Pengantar Proses Stokastik

dokumen-dokumen yang mirip
Pengantar Proses Stokastik

Pengantar Proses Stokastik

Pengantar Proses Stokastik

Pengantar Proses Stokastik

Pengantar Proses Stokastik

Pengantar Proses Stokastik

Pengantar Proses Stokastik

Statistika Farmasi

CATATAN KULIAH PENGANTAR PROSES STOKASTIK

Catatan Kuliah MA4181 Pengantar Proses Stokastik Precise and Stochastic. Dosen: Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD.

Peubah Acak dan Distribusi

Pengantar Proses Stokastik

Pengantar Proses Stokastik

Catatan Kuliah. MA4181 PENGANTAR PROSES STOKASTIK Smart and Stochastic. disusun oleh Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD.

MA2082 BIOSTATISTIKA Bab 3 Peubah Acak dan Distribusi

Pengantar Proses Stokastik

Catatan Kuliah AK5161 Matematika Keuangan Aktuaria Insure and Invest! Dosen: Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD.

AK5161 Matematika Keuangan Aktuaria

BI5106 ANALISIS BIOSTATISTIK Bab 3 Peubah Acak dan Dist

AK5161 Matematika Keuangan Aktuaria

Catatan Kuliah. MA4181 Pengantar Proses Stokastik Stochastics: Precise and Prospective. Dosen: Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD.

Catatan Kuliah AK5161 Matematika Keuangan Aktuaria Insure and Invest! Dosen: Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD.

Catatan Kuliah. MA4181 PENGANTAR PROSES STOKASTIK Smart and Stochastic. disusun oleh Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD.

CNH3E3 PROSES STOKASTIK Peubah Acak & Pendukungnya

Catatan Kuliah. MA5181 Proses Stokastik

Catatan Kuliah. MA5181 Proses Stokastik

Pengantar Proses Stokastik

MA5181 PROSES STOKASTIK

Pengantar Proses Stokastik

Catatan Kuliah AK5161 MATEMATIKA KEUANGAN AKTUARIA. Insure and Invest! Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD.

MA5181 PROSES STOKASTIK

Pengantar Statistika Matematik(a)

Learning Outcomes Sebaran Kontinu Nilai Harapan dan Ragam Beberapa Sebaran Kontinu. Peubah Acak Kontinu. Julio Adisantoso.

MA4081 PENGANTAR PROSES STOKASTIK Cerdas dan Stokastik

Pengantar Statistika Matematik(a)

Bab 9 Peluang dan Ekspektasi Bersyarat: Harapan Tanpa Syarat

DISTRIBUSI WAKTU BERHENTI PADA PROSES PEMBAHARUAN. Sudarno Jurusan Matematika FMIPA UNDIP. Abstrak

STATISTICS. WEEK 5 Hanung N. Prasetyo TELKOM POLTECH/HANUNG NP

Minggu 4-5 Analisis Model MA, AR, ARMA. Minggu 6-7 Model Diagnostik dan Forecasting. Minggu 8-9 Analisi Model ARI, IMA, ARIMA

Minggu 4-5 Analisis Model MA, AR, ARMA. Minggu 6-7 Model Diagnostik dan Forecasting. Minggu 8-9 Analisi Model ARI, IMA, ARIMA

Definisi: Nilai harapan/ekspektasi (expected value/expectation) atau ekspektasi dari peubah acak diskrit/kontinu X adalah

Kuis 1 MA5181 Proses Stokastik Precise. Prospective. Tanggal 24 Agustus 2016, Waktu: suka-suka menit Dosen: Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD.

MA4081 PENGANTAR PROSES STOKASTIK Bab 3 Distribusi Eksponensial dan Aplikasinya

Pengantar Statistika Matematika II

Dengan demikian, untuk sembarang B = [a, b], maka persamaan (5.1) menjadi

Misalkan terdapat eksperimen. S disebut ruang sampel, adalah himpunan semua kemungkinan hasil dari eksperimen.

