DIFERENSIASI & INTEGRASI NUMERIK
|
|
|
- Hartanti Tedjo
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 DIFERENSIASI & INTEGRASI NUMERIK Pada bab ini dibaas konsep dasar dierensiasi dan integrasi numerik, meliputi teknik pendekatan atau pengampiran, metode komputasi numerik berkaitan dengan bentuk dierensial dan integral, serta penggunaannya dalam beberapa kasus. A. SASARAN UMUM Sasaran umum dari perkuliaan ini adala memberikan pemaaman kepada maasiswa mengenai proses pendekatan bentuk deerensial dan intergral ke dalam model komputasi numerik, dan memberikan dasar-dasar teknis implementasi menyelesaikan bentuk dierensial dan integral sederana. B. SASARAN KHUSUS Setela perkuliaan selesai dilaksanakan, maasiswa diarapkan mampu:. Menjelaskan teknik pendekatan atau pengampiran dierensiasi dan integrasi secara komputasi numerik. Menjelaskan kedudukan konvergensi iterasi dalam kasus-kasus komputasi dalam dierensiasi numerik. Menyebutkan beberapa metode yang digunakan didalam menyelesaikan bentukbentuk dierensial dan integral.. Mengimplementasikan dierensiasi & integrasi numerik dalam beberapa kasus yang ditangani. C. URAIAN MATERI. PENDEKATAN DIFERENSIAL Masala dierensiasi numerik adala penentuan nilai pendekatan atau ampiran untuk turunan suatu ungsi yang umumnya diberikan dalam bentuk tabel. Dierensiasi numerik arus diindari bilamana mungkin karena umumnya nilai pendekatan dierensial akan kurang teliti dibandingkan nilai ungsi yang merupakan asal nilai-nilai tersebut diturunkan. Sebenarnya, turunan adala limit dari asilbagi isika-komputasi 68
2 dan dalam al ini ada proses pengurangan dua besaran bernilai besar dan membagi dengan besaran kecil. Lebi lanjut jika ungsi diampiri menggunakan suatu polinom p, selisi dalam nilai-nilai ungsi bole jadi kecil tetapi turunan-turunannya mungkin sangat berbeda. Karenanya masuk akal bawa dierens iasi numerik adala runyam, berlawanan dengan integrasi numerik, yang tidak banyak dipengarui ole ketidaktelitian nilai-nilai ungsi, karena integrasi pada dasarnya adala suatu proses yang mulus. Hubungan yang erat antara dierensiasi dan integrasi bisa ditinjau pada suatu ungsi y(t yang merupakan posisi benda sebagai ungsi waktu, bentuk dierensialnya tertuju pada kecepatan, d v ( t = y( t (. dt Sebaliknya, dari konsep kecepatan sebagai ungsi waktu, integrasinya akan mengasilkan suatu besaran posisi, t y( t = v( t dt (. Berikut ini akan dibaas beberapa teknik atau metode pendekatan yang pada bab selanjutnya menjadi penting dan bermanaat dalam menyelesaikan persamaanpersamaan dierensial secara komputasi numerik..a Formula Beda Pusat (Central Dierence Tinjau dierensial suatu ungsi ( pada =, (. berada pada kisi-kisi ruang berjarak sama teradap nilai, dengan generalisasi: = ( ; n ( n =, ±, ±,... (. n n n = Dengan deret Taylor berusaa diitung nilai pendekatan dari ( dalam bentuk n, dengan cara menguraikan disekitar sumbu =, ( = ' " '''...!! semua turunan dievaluasi pada =, didapatkan bentuk persamaan ± ( = ± = ± ' " ± ''' O( (. 6 isika-komputasi 69
3 ± ( = ± = ± ' " ± ''' O( (.5 dimana O( merupakan pendekatan kesalaan dalam orde atau lebi tinggi =- -=- = = - =- = = Gambar.. Nilai pada kisi ruang berjarak sama. Garis putus menunjukkan interpolasi linear Subtraksi - dari pada persamaan (. memberikan bentuk dierensial, ' = ''' O( 6 (.6 bentuk akan tereduksi ketika diperkecil dan kesalaan dominan berkaitan dengan estimasi beda batas, seingga didapatkan bentuk pertama: ' (.7 yang merupakan ormula beda pusat (central dierence dengan titik, yang lebi dikenal sebagai point ormula atau ormula titik. Formula ini menjadi eksak jika adala polinomial orde dua di dalam interval titik [-,]. Esensi dari persamaan (.7 adala asumsi bawa interpolasi polinomial quadratik teradap melalui titik valid, =±, dan merupakan asil yang alami, karena ormula digunakan sebagai deinisi derivati dalam kalkulus dasar. Kesalaan secara prinsip bisa dibuat sekecil mungkin dengan mengambil nilai yang lebi kecil. Berdasarkan perbedaan simetri pada =, ormula (.7 ini lebi akurat (ole pangkat dibandingkan dengan ormula beda maju (orward dierence atau beda mundur (backward dierence, isika-komputasi 7
4 isika-komputasi 7 ' O( (.8 ' O( (.9 Formula ini dikenal sebagai point ormula atau ormula titik, yang didasarkan pada asumsi bawa didekati ole sebua ungsi linear yang melalui interval antara = dan =±. Berikut disajikan pilian populer ormula beda pusat pada orde kesalaan O( dan O( dengan konvensi ( k k = untuk k=±, ±, ±,. Formula beda pusat orde O( ( ' ; ormula titik ''( '''( (. 6 ''''( Formula beda pusat orde O( 8 8 ( ' ; ormula 5 titik 6 6 ''( ( '''( ''''( Conto. Andaikan (=cos
5 [a] Gunakan ormula pendekatan ( dengan =,;,; dan, dan cari pendekatan untuk (,8. Gunakan 9 digit desimal dalam semua peritungan. [b] Bandingkan dengan nilai benar (,8=-cos(,8 solusi [a] Peritungan untuk =, adala ''( ''(,8 (,8 (,8 (,79,,68998 (, ,7856, =,69669 [b] Kesalaan pendekatan adala,679 Peritungan pendekatan komputasi numerik teradap ( selengkapnya disajikan dalam tabel berikut: pendekatan Kesalaan,,, -,6966 -, ,696 -,589 -,679 -,7679 Conto. Buatla program sederana untuk mengitung (= dari ungsi (=sin, dengan menggunakan ormula titik. Jawaban eksak, cos =,5. Bandingkan asilnya dengan ormula beda maju/mundur dan ormula 5 titik. solusi Dengan program BASIC diujikan persamaan pendekatan komputasi numerik (.7, yaitu ' sebagai input adala nilai X=; EXACT=cos(X INPUT masukkan nilai (lebar langka ;H IF H<= THEN STOP isika-komputasi 7
