IDENTITAS TRIGONOMETRI. Tujuan Pembelajaran

dokumen-dokumen yang mirip
Kegiatan Belajar 2. Identitas Trigonometri

trigonometri 4.1 Perbandingan Trigonometri

1 Sistem Koordinat Polar

Perbandingan dan Fungsi Trigonometri

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI CIREBON

DIKLAT GURU PENGEMBANG MATEMATIKA SMK JENJANG DASAR TAHUN

Geometri Analitik Bidang (Lingkaran)

Gelombang Elektromagnetik

Fungsi dan Grafik Diferensial dan Integral

matematika TURUNAN TRIGONOMETRI K e l a s A. Rumus Turunan Sinus dan Kosinus Kurikulum 2006/2013 Tujuan Pembelajaran

BAB II MEDAN LISTRIK DI SEKITAR KONDUKTOR SILINDER

PERBANDINGAN DAN FUNGSI TRIGONOMETRI

Demikian, semoga modul ini dapat bermanfaat bagi kita semua, khususnya bagi para siswa SMA/SMK. Cirebon, Oktober 2013.

GRAFITASI. F = G m m 1 2. F = Gaya grafitasi, satuan : NEWTON. G = Konstanta grafitasi, besarnya : G = 6,67 x 10-11

II. KINEMATIKA PARTIKEL

Fungsi dan Grafik Diferensial dan Integral

TRIGONOMETRI BAB 7. A. Perbandingan Trigonometri pada Segitiga Siku-siku

SOAL DAN PEMBAHASAN TRIGONOMETRI SUDUT BERELASI KUADRAN I

6. Fungsi Trigonometri Sudaryatno Sudirham

BAB 11 GRAVITASI. FISIKA 1/ Asnal Effendi, M.T. 11.1

BAB PENERAPAN HUKUM-HUKUM NEWTON

Fisika Dasar I (FI-321)

FISIKA. Kelas X HUKUM NEWTON TENTANG GRAVITASI K-13. A. Hukum Gravitasi Newton

HUKUM COULOMB Muatan Listrik Gaya Coulomb untuk 2 Muatan Gaya Coulomb untuk > 2 Muatan Medan Listrik untuk Muatan Titik

Fungsi dan Grafik 7/23/2013. Pembatasan. Pokok Bahasan mencakup

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. banyaknya komponen listrik motor yang akan diganti berdasarkan Renewing Free

LEMBAR AKTIVITAS SISWA RUMUS TRIGONOMETRI

Bab. Garis Singgung Lingkaran. A. Pengertian Garis Singgung Lingkaran B. Garis Singgung Dua Lingkaran C. Lingkaran Luar dan Lingkaran Dalam Segitiga

dengan dimana adalah vektor satuan arah radial keluar. F r q q

TRIGONOMETRI. B Nilai Perbandingan Trigonometri Sudut Istimewa

Gerak Melingkar. Gravitasi. hogasaragih.wordpress.com

Ini merupakan tekanan suara p(p) pada sembarang titik P dalam wilayah V seperti yang. (periode kedua integran itu).

MOMENTUM LINEAR DAN TUMBUKAN

Gambar 4.3. Gambar 44

Gerak Melingkar. B a b 4. A. Kecepatan Linear dan Kecepatan Anguler B. Percepatan Sentripetal C. Gerak Melingkar Beraturan

Fisika I. Gerak Dalam 2D/3D. Koefisien x, y dan z merupakan lokasi parikel dalam koordinat. Posisi partikel dalam koordinat kartesian diungkapkan sbb:

Fungsi dan Grafik. Fungsi 8/3/2013. Pembatasan. Pokok Bahasan mencakup

FISIKA DASAR 2 PERTEMUAN 2 MATERI : POTENSIAL LISTRIK

BAB II KAJIAN PUSTAKA. dapat berasal dari mana saja seperti guru, buku, teman, atau lingkungan

FISIKA DASAR II. Kode MK : FI SKS : 3 Program Studi : Fisika Instrumentasi (S-1) Kelas : Reguler MATERI 1

