BAB 2 LANDASAN TEORI

dokumen-dokumen yang mirip
BAB 2 LANDASAN TEORI

HASIL DAN PEMBAHASAN. Gambar 3 Proses penentuan perilaku api.

Penentuan Lot Size Pemesanan Bahan Baku Dengan Batasan Kapasitas Gudang

UJI KESELARASAN FUNGSI (GOODNESS-OF-FIT TEST)

USULAN RANCANGAN SISTEM DATABASE DENGAN METODE SYSTEMS DEVELOPMENT LIFE CYCLE (SDLC) TRADITIONAL PADA SISTEM PENANGANAN ORDER DI DEPARTEMEN PEMESINAN

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

MODEL PERSEDIAAN DETERMINISTIK DENGAN MEMPERTIMBANGKAN MASA KADALUARSA DAN PENURUNAN HARGA JUAL

Aplikasi Integral. Panjang sebuah kurva w(y) sepanjang selang dapat ditemukan menggunakan persamaan

BAB II TEORI DASAR 2.1 Pengertian Pasang Surut

Penerapan Model Pada Studi Kasus. DAS Citarum Hulu

Analisis Rangkaian Listrik

BAB I METODE NUMERIK SECARA UMUM

1. Proses Normalisasi

Debuging Program dengan EasyCase

Oleh : Bustanul Arifin K BAB IV HASIL PENELITIAN. Nama N Mean Std. Deviation Minimum Maximum X ,97 3,

Integral Fungsi Eksponen, Fungsi Trigonometri, Fungsi Logaritma

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Data penelitian diperoleh dari siswa kelas XII Jurusan Teknik Elektronika

MODUL PERKULIAHAN REKAYASA FONDASI 1. Penurunan Tanah pada Fondasi Dangkal. Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh

Analisis Dinamis Portal Bertingkat Banyak Multi Bentang Dengan Variasi Tingkat (Storey) Pada Tiap Bentang

ANALISIS STABILITAS MODEL PERSAMAAN DIFERENSIAL PADA INTERAKSI DUA POPULASI DENGAN FAKTOR LOGISTIK

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

KARAKTERISTIK DISTRIBUSI NORMAL TERPOTONG DAN PENERAPANNYA SKRIPSI

RANCANG BANGUN PATCH RECTANGULAR ANTENNA 2.4 GHz DENGAN METODE PENCATUAN EMC (ELECTROMAGNETICALLY COUPLED)

Deret Fourier, Transformasi Fourier dan DFT

II. LANDASAN TEORI. digunakan sebagai landasan teori pada penelitian ini. Teori dasar mengenai graf

8. Fungsi Logaritma Natural, Eksponensial, Hiperbolik

Bab 6 Sumber dan Perambatan Galat

Pertemuan XIV, XV VII. Garis Pengaruh

Modifikasi Analytic Network Process Untuk Rekomendasi Pemilihan Handphone

IDE - IDE DASAR MEKANIKA KUANTUM

KATA PENGANTAR. Semoga laporan ini bermanfaat. Jakarta, Februari 2015 Kepala Biro Perencanaan, Pengawasan,dan Kerja Sama. Hartoyo

Modeling Pengaturan Kecepatan... Satya Kumara I N. MODELING PENGATURAN KECEPATAN MOTOR DC DENGAN SIMULINK

Pada gambar 2 merupakan luasan bidang dua dimensi telah mengalami regangan. Salah satu titik yang menjadi titik acuan adalah titik P.

MINAT SISWA TERHADAP EKSTRAKURIKULER OLAHRAGA BOLA VOLI DI SMA N 2 KABUPATEN PACITAN

IV. Konsolidasi. Pertemuan VII

SIMULASI KOMPUTER MODEL PERPINDAHAN MASSA UAP AIR DALAM UDARA PADA KOLOM ADSORBSI DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN BEDA HINGGA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. fungsi dari faktor produksi adalah fungsi dari modal (capital) dan tenaga kerja

SIMULASI DESAIN COOLING SYSTEM DAN RUNNER SYSTEM UNTUK OPTIMASI KUALITAS PRODUK TOP CASE

TINJAUAN ULANG EKSPANSI ASIMTOTIK UNTUK MASALAH BOUNDARY LAYER

Presentasi 2. Isi: Solusi Persamaan Diferensial pada Saluran Transmisi

Universitas Indonusa Esa Unggul Fakultas Ilmu Komputer Teknik Informatika. Persamaan Diferensial Orde I

PERBANDINGAN PENGGUNAAN PELAT LANTAI BETON DAN DINDING BATA MERAHTERHADAP PELAT LANTAI DAN DINDING BETON RINGAN AERASI

STUDI KONSUMSI ENERGI LISTRIK MOTOR INDUKSI SATU FASA PENGGERAK POMPA AIR PADA PENGISIAN TANDON SECARA BERTINGKAT

Kontrol Trakcing Laras Meriam 57mm dengan Menggunakan Hybrid Kontrol Logika Fuzzy - PID

PENENTUAN RUTE TERPENDEK DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA CHEAPEST INSERTION HEURISTIC (STUDI KASUS: PT.

Penggunaan Algoritma RSA dengan Metode The Sieve of Eratosthenes dalam Enkripsi dan Deskripsi Pengiriman

Muatan Bergerak. Muatan hidup yang bergerak dari satu ujung ke ujung lain pada suatu

PELABELAN TOTAL SISI ANTI AJAIB SUPER (PTSAAS) PADA GABUNGAN GRAF BINTANG GANDA DAN LINTASAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

KONTROL URBAN SPRAWL DENGAN PENDEKATAN PEMODELAN PERILAKU PERJALANAN DAN PARTISIPASI PENDUDUKNYA

BAB V DISTRIBUSI PROBABILITAS DISKRIT

RANCANG BANGUN SCREW FEEDER SEBAGAI PERANGKAT DUKUNG PELEBURAN KONSENTRAT ZIRKON

VI. EFISIENSI PRODUKSI DAN PERILAKU RISIKO PRODUKTIVITAS PETANI PADA USAHATANI CABAI MERAH

BAB III DESAIN SISTEM DAN IMPLEMENTASI

BAB II TINJAUAN KEPUSTAKAAN

ANALISA PENGARUH PACK CARBURIZING MENGGUNAKAN ARANG MLANDING UNTUK MENINGKATKAN SIFAT MEKANIS SPROKET SEPEDA MOTOR SUZUKI

