Desain Bujur Sangkar The Graeco - Latin

dokumen-dokumen yang mirip
Rancangan Bujur Sangkar Latin (Latin Square Design) Week 5. By : Ika Damayanti, S. Si, M. Si

RANCANGAN BUJUR SANGKAR LATIN DAN RANCANGAN BUJUR SANGKAR GRAECO - LATIN

TIN309 - Desain Eksperimen Materi #6 Genap 2015/2016 TIN309 DESAIN EKSPERIMEN

Perancangan Percobaan

ANALISIS RANCANGAN BUJUR SANGKAR GRAECO LATIN

= = =

PERENCANAAN (planning) suatu percobaan untuk memperoleh INFORMASI YANG RELEVAN dengan TUJUAN dari penelitian

DESAIN BUJURSANGKAR 6

EXPERIMENT DESIGN. Dr. Hotniar Siringoringo

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

Perancangan Percobaan

Bujur Sangkar Latin (Latin Square Design) Arum H. Primandari, M.Sc.

Bab V. Rancangan Bujur Sangkar Latin

Perancangan Percobaan

Analysis of Variance (ANOVA) Debrina Puspita Andriani /

II. TINJAUAN PUSTAKA. Dalam bab ini akan dibahas beberapa konsep dasar, definisi-definisi serta teorema

Berbagai Jenis Rancangan Percobaan

PENGUJIAN HIPOTESIS. Nurwahyu Alamsyah, S.Kom wahyualamsyah.wordpress.com. D3 - Manajemen Informatika - Universitas Trunojoyo Madura

STK511 Analisis Statistika. Pertemuan 7 ANOVA (1)

KONSEP DASAR STATISTIK

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Basic Design of Experiment. Dimas Yuwono W., ST., MT.

RANCANGAN ACAK LENGKAP

BAB IV HASIL PENELITIAN

PERCOBAAN MENGGUNAKAN SPLIT PLOT DENGAN RANCANGAN DASAR RAK RANCANGAN PERCOBAAN

PENGUJIAN HIPOTESIS BEDA TIGA RATA-RATA ATAU LEBIH. Statistik Industri II Teknik Industri Universitas Brawijaya

ANALISIS KOVARIANS PADA RANCANGAN BUJURSANGKAR HYPER GRAECO LATIN

Pengacakan dan Tata Letak

PERCOBAAN FAKTORIAL DENGAN RANCANGAN DASAR BUJUR SANGKAR LATIN

BAB 2 LANDASAN TEORI

Pendahuluan RRL Model Pengaruh Tetap Model Pengaruh Random

III. METODOLOGI A. Waktu dan Tempat B. Bahan dan Alat C. Tahapan Penelitian 1. Persiapan bahan

Rancangan Petak-petak Terbagi (RPPT)

PADA KERAGAMAN KELOMPOK FAKTORIAL RANCANGAN ACAK KELOMPOK LENGKAP DENGAN ULANGAN

KONSEP DASAR STATISTIK

ANALISIS PERANCANGAN PERCOBAAN 2 MATERI 3: KONSEP NILAI HARAPAN KUADRAT TENGAH

PENDUGAAN DATA HILANG PADA RANCANGAN BUJUR SANGKAR LATIN DENGAN ANALISIS KOVARIAN SKRIPSI AWANG TERUNA SIDDIQ

LAMPIRAN I. Alfabet Yunani

PENGUJIAN HIPOTESIS (1) Debrina Puspita Andriani /

LAPORAN STATISTIK ELEMENTER UJI ANALISIS VARIAN SATU ARAH (ANOVA) Dosen pengampu Dr. Sri Harini, M.Si. Oleh Nurul Anggraeni Hidayati NIM.

Pengujian One-Way ANOVA dengan manual dan dilengkapi analisis dengan SPSS 19 SOWANTO-KEMPO ANALYSIS OF VARIANS (ANOVA)

Lampiran 1. Kurva Absorbansi Maksimum Kalsium

Didonwload dari ririez.blog.uns.ac.id BAB I PENDAHULUAN

LAMPIRAN. Lampiran 1. Data Performa Reproduksi Sapi Perah Impor Pertama

Uji Perbandingan Ganda. Arum Handini Primandari, M.Sc.

ANALISIS FAKTOR (FACTOR ANALYSIS)

Perencanaan dan Analisis Eksperimen dengan Minitab

FORMULIR UJI KESUKAAN (UJI HEDONIK)

R = matriks pembobot pada fungsi kriteria. dalam perancangan kontrol LQR

Rancangan Petak Berjalur

TINJAUAN PUSTAKA. Rancangan petak teralur (strip plot design) merupakan susunan petak-petak (plotplot)

MATERI DAN METODE. Materi Penelitian

UJI HIPOTESIS SATU-SAMPEL

PERTEMUAN 2 STATISTIKA DASAR MAT 130

III BAHAN DAN METODE PENELITIAN. Bahan yang digunakan yaitu meliputi : sekitar kebun di Sukabumi Jawa Barat.

