Teori Himpunan Elementer
|
|
|
- Yandi Setiawan
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Teori Himpunan Elementer Kuliah Matematika Diskret Semester Genap MZI Fakultas Informatika Telkom University FIF Tel-U Januari 2016 MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
2 Acknowledgements Slide ini disusun berdasarkan materi yang terdapat pada sumber-sumber berikut: 1 Discrete Mathematics and Its Applications, Edisi 7, 2012, oleh K. H. Rosen (acuan utama). 2 Discrete Mathematics with Applications, Edisi 4, 2010, oleh S. S. Epp. 3 Mathematics for Computer Science. MIT, 2010, oleh E. Lehman, F. T. Leighton, A. R. Meyer. 4 Slide kuliah Matematika Diskret 1 (2012) di Fasilkom UI oleh B. H. Widjaja. 5 Slide kuliah Matematika Diskrit di Telkom University oleh B. Purnama. Beberapa gambar dapat diambil dari sumber-sumber di atas. Slide ini ditujukan untuk keperluan akademis di lingkungan FIF Telkom University. Jika Anda memiliki saran/ pendapat/ pertanyaan terkait materi dalam slide ini, silakan kirim ke <pleasedontspam>@telkomuniversity.ac.id. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
3 Bahasan 1 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan 2 Beberapa Himpunan Bilangan 3 Himpunan Semesta (Universal) dan Diagram Venn 4 Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian 5 Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa 6 Operasi Himpunan 7 Produk Kartesius 8 Prinsip Inklusi-Eksklusi 9 Partisi Himpunan 10 Pembuktian Matematis Terkait Himpunan MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
4 Bahasan Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan 1 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan 2 Beberapa Himpunan Bilangan 3 Himpunan Semesta (Universal) dan Diagram Venn 4 Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian 5 Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa 6 Operasi Himpunan 7 Produk Kartesius 8 Prinsip Inklusi-Eksklusi 9 Partisi Himpunan 10 Pembuktian Matematis Terkait Himpunan MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
5 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan Definisi dan Notasi Himpunan Himpunan merupakan objek matematika yang sangat penting dan digunakan pada seluruh kajian matematika dan ilmu komputer modern. Definisi Sebuah himpunan adalah kumpulan objek-objek berbeda yang tak terurut. Objek-objek dalam himpunan tersebut disebut sebagai elemen, anggota, atau unsur himpunan. Dalam hal ini, himpunan tersebut dikatakan memuat atau mengandung elemen-elemennya. Dari definisi himpunan: MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
6 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan Definisi dan Notasi Himpunan Himpunan merupakan objek matematika yang sangat penting dan digunakan pada seluruh kajian matematika dan ilmu komputer modern. Definisi Sebuah himpunan adalah kumpulan objek-objek berbeda yang tak terurut. Objek-objek dalam himpunan tersebut disebut sebagai elemen, anggota, atau unsur himpunan. Dalam hal ini, himpunan tersebut dikatakan memuat atau mengandung elemen-elemennya. Dari definisi himpunan: Duplikasi elemen dalam suatu himpunan tidak diperhatikan. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
7 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan Definisi dan Notasi Himpunan Himpunan merupakan objek matematika yang sangat penting dan digunakan pada seluruh kajian matematika dan ilmu komputer modern. Definisi Sebuah himpunan adalah kumpulan objek-objek berbeda yang tak terurut. Objek-objek dalam himpunan tersebut disebut sebagai elemen, anggota, atau unsur himpunan. Dalam hal ini, himpunan tersebut dikatakan memuat atau mengandung elemen-elemennya. Dari definisi himpunan: Duplikasi elemen dalam suatu himpunan tidak diperhatikan. Urutan kemunculan elemen tidak diperhatikan. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
8 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan Notasi Himpunan Himpunan biasanya dinotasikan dengan huruf kapital: A, B, C,..., X, Y, Z, atau dengan indeks jika perlu, seperti: A 1, A 2,..., X 1, X 2,.... Anggota himpunan biasanya dinotasikan dengan huruf kecil: a, b, c,... x, y, z, atau dengan indeks jika perlu, seperti: a 1, a 2,..., x 1, x 2,.... Notasi x A menyatakan bahwa x adalah anggota A, atau dengan perkataan lain A memuat x. Notasi x A menyatakan bahwa x bukan anggota A, atau dengan perkataan lain A tidak memuat x. Notasi atau atau {} menyatakan himpunan kosong/ himpunan hampa, yaitu himpunan yang tidak mempunyai anggota. Dengan demikian proposisi matematika x selalu bernilai F dan proposisi matematika x selalu bernilai T. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
9 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan Contoh Himpunan Contoh Misalkan A = {semar, gareng, petruk, bagong}, B = { finn, 10, 3 2, rey }, C = {9, {9}, {{9}}}. Kita memiliki: MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
10 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan Contoh Himpunan Contoh Misalkan A = {semar, gareng, petruk, bagong}, B = { finn, 10, 3 2, rey }, C = {9, {9}, {{9}}}. Kita memiliki: semar A, gareng A, arjuna A, MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
11 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan Contoh Himpunan Contoh Misalkan A = {semar, gareng, petruk, bagong}, B = { finn, 10, 3 2, rey }, C = {9, {9}, {{9}}}. Kita memiliki: semar A, gareng A, arjuna A, finn B, han B, luke B, MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
12 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan Contoh Himpunan Contoh Misalkan A = {semar, gareng, petruk, bagong}, B = { finn, 10, 3 2, rey }, C = {9, {9}, {{9}}}. Kita memiliki: semar A, gareng A, arjuna A, finn B, han B, luke B, 9 C, {9} C, {{9}} C, {{{9}}} C. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
13 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan Contoh Kita memiliki: himpunan empat bilangan prima positif pertama: MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
14 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan Contoh Kita memiliki: himpunan empat bilangan prima positif pertama: {2, 3, 5, 7}, himpunan lima bilangan ganjil positif pertama: MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
15 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan Contoh Kita memiliki: himpunan empat bilangan prima positif pertama: {2, 3, 5, 7}, himpunan lima bilangan ganjil positif pertama: {1, 3, 5, 7, 9}, himpunan 100 bilangan genap positif pertama: MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
16 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan Contoh Kita memiliki: himpunan empat bilangan prima positif pertama: {2, 3, 5, 7}, himpunan lima bilangan ganjil positif pertama: {1, 3, 5, 7, 9}, himpunan 100 bilangan genap positif pertama: {2, 4, 6,..., 200}, himpunan bilangan bulat: MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
17 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan Contoh Kita memiliki: himpunan empat bilangan prima positif pertama: {2, 3, 5, 7}, himpunan lima bilangan ganjil positif pertama: {1, 3, 5, 7, 9}, himpunan 100 bilangan genap positif pertama: {2, 4, 6,..., 200}, himpunan bilangan bulat: {..., 3, 2, 1, 0, 1, 2, 3,...}. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
18 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan Contoh Misalkan A 1 = {a, b}, A 2 = {a, {a, b}}, A 3 = {b, {a, {a, b}}}. Kita memiliki: 1 A 1 memuat dua anggota, MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
19 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan Contoh Misalkan A 1 = {a, b}, A 2 = {a, {a, b}}, A 3 = {b, {a, {a, b}}}. Kita memiliki: 1 A 1 memuat dua anggota, yaitu a dan b, 2 A 2 memuat dua anggota, MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
20 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan Contoh Misalkan A 1 = {a, b}, A 2 = {a, {a, b}}, A 3 = {b, {a, {a, b}}}. Kita memiliki: 1 A 1 memuat dua anggota, yaitu a dan b, 2 A 2 memuat dua anggota, yaitu a dan {a, b}, 3 A 3 memuat dua anggota, MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
21 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan Contoh Misalkan A 1 = {a, b}, A 2 = {a, {a, b}}, A 3 = {b, {a, {a, b}}}. Kita memiliki: 1 A 1 memuat dua anggota, yaitu a dan b, 2 A 2 memuat dua anggota, yaitu a dan {a, b}, 3 A 3 memuat dua anggota, yaitu b dan {a, {a, b}}. Akibatnya: MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
22 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan Contoh Misalkan A 1 = {a, b}, A 2 = {a, {a, b}}, A 3 = {b, {a, {a, b}}}. Kita memiliki: 1 A 1 memuat dua anggota, yaitu a dan b, 2 A 2 memuat dua anggota, yaitu a dan {a, b}, 3 A 3 memuat dua anggota, yaitu b dan {a, {a, b}}. Akibatnya: 1 a A 1, b A 1, MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
23 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan Contoh Misalkan A 1 = {a, b}, A 2 = {a, {a, b}}, A 3 = {b, {a, {a, b}}}. Kita memiliki: 1 A 1 memuat dua anggota, yaitu a dan b, 2 A 2 memuat dua anggota, yaitu a dan {a, b}, 3 A 3 memuat dua anggota, yaitu b dan {a, {a, b}}. Akibatnya: 1 a A 1, b A 1, 2 a A 2, A 1 A 2, b A 2, MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
24 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan Contoh Misalkan A 1 = {a, b}, A 2 = {a, {a, b}}, A 3 = {b, {a, {a, b}}}. Kita memiliki: 1 A 1 memuat dua anggota, yaitu a dan b, 2 A 2 memuat dua anggota, yaitu a dan {a, b}, 3 A 3 memuat dua anggota, yaitu b dan {a, {a, b}}. Akibatnya: 1 a A 1, b A 1, 2 a A 2, A 1 A 2, b A 2, 3 b A 3, A 2 A 3, a A 3, A 1 A 3. Contoh tersebut memperlihatkan bahwa sebuah himpunan bisa jadi merupakan anggota dari himpunan lain. Anggota himpunan juga dapat berupa himpunan. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
25 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan Cara Mendefinisikan dan Menulis Himpunan Himpunan dapat direpresentasikan dengan: 1 menggunakan daftar: 1 A = {x 1, x 2,..., x n} untuk himpunan dengan berhingga banyaknya anggota; 2 A = {x 1, x 2,...} untuk himpunan dengan tak berhingga banyaknya anggota. Tanda... digunakan untuk menunjukkan bahwa pola untuk anggota himpunan tersebut sudah jelas. 2 menggunakan notasi pembangun himpunan (set builder notation) dengan suatu predikat tertentu 1 A = {x P (x)} atau A = {x : P (x)} 2 A = {x S P (x)} atau A = {x S : P (x)}, dalam hal ini S adalah himpunan lain dalam konteks pembicaraan yang membatasi elemen-elemen dari himpunan yang dinotasikan. 3 Kadang-kadang S berupa himpunan universal atau himpunan semesta pembicaraan. Dalam hal ini A = {x S P (x)} dibaca sebagai: A memuat seluruh x di S yang memenuhi P (x). P (x) merupakan predikat uner dengan variabel x. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
26 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan Contoh Notasi Pembentuk Himpunan Contoh Misalkan: 1 A = {w w bilangan bulat positif yang kurang dari 10}, 2 B = {x P (x) } dengan P (x) : x bilangan bulat ganjil antara 20 dan 30, 3 C = {y P (y)} dengan P (y) : y bilangan bulat positif yang habis membagi 10, 4 D = {z z faktor prima positif dari 12}. Maka: 1 A = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
27 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan Contoh Notasi Pembentuk Himpunan Contoh Misalkan: 1 A = {w w bilangan bulat positif yang kurang dari 10}, 2 B = {x P (x) } dengan P (x) : x bilangan bulat ganjil antara 20 dan 30, 3 C = {y P (y)} dengan P (y) : y bilangan bulat positif yang habis membagi 10, 4 D = {z z faktor prima positif dari 12}. Maka: 1 A = {1, 2, 3,..., 8, 9}, 2 B = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
28 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan Contoh Notasi Pembentuk Himpunan Contoh Misalkan: 1 A = {w w bilangan bulat positif yang kurang dari 10}, 2 B = {x P (x) } dengan P (x) : x bilangan bulat ganjil antara 20 dan 30, 3 C = {y P (y)} dengan P (y) : y bilangan bulat positif yang habis membagi 10, 4 D = {z z faktor prima positif dari 12}. Maka: 1 A = {1, 2, 3,..., 8, 9}, 2 B = {21, 23, 25, 27, 29}, 3 C = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
29 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan Contoh Notasi Pembentuk Himpunan Contoh Misalkan: 1 A = {w w bilangan bulat positif yang kurang dari 10}, 2 B = {x P (x) } dengan P (x) : x bilangan bulat ganjil antara 20 dan 30, 3 C = {y P (y)} dengan P (y) : y bilangan bulat positif yang habis membagi 10, 4 D = {z z faktor prima positif dari 12}. Maka: 1 A = {1, 2, 3,..., 8, 9}, 2 B = {21, 23, 25, 27, 29}, 3 C = {1, 2, 5, 10}, 4 D = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
30 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan Contoh Notasi Pembentuk Himpunan Contoh Misalkan: 1 A = {w w bilangan bulat positif yang kurang dari 10}, 2 B = {x P (x) } dengan P (x) : x bilangan bulat ganjil antara 20 dan 30, 3 C = {y P (y)} dengan P (y) : y bilangan bulat positif yang habis membagi 10, 4 D = {z z faktor prima positif dari 12}. Maka: 1 A = {1, 2, 3,..., 8, 9}, 2 B = {21, 23, 25, 27, 29}, 3 C = {1, 2, 5, 10}, 4 D = {2, 3}. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
31 Bahasan Beberapa Himpunan Bilangan 1 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan 2 Beberapa Himpunan Bilangan 3 Himpunan Semesta (Universal) dan Diagram Venn 4 Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian 5 Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa 6 Operasi Himpunan 7 Produk Kartesius 8 Prinsip Inklusi-Eksklusi 9 Partisi Himpunan 10 Pembuktian Matematis Terkait Himpunan MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
32 Beberapa Himpunan Bilangan Beberapa Himpunan Bilangan Himpunan bilangan asli/ himpunan bilangan natural: dinotasikan dengan N, N, atau N. Dalam kuliah ini N = {1, 2, 3,...}. Meskipun demikian, banyak referensi ilmu komputer yang mendefinisikan N = {0, 1, 2, 3,...}. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
33 Beberapa Himpunan Bilangan Beberapa Himpunan Bilangan Himpunan bilangan asli/ himpunan bilangan natural: dinotasikan dengan N, N, atau N. Dalam kuliah ini N = {1, 2, 3,...}. Meskipun demikian, banyak referensi ilmu komputer yang mendefinisikan N = {0, 1, 2, 3,...}. Himpunan bilangan cacah: dinotasikan dengan N 0, N 0, atau N 0. Dalam kuliah ini N 0 = {0, 1, 2, 3,...}. Setiap anggota himpunan bilangan asli juga anggota himpunan bilangan cacah. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
