RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Nama Sekolah Mata Pelajaran : SMA ISEN MULANG : Kimia Kelas/Semester : X-1/ Pertemuan Ke- Pokok Bahasan Sub Pokok Bahasan Alokasi Waktu : (dua) : Reaksi Oksidasi dan Reduksi : 1. Penggunaan Bilangan Oksidasi Untuk Menjelaskan Reaksi Oksidasi dan Reduksi.Reaksi Disproporsionasi (Autoredoks) dan Reaksi Konproporsionasi : 3x35 menit Hari/Tanggal : Kamis, 4 Maret 11 1. Standar Kompetensi Memahami sifat-sifat larutan non-elektrolit dan elektrolit, serta reaksi -.. Kompetensi Dasar Menjelaskan perkembangan konsep reaksi - dan hubungannya dengan tata nama senyawa serta penerapannya. 3. Indikator 3.1. Menentukan oksidator dan reduktor dalam reaksi redoks 3.. Menentukan jenis reaksi 3.3. Membedakan reaksi disproporsionasi (autoredoks) dan konproporsionasi 4. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat: 4.1. Menganalisis suatu reaksi redoks 4.. Menentukan oksidator dan reduktor berdasarkan perubahan bilangan dalam reaksi redoks 4.3. Menentukan hasil dan hasil dalam reaksi redoks 4.4. Menentukan jenis reaksi (redoks atau bukan redoks) 4.5.Membedakan reaksi disproporsionasi (autoredoks) dan konproporsionasi 5. Uraian Materi Pelajaran Penggunaan Bilangan Oksidasi Untuk Menjelaskan Reaksi Oksidasi dan Reduksi Langkah-langkah mengetahui adanya perubahan bilangan dalam reaksi redoks: Menuliskan nilai bilangan dari semua atom-atom. Menentukan zat mana yang nilai bilangan nya bertambah (mengalami ). Zat ini disebut reduktor. Menentukan zat mana yang nilai bilangan nya berkurang (mengalami ). Zat ini disebut oksidator. Contoh 1:
Tentukan oksidator, reduktor, hasil, dan hasil pada reaksi redoks berikut: 5 Na I H O Cl Na I O 3 H Cl Reduktor Oksidator = NaI (karena bilangan nya bertambah/ I mengalami ) = HOCl (karena bilangan nya berkurang/ Cl mengalami ) Hasil = NaIO 3 Hasil = HCl Contoh : Tentukan oksidator, reduktor, hasil, dan hasil pada reaksi pengambilan bijih besi dari oksidanya ditunjukkan berikut ini: 3 4 s 3C O g Fe s 3C O g Fe O 3 Reduktor Oksidator = CO (karena bilangan nya bertambah/ C mengalami ) = Fe O 3 (karena bilangan nya berkurang/fe mengalami ) Hasil = CO Hasil = Fe Contoh 3: Tentukan oksidator, reduktor, hasil, dan hasil pada reaksi redoks berikut: H g Cu s H O g Cu O s Jawab: Cu O s H g Cu s H O g Reduktor = H (Karena bilangan nya bertambah/ H mengalami ) Oksidator = CuO (karena bilangan nya berkurang/ Cu mengalami ) Hasil Oksidasi = H O Hasil Reduksi = Cu Contoh 4: Buktikan bahwa reaksi berikut bukan termasuk reaksi redoks. s H S O aq Ca S O aq H Ol C O g Ca CO3 4 4
Jawab: Langkah-langkah pembuktian: Tuliskan b.o semua atom unsur sesuai aturan penentuan bilangan. Periksa apakah terdapat atom unsur yang mengalami perubahan bilangan. Jika tidak terdapat satupun perubahan bilangan, maka reaksi bukan reaksi redoks. 4 6 6 4 Ca C O 3 H S O4 Ca S O4 H O l C O Terlihat bahwa bilangan atom unsur Ca, C, O, H, dan S sebelum dan sesudah reaksi tidak mengalami perubahan bilangan. Jadi terbukti bahwa reaksi tersebut bukan termasuk reaksi redoks. Reaksi Disproporsionasi (Autoredoks) dan Reaksi Konproporsionasi Apabila reduktor dan oksidator dalam suatu reaksi merupakan unsur yang sama, disebut reaksi autoredoks (reaksi disproporsionasi). Jadi, sebagian dari zat itu mengalami dan sebagian lagi mengalami. Contoh 5: Reaksi antara klorin dengan larutan NaOH: Cl g Na O H aq Na Cl aq Na Cl Oaq H Ol Sebagian dari gas Cl (bilangan = ) mengalami menjadi NaCl (bilangan = -1) dan sebagian mengalami menjadi NaClO (bilangan Cl = +1). Jika hasil dan hasil nya sama, disebut reaksi konproporsionasi. Reaksi konproporsionasi merupakan kebalikan dari reaksi disproporsionasi. Contoh 6: Reaksi antara hidrogen sulfida dengan belerang dioksida menghasilkan belerang dan air. H 4 S S O 3S H O 6. Metode Pembelajaran 6.1. Ceramah 6.. Tanya Jawab 6.3. Pemberian Tugas 6.4. Diskusi 7. Langkah-Langkah Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Awal (1 menit) 1. Mengucapkan Salam. Perkenalan 3. Absensi siswa Metode Ceramah Tanya jawab
4. Menanyakan kepada siswa tentang materi yang sebelumnya telah disampaikan oleh guru Kegiatan Inti (95 menit) 1. Guru menjelaskan tentang penggunaan bilangan untuk reaksi dan, serta menentukan oksidator dan reduktornya.. Guru memberikan contoh-contoh soal yang berkaitan dengan penggunaan bilangan untuk reaksi dan, serta menentukan oksidator dan reduktornya. 3. Guru memberikan contoh soal tentang cara menentukan jenis reaksi (redoks atau bukan redoks. 4. Guru menjelaskan tentang reaksi disproporsionasi (autoredoks) 5. Guru memberikan contoh reaksi disproporsionasi (autoredoks) 6. Guru menjelaskan tentang reaksi konproporsionasi 7. Guru memberikan contoh reaksi konproporsionasi 8. Guru memberikan LKS kepada siswa untuk di kerjakan 9. Guru dan siswa membahas LKS bersama-sama Kegiatan Akhir (1 menit) 1. Guru membimbing siswa menyimpulkan pelajaran. Guru menginformasikan materi yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya dan meminta siswa untuk belajar. 3. Menutup pelajaran Ceramah Tanya Jawab Diskusi Pemberian Tugas(LKS) Diskusi 8. Alat dan Sumber Belajar 8.1. Buku-buku kimia kelas X semester 8.. Buku PR kimia kelas X semester (untuk pegangan siswa) 8.3. Lembar Kerja Siswa (LKS) 9. Penilaian 9.1. Evaluasi (LKS) 9.. Keaktifan Siswa Evaluasi (LKS) Evaluasi (LKS) 1. Tentukan reaksi, reaksi, oksidator, reduktor, hasil, dan hasil dari reaksi berikut! a. MnO4 CO4 H Mn CO H O...... Reduktor =... (alasan:...) Oksidator =... (alasan:...) Hasil =... Hasil =... b. CO NO CO N......
