BAB 6 LOGIKA MATEMATIKA

dokumen-dokumen yang mirip
Logika. Arum Handini Primandari, M.Sc. Ayundyah Kesumawati, M.Si.

LOGIKA. Logika Nilai kebenaran pernyataan majemuk Ingkaran suatu pernyataan Penarikan kesimpulan. A. Pernyataan, Kalimat Terbuka, Ingkaran.

Pernyataan adalah kalimat yang bernilai benar atau salah tetapi tidak sekaligus benar dan salah.

6. LOGIKA MATEMATIKA

Bab 1 LOGIKA MATEMATIKA

NAMA LAMBANG KATA PERNYATAAN LOGIKANYA PENGHUBUNG

Logika Matematika. Logika Matematika. Jurusan Informatika FMIPA Unsyiah. September 26, 2012

4. LOGIKA MATEMATIKA

LOGIKA. Arum Handini Primandari

LOGIKA MATEMATIKA. Tabel kebenarannya sbb : p ~ p B S S B

LOGIKA MATEMATIKA. d. 6 + a > -4 e. 7 adalah faktor dari 63. c. 4 x 6 2. Tentukan variabel dan himpunan penyelesaian dari: a.

RUMUS LOGIKA MATEMATIKA DAN TABEL KEBENARAN

LOGIKA MATEMATIKA Menuju TKD 2014

Pertemuan 2. Proposisi Bersyarat

BAB VI. LOGIKA MATEMATIKA

BAB I LOGIKA MATEMATIKA

LOGIKA MATEMATIKA. LA - WB (Lembar Aktivitas Warga Belajar) MATEMATIKA PAKET C TINGKAT V DERAJAT MAHIR 1 SETARA KELAS X

Jadi penting itu baik, tapi jadi baik jauh lebih penting

LOGIKA MATEMATIKA (Pendalaman Materi SMA)

LOGIKA MATEMATIKA. Oleh : Siardizal, S.Pd., M.Kom

BAB IV LOGIKA A. Pernyataan B. Operasi uner

Modul Matematika X Semester 2 Logika Matematika

SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG 2017 MATA PELAJARAN/PAKET KEAHLIAN MATEMATIKA BAB IX LOGIKA MATEMATIKA

KATA PENGANTAR UCAPAN TERIMA KASIH ABSTRAK DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR BAGAN

SOAL PILIHAN GANDA Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar antara pilihan a, b, c, d, atau e!

BAHAN AJAR LOGIKA MATEMATIKA

I. PERNYATAAN DAN NEGASINYA

LOGIKA MATEMATIKA. Pernyataan

Berdasarkan tabel 1 diperoleh bahwa p q = q p.

LOGIKA Matematika Industri I

Tingkat 2 ; Semester 3 ; Waktu 44 menit

LOGIKA MATEMATIKA. Materi SMA/SMK/MA. kelas X

LOGIKA MATEMATIKA I. PENDAHULUAN

LOGIKA MATEMATIKA LOGIKA. Altien Jonathan Rindengan, S.Si, M.Kom

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Nama Sekolah : SMK... Mata Pelajaran : Matematika Kelas : XI Program Keahlian : Akuntansi dan Penjualan

BAB I PENDAHULUAN. a. Apa sajakah hukum-hukum logika dalam matematika? b. Apa itu preposisi bersyarat?

LOGIKA SIMBOLIK. Bagian II. September 2005 Pengantar Dasar Matematika 1

LOGIKA MATEMATIKA. Modul Matematika By : Syaiful Hamzah Nasution

Logika Matematika. Logika Matematika. Jurusan Informatika FMIPA Unsyiah. September 26, 2012

CBT Psikotes CBT UN SMA IPA SBMPTN. FPM Matematika. Tes Buta Warna

Logika Matematika. Cece Kustiawan, FPMIPA, UPI

INGKARAN DARI PERNYATAAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM ) MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS X ( 1 ) SEMESTER I

Pusat Pengembangan Pendidikan Universitas Gadjah Mada 1

Silabus. Kegiatan Pembelajaran Instrumen

Bab 1 LOGIKA MATEMATIKA

Logika Proposisi 1. Definisi 1. (Proposisi) Proposisi adalah kalimat yang bernilai benar atau salah, tetapi tidak keduanya sekaligus.

Logika Matematika. ILFA STEPHANE, M.Si. September Teknik Sipil dan Geodesi Institut Teknologi Padang

5. 1 Mendeskripsikan pernyataan dan bukan pernyataan (kalimat terbuka)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

LOGIKA. /Nurain Suryadinata, M.Pd

Konvers, Invers dan Kontraposisi

PERNYATAAN MAJEMUK & NILAI KEBENARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO. 05/2

PENGERTIAN. Proposisi Kalimat deklaratif yang bernilai benar (true) atau salah (false), tetapi tidak keduanya. Nama lain proposisi: kalimat terbuka.