Kata. Kunci. E ureka. A Gerak Melingkar Beraturan

Trigonometri. Trigonometri

Universitas Indonusa Esa Unggul Fakultas Ilmu Komputer Teknik Informatika

FISIKA. Sesi LISTRIK STATIK A. GAYA COULOMB

TRANSFER MOMENTUM TINJAUAN MIKROSKOPIK GERAKAN FLUIDA

TRIGONOMETRI Pengertian Sinus, Cosinus dan Tangen Hubungan Fungsi Trigonometri :

LEMBAR AKTIVITAS SISWA RUMUS TRIGONOMETRI

Trigonometri. G-Ed. - Dua sisi sama panjang atau dua sudut yang besarnya sama. - Dua sisi di seberang sudut-sudut yang sama besar panjangnya sama.

PENDAHULUAN. Di dalam modul ini Anda akan mempelajari aplikasi Fisika Kuantum dalam fisika atom

BAB III EKSPEKTASI BANYAKNYA PENGGANTIAN KOMPONEN LISTRIK MOTOR BERDASARKAN FREE REPLACEMENT WARRANTY DUA DIMENSI

Teori Dasar Medan Gravitasi

TRIGONOMETRI. Untuk SMA dan Sederajat. Penerbit. Husein Tampomas

Gerak melingkar beraturan

BAB MEDAN DAN POTENSIAL LISTRIK

Untuk mempermudah memahami materi ini, perhatikan peta konsep berikut ini. Listrik Statis. membahas. Muatan Listrik. ditinjau menurut.

CNH2G4/ KOMPUTASI NUMERIK

BAB III METODE PENELITIAN

Program Perkuliahan Dasar Umum Sekolah Tinggi Teknologi Telkom Integral Garis

Komponen Struktur Tekan

BAB II LANDASAN TEORI

Hand Out Fisika II MEDAN LISTRIK. Medan listrik akibat muatan titik Medan listrik akibat muatan kontinu Sistem Dipol Listrik

Hukum Coulomb Dan Medan Listrik

BAB II Tinjauan Teoritis

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

Modul 10. Fungsi Trigonometri

MEDAN LIST S RIK O eh : S b a a b r a Nu N r u oh o m h an a, n M. M Pd

FIsika KTSP & K-13 HUKUM NEWTON TENTANG GRAVITASI. K e l a s A. HUKUM GRAVITASI NEWTON

BAB III METODE PENELITIAN

matematika LIMIT TRIGONOMETRI K e l a s Kurikulum 2006/2013 Tujuan Pembelajaran

HUKUM NEWTON TENTANG GRAVITASI DAN GERAK PLANET

FISIKA 2 (PHYSICS 2) 2 SKS

Bab. Bangun Ruang Sisi Lengkung. A. Tabung B. Kerucut C. Bola

Hand Out Fisika 6 (lihat di Kuat Medan Listrik atau Intensitas Listrik (Electric Intensity).

INTEGRAL TENTU. x 3. a=x 1. x 2. c 1. c 2. panjang selang bagian terpanjang dari partisi P. INTEGRAL LIPAT DUA

Pengembangan instrumen penilaian kemampuan berfikir kritis pada pembelajaran fisika SMA

HUKUM GRAVITASI NEWTON

MODIFIKASI DISTRIBUSI MASSA PADA SUATU OBJEK SIMETRI BOLA

BAB MEDAN DAN POTENSIAL LISTRIK

PENGUKURAN. Disampaikan pada Diklat Instruktur/Pengembang Matematika SD Jenjang Lanjut Tanggal 6 s.d. 19 Agustus 2004 di PPPG Matematika

TES UNIT II MEKANIKA SABTU, 08 DESEMBER 2007 JAM

BAB II KAJIAN TEORI. fakta-fakta yang sebelumnya telah dimiliki. Menurut Slameto(1998:2),

Perpindahan Panas Konduksi. Steady-state satu arah pada permukaan datar, silinder, dan bola

Bab 2 Gravitasi Planet dalam Sistem Tata Surya

SUMBER MEDAN MAGNET. Oleh : Sabar Nurohman,M.Pd. Ke Menu Utama

Jika t = π, maka P setengah C P(x,y) jalan mengelilingi ligkaran, t y. P(-1,0). t = 3/2π, maka P(0,-1) t>2π, perlu lebih 1 putaran t<2π, maka = t