Distribusi Probabilitas : Gamma & Eksponensial

Minggu 1 Review Peubah Acak; Karakteristik Time Series. Minggu 4-6 Model Moving Average (MA), Autoregressive (AR)

MA3081 STATISTIKA MATEMATIKA We love Statistics

Variabel Random dan Nilai Harapan. Oleh Azimmatul Ihwah

MA5181 PROSES STOKASTIK

Distribusi Diskrit dan Kontinu yang Penting. Oleh Azimmatul Ihwah

PENGANTAR MODEL PROBABILITAS

Catatan Kuliah AK5161 Matematika Keuangan Aktuaria Insure and Invest! Dosen: Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD.

MA5181 PROSES STOKASTIK

STATISTIK PERTEMUAN VI

Catatan Kuliah. MA5181 Proses Stokastik

STK511 Analisis Statistika. Pertemuan 3 Sebaran Peluang Peubah Acak

STK 511 Analisis statistika. Materi 3 Sebaran Peubah Acak

P (A c B c ) = P [(A B) c ] = 1 P (A B) = 1 P (A) P (B) + P (AB)

Model dan Simulasi Universitas Indo Global Mandiri

THEORY. By: Hanung N. Prasetyo PEUBAH ACAK TELKOM POLYTECHNIC/HANUNGNP

Distribusi Peluang Kontinyu STATISTIK INDUSTRI 1. Distribusi Peluang Kontinyu. Distribusi Diskrit Uniform. Distribusi Diskrit Uniform 13/11/2013

STATISTIKA. Muhamad Nursalman Pendilkom/Ilkom UPI

Catatan Kuliah. MA4181 PENGANTAR PROSES STOKASTIK Smart and Stochastic. disusun oleh Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD.

Pengantar Statistika Matematika II

Distribusi Peluang Kontinyu STATISTIK INDUSTRI 1. Distribusi Peluang Kontinyu. Distribusi Diskrit Uniform. Distribusi Diskrit Uniform 17/12/2014

MA4181 PENGANTAR PROSES STOKASTIK Bab 5 Proses Poisson

28/09/2012 SAMPLE SPACE, SAMPLE POINTS, EVENTS. ω Ω

Catatan Kuliah. MA4183 Model Risiko Risk: Quantify and Control. Dosen: Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD.

MA4081 PENGANTAR PROSES STOKASTIK

Kumpulan pasangan nilai-nilai dari variabel acak X dengan probabilitas nilai-nilai variabel random X, yaitu P(X=x) disebut distribusi probabilitas X

Pengantar Statistika Matematika II

DISTRIBUSI DISKRIT KHUSUS

MA5181 PROSES STOKASTIK

Bab 7 Ekspektasi dan Fungsi Pembangkit Momen: Cintailah Mean

DISTRIBUSI PROBABILITAS DISKRIT TEORITIS 2. Distribusi Hipergeometrik

Catatan Kuliah MA4181 Pengantar Proses Stokastik Precise and Stochastic. Dosen: Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD.

PENGANTAR PROBABILITAS STATISTIKA UNIPA SBY

PEUBAH ACAK. Materi 4 - STK211 Metode Statistika. October 2, Okt, Department of Statistics, IPB. Dr. Agus Mohamad Soleh

Catatan Kuliah MA4081 PENGANTAR PROSES STOKASTIK Orang Pintar Belajar Stokastik. disusun oleh Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD.

Pengantar Statistika Matematika II

Catatan Kuliah MA4181 Pengantar Proses Stokastik Precise and Stochastic. Dosen: Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD.

Bab 2 DISTRIBUSI PELUANG

Catatan Kuliah. MA4181 Pengantar Proses Stokastik Stochastics: Precise and Prospective. Dosen: Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD.

Statistika (MMS-1403)

25/09/2013. Konsep Peubah Acak. Metode Statistika (STK211) Peubah Acak Diskret. Kuis. Tipe Peubah Acak

Peubah Acak (Lanjutan)

P (A c B c ) = P [(A B) c ] = 1 P (A B) = 1 P (A) P (B) + P (AB)

Peubah Acak dan Distribusi Kontinu

Pr { +h =1 = } lim. Suatu fungsi dikatakan h apabila lim =0. Dapat dilihat bahwa besarnya. probabilitas independen dari.