34 Beberapa Himpunan Bilangan Beberapa Himpunan Bilangan Himpunan bilangan asli/ himpunan bilangan natural: dinotasikan dengan N, N, atau N. Dalam kuliah ini N = {1, 2, 3,...}. Meskipun demikian, banyak referensi ilmu komputer yang mendefinisikan N = {0, 1, 2, 3,...}. Himpunan bilangan cacah: dinotasikan dengan N 0, N 0, atau N 0. Dalam kuliah ini N 0 = {0, 1, 2, 3,...}. Setiap anggota himpunan bilangan asli juga anggota himpunan bilangan cacah. Himpunan bilangan bulat: dinotasikan dengan Z, Z, atau Z, didefinisikan sebagai Z = {..., 3, 2, 1, 0, 1, 2, 3,...}. Setiap anggota himpunan bilangan cacah juga anggota himpunan bilangan asli. Himpunan bilangan bulat positif dinotasikan dengan Z + atau Z >0, kita memiliki Z + = {1, 2, 3,...}. Himpunan bilangan bulat positif sama dengan himpunan bilangan asli, sehingga Z + = N. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
35 Beberapa Himpunan Bilangan Himpunan bilangan rasional: dinotasikan dengan Q, Q, atau Q, didefinisikan sebagai Q := { a b a, b Z dan b 0}. Karena pada himpunan tidak terdapat duplikasi elemen, Q juga dapat didefinisikan sebagai Q := { a b a Z, b N, dan FPB (a, b) = 1}. Setiap bilangan bulat m dapat ditulis dalam bentuk m 1. Jadi setiap anggota himpunan bilangan bulat juga anggota himpunan bilangan rasional. Himpunan bilangan rasional positif dinotasikan dengan Q + atau Q >0. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
36 Beberapa Himpunan Bilangan Himpunan bilangan rasional: dinotasikan dengan Q, Q, atau Q, didefinisikan sebagai Q := { a b a, b Z dan b 0}. Karena pada himpunan tidak terdapat duplikasi elemen, Q juga dapat didefinisikan sebagai Q := { a b a Z, b N, dan FPB (a, b) = 1}. Setiap bilangan bulat m dapat ditulis dalam bentuk m 1. Jadi setiap anggota himpunan bilangan bulat juga anggota himpunan bilangan rasional. Himpunan bilangan rasional positif dinotasikan dengan Q + atau Q >0. Himpunan bilangan real (bilangan nyata): dinotasikan dinotasikan dengan R, R, atau R. Himpunan bilangan real mencakup seluruh bilangan yang dapat diukur secara kontinu. Himpunan bilangan real mencakup himpunan seluruh bilangan rasional (Q) dan himpunan seluruh bilangan irasional. Himpunan bilangan real positif dinotasikan dengan R + atau R >0. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
37 Beberapa Himpunan Bilangan Himpunan bilangan rasional: dinotasikan dengan Q, Q, atau Q, didefinisikan sebagai Q := { a b a, b Z dan b 0}. Karena pada himpunan tidak terdapat duplikasi elemen, Q juga dapat didefinisikan sebagai Q := { a b a Z, b N, dan FPB (a, b) = 1}. Setiap bilangan bulat m dapat ditulis dalam bentuk m 1. Jadi setiap anggota himpunan bilangan bulat juga anggota himpunan bilangan rasional. Himpunan bilangan rasional positif dinotasikan dengan Q + atau Q >0. Himpunan bilangan real (bilangan nyata): dinotasikan dinotasikan dengan R, R, atau R. Himpunan bilangan real mencakup seluruh bilangan yang dapat diukur secara kontinu. Himpunan bilangan real mencakup himpunan seluruh bilangan rasional (Q) dan himpunan seluruh bilangan irasional. Himpunan bilangan real positif dinotasikan dengan R + atau R >0. Himpunan bilangan kompleks: dinotasikan dengan C, C, atau C, didefinisikan sebagai C := { a + bi a, b R dan i 2 = 1 }. Setiap bilangan real dapat ditulis dalam bentuk a + 0i. Jadi setiap anggota himpunan bilangan real juga anggota himpunan bilangan kompleks. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
38 Bahasan Himpunan Semesta (Universal) dan Diagram Venn 1 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan 2 Beberapa Himpunan Bilangan 3 Himpunan Semesta (Universal) dan Diagram Venn 4 Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian 5 Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa 6 Operasi Himpunan 7 Produk Kartesius 8 Prinsip Inklusi-Eksklusi 9 Partisi Himpunan 10 Pembuktian Matematis Terkait Himpunan MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
39 Himpunan Semesta (Universal) dan Diagram Venn Himpunan Semesta (Universal) Himpunan Semesta (Univeral) Himpunan semesta/ himpunan universal merupakan himpunan yang berisi semua objek yang sedang kita tinjau. Himpunan semesta/ himpunan universal biasa ditulis dengan S atau U. Himpunan semesta/ himpunan universal dapat berbeda-beda, bergantung pada batasan objek yang kita tinjau. Contoh 1 Misalkan kita memakai himpunan universal U = {x (x N) (x 100)}, ini berarti kita hanya meninjau bilangan asli yang tidak lebih dari 100. Kita tidak boleh meninjau bilangan lain di luar U, contohnya 1, 101, ataupun 1 2, 2 Misakan kita memakai himpunan universal U = R, ini berarti kita hanya meninjau bilangan real, saja. Kita tidak boleh meninjau elemen lain di luar U, contohnya 2 maupun MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
40 Himpunan Semesta (Universal) dan Diagram Venn Diagram Venn Diagram Venn Diagram Venn merupakan ilustrasi grafis dari keterkaitan antara beberapa himpunan ditinjau terhadap himpunan semesta tertentu. Misalkan kita memiliki himpunan semesta U = {α α termasuk 26 huruf dalam alfabet standar} dan V = {β β huruf vokal dalam alfabet standar}. Representasi diagram Venn dari hal ini adalah MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
41 Himpunan Semesta (Universal) dan Diagram Venn Diagram Venn Diagram Venn Diagram Venn merupakan ilustrasi grafis dari keterkaitan antara beberapa himpunan ditinjau terhadap himpunan semesta tertentu. Misalkan kita memiliki himpunan semesta U = {α α termasuk 26 huruf dalam alfabet standar} dan V = {β β huruf vokal dalam alfabet standar}. Representasi diagram Venn dari hal ini adalah MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
42 Himpunan Semesta (Universal) dan Diagram Venn Misalkan kita memiliki himpunan semesta U = {x (x N) (x 8)}, A = {1, 2, 3, 5}, dan B = {2, 5, 6, 8}. Representasi diagram Venn dari hal ini adalah MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
43 Himpunan Semesta (Universal) dan Diagram Venn Misalkan kita memiliki himpunan semesta U = {x (x N) (x 8)}, A = {1, 2, 3, 5}, dan B = {2, 5, 6, 8}. Representasi diagram Venn dari hal ini adalah U A B MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
44 Bahasan Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian 1 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan 2 Beberapa Himpunan Bilangan 3 Himpunan Semesta (Universal) dan Diagram Venn 4 Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian 5 Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa 6 Operasi Himpunan 7 Produk Kartesius 8 Prinsip Inklusi-Eksklusi 9 Partisi Himpunan 10 Pembuktian Matematis Terkait Himpunan MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
45 Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Kesamaan Himpunan Definisi (Kesamaan Himpunan) Dua himpunan A dan B dikatakan sama, ditulis dengan A = B, apabila A dan B memuat elemen-elemen yang sama. Selain itu, A dan B tidak sama dan ditulis dengan A B. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
46 Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Kesamaan Himpunan Definisi (Kesamaan Himpunan) Dua himpunan A dan B dikatakan sama, ditulis dengan A = B, apabila A dan B memuat elemen-elemen yang sama. Selain itu, A dan B tidak sama dan ditulis dengan A B. A = B jika & hanya jika (jikka) formula logika predikat x (x A x B) bernilai benar. Contoh Misalkan: A = {1, 2, 3, 4, 6, 12}, B = {x x faktor positif dari 12}, C = {1, 2, 3}, D = {1, 2, 2, 3, 3, 3}. Maka kita memiliki: MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
47 Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Kesamaan Himpunan Definisi (Kesamaan Himpunan) Dua himpunan A dan B dikatakan sama, ditulis dengan A = B, apabila A dan B memuat elemen-elemen yang sama. Selain itu, A dan B tidak sama dan ditulis dengan A B. A = B jika & hanya jika (jikka) formula logika predikat x (x A x B) bernilai benar. Contoh Misalkan: A = {1, 2, 3, 4, 6, 12}, B = {x x faktor positif dari 12}, C = {1, 2, 3}, D = {1, 2, 2, 3, 3, 3}. Maka kita memiliki: A = B, C = D, A C, A D, B C, B D. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
48 Himpunan Bagian Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Definisi (Himpunan Bagian) MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
49 Himpunan Bagian Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Definisi (Himpunan Bagian) Himpunan A dikatakan sebagai himpunan bagian/ subhimpunan/ subset dari B, ditulis dengan A B, apabila setiap elemen dari A juga merupakan elemen dari B. Selanjutnya B dikatakan superset dari A dan ditulis dengan B A. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
50 Himpunan Bagian Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Definisi (Himpunan Bagian) Himpunan A dikatakan sebagai himpunan bagian/ subhimpunan/ subset dari B, ditulis dengan A B, apabila setiap elemen dari A juga merupakan elemen dari B. Selanjutnya B dikatakan superset dari A dan ditulis dengan B A. A B jikka formula logika predikat x (x A x B) bernilai benar. Definisi (Himpunan Bagian Sejati) MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
51 Himpunan Bagian Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Definisi (Himpunan Bagian) Himpunan A dikatakan sebagai himpunan bagian/ subhimpunan/ subset dari B, ditulis dengan A B, apabila setiap elemen dari A juga merupakan elemen dari B. Selanjutnya B dikatakan superset dari A dan ditulis dengan B A. A B jikka formula logika predikat x (x A x B) bernilai benar. Definisi (Himpunan Bagian Sejati) Himpunan A dikatakan sebagai himpunan bagian sejati/ subhimpunan sejati/ subset sejati (proper subset) dari B, ditulis dengan A B atau A B, apabila A B tetapi A B. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
52 Himpunan Bagian Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Definisi (Himpunan Bagian) Himpunan A dikatakan sebagai himpunan bagian/ subhimpunan/ subset dari B, ditulis dengan A B, apabila setiap elemen dari A juga merupakan elemen dari B. Selanjutnya B dikatakan superset dari A dan ditulis dengan B A. A B jikka formula logika predikat x (x A x B) bernilai benar. Definisi (Himpunan Bagian Sejati) Himpunan A dikatakan sebagai himpunan bagian sejati/ subhimpunan sejati/ subset sejati (proper subset) dari B, ditulis dengan A B atau A B, apabila A B tetapi A B. A B jikka formula logika predikat x (x A x B) x (x B x A) bernilai benar. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
53 Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Diagram Venn untuk hubungan A B dapat diilustrasikan sebagai berikut. U A B MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
54 Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Contoh Misalkan: A = {1, 2, 3, 4, 5}, B = {1, 2, 3, 4}, C = {x (x N) (x + 5 < 10)}, = {}. Maka: MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
55 Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Contoh Misalkan: Maka: A = {1, 2, 3, 4, 5}, B = {1, 2, 3, 4}, C = {x (x N) (x + 5 < 10)}, = {}. 1 A, B, C, dan, serta A, B, C, tetapi tidak benar bahwa, MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
56 Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Contoh Misalkan: Maka: A = {1, 2, 3, 4, 5}, B = {1, 2, 3, 4}, C = {x (x N) (x + 5 < 10)}, = {}. 1 A, B, C, dan, serta A, B, C, tetapi tidak benar bahwa, 2 B A dan B A, karena 5 A tetapi 5 B, MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
57 Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Contoh Misalkan: Maka: A = {1, 2, 3, 4, 5}, B = {1, 2, 3, 4}, C = {x (x N) (x + 5 < 10)}, = {}. 1 A, B, C, dan, serta A, B, C, tetapi tidak benar bahwa, 2 B A dan B A, karena 5 A tetapi 5 B, 3 C A, C A (karena 5 A tetapi 5 C), C B, dan B C (karena B = C). Contoh Untuk himpunan-himpunan bilangan, kita memiliki N N 0 Z Q R C. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
58 Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Lebih Jauh Tentang Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Teorema Untuk setiap himpunan A berlaku: 1 A, 2 A A. Bukti Bukti diserahkan kepada pembaca sebagai latihan. Teorema Apabila A dan B adalah dua himpunan, maka A = B jika & hanya jika A B dan A B. Bukti Bukti diserahkan kepada pembaca sebagai latihan. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
59 Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Teorema Untuk setiap himpunan A, B, dan C berlaku: jika A B dan B C, maka A C. Bukti Bukti diserahkan kepada pembaca sebagai latihan. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
60 Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Latihan 1: Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Latihan Untuk setiap pernyataan berikut, pilih T bila pernyataan tersebut benar, atau F bila pernyataan tersebut salah. 1 {1, 3, 5} = {3, 5, 1} T F 2 {1, 3, 5} = {1, 3, 3, 3, 5, 5, 5, 5, 5} T F 3 {1, {1}, {{1}}} = {1} T F 4 {1} {1, {1}} T F 5 = { } T F Solusi: MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
61 Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Latihan 1: Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Latihan Untuk setiap pernyataan berikut, pilih T bila pernyataan tersebut benar, atau F bila pernyataan tersebut salah. 1 {1, 3, 5} = {3, 5, 1} T F 2 {1, 3, 5} = {1, 3, 3, 3, 5, 5, 5, 5, 5} T F 3 {1, {1}, {{1}}} = {1} T F 4 {1} {1, {1}} T F 5 = { } T F Solusi: Nomor 1: T, karena urutan pada himpunan tidak diperhatikan. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
62 Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Latihan 1: Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Latihan Untuk setiap pernyataan berikut, pilih T bila pernyataan tersebut benar, atau F bila pernyataan tersebut salah. 1 {1, 3, 5} = {3, 5, 1} T F 2 {1, 3, 5} = {1, 3, 3, 3, 5, 5, 5, 5, 5} T F 3 {1, {1}, {{1}}} = {1} T F 4 {1} {1, {1}} T F 5 = { } T F Solusi: Nomor 1: T, karena urutan pada himpunan tidak diperhatikan. Nomor 2: T, karena duplikasi anggota himpunan tidak diperhatikan. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
63 Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Latihan 1: Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Latihan Untuk setiap pernyataan berikut, pilih T bila pernyataan tersebut benar, atau F bila pernyataan tersebut salah. 1 {1, 3, 5} = {3, 5, 1} T F 2 {1, 3, 5} = {1, 3, 3, 3, 5, 5, 5, 5, 5} T F 3 {1, {1}, {{1}}} = {1} T F 4 {1} {1, {1}} T F 5 = { } T F Solusi: Nomor 1: T, karena urutan pada himpunan tidak diperhatikan. Nomor 2: T, karena duplikasi anggota himpunan tidak diperhatikan. Nomor 3: F, karena himpunan {1, {1}, {{1}}} memuat tiga anggota, yaitu 1, {1}, dan {{1}}; sedangkan {1} hanya memuat satu anggota, yaitu 1. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
