STATISTIK INDUSTRI 1. Distribusi Sampling. Distribusi Sampling

dokumen-dokumen yang mirip
PENDUGAAN PARAMETER STATISTIK INDUSTRI 1

PENDUGAAN PARAMETER STATISTIK INDUSTRI 1

STATISTIKA INDUSTRI 2 TIN 4004

Distribusi Peluang Kontinyu STATISTIK INDUSTRI 1. Distribusi Peluang Kontinyu. Distribusi Diskrit Uniform. Distribusi Diskrit Uniform 17/12/2014

Distribusi Peluang Kontinyu STATISTIK INDUSTRI 1. Distribusi Peluang Kontinyu. Distribusi Diskrit Uniform. Distribusi Diskrit Uniform 13/11/2013

STATISTIKA INDUSTRI 2 TIN 4004

STATISTIKA INDUSTRI 2 TIN 4004

STATISTIKA INDUSTRI 2 TIN 4004

STATISTIKA INDUSTRI 2 TIN 4004

STATISTIKA INDUSTRI 2 TIN 4004

STATISTIKA INDUSTRI 2 TIN 4004

Distribusi Sampling 6.2. Debrina Puspita Andriani /

Populasi dan Sampel. Materi 1 Distribusi Sampling

DISTRIBUSI SAMPLING. Berdistribusi normal dengan rataan. Dan variasi

MA2081 Statistika Dasar

Percobaan terdiri dari 1 usaha. Peluang sukses p Peluang gagal 1-p Misalkan. 1, jika terjadi sukses X jika terjadi tidak sukses (gagal)

Distribusi dari Sampling

STATISTIKA INDUSTRI I. Agustina Eunike, ST., MT., MBA.

STATISTIK INDUSTRI 1. Agustina Eunike, ST., MT., MBA

UJI STATISTIK NON PARAMETRIK. Widha Kusumaningdyah, ST., MT

DISTRIBUSI DISKRIT KHUSUS

PRODI. Dosen : MM No.Revisi : 00. Semester : I Hal: 1 dari 5. kelompok. Deskripsi 2 populasi. Kemampuan. Kemampuan kerja.

DISTRIBUSI DISKRIT KHUSUS

UNIFORM (SERAGAM) BERNOULLI BINOMIAL POISSON BEBERAPA DISTRIBUSI LAINNYA : MULTINOMIAL, HIPERGEOMETRIK, MA 2081 Statistika Dasar.

The Central Limit Theorem

Pertemuan 8 STATISTIKA INDUSTRI 2 08/11/2013. Introduction to Linier Regression. Introduction to Linier Regression. Introduction to Linier Regression

DISTRIBUSI DISKRIT KHUSUS

DISTRIBUSI DISKRIT KHUSUS

DISTRIBUSI KONTINU. Uniform Normal Gamma & Eksponensial. MA3181 Teori Peluang 3 November 2014 Utriweni Mukhaiyar

1. PENGERTIAN. Manfaat Sampling :

STATISTIK PERTEMUAN VII

STATISTIKA INDUSTRI 2 TIN 4004

Metode Sampling dan Teorema Central Limit

PENAKSIRAN NILAI PARAMETER POPULASI

DISTRIBUSI DISKRIT. MA 2081 Statistika Dasar Utriweni Mukhaiyar

DISTRIBUSI KONTINU. Utriweni Mukhaiyar

STATISTIKA II IT

Bab 5 Distribusi Sampling

KONSEP DASAR PROBABILITAS DAN DISTRIBUSI PROBABILITAS LELY RIAWATI, ST, MT.

Distribusi Sampling. Ayundyah K., M.Si. PROGRAM STUDI STATISTIKA UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA 2015

PROSES PERCABANGAN PADA DISTRIBUSI POISSON

SILABUS MATA KULIAH. Pengalaman Pembelajaran

SILABUS MATA KULIAH. Pengalaman Pembelajaran. 1. Menyusun langkahlangkah. 1. Langkahlangkah. setiap metode penarikan sampel 2.

dan Korelasi 1. Model Regresi Linear 2. Penaksir Kuadrat Terkecil 3. Prediksi Nilai Respons 4. Inferensi Untuk Parameter-parameter Regresi 6.