KONSEP NILAI HARAPAN KUADRAT TENGAH

Rancangan Blok Terpisah (Split Blok)

BAB 2 LANDASAN TEORI. Ramalan pada dasarnya merupakan perkiraan mengenai terjadinya suatu yang akan

MATRIKS. Notasi yang digunakan NOTASI MATRIKS

DISTRIBUSI SAMPLING besar

STATISTIKA INDUSTRI 2 TIN 4004

Contoh kasus dalam uji Bartlett

PERANCANGAN PERCOBAAN

TINJAUAN PUSTAKA. Menurut Usman dan Warsono (2000) bentuk model linear umum adalah :

PERANCANGAN PERCOBAAN

Lampiran 1 FORMULIR UJI KESUKAAN (UJI HEDONIK) 3. Netralkan indera pengecap anda dengan air putih setelah selesai mencicipi satu sampel.

FIXED, RANDOM & MIXED MODELS. Senin, 12 November 2012

TINJAUAN PUSTAKA. Model Regresi Linier Ganda

UJI CHI KUADRAT (χ²)

Minggu X ANALISIS FAKTOR

PERCOBAAN SATU FAKTOR: RANCANGAN ACAK LENGKAP (RAL) Arum Handini Primandari, M.Sc.

Analisis Variansi Rancangan Petak Teralur Menggunakan 4 Perulangan

Utriweni Mukhaiyar BI5106 Analisis Biostatistik 29 November 2012

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI PROGRAM. Spesifikasi komputer yang digunakan dalam perancangan sistem ini adalah sebagai

Desain Eksperimen Untuk Pengendalian Kadar Air Jamu Simplisia

Desain Tersarang dan Split Plot

Hipotesis adalah suatu pernyataan tentang parameter suatu populasi.

BAB 2 LANDASAN TEORI. Peramalan adalah kegiatan memperkirakan apa yang akan terjadi pada masa yang

PERCOBAAN RAK FAKTORIAL DENGAN MENGGUNAKAN R-STUDIO

PENGUJIAN HIPOTESIS. Langkah-langkah pengujian hipótesis statistik adalah sebagai berikut :

Rancangan Acak Lengkap (RAL) Completely Randomized Design Atau Fully Randomized Design

Pertemuan Ke-12. Analysis of Varians (anova)_m. Jainuri, M.Pd

DESAIN EKSPERIMEN TERSARANG

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB II KAJIAN PUSTAKA

TIN309 - Desain Eksperimen Materi #5 Genap 2016/2017 TIN309 DESAIN EKSPERIMEN

BENTUK NORMAL BIFURKASI HOPF PADA SISTEM UMUM DUA DIMENSI

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

PROPOSAL PENELITIAN. Oleh : Randi Nugraha Putra ( )

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

TIN309 - Desain Eksperimen Materi #13 Genap 2016/2017 TIN309 DESAIN EKSPERIMEN

Statistik Non Parametrik-2

TWO-STAGE NESTED DESIGN. Dimas Yuwono Wicaksono, ST., MT.

Transkripsi:

Desain Bujur Sangkar The Graeco - Latin

Darmawan Arief RH 145060700111025 DATA DIRI jobdesc : mencari materi Antung Yaser Reza P 145060701111039 jobdesc : membuat dan melanjutkan ppt Redina Bella Masitho 145060701111071 jobdesc : melanjutkan pengerjaan ppt

Saftyanti Ayu M 145060707111010 Jobdesc: mencari materi dan memulai membuat ppt Ifthor Dinana Muhammad 145060707111022 Jobdesc : mencari materi

Desain Bujur Sangkar Graeco - Latin Pada dasarnya RBGL gabungan dari dua bujur sangkar yang saling orthogonal, dimana terdiri dari huruf latin dan hruf Yunani RBGL merupakan perluasan dari RBSL sehingga prosedur pengacakan dan analisisnya sama RBSL RBGL diperuluas dari RBSL dengan pengacakan yang ketiga yaitu faktor α,ß,γ,δ Pemasangan suatu huruf Latin dengan Yunani hanya terjadi satu kali

Hubungan dan Tujuan Rancangan Bujur Sangkar Graeco Latin merupakan gabungan dari dua Rancangan Bujur Sangkar Latin yang saling ortogonal. Dengan syarat baris, kolom, huruf Latin, dan huruf Yunani mempunyai taraf yang sama dan setiap huruf Yunani hanya muncul sekali di setiap baris, kolom, dan huruf Latin. Rancangan Bujur Sangkar Graeco Latin (RBSGL) bertujuan untuk menghilangkan tiga variasi.

