Lampiran 1 Surat Ijin Penelitian

dokumen-dokumen yang mirip
Lampiran 1. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kelas Eksperimen RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : SD N I Sumberwulan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )

LAMPIRAN 1 INSTRUMEN PENELITIAN

Lampiran 1 Surat Izin Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen Penelitian SD Negeri Koripan 04

Lampiran 1. Surat Izin Penelitian

Berilah tanda silang (X) huruf a, b,c, atau d pada jawaban yang paling tepat!

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SIKLUS 1

Lampiran 1 Lembar Instrumen Penelitian Uji Validitas Nama : Kelas : No. Absen : Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, atau d berdasarkan

Lampiran 1. Surat Izin

Standar Kompetensi : 9. Memahami perubahan kenampakan permukaan bumi dan benda langit. - Menjelaskan bentuk. permukaan bumi. - Menjelaskan penyebab

Nama : Kelas : No. Absen :

Lampiran 1. Surat Ijin Observasi dan Penelitian Skripsi

Lampiran 1: Surat izin penelitian

Rencana Perbaikan Pembelajaran (RPP) Siklus I (satu)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SIKLUS II

Lampiran 1 Izin Observasi dan Penelitian Skripsi

LAMPIRAN 1 SURAT IJIN OBSERVASI DAN PENELITIAN SKRIPSI

Lampiran 1 SURAT IZIN PENELITIAN

2. Batuan akan berubah menjadi tanah setelah mengalami proses... a. Pengeringan c. Pelapukan b. Pembekuan d. Pemanasan

LAMPIRAN 1 SURAT KETERANGAN PENELITIAN

Lampiran 1 95

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Siklus I. 10. Memahami perubahan lingkungan fisik dan pengaruhnya terhadap daratan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RPP SIKLUS I. : Perubahan Lingkungan Fisik. : 6 x 35 Menit (3 kali pertemuan

SOAL EVALUASI. Berilah tanda silang (X) pada jawaban yang kalian anggap benar! 1. Peristiwa naiknya dan turunnya air laut disebut..

1. Berdasarkan warnanya, tingkat kesuburan tanah dapat diketahui ketika warnanya. a. lebih hitam b. lebih terang c. abu-abu d.

LAMPIRAN 1. Surat Izin dan Surat Keterangan Penelitian

Lampiran 1. Surat Izin Instrumen Soal di SDN Ujung Ujung 01

BAB 13 STRUKTUR BUMI DAN STRUKTUR MATAHARI

KISI-KISI LEMBAR OBSERVASI MOTIVASI BELAJAR SISWA

Pengertian Planet, Macam-Macam Planet Serta Ciri-Cirinya

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( R P P )

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

LAMPIRANSURAT UJI VALIDITAS SD MANGUNSARI 05 SALATIGA

SD kelas 6 - ILMU PENGETAHUAN ALAM BAB 10. PELESTARIAN LINGKUNGANLatihan soal 10.4

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) A. Standar Kompetensi : 7. Memahami gaya dapat mengubah gerak dan/atau bentuk suatu benda

76

Lampiran 1. Surat Izin Penelitian

51

SMP kelas 9 - FISIKA BAB 4. SISTEM TATA SURYALatihan Soal 4.5

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Lampiran 1 Surat Uji Coba Instrumen

Lampiran 1 Surat Ijin Penelitian

Lampiran 1. Surat izin penelitian skripsi

LAMPIRAN I SURAT-SURAT

LEMBAR PENGAMATAN PEMBELAJARAN GURU (Pra Siklus)

Lampiran 1 82

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Standar Kompetensi : 1. Memahami permasalahan sosial berkaitan dengan jumlah penduduk

SD kelas 4 - ILMU PENGETAHUAN ALAM BAB 14. PERUBAHAN LINGKUNGAN FISIK Latihan Soal 14.2

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

ULANGAN KENAIKAN KELAS IPA KELAS 4. I. Berilah tanda silang (x) pada huruf A,B,C dan D pada jawaban yang benar!

LAMPIRAN 1 73

SILABUS PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( R P P )

SILABUS. Nilai Budaya Dan Karakter Bangsa. Materi Pokok dan Uraian Materi. Indikator Pencapaian Kompetensi. KewirauSahaan/ Ekonomi Kreatif

Lampiran 1 Surat Izin Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen Penelitian SD Negeri 2 Pangkalan

LAMPIRAN 1 SURAT IJIN PENELITIAN

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Siklus I

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

STRUKTUR BUMI. Bumi, Tata Surya dan Angkasa Luar

LAMPIRAN 1 Surat Ijin Penelitian dari Kampus

Program Kunjungan Sekolah Kampanye Bangga Hutan Geumpang

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (SIKLUS I)

PROGRAM PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM SEKOLAH DASAR KELAS IV SEMESTER 2

JENJANG KELAS MATA PELAJARAN TOPIK BAHASAN III (TIGA) ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) LINGKUNGAN ALAM DAN BUATAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SIKLUS I

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Lampiran 1 Instrumem soal uji validitas dan reliabilitas

SMP kelas 7 - BIOLOGI BAB 6. PERAN MANUSIA DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGANLatihan Soal 6.2

SURAT KETERANGAN

Lampiran 1 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kelas Eksperimen

Lampiran 1 SURAT IZIN OBSERVASI DAN PENELITIAN SKRIPSI

RANCANGAN PTK. a. Siswa dapat menguasai materi pelajaran secara bersama-sama. Dalam diskusi terjadi interaksi antara siswa, saling tukar menukar

Lampiran I Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Siklus I

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SIKLUS I PERTEMUAN I

Lampiran 17. Materi Essensial Daur Air

materi yang ada dalam suatu pengajaran.

BAB VII TATA SURYA. STANDAR KOMPETENSI : Memahami Sistem Tata Surya dan Proses yang terjadidi dalamnya.

FENOMENA ASTRONOMI SISTEM BUMI, BULAN & MATAHARI

Surat Ijin Penelitian

Paket Latihan Ulangan IPA Kelas 3 SD Semester II

Lampiran 1 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) SIKLUS 1. Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA ) : 4 x 35 menit (2 X pertemuan)

PEMERINTAH KABUPATEN SEMARANG UPTD PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KECAMATAN BRINGIN SD NEGERI BRINGIN

LAMPIRAN 1 (SURAT IJIN PENELITIAN)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN. A. Standar kompetensi : 4. Memahami peristiwa alam dan pengaruh matahari dalam kehidupan sehari-hari

Lampiran 11 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) SIKLUS 1I. Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA ) : 2 x 35 menit (2 X pertemuan)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SIKLUS I. : 6 x 35 menit (3 x pertemuan)

SOAL UJI VALIDITAS PRETES DAN POSTES. Sekolah : SD N Salatiga 02. Waktu : 35 menit

1. Fenomena Alam Akibat Perubahan Kedudukan Bumi, Bulan, terhadap Matahari. Gerhana Matahari

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN. Siklus I Pertemua I

Silabus. 7.1 Menyimpulkan. 7.2 Menyimpulkan. Kompetensi Dasar. Pembelajaran. Pokok/ Materi. 4. Mencari contoh pengaruh gaya

PEMERINTAH KABUPATEN LUMAJANG DINAS PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR RINTISAN KURIKULUM 2013 ULANGAN AKHIR SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2015 / 2016

3. Pelestarian makhluk hidup dapat memberikan keuntungan ekonomi kepada masyarakat berupa

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Samudera adalah kumpulan air yang sangat banyak, menutupi hampir. 71 persen Bumi dan memisahkan benua. Jutaan tahun yang lalu ketika Bumi

LAMPIRAN I SURAT IJIN PENELITIAN

Transkripsi:

LAMPIRAN 66

67 Lampiran 1 Surat Ijin Penelitian

68

69

70 Lampiran 2 Surat Keterangan dari SD

71

72

73 Lampiran 3 Soal Pretes Sebelum Uji valid A. Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang benar! 1. Bentang alam yang tingginya hampir sama disebut... a. daratan b. dataran tinggi c. dataran rendah d. pantai 2. Berikut ini dapat mempengaruhi perubahan kenampakan alam permukaan bumi, kecuali... a. kebakaran b. badai c. erosi d. gerhana 3. Bulan adalah satelit yang dimiliki oleh... a. merkurius b. venus c. bumi d. mars 4. Perputaran bumi mengelilingi matahari d. kolupsi 5. Pasanga surut air laut sangat dipengaruhi oleh gaya gravitasi... a. bumi b. bulan c. matahari d. langit 6. Peristiwa alam yang terjadi akibat tumbukan lempeng disebut... a. banjir b. tanah longsong c. gunung meletus d. gempa bumi 7. Berikut akibat rotasi bumi, kecuali... a. terjadinya siang dan malam b. gerak semu matahari c. perbedaan waktu pada tempat- tempat di bumi d. gerak bulan disebut... 8. Peristiwa naiknya dan a. rotasi b. erosi c. revolusi turunnya air laut disebut... a. pasang naik b. pasang dan surut

74 c. pasang turun d. pasang air 9. Peristiwa pasang surut disebabkan karena adanya... a. gravitasi bulan b. gravitasi matahari c. gravitasi bumi d. gravitasi planet 10. Peristiwa terkikisnya tanah yang disebabkan karena adanya pasang surut disebut... a. erosi b. korosi c. abrasi d. banjir 11. Daratan dapat berubah karena angin yang cukup kencang dan dapat menghancurkan bangunan yang disebut... a. erosi b. Topan c. abrasi d. badai 12. Selain karena ulah manusia, kebakaran hutan dapat terjadi karena... a. kemarau berkepanjangan b. hutan gundul c. penebangan hutan d. tidak sengaja terbakar 13. Pada siang hari kita merasakan panasnya matahari karena pada saat itu posisi matahari... a. berada di belakang b. berada di depan c. berada di atas kepala d. berada di samping 14. Benda langit yang tidak memiliki cahaya dan hanya dapat dilihat jelas ketika malam tiba adalah... a. bintang b. planet c. bulan d. matahari 15. Bentuk bulan akan terlihat bulat penuh pada fase... a. bulan sabit b. bulan purnama c. bulan bungkuk d. bulan separuh 16. Perputaran bumi pada porosnya membutuhkan waktu selama... a. 22 jam 54 menit b. 23 jam 50 menit c. 23 jam 56 menit

