BAB III DESAIN SISTEM DAN IMPLEMENTASI

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB III DESAIN SISTEM DAN IMPLEMENTASI"

Transkripsi

1 BAB III DESAIN SISTEM DAN IMPLEMENTASI Pada a ini dijaskan tntang idntifikasi, dsain dan impmntasi dari apikasi stganografi pada VoIP. Langka prtama yang diakukan adaa mngidntifikasi a-a yang trkait dngan sistm yang akan diangun. Dngan makukan idntifikasi trsut diarapkan sistm akan rjaan ssuai dngan kritria yang ta ditntukan. Langka kdua adaa mmuat dsain ssuai dngan asi pross idntifikasi. Dsain yang diuat tragi mnjadi dua agian, yaitu dsain sistm VoIP dan yang kdua adaa dsain apikasi stganografi. Dsain sistm VoIP diakukan rdasarkan ojt orintd [15] dngan mngadopsi sour od yang rsifat opn sour yang mngvauasi mod Spx [6] sagai voi od-nya. Langka ktiga adaa impmntasi dsain sistm yang ta diranang. Impmntasi akan diakukan pada ingkungan prangkat prsona omputr (PC) rasis sistm oprasi Mirosoft Windows XP Idntifikasi Saat ini ta anyak prangkat unak yang mngimpmntasikan tknoogi VoIP, namun tidak smua prangkat unak ta mmanfaatkan pross stganografi pada VoIP pada apikasinya untuk digunakan sagai mdia pngirim rita raasia. Ta 3.1. Ranangan Fitur VoIP Stganografi No. Fitur VoIP 1. Mod komunikasi Pr to pr 2. Mod VoIP Fu dupx 3. Komprsi suara Spx 4. Konfrnsi Tidak isa 5. Kontro akss apikasi Tidak ada 6. Protoko yang digunakan Protoko pr to pr kusus 7. Mtod stganografi Covrt Cann : Last Signifiant Bit (LSB) 24 Univrsitas Indonsia Apikasi ast..., Tgu Waono, FT UI, 2010

2 25 O karna itu pnuis akan mmuat prangkat unak yang mngimpmntasikan pross stganografi pada VoIP. Pada Ta 3.1 mnunjukkan ranangan prangkat unak VoIP Stganografi yang akan diuat. Dngan mmpratikan kutuan dimaksud, maka daam pranangan sistm VoIP akan miputi a-a sagai rikut : 1. Sistm VoIP trdiri dari usr pmanggi dan usr pnrima panggian. Huungan antara dua ntitas trsut rtip int-srvr. 2. Komunikasi antar usr diakukan sara point-to-point singga komunikasi anya dapat diakukan o dua usr untuk stiap panggian komunikasi (tidak dapat makukan konfrnsi). 3. Sistm VoIP mnggunakan protoko kusus yang mngadopsi standar protoko TCP/IP. 4. Untuk mngasikan kuaitas suara yang aik, maka tknik komprsi suara yang digunakan adaa Spx. Tknik ini digunakan karna isa ditrapkan untuk mod komunikasi fu dupx dngan andwidt yang ki. 5. Data yang digunakan sagai masukan pross stganografi adaa rupa tks yang angsung diktik dari kyoard Dsain Sistm Dsain sistm yang diranang diagi daam dua agian pokok, yaitu sistm komunikasi VoIP dan sistm apikasi stganografi dngan mtod Last Signifiant Bit (LSB) [5]. Sistm komunikasi VoIP yang diangun tragi mnjadi dua fas sagai rikut : 1. Idntifikasi pngguna Pngguna VoIP makukan idntifikasi masing-masing sagai piak yang mmanggi atau yang dipanggi. Ktntuan yang dirakukan daam idntifikasi ini adaa awa aamat IP piak-piak yang akan rkomunikasi ta saing diktaui. Piak pmanggi akan mngisikan aamat IP piak yang dipanggi, sdangkan piak yang dipanggi anya mnunggu rspon dari piak pmanggi. Jika aamat IP yang diisikan ssuai maka konksi isa dijaankan dan usr dapat mnggunakan apikasi VoIP Stganografi. Univrsitas Indonsia Apikasi ast..., Tgu Waono, FT UI, 2010

3 26 2. Komunikasi suara Sta konksi antara dua pngguna truung, stiap pngguna suda siap untuk saing rkomunikasi. Dngan mnggunakan Spx sagai voi odnya, sumr suara yang masi rupa data anaog dikomprsi mnjadi data digita. Sta mnjadi data digita inia, data isa dipross untuk pnrapan stganografi dngan mtod yang ta ditntukan, daam a ini adaa mtod LSB. Komunikasi suara antara dua pngguna rsifat fu dupx, artinya masing-masing piak isa saing rsuara daam waktu yang rsamaan dan mrka masi saing mndngar tanpa arus mnunggu saa satu piak ssai riara. Pada saat komunikasi suara diakukan, stiap pngguna isa saing rtukar rita yang di-input/diktik maui kyoard. Daam prossnya, data rita yang di-input inia yang akan ditmpkan pada data suara sum pakt suara dikirimkan maui sistm VoIP. Sdangkan sistm apikasi stganografi diagi mnjadi dua pross [5], yaitu pross daam modu pnmpan psan (Modu-Emdding) dan pross daam modu kstraksi psan (Modu-Extration). Suara Asi Modu - Komprsi VoIP Cann Suara Modu - Dkomprsi Ai M E M E Bo Modu - Emdding Modu - Extration Psan Raasia Psan Raasia Gamar 3.1. Mod Komunikasi Raasia Sara Umum daam VoIP [5] Pada Gamar 3.1 mngiustrasikan awa Ai (sagai pngirim) diasumsikan akan mngirim psan raasia kpada Bo (sagai pnrima), smntara itu mrka riara tntang topik yang tidak mnurigakan maui sistm VoIP. Pross transmisi akan digamarkan sagai rikut : Ai mnydiakan Suara Asi (S) dan Univrsitas Indonsia Apikasi ast..., Tgu Waono, FT UI, 2010

4 27 Psan Raasia (P) sagai masukan untuk Modu-Komprsi dan Modu-Emdding. Sta pross di Modu-Emdding, mdding Mssag (M E ) dapat dipro. M E adaa oyk fina yang ditmpkan k daam S o Modu-Emdding (ME A ). Sta suara dngan M E trkirim maui sauran VoIP, Bo mndkomprsi M E maui Modu-Dkomprsi (MD) dan mngami P maui Modu-Extration (ME B ). Modu-Komprsi dan Modu-Dkomprsi dikrjakan o agoritma voi od yang digunakan yaitu Spx [6]. Pada Modu-Komprsi, pross yang trjadi adaa mngkonvrsi suara anaog mnjadi digita daam ntuk karaktr. Sdangkan pross yang trjadi pada Modu-Dkomprsi adaa saiknya, yaitu data suara yang ditrima daam ntuk digita dioa kmai k daam ntuk anaog sagai output yang akan didngar o pngguna. Pross yang akan dijaskan daam makaa ini adaa pross pada Modu- Emdding dan Modu-Extration. Gamaran i jas dapat diiat sara skmatis pada Gamar 3.2 rikut ini. Gamar 3.2. Skma Arsitktur VoIP Stganografi [5] Univrsitas Indonsia Apikasi ast..., Tgu Waono, FT UI, 2010

