Minggu II Lanjutan Matriks

dokumen-dokumen yang mirip
TRANSFORMASI MATRIKS. Agustina Pradjaningsih, M.Si. Jurusan Matematika FMIPA UNEJ

Pertemuan 2 Matriks, part 2

ALJABAR LINIER MAYDA WARUNI K, ST, MT ALJABAR LINIER (I)

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN

Matriks adalah susunan segi empat siku-siku dari objek yang diatur berdasarkan baris (row) dan kolom (column). Objek-objek dalam susunan tersebut

Operasi Pada Matriks a. Penjumlahan pada Matriks ( berlaku untuk matriks matriks yang berukuran sama ). Jika A = a ij. maka matriks A = ( a ij)

ALJABAR LINEAR BASIS RUANG BARIS DAN BASIS RUANG KOLOM SEBUAH MATRIKS. Dosen Pengampu: DARMADI, S.Si, M.Pd. Oleh: Kelompok III

LEMBAR AKTIVITAS SISWA MATRIKS (WAJIB)

SISTEM PERSAMAAN LINEAR

BAB II LANDASAN TEORI. yang biasanya dinyatakan dalam bentuk sebagai berikut: =

MATRIKS. Matriks adalah himpunan skalar (bilangan riil/kompleks) yang disusun secara empat persegi panjang (menurut baris dan kolom)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH : ALJABAR LINIER JURUSAN : TEKNIK KOMPUTER JUMLAH SKS : Definisi, Notasi, dan Operasi Vektor 2.

Matriks Jawab:

PAM 252 Metode Numerik Bab 3 Sistem Persamaan Linier

LEMBAR AKTIVITAS SISWA MATRIKS

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

Tujuan. Mhs dapat mendemonstrasikan operasi matriks: penjumlahan, perkalian, dsb. serta menentukan matriks inverse

BAB I MATRIKS DEFINISI : NOTASI MATRIKS :

Pertemuan 2 & 3 DEKOMPOSISI SPEKTRAL DAN DEKOMPOSISI NILAI SINGULAR

6 Sistem Persamaan Linear

MATRIKS SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH MATEMATIKA TEKNIK 1

Lampiran 1 Pembuktian Teorema 2.3

Aljabar Linear. & Matriks. Evangs Mailoa. Pert. 5

Pertemuan 6 Transformasi Linier

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH : ALJABAR LINIER KODE / SKS : IT / 2 SKS

Aljabar Linier Elementer. Kuliah 27

Transformasi Linier. Transformasi linier memiliki beberapa fungsi yang perlu dipelajari. Fungsi-fungsi tersebut antara lain :

S I L A B U S. Kode Mata Kuliah : SKS : 3. Dosen Pembimbing : M. Soenarto

2. MATRIKS. 1. Pengertian Matriks. 2. Operasi-operasi pada Matriks

1.1. Definisi, Notasi, dan Operasi Vektor 1.2. Susunan Koordinat Ruang R n 1.3. Vektor di dalam R n 1.4. Persamaan garis lurus dan bidang rata

KS KALKULUS DAN ALJABAR LINEAR Ruang Baris Ruang Kolom Ruang Nol TIM KALIN

MODUL IV SISTEM PERSAMAAN LINEAR

SATUAN ACARA PERKULIAHAN UNIVERSITAS GUNADARMA

Program Studi Teknik Mesin S1

MUH1G3/ MATRIKS DAN RUANG VEKTOR

Kumpulan Soal,,,,,!!!

03-Pemecahan Persamaan Linier (2)

Sebelum pembahasan tentang invers matriks lebih lanjut, kita bahas dahulu beberapa pengertian-pengertian berikut ini.

Matematika Teknik INVERS MATRIKS

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2. DETERMINAN MATRIKS

6- Operasi Matriks. MEKANIKA REKAYASA III MK Unnar-Dody Brahmantyo 1

Contoh. C. Determinan dan Invers Matriks. C. 1. Determinan

MATERI 8 MATRIKS. Contoh vektor kolom : Pengoperasian matriks dan vektor. Penjumlahan dan pengurangan matriks

Buku 1: RPKPS (Rencana Program dan Kegiatan Pembelajaran Semester) ALJABAR LINEAR ELEMENTER