75 d. 24 jam 56 menit 17. Bintang paling rendah suhunya tampak berwarna... a. biru b. kuning c. merah d. putih 18. Berikut ini adalah macam rasi bintang kecuali... a. pedati sungsang b. waluku c. scorpio d. taurus 19. Bintang paling panas tampak berwarna... a. biru b. kuning c. merah d. putih 20. Kenampakan bulan dari bumi tampak berubah- ubah, hal tersebut karena... a. matahari mengelilingi bulan b. bumi mengelilingi matahari c. bulan mengelilingi bumi d. cahaya bulan terhalang bumi 21. Pasang naik dan pasang surut air laut disebabkan oleh.... a. gaya tarik bumi b. gaya tarik bulan c. gaya tarik bintang d. gaya tarik langit 22. Penyebab utama terjadinya peristiwa pasang surut di bumi adalah gaya tarik.. a. bulan b. bumi c. planet d. bintang 23. Perputaran bumi pada porosnya mengakibatkan setiap tempat di bumi mengalami pasang naik....sehari. a. 1 kali b. 2 kali c. 3 kali d. 4 kali 24. Pasang tertinggi terjadi pada fase.... a. bulan sabit b. bulan purnama c. bulan cembung d. bulan cekung 25. Fase bulan yang ditandai seluruh permukaan bulan

76 yang disinari menghadap ke bumi disebut. a. bulan baru b. bulan cembung c. bulan sabit d. bulan purnama 26. Saat siang hari, bumi tampak terang karena... a. bumi dekat dengan bulan b. bumi mendapat cahaya dari matahari c. bumi dekat denga bintang d. bumi mendapat cahaya dari bulan 27. Matahari tampak terbit disebelah. a. utara b. selatan c. timur d. barat 28. Matahari tampak terbenam di sebelah. a. tara b. selatan c. timur d. barat 29. Pada malam hari bumi tampak gelap karena. a. bumi jauh dari matahari b. bumi terhalang oleh bulan c. bumi tidak dapat mendapat cahaya matahari d. bumi lebih kecil dari pada matahari 30. Bulan tidak memancarkan cahaya sendiri, tetapi memantulkan cahaya dari... a. listrik b. meteor c. satelit d. matahari

77 Kunci Jawaban Pretes Sebelum Uji Validitas 1. A 2. D 3. C 4. C 5. B 6. D 7. D 8. C 9. A 10. A 11. B 12. A 13. B 14. A 15. C 16. C 17. C 18. D 19. A 20. C 21. B 22. A 23. B 24. B 25. D 26. B 27. C 28. D 29. C 30. D

78 Lampiran 4 Soal Pretes Setelah Uji Valididtas A. Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang benar! 1. Berikut ini dapat mempengaruhi perubahan kenampakan alam permukaan bumi, kecuali... a. kebakaran b. badai c. erosi d. gerhana c. matahari d. langit 5. Peristiwa alam yang terjadi akibat tumbukan lempeng disebut... a. banjir b. tanah longsong c. gunung meletus d. gempa bumi 2. Bulan adalah satelit yang 6. Peristiwa naiknya dan dimiliki oleh... a. merkurius b. venus c. bumi d. mars turunnya air laut disebut... a. pasang naik b. pasang dan surut c. pasang turun d. pasang air 3. Perputaran bumi 7. Peristiwa pasang surut mengelilingi matahari disebut... a. rotasi b. erosi c. revolusi d. korupsi disebabkan karena adanya... a. gravitasi bulan b. gravitasi matahari c. gravitasi bumi d. gravitasi planet 4. Pasanga surut air laut 8. Daratan dapat berubah sangat dipengaruhi oleh karena angin yang cukup gaya gravitasi... kencang dan dapat a. bumi menghancurkan bangunan b. bulan yang disebut...

79 a. Erosi b. Topan c. abrasi d. badai 9. Selain karena ulah manusia, kebakaran hutan dapat terjadi karena... a. kemarau berkepanjangan b. hutan gundul c. penebangan hutan d. tidak sengaja terbakar 10. Pada siang hari kita merasakan panasnya matahari karena pada saat itu posisi matahari... a. berada di belakang b. berada di depan c. berada di atas kepala d. berada di samping 11. Perputaran bumi pada porosnya membutuhkan waktu selama... a. 22 jam 54 menit b. 23 jam 50 menit c. 23 jam 56 menit d. 24 jam 56 menit 12. Bintang paling rendah suhunya tampak berwarna... a. biru b. kuning c. merah d. putih 13. Bintang paling panas tampak berwarna... a. biru b. kuning c. merah d. putih 14. Penyebab utama terjadinya peristiwa pasang surut di bumi adalah gaya tarik.. a. bulan b. bumi c. planet d. bintang 15. Perputaran bumi pada porosnya mengakibatkan setiap tempat di bumi mengalami pasang naik....sehari. a. 1 kali b. 2 kali c. 3 kali d. 4 kali

80 16. Fase bulan yang ditandai seluruh permukaan bulan yang disinari menghadap ke bumi disebut. a. bulan baru b. bulan cembung c. bulan sabit d. bulan purnama 17. Matahari tampak terbit disebelah. a. utara b. selatan c. timur d. barat 18. Matahari tampak terbenam di sebelah. a. tara b. selatan c. timur d. barat 19. Pada malam hari bumi tampak gelap karena. a. bumi jauh dari matahari b. bumi terhalang oleh bulan c. bumi tidak dapat mendapat cahaya matahari d. bumi lebih kecil dari pada matahari 20. Bulan tidak memancarkan cahaya sendiri, tetapi memantulkan cahaya dari... a. listrik b. meteor c. satelit d. matahari Kunci Jawaban Soal Pretes Setelah Uji validitas 1. D 6. C 11. C 16. D 2. C 7. A 12. C 17. C 3. C 8. B 13. A 18. D 4. B 9. A 14. A 19. C 5. D 10. B 15. B 20. D

81 Lampiran 5 Soal Posttes Sebelum Uji Validitas A. Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang benar! 1. Pengikisan daratan oleh air atau angin disebut... a. erosi b. abrasi c. tembok beton d. reboisasi 5. Hutan bakau di pinggiran pantai berfungsi sebagai... c. reboisasi a. tempat berteduh d. sedimentasi b. pemecah ombak 2. Pengaruh cahaya matahari c. petunjuk arah dapat mengakibatkan d. memelihara hewan laut peristiwa alam, kecuali... 6. Pengikisan batu karang atau a. kekeringan tepian pantai disebabkan b. pelapukan oleh... c. pelapukan d. angin topan 3. Erosi dapat dicegah dengan cara berikut, kecuali... a. air hujan b. angin c. gelombang laut d. cahaya matahari a. reboisasi 7. Pengikisan pantai yang b. membuat sengkedan c. membuat hujan buatan d. mencegah penebangan hutan 4. Di lahan pertanian atau disebabkan oleh gelombang laut disebut... a. erosi b. abrasi c. reboisasi perkebunan yang miring d. sedimentasi seperti perbukitan banyak 8. Teriknya cahaya matahari di terdapat... untuk mencegah musim kemarau dapat terjadinya erosi dan longsor. menyebabkan tanah atau a. sengkedan b. hutan bakau batuan mengalami... a. pengerasan

82 b. pengerutan c. keretakan d. pemuaian 9. Perubahan pada daratan disebabkan oleh perubahan faktor lingkungan fisik sebagai berikut, kecuali... a. hujan b. gelombang laut c. angin d. rotasi bumi 10. Perubahan pada daratan disebabkan oleh peristiwaperistiwa berikut, kecuali... a. angin topan b. kebakaran hutan c. erosi d. reboisasi 11. panas matahari yang tinggi disertai turunya air hujan dapat menyebabkan terjadinya... a. tanah longsor b. banjir c. gelombang laut d. pelapukan batuan 12. Batu karang rusak dan pasir hanyut akibat dari... a. abrasi b. erosi c. reboisasi d. banjir 13. Abrasi dapat dicegah dengan cara sebagai berikut, kecuali... a. menanam pohon bakau b. meletakkan batu-batu di pantai c. membuat sengkedan d. membangun pemecah gelombang ombak 14. Angin bermanfaat untuk menggerakkan... a. kincir angin b. pohon-pohon c. tanaman d. bangunan 15. Pada malam hari, suhu didaratan lebih cepat turun di laut, sehingga terjadilah angin... a. angin darat b. angin lau c. angin brudu d. angin gending 16. Angin yang memberi keuntungan bagi nelayan untuk pergi ke laut adalah...

83 a. angin laut b. angin tetap c. angin darat d. angin topan 17. Perubahan udara dingin menjadi panas dipengaruhi oleh... a. angin b. awan c. hujan d. matahari 18. Berikut manfaat angin bagi makhluk hidup adalah... a. menyebabkan kerusakan b. memperepat kobaran api c. membantu penyerbukan d. menyebabkan pengikisan tanah 19. Cahaya matahari yang kuat dapat mengakibatkan... a. kebakaran b. perubahan cuaca c. hujan badai d. gelombang laut 20. Erosi paling mudah terjadi di daerah... a. pedesaan b. perkotaan c. perbukitan d. perhutanan 21. Pengikisan tanah akibat terjangan angin air disebut... a. reboisasi b. erosi c. abrasi 22. Perhatikan pernyataan berikut ini! 1. Reboisasi atau penanaman kembali 2. Terasering pada lahan miring 3. Menanam bakau 4. Membuat hutan lindung Dari pernyataan diatas manakah yang termasuk cara mencegah erosi dapat... a. 1,2 dan 3 b. 2,3 dan 4 c. 3 dan 2 d. 1,2 dan 4 23. Penanaman pohon lingdung di sekitar sungai bermanfaat untuk... a. menjernihkan air b. menyerap air c. mencegah tanah longsor d. mencegah pencemaran air

84 24. Berikut ini yang bukan penyebab perubahan lingkungan fisik adalah... a. hujan b. angin c. cahaya matahari d. cahaya bulan 25. Agar tidak terjadi pengikisan tanah karena ombak, di sepanjang pantai perlu ditanami tanaman... a. bakau b. jati c. pinus d. karet 26. Erosi dapat dicegah dengan cara sebagai berikut, kecuali... a. reboisasi b. membuat sengkedan c. membuat hujan buatan d. mencegah penebangan hutan 27. Panas matahari yang tinggi disertai turunya air hujan dapat menyebabkab terjadinya... a. tanah longsor b. banjir c. gelombang laut d. pelapukan batuan 28. Udara panas dapat menyebabkan terjadinya... a. erosi b. badai c. pasang surut air d. kebakaran 29. Hantaman gelombang laut pada pantai dapat menyebabkan terjadinya... a. abrasi b. erosi c. avaporasi d. infeksi 30. Berikut ini peristiwa alam yang disebabkan oleh angin adalah... a. gempa bumi b. banjir c. tanah longsor d. badai