BAB 17. POTENSIAL LISTRIK

TRANSFER MOMENTUM ALIRAN DALAM ANULUS

BANGUN RUANG SISI LENGKUNG

Bahan Ajar Listrik Statis Iqro Nuriman, S.Si, M.Pd SMA Negeri 1 Maja LISTRIK STATIS

TURUNAN FUNGSI (DIFERENSIAL)

Ukuran Sudut. Perbandingan trigonometri. 1 putaran = 360 derajat (360 ) = 2π radian. Catatan:

Mata Pelajaran : FISIKA Satuan Pendidikan : SMA. Jumlah Soal : 40 Bentuk Soal : Pilihan Ganda

Solusi Persamaan Ricci Flow dalam Ruang Empat Dimensi Bersimetri Bola

PERBANDINGAN DAN FUNGSI TRIGONOMETRI

INDUKSI ELEKTROMAGNETIK

TRIGONOMETRI. 5. tan (A + B) = tan A.tan. Pengertian Sinus, Cosinus dan Tangen. 6. tan (A - B) = Sin α = r. Rumus-rumus Sudut Rangkap :

Dan koefisien korelasi parsial antara Y, X 2 apabila X 1 dianggap tetap, dinyatakan sebagai r y 2.1 rumusnya sebagai berikut:

BAB 2 LANDASAN TEORI

Transkripsi:

Kuikulum 03 Kelas X matematika WAJIB IDENTITAS TRIGONOMETRI Tujuan Pembelajaan Setelah mempelajai matei ini, kamu dihaapkan memiliki kemampuan beikut.. Memahami jenis-jenis identitas tigonometi.. Dapat menggunakan identitas tigonometi dalam penelesaian masalah. 3. Dapat membuktikan kebenaan identitas tigonometi dengan menggunakan umus hubungan pebandingan tigonometi. 4. Dapat mengubah koodinat kutub menjadi koodinat Catesius dan sebalikna. 5. Dapat meneapkan identitas tigonometi dalam kehidupan sehai-hai. A. Jenis-Jenis Identitas Tigonometi Identitas tigonometi adalah suatu pesamaan ang memuat fungsi-fungsi tigonometi dan benilai bena untuk setiap konstanta anggota domain fungsina. Identitas tigonometi dasa dapat dibedakan menjadi tiga, aitu sebagai beikut.. Identitas Kebalikan Identitas kebalikan dipeoleh dai definisi pebandingan tigonometi. a. sin atau cosec cosec sin b. cos atau sec sec cos c. tan atau cotan cotan tan

. Identitas Pebandingan (Kuosien) Sama halna dengan identitas kebalikan, identitas pebandingan juga dipeoleh dai definisi pebandingan tigonometi. a. tan sin cos sin Jadi, identitas pebandingan tan. cos b. cotan cos sin Jadi, identitas pebandingan cotan cos sin.

3. Identitas Pthagoas Identitas ini dipeoleh dai teoema Pthagoas. Pehatikan gamba beikut. Y P (, ) O X Pada gamba tesebut, belaku: + sin sin cos cos Bedasakan definisi tesebut, titik P (, ) dapat kita tuliskan menjadi P( cos, sin ). Dengan menggunakan teoema Pthagoas, dipeoleh: + cos sin + cos + sin ( cos + si n ) cos + sin cos + sin Jadi, identitas Pthagoas adalah sin + cos. Identitas Pthagoas ang lain dapat dipeoleh dengan membagi pesamaan Pthagoas dengan sisi kuadat lainna, misalna dengan sisi. + + + + tan sec Jadi, identitas Pthagoas ang lain adalah+ tan sec. 3

