FORMAT ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA KELUARGA TN. S I. Data umum 1. Nama Kepala Keluarga : Tn. Setyo 2. Alamat dan telpon : Rt 03/ 16, Dukuh Ngawen 3. Komposisi Keluarga : 4 orang NO Nama Jenis Kelamin Hubungan Umur Pendidikan Pekerjaan Status Imunisasi 1 Tn. S L Suami ( KK) 65 th SLTP Buruh Lengkap 2 Ny. M P Istri 58 th SD Tani Lengkap 3 An. R P Anak 35 th SMA Wiraswasta Lengkap 4 An. B L Anak 28 th SMA Buruh Lengkap 4. Genogram: Keterangan : : Perempuan 4. Tipe Keluarga : Laki - laki
Tn. S adalah tipe keluarga Nuclear Family, dimana dalam keluarga ada Ayah, Ibu dan 2 anak. Yang anggotanya terdiri dari Tn. S sebagai kepala keluarga, Ny. M sebagai Istri dan An. R dan An. B sebagai anak. 5. Suku Tn. S adalah suku jawa demikian juga halnya dengan Ny. M 6. Agama Keluarga Tn. S menganut agama Islam dan keluarga mengatakan menjalankan sholat 5 waktu. Selain itu semua aktifitas yang dilakukan tidak boleh bertentangan dengan ajaran agama dan adat istiadat di daerahnya. 7. Status Sosial Ekonomi Pengahasilan Tn. S sebesar Rp. 400.000 s.d Rp. 800.000 dan bekerja sebagai buruh. 8. Aktifitas Rekreasi Keluarga Ny. S mengatakan hampir tidak pernah berekreasi ke tempat-tempat hiburan. Namun hanya sekali-kali berkunjung ke rumah sanak saudara jika ada waktu luang. II. Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga 1. Tahap Perkembangan Keluarga Saat ini ( jabarkan dan jelaskan yang sudah terpenuhi) Keluarga dan anak dengan anak berusia remaja dengan tugas perkembangan keluarga : a. memenuhi kebutuhan anggota keluarga misalnya : tempat tinggal privacy dan rasa aman. Ny. M mengatakan saat ini kebutuhan akan tempat tinggal dan rasa aman sudah terpenuhi. b. Mensosialisasikan anak aktif bermain di lingkungan rumahnya dengan anakanak yang lain. Dan setiap sore Ny. M mengatakan anaknya sering bermain di depan rumahnya dengan anak-anak tetangganya. c. Mempertahankan hubungan yang sehat untuk keluarganya. Keluarga mengatakan setiap anggota keluarga terbuka mengungkapkan pendapatnya. Sehingga masalah komunikasi di keluarganya dan antar suami istri. d. Merencanakan kegiatan dan waktu untuk perkembangan anak Ny. M mengatakan belum punya rencana atau kegiatan-kegiatan tertentu untuk menstimulasi perkembangan anaknya.
2. Tahap Perkembangan Keluarga yang Belum Terpenuhi Ny. M mengatakan belum bisa membuat tabungan atau simpanan untuk persiapan jika ada kebutuhan keluarga yang mendesak atau jika ada anggota keluarga mendadak sakit. 3. Riwayat Keluarga Inti Ny. M mengatakan pernikahanya dengan suaminya didasari rasa saling mencintai dan merupakan pilihan sendiri yang juga sudah direstui oleh kedua orangtuanya. 4. Riwayat Keluarga Sebelumnya Riwayat orangtua dan suami maupun istri dikenal sebagai keluarga yang baikbaik, dari keluarga istri terdapat riwayat penyakit Rematoid Arthitis. III. Lingkungan 1. Karakteristik Rumah Rumah yang ditempati keluarga adalah rumah sendiri, dengan jenis bangunan permanent, luas rumah 6x8 m² atap rumah dari genteng, lantai dari ubin, terdapat jendela 10 % dari luas rumah, namun jarang dibuka. Penerang dengan menggunakan listrik, kondisi rumah cukup bersih. Bagian rumah terdiri dari ruangtamu, ruang tidur dan dapur. 2. Karakteristik Tetangga dan Komunitas RW Kehidupan didusun didepan bervariasi, warga bekerja pada bagiannya masing-masing. Keluarga tinggal di beberapa rumah yang sebagian besar adalah keluarga. Kehidupan antar tetangga terjalin akrab dan saling mengunjungi. 3. Mobilitas Geografis Keluarga Keluarga Tn. S selama menikah tidak pernah meninggalkan kampung halamannya. 4. Perkumpulan Keluarga dan Interaksi dengan Masyarakat Perkumpulan dan interaksi dengan masyarakatan Ny. M tergolong aktif dalam kegiatan kemasyarakatan Ny. M aktif mengikuti pengajian dan arisan di masyarakat. 5. Sistem Pendukung Keluarga Keluarga tinggal bersebelahan dengan orangtua, dan saudara-saudaranya. Apabila keluarga Tn. S membutuhkan sesuatu atau sedang menghadapi masalah keluarga biasanya meminta bantuan pada keluarga dekat. IV. Struktur Keluarga
