RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN. Kelas/Semester : X-1/ 2

dokumen-dokumen yang mirip
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Reaksi Reduksi-Oksidasi

MODUL 9. Satuan Pendidikan : SMA SEDES SAPIENTIAE JAMBU Mata Pelajaran : Kimia Kelas/Semester : X/2

LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT (Diskusi Informasi) INFORMASI Larutan adalah campuran yang homogen antara zat terlarut dan zat pelarut.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Lampiran 3 RPP Redoks Kelas Tutor Sebaya RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

C. Reaksi oksidasi reduksi berdasarkan peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi. Bilangan Oksidasi (biloks)

TES PRESTASI BELAJAR. Hari/tanggal : Senin/7 Mei 2012 Mata Pelajaran: Kimia Waktu : 90 menit

TES PRESTASI BELAJAR

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

REAKSI REDOKS dan ELEKTROKIMIA

REAKSI REDUKSI-OKSIDASI (REAKSI REDOKS)

LEMBARAN SOAL 11. Mata Pelajaran : KIMIA Sat. Pendidikan : SMA Kelas / Program : X ( SEPULUH )

Reaksi Redoks. Cu 2+ (aq) + 2e - Cu(s) Zn(s) Zn 2+ (aq) + 2e -

NAMA : KELOMPOK : Mata Pelajaran : Kimia Kelas/Semester : X 5 /2 Alokasi Waktu : 2 x 45 menit.

1. Bilangan Oksidasi (b.o)

3. Sebagian dari daur nitrogen di alam, adalah sebagai berikut Urutan bilangan oksidasi nitrogen dimulai dari N 2, adalah.

REAKSI OKSIDASI REDUKSI

b. Ruas yang kurang H maka ditambah H 2 O. untuk suasana basa: a. Ruas yang kurang O maka ditambah OH - ( tetapi koefisien OH - langsung dikali 2)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

PEMETAAN SK-KD. Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) Nilai Karakter (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) 3.1 Mengidentifikasi C4

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB 8. ELEKTROKIMIA 8.1 REAKSI REDUKSI OKSIDASI 8.2 SEL ELEKTROKIMIA 8.3 POTENSIAL SEL, ENERGI BEBAS, DAN KESETIMBANGAN 8.4 PERSAMAAN NERNST 8

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : SMAN 6 BANDUNG Mata Pelajaran : Kimia Kelas/Semester : X/2 Materi Pokok : Reaksi

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

PRODUKSI GAS HIDROGEN MELALUI PROSES ELEKTROLISIS SEBAGAI SUMBER ENERGI

Oksidasi dan Reduksi

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Redoks dan Elektrokimia Tim Kimia FTP

BAB 2. PERSAMAAN KIMIA DAN HASIL REAKSI

REAKSI OKSIDASI REDUKSI

LEMBARAN SOAL Larutan senyawa di bawah ini dalam air bersifat elektrolit kuat, kecuali... a. NaOH c. HCl e. Ba(OH) 2 b. H 2 SO 4 e.

REAKSI REDUKSI DAN OKSIDASI

PAKET UJIAN NASIONAL 6 Pelajaran : KIMIA Waktu : 120 Menit

Soal ini terdiri dari 25 soal PG (50 poin) dan 6 soal essay (88 poin)

LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT. Perbandingan sifat-sifat larutan elektrolit dan larutan non elektrolit.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KELAS KECIL

Elektrokimia. Tim Kimia FTP

REAKSI OKSIDASI DAN REDUKSI

REAKSI REDUKSI OKSIDASI (REDOKS)

Reaksi Dan Stoikiometri Larutan

LEMBARAN SOAL 10. Mata Pelajaran : KIMIA Sat. Pendidikan : SMA Kelas / Program : X ( SEPULUH) Pilihlah jawaban yang paling tepat.

