BAB III METODE OPTIMASI MATLAB

dokumen-dokumen yang mirip
OPTIMASI GEOMETRI ROTATING DISK GUNA MINIMASI TEGANGAN GESER MAKSIMUM DAN TEGANGAN VON-MISSES

Gambar 3.1 Diagram alir optimisasi dengan pemrograman Matlab.

BAB III METODE ANALISIS

BAB II DASAR TEORI. 2.1 Konsep Dasar Rotating Disk

Gambar 2.1 Contoh rotating disk 4 tingkat. [atas seizin Wisnu Aji P.]

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

OPTIMIZATION WITH MATLAB EXTRAS

METODOLOGI PENELITIAN

BAB III PEMODELAN SISTEM POROS-ROTOR

BAB III METODOLOGI PERHITUNGAN

PEMANFAATAN SOLVER EXCEL UNTUK OPTIMASI PENJADWALAN MATA PELAJARAN

Optimasi Pengalokasian Produksi Barang Jadi dengan Menggunakan Solver Add-Ins. Ratna Puspita Indah STMIK Duta Bangsa Surakarta ABSTRAK

Pendahuluan. Praktikum Pengantar Pengolahan Citra Digital Departemen Ilmu Komputer Copyright 2008 All Rights Reserved

Bab V : Analisis 32 BAB V ANALISIS

LAMPIRAN A. Tabel A-1 Angka Praktis Plat Datar

III. METODE PENELITIAN

KATA PENGANTAR. Penulis. Raizal Dzil Wafa M.

KOMPUTERISASI ANALISIS STRUKTUR RANGKA 3D DENGAN METODE KEKAKUAN LANGSUNG ALGORITMA HOLZER. Yohanes I P NRP :

Fungsi perhitungan tegangan tangensial pada Matlab

METODE PENELITIAN. Model tabung gas LPG dibuat berdasarkan tabung gas LPG yang digunakan oleh

PERANCANGAN TEKNIS BAUT BATUAN BERDIAMETER 39 mm DENGAN KEKUATAN PENOPANGAN kn LOGO

Metode Simpleks (Simplex Method) Materi Bahasan

ANALISIS SIMULASI ELEMEN HINGGA KEKUATAN CRANE HOOK MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK BERBASIS SUMBER TERBUKA

BAB 3 LINEAR PROGRAMMING

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI

Optimasi Desain Tata Letak Fixture dengan Menggunakan Algoritma Genetika

BAB III PEMROGRAMAN MATLAB 2 Copyright by

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB III PEMODELAN DAN HASIL PEMODELAN

BAHAN PRAKTIKUM GEOGEBRA

ANALISA KEKUATAN CRANKSHAFT DUA-SILINDER KAPASITAS 650 CC DENGAN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA

BAB IV PEMBAHASAN Analisis Tekanan Isi Pipa

A. Kompetensi Setelah mengiktui mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami dan bisa melakukan:

BAB III ANALISA DINAMIK DAN PEMODELAN SIMULINK CONNECTING ROD

PROGRAM LINEAR. Dasar Matematis

BAB III ALGORITMA PENAMBAHAN FEATURE DAN METODA PENCAHAYAAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB IV ANALISA PERHITUNGAN TEGANGAN DAN SIMULASI SOFTWARE

V. HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI

Bab 2 LANDASAN TEORI

BAB III ANALISIS, ALGORITMA, DAN CONTOH PENERAPAN

MATEMATIKA SISTEM INFORMASI 2 [KODE/SKS : IT / 2 SKS]

BAB V SIMULASI MODEL MATEMATIK

BAB I PENDAHULUAN 1 BAB I PENDAHULUAN

BAB III PEMBAHASAN. FRBFNN, Arsitektur FRBFNN, aplikasi FRBFNN untuk meramalkan kebutuhan

BAB III PEMBAHASAN. digunakan untuk membentuk fungsi tujuan dari masalah pemrograman nonlinear

Bab III Metodologi Penelitian

BAB II DASAR TEORI. 2.1 Proses Pengadaan Persediaan

BAB II KAJIAN TEORI. yang diapit oleh dua kurung siku sehingga berbentuk empat persegi panjang atau