LOGIKA MATEMATIKA. MATEMATiKA DISKRET S1-SISTEM INFORMATIKA STMIK AMIKOM. proposisi conjungsi tautologi inferensi

LOGIKA MATEMATIKA. A. Negasi/Ingkaran Pernyataan Tunggal ~p p (dibaca negasi/ingkaran dari p) B S S B B S B S

GENTA GROUP in PLAY STORE

MODUL LOGIKA MATEMATIKA

RENCANA PEMBELAJARAN MATEMATIKA (RPP) Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Ketapang Mata Pelajaran : Matematika

SILABUS. Menyimak pemahaman tentang bentuk pangkat, akar dan logaritma beserta keterkaitannya. Mendefinisikan bentuk pangkat, akar dan logaritma.

Matematika Industri I

50. Mata Pelajaran Matematika Kelompok Akuntansi dan Pertanian untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) A.

LOGIKA MATEMATIKA. A. Negasi/Ingkaran Pernyataan Tunggal ~p p (dibaca negasi/ingkaran dari p) B S S B B S B S

bab 1 Logika MATEMATIKA

KATA PENGANTAR. Assalamu alaikum Wr. Wb.

SILABUS. Menyimak pemahaman tentang bentuk pangkat, akar dan logaritma beserta keterkaitannya. Mendefinisikan bentuk pangkat, akar dan logaritma.

SILABUS PEMBELAJARAN

VARIASI MODEL SILOGISME UNTUK PENGAMBILAN KESIMPULAN DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR

Daftar Isi. Kata Pengantar... 1 Daftar Isi... 2 Kata Motivasi... 3 Tujuan Pembelajaran... 6

ULANGAN SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2009/2010. Hari, Tanggal : Senin, 17 Mei 2010 Waktu : WIB (120 menit)

BROTO APRILIYANTO, S.

BAB I DASAR-DASAR LOGIKA

Silogisme Hipotesis Ekspresi Jika A maka B. Jika B maka C. Diperoleh, jika A maka C

A. Pengertian Logika B. Pernyataan C. Nilai Kebenaran

Rencana Pelaksaan Pembelajaran (RPP)

Logika. Modul 1 PENDAHULUAN

MODUL PERKULIAHAN EDISI 1 MATEMATIKA DISKRIT

Logika Logika merupakan dasar dari semua penalaran (reasoning). Penalaran didasarkan pada hubungan antara proposisi atau pernyataan (statements).

Bab 1. Logika Matematika Uji Kompetensi 1

KISI KISI LOMBA KOMPETENSI SISWA SMK TINGKAT PROVINSI JAWA TIMUR 2014

Logika Matematika. Bab 1

K13 Revisi Antiremed Kelas 11

MATEMATIKA. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kelas XI. To ali. Kelompok Penjualan dan Akuntansi. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional

KISI - KISI SOAL UJIAN SEKOLAH TAHUN PELAJARAN 2010/2011

NEGASI KALIMAT DAN KALIMAT MAJEMUK (Minggu ke-3)

Kata Pengantar. Terima kasih atas kesediaan Bapak atau Ibu guru yang menggunakan buku Matematika Aplikasi SMA Kelas X XII. Hormat kami, Tim Penyusun

1.3 Pembuktian Tautologi dan Kontradiksi. Pernyataan majemuk yang selalu bernilai benar bagaimanapun nilai proposisi

PEMBUKTIAN MATEMATIKA

LOGIKA MATEMATIKA Talisadika Maifa

PROPOSISI MATEMATIKA SISTEM INFORMASI 1

MATEMATIKA DASAR (Ekivalensi dan Kuantifikasi)

MATEMATIKA DISKRIT. Logika

VARIASI MODEL SILOGISME UNTUK PENGAMBILAN KESIMPULAN DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR

ATURAN INFERENSI. Dr. Julan HERNADI & (Asrul dan Enggar) Pertemuan 6 FONDASI MATEMATIKA. Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unmuh Ponorogo

LOGIKA DAN PEMBUKTIAN

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2002 TENTANG HAK CIPTA PASAL 72 KETENTUAN PIDANA SANKSI PELANGGARAN

E-learning matematika, GRATIS

KONSEP DASAR LOGIKA MATEMATIKA. Riri Irawati, M.Kom Logika Matematika - 3 sks

Transkripsi:

A 6 LOGIKA MATEMATIKA A RINGKAAN MATERI 1. Pengertian Logika adalah suatu metode yang diciptakan untuk meneliti ketepatan penalaran (bentuk pemikiran yang masuk akal). Pernyataan adalah kalimat yang hanya benar saja atau salah saja, tetapi tidak sekaligus benar dan salah. Kalimat terbuka adalah kalimat yang memuat peubah (variabel, sehingga belum dapat ditentukan benar atau salahnya). 2. Lima Penghubung Matematika Negasi (ingkaran) Notasi : ~ p Konjungsi (dan) Notasi : Disjungsi (atau) Notasi : Implikasi (jika, maka ) Notasi : iimplikasi ( jika dan hanya jika ) Notasi :. Tabel kebenarannya p q ~p p q P q 4. Konvers, Invers, Kontrapositif Implikasi Konvers q p Invers ~p ~q Kontraposisi ~q ~p 5. Tautologi dan Pernyataan Ekuivalen Tautologi adalah pernyataan majemuk yang selalu benar untuk semua kemungkinan nilai kebenaran. Implikasi logis adalah tautologi yang memuat pernyataan implikasi. Kontradiksi adalah pernyataan majemuk yang selalu salah untuk semua kemungkinan nilai kebenaran. Kontingensi adalah pernyataan majemuk yang mengandung nilai salah dan benar pada kemungkinan nilai kebenarannya. Pernyataan yang Ekuivalen ( ) a. q p q p b. p () () (p r) p () () (p r) c. p p p p p p d. p p p e. p p p f. ~() ~ p ~ q ~() ~ p ~ q g. ~ q ~ p ~ h. () (q p) (~ ) (~ q p) 6. Penarikan Kesimpulan Modus Ponens Modus Tollens ilogisme premis 1 premis 1 premis 1 p premis 2 ~ q premis 2 premis 2 q kesimpulan ~ p kesimpulan p r kesimpulan 0 ukses Ujian Nasional Matematika

7. Pernyataan erkuantor Universal : = semua, setiap Khusus : = ada, berapa, sebagian Kalimat berkuantor a. (x); P(x) Q(x) b. (x); P(x) Q(x) Negasinya a. (x); P(x) ~ Q(x) b. (x); P(x) ~ Q(x) 8. ukti dalam Matematika ukti tak langsung Menggunakan konsep : ~ q ~ p ukti dengan induksi matematika a. Tunjukkan bahwa rumus P(n) benar untuk n = 1 b. Tunjukkan bahwa jika rumus P(n) benar untuk n = k, maka rumus P(n) juga benar untuk n = k+1. OAL DAN PEMAHAAN 1. Nilai kebenaran dari pernyataan majemuk () (~p ~q) adalah. a. b. c. d. e. Jawaban: b Tabel kebenarannya p q ~p ~q ~p ~q () (~p ~q) Jadi [ () (~p ~q) ] = 2. nilai x agar kalimat 4 x = 2 2 jika dan hanya jika 2 log 1 = 0 menjadi biimplikasi yang bernilai benar adalah.. a. 4 Jawaban: a 4 x = 2 2 2 2x = 2 2 2x = 2 x = 4 b. 2 c. 2 d. 2 e. 2 2 2 log 1 = 0 adalah menyatakan benar. Jadi, agar kalimat 4 x = 2 2 jika dan hanya jika 2 log 1 = 0 menjadi biimplikasi yang bernilai benar, maka haruslah x = 4.. Negasi dari pernyataan jika guru matematika hadir, maka semua siswa senang adalah... a. jika guru matematika tidak hadir, maka semua siswa tidak senang b. jika guru matematika tidak hadir, maka ada siswa yang tidak senang c. guru matematika tidak hadir atau semua siswa senang d. guru matematika hadir atau ada siswa yang tidak senang e. guru matematika hadir dan ada siswa yang tidak senang Jawaban: e Misalnya p : guru matematika hadir q : semua siswa senang ~ () ~ (~ ) p ~q Jadi, negasinya adalah guru matematika hadir dan ada siswa yang tidak senang 1 ukses Ujian Nasional Matematika

4. Ebtanas 2001 Kontraposisi pernyataan majemuk p (p q) adalah... a. (p q) p c. (p q) p e. (p q) p b. ( ) p d. ( ) p Jawaban: b Kontraposisi dari p (p q) adalah (p q) p ( ) p 5. UAN 200 Penarikan kesimpulan dari I II III p q p q r q r p p r Yang sah adalah a. hanya I c. hanya I dan III e. hanya III b. hanya I dan II d. hanya II dan III Jawaban: c I. ekuivalen dengan ~ p p q q Penarikan kesimpulan I adalah sah. III. p q ekuivalen dengan p q p r p r Penarikan kesimpulan III adalah sah. Jadi, penarikan kesimpulan yang sah adalah I dan III. II. seharusnya q r r p p r (silogisme) Karena r p tidak ekuivalen dengan p r, maka penarikan kesimpulan II tidak sah. 6. UN 2004 Diberikan pernyataan-pernyataan sebagai berikut : 1. Jika penguasaan matematika rendah, maka sulit untuk menguasai IPA. 2. IPA tidak sulit dikuasai atau IPTEK tidak berkembang.. Jika IPTEK tidak berkembang, maka negara akan semakin tertinggal. Dari ketiga pernyataan di atas, dapat disimpulkan. a. Jika penguasaan matematika rendah, maka negara akan semakin tertinggal b. Jika penguasaan matematika rendah, maka IPTEK berkembang c. IPTEK dan IPA berkembang d. IPTEK dan IPA tidak berkembang e. ulit untuk memajukan negara Jawaban: a p : Penguasaan matematika rendah q : ulit menguasai IPA q : IPA tidak sulit dikuasai. r : IPTEK tidak berkembang. s : Negara akan semakin tertinggal. q r r s Ekuivalen dengan q r r s p s Jadi, dari ketiga pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa: Jika penguasaan matematika rendah, maka Negara akan semakin tertinggal 2 ukses Ujian Nasional Matematika

