Grafika Komputer. Evangs Mailoa

dokumen-dokumen yang mirip
Aljabar Linear. & Matriks. Evangs Mailoa. Pert. 7-8

Jika titik O bertindak sebagai titik pangkal, maka ruas-ruas garis searah mewakili

a menunjukkan jumlah satuan skala relatif terhadap nol pada sumbu X Gambar 1

BAB-7 TRANSFORMASI 2D

BAB II VEKTOR DAN GERAK DALAM RUANG

Vektor di Bidang dan di Ruang

Outline Vektor dan Garis Koordinat Norma Vektor Hasil Kali Titik dan Proyeksi Hasil Kali Silang. Geometri Vektor. Kusbudiono. Jurusan Matematika

VEKTOR. 45 O x PENDAHULUAN PETA KONSEP. Vektor di R 2. Vektor di R 3. Perkalian Skalar Dua Vektor. Proyeksi Ortogonal suatu Vektor pada Vektor Lain

b = dan a b= 22. Jika sudut antara a dan b adalah a, maka

DIKTAT ALJABAR LINIER DAN MATRIKS VEKTOR. Penyusun Ir. S. Waniwatining Astuti, M.T.I.

Transformasi Geometri Sederhana

19. VEKTOR. 2. Sudut antara dua vektor adalah θ. = a 1 i + a 2 j + a 3 k; a. a =

Matematika Teknik Dasar-2 5 Perkalian Antar Vektor. Sebrian Mirdeklis Beselly Putra Teknik Pengairan Universitas Brawijaya

Soal No. 1 Perhatikan gambar berikut, PQ adalah sebuah vektor dengan titik pangkal P dan titik ujung Q

Transformasi Geometri Sederhana. Farah Zakiyah Rahmanti 2014

Diferensial Vektor. (Pertemuan III) Dr. AZ Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

BAB 1 BESARAN VEKTOR. A. Representasi Besaran Vektor

Grafika Komputer. Evangs Mailoa

18. VEKTOR. 2. Sudut antara dua vektor adalah. a = a 1 i + a 2 j + a 3 k; a = 2. Penjumlahan, pengurangan, dan perkalian vektor dengan bilangan real:

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN

VEKTOR. Makalah ini ditujukkan untuk Memenuhi Tugas. Disusun Oleh : PRODI TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN

BESARAN VEKTOR. Gb. 1.1 Vektor dan vektor

Vektor-Vektor. Ruang Berdimensi-2. Ruang Berdimensi-3

VEKTOR. Gambar 1.1 Gambar 1.2 Gambar 1.3. Liduina Asih Primandari, S.Si., M.Si.

Transformasi Datum dan Koordinat

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. tegak, perlu diketahui tentang materi-materi sebagai berikut.

Perkalian Titik dan Silang

Pengantar Vektor. Besaran. Vektor (Mempunyai Arah) Skalar (Tidak mempunyai arah)

Geometri pada Bidang, Vektor

Matematika Ujian Akhir Nasional Tahun 2004

7. Himpunan penyelesaian. 8. Jika log 2 = 0,301 dan log 3 = 10. Himpunan penyelesaian

Aljabar Linear dan Matriks (Persamaan Linear dan Vektor) Instruktur : Ferry Wahyu Wibowo, S.Si., M.Cs.

Matematika EBTANAS Tahun 1991

SATUAN ACARA PERKULIAHAN UNIVERSITAS GUNADARMA

erkalian Silang, Garis & Bidang dalam Dimensi 3

Aljabar Linear. & Matriks. Evangs Mailoa. Pert. 4

Selain besaran pokok dan turunan, besaran fisika masih dapat dibagi atas dua kelompok lain yaitu besaran skalar dan besaran vektor

BAB 1 Vektor. Fisika. Tim Dosen Fisika 1, Ganjil 2016/2017 Program Studi S1 - Teknik Telekomunikasi Fakultas Teknik Elektro - Universitas Telkom