Jika pesamaan dai teoema Pthagoas dibagi dengan sisi, dipeoleh: + + + cotan + cosec Jadi, identitas Pthagoas ang lain adalah cotan + cosec. Contoh Soal 5 o Jika tan A dengan 90 < A < 80 o, tentukan nilai beikut. a. sec A b. sin A a. Dengan menggunakan identitas Pthagoas, dipeoleh: + tan A sec A 5 + sec A 5 sec A + 44 44 + 5 sec A 44 69 sec A ± 44 3 sec A ± Oleh kaena 90 o < A < 80 o, maka A teletak dikuadan II, sehingga sec A 3. Jadi, sec A 3. 4

b. Dengan menggunakan identitas kebalikan, dipeoleh: cos A sec A cos A 3 cos A 3 Selanjutna, dengan menggunakan identitas pebandingan, dipeoleh: sin A tan A cos A sina tan A cos A sin A 5 3 sina 5 3 Jadi, sina 5 3. Contoh Soal Diketahui cos A sin A 7. Nilai dai cos A + sin A. 5 Mula-mula, kuadatkan bentuk cos A sin A. + cos A sin A cos A sin Acos A sin (cos A sin A) 7 + sinacos A 5 49 5 sinacos A 4 sinacos A 5 5

Selanjutna, kuadatkan bentuk cos A + sin A. + + cos A+ sin A cos A sin Acos A sin A ( cos A+ sin A) (cos A + sin A) + sin Acos A 4 ( cos A+ sin A) + 5 5 4 ( cos A+ sin A) 5 5 ( cos A+ sin A) 5 cos A+ sin A± 5 Jadi, nilai dai cos A+ sin A± 5. B. Membuktikan Kebenaan Identitas Tigonometi Suatu identitas tigonometi pelu dibuktikan kebenaanna. Caa membuktikanna adalah dengan menggunakan umus-umus atau identitas-identitas ang telah dibuktikan sebelumna. Secaa umum, ada tiga caa ang dapat digunakan dalam pembuktian ini, aitu sebagai beikut.. Ruas kii diubah bentukna sehingga menjadi tepat sama dengan uas kanan.. Ruas kanan diubah bentukna sehingga menjadi tepat sama dengan uas kii. 3. Ruas kii dan kanan diubah menjadi bentuk lain sehingga kedua bentuk hasil pengubahan tesebut tepat sama. Dalam poses pembuktian, selain ang disebutkan di atas, ada hal-hal penting ang pelu dipehatikan, aitu sebagai beikut.. Peubahan-peubahan bentuk ang dilakukan haus diaahkan ke bentuk ang menjadi tujuan pembuktian. Bentuk-bentuk ang dituju biasana adalah bentuk ang lebih sedehana dan dapat disesuaikan dengan bentuk-bentuk lainna.. Selain menggunakan hubungan antaa sekan dan tangen, seta kosekan dan kotangen, fungsi-fungsi tangen, kotangen, sekan, dan kosekan dapat diubah menjadi fungsi sinus atau kosinus. 6

Contoh Soal 3 Buktikan identitas beikut. a. sinα cos α tan α ( cosα)( +cos α) b. sinβ tan β+cos βsec β a. Kita ubah bentuk uas kii. sin α sin α cos α tan α sin α cos α cos α sin α sin α sin α cos α cosα cos α ( + ) Jadi, tebukti bahwa sinα cos α tan α ( cos α)( + cos α). b. Kita ubah bentuk uas kii. sin β sin β tan β +cos β sin β +cos cos β β β sin cos β + cos β sin + cos β β cos β cos β sin cos β sec β β+ cos cos β Jadi, tebukti bahwa sinβ tan β+cos β sec β. β Contoh Soal 4 Buktikan bahwa sec α( cos α) tan α. 7

Kita ubah bentuk uas kii. sec α cos α sin cos α ( α) sin α cos α tan α Jadi, tebukti bahwa sec α( cos α) tan α. Contoh Soal 5 4 Buktikan bahwa sin α+ sin αcos α+ cos α. Kita ubah bentuk uas kii. 4 sin α+ sin αcos α+ cos α sin α+ sin αcos α+ cos αcos α sin α + ( si n α+ cos α) cos α sin α+() cos α sin α+ cos α 4 jadi, tebukti bahwa sin α+ sin αcos α+ cos α. Contoh Soal 6 cos A Buktikan bahwa sec A tan A+. + sin A Kita ubah bentuk uas kanan. cos A sin A cos A tan A + + + sin A cos A + sin A sina( + sin A)+ cos A cos cos A + sin A sina+ sin A+ cos A cos A + sin A sin A + cos A + sin A 8