6 FPRIME=(sin(XH-sin(X-H/(*H 5 DIFF=EXACT-FPRIME 6 PRINT USING =#.#####, Kesalaan=#.##### ;H,DIFF 7 GOTO Formula titik, diimplementasikan pada line, dinyatakan dengan deklarasi FPRIME=(sin(XH-sin(X-H/(*H. program ditujukan untuk menampilkan data kesalaan pada proses iterasinya. Berikut disajikan data selengkapnya evaluasi kesalaan untuk ormula titik. Disamping itu disajikan perbandingannya dengan peritungan menggunakan ormula titik dan ormula 5 titik. H,5,,,5,,5,, Simetri titik,,595,899,5 -,,8,88,88 titik (Maju,85,876,98,58 -,,76,88,86 titik ( mundur -,8789 -,87 -,9 -,88 -, -,98,88 -, Simetri 5 titik,9,8,, -,,68,87,88 Hasil dari program secara umum, ormula titik memiliki asil evaluasi yang ampir sama dibanding dengan ormula titik. Jawaban cukup terara ketika nilai diperkecil, tetapi anya sampai pada satu titik tertentu, dan setela itu yang terjadi adala cukup buruk. Hal ini karena aritmetika pada komputer dibentuk anya sampai presisi terbatas ( variabel presisi tunggal BASIC memiliki 5-6 digit desimal, seingga ketika cukup kecil dan beda dengan - sangat kecil, maka terjadi round o error. Ketika = -6 maka =sin(,=,87; - =sin(,999999=,87, seingga - - =, pada 6 digit angka signiikan. Ketika disubtitusikan pada ormula titik, maka,, asil yang sangat buruk. Jika menggunakan aritmetika digit signiikan, maka =,8755; isika-komputasi 7
7 sementara - =,875, yang memberikan asil yang cukup dapat dipertanggungjawabkan,5. Jadi seperti pada penjelasan diawal, bawa dierensiasi numerik secara intrinsik prosesnya tidak stabil ( no well-deined limit as, seingga arus diselesaikan dengan ati-ati. Dari ormula 5 titik, derivati diitung dengan cara mengambil asumsi bawa didekati dengan polinomial orde melalui interval 5 titik [-,]. Walaupun membutukan komputasi yang lebi, pendekatan ini lebi akurat seperti terliat pada perbandingan komputasi diatas..b Formula Beda Maju/Mundur Jika ungsi tidak dapat diitung pada absis-absis yang terletak pada kedua sisi, maka rumus beda pusat tidak dapat dipakai untuk mengampiri derivati. Bilamana ungsi dapat diitung pada absis-absis berjarak sama yang terletak ke kanan ( kiri dari, maka dapat digunakan ormula beda maju (mundur. Formula tersebut dapat diturunkan memakai metode-metode yang berlainan, pembuktiannya dapat bersandar pada deret Taylor, polinom pengintegralan Lagrangre, atau polinom interpolasi Newton. Beberapa ormula beda ma ju/mundur berorde O(, sebagai berikut: Formula beda maju (orward dierence '( ''( 5 (. 5 '''( ''''( 8 6 Formula beda mundur (backward dierence '( ''( 5 (. 5 isika-komputasi 7
8 5 '''( ''''( INTEGRASI NUMERIK Integrasi numerik adala piranti utama yang dipakai ilmuwan dalam mencari pendekatan jawaban untuk integral tentu yang tidak bisa diselesaikan secara analitik. Pada bidang statistika termodinamik, model Debye untuk mengitung kapasitas panas dari benda memenui ungsi: t Φ( = dt (. t e saat tidak ada pernyataan analitik untuk Ô(, integrasi numerik arus digunakan untuk mencari nilai pendekatannya. Sebagai conto, nilai Ô(5 adala area dibawa kurva y=(t=t/(et- untuk t5 (liat gambar.. y,5 y=(t,, t,,,, 5, 6, 7, 8, 9,, Ô(,85,766,5585,8775, , ,69 6,968 6, ,99 Gambar.. Area dibawa kurva y=(t untuk t5 & nilai Ô( Nilai pendekatan untuk Ô(5 adala 5 t Φ( 5 = dt,89989 t e setiap penambaan nilai Ô( arus ditentukan ole integrasi numerik yang lain. isika-komputasi 75
9 Tujuan dari pembaasan materi ini adala untuk memaami prinsip-prinsip dasar integrasi numerik. Sasaran dasarnya adala pendekatan integral tentu ( pada selang a b dengan sejumla titik-titik sampel (sample nodes, (,, (,, (,,., ( M, M dengan k =( k. Rumus pendekatan berbentuk: b ( d = ω ω... ω M M (.5 a nilai-nilai ù, ù,, ùm berupa konstanta atau bobot. Tergantung pada penerapan yang diinginkan, simpul-simpul k dipili dalam berbagai cara. Untuk aturan Trapesium, Simpson, dan aturan Boole, simpul-simpul k=ak dipili berjarak sama. Untuk integrasi Gauss-Legendre simpul-simpul dipili berupa titik-titik nol dari polinom-polinom Legendre tertentu. Bilamana ormula integrasi dipakai menurunkan suatu algoritma eksplisit untuk memecakan persamaan dierensial, simpul-simpul semuanya dipili lebi kecil dari b. Beberapa ormula umum yang berdasarkan pada interpolasi polinom disebut ormula integrasi Newton Cotes. Ketika titik sample = dan M =b digunakan dalam ormula, ormula tersebut dinamakan ormula Newton Cotes tertutup. digunakan, Berikut ini adala beberapa metode integrasi numerik yang populer a. Trapezoidal Rule (Aturan Trapesium Simplicity, Optimal or improrer integrals, Needs a large number o sub intervals or good accuracy ( d ( b. Simpson s / Rule Simplicity. Higer accuracy tan trapezoidal rule, Even number o interval only ( d ( c. Multiple -application Simpson s / Rule d. Simpson s /8 Rule e. Newton Cotes. Romberg Integration g. Gauss Quadrature isika-komputasi 76
10 Yang akan ditelaa dan diimplementasikan didalam menangani kasus-kasus yang berkaitan dengan integrasi numerik pada sub baasan ini adala aturan Trapesium dan aturan Simpson /, dengan alasan utama kesederanaannya..a Aturan Trapesium (Trapezoidal Rule Aturan Trapesium adala metode integrasi numerik yang didapatkan dengan mengintegrasikan ormula interpolasi linear, dituliskan: b b a I = ( d = [ ( a ( b] E (.6 a Sebagaimana gambar., area dibawa garis interpolasi (putus-putus adala integral yang diitung ole aturan trapesium, sedangkan dibawa kurva, ( adala nilai eksak. Persamaan (.6 bisa diperluas untuk banyak interval. Untuk N interval dengan jarak langka, perluasan aturan trapesium: b N I = ( d = [ ( a ( a j ( b] E a j= (.7 dimana =(b-a/n. Persamaan bisa dituliskan dalam ekivalensinya, yaitu: I = ( g... N N E (.8 dimana =(a, =(a, dan i =(ai Conto. Sebua benda putar, diperliatkan pada gambar., dibentuk dengan memutar kurva y=(/, <=<=, disekitar sumbu. Hitungla volume menggunakan perluasan aturan trapesium dengan N=,,8,6,,6 dan 8. Nilai benar adala I=,786. Evaluasi kesalaan pada setiap N. isika-komputasi 77
