DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI Halaan i iii I PENGAWASAN DAN PEMERIKSAAN 11 Latar Belakang 1 12 Fungsi Pengawas dan Peeriksa 2 13 Pengawasan 2 14 Peeriksaan 3 II PEMERIKSAAN ISIAN DAFTAR VIMK14-L2 21 Peeriksaan Blok I : Pengenalan Tepat 5 22 Peeriksaan Blok II : Ringkasan 5 23 Peeriksaan Blok III : Pendaftaran Usaha/Ruah 5 231 Pojok Kanan Atas Halaan dari Halaan 5 232 Konsistensi Isian Antar Kolo pada Blok III 6 24 Peeriksaan Blok V : Catatan 7 25 Peeriksaan Blok VI : Keterangan Petugas 7 III PENARIKAN SAMPEL 31 Prosedur Penarikan Sapel 8 32 Julah Sapel 10 33 Alokasi Sapel Usaha IMK per Kabupaten/Kota di suatu Provinsi 10 34 Alokasi Sapel Industri Mikro per Blok Sensus di suatu Kabupaten/Kota 11 35 Pengabilan Sapel Industri Kecil di setiap Blok Sensus 15 36 Pengabilan Sapel Industri Mikro di setiap Blok Sensus 15 37 Pengisisan Daftar VIMK14-DS2 20 38 Contoh Penarikan Sapel 20 Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan iii
IV PEMERIKSAAN ISIAN DAFTAR VIMK14 S2 41 Peeriksaan Secara Uu 22 42 Peeriksaan untuk Setiap Blok 24 421 Peeriksaan Blok I1 : Keterangan Tepat 24 422 Peeriksaan Blok I2 : Keterangan Perusahaan/Usaha 24 423 Peeriksaan Blok II : Keterangan Pengusaha 25 424 Peeriksaan Blok III : Keterangan Pekerja dan Balas Jasa 25 425 Peeriksaan Blok IV : Biaya/Pengeluaran Perusahaan/Usaha Selaa Bulan Juni 2014 atau Bulan Terakhir Berproduksi 28 426 Peeriksaan Blok V : Produksi dan Pendapatan Perusahaan/Usaha Selaa Juni 2014 28 427 Peeriksaan Blok VI : Ringkasan 30 428 Peeriksaan Blok VII : Nilai Harta Pengusaha/Usaha 30 429 Peeriksaan Blok VIII : Suber Modal Perusahaan/Usaha (per 30 Juni 2014) 31 4210 Peeriksaan Blok IX : Alat/Mesin dan Sarana Pengolahan Utaa 32 4211 Peeriksaan Blok X : Kesulitan dan Keitraan 32 4212 Peeriksaan Blok XI : Pelayanan dan Bibingan Usaha 34 4213 Peeriksaan Blok XII : Distribusi dan Alokasi Peasaran 2013/2014 35 4214 Peeriksaan Blok XIII : Catatan 35 4215 Peeriksaan Blok XIV : Keterangan Responden 35 4216 Peeriksaan Blok XV : Keterangan Petugas 35 LAMPIRAN 1 Daftar VIMK14-RB2 37 2 Daftar VIMK14-DS2 38 iv Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan
Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan v
BUKU 3
Badan Pusat Statistik Republik Indonesia Jl Dr Sutoo No 6-8, Jakarta 10710 Telepon : (021) 3810291-4, 384 1195, 3842508, Fax : (021) 3863816, E-ail : bpshq@bpsgoid, Hoepage : wwwbpsgoid
v BAB 1 PENGAWASAN DAN PEMERIKSAAN 11 Latar Belakang Keberhasilan suatu kegiatan survei tidak terlepas dari tanggung jawab, fungsi dan peran seluruh jajaran petugas yang ada dala struktur organisasi survei dari tingkat pusat sapai dengan tingkat daerah Agar pencacahan perusahaan/usaha Industri Mikro dan Kecil Tahunan (IMK Tahunan) enghasilkan data yang akurat perlu dilakukan pengawasan atas jalannya pencacahan dan peeriksaan kuesioner/daftar isian Survei Industri Mikro dan Kecil Tahunan Tahun 2014 (VIMK14 Tahunan) Hal ini dilakukan selain untuk enghindari kesalahan dala penentuan sapel usaha terpilih, pengisian Daftar VIMK14-L2 dan VIMK14-S2 juga peberian kode Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Agar pelaksanaan VIMK14 Tahunan dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan, diperlukan buku pedoan untuk peeriksaan isian Daftar VIMK14-L2, VIMK14-DS2, dan VIMK14-S2 Buku pedoan ini enjelaskan secara rinci tentang konsistensi isian Daftar VIMK14-L2, VIMK14-DS2, dan VIMK14-S2 baik konsistensi isian dala blok aupun konsistensi isian antar blok, juga enjelaskan tata cara penarikan sapel Diharapkan dengan adanya pedoan ini dapat diperoleh hasil yang aksial sesuai dengan yang diharapkan Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan 1
12 Fungsi Pengawas dan Peeriksa Pengawasan dan peeriksaan epunyai fungsi yang strategis dala upaya enghasilkan data yang berkualitas Oleh sebab itu, kegiatan pengawasan pelaksanaan lapangan dan peeriksaan hasil pencacahan oleh pengawas harus dilaksanakan secara optial Kegiatan tersebut perlu dilakukan engingat pengawas erupakan saringan terdepan dari organisasi pengupulan data Jika hal ini dapat dilaksanakan dengan baik, aka kesalahan atau isian yang eragukan dapat diketahui secara lebih dini Pengawas epunyai peran ganda, yaitu petugas yang berperan tidak hanya berkaitan dengan aspek lapangan tetapi juga berkaitan dengan aspek kualitas data Aspek lapangan, eberikan arti bahwa pengawas epunyai tanggung jawab dala hal ketepatan waktu dan sasaran serta kelancaran aktivitas pelaksanaan tugas pencacah di lapangan Aspek kualitas, lebih ditekankan kepada bagaiana seorang pengawas dapat elakukan peeriksaan kualitas isian sesuai dengan rabu-rabu yang telah ditetapkan dari instruen yang digunakan, sehingga dapat enghasilkan data yang berkualitas 13 Pengawasan Pengawas atau PMS bertugas ebibing PCS yang dibawahinya Pada hari pertaa dilakukan pencacahan VIMK14 Tahunan, PMS endapingi PCS elakukan pencacahan di wilayah tugas PCS bersangkutan Keudian PMS eeriksa secara langsung isian Daftar VIMK14-L2, VIMK14- DS2, dan VIMK14-S2 hasil pencacahan, PMS eberitahu apabila ada kekeliruan/kesalahan dan eberi petunjuk cara engatasinya Selain itu, PMS juga eberikan saran-saran dan pengarahan kepada PCS tentang cara berwawancara atau eberikan penjelasan kepada responden 2 Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan
Pada tahap pengawasan dilakukan hal-hal sebagai berikut: a Periksa apakah lokasi dan batas-batas blok sensus yang dikerjakan PCS sudah sesuai dengan beban tugasnya b Yakinkan bahwa tidak satupun sapel perusahaan/usaha terlewat cacah atau dobel cacah yang dilakukan PCS satu dengan PCS lainnya c Ikut terjun ke lapangan pada tahap awal pencacahan untuk engawasi dan elakukan peeriksaan isian Daftar VIMK14-L2, VIMK14-DS2, dan VIMK14-S2 Hal ini dilakukan jika terjadi kekeliruan atau kesalahan, dapat diketahui lebih dini dan dapat segera diberitahukan kepada PCS, untuk enghindari kesalahan yang saa pada pencacahan berikutnya d Lakukan pengecekan di lapangan untuk elihat apakah PCS benarbenar elaksanakan tugasnya dengan baik e Melakukan perteuan dengan pencacah yang enjadi tanggung jawabnya secara periodik, untuk engidentifikasi berbagai asalah yang ungkin dijupai di lapangan dan encari jalan keluar untuk engatasi perasalahan tersebut f Ingatkan PCS agar elakukan pencacahan dengan Daftar VIMK14-L2 sesuai dengan blok sensus terpilih dan VIMK14-S2 sesuai dengan Daftar Sapel VIMK14-DS2 g Ingatkan PCS agar enepati jadual pencacahan yang telah ditetapkan, karena keterlabatan pencacahan akan engganggu jadual kegiatan selanjutnya 14 Peeriksaan Lain halnya dengan pengawasan, peeriksaan lebih enitikberatkan pada aspek kualitas data atau isiannya Oleh sebab itu PMS harus elakukan peeriksaan terhadap isian Daftar VIMK14-L2, VIMK14-DS2, dan VIMK14-S2 hasil pencacahan PCS secara seksaa Peeriksaan ini dilakukan untuk setiap Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan 3
rincian aupun keterkaitannya dengan rincian lain yang saling berhubungan Perhatikan kebenaran dan kewajaran isian disesuaikan dengan jenis kegiatannya, terutaa yang berupa nilai Pada tahap peeriksaan harus eperhatikan hal-hal sebagai berikut: a Dala elakukan peeriksaan terhadap Daftar VIMK14-L2, VIMK14- DS2, dan VIMK14-S2 harus berpedoan kepada Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan Tahun 2014 Jika dijupai ketidaklengkapan isian, kesalahan ataupun isian eragukan, beritahukan kesalahan tersebut kepada PCS dan beritahu pula bagaiana seharusnya Bila perlu, untuk perbaikan tersebut dilakukan dengan kunjungan ulang bersaa-saa PCS ke lapangan b Usahakan peeriksaan dilakukan secara bertahap, artinya peeriksaan dilakukan sesegera ungkin setelah sejulah Daftar VIMK14-L2 atau VIMK14-S2 diteria dari PCS, tanpa harus enunggu seluruh dokuen diteria c Tepati jadual pengirian daftar VIMK14-L2, VIMK14-DS2, dan VIMK14-S2 serta dokuen-dokuen lainnya ke BPS Kabupaten/Kota 4 Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan
Kerangk BAB 2 PEMERIKSAAN ISIAN DAFTAR VIMK14-L2 21 Peeriksaan Blok I: Pengenalan Tepat Periksa apakah penulisan dan isian pada kotak Rincian 1 sd 6 sudah sesuai dengan daftar blok sensus yang terdapat dala Daftar VIMK14-DSBS Apabila asih salah/tidak sesuai agar diperbaiki 22 Peeriksaan Blok II: Ringkasan Salin seua rincian berdasarkan petunjuk yang ada pada Daftar Isian VIMK14-L2, setelah elakukan peeriksaan untuk Blok III Pendaftaran Usaha/Ruah Tangga 23 Peeriksaan Blok III: Pendaftaran Usaha/Ruah Tangga 231 Pojok Kanan Atas Halaan dari halaan Sebelu elakukan peeriksaan terhadap konsistensi isian antar kolo yang saling berkaitan [Kolo (1) sd (42)], periksa apakah seluruh lebar atau halaan dari satu set Daftar VIMK14-L2 tersebut julahnya sudah lengkap Perhatikan juga apakah penulisannya sudah engikuti aturan seperti yang tertuang pada Buku Pedoan Pencacah (Buku 2) Untuk elihat kelengkapan halaan/lebar dari satu set Daftar VIMK14-L2, agar dilihat apakah yang tertulis pada Halaan dari halaan khususnya angka di bagian depan dari lebar pertaa sapai dengan lebar terakhir sudah berurutan dari noor 1 sd noor terakhir, dan pada lebar Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan 5
terakhir angka di bagian depan harus saa dengan angka di bagian belakang Contoh: lebar pertaa tertulis Halaan 1 dari 8 halaan, dan lebar terakhir tertulis Halaan 8 dari 8 halaan Jika terjadi hal-hal berikut: i Angka di bagian depan dari lebar pertaa hingga lebar terakhir tidak berurutan ii Angka di bagian depan tidak saa dengan angka di bagian belakang pada halaan terakhir, aka pengawas enanyakan kepada pencacah apakah terjadi kesalahan dala penulisan atau ada lebar yang tercecer/hilang Apabila ternyata ada lebar yang tercecer/hilang, aka pencacah diinta untuk elakukan pencacahan ulang terhadap usaha dari lebar yang tercecer/hilang tersebut 232 Konsistensi Isian Antar Kolo pada Blok III 1 Periksa noor urut pada Kolo (2), Kolo (3), Kolo (6) dan Kolo (12) apakah sudah urut dari noor 1 sapai dengan noor terakhir dala 1 (satu) blok sensus 2 Periksa isian Kolo (7), Kolo (9), Kolo (13), Kolo (14), dan Kolo (15), apakah sudah tertulis dengan jelas, lengkap dan benar Jika tulisan pada kolo-kolo tersebut kurang jelas dan kurang lengkap, aka tanyakan ke pencacah dan harus dilengkapi, karena apabila tidak jelas dan kurang lengkap aka akan enyulitkan tahapan kegiatan selanjutnya 3 Periksa, jika Kolo (12) terisi noor urut aka salah satu isian Kolo (17) atau Kolo (18) harus ada tanda cek ( ) 4 Periksa isian Kolo (16) harus engacu deskripsi Kolo 6 Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan
(15) Perbaiki jika belu sesuai 5 Periksa salah satu isian Kolo (19) sd (42) harus ada tanda cek ( ) dan sudah sesuai dengan isian Kolo (16) 6 Periksa penjulahan kode 1 pada Kolo (8) dan kolo (11), serta penjulahan tanda cek ( ) untuk Kolo (19) sd (42) pada Rincian a, b dan c, apakah sudah benar Lakukan perbaikan jika terjadi kesalahan 7 Periksa jika Kolo (4) kode 2 dan Kolo (5) berisi 1 aka Kolo (12) harus terisi 8 Periksa jika Kolo (4) kode 2 dan Kolo (5) berisi 0 aka Kolo (6) kosong dan Kolo (7) harus tertulis penggunaan bangunan 9 Periksa jika Kolo (4) kode 1 atau 3 aka Kolo (6) sd (8) dan Kolo (11) harus terisi 10 Periksa jika Kolo (4) kode 1, aka Kolo (10) berkode selain 1 atau kosong 11 Periksa jika Kolo (8) kode 1 aka Kolo (9) sd (16) harus terisi, salah satu Kolo (17) atau Kolo (18) berisi tanda cek ( ) 12 Periksa jika Kolo (8) kode 0 dan Kolo (11) berkode 1, aka Kolo (12) sd (16) harus terisi, salah satu Kolo (17) atau Kolo (18) berisi tanda cek ( ) 13 Periksa jika Kolo (8) kode 0 dan Kolo (11) berkode 0, aka Kolo (12) dst kosong 14 Periksa jika Kolo (10) kode 1, aka Kolo (4) berkode 3 15 Periksa jika Kolo (17) berisi tanda cek ( ), aka Kolo (4) berkode 3 Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan 7