5 28 Pross yang trjadi pada Modu-Emdding dan Modu-Extration dapat dijaskan sagai rikut : Modu-Emdding Data suara digita yang ditrima dari asi od adaa rupa airan pakt daam ntuk karaktr. Bsarnya tiap-tiap pakt yang mngair dari asi od rvariasi. Karaktr trakir dari stiap pakt inia yang nantinya akan diganti dngan tks stgo yang akan dikirimkan. Tks yang diktik sagai masukan data stgo akan dikumpukan daam susunan array dan ditamakan dngan tanda muai stgo dan tanda akir stgo. Data daam susunan array trsut kmudian ditmpkan satu prsatu pada airan pakt data suara digita yang ditrima. Untuk stiap pakt asi od yang mngair pada modu-mdding, jika tidak ditmpi o data stgo maka karaktr trakir akan diganti dngan tanda tanpa stgo. Ha ini dimaksudkan untuk mmastikan awa daam stiap airan pakt anya akan tridntifikasi antara data stgo atau ukan stgo, yang nantinya akan digunakan o pnrima pada modu-xtration sagai tanda pngnanya. Sanjutnya airan pakt data ini akan dikirimkan maui mkanism protoko jaringan IP dngan mnamakan adr sagaimana mstinya. Modu-Extration Pross yang trjadi pada modu-xtration adaa kaikan dari pross yang trjadi pada modu-mding. Stiap airan pakt data yang ditrima akan disaring untuk diknai apaka mngandung data stgo atau tidak. Jika pada suatu pakt trdapat tanda muai stgo pada karaktr akirnya, maka airan pakt rikutnya akan diami untuk dikumpukan sagai tks/psan yang ditrima sampai diknai/ditmukan pakt yang mngandung tanda akir stgo. Airan pakt-pakt yang ta ditrima ini, aik yang mngandung stgo ataupun tidak kmudian akan dipross o od untuk dikuarkan mnjadi suara anaog kmai yang isa didngarkan o pnrima. Karaktr yang digunakan sagai tanda untuk awa stgo, akir stgo, dan tanpa stgo isa ditntukan ssuai kutuan. Karaktr yang isa digunakan adaa karaktr yang tidak digunakan daam pnuisan tks psan yang akan dikirim. Sagai onto daam format ASCII [16] adaa karaktr dngan niai dsima 0 31 atau Sdangkan karaktr ASCII dngan niai dsima digunakan Univrsitas Indonsia Apikasi ast..., Tgu Waono, FT UI, 2010

6 29 Univrsitas Indonsia untuk pnuisan tks yang akan dikirim, yaitu rupa uruf-uruf srta tanda aanya. Pada Gamar 3.3 triat awa karaktr trakir daam pakt data yang prtama adaa uruf p kmudian dngan mtod LSB akan diganti mnjadi karaktr dngan niai dsima 254 sagai tanda awa stgo. Karaktr trakir daam pakt data yang kdua adaa uruf z yang akan diganti mnjadi uruf M sagai uruf masukan dari psan yang akan dikirim. Untuk mnandai akir stgo, karaktr trakir daam pakt data k-n (n = juma karaktr daam tks yang akan dikirim) akan diganti dngan karaktr dngan niai dsima 253. Pada pakt data sanjutnya, dngan karaktr trakirnya adaa uruf v akan diganti dngan karaktr yang niai dsimanya 255 sagai tanda tidak adanya pross stgo (tanda tanpa stgo). Airan data voi Data yang ta od diganti LSB-nya p o n m k j i g f d a (254) o n m k j i g f d a z o k m r j x q g w s x M E S S A G E M o k m r j x q g w s x f o n d i u s y q (253) o n d i u s y q v j n a s g k t m (255) j n a s g k t m Gamar 3.3. Skma Pross Pnggantian Karaktr dngan Mtod LSB Apikasi ast..., Tgu Waono, FT UI, 2010

7 30 Diagram air pross mdding (pnmpan) data tks pada asi voi od sprti triat pada Gamar 3.4 rikut : Gamar 3.4. Diagram Air Pross Emdding Data Tks Sdangkan diagram air pross monitoring, dtksi data stganografi, dan pngamian data tks yang dikirimkan dapat diiat pada Gamar Impmntasi Impmntasi prangkat unak diakukan pada prsona omputr (PC) yang trkonksi dngan sistm jaringan yang mnggunakan protoko intrnt. Pada pross pnitian, apikasi dijaankan pada PC dngan sistm oprasi Mirosoft Windows XP. Univrsitas Indonsia Apikasi ast..., Tgu Waono, FT UI, 2010

8 31 Pada pmuatan programnya diakukan dngan mnggunakan aasa pmrograman Mirosoft Visua Basi 6.0. Pmuatan program untuk pross od dan apikasi VoIP mnggunakan ass irary [17] yang dipro dari sumr truka, yaitu intrnt. Start Array data paktkirimstgo r akir (array)=255 Y T txtasi = ami r akir (array) Dkomprsi Array data paktkirimstgo Dispay txtasi End Gamar 3.5. Diagram Air Pross Monitoring, Dtksi Data Stganografi, dan Pngamian Data Tks Pmuatan Apikasi 1) Spsifikasi prangkat kras yang digunakan pada pross pmuatan prototyp apikasi dan ujioa VoIP Stganografi adaa sagai rikut : Laptop ACER Aspir 4710 Prosssor 2.0 GHz RAM 512 MB DDR2 Harddisk 120 GB Etrnt ard Wirss LAN Sistm Oprasi Mirosoft Windows XP Profssiona Univrsitas Indonsia Apikasi ast..., Tgu Waono, FT UI, 2010

9 32 2) Spsifikasi prangkat unak yang digunakan daam pross pmuatan prototyp apikasi dan ujioa VoIP Stganografi adaa Mirosoft Visua Basi Lingkungan Impmntasi Apikasi VoIP Stganografi yang diranang dapat rjaan pada PC yang mndukung antara ain sagai rikut : 1) Sistm oprasi Mirosoft Windows; 2) Konksi sistm jaringan komputr rasis protoko intrnt; 3) Trsdia sound ard; 4) Trsdia miropon yang digunakan sagai input suara; 5) Trsdia spakr yang digunakan sagai output suara Sknario Impmntasi Pross trjadinya komunikasi VoIP Stganografi sara rtaap triat sprti rikut ini : A B Start Start Listn Listn Ca Riv Wait Apt Conntion Conntion VoIP ativatd VoIP ativatd Spaking Fu Dupx Spaking Listn stgo sign Listn stgo sign Input txt Snd stgo sign Riv stgo sign Riv OK Snd OK Again Again Stop Stop Univrsitas Indonsia Apikasi ast..., Tgu Waono, FT UI, 2010

10 33 Komunikasi suara dngan VoIP Stganografi dapat digamarkan dngan suatu sknario impmntasi. Pada makaa ini, prmasaaan diatasi dngan asumsi awa stiap pngguna ta mngtaui aamat IP yang digunakan masing-masing. Pada sknario trsut akan diakukan pross komunikasi suara dngan mnggunakan VoIP Stganografi antara dua ntitas usr. Pada saat usr akan mnggunakan apikasi VoIP Stganografi, maka usr trsut arus mnntukan piian, apaka sagai piak pmanggi atau piak yang mnunggu panggian. Jika usr sagai piak pmanggi, maka arus mngisikan aamat IP usr tujuan yang ta diktaui tradap apikasi kmudian kik tomo konksi k tujuan. Sdangkan jika usr sagai piak yang mnunggu panggian anya diprukan mnkan tomo tunggu panggian. Tampian awa untuk pmuatan konksi VoIP Stganografi dapat diiat pada Gamar 3.6. Gamar 3.6. Tampian Pmuatan Konksi VoIP Stganografi Jika usr raku sagai piak yang mnunggu panggian, maka sta tomo tunggu panggian di-kik akan munu tampian dngan status tunggu sprti triat pada Gamar 3.7. Sdangkan pada usr yang mmii sagai piak pmanggi, sta piian ditntukan dngan mnkan tomo konksi k tujuan, konksi antara dua PC akan trntuk. Tampian pada stiap PC usr sta trkonksi dapat diiat pada Gamar 3.8. Pada taapan ini apikasi VoIP Stganografi suda siap untuk digunakan. Pada tampian yang ada trdapat rapa fitur pngaturan yang isa diatur untuk prangkat yang digunakan antara ain prangkat soundard, input suara, dan voum suara. Univrsitas Indonsia Apikasi ast..., Tgu Waono, FT UI, 2010

11 34 Gamar 3.7. Tampian Status Sdang Mnunggu Untuk Konksi Gamar 3.8. Tampian Sta Konksi VoIP Stganografi Trntuk Univrsitas Indonsia Apikasi ast..., Tgu Waono, FT UI, 2010

12 35 Tanda Tx dan Rx dngan ingkaran mra adaa untuk mngtaui pross yang sdang dijaankan. Tanda mra akan rua mnjadi ijau ssuai dngan pross yang sdang rjaan. Jnda Data StgoTxt rfungsi untuk mnampikan datadata tks yang ta dikirimkan atau ditrima, sdangkan jnda Input StgoTxt digunakan untuk mngtik tks psan yang akan dikirimkan. Jika ta ssai mnggunakan apikasi, tomo yang digunakan untuk mmutus konksi adaa tomo putus konksi. Komunikasi suara pr-to-pr antara dua usr diakukan sara fu-dupx, singga pross komunikasi suara tidak pru diaksanakan sara rgantian dmikian pua untuk pross kirim trima tks psan yang akan diakukan. Univrsitas Indonsia Apikasi ast..., Tgu Waono, FT UI, 2010

HASIL DAN PEMBAHASAN. Gambar 3 Proses penentuan perilaku api.

