Posisi&Orientasi dan Transformasi

dokumen-dokumen yang mirip
ROBOTIKA TH22452(2 SKS) Nuryono S.W., S.T.,M.Eng.

Esther Wibowo

Pengertian. Transformasi geometric transformation. koordinat dari objek Transformasi dasar: Translasi Rotasi Penskalaan

Transformasi Geometri Sederhana. Farah Zakiyah Rahmanti 2014

SILABUS. 1 / Silabus Matematika XII-IA. : 1.Menggunakan konsep integral dalam pemecahan masalah. Nilai Karakter

Vektor. Vektor memiliki besaran dan arah. Beberapa besaran fisika yang dinyatakan dengan vektor seperti : perpindahan, kecepatan dan percepatan.

MATEMATIKA. Sesi TRANSFORMASI 2 CONTOH SOAL A. ROTASI

20. TRANSFORMASI. A. Translasi (Pergeseran) ; T = b. a y. a y. x atau. = b. = b

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN

VEKTOR YUSRON SUGIARTO

Soal-Soal dan Pembahasan Matematika IPA SNMPTN 2012 Tanggal Ujian: 13 Juni 2012

Penggerak Robot. Nuryono S.W. UAD TH22452 ROBOTIKA

Transformasi Geometri Sederhana

Penerapan Aljabar Lanjar pada Grafis Komputer

ANALISIS STRUKTUR METODE MATRIX. Pertemuan ke-3 SISTEM RANGKA BATANG (PLANE TRUSS)

KINEMATIKA PARTIKEL 1. KINEMATIKA DAN PARTIKEL

VEKTOR YUSRON SUGIARTO

Bab 1 : Skalar dan Vektor

Soal-Soal dan Pembahasan Matematika IPA SNMPTN 2012 Tanggal Ujian: 13 Juni 2012

Dr. Ramadoni Syahputra Jurusan Teknik Elektro FT UMY

Penerapan Pemodelan Matematika untuk Visualisasi 3D Perpustakaan Universitas Mercu Buana

PENERAPAN METODE DENAVIT-HARTENBERG PADA PERHITUNGAN INVERSE KINEMATICS GERAKAN LENGAN ROBOT

UNIVERSITAS BINA NUSANTARA SIMULASI KINEMATIKA LENGAN ROBOT INDUSTRI DENGAN 6 DERAJAT KEBEBASAN

Tugas Besar 1. Mata Kuliah Robotika. Forward dan Inverse Kinematics Robot Puma 560, Standford Manipulator, dan Cincinnati Milacron

ISTIYANTO.COM. memenuhi persamaan itu adalah B. 4 4 C. 4 1 PERBANDINGAN KISI-KISI UN 2009 DAN 2010 SMA IPA

a menunjukkan jumlah satuan skala relatif terhadap nol pada sumbu X Gambar 1

Transformasi Datum dan Koordinat

VEKTOR GAYA. Gambar 1. Perkalian dan pembagian vektor

19. TRANSFORMASI A. Translasi (Pergeseran) B. Refleksi (Pencerminan) C. Rotasi (Perputaran)

Soal UN 2009 Materi KISI UN 2010 Prediksi UN 2010

Materi 2: Matriks dan Operasi Matriks

RENCANA PEMBELAJARAN 1. POKOK BAHASAN : KINEMATIKA

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM Pemodelan Robot Dengan Software Autocad Inventor. robot ular 3-DOF yang terdapat di paper [5].

Pertemuan 4 Aljabar Linear & Matriks

BAB 1 Vektor. Fisika. Tim Dosen Fisika 1, Ganjil 2016/2017 Program Studi S1 - Teknik Telekomunikasi Fakultas Teknik Elektro - Universitas Telkom

Struktur&Klasifikasi. Nuryono S.W. UAD TH22452 ROBOTIKA 1

Fisika Dasar 9/1/2016

BAB 4 ANALISIS SIMULASI KINEMATIKA ROBOT. Dengan telah dibangunnya model matematika robot dan robot sesungguhnya,

Arahnya diwakili oleh sudut yang dibentuk oleh A dengan ketigas umbu koordinat,

VEKTOR. Besaran skalar (scalar quantities) : besaran yang hanya mempunyai nilai saja. Contoh: jarak, luas, isi dan waktu.

