Riset Saham Harian. Foreign capital inflow telah mencapai Rp 11trn YTD, namun IHSG diperkirakan bergerak terbatas. Highlights

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Riset Saham Harian. Foreign capital inflow telah mencapai Rp 11trn YTD, namun IHSG diperkirakan bergerak terbatas. Highlights"

Transkripsi

1 Samuel Equity Research Market Activity Friday, 25 Jan 2019 Market Index Index Movement Market Volume Market Value : 6.466,7 : +15,5 (+0,2%) : Mn shrs : Bn rupiah Leading Movers ASII ,1 ICBP ,6 BBRI ,5 BNLI ,7 Lagging Movers TLKM ,5 BBCA ,7 HMSP ,1 MKPI ,4 Foreign Net Buy / Sell (Regular Market) Net Buy (Rpbn) Net Sell (Rpbn) ASII 241 BMRI 147 BBRI 209 BBCA 135 BDMN 93 BBNI 125 ICBP 91 TOWR 75 PGAS 65 ISAT 53 Money Market USD/IDR ,0 0,1 JIBOR O/N 5,0-0,9 Dual Listing Securities TLKM 27,6-0,2-0,8 ISAT 50,9 0,1 0,3 EIDO 27,1 0,2 0,6 Global Indices DJIA ,1 S&P ,1 Euro Stoxx ,5 MSCI World ,2 Nikkei ,8 Hang Seng ,4 Commodities Brent Oil 61 0,0-0,1 CPO Malay ,0 0,6 Coal (ICE) 99-1,2-1,2 Nickel ,0 0,6 Tin ,0 1,5 Foreign capital inflow telah mencapai Rp 11trn YTD, namun IHSG diperkirakan bergerak terbatas Kemarin IHSG ditutup menguat +0.24% ke level 6,466. Foreign capital inflow kembali terjadi, dimana kemarin mencatatkan net foreign buy sebesar Rp miliar. YTD foreign capital inflow telah mencapai Rp 11trn. Index Sharia juga bergerak positif (+0.41%) ke level 192,56 sementara Rupiah sedikit menguat ke level /dolar AS (+0.1%). Pasar masih mengantisipasi rilis kinerja para emiten. Di bursa AS, indeks bergerak variatif dengan Dow Jones ditutup flat (- 0.09%), S&P 500 naik tipis +0.14% dan Nasdaq naik 0.68%. Komentar Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross yang mengatakan kesepakatan perdagangan AS-China masih jauh dari kesepakatan turut meningkatkan ketidakpastian pasar. Government shutdown masih terus berlangsung dan Ross bahkan mengusulkan para pekerja federal untuk mengambil pinjaman bank selama shutdown berlangsung. Selain itu juga sedang terjadi tensi antara AS dan Venezuela, dimana Maduro memberikan waktu 72 jam kepada para diplomat AS untuk meninggalkan Venezuela. Kami memperkirakan pasar akan bergerak menguat terbatas hari ini. Highlights BTPN: Aset tembus diatas Rp 100trn dengan laba bersih di 2018 naik 61% yoy ISAT: Siapkan capex Rp 10 trilliun TBLA: Kontrak biodiesel TBLA naik 134% Sektor properti: menunggu janji insentif LSIP: Hengkang dari RSPO Sektor Tekstil: Pengusaha China Investasi Rp.10 Triliun TBIG : Revisi Penambahan Tenant Page 1 of 8

