V. SPESIFIKASI PERALATAN. Peralatan proses Pabrik Kalsium Klorida dengan kapasitas ton/tahun. Tabel 5.1. Tangki Penyimpanan HCl (B-01)

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "V. SPESIFIKASI PERALATAN. Peralatan proses Pabrik Kalsium Klorida dengan kapasitas ton/tahun. Tabel 5.1. Tangki Penyimpanan HCl (B-01)"

Transkripsi

1 V. SPESIFIKASI PERALATAN A. Peralatan Proses Peralatan proses Pabrik Kalsium Klorida dengan kapasitas ton/tahun terdiri dari : 1. Tangki Penyimpanan HCl (B-01) Tabel 5.1. Tangki Penyimpanan HCl (B-01) B-01 Tekanan Desain Tangki Penyimpanan HCl Menyimpan HCL dengan kapasitas ,8800 kg Silinder tegak (vertikal) dengan dasar datar (flat bottom) dan atap (head) berbentuk floating roof ,5973 ft3 Diameter shell (D) Tinggi shell (Hs) Tebal shell (ts) Tebal head Tinggi total 32,1115 psi Bahan Stainless Steel 310 Jumlah 1 buah = 70 = 40 = 1,35 = 15,05 = 44 ft ft in in ft 2. Pompa 01 (PP 101)

2 25 Tabel 5.2 Spesifikasi Pompa 01 (PP 101) Pompa PP 101 Mengalirkan HCl dari B-01 ke vaporizer (VP- 01) Centrifugal pump, single suction, single stage Bahan Konstruksi Stainless Steel (austenitic) AISI tipe 316 0,6627 gpm Efisiensi Pompa 80% NPS = 3 /4 in Panjang pipa lurus (Le) : 10 m Standar elbow 90 o : 3 unit Jumlah tee : 1 unit Jumlah gate valve : 2 unit Beda ketinggian : 2 m motor 0,5 hp 0, m Jumlah 2 buah (1 cadangan) 3. Vaporizer -01(VP-01) Tabel 5.3 spesifikasi Vaporizer -01(VP-01)

3 26 Vaporizer VP-01 Menguapkan HCll dengan menggunakan steam sebagai media pemanas Shell and Tube Heat Exchanger pipa OD tube = 0,75 in ID shell = 12 in Baffle space = 6 in L = 16 ft Rd diperlukan = 0,001 Rd hitung = 0,02185 Jumlah pipa =82 buah tube = 0,148 psi shell = 0, psi Bahan konstruksi Carbon Steel SA 283 Grade C Jumlah 1 Buah 4. Heater (HE-101) Tabel 5.4. Spesifikasi Heater (HE-101) Heater HE-01 Menaikkan temperatur uap HCl dari 108,6 o C menjadi 189,03 o C Tipe 1-2 Shell and Tube Heat Exchanger pipa OD tube = 0,75 in ID shell = 15,25 in Baffle space = 5 in L = 16 ft Rd diperbolehkan = 0,002 Rd hitung = 0,00202 Jumlah tube = 124 buah = 0,072 psi Bahan konstruksi Stainless steel Austenitic 310 Jumlah 1 buah 5. Tangki Penyimpanan CaCO3 Tabel 5.5 Spesifikasi Bin -02 (B-02) B 02 Menampung sementara CaCO3 untuk

4 27 diumpankan ke Belt Conveyor (BC 01) Tipe Storage Bin 28,304 ft 3 Dshell 2,788 ft Hshell 4,182 ft Tshell 3/16 in HKONIS 1,213 ft DKONIS 0,697 ft TKONIS 3/16 in Tekanan 19,597 psi Bahan Carbon Steel SA-283 Grade C tipe 316 Kontruksi Jumlah 2 buah (1 cadangan) Harga alat $ Belt Conveyor (BC - 101) Tabel 5.6 Spesifikasi Belt Conveyor (BC - 101) Nama alat Bahan motor BC-101 Belt Conveyor Mengangkut (CaOCO3 ke Bucket Elevator (BE- 101 ) Low alloy Steel 3.705,41 ton/jam 2 Hp Panjang belt 20 ft (6,1 m) Belt speed 100 /min (normal) s.d. 200 ft/min (maksimum) 7. Bucket Elevator (BE-01) Tabel 5.7 Spesifikasi Bucket Elevator (BE-01) Centrifugal-discharge spaced buckets 2,723 ton /jam

5 28 Tinggi 25 Ft Daya motor 1,875 Hp Lebar belt 4 In Kecepatan 225 ft/menit Jumlah 1 buah 8. Hopper (H-01) alat H 101 Menampung sementara BaS dan mengumpan ke ST- 101 Tipe Hopper 2,269 ton/jam D = 6,502 ft = 1,829 m H = 4,8765 ft = 1,219 m tc = 5/16 in Tekanan 16,17 psi Bahan konstruksi Carbon Steel SA-283 Grade C 9. Reactor (RE-01) Tabel 5. 9 Spesifikasi Reactor (RE-01) Heater HE-01 Menaikkan temperatur uap HCl dari 108,6 oc menjadi 189,03 oc

6 29 Tipe 1-2 Shell and Tube Heat Exchanger OD tube = 0,75 in ID shell Baffle space = 15,25 in = 5 in pipa L = 16 ft Rd diperbolehkan = 0,002 Rd hitung = 0,00202 Jumlah tube = 124 buah = 0,072 psi Bahan konstruksi Stainless steel Austenitic 310 Jumlah 1 buah 10. Cyclon ( CY 01 ) Tabel 5.10 Spesifikasi Cyclon ( CY 01 ) Memisahkan partikel padatan yang terbawa udara keluaran dari Rotary Kiln (RK-601) CY-01 16,8238 m 3 /sekon Kondisi Operasi T = 200 C

7 30 P = 10,8494 psi Dc = 1,3333 m G = 0,6666 m D = 0,5000 m As = 22,3266 m 2 Bahan Konruksi Cast Iron 11. Rotary Cooler (RC-01) Tabel 5.11 Spesifikasi Rotary Cooler (RC-01) Mendinginkan CaCl2 keluaran dari Reaktor. RC-01 Tipe Rotary Cooler Diameter = 15,2181 ft (4,6385 m) Panjang = 111,1125 ft ( 33,8671 m) Putaran = 2 rpm Waktu tinggal = 55,4610 menit Kemiringan = 0,08 ft/ft Jumlah radial flight = 40 buah Tinggi flight = 1,9023 ft Daya Rotary = 155,2123 hp Kondisi T. Udara masuk = 30 o C Operasi T. Udara keluar = 800 o C T. Produk masuk = o C T. Produk keluar = 40 o C Jumlah 1 buah 12. Cyclon ( CY 02) Tabel Spesifikasi Cyclon ( CY 02) Memisahkan partikel padatan yang terbawa udara keluaran dari Rotary Cooler CY-02 16,8238 m 3 /sekon Kondisi Operasi T = 200 C P = 10,8494 psi

8 31 Dc = 1,3333 m G = 0,6666 m D = 0,5000 m As = 22,3266 m 2 Bahan Konruksi Cast Iron Jumlah 1 buah 13. Bucket Elevator (BE-01) Tabel 5.13 Spesifikasi Bucket Elevator (BE-01) Centrifugal-discharge spaced buckets 2,723 ton /jam Tinggi 25 Ft Daya motor 1,875 hp Lebar belt 4 in Kecepatan 225 ft/menit Jumlah 1 buah 14. Gudang Produk ( GD 01) Tabel 5.14 Spesifikasi Gudang Produk ( GD 01) Gudang Produk Kalsium Klorida GD 01 Menyimpan produk kalsium klorida selama 7 hari operasi Bangunan tertutup P = 15,359 m L = 13,359 m

9 32 Kondisi operasi H P T = 5 m = 1 atm = 303 K B. Peralatan Utilitas: 1. Bak Sedimentasi (BS-101) Tabel 5.15 Spesifikasi Bak Sedimentasi (BS-101) Bak sedimentasi BS-101 Mengendapkan lumpur dan kotoran air sungai Bak rektangular 23,7469 m 3 Panjang = 6,6723 m Lebar = 1,6681 m Kedalaman = 2,1136 m Tebal dinding = 12 cm 2. Bak Penggumpal (BP-101) Tabel Spesifikasi Bak Penggumpal (BP-101) Bak Penggumpal BP-101 Menggumpalkan kotoran yang tidak mengendap di bak sedimentasi dengan menambahkan alum, soda kaustik, dan klorin Silinder vertikal m 3

10 33 Pengaduk Diameter = 3,3204 m Tinggi = 3,3204 m Marine propeller Diamater pengaduk = 1,1068 m = 2 hp 3. Tangki Alum (TI-101) Tabel Spesifikasi Tangki Alum (TI-101) Tangki Larutan Alum TI-101 Menyiapkan dan menyimpan larutan alum selama 1 hari untuk diinjeksikan ke dalam bak penggumpal. Vertical silinder 1,6680 m 3 Pengaduk Bahan konstruksi Diameter = 5 ft Tinggi = 2,5 ft Marine propeller Diamater pengaduk = 1,667 ft = 0,5 hp Carbon steel SA-283 Grade C 4. Tangki Soda Kaustik (TI-102) Tabel Spesifikasi Tangki Soda Kaustik (TI-102) Tangki Larutan soda kaustik TI-102 Menyiapkan dan menyimpan larutan soda kaustik volum selama 1 hari untuk diinjeksikan ke dalam bak penggumpal dan cooling tower. Vertical silinder 1,7727 m 3