11 Solusi y Volume diberikan ole persamaan: = = dimana I = ( d ( = π Kalkulasi untuk N= dan ditunjukkan sebagai berikut: N=: N=: =/= I [ =/=,5 ( ( (] =,5π [ (,565 ] =,767,5 I [ ( (,5 ( (,5 (] =,9895 Integrasi dengan N yang lain memberikan asil sebagai berikut: N I e ,5,5,5,65,5,565,767,9895,79,79,76,796,788 -, -,69 -,65 -,6 -, -, -, Hasil ini memberikan data bawa kesalaan berkurang sebanding dengan. Kesalaan pada perluasan aturan trapesium dideinisikan sebagai: b b a E = ( d [ ( a ( b] (.9 a isika-komputasi 78
12 dimana bentuk pertama adala integral eksak, dan bentuk kedua adala bentuk dari aturan trapesium. Kesalaan ini adala penjumlaan kesalaan untuk seluru interval. Ketika perluasan aturan trapesium digunakan pada interval [a,b], yang mana dibagi ke dalam N interval dengan N titik,,, N, dengan =a dan N =b. Seingga kesalaan perluasan aturan trapesium menjadi: E ( b a N N i= ''( i (. Algoritma Aturan Trapesium (a Segmen Tunggal FUNCTION Trap(,, Trap=*(o/ END Trap (b Segmen Banyak FUNCTION Trapm (,n, Sum= DO i=,n- Sum=sum*i END DO Sum=sum n Trap=*sum/ END Trapm Conto. Kecepatan sebua kapal selam yang berada dibawa kepingan es kutub diberikan dalam tabel. Nilai-nilai pendekatan jarak tempu semuanya diperole memakai aturan trapesium. Periksa kebenaran bawa ampiran untuk jarak total yang ditempu selama selang waktu [,] adala 6,5 km. Waktu,t Kecepatan, v(t Pendekatan jarak tempu (jam (km/jam selama selang [,t] (km, 6,, isika-komputasi 79
13 ,5 7,5,5 8,,75 9,, 8,5,5,5,5 9,5,75 7,, 6, Solusi Jarak tempu dideinisikan sebagai,6875,65 5,75 7,975,5,85,875 6,5j jarak = v( t dt gunakan aturan trapesium, dengan N=8, =,5, seingga,5 jarak_ tempu( v, = (6 6,5(7, ,5,5 9,5 7 = 6, 5km.b Aturan Simpson / Adala aturan yang cukup populer dari sekian banyak metode integrasi, didasarkan pada interpolasi polinomial orde dua. Dirumuskan sebagai ormula aturan Simpson / dengan persamaan: b I = ( d = [ ( a ( ( b] E (. a ( b a ( a b dimana = dan = Persamaan (. dapat dituliskan sebagai I = [ i ] E (. dimana = ( = ( a i, dengan kesalaan sebesar: i i 5 E ( 9 Aturan Simpson / juga bisa diadaptasi untuk N genap interval, yang ormulanya dituliskan sebagai berikut; isika-komputasi 8
14 N N I = [ ( a ( a i ( a i i= ( ganjil i= ( genap ( b] E atau dituliskan I = [... N N N] E Conto.5 Hitungla volume sebua benda putar, pada conto. menggunakan perluasan aturan Simpson / dengan N=,,8,6,,6. Nilai benar adala I=,786. Evaluasi kesalaan pada setiap N. Solusi Kalkulasi untuk N= dan ditunjukkan sebagai berikut: N=: =/= I [ ( ( (] = ( π / [ (,565 ] =,789 N=: =/=,5,5 I [ ( (,5 ( (,5 (] =,78 Integrasi dengan N yang lain memberikan asil sebagai berikut: N I e 8 6 6,5,5,5,65,5,789,78,788,786,786,786 -,5 -, -,,,, Kalau dibandingkan asilnya dengan conto., dapat dijelaskan bawa perluasan aturan Simpson / secara signiikan lebi akurat daripada kaida trapesium pada jumla interval yang sama. Akurasi kaida trapesium menggunakan interval ekivalen dengan Simpson yang anya interval. Kesimpulannya pada isika-komputasi 8
15 kasus ini, aturan Simpson leebi cepat mendekati solusi eksak ketika diperkecil, dan lebi akurat dua tingkat dibanding trapesium. Algoritma Aturan Simpson (a Simpson / FUNCTION Simp(,,, Simp=**(o*/6 END Simp (b Perluasan Simpson / FUNCTION Simpp (,n, Sum= DO i=,n-, Sum=sum*i *i END DO Sum=sum * n- n Simpp=*sum/ END Simpp Conto.6 Buatla program untuk mengitung kesalaan komputasi dari e d = e =,788 dengan menggunakan perluasan aturan Simpson /. Cek perbandingannya dengan perluasan aturan trapesium! Solusi Program BASIC dengan input N 5 DEF FNF(X=EXP(X EXACT=EXP( - 5 INPUT masukkan N (jumla iterasi ;N% IF N%<= THEN STOP 5 H=/N% 5 SUM=FNF( FAC= 5 isika-komputasi 8
16 5 FOR I%= TO N%- 55 IF FAC= THEN FAC= ELSE FAC= 6 X=I%*H 65 SUM=SUMFNF(X*FAC 7 NEXT I% 75 8 SUM=SUMFNF( 85 INTEGRAL=H*SUM/ 9 DIFF=EXACT-INTEGRAL 95 PRINT USING N=####, Kesalaan=#.##### ;N%,DIFF GOTO 5 Hasil program memberikan realitas bawa pada kasus ini perluasan aturan Simpson konvergensinya cukup cepat, yaitu pada N=6, seperti tercantum pada tabel berikut. N e Simpson e Trapesium ,5,5,65,5,565,785 -,7,,,,, -,89 -,7 -,559 -, -,5 -,8 Sebagai pembanding adala perluasan aturan Trapesium dengan asil kolom paling kanan, sekaligus bukti ba wa simpson disamping sederana memiliki konvergensi yang cepat. D. SOAL-SOAL (. Tegangan E= E(t dalam rangkaian listrik memenui persamaan E(t=L(dI/dt R I(t, dengan R ambatan dan L induktansi. Gunakan L=,5 dan R= dan nilai-nilai untuk I ada dalam tabel berikut: t I(t, 8,77, 7,8, 5,998 isika-komputasi 8
17 ,,56,,9 [a] Carila I (, menggunakan dierensiasi numerik, dan gunakan asilnya untuk mengitung E(, [b] Bandingkan jawaban [a] dengan I(t= ep( -t/sin(t (. Andaikan (=ln, carila pendekatan komputasi numerik untuk (5 dengan menggunakan: [a] ormula orde O( dengan =,5 dan, [b] ormula orde O( dengan =, (. Buatla program untuk soal (. (. Gunakan aturan Trapesium dan Simpson dengan N=,,8,6 dan =,5 untuk mengitung integral berikut: d [a] [b] (.5 Buatla program untuk soal (. [a] E. DAFTAR PUSTAKA Capra, S.C., and Canale, R.P., Numerical Metods or Engineers, McGraw-Hill, 998 James, M.L., G.M. Smit, and J.C. Wolord, Applied Numerical Metods or Digital Computations, rd ed. Harper & Row, 985 Koonin, S.E., Computational Pysics, Addison-Wesley Inc, 986 Matews, J.H., Numerical Metods or Matematics, Science and Engineering, Prentice-Hall Inc., 99 McCracken, D. D., Computing or Engineers and Scientists wit Fortran 77, Wiley, 98 Morris,J.L., Computational Metods in Elementary Numerical Analysis, Wiley, 98 Nakamura, S., Applied Numerical Metods in C, Prentice-Hall Inc. 99 Sutrisno, Dasar-dasar Metode Numerik, MIPA-LPTK ITB, 99 Wark, K. Jr., Termodynamics, McGraw-Hill, 998 Yakowitz, S., and F. Szidarovszky, An Introduction to Numerical Computations, Macmillan, 986 isika-komputasi 8
