1 STUDY EXCURSIE TEMA : DIALOG PERADABAN LINTAS AGAMA DAN BUDAYA : KEBHINNEKAAN, ETNISITAS, GAYA HIDUP, DAN SOLIDARITAS SOSIAL TERBUKA LAMONGAN 13-14 OKTOBER 2012 Oleh : Lia Listiani Roga 021211131017 FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA 2012/2013 http://madib.blog.unair.ac.id/jatidiri-and-characters/makalah-study-excursie-2012/ hmadib2011@gmail.com 1
2 KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas limpahan rahmat dan hidayahnya, penulis dapat menyelesaikan artikel ilmiah populer atau essay bebas ini dengan baik dan tepat waktu. Penulis mengucapkan terima kasih kepada dosen-dosen selaku pendamping dalam study excursie Universitas Airlangga yang telah memberi bimbingan dan dorongan kepada kami untuk menyelesaikan artikel ilmiah populer atau essay bebas ini. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tua yang selalu mendukung kami dan seluruh pihak yang ikut membantu kami dalam menyelesaikan artikel populer ilmiah atau essay bebas ini. Penulis berharap dalam penulisan ini dapat bermanfaat bagi penulis dan dapat menambah wawasan penulis. Penulis mengharapkan kritik dan saran dari segala pihak demi kesempurnaan artikel populer ilmiah atau essay bebas ini. Surabaya, 18 Oktober 2012 Lia Listiani Roga http://madib.blog.unair.ac.id/jatidiri-and-characters/makalah-study-excursie-2012/ hmadib2011@gmail.com 2
3 KONSEP POKOK 1. Keanekaragaman Budaya Indonesia adalah Negara yang sangat luas yang terdiri dari laut dan pulau-pulau. Tidak hanya itu Indonesia pun mempunyai beraneka raga budaya dari sabang sampai merauke. semuanya itu ialah kekayaan yang bangsa ini punya dan harus tetap terjaga. tetapi tidak sedikit orang yang mengakui bangsa Indonesia mencintai budayanya tetapi tidak mau untuk memelihara dan melestarikan budaya yang dimiliki. Sehingga Negara tetangga seperti Malaysia sering mengklaim bahwa budaya tersebut adalah miliknya. Ini lah bangsa Indonesia yang besar,ribut dan memelihara jika Negara tetangga mengklaim terlebih dahulu bahwa budaya yang kita miliki adalah warisan negaranya. Tidak patut untuk menyalahkan siapa yang salah. Yang jelas baik pemerintah dan masyarakat harus tetap melestarikan keanekaragaman budaya yang ada sehingga klaim terhadap Negara tetangga tidak selalu terjadi. karena keanekaragaman budaya ini sangat penting selain untuk devisa Negara yaitu sebagai tempat pariwisata, budaya ialah sebagai criteria atau mengidentikan suatu Negara. Negara yang beranekaragam budaya tetapi tetap satu dan berdaulat. 2. Keberagaman Bangsa Indonesia adalah negara yang besar. Terdapat sekitar 240 juta jiwa yang tersebar diseluruh hamparan lebih dari 17.000 pulau dari sabang sampai marauke. Dimana didalamnya terdapat masyarakat yang plural, yang terdiri dari berbagai macam corak baik itu dalam segi budaya, ras, suku, bahasa maupun agama. Diperkirakan, terdapat 300 sampai 500 suku yang mendiami tanah ibu pertiwi ini. Ditambah lagi sekitar 746 macam bahasa daerah yang dipergunakan masyarakat serta keragaman umat beragama yang terdiri dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan konghocu, ditambah lagi perbedaan Ras dan warna kulit yang menjadikan semakin berwarnanya kehidupan masyarakat di Indonesia yang menjadikan Negara ini sangat beragam. Dari kesemua perbedaan dan http://madib.blog.unair.ac.id/jatidiri-and-characters/makalah-study-excursie-2012/ hmadib2011@gmail.com 3
4 keragaman corak tersebut menjadi satu kesatuan utuh, yang disebut dengan Bangsa Indonesia yang berlandaskan ke-bhineka Tunggal Ika-an seperti yang terkandung didalam ideologi Negara, Pancasila.Tentunya, dengan melihat dan memahami hal diatas maka tidak dipungkiri lagi bahwa masyarakat Indonesia rawan sekali terjadi konflik dikarenakan perbedaan pendapat yang berlandaskan atas dasar keberagaman tersebut. Prinsip prinsip pancasila yang mengajarkan sifat bertoleransi, tidak ditanamkan benarbenar oleh masyarakat. Sehingga terjadilah konflik saudara sebangsa yang tidak saling memahami antara indivdu