11 34 Pengaduk Bahan konstruksi Diameter = 5 ft Tinggi = 7 ft Marine propeller Diamater pengaduk =1,667 ft = 1,5 hp Stainless steel 316 CF Tangki Larutan Klorin (TI-103) Tabel Spesifikasi Tangki Klorin (TI-103) Tangki Larutan klorin TI-103 Menyiapkan dan menyimpan larutan klorin volum selama 1 hari untuk diinjeksikan ke dalam bak penggumpal dan cooling tower. Vertical silinder 5,6934 m 3 Diameter = 8 ft Tinggi = 4 ft Pengaduk Marine propeller Diamater pengaduk = 0,8128 m =0,5 hp Bahan konstruksi Hastelloy alloy C Tangki Inhibitor (TI-104) Tabel Spesifikasi Tangki Inhibitor (TI-104) Tangki Inhibitor TI-104 Tempat penyimpanan inhibitor untuk diinjeksikan ke cooling tower Silinder tegak (vertikal) dengan dasar datar (flat bottom) dan atap (head) berbentuk torrispherical Diameter shell (D) 44,8 in

12 35 Tinggi shell (Hs) 67,2 in Tebal shell (ts) 0,5000 in Tinggi head 3,3339 in Tipe head Torrispherical Dished Head Tebal head 0,5000 in Motor 2 hp 7. Tangki Dipersant (TI-105) Tabel Spesifikasi Tangki Dispersant (TI-105) Tangki dispersant TD-105 Tempat penyimpanan dispersant untuk diinjeksikan ke cooling tower Silinder tegak (vertikal) dengan dasar datar (flat bottom) dan atap (head) berbentuk torrispherical Diameter shell (D) 180 in Tinggi shell (Hs) 144 in Tebal shell (ts) 0,.6250 in Tinggi head 9,7754 in Tipe head Torrispherical Dished Head Tebal head in Motor 2 hp 8. Tangki Larutan Asam Sulfat -106 (T1-106) Tabel Spesifikasi Tangki Asam Sulfat (T1-106) Tangki Asam Sulfat TI-106 Menyiapkan dan menyimpan larutan asam sulfat volum selama 4 hari untuk diinjeksikan ke cooling tower dan sebagai regeneran resin penukar kation Vertical silinder 2,4019 m 3

13 36 Pengaduk Diameter =6 ft Tinggi = 3 ft Marine propeller Diamater pengaduk =2 ft = 0,5 hp 9. Tangki Air Hidrazin -107 (TI-107) Tabel Spesifikasi Tangki Air Hidrazin (T1-107) Tangki Air Hidrazin TI-107 6,98 m 3 Menyiapkan dan menyimpan hidrazin untuk diinjeksikan ke Deaerator. Silinder tegak (vertikal) de ngan dasar datar (flat bottom) dan atap (head) berbentuk conical Diameter = 3,05 m Tinggi shell Tinggi atap Tebal shell Tebal atap = 3,66 m = 0,5984 ft = 1/4 in = 3/8 in 10. Clarifier -101 (CF-101) Tabel Spesifikasi Clarifier (CF-101) Clarifier CF ,1947m 3 Mengendapkan gumpalan kotoran dari bak penggumpal (BP-101) Bak berbentuk kerucut terpancung

14 37 Tinggi = 3,0480 m Diameter Atas = 3,4522 m Diameter Bawah = 2,1058 m 11. Sand Filter (SF-101) Tabel Spesifikasi Sand Filter (SF-101) Sand Filter SF-101 Menyaring kotoran yang masih terbawa oleh air Silinder tegak (vertikal) dengan head dan bottom berbentuk torispherical den media penyaring pasir dan kerikil 26,1192 m 3 /jam Diameter Tinggi = 0,7112 m = 4,8596 m Tebal shell (ts) = 0,1875 in Tekanan desain Waktu backwash Tinggi head 18,1438 psia 3,33 menit = 0,1875 in 12. Filtered Water Tank (TP-101) Tabel Spesifikasi Filtered Water Tank (TP-101) Filtered Water Tank TP m 3 Menampung air keluaran sand filter Silinder tegak (vert ikal) dengan dasar datar (flat bottom) dan atap (head) berbentuk conical

15 38 Tutup atas Tekanan desain Tebal head Bahan konstruksi Diameter shell (D) = 14 ft Tinggi shell (Hs) = 7 ft Tebal shell (ts) = 5/16 in, Tinggi atap = ft Tebal lantai = ½ in, bentuk plate Jumlah course = 1 conical 17,3095 psi 3/16 in Carbon Steel SA-283 Grade C 13. Tangki Penyimpanan Air Domestik (TP-102) Tabel Spesifikasi Tangki Penyimpanan Air Dmestik (TP-102) Tangki penyimpanan air domestik TP-102 Menampung air untuk kebutuhan domestik selama 8 jam sebanyak 15,14 m 3 /jam Silinder tegak (vertikal) dengan dasar datar (flat bottom) dan atap (head) berbentuk conical 18,1610 m 3

16 39 Tutup atas Tekanan desain Tebal head Bahan konstruksi Diameter shell (D) =12 ft Tinggi shell (Hs) = 6 ft Tebal shell (ts) = 1/4 in Tinggi atap = ft Tebal lantai = ½ in, bentuk plate Jumlah course = 1 conical 17,577 psi 1/4 in Carbon Steel SA-283 Grade C 14. Tangki Penyimpanan Air Hydrant (TP-103) Tabel Spesifikasi Tangki Penyimpanan Air Hydrant (TP-103) Tangki penyimpanan air hidrant TP-103 Menampung air untuk kebutuhan pemadam kebakaran selama 24 jam sebanyak 48 m 3 /jam Silinder tegak (vertikal) dengan dasar datar (flat bottom) dan atap (head) berbentuk conical 57.6 m 3 Diameter shell (D) = 18 ft

17 40 Tutup atas Tekanan desain Tebal head Bahan konstruksi Tinggi shell (Hs) = 9 ft Tebal shell (ts) = 3/8 in Tinggi atap = ft Tebal lantai = ½ in, bentuk plate Jumlah course = 2 conical 18,4542 psia ;15,7347 psia 3/8 in Carbon Steel SA-283 Grade C 15. Tangki Air Kondensat -104 (TP-104) Tabel Spesifikasi Tangki Air Kondensat (TP-104) Tangki Air Kondensat TP-104 Tempat penyimpanan air kondensat Silinder tegak (vertikal) dengan dasar datar (flat m 3 Diameter shell (D) = 6,4008 m Tinggi shell (Hs) = 3,3528 m Tebal shell (ts) = 0,3710 in Tinggi atap = 0,4204 m

18 41 Tutup atas Tekanan desain Tebal head Bahan konstruksi Tebal lantai = 0,1875 in Jumlah course = 2 conical psi in Carbon Steel SA-283 Grade C 16. Tangki Penyimpanan Air Demin (TP-105) Tabel Spesifikasi Tangki penyimpanan air demin (TP-105) Tangki penyimpanan air demin TP ,9260 m 3 Menampung air keluaran anion exchanger selama 8 jam sebanyak 136,6010 m 3 /jam Silinder tegak (vertikal) dengan dasar datar (flat bottom) dan atap (head) berbentuk conical Diameter shell (D) Tinggi shell (Hs) Tebal shell (ts) = 25 ft =13 ft = ½ in,1/2 in, 3/8in

19 42 Tutup atas Tekanan desain Tebal head Tinggi atap = 0,5 ft Tebal lantai = ½ in, bentuk plate Jumlah course = 3 conical 19,8893psi, 17,1698 psi, 14,4104 psi 1/2 in 17. Tangki Air Proses -106 (TP-106) Tabel Spesifikasi Tangki Air Proses (TP-106) Tangki penyimpanan air proses TP-106 Menampung air keperluan air proses selama 8 jam sebanyak 150,9235 m 3 /jam Silinder tegak (vertikal) dengan dasar datar (flat bottom) dan atap (head) berbentuk conical 125,7696 m 3

20 43 Diameter shell (D) = 24 ft Tinggi shell (Hs) =12 ft Tebal shell (ts) = ¼ in, 3/8 in Tinggi atap = 0,5 ft Tebal lantai = ½ in, bentuk plate Jumlah course = 2 Tutup atas conical Tekanan Desain 19,8848 psi, 17,1654 psi Tebal head 1/2 in Bahan konstruksi Carbon Steel SA-283 Grade C 18. Tangki Penyimpanan Air Umpan Boiler (TP-107) Tabel Spesifikasi Tangki Penyimpanan Air Umpan Boiler Tangki penyimpanan air umpan boiler TP-107 Menampung air untuk kebutuhan umpan boiler selama 5 jam sebanyak 89,3922 m 3 /jam Silinder tegak (vertikal) dengan dasar datar (flat bottom) dan atap (head) berbentuk conical 118,4058 m 3

21 44 Diameter shell (D) = 22 ft Tinggi shell (Hs) =11 ft Tebal shell (ts) = 3/8 in Tinggi atap = ft Tebal lantai = ½ in, bentuk plate Jumlah course = 2 Tutup atas conical Tekanan desain 19,1990 Tebal head 3/8 in Bahan konstruksi Carbon Steel SA-283 Grade C 19. Hot Basin (HB-101) Tabel Spesifikasi Hot Basin (HB-101) Hot Basin HB-101 Menampung air pendingin yang telah digunakan oleh peralatan proses untuk kemudian dialirkan ke cooling tower Bak rectangular 8,6462 m 3 Panjang = 3,3685 m Lebar = 0,8421 m Tinggi = 3,0480 m Tebal dinding = 12 cm 20. Cooling Tower (CT-101) Tabel Spesifikasi Cooling Tower (CT-101) Tipe Cooling Tower CT-101 8,6707 m 3 Mendinginkan air pendingin yang telah digunakan oleh peralatan proses dengan menggunakan media pendingin udara dan mengolah dari temperatur 40 o C menjadi 30 o C Inducted Draft Cooling Tower