18 isika-komputasi 85
BAB III INTEGRASI NUMERIK
Bab BAB III INTEGRASI NUMERIK Integrasi numerik mengambil peranan penting dalam masala sains dan teknik. Hal ini menginat di dalam bidang sains sering ditemukan ungkapan-ungkapam integral matematis yang
Setiap mahasiswa yang pernah mengambil kuliah kalkulus tentu masih ingat dengan turunan fungsi yang didefenisikan sebagai
Bab 7 Turunan Numerik Lebi banyak lagi yang terdapat di langit dan di bumi, Horatio, daripada yang kau mimpikan di dalam ilosoimu. (Hamlet) Setiap maasiswa yang perna mengambil kulia kalkulus tentu masi
Differensiasi Numerik
Dierensiasi Numerik Yuliana Setiowati Politeknik Elektronika Negeri Surabaya 2007 1 Topik DIFFERENSIASI NUMERIK Mengapa perlu Metode Numerik? Dierensiasi dg MetNum Metode Selisi Maju Metode Selisi Tengaan
untuk i = 0, 1, 2,..., n
RANGKUMAN KULIAH-2 ANALISIS NUMERIK INTERPOLASI POLINOMIAL DAN TURUNAN NUMERIK 1. Interpolasi linear a. Interpolasi Polinomial Lagrange Suatu fungsi f dapat di interpolasikan ke dalam bentuk interpolasi
19, 2. didefinisikan sebagai bilangan yang dapat ditulis dengan b
PENDAHULUAN. Sistem Bilangan Real Untuk mempelajari kalkulus perlu memaami baasan tentang system bilangan real karena kalkulus didasarkan pada system bilangan real dan sifatsifatnya. Sistem bilangan yang
METODE NUMERIK 3SKS-TEKNIK INFORMATIKA-S1. Mohamad Sidiq PERTEMUAN : 8
METODE NUMERIK 3SKS-TEKNIK INFORMATIKA-S1 Moamad Sidiq PERTEMUAN : 8 DIFERENSIASI NUMERIK METODE NUMERIK TEKNIK INFORMATIKA S1 3 SKS Moamad Sidiq MATERI PERKULIAHAN SEBELUM-UTS Pengantar Metode Numerik
Pengkajian Metode Extended Runge Kutta dan Penerapannya pada Persamaan Diferensial Biasa
JURNAL SAINS DAN SENI ITS Vol. 4, No.2, (215 2337-352 (231-928X Print A-25 Pengkajian Metode Extended Runge Kutta dan Penerapannya pada Persamaan Diferensial Biasa Singgi Tawin Muammad, Erna Apriliani,
Turunan Fungsi. Penggunaan Konsep dan Aturan Turunan ; Penggunaan Turunan untuk Menentukan Karakteristik Suatu Fungsi
8 Penggunaan Konsep dan Aturan Turunan ; Penggunaan Turunan untuk Menentukan Karakteristik Suatu Fungsi ; Model Matematika dari Masala yang Berkaitan dengan ; Ekstrim Fungsi Model Matematika dari Masala
Matematika Lanjut 2 SISTIM INFORMASI FENI ANDRIANI
Matematika Lanjut SISTIM INFORMASI FENI ANDRIANI . SOLUSI PERSAMAAN NON LINIER Metode Biseksi Fungsi kontinu pada [a,b] Akarnya = p & p [a,b] Untuk setiap iterasi akan membagi interval yang memuat = p
MENYELESAIKAN TURUNAN TINGKAT TINGGI DENGAN MENGGUNAKAN METODE SELISIH ORDE PUSAT BERBANTUAN PROGRAM MATLAB
MENYELESAIKAN TURUNAN TINGKAT TINGGI DENGAN MENGGUNAKAN METDE SELISIH RDE PUSAT BERBANTUAN PRGRAM MATLAB Arwan Maasiswa Prodi Matematika, FST-UINAM Try Azisa Prodi Matematika, FST-UINAM Irwan Prodi Matematika,
IntegrasiNumerik. Bahan Kuliah IF4058 Topik Khusus Informatika I. Oleh; Rinaldi Munir(IF-STEI ITB) (Bag. 1)
IntegrasiNumerik (Bag. ) Baan Kulia IF458 Topik Kusus Informatika I Ole; Rinaldi Munir(IF-STEI ITB) IF458 Topik Kusus Informatika I: Metode PersoalanIntegrasiNumerik Hitungla nilai Integral-Tentu yang
AKAR PERSAMAAN Roots of Equations
AKAR PERSAMAAN Roots o Equations Akar Persamaan 2 Acuan Capra, S.C., Canale R.P., 1990, Numerical Metods or Engineers, 2nd Ed., McGraw-Hill Book Co., New York. n Capter 4 dan 5, lm. 117-170. 3 Persamaan
Seri : Modul Diskusi Fakultas Ilmu Komputer. FAKULTAS ILMU KOMPUTER Sistem Komputer & Sistem Informasi HANDOUT : KALKULUS DASAR
Seri : Modul Diskusi Fakultas Ilmu Komputer FAKULTAS ILMU KOMPUTER Sistem Komputer & Sistem Informasi HANDOUT : KALKULUS DASAR Ole : Tony Hartono Bagio 00 KALKULUS DASAR Tony Hartono Bagio KATA PENGANTAR
dx = F(x) + C (P.6.1)
Bab 6 Integrasi Numerik Pelajarila jagad raya ini. Jangan kecewa karena dunia tidak mengenal anda, tetapi kecewala karena anda tidak mengenal dunia. (Kong Fu Tse - filusuf Cina) Di dalam kalkulus, integral
Galeri Soal. Dirangkum Oleh: Anang Wibowo, S.Pd
Galeri Soal Dirangkum Ole: Anang Wibowo, SPd April Semoga sedikit conto soal-soal ini dapat membantu siswa dalam mempelajari Matematika kususnya Bab Limit Kami mengusaakan agar soal-soal yang kami baas
4. TURUNAN. MA1114 Kalkulus I 1
4. TURUNAN MA4 Kalkulus I 4. Konsep Turunan 4.. Turunan di satu titik Pendauluan dua masala dalam satu tema a. Garis Singgung Kemiringan tali busur PQ adala : m PQ Jika, maka tali busur PQ akan beruba
A. Penggunaan Konsep dan Aturan Turunan
A. Penggunaan Konsep dan Aturan Turunan. Turunan Fungsi Aljabar a. Mengitung Limit Fungsi yang Mengara ke Konsep Turunan Dari grafik di bawa ini, diketaui fungsi y f() pada interval k < < k +, seingga
TURUNAN (DIFERENSIAL) Oleh: Mega Inayati Rif ah, S.T., M.Sc. Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta
TURUNAN DIFERENSIAL Ole: Mega Inayati Ri a, S.T., M.Sc. Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta TURUNAN Turunan suatu ungsi berkaitan dengan perubaan ungsi yang disebabkan adanya perubaan kecil dari
LUAS DAERAH, TITIK BERAT DAN MOMEN INERSIA POLAR KARDIODA DENGAN INTEGRAL NUMERIK METODE TRAPESIUM & METODE SIMPSON