Reaksi dan Stoikiometri Larutan

MODUL KIMIA SMA IPA Kelas 10

Mengubah energi kimia menjadi energi listrik Mengubah energi listrik menjadi energi kimia Katoda sebagi kutub positif, anoda sebagai kutub negatif

LATIHAN SOAL KIMIA KELAS XII

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Bab IV Hasil dan Diskusi

LATIHAN ULANGAN TENGAH SEMESTER 2

Chapter 7 Larutan tirtawi (aqueous solution)

REDOKS dan ELEKTROKIMIA

Persamaan Redoks. Cu(s) + 2Ag + (aq) -> Cu 2+ (aq) + 2Ag(s)

KIMIA 2 KELAS X. D. molekul-molekul kovalen yang bereaksi dengan air E. molekul-molekul kovalen yang bergerak bebas di dalam air

SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER 2 KIMIA KELAS X (SEPULUH) TP. 2008/2009

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

D kj/mol E kj/mol

PERSETUJUAN PEMBIMBING. Analisis Kesalahan Konsep Mahasiswa Pada Pokok Bahasan Reaksi Reduksi Oksidasi. Oleh. Sriningsih NIM.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN I. Standar Kompetensi 1. Memahami sifat-sifat larutan asam basa, metode pengukuran, dan terapannya

REDOKS DAN ELEKTROKIMIA

UN SMA IPA Kimia. Kode Soal 305

III. METODE PENELITIAN. Setting penelitian ini adalah di SMA Al-Kautsar Bandar Lampung dengan jumlah

MODUL 4. Peranan Elektrolit dalam Tubuh

BAB 1V HASIL DAN PEMBAHASAN

K13 Revisi Antiremed Kelas 11 Kimia

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TATANAMA SENYAWA BINER DAN POLIATOM

KONSEP MOL DAN STOIKIOMETRI

DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR.. DAFTAR TABEL. DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN. A. Latar Belakang 1. B. Rumusan Masalah C. Batasan Masalah.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

BAB 6 LARUTAN ELEKTROLIT DAN KONSEP REDOKS

YAYASAN PEMBINA UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA SMA LABSCHOOL KEBAYORAN

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA BAHAN AJAR KIMIA DASAR BAB II RUMUS KIMIA DAN TATANAMA

OKSIDASI-REDUKSI (REDOKS)

Macam-macam Titrasi Redoks dan Aplikasinya

BAB III TATA NAMA SENYAWA DAN PERSAMAAN REAKSI

ELEKTROKIMIA Reaksi Reduksi - Oksidasi

OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2012 SELEKSI KABUPATEN / KOTA SOAL. UjianTeori. Waktu: 100 menit

BAB II KAJIAN TEORI. hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. 1

Reaksi Oksidasi dan Reduksi

TES AWAL II KIMIA DASAR II (KI-112)

D. 8 mol S E. 4 mol Fe(OH) 3 C. 6 mol S Kunci : B Penyelesaian : Reaksi :

Stoikiometri. OLEH Lie Miah

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

PENGANTAR. Konsep Dasar Kimia untuk PGSD 137

Hukum Dasar Ilmu Kimia Sumber :

STOKIOMETRI BAB. B. Konsep Mol 1. Hubungan Mol dengan Jumlah Partikel. Contoh: Jika Ar Ca = 40, Ar O = 16, Ar H = 1, tentukan Mr Ca(OH) 2!

BAB IV BILANGAN OKSIDASI DAN TATA NAMA SENYAWA

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

Menuliskan nama senyawa kimia

Reaksi Oksidasi-Reduksi

MODUL KIMIA KELAS X TATA NAMA SENYAWA DAN PERSAMAAN REAKSI

III. METODE PENELITIAN. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X 5 SMA Perintis 2 Bandar

STOIKIOMETRI. STOIKIOMETRI adalah cabang ilmu kimia yang mempelajari hubungan kuantitatif dari komposisi zat-zat kimia dan reaksi-reaksinya.

Sulistyani, M.Si.

