Matriks & Operasi Matriks (2) Pertemuan 5 Aljabar Linear & Matriks

dokumen-dokumen yang mirip
MATRIKS. 3. Matriks Persegi Matriks persegi adalah matriks yang mempunyai baris dan kolom yang sama.

LEMBAR AKTIVITAS SISWA MATRIKS

COURSE NOTE : Sistem Persamaan Liniear

MATRIKS. 2. Matriks Kolom Matriks kolom adalah matriks yang hanya mempunyai satu kolom. 2 3 Contoh: A 4 x 1 =

Pelabelan matriks menggunakan huruf kapital. kolom ke-n. kolom ke-3

LEMBAR AKTIVITAS SISWA MATRIKS

MATRIKS. a A mxn = 21 a 22 a 2n a m1 a m2 a mn a ij disebut elemen dari A yang terletak pada baris i dan kolom j.

Pertemuan 8 Aljabar Linear & Matriks

LEMBAR AKTIVITAS SISWA MATRIKS

DETERMINAN, INVERS, PENYELESAIAN SISTEM PERSAMAAN LINEAR

Aljabar Linier & Matriks. Tatap Muka 2

BAB I MATRIKS DEFINISI : NOTASI MATRIKS :

17. MATRIKS. , maka transpose matriks A adalah A T a c. Dalam perkalian dua matriks terdapat matriks identitas (I), sedemikian sehingga I A = A I = A

SISTEM PERSAMAAN LINEAR

10. MATRIKS. , maka transpose matriks A adalah A T a

MATRIKS. LA - WB (Lembar Aktivitas Warga Belajar) MATEMATIKA PAKET C TINGKAT VI DERAJAT MAHIR 2 SETARA KELAS XII. Oleh: Hj. ITA YULIANA, S.Pd, M.

Matriks - 1: Beberapa Definisi Dasar Latihan Aljabar Matriks

MATRIKS. Definisi: Matriks adalah susunan bilangan-bilangan yang berbentuk segiempat siku-siku yang terdiri dari baris dan kolom.

Aljabar Linier Elementer. Kuliah 1 dan 2

Gelanggang Evalusi dan Sifat-sifatnya

METODE MATRIKS (MATRIKS) Mekanika Rekayasa IV. Norma Puspita, ST. MT. a 11 a 12 a 13 a 1n a 21 a 22 a 23 a 2n

1.1 MATRIKS DAN JENISNYA Matriks merupakan kumpulan bilangan yang berbentuk segi empat yang tersusun dalam baris dan kolom.

Aljabar Linear Elementer MA SKS. 07/03/ :21 MA-1223 Aljabar Linear 1

MATRIKS DAN TRANSFORTASI I. MATRIKS II. TRANSFORMASI MATRIKS & TRANSFORMASI. a b. a b DETERMINAN. maka determinan matriks A.

2. MATRIKS. 1. Pengertian Matriks. 2. Operasi-operasi pada Matriks

MATRIKS A = ; B = ; C = ; D = ( 5 )

MODUL E LEARNING SEKSI -1 MATA KULIAH : ALJABAR LINIER KODE MATA KULIAH : ESA 151 : 5099 : DRA ENDANG SUMARTINAH,MA

Matematika Teknik INVERS MATRIKS

BAB XIV V E K T O R Pengertian Vektor adalah besaran yang mempunyai arah. Tafsiran geometri sebuah vektor dilukiskan sebagai panah.