MA4081 PENGANTAR PROSES STOKASTIK Cerdas dan Stokastik

Statistika (MMS-1001)

Statistika (MMS-1001)

AK5161 Matematika Keuangan Aktuaria

Catatan Kuliah. MA4183 Model Risiko

MA4081 PENGANTAR PROSES STOKASTIK

Dasar-dasar Statistika Pemodelan Sistem

STATISTIKA UNIPA SURABAYA

MA5181 PROSES STOKASTIK

Transkripsi:

Bab 1: Dasar-Dasar Probabilitas Atina Ahdika, S.Si, M.Si Statistika FMIPA Universitas Islam Indonesia

Ruang Sampel dan Kejadian Ruang Sampel dan Kejadian Ruang Sampel dan Kejadian Percobaan adalah kegiatan yang menghasilkan keluaran/hasil yang mungkin secara acak. Contoh: pelemparan sebuah dadu. Ruang sampel S adalah himpunan dari semua hasil yang mungkin dari suatu percobaan. Contoh: dari pelemparan sebuah dadu diperoleh keluaran S = {1, 2, 3, 4, 5, 6}. Kejadian adalah himpunan bagian dari ruang sampel. Biasa dinotasikan dengan huruf kapital. Contoh: munculnya bilangan genap pada pelemparan sebuah dadu: A = {2, 4, 6}.

Ruang Sampel dan Kejadian Ruang Sampel dan Kejadian Gabungan Kejadian A B = {a S : a A atau a B} Irisan Kejadian A B = {a S : a A dan a B}

Ruang Sampel dan Kejadian Ruang Sampel dan Kejadian Kejadian A dan B bersifat mutually exclusive (saling asing) jika A B = φ. Komplemen A c = Ā = {a S : a / A}

Ruang Sampel dan Kejadian Ruang Sampel dan Kejadian Partisi Ruang Sampel Sebuah himpunan kejadian {A 1, A 2,...} merupakan partisi dari ruang sampel S jika 1 Kejadian-kejadian tersebut bersifat mutually exclusive, A i A j = φ jika i j. 2 i A i = S

Peluang Ruang Sampel dan Kejadian Peluang Peluang kejadian A adalah n(a) P(A) = lim n n n(a) : banyaknya keluaran A n : banyaknya percobaan atau P(A) = n(a) n(s) n(a) : banyaknya keluaran A n(s) : banyaknya anggota ruang sampel S

Ruang Sampel dan Kejadian Peluang Sifat-sifat peluang 1 0 P(A) 1 2 P(S) = 1 P(φ) = 0 3 Untuk himpunan kejadian A 1, A 2,... yang mutually exclusive, ( ) P A n = P(A n ) n=1 4 P(A B) = P(A) + P(B) P(A B) 5 P(A c ) = 1 P(A) 6 Jika A B maka P(A) P(B) n=1

Ruang Sampel dan Kejadian Peluang Misalkan P(A B) = P(A B c ) = 0.6. Hitung P(A)!

Ruang Sampel dan Kejadian Peluang Jawab: P(A B) = P(A) + P(B) P(A B) = 0.6 P(A B c ) = P(A) + P(B c ) P(A B c ) = 0.6 Jumlahkan kedua persamaan tersebut diperoleh 2P(A) + P(B) + P(B c ) (P(A B) + P(A B c )) = 1.2 2P(A) + 1 P(A) = 1.2 P(A) = 0.2 Note: P(B) + P(B c ) = 1 P(A B) + P(A B c ) = P(A)

Peubah Acak Peubah Acak Peubah Acak Peubah acak adalah fungsi yang memetakan anggota ruang sampel S ke bilangan real. Contoh: Misalkan dua buah koin dilemparkan. Misalkan X menyatakan banyaknya sisi muka yang muncul, maka X adalah peubah acak yang bernilai 0, 1, dan2 dengan peluang munculnya P(X = 0) = P(BB) = 1 4 P(X = 1) = P(MB, BM) = 1 2 P(X = 2) = P(MM) = 1 4