LUAS DAERAH, TITIK BERAT DAN MOMEN INERSIA POLAR KARDIODA DENGAN INTEGRAL NUMERIK METODE TRAPESIUM & METODE SIMPSON Tomi Tristiono 1 1 adala Dosen Fakultas Teknik Universitas Merdeka Madiun Abstract Te
PERBANDINGAN BEBERAPA METODE NUMERIK DALAM MENGHITUNG NILAI PI
PERBANDINGAN BEBERAPA METODE NUMERIK DALAM MENGHITUNG NILAI PI Perbandingan Beberapa Metode Numerik dalam Menghitung Nilai Pi Aditya Agung Putra (13510010)1 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik
LEMBAR KERJA SISWA 1. : Menggunakan Konsep Limit Fungsi Dan Turunan Dalam Pemecahan Masalah
BAB V T U R U N A N 1. Menentukan Laju Perubaan Nilai Fungsi. Menggunakan Aturan Turunan Fungsi Aljabar 3. Menggunakan Rumus Turunan Fungsi Aljabar 4. Menentukan Persamaan Garis Singgung Kurva 5. Fungsi
Limit Fungsi. Limit Fungsi di Suatu Titik dan di Tak Hingga ; Sifat Limit Fungsi untuk Menghitung Bentuk Tak Tentu ; Fungsi Aljabar dan Trigonometri
7 Limit Fungsi Limit Fungsi di Suatu Titik dan di Tak Hingga ; Sifat Limit Fungsi untuk Mengitung Bentuk Tak Tentu ; Fungsi Aljabar dan Trigonometri Cobala kamu mengambil kembang gula-kembang gula dalam
SUATU CONTOH INVERSE PROBLEMS YANG BERKAITAN DENGAN HUKUM TORRICELLI
Prosiding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan dan Penerapan MIPA Fakultas MIPA, Universitas Negeri Yogyakarta, 16 Mei 009 SUATU CONTOH INVERSE PROBLEMS YANG BERKAITAN DENGAN HUKUM TORRICELLI Suciati
Olimpiade Sains Nasional Eksperimen Fisika Tingkat Sekolah Menengah Atas Agustus 2008 Waktu: 4 jam
Olimpiade Sains Nasional 008 Eksperimen Fisika Hal dari Olimpiade Sains Nasional Eksperimen Fisika Tingkat Sekola Menenga Atas Agustus 008 Waktu: 4 jam Petunjuk umum. Hanya ada satu soal eksperimen, namun
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Suatu integral dapat diselesaikan dengan 2 cara, yaitu secara analitik dan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Suatu integral dapat diselesaikan dengan 2 cara, yaitu secara analitik dan secara numerik. Perhitungan secara analitik dilakukan untuk menyelesaikan integral pada fungsi
TURUNAN / DIFERENSIAL TURUNAN DAN DIFERENSIAL
TURUNAN / DIFERENSIAL 4. Devinisi Turunan Derivati Turunan ungsi adala yang nilainya pada bilangan dan dideinisikan ole : ' lim0 untuk semua dengan limit tersebut ada. Conto Andaikan cari 4? Penyelesaian
65 Soal dengan Pembahasan, 315 Soal Latihan
Galeri Soal Soal dengan Pembaasan, Soal Latian Dirangkum Ole: Anang Wibowo, SPd April MatikZone s Series Email : matikzone@gmailcom Blog : HP : 8 8 8 Hak Cipta Dilindungi Undang-undang Dilarang mengkutip
CNH2B4 / KOMPUTASI NUMERIK
CNH2B4 / KOMPUTASI NUMERIK TIM DOSEN KK MODELING AND COMPUTATIONAL EXPERIMENT 1 REVIEW KALKULUS & KONSEP ERROR Fungsi Misalkan A adalah himpunan bilangan. Fungsi f dengan domain A adalah sebuah aturan
BAB 5 DIFFERENSIASI NUMERIK
BAB 5 DIFFERENSIASI NUMERIK 5.1. Permasalaan Differensiasi Numerik Sala satu peritungan kalkulus yang banyak digunakan adala differensial, dimana differensial ini banyak digunakan untuk keperluan peritungan
BAB II PENGANTAR SOLUSI PERSOALAN FISIKA MENURUT PENDEKATAN ANALITIK DAN NUMERIK
BAB II PENGANTAR SOLUSI PERSOALAN FISIKA MENURUT PENDEKATAN ANALITIK DAN NUMERIK Tujuan Instruksional Setelah mempelajari bab ini pembaca diharapkan dapat: 1. Menjelaskan cara penyelesaian soal dengan
Penyelesaian Model Matematika Masalah yang Berkaitan dengan Ekstrim Fungsi dan Penafsirannya
. Tentukan nilai maksimum dan minimum pada interval tertutup [, 5] untuk fungsi f(x) x + 9 x. 4. Suatu kolam ikan dipagari kawat berduri, pagar kawat yang tersedia panjangnya 400 m dan kolam berbentuk
Matematika ITB Tahun 1975
Matematika ITB Taun 975 ITB-75-0 + 5 6 tidak tau ITB-75-0 Nilai-nilai yang memenui ketidaksamaan kuadrat 5 7 0 atau atau 0 < ITB-75-0 Persamaan garis yang melalui A(,) dan tegak lurus garis + y = 0 + y
TURUNAN FUNGSI. turun pada interval 1. x, maka nilai ab... 5
TURUNAN FUNGSI. SIMAK UI Matematika Dasar 9, 009 Jika kurva y a b turun pada interval, maka nilai ab... 5 A. B. C. D. E. Solusi: [D] 5 5 5 0 5 5 0 5 0... () y a b y b b a b b 6 6a 0 b 0 b 6a 0 b 5 b a
IMPLEMENTASI FORMULA NEWTON-COTES UNTUK MENENTUKAN NILAI APROKSIMASI INTEGRAL TENTU MENGGUNAKAN POLINOMIAL BERORDE 4 DAN 5. Wahyu Sakti G. I.
Sakti G.I., Implementasi Formula Newton-Cotes Untuk Menentukan Nilai Aproksimasi Integral Tentu Menggunakan Polinomial Berorde 4 dan 5 IMPLEMENTASI FORMULA NEWTON-COTES UNTUK MENENTUKAN NILAI APROKSIMASI
Penerapan Integrasi Numerik pada Medan Magnet karena Arus Listrik
Penerapan Integrasi Numerik pada Medan Magnet karena Arus Listrik Rianto Fendy Kristanto - 13507036 1 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung,
Metode Numerik. Muhtadin, ST. MT. Metode Numerik. By : Muhtadin
Metode Numerik Muhtadin, ST. MT. Agenda Intro Rencana Pembelajaran Ketentuan Penilaian Deret Taylor & McLaurin Analisis Galat 2 Metode Numerik & Teknik Komputasi - Intro 3 Tujuan Pembelajaran Mahasiswa
dapat dihampiri oleh:
BAB V PENGGUNAAN TURUNAN Setela pada bab sebelumnya kita membaas pengertian, sifat-sifat, dan rumus-rumus dasar turunan, pada bab ini kita akan membaas tentang aplikasi turunan, diantaranya untuk mengitung
MATEMATIKA MODUL 4 TURUNAN FUNGSI KELAS : XI IPA SEMESTER : 2 (DUA)
MATEMATIKA MODUL 4 TURUNAN FUNGSI KELAS : XI IPA SEMESTER : (DUA) Muammad Zainal Abidin Personal Blog SMAN Bone-Bone Luwu Utara Sulsel ttp://meetabied.wordpress.com PENGANTAR : TURUNAN FUNGSI Modul ini
BAB I PENDAHULUAN. Tahap-tahap memecahkan masalah dengan metode numeric : 1. Pemodelan 2. Penyederhanaan model 3.