BAB II LINIER PROGRAMMING ( LP )

STUDI ANALISIS PEMODELAN TULANGAN BAJA VANADIUM DAN TEMPCORE DENGAN SOFTWARE KOMPUTER

PEMROGRAMAN KOMPUTER KODE MODUL: TIN 202 MODUL III LINEAR PROGRAMMING DAN VISUALISASI

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

Jika kecepatan mobil adalah : 50 km/jam dan jaraknya adalah 0,75 m berapa posisi pedal yang harus di injak? Denganketentuan aturan sebagai berikut :

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. perangkat pendukung yang berupa piranti lunak dan perangkat keras. Adapun

BAB 2 LANDASAN TEORI

Metode Simpleks Dalam Optimalisasi Hasil Produksi

Bab IV Simulasi dan Pembahasan

Analisis Kekuatan Tangki CNG Ditinjau Dengan Material Logam Lapis Komposit Pada Kapal Pengangkut Compressed Natural Gas

BAB 3 METODE PERANCANGAN

Tugas Akhir ANALISA PENGARUH TEBAL DAN GEOMETRI SPOKE BERBENTUK SQUARE BAN TANPA ANGIN TERHADAP KEKAKUAN RADIAL DAN LATERAL

BAB 2 LANDASAN TEORI

III. METODE PENELITIAN

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

RISET OPERASIONAL MINGGU KE-2. Disusun oleh: Nur Azifah., SE., M.Si. Linier Programming: Formulasi Masalah dan Model

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM

OPTIMALISALI KASUS PEMROGRAMAN LINEAR DENGAN METODE GRAFIK DAN SIMPLEKS

BAB IV ANALISA DATA. Kecepatan arus ( m/s) 0,6 1,2 1,6 1,8. Data kecepatan arus pada musim Barat di Bulan Desember dapt dilihat dari tabel di bawah.

ANALISIS TEKNIS DAN EKONOMIS PERANCANGAN KAPAL PATROLI CEPAT BERBASIS DAERAH PERAIRAN STUDY KASUS WILAYAH ARMADA TIMUR

BAB III PETUNJUK PEMAKAIAN PROGRAM

Pengenalan Geogebra. Oleh: Hazrul Iswadi. Disampaikan pada seminar internal Departemen MIPA. Tanggal 10 September 2011

BAB I PENDAHULUAN. besar dan mampu membantu pemerintah dalam mengurangi tingkat pengangguran.

Publikasi System Dynamics TUTORIAL POWERSIM. Oleh: Teten W. Avianto.

BAB IV EVALUASI KINERJA DINDING GESER

OPTIMASI FUNGSI MULTI VARIABEL DENGAN METODE UNIVARIATE. Dwi Suraningsih (M ), Marifatun (M ), Nisa Karunia (M )

SOFTWARE LINDO I KOMANG SUGIARTHA

STRUKTUR PROGRAM MATLAB

PENGANTAR PENELITIAN OPERATIONAL

III. METODELOGI. satunya adalah menggunakan metode elemen hingga (Finite Elemen Methods,

TUTORIAL GEO-SLOPE. Contoh Soal: Gambar Profil Lereng Tanah. Hitunglah Safety Factor stabilitas lereng jenis tanah diatas!

BAB II KAJIAN TEORI. Pada bab ini akan dibahas mengenai beberapa definisi dan teori yang akan

ANALISA POROS ALAT UJI KEAUSAN UNTUK SISTEM KONTAK TWO-DISC DENGAN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA

LAMPIRAN A. Perhitungan Beban Gempa Statik Ekivalen

SILABUS MATA KULIAH Program Studi : Teknik Industri Kode Mata Kuliah : TKI Nama Mata Kuliah : Praktikum Komputasi Industri Jumlah SKS :

OPTIMASI (Pemrograman Non Linear)