16 Periksa jika Kolo (17) berisi tanda cek ( ), aka salah satu Kolo (19) sd (42) berisi tanda cek ( ) dan Kolo (16) berisi kode yang sesuai dengan isian Kolo (19) sd (42) 17 Periksa jika Kolo (18) berisi tanda cek ( ), aka Kolo (19) sd (42) kosong 24 Peeriksaan Blok V: Catatan Apabila ada hal-hal yang eerlukan keterangan, dapat dituliskan pada blok ini Selain inforasi dari responden, pencacah dan pengawas dapat enabahkan catatan untuk eperjelas asalah yang berkaitan dengan isian Daftar VIMK14-L2 25 Peeriksaan Blok VI: Keterangan Petugas Periksa apakah pencacah dan pengawas telah enuliskan naa, tanggal pelaksanaan kegiatan dan telah ebubuhkan tanda tangannya Kalau belu, pencacah dan pengawas harus enuliskannya, sebagai pertanggungjawaban pelaksanaan tugas 8 Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan
BAB 3 PENARIKAN SAMPEL 31 Prosedur Penarikan Sapel Rancangan penarikan sapel yang digunakan adalah penarikan sapel dua tahap terstratifikasi (stratified two-stage sapling) Tahap pertaa, dari kerangka sapel blok sensus dipilih sejulah blok sensus secara probability proportional to size (PPS) dengan size banyaknya usaha IMK hasil pendaftaran SE06 Penarikan sapel blok sensus antar strata dilakukan secara independent Tahap kedua, dari kerangka sapel usaha IMK, dipilih sejulah usaha IM secara sisteatik, dan engabil seluruh IK (take all) sebagai sapel Bila julah industri kecil dala suatu provinsi elebihi target sapel usaha IMK, aka harus dilakukan peilihan sapel Berdasarkan prosedur diatas, dapat dibuat skea sapling seperti pada tabel berikut ini: Tahap Unit Sapling Populasi Sapel Metode Probabilita Fraksi Sapling (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) Blok pps size M hi M 1 Nh n n h sensus ik2006 M h h0 M 2 Industri kecil Industri ikro k M hi M hi k M hi Take all 1 1 1 sisteatik hi M hi hi M hi h0 hi Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan 9
dengan : N h : Julah blok sensus pada strata h, n h : Julah blok sensus yang terpilih sapel pada strata h, M hi : Julah usaha IMK hasil pencacahan SE06 pada strata h blok sensus i, M : Julah seluruh usaha IMK hasil pencacahan SE06 pada strata h, h0 hi : Julah sapel usaha industri ikro pada strata h blok sensus i : Julah sapel usaha industri kecil pada strata h blok sensus i k hi k hi akan saa dengan IMK provinsi 32 Julah Sapel k M hi apabila k hi tidak elebihi target sapel Julah sapel Survei IMK 2014 dirancang untuk estiasi 2 digit KBLI tingkat nasional pada periode tertentu di saat dilakukan pendaftaran usaha Julah sapel sebanyak 7988 blok sensus 33 Alokasi Sapel Usaha IMK per Kabupaten/Kota di suatu Provinsi Khusus untuk industri kecil, seluruh usaha di setiap blok sensus terpilih dilakukan pencacahan IMK, kecuali jika julahnya elebihi target sapel usaha IMK atau karakteristik industrinya hoogen aka harus dilakukan peilihan sapel Untuk industri ikro, pencacahan dilakukan hanya pada usaha terpilih Alokasi sapel usaha industri ikro dan kecil (IMK) dilakukan oleh BPS Provinsi berdasarkan rekapitulasi julah IMK hasil listing per kabupaten/kota Alokasi sapel industri ikro per kabupaten/kota dilakukan setelah terlebih dahulu engabil populasi industri kecil sebagai sapel Dengan deikian, target sapel industri ikro di provinsi tersebut adalah target sapel IMK provinsi dikurangi dengan julah industri kecil untuk seluruh kabupaten/kota di provinsi tersebut k P P P, dengan: = Target sapel industri ikro pada suatu provinsi, P 10 Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan
P k P = Target sapel IMK pada suatu provinsi, k = Julah sapel industri kecil pada suatu provinsi, ( M bila sapel industri kecil saa dengan populasinya (take all)) Alokasi sapel industri ikro per kabupaten dilakukan secara power allocation (dengan α=0,5), yaitu proporsional terhadap akar julah industri ikro di asing-asing kabupaten/kota, dan dapat ditulis sebagai berikut: P k P dengan: K P K K n K 1 M K M K P, : target sapel usaha industri ikro di kabupaten/kota K, : target sapel usaha industri ikro di provinsi P, M : populasi usaha industri ikro di kabupaten/kota K Hasil alokasi sapel industri ikro per kabupaten/kota dikiri kebali ke setiap kabupaten/kota untuk selanjutnya dilakukan alokasi sapel usaha industri ikro enurut KBLI 34 Alokasi Sapel Industri Mikro per Blok Sensus di suatu Kabupaten/Kota Alokasi sapel industri ikro enurut KBLI pada setiap blok sensus terpilih dilakukan dengan eperhatikan julah IMK hasil listing Alokasi sapel industri ikro enurut KBLI per blok sensus dilakukan di BPS Kabupaten/Kota dengan tahapan seperti berikut: 1 Rekapitulasi julah industri ikro dan julah industri kecil enurut KBLI Berdasarkan hasil listing IMK dari seluruh blok sensus sapel dengan enggunakan VIMK14-L2, BPS Kabupaten/Kota ebuat rekapitulasi Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan 11
