The Central Limit Theorem

dokumen-dokumen yang mirip
Distribusi Sampling. Ayundyah K., M.Si. PROGRAM STUDI STATISTIKA UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA 2015

PENARIKAN SAMPEL & PENDUGAAN PARAMETER

ESTIMASI. Arna Fariza PENDAHULUAN

Populasi dan Sampel. Materi 1 Distribusi Sampling

Pendugaan Parameter. Ayundyah Kesumawati. April 13, Prodi Statistika FMIPA-UII. Ayundyah (UII) Pendugaan Parameter April 13, / 30

1. PENGERTIAN. Manfaat Sampling :

(ESTIMASI/ PENAKSIRAN)

DISTRIBUSI SAMPLING besar

Distribusi probabilitas dan normal. Statisitik Farmasi 2015

Penduga : x p s r b. Pertemuan Ke 9. BAB V PENDUGAAN PARAMETER

PENS. Probability and Random Process. Topik 8. Estimasi Parameter. Prima Kristalina Juni 2015

Sebaran Peluang kontinyu Sebagian besar kegiatan di alam ini mengikuti sebaran kontinyu Salah satu sebaran kontinyu adalah sebaran normal. Sebaran nor

Ummu Kalsum UNIVERSITAS GUNADARMA

KONSISTENSI ESTIMATOR

Konsep Dasar Statistik dan Probabilitas

Sebaran (Distribusi) Peluang teoritis Peubah Acak : Statistik Sample, misal Rata-rata dan proporsi sample Hasil semua kemungkinan Sample dg ukuran yg

Metode Sampling dan Teorema Central Limit

Ayundyah Kesumawati. April 20, 2015

STATISTIKA BISNIS PENDUGAAN STATISTIKA. Deden Tarmidi, SE., M.Ak., BKP. Modul ke: Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Program Studi Akuntansi

STATISTIKA II IT

STATISTIKA II IT

STATISTIK PERTEMUAN VII

Distribusi Sampling 6.2. Debrina Puspita Andriani /

ESTIMASI. Widya Setiafindari

STATISTIK INDUSTRI 1. Distribusi Sampling. Distribusi Sampling

Ayundyah Kesumawati. May 31, 2015

Statistika Farmasi

Statistik Bisnis 1. Week 9 Discrete Probability

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

Kontrak Kuliah Metode Statistika 2

Pengantar Statistika Matematika II

TEORI PENDUGAAN STATISTIK. Oleh : Riandy Syarif

TEORI PENDUGAAN. diketahui berdasarkan informasi sampel.

Statistika (MMS-1403)

PENAKSIRAN PARAMETER TM_3

Estimasi dan Confidence Interval

Bab 5 Distribusi Sampling

MODUL TEORI ESTIMASI ATAU MENAKSIR TEORI ESTIMASI ATAU MENAKSIR

DISTRIBUSI SAMPLING. Berdistribusi normal dengan rataan. Dan variasi

PENAKSIRAN RATAAN DAN VARIANSPOPULASI PADA SAMPEL ACAK TERSTRATIFIKA DENGAN AUXILIARY VARIABLE

MA5283 STATISTIKA Bab 3 Inferensi Untuk Mean

BAB X BEBERAPA ISTILAH (TERMINOLOGY) DAN PERANAN STATISTIK DALAM PENELITIAN.

Haryoso Wicaksono, S.Si., M.M., M.Kom. 26

Pengantar Statistika Matematika II

Sampling, Estimasi dan Uji Hipotesis

Estimasi Titik. (Point Estimation) Minggu ke 1-3. Prof. Dr. Sri Haryatmi, M. Sc. Universitas Gadjah Mada

Sampling Theory. Spiegel, M R, Schiller,J. Schaum's outline of probability and statistics.third Edition. United State: McGraw Hill ;2009.

PENAKSIR RASIO UNTUK VARIANSI POPULASI MENGGUNAKAN KOEFISIEN VARIASI DAN KURTOSIS PADA SAMPLING ACAK SEDERHANA

Pengantar Statistika Matematika II

STK511 Analisis Statistika. Pertemuan 4 Sebaran Penarikan Contoh

Konsep Dasar Statistik dan Probabilitas

DADANG JUANDI Hery Sutarto Hepi Maizon Yanti Mulyanti M. Sholeh Tenang Sembiring

Probabilitas dan Statistika Distribusi Peluang Kontinyu 1. Adam Hendra Brata

Distribusi dari Sampling

Materi Kuliah: Statistik Inferensial

KULIAH ANALISIS STATISTIK DATA SIMULASI Tipe-tipe simulasi berdasarkan analisis output:

PENDUGAAN PARAMETER STATISTIK INDUSTRI 1

METODE SAMPLING. Met. Sampling-T.Parulian

SEBARAN PENARIKAN CONTOH

Materi Kuliah: Statistik Inferensial

statistika untuk penelitian

BAB II LANDASAN TEORI

Penaksiran Mean Stratum pada Sampling Acak Stratifikasi dengan Menggunakan Metode Empirical Bayes