Matriks Jawab:

MATRIKS. Perhatikan tabel yang memuat data jumlah siswa di suatu sekolah Tabel Jumlah Siswa Kelas Laki-laki Wanita

Pengolahan Dasar Matriks Bagus Sartono

Matriks. Baris ke 2 Baris ke 3

Konsep Dasar. Modul 1 PENDAHULUAN

Bil. Asli Bil. Bulat Bil. Cacah

II. M A T R I K S ... A... Contoh II.1 : Macam-macam ukuran matriks 2 A. 1 3 Matrik A berukuran 3 x 1. Matriks B berukuran 1 x 3

BAB II KAJIAN PUSTAKA. operasi matriks, determinan dan invers matriks), aljabar max-plus, matriks atas

Materi 2: Matriks dan Operasi Matriks

& & # = atau )!"* ( & ( ( (&

Metode Simpleks Diperbaiki (Revised Simplex Method) Materi Bahasan

Operasi Pada Matriks a. Penjumlahan pada Matriks ( berlaku untuk matriks matriks yang berukuran sama ). Jika A = a ij. maka matriks A = ( a ij)

(Departemen Matematika FMIPA-IPB) Matriks Bogor, / 66

DIKTAT MATEMATIKA II

8 MATRIKS DAN DETERMINAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Matriks adalah susunan segi empat siku-siku dari objek yang diatur berdasarkan baris (row) dan kolom (column). Objek-objek dalam susunan tersebut

7.1. Residu dan kutub Pada bagian sebelumnya telah kita pelajari bahwa suatu titik z 0 disebut titik singular dari f (z)

1). Definisi Relasi Relasi dari dua himpunan A dan B adalah pemasangan anggota-anggota A dengan anggota B.

02-Pemecahan Persamaan Linier (1)

Volume 1, Nomor 2, Desember 2007

II. TINJAUAN PUSTAKA. negatifnya. Yang termasuk dalam bilangan cacah yaitu 0,1,2,3,4, sehingga

BAB I PENDAHULUAN. 3) Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan invers matriks. 4) Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan determinan matriks

G a a = e = a a. b. Berdasarkan Contoh 1.2 bagian b diperoleh himpunan semua bilangan bulat Z. merupakan grup terhadap penjumlahan bilangan.

7.1. Residu dan kutub Pada bagian sebelumnya telah kita pelajari bahwa suatu titik z 0 disebut titik singular dari f (z)

VARIABEL KOMPLEKS SUMANANG MUHTAR GOZALI KBK ALJABAR & ANALISIS

ALJABAR LINIER DAN MATRIKS

METODE SIMPLEKS PRIMAL MENGGUNAKAN WORKING BASIS

Pertemuan 2 Matriks, part 2

PELATIHAN INSTRUKTUR/PENGEMBANG SMU 28 JULI s.d. 12 AGUSTUS 2003 MATRIKS. Oleh: Drs. M. Danuri, M. Pd.

MATRIKS VEKTOR DETERMINAN SISTEM LINEAR ALJABAR LINEAR

BAB MATRIKS. Tujuan Pembelajaran. Pengantar

GEOMETRI PROYEKTIF PG(2, p n ) UNTUK MEMBENTUK RANCANGAN BLOK TIDAK LENGKAP SEIMBANG SIMETRIS. Jln. Prof. H. Soedarto, S.H., Tembalang, Semarang

MATRIKS INVERS TERGENERALISIR

MATRIKS. kolom, sehingga dapat dikatakan matriks berordo 3 1 Penamaan suatu matriks biasa menggunakan huruf kapital

Matematika Teknik I: Matriks, Inverse, dan Determinan. Oleh: Dadang Amir Hamzah STT DR. KHEZ MUTTAQIEN 2015

METODE SIMPLEKS PRIMAL MENGGUNAKAN WORKING BASIS

MATRIKS DAN OPERASINYA. Nurdinintya Athari (NDT)

BAB II KAJIAN TEORI. yang diapit oleh dua kurung siku sehingga berbentuk empat persegi panjang atau

RUANG FAKTOR. Oleh : Muhammad Kukuh

4. SISTEM PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN

BAB II LANDASAN TEORI

MATRIKS. Slide : Tri Harsono PENS - ITS. 1 Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) - ITS

MATEMATIKA. Sesi MATRIKS CONTOH SOAL A. MATRIKS SATUAN (MATRIKS IDENTITAS)

MATRIKS. Notasi yang digunakan NOTASI MATRIKS

Modul 2.2 Matriks dan Sistem Persamaan Linear (Topik 2) A. Pendahuluan Matriks dan Sistem Persamaan Linear

