Bab 5. MA2151 Simulasi dan Komputasi Matematika

dokumen-dokumen yang mirip
Minggu 11. MA2151 Simulasi dan Komputasi Matematika

Arsitektur dan Organisasi

STEI Institut Teknologi Bandung

9.3. ARITMATIKA INTEGER

Catatan Kuliah Analisis Numerik Pertemuan 1 : 10 Februari 2015 Sri Istiyarti Uswatun Chasanah G Oleh : Dr.Ir.Sri Nurdiati, M.

PEMECAHAN MASALAH DENGAN C 32 BIT FLOATING POINT BINARY CONVERTER

Aritmatika Komputer. Bab 9 4/29/2014

5. Floating Point Arithmetic

BAB III DAN DASAR-DASAR MATEMATIKA. FTI-Universitas Yarsi

09/01/2018. Prio Handoko, S. Kom., M.T.I.

PERTEMUAN MINGGU KE-3 REPRESENTASI DATA

Standard IEEE 754 & Big Endian Litle Endian

1.Tentukan solusi dari : Rubrik Penskoran :

Representasi Bilangan Digital (Bagian 2)

Bab 3. Aritmetika Komputer

Pertemuan Ke-6 ARITMATIKA KOMPUTER

REPRESENTASI DATA. Arsitektur Komputer

Bab 10 Penyajian Data Integer dan Bilangan Floating Point 10.1 Pendahuluan

KESALAHAN DAN KEAKURATAN

Kekeliruan Dalam Komputasi Saintifik

Fakultas Teknologi Industri Universitas Gunadarma 2013

1. Integer Interger adalah data numerik yang tidak mengandung pecahan, dan disajikan dalam memori komputer sebagai angka bulat. Mengacu pada obyek

Representasi Bilangan dan Operasi Aritmatika

Metode Numerik. Muhtadin, ST. MT. Metode Numerik. By : Muhtadin

ARSITEKTUR DAN ORGANISASI KOMPUTER

SISTEM BILANGAN, OPERASI ARITMATIKA DAN PENGKODEAN

METODE NUMERIK. MODUL 1 Galat dalam Komputasi Numerik 1. Zuhair Jurusan Teknik Informatika Universitas Mercu Buana Jakarta 2008 年 09 月 21 日 ( 日 )

Arsitektur dan Organisasi Komputer

Sistem Digital (410206)

GALAT DALAM KOMPUTASI NUMERIK

Representasi Bilangan dan Operasi Aritmatika

SISTEM BILANGAN DAN KONVERSI BILANGAN. By : Gerson Feoh, S.Kom

Basic Arithmetic Computing. Team Dosen Telkom University 2016

CNH2B4 / KOMPUTASI NUMERIK

Representasi Bilangan dan Operasi Aritmatika

REPRESENTASI dan ALUR PEMROSESAN DATA

Arithmatika Komputer. Pertemuan - 2

Laporan Praktikum 1. I Made Yoga Emma Prasetya (G ) 25 Februari 2016

METODE NUMERIK 2- PENDEKATAN DAN KESALAHAN. Buku : Metode Numerik untuk Teknik Penulis : Steven C Chapra & Raymond P.Canale

Representasi Bilangan dan Operasi Aritmatika

Pertemuan 7. Tipe Data Sederhana

Konsep Dasar Perhitungan Numerik

METODE NUMERIK 3SKS-TEKNIK INFORMATIKA-S1. Mohamad Sidiq PERTEMUAN-2

Basis Bilangan. Disusun oleh: Tim dosen SLD Diedit ulang oleh: Endro Ariyanto. Prodi S1 Teknik Informatika Fakultas Informatika Universitas Telkom

KOMPETENSI DASAR : MATERI POKOK : Sistem Bilangan URAIAN MATERI 1. Representasi Data

METODE NUMERIK 3SKS-TEKNIK INFORMATIKA-S1. Mohamad Sidiq PERTEMUAN-1

ARSITEKTUR SISTEM KOMPUTER. Wayan Suparta, PhD April 2018

GALAT DALAM KOMPUTASI NUMERIK

Variabel, Tipe Data, dan Operator. Oleh : Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom

Dr. novrina

Tipe data dasar merupakan tipe data yang disediakan oleh kompailer, sehingga dapat langsung dipakai Dalam algoritma dan pemrograman yang termasuk dala

