Triyana Muliawati, S.Si., M.Si.

dokumen-dokumen yang mirip
BAB I PENDAHULUAN. Tahap-tahap memecahkan masalah dengan metode numeric : 1. Pemodelan 2. Penyederhanaan model 3.

Konsep Deret & Jenis-jenis Galat

Pendahuluan Metode Numerik Secara Umum

Konsep Metode Numerik. Workshop Metode Numerik Ahmad Zainudin, S.ST

PENDAHULUAN METODE NUMERIK

Ilustrasi Persoalan Matematika

Bab 1. Pendahuluan Metode Numerik Secara Umum

Pendahuluan Metode Numerik Secara Umum

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Suatu integral dapat diselesaikan dengan 2 cara, yaitu secara analitik dan

Program Studi Pendidikan Matematika UNTIRTA. 10 Maret 2010

ISBN: Cetakan Pertama, tahun Semua informasi tentang buku ini, silahkan scan QR Code di cover belakang buku ini

Pengantar Metode Numerik

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER GLOBAL INFORMATIKA MDP

IMPLEMENTASI MODEL NUMERIK DALAM PEMODELAN

BAB I ARTI PENTING ANALISIS NUMERIK

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) METODE NUMERIK

ISBN. PT SINAR BARU ALGENSINDO

Akar-Akar Persamaan. Definisi akar :

DeretTaylor dananalisisgalat

MOTIVASI. Secara umum permasalahan dalam sains dan teknologi digambarkan dalam persamaan matematika Solusi persamaan : 1. analitis 2.

Definisi Metode Numerik

Pendahuluan II REKAYASA KOMPUTASIONAL :

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Metode Numerik. Muhtadin, ST. MT. Metode Numerik. By : Muhtadin

METODE NUMERIK. MODUL 1 Galat dalam Komputasi Numerik 1. Zuhair Jurusan Teknik Informatika Universitas Mercu Buana Jakarta 2008 年 09 月 21 日 ( 日 )

PERBANDINGAN BEBERAPA METODE NUMERIK DALAM MENGHITUNG NILAI PI

Oleh : Anna Nur Nazilah Chamim

Bab 1 Metode Numerik Secara Umum

Metode Numerik adalah teknik-teknik yang digunakan untuk memformulasikan masalah matematis agar dapat dipecahkan dengan operasi perhitungan

Galat & Analisisnya. FTI-Universitas Yarsi

Metode Numerik (Pendahuluan) Instruktur : Ferry Wahyu Wibowo, S.Si., M.Cs.

Metode Numerik & Lab. Muhtadin, ST. MT. Metode Numerik & Komputasi. By : Muhtadin

METODE NUMERIK 3SKS-TEKNIK INFORMATIKA-S1. Mohamad Sidiq PERTEMUAN-1

POKOK BAHASAN. Matematika Lanjut 2 Sistem Informasi

Aplikasi Aljabar Lanjar pada Metode Numerik

PENYELESAIAN NUMERIK PERSAMAAN DIFERENSIAL LINEAR HOMOGEN DENGAN KOEFISIEN KONSTAN MENGGUNAKAN METODE ADAMS BASHFORTH MOULTON

Kata Pengantar... Daftar Isi... Daftar Padan Kata...

Metode Numerik Analisa Galat & Deret Taylor. Teknik Informatika-Unitomo Anik Vega Vitianingsih

Penggunaan Metode Numerik dan MATLAB dalam Fisika

Modul Praktikum Analisis Numerik

PAM 252 Metode Numerik Bab 4 Pencocokan Kurva

BAB II PENGANTAR SOLUSI PERSOALAN FISIKA MENURUT PENDEKATAN ANALITIK DAN NUMERIK

Hendra Gunawan. 26 Februari 2014

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Analisa Numerik. Teknik Sipil. 1.1 Deret Taylor, Teorema Taylor dan Teorema Nilai Tengah. 3x 2 x 3 + 2x 2 x + 1, f (n) (c) = n!

BAB 1 PENDAHULUAN. Metode Numerik

METODE ITERASI BARU BERTIPE SECANT DENGAN KEKONVERGENAN SUPER-LINEAR. Rino Martino 1 ABSTRACT

BAB II LANDASAN TEORI

CNH2B4 / KOMPUTASI NUMERIK

Modul Praktikum Analisis Numerik

METODA NUMERIK (3 SKS)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

METODE NUMERIK SEMESTER 3 2 JAM / 2 SKS. Metode Numerik 1

Interpolasi. Metode Numerik POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA DEPARTEMEN TEKNIK INFORMATIKA DAN KOMPUTER PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA

BANK SOAL METODE KOMPUTASI

Pencarian Akar pada Polinom dengan Kombinasi Metode Newton-Raphson dan Metode Horner