BAB II KAJIAN PUSTAKA

SEBARAN PENARIKAN CONTOH

MATRIKS SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH PROBABILITA TERAPAN (SI) KODE / SKS: KD / 3 SKS

STATISTIKA INDUSTRI 2 TIN 4004

STATISTIK PERTEMUAN X

Sebaran (Distribusi) Peluang teoritis Peubah Acak : Statistik Sample, misal Rata-rata dan proporsi sample Hasil semua kemungkinan Sample dg ukuran yg

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH PROBABILITA TERAPAN (IA) KODE / SKS : KD / 3 SKS

Ukuran Statistik Bagi Data

ANALISIS VARIANSI. Utriweni Mukhaiyar. 2 November 2011

MODUL II DISTRIBUSI PELUANG DISKRIT DAN KONTINU

MA2181 Analisis Data - U. Mukhaiyar 1

DISTRIBUSI PROBABILITAS DISKRIT TEORITIS 2. Distribusi Hipergeometrik

SATUAN ACARA PERKULIAHAN UNIVERSITAS GUNADARMA

Sampling, Estimasi dan Uji Hipotesis

STATISTIKA II IT

STATISTICS WEEK 7. By: Hanung N. Prasetyo POLTECH TELKOM/HANUNG NP

Regresi Linear Sederhana

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI : SISTEM KOMPUTER, SISTEM INFORMASI, DAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS NAROTAMA

BAB I PENDAHULUAN. dapat dianggap mendekati normal dengan mean μ = μ dan variansi

KAJIAN DATA KETAHANAN HIDUP TERSENSOR TIPE I BERDISTRIBUSI EKSPONENSIAL DAN SIX SIGMA. Victoria Dwi Murti 1, Sudarno 2, Suparti 3

Statistika Farmasi

DISTRIBUSI TEORITIS. Variabel Acak Distribusi Teoritis Binomial Normal

1. Model Regresi Linear dan Penaksir Kuadrat Terkecil 2. Prediksi Nilai Respons 3. Inferensi Untuk Parameter-parameter Regresi 4.

PEMILIHAN DATA (SAMPEL) PENELITIAN PERTEMUAN KE 5

PENENTUAN TINGKAT KESULITAN GAME BERBASIS DISTRIBUSI GAUSSIAN MENGGUNAKAN METODE BOX MULLER PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA

GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)

4/16/2009. H 0 ditolak. H 0 tidak ditolak. ditolak. P(menolak H 0 H 0 benar) keputusan benar. = galat lttipe II = β. P(tidak menolak H 0 H 0 salah)

SILABUS MATA KULIAH. Pengalaman Pembelajaran

10/14/2010 UJI HIPOTESIS PENGERTIAN GALAT (ERROR) salah)

11/8/2010 ANALISIS VARIANSI ILUSTRASI

Statistika (MMS-1403)

PERKIRAAN SELANG KEPERCAYAAN UNTUK PARAMETER PROPORSI PADA DISTRIBUSI BINOMIAL

BUKU REFERENSI MATERI KULIAH DISTRIBUSI SAMPLING STATISTIK

BAB 5 FUNDAMENTAL DISTRIBUSI PELUANG MUHAMMAD NUR AIDI

Wilcoxon Signed-Rank Test Single-Sample (Ade Heryana, SST, MKM) April 16, 2017

MA2081 STATISTIKA DASAR. Utriweni Mukhaiyar 1 November 2012

BAB I PENDAHULUAN. sewajarnya untuk mempelajari cara bagaimana variabel-variabel itu dapat

