Relasi antar dua variabel

dokumen-dokumen yang mirip
FUNGSI DAN SIFATNYA. Penyusun: Bevina D. Handari. Dipergunakan hanya di lingkungan akademik Universitas Indonesia

Berfikir Kritis dan Pemecahan Masalah

Penalaran Statistik 1

Visualisasi Informasi dan Relasi Fungsi

Penalaran Statistik 2

Kesalahan-kesalahan di Statistik

Institut Manajemen Telkom

FUNGSI EKSPONENSIAL & FUNGSI LOGARITMA

Fungsi Grafik Fungsi. Kalkulus 1. Fungsi dan Grafik Fungsi. Atina Ahdika, S.Si, M.Si. Statistika FMIPA Universitas Islam Indonesia

A. PERSAMAAN GARIS LURUS

Matematika

Definisi. Turunan (derivative) suatu fungsi f di sebarang titik x adalah. f merupakan fungsi baru yang disebut turunan dari f (derivative of f).

JENIS JENIS FUNGSI 2. Gambar. Jenis Fungsi. mengandung banyak suku (polinom) dalam variabel bebas y = a 0 + a 1 x + a 2 x a n x n

BAB 2 LANDASAN TEORI

Deret Berkala dan Peramalan

BAB 2 LANDASAN TEORI. Istilah regresi pertama kali digunakan oleh Francis Galton. Dalam papernya yang

Persamaan dan Pertidaksamaan Linear

2. Fungsi Linier x 5. Gb.2.1. Fungsi tetapan (konstan):

Kalkulus II. Diferensial dalam ruang berdimensi n

PT SARASA NUGRAHA Tbk NERACA Per 31 Desember 2004 dan 2003 (Dalam Ribuan Rupiah, Kecuali Data Saham)

a home base to excellence Mata Kuliah : Kalkulus Kode : TSP 102 Pengantar Kalkulus Pertemuan - 1

Fungsi dan Grafik Diferensial dan Integral

Bab 3. Persamaan Garis Lurus. Standar Kompetensi. Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi, dan persamaan garis lurus.

UKK MATEMATIKA KELAS 7 SEMESTER 2

GERAK LURUS Kedudukan

Penalaran Logika. Penyusun: Kiki A. Sugeng Nora Hariadi. Hanya dipergunakan di Universitas Indonesia

Pertemuan Ke 2 SISTEM PERSAMAAN LINEAR (SPL) By SUTOYO,ST.,MT

BAB II TEORI TERKAIT

Fungsi Linier & Grafik Fungsi Aplikasi dalam Ekonomi

9/26/2011 PENYELESAIAN 1 PENYELESAIAN NO 2

KALKULUS BAB I. PENDAHULUAN DEPARTEMEN TEKNIK KIMIA

Bagian 1 Sistem Bilangan

LAMPIRAN IV KARTU SOAL DAN JAWABAN PERSAMAAN GARIS SINGGUNG KURVA DAN FUNGSI NAIK DAN TURUN. Diketahui: g x = dan titik (, 0)

Nughthoh Arfawi Kurdhi, M.Sc Department of Mathematics FMIPA UNS

FUNGSI DAN PERSAMAAN LINEAR. EvanRamdan

Memahami konsep dasar turunan fungsi dan mengaplikasikan turunan fungsi pada

KONSTRUKSI PERSAMAAN GARIS LURUS MELALUI ANALISIS VEKTORIS DALAM RUANG BERDIMENSI DUA

EFEKTIFITAS MODEL KARAKTERISTIK ARUS LALU LINTAS DI RUAS JALAN RAYA RUNGKUT MADYA KOTA MADYA SURABAYA ( PERBANDINGAN MODEL GREENSHIELD DAN GREENBERG)

LAPORAN RESMI PRAKTEK KERJA LABORATORIUM 1

MATEMATIKA BISNIS FUNGSI LINIER

BAB III ANALISIS KOMPLEKSITAS ALGORITMA

BAB I PENDAHULUAN. Kompetensi

Bab 2 TEORI DASAR. 2.1 Model Aliran Panas

BAB 3 PERAMBATAN GELOMBANG MONOKROMATIK

FUNGSI DAN MODEL. Bogor, Departemen Matematika FMIPA IPB. (Departemen Matematika FMIPA IPB) Kalkulus I Bogor, / 63

Analisis Hubungan Deret Waktu untuk Peramalan

Laju pertumbuhan penduduk geometrik menggunakan asumsi bahwa laju pertumbuhan penduduk sama setiap tahunnya.

