CONTOH FORMAT LAPORAN INDIVIDUAL ASSESSMENT CENTER

dokumen-dokumen yang mirip
BAB 2 LANDASAN TEORI. pada masa mendatang. Peramalan penjualan adalah peramalan yang mengkaitkan berbagai

BAB 2 TINJAUAN TEORI. Ramalan pada dasarnya merupakan dugaan atau perkiraan mengenai terjadinya suatu

KRITERIA INVESTASI DEPARTEMEN AGRIBISNIS FEM - IPB

Rumus-rumus yang Digunakan

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research and

BAB V ANALISA HASIL. Untuk mendapatkan jenis peramalan yang dinginkan terdapat banyak

BAB 3 METODE PENELITIAN

ANALISIS INVESTASI PENAMBANGAN PASIR DAN BATU DITINJAU DARI SEGI TEKNIS DAN BIAYA

BAB 2 LANDASAN TEORI. Peramalan adalah kegiatan untuk memperkirakan apa yang akan terjadi di masa yang

BAB V METODE PENELITIAN

2.1 Gambaran Umum SMA Kemala Bhayangkari 1 Surabaya

III. METODE PENELITIAN. Subjek dari penelitian adalah siswa kelas X.B SMA Muhammadiyah 2 Bandar

B A B III METODE PENELITIAN. Objek penelitian dalam penelitian ini adalah menganalisis perbandingan

PENERAPAN METODE TUTOR SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR KIMIA SISWA PADA POKOK BAHASAN REAKSI OKSIDASI DAN REDUKSI DI KELAS X SMAN 1 UKUI

PENERAPAN METODE EXPONENTIAL SMOOTHING DALAM MEMPREDIKSI JUMLAH SISWA BARU (STUDI KASUS: SMK PEMDA LUBUK PAKAM)

BAB IV PEMBAHASAN DAN ANALISIS

Inflasi dan Indeks Harga I

V. PENGUJIAN HIPOTESIS

MODIFIKASI METODE DEKOMPOSISI ELZAKI (MMDE) UNTUK PENYELESAIAN PERSAMAAN DIFERENSIAL PARSIAL TAK LINEAR

BAB IV METODOLOGI PENELITIAN

S.O.P PERMOHONAN IJIN/PERSETUJUAN PENGGELEDAHAN

simulasi selama 4,5 jam. Selama simulasi dijalankan, animasi akan muncul pada dijalankan, ProModel akan menyajikan hasil laporan statistik mengenai

PENGUJIAN HIPOTESIS DUA RATA-RATA

METODOLOGI PENELITIAN. penggunaan metode penelitian. Oleh karena itu, metode yang akan digunakan

BAB III METODE PENELITIAN. (research and development). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model

PENGUJIAN HIPOTESIS. Hipotesis Statistik : pernyataan atau dugaan mengenai satu atau lebih populasi.

Perbandingan Power of Test dari Uji Normalitas Metode Bayesian, Uji Shapiro-Wilk, Uji Cramer-von Mises, dan Uji Anderson-Darling

BAB III METODE PENELITIAN

Prospek Pengembangan Usahatani Jernang di Kabupaten (Farming Development Prospects jernang in Aceh Jaya)

Analisa Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pengembangan Kawasan Wisata Bahari Lhok Geulumpang, Aceh Jaya

BAB III METODE PENELITIAN

ARTIKEL. Menentukan rumus Jumlah Suatu Deret dengan Operator Beda. Markaban Maret 2015 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Beberapa Definisi Ruang Contoh Kejadian dan Peluang Definisi L.1 (Ruang contoh dan kejadian) . Definisi L.2 (Kejadian lepas )

BAB III METODE PENELITIAN

B. DESKRIPSI SINGKAT MATA KULIAH

Bab III Metoda Taguchi

SOAL PRAPEMBELAJARAN MODEL PENILAIAN FORMATIF BERBANTUAN WEB-BASED UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA

BAB 2 LANDASAN TEORI. Metode peramalan merupakan bagian dari ilmu Statistika. Salah satu metode

EFEKTIVITAS MEDIA KOMIK PADA MATERI SIFAT-SIFAT BANGUN RUANG UNTUK SISWA KELAS V SD NEGERI 6I KOTA BENGKULU

STUDI ANALISIS PERAMALAN DENGAN METODE DERET BERKALA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Black dan Scholes (1973) menyatakan bahwa nilai aset mengikuti Gerak