85 Kunci Jawaban Soal Posttes Sebelum Uji Validitas 1. A 2. D 3. C 4. A 5. B 6. C 7. B 8. C 9. D 10. B 11. D 12. A 13. C 14. A 15. A 16. C 17. D 18. C 19. A 20. C 21. B 22. D 23. C 24. D 25. A 26. C 27. D 28. D 29. A 30. D

86 Lampiran 6 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (Kelas Eksperimen) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Sekolah : SD Negeri Tuntang 04 Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA ) Kelas/Semester : IV/2 Materi Pokok : Perubahan Lingkungan Alokasi waktu : (4 x 35 menit) I. Standar Kompetensi 10. Memahami perubahan lingkungan fisik dan pengaruhnya terhadap daratan II. Kompetensi Dasar 10.1 Mendeskripsikan berbagai penyebab perubahan lingkungan fisik (angin, hujan,cahaya matahari, dan gelombang air laut). 10.2 Menjelaskan pengaruh perubahan lingkungan fisik terhadap daratan (erosi, abrasi, banjir, dan longsor). III. Indikator Pertemuan Pertama 1. Mengidentifikasi berbagai faktor penyebab perubahan lingkungan fisik. 2. Menjelaskan pengaruh faktor penyebab perubahan lingkungan terhadap daratan (angin, hujan, cahaya matahari dan gelombang laut) Pertemuan kedua 3. Mendemostrasikan penyebab terjadinya erosi pada permukaan tanah. 4. Mengidentifikasi cara mencegah erosi tanah dan abrasi. IV. Tujuan Pembelajaran : 1. Melalui penjelasan guru, siswa dapat mengidentifikasi berbagai faktor penyebab perubahan lingkungan fisik.

87 2. Melalui kegiatan diskusi kelompok, siswa dapat menjelaskan pengaruh faktor penyebab perubahan lingkungan terhadap daratan (angin, hujan, cahaya matahari dan gelombang laut) dengan benar. 3. Melalui alat peraga pembelajaran, siswa dapat mendemostrasikan penyebab terjadinya erosi pada permukaan tanah dengan benar. 4. Melalui gambar tentang erosi dan abrasi, siswa dapat mengidentifikasi cara mencegah erosi tanah dan abrasi dengan benar. Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ), Rasa hormat dan perhatian ( respect ), Tekun ( diligence ), Tanggung jawab ( responsibility ) Dan Ketelitian ( carefulness) V. Materi Essensial Perubahan Lingkungan Pengaruh Hujan atau Air Pengarug Angin Pengaruh Matahari Pengaruh Gelombang laut VI. Media, Alat dan sumber pembelajaran Media Materi ajar tentang Perubahan Lingkungan Fisik. (Lampiran 1) Alat peraga untuk erosi. (Lampiran 2) Lembar kerja siswa (LKS). (Lampiran3 ) Kunci jawaban LKS. (lampiran 4) Soal Evaluasi (Lampiran 5) Kunci jawaban soal evaluasi. (Lampiran 6) Gambar erosi tanah dan abrasi. (Lampiran 7) Alat Spidol Papan tulis

88 VII. VIII. Sumber Pembelajaran Wahyono, Budi dan Setyo Nurachmandani. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SD kelas IV. Jakarta: Pusat Perbukuan, Dapartemen Pendidikan Nasional. Rim Surya Badra. Ilmu Pengetahuan Alam kelas IV. Surakarta: CV Surya Badra. Sulistyono, Heri dan Edy Wiyono. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SD/MI kelas IV. Jakarta: Pusat Perbukuan, Dapartemen Pendidikan Nasional. Devi, Poppy K dan Sri Anggraeni. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SD/MI kelas IV. Jakarta: Pusat Perbukuan, Dapartemen Pendidikan Nasional. Model dan Metode Pembelajaran Model Pembelajaran NHT (Numbered Heads Together) Metode Pembelajaran Diskusi Kerja kelompok Tanya jawab Tugas Demonstrasi Langkah- langkah Pembelajaran Pertemuan Pertama Fase Dalam Model NHT (Numbered Heads Together) Fase 1 Persiapan Kegiatan Pada Pembelajaran 1. Kegiatan Awal - Guru mengucapkan salam. - Guru mengajak siswa untuk berdoa. - Guru melakukan absensi.

89 - Guru melakukan apersepsi dengan bertanya tentang Perhatikanlah lingkungan sekolah atau lingkungan rumahmu! Apakah ada perubahan pada lingkunganmu! Ataukah tetap sama? Dapat kita rasakan banyaknya perubahan di sekeliling kita! - Guru mengaitkan apersepsi dengan materi yang akan disampaikan. - Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 2. Kegiatan Inti Eksplorasi - Setelah menyampaikan tujuan pembelajaran siswa diajak untuk menyimak materi faktor perubahan lingkungan dan pengaruhnya. - Guru menjelaskan materi pembelajaran. Fase 2 Pembentukan kelompok Eksplorasi - Guru membagi siswa menjadi 5 kelompok masing- masing 4 orang 3

90 kelompok dan 5 orang dua kelompok. Elaborasi - Guru membagikan mahkota bernomor kepada setiap siswa. Fase 3 Diskusi masalah Fase 4 Memanggil nomor anggota atau pemberian jawaban Fase 5 Memberi kesimpulan - Guru memberikan lembar kerja (LKS) kepada masing- masing kelompok. - Guru memperhatikan siswa dalam mengerjakan tugas kelompok. - Setelah selesai berdiskusi atau mengerjakan LKS, guru memanggil mahkota bernomor secara acak. - Kemudian nomor yang dipanggil mempresentasikan hasil diskusi kelompok mereka (sampai 3 nomor yang dipanggil). - Saat siswa yang dipanggil nomornya maju ke depan siswa lain diminta memperhatikan. Konfirmasi - Guru bertanya jawab dengan siswa tentang halhal yang belum dipahami

91 oleh siswa. - Guru bersama siswa bertanyya jawab menyatukan pendapat, memberi penguatan dan penyimpulan tentang materi yang dipelajarai yaitu faktor penyebab perubahan lingkungan dan pengaruhnya. Fase 6 Evaluasi 3. Kegiatan Akhir - Guru guru memberikan soal untuk dikerjakan siswa. - Kemudian guru dan siswa menyimpulkan hasil belajar tentang Faktor Penyebab Perubahan Lingkungan dan Pengaruhnya. - Guru mengucapkan salam penutup pada siswa. Pertemuan Kedua Fase Dalam Model NHT (Numbered Heads Together) Fase 1 Persiapan Kegiatan Pada Pembelajaran 1. Kegiatan Awal - Guru menberikan salam. - Guru mengajak siswa berdoa - Guru melakukan absensi - Guru membahas sedikit

92 tentang materi sebelumnya. - Guru mengaitkan materi sebebelumnya dengan materi erosi dan abrasi. - Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 2. Kegiatan Inti Eksplorasi - Guru menjelaskan materi pembelajaran yaitu tentang terjadinya erosi dan abrasi serta cara mencegahnya. Fase 2 Pembentukan kelompok Fase 3 Diskusi masalah Eksplorasi - Guru membagi siswa menjadi 5 kelompok masing- masing 4 orang 3 kelompok dan 5 orang dua kelompok. - Guru mengajak siswa melakukan percobaan dengan alat peraga yang disediakan oleh guru yaitu tentang terjadinya erosi. Elaborasi - Guru membagikan mahkota bernomor kepada setiap siswa. - Guru memberikan lembar kerja (LKS) kepada masing- masing kelompok.

93 - Guru memperhatikan siswa dalam mengerjakan tugas kelompok. Fase 4 Memanggil nomor anggota atau pemberian jawaban Fase 5 Memberi kesimpulan - Setelah selesai berdiskusi atau menerjakan LKS, guru memanggil mahkota bernomor secara acak. - Kemudian nomor yang dipanggil mempresentasikan hasil diskusi kelompok mereka (sampai 3 nomor yang dipanggil). - Saat siswa yang dipanggil nomornya maju ke depan siswa lain diminta memperhatikan. Konfirmasi - Guru bertanya jawab dengan siswa tentang halhal yang belum dipahami oleh siswa. - Guru bersama siswa bertanyya jawab menyatukan pendapat, memberi penguatan dan penyimpulan tentang materi yang dipelajarai yaitu terjadinya erosi dan abrasi serta cara mencegahnya.

94 Fase 6 Evaluasi 3. Kegiatan Akhir - Guru guru memberikan soal evaluasi untuk dikerjakan siswa. - Kemudian guru dan siswa menyimpulkan hasil belajar tentang Perubahan Lingkungan. - Guru mengucapkan salam penutup pada siswa. IX. Penilaian Teknik Penilain a. Sikap : Observasi b. Keterampilan : Unjuk Kerja c. Pengetahuan : Tes Tertulis (Evaluasi) Indikator Pencapaian Kompetensi Mengidentifikasi berbagai faktor penyebab perubahan lingkungan fisik. Menjelaskan pengaruh factor penyebab perubahan lingkungan terhadapdaratan (angin, hujan, cahaya matahari dan gelombang laut). Mendemonstrasikan proses terjadinya erosi pada permukaan tanah. Mengidentifikasi cara mencegah erosi tanah dan abrasi Teknik Penilaian Tugas Individu dan kelompok Bentuk Instrumen Laporan dan unjuk kerja Pilihan Ganda

95 Pedoman Penilaian Saat Siswa Menyusun Kata dalam kelompok Kriteria Aspek Keterampilan Siswa dapat menyusun kata sesuai dengan jawaban dengan tepat dan rapi. Jumlah skor Aspek Pengetahuan Siswa dapat menyebutkan pengaruh lingkungan dan faktornya melalui kegiatan kelompok. Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan benar. Aspek Sikap Siswa dapat Siswa menghargai menunjukkan teman ketika sikap yang baik teman yang lain yaitu bekerja sedang didepan sama dengan kelas. kelompoknya pada saat mengerjakan LKS yaitu menyusun kata. Skor : 4 = Sangat Terlihat 3 = Terlihat 2 = Cukup terlihat 1 = Kurang terlihat Catatan : Nilai = (Jumlah skor + 4) x 5

96 Daftar Nilai kelompok Nama Kelompok Aspek yang dinilai Keterampilan Pengetahuan Sikap Total Skor Nilai Kelompok 1 1. 2. 3. 4. 5. Kelompok 2 1. 2. 3. 4. Kelompok 3 1. 2. 3. 4. Kelompok 4 1. 2. 3. 4. Kelompok 5 1. 2. 3. 4. 5.