INDIKATOR 10 : Menyelesaikan masalah program linear 1. Pertidaksamaan yang memenuhi pada gambar di bawah ini adalah... Y

2009 ACADEMY QU IDMATHCIREBON

BAB-7 TRANSFORMASI 2D

BAB 3 DESAIN HUMANOID ROBOT

SISTEM KOORDINAT SISTEM TRANSFORMASI KOORDINAT RG091521

BAB II BESARAN VEKTOR

KINEMATIKA GERAK 1 PERSAMAAN GERAK

Bab 1 Vektor. A. Pendahuluan

dengan vektor tersebut, namun nilai skalarnya satu. Artinya

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)

SISTEM KOORDINAT SISTEM TRANSFORMASI KOORDINAT RG091521

Aljabar Linier & Matriks

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)

KISI-KISI SOAL UJIAN SEKOLAH TAHUN PELAJARAN 2014/2015

PanGKas HaBis FISIKA. Vektor

1 Mengapa Perlu Belajar Geometri Daftar Pustaka... 1

BAB V TRANSFORMASI 2D

Geometri, Koordinat Homogen, dan Transformasi Affine. Computer Graphics #03#04#05

Kinematika Gerak KINEMATIKA GERAK. Sumber:

STANDAR KOMPETENSI. 5. Menggunakan konsep matriks, vektor, dan transformasi dalam pemecahan masalah KOMPETENSI DASAR

MODUL MATEMATIKA SMA IPA Kelas 11

Matematika EBTANAS Tahun 1991

GRAFIKA GAME. Aditya Wikan Mahastama. Rangkuman Transformasi Dua Dimensi UNIV KRISTEN DUTA WACANA TEKNIK INFORMATIKA GENAP 1213

BAB II LANDASAN TEORI. A. Tinjauan Pustaka. 1. Vektor

Model Dinamik Robot Planar 1 DOF dan Simulasi

Grafika Komputer. Evangs Mailoa

TRANSFORMASI GEOMETRI

DESAIN DAN PEMODELAN HUMANOID ROBOT

( ) 2. Nilai x yang memenuhi log 9. Jadi 4x 12 = 3 atau x = 3,75

Ujian Akhir Nasional Tahun Pelajaran 2002/2003

Aljabar Linier & Matriks

IMPLEMENTASI INVERSE KINEMATIC PADA PERGERAKAN MOBILE ROBOT KRPAI DIVISI BERKAKI

ESTIMATOR FUNGSI PDF. Pertemuan 4

Koordinat Kartesius, Koordinat Tabung & Koordinat Bola. Tim Kalkulus II

TE Teknik Numerik Sistem Linear

Pengantar KULIAH MEDAN ELEKTROMAGNETIK MATERI I ANALISIS VEKTOR DAN SISTEM KOORDINAT

KINEMATIKA. Fisika. Tim Dosen Fisika 1, ganjil 2016/2017 Program Studi S1 - Teknik Telekomunikasi Fakultas Teknik Elektro - Universitas Telkom

0. Pendahuluan. 0.1 Notasi dan istilah, bilangan kompleks

Pertemuan 3 & 4 INTERPRETASI GEOMETRI DAN GENERALISASI VARIANS. Interpretasi Geometri pada Sampel. Generalisasi varians

Can be accessed on:

9.1. Skalar dan Vektor

ANALISA STRUKTUR METODE MATRIKS (ASMM)

MODUL MATEMATIKA WAJIB TRANSFORMASI KELAS XI SEMESTER 2

PEMETAAN STANDAR ISI (SK-KD)