Kemampuan Penggunaan Kalimat pada Karangan Siswa Kelas VI MIMA III Miftahul Ulum Desa Gumelar Kecamatan Balung Kabupaten Jember

METODE PENELITIAN. Ajaran dengan jumlah siswa 40 orang yang terdiri dari 19 siswa lakilaki

BAB IV. METODE PENELITlAN. Rancangan atau desain dalam penelitian ini adalah analisis komparasi, dua

PENYELESAIAN PERSAMAAN DIFERENSIAL PARSIAL LINEAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE TRANSFORMASI ELZAKI

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. kuantitatif karena bertujuan untuk mengetahui kompetensi pedagogik mahasiswa

Cara uji butiran agregat kasar berbentuk pipih, lonjong, atau pipih dan lonjong

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Pada penelitian ini, peneliti menetapkan objek pada anak kelompok B TK Damhil

BAB III TINJAUAN PUSTAKA

TINJAUAN PUSTAKA Pengertian

POLA KETENAGAAN PERENCANAAN PENGHITUNGAN KEBUTUHAN TENAGA PENUNJANG MEDIS

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

NILAI AKUMULASI ANUITAS AKHIR DENGAN ASUMSI DISTRIBUSI UNIFORM UNTUK m KALI PEMBAYARAN

Manajemen Keuangan. Idik Sodikin,SE,MBA,MM EVALUASI UNTUK MENENTUKAN KEPUTUSAN INVESTASI. Modul ke: 06Fakultas EKONOMI DAN BISNIS

Secara umum, suatu barisan dapat dinyatakan sebagai susunan terurut dari bilangan-bilangan real:

III. METODE PENELITIAN. Variabel X merupakan variabel bebas adalah kepemimpinan dan motivasi,

1. ATK. 2. Printer dan Komputer. 3. Peralatan Kantor.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

METODE PENELITIAN. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersifat historis.

I. DERET TAKHINGGA, DERET PANGKAT

JURUSAN PENDIDIKAN FISIKA FPMIPA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. data dalam penelitian ini termasuk ke dalam data yang diambil dari Survei Pendapat

Bab 3 Kerangka Pemecahan Masalah

IV METODE PENELITIAN 4.1 Lokasi dan waktu 4.2. Jenis dan Sumber Data 4.3 Metode Pengumpulan Data

METODE PENELITIAN. 3.1 Kerangka Pemikiran

Analisis Rangkaian Listrik Di Kawasan Waktu

BAB V METODOLOGI PENELITIAN

BAB V ANALISA PEMECAHAN MASALAH

Peramalan Jumlah Penduduk Kota Samarinda Dengan Menggunakan Metode Pemulusan Eksponensial Ganda dan Tripel Dari Brown

III. METODOLOGI PENELITIAN. diinginkan. Menurut Arikunto (1991 : 3) penelitian eksperimen adalah suatu

ANALISA SISTEM ANTRIAN DENGAN METODE KOMPUTASI TURBO PASCAL

BAB III METODE PENELITIAN. cuci mobil CV. Sangkara Abadi di Bumiayu. Metode analisis yang dipakai

IV. METODOLOGI PENELITIAN. mencakup penyusunan proposal hingga penyusunan draft skripsi dilaksanakan di

BAB 2 TINJAUAN TEORI

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Negeri Gorontalo

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian ini adalah penelitian diskriptif kuantitatif. Dalam hal ini peneliti akan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. objek penelitian yang penulis lakukan adalah Beban Operasional susu dan Profit

METODE PENELITIAN. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1 SMA Wijaya Bandar

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian yang tepat dalam sebuah penelitian ditentukan guna menjawab

Charistantya Tegar Aganta Topowijono Zahroh Z.A Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang

III PEMBAHASAN. λ = 0. Ly = 0, maka solusi umum dari persamaan diferensial (3.3) adalah

BAB 1 PENDAHULUAN. Analisis regresi menjadi salah satu bagian statistika yang paling banyak aplikasinya.

METODE TRANSFORMASI ELZAKI DALAM MENYELESAIKAN PERSAMAAN DIFERENSIAL BIASA LINEAR ORDE-N DENGAN KOEFISIEN KONSTANTA. Mahasiswa Program S1 Matematika 2

BAB II METODOLOGI PENELITIAN. kualitatif. Kerangka acuan dalam penelitian ini adalah metode penelitian

KERANGKA ACUAN PROGRAM KESELAMATAN/KEAMANAN LABORATORIUM PUSKESMAS MUARA AMAN TIM MUTU (AKREDITASI)

JENIS PENDUGAAN STATISTIK

BAB III PROSEDUR PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN Penelitian ini dilakukan di kelas X SMA Muhammadiyah 1 Pekanbaru. semester ganjil tahun ajaran 2013/2014.