22 45 Tenaga motor Bahan konstruksi Menara: Panjang Lebar Tinggi 1 hp Beton = 1,6844 m = 0,8422 m = 6,1 m 21. Cold Basin (CB-101) Tabel Spesifikasi Cold Basin (CB-101) Cold Basin CB-101 Menampung air pendingin yang telah digunakan oleh peralatan proses untuk kemudian dialirkan ke cooling tower Bak rectangular 8,6462 m 3 Panjang = 3,3685 m Lebar = 0,8421 m Tinggi = 3,0480 m Tebal dinding = 12 cm 22. Cation Exchanger (CE-101) Tabel Spesifikasi Cation Exchanger (CE-101) Cation Exchanger CE-101 Menghilangkan ion-ion positif yang terlarut dan menghilangkan kesadahan air Silinder tegak (vertikal) dengan head berbentuk torisperical. 17,0756 m 3 Diameter shell (D) = 3,5 ft Tinggi shell (Hs) = ft Tebal shell (ts) = 3/16 in

23 46 Tinggi atap = 9,0068 in Tekanan 17,3764 psi Desain Tebal head ¼ in Bahan Carbon Steel SA-283 Grade C konstruksi Jumlah 1 (buah) 23. Anion Exchanger (AE-101) Tabel Spesifikasi Anion Exchanger (AE-101) Anion Exchanger AE-101 Menghilangkan ion-ion negatif yang terlarut dan menghilangkan kesadahan air Silinder tegak (vertikal) dengan head berbentuk torisperical. 17,0756 m 3 Diameter shell (D) = 3,5 ft Tinggi shell (Hs) = ft Tebal shell (ts) = 3/16 in Tinggi atap = 9,0068 in Tekanan 17,3764 psi Desain Tebal head 1/4 in Bahan Carbon Steel SA-283 Grade C 24. Daerator (DA-101) Tabel Spesifikasi Daerator (DA-101) Deaerator DA-101 Menghilangkan gas-gas terlarut dalam air, seperti: O2 dan CO2, agar korosif dan kerak tidak terjadi, diinjeksikan hydrazine (O2 scavanger) serta senyawaan fosfat. Tangki horizontal dengan head berbentuk ellips dilengkapi sparger. 17,8784 m 3 Diameter shell (D) = 1,2192 m Panjang shell (H) = 6,0960 m

24 47 Tekanan Desain Tebal head Bahan konstruksi Jumlah Tebal shell (ts) = 3/16 in 25,1916 psi 3/16 in Carbon Steel SA-283 Grade C 1 buah 25. Boiler -101 (B-101) Tabel Spesifikasi Boiler (B-101) Tipe Steam Boiler BO-101 Menghasilkan high temperature steam untuk keperluan proses Water tube boiler High pressure satureted steam Heating surface m ,0541 kj/jam Bahan Bakar Fuel Oil Kebutuhan BBM 0,8820 m 3 /jam 25 hp Jumlah 1 Buah 26. Pompa Utilitas (PU 101) Tabel Spesifikasi Pompa Utilitas (PU 101)

25 48 Pom1pa PU 01 Mengalirkan air sungai ke bak sedimentasi Centrifugal pump 104,55 gpm NPS = 2 in ID = 2,067 in = 0,0525 m OD = 2,380 in = 0,0605 m Flow Area = 3,35 in 2 = 0,0022 m 2 Sch No = 40 motor 6 hp min 0,38 m Jumlah 2 buah 27. Pompa Utilitas (PU-102) Tabel Spesifikasi Pompa Utilitas (PU 102) Pompa Utilitas PU-102 Memompa air keluaran dari bak sedimentasi menuju ke bak penggumpal (BP-01) Centrifugal pump, single-suction, single stage 118,2561 gpm NPS = 2,5 in Panjang pipa lurus (L): 10 m Standar elbow 90 o : 3 unit Jumlah gate valve : 2 unit Beda ketinggian : 3 m 1,5 hp 3,5128 m Jumlah 2 buah (1 cadangan) 28. Pompa Utilitas (PU-103) Tabel Spesifikasi Pompa Utilitas (PU 103)

26 49 Pompa Utilitas PU-103 Memompa air keluaran bak penggumpal menuju ke clarifier (CL-01) Centrifugal pump, single-suction, single stage 107,5056 gal/min NPS = 2 ½ in Panjang pipa lurus (L): 10 m Standar elbow 90 o : 5 unit Jumlah gate valve : 2 unit 1 hp 2,3275 m Jumlah 2 buah (1 cadangan) 29. Pompa utilitas (PU-104) Tabel Spesifikasi Pompa Utilitas (PU 104) Pompa Utilitas PU-104 Memompa air keluaran CL-01 sebanyak ke sand filter (SF-01) Centrifugal pump, single-suction, single stage 107,5056 gal/min NPS = 2 ½ in Panjang pipa lurus (L): 10 m Standar elbow 90 o : 6 unit Jumlah gate valve : 2 unit 0,5 hp 0,8664 m Jumlah 3 buah (1 cadangan) 30. Pompa Utilitas (PU-105) Tabel Spesifikasi Pompa Utilitas (PU 105)

27 50 Pompa Utilitas PU-105 Memompa air dari SF-101 ke tangki air filter Centrifugal pump, single-suction, single stage 69,9895 gal/min NPS = 4 in Panjang pipa lurus (L): 12 m Standar elbow 90 o : 5 unit Jumlah gate valve : 2 unit Beda ketinggian : 6,5 m 1,5 hp 1,7484 m Jumlah 3 buah (1 cadangan) 31. Pompa Utilitas (PU-106) Tabel Spesifikasi Pompa Utilitas (PU 106) Pompa Utilitas PU-106 Memompa untuk air domestic dan air hydran Centrifugal pump, single-suction, single stage 104,3051 gal/min NPS = 2 ½ in Panjang pipa lurus (L): 50 m Standar elbow 90 o : 5 unit Jumlah gate valve : 5 unit Beda ketinggian : 9 m 3 hp 2,2811 m Jumlah 2 buah (1 cadangan) 32. Pompa Utilitas (PU-107) Tabel Spesifikasi Pompa Utilitas (PU 107)

28 51 Pompa Utilitas PU-107 Air filter tank ke hot basin n kation exchanger Centrifugal pump, double-suction, single stage 153,0731 gal/min NPS = 6 in Panjang pipa lurus (L): 5 m Standar elbow 90 o : 4 unit Jumlah gate valve : 2 unit Beda ketinggian : 4 m 3 hp 2,9458 m Jumlah 2 buah (1 cadangan) 33. Pompa Utilitas (PU-108) Tabel Spesifikasi Pompa Utilitas (PU 108) Pompa Utilitas PU-108 Memompa air dari hot basin ke cooling tower Centrifugal pump, double-suction, single stage 153,0731 gal/min NPS = 86in Panjang pipa lurus (L): 5 m Standar elbow 90 o : 2 unit Jumlah gate valve : 2 unit Beda ketinggian : 2 m 3 hp 2,9458 m Jumlah 3 buah (1 cadangan) 34. Pompa Utilitas (PU-109) Tabel Spesifikasi Pompa Utilitas (PU 109)

29 52 Pompa Utilitas PU-109 Memompa air dingin cooling tower ke cold basin Centrifugal pump, single-suction, single stage 153,0731 gal/min NPS = 6 in Panjang pipa lurus (L): 50 m Standar elbow 90 o : 5 unit Standar Tee : 2 unit Jumlah gate valve : 2 unit Beda ketinggian : 2 m 3 hp 2,9458 m Jumlah 2 buah (1 cadangan) 35. Pompa Utilitas (PU-110) Tabel Spesifikasi Pompa Utilitas (PU 110) Pompa Utilitas PU-110 Memompa air dari cold basin ke peralatan proses Centrifugal pump, double-suction, single stage 153,0731 gal/min NPS = 1 in Panjang pipa lurus (L): 50 m Standar elbow 90 o : 2 unit Jumlah gate valve : 2 unit 3 hp 2,9458 m Jumlah 2 buah (1 cadangan) 36. Pompa Utilitas (PU-111) Tabel Spesifikasi Pompa Utilitas (PU 111)

30 53 Pompa Utilitas PU-111 Memompa air kondensat ke kation exchanger Centrifugal pump, double-suction, single stage 7,4215 gal/min NPS = 1,125 in Panjang pipa lurus (L): 3 m Standar elbow 90 o : 2 unit Jumlah gate valve : 2 unit Beda ketinggian : 1,5 m 0,5 hp 0,3917 m Jumlah 2 buah (1 cadangan) 37. Pompa Utilitas (PU-112) Tabel Spesifikasi Pompa Utilitas (PU 112) Pompa Utilitas PU-112 Air dari kation exchanger ke anion exchanger Centrifugal pump, double-suction, single stage 7,4215 gal/min NPS = 1,125 in Panjang pipa lurus (L): 3 m Standar elbow 90 o : 2 unit Jumlah gate valve : 2 unit Beda ketinggian : 1,5 m 0,5 hp 0,3917 m Jumlah 2 buah (1 cadangan) 38. Pompa Utilitas (PU-113) Tabel Spesifikasi Pompa Utilitas (PU 113)

31 54 Pompa Utilitas PU-113 Air dari anion exchange ke air demineralisasi Centrifugal pump, double-suction, single stage 7,4215 gal/min NPS = 1,25 in Panjang pipa lurus (L): 3 m Standar elbow 90 o : 2 unit Jumlah gate valve : 2 unit Beda ketinggian : 1,5 m 0,5 hp 0,3917 m Jumlah 2 buah (1 cadangan) 39. Pompa Utilitas (PU-114) Tabel Spesifikasi Pompa Utilitas (PU 114) Pompa Utilitas PU-114 Air dari demineralisasi ke air proses n Deaerator Centrifugal pump, double-suction, single stage 7,4215 gal/min NPS = 1,25 in Panjang pipa lurus (L): 10 m Standar elbow 90 o : 3 unit Jumlah gate valve : 2 unit Beda ketinggian : 0,5 m 0,5 hp 0,3917 m Jumlah 2 buah (1 cadangan) 40. Pompa Utilitas (PU-115) Tabel Spesifikasi Pompa Utilitas (PU 115)