ESTIMASI PARAMETER MODEL REGRESI MULTIVARIAT BAYESIAN DENGAN DISTRIBUSI PRIOR INFORMATIF 1. PENDAHULUAN

Fungsi Peluang Gabungan

DISTRIBUSI TEORITIS DISTRIBUSI TEORITIS

PENARIKAN SAMPEL & PENDUGAAN PARAMETER

METODA REPLIKASI PADA SIMULASI SISTEM ANTRIAN M/M/1

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Peluang & Aturan Bayes. MA 2081 STATISTIKA DASAR, 6 FEBRUARI 2012 Utriweni Mukhaiyar

REGRESI LINEAR SEDERHANA

Ummu Kalsum UNIVERSITAS GUNADARMA

Uji Hipotesa Dua Sampel

Tentang MA5283 Statistika BAB 1 STATISTIKA DESKRIPTIF MA5283 STATISTIKA. Dosen: Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD. Orang Cerdas Belajar Statistika

METODE SAMPLING. Met. Sampling-T.Parulian

SISTEM PENGOLAHAN ISYARAT. Kuliah 2 Sinyal Acak

PELUANG & ATURAN BAYES MA 2181 ANALISIS DATA, 15 AGUSTUS 2011 UTRIWENI MUKHAIYAR

BAB I PENDAHULUAN. Waktu hidup adalah waktu terjadinya suatu peristiwa. Peristiwa yang

METODE DAN DISTRIBUSI SAMPLING. Oleh : Riandy Syarif

Hukum Iterasi Logaritma

UJI STATISTIK NON PARAMETRIK. Widha Kusumaningdyah,, ST., MT

Kumpulan pasangan nilai-nilai dari variabel acak X dengan probabilitas nilai-nilai variabel random X, yaitu P(X=x) disebut distribusi probabilitas X

Transkripsi:

STATISTIK INDUSTRI 1 Agustina Eunike, ST., MT., MBA DISTRIBUSI SAMPLING PENGANTAR Mengetahui populasi dan membuat pernyataan peluang mengenai elemen yang diambil dari populasi tersebut Tidak mengetahui distribusi populasi (μ & σ diketahui), tetapi membuat pernyataan peluang nilai parameter sampel Distribusi peluang suatu statistik: Distribusi sampling rataan Distribusi sampling proporsi Distribusi sampling variansi DISTRIBUSI SAMPLING: RATAAN Rataan Variabel acak: rata-rata sampel X Distribusi sampling rataan X dengan ukuran sample n: Distribusi yang dihasilkan dari eksperimen yang dilakukan berulang-ulang (selalu dengan ukuran sampel n) dan memberikan banyak nilai X Menggambarkan sebaran rata-rata sampel seputar rata-rata populasi μ Jika Populasi berdistribusi normal (μ, σ ), maka Sampel acak yang diambil akan berdistribusi normal sama dengan populasinya. Jika distribusi Populasi tidak diketahui tetapi nilai μ dan σ diketahui, pada kondisi jumlah sample acak besar (n 30), maka distribusi sampling X tetap mendekati normal dengan rata-rata μ dan variansi σ /n. Untuk mengetahui peluang rataan X dari distribusi sampling normal / mendekati normal dapat digunakan: CENTRAL LIMIT THEOREM 1