JIIA, VOLUME 5 No. 1 FEBRUARI (Financial and Added Value Analysis of Micro and Small Scale Banana Chip Agroindustries in Metro City)

Perancangan Sistem Informasi Perbankan di PT. Bank Pembangunan Kalteng Palangkaraya Menggunakan Skema Galaksi

BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA. Langkah Langkah Dalam Pengolahan Data

Transkripsi:

:::: ;./'-\ -- - ::: '.: ;_::l. ;. -.\ ''" LAMP RA PERATURA REPUBLK METER! DOESA 38/PMK.Ol/2014 PEYAMPAA LAPORA ASSESSMET CETER Dl KEMETERA KEUAGA KEUAGA OMOR TETAG DVDUAL LGKUGA COTOH FORMAT LAPORA DVDUAL ASSESSMET CETER KEMETERA KEUAGA REPUBLK DOESA UT ESELO Gedug Laai Jala omor Jakara Koak Pos 21 Telepo (021).; Faksimile (021) ; Sius www.depkeu.go.id ASSESSMET CETER KEMETERA KEUAGA REPUBLK DOESA AMA P ESE LO JABATA UT

METER!KEUAGA REPUBUK DOESA -2- DOKUME RAHASA A. Pedahulua Assessme Ceer adalah suau proses sisemaik uuk meilai Kompeesi yag dipersyaraka bagi keberhasila dalam pekejaa dega megguaka beragam meode da ekik evaluasi sera dilaksaaka oleh beberapa assessor (seseorag yag melakuka peilaia berbasis Kompeesi erhadap assessee) da dierapka kepada lebih dari 1 (sau) orag assessee (pegawai yag akru:1 diukur kompeesiya). Berdasarka hasil Assessme Ceer diperoleh profll Kompeesi seorag Pegawai yag dapa diguaka uuk berbagai ujua dalam bidag sumber daya mausia baik uuk kepeiga orgaisasi maupu uuk idividu Pegawai. Keguaa Assessme Ceer uuk orgaisasi aara lai uuk megeahui kesesuaia Kompeesi yag dimiliki Pegawai erhadap Kmpeesi yag dipersyaraka suau jabaa mejadi salah sau perimbaga dalam meempaka Pegawai dalam suau jabaa sera meracag program pegembaga kapasias sehigga Kompeesi Pegawai dapa sesuai dega Kompeesi yag diperluka. Sedagka keguaa hasil Assessme Ceer bagi. Pegawai a ara lai uuk megeahui profll Kompeesi yag dimiliki megeahui gap Kompeesi pada Kompeesi yag dipersyaraka orgaisasi sera uuk merecaaka idaka pegembaga Kompeesi pribadi. Lapora dividual Assessme Ceer (LAC) ii disusu uuk lebih megopimalka keguaa Assessme Ceer erhadap idividu Pegawai yaiu dega memberika umpa balik aau gambara kepada Pegawai megeai profll kompeesiya. LAC ii disusu secara ersrukur agar mudah dipahami oleh Pegawai dalam meliha gambara Kompeesi yag dimilikiya. Pegawai aka megeahui profll Kompeesi yag dimilikiya sera Kompeesi yag diharapka oleh orgaisasi dalam jabaaya saa ii. Dega demikia Pegawai dapa megeahui Kompeesi yag mejadi kelebiha da Kompeesi yag perlu dikembagka uuk disesuaika dega Kompeesi yag dipersyaraka oleh jabaaya saa ii. Dalam LAC ii disajika. (diisi dega gambara umum isi LAC). B_ Pejelasa a) Kopeesi secara rigkas dikaaka sebagai kumpula perilaku pegeahua da keerampila yag harus ada da diperluka dalam suau posisi jabaa agar ugas-ugas jabaa erse bu berhasil dilaksaaka. b) Kopeesi Umum adalah Kompeesi yag harus dimiliki oleh seluruh Pegawai da dieapka berdasarka visi da misi orgaisasi melipui Kompeesi Coiuous mproveme Sakehlders Seroice/Sakehlder Focus da egriy. c) Kopeesi i adalah kompeesi yag harus dimiliki oleh pemegag jabaa da dibua berdasarka