BAB III PERANCANGAN PROSES

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB III PERANCANGAN PROSES"

Transkripsi

1 BAB III PERANCANGAN PROSES 3.1. URAIAN PROSES Pabrik asetanilida ini di produksi dengan kapasitas ton/tahun dari bahan baku anilin dan asam asetat yang akan beroperasi selama 24 jam perhari dalam 330 hari selama setahun. Secara garis besar pabrik ini terdiri dari proses reaksi, pemisahan dan kristalisasi, pemurnian dan penyimpanan Tahap Persiapan Bahan Baku Proses pembuatan asetanilida dengan mereaksikan asam asetat dan anilin. Tahap pertama bahan baku anilin dan asam asetat dengan fasa cair di simpan dalam tangki (T-01) dan (T-02). Bahan baku tersebut keluar dari tangki dengan suhu 30 o C dan tekanan 1 atm, sebelum masuk ke dalam reaktor R-01 masingmasing bahan baku dialirkan melalui pompa sentrifugal (P-03) dan (P-04) untuk dinaikkan tekanannya sampai 2,5 atm dan dipanaskan pada heater (E-01) dan (E- 02) hingga suhu mencapai 150 o C Tahap Reaksi Bahan baku yang tekananya sudah dinaikan serta dipanaskan sesuai dengan kondisi operasinya di umpankan ke reaktor. Reaksi berlangsung secara isothermal pada suhu 150 ºC dan tekanan 2,5 atm (untuk mempertahankan fase cair) dan dijalankan di dalam dua buah Reaktor Tangki Berpengaduk (R-01) dan (R-02) yang dipasang seri selama 9,54 jam. Temperatur dalam reaktor dijaga konstan dengan menggunakan jaket pendingin. Fungsi pengaduk disini adalah untuk 15

2 16 mencampurkan semua bahan baku yang masuk sehingga semua tercampur dengan sempurna. Sedangakan, jaket pendingin disini berfungsi sebagai penyerap panas, dan juga penstabil suhu pada reaktor karena reaksi antara asam asetat dan anilin merupakan reaksi eksotermis Tahap Pemisahan dan Kristalisasi Hasil keluaran dari reaktor R-02 berupa asetanilida, anilin, asam asetat dan air diumpankan ke evaporator (EV-01) untuk mendapatkan konsentrasi asetanilida yang lebih baik dengan cara menguapkan reaktan yang tersisa (anilin dan asam asetat) juga mengurangi kandungan air pada asetanilida. Kondisi operasi pada evaporator (EV-01) adalah suhu 225 o C seta tekanan 2,5 atm yang disesuaikan dengan kondisi bahan baku dan air, agar dapat menguap tanpa mempengaruhi produk asetanilida. Setelah melalui proses evaporasi pada evaporator (EV-01) hasil proses tersebut yang berupa, asetanilida, anilin, asam asetat serta air dialirkan ke expansion valve (EXV-01) untuk menurunkan tekanan menjadi 1 atm dan selanjutnya diumpankan ke crystallizer (CR-01) untuk mengkristalkan asetanilda. Pembentukan butir-butir kristal asetanilida terjadi pada temperatur 60 o C yang merupakan temperatur terendah untuk pembentukan kristal asetanilida berdasarkan sistem kelarutannya. Untuk menjaga temperatur selama proses kristalisasi, maka digunakan jaket pendingin pada alat crystallizer. Keluaran kristalizer akan membentuk slurry yang merupakan kombinasi antara kristal asetanilida yang terbentuk dengan kandungan larutan yang tersisa (mother liquor). Selanjutnya asetanilida diumpakan ke centrifuge (CF-01). Pada centrifuge (CF-

3 17 01), terjadi proses pemisahan mother liquor yang merupakan sisa larutan pasca proses kristalisasi dari kristal asetanilida. Mother liquor yang terpisah di pompa menuju Unit Pengolahan Limbah (UPL) Tahap Pemurnian dan Penyimpanan. Sementara hasil pembentukan kristal asetanilida yang keluar dari centrifuge kemudian diangkut menggunakan screw conveyor (SC-01) menuju Rotary dryer (RD-01). Pada rotary dryer (RD-01), kristal asetanilida dikeringkan menggunakan media panas steam dengan temperatur masuk 250 o C. Kristal asetanilida yang telah dihilangkan kandungan air selanjutnya kristal asetanilida dialirkan menuju blow box (B-01) untuk menurunkan panas produk dengan cara mengalirkan udara pendingin hingga panas produk menurun menjadi 30 o C. Kristal asetanilida kering, kemudian diangkut dengan mengunakan belt conveyor (BC-01) menuju ball mill (BM-01) dan screener (SC-01) agar ukuran kristal sesudai dengan spesifikasi produk pasaran. Setalah melewati screener (SC-01) produk diangkut bucket elevator (BE-01) menuju silo penyimpanan produk sebelum di ekspor ke pasar.

4 18 SPESIFIKASI ALAT/MESIN PRODUK Tangki Penyimpanan Bahan Anilin (T-01/02) Fungsi : Menyimpan bahan baku anilin sebanyak 2450 kg/jam selama 7 hari. : Tangki silinder tegak dengan flat bottomed dan conical dished head. Fasa Kondisi Operasi : Cair : 1 unit : Tekanan = 1 atm, Suhu = 30 o C Kapasitas = 480,1407 m 3 Bahan = Carbon Steel SA 285 Grade C Diameter = 9,1440 m, Tinggi= 7,3152 m Tinggi Head = 1,6641 m Tebal shell = 0,3125 in = 0,0079 m Tebal head = 0,3125 in = 0,0079 m Harga : $ , Tangki Penyimpanan Bahan Asam Asetat (T-02) Fungsi : Menyimpan bahan baku anilin sebanyak 1591,7075 kg/jam selama 7 hari. : Tangki silinder tegak dengan flat bottomed dan conical dished head.

5 19 Fasa : Cair : 1 unit Kondisi Operasi : Tekanan = 1 atm, Suhu = 30 o C Kapasitas = 333,8727 m 3 Bahan = Stainless steel SA 283 Grade C Diameter = 7,6200 m, Tinggi = 7,3152 m Tinggi Head = 1,3867 m Tebal shell = 0,2500 in = 0,0064 m Tebal head = 0,2500 in = 0,0064 m Harga : $ , Silo Fungsi : Menyimpan produk Asetanilida sebanyak 3472,2222 kg.jam untuk produksi selama 7 hari. Fasa Kondisi Operasi : Tangki Clyndrical vessel dengan dasar conical : Padat kristal : 1 unit : Tekanan = 1 atm, Suhu = 30 o C Kapasitas = 626,7312 m 3 Bahan = Carbon Steel SA 285 Grade C Diameter = 7,6424 m, Tinggi = 12,4662 m

6 20 Tebal Tangki Silinder = 0,2500 in = 0,006 m Tebal Kerucut = 0,2500 in = 0,006 m Tinggi kerucut = 0,9796 m Harga : US $ , Reaktor (R-01) Fungsi : Tempat terjadinya reaksi antara anilin dan asam asetat menjadi asetanilida sebanyak 5246,2998 kg/jam Fasa Kondisi Operasi : Continous Stirred Tank Reactor (CSTR) : Cair : 1 unit : Isothermal, Tekanan = 2,5 atm, Suhu = 150 o C Kapasitas = 58,2767 m 3 Bahan Konstruksi Diameter = Stainless steel SA 283 Grade C = 3,8179 m, Tinggi = 5,0905 m Tebal Shell = 0,375 in = 0,0095 m Tebal Head = 0,375 in = 0,0095 m Tinggi head = 25,0517 in = 0,6363 m pengaduk Kecepatan pengaduk Diameter Impeller Daya motor desain = Flat Six-Blade Turbin = 1,5 rps = 1,2726 m = 16,4907 Hp

7 21 Daya motor aktual = 20,6134 Hp Jaket Pendingin Diameter Tinggi Tebal = 4,0911 m = 4,4542 m = 0,8466 in =0,0215m Harga : US $ , Reaktor (R-02) Fungsi : Tempat terjadinya reaksi antara anilin dan asam asetat menjadi asetanilida sebanyak 5246,2998 kg/jam Fasa Kondisi Operasi : Continous Stirred Tank Reactor (CSTR) : Cair : 1 unit : Isothermal, Tekanan = 2,5 atm, Suhu = 150 o C Kapasitas = 58,2767 m 3 Bahan Konstruksi Diameter = Stainless steel SA 283 Grade C = 3,8179 m, Tinggi = 5,0905 m Tebal Shell = 0,375 in = 0,0095 m Tebal Head = 0,375 in = 0,0095 m Tinggi head = 25,0517 in = 0,6363 m pengaduk Kecepatan pengaduk = Flat Six-Blade Turbin = 1,5 rps

8 22 Diameter Impeller Daya motor desain Daya motor aktual = 1,2726 m = 16,4907 Hp = 20,6134 Hp Jaket Pendingin Diameter Tinggi Tebal = 4,0911 m = 4,4542 m = 0,8466 in =0,0215m Harga : US $ , Evaporator (EV-01) Fungsi : Memekatkan larutan hasil keluar reaktor sebanyak 4246,2998 kg/jam pada suhu 225 o C dengan mengurangi kandungan anilin dan asam asetat dalam larutan asetanilida Fasa : Vertikal tube evaporator : Cair : 1 unit Kondisi Operasi : Tekanan = 2,5 atm Suhu = 225 o C Kapasitas = 5,5647 m 3 Diameter luar tube (OD) tube tube = 1 in =18 BWG = 68 tube dengan ID shell 13 ¼ in.