HASIL DAN PEMBAHASAN A. PENENTUAN WAKTU PENGGORENGAN KERIPIK SOSIS AYAM

BAB 2 LANDASAN TEORI

Implementasi Pemodelan Multi Kriteria (PMK) Pada Sistem Pendukung Keputusan Pengujian Mutu Ban Sepeda Motor

6/1/2010 DR. MOHAMMAD ABDUL MUKHYI SE., MM. Kebijakan Perdagangan Internasional

model pengukuran yang menunjukkan ukur Pengukuran dalam B. Model Mode sama indikator dan 1 Pag

RPKPS (RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER)

PENDUGAAN SEBARAN LAMA PERAWATAN NASABAH ASURANSI KESEHATAN (STUDI KASUS: ASURANSI KESEHATAN P.T. ASURANSI JIWA BRINGIN JIWA SEJAHTERA) NOVALIA

ANALISIS KINERJA STRUKTUR PADA BANGUNAN BERTINGKAT BERATURAN DAN KETIDAK BERATURAN HORIZONTAL SESUAI SNI

Ringkasan Materi Kuliah METODE-METODE DASAR PERSAMAAN DIFERENSIAL ORDE SATU

ATMOSFER HIDROSTATIS DIATAS WATUKOSEK DARI DATA TEKANAN VERTIKAL TAHUN 2009

BAB 3 METODOLOGI PERANCANGAN. 35 orang. Setiap orang diambil sampel sebanyak 15 citra wajah dengan

ANALISIS KETERSEDIAAN PENGGUNA JASA DALAM MEMBAYAR TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN (STUDI KASUS : KOPAJA P20 JURUSAN SENEN LEBAK BULUS)

ANALISIS LOG-LOGISTIK UNTUK MENGGAMBARKAN HUBUNGAN DOSIS-RESPON HERBISIDA PADA TIGA JENIS GULMA

BAHAN DAN METODE Waktu dan Tempat Penelitian Bahan dan Peralatan Penelitian

Pengaruh Rasio Tinggi Blok Tegangan Tekan Dan Tinggi Efektif Terhadap Lentur Balok Bertulangan Tunggal

PENENTUAN NILAI e/m ELEKTRON

RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU PADA IUIPHHK UD. KARYA BUDI PROVINSI KALIMANTAN TENGAH OLEH LVLK PT INTI MULTIMA SERTIFIKASI

HUBUNGAN ANTARA KELOMPOK UMUR, JENIS KELAMIN DAN JENIS PEKERJAAN PADA PENDERITA HIV/AIDS DI KABUPATEN BANYUMAS

Pembahasan Soal. Pak Anang SELEKSI MASUK UNIVERSITAS INDONESIA. Disertai TRIK SUPERKILAT dan LOGIKA PRAKTIS. Disusun Oleh :

REGRESI LINEAR & KORELASI. Elty Sarvia, ST., MT. Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Kristen Maranatha Bandung REGRESI

PENGGUNAAN JARINGAN SYARAF TIRUAN UNTUK PENGKLASIFIKASIAN STATUS GIZI SKRIPSI. Oleh: INDA SAFITRI NIM

PROSES PEMANENAN DENGAN MODEL LOGISTIK STUDI KASUS PADA PTP. NUSANTARA IX

ANALISIS NOSEL MOTOR ROKET RX LAPAN SETELAH DILAKUKAN PEMOTONGAN PANJANG DAN DIAMETER

3. Prosesor dibuat oleh beberapa pengembang, seperti a. Microsoft b. Linux c. AMD d. Modem e. Scanner

DIANDRA PARAMITA TIMUR


ALAT-ALAT SAMBUNG MEKANIS PADA KAYU: PAKU DAN BAUT OLEH: EVALINA HERAWATI, S.Hut, M.Si NIP

WORKSHOP KREATIVITAS ALAT PERAGA PENDIDIKAN EDUKATIF IPA-MATEMATIKA

ANALISIS PENGENDALIAN MOTOR DC MENGGUNAKAN LOGIKA PID DENGAN MIKRO KONTROLER ATMEGA 8535

PENGENALAN ANGKA MELALUI PERMAINAN DADU DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN

ANALISIS STABILITAS DAN ADAPTABILITAS GALUR PADI DATARAN TINGGI DI LIMA LINGKUNGAN

UJI PERFORMANCE MEJA GETAR SATU DERAJAT KEBEBASAN DENGAN METODE STFT

Prusahaan ini mmiliki skala produksi yang luas shingga mmrlukan kinrja manajrial yang fktif dan fisin untuk dapat tumbuh dan brkmbang. Manajmn modal k

Materi ke - 6. Penggunaan Integral Tak Tentu. 30 Maret 2015

BAB VII SISTEM DAN JARINGAN PIPA

Pengembangan Modul Berbasis Pendekatan Saintifik..

BAB I PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang

ROKET AIR SMA NEGERI 21 MAKASSAR

BAB II LANDASAN TEORI

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FISIKA BERBASIS MASALAH UNTUK MENUMBUHKAN HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) SISWA KELAS X POKOK BAHASAN FLUIDA STATIS

FUNGSI DOMINASI ROMAWI PADA LINE GRAPH

KAJIAN AWAL MEKANISME REAKSI ELEKTROLISIS NaCl MENJADI NaClO 4 UNTUK MENENTUKAN TAHAPAN REAKSI YANG EFEKTIF DARI PROSES ELEKTROLISIS NaCl

PROFIL DATA PENGOBATAN DALAM USADA TENUNG TANYALARA

Alur Berpikir Materi dan Metode Kaderisasi dalam Sebuah Organisasi di ITB dengan Metode Graf Berarah

Transkripsi:

A ANDAAN TEORI. Prsdiaan.. Dfinisi Prsdiaan Prsdiaan agi anyak prusahaan adalah ast yang paling trlihat dalam risnis. ahan aku, ahan stngah jadi, dan arang jadi adalah ragai macam jnis prsdiaan dalam prusahaan. mua jnis ini mrupakan modal prusahaan yang trtahan dan aru akan mnjadi profit jika produk trsut sudah trjual. Prsdiaan mmutuhkan iaya dalam pnyimpanannya dan pngaturannya. Prsdiaan adalah sagai suatu aktiva yang mliputi arang-arang milik prusahaan dngan maksud untuk dijual dalam suatu priod usaha trtntu atau prsdiaan arang-arang yang masih dalam pngrjaan atau pross produksi ataupun prsdiaan arang jadi yang siap dijual Rangkuti,998, p. Mnurut Assauri prsdiaan adalah sjumlah ahan-ahan, parts yang disdiakan dan ahan-ahan dalam pross yang trdapat dalam prusahaan untuk pross produksi srta arang-arang jadi atau produk yang disdiakan untuk mmnuhi prmintaan dari konsumn atau langganan stiap waktu Assauri, 998, p69. Prsdiaan isa juga rarti, stok dari suatu matrial yang digunakan untuk mmudahkan produksi dan untuk mmnuhi prmintaan planggan chrodr,000, p304. Prsdiaan mrupakan unsur aktiva yang disimpan dngan tujuan untuk dijual dalam kgiatan isnis yang normal atau arang-arang yang akan dikonsumsi dalam

7 pngolahan produk yang akan dijual. Didalam prusahaan manufaktur, prsdiaan trdiri dari prsdiaan ahan aku dan prsdiaan ahan pnolong, prsdiaan produk dalam pross, prsdiaan produk jadi, dan prsdiaan suku cadang Mulyadi,00, p6. dangkan pngndalian trhadap prsdiaan mnurut umayang 003,p97 adalah aktivitas mmprtahankan jumlah prsdiaan pada tingkat yang dikhndaki. Pada produk arang, pngndalian prsdiaan ditkankan pada pngndalian ahan aku. Pada produk jasa, pngndalian diutamakan pada anyak jasa pasokan, karna konsumsi sring kali rsamaan dngan pngadaan jasa shingga tidak mmrlukan prsdiaan. Diprlukan adanya ksimangan antara mmprtahankan tingkat prsdiaan yang tpat dngan kuangan minimum trhadap planggan. Jika invstasi sangat sar akan mngakiatkan iaya modal yang sangat sar, shingga akan mngakiatkan juga iaya oprasi yang tinggi. Pnglolaan prsdiaan mmpunyai arti yang sangat pnting agi klangsungan produksi, karna : a. Prsdiaan mrupakan invstasi yang mmutuhkan modal sar. Mmpngaruhi playanan k planggan c. Mmpunyai pngaruh pada fungsi lain, sprti fungsi oprasi, pmasaran, dan fungsi kuangan.

8 cara fisik, itm prsdiaan mnurut aroto 00, p5 dapat diklompokkan dalam lima katgori, sagai rikut:. ahan mntah raw matrials, yaitu arang-arang rwujud sprti aja, kayu, tanah liat, atau ahan-ahan lainnya yang diprolh dari sumr-sumr alam, atau dili dari pmasok, atau diolah sndiri olh prusahaan untuk digunakan prusahaan dalam pross produksinya sndiri.. Komponn, yaitu arang-arang yang trdiri atas agian-agian yang diprolh dari prusahaan lain atau hasil produksi sndiri untuk digunakan dalam pmuatan arang jadi atau arang stngah jadi. 3. arang stngah jadi work in procss, yaitu arang-arang kluaran dari tiap oprasi produksi atau prakitan yang tlah mmiliki ntuk lih komplks daripada komponn, namun masih prlu pross lih lanjut untuk mnjadi arang jadi. 4. arang jadi finishd good adalah arang-arang yang tlah slsai dipross dan siap untuk didistriusikan k konsumn. 5. ahan pmantu supplis matrial adalah arang-arang yang diprlukan dalam pross pmuatan atau prakitan arang, namun ukan mrupakan komponn arang jadi. Trmasuk ahan pnolong adalah ahan akar, plumas, listrik dan lain-lain.

9.. Pnya Prsdiaan a. Mkanism pmnuhan atas prmintaan. Prmintaan trhadap suatu arang tidak dapat dipnuhi sktika ila arang trsut tidak trsdia slumnya. Untuk mnyiapkan arang ini diprlukan waktu untuk pmuatan dan pngiriman, maka adanya prsdiaan mrupakan hal yang sulit trhindarkan.. Kinginan untuk mrdam ktidakpastian. Ktidakpastian trjadi akiat : prmintaan yang rvariasi dan tidak pasti dalam jumlah maupun waktu kdatangan, waktu pmuatan yang cndrung tidak konstan antara satu produk dngan produk rikutnya, waktu tnggang lad tim yang cndrung tidak pasti karna anyak faktor yang tak dapat dikndalikan. Ktidakpastian ini dapat dirdam dngan mngadakan prsdiaan. c. Kinginan mlakukan spkulasi yang rtujuan mndapatkan kuntungan sar dari knaikan harga di masa mndatang. Efisinsi produksi dapat ditingkatkan mlalui pngndalian sistm prsdiaan. Efisinsi ini dapat dicapai ila fungsi prsdiaan dapat dioptimalkan...3 Fungsi Prsdiaan a. Fungsi Indpndnsi. Prsdiaan ahan diadakan agar dpartmn-dpartmn dan pross individual trjaga kasannya. Prsdiaan arang jadi diprlukan untuk mmnuhi prmintaan planggan yang tidak pasti. Prmintaan pasar tidak dapat diduga dngan tpat, dmikian pula dngan pasokan dari pmasok. ringkali kduanya mlst dari prkiraan. Agar pross produksi dapat rjalan tanpa rgantung pada kdua hal ini indpndn, maka prsdiaan harus mncukupi.