64 Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Latihan 1: Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Latihan Untuk setiap pernyataan berikut, pilih T bila pernyataan tersebut benar, atau F bila pernyataan tersebut salah. 1 {1, 3, 5} = {3, 5, 1} T F 2 {1, 3, 5} = {1, 3, 3, 3, 5, 5, 5, 5, 5} T F 3 {1, {1}, {{1}}} = {1} T F 4 {1} {1, {1}} T F 5 = { } T F Solusi: Nomor 1: T, karena urutan pada himpunan tidak diperhatikan. Nomor 2: T, karena duplikasi anggota himpunan tidak diperhatikan. Nomor 3: F, karena himpunan {1, {1}, {{1}}} memuat tiga anggota, yaitu 1, {1}, dan {{1}}; sedangkan {1} hanya memuat satu anggota, yaitu 1. Nomor 4: T, karena 1 {1} dan 1 {1, {1}}. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
65 Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Latihan 1: Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Latihan Untuk setiap pernyataan berikut, pilih T bila pernyataan tersebut benar, atau F bila pernyataan tersebut salah. 1 {1, 3, 5} = {3, 5, 1} T F 2 {1, 3, 5} = {1, 3, 3, 3, 5, 5, 5, 5, 5} T F 3 {1, {1}, {{1}}} = {1} T F 4 {1} {1, {1}} T F 5 = { } T F Solusi: Nomor 1: T, karena urutan pada himpunan tidak diperhatikan. Nomor 2: T, karena duplikasi anggota himpunan tidak diperhatikan. Nomor 3: F, karena himpunan {1, {1}, {{1}}} memuat tiga anggota, yaitu 1, {1}, dan {{1}}; sedangkan {1} hanya memuat satu anggota, yaitu 1. Nomor 4: T, karena 1 {1} dan 1 {1, {1}}. Nomor 5: F, karena tidak memuat anggota apapun; sedangkan { } memuat satu anggota, yaitu. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
66 Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Latihan: Hubungan antar Dua Himpunan Latihan Isilah tempat yang telah disediakan dengan: =,,,,, atau X jika hubungan =,,,, tidak dapat ditentukan. (1) { } {{}} (2) {0} (3) {, { }} { } (4) {1} {{1}, {{1}}, {{{1}}}} (5) {{}} {} (6) { } {0} MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
67 Solusi Latihan Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian 1 Karena = {}, maka { } = {{}}. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
68 Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Solusi Latihan 1 Karena = {}, maka { } = {{}}. 2 Karena A untuk sembarang himpunan A, maka {0}. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
69 Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Solusi Latihan 1 Karena = {}, maka { } = {{}}. 2 Karena A untuk sembarang himpunan A, maka {0}. 3 Karena { } dan {, { }}, maka { } {, { }}, atau {, { }} { }. Kita juga dapat mengatakan bahwa {, { }} { } karena { } adalah anggota dari {, { }}. Jadi ada dua jawaban benar, yaitu dan. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
70 Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian Solusi Latihan 1 Karena = {}, maka { } = {{}}. 2 Karena A untuk sembarang himpunan A, maka {0}. 3 Karena { } dan {, { }}, maka { } {, { }}, atau {, { }} { }. Kita juga dapat mengatakan bahwa {, { }} { } karena { } adalah anggota dari {, { }}. Jadi ada dua jawaban benar, yaitu dan. 4 {1} {{1}, {{1}}, {{{1}}}}. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
71 Solusi Latihan Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian 1 Karena = {}, maka { } = {{}}. 2 Karena A untuk sembarang himpunan A, maka {0}. 3 Karena { } dan {, { }}, maka { } {, { }}, atau {, { }} { }. Kita juga dapat mengatakan bahwa {, { }} { } karena { } adalah anggota dari {, { }}. Jadi ada dua jawaban benar, yaitu dan. 4 {1} {{1}, {{1}}, {{{1}}}}. 5 Karena {{}} {} dan {{}} {}, maka ada dua jawaban benar, yaitu dan. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
72 Solusi Latihan Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian 1 Karena = {}, maka { } = {{}}. 2 Karena A untuk sembarang himpunan A, maka {0}. 3 Karena { } dan {, { }}, maka { } {, { }}, atau {, { }} { }. Kita juga dapat mengatakan bahwa {, { }} { } karena { } adalah anggota dari {, { }}. Jadi ada dua jawaban benar, yaitu dan. 4 {1} {{1}, {{1}}, {{{1}}}}. 5 Karena {{}} {} dan {{}} {}, maka ada dua jawaban benar, yaitu dan. 6 { } adalah himpunan yang memuat tepat satu anggota, yaitu himpunan kosong. Himpunan {0} juga himpunan yang memuat tepat satu anggota, yaitu 0. Jelas bahwa { } {0}, dengan perkataan lain tidak terdapat hubungan =,,,, antara { } dan {0}. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
73 Bahasan Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa 1 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan 2 Beberapa Himpunan Bilangan 3 Himpunan Semesta (Universal) dan Diagram Venn 4 Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian 5 Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa 6 Operasi Himpunan 7 Produk Kartesius 8 Prinsip Inklusi-Eksklusi 9 Partisi Himpunan 10 Pembuktian Matematis Terkait Himpunan MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
74 Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa Kardinalitas Himpunan (Berhingga) Definisi Misalkan A adalah sebuah himpunan: Contoh A dikatakan himpunan berhingga (finite set) jikka A memuat tepat n anggota, untuk suatu bilangan bulat tak negatif n; dalam hal ini, n dikatakan sebagai kardinalitas dari A, dan dinotasikan dengan A, n (A), atau #A, A dikatakan himpunan tak berhingga (infinite set) jikka A bukan himpunan berhingga. Jika A = {m N m < 10 dan m ganjil}, maka A = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
75 Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa Kardinalitas Himpunan (Berhingga) Definisi Misalkan A adalah sebuah himpunan: Contoh A dikatakan himpunan berhingga (finite set) jikka A memuat tepat n anggota, untuk suatu bilangan bulat tak negatif n; dalam hal ini, n dikatakan sebagai kardinalitas dari A, dan dinotasikan dengan A, n (A), atau #A, A dikatakan himpunan tak berhingga (infinite set) jikka A bukan himpunan berhingga. Jika A = {m N m < 10 dan m ganjil}, maka A = 5. = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
76 Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa Kardinalitas Himpunan (Berhingga) Definisi Misalkan A adalah sebuah himpunan: Contoh A dikatakan himpunan berhingga (finite set) jikka A memuat tepat n anggota, untuk suatu bilangan bulat tak negatif n; dalam hal ini, n dikatakan sebagai kardinalitas dari A, dan dinotasikan dengan A, n (A), atau #A, A dikatakan himpunan tak berhingga (infinite set) jikka A bukan himpunan berhingga. Jika A = {m N m < 10 dan m ganjil}, maka A = 5. = 0, { } = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
77 Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa Kardinalitas Himpunan (Berhingga) Definisi Misalkan A adalah sebuah himpunan: Contoh A dikatakan himpunan berhingga (finite set) jikka A memuat tepat n anggota, untuk suatu bilangan bulat tak negatif n; dalam hal ini, n dikatakan sebagai kardinalitas dari A, dan dinotasikan dengan A, n (A), atau #A, A dikatakan himpunan tak berhingga (infinite set) jikka A bukan himpunan berhingga. Jika A = {m N m < 10 dan m ganjil}, maka A = 5. = 0, { } = 1, {{ }} = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
78 Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa Kardinalitas Himpunan (Berhingga) Definisi Misalkan A adalah sebuah himpunan: Contoh A dikatakan himpunan berhingga (finite set) jikka A memuat tepat n anggota, untuk suatu bilangan bulat tak negatif n; dalam hal ini, n dikatakan sebagai kardinalitas dari A, dan dinotasikan dengan A, n (A), atau #A, A dikatakan himpunan tak berhingga (infinite set) jikka A bukan himpunan berhingga. Jika A = {m N m < 10 dan m ganjil}, maka A = 5. = 0, { } = 1, {{ }} = 1, {, { }, {{ }}} = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
79 Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa Kardinalitas Himpunan (Berhingga) Definisi Misalkan A adalah sebuah himpunan: Contoh A dikatakan himpunan berhingga (finite set) jikka A memuat tepat n anggota, untuk suatu bilangan bulat tak negatif n; dalam hal ini, n dikatakan sebagai kardinalitas dari A, dan dinotasikan dengan A, n (A), atau #A, A dikatakan himpunan tak berhingga (infinite set) jikka A bukan himpunan berhingga. Jika A = {m N m < 10 dan m ganjil}, maka A = 5. = 0, { } = 1, {{ }} = 1, {, { }, {{ }}} = 3. N, Z, Q, R, C adalah contoh himpunan tak berhingga. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
80 Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa Ekuivalensi Dua Buah Himpunan Definisi Dua buah himpunan A dan B dikatakan ekuivalen, ditulis A B, bila kardinalitasnya sama. Bila A dan B berhingga, maka A B bila A = B. Contoh Himpunan A = {1, 2, 3, 4} dan B = {2, 4, 6, 8} memenuhi sifat A B tetapi A B karena A = B = 4. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
81 Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa Himpunan Kuasa (Power Set) Definisi Misalkan A adalah sebuah himpunan. Himpunan kuasa (power set) dari A adalah himpunan yang anggotanya adalah semua himpunan bagian dari A. Himpunan kuasa dari A dinotasikan dengan 2 A, P (A), atau (A). Contoh P ({a, b}) = {, {a}, {b}, {a, b}}. P ({0, 1, 2}) = { MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
82 Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa Himpunan Kuasa (Power Set) Definisi Misalkan A adalah sebuah himpunan. Himpunan kuasa (power set) dari A adalah himpunan yang anggotanya adalah semua himpunan bagian dari A. Himpunan kuasa dari A dinotasikan dengan 2 A, P (A), atau (A). Contoh P ({a, b}) = {, {a}, {b}, {a, b}}. P ({0, 1, 2}) = {, MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
83 Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa Himpunan Kuasa (Power Set) Definisi Misalkan A adalah sebuah himpunan. Himpunan kuasa (power set) dari A adalah himpunan yang anggotanya adalah semua himpunan bagian dari A. Himpunan kuasa dari A dinotasikan dengan 2 A, P (A), atau (A). Contoh P ({a, b}) = {, {a}, {b}, {a, b}}. P ({0, 1, 2}) = {, {0}, {1}, {2}, MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
84 Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa Himpunan Kuasa (Power Set) Definisi Misalkan A adalah sebuah himpunan. Himpunan kuasa (power set) dari A adalah himpunan yang anggotanya adalah semua himpunan bagian dari A. Himpunan kuasa dari A dinotasikan dengan 2 A, P (A), atau (A). Contoh P ({a, b}) = {, {a}, {b}, {a, b}}. P ({0, 1, 2}) = {, {0}, {1}, {2}, {0, 1}, {0, 2}, {1, 2}, MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
85 Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa Himpunan Kuasa (Power Set) Definisi Misalkan A adalah sebuah himpunan. Himpunan kuasa (power set) dari A adalah himpunan yang anggotanya adalah semua himpunan bagian dari A. Himpunan kuasa dari A dinotasikan dengan 2 A, P (A), atau (A). Contoh P ({a, b}) = {, {a}, {b}, {a, b}}. P ({0, 1, 2}) = {, {0}, {1}, {2}, {0, 1}, {0, 2}, {1, 2}, {0, 1, 2}}. P ( ) = { MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
86 Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa Himpunan Kuasa (Power Set) Definisi Misalkan A adalah sebuah himpunan. Himpunan kuasa (power set) dari A adalah himpunan yang anggotanya adalah semua himpunan bagian dari A. Himpunan kuasa dari A dinotasikan dengan 2 A, P (A), atau (A). Contoh P ({a, b}) = {, {a}, {b}, {a, b}}. P ({0, 1, 2}) = {, {0}, {1}, {2}, {0, 1}, {0, 2}, {1, 2}, {0, 1, 2}}. P ( ) = { }. P ({ }) = { MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
87 Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa Himpunan Kuasa (Power Set) Definisi Misalkan A adalah sebuah himpunan. Himpunan kuasa (power set) dari A adalah himpunan yang anggotanya adalah semua himpunan bagian dari A. Himpunan kuasa dari A dinotasikan dengan 2 A, P (A), atau (A). Contoh P ({a, b}) = {, {a}, {b}, {a, b}}. P ({0, 1, 2}) = {, {0}, {1}, {2}, {0, 1}, {0, 2}, {1, 2}, {0, 1, 2}}. P ( ) = { }. P ({ }) = {, MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
88 Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa Himpunan Kuasa (Power Set) Definisi Misalkan A adalah sebuah himpunan. Himpunan kuasa (power set) dari A adalah himpunan yang anggotanya adalah semua himpunan bagian dari A. Himpunan kuasa dari A dinotasikan dengan 2 A, P (A), atau (A). Contoh P ({a, b}) = {, {a}, {b}, {a, b}}. P ({0, 1, 2}) = {, {0}, {1}, {2}, {0, 1}, {0, 2}, {1, 2}, {0, 1, 2}}. P ( ) = { }. P ({ }) = {, { }}. P ({, { }}) = { MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
89 Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa Himpunan Kuasa (Power Set) Definisi Misalkan A adalah sebuah himpunan. Himpunan kuasa (power set) dari A adalah himpunan yang anggotanya adalah semua himpunan bagian dari A. Himpunan kuasa dari A dinotasikan dengan 2 A, P (A), atau (A). Contoh P ({a, b}) = {, {a}, {b}, {a, b}}. P ({0, 1, 2}) = {, {0}, {1}, {2}, {0, 1}, {0, 2}, {1, 2}, {0, 1, 2}}. P ( ) = { }. P ({ }) = {, { }}. P ({, { }}) = {, MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
90 Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa Himpunan Kuasa (Power Set) Definisi Misalkan A adalah sebuah himpunan. Himpunan kuasa (power set) dari A adalah himpunan yang anggotanya adalah semua himpunan bagian dari A. Himpunan kuasa dari A dinotasikan dengan 2 A, P (A), atau (A). Contoh P ({a, b}) = {, {a}, {b}, {a, b}}. P ({0, 1, 2}) = {, {0}, {1}, {2}, {0, 1}, {0, 2}, {1, 2}, {0, 1, 2}}. P ( ) = { }. P ({ }) = {, { }}. P ({, { }}) = {, { }, MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
91 Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa Himpunan Kuasa (Power Set) Definisi Misalkan A adalah sebuah himpunan. Himpunan kuasa (power set) dari A adalah himpunan yang anggotanya adalah semua himpunan bagian dari A. Himpunan kuasa dari A dinotasikan dengan 2 A, P (A), atau (A). Contoh P ({a, b}) = {, {a}, {b}, {a, b}}. P ({0, 1, 2}) = {, {0}, {1}, {2}, {0, 1}, {0, 2}, {1, 2}, {0, 1, 2}}. P ( ) = { }. P ({ }) = {, { }}. P ({, { }}) = {, { }, {{ }}, MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
92 Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa Himpunan Kuasa (Power Set) Definisi Misalkan A adalah sebuah himpunan. Himpunan kuasa (power set) dari A adalah himpunan yang anggotanya adalah semua himpunan bagian dari A. Himpunan kuasa dari A dinotasikan dengan 2 A, P (A), atau (A). Contoh P ({a, b}) = {, {a}, {b}, {a, b}}. P ({0, 1, 2}) = {, {0}, {1}, {2}, {0, 1}, {0, 2}, {1, 2}, {0, 1, 2}}. P ( ) = { }. P ({ }) = {, { }}. P ({, { }}) = {, { }, {{ }}, {{, { }}}}. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