HASIL DAN PEMBAHASAN. Gambar 3 Proses penentuan perilaku api. 6 yang diharapkan. Msin infrnsi disusun brdasarkan stratgi pnalaran yang akan digunakan dalam sistm dan rprsntasi pngtahuan. Msin infrnsi yang digunakan dalam pngmbangan sistm pakar ini adalah FIS. Implmntasi

Lebih terperinci

Penggunaan Algoritma RSA dengan Metode The Sieve of Eratosthenes dalam Enkripsi dan Deskripsi Pengiriman

Penggunaan Algoritma RSA dengan Metode The Sieve of Eratosthenes dalam Enkripsi dan Deskripsi Pengiriman Pnggunaan Algoritma RSA dngan Mtod Th Siv of Eratosthns dalam Enkripsi dan Dskripsi Pngiriman Email Muhammad Safri Lubis Jurusan Tknologi Informasi Fak. Ilmu Komputr dan Tknologi Informasi, USU Mdan, Indonsia

Lebih terperinci

1. Proses Normalisasi

1. Proses Normalisasi BAB IV PEMBAHASAN A. Pr-Procssing Pross pngolahan signal PCG sblum dilakukan kstaksi dan klasifikasi adalah pr-procssing. Signal PCG untuk data training dan data tsting trdapat dalam lampiran 5 (halaman

Lebih terperinci

USULAN RANCANGAN SISTEM DATABASE DENGAN METODE SYSTEMS DEVELOPMENT LIFE CYCLE (SDLC) TRADITIONAL PADA SISTEM PENANGANAN ORDER DI DEPARTEMEN PEMESINAN

USULAN RANCANGAN SISTEM DATABASE DENGAN METODE SYSTEMS DEVELOPMENT LIFE CYCLE (SDLC) TRADITIONAL PADA SISTEM PENANGANAN ORDER DI DEPARTEMEN PEMESINAN USULAN RANCANGAN SISTEM DATABASE DENGAN METODE SYSTEMS DEVELOPMENT LIFE CYCLE (SDLC) TRADITIONAL PADA SISTEM PENANGANAN ORDER DI DEPARTEMEN PEMESINAN Dwi Novirani Fadillah Ramadhan 2, 2 Jurusan Tknik Industri

Lebih terperinci

Tinjauan Termodinamika Sistem Partikel Tunggal Yang Terjebak Dalam Sebuah Sumur Potensial. Oleh. Saeful Karim

Tinjauan Termodinamika Sistem Partikel Tunggal Yang Terjebak Dalam Sebuah Sumur Potensial. Oleh. Saeful Karim Tinjauan Trmodinamika Sistm artikl Tunggal Yang Trjbak Dalam Sbua Sumur otnsial Ol Saful Karim Jurusan ndidikan Fisika Fakultas ndidikan Matmatika dan Ilmu ngtauan Alam Univrsitas ndidikan Indonsia 00

Lebih terperinci

UJI KESELARASAN FUNGSI (GOODNESS-OF-FIT TEST)

UJI KESELARASAN FUNGSI (GOODNESS-OF-FIT TEST) UJI CHI KUADRAT PENDAHULUAN Distribusi chi kuadrat mrupakan mtod pngujian hipotsa trhadap prbdaan lbih dari proporsi. Contoh: manajr pmasaran suatu prusahaan ingin mngtahui apakah prbdaan proporsi pnjualan

Lebih terperinci

Aplikasi Media Pembelajaran Budidaya Ikan Gurame Berbasis Web Guna Mendukung Desa Pintar

Aplikasi Media Pembelajaran Budidaya Ikan Gurame Berbasis Web Guna Mendukung Desa Pintar Aplikasi Mdia Pmblajaran Budidaya Ikan Guram Brbasis Wb Guna Mndukung Dsa Pintar Mardiyono, Dwi Irvan Rosadi Jurusan Tknik Elktro Politknik Ngri Smarang E-mail : [email protected], [email protected]

Lebih terperinci

Debuging Program dengan EasyCase

Debuging Program dengan EasyCase Modul asyc 1 Dbuging Program dngan EasyCas Di susun Olh : Di dukung olh : Portal dukasi Indonsia Opn Knowlodg and Education http://ok.or.id Modul asyc 2 KATA PENGANTAR Puji syukur kpada guru sjatiku Gusti

Lebih terperinci

IV. Konsolidasi. Pertemuan VII

IV. Konsolidasi. Pertemuan VII Prtmuan VII IV. Konsolidasi IV. Pndahuluan. Konsolidasi adalah pross brkurangnya volum atau brkurangnya rongga pori dari tanah jnuh brpmabilitas rndah akibat pmbbanan. Pross ini trjadi jika tanah jnuh

Lebih terperinci

Pertemuan XIV, XV VII. Garis Pengaruh

Pertemuan XIV, XV VII. Garis Pengaruh ahan jar Statika ulyati, ST., T rtmuan X, X. Garis ngaruh. ndahuluan danya muatan hidup yang brgrak dari satu ujung k ujung lain pada suatu konstruksi disbut bban brgrak. isalkan ada sbuah kndaraan mlalui

Lebih terperinci

STUDI KONSUMSI ENERGI LISTRIK MOTOR INDUKSI SATU FASA PENGGERAK POMPA AIR PADA PENGISIAN TANDON SECARA BERTINGKAT

STUDI KONSUMSI ENERGI LISTRIK MOTOR INDUKSI SATU FASA PENGGERAK POMPA AIR PADA PENGISIAN TANDON SECARA BERTINGKAT STUDI KONSUMSI ENERGI LISTRIK MOTOR INDUKSI SATU FASA PENGGERAK POMPA AIR PADA PENGISIAN TANDON SECARA BERTINGKAT Radityo Kusumo A LF 00 603 Jurusan Elktro Fakultas Tknik Univrsitas Diongoro Smarang Astrak

Lebih terperinci

Universitas Indonusa Esa Unggul Fakultas Ilmu Komputer Teknik Informatika. Persamaan Diferensial Orde I

Universitas Indonusa Esa Unggul Fakultas Ilmu Komputer Teknik Informatika. Persamaan Diferensial Orde I Univrsitas Indonusa Esa Unggul Fakultas Ilmu Komputr Tknik Informatika Prsamaan Difrnsial Ord I Dfinisi Prsamaan Difrnsial Prsamaan difrnsial adalah suatu prsamaan ang mmuat satu atau lbih turunan fungsi

Lebih terperinci

Penerapan Model Pada Studi Kasus. DAS Citarum Hulu

Penerapan Model Pada Studi Kasus. DAS Citarum Hulu Ba V Pnrapan Modl Pada Studi Kasus AS Citarum Hulu V.1 Pnyiapan dan Analisis ata ata yang diprsiapkan dalam pross simulasi aik hidrologis maupun hidrolik adalah data hidroklimatologi yaitu rupa data hujan,

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Data penelitian diperoleh dari siswa kelas XII Jurusan Teknik Elektronika

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Data penelitian diperoleh dari siswa kelas XII Jurusan Teknik Elektronika BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. DESKRIPSI DATA Data pnlitian diprolh dari siswa klas XII Jurusan Tknik Elktronika Industri SMK Ma arif 1 kbumn. Data variabl pngalaman praktik industri, kmandirian

Lebih terperinci

SOLUSI PERSAMAAN KESEIMBANGAN MASSA REAKTOR MENGGUNAKAN METODE PEMISAHAN VARIABEL

SOLUSI PERSAMAAN KESEIMBANGAN MASSA REAKTOR MENGGUNAKAN METODE PEMISAHAN VARIABEL SOLSI PERSAMAAN KESEIMBANGAN MASSA REAKTOR MENGGNAKAN METODE PEMISAHAN VARIABEL 1Moh. Syaifu Arif, 2 Mohammad Jamhuri 1 Jurusan Matmatika, nivrsitas Isam Ngri Mauana Maik Ibrahim Maang 2 jurusan Matmatika,

Lebih terperinci

Muatan Bergerak. Muatan hidup yang bergerak dari satu ujung ke ujung lain pada suatu