2 BTPN: Aset tembus diatas Rp 100trn dengan laba bersih di 2018 naik 61% yoy Laba bersih BTPN naik 61% yoy menjadi Rp 1,97 triliun di Namun kredit hanya tumbuh 4% yoy menjadi Rp 68,1trn dan DPK tumbuh 5% yoy menjadi Rp 80,5trn. Aset BTPN sendiri tumbuh 7% yoy dan sudah mencapai Rp 101,9trn. BOPO turun menjadi 1300bps menjadi 56% di tahun 2018 dari 69% di tahun (Investor Daily) Comment: Kredit dan DPK BTPN tumbuh dibawah industri, sehingga operating income hanya naik 2% menjadi Rp 10,2trn. Namun BTPN berhasil melakukan efisiensi sehingga biaya operasional turun 12% yoy menjadi Rp 3,48trn. Efisiensi tersebut membuat net operating income menjadi naik 12% yoy menjadi Rp 5,2trn. LDR BTPN berada di level 96%, diatas ketentuan BI pada 92%. Saat ini BTPN telah mengantongi izin penggabungan usaha dengan Bank SMBCI dari OJK pada 19 Desember 2018 dan juga persetujuan dari Japan Financial Sector Authority (JFSA) pada 18 Januari Setelah ini, BTPN masih harus melalui beberapa tahapan proses administrasi pada pada otoritas-otoritas terkait. Hasil penggabungan BTPN dan SMBCI akan memiliki aset diatas Rp 180trn. (BTPN: Not Rated) ISAT: Siapkan capex Rp 10 trilliun ISAT berencana menggulirkan belanja modal sekitar Rp 10 Trilliun di 2019, dengan sumber berasal dari kas internal, penawaran surat utang, dan opsi pendanaan lainnya. Besarnya capex sejalan dengan rencanan perseroan melakukan transformasi total sejak oktober Dalam 2-3 tahun kedepan perseroan membutuhkan dana investasi hingga Rp 30 trilliun untuk menggenjot ekspansi jaringan. (Bisnis Indonesia) (ISAT:Buy TP: Rp 2.800) TBLA: Kontrak biodiesel TBLA naik 134% PT Tunas Baru Lampung mengantongi kontrak penjualan biodiesel ke pertamina sebanyak kiloliter atau naik 134% yoy di (Bisnis Indonesia) Comment: Hal ini sejalan dengan estimasi kami, peningkatan pertumbuhan penjulan TBLA menguat di 2019 seiring dengan adanya penambahan kuota biodiesel dan peningkatan utilitas pabrik biodiesel yang diperkirakan naik menjadi 50% yang sebelumnya 40%. Sementara diversifikasi produk TBLA yaitu minyak goreng gola kami estimasikan memiliki margin yang stabil. (TBLA:BUY 4.3xP/E19E, 0.9BV19E). Page 2 of 8

3 Sektor properti menunggu janji insentif Pemerintah menjanjikan insentif perpajakan untu mendorong industri properti, berupa peningkatan ambang batas pengenaan PPnBM untuk properti mewah dari Rp 20M menjadi Rp 30M dan pemangkasan tariff PPh 22 dari 5% menjadi 1%. Kebijakan ini bisa menjadi stimulus bagi industri properti yang belakangan tumbuh melambat. (Kontan) (Sektor Properti: Neutral) LSIP: Hengkang dari RSPO Perusahaan