PROGRAM ANALISIS GRID PELAT LANTAI MENGGUNAKAN ELEMEN HINGGA DENGAN MATLAB VERSUS SAP2000

PEMANFAATAN EXCEL SOLVER DALAM PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN LINEAR. Oleh : Himmawati Puji Lestari. Caturiyati. Jurusan Pendidikan Matematika FMIPA UNY

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. operasi yang mampu menyelesaikan masalah optimasi sejak diperkenalkan di

PENGGUNAAN GEOGEBRA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA

BAB II KAJIAN PUSTAKA

III. METODOLOGI PENELITIAN. Universitas Lampung pada bulan Mei 2014 sampai September 2014.

BAB III METODE PENELITIAN

Bagaimana cara menyelesaikan persoalan Linier Programming and Integer Programming dengan

BAB IV METODE PENELITIAN

Transkripsi:

BAB III METODE OPTIMASI MATLAB 3.1 Langkah Optimasi Dalam membuat desain optimasi digunakan program MATLAB, suatu bahasa pemrograman perhitungan yang melibatkan operasi matematika elemen, matrik, optimasi, aproksimasi, dan lain-lain. Hal penting pertama yang harus dilakukan sebelum optimasi adalah mengetahui distribusi tegangan pada rotating disk. P i Axis of Rotation Gambar 3.1 Distribusi tegangan pada rotating disk 22

23 Langkah yang dilakukan pra proses optimalisasi adalah: 1. Menentukan objek yang akan dioptimalkan. 2. Menentukan objective function yang akan digunakan untuk proses optimalisasi. 3. Memasukkan constrainst yang diinginkan. 4. Menentukan persamaan objective function. 5. Mengambil nilai parameter dan variabel yang diperlukan untuk proses optimalisasi. 6. Memasukkan dan mengolah data ke dalam MATLAB dari persamaan objective function dan variable yang diperlukan untuk menghasilkan suatu nilai optimal dari suatu titik. Pengecekan untuk tiap langkah harus dilakukan karena MATLAB bisa saja error karena adanya input data yang tidak sesuai atau kesalahan pada penulisan perintah dalam program.

24 Mulai Identifikasi piringan berputar (distribusi tekanan dan tegangan) Objective Function, Contraints Menekan tombol perintah (Run) Parameter yang divariasi R / L MATLAB Hasil Tidak Literasi Ya Plot Grafik dan Rotating Disk Analisa Hasil Selesai Gambar 3.2 Flow chart optimasi piringan berputar

25 3.2 Spesifikasi Rotating Disk Sebelum melakukan optimasi rotating disk maka hal yang perlu dilakukan adalah mengidentifikasi distribusi tekanan pada setiap segmen. Sedangkan untuk parameter yang akan dicari yaitu berupa jari-jari dan ketebalan piringan pada tiap tingkat. Adapun spesifikasi dari piringan berputar adalah : Keterangan : Axis of Rotation Gambar 3.3 Penampang Rotating Disk P o P i L 2 L 5 R 2 R 6 = Tekanan pada sisi luar disk = Tekanan pada sisi dalam disk = Ketebalan segmen terluar disk = Ketebalan segmen terdalam disk = Radius pada segmen terluar = Radius pada segmen terdalam

26 Data disk : n = 4 segmen/tingkat R 2 = 6 in R 5 = 2 in R 3 = 5 in R m = 1 in R 4 = 3.5 in L 2 = 3 in N = 10000 rpm L m = 3 in P 2 = 0 psi L min = 0.6 in P m = 1001,0 psi L max = 3 in a) Sistem Constrain : L min L n L max R n-1 R n R n+1 b) Objective Function : 1. Meminimalkan tegangan geser maksimum. 2. Meminimalkan tegangan Von-Misses. Pada kasus ini digunakan jenis material dari High Strength Steel Low alloy dengan properties sebagai berikut (Reff. 9 hal 893-904) : a. Poison ratio = v = 0.3. b. Yield Strength = Sy = 36 kpsi. c. Berat Jenis = = 0.284 lb/inch 3 d. Modulus Elastisitas = E = 30.10 6 psi. e. Ultimate Strength = Su = 72.5 kpsi.