0. Fungsi Ekonomis. ringkali dalam kondisi trtntu, mmproduksi dngan jumlah produksi trtntu lot akan lih konomis daripada mmproduksi scara rulang atau ssuai prmintaan. Trutama pross produksi yang mmrlukan iaya st up yang sar skali. c. Fungsi antisipasi. Fungsi ini diprlukan untuk mngantisipasi pruahan prmintaan atau pasokan. ringkali prusahaan mngalami knaikan prmintaan stlah dilakukan program promosi. Untuk mmnuhi hal ini, maka diprlukan prsdiaan produk jadi agar tidak trjadi stock out. Kadaan yang lain adalah ila suatu ktika diprkirakan pasokan ahan aku akan trjadi kkurangan. Jadi, tindakan mnimun prsdiaan ahan aku trlih dahulu adalah mrupakan tindakan rasional. d. Fungsi flksiilitas. ila dalam pross produksi trdiri atas rapa tahapan pross oprasi dan kmudian trjadi krusakan pada satu tahapan pross oprasi, maka akan diprlukan waktu untuk mlakukan praikan. rarti produk tidak akan dihasilkan untuk smntara waktu. Prsdiaan arang stngah jadi pada situasi ini akan mrupakan faktor pnolong untuk klancaran pross oprasi. Hal lain adalah dngan adanya sdiaan arang jadi, maka waktu untuk pmliharaan fasilitas produksi dapat disdiakan dngan cukup.

..4 Tujuan Prsdiaan Mnurut Chas 004, p545, tujuan dari prsdiaan adalah : a. Agar dapat mmnuhi variasi dalam prmintaan produk. Apaila prmintaan suatu produk dapat diktahui dngan pasti, akan dimungkinkan untuk mmproduksi ssuai dngan jumlah prmintaan. Ttapi iasanya prmintaan tidak dapat diktahui dngan pasti, olh karnanya prsdiaan pngaman atau prsdiaan cadangan diutuhkan untuk dapat mmnuhi variasi variasi prmintaan.. Mmrikan flksiiltas dalam pnjadwalan produksi. tok dalam prsdiaan mngurangi tkanan trhadap sistm produksi untuk mngluarkan arang scpat mungkin. Ini mnyakan waktu tnggat yang lih lama, yang akan mmprolhkan prncanaan produksi untuk mrncanakan produksi dngan aliran yang lih aik. c. Untuk mnydiakan prsdiaan pngaman untuk mngantisipasi adanya variasi tnggat waktu pngiriman ahan mntah. Ktika ahan aku dipsan kpada vndor, pnundaan pngiriman dapat trjadi karna ragai sa sprti kkurangan ahan di vndor, waktu pngpakan, adanya ktidaksiapan untuk mmnuhi prmintaan dari pihak vndor atau prusahaan pngpakan, khilangan psanan, dan ahan aku rusak. d. Mmrikan kuntungan untuk dapat mngtahui jumlah pmlian yang konomis. Dalam mlakukan pmsanan ahan aku, trdapat iaya iaya yang prlu dikluarkan, sprti iaya tlpon, iaya uruh, iaya pmuatan surat, iaya pngiriman, dan iaya lainnya.

..5 ifat Prsdiaan cara univrsal, sistm prsdiaan slalu rkaitan dngan hal-hal rikut slum pada akhirnya sampai pada pnntuan jumlah pmsanan yang tpat dngan iaya total yang optimal, yaitu: a. Prmintaan Dmand. Ukuran prmintaan Dmand siz mrupakan ukuran skala magnitud dari prmintaan, yang didakan antara konstan atau varial dan dtrministik atau proailistik Diskrit atau kontinu.. aju prmintaan Dmand rat adalah ukuran prmintaan pr satu satuan waktu. 3. Pola prmintaan Dmand pattrn mngacu pada rapa anyak arang yang dikluarkan dari prsdiaan.. Waktu Tunggu ad Tim Adalah tnggang waktu yang diprlukan antara saat pmsanan ahan aku dan datangnya ahan aku itu sndiri. Waktu tunggu ini dapat konstan, dapat juga rsifat proailistik.elsayd and ouchr,pp64-65. Waktu tunggu disakan trjadinya rnttan kgiatan yang harus dislsaikan yaitu :. Mlakukan kputusan pmlian. Pmuatan pmsanan dan prstujuan intrnal 3. Mlakukan pmsanan 4. Prsiapan supplir untuk mmprsiapkan arang 5. Transportasi 6. Pnrimaan arang digudang 7. Mmasukkan arang k stock

3 c. Pmsanan Kmali Rplnishmnt. Rplnishmnt siz mngacu pada kuantitas atau sjumlah arang yang akan ditrima masuk k dalam prsdiaan. Ukurannya dapat konstan, dapat juga varial trgantung daripada tip sistm prsdiaan.. Rplnishmnt pattrn mngacu pada agaimana sjumlah unit trtntu diutuhkan dalam prsdiaan. 3. Rplnishmnt lad tim adalah tnggang waktu antara saat pmsanan suatu itm dan pnamahan sjumlah unit trsut pada prsdiaan. d. Prsdiaan Pngamanan afty tock ring juga disut uffr. Adalah prsdiaan yang rtujuan untuk mnghindari kkurangan ahan produksi ktika trjadi ktidakpastian dari waktu pngiriman dan juga prmintaan konsumn. Pnntuan prsdiaan pngaman dapat dikarnakan adanya:. Ktidakpastian dari prmintaan konsumn. Hal ini dilihat dari prdaan dar pramalan prmintaan dan prmintaan actual dari konsumn.. Ktidakpastian dari waktu pngiriman arang. 3. Ktidakpastian dari jumlah arang yang dipsan dan yang dihasilkan dikarnakan adanya variaility dari pross produksi. Untuk mnjaga jumlah arang ssuai dngan lvl yang diinginkan, adalah pnting untuk mlakukan pmriksaan dari prsdiaan yang sdang dipsan srta pngndalian dari prsdiaan yang ada dalam gudang prusahaan.