julah industri ikro dan julah industri kecil enurut KBLI dengan enggunakan Daftar VIMK14-RB2 sehingga eenuhi ruus sebagai berikut: M k M M M, k h 1 24 i 1 dengan: M = Julah populasi IMK pada suatu kabupaten/kota, k M = Julah industri kecil pada suatu kabupaten/kota, M = Julah industri ikro pada suatu kabupaten/kota, M M i = Julah industri ikro dengan KBLI i (i =1, 2, 3,, 24) pada suatu kabupaten/kota, M h = Julah industri ikro pada blok sensus ke-h pada suatu kabupaten/kota, M = Julah industri ikro dengan KBLI i, pada blok sensus ke-h hi (h = 1,2,3, k) hi, Kode Kec Tabel 1 Rekapitulasi Julah Industri Kecil dan Industri Mikro Menurut KBLI per Blok Sensus di Suatu Kabupaten dari Hasil Pendaftaran IMK Provinsi : Kabupaten /Kota : Kode Desa Blok Sensus Julah Industri Kecil Julah Industri Mikro (M ) enurut KBLI Julah IMK 1 2 3 I 24 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (28) (29) 1 2 3 h k M k 1 M k 2 M k 3 M k h M k k M 11 M 21 M 31 M k1 M 12 M 22 M 32 M 2k M 13 M 23 M 33 M 3k M 1i M 2i M 3i M hi M ki M 241 M 242 M 243 M k24 Julah M k M 1 M 2 M 3 M i M 24 M M1 M2 M3 Mh Mk 12 Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan
Catatan : M k = julah industri kecil dala satu kabupaten/kota M i =julah industri ikro KBLI i (i=1, 2, 3,,24) dala satu kabupaten/kota M = julah industri ikro dan kecil pada blok sensus ke-h h 2 Menentukan target sapel industri ikro per KBLI di suatu kabupaten/kota Target sapel industri ikro dala satu kabupaten/kota ( ) dialokasikan ke setiap KBLI ( i) secara proporsional akar julah industri ikro pada suatu KBLI i terhadap total akar julah industri ikro dari seluruh KBLI, dengan ruus: dengan: i 24 1 1 M i M i i = Target sapel industri ikro dengan KBLI i pada suatu kabupaten/kota, M = Julah industri ikro dengan KBLI i pada suatu i kabupaten/kota, = Target sapel industri ikro pada suatu kabupaten/kota, = Target sapel IMK pada suatu kabupaten/kota, k = Julah sapel industri kecil pada suatu kabupaten/kota, ( k k = M bila sapel industri kecil saa dengan populasinya (take all)) Julah sapel industri ikro pada suatu KBLI ( i) aksiu saa, dengan populasinya ( M i ) Apabila ternyata alokasi i elebihi aka kelebihannya dialokasikan ke industri ikro KBLI lain M i, Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan 13
Tabel 2 Rekapitulasi Julah Industri Kecil dan Industri Mikro Menurut KBLI di Suatu Kabupaten dari Hasil Pendaftaran IMK Provinsi : Kabupaten/Kota : Jul ah Indu stri Kecil Julah populasi dan sapel Industri Mikro enurut KBLI 1 2 3 i 24 Jula h (1) (2) (3) (4) (5) (26) (27) Populasi M k Sapel M k M 1 1 M 2 2 M 3 3 M i i M 24 24 M 3 Menentukan target sapel industri ikro enurut KBLI per blok sensus Alokasi sapel industri ikro per blok sensus ( hi) untuk setiap KBLI dilakukan dengan secara proporsional akar julah industri ikro hasil pendaftaran IMK (listing) pada suatu blok sensus h dengan KBLI i terhadap total akar julah industri ikro dari seluruh blok sensus dengan KBLI i, dengan ruus: dengan: hi hi k h 1 M hi M hi = Target sapel industri ikro dengan KBLI i pada blok sensus ke h, M hi = Julah industri ikro dengan KBLI h pada blok sensus ke h, i = Target sapel industri ikro dengan KBLI i pada suatu kabupaten/kota i, 14 Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan
Tabel 3 Alokasi Sapel Industri Mikro per Blok Sensus Menurut KBLI di Suatu Kabupaten/Kota Provinsi : Kabupaten/Kota : Julah populasi dan sapel Industri Mikro enurut Kode Kode Blok KBLI Kec Desa Sensus 1 2 3 i 24 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (27) Julah 1 2 3 h k 11 21 31 h 1 k 1 1 12 22 32 h 2 k 2 2 13 23 33 h 3 k 3 3 1 i 2 i 3 i hi ki i 35 Pengabilan Sapel Industri Kecil di setiap Blok Sensus 124 224 324 h 24 k 24 24 Dari hasil pendaftaran IMK (listing) dengan Daftar VIMK14-L2, abil seluruh industri kecil yang eiliki julah tenaga kerja antara 5-19 orang, dengan langkah sebagai berikut : a Berikan tanda lingkaran pada tanda cek ( ) di Blok III Kolo (18) b Berikan pula lingkaran pada noor urut segen, bangunan fisik, bangunan sensus dan noor perusahaan/usaha di Blok III Kolo (1), (2), (3), dan (12) 36 Pengabilan Sapel Industri Mikro di setiap Blok Sensus Peilihan sapel industri ikro dilakukan berdasarkan hasil pendaftaran IMK industri ikro (Daftar VIMK14-L2) di setiap blok sensus terpilih Tahap peilihan sapel industri ikro adalah sebagai berikut: Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan 15
a Berikan noor urut pada sebelah kanan tanda cek ( ) pada Daftar VIMK14-L2 Blok III untuk asing-asing Kolo (19) sd (42) Penooran diulai dari angka 1 pada Kolo (19) halaan pertaa sapai dengan baris terakhir Kolo (19) halaan terakhir, keudian penooran diulai dari angka 1 kebali pada Kolo (20) halaan pertaa sapai dengan halaan terakhir, begitu seterusnya untuk Kolo (21) sd Kolo (42) Contoh : Untuk Kolo (19) halaan pertaa hingga halaan terakhir, peberian noor diulai dari : 1, 2, 3, 11 Keudian lanjutkan peberian noor pada Kolo (20) halaan pertaa hingga halaan terakhir diulai dengan noor 1, 2, 3, 7 Keudian lanjutkan untuk Kolo (21) halaan pertaa hingga halaan terakhir dengan noor 1, 2, 3, 4, 27 Selanjutnya peberian noor diulai dengan angka 1 untuk setiap Kolo (22), (23) sapai dengan Kolo (42) Contoh peberian noor urut Daftar VIMK14-L2 Blok III Kolo (19) sd (42) halaan 1 sd terakhir: Halaan 1 dari 5 halaan 10 11 12 13 14 15 16 17 33 (19) (20) (21) (22) (23) (24) (25) (26) (42) 1 1 1 1 1 1 1 16 Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan
2 1 Halaan 2 dari 5 halaan 10 11 12 13 14 15 16 17 33 (19) (20) (21) (22) (23) (24) (25) (26) (42) 2 3 2 2 1 2 2 2 2 Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan 17