Ringkasan Kalkulus 2, Untuk dipakai di ITB 1

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PENDIDIKAN KARAKTER

MODIFIKASI METODE RUNGE-KUTTA ORDE-4 KUTTA BERDASARKAN RATA-RATA HARMONIK TUGAS AKHIR. Oleh : EKA PUTRI ARDIANTI

UKDW BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Media Pembelajaran Integrasi Numerik Dengan Metode Kuadratur Gauss

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA Darussalam, Banda Aceh

BAB 2 LANDASAN TEORI

I. PENDAHULUAN. kemajuan. Salah satunya adalah cabang ilmu matematika yang sampai saat ini

BAB II LANDASAN TEORI. Pada Bab Landasan Teori ini akan dibahas mengenai definisi-definisi, dan

Analisis Numerik Integral Lipat Dua Fungsi Trigonometri Menggunakan Metode Romberg

Perhitungan Nilai Golden Ratio dengan Beberapa Algoritma Solusi Persamaan Nirlanjar

METODE NUMERIK 2- PENDEKATAN DAN KESALAHAN. Buku : Metode Numerik untuk Teknik Penulis : Steven C Chapra & Raymond P.Canale

Implementasi Algoritma Pencarian Akar Kuadrat Bilangan Positif

NAMA : KELAS : LEMBAR AKTIVITAS SISWA BARISAN DAN DERET 1. Beda Barisan Aritmatika. b =.. RUMUS SUKU KE N: King s Learning Be Smart Without Limits

1) Perhatikan bentuk di bawah: U 1 U 2 U 3 U 4 U n 2, 5, 8, 11, dengan: U 3 = suku

Perbandingan Kecepatan Komputasi Beberapa Algoritma Solusi Persamaan Nirlanjar

Ujian Tengah Semester

Implementasi Metode Jumlah Riemann untuk Mendekati Luas Daerah di Bawah Kurva Suatu Fungsi Polinom dengan Divide and Conquer

PAM 573 Persamaan Diferensial Parsial Topik: Metode Beda Hingga pada Turunan Fungsi

2.1 Pelinieran Model Matematik dengan Ekspansi Deret Taylor

Perbandingan Skema Numerik Metode Finite Difference dan Spectral

BAB I PENDAHULUAN. ilmu pengetahuan lain untuk menyelesaikan berbagai persoalan kehidupan karena

Catatan Kuliah Analisis Numerik Pertemuan 1 : 10 Februari 2015 Sri Istiyarti Uswatun Chasanah G Oleh : Dr.Ir.Sri Nurdiati, M.

PENYELESAIAN NUMERIK PERSAMAAN DIFERENSIAL FUZZY ORDE SATU MENGGUNAKAN METODE ADAMS BASHFORTH MOULTON ORDE TIGA

Konsep Dasar Perhitungan Numerik

Pendahuluan Metode Numerik

BAB II. Landasan Teori

PAM 252 Metode Numerik Bab 5 Turunan Numerik

METODE NUMERIK 3SKS-TEKNIK INFORMATIKA-S1. Mohamad Sidiq PERTEMUAN-2

Alternatif Pemodelan Persamaan Matematik dengan Metode Numerik

TINJAUAN PUSTAKA. Distribusi Weibull adalah distribusi yang paling banyak digunakan untuk waktu

Minggu 11. MA2151 Simulasi dan Komputasi Matematika

Penerapan Integrasi Numerik pada Medan Magnet karena Arus Listrik

1.1 Latar Belakang dan Identifikasi Masalah

Barisan dan Deret Agus Yodi Gunawan

untuk i = 0, 1, 2,..., n

BAB I METODE NUMERIK SECARA UMUM. dengan rumus rumus aljabar yang sudah baku atau lazim.

Dari contoh di atas fungsi yang tak diketahui dinyatakan dengan y dan dianggap

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

II. LANDASAN TEORI. sєs (S ruang sampel) dengan sebuah bilangan real. Salah satu peubah acak adalah

Transkripsi:

SI 2201 - METODE NUMERIK Triyana Muliawati, S.Si., M.Si. Prodi Matematika Institut Teknologi Sumatera Lampung Selatan 35365 Hp. +6282260066546, Email. triyana.muliawati@ma.itera.ac.id

1. Pengenalan Metode Numerik dan Aritmatika Komputer 2. Persamaan Non Linier (satu peubah) 3. Interpolasi 4. Diferensiasi dan Integrasi Numerik 5. Sistem Persamaan Linier 6. Solusi Numerik Persamaan Diferensial

SI 2201 - METODE NUMERIK Triyana Muliawati, S.Si., M.Si. Prodi Matematika Institut Teknologi Sumatera Lampung Selatan 35365 Hp. +6282260066546, Email. triyana.muliawati@ma.itera.ac.id

Model matematika -> fisika, kimia, ekonomi, teknik lainnya, dsb Seringkali model matematika -> tidak ideal/ rumit Model matematika rumit -> tidak dapat diselesaikan dengan Metode Analitik untuk mendapatkan solusi eksak. Metode analitik -> metode penyelesaian model matematika dengan rumus-rumus aljabar yang sudah baku (lazim).