Aljabar Linier Elementer. Kuliah 7

MODUL E LEARNING SEKSI -1 MATA KULIAH : ALJABAR LINIER KODE MATA KULIAH : ESA 151 : 5099 : DRA ENDANG SUMARTINAH,MA

II. TINJAUAN PUSTAKA. Suatu matriks didefinisikan dengan huruf kapital yang dicetak tebal, misalnya A,

Aljabar Linear Elementer

MATEMATIKA INFORMATIKA 2 TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS GUNADARMA FENI ANDRIANI

8 MATRIKS DAN DETERMINAN

Definisi : det(a) Permutasi himpunan integer {1, 2, 3,, n}:

BAB II DETERMINAN DAN INVERS MATRIKS

BAB V DIAGONALISASI DAN DEKOMPOSISI MATRIKS. Sub bab ini membahas tentang faktorisasi matriks A berorde nxn ke dalam hasil

TEKNIK INFORMATIKA FENI ANDRIANI

BAB 4 : SISTEM PERSAMAAN LINIER

KAJIAN METODE KONDENSASI CHIO PADA DETERMINAN MATRIKS

MODUL ALJABAR LINEAR 1 Disusun oleh, ASTRI FITRIA NUR ANI

Rivised Simpleks Method (metode simpleks yang diperbaiki)

PROGRAM MAGISTER TEKNIK SIPIL UNLAM

DIKTAT PERKULIAHAN. EDISI 1 Aljabar Linear dan Matriks

Solusi Persamaan Linier Simultan

LEMBAR AKTIVITAS SISWA MATRIKS

uiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasd fghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzx wertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyui opasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfg

Determinan. Untuk menghitung determinan ordo n terlebih dahulu diberikan cara menghitung determinan ordo 2

Pertemuan Ke 2 SISTEM PERSAMAAN LINEAR (SPL) By SUTOYO,ST.,MT

Bab 4 RUANG VEKTOR. 4.1 Ruang Vektor

Aljabar Linear Elementer MUG1E3 3 SKS

Matriks. Baris ke 2 Baris ke 3

BAB II LANDASAN TEORI

BAB 5 RUANG VEKTOR A. PENDAHULUAN

Program Studi Sistem Informasi

8.3 Inverse Linear Transformations

II. TINJAUAN PUSTAKA. nyata (fenomena-fenomena alam) ke dalam bagian-bagian matematika yang. disebut dunia matematika (mathematical world).

Prof.Dr. Budi Murtiyasa Muhammadiyah University of Surakarta

Ruang Vektor. Adri Priadana. ilkomadri.com

Matriks. Modul 1 PENDAHULUAN

Part III DETERMINAN. Oleh: Yeni Susanti

3 Langkah Determinan Matriks 3x3 Metode OBE

BAB II LANDASAN TEORI

MENENTUKAN INVERS MOORE PENROSE DARI MATRIKS KOMPLEKS

Trihastuti Agustinah

Aljabar Linier Sistem koordinat, dimensi ruang vektor dan rank

Analisa Numerik. Matriks dan Komputasi

BAB II SISTEM PERSAMAAN LINEAR. Sistem persamaan linear ditemukan hampir di semua cabang ilmu

MUH1G3/ MATRIKS DAN RUANG VEKTOR

MATRIKS A = ; B = ; C = ; D = ( 5 )

ALJABAR LINIER DAN MATRIKS

02-Pemecahan Persamaan Linier (1)

PROGRAM STUDI TEKNIK KOMPUTER

MENENTUKAN INVERS SUATU MATRIKS DENGAN MENGGUNAKAN METODE AUGMENTASI DAN REDUKSI ABSTRACT

Chapter 5 GENERAL VECTOR SPACE Row Space, Column Space, Nullspace 5.6. Rank & Nullity

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN PROGRAM STUDI : S1 SISTEM KOMPUTER Semester : 2

Ruang Baris, Ruang Kolom, dan Ruang Null (Kernel)

BAB II DASAR DASAR TEORI

MODUL V EIGENVALUE DAN EIGENVEKTOR

TINJAUAN PUSTAKA Analisis Biplot Biasa

Operasi Baris Elementer (OBE) dan Eliminasi Gauss-Jordan (EGJ)

Matriks biasanya dituliskan menggunakan kurung dan terdiri dari baris dan kolom: A =

Transkripsi:

Minggu II Lanjutan Matriks Pokok Bahasan Sub Pokok Bahasan Tujuan Instruksional Umum Tujuan Instruksional Khusus Jumlah Pertemuan : Matriks : A. Transformasi Elementer. Transformasi Elementer pada baris dan kolom. Matriks Ekivalen. Rank Matriks : Agar mahasiswa dapat memahami apa yang dimaksud dengan inverse matriks. : Agar mahasiswa mampu menjelaskan dan dapat menyelesaikan masalah yang terkait dengan : A. Transformasi Elementer. Transformasi Elementer pada baris dan kolom. Matriks Ekivalen. Rank Matriks : (satu)