97 Format dan Rubrik Penilaian Evaluasi Nama Sekolah : SDN Tuntang 04 Hari, tanggal : Senin dan Sabtu, 11 dan 17 April 2016 Kelas/Semester : IV/II KKM : 65 Muatan Skala/Predikat No Nama Siswa IPA 20 soal Keterangan Nilai 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 Nilai Tertinggi : Nilai Terendah: Rata-Rata:

98 Pedoman Penskoran (Soal Evaluasi) Jumlah Pedoman Skor Skor soal Penskoran Tertinggi Terendah Jika jawaban Jika jawaban 20 0 Pilihan 20 benar diberi skor salah diberi Ganda 1 skor 0 Jumlah skor tertinggi 20 0 Nilai Akhir Jumlah skor x 5 100 0 Kriteria Ketuntasan minimal : 65

99 Lampiran 1 Perhatikanlah lingkungan sekolah atau lingkungan rumahmu! Apakah ada perubahan pada lingkunganmu! Ataukah tetap sama? Dapat kita rasakan banyaknya perubahan di sekeliling kita! Misalnya : dulu di dekat rumahmu masih banyak kebun-kebun atau persawahan yang sekarang sudah dipadati oleh rumahrumah penduduk. Daratan sebagai tempat tinggal manusia dan makhluk hidup lainnya banyak mengalami perubahan. Perubahan tersebut dapat terjadi oleh akibat perilaku manusia atau oleh faktor alam. Perubahan yang disebabkan oleh manusia. Contohnya: banyak lahan hutan yang kemudian menjadi tempat tinggal. Pesawahan yang kemudian menjadi pertokoan. Desa-desa banyak yang berubah jadi perkotaan dan sebagainya. Ada juga perubahan daratan yang disebabkan oleh faktor alam atau kita sebut akibat perubahan lingkungan fisik. Perubahan lingkungan tersebut dapat dipengaruhi oleh hujan, angin, cahaya matahari dan gelombang laut. Dalam bab ini akan kita pelajari bagaimana perubahan lingkungan dapat berpengaruh terhadap daratan. A. Faktor Penyebab Perubahan Lingkungan Fisik 1. Faktor Hujan atau Air

100 Dari manakah asal hujan? Sinar matahari akan menguap air dari laut, sungai dan danau serta air tanah dan tumbuhan yang ada di daratan. Air tersebut kemudian akan menjadi uap air. Udara bergerak setiap saat. Udara naik ke atas. Udara dingin tidak dapat mengikat uap air secara terus menerus sehingga uap air berubah menjadi butiran air yang membentuk awan. Akibatnya awan banyak mengandung uap air dan berkumpul, sehingga kandungan air itu bertambah berat dan jatuh ke bumi dalam bentuk hujan. Turunnya hujan sangat menyenangkan para petani. Karena dengan hujan petani dapat mengairi kebun dan sawahnya. Dapatkah kamu bayangkan apabila hujan turun dengan lebat dan terus menerus? Ya, hujan yang besar dapat menimbulkan banjir yang sangat merugikan bagi makhluk hidup. Rumah-rumah terendam, sawah yang tidak bisa dipanen karena terendam banjir, jalanan yang macet dan lain lain. Selain itu banjir dapat merusak lapisan tanah. Tanah yang gundul tidak akan mampu menahan aliran air, sehingga terjadilah erosi atau pengikisan tanah. Tanah yang terkikis terbawa oleh aliran air dan diendapkan pada suatu tempat, peristiwa itu dinamakan sedimentasi. Daerah pinggiran sungai yang tidak ditumbuhi tanaman lebih mudah terkikis oleh arus sungai. Pengikisan oleh air sungai tetap terjadi meskipun pinggiran sungai ditanami tumbuhan. Hanya pengikisan yang terjadi lebih sedikit! 2. Faktor Angin Tentunya kamu pernah merasakan hembusan angin bukan? Rasanya sangat segar terasa di badan! Angin mempunyai manfaat yang banyak untuk manusia. Misalnya mengeringkan pakaian yang basah, atau membantu

101 penyerbukan pada bunga. Bagaimana kalau angin itu berhembus sangat kencang? Angin yang berhembus kencang biasanya menyertai cuaca buruk. Angin yang kencang dapat merugikan manusia, misalnya angin topan. Angin topan dapat menghancurkan benda-benda yang dilaluinya. Daratan yang terkena angin topan banyak mengalami kerusakan seperti pohon-pohon yang tercabut atau tumbang dan banyak bangunan yang runtuh. Angin yang kencang dapat mengikis daratan yang dilaluinya. Tanah dan bebatuan dapat terkikis oleh angin. Batuan yang terkikis oleh angindapat berubah menjadi batuan yang berlubang-lubang, sehingga batuan berbentuk seperti jamur. Pengikisan tanah oleh angin dapat dicegah dengan menanami tanah dengan pepohonan. 3. Faktor Cahaya Matahari Matahari yang telah diciptakan Tuhan mempunyai peran yang sangat penting bagi kehidupan. Semua makhluk hidup memerlukan sinar matahari. Dapat kamu bayangkan dunia yang dingin dan gelap gulita tanpa cahaya matahari, mengerikan bukan? Tumbuhan sangat membutuhkan sinar matahari untuk membuat makanannya melalui proses fotosintesis. Hewan juga membutuhkan sinar matahari untuk kehidupannya. Manusia memanfaatkan cahaya matahari untuk keperluan hidupnya. Mulai dari

102 menjemur pakaian sampai membuat pembangkit listrik tenaga surya. Namun, cahaya matahari juga dapat membawa dampak yang tidak diharapkan oleh manusia. Ketika musim kemarau yang panjang, cahaya matahari dapat menyebabkan keretakan pada tanah dan batuan. Cahaya matahari pun dapat membakar pepohonan atau rerumputan yang kering. Sehingga terjadilah kebakaran hutan. Bagaimana kebakaran dapat merubah daratan? Coba kamu bayangkan jika yang terbakar adalah hutan belantara yang sangat luas! Daratan yang tadinya hijau ditumbuhi pepohonan yang rindang, kemudian berubah menjadi daratan yang gundul dan tandus. Pengaruh cahaya matahari Cahaya matahari memiliki manfaat bagi kehidupan manusia. Matahari mengahasilkan cahaya, panas dan oksigen. Tanaman hijau menggunakan oksigen dari matahari untuk membuat makanan dari karbon dioksida dan air. Dan juga menghasilkan oksigen. Hutan menyediakan banyak kebutuhan manusia. Misalnya, sebagai sumber air, sumber bahan bangunan, dan sumber pangan. Kebakaran adalah salah satu bencana yang terjadi karena adanya kobaran api di suatu tempat. Bencana ini dapat berakibat musnahnya harta benda dan lingkungan sekitarnya. Pada musim kemarau panjang, banyak pohon yang meranggas. Ranting dan daunnya yang kering banyak yang berguguran di tanah. Jika hal ini terjadi di suatu hutan, maka panas matahari yang terik dapat menyebabkan kebakaran. Kebakaran hutan juga dapat disebabkan oleh manusia. Misalnya, ada orang yang membuang puntung rokok atau meninggalkan perapian yang masih menyala di hutan. Itulah sebabnya kamu dilarang meninggalkan api unggun dalam keadaan menyala saat berkemah di hutan. Pembakaran hutan untuk lahan pertanian juga merupakan kebakaran yang disebabkan manusia. Jenis kebakaran ini banyak terjadi di Indonesia. Dapatkah kamu menyebutkan contohnya? Kebakaran hutan

103 dapat memengaruhi bentuk daratan. Daratan yang pada mulanya menghijau karena ditumbuhi pepohonan akan menjadi hitam kelam karena bekas-bekas kebakaran. 4. Faktor Gelombang Laut Pernahkah kamu pergi berwisata ke pantai? Coba kamu perhatikangelombang yang ada di laut! Gelombang laut kadang-kadang berupa gelombang yang sangat besar. Gelombang besar dapat mengubah penampakan daratan. Pengikisan pantai oleh ombak dan gelombang laut disebut abrasi. Lihatlah batu karang yang kokoh dan kuat di pinggir pantai! Batu karang itupun dapat terkikis oleh gelombang laut. Pada gambar dapat terlihat adanya kerusakan daratan akibat terkikis oleh gelombang laut. Gelombang laut yang cukup besar akan merugikan manusia. Gelombang laut yang terjadi diakibatkan adanya angin atau badai besar ataupun gempa bumi. Gelombang laut yang disebabkan oleh angin terjadi karena adanya gerakan air laut dipermukaan sehingga arah gelombang bergantung pada kecepatan angin dan waktu dimana angin bertiup. Gelombang laut disebabkan oleh gempa bumi akibat letusan gunung berap yang ada di air. B. Erosi dan Abrasi 1. Erosi Erosi dapat terjadi di berbagai tempat di permukaan bumi, seperti di gunung-gunung atau bukit, di gurun, dan di pegunungan es. Bagaimana terjadinya dan apa penyebabnya? a. Erosi oleh Air Air sungai mengalir dari daerah hulu ke muara sungai. Kadangkadang air sungai terlihat berwarna cokelat

104 karena mengandung lumpur. Jika terjadi hujan yang lebat, air sungai akan bertambah keruh sebab tanah di pinggir sungai dan dasar sungai akan terseret aliran air. Terkikisnya tanah oleh aliran air disebut Erosi. Erosi yang terjadi terus-menerus membawa lumpur juga batu-batu kecil akan menyebabkan endapan lumpur didasar sungai semakin tinggi. Bagian muara sungai menjadi dangkal dan terjadi delta. Jika curah hujan tinggi sungai yang dangkal tidak dapat memuat air hujan dan menimbulkan banjir di sekitarnya. b. Erosi oleh Es Kejadian alam di pegunungan es, yaitu Gletser. Gletser adalah kumpulan es, salju, batuan, dan air yang mengalir secara perlahan ke lembah-lembah di pegunungan tersebut. Sambil mengalir gletser dapat mengikis bagian tepi daerah aliran dan dapat menyebabkan erosi bahkan bongkahan-bongkahan es dapat runtuh sehingga bentuk gunung-gunung es dapat berubah. c. Erosi oleh Angin Angin terjadi karena ada perbedaan tekanan udara. Angin di daerah padang pasir akan membawa atau menyeret pasir sesuai arah angin akibatnya dapat terjadi erosi di gurun pasir. Gurun-gurun yang membentuk bukit dapat berubah bentuk karena tiupan angin tersebut. Perubahan-perubahan bentuk permukaan gurun pasir dapat menyebabkan orang tersesat dalam perjalanan di gurun. B. Cara Pencegahan Kerusakan Lingkungan 1. Pencegahan Banjir dan Erosi Sudah kita pelajari bahwa erosi terjadi di tanah yang gersang tanpa tumbuh-tumbuhan. Banjir juga disebabkan tidak adanya pepohonan yang menyerap air hujan. Untuk itu, perlu dilakukan usaha yang dapat mencegah terjadinya erosi dan banjir yaitu dengan menanam kembali hutan-hutan yang