Arsitektur & Organisasi Komputer. Aritmatika Komputer. Pertemuan I I

Definisi Metode Numerik

BAB 1 PENDAHULUAN. Metode Numerik

Aplikasi Aljabar Lanjar pada Metode Numerik

DATA KOMPUTASI & SISTEM BILANGAN

MODUL DUA VARIABEL DAN TIPE VARIABEL

Berbagai Macam Bilangan

BAB 3 ALGORITMA DAN MODEL 2K FFT-IFFT CORE

BAB 5 Bilangan Berpangkat dan Bentuk Akar

DATA PADA BAHASA C TIPE DATA

2.1 Desimal. Contoh: Bilangan 357.

Pemrograman Dasar C. Minggu 3

Algoritma & Pemrograman 1B BASIC

Kuliah#11 TKC205 Sistem Digital. Eko Didik Widianto. 11 Maret 2017

Dasar Logika Matematika

BAB 1 TIPE DATA. Selain itu terdapat operasi MOD (Modulo) adalah sisa dari pembagian Contoh : 27 MOD 4 = 3

BAB 1 TIPE DATA. Struktur Data 1. Sederhana : Array dan Record 2. Majemuk terdiri atas Linier Non Linier

Sistem-Sistem Bilangan Sistem-Sistem Bilangan secara matematis: Contoh-2: desimal: biner (radiks=2, digit={0, 1}) Bilangan. Nilai

UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO FAKULTAS TEKNIK, JURUSAN TEKNIK ELEKTRO Program Studi S-1 Teknik Informatika. Data & Ekspresi

VARIABEL, TIPE DATA DAN EKSPRESI Bab 2

Program Studi Pendidikan Matematika UNTIRTA. 10 Maret 2010

BAB 1 PENGANTAR SISTEM KOMPUTER

BILANGAN BERPANGKAT. Jika a bilangan real dan n bilangan bulat positif, maka a n adalah

Bab 2 Konsep Dasar Pemrograman BASIC

Brigida Arie Minartiningtyas, M.Kom

STRUKTUR PROGRAM BASIC

CSG2F3 Sistem dan Logika Digital (SLD) REPRESENTASI DATA. Tim Dosen SLD KK Telematika FIF Telkom University

KONSEP SISTEM INFORMASI B. Pertemuan 5 - Jenis Data dalam Dbase & Spesifikasi File

Implementasi Algoritma Pencarian Akar Kuadrat Bilangan Positif

ARSITEKTUR SISTEM KOMPUTER. Wayan Suparta, PhD Maret 2018

BILANGAN BERPANGKAT DAN BENTUK AKAR

TIPE, NAMA, DAN NILAI

Pengantar Metode Numerik

Struktur dan Organisasi Data 2 STRUKTUR DATA

Module 3. Variabel dan Tipe Data

Arsitektur Komputer Pertemuan - 1 By HendraNet

PEMANFAAT FUNGSI SQR DAN SQRT UNTUK PERHITUNGAN BESARAN VEKTOR DAN HAMBATAN AC. Ulul Ilmi *)

>>> type ("5") <'type string'> >>> a= Belajar Python >>> type a <'type string'> AP2B Dini Triasanti Struktur Pemrograman Python (Bagian 2)

Dasar Logika Matematika

Analisa Numerik. Teknik Sipil. 1.1 Deret Taylor, Teorema Taylor dan Teorema Nilai Tengah. 3x 2 x 3 + 2x 2 x + 1, f (n) (c) = n!

DASAR KOMPUTER REPRESENTASI DATA

BAB V b SISTEM PENGOLAHAN DATA KOMPUTER (Representasi Data) "Pengantar Teknologi Informasi" 1

PSEUDOCODE TIPE DATA, VARIABEL, DAN OPERATOR

METODA NUMERIK (3 SKS)

Isi bab 3. Fortran Dasar FORTRAN DASAR. 3.1 Jenis data FORTRAN. 3.1 bagian-bagian program. 3.1 algoritma. Pemrograman Komputer 9/11/2003

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) METODE NUMERIK

ARITMATIKA PRODI PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA DAN KOMPUTER JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR 2011

Konsep Deret & Jenis-jenis Galat

PAM 252 Metode Numerik Bab 4 Pencocokan Kurva

Transkripsi:

Bab 5 MA2151 Simulasi dan Komputasi Matematika

Kesalahan Data Data dapat kita gunakan sebagai dasar pembuatan model maupun untuk memverifikasi model yang telah kita buat. Namun demikian, terdapat berbagai sumber terjadinya kesalahan dalam data. Beberapa contoh: Sensor yang mengalami malfungsi sehingga memberikan data yang tidak valid. Keakuratan sensor tidak cukup baik untuk model. Alat pengukur yang tidak dikalibrasi. Kesalahan pembacaan hasil pengukuran. Kesalahan pencatatan hasil pengukuran.