9 23 Pitch (PT) Panjang tube (L) Tebal shell = 1 1/4 in triangular pitch = 12 ft = 3,6576 m = 0,25 in Harga : $ , Crystalizer (CR-01) Fungsi Fase : Tempat terbentuknya kristal asetanilida. : Continous Stired Tank Crystallizer (CSTC) : Solid : 1 unit Kondisi Operasi : Tekanan = 1 atm Suhu = 60 o C Kapasitas = 6,8831 m 3 Waktu tinggal Diameter Tebal Shell Tebal Head Tinggi Head Kecepatan pengaduk Diameter Impeller Daya motor desain Daya motor aktual = 1.5 jam = 2,1336 m, Tinggi = 2,1336 m = 0,3125 in = 0,4294 in = 16,7275 in = 0,4249 m = 1,7461 rps = 0,7112 m = 5,2631 Hp = 6,1919 Hp Jaket Pendingin

10 24 Diameter Tinggi Tebal = 2,4029 m = 1,5240 m = 0,1754 in = 0,0044 m Harga : $ , Centrifuge (CF-01) Fungsi : Tempat pemisahan kristal asetanilida dari mother Liqournya sebanyak 4041,8275 kg/jam. Fasa : Helical Conveyor ( Solid Bowl) : Padat-Cair : 1 unit Kondisi Operasi : Tekanan = 1 atm Suhu = 60 o C Kapasitas padatan Bahan Diameter bowl Kecepatan bowl Panjang bowl Daya motor Daya motor aktual = 3408,1553 kg/jam = Carbon Steel SA-285 Grade C = 24 in = 3000 RPM = 72 in = 0,0296 Hp = 0,0266 Hp Harga : US ,78

11 Rotary Dryer ( D-01) Fungsi : Mengurangi kadar air didalam asetanilida dengan cara pengeringan pada suhu 100 o C Fasa : Steam Tube Dryer : Padat : 1 unit Kondisi Operasi : Tekanan = 1 atm, Suhu = 60 o C Volume = 5,9639 m 3 Diameter drier Panjang drier = 0,965 m = m Volume drier = m 3 Kecepatan putar Waktu tinggal Daya motor Tube steam OD = 6 rpm = 0,09 jam = 5,4 menit = 2,2 Hp = 114 mm tube steam = 14 Bahan : Carbon Steel SA-285 Grade C Harga : US $ ,84

12 Heater ( E-01) Tugas : Memanaskan bahan baku anilin menuju reaktor dari suhu 30 o C ke 150 o C : Double Pipe Heat Exchanger : 1 unit Medium pemanas Beban panas Laju steam = Saturated Steam 250 o C = ,9 kj/jam = 337,1423 kg/jam Luas perpindahan panas = 34,8000 ft 2 Dimensi Heater : Inner Diameter luar = 1,66 in = 0,042 m Diameter dalam = 1,38 in = 0,035 m Pressure drop = 0,2142 psia Annulus Diameter luar = 2,38 in = 0,060 m Diameter dalam = 2,067 in = 0,052 m Pressure drop = 0,6650 psia Koefisien transfer panas bersih (Uc)= 91,7941 Btu/jam ft 2. o F Koefisien transfer pana kotor (Ud) = 57,4740 Btu/jam.ft 2. o F Faktor kotor total (Rd) = jamft 2 0 F/Btu Bahan : Carbon steel SA 285 grade C

13 27 Harga : $ 3.079, Heater ( HE-02) Tugas : Memanaskan umpan bahan baku asam asetat menuju reaktor dari suhu 30 o C ke 150 o C : Double Pipe Heat Exchanger : 1 unit Medium pemanas Beban panas Laju steam = Saturated steam 250 o C = ,5148 kj/jam = 192,5547 kg/jam Luas perpindahan panas = 34,800 ft 2 Dimensi Heater : Inner Diameter luar = 1,66 in = 0,042 m Diameter dalam = 1,38 in = 0,035 m Pressure drop = 0,1742 psia Annulus Diameter luar = 2,38 in = 0,035 m Diameter dalam = 2,067 in = 0,052 m Pressure drop = 0,2371 psia Koefisien transfer panas bersih (Uc)= 97,1155 Btu/jam.ft 2. o F Koefisien transfer pana kotor (Ud) = 50 Btu/jam.ft 2. o F

14 28 Faktor kotor total (Rd) = jam ft 2 0 F/Btu Bahan : Carbon steel SA 285 grade C Harga : $ 2.248, Condenser ( CD-01) Tugas : Mencairkan uap hasil atas EVP-01 sebelum disimpan di tangki penyimpanan dari suhu 225 o C menjadi 150 o C Bahan konstruksi : Carbon steel SA 283 Grade C Dimensi condensor : - Shell ID = 8 in - Tube Pitch = 1 in triangular pitch Baffle = 5 in OD ID = 3/4 in = 0,652 in BWG = 18 L Nt = 20 ft = 24 buah Luas transfer panas : 119,3045 ft 2

15 29 Harga : $27.929, Pompa ( P-01) Tugas :Memompa Umpan Segar anilin dari Tank Truck ke T-01 pada setiap periode selama 7 hari. : Single stage centrifugal pump, mixed flow : 2 unit Kecepatan volumetrik Head Putaran standar = 4729,2496 L/jam = 1,0718 m = 3500 rpm Putaran spesifik = 6219,5286 Daya motor desain Daya motor aktual = 0,0822 Hp = 0,08 Hp Harga : US $ 4.199, Pompa ( P-02) Tugas :Memompa Umpan Segar Asam Asetat dari Tank Truck ke T-02 pada setiap periode selama 7 hari. : Single stage centrifugal pump, radial flow : 2 unit Kecepatan volumetrik = 1379,8386 L/jam

16 30 Head Putaran standar = 1,0393 m = 3500 rpm Putaran spesifik = 3438,1047 Daya motor desain Daya motor aktual = 0,0544 Hp = 0.08 Hp Harga : US $ 4.759, Pompa ( P-03) Tugas :Memompa Umpan Segar Anilin dari Tangki penyimpanan bahan baku menuju heater. : Single stage centrifugal pump, mixed flow : 2 unit Kapasitas Head Putaran standar = 3941,0413 L/jam = 1,0643 m = 3500 rpm Putaran spesifik = 5707,7784 Daya motor desain Daya motor aktual = 0,0680 Hp = 0,08 Hp Harga : US $ 4.759,12

17 Pompa (P-04) Tugas :Memompa Umpan Segar Asam Asetat dari Tangki penyimpanan bahan baku menuju heater. : Single stage centrifugal pump, radial flow : 2 unit Kecepatan volumetrik Head Putaran standar = 1149,8655 L/jam = 1,0343 m = 3500 rpm Putaran spesifik = 3149,8607 Daya motor desain Daya motor aktual = 0,0451 Hp = 0,08 Hp Harga : US $ 5.598, Pompa (P-05) Tugas :Memompa larutan asetanilida dari reaktor 1 menuju reaktor 2. : Single stage centrifugal pump, axial flow : 2 unit Kecepatan volumetrik Head Putaran standar = ,7315 L/jam = 1,0442 m = 3500 rpm Putaran spesifik = 9739,4103

18 32 Daya motor desain Daya motor aktual = 0,1001 Hp = 0.13 Hp Harga : US $ 5.598, Pompa (P-06) Tugas : Memompa larutan dari reaktor 2 menuju evaporator. : Single stage centrifugal pump, mixed flow : 2 unit Kapasitas Head Putaran standar = 8925,0804 L/jam = 1,0285 m = 3500 rpm Putaran spesifik = 8812,4564 Daya motor desain Daya motor aktual = 0,0986 Hp = 0.13 HP Harga : US $ 7.278, Pompa (P-07) Tugas : Memompa larutan dari centrifuge menuju UPL. : Single stage centrifugal pump, radial flow : 2 unit Kapasitas = 443,9860 L/jam

19 33 Head Putaran standar = 1,0042 m = 3500 rpm Putaran spesifik = 2001,1858 Daya motor desain Daya motor aktual = 0,0097 Hp = 0.05 HP Harga : US $ 7.278, Screw Conveyor (SC-01) Tugas : Mengangkut asetanilda dari centrifuge menuju rotary Dryer : Horizontal Screw Conveyor : 2 unit Kondisi Operasi : Tekanan = 1 atm Suhu = 60 o C Kapasitas Bahan Daya motor = 3724,9321 kg/jam = Carbon steel SA 285 grade C = 1 Hp Putaran spesifik = 6,8633 rpm Putaran standar = 16 rpm Harga : US $ 9.098,20