Kelapa Sawit PT PP London Sumatra Tbk. (LSIP) memutuskan untuk keluar dari skema sertifikasi keberlanjuan yang dikelola oleh Roundtable on Sustainable Palm Oil(RSPO). Hal ini disebabkan pihak Lonsum tidak sepakat dengan hasil audit yang dilaksanakan RSPO tahun lalu. Hasil investigasi RSPO menyatakan Lonsum melanggar prisip inti ILO seperti diskriminasi di tempat kerja, ancaman atau intimidasi, kebebasan berserikat dan hak berunding bersama. Oleh karena itu, RSPO diminta menangguhkan sertifikat pabrik minyak sawit dan basis pasokannya. (Bisnis indonesia) (LSIP:BUY 15.1xP/E19E, 1.1BV19E).) Sektor Tekstil: Pengusaha China Investasi Rp.10 Triliun Kementerian Perindustrian Mengklaim terdapat beberapa investor China yang bakal menanamkan modal senilai Rp.10 Triliun di sector industri tekstil tahun ini. Perusahaan tersebut merupakan produsen kain dengan kualitas tinggi, terutama kemeja merekmerek premium, seperti Hugo Boss. (Bisnis indonesia) TBIG : Revisi Penambahan Tenant Perseroan merevisi target penambahan tenant di tahun 2019 ini sebanyak unit. Sebelumnya, pada akhir tahun lalu TBIG berencana menambah tenant di tahun ini. Dari target penambahan tenant, Helmy memperkirakan komposisi penyewa 50% dari permintaan menara baru dan 50% sisanya melalui kolokasi. (Kontan) (TBIG. BUY TP: Rp5, xP/E19E, 5.8BV19E). Page 3 of 8

4 Stock Rec. JCI Wgt price YTD Chg TP Cons TP SSI Upside PE PE PBV PBV ROE ROE Banks (%) (Rp) (%) (Rp) (Rp) (%) 19E 20E 19E 20E 18E 19E BMRI HOLD 4, , ,4 12,8 11,3 1,7 1,5 13,1% 13,6% BBCA HOLD 9, , ,8 23,9 21,2 3,9 3,4 17,1% 16,5% BBRI BUY 6, , ,2 13,1 11,6 2,2 1,9 17,1% 16,8% BBNI BUY 2, , ,2 9,9 8,9 1,4 1,3 13,9% 14,1% BBTN BUY 0, , ,9 8,8 7,0 1,1 0,9 12,7% 12,1% BNLI BUY * 0, , ,5 40,2 26,1 1,3 1,2 3,0% 3,2% Average 18,1 14,4 1,9 1,7 12,8% 12,7% Consumer (Staples) ICBP BUY * 1, , ,2 27,2 24,9 5,2 4,6 19,9% 19,0% INDF BUY 0, , ,9 14,7 13,6 1,9 1,8 11,7% 13,2% KLBF HOLD 1, , ,4 28,6 27,1 4,7 4,3 17,1% 16,5% UNVR HOLD 5, , ,2 49,7 47,6 48,7 46,7 125,5% 98,0% Average 30,0 28,3 15,1 14,4 43,5% 36,7% Cigarette HMSP BUY 6, , ,9 30,7 27,3 12,8 13,0 38,1% 41,9% GGRM BUY 2, (1,3) ,2 17,8 16,9 2,9 2,5 17,5% 16,1% Average 24,2 22,1 7,9 7,8 27,8% 29,0% Healthcare MIKA BUY 0, , ,1 25,6 21,6 3,8 3,2 15,3% 14,9% SILO HOLD 0, (7,8) ,0 42,3 39,9 0,6 0,5 1,4% 1,4% Average 34,0 30,7 2,2 1,9 8,3% 8,1% Poultry CPIN HOLD 1, , ,5 29,4 27,0 6,6 5,9 22,6% 22,5% JPFA BUY 0, , ,2 12,4 11,4 2,2 1,9 19,1% 17,9% MAIN BUY 0, , ,3 9,9 8,4 1,7 1,4 13,2% 16,7% Average 17,2 15,6 3,5 3,1 18,3% 19,0% Retail MAPI BUY * 0, , ,6 14,5 10,9 