1. Pola Komunikasi Keluarga Keluarga saling terbuka satu sama lain. Apabila Tn. S ada masalah maka akan mendiskusikan dengan Ny. M begitu juga sebaliknya. Terkadang Tn. S meminta nasihat kepada orang tua atau keluarga terdekat. Semua anggota keluarga bebas mengungkapkan pendapat. Keputusan diambil oleh Tn. S sebagai kepala keluarga yang didahului dengan musyawarah. 2. Struktur Kekuatan Keluarga Dalam keluarga Tn. S selalu saling menghargai satu sama lain dan saling membantu. Tn. S dan Ny. S mampu untuk merawat diri sendiri karena kondisi tubuh yang masih sehat. 3. Struktur Peran a. Tn. S adalah kepala keluarga dan bekerja sebagai buruh, Tn. S bekerja dari pagi sampai sore untuk mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarga. b. Ny. M juga sebagai buruh tani. 4. Nilai/ Norma Keluarga Keluarga Tn. S menerapkan aturan- aturan dalam rumah tangga sesuai dengan ajaran-ajaran agama islam dan mengharapkan anak-anaknya kelak menjadi anak yang taat beragama. V. Fungsi Keluarga 1. Fungsi Afektif Semua anggota keluarga Tn. S saling menyayangi satu sama lain. Apabila ada saudara yang sakit anggota keluarga yang lain saling membantu. 2. Fungsi Sosialisasi Tn. S menekankan perlunya meningkatkan komunikasi hubungan antar tetangga pada istrinya. Mereka juga bersosialisasi dengan anak yang lain. 3. Fungsi Keperawatan Kesehatan Tn. S mengatakan sudah 3 minggu ini nyeri dan ngilu pada sendi dan terasa nyeri pada bangun pagi hari. Tn. S mengatakan sering juga merasa ngilu sendi bila mandi malam. VI. Stress dan Koping Keluarga 1. Stress Jangka Pendek dan Jangka Panjang Serta Kekuatan Keluarga
Untuk jangka pendek stressor yang dihadapi keluarga adalah kebutuhan sehari-hari, tetapi tidak terlalu dirasakan, hanya anak kalau sakit panas dan batuk pilek. Untuk jangka panjang keluarga belum ada persiapan untuk anaknya. 2. Kemampuan Keluarga Berespon terhadap Situasi Stressor Jika ada masalah dalam keluarga selalu dimusyawarahkan dalam keluarga sehingga masukan dari anggota keluarga ( terutama orang tua ) dapat membantu menyelesaikan masalah. 3. Strategi Adaptasi Disfungsional Dari hasil pengkajian tidak didapatkan adanya cara-cara keluarga mengatasi masalah secara maladaptive. VII. Pemeriksaan Fisik (Head to Toe) No Sistem Tn. S Ny. M An R An. B 1 TTV TD:120/70 TD : 100/60 mmhg TD : mmhg Nd:84 x/mnt Sh: 36,7 o C RR:20 x/mnt Nd : 80 x/mnt Sh : 36,3 o C RR: 22 x/mnt 110/70mmhg Nd : 72 x/mnt Sh : 37 o C RR: 22 x/mnt 2 Kulit/ Kepala Rambut hitam memutih bersih, kulit kepala bersih ketombe, tidak mudah dicabut 3 Mata Tidak ada kelainan, konjungtiva tidak anemis, sklera tidak ikterik pergerakan bola normal 4 Telinga Bersih serumen 5 Hidung Letak simetris dan sekret. 6 Mulut Tidak mengalami gangguan menelan, tidak ada peradangan pada mukosa Rambut hitam bersih, kulit kepala bersih ketombe, tidak mudah dicabut Tidak anemis, tidak ikterik, tidak ada sekret Bersih serumen Ada sekret di hidung,warna bening Mukosa bibir sedikit kering, kesulitan menelan Rambut hitam bersih, kulit kepala bersih ketombe, tidak mudah dicabut Tidak anemis, tidak ikterik, sekret Bersih serumen Tidak ada sekret di hidung Mukosa bibir sedikit kering, kesulitan menelan TD : 120/80 Nd : 82 x/mnt Sh : 36 o C RR: 24 x/mnt Rambut hitam bersih, kulit kepala bersih ketombe, tidak mudah dicabut Tidak anemis, tidak ikterik, sekret Bersih tidak ada serumen Tidak ada sekret di hidung Mukosa bibir lembab, tidak ada kesulitan menelan