Matematika Teknik Dasar-2 5 Perkalian Antar Vektor. Sebrian Mirdeklis Beselly Putra Teknik Pengairan Universitas Brawijaya

a11 a12 x1 b1 Definisi Vektor di R 2 dan R 3

Program Studi Teknik Mesin S1

VEKTOR A. Vektor Vektor B. Penjumlahan Vektor R = A + B

Matematika EBTANAS Tahun 1999

SEBUAH TELAAH ELIPS DAN LINGKARAN MELALUI SEBUAH PENDEKATAN ALJABAR MATRIKS

SOAL DAN PEMBAHASAN TRIGONOMETRI SUDUT BERELASI KUADRAN I

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

VEKTOR. Notasi Vektor. Panjang Vektor. Penjumlahan dan Pengurangan Vektor (,, ) (,, ) di atas dapat dinyatakan dengan: Matriks = Maka = =

Saat mempelajari gerak melingkar, kita telah membahas hubungan antara kecepatan sudut (ω) dan kecepatan linear (v) suatu benda

BESARAN VEKTOR. Gb. 1.1 Vektor dan vektor

Metode Kekakuan Langsung (Direct Stiffness Method)

SP FISDAS I. acuan ) , skalar, arah ( ) searah dengan

Geometri pada Bidang, Vektor

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM ) MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS XII ( 3 ) SEMESTER I

K 1. h = 0,75 H. y x. O d K 2

Transkripsi:

Posisi&Orientasi dan Transformasi Nuryono S.W.-UAD TH22452 Robotika

Pengantar Robot, sebagaimana definisi dan fungsinya adalah suatu sistem yang bergerak baik dalam gerak 2 dimensi maupun 3 dimensi Robotika membahas hal yang terkait dengan gerak ini Suatu benda dinyatakan bergerak jika benda tersebut atau bagian dari benda tersebut melakukan perpindahan(perubahan) lokasi TH22452 Robotika 2

Pengantar Karena pada umumnya pergerakan robot adalah perpindahan dari satu lokasi ke lokasi yang lain, maka lokasi ini harus dapat dinyatakan dengan pasti dan konsisten Kaitannya dengan robot,informasi mengenai lokasi adalah terdiri dari: Posisi Orientasi TH22452 Robotika 3

Planar (2D) Location Menggunakan sistem koordinat 2 sumbu (2 Dimensi) Terdapat satu sistem Koordinat Acuan(Frame of reference/world reference) F. Terdapat sistem koordinat lain yg ditempelkan pada suatu benda tertentu(robot), F dan F 2 TH22452 Robotika 4

Planar Location Pada gambar sebelumnya,lokasi Robot ditunjukkan oleh posisi koordinat frame F terhadap F serta sudut orientasi, yaitu sudut yg dibentuk antara x dan x. Lokasi Robot 2 ditunjukkan oleh posisi koordinat frame F 2 terhadap F serta sudut orientasi 2, yaitu sudut yg dibentuk antara x 2 dan x. TH22452 Robotika 5

Planar Location Posisi robot dinyatakan sebagai (a, b ) yang menunjukkan letak titik asal dari F terhadap F Sehingga lokasi dari Robot dapat dinyatakan sebagai a [ a b ] T b = TH22452 Robotika 6

Planar Location Posisi robot 2 dinyatakan sebagai (a 2, b 2 ) yang menunjukkan letak titik asal dari F 2 terhadap F Sehingga lokasi dari Robot 2 dapat dinyatakan sebagai a 2 2 [ a b ] T b = 2 2 2 2 2 TH22452 Robotika 7

Planar Location Matriks yang menyatakan lokasi (posisi&orientasi) robot dan robot 2 di atas disebut Pose Matrix, Matriks Pose Makna dari matriks tersebut adalah sbb: Frame F sebenarnya adalah suatu frame yang diturunkan dari frame of reference F Frame F diperoleh dari F melalui suatu vektor translasi (pergeseran) [ a b ] T dan rotasi(peputaran) sebesar TH22452 Robotika 8