3,0 2,4 17,1% 20,9% RALS BUY * 0, , ,3 24,2 24,2 3,1 3,1 11,6% 12,7% ACES BUY * 0, , ,4 27,0 27,0 7,3 7,3 27,3% 27,2% Average 21,9 20,7 4,5 4,3 18,7% 20,2% Pulp and Paper INKP HOLD 1, , ,9 6,9 7,7 1,1 1,1 19,4% 16,6% Media MNCN BUY 0, , ,3 7,7 7,7 1,1 1,1 14,4% 14,6% SCMA BUY * 0, , ,0 17,7 17,7 5,4 5,4 32,2% 30,7% Average 12,7 12,7 3,3 3,3 23,3% 22,6% Telco EXCL HOLD 0, , ,8 155,3 27,7 1,2 1,1-0,3% 0,7% ISAT BUY * 0, , ,8 48,8 46,5 1,1 1,1-3,7% 2,3% TLKM BUY 5, , ,0 14,5 12,7 3,6 3,2 23,7% 24,5% Average 72,9 29,0 2,0 1,8 6,6% 9,2% Telco Retail TELE BUY 0,1 860 (8,5) ,6 10,1 7,7 1,4 1,2 13,3% 13,9% ERAA BUY 0, , ,2 6,4 5,3 1,4 1,2 19,3% 22,1% Average 8,2 6,5 1,4 1,2 16,3% 18,0% Telco Infra TBIG BUY 0, , ,3 18,0 16,4 5,9 5,3 30,3% 33,0% TOWR BUY * 0, , ,6 14,5 13,7 4,1 3,7 29,6% 28,6% Average 16,3 15,1 5,0 4,5 29,9% 30,8% Page 4 of 8

5 Auto ASII BUY 4, , ,2 16,5 13,6 1,9 1,6 10,9% 11,3% Mining Contracting UNTR BUY 1, (2,7) ,7 8,4 7,4 1,6 1,4 18,0% 19,3% DOID BUY 0,1 620,0 18,1 1266, ,1 5,6 4,7 1,2 0,9 24,2% 21,1% Average 5,6 4,7 1,2 0,9 24,2% 21,1% Aviation GIAA SELL 0, , ,8 25,9 25,9 0,7 0,7 0,3% 2,7% Property BSDE BUY * 0, , ,0 4,8 4,4 0,7 0,6 15,1% 13,7% PWON BUY * 0, , ,4 16,4 15,3 2,1 1,9 13,9% 13,0% ASRI SELL 0, , ,7 5,9 5,7 0,6 0,6 11,9% 10,4% SMRA HOLD 0, , ,8 38,9 35,5 2,0 2,0 4,7% 5,2% SSIA HOLD 0,0 498 (0,4) ,6 80,8 62,3 0,6 0,5 0,5% 0,7% CTRA HOLD 0,3 990 (2,0) ,1 23,0 18,3 1,0 1,0 4,5% 4,2% DMAS SELL 0, , ,5 16,2 15,0 1,2 1,1 8,2% 7,6% KIJA SELL 0,1 260 (5,8) ,5 260,0 130,0 0,9 0,9 1,5% 0,3% Average 55,7 35,8 1,1 1,1 7,5% 6,9% Construction PTPP BUY 0, , ,2 8,0 7,4 1,0 0,9 13,4% 13,1% ADHI BUY 0, , ,4 6,7 7,8 0,9 0,7 10,3% 12,8% WSKT BUY 0, , ,0 6,5 6,2 0,8 0,7 14,1% 12,6% WIKA BUY 0, , ,0 10,2 9,3 0,9 0,8 8,8% 8,8% Average 7,8 7,7 0,9 0,8 11,7% 11,8% Cement INTP SELL 1, , ,1 60,9 56,9 3,1 3,0 5,0% 5,1% SMGR BUY * 1, , ,7 32,9 30,3 2,4 2,3 7,0% 7,3% Average 46,9 43,6 2,8 2,7 6,0% 6,2% Precast WSBP BUY 0, , ,0 9,6 9,1 0,9 0,8 11,0% 9,9% WTON BUY 0, , ,2 7,1 6,0 0,9 0,7 11,8% 12,0% Average 8,3 7,5 0,9 0,8 11,4% 11,0% Oil and Gas PGAS BUY 0, , ,8 11,3 10,0 1,0 1,0 8,0% 9,3% AKRA BUY * 0, , ,2 13,1 8,6 1,9 1,7 20,4% 14,3% MEDC BUY 0, , ,5 6,8 6,4 0,7 0,7 6,9% 10,0% ELSA BUY 0, , ,8 5,8 4,1 0,7 0,6 9,8% 12,0% Average 9,2 7,3 1,1 1,0 11,3% 11,4% Chemical TPIA SELL 1, (7,2) ,4 50,5 45,1 4,2 3,9 7,6% 8,2% BRPT HOLD 0, , ,6 21,1 18,1 1,2 1,1 4,7% 5,9% ESSA BUY 0, , ,0 14,9 12,0 1,4 1,2 7,3% 9,2% Average 28,8 25,1 2,3 2,1 6,5% 7,8% Utilities JSMR BUY * 0, , ,4 13,9 12,7 1,5 1,4 11,4% 11,1% Metal ANTM BUY 0, , ,5 18,6 13,2 1,1 1,0 3,8% 5,7% INCO BUY 0, , ,3 22,3 15,9 1,2 1,1 3,4% 5,6% TINS BUY 0, , ,5 15,3 13,1 1,2 1,2 7,8% 8,1% Average 18,7 14,1 1,2 1,1 5,0% 6,5% Page 5 of 8