Muatan Bergerak. Muatan hidup yang bergerak dari satu ujung ke ujung lain pada suatu Muatan rgrak Muatan hidup yang brgrak dari satu ujung k ujung lain pada suatu konstruksik disbut bb bban brgrak Sbuah kndaraan mlalui suatu jmbatan, maka akan timbul prubahanbh nilai i raksi kimaupun gaya

Lebih terperinci

3. Prosesor dibuat oleh beberapa pengembang, seperti a. Microsoft b. Linux c. AMD d. Modem e. Scanner

3. Prosesor dibuat oleh beberapa pengembang, seperti a. Microsoft b. Linux c. AMD d. Modem e. Scanner SOAL DAN JAWABAN TES ONLINE KOMPETENSI DASAR I 1. Yang mrupakan alat masukan ari komputr aalah sagai rikut, kuali : a. Mous. Kyoar. Sannr. Mom. Joystik 2. Prinsip krja komputr apat igamarkan sagai rikut

Lebih terperinci

MODUL PERKULIAHAN REKAYASA FONDASI 1. Penurunan Tanah pada Fondasi Dangkal. Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh

MODUL PERKULIAHAN REKAYASA FONDASI 1. Penurunan Tanah pada Fondasi Dangkal. Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh MODUL PERKULIAHAN REKAYASA FONDASI 1 Pnurunan Tanah pada Fondasi Dangkal Fakultas Program Studi Tatap Muka Kod MK Disusun Olh Tknik Prnanaan Tknik A41117AB dan Dsain Sipil 9 Abstrat Modul ini brisi bbrapa

Lebih terperinci

PROFIL DATA PENGOBATAN DALAM USADA TENUNG TANYALARA

PROFIL DATA PENGOBATAN DALAM USADA TENUNG TANYALARA PROFIL DATA PENGOBATAN DALAM USADA TENUNG TANYALARA Wahyuni, N.N.S 1, Warditiani, N.K. 1, Lliqia, N.P.E. 1 1 Jurusan Farmasi Fakultas Matmatika Dan Ilmu Pngtahuan Alam Univrsitas Udayana Korspondnsi: Ni

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN PATCH RECTANGULAR ANTENNA 2.4 GHz DENGAN METODE PENCATUAN EMC (ELECTROMAGNETICALLY COUPLED)

RANCANG BANGUN PATCH RECTANGULAR ANTENNA 2.4 GHz DENGAN METODE PENCATUAN EMC (ELECTROMAGNETICALLY COUPLED) RANCANG BANGUN PATCH RECTANGULAR ANTENNA 2.4 GHz DENGAN METODE PENCATUAN EMC (ELECTROMAGNETICALLY COUPLED) Winny Friska Uli,Ali Hanafiah Ramb Konsntrasi Tknik Tlkomunikasi, Dpartmn Tknik Elktro Fakultas

Lebih terperinci

Penentuan Lot Size Pemesanan Bahan Baku Dengan Batasan Kapasitas Gudang

Penentuan Lot Size Pemesanan Bahan Baku Dengan Batasan Kapasitas Gudang Pnntuan Lot Siz Pmsanan Bahan Baku Dngan Batasan Kapasitas Gudang Dana Marstiya Utama 1 Abstract. This papr xplains th problm o dtrmining th lot siz o ordring raw matrials with warhous capacity limitation

Lebih terperinci

PELABELAN TOTAL SISI ANTI AJAIB SUPER (PTSAAS) PADA GABUNGAN GRAF BINTANG GANDA DAN LINTASAN

PELABELAN TOTAL SISI ANTI AJAIB SUPER (PTSAAS) PADA GABUNGAN GRAF BINTANG GANDA DAN LINTASAN JIMT ol. 9 No. 1 Juni 01 (Hal. 16 8) Jurnal Ilmiah Matmatika dan Trapan ISSN : 450 766X PELABELAN TOTAL SISI ANTI AJAIB SUPER (PTSAAS) PADA GABUNGAN GRAF BINTANG GANDA DAN LINTASAN Nurainun 1, S. Musdalifah,

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI A ANDAAN TEORI. Prsdiaan.. Dfinisi Prsdiaan Prsdiaan agi anyak prusahaan adalah ast yang paling trlihat dalam risnis. ahan aku, ahan stngah jadi, dan arang jadi adalah ragai macam jnis prsdiaan dalam prusahaan.

Lebih terperinci

RANGKAT LUNAK TRACKING PACKET DI TRAVEL CERIA BERBASIS ANDROID

RANGKAT LUNAK TRACKING PACKET DI TRAVEL CERIA BERBASIS ANDROID RANGKAT LUNAK TRACKING PACKET DI TRAVEL CERIA BERBASIS ANDROID A.Rizky Ghazali Jurusan Informatika, Fakultas Ilmu Komputr, Univrsitas Bina Darma Palmbang Jl. Jndral Ahmad Yani No.12, 9 Ulu, Sbrang Ulu

Lebih terperinci

PENERAPAN SISTEM TDM PADA SISTEM ALARM KEAMANAN GEDUNG

PENERAPAN SISTEM TDM PADA SISTEM ALARM KEAMANAN GEDUNG x u comparator MVV RMVV vcc rst vcc rst COUNTER IC 407 COUNTER IC 407 0 0 switch cntral N N2 N3 N4 switch cabang rlay rlay snsor snsor out put out put BLOCK RANGKAIAN RELA BLOCK RANGK TRANSDUCER AC AC

Lebih terperinci

BAB VII SISTEM DAN JARINGAN PIPA

BAB VII SISTEM DAN JARINGAN PIPA BAB VII SISTEM AN JARINGAN PIPA Tujuan Intruksional Umum (TIU) Maasiswa diarapkan dapat mrncanakan suatu bangunan air brdasarkan konsp mkanika luida, tori idrostatika dan idrodinamika. Tujuan Intruksional

Lebih terperinci

BAB I METODE NUMERIK SECARA UMUM

BAB I METODE NUMERIK SECARA UMUM BAB I METODE NUMERIK SECARA UMUM Aplikasi modl matmatika banyak muncul dalam brbagai disiplin ilmu pngtahuan, sprti isika, kimia, konomi, prsoalan rkayasa (tknik msin, sipil, lktro). Modl matmatika yang

Lebih terperinci

PERBANDINGAN PENGGUNAAN PELAT LANTAI BETON DAN DINDING BATA MERAHTERHADAP PELAT LANTAI DAN DINDING BETON RINGAN AERASI

PERBANDINGAN PENGGUNAAN PELAT LANTAI BETON DAN DINDING BATA MERAHTERHADAP PELAT LANTAI DAN DINDING BETON RINGAN AERASI PERBANDINGAN PENGGUNAAN PELAT LANTAI BETON DAN DINDING BATA MERAHTERHADAP PELAT LANTAI DAN DINDING BETON RINGAN AERASI Olh: Undin Nuryadin 1, Titik Pnta Artiningsih, Wiratna Tri Nugraha 3 Astrak Bsarnya

Lebih terperinci

Oleh : Bustanul Arifin K BAB IV HASIL PENELITIAN. Nama N Mean Std. Deviation Minimum Maximum X ,97 3,

Oleh : Bustanul Arifin K BAB IV HASIL PENELITIAN. Nama N Mean Std. Deviation Minimum Maximum X ,97 3, Kpdulian trhadap sanitasi lingkungan diprdiksi dari tingkat pndidikan ibu dan pndapatan kluarga pada kluarga sjahtra I klurahan Krtn kcamatan Lawyan kota Surakarta Olh : Bustanul Arifin K.39817 BAB IV

Lebih terperinci

Presentasi 2. Isi: Solusi Persamaan Diferensial pada Saluran Transmisi

Presentasi 2. Isi: Solusi Persamaan Diferensial pada Saluran Transmisi Prsntasi Isi: Solusi Prsamaan Difrnsial pada Saluran Transmisi Rprsntasi sinyal dalam bntuk phasor Pmikiran Dasar Sinyal harmonis mudah untuk diturunkan dan diintgralkan Smua sinyal fungsi waktu bisa dirprsntasikan

Lebih terperinci

model pengukuran yang menunjukkan ukur Pengukuran dalam B. Model Mode sama indikator dan 1 Pag

model pengukuran yang menunjukkan ukur Pengukuran dalam B. Model Mode sama indikator dan 1 Pag Modl Modl Pngukuran dalam Pmodlan Prsamaan Struktural Wahyu Widhiarso Fakultas Psikologi UGM Tulisan ini akan mmbahas bbrapa modl dalam SEM yang unik. Dikatakan unik karna jarang dipakai. Tulisan hanya