Bab 4. Reaksi dalam Larutan Berair

REAKSI REDOKS DAN ELEKTROKIMIA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Belajar adalah suatu proses yang ditandai dengan adanya perubahan pada

UN SMA 2012 IPA Kimia

SIMULASI UJIAN NASIONAL 1

I. PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

Transkripsi:

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Nama Sekolah Mata Pelajaran : SMA ISEN MULANG : Kimia Kelas/Semester : X-1/ Pertemuan Ke- Pokok Bahasan Sub Pokok Bahasan Alokasi Waktu : (dua) : Reaksi Oksidasi dan Reduksi : 1. Penggunaan Bilangan Oksidasi Untuk Menjelaskan Reaksi Oksidasi dan Reduksi.Reaksi Disproporsionasi (Autoredoks) dan Reaksi Konproporsionasi : 3x35 menit Hari/Tanggal : Kamis, 4 Maret 11 1. Standar Kompetensi Memahami sifat-sifat larutan non-elektrolit dan elektrolit, serta reaksi -.. Kompetensi Dasar Menjelaskan perkembangan konsep reaksi - dan hubungannya dengan tata nama senyawa serta penerapannya. 3. Indikator 3.1. Menentukan oksidator dan reduktor dalam reaksi redoks 3.. Menentukan jenis reaksi 3.3. Membedakan reaksi disproporsionasi (autoredoks) dan konproporsionasi 4. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat: 4.1. Menganalisis suatu reaksi redoks 4.. Menentukan oksidator dan reduktor berdasarkan perubahan bilangan dalam reaksi redoks 4.3. Menentukan hasil dan hasil dalam reaksi redoks 4.4. Menentukan jenis reaksi (redoks atau bukan redoks) 4.5.Membedakan reaksi disproporsionasi (autoredoks) dan konproporsionasi 5. Uraian Materi Pelajaran Penggunaan Bilangan Oksidasi Untuk Menjelaskan Reaksi Oksidasi dan Reduksi Langkah-langkah mengetahui adanya perubahan bilangan dalam reaksi redoks: Menuliskan nilai bilangan dari semua atom-atom. Menentukan zat mana yang nilai bilangan nya bertambah (mengalami ). Zat ini disebut reduktor. Menentukan zat mana yang nilai bilangan nya berkurang (mengalami ). Zat ini disebut oksidator. Contoh 1:

Tentukan oksidator, reduktor, hasil, dan hasil pada reaksi redoks berikut: 5 Na I H O Cl Na I O 3 H Cl Reduktor Oksidator = NaI (karena bilangan nya bertambah/ I mengalami ) = HOCl (karena bilangan nya berkurang/ Cl mengalami ) Hasil = NaIO 3 Hasil = HCl Contoh : Tentukan oksidator, reduktor, hasil, dan hasil pada reaksi pengambilan bijih besi dari oksidanya ditunjukkan berikut ini: 3 4 s 3C O g Fe s 3C O g Fe O 3 Reduktor Oksidator = CO (karena bilangan nya bertambah/ C mengalami ) = Fe O 3 (karena bilangan nya berkurang/fe mengalami ) Hasil = CO Hasil = Fe Contoh 3: Tentukan oksidator, reduktor, hasil, dan hasil pada reaksi redoks berikut: H g Cu s H O g Cu O s Jawab: Cu O s H g Cu s H O g Reduktor = H (Karena bilangan nya bertambah/ H mengalami ) Oksidator = CuO (karena bilangan nya berkurang/ Cu mengalami ) Hasil Oksidasi = H O Hasil Reduksi = Cu Contoh 4: Buktikan bahwa reaksi berikut bukan termasuk reaksi redoks. s H S O aq Ca S O aq H Ol C O g Ca CO3 4 4