6 Coal ITMG BUY 0, , ,6 5,7 7,8 1,5 1,5 25,2% 25,7% ADRO BUY 0, , ,9 6,4 5,7 0,7 0,7 10,9% 11,3% PTBA BUY 0, , ,0 8,3 6,3 2,4 2,0 36,9% 28,8% Average 6,8 6,6 1,5 1,4 24,3% 21,9% Plantation AALI BUY 0, , ,8 14,8 11,7 1,3 1,2 8,0% 8,7% LSIP BUY 0, , ,3 15,1 13,4 1,1 1,1 6,4% 7,4% TBLA BUY 0, , ,7 4,3 3,9 0,9 0,8 19,6% 21,1% SIMP HOLD 0, , ,0 16,5 15,5 0,5 0,5 2,5% 3,3% Average 12,6 11,1 1,0 0,9 9,1% 10,1% WINS BUY 0,0 216 (1,8) ,8 Source: SSI Research, Bloomberg Note: GIAA, INKP, PGAS, ITMG, ADRO, MEDC, BRPT, INCO, DOID, TPIA report in USD. Note: *: Under Review Page 6 of 8

7 Global Data Regional Indices Price Chg (Pts) Change (%) 1 Year 1D 1D 3D 1W 1M 3M YTD 1YR High Low World ,09 0,16 0,22-0,88 10,00-0,27 5,27-11, U.S. (S&P) ,63 0,14-1,06 1,00 12,39-2,34 5,40-6, U.S. (DOW) ,38-0,09-0,62 1,43 12,67-1,73 5,25-6, Europe ,18 0,46 0,04 1,86 5,13-1,20 4,16-13, Emerging Market ,88 0,78 0,10 1,04 6,99 6,97 5,57-19, FTSE ,93-0,35-2,18-0,23 1,99-2,64 1,35-10, CAC ,58 0,65 0,09 1,62 5,31-3,19 2,99-11, Dax ,64 0,53-0,05 1,94 4,67-1,56 5,41-16, Indonesia ,49 0,24 0,25 0,67 4,92 12,37 4,39-2, Japan ,34 0,83 0,60 0,39 8,30-2,46 3,65-12, Australia ,71 0,40 0,52 0,17 7,20 3,98 4,30-2, Korea ,29 0,53 1,82 1,51 4,93 4,51 5,65-15, Singapore ,62 0,62-0,93-0,74 4,58 5,90 3,97-10, Malaysia ,45 0,32 0,08 1,23 0,58 0,42 0,18-8, Hong Kong ,78 0,42-0,28 1,37 5,73 8,51 4,93-16, China ,69 0,41-0,72 1,25 3,47-0,46 3,92-26, Taiwan ,72 0,31-0,12 0,90 3,67 3,74 1,54-11, Thailand ,15 0,19 2,02 2,55 4,10-1,45 3,62-10, Philipines ,25 0,94 0,72 1,74 7,82 15,76 8,02-10, Monetary Indicators Chg (Pts) Change (%) 1 Year 1D 1D 3D 1W 1M 3M YTD 1YR High Low Foreign Reserves (US$Bn) 120,65 2,94 5,06-7,33-7,33 131,98 114,85 Inflation Rate (yoy, %) 3,13 3,41 2,88 Gov Bond Yld (10yr, %) 8,12 0,00 8,90 6,18 US Fed Rate (%) 2,50 2,50 1,50 Exchange Rate (per USD) Price Chg (Pts) Change (%) 1 Year 1D 1D 3D 1W 1M 3M YTD 1YR High Low Indonesia ,00 0,13 0,41 0,16 2,70 7,25 1,55-6, Japan 109,65 0,01-0,01-0,26 0,12 0,60 2,53 0,04-0,22 114,55 104,56 UK 1,31 0,01 0,38 1,25 1,90 3,48 2,33 2,84-7,26 1,44 1,24 Euro 1,13 0,00 0,09-0,40-0,43-0,68-0,54-1,33-8,73 1,26 1,12 China 6,79-0,00 0,05 0,14-0,18 1,63 2,29 1,33-6,35 6,98 6,24 Commodity Indicators Price Chg (Pts) Change (%) 1 Year 1D 1D 3D 1W 1M 3M YTD 1YR High Low Oil (Brent) 61,09-0,05-0,08-2,63-0,15 21,04-19,80 13,55-13,38 86,74 49,93 CPO ,00 0,61 