BAB V ANALISA PEMECAHAN MASALAH 5.1. Analisa Hasil Data Dari hasil pengolahan data telah diperoleh bahwa data yang telah dikumpulkan layak untuk diolah. Untuk itu hasil akhir dara data yang telah diproses adalah sebagai berikut : 1. Cairan Rem DOT 3 300 Ml Revisi 1 Garis Pusat ( CL ) = 0.0059 Rata rata Proporsi produk Cacat = 0.0063 Rata rata Persentase Produk Cacat = 0.82 % Rata rata Batas kendali Atas ( UCL ) = 0.76 % Rata rata Batas kendali Bawah ( LCL ) = 0.35% Dari data yang didapat dari pengolahan data pada proses pembuatan Cairan Rem DOT 3 300 ml, maka data dalam keadaan terkendali. Ini dikarenakan rata rata persentase produk cacat berada diantara Batas kendali Atas ( UCL ) dan batas Kendali Bawah ( LCL ). 76
77 5.2. Analisa Diagram Sebab Akibat Setelah melakukan pengamatan dilapangan serta wawancara secara langsung telah diketahui faktor faktor apa saja yang berpengarung terhadap terjadinya produk cacat. Dengan menggunakan Diagram Sebab Akibat atau Fishbone kita dapat mengetahui dalam penelusuran penyebab produk cacat tersebut. a. Cairan Rem DOT 3 300 Ml Pada saat produksi Cairan Rem DOT 3 300 ml, jenis cacat yang paling banyak terjadi adalah cap / tutup patah, yang dimaksud cap / tutup patah adalah tutup botol yang mengalami patah pada bagian penguncinya / segelnya pada saat di putar dengan mesin.
78 1. Diagram Sebab Akibat untuk reject Cap patah sebagai berikut : MANUSIA MESIN Operator kurang konsentrasi dan kurang teliti dalam pengawasan mesin Settingan Mesin terlalu keras untuk memutar cap Operator kurang terlatih Cap / tutup botol terlalu getas Kurang ketatnya metode inspeksi penerimaan material cap MATERIAL / BAHAN METODE Gambar 5.1 Diagram sebab Akibat Penyebab Cap Patah CAP PATAH
79 Dari diagram sebab akibat reject cap patah diatas dapat diuraikan faktor raktor utama penyebab reject cap patah yaitu : - Faktor manusia yaitu karena operator yang kurang teliti dan konsentrasi dalam menjalankan mesin serta kurangnya pemahaman akan mensetting mesin - Faktor material / bahan yaitu cap / tutup botol yang terlalu getas - Faktor mesin yaitu terlalu kerasnya settingan pemutar cap / tutup botol - Faktor metode yaitu kurang ketatnya metode inspeksi penerimaan material cap yang dilaksanakan.
80 2. Diagram Sebab Akibat Reject botol penyok sebagai berikut : MANUSIA MESIN Operator kurang konsentrasi dan kurang teliti dalam pengawasan Settingan Mesin kurang pas Operator kurang terlatih Tinggi mulut botol tidak sama Kurang ketatnya metode inspeksi penerimaan material Botol MATERIAL / BAHAN METODE Gambar 5.2 Diagram sebab Akibat Penyebab Reject Botol BOTOL PENYOK
81 Dari diagram sebab akibat reject botol penyok diatas dapat diuraikan faktor raktor utama penyebab reject botol penyok yaitu : - Faktor manusia yaitu karena operator yang kurang teliti dan konsentrasi dalam menjalankan mesin serta kurangnya pemahaman akan mensetting mesin - Faktor material / bahan yaitu tinggi mulut botol yang tidak tidak standar ( terlalu tinggi ) - Faktor mesin yaitu kurang pasnya settingan mesin pada saat botol masuk kemesin cap - Faktor metode yaitu kurang ketatnya metode inspeksi penerimaan matrial botol yang dilaksanakan
82 3. Diagram Sebab Akibat Reject Induction Seal sebagai berikut : MANUSIA MESIN Lem perekat induction seal pada cap kurang lengket Kurang ketatnya metode inspeksi penerimaan material cap MATERIAL / BAHAN METODE Gambar 53 Diagram sebab Akibat Penyebab Induction seal SEAL
83 Dari diagram sebab akibat reject botol penyok diatas dapat diuraikan faktor raktor utama penyebab reject botol penyok yaitu : - Faktor material / bahan yaitu kurang lengketnya lem perekat induction seal pada cap - Faktor metode yaitu kurang ketatnya metode inspeksi penerimaan matrial cap yang dilaksanakan 5.3. Faktor Faktor Penanggulangan Masalah Setelah melihat diagram sebab akibat diatas, dapat dilihat faktor faktor apa saja yang menjadi penyebab cacat pada produk. Maka tindakan selanjutnya adalah mencari bagaimana cara menanggulangi masalah yang terjadi yaitu berupa langkah langkah atau tindakan tindakan untuk memperkecil terjadinya cacat produk. Langkah langkah yang diambil untuk menanggulangi permasalahan tersebut adalah dengan metode 5W + 1H. Berikut adalah rncana perbaikan utnuk memperkecil terjadinya cacat produk yang didapat dari hasil pengolahan data pada diagram sebab akibat
84 Tabel 5.1 Rencana Perbaikan Produk Cacat Penyebab Dominan Cap Patah Botol What Why Who Where When How Cap / tutup botol patah setelah ditutup menggunakan mesin capper - Botol penyok - Mulut botot terlalu tinggi - Mesin capper terlalu keras settingan untuk memutar capnya - Operator kurang terlatih dan teliti dalam melakukan setting mesin - Tidak pasnya settingan mesin capper sehingga botol yang masuk tidak pas dan membuat terjepit di mesin - Kurangnya inspeksi penerimaan botol Operator dan Mesin Operator, mesin dan QC PT Indosarana Lokapratama pada mesin capper PT Indosarana Lokapratama pada mesin capper dan QC Agustus September 2010 Agustus September 2010 Operator harus lebih terlatih dalam mensetting kekuatan putar pemutar cap, bila terlalu keras pemutar tutupnya maka kendurkan dan sesuaikan dengan kekuatan capnya - Operator harus lebih terlatih dalam melakukan setting mesin capper agar botol yang masuk ke mesin tidak terjepit - Lebih di perketat inspeksi penerimaan material botol yang dilakukan QC Seal Banyak induction seal yang terlepas dari tutup / cap Kurang lengketnya lem perekat induction seal pada cap / tutup QC PT Indosarana Lokapratama pada QC Agustus September 2010 Inspeksi penerimaan cap / tutup botol yang dilakukan QC lebih diperketat