Lebih terperinci

TINJAUAN ULANG EKSPANSI ASIMTOTIK UNTUK MASALAH BOUNDARY LAYER

TINJAUAN ULANG EKSPANSI ASIMTOTIK UNTUK MASALAH BOUNDARY LAYER TINJAUAN ULANG EKSPANSI ASIMTOTIK UNTUK MASALAH BOUNDARY LAYER HannaA Parhusip Cntr of Applid Mathmatics Program Studi Matmatika Industri dan Statistika Fakultas Sains dan Matmatika Univrsitas Kristn Sata

Lebih terperinci

I. SIFAT SIFAT UMUM TANAH

I. SIFAT SIFAT UMUM TANAH I. SIFAT SIFAT UMUM TANAH BUTIR TANAH pori risi air pori utir Rongga :. Udara pnuh. Udara air. air pnuh Tanah dapat trdiri dari rapa agian. Tanah yang ring trdiri dari padat atau utiran dan pori-pori rongga

Lebih terperinci

SIMULASI DESAIN COOLING SYSTEM DAN RUNNER SYSTEM UNTUK OPTIMASI KUALITAS PRODUK TOP CASE

SIMULASI DESAIN COOLING SYSTEM DAN RUNNER SYSTEM UNTUK OPTIMASI KUALITAS PRODUK TOP CASE SIMULASI DESAIN COOLING SYSTEM DAN RUNNER SYSTEM UNTUK OPTIMASI KUALITAS PRODUK TOP CASE Fabio Dwi Bagus Irawan 1,a, Cahyo Budiyantoro 1,b, Thoharudin 1,c 1 Program Studi Tknik Msin, Fakultas Tknik, Univrsitas

Lebih terperinci

Modifikasi Analytic Network Process Untuk Rekomendasi Pemilihan Handphone

Modifikasi Analytic Network Process Untuk Rekomendasi Pemilihan Handphone Modifikasi Analytic Ntwork Procss Untuk Rkomndasi Pmilihan Handphon Fry Dwi Hrmawan Jurusan Informatika Fakultas MIPA, Univrsitas Sblas Mart Surakarta frydh@yahoocom Ristu Saptono Jurusan Informatika Fakultas

Lebih terperinci

Materi : 5.1. Kapasitas panas fonon 5.2. Rapat keadaan model Debye 5.3. Temperatur Debye 5.4. Persamaan Debye T 3

Materi : 5.1. Kapasitas panas fonon 5.2. Rapat keadaan model Debye 5.3. Temperatur Debye 5.4. Persamaan Debye T 3 IIKAOR Maasiswa arus dapat : Mnntuan rapat adaan modl y. Mngitung tmpratur y. Mngitung apasitas panas fonon. Mnggunaan prsamaan y untu apasitas panas fonon. Matri : 5.. Kapasitas panas fonon 5.. Rapat

Lebih terperinci

SIMULATOR SISTEM PROTEKSI KATODIK JARINGAN PERPIPAAN (PROTEKSI KATODIK-2)

SIMULATOR SISTEM PROTEKSI KATODIK JARINGAN PERPIPAAN (PROTEKSI KATODIK-2) SIMULATOR SISTEM PROTEKSI KATODIK JARINGAN PERPIPAAN (PROTEKSI KATODIK-2) Abstrak Ssuai dngan praturan trbaru yang ditrbitkan olh Pmrintah Indonsia, sistm prpipaan transmisi dan distribusi untuk minyak

Lebih terperinci

Analisis Dinamis Portal Bertingkat Banyak Multi Bentang Dengan Variasi Tingkat (Storey) Pada Tiap Bentang

Analisis Dinamis Portal Bertingkat Banyak Multi Bentang Dengan Variasi Tingkat (Storey) Pada Tiap Bentang Analisis Dinamis Portal Brtingkat Banyak Multi Bntang Dngan Variasi Tingkat (Story) Pada Tiap Bntang Hiryco Manalip Rky Stnly Windah Jams Albrt Kaunang Univrsitas Sam Ratulangi Fakultas Tknik Jurusan Sipil

Lebih terperinci

WORKSHOP KREATIVITAS ALAT PERAGA PENDIDIKAN EDUKATIF IPA-MATEMATIKA

WORKSHOP KREATIVITAS ALAT PERAGA PENDIDIKAN EDUKATIF IPA-MATEMATIKA LAPORAN KEGIATAN WORKSHOP KREATIVITAS ALAT PERAGA PENDIDIKAN EDUKATIF IPA-MATEMATIKA Pnanggung Jawab Kgiatan: DRS. H. SUTIMAN Ktua Plaksana: Yuni Wibowo, M.Pd FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

Lebih terperinci

PENENTUAN NILAI e/m ELEKTRON

PENENTUAN NILAI e/m ELEKTRON Pnntuan Nilai E/m Elktron 013 PENENTUAN NILAI /m ELEKTRON Intan Masruroh S, Anita Susanti, Rza Ruzuqi, Zaky Alam Laboratorium Fisika Radiasi, Dpartmn Fisika Fakultas Sains Dan Tknologi, Univrsitas Airlangga

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Blakang Di dalam dunia bisnis yang smakin ktat saat ini prusahaan dituntut untuk mmiliki banyak kunggulan komptitif agar dapat brsaing dngan yang lainnya. Maka dari itu, prusahaan

Lebih terperinci

Analisis Rangkaian Listrik

Analisis Rangkaian Listrik Sudaryatno Sudirham Analisis Rangkaian Listrik Mnggunakan Transformasi Fourir - Sudaryatno Sudirham, Analisis Rangkaian Listrik (4) BAB Analisis Rangkaian Mnggunakan Transformasi Fourir Dngan pmbahasan

Lebih terperinci

HUBUNGAN ANTARA KELOMPOK UMUR, JENIS KELAMIN DAN JENIS PEKERJAAN PADA PENDERITA HIV/AIDS DI KABUPATEN BANYUMAS

HUBUNGAN ANTARA KELOMPOK UMUR, JENIS KELAMIN DAN JENIS PEKERJAAN PADA PENDERITA HIV/AIDS DI KABUPATEN BANYUMAS 18Novmbr 17 Tma 7: Ilmu-Ilmu Murni (Matmatika, Fisika, Kimia dan Biologi) HUBUNGAN ANTARA KELOMPOK UMUR, JENIS KELAMIN DAN JENIS PEKERJAAN PADA PENDERITA HIV/AIDS DI KABUPATEN BANYUMAS Olh Agung Prabowo

Lebih terperinci

UJI PERFORMANCE MEJA GETAR SATU DERAJAT KEBEBASAN DENGAN METODE STFT

UJI PERFORMANCE MEJA GETAR SATU DERAJAT KEBEBASAN DENGAN METODE STFT UJI PERFORMANCE MEJA GETAR SATU DERAJAT KEBEBASAN DENGAN METODE STFT Jhon Malta (1) (1) Laboratorium Dinamika Struktur Jurusan Tknik Msin Fakultas Tknik Univrsitas Andalas, Padang. Email: [email protected]

Lebih terperinci

Tinjauan Termodinamika Pada Sistem Partikel Tunggal Yang Terjebak Dalam Sebuah Sumur Potensial

Tinjauan Termodinamika Pada Sistem Partikel Tunggal Yang Terjebak Dalam Sebuah Sumur Potensial injauan rmodinamika ada Sistm artikl unggal Yang rjbak Dalam Sbua Sumur otnsial Dngan mngmbangkan ubungan trmodinamik yang sdrana untuk pngumpulan partikl yang tunggal yang ditmpatkan pada dara potnsial.

Lebih terperinci

APLIKASI METODE ELEMEN HINGGA PADA ANALISIS STRUKTUR RANGKA BATANG

APLIKASI METODE ELEMEN HINGGA PADA ANALISIS STRUKTUR RANGKA BATANG Jurna Iiah MEDIA ENGINEERING Vo., No., Jui 0 ISSN 087-9334 (56-60) APLIKASI METODE ELEMEN HINGGA PADA ANALISIS STRKTR RANGKA BATANG Srvi O. Dapas Dosn Jurusan Tknik Sipi Fakutas Tknik nivrsitas Sa Ratuangi

Lebih terperinci

Pada gambar 2 merupakan luasan bidang dua dimensi telah mengalami regangan. Salah satu titik yang menjadi titik acuan adalah titik P.