aalisa erhadap hasil job profilig dari seluruh jabaa (diisi sesuai jejag eseloerig) 11 melipui kompeesi : (disebuka jeis kompeesi ii sesuai jejag eseloerig pegawai dimaksud)21 Cooh: Asesiwa jabaa Kepala Biro Sumber Daya Mausia. Maka agka 11 diisi dega eselo da agka 21 diisi dega kompeesi ii eselo yaiu: Visioig -Deph Problem Solvig ad Aalysis Champioig Chage Maagig Ohers Relaioship Maageme. d) Kopeesi Khusus adalah kompeesi yag harus dimiliki da khas uuk suau jabaa ereu. Uukjabaa : (diisi amajabaa pegawai dimaksud)31 Melipui kompeesi : (kompeesi khusus pada ama jabaa pegawai dimaksud) 41 Cooh: Asesiwa jabaa Kepala Biro Sumber Daya Mausia. Maka agka 31 diisi Kepala Biro Sumber Daya Mausia da agka 41 diisi dega kompeesi khusus pada jabaa ersebu yaiu: Decisive Judgme Courage of Covicio Plaig ad Orgaizig Qualiy Focus Coachig ad Developig Ohers Orgaizaioal Savvy Coflic Maageme erpersoal Commuicaio. e) Sadar Kompeesi Jabaa (SKJ) adalah jeis da igka kompeesi o ekis (sof compeecy) yag dipersyaraka oleh suau jabaa sesuai dega krieria yag elah dieapka oleh masig-masig ui eselo da/aau Kemeeria Keuaga. SKJ disusu berdasarka uraia jabaa da diskusi dega Pejaba erkai. f) Level adalah igka kemahira Kompeesi yag mucul pada saa Assessme Ceer erdiri dari : Level 4 (exper level/ahli) : Memiliki sau aau lebih idikaor perilaku pada level4 pada Kompeesi ersebu. Level3 (masery level/meguasai) : Memiliki sau aau lebih idikaor perilaku pada level3 pada Kompeesi ersebu. Level 2 (effecive level/ efekif) : Memiliki sau a au lebih idikaor perilaku pada level 2 pada Kompeesi erse bu. Level 1 (ery level/ dasar) : Memiliki sau a au lebih idikaor perilaku pada level 1 pada Kompeesi ersebu. Level 0 : Belum memeuhi idikaor perilaku pada level 1 pada Kompeesi erse bu. /A : Tidak Mucul/idak ergali pada saa Assessme Ceer. g) Job Perso Mach (JPM) adalah persease kesesuaia level Kompeesi seseorag erhadap SKJ-ya. Maki iggi JPM berari maki iggi kesesuaia Kompeesi yag bersagkua dega syara jabaaya. Apabila JPM ;; 100% meujukka bahwa secara keseluruha yag bersagkua memiliki kesesuaia dega Kompeesi jabaaya da/ a au melebihi dari yag dipersyaraka.

. :- j c.- "'''.v. ; -; -3- DOKUME RAHASA C. Perbadiga Aara Hasil Assessme Ceer Dega SKJ (diisi. dega perbadiga aara ilai Kompeesi pegawai dega Sadar Kompeesi Jab a a dalam jabaaya saa ii sehigga pegawai megeahui kompeesi yag mejadi kelebrha da kompeesi yag perlu dikembaqka sesuai Sadar Kompeesi Jabaaya saa ii) Cooh: KOMPETES PERBADGA LEVEL KELOMPOK KOMPETES ASSESSMET SKJ CETER Umum i Khusus -- DESKRPS PERBADGA LEVEL ASSESSMET CETER DEGA LEVEL SKJ JOB PERSO MATCH (JPM): Graiik Perbadiga Hasil Assessme Ceer da Sadar Kompeesi Jabaa // 4/ Ul Ul = il 3 / 2.v/ lv/ 0 STADAR KOMPETES JABATA /

f? U1 g DO "' 0 U1 0'> DO "' &!::! DO 0 U1 0 "' w 1::%1 - ll a' ::s g: a 'C l 1!1.!'Jl E G? & Procedures Teamwork & Collaboraio!=' OS:;::rl ;: s. = ::r >:l:. () (lj 6 (lj ;:::! (lj -?i"'(") i; () (1) 0 (1) 1?. i;l -. '\:! ;:l' () 1:1 (Q 1:1.. _g g a' a 'C l. 0 l i ;: i<!;! \.: i(. -'. :;.'. /'. ' ' - ( _...