Peubah Acak Diskrit Peubah Acak Peubah Acak Diskrit Peubah acak diskrit merupakan peubah acak yang terdefinisi pada barisan terhitung dari bilangan {x i, i = 1, 2,...} sedemikian hingga ( ) P {X = x i } = P(X = x i ) = 1 i i

Peubah Acak Peubah Acak Diskrit Fungsi peluang { p i, jika x = x i p(x) = P(X = x) = 0, lainnya. Fungsi distribusi F X (x) = i p(x i )

Distribusi Binomial Peubah Acak Peubah Acak Diskrit Misalkan sebuah percobaan yang keluarannya berupa sebuah sukses atau sebuah gagal. Misalkan X = 1 jika hasilnya sukses dan X = 0 jika gagal, maka fungsi peluangnya p(0) = P(X = 0) = 1 p p(1) = P(X = 1) = p di mana p merupakan peluang sukses dan 0 p 1. Maka X merupakan peubah acak Bernoulli.

Peubah Acak Peubah Acak Diskrit Jika terdapat n percobaan independen dengan keluaran berupa sukses dan gagal dan X menyatakan banyaknya sukses yang diperoleh, maka X berdistribusi Binomial dengan parameter (n, p) dan fungsi peluangnya ( ) n p(x) = p x (1 p) n x, x = 0, 1, 2,... x

Peubah Acak Peubah Acak Diskrit Misalkan sebuah mesin pesawat akan rusak dalam penerbangannya dengan peluang 1 p, saling bebas antara mesin satu dengan lainnya. Misalkan pesawat akan terbang dengan sukses jika setidaknya 50% mesinnya dapat bekerja dengan baik. Untuk p berapa, sebuah pesawat dengan 4 mesin akan lebih dipilih daripada pesawat dengan 2 mesin?

Peubah Acak Peubah Acak Diskrit Peluang bahwa pesawat dengan 4 mesin akan terbang dengan sukses adalah P(X 2) = P(X = 2) + P(X = 3) + P(X = 4) ( ) ( ) ( ) 4 = p 2 (1 p) 2 4 + p 3 4 (1 p) + p 4 (1 p) 0 2 3 4 = 6p 2 (1 p) 2 + 4p 3 (1 p) + p 4 Peluang bahwa pesawat dengan 2 mesin akan terbang dengan sukses adalah P(X 1) = P(X = 1) + P(X = 2) ( ) ( ) 2 2 = p(1 p) + p 2 (1 p) 0 1 2 = 2p(1 p) + p 2

Peubah Acak Peubah Acak Diskrit Maka, peluang pesawat dengan 4 mesin akan lebih dipilih daripada pesawat dengan 2 mesin adalah 6p 2 (1 p) 2 + 4p 3 (1 p) + p 4 2p(1 p) + p 2 6p(1 p) 2 + 4p 2 (1 p) + p 3 2 p 3p 3 8p 2 + 7p 2 0 (p 1) 2 (3p 2) 0 p 2 3

Distribusi Geometrik Peubah Acak Peubah Acak Diskrit Misalkan percobaan-percobaan yang saling bebas, masing-masing memiliki peluang sukses p, dilakukan hingga diperoleh sukses pertama. Misalkan X menyatakan banyaknya percobaan yang dilakukan untuk mencapai sukses pertama, maka X dikatakan sebagai peubah acak Geometrik dengan parameter p dan fungsi peluangnya P(X = n) = (1 p) n 1 p, n = 1, 2,...

Peubah Acak Peubah Acak Diskrit Sebuah koin dilemparkan dengan peluang muncul sisi muka sebesar p, sampai muka pertama muncul. Misalkan N menyatakan banyaknya pelemparan yang dibutuhkan, asumsikan bahwa masing-masing pelemparan yang sukses saling bebas. Tentukan P(N)!