1. Tentukan akar-akar persamaan polinom: Penyelesaian: o Soal 1 tidak terdapat rumus aljabar untuk menghitung akar polinom. o Solusinya memanipulasi polinom, misalnya memfaktorkan (atau menguraikan) polinom menjadi perkalian beberapa suku. Kendala: semakin tinggi derajat polinom, semakin sukar memfaktorkannya.

2. Tentukan harga x yang memnuhi persamaan: Penyelesaian: Penyelesaian: Soal 2 masih sejenis dengan soal 1 yaitu menentukan nilai x yang memenuhi kedua persamaan.

Perhitungan dengan metode numerik adalah berupa operasi aritmatika. Dalam operasinya, terkadang butuh suatu pengulangan, sehingga perhitungan manual terkesan menjemukan. Komputer berperan mempercepat proses perhitungan tanpa membuat kesalahan. Penggunaan komputer dalam metode numerik antara lain untuk membuat program. Langkah-langkah metode numerik diformulasikan menjadi program komputer yang dapat membantu mencari alternatif solusi, akibat perubahan beberapa parameter serta dapat meningkatkan tingkat ketelitian dengan mengubah-ubah nilai parameter. Jelas bahwa kecepatan tinggi, kehandalan, dan flesibikitas komputer memberikan akses untuk menyelesaikan masalahmasalah di dunia nyata. Contoh: solusi sistem persamaan linier yang besar menjadi lebih mudah dan cepat diselesaikan dengan komputer.

Sebagai alat bantu pemecahan masalah matematika yang sangat ampuh, seperti mampu menangani sistem persamaan linear, ketidaklinearan dan geometri yang rumit, yang dalam masalah rekayasa tidak mungkin dipecahkan secara analitis. Mengetahui secara singkat dan jelas teori matematika yang mendasari paket program. Mampu merancang program sendiri sesuai kersalahan yang dihadapi pada masalah rekayasa. Mampu menggambarkan ketangguhan dan keterbatasan komputer dalam menangani masalah rekayasa yang tidak dapat ditangani secara analitis. Menangani galat suatu nilai hampiran dari masalah rekayasa yang merupakan bagian dari paket program yang berskala besar. Menyediakan sarana memperkuat pengetahuan matematika, karena salah satu kegunaannya adalah menyederhanakan matematika yang lebih tinggi menjadi operasi-operasi matematika yang mendasar.

1. Pemodelan 2. Penyederhanan Model 3. Formulasi Numerik o menentukan metode numerik yang akan dipakai, bersama dengan analisis error awal. bersama dengan analisis error awal. o Pertimbangan pemilihan metode Apakah metode tersebut teliti? Apakah metode mudah diprogram, dan waktu pelaksanaannya cepat? Apakah metode tersebut peka terhadap ukuran data. o Menyusun algoritma dari metode numerik yang dipilih.

4. Pemrograman (translate algoritma ke program komputer) 5. Operasional ke pengujian program dengan data uji 6. Evaluasi ke intepretasi output, penaksiran kualitas solusi numerik, pengambilan keputusan untuk menjalankan program guna memperoleh hasil yang lebih baik.

Angkan Bena (Significan Figure) Angka bena, disebut juga sebagai angka penting atau angka signifikan adalah jumlah angka yang digunakan sebagai batas minimal tingkat keyakinan. Angka bena terdiri dari angka pasti dan angka taksiran. Angka taksiran terletak pada akhir angka signifikan. Contoh: Pada bilangan 27,63; angka 3 adalah angka taksiran

Contoh penulisan angka bena: a) 4,3123 x 10 1 memiliki 5 angka signifikan b) 1,764 x 10-1 memiliki 4 angka signifikan c) 1,2 x 10-6 memiliki 2 angka signifikan d) 2,78300 x 10 2 = e) 9,0 x 10-3 =... f) 6,02 x 10 23 =.. g) 1,5 x 10 7 =...