Halaan 5 dari 5 halaan 10 11 12 13 14 15 16 17 33 (19) (20) (21) (22) (23) (24) (25) (26) (42) 27 11 10 2 9 26 4 3 7 b Periksa terlebih dahulu, apakah peberian noor urut di Blok III untuk tiap Kolo (19) sd (42) sudah benar atau ada yang terlewat Perbaiki kesalahannya lebih dahulu sebelu elakukan peilihan sapel Jika sudah benar, cek julah industri ikro di setiap KBLI pada Blok III dengan rekapnya pada Blok II, yaitu dengan cara ebandingkan antara noor urut terakhir di tiap Kolo (19) sd (42) dengan banyaknya industri ikro enurut KBLI pada Daftar VIMK14 L2 Blok II Rincian 2a Jika diteukan perbedaan, periksa kebali penooran pada Blok III Kolo (19) sd (42) c Hitung interval (I) untuk tiap asing-asing industri ikro dengan cara: I hi M hi, hi 18 Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan
diana: I hi = Interval untuk pengabilan sapel industri ikro dengan KBLI i pada blok sensus ke-h, M hi = Julah industri ikro dengan KBLI i hasil pendaftaran IMK, pada blok sensus ke-h, hi = Target sapel industri ikro dengan KBLI i, pada blok sensus ke h d Menentukan unit sapel industri ikro pertaa yang terpilih (R 1hi) untuk tiap jenis KBLI Angka rando peilihan sapel telah ditentukan dengan paket progra berdasarkan distribusi Unifor yang bernilai antara 0 dan 1 Untuk enentukan sapel terpilih pertaa (R 1hi), dilakukan dengan ruus: R 1 hi AR I hi e Tentukan angka rando berikutnya R 2hi, R 3hi, R hi dilakukan dengan ruus sebagai berikut: R 2hi = R 1hi + I R 3hi = R 2hi + I hi hi R 4hi = R 3hi + I hi R hi = R (-1)hi + I, dengan hi hi Angka rando terakhir yang terpilih harus kurang dari julah industri ikro dengan KBLI i di blok sensus terpilih (R hi M hi ) f Berikan lingkaran pada noor urut tanda cek ( ) di Kolo (19) atau (20) sd (42) sesuai dengan KBLI pada Blok III Daftar VIMK14-L2 yang saa dengan angka rando terpilih (R hi) g Berikan pula tanda lingkaran pada Kolo (17), yang noor urut tanda cek ( )-nya pada Kolo (19) atau (20) sd (42) diberi lingkaran Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan 19
h Berikan pula tanda lingkaran pada noor segen, bangunan fisik, dan bangunan sensus serta noor perusahaan/usaha pada Blok III Daftar VIMK14-L2 Kolo (1), (2), dan (3) serta Kolo (12) yang noor urut tanda cek ( ) nya pada Kolo (19) atau (20) sd (42) diberi lingkaran 37 Pengisian Daftar VIMK14-DS2 Pengisian Daftar VIMK14-DS2 dilakukan setelah selesainya seluruh tahapan peilihan sapel industri ikro aupun peberian tanda lingkaran pada seluruh industri kecil Tahapan peindahan inforasi industri ikro dan kecil dari Daftar VIMK14-L2 ke Daftar VIMK14-DS2 dilakukan dengan cara sebagai berikut: a Salin noor urut segen, bangunan fisik, dan bangunan sensus yang diberi lingkaran pada Daftar VIMK14-L2 Blok III Kol (1), (2), dan (3) ke Daftar VIMK14-DS2 Blok V Kolo (2), (3), dan (4) ulai dari noor urut bangunan fisik terkecil b Salin pula naa perusahaan/usaha atau pengusaha/peilik pada Blok III Daftar VIMK14-L2 Kolo (13) ke dala Daftar VIMK14-DS2 Blok V Kol (6), yang noor urut bangunan fisik, bangunan sensus, dan noor urut tanda cek ( )-nya diberi lingkaran c Salin pula alaat lengkap dan KBLI pada VIMK14-L2 Blok III Kol(19) sd Kol (42) yang noor urut tanda cek ( )-nya diberi lingkaran, ke Daftar VIMK14-DS2 Blok V kol (7) dan kol (8) 38 Contoh Penarikan Sapel a Hasil listing (VIMK14-L2) blok sensus 003B Desa Pringgodani Kecaatan Bantur Kabupaten Malang Provinsi Jawa Tiur, sebagai berikut: 20 Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan
Julah indutri kecil sebanyak 3 usaha (julah kode 1 pada Daftar VIMK14-L2 Blok III Kolo (18) halaan terakhir = 3) Julah industri ikro sebanyak 72 usaha (penjulahan noor urut terakhir pada Daftar VIMK14-L2 Blok III Kolo (19) sd (42) = 72) Julah industri ikro kode KBLI 19 (industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki) sebanyak 26 Angka rando peilihan sapel yang tercantu dala DSBS adalah 0,53 b Hasil penghitungan alokasi sapel, dan interval sebagai berikut: Target sapel industri ikro pada blok sensus 003B ini sebanyak 17 Target sapel industri ikro KBLI 19 berjulah 10 industri Interval untuk industri ikro KBLI 19 adalah 26/10 = 2,6 c Penentuan R 1, serta penghitungan R 2 R n R1 = AR I = 0,53 2,6 = 1,38 1 Setelah didapat R 1 selanjutnya enghitung R 2 hingga R 10 dengan cara: R2 = R1 + I = 1,38 + 2,6 = 3,98 4 R3 = R2 + I = 3,98 + 2,6 = 6,58 7 R4 = R3 + I = 6,58 + 2,6 = 9,18 9 R5 = R4 + I = 9,18 + 2,6 = 11,78 12 R6 = R5 + I = 11,78 + 2,6 = 14,38 14 R7 = R6 + I = 14,38 + 2,6 = 16,98 17 R8 = R7 + I = 16,98 + 2,6 = 19,58 20 R9 = R8 + I = 19,58 + 2,6 = 22,78 23 R10 = R9 + I = 22,78 + 2,6 = 24,78 25 Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan 21
d Peilihan Sapel Industri Mikro Berikan lingkaran di kolo KBLI 19, yaitu Kolo (24) pada noor-noor tanda cek yang sesuai dengan angka rando terpilih Keudian lingkari pula pada noor urut segen, bangunan fisik, bangunan sensus, dan noor urut perusahaan/usaha Kolo (12), serta Kolo (17) yang bersesuaian dengan tanda cek yang dilingkari Dengan cara yang saa, lakukan penghitungan interval dan elingkari noor urut tanda cek untuk KBLI yang lain 22 Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan
BAB 4 PEMERIKSAAN ISIAN DAFTAR VIMK14-S2 41 Peeriksaan Secara Uu a Periksa banyaknya dokuen, harus sesuai dengan banyaknya usaha yang enjadi tanggung jawab asing-asing pencacah b Periksa seua dokuen, kode klasifikasi usaha dan Kode 2-digit KBLI harus sudah dituliskan pada kotak yang tersedia di pojok kanan atas c Periksa untuk setiap perubahan/ganti, pindah alaat, tutup, dan lainlain, harus sudah diberi penjelasan pada Daftar Sapel VIMK14-DS2 d Periksa isian kode klasifikasi usaha di pojok kanan atas halaan depan Daftar VIMK14-S2 harus sesuai dengan isian pada Blok III Rincian 2c Kolo (6) Bila kode 1 (Industri Mikro) aka isian pada Blok III Rincian 2c Kolo (6) adalah 1-4 Bila kode 2 (Industri Kecil) aka isian pada Blok III Rincian 2c Kolo (6) adalah 5-19 e Seua penulisan harus sudah enggunakan huruf KAPITAL, jika belu harus dikoreksi dan diperbaiki f Perhatikan pula tingkat kewajaran dan konsistensi isian yang saling terkait g Periksa untuk seluruh satuan yang dituliskan oleh petugas, harus sudah enggunakan satuan standar Apabila asih enggunakan satuan setepat agar diusahakan untuk eberikan catatan konversi dari satuan setepat yang digunakan ke satuan standar h Periksa seua nilai harus dala satuan rupiah Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan 23
i Periksa isian pada kotak yang tersedia harus sesuai dengan keterangan/jawaban yang dilingkari j Pilihan jawaban yang ultiple (lebih dari satu), aka isian dala kotak harus erupakan penjulahan kode-kode yang dilingkari k Seua isian keterangan/jawaban pada pilihan jawaban Lainnya (tuliskan: ) harus ada isian Apabila asih kosong agar dikonfirasikan kepada petugas untuk dicek ke lapangan l Jika terdapat rincian yang seharusnya isi tetapi kosong, ada hal-hal yang eragukan, kurang jelas, dan sebagainya lihat Blok XIII: Catatan Apabila asih belu jelas, konfirasikan kepada petugas pencacah agar dapat dilakukan perbaikan Jika terdapat ketidaksesuaian antara kode yang dilingkari dengan isian dala kotak aka ganti isian kotak sesuai dengan kode yang dilingkari 42 Peeriksaan untuk Setiap Blok 421 Peeriksaan Blok I1: Keterangan Tepat a Periksa isian identitas pada Blok I, harus sudah sesuai dengan identitas pada Daftar VIMK14-DS2 b Rincian 2: Kabupaten/Kota harus sudah dicoret untuk yang tidak diperlukan (Kabupaten/Kota atau Kabupaten/ Kota) Hal yang saa juga untuk Rincian 4 Desa/Kelurahan, harus sudah dicoret untuk yang tidak sesuai c Rincian 7 (noor urut sapel) dan Rincian 8 (noor urut perusahaan) harus saa dengan noor urut pada Daftar VIMK14-DS2, 24 Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan
Blok V, Kolo (1) dan (5) 422 Peeriksaan Blok I2: Keterangan Perusahaan/Usaha a Rincian 5: periksa kegiatan utaa perusahaan/usaha Pada isian KBLI apakah sudah sesuai dengan isian kegiatan utaa perusahaan/usaha Jika ragu, konfirasikan kebali ke pencacah b Rincian 6: Cek konsistensinya dengan naa perusahaan/usahanya c Rincian 7: Isian inial 1900 dan aksial 2014 d Jika terdapat hal-hal yang tidak sesuai atau eragukan, konfirasikan kepada pencacah untuk dapat dilakukan perbaikan 423 Peeriksaan Blok II: Keterangan Pengusaha a Rincian 1 harus ada isian Jika kosong, konfirasikan kepada pencacah untuk dilengkapi b Rincian 3: Perhatikan kewajaran isian Meskipun kita tidak epunyai batasan tingkat kewajaran uur seorang pengusaha, sebaiknya tetap diperhatikan berapa kewajaran uur seorang pengusaha, isian aksiu 98 c Rincian 4: Perhatikan konsistensi antara pendidikan tertinggi yang ditaatkan dengan uur pada isian Rincian 3, jika terdapat keraguan tanyakan kepada pencacah Tahapan peeriksaan Isian rincian 3 saa dengan 12 aka isian rincian 4 lebih kecil saa dengan 2 Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan 25
Isian rincian 3 saa dengan 15 aka isian rincian 4 lebih kecil saa dengan 3 Isian rincian 3 saa dengan 18 aka isian rincian 4 lebih kecil saa dengan 4 Isian rincian 3 saa dengan 19 aka isian rincian 4 lebih kecil saa dengan 5 424 Peeriksaan Blok III: Keterangan Pekerja dan Balas Jasa Rincian 1 Banyaknya pekerja (terasuk pengusaha), hari kerja dan rata-rata ja kerja per hari untuk kegiatan Juli 2013 sapai dengan Juni 2014 a Perhatikan isian banyaknya pekerja (Rincian 1a) Untuk setiap bulan kegiatan pada Rincian 1, isian banyaknya pekerja iniu 1 orang b Perhatikan pula isian banyaknya hari kerja (Rincian 1b) Untuk setiap bulan kegiatan ulai bulan Juli Deseber 2013 dan Januari Juni 2014, isian aksiu saa dengan julah hari pada bulan bersangkutan Bulan kegiatan tidak boleh kosong seua, paling tidak ada satu bulan kegiatan harus isi c Perhatikan apakah Rincian 1c sudah diisi dengan benar dan wajar Lakukan pengecekan kewajaran isian rata-rata ja kerja per hari perusahaan/usaha Isian rata-rata ja kerja yang benar adalah 1 24 ja Rincian 2 Banyaknya pekerja (terasuk pengusaha) dibayar dan tidak dibayar enurut jenis pekerja selaa Juni 2014 atau bulan terakhir berproduksi 26 Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan
Lakukan tahapan peeriksaan sebagai berikut: Rincian 2 harus ada isian dan pastikan keterangan pengusaha pada Blok II terasuk dala rincian ini Rincian 2c Kolo (6) harus ada isian inial 1 Kolo (6) yaitu Julah dari Kolo (2) sd (5) untuk asing-asing jenis pekerja Isian Rincian 2a Kol (6) = Rincian 2a Kol (2) + Rincian 2a Kol (3) + Rincian 2a Kol (4) + Rincian 2a Kol (5) Isian Rincian 2b Kol (6) = Rincian 2b Kol (2) + Rincian 2b Kol (3) + Rincian 2b Kol (4) + Rincian 2b Kol (5) Isian Rincian 2c Kol (2) = penjulahan Rincian 2a kol (2) + Rincian 2b Kol (2) Isian Rincian 2c Kol (3) = penjulahan Rincian 2a kol (3) + Rincian 2b Kol (3) Isian Rincian 2c Kol (4) = penjulahan Rincian 2a kol (4) + Rincian 2b Kol (4) Isian Rincian 2c Kol (5) = penjulahan Rincian 2a kol (5) + Rincian 2b Kol (5) Isian Rincian 2c Kol (6) = penjulahan Rincian 2a kol (6) + Rincian 2b Kol (6) Rincian 3 Nilai seluruh balas jasa yang dikeluarkan pengusaha (terasuk pengusaha yang dibayar) enurut jenis kelain selaa Juni 2014 atau bulan terakhir berproduksi dala rupiah Cerati apakah rincian ini telah diisi dala satuan rupiah dengan benar dan sudah wajar, keudian lakukan langkah berikut ini: Isian Rincian 3c Kol (2) = Rincian 3a Kol (2) + Rincian 3b Kol (2) Isian Rincian 3d Kol (3) = Rincian 3a Kol (3) + Rincian 3b Kol (3) Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan 27