Pada gambar 2 merupakan luasan bidang dua dimensi telah mengalami regangan. Salah satu titik yang menjadi titik acuan adalah titik P. nurunan Kcpatan Glombang dan Glombang S Glombang sismik mrupakan gtaran yang mrambat pada mdium batuan dan mnmbus lapisan bumi. njalaran mnybabkan dformasi batuan.strss atau tkanan didfinisikan gaya prsatuan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. colleague. family

BAB 1 PENDAHULUAN. colleague. family BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Blakang Di ra tknologi ini, banyak skali cara-cara atau mdia yang dapat kita gunakan untuk mmprmudah dan mnjaga hubungan komunikasi dngan orangorang yang kita sayangi, baik

Lebih terperinci

SIMULASI KOMPUTER MODEL PERPINDAHAN MASSA UAP AIR DALAM UDARA PADA KOLOM ADSORBSI DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN BEDA HINGGA

SIMULASI KOMPUTER MODEL PERPINDAHAN MASSA UAP AIR DALAM UDARA PADA KOLOM ADSORBSI DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN BEDA HINGGA 1 SIMULSI KOMPUTER MOEL PERPINHN MSS UP IR LM UR P KOLOM SORBSI ENGN MENGGUNKN PENEKTN BE HINGG gi Yonathan R.T. (LC30600 dan Muh. nugrah chsan (LC30600 Jurusan Tknik Kimia, Fakultas Tknik, Univrsitas

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1.Latar Blakang Sarana dan prasarana transportasi di suatu ngara mmpunyai pranan yang sangat pnting dalam pngmbangan suatu kawasan trtntu, baik konomi, sosial, budaya dan sbagainya.

Lebih terperinci

PENGENALAN ANGKA MELALUI PERMAINAN DADU DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN

PENGENALAN ANGKA MELALUI PERMAINAN DADU DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN PENGENALAN ANGKA MELALUI PERMAINAN DADU DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Mlania, Masluyah Suib, Dsni Yuniarni Pndidikan Guru Pndidikan Anak Usia Dini FKIP Untan, Pontianak Email :

Lebih terperinci

PENDEKATAN NUMERIK FUNGSI GAMMA UNTUK PERHITUNGAN LEVY FLIGHT PADA ALGORITMA CUCKOO SEARCH

PENDEKATAN NUMERIK FUNGSI GAMMA UNTUK PERHITUNGAN LEVY FLIGHT PADA ALGORITMA CUCKOO SEARCH Sminar Nasional Matmatika dan Aplikasinya, Oktobr 07 PENDEKATAN NUMERIK FUNGSI GAMMA UNTUK PERHITUNGAN LEVY FLIGHT PADA ALGORITMA CUCKOO SEARCH Eto Wuryanto ), Dyah Hrawati ), Kartono 3), Rimuljo Hradi

Lebih terperinci

Panduan Lomba. Sebelum Mengikuti Lomba

Panduan Lomba. Sebelum Mengikuti Lomba Panduan Lomba Panduan Lomba Vnu dibuka : 05.00 WIB Pmanasan: 05.30 WIB Waktu Flag-ff : 06.00 WIB Hari Prlombaan : inggu, 15 i 2016 Lokasi : all Alam Sutra Sblum ngikuti Lomba Anda disarankan untuk mngikuti

Lebih terperinci

Muhamad Asvial dan Taufiq Nugroho. Departemen Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia Depok 16424, Indonesia

Muhamad Asvial dan Taufiq Nugroho. Departemen Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia Depok 16424, Indonesia Simulasi dan Analisis Transmisi Multiop Mobil WiMAX Dngan Mtod Hybrid Simulation and Analysis of Multiop Transmission for Mobil WiMAX Using Hybrid Mtod Muamad Asvial dan Taufiq Nugroo Dpartmn Tknik Elktro,

Lebih terperinci

Konsolidasi http://www.pwri.go.jp/ http://www.ashirportr.org Pmbbanan tanah jnuh brprmabilitas rndah akan mnaikkan tkanan air pori Air akan mngalir k lapisan tanah dngan tkanan pori yg lbih rndah Prmabilitas

Lebih terperinci

DIANDRA PARAMITA TIMUR

DIANDRA PARAMITA TIMUR Modl Multinomial Logit Untuk Mnntukan Harga Optimal Pakt Blackbrry Intrnt Srvic (BIS) Tlkomsl dan Indosat (Studi Kasus : Mahasiswa Fakultas Tknik UNS Pngguna Blackbrry) Skripsi DIANDRA PARAMITA TIMUR I0308038

Lebih terperinci

Aplikasi Integral. Panjang sebuah kurva w(y) sepanjang selang dapat ditemukan menggunakan persamaan

Aplikasi Integral. Panjang sebuah kurva w(y) sepanjang selang dapat ditemukan menggunakan persamaan Aplikasi Intgral Intgral dapat diaplikasikan k dalam banyak hal. Dari yang sdrhana, hingga aplikasi prhitungan yang sangat komplks. Brikut mrupakan aplikasi-aplikasi intgral yang tlah diklompokkan dalam

Lebih terperinci

Jurnal Techno Nusa Mandiri Vol. XIII, No. 2 September

Jurnal Techno Nusa Mandiri Vol. XIII, No. 2 September Jurnal Tchno Nusa Mandiri Vol. XIII, No. 2 Sptmbr 2016 71 ANALISIS TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN METODE COBIT 4.1 (Studi Kasus PUSDIKLAT APARATUR KEMENKES RI) Titin Kristiana Program Studi

Lebih terperinci

ANALISIS STABILITAS MODEL PERSAMAAN DIFERENSIAL PADA INTERAKSI DUA POPULASI DENGAN FAKTOR LOGISTIK

ANALISIS STABILITAS MODEL PERSAMAAN DIFERENSIAL PADA INTERAKSI DUA POPULASI DENGAN FAKTOR LOGISTIK ANALISIS STABILITAS MODEL PERSAMAAN DIFERENSIAL PADA INTERAKSI DUA POPULASI DENGAN FAKTOR LOGISTIK Supani 1 Astrak Prsaingan khiupan i alam apat ikatgorikan ua jnis yaitu prtama prsaingan antara ua spsis

Lebih terperinci

METODE ITERASI TANPA TURUNAN BERDASARKAN EKSPANSI TAYLOR UNTUK MENYELESAIKAN PERSAMAAN NONLINEAR ABSTRACT

METODE ITERASI TANPA TURUNAN BERDASARKAN EKSPANSI TAYLOR UNTUK MENYELESAIKAN PERSAMAAN NONLINEAR ABSTRACT METODE ITERASI TANPA TURUNAN BERDASARKAN EKSPANSI TAYLOR UNTUK MENYELESAIKAN PERSAMAAN NONLINEAR E. Yuliani, M. Imran, S. Putra Mahasiswa Program Studi S Matmatika Laboratorium Matmatika Trapan, Jurusan

Lebih terperinci

BAHAN DAN METODE Waktu dan Tempat Penelitian Bahan dan Peralatan Penelitian

BAHAN DAN METODE Waktu dan Tempat Penelitian Bahan dan Peralatan Penelitian BAHAN DAN METODE Waktu dan Tmpat Pnlitian Pnlitian dimulai pada awal bulan Sptmbr 2002 hingga akhir bulan Januari 2004. Lokasi pnlitian di kbun tbu lahan kring milik PT Gula Putih Mataram, Lampung Tngah.