BAB I PENDAHULUAN Tujuan Pembelajaran: Mengetahui apa yang dimaksud dengan metode numerik. Mengetahui kenapa metode numerik perlu dipelajari. Mengetahui langkah-langkah penyelesaian persoalan numerik.
KB. 2 INTERAKSI PARTIKEL DENGAN MEDAN LISTRIK
KB. INTERAKSI PARTIKEL DENGAN MEDAN LISTRIK.1 Efek Stark. Jika sebua atom yang berelektorn satu ditempatkan di dalam sebua medan listrik (+ sebesar 1. volt/cm) maka kita akan mengamati terjadinya pemisaan
KOMPUTASI DISTRIBUSI SUHU DALAM KEADAAN MANTAP (STEADY STATE) PADA LOGAM DALAM BERBAGAI DIMENSI
Prosiding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan & Penerapan MIPA, Hotel Sahid Raya Yogyakarta, 8 Februari KOMPUTASI DISTRIBUSI SUHU DALAM KEADAAN MANTAP (STEADY STATE) PADA LOGAM DALAM BERBAGAI DIMENSI
Gambar 1. Gradien garis singgung grafik f
D. URAIAN MATERI 1. Definisi dan Rumus-rumus Turunan Fungsi a. Definisi Turunan Sala satu masala yang mendasari munculnya kajian tentang turunan adala gradien garis singgung. Peratikan Gambar 1. f(c +
MATEMATIKA TURUNAN FUNGSI
MATEMATIKA TURUNAN FUNGSI lim 0 f ( x ) f( x) KELAS : XI IPA SEMESTER : (DUA) SMA Santa Angela Bandung Taun Pelajaran 04-05 XI IPA Semester Taun Pelajaran 04 05 PENGANTAR : TURUNAN FUNGSI Modul ini kami
Analisis Numerik Integral Lipat Dua Fungsi Trigonometri Menggunakan Metode Romberg
Analisis Numerik Integral Lipat Dua Fungsi Trigonometri Menggunakan Metode Romberg Numerical Analysis of Double Integral of Trigonometric Function Using Romberg Method ABSTRAK Umumnya penyelesaian integral
TurunanNumerik. Bahan Kuliah IF4058 Topik Khusus Informatika I. Oleh; Rinaldi Munir(IF-STEI ITB)
TurunanNumerik Baan Kulia IF4058 Topik Kusus Inormatika I Ole; Rinaldi Munir(IF-STEI ITB) IF4058 Topik Kusus Inormatika I: Metode Numerik/Teknik Inormatika ITB 1 DeinisiTurunan(derivati) '(x) = lim 0 (
Konsep Dasar Perhitungan Numerik
Modul Konsep Dasar Perhitungan Numerik Drs. Mulyatno, M.Si. D PENDAHULUAN alam mata kuliah Kalkulus, Aljabar Linear, Persamaan Diferensial Biasa, dan mata kuliah lainnya, dapat Anda pelajari berbagai metode
BANK SOAL METODE KOMPUTASI
BANK SOAL METODE KOMPUTASI 006 iv DAFTAR ISI Halaman Bio Data Singkat Penulis.. Kata Pengantar Daftar Isi i iii iv Pengantar... Kesalahan Bilangan Pendekatan... 6 Akar-akar Persamaan Tidak Linier.....
METODE ITERASI BARU BERTIPE SECANT DENGAN KEKONVERGENAN SUPER-LINEAR. Rino Martino 1 ABSTRACT
METODE ITERASI BARU BERTIPE SECANT DENGAN KEKONVERGENAN SUPER-LINEAR Rino Martino 1 1 Mahasiswa Program Studi S1 Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Riau Kampus Binawidya
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adala penelitian komparasi. Kata komparasi dalam baasa inggris comparation yaitu perbandingan. Makna dari
Solusi Analitik Model Perubahan Garis Pantai Menggunakan Transformasi Laplace
Jurnal Gradien Vol. No.2 Juli 24 : 5-3 Solusi Analitik Model Perubaan Garis Pantai Menggunakan Transformasi Laplace Syarifa Meura Yuni, Icsan Setiawan 2, dan Okvita Maufiza Jurusan Matematika FMIPA Universitas
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Riau Kampus Binawidya Pekanbaru (28293), Indonesia.
INTEGRASI NUMERIK TANPA ERROR UNTUK FUNGSI-FUNGSI TERTENTU Irma Silpia 1, Syamsudhuha, Musraini M. 1 Mahasiswi Jurusan Matematika Dosen Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
METODE BEDA HINGGA PADA KESTABILAN PERSAMA- AN DIFUSI KOMPLEKS DIMENSI SATU
PROSIDING ISSN: 50-656 METODE BEDA HINGGA PADA KESTABILAN PERSAMA- AN DIFUSI KOMPLEKS DIMENSI SATU Danar Ardian Pramana, M.Sc 1) 1) DIV TeknikInformatikaPoliteknikHarapanBersama [email protected]
MOTIVASI. Secara umum permasalahan dalam sains dan teknologi digambarkan dalam persamaan matematika Solusi persamaan : 1. analitis 2.
KOMPUTASI NUMERIS Teknik dan cara menyelesaikan masalah matematika dengan pengoperasian hitungan Mencakup sejumlah besar perhitungan aritmatika yang sangat banyak dan menjemukan Diperlukan komputer MOTIVASI
Triyana Muliawati, S.Si., M.Si.
SI 2201 - METODE NUMERIK Triyana Muliawati, S.Si., M.Si. Prodi Matematika Institut Teknologi Sumatera Lampung Selatan 35365 Hp. +6282260066546, Email. [email protected] 1. Pengenalan Metode
KATA PENGANTAR. FisikaKomputasi i -FST Undana
Disertai Flowchart, Algoritma, Script Program dalam Pascal, Matlab5 dan Mathematica5 Ali Warsito, S.Si, M.Si Jurusan Fisika, Fakultas Sains & Teknik Universitas Nusa Cendana 2009 KATA PENGANTAR Buku ajar
BAB I ARTI PENTING ANALISIS NUMERIK
BAB I ARTI PENTING ANALISIS NUMERIK Pendahuluan Di dalam proses penyelesaian masalah yang berhubungan dengan bidang sains, teknik, ekonomi dan bidang lainnya, sebuah gejala fisis pertama-tama harus digambarkan
U J I A N A K H I R S E M E S T E R M A T E M A T I K A T E K N I K
U J I A N A K H I R S E M E S T E R M A T E M A T I K A T E K N I K SE NIN, 9 JANUAR I OPEN BOO K W AKT U MENIT KLAS B D AN KL AS C PETUNJUK ) Saudara bole menggunaan omputer untu mengerjaan soal-soal
SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)
SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) MATA KULIAH KODE / SKS PROGRAM STUDI : REKAYASA KOMPUTASIONAL (d/h Metode Numerik) : TI / 2 SKS : TEKNIK INFORMAA Pertemu Pokok Bahasan an ke dan 1 Pendahuluan-1 Agar mahasiswa
PENURUNAN FUNGSI SECARA NUMERIK
6 PENURUNAN FUNGSI SECARA NUMERIK Èada bab ini kita membicarakan metode numerik untuk menaksir nilai turunan suatu fungsi. Suatu fungsi, baik diketahui rumusnya secara eksplisit maupun dalam bentuk data
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Riau Kampus Binawidya Pekanbaru (28293), Indonesia.