Perhatikan kewajaran isian Jika Blok III Rincian 3a dan Rincian 3b terisi, aka Rincian 1a serta Rincian 2c Kol (2) dan atau Kol (3) harus terisi 425 Peeriksaan Blok IV: Biaya/Pengeluaran Perusahaan/Usaha Selaa Bulan Juni 2014 atau Bulan Terakhir Berproduksi a Periksa apakah seua biaya/pengeluaran yang ada pada Rincian 1 sd Rincian 14 Kolo (4) sudah benar dala satuan rupiah Jika terdapat keraguan konfirasikan pada pencacah untuk engetahui apakah perlu dilakukan perbaikan dan kunjungan ulang b Rincian 1a sd Rincian 1g terdapat isian aka Kolo (3) banyaknya bahan baku dan penolong yang digunakan harus ada isian dan lihat kewajarannya dengan isian Kolo (4) nilai (rupiah) pada bulan terakhir berproduksi, dengan patokan harga pasaran bahan baku dan penolong yang berlaku enurut satuan standar c Jika rincian 1a sd 1g Kolo (1) ada isian, aka Kolo (2) dan (3) tidak boleh kosong d Jika Rincian 2a sd Rincian 2g terdapat isian, aka Kolo (3) banyaknya peakaian peluas dan bahan bakar yang digunakan harus ada isian, lakukan pengecekan kewajarannya dengan isian Kolo (4) biaya/pengeluaran pada bulan Juni 2014 (nilai dala rupiah), dengan patokan harga pasaran bahan bakar dan peluas yang berlaku enurut satuan standar e Hitung kebali Rincian 15 kolo (4) apakah sudah sesuai dengan penjulahan Rincian 1 sd Rincian 14 28 Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan
426 Peeriksaan Blok V: Produksi dan Pendapatan Perusahaan/Usaha Selaa Juni 2014 atau Bulan Terakhir Berproduksi a Rincian 1 Nilai produksi bukan akloon Rincian 1a Kolo (1) jenis barang yang dihasilkan harus sesuai dengan 5-digit KBLI Kolo (2) dari kegiatan utaa perusahaan/usaha (Blok I2 Rincian 5) Periksa penulisan jenis barang yang dihasilkan, satuan standar, banyaknya, dan nilai pada Rincian 1a sd Rincian 1d Kolo (1) telah dituliskan secara berurutan dan diulai dari nilai produksi terbesar ke nilai produksi yang terkecil Bila salah lakukan perbaikan Periksa seua nilai produksi enurut jenis barang yang dihasilkan apakah harga per jenis barang yang dihasilkan per satuan standar sesuai dengan harga pasar yang berlaku Jika terdapat keraguan konfirasikan pada pencacah untuk engetahui apakah perlu dilakukan perbaikan dan kunjungan ulang Lihat kewajaran nilai produksi di Blok V Rincian 1 dengan biaya/pengeluaran bahan-bahan yang digunakan (Blok IV Rincian 1) pada bulan Juni 2014 atau Bulan Terakhir Berproduksi Periksa penjulahan nilai pada Rincian 1f Kolo (4) harus erupakan penjulahan dari Rincian 1a sd 1e Kolo (4) b Rincian 2 Pendapatan dari jasa industri (akloon) Jika Blok V Rincian 1 tidak ada isian, aka Rincian 2 harus isi Jika Blok V Rincian 1 ada isian, aka Rincian 2 bisa ada isian Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan 29
c Rincian 3 Pendapatan dari kegiatan lain yang berhubungan dengan usaha Periksa apakah ada pendapatan dari kegiatan lain di luar Rincian 1 Rincian 3a Kolo (5) erupakan keuntungan/kerugian penjualan barang dala bentuk yang saa Rincian 3b Kolo (5) erupakan bunga atas sipanan, bagi hasil, dan sejenisnya Rincian 3c Kolo (5) erupakan nilai subangan, hadiah dan sejenisnya Rincian 3d Kolo (5) erupakan nilai pendapatan dari kegiatan lain yang berhubungan dengan usaha selain Rincian 3a, 3b, dan 3c Periksa kebenaran isian Rincian 3 Kolo (5), apakah sudah erupakan penjulahan dari nilai pada Rincian 3a, 3b, 3c, dan 3d Jika Rincian 3 Kolo (5) Rincian 1f Kolo (5), aka tanyakan kebali ke pencacah d Rincian 4 Julah (Rincian 1f + Rincian 2+ Rincian 3) Periksa penjulahan nilai pada Rincian 4 Kolo (5) harus erupakan penjulahan dari Rincian 1f Kolo (5) + Rincian 2 Kolo (5) + Rincian 3 Kolo (5) 427 Peeriksaan Blok VI: Ringkasan a Periksa isian pendapatan di Kolo (1), apakah sudah sesuai dengan isian Blok V Rincian 4 Kolo (5) b Periksa isian biaya/pengeluaran di Kolo (2), apakah sudah sesuai dengan penjulahan Blok III Rincian 3c Kolo (4) dan Blok IV Rincian 15 Kolo (4) 30 Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan
c Periksa isian selisih di Kolo (3), apakah sudah sesuai dengan pengurangan antara Kolo (1) dan (2) Jika hasilnya inus (-), harap diteliti kebali isian Blok III, Blok IV dan Blok V Jika ternyata asih inus (-), aka tanyakan kepada PCS dan tuliskan alasan di blok catatan 428 Peeriksaan Blok VII: Nilai Harta Perusahaan/Usaha Periksa apakah isian nilai Rincian 1a sd 2e Kolo (2) per 30 Juni 2014 sudah dala rupiah a Harta lancar Periksa kebenaran isian Rincian 1a sd 1b Kolo (2), apakah sudah sesuai Periksa penjulahan nilai pada Rincian 1 Kolo (2) = Rincian 1a Kolo (2) + Rincian 1b Kolo (2) b Harta tetap Periksa kebenaran isian Rincian 2a sd 2e Kolo (2), apakah sudah sesuai Periksa penjulahan nilai pada Rincian 2 kolo (2) erupakan penjulahan Rincian 2a Kolo (2) sd Rincian 2e Kolo (2) 429 Peeriksaan Blok VIII: Suber Modal Perusahaan/Usaha (per 30 Juni 2014) a Rincian 1 Suber odal Periksa Rincian 1 harus 100, erupakan hasil penjulahan persentase Rincian 1a + Rincian 1b b Rincian 2 Suber odal dari pihak lain berasal dari Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan 31