7 Dada/ Thorax mulut Bunyi jantung normal, gallop, murmur Bunyi nafas vesikuler 8 Abdomen Tidak kembung, keluhan Bunyi jantung normal, gallop, murmur Bunyi nafas vesikuler Tidak kembung, keluhan Bunyi jantung normal, tidak ada gallop, murmur Bunyi nafas vesikuler Tidak kembung, tidak ada keluhan Bunyi jantung normal, tidak ada gallop, murmur Bunyi nafas vesikuler Tidak kembung, keluhan 9 Ektremitas Terdapat nyeri sendi pada kaki dan tangan pada saat pagi hari didaerah pergelangan tangan,kaki, dan jari kaki 10 kesimpulan Ibu Rb memiliki masalah pada pernapasan yaitu batuk dan pilek sering disertai sesak napas, dan mengalami gangguan integritas kulit pada ekstermitas bagian bawah Ekstremitas atas dan bawah tidak ada pembengkakan, turgor kulit baik atau elastis An Dd tidak mengalami masalah pada sitem tubuhnya Ekstremitas atas dan bawah tidak ada pembengkakan, turgor kulit baik atau elastis An.Ek tidak mengalami masalah pada sitem tubuhnya Ekstremitas atas dan bawah pembengkakan, turgor kulit baik atau elastic An.Dn tidak mengalami masalah pada sitem tubuhnya VIII. Harapan Keluarga Keluarga mengatakan merasa senang dengan kehadiran perawat dan berharap membantu keluarga menangani masalah kesehatan yang ada di keluarga. ANALISA DATA (DIAGNOSA 1)
Data Keluarga Data subjektif a. Tn. S mengatakan sudah 1 bulan menderita penyakit nyeri. b. Tn. S mengatakan penyebab awalnya karena sering makan melinjo, daun singkong dan sambal terasi. c. Tn. S mengatakan tidak tahu tentang cara merawat dan mencegah penyakit arthiritis rheumatoid. d. Tn. S mengatakan jika penyakitnya kambuh pada saat pagi hari. e. Tn. S mengatakan jika penyakitnya kambuh terasa nyeri dan kaku. Diagnosa Keperawatan Gangguan rasa nyaman nyeri pada Tn. S di keluarga Tn. S berhubungan dengan KMK merawat anggota keluarga dengan artritis rematoid. Data Objektif : a. Tanda-tanda vital td 130/80 mmhg, nadi 80/ menit, suhu 36 o c, pernafasan 20 x/m. b. Terdapat nyeri tekan pada kaki dan tangan c. Terlihat bengkak dan bengkok d. Terlihat kaku saat digerakan. PENAPISAN MASALAH 1. Diagnosa keperawatan :
Gangguan rasa nyaman nyeri pada Tn. S di keluarga Tn. S berhubungan dengan KMK merawat anggota keluarga dengan arthiritis rematoid NO KRITERIA BOBOT PERHITUNGAN PEMBENARAN 1 Sifat masalah : - Aktual (3) - Resiko (2 ) - Potensial (1) 2 Kemungkinan masalah diubah - Mudah ( 2) - Sebagian ( 1 ) - Tidak dapat (0) 3 Potensial masalah untuk dirubah - Tinggi (3) - Cukup (2) - Rendah (1) 4 Menonjolnya masalah - Diatasi 1 3/3 x 1 = 1 Sifat masalah sudah aktual hal ini dapat dilihat dari gejala reumatoid arthritis sudah ada dan bila masalah tidak diatasi akan mengakibatkan masalah yang lebih serius 2 1/2 x 2 = 1 Kemungkinan masalah untuk dapat dirubah adalah sebagian. Hal ini dapat dibuktikan bahwa keluarga kurang mengetahui tentang penyakit yang dialami Tn. S tetapi keluarga merawat Tn.S dengan diberikan minyak gosok. Selain itu koping keluarga Tn. S bagus karena mereka saling membantu dan menyayangi. 1 2/3 x 1 = 2/3 Potensial masalah untuk dicegah cukup hal ini dapat di buktikan bahwa kepelikan masalah tidak terlalu, lamanya masalah sejak 2 minggu yang lalu. 1 ½ x 1 = 1/2 Persepsi keluarga melihat masalah ada tetapi tidak segera di tangani karena hanya di berikan minyak
(2) - tidak segera diatasi (1) - masalah tidak dirasakan (0) Jumlah 5 3 1/6 gosok. PRIORITAS MASALAH 1. Gangguan rasa nyaman nyeri pada Tn. S di keluarga Tn. S berhubungan dengan KMK merawat anggota keluarga dengan arthirtis reumatoid.