STRUKTUR ALJABAR: RING

MATEMATIKA INFORMATIKA 2 TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS GUNADARMA FENI ANDRIANI

0,1,2,3,4. (e) Perhatikan jawabmu pada (a) (d). Tuliskan kembali sifat-sifat yang kamu temukan dalam. 5. a b c d

BAB II LANDASAN TEORI. yang biasanya dinyatakan dalam bentuk sebagai berikut: =

Bab 2 Bentuk Aljabar. A. Pengertian Bentuk Aljabar. B. Suku-suku Sejenis. C. Penjumlahan dan Pengurangan. Contoh Soal dan Pembahasan:

BAB 2 LANDASAN TEORI

II. LANDASAN TEORI. Pada bagian ini akan dikaji konsep operasi biner dan ring yang akan digunakan

Aljabar Linear Elementer MUG1E3 3 SKS

BAB II DETERMINAN DAN INVERS MATRIKS

Part II SPL Homogen Matriks

MATERI ALJABAR LINEAR LANJUT RUANG VEKTOR

uiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasd fghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzx wertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyui opasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfg

Invers Tergeneralisasi Matriks atas Z p

Analisa Numerik. Matriks dan Komputasi

R maupun. Berikut diberikan definisi ruang vektor umum, yang secara eksplisit

03-Pemecahan Persamaan Linier (2)

Penerapan Sistem Persamaan Lanjar Pada Rangkaian Listrik

PERSAMAAN KUADRAT. Persamaan. Sistem Persamaan Linear

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

E-learning matematika, GRATIS

SISTEM BILANGAN BULAT

Modul Praktikum. Aljabar Linier. Disusun oleh: Machudor Yusman IR., M.Kom. Ucapan Terimakasih:

BAB 2 LANDASAN TEORI

TEKNIK INFORMATIKA FENI ANDRIANI

KAJIAN METODE KONDENSASI CHIO PADA DETERMINAN MATRIKS

Transkripsi:

Matriks & Operasi Matriks () Pertemuan 5 Aljaar Linear & Matriks

Sifat-sifat Operasi Matriks Perkalian antara dua matriks tidak mengikuti hukum komutatif, artinya AB tidak sama dengan BA (dengan asumsi ahwa operasi perkalian AB dan BA dapat dilakukan) Misal: Terlihat ahwa AB BA

Dengan asumsi ahwa syarat ukuran matriks terpenuhi, maka erikut ini adalah sifat-sifat operasi matriks A, B,dan C. Dengan a dan adalah searang konstanta: A + B = B + A (komutatif pd penjumlahan) A + (B + C) = (A + B) + C (asosiatif pd penjumlahan) A(BC) = (AB)C (asosiatif pd perkalian) A(B+C) = AB + AC (B+C)A = BA + CA A(B C) = AB AC (B C)A = BA CA a(b + C) = ab + ac a(b C) = ab ac (a + )C = ac + C (a )C = ac C a(c) = (a)c a(bc) = (ab)c = B(aC)

Matriks Nol Matriks nol adalah matriks yang semua elemennya nol. Ukurannya isa searang. Misal: Matriks nol mempunyai sifat identitas agi penjumlahan yaitu: [A] + [0] = [0] + [A] = [A]

Sifat-sifat Matriks Nol A + 0 = 0 + A = A A A = 0 0 A = -A A0 = 0 dan 0A = 0 Buktikan sendiri ya.

Cancellation Tidak Berlaku Dalam aritmatika iasa AB = AC dapat disederhanakan menjadi B = C Bagaimana dengan aritmatika pada matriks? Apakah erlaku juga? Perhatikan matriks A, B, dan C. Perhatikan juga hasil kali AD. Diperoleh AD = matriks nol. Dalam aritmatika iasa, AD = 0 erarti ahwa A atau D atau keduanya nol. Bagaimana dengan aritmatika pada matriks? Apakah erlaku juga? Perhatikan matriks A dan D.