20 Belt Conveyor (BC-01) Tugas : Mengangkut kristal asetanilida dari rotary dryer menuju ball mill Kondisi Operasi : Close Belt Conveyor : 2 unit : Tekanan = 1 atm, Suhu = 30 o C Kapasitas Bahan Lebar belt Panjang belt Daya motor Kecepatan belt = 3472,2222 kg/jam = Carbon steel SA grade C = 14 in = 1,828 m = 3 Hp = 100 ft/mnt Harga : US $ , Bucket Elevator (BE-01) Tugas Kondisi Operasi : Mengangkut Asetanilida dari Screener menuju Silo : Centrifugal discharge buckets : 2 unit : Tekanan =1 atm,suhu =30 o C Kapasitas Bahan = 3472,2222 kg/jam = Carbon steel SA grade C

21 35 Jarak bucket = 12 in Tinggi elevator = 25 ft Daya motor Kecepatan = 1 Hp = 43 rpm Harga : US $ , Ball mill (BM-01) Tugas : Menghancurkan partikel produk keluar rotary dryer sesuai produk pasaran. Kondisi Operasi : Dry Ball Mill : 1 buah : Tekanan = 1 atm Suhu = 30 o C Kapasitas Bahan = 3472,2222 kg/jam = Carbon steel Model = Φ Kecepatan = 38 rpm Material in size = 20 mm Material out size = 0,075-0,89 mm Power Ball weight = 29,502 HP = 4,6 t Harga : US $ 6.958,82

22 Screener (S-01) Tugas : Mengayak produk hasil dari Ball mill sesuai dengan pasaran yang diinginkan Kondisi Operasi : Horizontal Centrifuge Screener : 2 unit : Tekanan =1 atm, Suhu =30 o C Model : MQXS 120*120 Power : 6.6 kw Hp Screen mesh : 100 Mesh Harga : US $ 9.501, Expansion Valve ( EXV-01) Tugas Jeni :Menurunkan tekanan larutan dari evaporator :Globe valve Ukuran pipa : ID = 1,049 in Sch N = 40 NPS = 1 in Bahan :Carbon steel SA 285 grade C Harga : $ 16,80

23 Blower Tugas : Mengalirkan udara pendingin ke blow box : Centrifugal Blower : 2 unit Kondisi Operasi : Tekanan = 1 atm Suhu = 30 o C Daya motor desain Daya motor aktual = 0,594 Hp = 0,75 Hp Bahan Konstruksi : Carbon steel SA 285 grade C Harga : $ Blow Box Tugas : Untuk menurunkan temperatur padatan asetanilida dari 100 o C menjadi 30 o C dengan mengontakanya dengan udara pendingin yang berasal dari blower. : Box vertical dengan tutup datar bagian atas : 1 unit Kondisi Operasi : Tekanan = 1 atm Suhu = 30 o C Kapasitas = 7,6413 m 3 Tinggi Panjang Lebar = 1,8429 m = 2,7643 m = 2,7643 m

24 38 Bahan konstruksi : Carbon steel SA 285 grade C Harga : $ PERENCANAAN PRODUKSI Kapasitas Perancangan Pemilihan kapasitas perancangan didasarkan pada kebutuhan asetanilida di Indonesia, tersedianya bahan baku serta ketentuan kapasitas minimal. Kebutuhan Asetanilida dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Hal ini menunjukkan pesatnya perkembangan industri kimia di Indonesia. Diperkirakan kebutuhan asetanilida akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang, sejalan dengan berkembangnya industri - industri yang menggunakan Asetanilida sebagai bahan baku dan bahan tambahan. Dan juga dengan melihat kapasitas pabrik pabrik asetanilida yang telah berdiri. Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka ditetapkan kapasitas pabrik yang akan didirikan adalah ton/ tahun. Untuk menentukan kapasitas produksi ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, yaitu : 1. Proyeksi kebutuhan dalam negeri Berdasarkan data statistik yang diterbitkan oleh BPS dalam Statistik Perdagangan Indonesia tentang kebutuhan asetanilida di Indonesia dari tahun ke tahun cenderung meningkat. Dengan kapasitas tersebut diharapkan : a. Dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri.

25 39 b. Dapat menghemat devisa negara yang cukup besar karena laju import asetanilida dapat ditekan seminimal mungkin. 2. Ketersediaan bahan baku Kontinuitas ketersediaan bahan baku dalam pembuatan asetanilida adalah penting dan mutlak yang harus diperhatikan pada penentuan kapasitas produksi suatu pabrik. Diharapkan kebutuhan bahan baku asam asetat dapat diperoleh dari PT. Acidatama, Karanganyar Jawa Tengah dengan kapasitas produksi ton/tahun, sedangkan Anilin import dari Cina Perencanaan Bahan Baku dan Alat Proses Dalam menyusun rencana produksi secara garis besar ada dua hal yang perlu diperhatikan, yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Faktor eksternal adalah faktor yang menyangkut kemampuan pasar terhadap jumlah produk yang dihasilkan, sedangkan faktor internal adalah kemampuan pabrik. 1. Kemampuan Pasar Dapat dibagi menjadi 2 kemungkinan, yaitu : a. Kemampuan pasar lebih besar dibandingkan kemampuan pabrik, maka rencana produksi disusun secara maksimal. b. Kemampuan pasar lebih kecil dibandingkan kemampuan pabrik. Oleh karena itu perlu dicari alternatif untuk menyusun rencana produksi, misalnya : 1) Rencana produksi sesuai dengan kemampuan pasar atau produksi diturunkan sesuai kemampuan pasar dengan mempertimbangkan untung dan rugi.

26 40 2) Rencana produksi tetap dengan mempertimbangkan bahwa kelebihan produksi disimpan dan dipasarkan tahun berikutnya. 3) Mencari daerah pemasaran. 2. Kemampuan Pabrik Pada umunya pabrik ditentukan oleh beberapa faktor, antara lain : a. Material ( bahan baku ) Dengan pemakaian material yang memenuhi kualitas dan kuantitas maka akan tercapai target produksi yang diinginkan. b. Manusia ( tenaga kerja ) Kurang terampilnya tenaga kerja akan menimbulkan kerugian pabrik, untuk itu perlu dilakukan pelatihan atau training pada karyawan agar keterampilannya meningkat. c. Mesin ( peralatan ) Ada dua hal yang mempengaruhi keandalan dan kemampuan mesin, yaitu jam kerja mesin efektif dan kemampuan mesin. Jam kerja efektif adalah kemampuan suatu alat untuk beroperasi pada kapasitas yang diinginkan pada periode tertentu. Kemampuan mesin adalah kemampuan suatu alat dalam proses produksi.

BAB III PERANCANGAN PROSES

BAB III PERANCANGAN PROSES BAB III PERANCANGAN PROSES 3.1. Uraian Proses Pabrik Fosgen ini diproduksi dengan kapasitas 30.000 ton/tahun dari bahan baku karbon monoksida dan klorin yang akan beroperasi selama 24 jam perhari dalam

Lebih terperinci

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES digilib.uns.ac.id BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES 3.1. Spesifikasi Alat Utama 3.1.1 Mixer (NH 4 ) 2 SO 4 Kode : (M-01) : Tempat mencampurkan Ammonium Sulfate dengan air : Silinder vertical dengan head

Lebih terperinci

Prarancangan Pabrik Polistirena dengan Proses Polimerisasi Suspensi Kapasitas Ton/Tahun BAB III SPESIFIKASI ALAT

Prarancangan Pabrik Polistirena dengan Proses Polimerisasi Suspensi Kapasitas Ton/Tahun BAB III SPESIFIKASI ALAT BAB III SPESIFIKASI ALAT 1. Tangki Penyimpanan Spesifikasi Tangki Stirena Tangki Air Tangki Asam Klorida Kode T-01 T-02 T-03 Menyimpan Menyimpan air Menyimpan bahan baku stirena monomer proses untuk 15

Lebih terperinci

BAB V SPESIFIKASI ALAT PROSES

BAB V SPESIFIKASI ALAT PROSES BAB V SPESIFIKASI ALAT PROSES A. Peralatan Proses 1. Reaktor ( R-201 ) : Mereaksikan 8964,13 kg/jam Asam adipat dengan 10446,49 kg/jam Amoniak menjadi 6303,2584 kg/jam Adiponitril. : Reaktor fixed bed

Lebih terperinci

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES. Kode M-01 M-02 M-03 Fungsi Mencampur NaOH 98% dengan air menjadi larutan NaOH 15%

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES. Kode M-01 M-02 M-03 Fungsi Mencampur NaOH 98% dengan air menjadi larutan NaOH 15% III.1 Spesifikasi Alat Utama BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES Alat-alat utama di pabrik ini meliputi mixer, reaktor, netralizer, evaporator, centrifuge, dekanter. Spesifikasi yang ditunjukkan adalah fungsi,