32 55 Pompa Utilitas PU-115 Memompa air proses ke pralatan yg membutuhkan Centrifugal pump, double-suction, single stage 15,5432 gal/min NPS = 1 in Panjang pipa lurus (L): 15 m Standar elbow 90 o : 3 unit Jumlah gate valve : 2 unit Beda ketinggian : 5,5 m 0,5 hp 1,0681 m Jumlah 2 buah (1 cadangan) 41. Pompa Utilitas (PU-116) Tabel Spesifikasi Pompa Utilitas (PU 116) Pompa Utilitas PU-116 Memompa air dari DA-101 ke tangki air boiler Centrifugal pump, double-suction, single stage 15,5432 gal/min NPS = 1 in Panjang pipa lurus (L): 15 m Standar elbow 90 o : 3 unit Jumlah gate valve : 2 unit Beda ketinggian : 5,5 m 0,5 hp 1,0681 m Jumlah 2 buah (1 cadangan) 42. Pompa Utilitas (PU-117) Tabel Spesifikasi Pompa Utilitas (PU 117)

33 56 Pompa Utilitas PU-117 Memompa air dari tangki air boiler ke boiler Centrifugal pump, double-suction, single stage 10,5553 gal/min NPS = 1,5 in Panjang pipa lurus (L): 25 m Standar elbow 90 o : 4 unit Jumlah gate valve : 2 unit Beda ketinggian : 1 m 0,5 hp 0,4954 m Jumlah 2 buah (1 cadangan)

V. SPESIFIKASI PERALATAN

V. SPESIFIKASI PERALATAN V. SPESIFIKASI PERALATAN A. Peralatan Proses Peralatan proses pabrik Trimetiletilen dengan kapasitas 35.000 ton/tahun terdiri dari: 1. Tangki Penyimpanan Metilbuten (ST-101) Tabel 5.1 Spesifikasi Tangki

Lebih terperinci

V. SPESIFIKASI PERALATAN

V. SPESIFIKASI PERALATAN V. SPESIFIKASI PERALATAN A. Peralatan Proses Peralatan proses pabrik Monobasic Potassium Phosphate dengan kapasitas 20.000 ton/tahun terdiri dari: 1. Tangki penyimpanan Asam fosfat (ST-101) Tabel 5. 1.

Lebih terperinci

V. SPESIFIKASI ALAT. Adapun spesifikasi slat untuk Pabrik Sirup Maltosa dengan kapasitas

V. SPESIFIKASI ALAT. Adapun spesifikasi slat untuk Pabrik Sirup Maltosa dengan kapasitas V. SPESIFIKASI ALAT Adapun spesifikasi slat untuk Pabrik Sirup Maltosa dengan kapasitas 50.000 ton/tahun adalah sebagai berikut: A. Alat Proses 1. Cassava Storage (CS-101) Tabel 5.1. Spesifikasi Cassava

Lebih terperinci

V. SPESIFIKASI PERALATAN. Spesifikasi peralatan yang digunakan pada proses pembuatan Precipitated. produksi selama 7 hari

V. SPESIFIKASI PERALATAN. Spesifikasi peralatan yang digunakan pada proses pembuatan Precipitated. produksi selama 7 hari V. SPESIFIKASI PERALATAN Spesifikasi peralatan yang digunakan pada proses pembuatan Precipitated Calcium Carbonate ( PCC ) adalah sebagai berikut: A. Peralatan Proses 1. Raw Material Storage (SS-101) :

Lebih terperinci

V. SPESIFIKASI PERALATAN. Spesifikasi peralatan yang digunakan pada proses pembuatan Precipitated Calcium

V. SPESIFIKASI PERALATAN. Spesifikasi peralatan yang digunakan pada proses pembuatan Precipitated Calcium V. SPESIFIKASI PERALATAN Spesifikasi peralatan yang digunakan pada proses pembuatan Precipitated Calcium Carbonate ( PCC ) adalah sebagai berikut : A. Peralatan Proses 1. Storage ( ST-101) : Menampung

Lebih terperinci

V. SPESIFIKASI PERALATAN

V. SPESIFIKASI PERALATAN V. SPESIFIKASI PERALATAN A. Peralatan Proses 1. Tangki Penyimpanan 2-Butanol (TP-101) Tabel 36. Spesifikasi TP-101. Alat Tangki Penyimpanan 2-Butanol Kode TP - 101 Menyimpan 2-Butanol pada suhu 30 o C

Lebih terperinci

BAB. V SPESIFIKASI PERALATAN

BAB. V SPESIFIKASI PERALATAN BAB. V SPESIFIKASI PERALATAN A. Peralatan Proses Peralatan proses pabrik Dekstrosa dengan kapasitas 60.000 ton/tahun terdiri dari: 1. Tangki Penyimpanan Manihot U. (ST-101) Tabel. 5.1 Spesifikasi Tangki

Lebih terperinci

V. SPESIFIKASI PERALATAN. 1. Tangki Asam Sulfat (ST - 101) Tabel Spesifikasi Tangki Asam Sulfat (ST - 101)

V. SPESIFIKASI PERALATAN. 1. Tangki Asam Sulfat (ST - 101) Tabel Spesifikasi Tangki Asam Sulfat (ST - 101) V. SPESIFIKASI PERALATAN A. Peralatan Proses 1. Tangki Asam Sulfat (ST - 101) Tabel 5. 1. Spesifikasi Tangki Asam Sulfat (ST - 101) Alat : Tangki penyimpan Asam Sulfat Kode : ST-101 : Menyimpan Asam Sulfat

Lebih terperinci

BAB V SPESIFIKASI PERALATAN

BAB V SPESIFIKASI PERALATAN BAB V SPESIFIKASI PERALATAN A. Peralatan Proses Peralatan proses pabrik Kalium Hidroksida dengan kapasitas 20.000 ton/tahun terdiri dari: Tabel 5.1. Spesifikasi Solid Storage (SS-101) BahanKonstruksi Kondisi

Lebih terperinci

DAFTAR TABEL. 1.1 Produsen Asam Nitrat dan Sodium Klorida di Indonesia Konsumsi Sodium Nitrat berdasarkan Industri

DAFTAR TABEL. 1.1 Produsen Asam Nitrat dan Sodium Klorida di Indonesia Konsumsi Sodium Nitrat berdasarkan Industri DAFTAR TABEL Tabel Halaman 1.1 Produsen Asam Nitrat dan Sodium Klorida di Indonesia 3 1.2 Konsumsi Sodium Nitrat berdasarkan Industri 3 Penyerapnya di Indonesia 2002 2007 1.3 Data Impor Sodium Nitrat di

Lebih terperinci

V. SPESIFIKASI PERALATAN

V. SPESIFIKASI PERALATAN V. SPESIFIKASI PERALATAN A. Peralatan Proses Peralatan proses pabrik Pulp Unbleached dengan kapasitas 30.000 ton/tahun terdiri dari : 1. Tangki Penyimpanan Etanol ( TP 101 ) : Menampung etanol untuk keperluan

Lebih terperinci

Prarancangan Pabrik Polistirena dengan Proses Polimerisasi Suspensi Kapasitas Ton/Tahun BAB III SPESIFIKASI ALAT

Prarancangan Pabrik Polistirena dengan Proses Polimerisasi Suspensi Kapasitas Ton/Tahun BAB III SPESIFIKASI ALAT BAB III SPESIFIKASI ALAT 1. Tangki Penyimpanan Spesifikasi Tangki Stirena Tangki Air Tangki Asam Klorida Kode T-01 T-02 T-03 Menyimpan Menyimpan air Menyimpan bahan baku stirena monomer proses untuk 15

Lebih terperinci

V. SPESIFIKASI PERALATAN

V. SPESIFIKASI PERALATAN V. SPESIFIKASI PERALATAN A. Peralatan Proses Peralatan proses Pabrik Tricresyl Phosphate dengan kapasitas 25.000 ton/tahun terdiri dari : 1. Tangki Penyimpanan Phosphorus Oxychloride (ST-101) Tabel. 5.1

Lebih terperinci

BAB V SPESIFIKASI PERALATAN

BAB V SPESIFIKASI PERALATAN BAB V SPESIFIKASI PERALATAN A. Peralatan Proses 1. CPO Storage Tank (ST-101) : CPO Storage Tank : ST-101 : Tempat penyimpanan CPO selama 7 hari Silinder tegak dengan flat bottom dan conical head dengan

Lebih terperinci

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES digilib.uns.ac.id BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES 3.1. Spesifikasi Alat Utama 3.1.1 Mixer (NH 4 ) 2 SO 4 Kode : (M-01) : Tempat mencampurkan Ammonium Sulfate dengan air : Silinder vertical dengan head

Lebih terperinci

BAB V SPESIFIKASI ALAT PROSES

BAB V SPESIFIKASI ALAT PROSES BAB V SPESIFIKASI ALAT PROSES A. Peralatan Proses 1. Reaktor ( R-201 ) : Mereaksikan 8964,13 kg/jam Asam adipat dengan 10446,49 kg/jam Amoniak menjadi 6303,2584 kg/jam Adiponitril. : Reaktor fixed bed

Lebih terperinci

V. SPESIFIKASI ALAT. Pada lampiran C telah dilakukan perhitungan spesifikasi alat-alat proses pembuatan

V. SPESIFIKASI ALAT. Pada lampiran C telah dilakukan perhitungan spesifikasi alat-alat proses pembuatan V. SPESIFIKASI ALAT Pada lampiran C telah dilakukan perhitungan spesifikasi alat-alat proses pembuatan pabrik furfuril alkohol dari hidrogenasi furfural. Berikut tabel spesifikasi alat-alat yang digunakan.