Pengertian. Transformasi geometric transformation. koordinat dari objek Transformasi dasar: Translasi Rotasi Penskalaan

VEKTOR 2 SMA SANTA ANGELA. A. Pengertian Vektor Vektor adalah besaran yang memiliki besar dan arah. Dilambangkan dengan :

Materi Aljabar Linear Lanjut

Geometri, Koordinat Homogen, dan Transformasi Affine. Computer Graphics #03#04#05

Program Studi Teknik Mesin S1

1 Mengapa Perlu Belajar Geometri Daftar Pustaka... 1

BAB IV TRANSFORMASI LINEAR. sebuah vektor yang unik di dalam W dengan sebuah vektor di dalam V, maka kita mengatakan F

BAB 2 LANDASAN TEORI

a11 a12 x1 b1 Definisi Vektor di R 2 dan R 3

Apabila lintasan itu dinyatakan dengan satuan s, maka persamaan di atas dapat juga ditulis menjadi :

TUGAS 4 FISIKA ZAT PADAT. Penurunan Rumus Amplitudo Hamburan. Oleh : Aldo Nofrianto ( /2014 ) Pendidikan Fisika A. Dosen Pengampu Mata kuliah

PAKET 4. Paket : 4. No Soal Jawaban 1 Luas Segiempat PQRS pada gambar di bawah ini adalah. A. 120 cm 2 B. 216 cm 2 C. 324 cm 2 D. 336 cm 2 E.

PERSAMAAN GARIS LURUS

Pertemuan 3 & 4 INTERPRETASI GEOMETRI DAN GENERALISASI VARIANS. Interpretasi Geometri pada Sampel. Generalisasi varians

L mba b ng n g d a d n n n o n t o asi Ve V ktor

VEKTOR. Besaran skalar (scalar quantities) : besaran yang hanya mempunyai nilai saja. Contoh: jarak, luas, isi dan waktu.

Course of Calculus MATRIKS. Oleh : Hanung N. Prasetyo. Information system Departement Telkom Politechnic Bandung

KISI-KISI SOAL UJIAN SEKOLAH TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Dr. Ramadoni Syahputra Jurusan Teknik Elektro FT UMY

INDIKATOR 10 : Menyelesaikan masalah program linear 1. Pertidaksamaan yang memenuhi pada gambar di bawah ini adalah... Y

MATRIKS Nuryanto, ST., MT.

Aljabar Linear Elementer

RENCANA PEMBELAJARAN 1. POKOK BAHASAN : KINEMATIKA

DIKTAT MATEMATIKA II

MODUL 2 GARIS LURUS. Mesin Antrian Bank

VEKTOR Matematika Industri I

fi5080-by-khbasar BAB 1 Analisa Vektor 1.1 Notasi dan Deskripsi

IKIP BUDI UTOMO MALANG. Analytic Geometry TEXT BOOK. Alfiani Athma Putri Rosyadi, M.Pd

BAB 6 RUANG HASIL KALI DALAM. Dr. Ir. Abdul Wahid Surhim, MT.

Vektor. Vektor. 1. Pengertian Vektor

SILABUS PENGALAMAN BELAJAR ALOKASI WAKTU

SILABUS. Mengenal matriks persegi. Melakukan operasi aljabar atas dua matriks. Mengenal invers matriks persegi.

KARTU SOAL UJIAN NASIONAL MADRASAH ALIYAH NEGERI PANGKALPINANG

PENCAHAYAAN (LIGHTING)

MATEMATIKA. Sesi VEKTOR 2 CONTOH SOAL A. DEFINISI PERKALIAN TITIK

DIKTAT MATEMATIKA II

Yang Dapat Didaur Ulang

D. 90 meter E. 95 meter

SILABUS. 1 / Silabus Matematika XII-IA. : 1.Menggunakan konsep integral dalam pemecahan masalah. Nilai Karakter

Matematika Lanjut 1. Sistem Persamaan Linier Transformasi Linier. Matriks Invers. Ruang Vektor Matriks. Determinan. Vektor