93 Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa Teorema Jika A adalah suatu himpunan dengan A = n, maka P (A) = 2 A = 2 n. Bukti Bukti dapat diperoleh melalui induksi matematika dan diserahkan kepada pembaca sebagai latihan. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
94 Bahasan Operasi Himpunan 1 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan 2 Beberapa Himpunan Bilangan 3 Himpunan Semesta (Universal) dan Diagram Venn 4 Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian 5 Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa 6 Operasi Himpunan 7 Produk Kartesius 8 Prinsip Inklusi-Eksklusi 9 Partisi Himpunan 10 Pembuktian Matematis Terkait Himpunan MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
95 Operasi Himpunan Beberapa Operasi Himpunan Standar Definisi Misalkan A dan B adalah dua himpunan, maka 1 Gabungan (union) dari A dan B, dinotasikan dengan A B, didefinisikan sebagai A B := {x x A atau x B}atau A B := {x (x A) (x B)}; 2 Irisan (intersection) dari A dan B, dinotasikan dengan A B, didefinisikan sebagai A B := {x x A dan x B}atau A B := {x (x A) (x B)}; Jika A B =, maka A dan B dikatakan saling lepas (disjoint)dan dapat ditulis A//B. 3 Selisih (difference) dari A dan B, dinotasikan dengan A \ B, A B, atau A B, didefinisikan sebagai A B := {x x A dan x B}atau A B := {x (x A) (x B)}; 4 Xor atau beda simetris (symmetric difference) dari A dan B, dinotasikan dengan A B didefinisikan sebagai A B := {x (x A) (x B)}, sehingga A B := (A \ B) (B \ A) = (A B) \ (A B). MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
96 Operasi Himpunan Definisi Jika A ditinjau pada himpunan semesta pembicaraan S, maka komplemen dari A, dinotasikan dengan A, A C, Ā, atau S A, didefinisikan sebagai A C := {x S x A}. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
97 A B Operasi Himpunan Misalkan A dan B adalah dua himpunan yang ditinjau pada himpunan semesta U. Kita memiliki A B = {x U : (x A) (x B)}. Diagram Venn untuk A B diilustrasikan sebagai berikut. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
98 A B Operasi Himpunan Misalkan A dan B adalah dua himpunan yang ditinjau pada himpunan semesta U. Kita memiliki A B = {x U : (x A) (x B)}. Diagram Venn untuk A B diilustrasikan sebagai berikut. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
99 Operasi Himpunan Contoh Diberikan himpunan semesta S = {x N : x 10}, A = {1, 2, 3, 4}, B = {3, 4, 5, 6}, maka: 1 A B = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
100 Operasi Himpunan Contoh Diberikan himpunan semesta S = {x N : x 10}, A = {1, 2, 3, 4}, B = {3, 4, 5, 6}, maka: 1 A B = {1, 2, 3, 4, 5, 6}. 2 A = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
101 Operasi Himpunan Contoh Diberikan himpunan semesta S = {x N : x 10}, A = {1, 2, 3, 4}, B = {3, 4, 5, 6}, maka: 1 A B = {1, 2, 3, 4, 5, 6}. 2 A = {1, 2, 3, 4}. 3 A S = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
102 Operasi Himpunan Contoh Diberikan himpunan semesta S = {x N : x 10}, A = {1, 2, 3, 4}, B = {3, 4, 5, 6}, maka: 1 A B = {1, 2, 3, 4, 5, 6}. 2 A = {1, 2, 3, 4}. 3 A S = S. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
103 A B Operasi Himpunan Misalkan A dan B adalah dua himpunan yang ditinjau pada himpunan semesta U. Kita memiliki A B = {x U : (x A) (x B)}. Diagram Venn untuk A B diilustrasikan sebagai berikut. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
104 A B Operasi Himpunan Misalkan A dan B adalah dua himpunan yang ditinjau pada himpunan semesta U. Kita memiliki A B = {x U : (x A) (x B)}. Diagram Venn untuk A B diilustrasikan sebagai berikut. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
105 Operasi Himpunan Contoh Diberikan himpunan semesta S = {x N : x 10}, A = {1, 2, 3, 4}, B = {3, 4, 5, 6}, C = {5, 6, 7, 8}, maka: 1 A B = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
106 Operasi Himpunan Contoh Diberikan himpunan semesta S = {x N : x 10}, A = {1, 2, 3, 4}, B = {3, 4, 5, 6}, C = {5, 6, 7, 8}, maka: 1 A B = {3, 4}. 2 B C = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
107 Operasi Himpunan Contoh Diberikan himpunan semesta S = {x N : x 10}, A = {1, 2, 3, 4}, B = {3, 4, 5, 6}, C = {5, 6, 7, 8}, maka: 1 A B = {3, 4}. 2 B C = {5, 6}. 3 A C = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
108 Operasi Himpunan Contoh Diberikan himpunan semesta S = {x N : x 10}, A = {1, 2, 3, 4}, B = {3, 4, 5, 6}, C = {5, 6, 7, 8}, maka: 1 A B = {3, 4}. 2 B C = {5, 6}. 3 A C =, karena tidak ada x S yang memenuhi (x A) (x C). Akibatnya kita dapat menulis A//C (A dan C saling lepas/ disjoint). 4 A B C = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
109 Operasi Himpunan Contoh Diberikan himpunan semesta S = {x N : x 10}, A = {1, 2, 3, 4}, B = {3, 4, 5, 6}, C = {5, 6, 7, 8}, maka: 1 A B = {3, 4}. 2 B C = {5, 6}. 3 A C =, karena tidak ada x S yang memenuhi (x A) (x C). Akibatnya kita dapat menulis A//C (A dan C saling lepas/ disjoint). 4 A B C =, karena tidak ada x S yang memenuhi (x A) (x B) (x C). Perhatikan bahwa: (A B) C = {3, 4} {5, 6, 7, 8} = dan A (B C) = {1, 2, 3, 4} {5, 6} =. Kita tidak dapat menulis A//B//C karena A dan B tidak saling lepas, begitu pula dengan B dan C. 5 A = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
110 Operasi Himpunan Contoh Diberikan himpunan semesta S = {x N : x 10}, A = {1, 2, 3, 4}, B = {3, 4, 5, 6}, C = {5, 6, 7, 8}, maka: 1 A B = {3, 4}. 2 B C = {5, 6}. 3 A C =, karena tidak ada x S yang memenuhi (x A) (x C). Akibatnya kita dapat menulis A//C (A dan C saling lepas/ disjoint). 4 A B C =, karena tidak ada x S yang memenuhi (x A) (x B) (x C). Perhatikan bahwa: (A B) C = {3, 4} {5, 6, 7, 8} = dan A (B C) = {1, 2, 3, 4} {5, 6} =. Kita tidak dapat menulis A//B//C karena A dan B tidak saling lepas, begitu pula dengan B dan C. 5 A =, karena tidak ada x S yang memenuhi (x A) (x ). Nilai kebenaran dari x selalu F. 6 A S = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
111 Operasi Himpunan Contoh Diberikan himpunan semesta S = {x N : x 10}, A = {1, 2, 3, 4}, B = {3, 4, 5, 6}, C = {5, 6, 7, 8}, maka: 1 A B = {3, 4}. 2 B C = {5, 6}. 3 A C =, karena tidak ada x S yang memenuhi (x A) (x C). Akibatnya kita dapat menulis A//C (A dan C saling lepas/ disjoint). 4 A B C =, karena tidak ada x S yang memenuhi (x A) (x B) (x C). Perhatikan bahwa: (A B) C = {3, 4} {5, 6, 7, 8} = dan A (B C) = {1, 2, 3, 4} {5, 6} =. Kita tidak dapat menulis A//B//C karena A dan B tidak saling lepas, begitu pula dengan B dan C. 5 A =, karena tidak ada x S yang memenuhi (x A) (x ). Nilai kebenaran dari x selalu F. 6 A S = A, karena jika x A S maka x memenuhi (x A) (x S), akibatnya haruslah x A, sehingga diperoleh A S = A. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
112 A B Operasi Himpunan Misalkan A dan B adalah dua himpunan yang ditinjau pada himpunan semesta U. Kita memiliki A B = {x U : (x A) (x B)} = {x U : (x A) (x B)}. Diagram Venn untuk A B diilustrasikan sebagai berikut. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
113 A B Operasi Himpunan Misalkan A dan B adalah dua himpunan yang ditinjau pada himpunan semesta U. Kita memiliki A B = {x U : (x A) (x B)} = {x U : (x A) (x B)}. Diagram Venn untuk A B diilustrasikan sebagai berikut. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
114 Operasi Himpunan Contoh Diberikan himpunan semesta S = {x N : x 10}, A = {1, 2, 3, 4}, B = {3, 4, 5, 6}, maka: 1 A B = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
115 Operasi Himpunan Contoh Diberikan himpunan semesta S = {x N : x 10}, A = {1, 2, 3, 4}, B = {3, 4, 5, 6}, maka: 1 A B = {1, 2, 3, 4} {3, 4, 5, 6} = {1, 2}. 2 B A = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
116 Operasi Himpunan Contoh Diberikan himpunan semesta S = {x N : x 10}, A = {1, 2, 3, 4}, B = {3, 4, 5, 6}, maka: 1 A B = {1, 2, 3, 4} {3, 4, 5, 6} = {1, 2}. 2 B A = {3, 4, 5, 6} {1, 2, 3, 4} = {5, 6}. 3 S A = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
117 Operasi Himpunan Contoh Diberikan himpunan semesta S = {x N : x 10}, A = {1, 2, 3, 4}, B = {3, 4, 5, 6}, maka: 1 A B = {1, 2, 3, 4} {3, 4, 5, 6} = {1, 2}. 2 B A = {3, 4, 5, 6} {1, 2, 3, 4} = {5, 6}. 3 S A = {x N : x 10} {1, 2, 3, 4} = {x S : (x S) (x A)} = {5, 6, 7, 8, 9, 10} = A C. 4 A S = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
118 Operasi Himpunan Contoh Diberikan himpunan semesta S = {x N : x 10}, A = {1, 2, 3, 4}, B = {3, 4, 5, 6}, maka: 1 A B = {1, 2, 3, 4} {3, 4, 5, 6} = {1, 2}. 2 B A = {3, 4, 5, 6} {1, 2, 3, 4} = {5, 6}. 3 S A = {x N : x 10} {1, 2, 3, 4} = {x S : (x S) (x A)} = {5, 6, 7, 8, 9, 10} = A C. 4 A S = {1, 2, 3, 4} {x N : x 10} = {x S : (x A) (x S)} =. 5 A = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
119 Operasi Himpunan Contoh Diberikan himpunan semesta S = {x N : x 10}, A = {1, 2, 3, 4}, B = {3, 4, 5, 6}, maka: 1 A B = {1, 2, 3, 4} {3, 4, 5, 6} = {1, 2}. 2 B A = {3, 4, 5, 6} {1, 2, 3, 4} = {5, 6}. 3 S A = {x N : x 10} {1, 2, 3, 4} = {x S : (x S) (x A)} = {5, 6, 7, 8, 9, 10} = A C. 4 A S = {1, 2, 3, 4} {x N : x 10} = {x S : (x A) (x S)} =. 5 A = {1, 2, 3, 4} = {x S : (x A) (x )} = {1, 2, 3, 4}, karena x selalu bernilai T. 6 A = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
120 Operasi Himpunan Contoh Diberikan himpunan semesta S = {x N : x 10}, A = {1, 2, 3, 4}, B = {3, 4, 5, 6}, maka: 1 A B = {1, 2, 3, 4} {3, 4, 5, 6} = {1, 2}. 2 B A = {3, 4, 5, 6} {1, 2, 3, 4} = {5, 6}. 3 S A = {x N : x 10} {1, 2, 3, 4} = {x S : (x S) (x A)} = {5, 6, 7, 8, 9, 10} = A C. 4 A S = {1, 2, 3, 4} {x N : x 10} = {x S : (x A) (x S)} =. 5 A = {1, 2, 3, 4} = {x S : (x A) (x )} = {1, 2, 3, 4}, karena x selalu bernilai T. 6 A = {1, 2, 3, 4} = {x S : (x ) (x A)} =, karena x selalu bernilai F. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
121 A B Operasi Himpunan Misalkan A dan B adalah dua himpunan yang ditinjau pada himpunan semesta U. Kita memiliki A B = (A B) (A B) = (A B) (B A) = {x U : (x A) (x B)}. Diagram Venn untuk A B diilustrasikan sebagai berikut. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
122 A B Operasi Himpunan Misalkan A dan B adalah dua himpunan yang ditinjau pada himpunan semesta U. Kita memiliki A B = (A B) (A B) = (A B) (B A) = {x U : (x A) (x B)}. Diagram Venn untuk A B diilustrasikan sebagai berikut. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
123 Operasi Himpunan Contoh Diberikan himpunan semesta S = {x N : x 10}, A = {1, 2, 3, 4}, B = {3, 4, 5, 6}, maka: 1 A B = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
124 Operasi Himpunan Contoh Diberikan himpunan semesta S = {x N : x 10}, A = {1, 2, 3, 4}, B = {3, 4, 5, 6}, maka: 1 A B = {1, 2, 5, 6}, B A = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
125 Operasi Himpunan Contoh Diberikan himpunan semesta S = {x N : x 10}, A = {1, 2, 3, 4}, B = {3, 4, 5, 6}, maka: 1 A B = {1, 2, 5, 6}, B A = {1, 2, 5, 6}. 2 A S = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
126 Operasi Himpunan Contoh Diberikan himpunan semesta S = {x N : x 10}, A = {1, 2, 3, 4}, B = {3, 4, 5, 6}, maka: 1 A B = {1, 2, 5, 6}, B A = {1, 2, 5, 6}. 2 A S = {x S : (x A) (x S)} = (A S) (A S) = S A = {5, 6, 7, 8, 9, 10} = A C. 3 A = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
127 Operasi Himpunan Contoh Diberikan himpunan semesta S = {x N : x 10}, A = {1, 2, 3, 4}, B = {3, 4, 5, 6}, maka: 1 A B = {1, 2, 5, 6}, B A = {1, 2, 5, 6}. 2 A S = {x S : (x A) (x S)} = (A S) (A S) = S A = {5, 6, 7, 8, 9, 10} = A C. 3 A = {x S : (x A) (x )} = (A ) (A ) = A = {1, 2, 3, 4} = A. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
128 A, A C, atau Ā Operasi Himpunan Misalkan A adalah himpunan yang ditinjau pada himpunan semesta U. Kita memiliki A = Ā = AC = {x S : x A}. Diagram Venn untuk A C diilustrasikan sebagai berikut. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
129 A, A C, atau Ā Operasi Himpunan Misalkan A adalah himpunan yang ditinjau pada himpunan semesta U. Kita memiliki A = Ā = AC = {x S : x A}. Diagram Venn untuk A C diilustrasikan sebagai berikut. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
130 Operasi Himpunan Contoh Diberikan himpunan semesta S = {x N : x 10}, A = {1, 2, 3, 4}, B = {3, 4, 5, 6}, maka: 1 Ā = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
131 Operasi Himpunan Contoh Diberikan himpunan semesta S = {x N : x 10}, A = {1, 2, 3, 4}, B = {3, 4, 5, 6}, maka: 1 Ā = {x S : x A} = {5, 6, 7, 8, 9, 10}. 2 B = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
132 Operasi Himpunan Contoh Diberikan himpunan semesta S = {x N : x 10}, A = {1, 2, 3, 4}, B = {3, 4, 5, 6}, maka: 1 Ā = {x S : x A} = {5, 6, 7, 8, 9, 10}. 2 B = {x S : x B} = {1, 2, 7, 8, 9, 10}. 3 S = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
133 Operasi Himpunan Contoh Diberikan himpunan semesta S = {x N : x 10}, A = {1, 2, 3, 4}, B = {3, 4, 5, 6}, maka: 1 Ā = {x S : x A} = {5, 6, 7, 8, 9, 10}. 2 B = {x S : x B} = {1, 2, 7, 8, 9, 10}. 3 S = {x S : x S} =. 4 = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
134 Operasi Himpunan Contoh Diberikan himpunan semesta S = {x N : x 10}, A = {1, 2, 3, 4}, B = {3, 4, 5, 6}, maka: 1 Ā = {x S : x A} = {5, 6, 7, 8, 9, 10}. 2 B = {x S : x B} = {1, 2, 7, 8, 9, 10}. 3 S = {x S : x S} =. 4 = {x S : x } = S. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
135 Hukum-hukum Aljabar Himpunan Misalkan A, B, dan C adalah himpunan yang ditinjau atas himpunan semesta pembicaraan S. A = A Sifat identitas A S = S Sifat dominasi A S = A A = ( A A = A Sifat idempoten ) A C C = A Sifat komplementasi A A = A A B = B A Sifat komutatif A B = B A (A B) C = A (B C) Sifat asosiatif (A B) C = A (B C) A (B C) = (A B) (A C) Sifat distributif A (B C) = (A B) (A C) (A B) C = A C B C Hukum De Morgan (A B) C = A C B C A (A B) = A Sifat absorpsi A (A B) = A A A C = S Sifat komplemen A A C =
136 Dari kuliah Logika Matematika, kita dapat memperoleh analogi berikut: Pada Himpunan Pada Logika ( ) C = S (himpunan semesta) T (himpunan kosong) F Dengan operator perbandingan aritmetika, kita memiliki analogi dengan, dengan <, dengan, dan dengan >. Kemudian karena pada logika proposisi memenuhi sifat komutatif dan asosiatif, kita memiliki teorema berikut. Teorema (Sifat komutatif dan asosiatif.) Misalkan A, B, C adalah tiga himpunan yang ditinjau pada semesta S, maka 1 A B = B A. 2 (A B) C = A (B C).