/... - "" _ ;' ':y'. -5- DOKUME RAHASA E. Sara Pegembaga (diisi dega Kompeesi yag perlu diigkaka uuk disesuaika dega Sadar Kompeesi Jabaaya saa ii sera sara pegembagaya) Cooh: Peujuk Membaca Tabel: 1) Tabel erdiri dari kolom iforrasi sebagai beriku: (a) Kompeesi (b) Level Hasil Assessme Ceer (c) Level SKJ (d) Level Pegembaga (e) dikaor Perilaku uuk Pegembaga (f) Sara Akifias Pegembaga Perilaku (g) Sara PedidikajPelaiha/ Workshop /Semiar (h) Sara Buku Bacaa : Merupaka ama Kompeesi yag diukur. : Merupaka level kemahira Kompeesi hasil Assessme Ceer. : Merupaka level kemahira yag dipersyaraka oleh jabaa Saudara. : Merupaka level kemahira yag mejadi fokus pegembaga Kompeesi Saudaa keika hasil Assessme Ceer kurag dari SKJ. : Merupaka perilaku-perilaku yag mejadi sasara dalam melakuka pegembaga Kompeesi. : Merupaka sara-sara berupa kegiaajpeugasa dalam ragka pegembaga kompeesi sejala dega kolom (e). : Merupaka sara-sara erkai Pedidika/Pelaiha/ Workshop j Semiar yag dapa Saudara ikui dalam ragka megembagka Kompeesi sejala dega kolom (e). : Merupaka alemaif judul buku bacaa yag dapa Saudara baca dalam ragka pegembaga Kompeesi sejala dega kolom (e). 2) Lagkah-lagkah membaca abel: Badigka kolom Level Hasil Assessme Ceer (b) da Level SKJ (c); Saudara dapa memperahaka aau meigkaka Kompeesi yag diriliki dega megikui pedidikajpelaihajworkshop /semiar dalam kolom (g) sera membaca buku-buku yag ada pada kolom (h); Bila Hasil Assessme Ceer 2: SKJ maka Saudara elah memeuhi persyaraa pada Kompeesi diraksud; Bila hasil Assessme Ceer < SKJ maka Saudara perlu melakuka upaya pegembaga Kompeesi dega cara: 1. Perhaika level Pegembaga yag mejadi fokus pegembaga kompeesi Saudara (kolom d); 2. Perhaika kolom dikaor Perilaku uuk Pegembaga (e) sebagai sasara uuk melakuka pegembaga Kompeesi; 3. Perhaika kolom (f) (g) da (h) yag merupaka lagkah-lagkah yag dapa Saudara lakuka uuk megembagka Kompeesi Saudara. 3) Keeraga lai: Pedidikajpelaihajworkshop /s emiar yag Saudara ikui dalam ragka pegembaga Kompeesi idak erbaas pada yag eruag dalam kolom (g) Saudara dapa megikui pedidikajpelaihajworkshop j semiar lai yag sesuai. Buku-buku yag Saudara baca dalam ragka pegembaga Kompeesi idak erbaas pada yag eruag dalam kolom (h) Saudara dapa membaca referesi buku-buku lai yag sesuai. (b

METERKEUAGA. REPUBLK DOESA -6- DOKUME RAHASA LEVEL ACUA PEGEMBAGA SARA PEGEMBAGA KOMPETES SARA PEDDKA PELATHA WORKSHOP SEMAR - -g- SARA BUKU BACAA KOMPETES HASL SKJ LEVEL DKATOR PERLAKU UTUK SARA AKTFTAS PEGEMBAGA ASSESSMET ASSESSEE PEGEMBAGA PEGEMBAGA PERLAKU CETER -a- -b- -c- -d- -e- -f- -h- F. formasi Assessme Ceer (diisi dega alama email da sumber koak lai yag dapa dihubugi uuk medapaka pejelasa lebih laju megeai LAC) formasi da perayaa erkai dega Assessme Ceer ada dapa dikirim ke e-mail: (alama email disesuaika dega pegelola Assessme Ceer pada ui eselo masig-masig). METER KEUAGA REPUBLK DOESA d. MUHAMAD CHATB BASR