Aturan Pembulatan Pembulatan suatu bilangan berarti menyimpan angka bena dan membuang bukan angka bena dengan: a) Tandai bilangan yang termasuk angka signifikan dan angka tidak signifikan. Contoh Empat angka bena dari bilangan 16,7321 adalah a) Jika digit pertama dari bukan angka bena lebih besar dari 5, maka digit terakhir dari angka bena ditambah 1. Selanjutnya buang angka bena. Contoh Jika bilangan 23,472 dibulatkan menjadi tiga angka signifikan, maka ditulis menjadi 23,5.

c) Jika digit pertama dari bukan angka bena lebih kecil dari 5, maka buang bukan angka bena. Contoh Jika bilangan 23,674 dibulatkan menjadi empat angka signifikan, maka ditulis menjadi 23,67 d) Jika digit pertama dari bilangan bukan angka bena sama dengan 5, maka: o Jika digit terakhir dari angka signifikan ganjil, maka digit terakhir angka signifikan ditambah 1. Selanjutnya buang angka tidak signifikan. Contoh Jika bilangan 37,759 dibulatkan menjadi tiga angka bena, maka ditulis menjadi 37,8 o Jika digit terakhir dari angka bena merupakan bilangan genap genap, maka buang bukan angka bena. Contoh Jika bilangan 79,859 dibulatkan menjadi tiga angka bena, maka ditulis menjadi 79,8

Contoh lain dibulatkan menjadi tiga angka bena 1. 2,685 3(dibulatkan menjadi 2,67) 2. 36,475 (dibulatkan menjadi ) 3. 53,872 (dibulatkan menjadi... ) 4. 11,8594 (dibulatkan menjadi. ) 5. 4,6549 (dibulatkan menjadi. )

Hampiran, pendekatan, atau aproksimasi (approximation) didefinisikan sebagai nilai yang mendekati solusi sebenarnya atau sejati (exact solution). Galat atau kesalahan (error) didefinisikan sebagai sebagai selisih solusi sejati (x 0 ) dengan solusi hampiran (x).

Tentukan solusi dari integrasi-tentu berikut dengan menggunakan metode numerik. Penyelesaian: Metode analitik untuk mendapatkan nilai sejati.

Metode numerik. bagi bidang menjadi beberapa trapesium Luas bidang yang akan dicari = a + b + c + d Solusi hampiran = a + b + c + d = 27/16 + 31/16 + 31/16 + 27/16 = 116/16 = 29/4

Galat = solusi sejati solusi hampiran = 22/3 29/4 = 1/12 Galat solusi hampiran dapat diperkecil dengan Galat solusi hampiran dapat diperkecil dengan jalan memperkecil ukuran lebar trapesium, sehingga jumlah trapesium lebih banyak. Artinya meskipun metode numerik menghasilkan solusi hampiran, akan tetapi tingkat akurasinya dapat ditingkatkan dengan mengubah ukuran parameternya.

Tentukan solusi dari integrasi-tentu berikut dengan menggunakan metode numerik.

Galat Galat mutlak Galat Relatif Galat Relatif Hampiran

Contoh: Misalkan nilai sejati = 10/3 dan nilai hampiran = 3.333. Hitunglah galat, galat mutlak, galat relatif, dan galat relatif hampiran. Penyelesaian: galat = 10/3 3.333 = 10/3 3333/1000 = 1/3000 = 0.000333 galat mutlak = 0.000333 = 0.000333 galat relatif = (1/3000)/(10/3) = 1/1000 = 0.0001 galat relatif hampiran = (1/3000)/3.333 = 1/9999

Misal f, dan semua turunannya, yaitu f, f,, f (n) kontinu pada selang [a, b]. Jika x 0 є [a, b], maka untuk nilai-nilai x di sekitar x 0 dan x є[a, b], f(x) dapat diperluas (diekspansi) ke dalam deret Taylor, Jika dimisalkan x x 0 = h, maka

Untuk alasan praktis, proses komputasi dilakukan sampai pada suku ke n saja. Artinya ada bagian atau beberapa suku sisanya yang dipotong dan tidak dimasukkan ke dalam proses komputasi. Suku-suku yang diabaikan tersebut dikenal sebagai Residu; dan merupakan galat karena pemotongan. Jika faktor residu dimasukkan ke dalam deret Taylor, maka persamaan menjadi, R n (x) adalah Residu, dan merupakan besar galat yang timbul akibat pemotongan.

R n (x) dihitung dengan rumus, Karena nilai c yang tepat tidak diketahui, maka kita perlu menghitung nilai maksimum R n untuk menghitung besarnya galat, yaitu

Contoh Tentukan nilai hampiran dari ln (0,60) sampai orde ke 4 di sekitar titik x0 = 1 dan berikan nilai galat hampiran maksimum! Penyelesaian

Galat pemotongan maksimum

Contoh Lain 1. Tentukan hampiran fungsi f (x) = cos x sampai suku orde ke 6 di sekitar x 0 = 0. 2. Tentukan hampiran fungsi f (x) = sin x sampai suku orde ke 8 di sekitar x 0 = 0.

Prodi Matematika Institut Teknologi Sumatera Lampung Selatan 35365 Hp. +6282260066546, Email. triyana.muliawati@ma.itera.ac.id