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN RANCANGAN PROGRAM

BAB III ANALISA DAN RANCANGAN PROGRAM BAB III ANALISA DAN RANCANGAN PROGRAM III.1. Analisa Masalah Perkembangan sistem komunikasi saat ini sangat pesat, dimana sistem komunikasi sekarang sudah model video streaming. Layanan komunikasi yang

Lebih terperinci

ANALISA PENGARUH PACK CARBURIZING MENGGUNAKAN ARANG MLANDING UNTUK MENINGKATKAN SIFAT MEKANIS SPROKET SEPEDA MOTOR SUZUKI

ANALISA PENGARUH PACK CARBURIZING MENGGUNAKAN ARANG MLANDING UNTUK MENINGKATKAN SIFAT MEKANIS SPROKET SEPEDA MOTOR SUZUKI Analisa Pngaruh Pack Carburizing Mnggunakan Arang Mlanding (Mas ad dkk.) ANALISA PENGARUH PACK CARBURIZING MENGGUNAKAN ARANG MLANDING UNTUK MENINGKATKAN SIFAT MEKANIS SPROKET SEPEDA MOTOR SUZUKI Mas ad,

Lebih terperinci

Pengontrolan Penjejak Dinding dengan Batasan Orientasi pada Kursi Roda Robotik

Pengontrolan Penjejak Dinding dengan Batasan Orientasi pada Kursi Roda Robotik J.Oto.Ktrl.Inst (J.Auto.Ctrl.Inst) Vol 8 (), 016 ISSN : 085-517 Pngontrolan Pnjjak Dinding dngan Batasan Orintasi pada Kursi Roda Robotik 1 Stpn Andronicus, 1 Amrial Nainggolan, 1 Antony Anggriawan Siswoyo

Lebih terperinci

BAB 3 METODOLOGI PERANCANGAN. 35 orang. Setiap orang diambil sampel sebanyak 15 citra wajah dengan

BAB 3 METODOLOGI PERANCANGAN. 35 orang. Setiap orang diambil sampel sebanyak 15 citra wajah dengan BAB 3 METODOLOGI PERANCANGAN 3.1 Input Data Citra Wajah Pada pnlitian ini, digunakan sbanyak 525 citra ajah yang trdiri dari 35 orang. Stiap orang diambil sampl sbanyak 15 citra ajah dngan pncahayaan yang

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI 6 A ANDAAN TEORI Pngrtian MM Multi vl Markting MM adalah salah satu contoh unit usaha yang brpola bisnis unik, yang sdang brkmbang di dalam bidang pnjualan barangbarang kbutuhan manusia, mulai brupaya

Lebih terperinci

KONTROL URBAN SPRAWL DENGAN PENDEKATAN PEMODELAN PERILAKU PERJALANAN DAN PARTISIPASI PENDUDUKNYA

KONTROL URBAN SPRAWL DENGAN PENDEKATAN PEMODELAN PERILAKU PERJALANAN DAN PARTISIPASI PENDUDUKNYA LAPORAN PENELITIAN HIBAH PENELITIAN STRATEGIS NASIONAL TAHUN ANGGARAN 2009 KONTROL URBAN SPRAWL DENGAN PENDEKATAN PEMODELAN PERILAKU PERJALANAN DAN PARTISIPASI PENDUDUKNYA Pnliti : Lasmini Ambarwati, ST.,

Lebih terperinci

DEFINISI. Pohon adalah graf tak-berarah terhubung yang tidak mengandung sirkuit. pohon pohon bukan pohon bukan pohon 2

DEFINISI. Pohon adalah graf tak-berarah terhubung yang tidak mengandung sirkuit. pohon pohon bukan pohon bukan pohon 2 1 POHON DEFINISI Pohon aalah graf tak-rarah trhuung yang tiak mnganung sirkuit a a a a f f f f pohon pohon ukan pohon ukan pohon 2 Hutan (forst) aalah - kumpulan pohon yang saling lpas, atau - graf tiak

Lebih terperinci

BUKU LULUSAN JURUSAN KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

BUKU LULUSAN JURUSAN KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO 1 BUKU LULUSAN JURUSAN KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO Nama Lngkap Sriwahyuni Djamil Tmpat/ Tanggal Lahir Gorontalo, 07 Juli 1990 Agama Islam Jnis Klamin Prmpuan Nomor Induk Mahasiswa

Lebih terperinci

Transformasi Peubah Acak (Lanjutan)

Transformasi Peubah Acak (Lanjutan) Dpt. Statistika IPB, 0 Transormasi Pubah Acak Lanjutan B. Mtod Pnggantian Pubah Mtod ini mrupakan pngmbangan dari mtod ungsi sbaran. Misalkan diktahui kp bagi p.a. adalah x. Jika didinisikan p.a. lainna

Lebih terperinci

ANALISIS PEMANFAATAN CITRA SATELIT ALOS-PRISM

ANALISIS PEMANFAATAN CITRA SATELIT ALOS-PRISM ANALISIS PEMANFAATAN CITRA SATELIT ALOS-PRISM SEBAGAI DASAR PEMBUATAN PETA PENDAFTARAN TANAH (Studi Kasus : Dsa Babalan, Kcamatan Gabus, Kabupatn Pati) Pandu Sandy Utomo, Ir. Chatarina Nurdjati S., MT,

Lebih terperinci

PEMILIHAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN SAMPAH DENGAN METODE ANALYTIC NETWORK PROCESS (ANP) DI TPA BURANGKENG KABUPATEN BEKASI

PEMILIHAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN SAMPAH DENGAN METODE ANALYTIC NETWORK PROCESS (ANP) DI TPA BURANGKENG KABUPATEN BEKASI PEMILIHAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN SAMPAH DENGAN METODE ANALYTIC NETORK PROCESS (ANP DI TPA BURANGKENG KABUPATEN BEKASI Dorina Htharia 1, Pudji Astuti 2, dan Bbbi Y. Habibi Jurusan Tknik Industri, FTI, Univrsitas

Lebih terperinci

Ringkasan Materi Kuliah METODE-METODE DASAR PERSAMAAN DIFERENSIAL ORDE SATU

Ringkasan Materi Kuliah METODE-METODE DASAR PERSAMAAN DIFERENSIAL ORDE SATU Ringkasan atri Kuliah ETODE-ETODE DASAR PERSAAAN DIFERENSIAL ORDE SATU Pndahuluan Prsamaan dirnsial adalah prsamaan ang mmuat turunan satu atau bbrapa) ungsi ang takdiktahui skipun prsamaan sprti itu harusna

Lebih terperinci

MODEL PERSEDIAAN DETERMINISTIK DENGAN MEMPERTIMBANGKAN MASA KADALUARSA DAN PENURUNAN HARGA JUAL

MODEL PERSEDIAAN DETERMINISTIK DENGAN MEMPERTIMBANGKAN MASA KADALUARSA DAN PENURUNAN HARGA JUAL ISSN : 407 846 -ISSN : 460 846 MODEL PERSEDIAAN DETERMINISTIK DENGAN MEMPERTIMBANGKAN MASA KADALUARSA DAN PENURUNAN HARGA JUAL Chrish Rikardo *, Taufik Limansyah, Dharma Lsmono Magistr Tknik Industri,

Lebih terperinci

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN IV. HASIL DAN PEMBAHASAN A. KARAKTERISTIK MUTU DAN REOLOGI CPO AWAL Minyak sawit kasar (crud palm oil/cpo) mrupakan komoditas unggulan Indonsia yang juga brpran pnting dalam prdagangan dunia. Mngingat

Lebih terperinci

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN DATA WAREHOUSE UNTUK KEBUTUHAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DI BIDANG AKADEMIK PADA JURUSAN SISTEM INFORMASI, ITS, SURABAYA

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN DATA WAREHOUSE UNTUK KEBUTUHAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DI BIDANG AKADEMIK PADA JURUSAN SISTEM INFORMASI, ITS, SURABAYA PERANCANGAN DAN PEMBUATAN DATA WAREHOUSE UNTUK KEBUTUHAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DI BIDANG AKADEMIK PADA JURUSAN SISTEM INFORMASI, ITS, SURABAYA Rstia Rzalini P. S Wiwik Anggrani Radityo Prastianto

Lebih terperinci

Pengembangan Modul Berbasis Pendekatan Saintifik..