BAB II PERSAMAAN KUADRAT DAN FUNGSI KUADRAT

A. Menentukan Letak Titik

Memahami konsep dasar turunan fungsi dan menggunakan turunan fungsi pada

Fungsi Non-Linear. Modul 5 PENDAHULUAN

TABEL 1. PDRB KABUPATEN SIDOARJO ATAS DASAR HARGA BERLAKU MENURUT LAPANGAN USAHA TAHUN (JUTA RUPIAH)

KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN : BISNIS DAN MANAJEMEN & PARIWISATA SMK NEGERI 1 SURABAYA. BY : Drs. Abd. Salam, MM

Model Keseimbangan Pengeluaran Dua Sektor

(A) 3 (B) 5 (B) 1 (C) 8

FUNGSI. Berdasarkan hubungan antara variabel bebas dan terikat, fungsi dibedakan dua: fungsi eksplisit dan fungsi implisit.

A. Analisis Sensitivitas 1. Berapa besar perubahan koefisien fungsi objektif diperbolehkan supaya titik optimal dipertahankan?

FISIKA UNTUK UNIVERSITAS JILID I ROSYID ADRIANTO

LBM Bina Mahunika Tahun 2013 MATEMATIKA EKONOMI ESPA4122

STUDI TENTANG PERSAMAAN FUZZY

Kalkulus Multivariabel I

Kumpulan Soal Fisika Dasar II. Universitas Pertamina ( , 2 jam)

5 F U N G S I. 1 Matematika Ekonomi

Turunan Fungsi dan Aplikasinya

Sistem Bilangan Real. Pendahuluan

PENGELOLAAN KEUANGAN

PERSAMAAN BIDANG RATA DAN VEKTOR NORMAL. (,, ) dan (,, ). Dan misalkan

BAB I PENDAHULUAN. Kompetensi

1. Variabel, Konstanta, dan Faktor Variabel Konstanta Faktor

Turunan Tingkat Tinggi

Fungsi dan Grafik Diferensial dan Integral

Pengertian Persamaan Garis Lurus 1. Koordinat Cartesius a. Menggambar Titik pada Koordinat Cartesius b. Menggambar Garis pada Koordinat Cartesius

PAKET 2 CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN MATEMATIKA SMP/MTs

BAB II LANDASAN TEORI

FUNGSI. Sesi XI 12/4/2015

BAB 2 LANDASAN TEORI

MATEMATIKA EKONOMI ( FUNGSI LINIER, GRAFIK FUNGSI DAN SISTEM PERSAMAAN LINIER )

BAB 2 LANDASAN TEORI. Metode peramalan adalah suatu cara memperkirakan atau memprediksikan apa yang

BAB III : SISTEM PERSAMAAN LINIER

BAB 2 TINJAUAN TEORITIS

PAKET 2 CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN MATEMATIKA SMP/MTs

Pertemuan Minggu ke Keterdiferensialan 2. Derivatif berarah dan gradien 3. Aturan rantai

Kompetensi Dasar Tujuan Pembelajaran

Dimana : a = konstanta b = koefisien regresi Y = Variabel dependen ( variabel tak bebas ) X = Variabel independen ( variabel bebas ) Untuk mencari rum

(2) Titik potong kurva dengan sumbu y, bila x = 0, diperoleh x = 0 y = mx + n y = m(0) + n y = n Jadi, titik potongnya dengan sumbu y, adalah (0, n) y

Fungsi dan Grafik Diferensial dan Integral

BAB 2 LANDASAN TEORI

BARISAN DAN DERET TAK BERHINGGA

PEMBAHASAN TRANSFORMASI KEBALIKAN

BAB II LANDASAN TEORI

Jenis Jenis--jenis jenis fungsi dan fungsi linier Hafidh Munawir

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) MATEMATIKA TEKNIK

Sistem Bilangan Riil. Pendahuluan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

II. TINJAUAN PUSTAKA. Model Matematika adalah uraian secara matematika (sering kali menggunakan

SILABUS MATAKULIAH. Kegiatan Pembelajaran 1. mendiskusikan pengertian atau batasan. Pokok Bahasan dan Subpokok Bahasan 1. Pengertian atau batasan