4 Ada anyak mtod yang dapat digunakan dalam mlakukan pngndalian dari prsdiaan, antara lain adalah : Pmriksaan visual yaitu pmriksaan yang dilakukan scara visual untuk mmrikan gamaran pada ptugas apakah prsdiaan yang ada saat inimasih pada lvl yang diinginkan atau tidak. Untuk prusahaan kcil, dimana mtod ini sring digunakan, pncatatan ahkan tidak prlu dilakukan khususnya untuk produk yang slow moving atau rharga mahal dan mmpunyai sdikit prsdiaan. Ticklr control yaitu pmriksaan dilakukan dngan mlakukan pnghitungan. Prsdiaan yang ada dalam gudang shingga dapat diktahui kadaan actual dari prsdiaan dan pmsanan dapat dilakukan rdasarkan ktrsdiaan prsdiaan dalam gudang. Click sht control yaitu pmriksaan dilakukan dngan mncatat stiap trjadi pngluaran prsdiaan, shingga dapat diktahui rapa prsdiaan yang tlah dipakai. Angka ini kmudian mnjadi dasar dari pmsanan rikutnya. tu control iasanya digunakan olh rtailr, yaitu pmriksaan prsdiaan didasarkan dari jumlah arang yang trjual pada nota pnjualan.

5..6 iaya Dalam istm Prsdiaan iaya prsdiaan adalah smua pngluaran dan krugian yang timul sagai akiat prsdiaan. iaya trsut adalah harga pmlian, iaya pmsanan, iaya pnyiapan, iaya pnyimpanan, dan iaya kkurangan prsdiaan aroto, 00, p55. a. iaya Pmsanan Procurmnt Cost atau t-up atau Ordring Cost iaya pmsanan adalah iaya yang trjadi dalam rangka mlaksanakan kgiatan pmsanan arang dan mrupakan total iaya pmsanan dan pngadaan arang, shingga siap untuk diprgunakan atau dipross lih lanjut. Atas dasar tingkat variailitasnya iaya pmsanan dapat diklompokkan mnjadi:. iaya Pmsanan Ttap, yaitu iaya pmsanan sarnya ttap sama dalam priod trtntu tidak dipngaruhi olh frkunsi pmsanan, misalnya: gaji agian pmlian, iaya pnyusutan aktiva ttap agian pmlian, dan lain-lain iaya ttap untuk pmsanan. iaya pmsanan ttap disut juga Ordring Cost CO.. iaya Pmsanan Varial atau Procurmnt Cost CP, yaitu iaya pmsanan yang jumlah totalnya ruah-uah scara proporsional dngan frkunsi pmsanan. makin tinggi sring frkunsi pmsanan rakiat total iaya pmsanan varial jumlahnya tinggi, smakin rndah jarang frkunsi pmsanan smakin rndah pula iaya pmsanan varial yang trmasuk iaya pmsanan varial, misalnya: iaya pmuatan dan pngiriman dokumn prmintaan pmlian, psanan pmlian. iaya pmuatan laporan pnrimaan ahan dan pmriksaan kuantitas dan kualitas.

6. iaya pnyimpanan Holding Cost atau Carrying Cost iaya pnyimpanan adalah iaya yang dikluarkan dalam pnanganan/ pnyimpanan matrial, smi finishd product, su assmly, ataupun produk jadi. iaya simpan iasanya dinyatakan dalam iaya pr unit pr priod. iaya pnyimpanan mliputi iaya ksmpatan, iaya simpan, iaya kusangan, iaya-iaya lain yang sarnya sifat varial trgantung pada jumlah itm. c. hortag Cost C Yaitu iaya yang timul apaila ada prmintaan trhadap arang yang ktulan sdang tidak trsdia di gudang. Dalam hal ini hortag Cost yang timul slain iaya kstra untuk mmuat atau mmli lagi arang yang dipsan, juga rupa rkurangnya goodwill langganan, apaila psanannya trlamat dipnuhi...7 Pngawasan Prsdiaan Invntory Control a. Pngrtian Pngawasan Prsdiaan Pngawasan prsdiaan dapat dikatakan sagai suatu kgiatan untuk mnntukan tingkat dan komposisi dari prsdiaan parts, ahan aku dan arang hasil/produk shingga prusahaan dapat mlindungi klancaran produksi dan pnjualan srta kutuhan-kutuhan pmlanjaan prusahaan dngan fktif dan fisin. narnya kgiatan pngawasan prsdiaan tidak tratas pada pnntuan atas prncanaan tingkat dan komposisi prsdiaan ttapi juga trmasuk pngaturan dan pngawasan atas plaksanaan pngadaan ahan-ahan atau arang-arang yang diprlukan ssuai dngan jumlah dan waktu yang diutuhan srta dngan iaya yang srndahrndahnya. Jadi pngawasan prsdiaan mliputi prncanaan prsdiaan, schduling untuk pmsanan, pngaturan pnyimpanan dan lainnya.

7. Fungsi-Fungsi Utama dari uatu Pngawasan Prsdiaan yang Efktif. Mmprolh Procur ahan-ahan, yaitu mntapkan prosdur untuk mmprolh suatu suplai yang mncakup dari ahan-ahan yang diutuhkan aik kuantitas maupun kualitas.. Mnyimpan dan mmlihara Maintain ahan-ahan dalam prsdiaan yaitu mngadakan suatu sistm pnyimpan untuk mmlihara dan mlindungi ahanahan yang tlah dimasukkan k dalam prsdiaan. 3. Pngluaran ahan-ahan, yaitu mntapkan suatu pngaturan atas pngluaran dan pnyampaian ahan-ahan dngan tpat pada saat srta tmpat dimana diutuhkan. 4. Mminimilisasi invstasi dalam ntuk ahan atau arang, yaitu mmprtahankan prsdiaan dalam jumlah yang optimum stiap waktu. c. Tujuan Pngawasan Prsdiaan Mnurut Assauri 998,p77, tujuan pngawasan prsdiaan trinci dapatlah dikatakan sagai usaha untuk :. Mnjaga jangan sampai prusahaan khaisan prsdiaan shingga dapat mngakiatkan trhntinya kgiatan produksi.. Mnjaga agar supaya pmntukan prsdiaan olh prusahaan tidak trlalu sar atau rlih-lihan shingga iaya-iaya yang timul dari prsdiaan tidak trlalu sar. 3. Mnjaga agar pmlian scara kcil-kcilan dapat dihindari karna ini akan rakiat iaya pmsanan mnjadi sar.