105 gundul yang disebut dengan reboisasi. Kerusakan hutan juga dapat dicegah dengan tidak melakukan penebangan hutan secara semena-mena. Tanah di lahan perkebunan yang dapat mengalami erosi dan longsor. Cara lain untuk mencegah erosi dan longsor pada lahan perkebunan dan pertanian yang miring, yaitu dengan membuat tanah sengkedan atau terasering. Tanah sengkedan berupa tanah berundak-undak, sehingga aliran air tidak terlalu deras menyapu lapisan atas tanah. 2. Pencegahan Terjadinya Abrasi Pengikisan pantai oleh ombak dan gelombang laut disebut abrasi. Bagaimana agar tidak terjadi abrasi? Abrasi dapat dicegah dengan menanam hutan bakau di daerah pinggiran pantai. Pohon bakau memiliki akar yang sangat kuat yang dapat memecah ombak dan gelombang laut yang datang ke pantai. Dapat juga dengan membuat pemecah ombak berupa tembok betonyang sengaja dibuat di sepanjang pantai.

106 Lampiran 2 Alat yang digunakan dalam pembelajan terjadinya Erosi.

107 Lampiran 3 Nama kelompok : Nama Anggota kelompok : 1. 2. 3. 4. 5. Lembar Kerja Kelompok Carilah jawaban dari soal berikut ini pada kolom dengan benar! 1. Cahaya matahari yang panas dapat menyebabkan peristiwa. (3) 2. Pengikisan daratan oleh aliran air. (1) 3. Faktor penyebab terjadinya perubahan lingkungan. (4) 4. Pengikisan daratan oleh angin laut. (1) A P I Y A A H I P U L A N G U P I P U T N U N E D A L A N D A R T A U G I I L A N A C U A K E K E R I N G A N A N U N S E K E K K N K A P I T G E G W N O B E U T A D U T A Y R G E D R A L C E K A K U I A O U D A Y K I I D A U A B R A S I U R K A N A N G I N U R A I T S A R R C W S C A T B E A R S S A C A H A Y A M A T A H A R I T U N E N E K N Y A S A P A T S U P I N I P I N K A K R O S U G E L O M B A N G L A U T A D I M A N A M A N A A D A I I

108 Lampiran 4 Kunci Jawaban Soal Kelompok A P I Y A A H I P U L A N G U P I P U T N U N E D A L A N D A R T A U G I I L A N A C U A K E K E R I N G A N A N U N S E K E K K N K A P I T G E G W N O B E U T A D U T A Y R G E D R A L C E K A K U I A O U D A Y K I I D A U A B R A S I U R K A N A N G I N U R A I T S A R R C W S C A T B E A R S S A C A H A Y A M A T A H A R I T U N E N E K N Y A S A P A T S U P I N I P I N K A K R O S U G E L O M B A N G L A U T A D I M A N A M A N A A D A I I

109 Lampiran 5 A. Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang benar! 1. Pengikisan daratan oleh air atau angin disebut... a. erosi b. abrasi c. reboisasi d. sedimentasi 2. Pengaruh cahaya matahari dapat mengakibatkan peristiwa alam, kecuali... a. kekeringan b. pelapukan c. pelapukan d. angin topan 3. Erosi dapat dicegah dengan cara berikut, kecuali... a. reboisasi b. membuat sengkedan c. membuat hujan buatan d. mencegah penebangan hutan 4. Pengikisan batu karang atau tepian pantai disebabkan oleh... a. air hujan b. angin c. gelombang laut d. cahaya matahari 5. Teriknya cahaya matahari di musim kemarau dapat menyebabkan tanah atau batuan mengalami... a. pengerasan b. pengerutan c. keretakan d. pemuaian

110 6. Perubahan pada daratan disebabkan oleh perubahan faktor lingkungan fisik sebagai berikut, kecuali... a. hujan b. gelombang laut c. angin d. rotasi bumi 7. Perubahan pada daratan disebabkan oleh peristiwa-peristiwa berikut, kecuali... a. angin topan b. kebakaran hutan c. erosi d. reboisasi 8. Batu karang rusak dan pasir hanyut akibat dari... a. abrasi b. erosi c. reboisasi d. banjir 9. Abrasi dapat dicegah dengan cara sebagai berikut, kecuali... a. menanam pohon bakau b. meletakkan batu-batu di pantai c. membuat sengkedan d. membangun pemecah gelombang ombak 10. Angin bermanfaat untuk menggerakkan... a. kincir angin b. pohon-pohon c. tanaman d. bangunan 11. Pada malam hari, suhu didaratan lebih cepat turun di laut, sehingga terjadilah angin... a. angin darat b. angin lau c. angin brudu d. angin gending

111 12. Angin yang memberi keuntungan bagi nelayan untuk pergi ke laut adalah... a. angin laut b. angin tetap c. angin darat d. angin topan 13. Erosi paling mudah terjadi di daerah... a. pedesaan b. perkotaan c. perbukitan d. perhutanan 14. Pengikisan tanah akibat terjangan angin air disebut... a. reboisasi b. erosi c. abrasi d. sedimentasi 15. Perhatikan pernyataan berikut ini! 1. Reboisasi atau penanaman kembali 2. Terasering pada lahan miring 3. Menanam bakau 4. Membuat hutan lindung Dari pernyataan diatas manakah yang termasuk cara mencegah erosi dapat... a. 1,2 dan 3 b. 2,3 dan 4 c. 3 dan 2 d. 1,2 dan 4 16. Penanaman pohon lingdung di sekitar sungai bermanfaat untuk... a. menjernihkan air b. menyerap air c. mencegah tanah longsor d. mencegah pencemaran air 17. Berikut ini yang bukan penyebab perubahan lingkungan fisik adalah... a. hujan

112 b. angin c. cahaya matahari d. cahaya bulan 18. Agar tidak terjadi pengikisan tanah karena ombak, di sepanjang pantai perlu ditanami tanaman... a. bakau b. jati c. pinus d. karet 19. Erosi dapat dicegah dengan cara sebagai berikut, kecuali... a. reboisasi b. membuat sengkedan c. membuat hujan buatan d. mencegah penebangan hutan 20. Hantaman gelombang laut pada pantai dapat menyebabkan terjadinya... a. abrasi b. erosi c. avaporasi d. infeksi Lampiran 6 Kunci Jawaban Posttes 1. A 6. D 11. A 16. C 2. D 7. B 12. C 17. D 3. C 8. A 13. C 18. A 4. C 9. C 14. B 19. C 5. C 10. A 15. D 20. A

113 Lampiran 7 Erosi Abrasi

114 Lampiran 7 Pertemuan Pertama Lembar Observasi Guru Kelas Eksperimen

115

116

Pertemuan Kedua 117

118

119

120 Lampiran 8 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kelas Kontrol RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Sekolah : SD Negeri Tuntang 02 Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA ) Kelas/Semester : IV/2 Materi Pokok : Perubahan Lingkungan Alokasi Waktu : 4 x 35 menit I. Standar Kompetensi 10. Memahami perubahan lingkungan fisik dan pengaruhnya terhadap daratan. II. Kompetensi Dasar 10.1 Mendeskripsikan berbagai penyebab perubahan lingkungan fisik (angin, hujan, cahaya matahari, dan gelombang air laut). 10.2 Menjelaskan pengaruh perubahan lingkungan fisik terhadap daratan (erosi, abrasi, banjir, dan longsor). III. Indikator 1. Mengidentifikasi berbagai faktor penyebab perubahan lingkungan fisik. 2. Menjelaskan pengaruh faktor penyebab perubahan lingkungan terhadap daratan (angin, hujan, cahaya matahari dan gelombang laut) 3. Mendemostrasikan penyebab terjadinya erosi pada permukaan tanah. 4. Mengidentifikasi cara mencegah erosi tanah dan abrasi. IV. Tujuan Pembelajaran : 1. Melalui penjelasan guru, siswa dapat mengidentifikasi berbagai faktor penyebab perubahan lingkungan fisik.

121 2. Melalui kegiatan diskusi kelompok, siswa dapat menjelaskan pengaruh faktor penyebab perubahan lingkungan terhadap daratan (angin, hujan, cahaya matahari dan gelombang laut) dengan benar. 3. Melalui alat peraga pembelajaran, siswa dapat mendemostrasikan penyebab terjadinya erosi pada permukaan tanah dengan benar. 4. Melalui gambar tentang erosi dan abrasi, siswa dapat mengidentifikasi cara mencegah erosi tanah dan abrasi dengan benar. 5. Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ), Rasa hormat dan perhatian ( respect ), Tekun ( diligence ), Tanggung jawab ( responsibility ) Dan Ketelitian ( carefulness) V. Materi Essensial Perubahan Lingkungan Pengaruh Hujan Pengarug Angin Pengaruh Matahari Pengaruh Gelombang laut VI. Media, Alat dan sumber pembelajaran Media Materi ajar tentang Perubahan Lingkungan Fisik. (Lampiran 1) Alat peraga untuk erosi. (Lampiran 2) Lembar kerja siswa (LKS). (Lampiran3 ) Kunci jawaban LKS. (lampiran 4) Soal Individu. (Lampiran 5) Kunci jawaban soal individu. (Lampiran 6) Soal Evaluasi (Lampiran 7) Kunci jawaban soal evaluasi. (Lampiran 8) Gambar erosi tanah dan abrasi. (Lampiran 9) Alat Spidol

122 VII. VIII. Papan tulis Sumber Pembelajaran Wahyono, Budi dan Setyo Nurachmandani. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SD/MI kelas IV. Jakarta: Pusat Perbukuan, Dapartemen Pendidikan Nasional. Rim Surya Badra. Ilmu Pengetahuan Alam kelas IV. Surakarta: CV Surya Badra. Sulistyono, Heri dan Edy Wiyono. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SD/MI kelas IV. Jakarta: Pusat Perbukuan, Dapartemen Pendidikan Nasional. Devi, Poppy K dan Sri Anggraeni. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SD/MI kelas IV. Jakarta: Pusat Perbukuan, Dapartemen Pendidikan Nasional. Model dan Metode Pembelajaran Model Pembelajaran STAD (Student Team Achievement Division) Metode Pembelajaran Diskusi Kerja kelompok Tanya jawab Tugas Demonstrasi Langkah- langkah Pembelajaran Pertemuan Pertama Fase dalam Model STAD (Student Team Achievement Division) Fase 1 Persiapan Kegiatan dalam pembelajaran 1. Kegiatan Awal - Guru mengucapkan salam. - Guru mengajak siswa untuk berdoa.