dengan individu yang lain maupun juga secara kelompok. Tentunya ini berakibat fatal dikarenakan pastinya pembangunan bangsa menjadi terhambat dan tentunya ini akan berdampak kepada masyarakat pula. 3. Sifat Toleransi Toleransi dan kerukunan antar umat beragama bagaikan dua sisi mata uang yang tak bisa dipisahkan satu sama lain. Kerukunan berdampak pada toleransi atau sebaliknya toleransi menghasilkan kerukunan keduanya menyangkut hubungan antar sesama manusia. Jika tri kerukunan [antar umat beragama, intern umat seagama, dan umat beragama dengan pemerintah] terbangun serta diaplikasikan pada hidup dan kehidupan sehari-hari, maka akan muncul toleransi antar umat beragama. Atau, jika toleransi antar umat beragama dapat terjalin dengan baik dan benar, maka akan menghasilkan masyarakat yang rukun satu sama lain. Toleransi antar umat beragama harus tercermin pada tindakan-tindakan atau perbuatan yang menunjukkan umat saling menghargai, menghormati, menolong, mengasihi, dan lain-lain. Termasuk di dalamnya menghormati agama dan iman orang lain, menghormati ibadah yang dijalankan oleh orang lain, tidak merusak tempat ibadah, tidak menghina ajaran agama orang lain, serta memberi kesempatan kepada pemeluk agama menjalankan ibadahnya. Di samping itu, maka agama-agama akan mampu untuk melayani dan menjalankan misi keagamaan dengan baik sehingga terciptanya suasana rukun dalam hidup dan kehidupan masyarakat serta bangsa. http://madib.blog.unair.ac.id/jatidiri-and-characters/makalah-study-excursie-2012/ hmadib2011@gmail.com 4
5 PEMBAHASAN Pada hari sabtu, 13 oktober 2012 para mahasiswa serta dosen pendamping pergi ke Lamongan dan di Lamongan ini kami mengunjungi empat tempat sekaligus. Yang pertama ke pendopo kabupaten Lamongan dan bertemu dengan Bupati Lamongan, yang ke dua ke desa Pancasila Balun kecamatan Turi kabupaten Lamongan. Yang ke tiga ke Pondok Pasantren Sunan Drajat Paciran kabupaten Lamongan dan yang terakhir ke Lokasi Wisata Religi Sunan Drajat Lamongan. Hal ini dilakukan dengan tujuan Memberikan pengalaman riil kepada mahasiswa tentang kehidupan masyarakat bhinneka di lokasi kegiatan, membangun kesadaran solidaritas bhinneka yang terbuka, dan membentuk karakter mahasiswa sebagai insan yang bermoralitas bhinneka yang terbuka dan toleran. Pagi itu tanggal 13 oktober 2012 acara Study Excursie diawali dengan upacara pelepasan / pemberangkatan oleh rektor yang diadakan di Kampus C Universitas Airlangga pada pukul 07.30-08.00, lalu para rombongan menaiki bus masing-masing sesuai fakultas menuju lokasi pertama yaitu di pendopo kabupaten Lamongan yang bertempat di Studium Generale dan dialog I di Kantor Bupati Lamongan disana kami disambut dengan baik oleh Bapak Bupati Lamongan yaitu Bapak.Fedeli,SH.Disanakami diberikan pidato-pidato sambutan dilanjutkan dengan membacakan deklarasi yang mana deklarasi tersebut dibacakan oleh tiap perwakilan fakultas,dan di akhiri dengan penyerahan cinderamata kepada Bapak.Bupati sebagai tanda terima kasih telah diperbolehkan melaksanakan acara study excursie di daerah Lamongan. Kemudian kami melanjutkan perjalanan ke lokasi yang kedua yaitu Desa balun yang mana desa balun ini terkenal dengan nama desa pancasila. Walaupun kami sudah terlambat dari jadwal yang telah ditentukan kami tetap ke desa balun. Disana kam disambut dengan baik dan diperkenalkan dengan kebiasaan-kebiasaan masyarakat desa balun, warga di desa Balun itu saling hidup rukun dan saling menghormati satu sama lain antar umat beragama, sebagai contoh pada waktu perayaan nyepi umat beragama hindu mematikan lampu-lampu yang berada di pura, dan mesjid tempat ibadah agama islam yang berada dekat sekali dengan pura itu ikut mematikan lampu juga tanpa diminta http://madib.blog.unair.ac.id/jatidiri-and-characters/makalah-study-excursie-2012/ hmadib2011@gmail.com 5