8. Fungsi Kpkatan Distriusi yang akan digunakan adalah distriusi normal dan ksponnsial... Fungsi Kpkatan Normal uatu varial acak X dikatakan rdistriusi normal dngan rata-rata μ dan variansi σ, jika Proaility Dnsity Function pdf nya adalah: μ σ f < < σ π Pada varial acak yang rdistriusi normal N0, yang rarti varial acak rdistriusi normal dngan rata-rata μ 0 dan variansi σ, dilamangkan dngan Z yang disut dngan distriusi normal aku tandardizd Normal Distriution, maka rumus Proaility Dnsity Function pdf nya adalah sagai rikut: f Z dimana: Z π Z μ σ < <

9 f Gamar.. Grafik Fungsi Kpkatan Normal.. Fungsi Kpkatan Eksponnsial uatu varial acak X dikatakan rdistriusi ksponnsial jika Proaility Dnsity Function pdf yang dirikan dalam ntuk: f untuk 0 f 0 untuk < 0 dimana: μ dan σ μ didapatkan dari: μ E f d t t t t t μ E t dt t dt 0 0 0

0 μ E σ didapatkan dari: μ μ μ σ dt t f t E E 0 0 μ σ dt t dt t E t t 0 3 μ σ t t t t t E μ σ E f Gamar.. Grafik Fungsi Kpkatan Eksponnsial

.3 Pngujian Distriusi Pngujian distriusi dilakukan rdasarkan nilai chi-squar χ. Dimana pnolakan H 0 dilihat dari hasil prhitungan nilai chi-squar dngan nilai chi-squar tal dngan taraf nyata α dan drajat kasan υ trtntu..3. Pngujian Distriusi Normal angkah-langkah yang prlu dilakukan untuk mngtahui apakah data rdistriusi normal atau tidak adalah sagai rikut: a. H 0 : Data rdistriusi normal.. H : Data tidak rdistriusi normal. c. Tntukan taraf nyata α. d. Prhitungan: Tntukan atas klas atas KA dngan langkah-langkah: - Tntukan data trtinggi Xma dan data trkcil Xmin. - Hitung rang: R Xma - Xmin - Hitung jumlah klas: k + 3,3 log n - Hitung lar klas: R P k - Tntukan atas klas atas KA: KA Xmin + P KA i KA i- + P, i, 3,, k

Hitung frkunsi tramati o i untuk tiap-tiap klas. Hitung rata-rata: i f f i i Hitung standar dviasi: s n i f i i fi n n Hitung nilai Z untuk tiap-tiap klas: Z KA s Hitung luas kumulatif tiap klas di awah kurva normal dngan Z masing-masing klas. Hitung luas darah antara intrval atau P. Hitung frkunsi harapan untuk tiap-tiap klas i : i P * n akukan pnggaungan klas ila i < 5. Hitung χ hitung : χ hitung k i o i i i Tntukan Pvalu dngan mnggunakan tal chi-squar pada lampiran dngan drajat kasan υ k* - m, dimana: υ : drajat kasan k* : jumlah klas stlah pnggaungan

3 m : jumlah paramtr.. Wilayah kritik ditntukan dngan: - χ hitung χ tal f. Ksimpulan: - P α valu Jika χ maka H 0 ditolak, yang rarti data tidak rdistriusi normal. Dan hitung χ tal jika saliknya, maka H 0 ditrima, yang rarti data rdistriusi normal..3. Pngujian Distriusi Eksponnsial Uji distriusi ksponnsial dilakukan untuk mngtahui apakah data rdistriusi ksponnsial atau tidak. angkah-langkah pngujiannya hampir sama dngan yang trdapat pada uji distriusi normal, prdaannya adalah: uas kumulatif masing-masing klas: kum KA Drajat kasan υ k* -, di mana k* adalah jumlah klas stlah pnggaungan.

4.4 Mtod Prsdiaan Kontinu Pada modl ini, pmsanan sjumlah Q dilakukan ktika prsdiaan di dalam gudang mnurun jumlahnya. Pada tingkat yang kurang atau sama dngan suatu jumlah trtntu yang disut dngan Rordr Point ROP. Rumus-rumus yang digunakan adalah sagai rikut: iaya pmsanan pr tahun: AD Q dimana: A D Q iaya pr pmsanan yang dilakukan prmintaan rata-rata unit/tahun jumlah pmsanan konomis pr siklus iaya pnyimpanan pr tahun: dimana: H Q + H Q iaya pnyimpanan pr unit/tahun i c jumlah pmsanan konomis pr siklus rordr point/ titik pmsanan kmali prmintaan rata-rata slama lad tim

5 iaya ackordr pr tahun: D Q dimana: D Q iaya ackordr pr unit prmintaan rata-rata unit/tahun jumlah pmsanan konomis pr siklus kuantitas kkurangan stock pr siklus Total iaya prsdiaan pr tahun: AD Q D TCQ, + H + + Q Q TC Q AD H D + 0 Q Q Diprolh jumlah pmsanan konomis Q: Q D A f d + H TC D f d Q + H 0

6 TC D f d Q + H 0 Diprolh tingkat pmsanan kmali : HQ f d D f d f d dimana: f proaility dnsity function prmintaan slama waktu tunggu Jika diktahui ahwa data prmintaan rdistriusi normal, maka: f d hq D HQ Z D HQ + Z a D Jika diktahui ahwa data prmintaan rdistriusi sragam, maka:

7 d + a d a HQ D a + 0 HQ D a HQ D Jika diktahui ahwa data prmintaan rdistriusi ksponnsial, maka:. d. d HQ D HQ D HQ D HQ D ln HQ D HQ ln D HQ. ln D HQ ln D c Diprolh afty tock :

8 0 d f 0 0 d f d f 3 Jumlah kkurangan prsdiaan yang akan trjadi pr siklus pmsanan : d f 4 Jika diktahui ahwa data prmintaan rdistriusi normal, maka: d f d π misalkan: Z, maka Z + shingga dz d I II 4 4 4 4 4 3 4444 4 4444 4 3 4 4 4 4 + Z Z dz dz Z. π π

9 Pnylsaian prsamaan intgral I: Z dz Z π dz Z Z π Misalkan: Z u, shingga ZdZ du dz Z Z π [ ] Z du Z u π [ ] u π π Pnylsaian prsamaan intgral II: dz π [ ] Z P dimana PZ adalah luas darah kumulatif di awah kurva normal, shingga: [ ] Z P π 4a

30 Jika diktahui ahwa data prmintaan rdistriusi sragam, maka: d f d a d a 0 d a d a a, shingga: a 4 Jika diktahui ahwa data prmintaan rdistriusi ksponnsial, maka: d f d f d f d d d d..