Pengembangan Modul Berbasis Pendekatan Saintifik.. Pngmbangan Modul Brbasis Pndkatan Saintifik.. PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK PADA KD 3.8 MENDESKRIPSIKAN PASAR MODAL DALAM PEREKONOMIAN KELAS XI IPS SMAN 1 MOJOKERTO Putri Fbrina Kasaomada

Lebih terperinci

PROSEDUR MENJALANKAN APLIKASI

PROSEDUR MENJALANKAN APLIKASI PROSEDUR MENJALANKAN APLIKASI Berikut ini merupakan spesifikasi minimal pada perangkat keras dan lunak dalam menggunakan aplikasi perangkat ajar yang telah dibuat : Spesifikasi perangkat keras yang diperlukan

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PEMBAHASAN MASALAH

BAB III ANALISA DAN PEMBAHASAN MASALAH BAB III ANALISA DAN PEMBAHASAN MASALAH 3.1 Analisa Analisa yang penulis lakukan adalah memberikan ilustrasi berupa gambaran umum, keadaan saat ini dan kendala yang dihadapi sebagai berikut: 3.1.1 Sekilas

Lebih terperinci

ANALISIS KINERJA STRUKTUR PADA BANGUNAN BERTINGKAT BERATURAN DAN KETIDAK BERATURAN HORIZONTAL SESUAI SNI

ANALISIS KINERJA STRUKTUR PADA BANGUNAN BERTINGKAT BERATURAN DAN KETIDAK BERATURAN HORIZONTAL SESUAI SNI ANALISIS KINERJA STRUKTUR PADA BANGUNAN BERTINGKAT BERATURAN DAN KETIDAK BERATURAN HORIZONTAL SESUAI SNI 03-1726-2012 Hotma L Purba Jurusan Tknik Sipil,Univrsitas Sriwijaya Korspondnsi pnulis : [email protected]

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN. 1. Dua unit laptop, dengan spesifikasi sebagai berikut: a. Transmitter, ACER Aspire 5622WLCi dengan spesifikasi Intel Core 2

III. METODE PENELITIAN. 1. Dua unit laptop, dengan spesifikasi sebagai berikut: a. Transmitter, ACER Aspire 5622WLCi dengan spesifikasi Intel Core 2 III. METODE PENELITIAN A. Alat dan Bahan Perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan dalam penelitian ini antara lain: 1. Dua unit laptop, dengan spesifikasi sebagai berikut: a. Transmitter, ACER

Lebih terperinci

Mata Kuliah : Matematika Diskrit Program Studi : Teknik Informatika Minggu ke : 7

Mata Kuliah : Matematika Diskrit Program Studi : Teknik Informatika Minggu ke : 7 Mata Kuliah : Matmatika Diskrit Program Studi : Tknik Informatika Minggu k : 7 MATRIK GRAPH Sbuah graph dapat kita sajikan dalam bntuk matrik, yaitu : a. Matrik titik (Adjacnt Matrix) b. Matrik rusuk (Edg

Lebih terperinci

BAB V DISTRIBUSI PROBABILITAS DISKRIT

BAB V DISTRIBUSI PROBABILITAS DISKRIT BAB V DISTRIBUSI ROBABILITAS DISKRIT 5.. Distribusi Uniform Disrit Bila variabl aca X mmilii nilai,,... dngan probabilitas yang sama, maa distribusi uniform disrit dinyataan sbagai: f (, ) ;,,... paramtr

Lebih terperinci

II. LANDASAN TEORI. digunakan sebagai landasan teori pada penelitian ini. Teori dasar mengenai graf

II. LANDASAN TEORI. digunakan sebagai landasan teori pada penelitian ini. Teori dasar mengenai graf II. LANDASAN TEORI 2.1 Konsp Dasar Graf Pada bagian ini akan dibrikan konsp dasar graf dan dimnsi partisi graf yang digunakan sbagai landasan tori pada pnlitian ini. Tori dasar mngnai graf yang akan digunakan

Lebih terperinci

KARAKTERISASI ELEMEN IDEMPOTEN CENTRAL

KARAKTERISASI ELEMEN IDEMPOTEN CENTRAL Jurnal Barkng Vol 5 No Hal 33 39 (0) KAAKTEISASI ELEMEN IDEMPOTEN CENTAL HENY W M PATTY, ELVINUS ICHAD PESULESSY, UDI WOLTE MATAKUPAN 3,,3 Staf Jurusan Matmatika FMIPA UNPATTI Jl Ir M Putuhna, Kampus Unpatti,

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI ISO SEBAGAI IT RISK MANAGEMENT PADA PT. BANK MANDIRI, TBK

IMPLEMENTASI ISO SEBAGAI IT RISK MANAGEMENT PADA PT. BANK MANDIRI, TBK bidang REKAYASA IMPLEMENTASI ISO 31000 SEBAGAI IT RISK MANAGEMENT PADA PT. BANK MANDIRI, TBK I MADE ANDHIKA Tknik Informatika Univrsitas Komputr Indonsia Jalan Dipatiukur 114-116 Bandung -mail: [email protected]

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FISIKA BERBASIS MASALAH UNTUK MENUMBUHKAN HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) SISWA KELAS X POKOK BAHASAN FLUIDA STATIS

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FISIKA BERBASIS MASALAH UNTUK MENUMBUHKAN HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) SISWA KELAS X POKOK BAHASAN FLUIDA STATIS PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FISIKA BERBASIS MASALAH UNTUK MENUMBUHKAN HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) SISWA KELAS X POKOK BAHASAN FLUIDA STATIS Siti Ainur Rohmah, Sutarman dan Lia Yuliati Jurusan Fisika,

Lebih terperinci

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Implementasi Sistem Setelah melalui proses perancangan sistem, kini saatnya mengimplementasikan apa yang telah dirancang pada tahap sebelumnya. Implementasi sistem Video

Lebih terperinci

PENGARUH MODEL ROLE PLAYING BERBASIS PERMAINAN TRADISIONAL BALI TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS III

PENGARUH MODEL ROLE PLAYING BERBASIS PERMAINAN TRADISIONAL BALI TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS III Jurusan PGSD Vol: 4 No: Tahun: 06 PENGARUH MODEL ROLE PLAYING BERBASIS PERMAINAN TRADISIONAL BALI TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS III Kadk Yuda wibawa,

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI 6 BAB LANDASAN TEORI Pada bab ini akan diuraikan mngnai tori dan trminologi graph, yaitu bntuk-bntuk khusus suatu graph. Di sini uga akan dilaskan mngnai minimum spanning tr, pmrograman 0-, dan aplikasi

Lebih terperinci

PELABELAN PRIME CORDIAL UNTUK GRAF BUKU DAN GRAF MATAHARI YANG DIPERUMUM

PELABELAN PRIME CORDIAL UNTUK GRAF BUKU DAN GRAF MATAHARI YANG DIPERUMUM JIMT Vol. 4 No. Juni 07 (Hal 56-69) ISSN : 450 766X PELABELAN PRIME CORDIAL UNTUK GRAF BUKU DAN GRAF MATAHARI YANG DIPERUMUM S.Pranata, I. W. Sudarsana dan S.Musdalifah 3,,3 Program Studi Matmatika Jurusan

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM

BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM III.1. Analisis Memainkan game dikomputer sangat menyenangkan, namun akan lebih menyenangkan bila kita dapat memainkannya secara bersamaan dengan dua komputer

Lebih terperinci

Gambar 3.1 Flowchart proses enkripsi AES

Gambar 3.1 Flowchart proses enkripsi AES BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 1.1 GAMBARAN UMUM Aplikasi gerbang dijital dengan fungsi penyandian ini merupakan aplikasi gerbang logika yang dirancang untuk memproses hasil pemasukan data berupa karakter

Lebih terperinci

BAB III PERENCANAAN SISTEM. Pada bab ini akan dijelaskan alur sistem serta desain interface dari Aplikasi Sistem Input

BAB III PERENCANAAN SISTEM. Pada bab ini akan dijelaskan alur sistem serta desain interface dari Aplikasi Sistem Input BAB III PERENCANAAN SISTEM Pada bab ini akan dijelaskan alur sistem serta desain interface dari Aplikasi Sistem Input Output Suara Menggunakan Souncard. Berikut penjelasan lengkapnya. 3.1 Perancangan Sistem

Lebih terperinci

LAPORAN PENELITIAN Pengembangan Aplikasi Deteksi Tepi Citra Medis menggunakan Operator Kompas

LAPORAN PENELITIAN Pengembangan Aplikasi Deteksi Tepi Citra Medis menggunakan Operator Kompas LAPORAN PENELITIAN Pngmbangan Aplikasi Dtksi Tpi Citra Mdis mnggunakan Oprator Kompas Disusun olh: B. Yudi Dwiandianta, S.T., M.T. Program Studi Tknik Inormatika Fakultas Tknologi Industri Univrsitas Atma

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. dibidang penjualan alat elektronik seperti Computer, Notebook, Tablet, Camera, Projector, Printer dan Accesories Computer.

BAB I PENDAHULUAN. dibidang penjualan alat elektronik seperti Computer, Notebook, Tablet, Camera, Projector, Printer dan Accesories Computer. 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Istana Disc Computer merupakan perusahaan yang bergerak dibidang penjualan alat elektronik seperti Computer, Notebook, Tablet, Camera, Projector, Printer dan Accesories

Lebih terperinci