Transformasi Koordinat 2D Pada contoh di atas disebutkan Frame F diperoleh dari F melalui suatu vektor translasi (pergeseran) [ a b ] T dan rotasi(perputaran) sebesar Maka dikatakan F mengalami transformasi 2D TH22452 Robotika 9

Transformasi Koordinat 2D Transformasi 2D adalah pergerakan dalam suatu bidang(making a movement in plane),sedangkan yg melakukan pegerakan bisa berupa object,ataupun frame(sistem koordinat) yg bergerak secara relatif terhadap fixed reference frame(sistem koordinat referensi yg tetap) Bentuk transformasi: Translasi(pergeseran)/pure translation 2D Rotasi (perputaran)/pure rotation 2D Kombinasi translasi dan atau rotasi 2D TH22452 Robotika

Matriks Translasi 2D Matriks yang menyatakan pergeseran yang terjadi antar frame, dalam contoh di atas adalah [ a b ] T Bentuk umumnya dx = dy [ dx dy] T Pada contoh di atas dx=a dan dy=b TH22452 Robotika

Matriks Rotasi 2D Perputaran/rotasi ini dapat dinyatakan sebagai matriks dengan bentuk R = cos( ) sin( ) sin( ) cos( ) Yang disebut matriks rotasi 2D TH22452 Robotika 2

Transformasi Homogenous 2D Matrik translasi dan rotasi dapat digabungkan menjadi suatu matriks 3x3 yang disebut matriks transformasi homogenous 2D dengan bentuk cos( sin( ) ) sin( cos( ) ) dy dx TH22452 Robotika 3

Aplikasi Pada contoh di atas Matriks Transformasi Homogenous 2D menyatakan hubungan antara robot dengan F, atau dengan kata lain hanya menyatakan posisi ujung robot(titik asal F ) terhadap F. Bagaimana cara menyatakan letak suatu titik lain pada badan robot,misalnya letak roda robot terhadap F? TH22452 Robotika 4

Aplikasi Sebut saja suatu titik W pada Frame F dinyatakan sebagai (x, y ), maka titik tersebut jika direferensikan terhadap F dinyatakan sebagai TH22452 Robotika 5 = ) cos( ) sin( ) sin( ) cos( y x dy dx y x

Posisi & Orientasi 3D Kuliah ini akan membahas secara dalam vektor posisi yang menunjukkan lokasi suatu titik pada ruang 3D Orientasi dalam ruang 3D yang dinyatakan dalam bentuk Matriks TH22452 Robotika 6

Posisi & Orientasi 3D Komponen matriks orientasi adalah vektor satuan yang diproyeksikan terhadap arah satuan dari frame reference Transpose dari Matriks rotasi sama dengan inversenya TH22452 Robotika 7

Sistem Koordinat 3D Posisi dan orientasi yang ditentukan hanya akan berarti jika direference terhadap sistem kooordinat tertentu TH22452 Robotika 8

Frames of Reference Suatu Frame of Reference menentukan suatu sistem koordinat relatif terhadap suatu titik pada ruang Dapat ditunjukkan dengan posisi&orientasi relatif terhadap frame lain Frame Inisial diambil dari suatu titik yang dianggap tetap pada ruang Ada kebutuhan untuk melakukan transformasi dari frame ke frame TH22452 Robotika 9

Catatan Penting ttg Notasi Secara umum suatu variabel yg dituliskan dgn huruf besar adalah suatu vektor atau suatu matriks.variabel yg dituliskan dgn huruf kecil adalh skalar. Subskrip atau Superskrip memberikan informasi mengenai sistem koordinat yg diacu. A P adalh suatu titik/posisi yg dinyatakan dlm sistem koordinat {A}. A P B adalah suatu operasi vektor yg menyatakan titik asal sistem koordinat {B} terhadap sistem koordinat {A} TH22452 Robotika 2