ESTIMASI. Podojoyo, SKM, M.Kes. Podojoyo 1

METODOLOGI PENELITIAN 10FEB. Modul ke: Sampling. Fakultas. AFRIZON, SE, M.Si, AK. Program Studi AKUNTANSI

UKURAN SIMPANGAN DAN UKURAN VARIASI. Ukuran Simpangan

STATISTICS WEEK 7. By: Hanung N. Prasetyo POLTECH TELKOM/HANUNG NP

BAB 6 PENAKSIRAN PARAMETER

BAB 3 MODEL ESTIMASI REGRESI NONPARAMETRIK

BAB I PENDAHULUAN. Dalam suatu penelitian, seringkali tidak mungkin untuk melakukan

SEBARAN PENARIKAN CONTOH (SAMPLING DISTRIBUTION)

Estimasi dan Confidence Interval

Distribusi Sampel Sampling Distribution

Pengantar Statistik Inferensial

PENGUKURAN VARIANS DAN SIMPANGAN BAKU

Metode Perencanaan Berdasarkan Kondisi Keamanan*

Ayundyah Kesumawati. April 27, 2015

ANALISIS PENAKSIRAN REGRESI LINIER PADA SAMPLING KELOMPOK

Materi 1 : Review Statistika Inferensia Pengujian Hipotesis PERANCANGAN PERCOBAAN

ESTIMASI PARAMETER UNTUK DISTRIBUSI HALF LOGISTIK. Jl. A. Yani Km. 36 Banjarbaru, Kalimantan Selatan

STK511 Analisis Statistika. Pertemuan 5 Statistika Inferensia (1)

DISTRIBUSI NORMAL. Pertemuan 3. 1 Pertemuan 3_Statistik Inferensial

STATISTICS. Oleh: Hanung N. Prasetyo DISTRIBUSI NORMAL WEEK 6 TELKOM POLTECH/HANUNG NP

STK 511 Analisis statistika. Materi 4 Sebaran Penarikan Contoh

Pengantar Statistika Matematika II

Pertemuan 8 UKURAN PENYEBARAN. A. Ukuran Penyebaran untuk Data yang tidak Dikelompokkan. Terdapat empat ukuran penyebaran absolut yang utama, yaitu:

S T A T I S T I K A OLEH : WIJAYA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI CIREBON

APLIKASI RAPID SURVEY

STMIK AKAKOM Yogyakarta

UJI HIPOTESIS SATU-SAMPEL

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Distribusi Teoritis Probabilitas

DISTRIBUSI NORMAL. Pertemuan 3. Distribusi Normal_M. Jainuri, M.Pd 1

STUDI KRITIS ATAS UJI KECUKUPAN DATA

PENDUGAAN PARAMETER STATISTIK INDUSTRI 1

SISTEM PENGOLAHAN ISYARAT. Kuliah 2 Sinyal Acak

STATISTIKA EKONOMI I Chapter 4 Distribusi Probabilitas Normal dan Binomial Chapter 5 Teori Sampling

BAB I PENDAHULUAN. dapat dianggap mendekati normal dengan mean μ = μ dan variansi

Statistik Bisnis. Week 9 Confidence Interval Estimation

STATISTIKA INDUSTRI 2 TIN 4004

Transkripsi:

Kesumawati Prodi Statistika FMIPA-UII March 30, 2015

Sifat-Sifat Distribusi Sampel Sifat-sifat dari distribusi sampel tersebut dikenal dengan Central Limit Theorem 1. Bentuk distribusi dari rata-rata sampel akan mendekati distribusi normal meskipun distribusi populasi tidak normal 2. Rata-rata dari rata-rata sampel sama dengan rata-rata populasi (µ) 3. Standar deviasi dari rata-rata sampel sama dengan standar deviasi populasi (σ) dibagi dengan akar jumlah sampel. Dikenal dengan istilah Standar Error (SE) = σ n

Distribusi Probabilitas Individu Laporan tahunan RS Sayang Ibu menyatakan bahwa ada sebanyak 500 kelahiran hidup selama setahun terakhir di RS tersebut. Rata-rata berat badan bayi adalah 3000 gram dengan simpangan baku sebesar 500 gram. Distribusi berat badan bayi mengikuti distribusi normal. Anda wajib tertarik melihat data tersebut maka hitunglah probabilitas untuk mendapatkan berat bayi sebagai berikut: a. Bayi dengan berat badan saat lahir lebih dari 3500 gram? b. Bayi dengan berat badan bayi saat lahir antara 2500 s/d 3500 gram? c. Bayi dengan berat badan bayi saat lahir 2000 s/d 2500 gram? d. Dinas Kesehatan di mana RS tersebut berada mengatakan bahwa ada sebesar 20% kelahiran bayi BBLR (<2500 gram). Coba hitung apakah data RS tersebut memberikan prevalensi kejadian BBLR lebih tinggi atau lebih rendah dari laporan Dinas Kesehatan tersebut?