Model i = 1,2,..., p Yijkl = µ + θ + τ + ω i j k + Ψ ij (k ) j k = 1,2,..., = 1,2,..., p p l = 1,2,..., p y = observasi pada baris ke i, kolom je l, untuk huruf latin ke j, ijkl dan huruf Yunani ke k. θ i = efek dari perlakuan baris ke - i τ = efek dari perlakuan huruf latin ke-j j ω k = efek dari perlakuan huruf Yunani ke-k Ψ l = efek perlakuan kolom ke-l 2 ijkl = komponen error, NID(0, σ )

Pengacakan Pengacakan Pertama Pengacakan huruf latin Pengacakan kedua Pengacakan huruf Yunani

Contoh Studi Kasus Seorang peneliti mempelajari efek 5 perlakuan berbeda dari bahan bakar roket yang dinotasikan A, B, C, D, dan E terhadap tingkat pembakaran pada aircrew escape system, yaitu α, ß, γ, δ, dan ε. Masing-masing perlakuan dicampur berdasarkan bahan mentah dan disiapkan oleh beberapa operator, dimana operator memiliki skill dan pengalaman berbeda serta diberikan faktor tambahan yaitu uji perakitan (assembly test).

Bahan Mentah Operator 1 2 3 4 5 1 Aα=24 Bγ=20 Cε=19 Dß=24 Eδ=24 111 12321 2 Bß=17 Cδ=24 Dα=30 Eγ=27 Aε=36 134 17956 3 Cγ=18 Dε=38 Eß=26 Aδ=2 7 Yi Yi2 Bα=21 130 16900 4 Dδ=26 Eα=31 Aγ=26 Bε=23 Cß=22 128 16384 5 Eε=22 Aß=30 Bδ=20 Cα=2 9 Dγ=31 132 17424 y l 107 143 121 130 134 635 y l2 11449 20449 14641 16900 17956 a=135, ß=119, γ= 121, δ=122, ε=138 A=143, B=101, C=112, D=149, E=130

Hipotesis H0 Tidak ada perbedaan tingkat pembakaran pada aircrew system berdasarkan formulasi H1 Paling tidak terdapat satu perbedaan tingkat pembakaran pada aircrew system berdasarkan formulasi H0 H1 Tidak ada perbedaan rata-rata tingkat pembakaran pada aircrew system berdasarkan bahan mentah Paling tidak terdapat satu perbedaan rata-rata tingkat pembakaran pada aircrew system berdasarkan bahan mentah

Hipotesis H0 Tidak ada perbedaan rata-rata tingkat pembakaran pada aircrew system berdasarkan operator H1 Paling tidak terdapat satu perbedaan rata-rata tingkat pembakaran pada aircrew system berdasarkan operator H0 Tidak ada perbedaan rata-rata tingkat pembakaran pada aircrew system berdasarkan uji perakitan H1 Paling tidak terdapat satu perbedaan rata-rata tingkat pembakaran pada aircrew system berdasarkan uji perakitan

Perhitungan ANOVA Graeco-Latin SS_Total = ijkl=1 p Y ijkl 2 Y 2 /N = (24 2 +20 2 +19 2 + +31 2 ) - 635 2 /25 = 16805 16129 = 676 SS_Kolom = 1/p l=1 p Y l 2 Y 2 /N = ( 107 2 + 143 2 + 121 2 + 130 2 + 134 2 )/5-635 2 /25 = 150 SS_Baris = 1/p i=1 p Y i 2 Y 2 /N = ( 111 2 + 134 2 + 130 2 + 128 2 + 130 2 )/5-635 2 /25 = 68

Perhitungan ANOVA Graeco-Latin SS_Yunan = 1/p k=1 p Y k 2 Y 2 /N = (1352+1192+1212+1222+13 82)/5-635 2 /25 = 62 SS_Error = SS_Total SS_Baris SS_Kolom SS_Yunani SS_ Latin = 676 68 150 62 330 =66 SS_Latin/Formulasi = 1/p j=1 p Y j 2 Y 2 /N = ( 143 2 + 101 2 + 112 2 + 149 2 + 130 2 )/5-635 2 /25 = 330

Tabel ANOVA Sumber SS df MS F Formulasi/Latin 330 4 82,5 10 Bahan Mentah/Baris 68 4 17 2,06 Operator/Kolom 150 4 37,5 4,54 Uji Perakitan/Yunani 62 4 15,5 1,89 Error 66 8 8,25 Total 676 24 Daerah Kritis Fhitung Ftabel(3,84)

Kesimpulan Karena Fhitung = 10 3,84, maka H0 ditolak artinya ada perbedaan tingkat pembakaran pada aircrew system berdasarkan formulasi Karena Fhitung = 2,06 3,84, maka H0 diterima artinya tidak ada perbedaan rata-rata tingkat pembakaran pada aircrew system berdasarkan bahan mentah Karena Fhitung = 4,54 3,84, maka H0 ditolak artinya ada perbedaan rata-rata tingkat pembakaran pada aircrew system berdasarkan operator Karena Fhitung = 1,89 3,84, maka H0 diterima artinya tidak terdapat perbedaan rata-rata tingkat pembakaran pada aircrew system berdasarkan berdasarkan uji perakitan

Pertanyaan Apakah bisa hanya dilakukan 1 uji hipotesis? Iqlima Nilai latin dan yunani muncul dari mana? deka Maksud dari menghilangkan 3 variasi? winona

Sekian dan terima kasih J Any question?