Matematika I: APLIKASI TURUNAN. Dadang Amir Hamzah. Dadang Amir Hamzah Matematika I Semester I / 70

ISTILAH UMUM STATISTIKA. JUMLAH PERTEMUAN : 1 PERTEMUAN TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS : Mendeskripsikan istilah umum statistika

Department of Mathematics FMIPAUNS

Transkripsi:

Relasi antar dua variabel Penyusun: Bevina D.Handari

Seorang pelanggan air minum setiap bulan membayar tagihan dengan perincian sebagai berikut: biaya pemeliharaan meter Rp 5.200, biaya beban tetap Rp 14.190, dan biaya pemakaian Rp 6.825/m3. Bagaimana kita membantu pelanggan tersebut mengestimasi pengeluarannya setiap bulan? Dengan menggunakan fungsi yang tepat, kita dapat mengestimasi pengeluaran pelanggan air minum tersebut.

Sesuai dengan itu, lingkup subpokok bahasan adalah karakteristik grafik dan fungsi 2, khususnya karakteristik fungsi. Dalam karakteristik fungsi akan dipelajari jenis fungsi linier, fungsi berbanding lurus, fungsi berbanding terbalik, dan fungsi eksponensial yang dapat menjelaskan relasi antara peubah terikat dengan peubah bebas. Pengetahuan ini dapat memperkaya kita dalam menjelaskan/menganalisis suatu masalah.

DAFTAR ISI Pembahasan Fungsi: Fungsi Fungsi linier Fungsi Eksponensial Fungsi Berbanding Terbalik Fungsi Berbanding Lurus

Relasi antara temperatur dengan kedalaman bumi dalam bentuk tabel dan grafik batang merupakan sebuah fungsi, yaitu T=30 x. Pada fungsi tersebut, peubah terikat (T) adalah sama dengan sebuah konstanta (yaitu 30) dikali dengan peubah bebas (x). Dengan kata lain peubah terikat berbanding lurus dengan variabel bebas, dan fungsi tersebut dikenal sebagai fungsi berbanding lurus/langsung. Temperatur berbanding lurus dengan kedalaman bumi.

Peubah terikat adalah sama dengan perkalian sebuah konstanta dengan peubah bebas Notasi simbolik y=c.x, c konstanta Fungsi Berbanding Lurus

Grafik fungsi berbanding lurus: Grafik fungsi berbanding lurus adalah garis lurus melalui titik (0,0)

Fungsi berbanding lurus merupakan bagian dari fungsi linier. Pada fungsi linier relasi antara peubah dapat dinyatakan dalam sebuah garis lurus. Fungsi linier tidak harus melalui (0,0)

Relasi antara peubah x dan y dalam fungsi linier Jika c=0, bagaimana grafik fungsinya? y = c.x+b, c dan b konstanta Jika b=0, bagaimana grafik fungsinya?

Produksi x (ton) KARAKTERISTIK GRAFIK DAN FUNGSI 2 Berikut adalah grafik produksi x dalam 5 tahun (ton): 7 Produksi x dalam 5 tahun (ton) 6 5 4 3 2 1 0 2010 2011 2012 2013 2014 2015 Tahun

Grafik tersebut menjelaskan jika hingga pada tahun 2010 sudah diproduksi produk x sebanyak 5 juta ton, dan diasumsikan produk x dapat diproduksi dengan jumlah yang sama tiap tahunnya sebesar 0,25 ton hingga lima tahun ke depan, maka dapat diestimasi total jumlah produk x setiap tahun hingga lima tahun ke depan. Grafik menunjukkan relasi antara peubah terikat produksi (x) dengan peubah bebas tahun (t) sebagai berikut: x = 0,25 t + 5. Dalam hal ini produksi x merupakan fungsi linier terhadap waktu.

Produksi x dapat dinyatakan dalam tabel: Tahun 2010 5 2011 5,25 2012 5,5 2013 5,75 2014 6 2015 6,25 Produksi x (ton) Laju perubahan produksi pada tahun 2010-2011: (5,25-5)/(2011-2010)=0,25. Berapakah laju perubahan produksi pada selang waktu yang lain?