Matriks Identitas (I) Matriks identitas adalah matriks ujursangkar dengan semua elemennya pada posisi diagonal utama sama dengan, dan nol untuk semua elemen matriks yang lain. Notasinya: I n, artinya matriks identitas erorde atau erukuran n x n Contoh:

Perkalian Dengan Matriks Identitas Jika A adalah matriks m x n, maka A I n = A dan I m A = A Bandingkan dengan angka pada perkalian ilangan real iasa (ukan matriks). Contoh:

Matriks Invertile Jika A adalah matriks ujursangkar dan B adalah juga matriks ujursangkar dengan ukuran yang sama, sehingga diperoleh huungan AB = BA = I, maka dikatakan A adalah invertile dan B diseut seagai invers dari matriks A. Jika seuah matriks tidak mempunyai invers, maka matriks ts diseut matriks singular. Contoh: Matriks A erikut mempunyai invers yaitu matriks B. Buktikan ya.

Matriks Singular Contoh matriks singular Misalkan invers matriks A adalah matriks B erikut: Kalikan A dan B. Apakah mungkin dari hasil perkalian ts diperoleh matriks identitas I? Bagaimana jika matriks A adalah matriks lain dimana semua elemen dalam salah satu arisnya sama dengan nol?

Penjelasan: Dengan mengalikan B dan A diperoleh: BA 4 0 5 0 6 0 4 4 4 5 5 5 6 6 6 0 0 0 Terlihat ahwa kolom ke-tiga dari matriks BA semua elemennya ernilai nol; sehingga tidak mungkin dari hasil perkalian A dan B diperoleh matriks identitas I, hal ini erarti ahwa tidak ada matriks B yang dapat memuat BA menjadi I A tidak mempunyai invers

Jika A adalah matriks lain dimana semua elemen dalam salah satu arisnya sama dengan nol, maka dengan cara yang analog: AB 4 0 5 0 6 0 4 5 0 6 4 5 0 6 4 5 0 5 Terlihat ahwa aris ke-tiga dari matriks AB semua elemennya ernilai nol; hal ini erarti ahwa tidak ada matriks B yang dapat memuat AB menjadi matriks identitas I A tidak mempunyai invers

Invers Matriks x Matriks A ukuran x erikut adalah invertile jika ad c 0 dan inversnya dapat diperoleh dengan formula:

Sifat-sifat Matriks Identitas A A - = A - A = I (AB) - = B - A - Contoh:

Sifat-sifat Perpangkatan Matriks A 0 = I A n = AAA A (kalikan A seanyak n faktor); n > 0 A -n = (A - ) n = A - A - A - (kalikan A - seanyak n faktor) A r A s = A r+s (A r ) s = A rs (A - ) - = A (A n ) - = (A - ) n untuk n = 0,,, (ka) - = (/k) A - dengan k adalah skalar 0

Contoh 5 0 4 ) ( 4 5 0 A A A A A

Sifat-sifat Transpose (A T ) T = A (A+B) T = A T + B T (A B) T = A T B T (ka) T = ka T (AB) T = B T A T (A T ) = (A ) T Contoh:

Polinomial Matriks Jika A adalah matriks ujursangkar ukuran m x m dan jika adalah searang polinomial, maka dengan I adalah matriks identitas ukuran m x m Contoh: Jika matriks A adalah s dan maka temukan p(a)

Your Homeworks. Jika. Jika A 5 B Maka: a) Buktikan ahwa (A r ) s = A rs dengan r = dan s = ) Buktikan ahwa (AB) T = B T A T 4 Maka uktikan ahwa (B + C) A = BA + CA

Referensi Aljaar Linier Elementer, Howard Anton alih ahasa Pantur Silaan dkk, Penerit Erlangga, 984. Elementary Linear Algera with Applications 9th Edition, Howard Anton, John Wiley & Sons, 005. AljaarLinier, Yuliant Siaroni,00