Rataan CENTRAL LIMIT THEOREM X μ Z = σ/ n n, distribusi normal standar n(z; 0,1) Rataan Diketahui usia produk lampu yang diproduksi oleh perusahaan ABC berdistribusi normal, dengan rata 800 jam dan standard deviasi 40 jam. Hitung peluang 16 sampel yang diambil secara acak akan memiliki rata-rata usia produk kurang dari 775 jam. μ x = 800; σ x = 40 16 = 10 z = 775 800 =.5 10 P X < 775 = P Z <.5 = 0.006 Jika diketahui dua populasi dengan masing-masing rata-rata dan variansi adalah μ 1, σ 1 dan μ, σ. X 1 adalah rata-rata sampel acak populasi pertama dengan ukuran sample n 1, dan X adalah rata-rata sampel acak populasi pertama dengan ukuran sample n. Jika kedua sampel acak tersebut independen, dan syarat pendekatan normal dipenuhi, maka perhitungan perbandingan peluang dua populasi (μ 1 μ ), dapat dihitung dengan: μ X1 X = μ 1 μ dan σ X1 X = σ 1 + σ n 1 Z = X 1 X μ 1 μ σ 1 + σ n 1 n n Dua eksperimen dilakukan secara independen untuk membandingkan waktu kering dua jenis cat. Delapan plat dicat menggunakan cat tipe A, dan waktu kering yang diperlukan adalah 1 jam untuk masing-masing plat. Hal yang sama dilakukan pada cat tipe B. Standard deviasi kedua populasi diketahui sebesat 1 jam. Jika diasumsikan bahwa waktu kering kedua populasi adalah sama, hitung P X A X B > 1, dengan n A = n B = 18 μ = μ XA XB A μ B = 0 dan σ XA XB z = 1 (μa μb) = 1 0 = 3.0 1/9 1/9 = σ A na + σ B P Z > 3.0 = 1 P Z < 3.0 = 1 0.9987 = 0.0013 nb = 1 18 + 1 18 = 1 9 Latihan soal: Jika diketahui informasi mengenai lifetime dua merk tabung telivisi merk A dan B sebagai berikut: Berapakah peluang rata-rata lifetime sampling merk A paling sedikit 1 tahun lebih lama dibanding sampling merk B? DISTRIBUSI SAMPLING: PROPORSI

Proporsi Variabel acak (p): proporsi kejadian sukses (x) dibanding total percobaan n jumlah kerjadian sukses p = = x jumlah percobaan n Jika n(1 π) 5, maka pendekatan dengan distribusi normal dapata dilakukan. π = P = proporsi populasi n = ukuran sampel Berdasarkan hasil sensus diketahui bahwa 85.% penduduk dewasa di Kota Malang berpendidikan minimal SMA. Berapakah peluang tidak lebih dari 80% dari 00 penduduk dewasa kota Malang yang dipilih secara acak berpendidikan minimal SMA? π = P = 0.85; p = 0.8; n = 00 σ p = z = p π Proporsi σp π(1 π) n = 0.85(1 0.85) = 0.051 00 = 0.8 0.85 =.07 0.051 P p 0.8 = P Z.07 = 0.019 Proporsi Dua Populasi Pada distribusi sampling beda dua proporsi berlaku hal-hal sbb: Rata-rata: Std deviasi: Jika n 1 dan n (n 1, n 30) cukup besar, distribusi sampling proporsi akan mendekati distribusi normal, dengan variabel random standar yang rumus Z-nya: Berdasarkan sebuah penelitian, 1% orang yang tidak merokok terkena TBC dan dari populasi orang perokok, 5% orang di antaranya terkena TBC. Jika diambil sampel masing-masing 100 orang dari populasi orang merokok dan populasi orang tidak merokok yang terkena TBC lebih besar dari 5%? P1 = proporsi populasi perokok yang terkena TBC P = proporsi populasi bukan perokok yang terkena TBC = 5% - 1% = 4% Finite Population Jika sampling dilakukan tanpa pergantian dan pada populasi yang finite, maka perhitungan standard deviasi akan berbeda, menjadi: 3

DISTRIBUSI SAMPLING: VARIANSI Variansi Variabel acak: variansi sampel S Distribusi sampling variansi S dengan ukuran sample n: Distribusi yang dihasilkan dari eksperimen yang dilakukan berulang-ulang (selalu dengan ukuran sampel n) dan memberikan banyak nilai S Memberikan informasi sebaran nilai variansi s sebagai inferensi nilai σ S dapat dihitung dengan menggunakan rumus: Variansi Variansi 4

Referensi Walpole, Ronald B., Myers, Raymond H., Myers, Sharon L., Ye, Keying, Probability & Statistics for Engineers and Scientist, 9 th ed, Prentice Hall Int., New Jersey, 01. Weiers, R.M., 011, Introduction to Business Statistics, Cengage Learning, OH, 008. 5