unuk arus yang besar hambaan lampu pijar idak lagi ohmik aau non ohmik. Eksperimen 2 : Fungsi Kapasior 1. Amai rangkaian (a) Amai cahaya lampu keika saklar dihubungkan? Apa yang erjadi? Menuru pengamaanmu, apakah arus pada rangkaian ersebu konsan, berambah aau berkurang? Rangkaian (a) 2

J : rangkaian A dihubungkan dengan kapasior, karena kapasior berfungsi sebagai peyimpan muaan, maka arus yang mengalir akan erseimpan dalam kapasior sebesar kapasiansinya. Dengan demikian maka arus yang mengalir perlahan-lahan akan berkurang. Perhaikan rangkaian beriku Rangkaian (a) Rangkaian (b) Amai rangkaian (a dan b) Amai cahaya LED keika saklar dihubungkan? Apa yang erjadi?mengapa demikian? Menuru pengamaanmu, bagaimana arus di kedua rangkian ersebu? Dari eksp ini, kesimpulan apa yang kalian dapakan erkai dengan fungsi kapasior J : Rangkaian (a) idak menggunakan kapasior sehingga LED eap menyala, sedangkan rangkaian (b) menggunakan kapasior, perlahan-lahan nyala LED semakin kecil hal ini disebkan karena arus yang mengalir semakin kecil, mengecilnya arus karena ersimpan dalam kapasior. Karena arus merupakan aliran muaan, jadi fungsi kapasior aadalah menyimpan arus. Bagian dari rangkaian yang erhubung dengan erminal posiif baerai erhubung dengan erminal posiif capasior, dan bagian dari rangkaian yang erhubung dengan erminar negaive baerai erhubung dengan erminal negaive kapasior. Mengapa harus demikian? J : Karena kapapsior berfungsi sebagai penyimpan muaan, maka aliran muaan akan erheni sampai beda poensial kapasior sama dengan beda poensial sumber ( baerai aau powersuplay), unuk membua ini enu akan ada aliran elekrio dan muaan 3

posiif.aliran elekrok akan berberak dari kuub (-) sumber ke kuub (-) kapasior, dan aliran puaan posiif akanbergerak dari kuub (+) sumber ke kuub (+) kapasior oleh karenanya pemasangan ini idak boleh erbalik. Karena kasasior berfumgsi sebagai penyimpan muaan, maka jumlah muaan yang ersimpan sanga erbaas ( kapasiansinya). Misal dalam kapasior erulis 25, 4700 µf arinya jumlah muaan yang ersimpan menjadi QC25 x 4700 x10-6 117500x10-6 1,18x10-1 C. Jika 1 elekron adalah 1,6 x 10-19 C, dapa kia bayangkan jumlah elekron yang erkumpul dalam kapasior ini sekiar 10 18 elekron. Sehingga keika erjadi pengosongan kapasior erjadi loncaan bunga api...karena jumlah muaan yang cukup besar dipindahkan. Ekp. 3 : Mengamai Prilaku arus Dapakah kia membua grafik hubungan anara arus dan waku? Berdasarkan pengamaan adi, coba kalian prediksikan hubungan grafik f()! Sebagai perimbangan anda dapa menggunakan hukum kirchof unuk memprediksi grafik anda. J : Harga arus dapa diurunkan dengan memperhaikan rangkaian beriku : A B C AC AB + BC R + Q/C 4

R Q dq d disisi lain d d d dq dq d d 1 d ; d d, d o o d gunakan sehngga d d baas o e J :Sehinnga prediksi grafik f() Ekp. 4 :Mengamai Prilaku Tegangan Dari hasil pengamaanmu, apakah ada beda poensial anara ujung-ujung kapasior (kondisi 1:lampu nyala sp padam). Seelah lampu padam maikan saklar, apakah ada beda poensial anara ujung-ujung kapasior (kondisi 2). 5

Apa perbedaan kondisi 1 dan 2? Apakah nilainya konsan, berambah aau berkurang seiring penambahan waku? Mengapa demikian? J : Terkai dengan fungsi kapasior sebagai pirani pemyimpan muaan, maka harga poensial akan mengalami perubahan hingga poensial kapasior sama dengan baeray/sumber. Dengancara yang sama harga egangan akan mengalami perubahan seiiring dengan waku yang dinyaakan dengan persamaan : o e Berdasarkan rangkaian (d) dan (e), maka prediksi grafik f(), menjadi : Ekp. 5 :Rangkaian Searah dengan kapasior yang disusun seri dan paralel Rangkaian (e) Rangkaian (f) Rangkaian (g) 6

Apa perbedaan rangkaian (e), (f) dan (g)? Dari hasil belajarmu, nyaakan kapasiansi ekivalen dari kombinasi kapasior rangkaian (f) dan (g). Apakah pengaruh susunan rangkaian-rangkaian ini erhadap nyala lampu? Mengapa demikian? J : Terkai dengan rangkaian e, f dan g. Nyala lampu erlai dengan banyaknya arus ang mengalir, berdasarkan pers. o e Maka harga arus erhadap waku merupakan fungsi eksponensial, perhaikan dalam hal ini baik rabfkaian e, f dan g memiliki grafik f() sebagai fungsi eksponensial. Namun menginga penurunan kurwa sanga berganung dari C dimana C adalah harga kapasior equivalen ( ergnungdari rangkian danbesar kapasiornya). Jika harga capasiansi kapasiornya sama maka rangkaian f akan memiliki harga kapaior equivqlen yang erbesar, sehingga lampu pada rangkaian f akan paling cepa padam. 7

8