Lebih terperinci

BAB III SPESIFIKASI PERALATAN PROSES. : untuk menyerap NH3 dan CO2 oleh. : Menara bahan isian (packed tower) : Low alloy steel SA 204 grade C

BAB III SPESIFIKASI PERALATAN PROSES. : untuk menyerap NH3 dan CO2 oleh. : Menara bahan isian (packed tower) : Low alloy steel SA 204 grade C BAB III SPESIFIKASI PERALATAN PROSES 3.1. Absorber Kode : AB : untuk menyerap NH3 dan CO2 oleh H2O Material Kondisi Operasi : Menara bahan isian (packed tower) : Low alloy steel SA 204 grade C : T = 40

Lebih terperinci

Prarancangan Pabrik Polipropilen Proses El Paso Fase Liquid Bulk Kapasitas Ton/Tahun BAB III SPESIFIKASI PERALATAN PROSES. Kode T-01 A/B T-05

Prarancangan Pabrik Polipropilen Proses El Paso Fase Liquid Bulk Kapasitas Ton/Tahun BAB III SPESIFIKASI PERALATAN PROSES. Kode T-01 A/B T-05 51 BAB III SPESIFIKASI PERALATAN PROSES 3.1 Tangki Penyimpanan Tabel 3.1 Spesifikasi Tangki T-01 A/B T-05 Menyimpan bahan Menyimpan propilen baku propilen selama purging selama 6 hari tiga hari Spherical

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN PROSES

BAB III PERANCANGAN PROSES BAB III PERANCANGAN PROSES 3.1 Uraian Proses 3.1.1 Persiapan Bahan Baku Proses pembuatan Acrylonitrile menggunakan bahan baku Ethylene Cyanohidrin dengan katalis alumina. Ethylene Cyanohidrin pada T-01

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN PROSES

BAB III PERANCANGAN PROSES BAB III PERANCANGAN PROSES 3.1. Uraian Proses Larutan benzene sebanyak 1.257,019 kg/jam pada kondisi 30 o C, 1 atm dari tangki penyimpan (T-01) dipompakan untuk dicampur dengan arus recycle dari menara

Lebih terperinci

V. SPESIFIKASI ALAT. Pada lampiran C telah dilakukan perhitungan spesifikasi alat-alat proses pembuatan

V. SPESIFIKASI ALAT. Pada lampiran C telah dilakukan perhitungan spesifikasi alat-alat proses pembuatan V. SPESIFIKASI ALAT Pada lampiran C telah dilakukan perhitungan spesifikasi alat-alat proses pembuatan pabrik furfuril alkohol dari hidrogenasi furfural. Berikut tabel spesifikasi alat-alat yang digunakan.

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN PROSES

BAB III PERANCANGAN PROSES BAB III PERANCANGAN PROSES 3.1. Uraian Proses Reaksi pembentukan C8H4O3 (phthalic anhydride) adalah reaksi heterogen fase gas dengan katalis padat, dimana terjadi reaksi oksidasi C8H10 (o-xylene) oleh

Lebih terperinci

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES digilib.uns.ac.id BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES 3.1. Alat Utama 3.1.1. Reaktor Kode : R : sebagai tempat berlangsungnya reaksi esterifikasi antara terephthalic acid dan metanol menjadi dimethyl terephthalate.

Lebih terperinci

V. SPESIFIKASI PERALATAN

V. SPESIFIKASI PERALATAN V. SPESIFIKASI PERALATAN A. Peralatan Proses Peralatan proses Pabrik Tricresyl Phosphate dengan kapasitas 25.000 ton/tahun terdiri dari : 1. Tangki Penyimpanan Phosphorus Oxychloride (ST-101) Tabel. 5.1

Lebih terperinci

BAB III SPESIFIKASI PERALATAN PROSES

BAB III SPESIFIKASI PERALATAN PROSES 34 BAB III SPESIFIKASI PERALATAN PROSES 3.1. Tangki Tangki Bahan Baku (T-01) Tangki Produk (T-02) Menyimpan kebutuhan Menyimpan Produk Isobutylene selama 30 hari. Methacrolein selama 15 hari. Spherical

Lebih terperinci

BAB III SPESIFIKASI ALAT

BAB III SPESIFIKASI ALAT digilib.uns.ac.id 47 BAB III PROSES 3.1. Alat Utama Tabel 3.1 Spesifikasi Reaktor Kode R-01 Mereaksikan asam oleat dan n-butanol menjadi n-butil Oleat dengan katalis asam sulfat Reaktor alir tangki berpengaduk

Lebih terperinci

Prarancangan Pabrik Aluminium Oksida dari Bauksit dengan Proses Bayer Kapasitas Ton / Tahun BAB III SPESIFIKASI PERALATAN PROSES

Prarancangan Pabrik Aluminium Oksida dari Bauksit dengan Proses Bayer Kapasitas Ton / Tahun BAB III SPESIFIKASI PERALATAN PROSES 74 3.1. Size Reduction 1. Crusher 01 BAB III SPESIFIKASI PERALATAN PROSES Kode : SR-01 : Mengecilkan ukuran partikel 50 mm menjadi 6,25 mm : Cone Crusher Nordberg HP 500 : 2 alat (m) : 2,73 Tinggi (m)

Lebih terperinci

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES 47 BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES 3.1. Alat Utama Tabel 3.1 Spesifikasi Reaktor Kode R-01 Mereaksikan asam oleat dan n-butanol menjadi n-butil Oleat dengan katalis asam sulfat Reaktor alir tangki berpengaduk

Lebih terperinci

Prarancangan Pabrik Metil Salisilat dari Metanol dan Asam Salisilat Kapasitas Ton/Tahun BAB III SPESIFIKASI ALAT. Kode T-01 T-02 T-03

Prarancangan Pabrik Metil Salisilat dari Metanol dan Asam Salisilat Kapasitas Ton/Tahun BAB III SPESIFIKASI ALAT. Kode T-01 T-02 T-03 BAB III SPESIFIKASI ALAT 1. Tangki Penyimpanan Spesifikasi Tangki Metanol Tangki Asam Tangki Metil Sulfat Salisilat Kode T-01 T-02 T-03 Menyimpan Menyimpan asam Menyimpan metil metanol untuk 15 sulfat

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN PROSES. bahan baku Metanol dan Asam Laktat dapat dilakukan melalui tahap-tahap sebagai

BAB III PERANCANGAN PROSES. bahan baku Metanol dan Asam Laktat dapat dilakukan melalui tahap-tahap sebagai BAB III PERANCANGAN PROSES 3.1 Uraian Proses Proses pembuatan Metil Laktat dengan reaksi esterifikasi yang menggunakan bahan baku Metanol dan Asam Laktat dapat dilakukan melalui tahap-tahap sebagai berikut

Lebih terperinci

suhu 190 C dan tekanan 12,39 atm. Hasil dari steam exploison-0\ diumpankan

suhu 190 C dan tekanan 12,39 atm. Hasil dari steam exploison-0\ diumpankan BAB III PERANCANGAN PROSES 3.1 Uraian Proses Tahap pertama proses yaitu bahan Jerami yang di masukkan kedalam Silo-0\ (SL-01) dengan menggunakan screw conveyor-0\ (SC-01) kemudian diumpankan ke Ball Mill

Lebih terperinci

BAB. V SPESIFIKASI PERALATAN

BAB. V SPESIFIKASI PERALATAN BAB. V SPESIFIKASI PERALATAN A. Peralatan Proses Peralatan proses pabrik Dekstrosa dengan kapasitas 60.000 ton/tahun terdiri dari: 1. Tangki Penyimpanan Manihot U. (ST-101) Tabel. 5.1 Spesifikasi Tangki

Lebih terperinci

atm dengan menggunakan steam dengan suhu K sebagai pemanas.

atm dengan menggunakan steam dengan suhu K sebagai pemanas. Pra (Rancangan PabrikjEthanoldan Ethylene danflir ' BAB III PERANCANGAN PROSES 3.1 Uraian Proses 3.1.1 Langkah proses Pada proses pembuatan etanol dari etilen yang merupakan proses hidrasi etilen fase

Lebih terperinci

(VP), untuk diuapkan. Selanjutnya uap hasil dari vaporizer (VP) dipisahkan

(VP), untuk diuapkan. Selanjutnya uap hasil dari vaporizer (VP) dipisahkan BAB III PERANCANGAN PROSES 3.1 URA1AN PROSES Methane, 99,85% dari tangki penyimpan bahan baicu (T-01) yang mempunyai kondisi suhu 30»C dan teka,ata, dipompa menuju vap0ri2er (VP), untuk diuapkan. Selanjutnya

Lebih terperinci

PEMILIHAN DAN URAIAN PROSES

PEMILIHAN DAN URAIAN PROSES 10 II. PEMILIHAN DAN URAIAN PROSES Usaha produksi dalam Pabrik Kimia membutuhkan berbagai sistem proses dan sistem pemroses yang dirangkai dalam suatu sistem proses produksi yang disebut Teknologi proses.