6 sebagai wujud menghormati agama hindu. Budaya Selamatan pun ternyata masih banyak dilakukan oleh masyarakat balun misalanya saja pada saat selamatan orang meninggal,mereka mengundang para tetangga dan kerabat termasuk mereka yang beragama Hindu dan Kristen. Karena bagi mereka memenuhi undangan adalah suatu yang penting karena di situ terdapat kontrol sosial yang ketat.bagi mereka yang datang harus pamitan sebelum atau sesudahnya. Setelah mendengar penjelasan-penjelasan dari kepala desa dan tokoh-tokoh agama, rombongan diajak untuk melihat tempat-tempat ibadah dan tempat sekitar, yang ternyata jarak antara pura, mesjid dan gereja itu sangat dekat sekalilalu kami pamitan dan melanjutkan perjalanan ke lokasi yang ke ketiga yaitu Pondok Pesantren (ponpes) Entrepreneur Sunan Drajat di paciran Lamongan. Dari desa balun menuju Pondok Psantren tersebut memakan waktu sekitar 2 jam. Disana kami melaksanakan observasi dan wawancara kepada santri-santri yang tinggal di pondok tersebut.dan ternyata banyak sekali santri-santri yang berasal dari luar daerah yang berpondok disana dengan tujuan agar mereka dapat menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya dan dapat menimba ilmu agama sedalam-dalamnya.walaupun berasal dari beragam daerah mereka tetap menghormati satu sama lain dan bergotong royong dalam menjaga lingkungan sekitar.dipondok pesantren ini banyak sekali kegiatankegiatan dan aturan-aturan untuk para santri yang harus mereka lakukan dan patuhi,misalnya saja mereka selain sudah sekolah formal mereka harus belajar mengaji dan membaca alquran pada sore dan malam harinya kemudian ada aturan tidak boleh keluar dari pesantren malam-malam, kemudian para santri tidak boleh memakai handphone, laptop dan alat-alat elektronik lainnya Hari minggu, 14 oktober 2012 kami pergi ke pemakaman Sunan Drajat dan berkeliling di daerah pesantren, disana kami melihat banyak makam-makam dan banyak pula orang yang berdo a disana. Lalu kami di ajak berkeliling pasantren dan ternyata pasantren ini mempinyai banyak usaha sendiri yaitu : http://madib.blog.unair.ac.id/jatidiri-and-characters/makalah-study-excursie-2012/ hmadib2011@gmail.com 6
7 1. PT. SDL (Sunan Drajat Lamongan) PT. SDL bergerak pada bisnis pupuk. Pupuk yang diproduksi terdiri dari pupuk alami yang berbentuk powder dan granule phosphate, Dolomite, Pupuk Magnesium Phosphate Plus, NPK. Kapasitas produksi perbulan rata-rata 2000-5000 ton, 10.000 20.000 ton untuk Dolomite, 10.000 ton Phosphate, dengan Pangsa pasar loal/dalam negeri adalah wilayah kab Wonosobo Jateng, Lampung, Kalimantan 2. Pertambangan dan Persewaan Alat-Alat Berat 3. Air Minum dalam Kemasan (AIDRAT) 4. BMT (Baitul Mal wattamwil) Sunan Drajat 5. Toserba Sunan Drajat 6. Fotocopy Sunan Drajat 7. Toko Buku Sunan Drajat 8. Laundry Sunan Drajat 9. Warnet Putra dan Putri Sunan Drajat 10. Persewaan Gedung dan Ruang Pertemuan 11. Kantin Putra dan Putri 12. Kost Makan Sunan Drajat 13. Rental Mobil 14. Peternakan Kambing 15. Peternakan Sapi 16. Konveksi Sunan Drajat 17. Jus Mengkudu SUNAN 18. Garam Samudra 19. Kemiri Sunan 20. Persada TV 21. Radio Persada santrinya. Pondok pesantren ini menyelenggarakan banyak pemberdayaan bagi para http://madib.blog.unair.ac.id/jatidiri-and-characters/makalah-study-excursie-2012/ hmadib2011@gmail.com 7
8 KESIMPULAN Perbedaan itu bukanlah hal yang membuat kita untuk terpecah dan saling menghina tapi perbedaan itu memiliki banyak makna bagi kita semua karena dari perbedaan itulah negara kita Indonesia terbentuk. Perbedaan baik ras, agama, suku dan lain-lain merupakan cirri khas dari negara kita maka dari itu kita harus tetap bersatu walaupun kita berbeda. SARAN Kita sebagai mahasiswa harus membuat Motto excelent with morality dapat tersosialisasikan. Yaitu kita semua harus menggunakan kecerdasan kita dengan dibarengi moral yang tetap menjunjung tinggi rasa saling hormat walaupun kita semua berbeda. DAFTAR PUSTAKA Sujana,I Nyoman Naya 2010.Excellence with morality.mutiara Jatidiri Universitas Airlangga & Identitas Kebangsaan,Bayu media,malang http://madib.blog.unair.ac.id/jatidiri-and-characters/makalah-study-excursie-2012/ hmadib2011@gmail.com 8