Minggu II Lanjutan Matriks A. Transformasi Elementer. Transformasi Elementer pada Baris dan Kolom Matriks Terhadap elemen-elemen suatu matriks dapat dilakukan transformasi atau penukaran atau perpindahan menurut baris dan kolom matriks. Kaidah-kaidah transformasi elementer : i. Apabila ada matriks A = (a ij ), maka transformasi elemenelemen pada baris ke-i dengan baris ke-j ditulis H ij (A), yang merupakan penukaran semua elemen baris ke-i dengan baris ke-j atau baris ke-i dijadikan baris ke-j dan baris ke-j dijadikan baris ke-i. A maka H (A) = dan H (A) = ii. Transformasi elemen-elemen pada kolom ke-i dengan kolom ke-j, ditulis K ij (A), adalah penukaran semua elemen kolom ke-i dengan kolom ke-j atau kolom ke-i dijadikan kolom ke-j.

A K (A) =, K (A) = iii. Mengalikan baris ke-i dengan ( ), ditulis H i ( ) (A) dan mengalikan kolom ke-i dengan ditulis K i ( ) (A).. A =, maka H (-) (A) = dan H (/) (A) =. Sedangkan K () (A) = 8, dan K (-) (A) = iv. Menambah baris ke-i dengan kali baris ke-j, ditulis H ij ( ) (A). Hi + Hj

A =, maka H () (A) = dan 6 H (-) (A) = v. Menambah kolom ke-i dengan kali kolom ke-j ditulis K ij ( ) (A). 7 A =, maka K (-) (A) = dan 7 K () (A) = 6 vi. Bila diketahui B adalah matriks transformasi elementer dari A maka matriks A dicari dengan mengambil invers dari matriks B. B = H () (A) =, maka A = = H ()- (B) = H (-) (B) = H H

. Matriks Ekivalen Dua matriks A dan B disebut ekivalen, ditulis A B, jika B diperoleh dari A dengan melakukan transformasi elementer, dan sebaliknya A diperoleh dari B dengan melakukan invers transformasi elementer. A = dan B =, adalah ekivalen sebab B = H (A). Rank Matriks Rank baris dari matriks A adalah dimensi dari ruang baris matriks A. Rank kolom dari matriks A adalah dimensi dari ruang kolom matriks A. Bila rank baris = rank kolom maka rank matriks A yaitu r (A) adalah harga atau nilai dari rank baris/ rank kolom matriks A tersebut. Dengan kata lain rank dari matriks menyatakan jumlah maksimum vektor-vektor baris/kolom yang bebas linear. Untuk mencari rank matriks dapat dilakukan dengan transformasi elementer, yaitu dengan cara sebanyak mungkin mengubah baris kolom menjadi vektor nol. Tentukan rank dari matriks A =, Lakukanlah tranformasi elementer baris:

H (-) =, H (-) = H (-) = Baris ke adalah vector nol ; rank (A) = Petunjuk menentukan rank matriks : i. Bila matriks hanya mempunyai dua baris, maka cukup diperiksa apakah elemen-elemen pada baris ke- dan baris ke- saling berkelipatan. Jika A =, baris - dan baris- tidak berkelipatan. Rank (A) = Jika A =, baris- dan baris- berkelipatan, rank (A) = ii. Secara umum :. Pilih baris / kolom yang bukan vektor nol, dan pilih elemen pada baris/kolom tersebut yang tidak sama 6

dengan nol sebagai elemen pivot. Pada contoh transformasi baris a = ( ), kemudian pilih baris yang mengandung elemen atau sebagai elemen pivot.. Jadikan nol semua elemen yang sekolom dengan elemen pivot melalui transformasi baris oleh elemen pivot tersebut. Pada contoh diatas a, a dan a dijadikan nol.. Selanjutnya tidak perlu lagi memeperhatikan baris pivot diatas. Perhatikan baris-baris yang tinggal. Pada contoh diatas adalah baris. Kerjakan langkah () terhadap mereka. Pada contoh diatas pilih baris dengan elemen pivot a =. Seterusnya kembali lagi pada langkah a dan b.. Proses ini akan berakhir bila langkah a tidak dapat dikerjakan lagi, yaitu bila telah menjadi baris nol. 7