Lebih terperinci

proses oksidasi Butana fase gas, dibagi dalam tigatahap, yaitu :

proses oksidasi Butana fase gas, dibagi dalam tigatahap, yaitu : (pra (Perancangan (PabnHjhjmia 14 JlnhiridMaleat dari(butana dan Vdara 'Kapasitas 40.000 Ton/Tahun ====:^=^=============^==== BAB III PERANCANGAN PROSES 3.1 Uraian Proses 3.1.1 Langkah Proses Pada proses

Lebih terperinci

BAB III SPESIFIKASI ALAT

BAB III SPESIFIKASI ALAT 42 BAB III SPESIFIKASI ALAT 3.1. Reaktor Tugas 1. Tekanan 2. Suhu umpan 3. Suhu produk Waktu tinggal Shell - Tinggi - Diameter - Tebal Shell Head - Tebal head - Tinggi head Tabel 3.1 Reaktor R Mereaksikan

Lebih terperinci

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES. Alat-alat di pabrik ini meliputi reactive distillation, menara distilasi,

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES. Alat-alat di pabrik ini meliputi reactive distillation, menara distilasi, BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES Alat-alat di pabrik ini meliputi reactive distillation, menara distilasi, kondenser, accumulator, reboiler, heat exchanger, pompa dan tangki. tiap alat ditunjukkan dalam

Lebih terperinci

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES. Alat-alat di pabrik ini meliputi reactive distillation, menara distilasi,

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES. Alat-alat di pabrik ini meliputi reactive distillation, menara distilasi, BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES Alat-alat di pabrik ini meliputi reactive distillation, menara distilasi, kondenser, accumulator, reboiler, heat exchanger, pompa dan tangki. tiap alat ditunjukkan dalam

Lebih terperinci

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES Alat proses pabrik isopropil alkohol terdiri dari tangki penyimpanan produk, reaktor, separator, menara distilasi, serta beberapa alat pendukung seperti kompresor, heat

Lebih terperinci

BAB III SPESIFIKASI ALAT

BAB III SPESIFIKASI ALAT BAB III SPESIFIKASI ALAT III.1. Spesifikasi Alat Utama III.1.1 Reaktor : R-01 : Fixed Bed Multitube : Mereaksikan methanol menjadi dimethyl ether dengan proses dehidrasi Bahan konstruksi : Carbon steel

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA PERANCANGAN PABRIK AMMONIUM CHLORIDE PROSES AMMONIUM SULFAT-SODIUM CHLORIDE KAPASITAS PRODUKSI 35. TON/TAHUN Oleh : Agnes Ayunda N.U. NIM. L2C819 Heru Cahyana

Lebih terperinci

V. SPESIFIKASI PERALATAN

V. SPESIFIKASI PERALATAN V. SPESIFIKASI PERALATAN A. Peralatan Proses Peralatan proses pabrik Trimetiletilen dengan kapasitas 35.000 ton/tahun terdiri dari: 1. Tangki Penyimpanan Metilbuten (ST-101) Tabel 5.1 Spesifikasi Tangki

Lebih terperinci

TUGAS PERANCANGAN PABRIK FORMALDEHID PROSES HALDOR TOPSOE KAPASITAS TON / TAHUN

TUGAS PERANCANGAN PABRIK FORMALDEHID PROSES HALDOR TOPSOE KAPASITAS TON / TAHUN XECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PERANCANGAN PABRIK FORMALDEHID PROSES HALDOR TOPSOE KAPASITAS 100.000 TON / TAHUN Oleh: Dewi Riana Sari 21030110151042 Anggun Pangesti P. P. 21030110151114

Lebih terperinci

TUGAS PRA PERANCANGAN PABRIK BIODIESEL DARI DISTILAT ASAM LEMAK MINYAK SAWIT (DALMS) DENGAN PROSES ESTERIFIKASI KAPASITAS 100.

TUGAS PRA PERANCANGAN PABRIK BIODIESEL DARI DISTILAT ASAM LEMAK MINYAK SAWIT (DALMS) DENGAN PROSES ESTERIFIKASI KAPASITAS 100. EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PRA PERANCANGAN PABRIK BIODIESEL DARI DISTILAT ASAM LEMAK MINYAK SAWIT (DALMS) DENGAN PROSES ESTERIFIKASI KAPASITAS 100.000 TON/TAHUN Oleh: RUBEN

Lebih terperinci

Prarancangan Pabrik Kimia Propilena Oksida dengan proses Hydroperoxide Kapasitas ton/tahun BAB III

Prarancangan Pabrik Kimia Propilena Oksida dengan proses Hydroperoxide Kapasitas ton/tahun BAB III BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES Spesifikasi alat proses utama terdiri dari reaktor gelembung, menara distilasi, reaktor batch, flash drum-01, adsorber, dan flash drum-02. Reaktor gelembung berfungsi untuk

Lebih terperinci

PRARANCANGAN PABRIK SIRUP MALTOSA BERBAHAN DASAR TAPIOKA KAPASITAS TON/TAHUN

PRARANCANGAN PABRIK SIRUP MALTOSA BERBAHAN DASAR TAPIOKA KAPASITAS TON/TAHUN 1 PRARANCANGAN PABRIK SIRUP MALTOSA BERBAHAN DASAR TAPIOKA KAPASITAS 25000 TON/TAHUN O l e h : Anita Hadi Saputri NIM. L2C 007 009 Ima Winaningsih NIM. L2C 007 050 JURUSAN TEKNIK KIMIA FAKULTAS TEKNIK

Lebih terperinci

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES III.. Spesifikasi Alat Utama Alat-alat utama di pabrik ini meliputi mixer, static mixer, reaktor, separator tiga fase, dan menara destilasi. Spesifikasi yang ditunjukkan

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PRARANCANGAN PABRIK SIRUP MALTOSA BERBAHAN DASAR TAPIOKA KAPASITAS TON PER TAHUN

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PRARANCANGAN PABRIK SIRUP MALTOSA BERBAHAN DASAR TAPIOKA KAPASITAS TON PER TAHUN EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PRARANCANGAN PABRIK SIRUP MALTOSA BERBAHAN DASAR TAPIOKA KAPASITAS 30000 TON PER TAHUN Disusun Oleh : Gita Lokapuspita NIM L2C 008 049 Mirza Hayati

Lebih terperinci

V. SPESIFIKASI ALAT. Adapun spesifikasi slat untuk Pabrik Sirup Maltosa dengan kapasitas

V. SPESIFIKASI ALAT. Adapun spesifikasi slat untuk Pabrik Sirup Maltosa dengan kapasitas V. SPESIFIKASI ALAT Adapun spesifikasi slat untuk Pabrik Sirup Maltosa dengan kapasitas 50.000 ton/tahun adalah sebagai berikut: A. Alat Proses 1. Cassava Storage (CS-101) Tabel 5.1. Spesifikasi Cassava

Lebih terperinci

Pada pembuatan Butil Etanoat dengan proses esterifxkasi fase cair-cair

Pada pembuatan Butil Etanoat dengan proses esterifxkasi fase cair-cair \Agung Surya Jaelani ( 02 521 039 ) 1, Azhar (02521222) BAB III PERANCANGAN PROSES Pada pembuatan Butil Etanoat dengan proses esterifxkasi fase cair-cair terbagi dalam tiga tahap : 1. Persiapan bahan baku

Lebih terperinci

II. PEMILIHAN DAN URAIAN PROSES. dalam alkohol (Faith and Keyes,1957).

II. PEMILIHAN DAN URAIAN PROSES. dalam alkohol (Faith and Keyes,1957). II. PEMILIHAN DAN URAIAN PROSES A. Jenis-Jenis Proses Aluminium sulfat atau yang lebih dikenal dengan tawas merupakan salah satu bahan kimia yang sangat diperlukan baik dalam industri pengolahan air. Alum

Lebih terperinci

V. SPESIFIKASI PERALATAN

V. SPESIFIKASI PERALATAN V. SPESIFIKASI PERALATAN A. Peralatan Proses Peralatan proses pabrik Monobasic Potassium Phosphate dengan kapasitas 20.000 ton/tahun terdiri dari: 1. Tangki penyimpanan Asam fosfat (ST-101) Tabel 5. 1.