GEOMETRI ANALITIK PERTEMUAN2: GARIS LURUS PADA BIDANG KOORDINAT. sofyan mahfudy-iain Mataram 1

TAHUN PELAJARAN 2003/2004 UJIAN NASIONAL. Matematika (D10) PROGRAM STUDI IPA PAKET 2 (UTAMA) SELASA, 11 MEI 2004 Pukul

9/25/2014. Hukum Gauss. prepared by jimmy hasugian. Fluks Listrik. Hukum Gauss. Fluks Listrik. Hukum Gauss. Aplikasi Hukum Gauss. Aplikasi Hukum Gauss

Ruang Vektor Euclid R 2 dan R 3

VEKTOR Matematika Industri I

Drawing, Viewport, dan Transformasi. Pertemuan - 02

BAB I VEKTOR DALAM BIDANG

Matematika II : Vektor. Dadang Amir Hamzah

Pertemuan Ke 2 SISTEM PERSAMAAN LINEAR (SPL) By SUTOYO,ST.,MT

Ruang Vektor. Kartika Firdausy UAD blog.uad.ac.id/kartikaf. Ruang Vektor. Syarat agar V disebut sebagai ruang vektor. Aljabar Linear dan Matriks 1

VEKTOR. Notasi Vektor. Panjang Vektor. Penjumlahan dan Pengurangan Vektor (,, ) (,, ) di atas dapat dinyatakan dengan: Matriks = Maka = =

SOAL DAN SOLUSI MATEMATIKA SMA/MA IPA UNIVERSITAS GUNADARMA TAHUN 2015 PAKET SOAL B

PREDIKSI SOAL UJIAN NASIONAL MATA PELAJARAN MATEMATIKA IPA

Solusi: [Jawaban E] Solusi: [Jawaban D]

MENJUMLAH VEKTOR. No Besaran Skalar Besaran Vektor

VEKTOR. Matematika Industri I

ANALISA VEKTOR. Skalar dan Vektor

LEMBAR AKTIVITAS SISWA MATRIKS

TRY OUT MATEMATIKA PAKET 2A TAHUN 2010

f(-1) = = -7 f (4) = = 3 Dari ketiga fungsi yang didapat ternyata yang terkecil -7 dan terbesar 11. Rf = {y -7 y 11, y R}

Catatan Kuliah Aljabar Linier

L mba b ng n g d a d n n n o n t o asi Ve V ktor

Transkripsi:

Grafika Komputer Evangs Mailoa

Yang dipelajari hari ini: Aritmatika Vektor Konsep Geometrik Titik, Garis dan Bidang Perkalian Titik

Pengenalan Kenapa kita perlu belajar vektor? Kita butuh untuk mengetahui dimana objek diletakkan dalam dunia nyata. Ukuran dan orientasi objek. Seberapa jauh objek yang satu dengan yang lainnya. Bagaimana pantulan bekerja. Bagaimana fisika bekerja. Bagaimana sinar cahaya mengenai objek

Pengenalan Koordinat - 2D y y x Ini yang akan digunakan dalam grafkom - Aturan tangan kiri 3D z y x - Aturan tangan kanan 3D x z

Vektor Sebuah vektor mempunyai panjang dan arah. Vektor dinyatakan dengan cara yang sama dengan koordinat titik: Point (5,10) Vector (5,10) Tetapi bagaimana perbedaannya?

Vektor Sebuah titik mempunyai lokasi v = (5,10) P = (5,10) Sebuah vektor tidak mempunyai lokasi Sebuah vektor adalah sebuah lintasan antara satu titik dengan titik yang lain

Vektor Vektor dapat ditentukan dengan pengurangan koordinat titik P = (1,10) v Q = (8,1) v = Q P v = (8-1,1-10) v = (7, -9) Dengan kata lain, v mengatakan pada kita bagaimana untuk mendapatkan dari P ke Q

Vektor P = (1,10) v Q = (8,1) Definisi Perbedaan antara dua titik adalah sebuah vektor v = Q - P Jumlah titik dan vektor adalah titik : Q = P + v