Jawab: Langkah-langkah pembuktian: Tuliskan b.o semua atom unsur sesuai aturan penentuan bilangan. Periksa apakah terdapat atom unsur yang mengalami perubahan bilangan. Jika tidak terdapat satupun perubahan bilangan, maka reaksi bukan reaksi redoks. 4 6 6 4 Ca C O 3 H S O4 Ca S O4 H O l C O Terlihat bahwa bilangan atom unsur Ca, C, O, H, dan S sebelum dan sesudah reaksi tidak mengalami perubahan bilangan. Jadi terbukti bahwa reaksi tersebut bukan termasuk reaksi redoks. Reaksi Disproporsionasi (Autoredoks) dan Reaksi Konproporsionasi Apabila reduktor dan oksidator dalam suatu reaksi merupakan unsur yang sama, disebut reaksi autoredoks (reaksi disproporsionasi). Jadi, sebagian dari zat itu mengalami dan sebagian lagi mengalami. Contoh 5: Reaksi antara klorin dengan larutan NaOH: Cl g Na O H aq Na Cl aq Na Cl Oaq H Ol Sebagian dari gas Cl (bilangan = ) mengalami menjadi NaCl (bilangan = -1) dan sebagian mengalami menjadi NaClO (bilangan Cl = +1). Jika hasil dan hasil nya sama, disebut reaksi konproporsionasi. Reaksi konproporsionasi merupakan kebalikan dari reaksi disproporsionasi. Contoh 6: Reaksi antara hidrogen sulfida dengan belerang dioksida menghasilkan belerang dan air. H 4 S S O 3S H O 6. Metode Pembelajaran 6.1. Ceramah 6.. Tanya Jawab 6.3. Pemberian Tugas 6.4. Diskusi 7. Langkah-Langkah Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Awal (1 menit) 1. Mengucapkan Salam. Perkenalan 3. Absensi siswa Metode Ceramah Tanya jawab

4. Menanyakan kepada siswa tentang materi yang sebelumnya telah disampaikan oleh guru Kegiatan Inti (95 menit) 1. Guru menjelaskan tentang penggunaan bilangan untuk reaksi dan, serta menentukan oksidator dan reduktornya.. Guru memberikan contoh-contoh soal yang berkaitan dengan penggunaan bilangan untuk reaksi dan, serta menentukan oksidator dan reduktornya. 3. Guru memberikan contoh soal tentang cara menentukan jenis reaksi (redoks atau bukan redoks. 4. Guru menjelaskan tentang reaksi disproporsionasi (autoredoks) 5. Guru memberikan contoh reaksi disproporsionasi (autoredoks) 6. Guru menjelaskan tentang reaksi konproporsionasi 7. Guru memberikan contoh reaksi konproporsionasi 8. Guru memberikan LKS kepada siswa untuk di kerjakan 9. Guru dan siswa membahas LKS bersama-sama Kegiatan Akhir (1 menit) 1. Guru membimbing siswa menyimpulkan pelajaran. Guru menginformasikan materi yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya dan meminta siswa untuk belajar. 3. Menutup pelajaran Ceramah Tanya Jawab Diskusi Pemberian Tugas(LKS) Diskusi 8. Alat dan Sumber Belajar 8.1. Buku-buku kimia kelas X semester 8.. Buku PR kimia kelas X semester (untuk pegangan siswa) 8.3. Lembar Kerja Siswa (LKS) 9. Penilaian 9.1. Evaluasi (LKS) 9.. Keaktifan Siswa Evaluasi (LKS) Evaluasi (LKS) 1. Tentukan reaksi, reaksi, oksidator, reduktor, hasil, dan hasil dari reaksi berikut! a. MnO4 CO4 H Mn CO H O...... Reduktor =... (alasan:...) Oksidator =... (alasan:...) Hasil =... Hasil =... b. CO NO CO N......

