SATUAN ACARA PERKULIAHAN Kode dan Nama Mata Kuliah : GT 405/Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Jumlah SKS : 2 SKS Tujuan Mata Kuliah : Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mahasiswa mengenai tahap-tahap, mengembangkan keterampilan mahasiswa melakukan deteksi terhadap hambatan/gangguan anak, serta mampu melakukan reveral sesuai dengan permasalahan yang terjadi pada. Jumlah Pertemuan : 16 kali /Pertemuan Khusus Tujuan Pembelajaran 1 Mahasiswa dapat memahami tujuan perkuliahan, ruang;lingkup, prosedur, dan evaluasi perkuliahan serta referensi buku yang digunakan 2 Mahasiswa memahami pengertian pertumbuhan,, kematangan dan belajar serta aspek-aspek yang Sub Pokok Bahasan dan Rincian Materi - Penjelasan Silabus Perkuliahan - Penyusunan aturan proses perkuliahan - Pengertian pertumbuhan,, kematangan, belajar - Aspek-aspek yang Proses Pembelajaran (Kegiatan Mahasiswa) penjelasan dosen, - diskusi dan Media & Buku Evaluasi Sumber - - - Referensi utama - tes lisan - - referensi utama
mempengaruhinya 3 Mahasiswa memahami karakteristik dan tujuan aspek fisik motorik, kognitif dan bahasa 4 Mahasiswa memahami karakteristik dan tujuan aspek sosial dan emosi serta hambatan-hambatan anak usia mempengaruhi anak. - Konsep-konsep fisik motori/kognitif/bah a-sa - Perbedaan motorik kasar dan motorik halus, perbedaan bahasa dan berbicara - Tujuan aspek fisik motorik/kognitif/ba hasa - Konsep-konsep sosial/emosi anak - Tujuan aspek sosial dan emosi/ - Hambatanhambatan anak -Membuat rangkuman karakteristik & tugas - menyusun perilaku anak berdasarkan aspek-aspek referensi utama : buku no.1,3,4 referensi utama
5 Mahasiswa memahami teknik penilaian - Teknik penilaian pertumbuhan anak pertumbuhan anak, konsep reveral, pengertian asesmen dan jenis-jenis asesmen - Proses reveral pemeriksaan anak anak - Pengertian asesmen - Jenis-jenis asesmen anak - Urgensi asesmen anak 6 Mahasiswa memahami - Asesmen formal jenis-jenis asesmen pada formal dan asesmen - Observasi, informal untuk mendeteksi dan alat anak usia inventory sebagai asesmen informal untuk mendeteksi anak 7 UTS 8 Mahasiswa mampu menyusun rancangan observasi asesmen informal berupa observasi untuk mendeteksi aspek fisik motorik dan kognisi anak kelompok rancangan asesmen observasi -; Menyusun konsep daftar pertanyaan untuk asesmen metode - individual : menyusun alat asesmen informal - referensi no 2,3,7 referensi no.1,4,5,6 -
uku Mahasiswa mampu mempresentasikan rancangan asesmen berupa observasi yang telah disusun 10 Mahasiswa mampu melakukan observasi dan untuk mendeteksi aspek fisik motorik dan kognisi 11 Mahasiswa mampu mempertanggungjawabkan hasil pengambilan data dan membuat kesimpulan hasil asesmen deteksi aspek fisik motorik dan kognisi observasi - Format observasi - Format - Laporan hasil asesmen aspek fisik motorik dan kognisi - Kesimpulan asesmen aspek fisik motorik dan kognisi kelompok rancangan asesmen observasi - Melaksanakan observasi kepada anak - Melakukan kepada guru prasekolah dan orang tua anak usia prasekolah - Mendapatkan umpan balik atas proses pengambilan data asesmen - Melakukan evaluasi diri membuat rancangan format observasi & kelompok: tugas lapangan Presentasi kelompok - - - Pedoman observasi 12 Mahasiswa mampu menyusun rancangan asesmen informal berupa inventory untuk mendeteksi aspek motorik, kognitif, inventory asesmen aspek motorik, kognisi, bahasa, sosial dan emosi kelompok rancangan asesmen informal - membuat rancangan asesmen informal
bahasa, sosial dan emosi 13 Mahasiswa mampu mempresentasikan rancangan asesmen berupa inventory untuk mendeteksi aspek motorik, kognitf, bahasa, sosial dan emosi 14 Mahasiswa mampu melakukan asesmen untuk mendeteksi aspek motorik, kognisi, bahasa, sosial dan emosi dengan menggunakan alat inventory 15 Mahasiswa mampu mempertanggungjawabkan hasil pengambilan data dan membuat kesimpulan hasil asesmen deteksi aspek bahasa, sosial dan emosi 16 Mahasiswa memahami konsep umum anak, Rancangan format inventory asesmen aspek motorik, kognisi, bahasa, sosial dan emosi - inventory untuk mendeteksi aspek motorik, kognisi, bahasa, sosial dan emosi - Laporan hasil asesmen aspek bahasa, sosial dan emosi anak usia - Kesimpulan asesmen aspek fisik motorik dan kognisi - Konsep umum anak kelompok rancangan asesmen observasi - Keterampilan menggunakan alat inventory aspek bahasa, sosial dan emosi - Mendapatkan umpan balik atas proses pengambilan data asesmen - Melakukan evaluasi diri tentang materi perkuliahan kelompok: tugas lapangan Presentasi kelompok - - Inventory untuk deteksi - - LCD - Whiteboard - Spidol - Referensi
memahami dan mampu melakukan penilaian asesmen untuk mendeteksi anak usia - Penilaian asesmen anak utama & referensi penunjang Referensi Utama : 1. Berk, L.E. (2003). Child Development, Sixth Edition. Boston: A and B. 2. Garna, H. dkk (2005). Pedoman Diagnosis dan Terapi IKA. Bandung : Bagian IKA FK UNPAD/RSHS 3. Hurlock, E.B. (1981). Developmental Psychology. A-Life Span Approach. New Delhi: Tata McGraw-Hill Publishing Company Ltd. 4. Santrock, J.W. (1995). Life-Span Development: Perkembangan Masa Hidup edisi 5 Jilid 1. Jakarta: Penerbit Erlangga Rerefensi Penunjang : 5. Beaty, J.J. (1994). Observing Development of The Young Child. New York: MacMillan Publishing Company. 6. Dodge., Trister, D., colker, L.J.,Heroman, C. (2002). The Creative Curriculum for Preschool.fourth edition. Washington, D.C.: Teaching Strategis, Inc.
7. Lissaueur, T. (2001) Illustrated Texbook of Pediatrics. Philadelphia: Mosby 8. Patmonodewo, S. (2003). Pendidikan Anak Prasekolah. Jakarta : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dan Penerbit Rineka.