METODE SIMPSON-LIKE TERKOREKSI Ilis Suryani, M. Imran, Asmara Karma Mahasiswa Program Studi S Matematika Laboratorium Matematika Terapan, Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
4.1 Konsep Turunan. lim. m PQ Turunan di satu titik. Pendahuluan ( dua masalah dalam satu tema )
4. TURUNAN 4. Konsep Turunan 4.. Turunan di satu titik Pendauluan dua masala dalam satu tema a. Garis Singgung Kemiringan tali busur PQ adala : m PQ Jika, maka tali busur PQ akan beruba menjadi garis ggung
Setelah mempelajari materi ini, mahasiswa diharapkan mampu:
Operasi Geometri () Kartika Firdaus UAD [email protected] blog.uad.ac.id/kartikaf Setela mempelajari materi ini, maasisa diarapkan mampu: menerapkan aplikasi pada operasi geometri aitu: pencerminan
Disarikan dari Malatuni Topik Bahasan Penggunaan Konsep Limit Fungsi
Disarikan dari Malatuni 7 Topik Baasan Penggunaan Konsep Limit Fungsi y f Ditulis: f L L X Amati ara terbang dua ekor burung menuju sangkar dari ara yang berbeda. Jika kita aplikasikan dalam bentuk matematis
KALKULUS. Laporan Ini Disusun Untuk Memenuhi Mata Kuliah KALKULUS Dosen Pengampu : Ibu Kristina Eva Nuryani, M.Sc. Disusun Oleh :
KALKULUS Laporan Ini Disusun Untuk Memenui Mata Kulia KALKULUS Dosen Pengampu : Ibu Kristina Eva Nuryani, M.Sc Disusun Ole : 1. Anggit Sutama 14144100107 2. Andi Novantoro 14144100111 3. Diya Elvi Riana
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitati dengan desain posttest control group design yakni menempatkan subyek penelitian kedalam
BAB III METODE STRATIFIED RANDOM SAMPLING
BAB III METODE STRATIFIED RADOM SAMPIG 3.1 Pengertian Stratified Random Sampling Dalam bukunya Elementary Sampling Teory, Taro Yamane menuliskan Te process of breaking down te population into rata, selecting
MA1201 MATEMATIKA 2A Hendra Gunawan
MA101 MATEMATIKA A Hendra Gunawan Semester II 016/017 4 Maret 017 Kulia ang Lalu 1.1 Fungsi dua atau lebi peuba 1. Turunan Parsial 1.3 Limit dan Kekontinuan 1.4 Turunan ungsi dua peuba 1.5 Turunan berara
SEBUAH VARIASI BARU METODE NEWTON BERDASARKAN TRAPESIUM KOMPOSIT ABSTRACT
SEBUAH VARIASI BARU METODE NEWTON BERDASARKAN TRAPESIUM KOMPOSIT Vera Alvionita Harahap 1, Asmara Karma 1 Mahasiswa Program Studi S1 Matematika Dosen Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan
PENGUAT DAYA (POWER AMPLIFIER) Oleh : Sumarna, Jurdik Fisika, FMIPA, UNY
PEGUAT DAYA (POWE AMPIFIE) Ole : Sumarna, Jurdik Fisika, FMIPA, UY E-mail : [email protected] Dalam praktek, sistem penguat selalu terdiri dari sejumla tingkat yang menguatkan sinyal lema ingga cukup kuat
PENGANTAR MONTE CARLO
6 PEGATAR MOTE CARLO Pada bab ini dibahas pengantar ke pemahaman tentang metode Monte Carlo, yang sangat berperan dalam bidang fisika lanjut, terutama diimplementasikan pada sistem-sistem dengan sejumlah
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Dasar Teori 2.1.1 Integral Integral merupakan invers atau kebalikan dari differensial. Integral terdiri dari dua macam yakni integral tentu dan integral tak tentu. Integral
ISBN. PT SINAR BARU ALGENSINDO
Drs. HERI SUTARNO, M. T. DEWI RACHMATIN, S. Si., M. Si. METODE NUMERIK DENGAN PENDEKATAN ALGORITMIK ISBN. PT SINAR BARU ALGENSINDO PRAKATA Segala puji dan syukur penulis panjatkan kepada Alloh SWT yang
E-learning Matematika, GRATIS
Penyusun : Arik Murwanto, S.Pd. Editor : Drs. Keto Susanto, M.Si. M.T. ; Istijab, S.H. M.Hum. Imam Indra Gunawan, S.Si. Standar Kompetensi: Menggunakan konsep turunan fungsi dalam pemecaan masala Kompetensi
METODE BERTIPE NEWTON UNTUK AKAR GANDA DENGAN KONVERGENSI KUBIK ABSTRACT
METODE BERTIPE NEWTON UNTUK AKAR GANDA DENGAN KONVERGENSI KUBIK Risvi Ayu Imtihana 1, Asmara Karma 1 Mahasiswa Program Studi S1 Matematika Dosen Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) IKG2E3 KOMPUTASI NUMERIK Disusun oleh: PROGRAM STUDI S1 ILMU KOMPUTASI FAKULTAS INFORMATIKA TELKOM UNIVERSITY LEMBAR PENGESAHAN Rencana Semester (RPS) ini
Metode Numerik & Lab. Muhtadin, ST. MT. Metode Numerik & Komputasi. By : Muhtadin
Metode Numerik & Lab Muhtadin, ST. MT. Agenda Intro Rencana Pembelajaran Ketentuan Penilaian Deret Taylor & McLaurin Analisis Galat Metode Numerik & Lab - Intro 3 Tujuan Pembelajaran Mahasiswa memiliki
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS
JURNAL EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIIIA PADA MATERI OPERASI BENTUK ALJABAR DI SMP NEGERI 5 KEDIRI THE EFFECTIVENESS OF
Metode Numerik - Interpolasi WILLY KRISWARDHANA
Metode Numerik - Interpolasi WILLY KRISWARDHANA Interpolasi Para rekayasawan dan ahli ilmu alam sering bekerja dengan sejumlah data diskrit (yang umumnya disajikan dalam bentuk tabel). Data di dalam tabel
Hendra Gunawan. 26 Februari 2014
MA1201 MATEMATIKA 2A Hendra Gunawan Semester II, 2013/2014 26 Februari 2014 9.6 Deret Pangkat Kuliah yang Lalu Menentukan selang kekonvergenan deret pangkat 9.7 Operasi pada Deret Pangkat Mlkk Melakukan
PERFORMANSI METODE TRAPESIUM DAN METODE GAUSS-LEGENDRE DALAM PENYELESAIAN INTEGRAL DENGAN METODE NUMERIK MENGGUNAKAN BAHASA PEMROGRAMAN MATLAB.