137 Operasi Himpunan Latihan 2: Operasi Himpunan Latihan Diberikan himpunan semesta S = {x N 0 : x 10}, himpunan A = {x S : x genap}, himpunan B = {x S : x < 7}, dan himpunan C = {x S : x > 3}. Tentukan: 1 A B C 2 A B C 3 (A B) C 4 A (B C) 5 A B 6 (A B) C 7 A (B C) 8 A A C MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
138 Solusi Operasi Himpunan 1 Perhatikan bahwa B C = {x S : (x < 7) (x > 3)} = S. Jadi A B C = A S = S. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
139 Solusi Operasi Himpunan 1 Perhatikan bahwa B C = {x S : (x < 7) (x > 3)} = S. Jadi A B C = A S = S. 2 Perhatikan bahwa B C = {x S : (x < 7) (x > 3)} = {x S : 3 < x < 7} = {4, 5, 6}. Jadi A B C = {4, 6}. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
140 Solusi Operasi Himpunan 1 Perhatikan bahwa B C = {x S : (x < 7) (x > 3)} = S. Jadi A B C = A S = S. 2 Perhatikan bahwa B C = {x S : (x < 7) (x > 3)} = {x S : 3 < x < 7} = {4, 5, 6}. Jadi A B C = {4, 6}. 3 A B = {x S : (x A) (x B)} = {8, 10}. Jadi (A B) C = {x S : x {8, 10} x C} =. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
141 Solusi Operasi Himpunan 1 Perhatikan bahwa B C = {x S : (x < 7) (x > 3)} = S. Jadi A B C = A S = S. 2 Perhatikan bahwa B C = {x S : (x < 7) (x > 3)} = {x S : 3 < x < 7} = {4, 5, 6}. Jadi A B C = {4, 6}. 3 A B = {x S : (x A) (x B)} = {8, 10}. Jadi (A B) C = {x S : x {8, 10} x C} =. 4 B C = {x S : (x B) (x C)} = {0, 1, 2, 3}. Jadi A (B C) = {x S : x A x {0, 1, 2, 3}} = {x A : x > 3} = {x S : (x genap) (x > 3)} = {4, 6, 8, 10}. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
142 Solusi Operasi Himpunan 1 Perhatikan bahwa B C = {x S : (x < 7) (x > 3)} = S. Jadi A B C = A S = S. 2 Perhatikan bahwa B C = {x S : (x < 7) (x > 3)} = {x S : 3 < x < 7} = {4, 5, 6}. Jadi A B C = {4, 6}. 3 A B = {x S : (x A) (x B)} = {8, 10}. Jadi (A B) C = {x S : x {8, 10} x C} =. 4 B C = {x S : (x B) (x C)} = {0, 1, 2, 3}. Jadi A (B C) = {x S : x A x {0, 1, 2, 3}} = {x A : x > 3} = {x S : (x genap) (x > 3)} = {4, 6, 8, 10}. 5 A B = {x S : x A B dan x A B} = {1, 3, 5, 8, 10}. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
143 Solusi Operasi Himpunan 1 Perhatikan bahwa B C = {x S : (x < 7) (x > 3)} = S. Jadi A B C = A S = S. 2 Perhatikan bahwa B C = {x S : (x < 7) (x > 3)} = {x S : 3 < x < 7} = {4, 5, 6}. Jadi A B C = {4, 6}. 3 A B = {x S : (x A) (x B)} = {8, 10}. Jadi (A B) C = {x S : x {8, 10} x C} =. 4 B C = {x S : (x B) (x C)} = {0, 1, 2, 3}. Jadi A (B C) = {x S : x A x {0, 1, 2, 3}} = {x A : x > 3} = {x S : (x genap) (x > 3)} = {4, 6, 8, 10}. 5 A B = {x S : x A B dan x A B} = {1, 3, 5, 8, 10}. 6 (A B) C = {x S : x (A B) C dan x (A B) C} = {1, 3, 4, 6, 7, 9}. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
144 Solusi Operasi Himpunan 1 Perhatikan bahwa B C = {x S : (x < 7) (x > 3)} = S. Jadi A B C = A S = S. 2 Perhatikan bahwa B C = {x S : (x < 7) (x > 3)} = {x S : 3 < x < 7} = {4, 5, 6}. Jadi A B C = {4, 6}. 3 A B = {x S : (x A) (x B)} = {8, 10}. Jadi (A B) C = {x S : x {8, 10} x C} =. 4 B C = {x S : (x B) (x C)} = {0, 1, 2, 3}. Jadi A (B C) = {x S : x A x {0, 1, 2, 3}} = {x A : x > 3} = {x S : (x genap) (x > 3)} = {4, 6, 8, 10}. 5 A B = {x S : x A B dan x A B} = {1, 3, 5, 8, 10}. 6 (A B) C = {x S : x (A B) C dan x (A B) C} = {1, 3, 4, 6, 7, 9}. 7 B C = {x S : x B C dan x B C} = S {4, 5, 6} = {0, 1, 2, 3, 7, 8, 9, 10}. Jadi A (B C) = {x S : x A (B C) dan x A (B C)} = {1, 3, 4, 6, 7, 9}. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
145 Solusi Operasi Himpunan 1 Perhatikan bahwa B C = {x S : (x < 7) (x > 3)} = S. Jadi A B C = A S = S. 2 Perhatikan bahwa B C = {x S : (x < 7) (x > 3)} = {x S : 3 < x < 7} = {4, 5, 6}. Jadi A B C = {4, 6}. 3 A B = {x S : (x A) (x B)} = {8, 10}. Jadi (A B) C = {x S : x {8, 10} x C} =. 4 B C = {x S : (x B) (x C)} = {0, 1, 2, 3}. Jadi A (B C) = {x S : x A x {0, 1, 2, 3}} = {x A : x > 3} = {x S : (x genap) (x > 3)} = {4, 6, 8, 10}. 5 A B = {x S : x A B dan x A B} = {1, 3, 5, 8, 10}. 6 (A B) C = {x S : x (A B) C dan x (A B) C} = {1, 3, 4, 6, 7, 9}. 7 B C = {x S : x B C dan x B C} = S {4, 5, 6} = {0, 1, 2, 3, 7, 8, 9, 10}. Jadi A (B C) = {x S : x A (B C) dan x A (B C)} = {1, 3, 4, 6, 7, 9}. 8 A A C = { x S : x A A C dan x A A C} = {x S : x S dan x } = S. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
146 Operasi Himpunan Gabungan dan Irisan yang Diperumum Karena sifat asosiatif, A (B C) [berturutan A (B C)] maupun (A B) C [berturutan: (A B) C] dapat ditulis sebagai A B C [berturutan: A B C]. Secara umum, gabungan dari A 1, A 2,..., A n dapat ditulis sebagai n A i = {A i, i = 1,..., n} = A 1 A 2 A n. i=1 Kemudian, irisan dari A 1, A 2,..., A n dapat ditulis sebagai n A i = {A i, i = 1,..., n} = A 1 A 2 A n. i=1 Operasi gabungan maupun irisan juga boleh melibatkan tak hingga banyaknya himpunan, gabungan dari A 1, A 2,... ditulis sebagai A i = A 1 A 2, sedangkan irisan dari A 1, A 2,... ditulis sebagai i=1 A i = A 1 A 2. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72 i=1
147 Operasi Himpunan Latihan: Gabungan dan Irisan yang Diperumum Latihan Diberikan himpunan semesta N, dan himpunan A i = {x x bilangan ganjil dan x 2i}. 1 Tentukan A 1, A 2, A 3, A 4, A 5 2 Tentukan 100 i=1 A i. 3 Tentukan 100 i=1 A i. Solusi: MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
148 Operasi Himpunan Latihan: Gabungan dan Irisan yang Diperumum Latihan Diberikan himpunan semesta N, dan himpunan A i = {x x bilangan ganjil dan x 2i}. 1 Tentukan A 1, A 2, A 3, A 4, A 5 2 Tentukan 100 i=1 A i. 3 Tentukan 100 i=1 A i. Solusi: 1 A 1 = {x x 2} = {1}. A 2 = {x x 4} = {1, 3}. A 3 = {x x 6} = {1, 3, 5}. A 4 = {x x 8} = {1, 3, 5, 7}. A 5 = {x x 10} = {1, 3, 5, 7, 9}. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
149 Operasi Himpunan Latihan: Gabungan dan Irisan yang Diperumum Latihan Diberikan himpunan semesta N, dan himpunan A i = {x x bilangan ganjil dan x 2i}. 1 Tentukan A 1, A 2, A 3, A 4, A 5 2 Tentukan 100 i=1 A i. 3 Tentukan 100 i=1 A i. Solusi: 1 A 1 = {x x 2} = {1}. A 2 = {x x 4} = {1, 3}. A 3 = {x x 6} = {1, 3, 5}. A 4 = {x x 8} = {1, 3, 5, 7}. A 5 = {x x 10} = {1, 3, 5, 7, 9} i=1 A i = {1} {1, 3} {1, 3, 5} {1, 3, 5,..., 199} = {1, 3, 5,..., 199} = A 100, karena A 1 A 2 A 3 A 100. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
150 Operasi Himpunan Latihan: Gabungan dan Irisan yang Diperumum Latihan Diberikan himpunan semesta N, dan himpunan A i = {x x bilangan ganjil dan x 2i}. 1 Tentukan A 1, A 2, A 3, A 4, A 5 2 Tentukan 100 i=1 A i. 3 Tentukan 100 i=1 A i. Solusi: 1 A 1 = {x x 2} = {1}. A 2 = {x x 4} = {1, 3}. A 3 = {x x 6} = {1, 3, 5}. A 4 = {x x 8} = {1, 3, 5, 7}. A 5 = {x x 10} = {1, 3, 5, 7, 9} i=1 A i = {1} {1, 3} {1, 3, 5} {1, 3, 5,..., 199} = {1, 3, 5,..., 199} = A 100, karena A 1 A 2 A 3 A i=1 A i = {1} {1, 3} {1, 3, 5} {1, 3, 5,..., 199} = {1} = A 1, karena A 1 A 2 A 3 A 100. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
151 Operasi Himpunan Xor (Beda Simetris) yang Diperumum Karena bersifat asosiatif, maka kita memiliki definisi n A i = A 1 A 2 A n dan i=1 A i = A 1 A 2 i=1 Latihan Diberikan himpunan semesta N, dan himpunan A i = {x x bilangan ganjil dan x 2i}, tentukan 5 i=1 A i. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
152 Operasi Himpunan Solusi: Kita memiliki 5 A i = i=1 MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
153 Operasi Himpunan Solusi: Kita memiliki 5 A i = A 1 A 2 A 3 A 4 A 5 i=1 = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
154 Operasi Himpunan Solusi: Kita memiliki 5 A i = A 1 A 2 A 3 A 4 A 5 i=1 = {1} {1, 3} {1, 3, 5} {1, 3, 5, 7} {1, 3, 5, 7, 9} = {3} {1, 3, 5} {1, 3, 5, 7} {1, 3, 5, 7, 9} = {1, 5} {1, 3, 5, 7} {1, 3, 5, 7, 9} = {3, 7} {1, 3, 5, 7, 9} = {1, 5, 9}. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
155 Bahasan Produk Kartesius 1 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan 2 Beberapa Himpunan Bilangan 3 Himpunan Semesta (Universal) dan Diagram Venn 4 Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian 5 Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa 6 Operasi Himpunan 7 Produk Kartesius 8 Prinsip Inklusi-Eksklusi 9 Partisi Himpunan 10 Pembuktian Matematis Terkait Himpunan MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
156 Produk Kartesius Produk Kartesius Himpunan merupakan koleksi objek yang tidak mempedulikan urutannya. Untuk merepresentasikan kumpulan objek terurut, dibutuhkan struktur yang berbeda. Definisi (n tupel terurut (ordered n-tuple)) n tupel terurut (a 1, a 2,..., a n ) adalah kumpulan objek terurut dengan a 1 sebagai komponen pertama, a 2 sebagai komponen kedua, dan seterusnya hingga a n adalah komponen ke-n. Jika n = 2, maka 2 tupel terurut (a 1, a 2 ) disebut pasangan terurut/ pasangan berurutan. Dua n tupel terurut (a 1,..., a n ) dan (b 1,..., b n ) dikatakan sama jikka a i = b i untuk setiap i = 1, 2,..., n. Contoh Kita memiliki (1, 2, 3) (1, 3, 2). Definisi Misalkan A dan B adalah dua himpunan, hasil kali kartesius dari A dan B, dinotasikan dengan A B, didefinisikan sebagai himpunan A B := {(a, b) a A dan b B}. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
157 Produk Kartesius Contoh Misalkan A = {1, 3, 5} dan B = {2, 3, 6}, maka A B = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
158 Produk Kartesius Contoh Misalkan A = {1, 3, 5} dan B = {2, 3, 6}, maka A B = {(1, 2), (1, 3), (1, 6), MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
159 Produk Kartesius Contoh Misalkan A = {1, 3, 5} dan B = {2, 3, 6}, maka A B = {(1, 2), (1, 3), (1, 6), (3, 2), (3, 3), (3, 6), MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
160 Produk Kartesius Contoh Misalkan A = {1, 3, 5} dan B = {2, 3, 6}, maka A B = {(1, 2), (1, 3), (1, 6), (3, 2), (3, 3), (3, 6), (5, 2), (5, 3), (5, 6)}. B A = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
161 Produk Kartesius Contoh Misalkan A = {1, 3, 5} dan B = {2, 3, 6}, maka A B = {(1, 2), (1, 3), (1, 6), (3, 2), (3, 3), (3, 6), (5, 2), (5, 3), (5, 6)}. B A = {(2, 1), (2, 3), (2, 5), MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
162 Produk Kartesius Contoh Misalkan A = {1, 3, 5} dan B = {2, 3, 6}, maka A B = {(1, 2), (1, 3), (1, 6), (3, 2), (3, 3), (3, 6), (5, 2), (5, 3), (5, 6)}. B A = {(2, 1), (2, 3), (2, 5), (3, 1), (3, 3), (3, 5), MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
163 Produk Kartesius Contoh Misalkan A = {1, 3, 5} dan B = {2, 3, 6}, maka A B = {(1, 2), (1, 3), (1, 6), (3, 2), (3, 3), (3, 6), (5, 2), (5, 3), (5, 6)}. B A = {(2, 1), (2, 3), (2, 5), (3, 1), (3, 3), (3, 5), (6, 1), (6, 3), (6, 5)}. Jadi A B B A. Definisi Misalkan A 1, A 2,..., A n adalah n buah himpunan, hasil kali kartesius dari A 1, A 2,..., dan A n, dinotasikan dengan A 1 A 2 A n, didefinisikan sebagai himpunan A 1 A 2 A n := {(a 1, a 2,..., a n ) : a i A i untuk setiap i = 1, 2,..., n}. Apabila A 1 = A 2 = = A n = A, maka A A A ditulis dengan A n. Kita juga dapat menulis n i=1 A i = A 1 A 2 A n. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
164 Bahasan Prinsip Inklusi-Eksklusi 1 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan 2 Beberapa Himpunan Bilangan 3 Himpunan Semesta (Universal) dan Diagram Venn 4 Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian 5 Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa 6 Operasi Himpunan 7 Produk Kartesius 8 Prinsip Inklusi-Eksklusi 9 Partisi Himpunan 10 Pembuktian Matematis Terkait Himpunan MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
165 Prinsip Inklusi-Eksklusi Prinsip Inklusi-Eksklusi Dua Himpunan Teorema Jika A dan B adalah dua himpunan berhingga, maka A B = A + B A B dan A B = A B A B = A + B A B A B = A + B 2 A B. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
166 Prinsip Inklusi-Eksklusi Latihan Misalkan terdapat 1467 mahasiswa di suatu gedung, 97 orang di antaranya sedang mempelajari Kalkulus, 68 orang sedang mempelajari Matematika Diskrit, dan 12 orang sedang mempelajari keduanya. Ada berapa banyak mahasiswa di gedung itu yang tidak sedang mempelajari Kalkulus atau Matematika Diskrit? Solusi: Misalkan K = {x : x mahasiswa dalam gedung yang mempelajari Kalkulus}, M = {x : x mahasiswa dalam gedung yang mempelajari Matematika Diskrit}. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
167 Prinsip Inklusi-Eksklusi Latihan Misalkan terdapat 1467 mahasiswa di suatu gedung, 97 orang di antaranya sedang mempelajari Kalkulus, 68 orang sedang mempelajari Matematika Diskrit, dan 12 orang sedang mempelajari keduanya. Ada berapa banyak mahasiswa di gedung itu yang tidak sedang mempelajari Kalkulus atau Matematika Diskrit? Solusi: Misalkan K = {x : x mahasiswa dalam gedung yang mempelajari Kalkulus}, M = {x : x mahasiswa dalam gedung yang mempelajari Matematika Diskrit}. Kita memiliki K = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
168 Prinsip Inklusi-Eksklusi Latihan Misalkan terdapat 1467 mahasiswa di suatu gedung, 97 orang di antaranya sedang mempelajari Kalkulus, 68 orang sedang mempelajari Matematika Diskrit, dan 12 orang sedang mempelajari keduanya. Ada berapa banyak mahasiswa di gedung itu yang tidak sedang mempelajari Kalkulus atau Matematika Diskrit? Solusi: Misalkan K = {x : x mahasiswa dalam gedung yang mempelajari Kalkulus}, M = {x : x mahasiswa dalam gedung yang mempelajari Matematika Diskrit}. Kita memiliki K = 97, M = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
169 Prinsip Inklusi-Eksklusi Latihan Misalkan terdapat 1467 mahasiswa di suatu gedung, 97 orang di antaranya sedang mempelajari Kalkulus, 68 orang sedang mempelajari Matematika Diskrit, dan 12 orang sedang mempelajari keduanya. Ada berapa banyak mahasiswa di gedung itu yang tidak sedang mempelajari Kalkulus atau Matematika Diskrit? Solusi: Misalkan K = {x : x mahasiswa dalam gedung yang mempelajari Kalkulus}, M = {x : x mahasiswa dalam gedung yang mempelajari Matematika Diskrit}. Kita memiliki K = 97, M = 68, dan K M = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
170 Prinsip Inklusi-Eksklusi Latihan Misalkan terdapat 1467 mahasiswa di suatu gedung, 97 orang di antaranya sedang mempelajari Kalkulus, 68 orang sedang mempelajari Matematika Diskrit, dan 12 orang sedang mempelajari keduanya. Ada berapa banyak mahasiswa di gedung itu yang tidak sedang mempelajari Kalkulus atau Matematika Diskrit? Solusi: Misalkan K = {x : x mahasiswa dalam gedung yang mempelajari Kalkulus}, M = {x : x mahasiswa dalam gedung yang mempelajari Matematika Diskrit}. Kita memiliki K = 97, M = 68, dan K M = 12. Akibatnya banyaknya mahasiswa di gedung itu yang sedang mempelajari Kalkulus atau Matematika Diskrit adalah K M = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
171 Prinsip Inklusi-Eksklusi Latihan Misalkan terdapat 1467 mahasiswa di suatu gedung, 97 orang di antaranya sedang mempelajari Kalkulus, 68 orang sedang mempelajari Matematika Diskrit, dan 12 orang sedang mempelajari keduanya. Ada berapa banyak mahasiswa di gedung itu yang tidak sedang mempelajari Kalkulus atau Matematika Diskrit? Solusi: Misalkan K = {x : x mahasiswa dalam gedung yang mempelajari Kalkulus}, M = {x : x mahasiswa dalam gedung yang mempelajari Matematika Diskrit}. Kita memiliki K = 97, M = 68, dan K M = 12. Akibatnya banyaknya mahasiswa di gedung itu yang sedang mempelajari Kalkulus atau Matematika Diskrit adalah K M = K + M K M = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
172 Prinsip Inklusi-Eksklusi Latihan Misalkan terdapat 1467 mahasiswa di suatu gedung, 97 orang di antaranya sedang mempelajari Kalkulus, 68 orang sedang mempelajari Matematika Diskrit, dan 12 orang sedang mempelajari keduanya. Ada berapa banyak mahasiswa di gedung itu yang tidak sedang mempelajari Kalkulus atau Matematika Diskrit? Solusi: Misalkan K = {x : x mahasiswa dalam gedung yang mempelajari Kalkulus}, M = {x : x mahasiswa dalam gedung yang mempelajari Matematika Diskrit}. Kita memiliki K = 97, M = 68, dan K M = 12. Akibatnya banyaknya mahasiswa di gedung itu yang sedang mempelajari Kalkulus atau Matematika Diskrit adalah K M = K + M K M = = 153. Jadi banyaknya mahasiswa di gedung itu yang tidak sedang mempelajari Kalkulus atau Matematika Diskrit ada sebanyak MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
173 Prinsip Inklusi-Eksklusi Latihan Misalkan terdapat 1467 mahasiswa di suatu gedung, 97 orang di antaranya sedang mempelajari Kalkulus, 68 orang sedang mempelajari Matematika Diskrit, dan 12 orang sedang mempelajari keduanya. Ada berapa banyak mahasiswa di gedung itu yang tidak sedang mempelajari Kalkulus atau Matematika Diskrit? Solusi: Misalkan K = {x : x mahasiswa dalam gedung yang mempelajari Kalkulus}, M = {x : x mahasiswa dalam gedung yang mempelajari Matematika Diskrit}. Kita memiliki K = 97, M = 68, dan K M = 12. Akibatnya banyaknya mahasiswa di gedung itu yang sedang mempelajari Kalkulus atau Matematika Diskrit adalah K M = K + M K M = = 153. Jadi banyaknya mahasiswa di gedung itu yang tidak sedang mempelajari Kalkulus atau Matematika Diskrit ada sebanyak = 1314 orang. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