Kesalahan Model Peneliti dapat melakukan kesalahan dalam memformulasikan suatu model: Asumsi yang terlalu menyederhanakan. Kesalahan penentuan persamaan/pertidaksamaan. Tidak memahami faktor penting dalam fenomena yang dimodelkan. Hal tersebut mengakibatkan hasil pemodelan amat jauh berbeda dengan kenyataan yang terjadi.

Kesalahan Implementasi Dapat terjadi kesalahan logika dalam mengimplementasikan model ke dalam program komputer. Pada tahun 1999, pesawat luar angkasa Mars Climate Orbiter hilang karena Lockheed Martin Corp. membangun badan pesawat dan memprogram sistem pengontrol badan pesawat dengan menggunakan satuan Inggris seperti pon dan kaki, sementara jet pendorong yang diproduksi NASA dibangun dengan menggunakan satuan metrik seperti Newton dan meter.

Bilangan Floating Point dan Notasi Eksponensial Bilangan real biasa disebut floating-point dan diekspresikan dengan ekspansi desimal. Notasi eksponensial merepresentasikan bilangan floating-point sebagai hasil kali dengan pangkat 10. Dengan a bilangan desimal dan n bilangan bulat, aen merepresentasikan a 10 n. Bilangan bulat yang diperoleh dengan menghapus titik desimal dari a disebut significand atau mantissa, dan n disebut eksponen. Bilangan ternormalisasi dalam notasi eksponensial memiliki titik desimal tepat sebelum digit tak nol pertama. 0 atau 1 digunakan untuk merepresentasikan tanda + atau. Contoh. 9.843600e02 bermakna 9.843600 10 2 = 984.36, dengan bilangan ternormalisasi 0.98436 10 3. Dengan demikian significand adalah 98436 dan eksponen adalah 3.

Digit Significant Digit significant dari suatu bilangan adalah semua digit setelah titik desimal dalam notasi eksponensial yang dinormalisasi. Contoh Dalam 0.98436 10 3 digit significant adalah 9, 8, 4, 3, dan 6. Dalam 003,704,000 = 0.3704 10 7 digit significant adalah 3, 7, 0, dan 4.

Presisi Presisi dari suatu bilangan adalah banyaknya digit significant pada saat bilangan diekspresikan dalam notasi eksponensial ternormalisasi. Magnitude dari suatu bilangan adalah 10 n pada saat bilangan diekspresikan dalam notasi eksponensial ternormalisasi. Contoh. 0.3704 10 7 memiliki presisi 4 dan magnitude 10 7 Dalam C and C++, presisi dari bilangan bertipe float (sering disebut single-precision number) adalah 6 atau 7 digit, dengan magnitude di antara 10 38 sampai 10 38. Sedangkan bilangan bertipe double (double-precision number) memiliki presisi 14 atau 15 dan magnitude dari 10 308 sampai 10 308. Namun demikian, tipe data double memakan memori dua kali lipat tipe data float. Bagaimana dengan Matlab?

Galat Mutlak dan Relatif

Contoh Misalkan suatu komputer memiliki presisi 3 dan akan melakukan pemotongan significand ke hanya 3 digit. Pandang (0.356 10 8 )(0.228 10 3 ) = (0.356)(0.228)(10 8 )(10 3 ) = 0.081168 10 5 Dinormalisasi, kita peroleh correct = 0.81168 10 4. Karena presisi adalah 3, result = 0.811 10 4. Galat mutlak adalah: correct result = 0.81168 10 4 0.811 10 4 = 0.00068 10 4 = 6.8 Galat relative adalah: (0.00068 10 4 )/(0.81168 10 4 ) = 0.0008378 = 0.08378%

Galat Pembulatan Contoh: Misalkan presisi 3. 0.81168 10 4 and 0.81158 10 4 dibulatkan ke atas ke 0.812 10 4 0.81138 104 dibulatkan ke bawah ke 0.811 10 4.

Assignment variable = expression Contoh: x = 1.0/3.0; Galat pembulatan terjadi karena kurangnya bits untuk menyimpan keseluruhan bilangan floating point sehingga result diaproksimasi ke bilangan terdekat yang dapat direpresentasikan. Overflow terjadi karena kurangnya bits untuk mengekspresikan suatu nilai dalam komputer. Underflow terjadi karena hasil komputasi terlalu kecil bagi komputer untuk direpresentasikan.

Galat Aritmetika Bagaimana dengan perkalian dan pembagian?

Propagasi Galat Melakukan loop pada bilangan floating point dapat memperbesar galat pembulatan.