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PERANCANGAN PABRIK AMONIUM NITRAT DENGAN PROSES UHDE Oleh : Tika Pratiwi Lis Pudiastuti NIM NIM Y. Saptiana Oktari NIM L2C0 06 112 Zulfatus Saadah

Lebih terperinci

PRARANCANGAN PABRIK UREA FORMALDEHID PROSES FORMOX KAPASITAS TON / TAHUN

PRARANCANGAN PABRIK UREA FORMALDEHID PROSES FORMOX KAPASITAS TON / TAHUN EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA PRARANCANGAN PABRIK UREA FORMALDEHID PROSES FORMOX KAPASITAS 44.000 TON / TAHUN MURTIHASTUTI Oleh: SHINTA NOOR RAHAYU L2C008084 L2C008104 JURUSAN TEKNIK

Lebih terperinci

TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA

TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA PRA-RANCANGAN PABRIK ASAM ASETAT KAPASITAS 70.000 TON/TH Oleh : BAMBANG AGUNG PURWOKO 21030110151043 WIDA RAHMAWATI 21030110151072 JURUSAN TEKNIK KIMIA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA 1 EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PERANCANGAN PABRIK UREA FORMALDEHID DENGAN PROSES DBWESTERN KAPASITAS 16.000 TON/TAHUN Oleh : FAHRIYA PUSPITA SARI SHOFI MUKTIANA SARI NIM. L2C007042

Lebih terperinci

PRARANCANGAN PABRIK FORMALDEHID PROSES FORMOX KAPASITAS TON / TAHUN

PRARANCANGAN PABRIK FORMALDEHID PROSES FORMOX KAPASITAS TON / TAHUN EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA PRARANCANGAN PABRIK FORMALDEHID PROSES FORMOX KAPASITAS 70.000 TON / TAHUN JESSICA DIMA F. M. Oleh: RISA DEVINA MANAO L2C008066 L2C008095 JURUSAN TEKNIK

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Asetanilida Asetanilida merupakan senyawa turunan asetil amina aromatis yang digolongkan sebagai amida primer, dimana satu atom hidrogen pada anilin digantikan dengan satu gugus

Lebih terperinci

PRA RANCANGAN PABRIK UREA FORMALDEHIDPROSES D. B WESTERN KAPASITAS TON/TAHUN

PRA RANCANGAN PABRIK UREA FORMALDEHIDPROSES D. B WESTERN KAPASITAS TON/TAHUN PRA RANCANGAN PABRIK UREA FORMALDEHIDPROSES D. B WESTERN KAPASITAS 19.000 TON/TAHUN Di susun Oleh: Agung Nur Hananto Putro L2C6 06 002 Moch. Radhitya Sabeth Taufan L2C6 06 030 Zulfahmi L2C6 06 051 JURUSAN

Lebih terperinci

V. SPESIFIKASI PERALATAN. Spesifikasi peralatan yang digunakan pada proses pembuatan Precipitated Calcium

V. SPESIFIKASI PERALATAN. Spesifikasi peralatan yang digunakan pada proses pembuatan Precipitated Calcium V. SPESIFIKASI PERALATAN Spesifikasi peralatan yang digunakan pada proses pembuatan Precipitated Calcium Carbonate ( PCC ) adalah sebagai berikut : A. Peralatan Proses 1. Storage ( ST-101) : Menampung

Lebih terperinci

PABRIK PUPUK KALIUM SULFAT DENGAN PROSES DEKOMPOSISI KALSIUM SULFAT DAN KALIUM KLORIDA DENGAN MENGGUNAKAN KRISTALIZER SINGLE STAGE Disusun oleh :

PABRIK PUPUK KALIUM SULFAT DENGAN PROSES DEKOMPOSISI KALSIUM SULFAT DAN KALIUM KLORIDA DENGAN MENGGUNAKAN KRISTALIZER SINGLE STAGE Disusun oleh : SIDANG TUGAS AKHIR 2013 PABRIK PUPUK KALIUM SULFAT DENGAN PROSES DEKOMPOSISI KALSIUM SULFAT DAN KALIUM KLORIDA DENGAN MENGGUNAKAN KRISTALIZER SINGLE STAGE Disusun oleh : Evi Dwi Ertanti 2310 030 011 Fitria

Lebih terperinci

Pabrik Alumunium Sulfat dari Bauksit Dengan Modifikasi Proses Bayer dan Giulini

Pabrik Alumunium Sulfat dari Bauksit Dengan Modifikasi Proses Bayer dan Giulini Pabrik Alumunium Sulfat dari Bauksit Dengan Modifikasi Proses Bayer dan Giulini Dosen Pembimbing : Ir. Elly Agustiani, M.Eng NIP. 19580819 198503 2 003 Oleh Ricco Aditya S. W (2310 030 044) Rieska Foni

Lebih terperinci

V. SPESIFIKASI PERALATAN. Spesifikasi peralatan yang digunakan pada proses pembuatan Precipitated. produksi selama 7 hari

V. SPESIFIKASI PERALATAN. Spesifikasi peralatan yang digunakan pada proses pembuatan Precipitated. produksi selama 7 hari V. SPESIFIKASI PERALATAN Spesifikasi peralatan yang digunakan pada proses pembuatan Precipitated Calcium Carbonate ( PCC ) adalah sebagai berikut: A. Peralatan Proses 1. Raw Material Storage (SS-101) :

Lebih terperinci

V. SPESIFIKASI PERALATAN. 1. Tangki Asam Sulfat (ST - 101) Tabel Spesifikasi Tangki Asam Sulfat (ST - 101)

V. SPESIFIKASI PERALATAN. 1. Tangki Asam Sulfat (ST - 101) Tabel Spesifikasi Tangki Asam Sulfat (ST - 101) V. SPESIFIKASI PERALATAN A. Peralatan Proses 1. Tangki Asam Sulfat (ST - 101) Tabel 5. 1. Spesifikasi Tangki Asam Sulfat (ST - 101) Alat : Tangki penyimpan Asam Sulfat Kode : ST-101 : Menyimpan Asam Sulfat

Lebih terperinci

V. SPESIFIKASI PERALATAN. Peralatan proses Pabrik Kalsium Klorida dengan kapasitas ton/tahun. Tabel 5.1. Tangki Penyimpanan HCl (B-01)

V. SPESIFIKASI PERALATAN. Peralatan proses Pabrik Kalsium Klorida dengan kapasitas ton/tahun. Tabel 5.1. Tangki Penyimpanan HCl (B-01) V. SPESIFIKASI PERALATAN A. Peralatan Proses Peralatan proses Pabrik Kalsium Klorida dengan kapasitas 20.000 ton/tahun terdiri dari : 1. Tangki Penyimpanan HCl (B-01) Tabel 5.1. Tangki Penyimpanan HCl

Lebih terperinci

PRARANCANGAN PABRIK AMMONIUM NITRAT PROSES STENGEL KAPASITAS TON / TAHUN

PRARANCANGAN PABRIK AMMONIUM NITRAT PROSES STENGEL KAPASITAS TON / TAHUN EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA PRARANCANGAN PABRIK AMMONIUM NITRAT PROSES STENGEL KAPASITAS 60.000 TON / TAHUN MAULIDA ZAKIA TRISNA CENINGSIH Oleh: L2C008079 L2C008110 JURUSAN TEKNIK

Lebih terperinci

BAB V SPESIFIKASI PERALATAN

BAB V SPESIFIKASI PERALATAN BAB V SPESIFIKASI PERALATAN A. Peralatan Proses 1. CPO Storage Tank (ST-101) : CPO Storage Tank : ST-101 : Tempat penyimpanan CPO selama 7 hari Silinder tegak dengan flat bottom dan conical head dengan

Lebih terperinci

Pabrik Silika dari Fly Ash Batu Bara dengan Proses Presipitasi

Pabrik Silika dari Fly Ash Batu Bara dengan Proses Presipitasi Pabrik Silika dari Fly Ash Batu Bara dengan Proses Presipitasi Disusun oleh : Dina Febriarista 2310 030 015 Fixalis Oktafia 2310 030 085 Dosen Pembimbing : Ir. Imam Syafril, MT 19570819 198601 1 001 Pemanfaatan

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS MATA KULIAH PRA PERANCANGAN PABRIK KIMIA

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS MATA KULIAH PRA PERANCANGAN PABRIK KIMIA EXECUTIVE SUMMARY TUGAS MATA KULIAH PRA PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PRA PERANCANGAN PABRIK BIODIESEL DARI MINYAK NYAMPLUNG PROSES ESTERIFIKASI DAN TRANSESTERIFIKASI KAPASITAS 400.000 TON/TAHUN Oleh:

Lebih terperinci

BAB III SPESIFIKASI PERALATAN PROSES

BAB III SPESIFIKASI PERALATAN PROSES BAB III SPESIFIKASI PERALATAN PROSES 3.1. Furnace : F : Tempat terjadinya reaksi cracking ethylene dichloride menjadi vinyl chloride dan HCl : Two chamber Fire box : 1 buah Kondisi Operasi - Suhu ( o C)

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PERANCANGAN PABRIK AMMONIUM SULFAT DENGAN PROSES NETRALISASI DI CIKAMPEK Oleh : Ika Nawang Puspitawati Mujtahid Novembri Cucu Sektiani Agustin Tri

Lebih terperinci

PRARANCANGAN PABRIK FORMALDEHID MENGGUNAKAN METAL OXIDE CATALYST PROCESS KAPASITAS TON/TAHUN

PRARANCANGAN PABRIK FORMALDEHID MENGGUNAKAN METAL OXIDE CATALYST PROCESS KAPASITAS TON/TAHUN EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA PRARANCANGAN PABRIK FORMALDEHID MENGGUNAKAN METAL OXIDE CATALYST PROCESS KAPASITAS 50.000 TON/TAHUN Oleh: ROIKHATUS SOLIKHAH L2C 008 099 TRI NUGROHO L2C