Volume 5, Nomor, September 06 ISSN 978-660 PERFORMANSI METODE TRAPESIUM DAN METODE GAUSS-LEGENDRE DALAM PENYELESAIAN INTEGRAL DENGAN METODE NUMERIK MENGGUNAKAN BAHASA PEMROGRAMAN MATLAB Oleh : MEILANY
Modul 5. METODE BIDANG-PARUH (BISECTION) untuk Solusi Akar PERSAMAAN ALJABAR NON-LINIER TUNGGAL
Modul 5 METODE BIDANG-PARUH (BISECTION) untuk Solusi Akar PERSAMAAN ALJABAR NON-LINIER TUNGGAL A. Pendahuluan Persamaan Aljabar Non-Linier Tunggal atau PANLT merupakan sembarang fungsi atau persamaan aljabar
MODUL PRAKTIKUM METODE NUMERIK NAZARUDDIN
MODUL PRAKTIKUM METODE NUMERIK NAZARUDDIN JURUSAN INFORMATIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA BANDA ACEH 2012 DAFTAR ISI DAFTAR ISI... 1 KATA PENGANTAR... 2 PENDAHULUAN...
Kamiran Persamaan-persamaan. Bab 22
Kamiran Persamaan-persamaan Bab Di akir bab ini, anda sepatutnya: faam asas bagi teori Ekstrapolasi Ricardson dan bagaimana ia digunakan ke atas algoritma Romberg dan pembezaan secara berangkanya Dapat
PEMILIHAN KOEFISIEN TERBAIK KUADRATUR KUADRAT TERKECIL DUA TITIK DAN TIGA TITIK. Nurul Ain Farhana 1, Imran M. 2 ABSTRACT
PEMILIHAN KOEFISIEN TERBAIK KUADRATUR KUADRAT TERKECIL DUA TITIK DAN TIGA TITIK Nurul Ain Farhana, Imran M Mahasiswa Program Studi S Matematika Dosen Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan
MODEL ATOM MEKANIKA KUANTUM UNTUK ATOM BERELEKTRON BANYAK
MODE ATOM MEKANIKA KUANTUM UNTUK ATOM BEREEKTRON BANYAK Pada materi Struktur Atom Hidrogen suda kita pelajari tentang Teori Atom Bor, dimana lintasan elektron pada atom Hidrogen berbentuk lingkaran. Namun
TURUNAN FUNGSI. 1. Turunan Fungsi
TURUNAN FUNGSI. Turunan Fungsi Turunan fungsi f disembarang titik dilambangkan dengan f () dengan definisi f ( ) f ( ) f (). Proses mencari f dari f disebut penurunan; dikatakan bawa f diturunkan untuk
METODE NUMERIK SEMESTER 3 2 JAM / 2 SKS. Metode Numerik 1
METODE NUMERIK SEMESTER 3 2 JAM / 2 SKS Metode Numerik 1 Materi yang diajarkan : 1. Pendahuluan - latar belakang - mengapa dan kapan menggunakan metode numerik - prinsip penyelesaian persamaan 2. Sistim
PERBANDINGAN SOLUSI NUMERIK INTEGRAL LIPAT DUA PADA FUNGSI FUZZY DENGAN METODE ROMBERG DAN SIMULASI MONTE CARLO
PERBANDINGAN SOLUSI NUMERIK INTEGRAL LIPAT DUA PADA FUNGSI FUZZY DENGAN METODE ROMBERG DAN SIMULASI MONTE CARLO Ermawati i, Puji Rahayu ii,, Faihatus Zuhairoh iii i Dosen Jurusan Matematika FST UIN Alauddin
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB TINJAUAN PUSTAKA.1 Model Aliran Dua-Fase Nonekulibrium pada Media Berpori Penelitian ini merupakan kajian ulang terhadap penelitian yang telah dilakukan oleh Juanes (008), dalam tulisannya yang berjudul
METODE MULTIGRID UNTUK MENYELESAIKAN PERSAMAAN POISSON DUA DIMENSI DENGAN METODE BEDA HINGGA ABSTRACT
METODE MULTIGRID UNTUK MENYELESAIKAN PERSAMAAN POISSON DUA DIMENSI DENGAN METODE BEDA HINGGA M. Taufik 1, Samsudua 2, Zulkarnain 2 1 Maasiswa Program Studi S1 Matematika 2 Dosen Jurusan Matematika Fakultas
BAB III PEMODELAN DENGAN METODE VOLUME HINGGA
BAB III PEMODELAN DENGAN METODE VOLUME HINGGA 3.1 Teori Dasar Metode Volume Hingga Computational fluid dynamic atau CFD merupakan ilmu yang mempelajari tentang analisa aliran fluida, perpindaan panas dan
Modul 8. METODE SECANT untuk Solusi Akar PERSAMAAN ALJABAR NON-LINIER TUNGGAL. A. Pendahuluan
Modul 8 METODE SECANT untuk Solusi Akar PERSAMAAN ALJABAR NON-LINIER TUNGGAL A. Pendahuluan Pada modul 7 terdahulu, telah dijelaskan tentang keunggulan komparatif Metode Newton-Raphson dibanding metode-metode
METODA NUMERIK (3 SKS)
METODA NUMERIK (3 SKS) Dosen Dr. Julan HERNADI Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unmuh Ponorogo Masa Perkuliahan Semester Ganjil 2013/2014 Deskripsi dan Tujuan Perkuliahan Mata kuliah ini berisi
JURNAL. Oleh: ELVYN LELYANA ROSI MARANTIKA Dibimbing oleh : 1. Dian Devita Yohanie, M. Pd 2. Ika Santia, M. Pd
JURNAL PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN RESPON SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KUMON PADA MATERI PEMBAGIAN BENTUK ALJABAR KELAS VIII SMP NEGERI 8 KOTA KEDIRI PADA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 THE
Kode Makalah PM-12. Pendahuluan
Kode Makalah PM-12 Pembelajaran Terintegrasi Pada Perkuliahan Metode Numerik I: Upaya Peningkatan Kualitas Struktur Logik Mahasiswa Dalam Penyelesaian Masalah Secara Numerik Oleh: Atik Wintarti, Budi Rahajeng
FAMILI BARU METODE ITERASI BERORDE TIGA UNTUK MENEMUKAN AKAR GANDA PERSAMAAN NONLINEAR. Nurul Khoiromi ABSTRACT
FAMILI BARU METODE ITERASI BERORDE TIGA UNTUK MENEMUKAN AKAR GANDA PERSAMAAN NONLINEAR Nurul Khoiromi Mahasiswa Program Studi S1 Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Riau
METODE ITERASI BARU BEBAS DERIVATIF UNTUK MENEMUKAN SOLUSI PERSAMAAN NONLINEAR ABSTRACT
METODE ITERASI BARU BEBAS DERIVATIF UNTUK MENEMUKAN SOLUSI PERSAMAAN NONLINEAR Eka Ceria 1, Agusni, Zulkarnain 1 Mahasiswa Program Studi S1 Matematika Laboratorium Matematika Terapan, Jurusan Matematika
Integrasi Numerik Fungsi Eksponensial dengan Metode Romberg dan Gauss-Legendre
SEMINAR NASIONAL MATEMATIKA DAN PENDIDIKAN MATEMATIKA UNY 2015 Integrasi Numerik Fungsi Eksponensial dengan Metode Romberg dan Gauss-Legendre T - 2 Randhi N. Darmawan (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan
BUKU RANCANGAN PENGAJARAN MATA AJAR METODE NUMERIK. oleh. Tim Dosen Mata Kuliah Metode Numerik
BUKU RANCANGAN PENGAJARAN MATA AJAR METODE NUMERIK oleh Tim Dosen Mata Kuliah Metode Numerik Fakultas Teknik Universitas Indonesia Maret 2016 1 DAFTAR ISI hlm. PENGANTAR BAB 1 BAB 2 INFORMASI UMUM KOMPETENSI