123 - Guru melakukan absensi. - Guru melakukan apersepsi dengan bertanya tentang Perhatikanlah lingkungan sekolah atau lingkungan rumahmu! Apakah ada perubahan pada lingkunganmu! Ataukah tetap sama? Dapat kita rasakan banyaknya perubahan di sekeliling kita! - Guru mengaitkan apersepsi dengan materi yang akan disampaikan. - Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Fase 2 Pengajaran 2. Kegiatan Inti Eksplorasi - Setelah menyampaikan tujuan pembelajaran guru mengajak siswa menyimak materi faktor perubahan lingkungan dan akibatnya. Fase 3 Tim Studi Eksplorasi - Guru membagi siswa menjadi 5 kelompok masing- masing 4 orang 3 kelompok dan 5 orang dua kelompok. Elaborasi

124 - Guru memberikan lembar kerja (LKS) kepada masingmasing kelompok. - Guru memperhatikan siswa dalam mengerjakan tugas kelompok. - Bagi kelompok yang sudah selesai mengumpulkan tugas kelompoknya pada guru. Fase 4 Tes Fase 5 Rekognisi - Setelah semua siswa menyelesaikan diskusinya mereka diminta kembali ke tempat duduk semula. - Kemudian siswa diminta untuk mengerjakan lembar kerja individu yang telah disediakan oleh guru. - Siswa diminta untuk mengumpulkan lembar kerja individu. - Guru memberikan penghargaan kepada kelompok berdasarkan nilai perorelan Konfirmasi - Guru bertanya jawab dengan siswa tentang halhal yang belum dipahami oleh siswa.

125 - Guru bersama siswa bertanyya jawab menyatukan pendapat, memberi penguatan dan penyimpulan tentang materi yang dipelajarai yaitu perubahan lingkungan. 3. Kegiatan Akhir - Kemudian guru dan siswa menyimpulkan hasil belajar tentang Faktor Perubahan Lingkungan dan pengaruhnya. Pertemuan Kedua Fase dalam Model STAD (Student Team Achievement Division) Fase 1 Persiapan Fase 2 Pengajaran Kegiatan dalam pembelajaran 1. Kegiatan Awal - Guru menyampaikan salam - Guru menayakan kepada siswa materi pembelajaran sebelumya. - Guru mengaitkan materi sebelumnya dengan materi berikutnya yaitu erosi dan abrasi. - Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 2. Kegiatan Inti Eksplorasi - Setelah menyampaikan

126 Fase 3 Tim Studi Fase 4 Tes tujuan pembelajaran guru mengajak siswa menyimak materi penyebab terjadinya Erosi dan abrasi serta cara mencegahnya. Eksplorasi - Guru membagi siswa menjadi 5 kelompok masing- masing 4 orang tiga kelompok dan 5 orang dua kelompok. - Guru mengajak siswa melakukan percobaan dengan alat peraga yang disediakan oleh guru yaitu tentang terjadinya erosi. Elaborasi - Guru memberikan lembar kerja (LKS) kepada masingmasing kelompok. - Guru memperhatikan siswa dalam mengerjakan tugas kelompok. - Bagi kelompok yang sudah selesai mengumpulkan tugas kelompoknya pada guru. - Setelah semua siswa menyelesaikan diskusinya mereka diminta kembali ke

127 tempat duduk semula. - Kemudian siswa diminta untuk mengerjakan lembar kerja individu yang telah disediakan oleh guru. Fase 5 Rekognisi - Siswa diminta untuk mengumpulkan lembar kerja individu. - Guru memberikan penghargaan kepada kelompok berdasarkan nilai perorelan Konfirmasi - Guru bertanya jawab dengan siswa tentang halhal yang belum dipahami oleh siswa. - Guru bersama siswa bertanyya jawab menyatukan pendapat, memberi penguatan dan penyimpulan tentang materi yang dipelajarai yaitu perubahan lingkungan. 4. Kegiatan Akhir - Guru memberikan lembar evaluasi kepada siswa. - Kemudian guru dan siswa menyimpulkan hasil belajar tentang Faktor Perubahan

128 Lingkungan dan pengaruhnya. IX. Penilaian Teknik Penilain a. Sikap : Observasi b. Keterampilan : Unjuk Kerja c. Pengetahuan : Tes Tertulis (Evaluasi) Indikator Pencapaian Kompetensi Mengidentifikasi berbagai faktor penyebab perubahan lingkungan fisik. Menjelaskan pengaruh factor penyebab perubahan lingkungan terhadapdaratan (angin, hujan, cahaya matahari dan gelombang laut). Mendemonstrasikan proses terjadinya erosi pada permukaan tanah. Mengidentifikasi cara mencegah erosi tanah dan abrasi Teknik Penilaian Tugas Individu dan kelompok Bentuk Instrumen Laporan dan unjuk kerja Pilihan Ganda

129 Pedoman Penilaian Saat Siswa Menyusun Kata dalam kelompok Kriteria Aspek Keterampilan Siswa dapat menyusun kata sesuai dengan jawaban dengan tepat dan rapi. Jumlah skor Nilai Skor : 4 = Sangat Terlihat 3 = Terlihat 2 = Cukup terlihat 1 = Kurang terlihat Aspek Pengetahuan Siswa dapat menyebutkan pengaruh lingkungan dan faktornya melalui kegiatan kelompok. Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan benar. Aspek Sikap Siswa dapat Siswa menghargai menunjukkan teman ketika teman sikap yang baik yang lain sedang yaitu bekerja didepan kelas. sama dengan kelompoknya pada saat mengerjakan LKS yaitu menyusun kata. Catatan : Nilai = (Jumlah skor + 4) x 5

130 Daftar Nilai kelompok Nama Kelompok Aspek yang dinilai Keterampilan Pengetahuan Sikap Total Skor Nilai Kelompok 1 1. 2. 3. 4. 5. Kelompok 2 1. 2. 3. 4. Kelompok 3 1. 2. 3. 4. Kelompok 4 1. 2. 3. 4. Kelompok 5 1. 2. 3. 4. 5.

131 Format dan Rubrik Penilaian Evaluasi Nama Sekolah : SDN 02 Tuntang Hari, tanggal : Senin dan Rabu, 11 dan 13 April 2016 Kelas/Semester : IV/II KKM : 65 No Nama Siswa Muatan Skala/Predikat Keterangan IPA 20 soal Nilai 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22

132 Pedoman Penskoran (Soal Evaluasi) Jumlah Pedoman Skor Skor soal Penskoran Tertinggi Terendah Jika jawaban Jika jawaban 20 0 Pilihan 20 benar diberi skor salah diberi Ganda 1 skor 0 Jumlah skor tertinggi Nilai Akhir Jumlah skor x 5 Kriteria Ketuntasan minimal : 65 20 0 100 0

133 Lampiran 1 Perhatikanlah lingkungan sekolah atau lingkungan rumahmu! Apakah ada perubahan pada lingkunganmu! Ataukah tetap sama? Dapat kita rasakan banyaknya perubahan di sekeliling kita! Misalnya : dulu di dekat rumahmu masih banyak kebun-kebun atau persawahan yang sekarang sudah dipadati oleh rumahrumah penduduk. Daratan sebagai tempat tinggal manusia dan makhluk hidup lainnya banyak mengalami perubahan. Perubahan tersebut dapat terjadi oleh akibat perilaku manusia atau oleh faktor alam. Perubahan yang disebabkan oleh manusia. Contohnya: banyak lahan hutan yang kemudian menjadi tempat tinggal. Pesawahan yang kemudian menjadi pertokoan. Desa-desa banyak yang berubah jadi perkotaan dan sebagainya. Ada juga perubahan daratan yang disebabkan oleh faktor alam atau kita sebut akibat perubahan lingkungan fisik. Perubahan lingkungan tersebut dapat dipengaruhi oleh hujan, angin, cahaya matahari dan gelombang laut. Dalam bab ini akan kita pelajari bagaimana perubahan lingkungan dapat berpengaruh terhadap daratan. A. Faktor Penyebab Perubahan Lingkungan Fisik 1. Faktor Hujan atau Air

134 Dari manakah asal hujan? Sinar matahari akan menguap air dari laut, sungai dan danau serta air tanah dan tumbuhan yang ada di daratan. Air tersebut kemudian akan menjadi uap air. Udara bergerak setiap saat. Udara naik ke atas. Udara dingin tidak dapat mengikat uap air secara terus menerus sehingga uap air berubah menjadi butiran air yang membentuk awan. Akibatnya awan banyak mengandung uap air dan berkumpul, sehingga kandungan air itu bertambah berat dan jatuh ke bumi dalam bentuk hujan. Turunnya hujan sangat menyenangkan para petani. Karena dengan hujan petani dapat mengairi kebun dan sawahnya. Dapatkah kamu bayangkan apabila hujan turun dengan lebat dan terus menerus? Ya, hujan yang besar dapat menimbulkan banjir yang sangat merugikan bagi makhluk hidup. Rumah-rumah terendam, sawah yang tidak bisa dipanen karena terendam banjir, jalanan yang macet dan lain lain. Selain itu banjir dapat merusak lapisan tanah. Tanah yang gundul tidak akan mampu menahan aliran air, sehingga terjadilah erosi atau pengikisan tanah. Tanah yang terkikis terbawa oleh aliran air dan diendapkan pada suatu tempat, peristiwa itu dinamakan sedimentasi. Daerah pinggiran sungai yang tidak ditumbuhi tanaman lebih mudah terkikis oleh arus sungai. Pengikisan oleh air sungai tetap terjadi meskipun pinggiran sungai ditanami tumbuhan. Hanya pengikisan yang terjadi lebih sedikit! 2. Faktor Angin Tentunya kamu pernah merasakan hembusan angin bukan? Rasanya sangat segar terasa di badan! Angin mempunyai manfaat yang banyak untuk manusia. Misalnya mengeringkan pakaian yang basah, atau membantu