Peubah Acak Peubah Acak Diskrit N merupakan p.a yang menyatakan banyaknya pelemparan yang dibutuhkan sehingga muncul sisi muka yang pertama. Maka P(N = 1) = P(M) = p, P(N = 2) = P(B, M) = (1 p)p, P(N = 3) = P(B, B, M) = (1 p) 2 p,. P(N = n) = P(B, B,..., B, M) = (1 p) n 1 p, n 1 Note: muncul B sebanyak n 1 kali

Distribusi Poisson Peubah Acak Peubah Acak Diskrit Sebuah peubah acak X yang bernilai 0, 1, 2,... dikatakan peubah acak Poisson dengan parameter λ, jika untuk λ > 0, P(X = x) = e λ λx, x = 0, 1, 2,... x! Distribusi Poisson menyatakan banyaknya kejadian yang terjadi pada suatu selang waktu atau area tertentu.

Peubah Acak Peubah Acak Diskrit Misalkan banyaknya kesalahan penulisan dalam sebuah halaman dari suatu buku berdistribusi Poisson dengan parameter λ = 1. Hitung peluang bahwa terdapat setidaknya satu kesalahan pada halaman 5!

Peubah Acak Peubah Acak Diskrit P(X 1) = 1 P(X = 0) = 1 e 1 0.633

Peubah Acak Kontinu Peubah Acak Peubah Acak Kontinu X merupakan peubah acak kontinu jika terdapat fungsi nonnegatif f (x), terdefinisi untuk semua bilangan real x (, ) sehingga F X (x) = x f X (t)dt atau f X (x) = d dx F X (x)

Distribusi Uniform Peubah Acak Peubah Acak Kontinu Sebuah peubah acak dikatakan berdistribusi Uniform sepanjang interval (a, b) jika fungsi peluangnya diberikan f X (x) = { 1 b a, a < x < b 0, x lainnya.

Peubah Acak Peubah Acak Kontinu Jika X U( 1, 1). Tentukan P ( X > 1 2)!

Peubah Acak Peubah Acak Kontinu Maka P f X (x) = 1 1 ( 1) = 1 2, 1 < x < 1 ( X > 1 ) ( = P X < 1 ) ( + P X > 1 ) 2 2 2 = = 1/2 1 [ 1 2 x 1 2 dx + ] 1/2 1 1 1/2 + 1 2 dx [ 1 2 x ] 1 1/2 = 1 4 + 1 2 + 1 2 1 4 = 1 2

Distribusi Eksponensial Peubah Acak Peubah Acak Kontinu Sebuah peubah acak kontinu yang memiliki fungsi peluang sebagai berikut, untuk suatu λ > 0, { λe λx, jika x 0 f X (x) =. 0, jika x < 0 disebut sebagai peubah acak Eksponensial dengan parameter λ.

Peubah Acak Peubah Acak Kontinu Misalkan waktu tunggu (dalam menit) antrian di Bank berdistribusi Eksponensial dengan mean 10. Berapa peluang bahwa seorang nasabah menunggu lebih dari 15 menit untuk dilayani?

Peubah Acak Peubah Acak Kontinu P(X > 15) = 1 P(X 15) = 1 (1 e 15λ ) = e 15( 1 10) = e 3 2

Distribusi Gamma Peubah Acak Peubah Acak Kontinu Sebuah peubah acak kontinu X dengan fungsi peluang f X (x) = 1 Γ(α)β α x α 1 e x β, x 0 untuk suatu β > 0, α > 0 dikatakan berdistribusi Gamma dengan parameter (α, β)

Peubah Acak Peubah Acak Kontinu Definisi fungsi Gamma: Γ(α) = e x x α 1 dx 0 Note: Γ(n) = (n 1)! Γ(n + 1) = nγ(n), n > 0

Peubah Acak Peubah Acak Kontinu Apa yang dapat kita katakan tentang disribusi Gamma jika α = 1?

Peubah Acak Peubah Acak Kontinu Misalkan X Gamma(α = 1, β) maka f (x) = 1 Γ(1) β 1 x 1 1 e x β = 1 β e x β ( ) Maka X Eksp λ = 1 β

Distribusi Normal Peubah Acak Peubah Acak Kontinu X merupakan peubah acak Normal dengan parameter µ dan σ 2 jika fungsi peluang X diberikan f X (x) = 1 σ 2π e 1 2( x µ σ ) 2, < x <

Peubah Acak Peubah Acak Kontinu Jumlah (dalam ons) sereal MILO berdistribusi Normal dengan mean 16.5 dan standar deviasi σ. Jika si pengemas MILO disyaratkan harus mengisi minimal 90 % kotak sereal MILO dengan 16 ons atau lebih, berapa nilai maksimal dari σ?