Lebih terperinci

4.19 Neraca Energi CO Neraca Energi RE Neraca Energi RE Neraca Energi DC

4.19 Neraca Energi CO Neraca Energi RE Neraca Energi RE Neraca Energi DC DAFTAR TABEL Tabel Halaman 1.1 Data Kebutuhan Isopropanolamin di Indonesia... 3 2.1 Harga Bahan Baku dan Produk... 10 2.2 Nilai ΔH 0 f (298) bahan baku dan produk... 17 2.3 Nilai ΔH 0 f masing-masing komponen...

Lebih terperinci

BAB III SPESIFIKASI PERALATAN PROSES

BAB III SPESIFIKASI PERALATAN PROSES 34 BAB III SPESIFIKASI PERALATAN PROSES 3.1. Tangki Tangki Bahan Baku (T-01) Tangki Produk (T-02) Menyimpan kebutuhan Menyimpan Produk Isobutylene selama 30 hari. Methacrolein selama 15 hari. Spherical

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN PROSES

BAB III PERANCANGAN PROSES BAB III PERANCANGAN PROSES 3.1. Uraian Proses Larutan benzene sebanyak 1.257,019 kg/jam pada kondisi 30 o C, 1 atm dari tangki penyimpan (T-01) dipompakan untuk dicampur dengan arus recycle dari menara

Lebih terperinci

Prarancangan Pabrik Aluminium Oksida dari Bauksit dengan Proses Bayer Kapasitas Ton / Tahun BAB III SPESIFIKASI PERALATAN PROSES

Prarancangan Pabrik Aluminium Oksida dari Bauksit dengan Proses Bayer Kapasitas Ton / Tahun BAB III SPESIFIKASI PERALATAN PROSES 74 3.1. Size Reduction 1. Crusher 01 BAB III SPESIFIKASI PERALATAN PROSES Kode : SR-01 : Mengecilkan ukuran partikel 50 mm menjadi 6,25 mm : Cone Crusher Nordberg HP 500 : 2 alat (m) : 2,73 Tinggi (m)

Lebih terperinci

Prarancangan Pabrik Polipropilen Proses El Paso Fase Liquid Bulk Kapasitas Ton/Tahun BAB III SPESIFIKASI PERALATAN PROSES. Kode T-01 A/B T-05

Prarancangan Pabrik Polipropilen Proses El Paso Fase Liquid Bulk Kapasitas Ton/Tahun BAB III SPESIFIKASI PERALATAN PROSES. Kode T-01 A/B T-05 51 BAB III SPESIFIKASI PERALATAN PROSES 3.1 Tangki Penyimpanan Tabel 3.1 Spesifikasi Tangki T-01 A/B T-05 Menyimpan bahan Menyimpan propilen baku propilen selama purging selama 6 hari tiga hari Spherical

Lebih terperinci

V. SPESIFIKASI PERALATAN

V. SPESIFIKASI PERALATAN V. SPESIFIKASI PERALATAN A. Peralatan Proses Peralatan proses pabrik Sodium Klorat dengan kapasitas 30.000 ton/tahun terdiri dari: 1. Bak Sedimentasi (BS-101) Tabel 5.1. Spesifikasi Bak Sedimentasi (BS-101)

Lebih terperinci

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES 47 BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES 3.1. Alat Utama Tabel 3.1 Spesifikasi Reaktor Kode R-01 Mereaksikan asam oleat dan n-butanol menjadi n-butil Oleat dengan katalis asam sulfat Reaktor alir tangki berpengaduk

Lebih terperinci

Perancangan Instalasi Unit Utilitas Kebutuhan Air pada Industri dengan Bahan Baku Air Sungai

Perancangan Instalasi Unit Utilitas Kebutuhan Air pada Industri dengan Bahan Baku Air Sungai Perancangan Instalasi Unit Utilitas Kebutuhan Air pada Industri dengan Bahan Baku Air Sungai Air yang digunakan meliputi : 1. Air pendingin, digunakan untuk mendinginkan alat penukar panas. 2. Air Proses,

Lebih terperinci

BAB III SPESIFIKASI ALAT

BAB III SPESIFIKASI ALAT 42 BAB III SPESIFIKASI ALAT 3.1. Reaktor Tugas 1. Tekanan 2. Suhu umpan 3. Suhu produk Waktu tinggal Shell - Tinggi - Diameter - Tebal Shell Head - Tebal head - Tinggi head Tabel 3.1 Reaktor R Mereaksikan

Lebih terperinci

Prarancangan Pabrik Metil Salisilat dari Metanol dan Asam Salisilat Kapasitas Ton/Tahun BAB III SPESIFIKASI ALAT. Kode T-01 T-02 T-03

Prarancangan Pabrik Metil Salisilat dari Metanol dan Asam Salisilat Kapasitas Ton/Tahun BAB III SPESIFIKASI ALAT. Kode T-01 T-02 T-03 BAB III SPESIFIKASI ALAT 1. Tangki Penyimpanan Spesifikasi Tangki Metanol Tangki Asam Tangki Metil Sulfat Salisilat Kode T-01 T-02 T-03 Menyimpan Menyimpan asam Menyimpan metil metanol untuk 15 sulfat

Lebih terperinci

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES. Kode M-01 M-02 M-03 Fungsi Mencampur NaOH 98% dengan air menjadi larutan NaOH 15%

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES. Kode M-01 M-02 M-03 Fungsi Mencampur NaOH 98% dengan air menjadi larutan NaOH 15% III.1 Spesifikasi Alat Utama BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES Alat-alat utama di pabrik ini meliputi mixer, reaktor, netralizer, evaporator, centrifuge, dekanter. Spesifikasi yang ditunjukkan adalah fungsi,

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN PROSES

BAB III PERANCANGAN PROSES BAB III PERANCANGAN PROSES 3.1. Uraian Proses Reaksi pembentukan C8H4O3 (phthalic anhydride) adalah reaksi heterogen fase gas dengan katalis padat, dimana terjadi reaksi oksidasi C8H10 (o-xylene) oleh

Lebih terperinci

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES digilib.uns.ac.id BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES 3.1. Alat Utama 3.1.1. Reaktor Kode : R : sebagai tempat berlangsungnya reaksi esterifikasi antara terephthalic acid dan metanol menjadi dimethyl terephthalate.

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN PROSES

BAB III PERANCANGAN PROSES BAB III PERANCANGAN PROSES 3.1 Uraian Proses 3.1.1 Persiapan Bahan Baku Proses pembuatan Acrylonitrile menggunakan bahan baku Ethylene Cyanohidrin dengan katalis alumina. Ethylene Cyanohidrin pada T-01

Lebih terperinci

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES Alat proses pabrik isopropil alkohol terdiri dari tangki penyimpanan produk, reaktor, separator, menara distilasi, serta beberapa alat pendukung seperti kompresor, heat

Lebih terperinci

BAB III SPESIFIKASI ALAT

BAB III SPESIFIKASI ALAT digilib.uns.ac.id 47 BAB III PROSES 3.1. Alat Utama Tabel 3.1 Spesifikasi Reaktor Kode R-01 Mereaksikan asam oleat dan n-butanol menjadi n-butil Oleat dengan katalis asam sulfat Reaktor alir tangki berpengaduk

Lebih terperinci

BAB III SPESIFIKASI PERALATAN PROSES. : untuk menyerap NH3 dan CO2 oleh. : Menara bahan isian (packed tower) : Low alloy steel SA 204 grade C

BAB III SPESIFIKASI PERALATAN PROSES. : untuk menyerap NH3 dan CO2 oleh. : Menara bahan isian (packed tower) : Low alloy steel SA 204 grade C BAB III SPESIFIKASI PERALATAN PROSES 3.1. Absorber Kode : AB : untuk menyerap NH3 dan CO2 oleh H2O Material Kondisi Operasi : Menara bahan isian (packed tower) : Low alloy steel SA 204 grade C : T = 40

Lebih terperinci

BAB III SPESIFIKASI ALAT

BAB III SPESIFIKASI ALAT BAB III SPESIFIKASI ALAT III.1. Spesifikasi Alat Utama III.1.1 Reaktor : R-01 : Fixed Bed Multitube : Mereaksikan methanol menjadi dimethyl ether dengan proses dehidrasi Bahan konstruksi : Carbon steel

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN PROSES

BAB III PERANCANGAN PROSES BAB III PERANCANGAN PROSES 3.1. URAIAN PROSES Pabrik asetanilida ini di produksi dengan kapasitas 27.500 ton/tahun dari bahan baku anilin dan asam asetat yang akan beroperasi selama 24 jam perhari dalam

Lebih terperinci

25. Neraca panas pada Vaporizer (VP-101) Neraca panas pada Separator Drum (SD-101) Neraca energi pada Kompresor (K-101)

25. Neraca panas pada Vaporizer (VP-101) Neraca panas pada Separator Drum (SD-101) Neraca energi pada Kompresor (K-101) DAFTAR TABEL Tabel Halaman 1. Daftar Harga Bahan Baku dan Produk... 3 2. Data Impor MEK ke Indonesia... 4 3. Perbandingan Proses Pembuatan MEK... 8 4. Sifat Fisik Komponen... 14 5. Entalpi komponen pada

Lebih terperinci

atm dengan menggunakan steam dengan suhu K sebagai pemanas.

atm dengan menggunakan steam dengan suhu K sebagai pemanas. Pra (Rancangan PabrikjEthanoldan Ethylene danflir ' BAB III PERANCANGAN PROSES 3.1 Uraian Proses 3.1.1 Langkah proses Pada proses pembuatan etanol dari etilen yang merupakan proses hidrasi etilen fase