C LATIHAN OAL 1. Jika (p q) bernilai benar, maka pernyataan berikut yang bernilai benar adalah a. d. b. e. c. p q 2. Nilai kebenaran dari [() q] q adalah a. d. b. e. c.. Jika x 2 4x + 4 = 0, maka jumlah sudut segitiga adalah 60 o. Agar implikasi dari kalimat diatas salah, maka nilai x adalah... a. x = 4 d. x = 2 b. x = 2 e. x = 4 c. x 2 4. Ebtanas 2001 Diketahui pernyataan (p q) p. Konvers dari pernyataan tersebut adalah a. p ( ) d. p (p q) b. p (p q) e. p ( p q) c. p (p q) 5. Pernyataan yang setara dengan pernyataan ila Ali rajin belajar maka Ali naik kelas adalah. a. ila Ali naik kelas maka Ali rajin belajar b. ila Ali tidak rajin belajar maka Ali tidak naik kelas c. ila Ali tidak naik kelas maka Ali rajin bekajar d. ila Ali tidak rajin belajar maka Ali naik kelas e. Ali tidak rajin belajar atau Ali naik kelas 6. Ingkaran dari () r adalah. a. ~p ~ d. ~p ~ b. (~p ~q) r e. (~p ~q) r c. ~r 7. UN 2008 Ingkaran dari pernyataan. eberapa bilangan prima adalah bilangan genap. adalah... a. emua bilangan prima adalah bilangan genap. b. emua bilangan prima bukan bilangan genap. c. eberapa bilangan prima bukan bilangan genap. d. eberapa bilangan genap bukan bilangan prima. e. eberapa bilangan genap adalah bilangan prima. 8. UAN 2002 Penarikan kesimpulan yang sah dari argumentasi berikut adalah. a. p r d. p r b. p r e. p r c. p r ukses Ujian Nasional Matematika

9. Ebtanas 2001 Penarikan kesimpulan dari 1. 2. p q. p r p p q q yang sah adalah... a. 1, 2, dan d. 2 saja b. 1 dan 2 e. saja c. 1 dan 10. UN 2008 Diketahui premis-premis a. Jika adu rajin belajar dan patuh pada orang tua, maka Ayah membelikan bola basket. b. Ayah tidak membelikan bola basket. Kesimpulan yang sah adalah a. adu rajin belajar dan adu patuh pada orang tua. b. adu tidak rajin belajar dan adu tidak patuh pada orang tua. c. adu tidak rajin belajar atau adu tidak patuh pada orang tua. d. adu tidak rajin belajar dan adu patuh pada orang tua. e. adu rajin belajar atau adu tidak patuh pada orang tua. 11. UN 2006 Dari argumentasi berikut : Upik rajin belajar maka naik kelas. Upik tidak dapat hadiah maka tidak naik kelas. Upik rajin belajar. Kesimpulan yang sah adalah. a. Upik naik kelas b. Upik dapat hadiah c. Upik tidak dapat hadiah d. Upik naik kelas dan dapat hadiah e. Upik dapat hadiah atau naik kelas 12. Diketahui pernyataan : 1. Jika hari panas, maka Ani memakai topi. 2. Ani tidak memakai topi atau ia memakai payung.. Ani tidak memakai payung Kesimpulan yang sah adalah. a. Hari panas b. Hari tidak panas c. Ani memakai topi d. Hari panas dan Ani memakai topi e. Hari tidak panas dan Ani memakai topi 1. Dari argumentasi berikut : Jika ibu tidak pergi maka adik senang Jika adik senang maka dia tersenyum Ingkaran dari kesimpulan di atas adalah. a. Ibu tidak pergi atau adik tersenyum b. Ibu pergi dan adik tidak tersenyum c. Ibu pergi atau adik tidak tersenyum d. Ibu tidak pergi dan adik tidak tersenyum e. Ibu pergi atau adik tersenyum 4 ukses Ujian Nasional Matematika