Catatan Penting ttg Notasi Matriks rotasi yg menyatakan hubungan antara sistem koordinat {A} dan {B} dituliskan sebagai A B R Fungsi trigonometri dituliskan mengikuti aturan sbb: sin = s = s cos = c = c TH22452 Robotika 2

Transformasi Koordinat 3D Transformasi 3D dalam konteks kinematika robot adalah pergerakan dalam suatu ruang(making a movement in space),sedangkan yg melakukan pegerakan bisa berupa object,ataupun frame(sistem koordinat) yg bergerak secara relatif terhadap fixed reference frame(sistem koordinat referensi yg tetap) Bentuk transformasi: Translasi(pergeseran)/pure translation 3D Rotasi (perputaran)/pure rotation 3D Kombinasi translasi dan atau rotasi 3D TH22452 Robotika 22

Transformasi Koordinat 3D Jika {B} di translasi terhadap {A} tanpa rotasi, maka kita peroleh TH22452 Robotika 23

Pure Translation Pada pure translation scr sederhana bisa dikatakan bahwa arah masing-masing sumbu x,y,z utk kedua frame yg dibahas adalah sama.sehingga matriks translasinya Translasi adalah operasi pemindahan/ penggeseran dlm tiga arah vektor satuan TH22452 Robotika 24

Translasi 3D A P B dx = dy dz TH22452 Robotika 25

Transformasi Koordinat 3D Jika {B} di rotasi terhadap {A} tanpa translasi, maka kita peroleh TH22452 Robotika 26

Rotasi 3D Rotasi adalah operasi pemutaran terhadap sumbu tertentu sebesar = c s s c x R A B ), ( s c TH22452 Robotika 27 Ada tiga tipe rotasi yaitu terhadap sb X, sb Y, dan sb Z = c s s c y R A B ), ( = ), ( c s s c z R A B

Koordinat Transformasi 3D Jika {B} ditranslasi& dirotasi terhadap {A}, maka kita peroleh TH22452 Robotika 28

Transformasi Koordinat3D Representasi yang singkat dari Translasi dan Rotasi 3D disebut Transformasi Homogenous 3D Operasi Translasi dan Rotasi digabung jadi satu matriks TH22452 Robotika 29

Transformasi Koordinat 3D Transformasi Orthonormal dasar dapat dinyatakan dalam bentuk TH22452 Robotika 3

Transformasi Koordinat 3D Transformasi Koordinat dapat digabungkan TH22452 Robotika 3

Catatan tentang Orientasi Orientasi dinyatakan dalam tiga vektor orthonormal Hanya tiga nilai dari vektor-vektor ini yang unik dan adakalanya kita nyatakan suatu rotasi dengan tiga nilai Tidak ada metode yg unik untuk memilih sudut yg menentukan transformasitransformasi ini TH22452 Robotika 32

Sudut Tetap X-Y-Z Satu metode untuk menunjukkan orientasi dari frame {B} adalah dengan cara: Mulai dari frame yg koinsiden dengan reference yg diketahui{a}. Rotasikan{B} terhadap X A dgn sudut γ, terhadap Y A dgn sudut β dan terhadap Z A dgn sudut α. TH22452 Robotika 33

Sudut Tetap Z-Y-X Metode lain untuk menunjukkan orientasi dari frame {B} adalah dengan cara: Mulai dari frame yg koinsiden dengan reference yg diketahui{a}. Rotasikan{B} terhadap Z B dgn sudut α, terhadap Y B dgn sudut β dan X B dgn sudut γ. TH22452 Robotika 34

Referensi Yoram Koren, Robotics for Engineers, McGrawHill International halaman 83-26 J.J. Craig, Introduction to Robotics Mechanics & Control, Addison Wesley Publ. Co. halaman 5-96 Saeed B Niku, Introduct. To Robotics Analysis, Systems, Appl., Prentice Hall halaman 29-94 R.J. Schilling, Fundamental of Robotics Analysis & Control, Prentic Hall halaman 25-5 Peter I Corke, Robotics Toolbox for Matlab,CSIRO TH22452 Robotika 35