174 Prinsip Inklusi-Eksklusi Prinsip Inklusi-Eksklusi Tiga Himpunan Angka 1 merah: daerah yang terlibat ketika A dihitung, angka 1 hijau: daerah yang terlibat ketika B dihitung, angka 1 biru: daerah yang terlibat ketika C dihitung. Terlihat bahwa daerah yang beririsan dihitung lebih dari sekali. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
175 Prinsip Inklusi-Eksklusi Mengurangkan dengan A B : dua 1 merah diambil, dengan A C : dua 1 biru diambil, dengan B C : dua 1 hijau diambil. Perhitungan hampir benar, kecuali pada daerah di mana ketiga himpunan sama-sama beririsan. Maka perlu ditambahkan A B C. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
176 Prinsip Inklusi-Eksklusi Jadi kita memiliki A B C = A + B + C ( A B + A C + B C ) + ( A B C ). MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
177 Prinsip Inklusi-Eksklusi Latihan Di suatu gedung ada sebanyak 115 mahasiswa yang mempelajari Matematika Diskrit, 71 mahasiswa yang mempelajari RPL, dan 56 mahasiswa yang mempelajari PBO. Di antara mereka semua, 25 mahasiswa mempelajari Matematika Diskrit dan RPL, 14 mahasiswa mempelajari Matematika Diskrit dan PBO, serta 9 mahasiswa mempelajari RPL dan PBO. Jika terdapat 196 mahasiswa yang mempelajari salah satu dari kuliah Matematika Diskirt, RPL, atau PBO, berapa orang yang mempelajari ketiga mata kuliah tersebut sekaligus? MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
178 Prinsip Inklusi-Eksklusi Solusi: Misalkan M = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar Matematika Diskrit}, R = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar RPL}, P = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar PBO}. Kita memiliki M = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
179 Prinsip Inklusi-Eksklusi Solusi: Misalkan M = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar Matematika Diskrit}, R = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar RPL}, P = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar PBO}. Kita memiliki M = 115, R = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
180 Prinsip Inklusi-Eksklusi Solusi: Misalkan M = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar Matematika Diskrit}, R = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar RPL}, P = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar PBO}. Kita memiliki M = 115, R = 71, P = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
181 Prinsip Inklusi-Eksklusi Solusi: Misalkan M = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar Matematika Diskrit}, R = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar RPL}, P = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar PBO}. Kita memiliki M = 115, R = 71, P = 56, M R = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
182 Prinsip Inklusi-Eksklusi Solusi: Misalkan M = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar Matematika Diskrit}, R = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar RPL}, P = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar PBO}. Kita memiliki M = 115, R = 71, P = 56, M R = 25, M P = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
183 Prinsip Inklusi-Eksklusi Solusi: Misalkan M = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar Matematika Diskrit}, R = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar RPL}, P = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar PBO}. Kita memiliki M = 115, R = 71, P = 56, M R = 25, M P = 14, dan R P = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
184 Prinsip Inklusi-Eksklusi Solusi: Misalkan M = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar Matematika Diskrit}, R = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar RPL}, P = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar PBO}. Kita memiliki M = 115, R = 71, P = 56, M R = 25, M P = 14, dan R P = 9. Selain itu karena terdapat 196 mahasiswa yang paling setidaknya mengambil salah satu dari kuliah tersebut, kita memiliki M P R = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
185 Prinsip Inklusi-Eksklusi Solusi: Misalkan M = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar Matematika Diskrit}, R = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar RPL}, P = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar PBO}. Kita memiliki M = 115, R = 71, P = 56, M R = 25, M P = 14, dan R P = 9. Selain itu karena terdapat 196 mahasiswa yang paling setidaknya mengambil salah satu dari kuliah tersebut, kita memiliki M P R = 196. Dari prinsip inklusi-eksklusi kita memiliki M P R = MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
186 Prinsip Inklusi-Eksklusi Solusi: Misalkan M = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar Matematika Diskrit}, R = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar RPL}, P = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar PBO}. Kita memiliki M = 115, R = 71, P = 56, M R = 25, M P = 14, dan R P = 9. Selain itu karena terdapat 196 mahasiswa yang paling setidaknya mengambil salah satu dari kuliah tersebut, kita memiliki M P R = 196. Dari prinsip inklusi-eksklusi kita memiliki M P R = M + P + R MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
187 Prinsip Inklusi-Eksklusi Solusi: Misalkan M = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar Matematika Diskrit}, R = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar RPL}, P = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar PBO}. Kita memiliki M = 115, R = 71, P = 56, M R = 25, M P = 14, dan R P = 9. Selain itu karena terdapat 196 mahasiswa yang paling setidaknya mengambil salah satu dari kuliah tersebut, kita memiliki M P R = 196. Dari prinsip inklusi-eksklusi kita memiliki M P R = M + P + R ( M P + M R + P R ) MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
188 Prinsip Inklusi-Eksklusi Solusi: Misalkan M = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar Matematika Diskrit}, R = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar RPL}, P = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar PBO}. Kita memiliki M = 115, R = 71, P = 56, M R = 25, M P = 14, dan R P = 9. Selain itu karena terdapat 196 mahasiswa yang paling setidaknya mengambil salah satu dari kuliah tersebut, kita memiliki M P R = 196. Dari prinsip inklusi-eksklusi kita memiliki M P R = M + P + R Jadi M P R = ( M P + M R + P R ) + M P R 196 = ( ) + M P R. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
189 Prinsip Inklusi-Eksklusi Solusi: Misalkan M = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar Matematika Diskrit}, R = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar RPL}, P = {x : x mahasiswa dalam gedung yang belajar PBO}. Kita memiliki M = 115, R = 71, P = 56, M R = 25, M P = 14, dan R P = 9. Selain itu karena terdapat 196 mahasiswa yang paling setidaknya mengambil salah satu dari kuliah tersebut, kita memiliki M P R = 196. Dari prinsip inklusi-eksklusi kita memiliki M P R = M + P + R Jadi M P R = 2. ( M P + M R + P R ) + M P R 196 = ( ) + M P R. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
190 Bahasan Partisi Himpunan 1 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan 2 Beberapa Himpunan Bilangan 3 Himpunan Semesta (Universal) dan Diagram Venn 4 Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian 5 Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa 6 Operasi Himpunan 7 Produk Kartesius 8 Prinsip Inklusi-Eksklusi 9 Partisi Himpunan 10 Pembuktian Matematis Terkait Himpunan MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
191 Partisi Himpunan Partisi Himpunan Definisi Misalkan A adalah sebuah himpunan. Himpunan-himpunan bagian dikatakan partisi dari A, bila memenuhi: A 1 A, A 2 A,..., A n A 1 A i, untuk setiap i = 1,..., n 2 A 1 A 2 A n = n i=1 A i = A dan 3 A i A j = untuk setiap i dan j yang berbeda. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
192 Partisi Himpunan Contoh Misalkan A = {1, 2, 3..., 10}. Maka koleksi himpunan{{1, 2, 3}, {4, 5}, {6, 7, 8}, {9, 10}} maupun {{1}, {2, 3, 5, 7}, {4, 6, 8, 10}, {9}} MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
193 Partisi Himpunan Contoh Misalkan A = {1, 2, 3..., 10}. Maka koleksi himpunan{{1, 2, 3}, {4, 5}, {6, 7, 8}, {9, 10}} maupun {{1}, {2, 3, 5, 7}, {4, 6, 8, 10}, {9}} adalah partisi dari A. Sedangkan koleksi himpunan {{1, 2, 3, 4}, {4, 5, 6}, {6, 7, 8}, {8, 9, 10}} maupun {{1, 2, 3}, {4, 5, 6}, {7, 8}} MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
194 Partisi Himpunan Contoh Misalkan A = {1, 2, 3..., 10}. Maka koleksi himpunan{{1, 2, 3}, {4, 5}, {6, 7, 8}, {9, 10}} maupun {{1}, {2, 3, 5, 7}, {4, 6, 8, 10}, {9}} adalah partisi dari A. Sedangkan koleksi himpunan {{1, 2, 3, 4}, {4, 5, 6}, {6, 7, 8}, {8, 9, 10}} maupun {{1, 2, 3}, {4, 5, 6}, {7, 8}} keduanya bukan partisi dari A. Catatan Untuk himpunan yang kardinalitasnya tak berhingga, maka banyaknya partisi juga harus tak berhingga. Ekspresi n i=1 A i diganti dengan i=1 A i. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
195 Partisi Himpunan Latihan: Partisi Latihan Diberikan himpunan S = {u, m, b, r, o, k, c, s}. Periksa apakah koleksi himpunan berikut merupakan partisi dari S. 1 {{m, o, c, k}, {r, u, b, s}} 2 {{c, o, m, b}, {u, s}, {r}} 3 {{b, r, o, c, k}, {m, u, s, t}} 4 {{u, m, b, r, o, c, k, s}} 5 {{b, o, o, k}, {r, u, m}, {c, s}} 6 {{u, m, b} {r, o, c, k, s}, } 7 {{b, u, m}, {c, o, r, k, s}} Solusi: MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
196 Partisi Himpunan Latihan: Partisi Latihan Diberikan himpunan S = {u, m, b, r, o, k, c, s}. Periksa apakah koleksi himpunan berikut merupakan partisi dari S. 1 {{m, o, c, k}, {r, u, b, s}} 2 {{c, o, m, b}, {u, s}, {r}} 3 {{b, r, o, c, k}, {m, u, s, t}} 4 {{u, m, b, r, o, c, k, s}} 5 {{b, o, o, k}, {r, u, m}, {c, s}} 6 {{u, m, b} {r, o, c, k, s}, } 7 {{b, u, m}, {c, o, r, k, s}} Solusi: (1) ya, MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
197 Partisi Himpunan Latihan: Partisi Latihan Diberikan himpunan S = {u, m, b, r, o, k, c, s}. Periksa apakah koleksi himpunan berikut merupakan partisi dari S. 1 {{m, o, c, k}, {r, u, b, s}} 2 {{c, o, m, b}, {u, s}, {r}} 3 {{b, r, o, c, k}, {m, u, s, t}} 4 {{u, m, b, r, o, c, k, s}} 5 {{b, o, o, k}, {r, u, m}, {c, s}} 6 {{u, m, b} {r, o, c, k, s}, } 7 {{b, u, m}, {c, o, r, k, s}} Solusi: (1) ya, (2) tidak, karena k hilang, MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
198 Partisi Himpunan Latihan: Partisi Latihan Diberikan himpunan S = {u, m, b, r, o, k, c, s}. Periksa apakah koleksi himpunan berikut merupakan partisi dari S. 1 {{m, o, c, k}, {r, u, b, s}} 2 {{c, o, m, b}, {u, s}, {r}} 3 {{b, r, o, c, k}, {m, u, s, t}} 4 {{u, m, b, r, o, c, k, s}} 5 {{b, o, o, k}, {r, u, m}, {c, s}} 6 {{u, m, b} {r, o, c, k, s}, } 7 {{b, u, m}, {c, o, r, k, s}} Solusi: (1) ya, (2) tidak, karena k hilang, (3) tidak, karena t S, MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
199 Partisi Himpunan Latihan: Partisi Latihan Diberikan himpunan S = {u, m, b, r, o, k, c, s}. Periksa apakah koleksi himpunan berikut merupakan partisi dari S. 1 {{m, o, c, k}, {r, u, b, s}} 2 {{c, o, m, b}, {u, s}, {r}} 3 {{b, r, o, c, k}, {m, u, s, t}} 4 {{u, m, b, r, o, c, k, s}} 5 {{b, o, o, k}, {r, u, m}, {c, s}} 6 {{u, m, b} {r, o, c, k, s}, } 7 {{b, u, m}, {c, o, r, k, s}} Solusi: (1) ya, (2) tidak, karena k hilang, (3) tidak, karena t S, (4) ya, MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
200 Partisi Himpunan Latihan: Partisi Latihan Diberikan himpunan S = {u, m, b, r, o, k, c, s}. Periksa apakah koleksi himpunan berikut merupakan partisi dari S. 1 {{m, o, c, k}, {r, u, b, s}} 2 {{c, o, m, b}, {u, s}, {r}} 3 {{b, r, o, c, k}, {m, u, s, t}} 4 {{u, m, b, r, o, c, k, s}} 5 {{b, o, o, k}, {r, u, m}, {c, s}} 6 {{u, m, b} {r, o, c, k, s}, } 7 {{b, u, m}, {c, o, r, k, s}} Solusi: (1) ya, (2) tidak, karena k hilang, (3) tidak, karena t S, (4) ya, (5) ya ({b, o, o, k} = {b, o, k}), MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
201 Partisi Himpunan Latihan: Partisi Latihan Diberikan himpunan S = {u, m, b, r, o, k, c, s}. Periksa apakah koleksi himpunan berikut merupakan partisi dari S. 1 {{m, o, c, k}, {r, u, b, s}} 2 {{c, o, m, b}, {u, s}, {r}} 3 {{b, r, o, c, k}, {m, u, s, t}} 4 {{u, m, b, r, o, c, k, s}} 5 {{b, o, o, k}, {r, u, m}, {c, s}} 6 {{u, m, b} {r, o, c, k, s}, } 7 {{b, u, m}, {c, o, r, k, s}} Solusi: (1) ya, (2) tidak, karena k hilang, (3) tidak, karena t S, (4) ya, (5) ya ({b, o, o, k} = {b, o, k}), (6) tidak, karena tidak diperbolehkan, MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
202 Partisi Himpunan Latihan: Partisi Latihan Diberikan himpunan S = {u, m, b, r, o, k, c, s}. Periksa apakah koleksi himpunan berikut merupakan partisi dari S. 1 {{m, o, c, k}, {r, u, b, s}} 2 {{c, o, m, b}, {u, s}, {r}} 3 {{b, r, o, c, k}, {m, u, s, t}} 4 {{u, m, b, r, o, c, k, s}} 5 {{b, o, o, k}, {r, u, m}, {c, s}} 6 {{u, m, b} {r, o, c, k, s}, } 7 {{b, u, m}, {c, o, r, k, s}} Solusi: (1) ya, (2) tidak, karena k hilang, (3) tidak, karena t S, (4) ya, (5) ya ({b, o, o, k} = {b, o, k}), (6) tidak, karena tidak diperbolehkan, (7), ya. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
203 Bahasan Pembuktian Matematis Terkait Himpunan 1 Pengantar: Definisi dan Notasi Himpunan 2 Beberapa Himpunan Bilangan 3 Himpunan Semesta (Universal) dan Diagram Venn 4 Kesamaan Himpunan & Himpunan Bagian 5 Kardinalitas Himpunan (Berhingga) dan Himpunan Kuasa 6 Operasi Himpunan 7 Produk Kartesius 8 Prinsip Inklusi-Eksklusi 9 Partisi Himpunan 10 Pembuktian Matematis Terkait Himpunan MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
204 Pembuktian Matematis Terkait Himpunan Bukti Matematis Terkait Himpunan Bukti matematis terkait himpunan dilakukan dengan memakai definisi-definisi kesamaan himpunan, himpunan bagian, dan operasi-operasi himpunan. Ingat kembali dari kuliah Logika Matematika bahwa bukti matematis dapat berupa: bukti langsung, bukti dengan kontraposisi, atau bukti dengan kontradiksi. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
205 Pembuktian Matematis Terkait Himpunan Teorema Misalkan A dan B adalah dua himpunan. Jika A B = dan A (B C), maka A C. Bukti MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
206 Pembuktian Matematis Terkait Himpunan Teorema Misalkan A dan B adalah dua himpunan. Jika A B = dan A (B C), maka A C. Bukti Akan dibuktikan bahwa A C, yang berarti: untuk setiap x A maka x C. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
207 Pembuktian Matematis Terkait Himpunan Teorema Misalkan A dan B adalah dua himpunan. Jika A B = dan A (B C), maka A C. Bukti Akan dibuktikan bahwa A C, yang berarti: untuk setiap x A maka x C. Misalkan x A, karena A (B C), maka x B C. Ini berarti x B atau x C. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
208 Pembuktian Matematis Terkait Himpunan Teorema Misalkan A dan B adalah dua himpunan. Jika A B = dan A (B C), maka A C. Bukti Akan dibuktikan bahwa A C, yang berarti: untuk setiap x A maka x C. Misalkan x A, karena A (B C), maka x B C. Ini berarti x B atau x C. Karena A B =, maka tidak mungkin x memenuhi x A dan x B. Akibatnya tidak mungkin x B. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
209 Pembuktian Matematis Terkait Himpunan Teorema Misalkan A dan B adalah dua himpunan. Jika A B = dan A (B C), maka A C. Bukti Akan dibuktikan bahwa A C, yang berarti: untuk setiap x A maka x C. Misalkan x A, karena A (B C), maka x B C. Ini berarti x B atau x C. Karena A B =, maka tidak mungkin x memenuhi x A dan x B. Akibatnya tidak mungkin x B. Oleh karenanya haruslah x C. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
210 Pembuktian Matematis Terkait Himpunan Teorema Misalkan A dan B adalah dua himpunan. Jika A B = dan A (B C), maka A C. Bukti Akan dibuktikan bahwa A C, yang berarti: untuk setiap x A maka x C. Misalkan x A, karena A (B C), maka x B C. Ini berarti x B atau x C. Karena A B =, maka tidak mungkin x memenuhi x A dan x B. Akibatnya tidak mungkin x B. Oleh karenanya haruslah x C. Dengan demikian jika x A dengan A B = dan A (B C), maka x C. Jadi A C. MZI (FIF Tel-U) Himpunan Januari / 72
INF-104 Matematika Diskrit
Teori Himpunan Jurusan Informatika FMIPA Unsyiah February 25, 2015 Himpunan (set) adalah koleksi dari objek-objek yang terdefinisikan dengan baik. Terdefinisikan dengan baik dimaksudkan bahwa untuk sebarang
TEORI HIMPUNAN Penyajian Himpunan
TEORI HIMPUNAN 1.1. Penyajian Himpunan Definisi 1. Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek yang dimaksud biasa disebut dengan elemen-elemen atau anggota-anggota dari himpunan. Suatu
TEORI HIMPUNAN. A. Penyajian Himpunan
TEORI HIMPUNAN A. Penyajian Himpunan Definisi 1 Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek yang dimaksud biasa disebut dengan elemen-elemen atau anggota-anggota dari himpunan. Dalam
INF-104 Matematika Diskrit
Jurusan Informatika FMIPA Unsyiah February 13, 2012 Apakah Matematika Diskrit Itu? Matematika diskrit: cabang matematika yang mengkaji objek-objek diskrit. Apa yang dimaksud dengan kata diskrit (discrete)?