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY. PRARANCANGAN PABRIK BIOETANOL DARI MOLASE DENGAN PROSES FERMENTASI KAPASITAS PRODUKSI kiloliter/tahun JUDUL TUGAS

EXECUTIVE SUMMARY. PRARANCANGAN PABRIK BIOETANOL DARI MOLASE DENGAN PROSES FERMENTASI KAPASITAS PRODUKSI kiloliter/tahun JUDUL TUGAS EXECUTIVE SUMMARY JUDUL TUGAS PRARANCANGAN PABRIK BIOETANOL DARI MOLASE DENGAN PROSES FERMENTASI KAPASITAS PRODUKSI 11.200 kiloliter/tahun I. STRATEGI PERANCANGAN Latar Pendirian pabrik bioetanol di Indonesia

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRAPERANCANGAN PABRIK KIMIA PRAPERANCANGAN PABRIK ETILEN GLIKOL DENGAN KAPASITAS TON/TAHUN. Oleh :

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRAPERANCANGAN PABRIK KIMIA PRAPERANCANGAN PABRIK ETILEN GLIKOL DENGAN KAPASITAS TON/TAHUN. Oleh : EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRAPERANCANGAN PABRIK KIMIA PRAPERANCANGAN PABRIK ETILEN GLIKOL DENGAN KAPASITAS 80.000 TON/TAHUN Oleh : JD Ryan Christy S Louis Adi Wiguno L2C008065 L2C008070 JURUSAN TEKNIK KIMIA

Lebih terperinci

(Pra-CRancangan (PaBnkJMethyCMercaptan dengan Kapasitas ton/tahun BAB III METODE PERANCANGAN

(Pra-CRancangan (PaBnkJMethyCMercaptan dengan Kapasitas ton/tahun BAB III METODE PERANCANGAN tjy (Pra-CRancangan (PaBnkJMethyCMercaptan dengan Kapasitas 20.000 ton/tahun BAB III METE PERANCANGAN 3.1. URAIAN PROSES Mula-mula gas H2S dengan suhu 32 C dan tekanan 10 atm. sebagai salah satu bahan

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRA RANCANGAN PABRIK KIMIA

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRA RANCANGAN PABRIK KIMIA EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRA RANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PRA RANCANGAN PABRIK BIODIESEL DARI MINYAK BIJI KARET KAPASITAS 34.000 TON/TAHUN DENGAN PROSES TRANSESTERIFIKASI O l e h : Agustina Leokristi R

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA PRARANCANGAN PABRIK ETIL ASETAT PROSES ESTERIFIKASI DENGAN KATALIS H 2 SO 4 KAPASITAS 18.000 TON/TAHUN Oleh : EKO AGUS PRASETYO 21030110151124 DIANA CATUR

Lebih terperinci

TUGAS PRA PERANCANGAN PABRIK KIMIA

TUGAS PRA PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PRA PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PRA PERANCANGAN PABRIK FORMALDEHID KAPASITAS 70.000 TON/TAHUN Oleh : DANY EKA PARASETIA 21030110151063 RITANINGSIH 21030110151074 JURUSAN TEKNIK KIMIA FAKULTAS

Lebih terperinci

TUGAS PERACANGAN PABRIK KIMIA

TUGAS PERACANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PERACANGAN PABRIK KIMIA PRA RANCANGAN PABRIK SUSU RENDAH GULA DENGAN PROSES SEPARASI MEMBRANE KAPASITAS 50.000 TON/TAHUN Disusun oleh : KHAIR IVANKY RIZKI TRI WAHYUDI L2C008069 L2C008096 JURUSAN

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRAPERANCANGAN PABRIK KIMIA

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRAPERANCANGAN PABRIK KIMIA EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRAPERANCANGAN PABRIK KIMIA PRAPERANCANGAN PABRIK AMMONIUM NITRAT PROSES PRILLING KAPASITAS PRODUKSI 115.000 TON/TAHUN Oleh : Fitra Pradhita Margaretha Praba Aulia NIM. L2C008043

Lebih terperinci

TUGAS AKHIR PABRIK SIRUP GLUKOSA DARI BEKATUL DENGAN PROSES HIDROLISA ENZIM. 1. Aristia Anggraeni S.

TUGAS AKHIR PABRIK SIRUP GLUKOSA DARI BEKATUL DENGAN PROSES HIDROLISA ENZIM. 1. Aristia Anggraeni S. TUGAS AKHIR PABRIK SIRUP GLUKOSA DARI BEKATUL DENGAN PROSES HIDROLISA ENZIM Oleh : 1. Aristia Anggraeni S. 2. Aulia Kartika D. 2310030017 2310030037 Dosen Pembimbing : Prof. Dr. Ir. Danawati HP. M.Pd.

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PERANCANGAN PABRIK SORBITOL DENGAN PROSES HIDROGENASI KATALITIK KAPASITAS 100.000 TON/TAHUN Oleh : Dewi Fatmawati Putri Diliyan Shakt L2C309006 L2C309015

Lebih terperinci

TUGAS PERANCANGAN PABRIK METHANOL DARI GAS ALAM DENGAN PROSES LURGI KAPASITAS TON PER TAHUN

TUGAS PERANCANGAN PABRIK METHANOL DARI GAS ALAM DENGAN PROSES LURGI KAPASITAS TON PER TAHUN EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PERANCANGAN PABRIK METHANOL DARI GAS ALAM DENGAN PROSES LURGI KAPASITAS 230000 TON PER TAHUN Oleh: ISNANI SA DIYAH L2C 008 064 MUHAMAD ZAINUDIN L2C

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRAPERANCANGAN PABRIK KIMIA

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRAPERANCANGAN PABRIK KIMIA EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRAPERANCANGAN PABRIK KIMIA PRAPERANCANGAN PABRIK BIOETANOL BERBAHAN BAKU NIRA BATANG SORGUM DENGAN KAPASITAS 1. KL/TAHUN Oleh : I Made Aditya Suryajaya Wulan Sari Gusniawati L2C8131

Lebih terperinci

LAMPIRAN A REAKTOR. = Untuk mereaksikan Butanol dengan Asam Asetat menjadi Butil. = Reaktor Alir Tangki Berpengaduk Dengan Jaket Pendingin

LAMPIRAN A REAKTOR. = Untuk mereaksikan Butanol dengan Asam Asetat menjadi Butil. = Reaktor Alir Tangki Berpengaduk Dengan Jaket Pendingin LAMPIRAN A REAKTOR Fungsi = Untuk mereaksikan Butanol dengan Asam Asetat menjadi Butil Asetat. Jenis = Reaktor Alir Tangki Berpengaduk Dengan Jaket Pendingin Waktu tinggal = 62 menit Tekanan, P Suhu operasi

Lebih terperinci

TUGAS PERANCANGAN PABRIK PHTHALIC ANHYDRIDE DENGAN PROSES VON HEYDEN KAPASITAS TON/TAHUN

TUGAS PERANCANGAN PABRIK PHTHALIC ANHYDRIDE DENGAN PROSES VON HEYDEN KAPASITAS TON/TAHUN EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PERANCANGAN PABRIK PHTHALIC ANHYDRIDE DENGAN PROSES VON HEYDEN KAPASITAS 45.000 TON/TAHUN Oleh: DAVIN EKA PUTRA KATHARINA ANGGRIANI ATMAJA (L2C008024)

Lebih terperinci

TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA

TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA PRA RANCANGAN PABRIK SUSU BUBUK DIABETES KAPASITAS 2000 TON/TAHUN Oleh: 1. Khoerul Anam L2C007055 2. Siechara Apfia Casper L2C007085 3. Suhandinata Rusli L2C007087 4. Vito

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PERANCANGAN PABRIK MELAMIN PROSES BASF KAPASITAS 60.000 TON/TAHUN OLEH : DEVI OKTAVIA NIM : L2C 008 029 HANIFAH RAHIM NIM : L2C 008 053 JURUSAN TEKNIK

Lebih terperinci

JURUSAN TEKNIK KIMIA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA

JURUSAN TEKNIK KIMIA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA TUGAS AKHIR PRARANCANGAN PABRIK AMONIUM KLORIDA DARI AMONIUM SULFAT DAN SODIUM KLORIDA KAPASITAS 25.000 TON/TAHUN Oleh: Novalia Mustika Sari I 0508057 Ki Bagus Teguh Santoso I 0508098 JURUSAN TEKNIK KIMIA

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRA PERANCANGAN PABRIK KIMIA

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRA PERANCANGAN PABRIK KIMIA EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRA PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PRA PERANCANGAN PABRIK BIOETANOL DARI FERMENTASI PATI DENGAN PROSES DRY MILLING KAPASITAS 70.000 KL/TAHUN Oleh: ANNISA KUSUMANINGRUM L2C 008 010