27 3.3 Optimasi dengan MATLAB Optimasi yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan fungsi fminimax. Percobaan dengan metode fminimax berfungsi untuk meminimalkan nilai terburuk atau kritis (terbesar) dari suatu fungsi multivariabel, yang dimulai dari nilai tebakan awal yang dimasukkan. Persamaan matematis dalam metode ini adalah sebagai berikut: dimana x, b, beq, lb, dan ub adalah vektor, A dan Aeq adalah matriks, dan c (x), ceq (x), dan f (x) adalah fungsi yang mengembalikan vektor. F (x ), c (x), dan ceq (x) adalah constrains. Beberapa contoh Syntax Fminimax : x = fminimax(fun,x0) x = fminimax(fun,x0,a,b) x = fminimax(fun,x,a,b,aeq,beq) x = fminimax(fun,x,a,b,aeq,beq,lb,ub) x = fminimax(fun,x0,a,b,aeq,beq,lb,ub,nonlcon) x = fminimax(fun,x0,a,b,aeq,beq,lb,ub,nonlcon,options) x = fminimax(problem) [x,fval] = fminimax(...) [x,fval,maxfval] = fminimax(...) [x,fval,maxfval,exitflag] = fminimax(...) [x,fval,maxfval,exitflag,output] = fminimax(...) [x,fval,maxfval,exitflag,output,lambda] = fminimax(...)

28 Setelah mengetahui persamaan matematis yang akan digunakan untuk proses optimasi nantinya. Langkah selanjutnya adalah membuat database pada MATLAB untuk mempermudah melakukan input data maupun mengetahui output data dari setiap analisa tegangan pada rotating disk. 3.3.1 Pembuatan Database 1. Penulisan M-File Gambar 3.4 Penulisan database pada M-File M-File merupakan tempat dimana kita dapat membuat fungsi dan variabel sendiri. Pada gambar 3.4 bisa kita lihat bahwa nilai parameter yang ada pada spesifikasi ( R, L, N, V, dll ) rotating disk, kita masukkan ke dalam M-File. Selain itu untuk memudahkan kita saat mengolah data dan perhitungan yang sama tanpa harus membuat fungsi baru. Fungsi M-file ini tidak dimasukkan ke dalam command window, melainkan diletakkan pada

29 suatu file tersendiri yang dibuat dalam editor teks. Dan hal yang sangat penting adalah untuk selalu menyimpan fungsi yang kita buat sebelum kita menjalankan perintah (run). Gambar 3.5 Tempat Penyimpanan M-File 3.3.2 Perhitungan Tekanan Langkah berikutnya adalah mencari nilai ( P 3, P 4, P 5 ) dengan cara menebak bebas nilai dari P 3 sebanyak 2x kemudian diperoleh persamaan garis linear antara P 3 dengan P m. Karena P m diketahui nilainya maka dengan persamaan garis tersebut kita dapat menginterpolasi untuk mengetahui nilai absolut dari P 3 dan tekanan disemua segmennya.

30 G a mbar 3.6 Mencari Nilai Tekanan Disemua Segmen 3.3.3 Membuat Routine Objective Function Dari database yang telah dibuat, selanjutnya adalah membuat persamaan objektive function yang akan dioptimasi. Output yang dihasilkan dalam simulasi ini berupa nilai objective functions dari rotating disk tersebut. Objective function yang harus dibuat dalam program MATLAB adalah sebagai berikut: 1. Min Max F n (x) = (σ t ) (1, n) - (σ r ) (1, n) / 2 2. Min Max F n (x) = sqrt ((σ t ) 2 (1, n) + (σ r ) 2 (1, n) - (σ t ) (1, n).(σ r ) (1, n) Tegangan yang dibutuhkan untuk membuat objective function yaitu tegangan tangensial (σ t ), tegangan radial (σ r ) pada 4 segmen dalam rotating disk tersebut.