Periksa Rincian 2 harus 100, erupakan hasil penjulahan persentase Rincian 2a sd Rincian 2h c Rincian 3 Berapa besarnya pinjaan bank? Periksa Rincian 3, rincian ini harus terisi jika Rincian 2a terisi d Rincian 4 Persentase nilai agunan yang digunakan untuk pinjaan bank tersebut? Periksa Rincian 4 harus sesuai dengan kode yang dilingkari e Rincian 5a Apakah pinjaan bank tersebut terasuk kredit bersubsidi? Periksa Rincian 5a harus sesuai dengan kode yang dilingkari f Rincian 5b Jenis pinjaan bank terasuk Jika Rincian 5a kode 1 aka periksa isian Rincian 5b harus sesuai dengan kode yang dilingkari g Rincian 6 Alasan utaa tidak einja dari bank: Periksa Rincian 6 jika Rincian 2a kosong, isian pada kotak harus sesuai dengan kode yang dilingkari 4210 Peeriksaan Blok IX : Alat/Mesin dan Sarana Pengolahan Utaa Periksa isian pada Kolo (1) sd Kolo (5) Jika Kolo (1) ada isian, aka Kolo (2) sd Kolo (4) dan atau Kolo (5) harus ada isian 4211 Peeriksaan Blok X: Kesulitan dan Keitraan a Rincian 1a: Kesulitan utaa 32 Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan
Periksa Rincian 1a harus terisi sesuai dengan kode yang dilingkari Jika salah satu kode 2 sd 8 atau kode 0 yang dilingkari langsung ke Rincian 2a Jika kode 8 dilingkari, aka harus dituliskan kesulitan utaa lainnya b Rincian 1b: Alasan utaa kesulitan bahan baku Periksa Rincian 1b jika Rincian 1a kode 1 dilingkari Periksa Rincian 1b harus terisi sesuai dengan kode yang dilingkari Jika Rincian 1b kode 4 dilingkari aka harus dituliskan alasan utaa kesulitan bahan baku lainnya c Rincian 2a: Apakah perusahaan/usaha pernah enjalin keitraan? Periksa Rincian 2a harus terisi sesuai dengan kode yang dilingkari Jika Rincian 2a kode 2 dilingkar,i langsung ke Blok XI Rincian 1 Jika Rincian 2a kode 2 dilingkari langsung ke Blok XI Rincian 1 d Rincian 2b: Jenis keitraan yang pernah dilakukan oleh perusahaan/usaha selaa setahun yang lalu Periksa Rincian 2b jika Rincian 2a kode 1 dilingkari Periksa Rincian 2b harus terisi sesuai dengan penjulahan kode yang dilingkari Jika Rincian 2b kode 32 dilingkari aka harus dituliskan jenis keitraan lainnya e Rincian 2c: Badan/lebaga yang pernah enjalin keitraan selaa setahun yang lalu Periksa Rincian 2c harus terisi sesuai dengan penjulahan kode Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan 33
yang dilingkari Jika Rincian 2c kode 16 dilingkari, aka harus dituliskan jenis keitraan lainnya f Rincian 2d: Apakah ada eorandu of understanding (MoU) perjanjian dala enjalin keitraan? Periksa Rincian 2d harus terisi sesuai dengan kode yang dilingkari g Rincian 2e: Sebutkan tahun terakhir perusahaan/usaha enjalin keitraan Periksa isian Rincian 2e inial saa dengan tahun pertaa berproduksi dan aksial 2014 4212 Peeriksaan Blok XI: Pelayanan dan Bibingan Usaha a Rincian 1: Apakah perusahaan/usaha saat ini enjadi anggota koperasi? Periksa Rincian 1 harus terisi sesuai dengan kode yang dilingkari b Rincian 2a: Jenis pelayanan/bantuan yang pernah diteria perusahaan/usaha selaa setahun yang lalu Periksa Rincian 2a harus terisi sesuai dengan penjulahan kode yang dilingkari Jika Rincian 2a kode 32 dilingkari aka harus dituliskan jenis pelayanan/bantuan yang pernah diteria lainnya Jika Rincian 2a kode 0 dilingkari langsung ke Rincian 3 c Rincian 2b: Badan/lebaga yang pernah eberi pelayanan/bantuan Periksa Rincian 2b harus terisi sesuai dengan penjulahan kode yang dilingkari 34 Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan
Jika Rincian 2b kode 32 dilingkari aka harus dituliskan badan/lebaga lainnya yang pernah eberi pelayanan/bantuan lainnya d Rincian 3: Alasan utaa tidak pernah eperoleh pelayanan/bantuan Periksa Rincian 3 jika Rincian 2a kode 0 dilingkari Periksa Rincian 3 harus terisi sesuai dengan kode yang dilingkari Jika Rincian 3 kode 5 dilingkari aka harus dituliskan alasan utaa tidak pernah eperoleh pelayanan/bantuan lainnya e Rincian 4a: Jenis bibingan/pelatihan/penyuluhan yang pernah diikuti selaa setahun yang lalu Periksa Rincian 4a harus terisi sesuai dengan penjulahan kode yang dilingkari Jika Rincian 4a kode 8 dilingkari, aka harus dituliskan jenis bibingan/pelatihan/penyuluhan lainnya f Rincian 4b: Penyelengara bibingan/pelatihan/penyuluhan Periksa Rincian 4b harus terisi sesuai dengan penjulahan kode yang dilingkari Jika Rincian 4b kode 16 dilingkari aka harus dituliskan penyelengara bibingan/pelatihan/penyuluhan lainnya 4213 Peeriksaan Blok XII: Distribusi dan Alokasi Peasaran 2013/2014 a Rincian 1: Persentase produk yang dihasilkan untuk kebutuhan Periksa penjulahan dari Rincian 1a sd 1d harus 100 b Rincian 2: Persentase (dari nilai produksi) alokasi peasaran Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan 35
Periksa penjulahan dari Rincian 2a sd 2b harus 100 4214 Peeriksaan Blok XIII: Catatan Apabila ada hal-hal yang eerlukan keterangan, bisa dituliskan pada Blok ini Selain inforasi dari responden, pencacah dan pengawas juga bisa enabahkan catatan untuk eperjelas asalah yang berkaitan dengan isian Daftar VIMK14-S2 4215 Peeriksaan Blok XIV: Keterangan Responden Periksa apakah responden telah enuliskan dengan lengkap dan jelas Rincian 1 sd Rincian 4, dan ebubuhkan tanda tangan 4216 Peeriksaan Blok XV: Keterangan Petugas Periksa apakah Rincian 1 sd Rincian 4 sudah terisi dengan lengkap dan jelas Kolo (2) isian untuk pencacah: naa, tanggal pelaksanaan kegiatan dan ebubuhkan tanda tangan serta noor hp Apabila Kolo (2) asih kosong, pencacah harus engisi sebagai tanda pertanggungjawaban pelaksanaan tugas Setelah selesai elakukan peeriksaan terhadap seluruh isian dan telah elakukan perbaikan/pebetulan jika diperlukan, pengawas enulis di Kolo (3) naa, tanggal pelaksanaan kegiatan dan ebubuhkan tanda tangannya, sebagai bukti 36 Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan
Lapiran 1 Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan 37
Lapiran 2 38 Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan
Buku Pedoan Pengawas/Peeriksa VIMK14 Tahunan 39