Vektor Quiz! Tentukan vektor dari P = (9,10) ke Q = (15,7)? v = (6, -3) Tentukan titik dari hasil penambahan vektor v = (9,-20) dengan titik P = (1,2)? Q = (10, -18)

Ada dua operasi dasar vektor: skala 8v jika v = (1,2) maka 8v = (8,16) tambah v + a v = (3,4), a = (8,1) maka v+a = (11,5)

Penskalaan vektor v 2v 0.5v -0.5v

Penambahan vektor v a v v+a -a a v-a v

Quiz! Diberikan vektor v = (10,20,5), tentukan: 2v, 0.5v dan -0.2v? 2v = (20,40,10) 0.5v = (5,10,2.5) -0.2v = (-2, -4, -1) Operasi Vektor Diberikan vektor v = (1,1,1) dan a = (8,4,2), tentukan: v + a, v a and a v v + a = (9,5,3) v a = (-7, -3, -1) a v = (7, 3, 1)

Kombinasi Linier Penambahan vektor skala bersama-sama Definisi 8v + 2a Kombinasi linier dari m vektor v 1, v 2,,v m adalah vektor: w = a 1 v 1 + a 2 v 2 + + a m v m

Kombinasi Linier Contoh v = (1,2,3) dan a = (1,1,1) 2v + 3a = (2,4,6) + (3,3,3) = (5,7,9)

Kombinasi Linier Kombinasi Affine Jumlah semua komponen adalah satu a 1 + a 2 + + a m = 1 Contoh: 3a + 2b 4c (3+2-4=1) Penentuan kombinasi affine (1-t)a + (t)b

Pertanyaan Tentukan koefisien untuk transformasi affine: ia + jb + Xc Berapakah koefisien c? i + j + X = 1 X = 1 i j maka ia + jb + (1-i-j)c

Kombinasi Linier Kombinasi Konvek Jumlah semua komponen satu tetapi Semua koefisien harus diantara 0 dan 1 Contoh. a 1 + a 2 + + a m = 1 dan 1 >= a i >= 0 untuk semua 1,,m Contoh..9v +.1w.25v +.75w

Kombinasi Linier Kombinasi Konvek Set semua kombinasi konvek dari dua vektor v 1 dan v 2 adalah: v = (1-a)v 1 + av 2

Kombinasi Linier Kombinasi Konvek v = (1-a)v 1 + av 2 dapat ditulis lagi: v = v 1 + a(v 2 -v 1 ) Ini menunjukkan bahwa vektor v akan menjadi v 1 ditambah beberapa versi skala dari penggabungan v 1 dengan v 2 v 2 v 2 v 1 v a(v 2 v 1 ) v 1

Kombinasi Linier Kombinasi Konvek Diberikan 3 vektor v 1, v 2 dan v 3 maka kombinasi akan menjadi: v = a 1 v 1 + a 2 v 2 + (1-a 1 -a 2 )v 3 Contoh: 0.3v v = 0.2v 1 + 0.3v 2 + 0.5v 2 v 1 3 v 3 0.2v 1 v 2 0.5v 3 Semua nilai v akan terletak di kawasan ini

Kombinasi Linier Kombinasi Konvek Diberikan 3 vektor v 1, v 2 dan v 3 maka kombinasi akan menjadi: v = a 1 v 1 + a 2 v 2 + (1-a 1 -a 2 )v 3 v 3 0.5v 2 Semua nilai v akan terletak di kawasan ini v 2 Contoh : v 0.5v 1 1 v = 0.5v 1 + 0.5v 2 + 0v 3

Besar Adalah panjang vektor Ditentukan menggunakan teorema Pitagoras Masih ingatkan akan teorema ini? a h h a 2 b 2 b

Besar Teorema Pitagoras: v v x 2 y 2 Koordinat y Koordinat x

Besar Teorema Pitagoras: Contoh: Berapakah besar v = (5,10)? v = sqrt(5 2 +10 2 ) = sqrt(25+100) = sqrt(125) = 11.18