Peubah Acak Peubah Acak Kontinu P ( Z X N(16.5, σ 2 ) P(X 16) 0.9 ) ( 16 16.5 = 1 P σ Z P ) 16 16.5 0.9 σ ( Z 0.5 ) 0.1 σ Z 0.5 1.28 σ σ 0.390625

Ekspektasi Parameter Distribusi Ekspektasi Distribusi Kontinu Distribusi Diskrit E(X ) = x f X (x)dx E(X ) = x i p i i

Parameter Distribusi Ekspektasi Karakteristik ekspektasi: E(g(X )) = g(x)f (x) (untuk distribusi kontinu) E(cX ) = ce(x ), c konstan E(aX + b) = ae(x ) + b E(X 1 + X 2 +... + X n ) = E(X 1 ) + E(X 2 ) +... + E(X n ) E(X Y ) = E(X ) E(Y ), hanya jika X dan Y saling bebas

Parameter Distribusi Ekspektasi Misalkan X menyatakan lama (jam) mahasiswa belajar Pengantar Proses Stokastik dan fungsi peluang X adalah sebagai berikut: { x 2, 2 x < 3 f (x) = 1 4, 4 < x < 6 Berapa rata-rata lama waktu mahasiswa belajar Pengantar Proses Stokastik?

Parameter Distribusi Ekspektasi E(X ) = = = 2 x f (x) dx 3 x (0)dx + [ 1 3 x 3 x 2 2 ] 3 2 + 4 x (x 2) dx + [ ] 1 6 8 x 2 4 = 25 6 3 6 x (0)dx + 4 x ( ) 1 dx 4

Variansi Parameter Distribusi Variansi Variansi: Karakteristik variansi: Var(X ) = E[(X X ) 2 ] = E(X 2 ) [E(X )] 2 Var(cX ) = c 2 Var(X ), Var(X 1 + X 2 +... + X n ) = c konstan n i,j=1 Cov[X i, X j ] Var(X 1 + X 2 +... + X n ) = Var(X 1 ) + Var(X 2 ) +... + Var(X n ), hanya jika X i saling bebas

Kovariansi Parameter Distribusi Kovariansi Kovariansi: Cov(X, Y ) = E[(X X )(Y Ȳ )] = E(XY ) E(X )E(Y ) Karakteristik kovariansi: Cov(X, X ) = Var(X ) Cov(X, Y ) = 0, jika X dan Y saling bebas Cov(X, Y ) = Cov(Y, X ) Cov(X + Y, Z) = Cov(X, Z) + Cov(Y, Z)

Diskusi Diskusi Diskusi 1. Diketahui Tentukan: a. P ( ) X > 1 4 b. Tentukan F (x) 2. Diketahui fungsi peluang: 2x, 0 x 1 2 f (x) = 3 4, 2 < x < 3 0, x yang lain. f (x) = c(4x 2x 2 ), 0 < x < 2 Hitung E(X ) pada P ( 1 2 < X < 3 2).

Diskusi Diskusi 3. Maskapai penerbangan mengetahui bahwa 5% dari pemesan tiket tidak datang untuk membeli tiketnya. Dengan alasan ini, maskapai tidak ragu untuk menjual 52 tiket dengan kapasitas duduk 50 orang. Berapa peluang ada kursi yang tersedia untuk setiap pemesan tiket yang datang?

Diskusi Diskusi 4. Medibank, perusahaan asuransi kesehatan terbesar di Australia, memiliki polis yang menanggung 100% biaya kesehatan hingga maksimal 1 juta dolar/th polis. Diketahui total tagihan kesehatan X /th memiliki fungsi peluang: f X (x) = x(4 x), 0 < x < 3 9 Jika Y menyatakan total pembayaran yang dilakukan Medibank, tentukan nilai yang mungkin untuk Y! Tentukan ekspektasi dari Y!