Lebih terperinci

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES. Alat-alat di pabrik ini meliputi reactive distillation, menara distilasi,

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES. Alat-alat di pabrik ini meliputi reactive distillation, menara distilasi, BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES Alat-alat di pabrik ini meliputi reactive distillation, menara distilasi, kondenser, accumulator, reboiler, heat exchanger, pompa dan tangki. tiap alat ditunjukkan dalam

Lebih terperinci

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES. Alat-alat di pabrik ini meliputi reactive distillation, menara distilasi,

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES. Alat-alat di pabrik ini meliputi reactive distillation, menara distilasi, BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES Alat-alat di pabrik ini meliputi reactive distillation, menara distilasi, kondenser, accumulator, reboiler, heat exchanger, pompa dan tangki. tiap alat ditunjukkan dalam

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN PROSES. bahan baku Metanol dan Asam Laktat dapat dilakukan melalui tahap-tahap sebagai

BAB III PERANCANGAN PROSES. bahan baku Metanol dan Asam Laktat dapat dilakukan melalui tahap-tahap sebagai BAB III PERANCANGAN PROSES 3.1 Uraian Proses Proses pembuatan Metil Laktat dengan reaksi esterifikasi yang menggunakan bahan baku Metanol dan Asam Laktat dapat dilakukan melalui tahap-tahap sebagai berikut

Lebih terperinci

proses oksidasi Butana fase gas, dibagi dalam tigatahap, yaitu :

proses oksidasi Butana fase gas, dibagi dalam tigatahap, yaitu : (pra (Perancangan (PabnHjhjmia 14 JlnhiridMaleat dari(butana dan Vdara 'Kapasitas 40.000 Ton/Tahun ====:^=^=============^==== BAB III PERANCANGAN PROSES 3.1 Uraian Proses 3.1.1 Langkah Proses Pada proses

Lebih terperinci

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES

BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES III.. Spesifikasi Alat Utama Alat-alat utama di pabrik ini meliputi mixer, static mixer, reaktor, separator tiga fase, dan menara destilasi. Spesifikasi yang ditunjukkan

Lebih terperinci

LAMPIRAN D PERHITUNGAN UTILITAS

LAMPIRAN D PERHITUNGAN UTILITAS D-1 LAMPIRAN D PERHITUNGAN UTILITAS Utilitas berfungsi untuk menyediakan bahan-bahan penunjang yang mendukung kelancaran pada sistem produksi di pabrik. Unit-unit yang ada di utilitas terdiri dari : 1.

Lebih terperinci

BAB III SPESIFIKASI PERALATAN PROSES

BAB III SPESIFIKASI PERALATAN PROSES BAB III SPESIFIKASI PERALATAN PROSES 3.1. Furnace : F : Tempat terjadinya reaksi cracking ethylene dichloride menjadi vinyl chloride dan HCl : Two chamber Fire box : 1 buah Kondisi Operasi - Suhu ( o C)

Lebih terperinci

PRARANCANGAN PABRIK UREA FORMALDEHID PROSES FORMOX KAPASITAS TON / TAHUN

PRARANCANGAN PABRIK UREA FORMALDEHID PROSES FORMOX KAPASITAS TON / TAHUN EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA PRARANCANGAN PABRIK UREA FORMALDEHID PROSES FORMOX KAPASITAS 44.000 TON / TAHUN MURTIHASTUTI Oleh: SHINTA NOOR RAHAYU L2C008084 L2C008104 JURUSAN TEKNIK

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA 1 EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PERANCANGAN PABRIK UREA FORMALDEHID DENGAN PROSES DBWESTERN KAPASITAS 16.000 TON/TAHUN Oleh : FAHRIYA PUSPITA SARI SHOFI MUKTIANA SARI NIM. L2C007042

Lebih terperinci

TUGAS PERANCANGAN PABRIK FORMALDEHID PROSES HALDOR TOPSOE KAPASITAS TON / TAHUN

TUGAS PERANCANGAN PABRIK FORMALDEHID PROSES HALDOR TOPSOE KAPASITAS TON / TAHUN XECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PERANCANGAN PABRIK FORMALDEHID PROSES HALDOR TOPSOE KAPASITAS 100.000 TON / TAHUN Oleh: Dewi Riana Sari 21030110151042 Anggun Pangesti P. P. 21030110151114

Lebih terperinci

BAB IV UNIT PENDUKUNG DAN LABORATORIUM

BAB IV UNIT PENDUKUNG DAN LABORATORIUM BAB IV UNIT PENDUKUNG DAN LABORATORIUM 4.1 Unit Pendukung Proses 1. Unit penyediaan dan pengolahan air. Unit ini berfungsi untuk penyedia kebutuhan air pendingin, air umpan boiler, air domestik, dan air

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA PERANCANGAN PABRIK AMMONIUM CHLORIDE PROSES AMMONIUM SULFAT-SODIUM CHLORIDE KAPASITAS PRODUKSI 35. TON/TAHUN Oleh : Agnes Ayunda N.U. NIM. L2C819 Heru Cahyana

Lebih terperinci

BAB IV UNIT PENDUKUNG PROSES DAN LABORATORIUM

BAB IV UNIT PENDUKUNG PROSES DAN LABORATORIUM 52 BAB IV UNIT PENDUKUNG PROSES DAN LABORATORIUM Unit pendukung proses (utilitas) merupakan bagian penting penunjang proses produksi. Utilitas yang tersedia di pabrik PEA adalah unit pengadaan air, unit

Lebih terperinci

PRARANCANGAN PABRIK FORMALDEHID PROSES FORMOX KAPASITAS TON / TAHUN

PRARANCANGAN PABRIK FORMALDEHID PROSES FORMOX KAPASITAS TON / TAHUN EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA PRARANCANGAN PABRIK FORMALDEHID PROSES FORMOX KAPASITAS 70.000 TON / TAHUN JESSICA DIMA F. M. Oleh: RISA DEVINA MANAO L2C008066 L2C008095 JURUSAN TEKNIK

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN PROSES

BAB III PERANCANGAN PROSES BAB III PERANCANGAN PROSES 3.1. Uraian Proses Pabrik Fosgen ini diproduksi dengan kapasitas 30.000 ton/tahun dari bahan baku karbon monoksida dan klorin yang akan beroperasi selama 24 jam perhari dalam

Lebih terperinci

suhu 190 C dan tekanan 12,39 atm. Hasil dari steam exploison-0\ diumpankan

suhu 190 C dan tekanan 12,39 atm. Hasil dari steam exploison-0\ diumpankan BAB III PERANCANGAN PROSES 3.1 Uraian Proses Tahap pertama proses yaitu bahan Jerami yang di masukkan kedalam Silo-0\ (SL-01) dengan menggunakan screw conveyor-0\ (SC-01) kemudian diumpankan ke Ball Mill

Lebih terperinci

Prarancangan Pabrik Kimia Propilena Oksida dengan proses Hydroperoxide Kapasitas ton/tahun BAB III

Prarancangan Pabrik Kimia Propilena Oksida dengan proses Hydroperoxide Kapasitas ton/tahun BAB III BAB III SPESIFIKASI ALAT PROSES Spesifikasi alat proses utama terdiri dari reaktor gelembung, menara distilasi, reaktor batch, flash drum-01, adsorber, dan flash drum-02. Reaktor gelembung berfungsi untuk

Lebih terperinci

PRA RANCANGAN PABRIK UREA FORMALDEHIDPROSES D. B WESTERN KAPASITAS TON/TAHUN

PRA RANCANGAN PABRIK UREA FORMALDEHIDPROSES D. B WESTERN KAPASITAS TON/TAHUN PRA RANCANGAN PABRIK UREA FORMALDEHIDPROSES D. B WESTERN KAPASITAS 19.000 TON/TAHUN Di susun Oleh: Agung Nur Hananto Putro L2C6 06 002 Moch. Radhitya Sabeth Taufan L2C6 06 030 Zulfahmi L2C6 06 051 JURUSAN

Lebih terperinci

PRARANCANGAN PABRIK SIRUP MALTOSA BERBAHAN DASAR TAPIOKA KAPASITAS TON/TAHUN

PRARANCANGAN PABRIK SIRUP MALTOSA BERBAHAN DASAR TAPIOKA KAPASITAS TON/TAHUN 1 PRARANCANGAN PABRIK SIRUP MALTOSA BERBAHAN DASAR TAPIOKA KAPASITAS 25000 TON/TAHUN O l e h : Anita Hadi Saputri NIM. L2C 007 009 Ima Winaningsih NIM. L2C 007 050 JURUSAN TEKNIK KIMIA FAKULTAS TEKNIK

Lebih terperinci

LAMPIRAN D PERHITUNGAN UTILITAS

LAMPIRAN D PERHITUNGAN UTILITAS LAMPIRAN D PERHITUNGAN UTILITAS Unit-unit yang terdapat di unit utilitas yaitu : 1. Unit penyediaan dan pengolahan air (Water system) 2. Unit pembangkit steam (Steam generation system) 3. Unit penyedia

Lebih terperinci

Neraca Panas Heater II

Neraca Panas Heater II Neraca Panas Heater II aliran 15 t 1 = 50 C Heater II T 2 = 130 C steam T 1 = 130 C aliran 16 t 2 = 60 C 29 Komponen masuk H (kcal) Komponen keluar H (kcal) Aliran 16: Aliran 18: FFA: Metil ester asam

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PERANCANGAN PABRIK AMMONIUM SULFAT DENGAN PROSES NETRALISASI DI CIKAMPEK Oleh : Ika Nawang Puspitawati Mujtahid Novembri Cucu Sektiani Agustin Tri