135 penyerbukan pada bunga. Bagaimana kalau angin itu berhembus sangat kencang? Angin yang berhembus kencang biasanya menyertai cuaca buruk. Angin yang kencang dapat merugikan manusia, misalnya angin topan. Angin topan dapat menghancurkan benda-benda yang dilaluinya. Daratan yang terkena angin topan banyak mengalami kerusakan seperti pohon-pohon yang tercabut atau tumbang dan banyak bangunan yang runtuh. Angin yang kencang dapat mengikis daratan yang dilaluinya. Tanah dan bebatuan dapat terkikis oleh angin. Batuan yang terkikis oleh angindapat berubah menjadi batuan yang berlubang-lubang, sehingga batuan berbentuk seperti jamur. Pengikisan tanah oleh angin dapat dicegah dengan menanami tanah dengan pepohonan. 3. Faktor Cahaya Matahari Matahari yang telah diciptakan Tuhan mempunyai peran yang sangat penting bagi kehidupan. Semua makhluk hidup memerlukan sinar matahari. Dapat kamu bayangkan dunia yang dingin dan gelap gulita tanpa cahaya matahari, mengerikan bukan? Tumbuhan sangat membutuhkan sinar matahari untuk membuat makanannya melalui proses fotosintesis. Hewan juga membutuhkan sinar matahari untuk kehidupannya. Manusia memanfaatkan cahaya matahari untuk keperluan hidupnya. Mulai dari

136 menjemur pakaian sampai membuat pembangkit listrik tenaga surya. Namun, cahaya matahari juga dapat membawa dampak yang tidak diharapkan oleh manusia. Ketika musim kemarau yang panjang, cahaya matahari dapat menyebabkan keretakan pada tanah dan batuan. Cahaya matahari pun dapat membakar pepohonan atau rerumputan yang kering. Sehingga terjadilah kebakaran hutan. Bagaimana kebakaran dapat merubah daratan? Coba kamu bayangkan jika yang terbakar adalah hutan belantara yang sangat luas! Daratan yang tadinya hijau ditumbuhi pepohonan yang rindang, kemudian berubah menjadi daratan yang gundul dan tandus. Pengaruh cahaya matahari Cahaya matahari memiliki manfaat bagi kehidupan manusia. Matahari mengahasilkan cahaya, panas dan oksigen. Tanaman hijau menggunakan oksigen dari matahari untuk membuat makanan dari karbon dioksida dan air. Dan juga menghasilkan oksigen. Hutan menyediakan banyak kebutuhan manusia. Misalnya, sebagai sumber air, sumber bahan bangunan, dan sumber pangan. Kebakaran adalah salah satu bencana yang terjadi karena adanya kobaran api di suatu tempat. Bencana ini dapat berakibat musnahnya harta benda dan lingkungan sekitarnya. Pada musim kemarau panjang, banyak pohon yang meranggas. Ranting dan daunnya yang kering banyak yang berguguran di tanah. Jika hal ini terjadi di suatu hutan, maka panas matahari yang terik dapat menyebabkan kebakaran. Kebakaran hutan juga dapat disebabkan oleh manusia. Misalnya, ada orang yang membuang puntung rokok atau meninggalkan perapian yang masih menyala di hutan. Itulah sebabnya kamu dilarang meninggalkan api unggun dalam keadaan menyala saat berkemah di hutan. Pembakaran hutan untuk lahan pertanian juga merupakan kebakaran yang disebabkan manusia. Jenis kebakaran ini banyak terjadi di Indonesia. Dapatkah kamu menyebutkan contohnya? Kebakaran hutan

137 dapat memengaruhi bentuk daratan. Daratan yang pada mulanya menghijau karena ditumbuhi pepohonan akan menjadi hitam kelam karena bekas-bekas kebakaran. 4. Faktor Gelombang Laut Pernahkah kamu pergi berwisata ke pantai? Coba kamu perhatikangelombang yang ada di laut! Gelombang laut kadang-kadang berupa gelombang yang sangat besar. Gelombang besar dapat mengubah penampakan daratan. Pengikisan pantai oleh ombak dan gelombang laut disebut abrasi. Lihatlah batu karang yang kokoh dan kuat di pinggir pantai! Batu karang itupun dapat terkikis oleh gelombang laut. Pada gambar dapat terlihat adanya kerusakan daratan akibat terkikis oleh gelombang laut. Gelombang laut yang cukup besar akan merugikan manusia. Gelombang laut yang terjadi diakibatkan adanya angin atau badai besar ataupun gempa bumi. Gelombang laut yang disebabkan oleh angin terjadi karena adanya gerakan air laut dipermukaan sehingga arah gelombang bergantung pada kecepatan angin dan waktu dimana angin bertiup. Gelombang laut disebabkan oleh gempa bumi akibat letusan gunung berap yang ada di air. B. Erosi dan Abrasi 1. Erosi Erosi dapat terjadi di berbagai tempat di permukaan bumi, seperti di gunung-gunung atau bukit, di gurun, dan di pegunungan es. Bagaimana terjadinya dan apa penyebabnya? a. Erosi oleh Air Air sungai mengalir dari daerah hulu ke muara sungai. Kadangkadang air sungai terlihat berwarna cokelat

138 karena mengandung lumpur. Jika terjadi hujan yang lebat, air sungai akan bertambah keruh sebab tanah di pinggir sungai dan dasar sungai akan terseret aliran air. Terkikisnya tanah oleh aliran air disebut Erosi. Erosi yang terjadi terus-menerus membawa lumpur juga batu-batu kecil akan menyebabkan endapan lumpur didasar sungai semakin tinggi. Bagian muara sungai menjadi dangkal dan terjadi delta. Jika curah hujan tinggi sungai yang dangkal tidak dapat memuat air hujan dan menimbulkan banjir di sekitarnya. b. Erosi oleh Es Kejadian alam di pegunungan es, yaitu Gletser. Gletser adalah kumpulan es, salju, batuan, dan air yang mengalir secara perlahan ke lembah-lembah di pegunungan tersebut. Sambil mengalir gletser dapat mengikis bagian tepi daerah aliran dan dapat menyebabkan erosi bahkan bongkahan-bongkahan es dapat runtuh sehingga bentuk gunung-gunung es dapat berubah. c. Erosi oleh Angin Angin terjadi karena ada perbedaan tekanan udara. Angin di daerah padang pasir akan membawa atau menyeret pasir sesuai arah angin akibatnya dapat terjadi erosi di gurun pasir. Gurun-gurun yang membentuk bukit dapat berubah bentuk karena tiupan angin tersebut. Perubahan-perubahan bentuk permukaan gurun pasir dapat menyebabkan orang tersesat dalam perjalanan di gurun. B. Cara Pencegahan Kerusakan Lingkungan 1. Pencegahan Banjir dan Erosi Sudah kita pelajari bahwa erosi terjadi di tanah yang gersang tanpa tumbuh-tumbuhan. Banjir juga disebabkan tidak adanya pepohonan yang menyerap air hujan. Untuk itu, perlu dilakukan usaha yang dapat mencegah terjadinya erosi dan banjir yaitu dengan menanam kembali hutan-hutan yang

139 gundul yang disebut dengan reboisasi. Kerusakan hutan juga dapat dicegah dengan tidak melakukan penebangan hutan secara semena-mena. Tanah di lahan perkebunan yang dapat mengalami erosi dan longsor. Cara lain untuk mencegah erosi dan longsor pada lahan perkebunan dan pertanian yang miring, yaitu dengan membuat tanah sengkedan atau terasering. Tanah sengkedan berupa tanah berundak-undak, sehingga aliran air tidak terlalu deras menyapu lapisan atas tanah. 2. Pencegahan Terjadinya Abrasi Pengikisan pantai oleh ombak dan gelombang laut disebut abrasi. Bagaimana agar tidak terjadi abrasi? Abrasi dapat dicegah dengan menanam hutan bakau di daerah pinggiran pantai. Pohon bakau memiliki akar yang sangat kuat yang dapat memecah ombak dan gelombang laut yang datang ke pantai. Dapat juga dengan membuat pemecah ombak berupa tembok betonyang sengaja dibuat di sepanjang pantai.

140 Lampiran 2 Alat yang digunakan dalam pembelajan terjadinya Erosi.

141 Lampiran 3 Nama kelompok : Nama Anggota kelompok : 1. 2. 3. 4. 5. Lembar Kerja Kelompok Carilah jawaban dari soal berikut ini pada kolom dengan benar! 5. Cahaya matahari yang panas dapat menyebabkan peristiwa. (3) 6. Pengikisan daratan oleh aliran air. (1) 7. Faktor penyebab terjadinya perubahan lingkungan. (4) 8. Pengikisan daratan oleh angin laut. (1) A P I Y A A H I P U L A N G U P I P U T N U N E D A L A N D A R T A U G I I L A N A C U A K E K E R I N G A N A N U N S E K E K K N K A P I T G E G W N O B E U T A D U T A Y R G E D R A L C E K A K U I A O U D A Y K I I D A U A B R A S I U R K A N A N G I N U R A I T S A R R C W S C A T B E A R S S A C A H A Y A M A T A H A R I T U N E N E K N Y A S A P A T S U P I N I P I N K A K R O S U G E L O M B A N G L A U T A D I M A N A M A N A A D A I I

142 Lampiran 4 Kunci Jawaban Soal Kelompok A P I Y A A H I P U L A N G U P I P U T N U N E D A L A N D A R T A U G I I L A N A C U A K E K E R I N G A N A N U N S E K E K K N K A P I T G E G W N O B E U T A D U T A Y R G E D R A L C E K A K U I A O U D A Y K I I D A U A B R A S I U R K A N A N G I N U R A I T S A R R C W S C A T B E A R S S A C A H A Y A M A T A H A R I T U N E N E K N Y A S A P A T S U P I N I P I N K A K R O S U G E L O M B A N G L A U T A D I M A N A M A N A A D A I I

143 Lampiran 5 Kerjakan soal-soal di bawah ini dengan benar! 1. Mengapa petani takut bila terjadi angin topan? 2. Apa yang menyebabkan terjadinya tanah longsor? 3. Sebutkan akibat terjadinya gelombang laut! 4. Sebutkan peristiwa yang terjadi karena cahaya matahari yang panas! 5. Sebutkan faktor-faktor penyebab terjadinya perubahan lingkungan! Jawaban:

144 Lampiran 6 Kunci Jawaban Soal Individu Kerjakan soal-soal di bawah ini dengan benar! 1. Mengapa petani takut bila terjadi angin topan? Jawab: Para petani biasanaya takut saat terjadi angin topan karena mereka takut angin topan dapat merusak tanamanya. 2. Apa yang menyebabkan terjadinya tanah longsor? Jawab: tanah longsor sering disebabkan oleh: a. Penebangan hutan secara liar b. Kebakaran hutan c. Tidak ada terassering pada tanah miring 3. Sebutkan akibat terjadinya gelombang laut! Jawab: gelombang laut dapat mengakibatkan rumah hancur, banyak korban jiwa, rusaknya lingkungan alam, tsunami dll. 4. Sebutkan peristiwa yang terjadi karena cahaya matahari yang panas! Jawab: kekeringan, pelapukan, kebakrana hutan dan mencairnya lapisan es di kutub. 5. Sebutkan faktor-faktor penyebab terjadinya perubahan lingkungan! Jawab: angin, hujan cahaya matahari, dan gelombang laut.