Penyelesaian Diskusi Diskusi 1. Pertama, cek apakah fungsi tsb merupakan fungsi peluang 1/2 0 2x dx + 3 2 3 4 dx = [ x 2] [ ] 1/2 3 3 + 0 4 x 2 = 1 4 + 9 4 6 4 = 1 a. Nilai P ( X > 1 4) adalah ( P X > 1 ) ( = 1 P X 1 ) 1/4 = 1 2x dx 4 4 = 1 [ x 2] 1/4 = 1 1 0 16 = 15 16 0

Diskusi Diskusi b. F (x) nya adalah Untuk x < 0 dan 0 x 1 2 F (x) = Untuk 1 2 < x < 2 x F (x) = f (t)dt = 0 0 0 dt + 1/2 0 x 0 dt + 0 2t dt + = 0 + [ x 2] 1/2 0 + 0 = 1 4 2t dt = x 2 x 1/2 0 dt

Diskusi Diskusi Untuk 2 x 3 F (x) = Untuk x > 3 F (x) = 0 0 dt + 1/2 0 2t dt + = 0 + [ t 2] 1/2 0 + 0 + 0 0 dt + 1/2 0 [ 3 4 t 2t dt + = 0 + [ x 2] 1/2 0 + 0 + 2 1/2 ] x x 0 dt + 2 3 4 dt 2 = 1 4 + 3 4 x 3 2 = 3 4 x 5 4 2 1/2 ] 3 [ 3 4 t 2 3 0 dt + 2 3 x 4 dt + 3 0 dt + 0 = 1 4 + 9 4 3 2 = 1

Diskusi Diskusi x 2, 0 x 1 2 1 Jadi, F (x) = 4, 1 2 < x < 2 3 4 x 5 4, 2 x 3 1, x > 3

Diskusi Diskusi 2. Pertama, tentukan c berdasarkan sifat x f (x) dx = 1 2 0 c(4x 2x 2 )dx = [ 2cx 2 2 3 cx 3 ] 2 0 = 1 8c 16 3 c = 1 8 3 c = 1 c = 3 8 Jadi, kita mempunyai f (x) = 3 8 (4x 2x 2 ) = 3 2 x 3 4 x 2

Diskusi Diskusi E(X ) = = 3/2 1/2 x ( 3 2 x 3 ) 4 x 2 dx = [ 1 2 x 3 3 16 x 4 ] 3/2 1/2 = 11 16 3/2 1/2 3 2 x 2 3 4 x 3 dx

Diskusi Diskusi 3. Misalkan X merupakan peubah acak yang menyatakan banyaknya orang yang tidak datang (peluang sukses), maka X B(52, 0.05) Banyaknya yang tidak datang adalah 5%x52 = 2.6 sehingga peluang ada kursi yang tersedia untuk setiap pemesan tiket yang datang adalah jika paling sedikit ada 2 orang yang tidak datang yaitu P(X 2) = 1 [P(X = 0) + P(X = 1)] ( ) ( ) 52 = 1 (0.05) 0 (0.95) 52 52 (0.05) 1 (0.95) 51 0 1 = 0.74

Diskusi Diskusi 4. Jika Y menyatakan total pembayaran yang dilakukan Medibank, maka nilai yang mungkin untuk Y adalah dan ekspektasi Y adalah E(Y ) =. = 1 0 1 0 Y = min{x, 1} 3 x f X (x) dx + x = 101 108 x(4 x) 9 1 dx + 1.f X (x) dx 3 1 x(4 x) 1. dx 9

Pustaka Pustaka Pustaka Ross, Sheldon M. 2007. Introduction to Probability Models; 9th Edition. New York: Academic Press. Syuhada, Khreshna I.A. Materi Kuliah: MA4181 Pengantar Proses Stokastik. Departemen Matematika ITB, Bandung. Taylor, Howard M. dan Samuel Karlin. 1975. A First Course in Stochastic Processes; Second Edition. New York: Academic Press. Virtamo, J. 38.143 Queueing Theory/ Probability Theory.