Lebih terperinci

PRA RANCANGAN PABRIK PEMBUATAN TANIN DARI KULIT BUAH KAKAO DENGAN KAPASITAS TON/TAHUN

PRA RANCANGAN PABRIK PEMBUATAN TANIN DARI KULIT BUAH KAKAO DENGAN KAPASITAS TON/TAHUN PRA RANCANGAN PABRIK PEMBUATAN TANIN DARI KULIT BUAH KAKAO DENGAN KAPASITAS 2.000 TON/TAHUN TUGAS AKHIR Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan Ujian Sidang Sarjana Teknik Kimia DISUSUN OLEH Nimrod Sitorus

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PERANCANGAN PABRIK AMONIUM NITRAT DENGAN PROSES UHDE Oleh : Tika Pratiwi Lis Pudiastuti NIM NIM Y. Saptiana Oktari NIM L2C0 06 112 Zulfatus Saadah

Lebih terperinci

BAB IV UNIT PENDUKUNG PROSES DAN LABORATORIUM

BAB IV UNIT PENDUKUNG PROSES DAN LABORATORIUM 54 BAB IV UNIT PENDUKUNG PROSES DAN LABORATORIUM Unit pendukung proses atau yang lebih dikenal dengan sebutan utilitas merupakan unit penunjang proses produksi yang merupakan bagian penting untuk menunjang

Lebih terperinci

C. Spesifikasi Alat Utilitas 1. Filter 2. Bak Pengendap Awal 3. Bak Penggumpal

C. Spesifikasi Alat Utilitas 1. Filter 2. Bak Pengendap Awal 3. Bak Penggumpal 83 C. Spesifikasi Alat Utilitas 1. Filter Kode : F-01 Fungsi : Menyaring kotoran-kotoran yang berukuran kecil maupun besar Lebar : 15 ft Panjang : 10 ft Diameter : 0,01 m 2. Bak Pengendap Awal Kode : B-01

Lebih terperinci

Prarancangan pabrik anilin proses hidrogenasi nitrobenzen fase uap kapasitas ton / tahun

Prarancangan pabrik anilin proses hidrogenasi nitrobenzen fase uap kapasitas ton / tahun Prarancangan pabrik anilin proses hidrogenasi nitrobenzen fase uap kapasitas 20.000 ton / tahun Disusun Oleh : Febri Hariyani I.0500019 BAB II DESKRIPSI PROSES 2.1. Spesifikasi Bahan Baku dan Produk 2.1.1.

Lebih terperinci

TUGAS PRA PERANCANGAN PABRIK BIODIESEL DARI DISTILAT ASAM LEMAK MINYAK SAWIT (DALMS) DENGAN PROSES ESTERIFIKASI KAPASITAS 100.

TUGAS PRA PERANCANGAN PABRIK BIODIESEL DARI DISTILAT ASAM LEMAK MINYAK SAWIT (DALMS) DENGAN PROSES ESTERIFIKASI KAPASITAS 100. EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PRA PERANCANGAN PABRIK BIODIESEL DARI DISTILAT ASAM LEMAK MINYAK SAWIT (DALMS) DENGAN PROSES ESTERIFIKASI KAPASITAS 100.000 TON/TAHUN Oleh: RUBEN

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PRARANCANGAN PABRIK SIRUP MALTOSA BERBAHAN DASAR TAPIOKA KAPASITAS TON PER TAHUN

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PRARANCANGAN PABRIK SIRUP MALTOSA BERBAHAN DASAR TAPIOKA KAPASITAS TON PER TAHUN EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PRARANCANGAN PABRIK SIRUP MALTOSA BERBAHAN DASAR TAPIOKA KAPASITAS 30000 TON PER TAHUN Disusun Oleh : Gita Lokapuspita NIM L2C 008 049 Mirza Hayati

Lebih terperinci

Pabrik Alumunium Sulfat dari Bauksit Dengan Modifikasi Proses Bayer dan Giulini

Pabrik Alumunium Sulfat dari Bauksit Dengan Modifikasi Proses Bayer dan Giulini Pabrik Alumunium Sulfat dari Bauksit Dengan Modifikasi Proses Bayer dan Giulini Dosen Pembimbing : Ir. Elly Agustiani, M.Eng NIP. 19580819 198503 2 003 Oleh Ricco Aditya S. W (2310 030 044) Rieska Foni

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA PRA RANCANGAN PABRIK BIODIESEL DARI BIJI JARAK DENGAN PROSES MULTI STAGE ESTERIFICATION DENGAN KAPASITAS 250.000 TON/TAHUN Dessy Kurniawati Thamrin Manurung

Lebih terperinci

PRARANCANGAN PABRIK FORMALDEHID MENGGUNAKAN METAL OXIDE CATALYST PROCESS KAPASITAS TON/TAHUN

PRARANCANGAN PABRIK FORMALDEHID MENGGUNAKAN METAL OXIDE CATALYST PROCESS KAPASITAS TON/TAHUN EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA PRARANCANGAN PABRIK FORMALDEHID MENGGUNAKAN METAL OXIDE CATALYST PROCESS KAPASITAS 50.000 TON/TAHUN Oleh: ROIKHATUS SOLIKHAH L2C 008 099 TRI NUGROHO L2C

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PERANCANGAN PABRIK MALTODEXTRIN DARI PATI TAPIOKA MENGGUNAKAN ENZIM α-amilase DENGAN KAPASITAS 100.000 TON/TAHUN O l e h : Adi Prasetyo Eliza Putra

Lebih terperinci

Pabrik Silika dari Fly Ash Batu Bara dengan Proses Presipitasi

Pabrik Silika dari Fly Ash Batu Bara dengan Proses Presipitasi Pabrik Silika dari Fly Ash Batu Bara dengan Proses Presipitasi Disusun oleh : Dina Febriarista 2310 030 015 Fixalis Oktafia 2310 030 085 Dosen Pembimbing : Ir. Imam Syafril, MT 19570819 198601 1 001 Pemanfaatan

Lebih terperinci

BAB IV UNIT PENDUKUNG PROSES DAN LABORATORIUM

BAB IV UNIT PENDUKUNG PROSES DAN LABORATORIUM Prarancangan pabrik isopropil asetat dari asam asetat dan propilen kapasitas 50.000 ton / tahun Oleh : Dhani Priyambodo NIM. I 0502019 Dwi Hantoro NIM. I 0502021 BAB IV UNIT PENDUKUNG PROSES DAN LABORATORIUM

Lebih terperinci

PABRIK PUPUK KALIUM SULFAT DENGAN PROSES DEKOMPOSISI KALSIUM SULFAT DAN KALIUM KLORIDA DENGAN MENGGUNAKAN KRISTALIZER SINGLE STAGE Disusun oleh :

PABRIK PUPUK KALIUM SULFAT DENGAN PROSES DEKOMPOSISI KALSIUM SULFAT DAN KALIUM KLORIDA DENGAN MENGGUNAKAN KRISTALIZER SINGLE STAGE Disusun oleh : SIDANG TUGAS AKHIR 2013 PABRIK PUPUK KALIUM SULFAT DENGAN PROSES DEKOMPOSISI KALSIUM SULFAT DAN KALIUM KLORIDA DENGAN MENGGUNAKAN KRISTALIZER SINGLE STAGE Disusun oleh : Evi Dwi Ertanti 2310 030 011 Fitria

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Dalam upaya bersama untuk meningkatkan kinerja perekonomian nasional,

I. PENDAHULUAN. Dalam upaya bersama untuk meningkatkan kinerja perekonomian nasional, I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dalam upaya bersama untuk meningkatkan kinerja perekonomian nasional, sektor industri kimia tetap menjadi salah satu tumpuan dan harapan. Peluang yang cukup baik dalam

Lebih terperinci

PRARANCANGAN PABRIK AMMONIUM NITRAT PROSES STENGEL KAPASITAS TON / TAHUN

PRARANCANGAN PABRIK AMMONIUM NITRAT PROSES STENGEL KAPASITAS TON / TAHUN EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA PRARANCANGAN PABRIK AMMONIUM NITRAT PROSES STENGEL KAPASITAS 60.000 TON / TAHUN MAULIDA ZAKIA TRISNA CENINGSIH Oleh: L2C008079 L2C008110 JURUSAN TEKNIK

Lebih terperinci

PEMILIHAN DAN URAIAN PROSES

PEMILIHAN DAN URAIAN PROSES 10 II. PEMILIHAN DAN URAIAN PROSES Usaha produksi dalam Pabrik Kimia membutuhkan berbagai sistem proses dan sistem pemroses yang dirangkai dalam suatu sistem proses produksi yang disebut Teknologi proses.

Lebih terperinci

TUGAS AKHIR PABRIK SIRUP GLUKOSA DARI BEKATUL DENGAN PROSES HIDROLISA ENZIM. 1. Aristia Anggraeni S.

TUGAS AKHIR PABRIK SIRUP GLUKOSA DARI BEKATUL DENGAN PROSES HIDROLISA ENZIM. 1. Aristia Anggraeni S. TUGAS AKHIR PABRIK SIRUP GLUKOSA DARI BEKATUL DENGAN PROSES HIDROLISA ENZIM Oleh : 1. Aristia Anggraeni S. 2. Aulia Kartika D. 2310030017 2310030037 Dosen Pembimbing : Prof. Dr. Ir. Danawati HP. M.Pd.