Perhatikan bahwa laju perubahan produksi x pada selang waktu yang lain adalah juga 0,25. Fungsi linier adalah satu-satunya fungsi dengan laju perubahan konstan. Pada fungsi linier, perubahan peubah terikat dibagi dengan perubahan peubah bebas pada sebarang selang waktu berupa sebuah konstanta yang disebut sebagai kemiringan garis (slope). Apa peranan kemiringan garis dalam sebuah grafik?

Besar kemiringan dari garis menentukan seberapa curam garis lurus tersebut. Fungsi linier dalam notasi simbolik y=c x+b, c,b konstanta Grafik c<0? Grafik c=0? Grafik c>0? Grafik c=-2? Grafik c=-5? Grafik c=2? Grafik c=5?

Bandingkan kemiringan dari 3 grafik ini. y=3 y=2x+3 y=5x+3 3.5 3 2.5 2 1.5 1 0.5 0 0 1 2 3 4 5 30 25 20 15 10 5 0 0 1 2 3 4 5 30 25 20 15 10 5 0 0 1 2 3 4 5 Grafik dengan nilai konstanta c manakah yang paling curam? Karakteristik grafik apakah yang dapat anda jelaskan?

Grafik pertama adalah grafik mendatar karena nilai konstanta c nol. Nilai grafik fungsi bergantung pada konstanta b. Dua grafik di kanannya adalah grafik fungsi naik. Grafik dengan konstanta c yang lebih besar lebih curam dari pada grafik dengan konstanta c yang lebih kecil. Grafik yang lebih curam memiliki laju perubahan positif yang lebih besar.

Apa beda 2 grafik ini dengan grafik sebelumnya? y=-2x+3 y=-5x+3 5 5 0 0 1 2 3 4 5 0 0 1 2 3 4 5-5 -5-10 -10-15 -15-20 -20-25 -25 Nilai konstanta c pada dua grafik di atas negatif. Karakteristik grafik apakah yang dapat anda jelaskan?

Dua grafik tersebut adalah grafik fungsi turun. Grafik dengan konstanta c yang lebih kecil lebih curam dari pada grafik dengan konstanta c yang lebih besar. Grafik yang lebih curam memiliki laju perubahan negatif yang lebih besar. Dapat disimpulkan bahwa konstanta c menunjukkan kemiringan garis, dan kecuraman grafik. Kemiringan garis merepresentasikan besar laju perubahan.

Hambatan (Amp) KARAKTERISTIK GRAFIK DAN FUNGSI 2 Bagaimana dengan grafik berikut? Apakah grafik ini merupakan grafik fungsi linier? 50 45 40 35 30 25 20 15 10 5 Relasi Kuat Arus dan Hambatan 0 5 10 15 20 25 30 Kuat Arus (Ohm)

Representasi tabel dari grafik tersebut adalah: Kuat Arus (Ohm) Hambatan (Amp) 5 44 10 22 15 14,7 20 11 25 8,8 30 7,3 Perhatikan bahwa laju perubahan tidak sama di setiap selang.

Laju perubahan pada selang hambatan (5,10) adalah: (22-44)/(10-5)=-4,4. Laju perubahan pada selang hambatan (20,25) adalah: (8,8-11)/(25-20)=-0,44. Karena laju perubahan tidak sama maka grafik di atas bukan grafik fungsi linier. Dari grafik dapat dilihat bahwa semakin besar nilai peubah bebas hambatan, nilai peubah terikat kuat arus mengecil. Berarti grafik diatas adalah grafik fungsi turun.

Hal yang menarik, jika kita kalikan masing-masing nilai peubah bebas dengan nilai peubah terikatnya maka kita peroleh bilangan yang sama, yaitu 220. Kuat Arus (Ohm) (x) Hambatan (Amp) (y) 5 44 220 10 22 220 15 14,7 220 20 11 220 25 8,8 220 30 7,3 220 Hasil Kali x.y

Jika nilai peubah terikat dikali dengan nilai peubah bebas adalah bilangan yang sama, maka fungsi dengan karakteristik tersebut disebut sebagai fungsi berbanding terbalik. Secara simbolik dapat dinyatakan sebagai y x = c, dimana y peubah terikat, x peubah bebas dan c konstanta. Notasi yang lebih umum digunakan c adalah y =. x Kuat arus berbanding terbalik terhadap hambatan.