Quiz! Tentukan v, w, dan t untuk: v=(1,-2,5), w=(10,3,1) dan t=(1,1,1) v = 5.5677 w = 10.488 t = 1.732

Besar P = (1,10) v Q = (8,1)

Vektor Normal Kadang kala sangat berguna untuk menskala vektor menjadi vektor satuan sehingga panjangnya adalah satu. Vektor normal disimbulkan dengan a topi: â. Yaitu pembagian koordinat vektor dengan panjang vektor. â = a/ a

Contoh: Berapakah vektor normal a = (1,5,3)? a = sqrt(1 2 + 5 2 + 3 2 ) = 5.916 â = (1/5.916, 5/5.916, 3/5.916) = (0.169, 0.845, 0.5)

QUIZ! Normalisasikan: a = (2,4,6) g = (1,1,1) h = (0,5,1) Jawab (dengan pembulatan) â = (0.26,0.53,0.8) ĝ = (0.6,0.6,0.6) ĥ = (0,1,0.2)

Perkalian titik Digunakan untuk menyelesaikan masalah geometri dalam grafika komputer. Berguna untuk menentukan perpotongan garis dengan vektor.

Perkalian titik Dihitung dengan perkalian dan penambahan nilai baris dengan nilai kolom. Definisi Perkalian titik dua vektor v w adalah: n i 1 viwi

Perkalian titik Jika diketahui v = (v 1,v 2 ) dan w = (w 1,w 2 ) Perkalian titik, v w akan menghasilkan: (v 1 w 1 +v 2 w 2 ) Contoh, v = (2,1) dan w = (3,5) maka v w akan menghasilkan : 2*3 + 1*5 = 11 Contoh, v = (2,2,2,2) dan w = (4,1,2,1.1), v w akan menghasilkan : 2*4 + 2*1 + 2*2 + 2 * 1.1 = 16.2

Perkalian titik Contoh: Cari sudut antara (5,6) dan (8,2) cos(ө ) = ĉ ê ĉ = c/ c = (5,6) / sqrt(5 2 +6 2 ) = (5,6) / 7.8 = (0.64,0.77) ê = e/ e = (8,2) / sqrt(8 2 +2 2 ) = (8,2) / 8.25 = (0.8,0.24) ĉ ê = 0.8248 Ө = cos- 1 (0.8248) = 34.43 Ө c e

Perkalian titik Tegaklurus atau orthogonal atau normal? Dua vektor tegaklurus jika sudut yang dibentuk anatar vektor ini adalah 90 derajad. jika e c > 0 sudut antara dua vektor kurang dari 90 o jika e Operasi Vektor c = 0 ; dua vektor tegaklurus jika e c < 0 sudut antara dua vektor lebih dari 90 o e e c c e c

Perkalian titik Vektor-vektor yang berada pada sumbu koordinat adalah tegak lurus: (0,1,0) (1,0,0) (0,0,1) Cara penulisan: vektor satuan

Perkalian titik Sembarang vektor 3D dapat ditulis sebagai kombinasi skalar dari 3 vektor satuan: (a,b,c) = ai + bj + ck (3,2,-1) = 3(1,0,0) + 2(0,1,0) 1(0,0,1) j=(0,1,0) i=(1,0,0) k=(0,0,1)

Koordinat Homogen Beberapa sistem grafika dan OpenGL menyatakan titik dan vektor dalam koordinat homogen. Ini berarti dalam koordinat 2D mempunyai 3 nilai (x, y, v) Dan dalam 3D, 4 nilai (x, y, z, v)

Koordinat Homogen Untuk titik v = 1 Untuk vektor v = 0 Cth. Titik (2,4) menjadi (2,4,1). Cth. Vektor (3,5) menjadi (3,5,0). Cth. Titik (3,4,1) menjadi (3,4,1,1). Cth. Vektor (3,6,7) menjadi (3,6,7,0).

Mau bertanya..?