HIMPUNAN. Arum Handini Primandari, M.Sc Ayundyah Kesumawati, M.Si
HIMPUNAN Arum Handini Primandari, M.Sc Ayundyah Kesumawati, M.Si 1. Himpunan kosong & semesta 2. Himpunan berhingga & tak berhingga Jenis-jenis himpunan 3. Himpunan bagian (subset) 4. Himpunan saling lepas
Logika Matematika Modul ke: Himpunan
Logika Matematika Modul ke: Himpunan Fakultas FASILKOM Syukri Nazar. M.Kom Program Studi Teknik Informatika Definisi Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut
Matematika Diskrit 1
Dr. Ahmad Sabri Universitas Gunadarma Pendahuluan Apakah Matematika Diskrit itu? Matematika diskrit adalah kajian terhadap objek/struktur matematis, di mana objek-objek tersebut diasosiasikan sebagai nilai-nilai
Modul ke: Penyajian Himpunan. operasi-operasi dasar himpunan. Sediyanto, ST. MM. 01Fakultas FASILKOM. Program Studi Teknik Informatika
Modul ke: 01Fakultas FASILKOM Penyajian Himpunan operasi-operasi dasar himpunan Sediyanto, ST. MM Program Studi Teknik Informatika Himpunan (set) Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda.
Matematika Komputasional. Himpunan. Oleh: M. Ali Fauzi PTIIK - UB
Matematika Komputasional Himpunan Oleh: M. Ali Fauzi PTIIK - UB 1 Definisi Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota. HMIF adalah
Himpunan. Nur Hasanah, M.Cs
Himpunan Nur Hasanah, M.Cs 1 Cara Penyajian Himpunan 1. Enumerasi Setiap anggota himpunan didaftarkan secara rinci. Himpunan lima bilangan genap positif pertama: B ={2, 4, 6, 8, 10}. C = {kucing, a, Amir,
Materi 1: Teori Himpunan
Materi 1: Teori Himpunan I Nyoman Kusuma Wardana STMIK STIKOM Bali Himpunan (set) kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota. Terdapat beberapa cara
BAB I HIMPUNAN. Contoh: Himpunan A memiliki 5 anggota, yaitu 2,4,6,8 dan 10. Maka, himpunan A dapat dituliskan: A = {2,4,6,8,10}
BAB I HIMPUNAN 1 1. Definisi Himpunan Definisi 1 Himpunan (set) adalah kumpulan dari objek yang berbeda. Masing masing objek dalam suatu himpunan disebut elemen atau anggota dari himpunan. Tidak ada spesifikasi
Pendahuluan Perkuliahan Matematika Diskret
Pendahuluan Perkuliahan Matematika Diskret Kuliah Matematika Diskret Semester Genap 2015-2016 MZI Fakultas Informatika Telkom University FIF Tel-U Januari 2015 MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Januari
Teori Himpunan Ole l h h : H anu n n u g n N. P r P asetyo
Teori Himpunan Oleh : Hanung N. Prasetyo Meski sekilas berbeda, akan kita lihat bahwa logika matematika dan teori himpunan berhubungan sangat erat. Matematika Diskrit Kuliah-2 2 Definisi: himpunan (set)
Teori Dasar Himpunan. Julan HERNADI. December 27, Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah, Ponorogo
1 Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah, Ponorogo December 27, 2012 PENGERTIAN DASAR Denition Himpunan merupakan koleksi objek-objek yang disebut anggota atau elemen himpunan tersebut.
HIMPUNAN (Pengertian, Penyajian, Himpunan Universal, dan Himpunan Kosong) EvanRamdan
HIMPUNAN (Pengertian, Penyajian, Himpunan Universal, dan Himpunan Kosong) Pengertian Himpunan Himpunan adalah kumpulan dari benda atau objek yang berbeda dan didefiniskan secara jelas Objek di dalam himpunan
Himpunan Matematika Diskret (TKE132107) Program Studi Teknik Elektro, Unsoed
Himpunan Matematika Diskret (TKE132107) Program Studi Teknik Elektro, Unsoed Iwan Setiawan Tahun Ajaran 2013/2014 Obyek-obyek diskret ada di sekitar kita. Matematika Diskret (TKE132107)
Himpunan. by Ira Prasetyaningrum. Page 1
Himpunan by Ira Prasetyaningrum Page 1 Set / Himpunan Set/Himpunan = kumpulan dari objek-objek yang berbeda Anggota Himpunan disebut elemen/anggota Contoh Listing: Example: A = {1,3,5,7} = {7, 5, 3, 1,
Himpunan. Definisi. Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.
Himpunan Bahan kuliah Matematika Diskrit 1 Definisi Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota. HMIF adalah contoh sebuah himpunan,
PENDAHULUAN. 1. Himpunan
PENDAHULUAN 1. Himpunan Definisi 1. Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek yang dimaksud biasa disebut dengan elemen-elemen atau anggota-anggota dari himpunan. Suatu himpunan biasanya
HIMPUNAN ARUM HANDINI PRIMANDARI, M.SC AYUNDYAH KESUMAWATI, M.SI
HIMPUNAN ARUM HANDINI PRIMANDARI, M.SC AYUNDYAH KESUMAWATI, M.SI Himpunan Jenis-jenis himpunan Operasi Pada Himpunan Cara Menuliskan Himpunan Himpunan kosong & semesta Himpunan berhingga & tak berhingga
HIMPUNAN Adri Priadana ilkomadri.com
HIMPUNAN Adri Priadana ilkomadri.com Definisi Set atau Himpunan adalah bentuk dasar matematika yang paling banyak digunakan di teknik informatika Salah satu topik yang diturunkan dari Himpunan adalah Class
HIMPUNAN Adri Priadana ilkomadri.com
HIMPUNAN Adri Priadana ilkomadri.com Definisi Set atau Himpunan adalah bentuk dasar matematika yang paling banyak digunakan di teknik informatika Salah satu topik yang diturunkan dari Himpunan adalah Class
Kode MK/ Nama MK. Cakupan 8/29/2014. Himpunan. Relasi dan fungsi Kombinatorial. Teori graf. Pohon (Tree) dan pewarnaan graf. Matematika Diskrit
Kode MK/ Nama MK Matematika Diskrit 1 8/29/2014 Cakupan Himpunan Relasi dan fungsi Kombinatorial Teori graf Pohon (Tree) dan pewarnaan graf 2 8/29/2014 1 Himpunan Tujuan Mahasiswa memahami konsep dasar
Logika Predikat (Kalkulus Predikat)
Logika Predikat (Kalkulus Predikat) Kuliah (Pengantar) Metode Formal Semester Ganjil 2015-2016 M. Arzaki Fakultas Informatika Telkom University FIF Tel-U November 2015 MZI (FIF Tel-U) Logika Predikat (Kalkulus
Bahan kuliah Matematika Diskrit. Himpunan. Oleh: Didin Astriani P, M.Stat. Fakultas Ilkmu Komputer Universitas Indo Global Mandiri
Bahan kuliah Matematika Diskrit Himpunan Oleh: Didin Astriani P, M.Stat Fakultas Ilkmu Komputer Universitas Indo Global Mandiri 1 Definisi Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek
Himpunan. Definisi. Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.
Himpunan Definisi Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota. 1 Cara Penyajian Himpunan 1. Enumerasi Setiap anggota himpunan didaftarkan
Teori Himpunan. Author-IKN. MUG2B3/ Logika Matematika 9/8/15
Teori Himpunan Author-IKN 1 Materi Jenis Himpunan Relasi Himpunan Operasi Himpunan Hukum-Hukum Operasi Himpunan Representasi Komputer untuk Himpunan 2 Teori Himpunan Himpunan Sekumpulan elemen unik, terpisah,
Logika Proposisi 1: Motivasi Pohon Urai (Parse Tree)
Logika Proposisi 1: Motivasi Pohon Urai (Parse Tree) Kuliah Logika Matematika Semester Ganjil 2015-2016 MZI Fakultas Informatika Telkom University FIF Tel-U Agustus 2015 MZI (FIF Tel-U) Logika Proposisi
Definisi. Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.
Himpunan 1 Definisi Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota. HMTI adalah contoh sebuah himpunan, di dalamnya berisi anggota
DEFINISI. Himpunan (set) adalah kumpulan objekobjek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.
BAB 1 HIMPUNAN 1 DEFINISI Himpunan (set) adalah kumpulan objekobjek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota. HMTI adalah contoh sebuah himpunan, di dalamnya berisi anggota
HIMPUNAN MATEMATIKA. Program Studi Agroteknologi Universitas Gunadarma
HIMPUNAN MATEMATIKA Program Studi Agroteknologi Universitas Gunadarma Ruang Lingkup Pengertian Himpunan Notasi Himpunan Cara menyatakan Himpunan Macam Himpunan Diagram Venn Operasi Himpunan dan Sifat-sifatnya
Himpunan. Himpunan (set)
BAB 1 HIMPUNAN Himpunan (set) Himpunan Himpunan (set) adalah kumpulan dari objek-objek yang mempunyai sifat tertentu dan didefinisikan secara jelas. Anggota Himpunan Objek di dalam himpunan disebut elemen,
H I M P U N A N. 1 Matematika Ekonomi Definisi Dasar
H I M P U N A N 1.1. Definisi Dasar Definisi 1.1. Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek yang dimaksud biasa disebut dengan elemen-elemen atau anggota-anggota dari himpunan. Suatu
BAB I H I M P U N A N
1 BAB I H I M P U N A N Dalam kehidupan nyata, banyak sekali masalah yang terkait dengan data (objek) yang dikumpulkan berdasarkan kriteria tertentu. Kumpulan data (objek) inilah yang selanjutnya didefinisikan
Himpunan (set) Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.
Himpunan (set) Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota. Cara Penyajian Himpunan 1. Enumerasi Contoh 1. - Himpunan empat bilangan
PERTEMUAN 5. Teori Himpunan
PERTEMUAN 5 Teori Himpunan Teori Himpunan Definisi 7: Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang terdfinisi dengan jelas Penyajian Himpunan 1. Enumerasi Enumerasi artinya menuliskan semua elemen (anggota)
Definisi. Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.
Himpunan 1 Definisi Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota. HMIF adalah contoh sebuah himpunan, di dalamnya berisi anggota
Ruang Vektor Euclid R 2 dan R 3
Ruang Vektor Euclid R 2 dan R 3 Kuliah Aljabar Linier Semester Ganjil 2015-2016 MZI Fakultas Informatika Telkom University FIF Tel-U September 2015 MZI (FIF Tel-U) Ruang Vektor R 2 dan R 3 September 2015
Definisi. Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.
Himpunan Definisi Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota. HMIF adalah contoh sebuah himpunan, di dalamnya berisi anggota berupa
Himpunan (set) Himpunan (set) adalah kumpulan objekobjek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.
HIMPUNAN Himpunan (set) Himpunan (set) adalah kumpulan objekobjek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota. Cara Penyajian Himpunan Enumerasi Simbol-simbol Baku Notasi
1.1 Pengertian Himpunan. 1.2 Macam-macam Himpunan. 1.3 Relasi Antar Himpunan. 1.4 Diagram Himpunan. 1.5 Operasi pada Himpunan. 1.
I. HIMPUNAN 1.1 Pengertian Himpunan 1.2 Macam-macam Himpunan 1.3 Relasi Antar Himpunan 1.4 Diagram Himpunan 1.5 Operasi pada Himpunan 1.6 Aljabar Himpunan Pengertian Himpunan 1. Apa yang dimaksud dengan
Bahan kuliah IF2120 Matematika Diskrit. Himpunan. Oleh: Rinaldi Munir. Program Studi Teknik Informatika STEI - ITB 1
Bahan kuliah IF2120 Matematika Diskrit Himpunan Oleh: Rinaldi Munir Program Studi Teknik Informatika STEI - ITB 1 Definisi Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan
Dasar-dasar Statistika Pemodelan Sistem
Dasar-dasar Statistika Pemodelan Sistem Kuliah Pemodelan Sistem Semester Genap 2015-2016 MZI Fakultas Informatika Telkom University FIF Tel-U Januari 2016 MZI (FIF Tel-U) Statistika Pemodelan Januari 2016
Teori himpunan. 2. Simbol baku: dengan menggunakan simbol tertentu yang telah disepakati. Contoh:
Teori himpunan Teori Himpunan adalah teori mengenai kumpulan objek-objek abstrak. Teori himpunan biasanya dipelajari sebagai salah satu bentuk: Teori himpunan naif, dan Teori himpunan aksiomatik, yang
MATEMATIKA BISNIS. Himpunan. Muhammad Kahfi, MSM. Modul ke: Fakultas Ekonomi Bisnis. Program Studi Manajemen.
MATEMATIKA BISNIS Modul ke: Himpunan Fakultas Ekonomi Bisnis Muhammad Kahfi, MSM Program Studi Manajemen http://www.mercubuana.ac.id Konsep Konsep Himpunan merupakan suatu konsep yang paling mendasar bagi
Modul 03 HIMPUNAN. Himpunan adalah kumpulan objek-objek yang keanggotaannya didefinisikan dengan jelas.
Modul 03 HIMPUNAN I. Cara Menyatakan Himpunan PENGERTIAN Himpunan adalah kumpulan objek-objek yang keanggotaannya didefinisikan dengan jelas. Contoh: Himpunan siswi kelas III SMU 6 tahun 1999-2000 yang
Himpunan (set) Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.
Himpunan (set) Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota. Cara Penyajian Himpunan 1. Enumerasi Contoh 1. - Himpunan empat bilangan
Himpunan. Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.
Himpunan Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota. HMIF adalah contoh sebuah himpunan, di dalamnya berisi anggota berupa mahasiswa.