Reduktor =... (alasan:...) Oksidator =... (alasan:...) Hasil =... Hasil =.... Periksalah, apakah reaksi berikut tergolong reaksi redoks atau bukan redoks. CaCO3 HCl CaCl CO H O Merupakan reaksi redoks/bukan redoks (coret jawaban yang menurut kalian tidak benar). Alasan:......... 3. Tentukanlah apakah reaksi berikut ini tergolong reaksi disproporsionasi atau konproporsionasi! 3NaClO NaCl NaClO 3...... Merupakan reaksi disproporsionasi/reaksi konproporsionasi (coret jawaban yang menurut kalian tidak benar). Alasan:...... Bobot Soal 1. 5 poin. 5 poin 3. 5 poin 1. a. Kunci Jawaban 7 3 4 4 4 MnO C Reduktor = O H Mn C O H O C O 4 (Karena bilangan bertambah/ C mengalami ) - Oksidator = MnO 4 (karena mengalami / Mn mengalami ) Hasil = Mn + Hasil = CO 4 b. C O N O C O N Reduktor = CO (karena bilangan nya bertambah/ C mengalami ) Oksidator = NO (karena bilangan nya berkurang/ N mengalami ) Hasil = N

. 3. Hasil = CO 4 4 Ca C O3 H Cl Ca Cl C O H O Merupakan reaksi redoks/bukan reaksi redoks. Alasan: Dalam reaksi tersebut Ca dan C tidak mengalami perubahan bilangan. 3 Begitu pula unsur H dan O juga tidah mengalami perubahan bilangan. Jadi, reaksi ini bukan reaksi redoks. 7 3 Na ClO Na Cl Na ClO 3 Merupakan reaksi disproporsionasi/reaksi konproporsionasi. Sebagian NaClO (bilangan = +3) mengalami menjadi NaCl (bilangan = +) dan sebagian mengalami menjadi NaClO 3 (bilangan = = +7). Jadi, reaksi tersebut merupakan reaksi disproporsionasi (autoredoks). Palangka Raya, 3 Maret 11 Praktikan NOVIANA ARISTANTI ACC 17 7 Dosen Pembimbing Guru Pamong Dra. RULI MEILIAWATI, M.Pd NIP. 196451 199 SRI SUGIATI NIP. 1965616 1993 8

Mengetahui, Kepala SMA ISEN MULANG Dra. RIMPUNG NIP. 195617 19843 4 FORMAT PENILAIAN PROSES BELAJAR Nama Siswa : Kelas Semester : X-1 / Materi Pertemuan Ke- : : 1. Penggunaan Bilangan Oksidasi Untuk Menjelaskan Reaksi Oksidasi dan Reduksi.Reaksi Disproporsionasi (Autoredoks) dan Reaksi Konproporsionasi A. KOGNITIF No. 1. Aspek yang dinilai Menentukan reaksi redoks berdasarkan 1 3 4 5 Ideal Siswa. peningkatan dan penurunan biloks.

3. 4. Menentukan oksidator dan reduktor. Menentukan jenis reaksi (redoks atau bukan redoks) Menentukan reaksi disproporsionasi dan konproporsionasi. Siswa Nilai x 1 Ideal : 7-1 = A 5-69 = B -49 = C B. PSIKOMOTOR No. 1. Aspek yang dinilai Menuliskan bilangan dalam 1 3 4 5 Ideal Siswa. reaksi redoks. Menuliskan oksidator, reduktor, hasil 3. 4., dan hasil. Membedakan antara redoks dan bukan redoks. Membedakan reaksi disproporsionasi dan konproporsionasi. Siswa Nilai x 1 Ideal : 7-1 = A 5-69 = B -49 = C C. AFEKTIF No. 1. Aspek yang dinilai Berpartisipasi aktif dalam mengerjakan 1 3 4 5 Ideal Siswa. contoh-contoh soal. Memperhatikan guru saat menjelaskan 3. 4. materi dan memberikan contoh-contoh soal. Ikut serta dalam membantu teman yang kurang memahami konsep. Mengerjakan LKS dengan sungguhsungguh.

Nilai : Siswa x 1 Ideal 7-1 = A 5-69 = B -49 = C