cos A sec A cos A Jadi, tebukti bahwa sec A tan A+. + sin A Contoh Soal 7 4 4 Buktikan bahwa sec sec tan + tan. Caa : Kita ubah bentuk uas kii. 4 sec sec sec sec sec.tan + tan tan tan + tan 4 Caa : Kita ubah bentuk uas kanan. 4 tan + tan tan tan + sec sec 4 sec sec 4 4 Jadi, tebukti bahwa sec sec tan + tan. C. Koodinat Kutub Pehatikan gamba beikut ini. Y P (3, 3) 3 O X 9

Dengan menggunakan pebandingan tigonometi, diketahui nilai pada gamba tesebut adalah 45 o. Titik P(3, 3) dapat ditulis dalam bentuk lain, aitu P( 3 45, ). Titik P(3, 3) meupakan koodinat Catesius, sedangkan P( 3, 45 )meupakan koodinat kutub. Secaa umum, koodinat Catesius ditulis P (, ), sedangkan koodinat kutub ditulis P (, ). Untuk mengetahui hubungan antaa koodinat Catesius dan koodinat kutub, pehatikan penjabaan beikut. sin cos Dengan demikian, dipeoleh: sin sin cos cos + Contoh Soal 8 Tentukan koodinat Catesius dai titik R (4, 50 o ). Diketahui: 4 50 o Dengan menggunakan umus hubungan antaa koodinat Catesius dan koodinat kutub, dipeoleh: R (4, 50 o ) O 0

cos 4cos50 4 3 3 sin 4sin50 4 Jadi, koodinat Catesius dai titik R (4, 50 o ) adalah R 3,. Contoh Soal 9 Tentukan koodinat kutub dai titik Q (6, 3). Diketahui: 6 dan 3 Dengan menggunakan umus hubungan antaa koodinat Catesius dan koodinat kutub, dipeoleh: + 6 + 3 36 + 9 3 45 5 sin 3 sin 3 5 sin, 5 5 0 447 acsin ( 0, 447) 7 Jadi, koodinat kutub dai titik Q (6, 3) adalah Q ( 3 5, 7 ).

D. Aplikasi Identitas Tigonometi dalam Kehidupan Sehai-hai Contoh Soal 0 Simpangan suatu patikel ang begeak di sekita titik tetap O dinatakan sebagai 4sin t. Jika cos t sin t cos t, natakan simpangan patikel tesebut dalam bentuk cos t. Dengan menggunakan identitas tigonometi, dipeoleh: 4sin t sin t+ sin t ( (cos t sin t) sin t+ sin t cos t+ sin t ( cos t) cost Jadi, simpangan patikel tesebut dalam bentuk cost adalah cost. Contoh Soal Sebuah benda dilempakan ke atas hingga membentuk sudut dengan 45 o < < 90 o tehadap bidang mendata. Diketahui kecepatan objek adalah v o dalam mete pe detik dan dasa bidang membentuk sudut 45 o sepeti ilustasi beikut. Jika gesekan dengan udaa diabaikan, jaak tempuh R benda dibeikan dalam bentuk fungsi beikut. R sin cos 3 [ ]

a. Natakan fungsi jaak tempuh R benda dalam sinus. b. Hitunglah jaak ang ditempuh benda jika kecepatanna 3 mete pe detik dan 60 o. a. Untuk menatakan fungsi jaak tempuh R dalam sinus, gunakan identitas tigonometi. R sin cos 3 [ ] sin (cos sin ) 3 sin ( sin sin ) 3 sin ( sin ) 3 sin + sin 3 sin+ sin 3 Jadi, fungsi jaak tempuh benda dalam sinus adalah R sin+ sin 3 b. Jika v o 3 mete pe detik dan 60 o maka: R sin+ sin 3 3 3 sin0 sin 60 o + + 3 3 3 3 + 3 3 3 3 3

3 4 73,, 45, ( 0, 365) 6, 47 6,5 mete Jadi, jaak ang ditempuh benda jika kecepatanna 3 mete pe detik dan 60 o adalah 6,5 m. 4