3 + shingga: + 4c angkah-langkah prhitungan untuk mmprolh Q* dan * adalah sagai rikut:. Dngan 0, hitung Q dngan mnggunakan rumus.. Gunakan hasil Q untuk mndapatkan dngan mnggunakan rumus dan dngan mnggunakan rumus 3. 3. Gunakan yang diprolh pada langkah untuk mnntukan nilai. 4. Masukkan nilai pada rumus shingga diprolh rumus Q. 5. Gunakan hasil Q untuk mndapatkan dngan mnggunakan rumus dan dngan mnggunakan rumus 3. 6. Gunakan yang diprolh pada langkah untuk mnntukan nilai. 7. Ulangi langkah 4, 5 dan 6 sampai mndapatkan nilai Q dan yang hampir sama dimana kdua nilai sudah tidak mngalami pruahan nilai lagi. 8. Nilai Q dan yang tlah stail trsut mrupakan harga yang optimal Q* dan *..5 Mtod Prsdiaan Priodik

3 Modl prsdiaan ini mnghitung tingkat prsdiaan maksimum R* dan priod pmsanan T* yang optimal. Prhitungan akan dilakukan sampai mndapatkan R dan T yang optimal R*, T* dngan mlakukan pnamahan maupun pngurangan priod pmsanan, rdasarkan total iaya yang paling kcil. Itrasi akan dilakukan sampai mndapatkan total iaya pmsanan yang nilainya lih sar daripada itrasi slumnya, dan pross itrasi akan rhnti saat nilai total iaya pmsanan lih sar dari itrasi slumnya. Pmsanan dngan mnggunakan mtod priodic rviw systm dilakukan pada saat kondisi : a. Pmsanan dilakukan pada stiap priod trtntu.. Mmungkinkan pmsanan rapa macam itm dari satu pmasok Jadi, pnggunaan mtod ini akan trgantung pada :. Waktu pmsanan.. Pncatatan stok prsdiaan. Rumus-rumus yang digunakan pada mtod priodic rviw systm adalah : iaya pmsanan pr tahun: dimana: A T A T iaya pr pmsanan yang dilakukan priod pmsanan iaya pnyimpanan pr tahun:

33 H R dimana: T H R iaya pnyimpanan pr unit/tahun i C tingkat prsdiaan maksimum prmintaan rata-rata slama lad tim T prmintaan rata-rata slama intrval pmsanan iaya ackordr pr tahun: T dimana: T iaya ackordr pr unit priod pmsanan kuantitas kkurangan stok pr siklus Total iaya prsdiaan pr tahun: A TC R, T + H R T + T T Priod pmsanan: A T HD Tingkat prsdiaan maksimum R:

34 R R f d HT f d f d 3 dimana: R f proaility dnsity function prmintaan slama T Jika data rdistriusi normal, maka: R HT + T + T Z 3a + Jika data rdistriusi ksponnsial, maka: ln R HT + T 3 afty tock: 0 R f d d f d R + T R f 4 0 0

35 Jumlah kkurangan prsdiaan yang diprkirakan akan trjadi pr siklus psanan: R R f d 5 Jika data rdistriusi normal, maka: R T + T + + T + π [ R T P Z ] 5a Jika data rdistriusi ksponnsial, maka: + T R 5 + T angkah-langkah prhitungan untuk mmprolh R* dan T* adalah sagai rikut:. Tntukan harga T dngan mnggunakan rumus. Hitung R dan mnggunakan rumus 3 dan rumus 4 3. Tntukan dngan mnggunakan rumus prsamaan 5 4. Hitung total iaya prsdiaan TC dngan mnggunakan rumus 5. Ulangi langkah sampai 4 dngan mnguah T T + Δ T, dimana Δ T hati, dngan prsyaratan sagai rikut: Jika TC aru lih sar daripada TC slumnya, maka itrasi pnamahan T dirikan dan dicoa dngan mnggunakan itrasi pngurangan T, yaitu

36 dngan T T - Δ T, sampai akhirnya diprolh nilai T* optimum yang mmrikan total iaya yang minimum Jika TC ari lih kcil daripada TC slumnya, maka itrasi pnamahan T dilanjutkan dan pross dihntikan pada saat TC aru mmrikan hasil lih sar daripada TC slumnya. Harga T* dan R* dngan TC yang trndah itulah yang mrupakan harga optimal..6 Mtod Hyrid ystm Mtod Hyrid ystm mrupakan gaungan antara mtod Priodik dan mtod Kontinu dimana kputusan dan pmriksaan awal dilakukan scara priodik. istm ini mmpunyai rordr point untuk tingkat prsdiaan minimum dan targt invntori untuk tingkat prsdiaan maksimum. Pada saat pmriksaan priodik dilakukan tidak akan ada pmsanan apaila posisi prsdiaan masih diatas tingkat minimum, ttapi jika posisi stok diawah tingkat minimum maka pmsanan dilakukan untuk mnaikkan tingkat prsdiaan sampai tingkat maksimum..7 Konsp Dasar Rkayasa Prangkat unak.7. Pngrtian Rkayasa Piranti unak Pngrtian rkayasa piranti lunak prtama kali diprknalkan olh Fritz aur sagai pntapan dan pnggunaan prinsip-prinsip rkayasa dalam usaha mndapatkan piranti lunak yang konomis, yaitu piranti lunak yang trprcaya dan krja scara fisin pada msin atau komputr Prssman,99,p9.