Reduktor =... (alasan:...) Oksidator =... (alasan:...) Hasil =... Hasil =.... Periksalah, apakah reaksi berikut tergolong reaksi redoks atau bukan redoks. CaCO3 HCl CaCl CO H O Merupakan reaksi redoks/bukan redoks (coret jawaban yang menurut kalian tidak benar). Alasan:......... 3. Tentukanlah apakah reaksi berikut ini tergolong reaksi disproporsionasi atau konproporsionasi! 3NaClO NaCl NaClO 3...... Merupakan reaksi disproporsionasi/reaksi konproporsionasi (coret jawaban yang menurut kalian tidak benar). Alasan:...... Bobot Soal 1. 5 poin. 5 poin 3. 5 poin 1. a. Kunci Jawaban 7 3 4 4 4 MnO C Reduktor = O H Mn C O H O C O 4 (Karena bilangan bertambah/ C mengalami ) - Oksidator = MnO 4 (karena mengalami / Mn mengalami ) Hasil = Mn + Hasil = CO 4 b. C O N O C O N Reduktor = CO (karena bilangan nya bertambah/ C mengalami ) Oksidator = NO (karena bilangan nya berkurang/ N mengalami ) Hasil = N
. 3. Hasil = CO 4 4 Ca C O3 H Cl Ca Cl C O H O Merupakan reaksi redoks/bukan reaksi redoks. Alasan: Dalam reaksi tersebut Ca dan C tidak mengalami perubahan bilangan. 3 Begitu pula unsur H dan O juga tidah mengalami perubahan bilangan. Jadi, reaksi ini bukan reaksi redoks. 7 3 Na ClO Na Cl Na ClO 3 Merupakan reaksi disproporsionasi/reaksi konproporsionasi. Sebagian NaClO (bilangan = +3) mengalami menjadi NaCl (bilangan = +) dan sebagian mengalami menjadi NaClO 3 (bilangan = = +7). Jadi, reaksi tersebut merupakan reaksi disproporsionasi (autoredoks). Palangka Raya, 3 Maret 11 Praktikan NOVIANA ARISTANTI ACC 17 7 Dosen Pembimbing Guru Pamong Dra. RULI MEILIAWATI, M.Pd NIP. 196451 199 SRI SUGIATI NIP. 1965616 1993 8
Mengetahui, Kepala SMA ISEN MULANG Dra. RIMPUNG NIP. 195617 19843 4 FORMAT PENILAIAN PROSES BELAJAR Nama Siswa : Kelas Semester : X-1 / Materi Pertemuan Ke- : : 1. Penggunaan Bilangan Oksidasi Untuk Menjelaskan Reaksi Oksidasi dan Reduksi.Reaksi Disproporsionasi (Autoredoks) dan Reaksi Konproporsionasi A. KOGNITIF No. 1. Aspek yang dinilai Menentukan reaksi redoks berdasarkan 1 3 4 5 Ideal Siswa. peningkatan dan penurunan biloks.
3. 4. Menentukan oksidator dan reduktor. Menentukan jenis reaksi (redoks atau bukan redoks) Menentukan reaksi disproporsionasi dan konproporsionasi. Siswa Nilai x 1 Ideal : 7-1 = A 5-69 = B -49 = C B. PSIKOMOTOR No. 1. Aspek yang dinilai Menuliskan bilangan dalam 1 3 4 5 Ideal Siswa. reaksi redoks. Menuliskan oksidator, reduktor, hasil 3. 4., dan hasil. Membedakan antara redoks dan bukan redoks. Membedakan reaksi disproporsionasi dan konproporsionasi. Siswa Nilai x 1 Ideal : 7-1 = A 5-69 = B -49 = C C. AFEKTIF No. 1. Aspek yang dinilai Berpartisipasi aktif dalam mengerjakan 1 3 4 5 Ideal Siswa. contoh-contoh soal. Memperhatikan guru saat menjelaskan 3. 4. materi dan memberikan contoh-contoh soal. Ikut serta dalam membantu teman yang kurang memahami konsep. Mengerjakan LKS dengan sungguhsungguh.
Nilai : Siswa x 1 Ideal 7-1 = A 5-69 = B -49 = C