Sampai saat ini kita sudah mempelajari: Fungsi linier Fungsi Berbanding Terbalik Bentuk khusus Fungsi Berbanding Lurus

Hutamg (ribu rupiah) KARAKTERISTIK GRAFIK DAN FUNGSI 2 Bagaimana dengan grafik berikut? Fungsi apa yang direpresentasikannya? 12000 Pertumbuhan Hutang 10000 8000 6000 4000 2000 0 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Bulan

Banyak dijumpai data yang merepresentasikan pertumbuhan atau penurunan suatu besaran. Grafik sebelumnya merepresentasikan pertumbuhan. Grafik di atas adalah grafik pertumbuhan hutang seseorang dalam 1 tahun, jika ia meminjam uang sejumlah Rp 200.000 rupiah dengan bunga 40% per bulan. Grafik dapat dinyatakan dalam tabel dan grafik batang sebagai berikut:

Hutamg (ribu rupiah) KARAKTERISTIK GRAFIK DAN FUNGSI 2 Bulan ke Besar Hutang 0 200 1 280 2 392 3 548,8 4 768,3 5 1075,6 6 1505,9 7 2108,3 12000 10000 8000 6000 4000 2000 Pertumbuhan Hutang 8 2951,6 9 4132,2 10 5785,1 11 8099,1 12 11338,8 0 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Bulan

Laju perubahan tidak sama pada setiap selang waktu Hasil kali antar dua peubah tidak konstan Bukan fungsi linier Bukan fungsi berbanding terbalik Fungsi apakah yang mungkin?

Perhatikan tabel berikut: Bulan ke Besar Hutang Rasio Rasio adalah perbandingan besar hutang bulan ini dengan besar hutang bulan lalu 0 200-1 280 1,4 2 392 1,4 3 548,8 1,4 4 768,3 1,4 5 1075,6 1,4 6 1505,9 1,4 7 2108,3 1,4 8 2951,6 1,4 9 4132,2 1,4 10 5785,1 1,4 11 8099,1 1,4 12 11338,8 1,4

Besar hutang bulan ini Besar hutang bulan lalu =1,4 Besar hutang bulan ini= 1,4 x Besar hutang bulan lalu Berarti laju pertumbuhan hutang adalah 40% karena besar hutang bulan ini = (1+0,40) x besar hutang bulan lalu

Grafik tadi menunjukkan bahwa nilai suatu besaran di waktu berikutnya adalah besaran saat ini di kali dengan konstanta lebih besar dari 1, yaitu 1,4. Karakteristik tersebut merupakan ciri dari pertumbuhan eksponensial. Grafik berbentuk melengkung ke atas sehingga laju pertumbuhan besar hutang meningkat. Pertumbuhan hutang tumbuh secara eksponensial.

Jika suatu grafik menunjukkan bahwa nilai suatu besaran di waktu berikutnya adalah besaran saat ini di kali dengan konstanta lebih kecil dari 1, misalnya 0,5. Maka karakteristik ini menunjukkan penurunan eksponensial. Fungsi Eksponensial Pertumbuhan Eksponensial Penurunan Eksponensial

KESIMPULAN Fungsi Linier, Fungsi Berbanding Lurus Apa yang sudah kita pelajari? Karakteristik Fungsi Fungsi Berbanding Terbalik Fungsi Eksponensial

SARAN Gunakan pengetahuan kita mengenai karakteristik fungsi dalam menjelaskan/menganalisa suatu masalah. Gunakan data untuk membentuk grafik fungsi jika memungkinkan. Gunakan grafik fungsi untuk menjelaskan suatu perubahan, misalnya laju perubahan yang berbanding lurus/terbalik atau meningkat/menurun secara eksponensial.

DAFTAR PUSTAKA Angel, A.R., Abbot, C.D., Runde, D.C., A Survey of Mathematics with Applications, Pearson Addison Wesley, 8Ed, 2009. Blitzer, R., Thinking Mathematically, New Jersey, Pearson Prentice Hall, 4Ed, 2008. Pirnot, T., Mathematics All Around, Boston, Addison Wesley, 3Ed, 2006. Sevilla A., Sommers K., Quantitave Reasoning Tools For Today s Informed Citizen, Key College Publishing, 2007.

Sekian