31 Gambar 3.7 Objective Function pada m-file MATLAB. 3.3.4 Menentukan Nilai Constrain Nilai constrain pada optimasi ini merupakan nilai dari batas bawah dan batas atas dari ketebalan dan radius geometri rotating disk itu sendiri. Berikut merupakan sistem constrain yang akan digunakan dalam mendisain variabel rotating disk: Lmin Ln Lmax.... Beberapa macam type constrains : Bound Constrains : batas atas dan bawah pada tiap komponen dimana x l dan x u Linear Inequality Constraints : Pertidaksamaan linear dari bentuk A x b. A adalah matriks m dengan n, yang merupakan batasan m pada variabel x vektor dengan komponen m. Dan b merupakan komponen vektor m.

32 Contoh dari linear inequality contrains : x 1 +x 3 4, 2x 2 x 3 2, x 1 x 2 + x 3 x 4 9. Dimana m = 3 dan n = 4 Penulisan untuk matriks A dan vektor b menjadi : A= b = Perhatikan bahwa pada pertidaksamaan diatas pada notasi matriks A Lebih dari vektor b dikalikan -1 guna notasi menjadi kurang dari untuk memudahkan MATLAB menjalankan perintah linear inequality contrains diatas. Linear equality Constraints : Persamaan linier dari bentuk Aeq x = beq. Ini merupakan persamaan m dengan n komponen vektor dari x. Nonlinear Constraints : Batas ketidaksamaan nonliniear adalah bentuk dari c(x) 0, dimana c adalah pembatas vektor, yang salah satu komponennya untuk tiap pembatas. Demikian pula dengan batas persamaan nonlinier berasal dari bentuk ceq (x) = 0. Jika kita

33 memasukkan gradien untuk c dan ceq maka akan didapat hasil yang lebih akurat. 3.3.5 Menjalankan Proses Optimasi Dalam menjalankan optimasi ada 2 cara : A. Menggunakan optimization tool Gambar 3.8 Optimization tool MATLAB. Pada gambar 3.8 diatas, disebelah kanan kolom option yaitu untuk mengatur segala kriteria optimasi yang sesuai dengan kehendak kita atau jika tidak, set semua pengaturan pada pilihan Use default. Sedangkan pada kolom sebelah kiri adalah pengaturan masalah dan hasil. Solver : Memilih jenis fungsi yang digunakan untuk optimasi. Objective Function : Memasukkan fungsi nilai vektor untuk solusi minimax.

34 Derivative : Menentukan gradien jika tersedia atau solusi pendekatan. Start point : Menentukan tebakan awal Constraints : Memasukkan segala macam constraints yang kita inginkan. B. Membuat Routine Optimasi pada m-file Gambar 3.9 Routine fminimax solver MATLAB. Selain menggunakan optimization tool ada cara lain yaitu dengan cara manual dengan membuat Rountine seperti pada gambar 3.9 diatas. Sama halnya pada penggunaan optimization tool, diperlukan tebakan awal ( X 0 ) untuk melakukan pendekatan nilai pada proses optimasi nantinya. Langkah-langkah dalam proses ini adalah:

35 1. Membuat fungsi dasar dalam proses ini diberi nama ContructDisk yang didalamnya berisi parameter spesifikasi disk, persamaan analisa tegangan pada rotating disk dan objective function. 2. Membuat routine untuk mencari data fungsi dari variasi R dan L Gambar 3.10 Routine fungsi variasi R dan L MATLAB. 3. Memilih jenis solver yang akan digunakan untuk melakukan proses optimasi. Solver yang digunakan untuk melakukan proses optimasi adalah solver fminimax. 4. Pengetikan syntax fungsi fminimax pada m-file. 5. Memasukkan nilai start point atau tebakan awal. 6. Menentukan nilai constrain berupa upper bound dan lower bound yaitu nilai pada koordinat sumbu x dan sumbu y. 7. Menjalankan proses simulasi. Output yang dihasilkan berupa nilai variasi L atau R dan objective function yang paling minimum yang telah diberikan constrain.

36 Gambar 3.11 Proses Optimasi MATLAB. 8. Memasukan nilai X optimum dan data dari point 2 ke routine baru untuk memperoleh plot grafik proses jalannya optimasi yang dilakukan. Gambar 3.12 Routine Plot Grafik MATLAB.