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS MATA KULIAH PRA PERANCANGAN PABRIK KIMIA

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS MATA KULIAH PRA PERANCANGAN PABRIK KIMIA EXECUTIVE SUMMARY TUGAS MATA KULIAH PRA PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PRA PERANCANGAN PABRIK BIODIESEL DARI MINYAK NYAMPLUNG PROSES ESTERIFIKASI DAN TRANSESTERIFIKASI KAPASITAS 400.000 TON/TAHUN Oleh:

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA PRARANCANGAN PABRIK ETIL ASETAT PROSES ESTERIFIKASI DENGAN KATALIS H 2 SO 4 KAPASITAS 18.000 TON/TAHUN Oleh : EKO AGUS PRASETYO 21030110151124 DIANA CATUR

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRAPERANCANGAN PABRIK KIMIA

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRAPERANCANGAN PABRIK KIMIA EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRAPERANCANGAN PABRIK KIMIA PRAPERANCANGAN PABRIK BIOETANOL BERBAHAN BAKU NIRA BATANG SORGUM DENGAN KAPASITAS 1. KL/TAHUN Oleh : I Made Aditya Suryajaya Wulan Sari Gusniawati L2C8131

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRAPERANCANGAN PABRIK KIMIA

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRAPERANCANGAN PABRIK KIMIA EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRAPERANCANGAN PABRIK KIMIA PRAPERANCANGAN PABRIK AMMONIUM NITRAT PROSES PRILLING KAPASITAS PRODUKSI 115.000 TON/TAHUN Oleh : Fitra Pradhita Margaretha Praba Aulia NIM. L2C008043

Lebih terperinci

Pada pembuatan Butil Etanoat dengan proses esterifxkasi fase cair-cair

Pada pembuatan Butil Etanoat dengan proses esterifxkasi fase cair-cair \Agung Surya Jaelani ( 02 521 039 ) 1, Azhar (02521222) BAB III PERANCANGAN PROSES Pada pembuatan Butil Etanoat dengan proses esterifxkasi fase cair-cair terbagi dalam tiga tahap : 1. Persiapan bahan baku

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PERANCANGAN PABRIK SORBITOL DENGAN PROSES HIDROGENASI KATALITIK KAPASITAS 100.000 TON/TAHUN Oleh : Dewi Fatmawati Putri Diliyan Shakt L2C309006 L2C309015

Lebih terperinci

(VP), untuk diuapkan. Selanjutnya uap hasil dari vaporizer (VP) dipisahkan

(VP), untuk diuapkan. Selanjutnya uap hasil dari vaporizer (VP) dipisahkan BAB III PERANCANGAN PROSES 3.1 URA1AN PROSES Methane, 99,85% dari tangki penyimpan bahan baicu (T-01) yang mempunyai kondisi suhu 30»C dan teka,ata, dipompa menuju vap0ri2er (VP), untuk diuapkan. Selanjutnya

Lebih terperinci

PABRIK BIO-OIL DARI JERAMI PADI DENGAN PROSES PIROLISIS CEPAT TEKNOLOGI DYNAMOTIVE. Meiga Setyo Winanti Damas Masfuchah H.

PABRIK BIO-OIL DARI JERAMI PADI DENGAN PROSES PIROLISIS CEPAT TEKNOLOGI DYNAMOTIVE. Meiga Setyo Winanti Damas Masfuchah H. PABRIK BIO-OIL DARI JERAMI PADI DENGAN PROSES PIROLISIS CEPAT TEKNOLOGI DYNAMOTIVE Meiga Setyo Winanti 2308 030 09 Damas Masfuchah H. 2308 030 08 LATAR BELAKANG Cadangan Minyak Bumi di Indonesia semakin

Lebih terperinci

PABRIK PULP DARI LIMBAH PADAT INDUSTRI AGAR-AGAR DENGAN PROSES SODA

PABRIK PULP DARI LIMBAH PADAT INDUSTRI AGAR-AGAR DENGAN PROSES SODA PABRIK PULP DARI LIMBAH PADAT INDUSTRI AGAR-AGAR DENGAN PROSES SODA Nama Mahasiswa : 1. Denti Bulan Trisna (2310 030 001) 2. Nunki Fathurrozi (2310 030 083) Dosen Pembimbing : Ir. Imam Syafril, MT NIP.

Lebih terperinci

BAB IV UNIT PENDUKUNG PROSES DAN LABORATORIUM

BAB IV UNIT PENDUKUNG PROSES DAN LABORATORIUM BAB IV UNIT PENDUKUNG PROSES DAN LABORATORIUM Unit pendukung proses (utilitas) merupakan bagian penting penunjang proses produksi. Utilitas yang tersedia di pabrik metil tersier butil eter adalah unit

Lebih terperinci

TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA

TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA PRA-RANCANGAN PABRIK ASAM ASETAT KAPASITAS 70.000 TON/TH Oleh : BAMBANG AGUNG PURWOKO 21030110151043 WIDA RAHMAWATI 21030110151072 JURUSAN TEKNIK KIMIA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRA PERANCANGAN PABRIK KIMIA

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRA PERANCANGAN PABRIK KIMIA EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRA PERANCANGAN PABRIK KIMIA PRA PERANCANGAN PABRIK BIODIESEL DARI MIKROALGA CHORELLA SP DENGAN PROSES ESTERIFIKASI DAN TRANSESTERIFIKASI KAPASITAS PRODUKSI 100.000 TON/TAHUN Oleh

Lebih terperinci

TUGAS PERANCANGAN PABRIK METHANOL DARI GAS ALAM DENGAN PROSES LURGI KAPASITAS TON PER TAHUN

TUGAS PERANCANGAN PABRIK METHANOL DARI GAS ALAM DENGAN PROSES LURGI KAPASITAS TON PER TAHUN EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PERANCANGAN PABRIK METHANOL DARI GAS ALAM DENGAN PROSES LURGI KAPASITAS 230000 TON PER TAHUN Oleh: ISNANI SA DIYAH L2C 008 064 MUHAMAD ZAINUDIN L2C

Lebih terperinci

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRA RANCANGAN PABRIK KIMIA

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRA RANCANGAN PABRIK KIMIA EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRA RANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PRA RANCANGAN PABRIK BIODIESEL DARI MINYAK BIJI KARET KAPASITAS 34.000 TON/TAHUN DENGAN PROSES TRANSESTERIFIKASI O l e h : Agustina Leokristi R

Lebih terperinci

VI. UTILITAS DAN PENGOLAHAN LIMBAH. Utilitas merupakan sarana penunjang proses yang diperlukan pabrik agar dapat

VI. UTILITAS DAN PENGOLAHAN LIMBAH. Utilitas merupakan sarana penunjang proses yang diperlukan pabrik agar dapat 75 VI. UTILITAS DAN PENGOLAHAN LIMBAH A. Unit Pendukung Proses (Utilitas) Utilitas merupakan sarana penunjang proses yang diperlukan pabrik agar dapat berjalan dengan baik. Pada umumnya, unit pendukung

Lebih terperinci

PABRIK SILIKA DARI ABU SEKAM PADI DENGAN PROSES PRESIPITASI

PABRIK SILIKA DARI ABU SEKAM PADI DENGAN PROSES PRESIPITASI SEMINAR TA 2012 PABRIK SILIKA DARI ABU SEKAM PADI DENGAN PROSES PRESIPITASI Merlyn Werdi L.R. NRP. 2309 030 001 Disusun Oleh : Dosen Pembimbing : Insani Cahyaningrum NRP. 2309 030 029 Ir. Sri Murwanti,

Lebih terperinci

VI. UNIT PENDUKUNG PROSES DAN LABORATORIUM

VI. UNIT PENDUKUNG PROSES DAN LABORATORIUM 75 VI. UNIT PENDUKUNG PROSES DAN LABORATORIUM A. Unit Utilitas Seperti halnya dengan pabrik-pabrik kimia lainnya, pada pabrik pembuatan Sodium Styrene Sulfonate dari 2-bromo ethyl benzene dan sulfur triokside

Lebih terperinci

SiO2. Pabrik Silika dari Abu Ampas Tebu Dengan Proses Presipitasi. Dosen Pembimbing: Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA

SiO2. Pabrik Silika dari Abu Ampas Tebu Dengan Proses Presipitasi. Dosen Pembimbing: Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA Pabrik Silika dari Abu Ampas Tebu Dengan Proses Presipitasi SiO2 Dosen Pembimbing: Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA 1. Akhadiyah Nur F. 2311 030 045 2. Elly Yonara 2311 030 067 Latar Belakang Kandungan Silika

Lebih terperinci

(Pra-CRancangan (PaBnkJMethyCMercaptan dengan Kapasitas ton/tahun BAB III METODE PERANCANGAN

(Pra-CRancangan (PaBnkJMethyCMercaptan dengan Kapasitas ton/tahun BAB III METODE PERANCANGAN tjy (Pra-CRancangan (PaBnkJMethyCMercaptan dengan Kapasitas 20.000 ton/tahun BAB III METE PERANCANGAN 3.1. URAIAN PROSES Mula-mula gas H2S dengan suhu 32 C dan tekanan 10 atm. sebagai salah satu bahan

Lebih terperinci

TUGAS PERANCANGAN PABRIK PHTHALIC ANHYDRIDE DENGAN PROSES VON HEYDEN KAPASITAS TON/TAHUN

TUGAS PERANCANGAN PABRIK PHTHALIC ANHYDRIDE DENGAN PROSES VON HEYDEN KAPASITAS TON/TAHUN EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA TUGAS PERANCANGAN PABRIK PHTHALIC ANHYDRIDE DENGAN PROSES VON HEYDEN KAPASITAS 45.000 TON/TAHUN Oleh: DAVIN EKA PUTRA KATHARINA ANGGRIANI ATMAJA (L2C008024)

Lebih terperinci

PENGOLAHAN AIR SUNGAI UNTUK BOILER

PENGOLAHAN AIR SUNGAI UNTUK BOILER PENGOLAHAN AIR SUNGAI UNTUK BOILER Oleh Denni Alfiansyah 1031210146-3A JURUSAN TEKNIK MESIN POLITEKNIK NEGERI MALANG MALANG 2012 PENGOLAHAN AIR SUNGAI UNTUK BOILER Air yang digunakan pada proses pengolahan

Lebih terperinci