BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN Pada bab ini adalah pembahasan analisa dai adat perusahaan yang telah di peroleh dari PT. MNC SKY VISON Tbk, sehingga nantinya hasil dari analisa data dapat dijadikan sebagai bahan membantu untuk menganalisa Pengaruh Pelatihan dan Promosi Jabatan terhadap Kinerja Karyawan pada PT. MNC SKY VISION Tbk. \Metode analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa regresi linier berganda, yaitu metode analisa data yang menggunakan 2 variabel atau lebih. Analisa regresi linier berganda ini digunakan untuk mengetahui besarnya pengaruh perubahan dari satu variabel independen terhadap variabel dependen. Setelah dibantu SPSS 17 untuk pengolahan data, maka di dapatkan hasil seperti pada tabel 4.1 di bawah ini : Tabel 4.1 Hasil Regresi Linier Berganda Coefficients a Model Standardi zed Unstandardized Coefficie Coefficients nts t Sig. 95,0% Confidence Interval for B Correlations Collinearity Statistics Std. Lower Upper Zero- Toleranc B Error Beta Bound Bound order Partial Part e VIF 1(Consta nt) PELATI HAN PROM OSI 26.312 8.135 3.234.002 9.946 42.677.264.120.305 2.202.033.023.505.308.306.304.999 1.001.104.168.086.621.538 -.233.442.098.090.086.999 1.001 a. Dependent Variable: KINERJA 65
Sumber : Data Sekunder yang dilah, 2013 Berdasarkan hasil perhitungan di atas dapat dibuat persamaan sebagai berikut : Y = 26.312 + 264X1 + 104X2 Dari persamaan diatas, Hasil yang dapat diterangkan adalah sebagai berikut : a : 26.312 Nilai konstanta ( a ) adalah 26.312, artinya jika pelatihan dan promosi jabatan bernilai 0, maka kinerja karyawan akan meningkat ( a ) bernilai positif (26.312 ). β1 : 0,264 Nilai Koefisien regresi variabel Pelatihan ( b1 ) bernilai positif 264 yang artinya setiap pelatihan yang dilakukan akan meningkatkan kinerja karyawan, dengan asumsi variabel lain bernilai tetap. Β2 : 0,104 Nilai koefisien Variabel Promosi Jabatan ( b2 ) bernilai posotif yaitu sebesar 104, artinya untuk setiap pelatihan yang dilakukan maka juga akan meningkatkan promosi jabatan pada kinerja karyawan. 4.1 Pengaruh Pelatihan Terhadap Kinerja Karyawan Berdasarkan analisa regresi linier berganda yang dapat dilihat pada tabel 4.1 di atas dapat disimpulakn bahwa pelatihan berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan sebesar 0,264 yang artinya setiap pelatihan yang dilakukan akan meningkatkan kinerja karyawan. Melihat pengaruh tersebut maka untuk dapat meningkatkan dan memaksimalkan kinerja karyawan harus diiringi dengan pelatihan yang meliputi 66
pengajar atau instruktur yang berpengalaman, materi yang sesuai dengan bagian masing-masing, serta penerapan dalam bekerja. Sedangkan untuk mengetahui apakah secara parsial pelatihan berpengaruh terhadap kinerja karyawan PT. MNC SKY VISION Tbk, maka di lakukanlah uji -t dengan menggunakan tingkat signifikan 0,05 dengan sampel yang digunakan sebanyak 50 responden sehingka df=n-2 atau maka diperoleh t-tabel sebesar 1,66. Berdasarkan pada tabel 4.1 dapat dilihat hasil perhitungan dari uji t untuk variabel Pelatihan ( X1 ) diperoleh t-hitung sebesar 2,202. Dengan demikian uji-t yang dihasilkan untukvariabel pelatihan ( X1 ) adalah t hitung > t-tabel maka dapat di tarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh positif yang juga signifikan antara variabel pelatihan ( X1 ) yang dilakukan terhadap kinerja karyawan PT. MNC SKY VISION Tbk. 4. 2 Pengaruh Promosi jabatan terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan tabel 4.1 hasil yang diperoleh untuk t-hitung promosi jabatan sebesar 0,621 dengan t-tabel sebesar 1,66. Berdasrakan hasil perhitungan tersebut dimana t- tabel 1,66 sedangkan t-hitung 0,621 berarti t hitung > t-tabel, sehingga dalam hal ini membuktikan bahwa adanya pengaruh antara promosi jabatan terhadap kinerja karyawan. Sama halnya dengan pelatihan, variabel promosi jabatan ( X2 ) juga mendapatkan hasil positif setelah dilakukan dengan menggunakan analis linier berganda, yaitu dengan hasil 0,104 yang artinya setiap promosi jabatan yang dilakukan akan meningkatkan kinerja karyawan. Maka dalam hal ini tidak hanya pelatihan yang berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. MNC SKY VISION Tbk, melain juga promosi jabatan memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. MNC SKY VISION Tbk. 67
4.3 Pengaruh Pelatihan dan Promosi jabatan secara simultan terhadap kinerja karyawan. Untuk mengetahui pengaruh pelatihan dan promosi jabatan secara simultan ini penulis menggunakan uji koefisien regresi secara bersama-sama ( Uji F ) yaitu untuk menguji signifikan pengaruh pelatihan dan promosi jabatan secara bersama-sama terhadap kinerja karyawan, pengujian menggunakan taraf signifikan 0,05. Dari pengujian uji F ini maka diperoleh hasil sebagai beikut : Tabel 4.2 Hasil Uji F ANOVA b Model Sum of Squares df Mean Square F Sig. 1 Regression 83,260 2 41,630 2,674,079 a Residual 731,720 47 15,569 Total 814,980 49 a. Predictors: (Constant), PROMOSI, PELATIHAN b. Dependent Variable: KINERJA Dari tabel tersebut mak dapa dilihat nilai F hitung yang di dapat adalah : 2,674, sedangkan untuk nilai F tabel, di dapat dari tabel statistik dengan signifikan 0,05, maka hasi yang di dapat dari F tabel adalah 1,551. Sehingga di dapat hasil bahwa F hitung > F tabel dengan signifikansi < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa pelatihan dan promosi jabatan secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja karyawan. 68
4.4 Variabel Yang Memberikan Pengaruh Paling Besar Terhadap Kinerja Karyawan. Untuk mengetahui mana yang lebih memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan Pada PT. MNC Sky Vision Tbk, dapat dilihat dari hasil analisa regresi linier berganda maka yang hasilnya dapat dilihat di Tabel 4.1 dari tabel tersebut di peroleh hasil nilai β1 variabel Pelatihan ( X1 ) adalah sebesar 0,264, sedangkan untuk β2 Variabel Promosi Jabatan adalah sebesar 0,104. Dari hasil tersebut dapat terlihat bahwa nilai β1 variabel Pelatihan ( X1 ) > nilai β2 Variabel Promosi Jabatan ( X2 ), sehingga dapat disimpulakn bahwa variabel Pelatihan lebih berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan pada PT. MNC Sky Vision Tbk. Ternyata walaupun PT. MNC Sky Vision Tbk merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pertelevisian, Promosi Jabatan tidak menjadi faktor utama dalam kinerja karyawan, Faktor yang memberikan pengaruh lebih besar adalah aktifitas pelatihan oleh karena itu walaupun promosi jabatan yang telah dilakukan oleh perusahaan sudah baik tentunya harus diiringi oleh aktifitas pelatihan yang maksimal. 69