145 Lampiran 7 A. Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang benar! 1. Pengikisan daratan oleh air atau angin disebut... a. erosi b. abrasi c. reboisasi d. sedimentasi 2. Pengaruh cahaya matahari dapat mengakibatkan peristiwa alam, kecuali... a. kekeringan b. pelapukan c. pelapukan d. angin topan 3. Erosi dapat dicegah dengan cara berikut, kecuali... a. reboisasi b. membuat sengkedan c. membuat hujan buatan d. mencegah penebangan hutan 4. Pengikisan batu karang atau tepian pantai disebabkan oleh... a. air hujan b. angin c. gelombang laut d. cahaya matahari 5. Teriknya cahaya matahari di musim kemarau dapat menyebabkan tanah atau batuan mengalami... a. pengerasan b. pengerutan c. keretakan d. pemuaian

146 6. Perubahan pada daratan disebabkan oleh perubahan faktor lingkungan fisik sebagai berikut, kecuali... a. hujan b. gelombang laut c. angin d. rotasi bumi 7. Perubahan pada daratan disebabkan oleh peristiwa-peristiwa berikut, kecuali... a. angin topan b. kebakaran hutan c. erosi d. reboisasi 8. Batu karang rusak dan pasir hanyut akibat dari... a. abrasi b. erosi c. reboisasi d. banjir 9. Abrasi dapat dicegah dengan cara sebagai berikut, kecuali... a. menanam pohon bakau b. meletakkan batu-batu di pantai c. membuat sengkedan d. membangun pemecah gelombang ombak 10. Angin bermanfaat untuk menggerakkan... a. kincir angin b. pohon-pohon c. tanaman d. bangunan 11. Pada malam hari, suhu didaratan lebih cepat turun di laut, sehingga terjadilah angin... a. angin darat b. angin lau c. angin brudu d. angin gending

147 12. Angin yang memberi keuntungan bagi nelayan untuk pergi ke laut adalah... a. angin laut b. angin tetap c. angin darat d. angin topan 13. Erosi paling mudah terjadi di daerah... a. pedesaan b. perkotaan c. perbukitan d. perhutanan 14. Pengikisan tanah akibat terjangan angin air disebut... a. reboisasi b. erosi c. abrasi d. sedimentasi 15. Perhatikan pernyataan berikut ini! 1. Reboisasi atau penanaman kembali 2. Terasering pada lahan miring 3. Menanam bakau 4. Membuat hutan lindung Dari pernyataan diatas manakah yang termasuk cara mencegah erosi dapat... a. 1,2 dan 3 b. 2,3 dan 4 c. 3 dan 2 d. 1,2 dan 4 16. Penanaman pohon lingdung di sekitar sungai bermanfaat untuk... a. menjernihkan air b. menyerap air c. mencegah tanah longsor d. mencegah pencemaran air 17. Berikut ini yang bukan penyebab perubahan lingkungan fisik adalah... a. hujan

148 b. angin c. cahaya matahari d. cahaya bulan 18. Agar tidak terjadi pengikisan tanah karena ombak, di sepanjang pantai perlu ditanami tanaman... a. bakau b. jati c. pinus d. karet 19. Erosi dapat dicegah dengan cara sebagai berikut, kecuali... a. reboisasi b. membuat sengkedan c. membuat hujan buatan d. mencegah penebangan hutan 20. Hantaman gelombang laut pada pantai dapat menyebabkan terjadinya... a. abrasi b. erosi c. avaporasi d. infeksi Lampiran 8 Kunci Jawaban Posttes Kelas Kontrol 21. A 26. D 31. A 36. C 22. D 27. B 32. C 37. D 23. C 28. A 33. C 38. A 24. C 29. C 34. B 39. C 25. C 30. A 35. D 40. A

149 Lampiran 9 Erosi Abrasi

150 Lampiran 9 Pertemuan Pertama Lembar Observasi Guru Kelas Kontrol

151

152

Pertemuan Kedua 153

154

155

156 Lampiran 10 (Hasil Belajar Kelas Eksperimen Dan Kelas Kontrol) Data Pretes Siswa Kelas IV SDN Tuntang 02 dan 04 Kec. Tuntang Semester II Tahun 2015/2016 Nilai Pretes Kelas Eksperimen Kelas Kontrol No Nama Nilai No Nama Nilai 1. 70 1. 65 2. 50 2. 50 3. 60 3. 50 4. 70 4. 50 5. 50 5. 60 6. 60 6. 60 7. 70 7. 50 8. 50 8. 60 9. 60 9. 40 10. 80 10. 60 11. 50 11. 60 12. 70 12. 50 13. 70 13. 60 14. 60 14. 40 15. 70 15. 45 16. 70 16. 65 17. 50 17. 50 18. 70 18. 50 19. 80 19. 45 20. 50 20. 60 21. 70 21. 50 22. 60 22. 45 Rata- rata 63,18 Rata- rata 52,95

157 Data Posttes Siswa Kelas IV SDN Tuntang 02 dan 04 Kec. Tuntang Semester II Tahun 2015/2016 Nilai Posttes Kelas Eksperimen Kelas Kontrol No Nama Nilai No Nama Nilai 1. 95 1. 65 2. 90 2. 50 3. 90 3. 50 4. 90 4. 50 5. 85 5. 60 6. 95 6. 60 7. 90 7. 50 8. 95 8. 60 9. 100 9. 40 10. 90 10. 60 11. 85 11. 60 12. 95 12. 50 13. 85 13. 60 14. 85 14. 40 15. 85 15. 45 16. 80 16. 65 17. 100 17. 50 18. 95 18. 50 19. 85 19. 45 20. 90 20. 60 21. 85 21. 50 22. 85 22. 45 Rata- rata 89,77 Rata- rata 71,82

158 Lampiran 11 (HASIL UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS SOAL PRETES)

159 Hasil Uji Reliabilitas Instrumen Soal Pretes Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items,922 30 Item-Total Statistics Scale Mean if Item Scale Variance if Corrected Item- Cronbach's Deleted Item Deleted Total Correlation Alpha if Item Deleted soal1 21,0000 57,429,026,926 soal2 20,9545 53,379,640,918 soal3 20,9545 53,284,654,917 soal4 20,9545 52,426,790,916 soal5 20,9545 53,284,654,917 soal6 20,9545 53,379,640,918 soal7 21,0000 56,286,186,924 soal8 20,9545 52,426,790,916 soal9 20,9545 54,331,492,920 soal10 20,9545 56,712,135,925 saol11 20,9545 53,284,654,917 saol12 20,9545 52,426,790,916 saol13 20,9545 52,426,790,916 saol14 20,9545 55,760,276,923 saol15 20,9545 57,093,079,925 saol16 20,9545 53,284,654,917 saol17 20,9545 52,426,790,916 saol18 20,9545 55,855,262,923 saol19 20,9545 52,236,820,915 saol20 20,9545 56,712,135,925 saol21 21,0000 56,476,159,924 saol22 20,9545 53,760,580,918 saol23 20,9545 52,426,790,916 saol24 20,9545 56,331,191,924 saol25 20,9545 52,426,790,916 saol26 20,9545 56,426,177,924 saol27 20,9545 53,188,669,917 saol28 20,9545 52,426,790,916 saol29 20,9545 55,665,290,923 saol30 20,9545 52,426,790,916

160 Lampiran 12 (HASIL UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS SOAL POSTTES)

161 Hasil Uji Reliabilitas Instrumen Posttes Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items,940 30 Item-Total Statistics Scale Mean if Scale Variance Corrected Item- Cronbach's Item Deleted if Item Deleted Total Alpha if Item Correlation Deleted soal1 20,9545 65,379,466,940 soal2 20,9091 63,134,808,936 soal3 20,9091 63,515,753,936 soal4 20,9091 67,706,171,943 soal5 20,9091 65,134,524,939 soal6 20,9091 63,134,808,936 soal7 20,9545 67,474,191,943 soal8 20,9091 62,944,836,936 soal9 20,9545 63,665,697,937 soal10 20,9091 63,420,767,936 soal11 20,9091 68,277,094,943 soal12 20,9091 64,658,591,938 soal13 20,9091 63,896,699,937 soal14 20,8636 65,457,512,939 soal15 20,8636 65,457,512,939 soal16 20,9091 64,658,591,938 soal17 20,9091 63,134,808,936 soal18 20,8636 66,600,344,941 soal19 20,9545 66,331,340,941 soal20 20,9091 63,515,753,936 soal21 20,9091 65,610,457,940 soal22 20,9091 63,896,699,937 soal23 20,9091 63,610,739,937 soal24 20,9091 63,896,699,937 soal25 20,9091 63,610,739,937 soal26 20,9091 63,610,739,937 soal27 20,9091 67,229,235,942 soal28 21,0000 66,286,333,941 soal29 20,9091 63,134,808,936 soal30 20,9545 65,379,466,940

162 Lampiran 13 Kelas Eksperimen (Dokumentasi Kelas Eksperimen dan kelas Kontrol)

Kelas Kontrol 163

164 Lampiran 14 (Bukti Uji Plagiat)