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Kegunaan Produk Kuprisulfatpentahidrat Kegunaan kupri sulfat pentahidrat sangat bervariasi untuk industri. Adapun kegunaannya antara lain : - Sebagai bahan pembantu fungisida

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA PRA RANCANGAN PABRIK AMMONIUM NITRAT KAPASITAS 180.000 TON/TAHUN Oleh: Nurmeilia Rahmaniar Heni Sofiana NIM.21030110151073 NIM.21030110151130 JURUSAN TEKNIK

Lebih terperinci

PRA RANCANGAN PABRIK FERROUSSULFAT HEPTAHYDRAT DARI PICKLING LIQUOR DAN ASAM SULFAT KAPASITAS TON/TAHUN

PRA RANCANGAN PABRIK FERROUSSULFAT HEPTAHYDRAT DARI PICKLING LIQUOR DAN ASAM SULFAT KAPASITAS TON/TAHUN PRA RANCANGAN PABRIK FERROUSSULFAT HEPTAHYDRAT DARI PICKLING LIQUOR DAN ASAM SULFAT KAPASITAS 16.000 TON/TAHUN Oleh : Anang Suko Wahyudi I1505501 PROGRAM STUDI SI NON REGULER TEKNIK KIMIA JURUSAN TEKNIK

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Trinatrium Fosfat Trinatrium fosfat adalah agen pembersih, makanan aditif, dan penghilang noda. Trinatrium fosfat berwarna putih berbentuk butiran atau kristal padat dan sangat

Lebih terperinci

V. SPESIFIKASI PERALATAN

V. SPESIFIKASI PERALATAN V. SPESIFIKASI PERALATAN A. Peralatan Proses 1. Tangki Penyimpanan 2-Butanol (TP-101) Tabel 36. Spesifikasi TP-101. Alat Tangki Penyimpanan 2-Butanol Kode TP - 101 Menyimpan 2-Butanol pada suhu 30 o C

Lebih terperinci

BAB V SPESIFIKASI PERALATAN

BAB V SPESIFIKASI PERALATAN BAB V SPESIFIKASI PERALATAN A. Peralatan Proses Peralatan proses pabrik Kalium Hidroksida dengan kapasitas 20.000 ton/tahun terdiri dari: Tabel 5.1. Spesifikasi Solid Storage (SS-101) BahanKonstruksi Kondisi

Lebih terperinci

IV. NERACA MASSA DAN NERACA ENERGI. = 6.313,13 kg/jam

IV. NERACA MASSA DAN NERACA ENERGI. = 6.313,13 kg/jam IV. NERACA MASSA DAN NERACA ENERGI Perhitungan neraca massa dan energi dilakukan dengan basis perhitungan dan data konversi seperti dibawah ini : Kapasitas Operasi Proses Basis Bahan baku Produk : 50.000

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRA PERANCANGAN PABRIK KIMIA

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRA PERANCANGAN PABRIK KIMIA EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRA PERANCANGAN PABRIK KIMIA PRA PERANCANGAN PABRIK BIODIESEL DARI MIKROALGA CHORELLA SP DENGAN PROSES ESTERIFIKASI DAN TRANSESTERIFIKASI KAPASITAS PRODUKSI 100.000 TON/TAHUN Oleh

Lebih terperinci

NASKAH PUBLIKASI PRARANCANGAN PABRIK HEXAMINE DENGAN PROSES LEONARD KAPASITAS TON/TAHUN

NASKAH PUBLIKASI PRARANCANGAN PABRIK HEXAMINE DENGAN PROSES LEONARD KAPASITAS TON/TAHUN NASKAH PUBLIKASI PRARANCANGAN PABRIK HEXAMINE DENGAN PROSES LEONARD KAPASITAS 35.000 TON/TAHUN Diajukan Guna Melengkapi Persyaratan dalam Menyelesaikan Pendidikan Tingkat Strata Satu di Jurusan Teknik

Lebih terperinci

II. PEMILIHAN DAN URAIAN PROSES

II. PEMILIHAN DAN URAIAN PROSES 10 II. PEMILIHAN DAN URAIAN PROSES A. Proses Pembuatan Disodium Fosfat Anhidrat Secara umum pembuatan disodium fosfat anhidrat dapat dilakukan dengan 2 proses berdasarkan bahan baku yang digunakan, yaitu

Lebih terperinci

NAMA : CRISTOPEL L TOBING NIM : UNIVERSITAS SUMATERA UTARA. Universitas Sumatera Utara

NAMA : CRISTOPEL L TOBING NIM : UNIVERSITAS SUMATERA UTARA. Universitas Sumatera Utara BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Trinatrium Fosfat Trinatrium fosfat adalah agen pembersih, makanan aditif, dan penghilang noda. Trinatrium fosfat berwarna putih berbentuk butiran atau kristal padat dan sangat

Lebih terperinci

LAMPIRAN A PERHITUNGAN NERACA MASSA

LAMPIRAN A PERHITUNGAN NERACA MASSA LAMPIRAN A PERHITUNGAN NERACA MASSA Basis perhitungan : 1 jam operasi Satuan berat : kilogram (kg) Kapasitas produksi : 5.000 ton/tahun Waktu operasi : 0 hari/tahun Berat Molekul : C 6 H 5 NHCOCH 15 kg/kmol

Lebih terperinci

PABRIK SUSU TABLET EFFERVESCENT DARI SUSU KAMBING ETAWA DENGAN METODE GRANULASI BASAH

PABRIK SUSU TABLET EFFERVESCENT DARI SUSU KAMBING ETAWA DENGAN METODE GRANULASI BASAH PABRIK SUSU TABLET EFFERVESCENT DARI SUSU KAMBING ETAWA DENGAN METODE GRANULASI BASAH Disampaikan pada 23 Juni di ruang sidang D3 Teknik Kimia Amalia Putri Taranita (2311 030 007) Delita Kunhermanti (2311

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRAPERANCANGAN PABRIK KIMIA

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRAPERANCANGAN PABRIK KIMIA EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRAPERANCANGAN PABRIK KIMIA PRAPERANCANGAN PABRIK BIOETANOL BERBAHAN BAKU NIRA BATANG SORGUM DENGAN KAPASITAS 50.000 KL/TAHUN Oleh : Galih Prihasetya Hermawan Hendrawan Laksono

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Hexamine Hexamine merupakan produk dari reaksi antara amonia dan formalin dengan menghasilkan air sebagai produk samping. 6CH 2 O (l) + 4NH 3(l) (CH 2 ) 6 N 4 + 6H 2 O Gambar

Lebih terperinci

V. SPESIFIKASI PERALATAN

V. SPESIFIKASI PERALATAN V. SPESIFIKASI PERALATAN A. Peralatan Proses Peralatan proses pabrik Pulp Unbleached dengan kapasitas 30.000 ton/tahun terdiri dari : 1. Tangki Penyimpanan Etanol ( TP 101 ) : Menampung etanol untuk keperluan

Lebih terperinci

PRARANCANGAN PABRIK TRISODIUM FOSFAT DARI ASAM FOSFAT, SODIUM KARBONAT DAN SODIUM HIDROKSIDA DENGAN KAPASITAS TON/TAHUN

PRARANCANGAN PABRIK TRISODIUM FOSFAT DARI ASAM FOSFAT, SODIUM KARBONAT DAN SODIUM HIDROKSIDA DENGAN KAPASITAS TON/TAHUN PRARANCANGAN PABRIK TRISODIUM FOSFAT DARI ASAM FOSFAT, SODIUM KARBONAT DAN SODIUM HIDROKSIDA DENGAN KAPASITAS 45.000 TON/TAHUN Disusun sebagai salah satu syarat menyelesaikan Program Studi Strata I pada

Lebih terperinci

PABRIK ASAM OKSALAT DARI TEPUNG BIJI SORGUM (SORGHUM BICOLOR L) DENGAN PROSES OKSIDASI ASAM NITRAT

PABRIK ASAM OKSALAT DARI TEPUNG BIJI SORGUM (SORGHUM BICOLOR L) DENGAN PROSES OKSIDASI ASAM NITRAT PABRIK ASAM OKSALAT DARI TEPUNG BIJI SORGUM (SORGHUM BICOLOR L) DENGAN PROSES OKSIDASI ASAM NITRAT Disusun Oleh: Nur Alvi L 2307 030 075 Novarina Lailin N 2307 030 084 Dosen Pembimbing: Dr. Ir. Niniek

Lebih terperinci

Prarancangan pabrik magnesium oksida dan asam sulfat kapasitas ton/tahun. Titik Setyowati I BAB I PENDAHULUAN

Prarancangan pabrik magnesium oksida dan asam sulfat kapasitas ton/tahun. Titik Setyowati I BAB I PENDAHULUAN Prarancangan pabrik magnesium oksida dan asam sulfat kapasitas 20.000 ton/tahun Titik Setyowati I.1503055 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pendirian Pabrik Perkembangan industri sebagai bagian dari

Lebih terperinci