Aturan Penilaian & Grade Penilaian. Deskripsi. Matematika Diskrit 9/7/2011
Matematika Diskrit Sesi 01-02 Dosen Pembina : Danang Junaedi Tujuan Instruksional Setelah proses perkuliahan, mahasiswa memiliki kemampuan Softskill Meningkatkan kerjasama dalam kelompok dan kemampuan
Matriks - 1: Beberapa Definisi Dasar Latihan Aljabar Matriks
Matriks - 1: Beberapa Definisi Dasar Latihan Aljabar Matriks Kuliah Aljabar Linier Semester Ganjil 2015-2016 MZI Fakultas Informatika Telkom University FIF Tel-U Agustus 2015 MZI (FIF Tel-U) Matriks -
Bahan kuliah IF2120 Matematika Diskrit. Himpunan. Oleh: Rinaldi Munir. Program Studi Teknik Informatika STEI - ITB 1
Bahan kuliah IF2120 Matematika Diskrit Himpunan Oleh: Rinaldi Munir Program Studi Teknik Informatika STEI - ITB 1 Definisi Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan
PENGANTAR MATEMATIKA DISKRIT DAN HIMPUNAN PERTEMUAN I
PENGANTAR MATEMATIKA DISKRIT DAN HIMPUNAN PERTEMUAN I oleh : Lisna Zahrotun, S.T, M.Cs [email protected] lisnazahrotun.tif.uad.ac.id 1 Penilaian : 1. UTS 25% 2. UAS 30% 3. Keaktifan 4. Praktikum
MATEMA TEMA IKA BISNIS BY : NINA SUDIBYO
MTEMTIK BISNIS BY : NIN SUDIBYO BB 1. HIMPUNN Himpunan adalah suatu kumpulan atau gugusan dari sejumlah obyek yang harus didefinisikan dengan jelas. Obyek-obyek yang mengisi atau membentuk sebuah himpunan
BAB 1 OPERASI PADA HIMPUNAN BAHAN AJAR STRUKTUR ALJABAR, BY FADLI
BAB 1 OPERASI PADA HIMPUNAN Tujuan Instruksional Umum : Setelah mengikuti pokok bahasan ini mahasiswa dapat menggunakan operasi pada himpunan untuk memecahkan masalah dan mengidentifikasi suatu himpunan
HIMPUNAN. A. Pendahuluan
HIMPUNAN A. Pendahuluan Konsep himpunan pertama kali dicetuskan oleh George Cantor (185-1918), ahli mtk berkebangsaan Jerman Semula konsep tersebut kurang populer di kalangan matematisi, kurang diperhatikan,
MODUL 1. A. Himpunan 1. Pengertian Himpunan Himpunan adalah kumpulan objek-objek yang berlainan yang memenuhi suatu syarat keanggotaan tertentu.
MODUL 1 A. Himpunan 1. Pengertian Himpunan Himpunan adalah kumpulan objek-objek yang berlainan yang memenuhi suatu syarat keanggotaan tertentu. 2. Penyajian Himpunan Suatu himpunan dapat disajikan dengan
Himpunan (set) adalah kumpulan objekobjek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.
1 HIMPUNAN DEFINISI Himpunan (set) adalah kumpulan objekobjek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota. HMK adalah contoh sebuah himpunan, di dalamnya berisi anggota berupa
Logika Matematika. Teknik Informatika IT Telkom
Logika Matematika Andrian Rakhmatsyah Teknik Informatika IT Telkom 1 OUTLINE ATURAN PENILAIAN SYLABUS PUSTAKA TEORI HIMPUNAN BAB I ALJABAR BOOLEAN 2 PENILAIAN UTS : 35% UAS : 40% KUIS : 20% PR/PRAKTEK
Himpunan (set) Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.
Teori Himpunan 2011 Himpunan (set) Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota. Cara Penyajian Himpunan 1. Enumerasi Contoh 1. -
H i m p u n a n. Himpunan. Oleh : Panca Mudji Rahardjo, ST. MT.
H i m p u n a n Oleh : Panca Mudji Rahardjo, ST. MT. Himpunan Definisi himpunan Penyajian himpunan Definisi-definisi Operasi himpunan Prinsip inklusi dan eksklusi Himpunan ganda 1 Definisi Himpunan (set)
Sistem Persamaan Linier (SPL)
Sistem Persamaan Linier (SPL) Kuliah Aljabar Linier Semester Ganjil 2015-2016 MZI Fakultas Informatika Telkom University FIF Tel-U Agustus 2015 MZI (FIF Tel-U) SPL Agustus 2015 1 / 27 Acknowledgements
Mohammad Fal Sadikin
Mohammad Fal Sadikin Purcell, Varberg, Rigdon, Kalkulus, Erlangga, 2004. Dumairy, Matematika Terapan Untuk Bisnis dan Ekonomi, Penerbit BPFE Yogyakarta, 1996. Himpunan : kumpulan objek yang didefinisikan
Ruang Baris, Ruang Kolom, dan Ruang Null (Kernel)
Ruang Baris, Ruang Kolom, dan Ruang Null (Kernel) Kuliah Aljabar Linier Semester Ganjil 2015-2016 MZI Fakultas Informatika Telkom University FIF Tel-U November 2015 MZI (FIF Tel-U) Ruang Baris, Kolom,
Ulang Kaji Konsep Matematika
Ulang Kaji Konsep Matematika Teori Bahasa dan Automata Viska Mutiawani - Informatika FMIPA Unsyiah 1 Ulang Kaji Konsep Matematika Set / himpunan Fungsi Relasi Graf Teknik pembuktian Viska Mutiawani - Informatika
Induksi Matematika. Metode pembuktian untuk pernyataan perihal bilangan bulat adalah induksi matematik.
Induksi Matematika Metode pembuktian untuk pernyataan perihal bilangan bulat adalah induksi matematik. Misalkan p(n) adalah pernyataan yang menyatakan: Jumlah bilangan bulat positif dari 1 sampai n adalah
Matematika Terapan. Dosen : Zaid Romegar Mair, ST., M.Cs Pertemuan 1
Matematika Terapan Dosen : Zaid Romegar Mair, ST., M.Cs Pertemuan 1 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA Jl. Kolonel Wahid Udin Lk. I Kel. Kayuara, Sekayu 30711 web:www.polsky.ac.id mail: [email protected]
1.2 PENULISAN HIMPUNAN
BAB I HIMPUNAN 1.1 PENGERTIAN Definisi : Himpunan adalah kumpulan benda atau hal hal lain yang telah terdefinisi secara jelas. Benda atau hal hal lain tersebut disebut elemen atau unsure atau anggota himpunan.
BAB I PENDAHULUAN. Kata topologi berasal dari bahasa yunani yaitu topos yang artinya tempat
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Kata topologi berasal dari bahasa yunani yaitu topos yang artinya tempat dan logos yang artinya ilmu merupakan cabang matematika yang bersangkutan dengan
Urian Singkat Himpunan
Urian Singkat Himpunan Yus Mochamad Cholily Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Malang email:[email protected] February 27, 2013 1 Daftar Isi 1 Tujuan 3 2 Notasi Himpunan 3 3 Operasi
Logika Matematika Himpunan
Modul ke: Logika Matematika Himpunan Modul ini menjelaskan mengenai himpunan dan operasi-operasi dasar himpunan. Fakultas ILMU KOMPUTER Tedjo Nugroho, ST. MT Program Studi Sistem Informasi www.mercubuana.ac.id
TEORI HIMPUNAN (Kajian tentang Karakteristik, Relasi, Operasi dan Representasi Himpunan)
Outline (Kajian tentang Karakteristik, Relasi, Operasi dan Representasi Himpunan) Drs., M.App.Sc PS. Pendidikan Matematika FKIP PS. Sistem Informasi University of Jember Indonesia Jember, 2009 Outline
: SRI ESTI TRISNO SAMI
MATEMATIKA DISKRIT By : SRI ESTI TRISNO SAMI 082334051324 Bahan Bacaan / Refferensi : 1. Seymour Lipschutz dan Marc Lars Lipson, Matematika Diskkrit Shcaum s Outline Series, Mc Graw-Hill Book Company,
Russel Paradox dan The Barber Puzzle
Russel Paradox dan The Barber Puzzle Lucky Cahyadi Kurniawan / 13513061 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha 10 Bandung 40132,
Mendeskripsikan Himpunan
BASIC STRUCTURE 2.1 SETS Himpunan Himpunan adalah koleksi tak terurut dari obyek, yang disebut anggota himpunan Notasi. a A : a adalah anggota himpunan A a A : a bukan anggota himpunan A Contoh 1. Himpunan
PENGANTAR TOPOLOGI. Dosen Pengampu: Siti Julaeha, M.Si EDISI PERTAMA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG 2015
PENGANTAR TOPOLOGI EDISI PERTAMA Dosen Pengampu: Siti Julaeha, M.Si UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG 2015 by Matematika Sains 2012 UIN SGD, Copyright 2015 BAB 0. HIMPUNAN, RELASI, FUNGSI,
Uraian Singkat Himpunan
Uraian Singkat Himpunan Yus Mochamad Cholily Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Malang email:[email protected] March 3, 2014 1 Daftar Isi 1 Tujuan 3 2 Notasi Himpunan 3 3 Operasi
HIMPUNAN. A. Pendahuluan
HIMPUNAN A. Pendahuluan Konsep himpunan pertama kali dicetuskan oleh George Cantor (185-1918), ahli mtk berkebangsaan Jerman Semula konsep tersebut kurang populer di kalangan matematisi, kurang diperhatikan,
Teori Himpunan. Modul 1 PENDAHULUAN
Modul 1 Teori Himpunan Drs. Sukirman, M.Pd. M PENDAHULUAN odul ini memuat pembahasan teori himpunan dan himpunan bilangan bulat. Teori himpunan memuat notasi himpunan, relasi dan operasi dua himpunan atau
Mendeskripsikan Himpunan
BASIC STRUCTURE 2.1 SETS Himpunan Himpunan adalah koleksi tak terurut dari obyek, yang disebut anggota himpunan Notasi. a A : a adalah anggota himpunan A a A : a bukan anggota himpunan A Contoh 1. Himpunan
Logika Proposisi 3: Translasi Bahasa Alami ke Formula Logika Proposisi Masalah Dalam Inferensi Logika Proposisi
Logika Proposisi 3: Translasi Bahasa Alami ke Formula Logika Proposisi Masalah Dalam Inferensi Logika Proposisi Kuliah Logika Matematika Semester Ganjil 2015-2016 MZI Fakultas Informatika Telkom University
MATEMATIKA BISNIS. Dosen Hikmah Agustin,SP.,MM. Politeknik Dharma Patria Kebumen 2016
MATEMATIKA BISNIS Dosen Hikmah Agustin,SP.,MM Politeknik Dharma Patria Kebumen 2016 Himpunan Himpunan adalah kumpulan benda atau objek-objek atau lambang-lambang yang mempunyai arti yang dapat didefinisikan
Himpunan, Dan Fungsi. Ira Prasetyaningrum,M.T
Himpunan, Dan Fungsi Ira Prasetyaningrum,M.T Materi Matematika 1 Himpunan dan fungsi Matrik Limit dan kekontinuan Differensial Trigonometri Integral Bilangan Komplek Peraturan Di Kelas Mahasiswa Maksimal
[HIMPUNAN] MODUL MATEMATIKA SMP KELAS VII KURIKULUM 2013 RAJASOAL..COM. istiyanto
2014 MODUL MATEMATIKA SMP KELAS VII RAJASOAL..COM KURIKULUM 2013 istiyanto [HIMPUNAN] Modul ini berisi rangkuman materi mengenai Himpunan untuk siswa SMP kelas VII. Modul ini disusun sesuai dengan kurikulum
Ruang Vektor Euclid R n
Ruang Vektor Euclid R n Kuliah Aljabar Linier Semester Ganjil 2015-2016 MZI Fakultas Informatika Telkom University FIF Tel-U Oktober 2015 MZI (FIF Tel-U) Ruang Vektor R n Oktober 2015 1 / 38 Acknowledgements
: SRI ESTI TRISNO SAMI
MATEMATIKA DISKRIT By : SRI ESTI TRISNO SAMI 08125218506 / 082334051324 Bahan Bacaan / Refferensi : 1. Seymour Lipschutz dan Marc Lars Lipson, Matematika Diskkrit Shcaum s Outline Series, Mc Graw-Hill
MATEMATIKA DISKRIT MATEMATIKA DISKRIT
MATEMATIKA DISKRIT BAB I HIMPUNAN Huruf-huruf besar A, B, C,... menyatakan himpunan dan huruf-huruf kecil a, b, c,... menyatakan elemen-elemen atau anggota dari himpunan. Notasi himpunan : p Є A A B atau
BAB III HIMPUNAN. 2) Mahasiswa dapat menyebutkan relasi antara dua himpunan. 3) Mahasiswa dapat menentukan hasil operasi dari dua himpunan
BAB III HIMPUNAN Tujuan Instruksional Umum Mahasiswa memahami pengertian himpunan, relasi antara himpunan, operasi himpunan, aljabar himpunan, pergandaan himpunan, serta himpunan kuasa. Tujuan Instruksional
LANDASAN MATEMATIKA Handout 2
LANDASAN MATEMATIKA Handout 2 (Himpunan bagian, kesamaan dua himpunan, comparable, himpunan kosong, himpunan kuasa, kardinalitas, himpunan hingga dan tak hingga) Tatik Retno Murniasih, S.Si., M.Pd. [email protected]
Bab1. Himpunan. Gajah Merpati. Burung Nuri Jerapah
Bab1. Himpunan I. Pengantar Himpunan merupakan konsep yang sangat mendasar dalam ilmu matematika. Banyak sekali kegiatan-kegiatan dalam kehidupan sehari-hari berkaitan dengan himpunan. Untuk memahami himpunan
HIMPUNAN, RELASI DAN FUNGSI
Kegiatan Belajar Mengajar 4 HIMPUNAN, RELASI DAN FUNGSI Zainuddin Akina Kegiatan belajar mengajar 4 ini akan membahas tentang himpunan, relasi, dan fungsi.. Kegiatan belajar mengajar 4 ini mencakup 3 pokok
BAB 2. HIMPUNAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER ILHAM SAIFUDIN PROGRAM STUDI MANAJEMEN INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK. Senin, 17 Oktober 2016
PROGRAM STUDI MANAJEMEN INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER BAB 2. HIMPUNAN ILHAM SAIFUDIN Senin, 17 Oktober 2016 Universitas Muhammadiyah Jember ILHAM SAIFUDIN MI HIMPUNAN 1 DASAR-DASAR
Matematika Ekonomi, MKK30234 FEBI, IAIN Palopo
Matematika Ekonomi, MKK30234 FEBI, IAIN Palopo 1 2 Definisi 1.1. Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek yang dimaksud biasa disebut dengan elemen-elemen atau anggotaanggota dari
BAB I HIMPUNAN. Matematika Infomatika. Universitas Gunadarma Halaman 1
BAB I HIMPUNAN A. Pengertian Himpunan Himpunan adalah kumpulan dari objek tertentu (dinamakan unsur, anggota, elemen) yang dirumuskan secara jelas dan tegas, sehingga dapat dibeda-bedakan antara satu dengan
LOGIKA MATEMATIKA PENGERTIAN HIMPUNAN DAN OPERASI OPERASI DALAM HIMPUNAN. TITI RATNASARI, SSi., MSi. Modul ke: Fakultas ILKOM
LOGIKA MATEMATIKA Modul ke: PENGERTIAN HIMPUNAN DAN OPERASI OPERASI DALAM HIMPUNAN Fakultas ILKOM TITI RATNASARI, SSi., MSi Program Studi SISTEM INFORMASI www.mercubuana.ac.id Pengertian Himpunan Definisi
Himpunan dan Fungsi. Modul 1 PENDAHULUAN
Modul 1 Himpunan dan Fungsi Dr Rizky Rosjanuardi P PENDAHULUAN ada modul ini dibahas konsep himpunan dan fungsi Pada Kegiatan Belajar 1 dibahas konsep-konsep dasar dan sifat dari himpunan, sedangkan pada
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. jelas. Ada tiga cara untuk menyatakan himpunan, yaitu: a. dengan mendaftar anggota-anggotanya;
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Himpunan 1. Pengertian Himpunan Himpunan merupakan konsep mendasar yang terdapat dalam ilmu matematika. Himpunan adalah kumpulan obyek yang didefinisikan secara jelas. Ada tiga
Pengantar Analisis Real
Modul Pengantar Analisis Real Dr Endang Cahya, MA, MSi P PENDAHULUAN ada Modul ini disajikan beberapa topik pengantar mata kuliah Analisis Real, yang terbagi dalam beberapa kegiatan belajar yang harus
Modul ke: Logika Matematika. Himpunan. Fakultas FASILKOM. Bagus Priambodo. Program Studi SISTEM INFORMASI.
Modul ke: 1 Logika Matematika Himpunan Fakultas FASILKOM Bagus Priambodo Program Studi SISTEM INFORMASI http://www.mercubuana.ac.id Materi Pembelajaran Berbagai macam bentuk himpunan Diagram Venn Operasi
[Enter Post Title Here]
[Enter Post Title Here] SISTEM BILANGAN REAL DAN HIMPUNAN A. Perubah, Konstanta dan Parameter Suatu perubah (variable) adalah sesuatu yang besarnya dapat berubah. Luas lingkaran tergantung dari jari-jarinya.