3,19 5,61 7,94 4,41 8,30-8, Rubber 754,00 4,00 0,53 0,20 0,00 21,22 13,90 21,03 1,07 768,50 610,50 Coal 99,15-1,20-1,20-1,05-3,08-3,74-10,64-2,84-7,85 118,00 90,60 Iron Ore 72,23-0,63-0,86 0,19-0,41 2,53 2,92 2,34-2,94 76,88 57,85 Tin ,00 1,47 1,61 2,08 8,77 9,28 8,20-0, Nickel ,00 0,60-0,25 1,55 8,08-3,72 10,10-13, Copper ,50-0,50-0,99-1,17-0,56-4,16-0,72-17, Gold ,10 0,01-0,27-0,96 0,95 4,10 0,13-6, Source: Bloomberg, SSI Research Page 7 of 8

8 Research Team Suria Dharma Head of Equity Research, Strategy, Banking, Consumer (Staple) Ahmad Mikail Economist William Mamudi, CMT Technical Analyst Akhmad Nurcahyadi, CSA Arandi Ariantara Yosua Zisokhi Property, Construction, Cement, Toll Road, Aviation, Automotive, Mining Contractor, Cigarette, Healthcare Oil and Gas, Chemical, Coal, Telco, Telco Retail Poultry, Small Cap, Pulp and Paper, Media, Telco Infrastructure Sharlita Lutfiah Malik Metal, Retail, Plantation Albertha Palma Research Associate Private Wealth Management Evelyn Satyono Head of PWM / Institutional Sales Muhamad Alfatih CSA, CTA, CFTe Senior Technical Portfolio Advisor Ronny Ardianto Institutional Equity Sales Clarice Wijana Institutional Equity Sales Fachruly Fiater Institutional Equity Sales Equity Sales Team Kelvin Long Head of Equities Yulianah Institutional Equity Sales Lucia Irawati Retail Equity Sales Online Trading Sales Team Nugroho Nuswantoro Head of Marketing Online Trading Wahyu Widodo Marketing Aben Epapras Marketing DISCLAIMERS : Analyst Certification : The views expressed in this research accurately reflect the personal views of the analyst(s) about the subject securities or issuers and no part of the compensation of the analyst(s) was, is, or will be directly or indirectly related to the inclusion of specific recommendations or views in this research. The analyst(s) principally responsible for the preparation of this research has taken reasonable care to achieve and maintain independence and objectivity in making any recommendations. This document is for information only and for the use of the recipient. It is not to be reproduced or copied or made available to others. Under no circumstances is it to be considered as an offer to sell or solicitation to buy any security. Any recommendation contained in this report may not be suitable for all investors. Moreover, although the information contained herein has been obtained from sources believed to be reliable, its accuracy, completeness and reliability cannot be guaranteed. All rights reserved by PT Samuel Sekuritas Indonesia Page 8 of 8