Distribusi Sampel Sebanyak 500 kelahiran hidup selama setahun terakhir di Rumah sakit tersebut. Rata-rata berat badan bayi adalah 300 gram dengan simpangan baku sebesar 500 gram. Distribusi berat badan bayi mengikuti distribusi normal. Anda tertarik melihat data berat badan bayi di RS tersebut (Contoh 1). Dengan berdasarkan perhitungan besar sampel, Anda mengambil sampel sebanyak 49 kelahiran hidup dari catatan medis (medical record) di RS tersebut. Coba hitung berapa probabilitas Anda akan mendapatkan nilai rata-rata sampel Anda tersebut sebagai berikut: a. Kurang dari 2800 gram? b. lebih dari 3150 gram? c. Antara 2900 gram sampai 3100 gram d. Antara 2999 gram sampai 3001 gram (persis dama dengan 3000 gram)

if X is the mean of a random sample of size n taken from a population with mean µ anda finite variance σ 2, then the limiting form of the distribution of Z = X µ σ/ n (1) as n is the standard normal distribution n(z; 0, 1).

Figure: Ilustrasi Teorema Limit Central

Latihan Soal 1. An electrical firm manufactures light bulbs that have a length of life that is aproximately normally distributed, with mean equal to 800 hours anda a standart deviation of 40 hours. Find the probability that a random sample of 16 bulbs will have an average life of less than 775 hours. Penyelesaian Distribusi sampling dari X akan didekati dengan menggunakan distribusi normal, dengan µ X = 800 dan σ X = 40 16 = 10.

P[X < 775] = P [ X µx σ/ n = P [Z < 2, 5] = 0, 0062 ] 775 800 < 10

Pembahasan Tugas 1. Suatu perusahaan penerbangan ingin menghitung probabilitas bahwa rata-rata berat badan para penumpang dalam salah satu jet akan melebihi 155 pon, apabila semua tempat duduk sebanyak 81 buah penuh (merupakan sampel, jadi n = 81).Suatu pendapat mengatakan bahwa kalau seluruh penumpang jet diselidiki satu per satu (sensus), maka akan diperoleh rata-rata sebenarnya sebesar µ= 150 pon dengan simpangan baku σ = 21 pon. Berdasarkan keterangan ini, hitunglah berapa besarnya nilai probabilitas bahwa rata-rata berat badan para penumpang jet lebih dari 155 pon

Penyelesaian untuk X = 155 pon, Z = X µ σ/ n = 155 150 21/ 81 = 2, 14 Jadi P[X > 155] = P(Z > 2, 14) = 0, 5 0, 4838 = 0, 0162. Maka, besarnya probabilitas bahwa rata-rata berat badan penumpang melebihi 155 pon adalah sebesar 0,0162 1,6 %

Statistik Induktif(Inference) Statistik Induktif adalah pengambilan kesimpulan mengenai nilai sebenarnya dari parameter (yang dihitung berdasarkan populasi), yang didadsarkan atasperhitungan sampel, sehingga kesimpulan tersebut mengandung unsur ketidakpastian. Artinya kesimpulan tersebut bisa benar bisa juga salah. Statistik Induktif meliputi dua hal yaitu : 1 Teori pendugaan 2 pengujian hipotesis

Taksiran (Pendugaan) Tunggal Suatu penduga tunggal (point estimator) adalah pendugaan yang terdiri dari satu nilai saja. contoh: rata-rata konsumsi susu per bulan tiap keluarga sebanyak 35 kaleng (X =35 sebagai penduga dari µ), ataupun persentase nasabah yang tidak puas sebesar 24 % (ˆp=0,25) sebagai penduga P. X dan ˆp disebut penduga atau estimator µ dan p yang merupakan parameter. di bawah ini, akan diberikan beberapa penduga dan parameter, yaitu: Penduga X ˆp s r b Parameter µ p σ ρ B

Pendgua tunggal merupakan fungsi dari nilai observasi yang berasal dari sampel dengan n elemen. Apabila penduga diberi simbol ˆθ (=theta topi) dan X 1, X 2,..., X n merupakan suatu sampel acak, maka ˆθ=f (X 1, X 2,..., X n ). Misalnya, apabila dan apabila ˆθ = X = 1 n Xi ˆθ = S 2 = 1 (Xi X ) 2 n 1 maka nilai θ akan berbeda-beda dari sampel yang satu dengan sampel yang lainnya. Dari suatu populasi dengan N elemen akan diperoleh sebanyak K sampel.

Sifat-sifat Penduga 1 θ merupakan penduga tak bias dari θ jika E(ˆθ)=θ 2 ˆθ merupakan penduga konsisten bagi θ apabila nilai ˆθ cenderung mendekati nilai parameter θ untuk n yang semakin besar mendekati tak terhingga 3 ˆθ merupakan penduga yang efisien bagi θ jika penduga ˆθ memiliki varians tau standar deviasi yang lebih kecil dibandingkan dengan penduga lainnya. 4 ˆθ merupakan penduga yang cukup bagi θ apabila ˆθ mencakup seluruh informasi tentang θ yang terkandung di dalam sampel.

Semangatlah dalam hal yang bermanfaat untukmu, minta tolonglah pada Allah, dan jangan malas (patah semangat). (HR. Muslim no. 2664).