37 dangkan gamaran tntang prangkat lunak yang trdapat di dalam suah uku tks mngamil ntuk Prssman99,p5, prangkat lunak adalah : a. Printah program komputr yang ila dikskusi mmrikan fungsi dan unjuk krja sprti yang diinginkan.. truktur data yang mmungkinkan program mmanipulasi informasi scara proporsional. c. Dokumn yang mnggamarkan oprasi dan kgunaan program..7. Paradigma Rkayasa Piranti unak Trdapat lima paradigma modl pross dalam mrkayasa suatu piranti lunak, yaitu Th Classic if Cycl atau sring juga disut Watrfall Modl, Prototyping Modl, Fourth Gnration Tchniqus 4 GT, piral Modl, dan Comin Modl. Pada pnulisan skripsi ini dipakai modl Watrfall Modl. Mnurut Prssman99, p0-, ada nam tahap dalam Watrfall Modl, sprti pada gamar rikut: Gamar.3 Modl Watrfall

38 a. Rkayasa sistm ystm Enginring Aktivitas ini dimulai dngan pntapan kutuhan dari smua lmn sistm. Gamaran sistm ini pnting jika prangkat lunak harus rintraksi dngan lmn-lmn lain, sprti hardwar, manusia dan dataas.. Analisis kutuhan prangkat lunak oftwar Rquirmnt Analysis Yang dilakukan pada tahap ini adalah untuk mngtahui kutuhan piranti lunak, sumr informasi piranti lunak, fungsi-fungsi yang diutuhkan, kmampuan piranti lunak dan antarmuka piranti lunak trsut. c. Prancangan Dsign Tahap ini mnitikratkan pada mpat atriut program, yaitu struktur data, arsitktur piranti lunak, rincian prosdur, dan karaktr antarmuka. Tahap ini pula mnrjmahkan kutuhan k dalam suah rprsntasi prangkat lunak yang dapat dinilai kualitasnya slum dilakukan pngkodan. d. Pngkodan Coding Tahap pngkodan yang dilakukan adalah mmindahkan hasil prancangan mnjadi suatu ntuk yang dapat dimngrti olh msin, yaitu dngan mmuat program.. Pngujian Tsting Tujuan dari tahap pngujian adalah agar output yang dihasilkan olh program ssuai dngan yang diharapkan. Pngujian dilakukan scara mnyluruh hingga smua lmn, printah, dan fungsi dapat rjalan sagaimana mstinya. f. Pmliharaan Maintnanc

39 Tahap pmliharaan dilakukan dngan tujuan mngantisipasi kutuhan pmakai trhadap fungsi-fungsi aru yang dapat timul sagai akiat munculnya sistm oprasi aru, tknologi aru, dan hardwar aru..8 Intraksi Manusia dan Komputr.8. Program Intraktif uatu program yang intraktif dan aik harus rsifat usr frindly. chidrman998,p5 mnjlaskan lima kritria yang harus dipnuhi olh suatu program yang usr frindly, yaitu: a. Waktu lajar yang tidak lama.. Kcpatan pnyajian informasi yang tpat. c. Tingkat ksalahan pmakaian rndah. d. Pnghafalan ssudah mlampaui jangka waktu.. Kpuasan priadi..8. Pdoman Mrancang Usr Intrfac Trdapat rapa pdoman yang dianjurkan dalam mrancang suatu program, guna mndapatkan suatu program yang usr frindly. a. Dlapan aturan mas Mnurut chidrman998,p74-75, untuk mrancang sistm intraksi manusia dan komputr yang aik, harus mmprhatikan dlapan aturan dalam prancangan antarmuka, sprti: triv for consistncy rusaha kras untuk konsistn dalam mrancang tampilan. Enal frqunt usr to us shortcuts mmungkinkan pngguna mnggunakan shortcuts scara rkala.

40 Offr informativ fd ack mmrikan umpan alik yang informatif. Dsign dialogs to yild closur mrancang dialog untuk mnghasilkan kadaan akhir. Offr simpl rror handling mmrikan pnanganan ksalahan. Prmit asy rvrsal of actions mngijinkan pmalikan aksi dngan mudah. upport intrnal locus of control mndukung pngguna mnguasai sistm. Rduc short-trm mmory load mngurangi an jangka pndk pada pngguna, di mana manusia hanya dapat mngingat 7 ± satuan informas, shingga prancangan harus sdrhana.. Tori waktu rspons Waktu rspon dalam sistm komputr mnurut chidrman998,p35 adalah jumlah dtik dari saat pngguna program mmulai aktifitas, misalnya dngan mnkan tomol ntr / tomol mous, sampai mnampilkan hasilnya di layar atau printr. rapa pdoman yang disarankan chidrman998, p367 adalah ahwa pmakai lih mnyukai waktu rspon yang pndk, waktu rspon yang panjang mngganggu, waktu rspon yang pndk mnyakan waktu pngguna rpikir lih pndk, waktu rspon harus ssuai dngan tugasnya, dan pmakai harus diri tahu mngnai pnundaan yang panjang. c. Pdoman mrancang tampilan data rapa pdoman yang disarankan untuk digunakan dalam mrancang data yang aik mnurut mith dan Mosir yang dikutip olh chidrman998, p80 yaitu: Konsistnsi tampilan data, istilah, tingkatan, format, dan sagainya harus standar.

4 an ingatan yang sdikit mungkin agi pngguna. Pngguna tidak prlu mngingat informasi dari layar yang satu k layar yang lain. Kompatiilitas tampilan data dngan pmasukan data. Format tampilan informasi prlu rhuungan rat dngan tampilan pmasukan data. Flksiilitas kndali pngguna trhadap data. Pmakai harus dapat mmprolh informasi dari tampilan dalam ntuk yang mmudahkan..8.3 Tori tat Transition Diagram TD TD adalah suah diagram yang mnggamarkan agaimana pross saling rhuungan dalam suatu waktu. TD mnggamarkan stat yang dimiliki sistm komputr dan kjadian yang mnyakan pruahan stat k stat lainnya. TD mrupakan suah modling tool yang digunakan untuk mndskripsikan sistm yang mmiliki ktrgantungan trhadap waktu. Komponn-komponn utama TD adalah: a. tat, mrprsntasikan raksi yang ditampilkan ktika suatu tindakan dilakukan.. Arrow, disut juga transisi stat. c. Condition and Action. Kondisi adalah suatu vnt pada trnal nvironmnt yang dapat didtksi olh sistm misalnya sinyal, intrrupt atau data. Action adalah hal yang dilakukan olh sistm ila trjadi pruahan stat atau data. Action akan mnghasilkan output, mssag display pada layar, mnghasilkan kalkulasi dan lain lain.