KISI UJI KOMPETENSI 2013 PROGRAM STUDI KEAHLIAN TEKNOLOGI TEKSTIL Kompetensi keahlian Teknik Pemintalan serat buatan Teknik Pembuatan Benang Teknik Pembuatan Kain Teknik Penyempurnaan Tekstil Garmen Kompetensi Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual. 1.1 Memahami karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik, intelektual, sosial emosional, moral, spiritual, dan latar belakang sosialbudaya. Mengetahui ciri ciri fisik peserta didik 1.4 Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. Mengetahui potensi yang dimiliki siswa dalam pelajaran teknologi Menguasai teori belajar dan prinsip prinsip pembelajaran yang mendidik. Menguasai teori belajar dan prinsip prinsip pembelajaran yang mendidik. Menguasai teori belajar dan prinsip prinsip pembelajaran yang mendidik. 2.1 Memahami berbagai teori belajar dan prinsip prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. 2.1 Memahami berbagai teori belajar dan prinsip prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. 2.2 Menerapkan berbagai pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. 2.2 Menerapkan berbagai pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu.
3.1 Memahami prinsipprinsip pengembangan kurikulum. 3.1 Memahami prinsip prinsip pengembangan kurikulum. 3.1 Memahami prinsip prinsip pengembangan kurikulum. 3.1 Memahami prinsip prinsip pengembangan kurikulum. Memahami prinsip prinsip pengembangan kurikulum 3.2 Menentukan tujuan 3.2 Menentukan tujuan 3.2 Menentukan tujuan 3.2 Menentukan tujuan Menentukan tujuan pembelajaran teknologi berdasarkan SKKD teknologi 3.3 Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan 3.3 Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. 3.3 Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. 3.3 Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. Merumuskan pengalaman belajar siswa guna mencapai tujuan yang ditetapkan Menyelenggarakan Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik. pembelajaran yang mendidik. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik. 4.1 Memahami prinsip prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. Memahami prinsip prinsip pengembangan RPP. 4.2 Mengembangkan komponenkomponen rancangan pembelajaran 4.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap, baik untuk kegiatan di dalam kelas, laboratorium, maupun lapangan. Memahami komponen komponen dalam RPP. 4.4 Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas, di laboratorium, dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan. Menyusun RPP untuk kegiatan di dalam kelas dan di laboratorium. Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan pelajaran yang diajarkan.
Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. 6.1 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi secara optimal. Memfasilitasi berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi optimal. Memfasilitasi berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi optimal. 6.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik, termasuk kreativitasnya. Memfasilitasi berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik untuk berkreasi Memfasilitasi berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik untuk berkreasi Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik. Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik. 7.1 Memahami berbagai strategi berkomunikasi yang efektif, empatik, dan santun, secara lisan, tulisan, dan/atau bentuk lain. Memahami berbagai strategi berkomunikasi yang efektif secara lisan atau tulisan. Memahami berbagai strategi berkomunikasi yang efektif secara lisan atau tulisan. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. 9.1 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk menentukan ketuntasan belajar Menggunakan informasi hasil penilaian untuk menentukan ketuntasan belajar Menggunakan informasi hasil penilaian untuk menentukan ketuntasan belajar Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran. 10.1 Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan. Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan. Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan. 10.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. Menggunakan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran. Menggunakan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran.
10.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. PROFESIO1. Mengidentifikasi serat PROFESIO1. Mengidentifikasi serat PROFESIO1. Mengidentifikasi serat PROFESIO1. Mengidentifikasi serat PROFESIO2. Mengidentifikasi benang 1.1 Menjelaskan klasifikasi serat 1.1 Menjelaskan klasifikasi serat 1.1 Menjelaskan klasifikasi serat 1.1 Menjelaskan klasifikasi serat 2.1 Menjelaskan klasi-fikasi jenis benang berdasarkan kegunaan 1. Mengidentifikasi klasifikasi serat 1. Mengidentifikasi klasifikasi serat 1. Mengidentifikasi klasifikasi serat 1. Mengidentifikasi klasifikasi serat 2. Menguraikan klasifikasi benang 1.1 Menguraikan klasifikasi serat 1.2 Menjelaskan cara identifikasi serat 1.3 Menjelaskan proses identifikasi serat 1.4 Menjelaskan cara identifikasi serat 2.1 Mengklasifikasikan jenis benang berdasarkan kegunaan 1.1 Menjelaskan proses identifikasi serat berdasar kan klasifikasi serat 1.2 Menjelaskan pro ses identifikasi serat 1.3 Mengidentifikasi serat dengan cara uji mikroskop 1.4 Mengidentifikasi serat dengan cara pewarnaan dan pelarutan 2.1 Menjelaskan macam-macam jenis benang PROFESIO2. Mengidentifikasi benang 2.1 Menjelaskan klasi-fikasi jenis benang berdasarkan kegunaan 2. Menguraikan klasifikasi benang 2.2 Menentukan nomor benang 2.2 Menentukan nomor benang berdasarkan cara langsung dan tidak langsung PROFESIO3.Memahami proses pembuatan serat buatan / sintetik 3.1 Menjelaskan jenis polimerisasi/pembuatan serat buatan 3.1.1 Menguraikan proses pembuatan salah satu serat buatan 1. Memahami teknik proses pembuatan serat 1.1 Menjelaskan pro ses polimerisasi dan menguraikan proses pembuatan serat sintetik PROFESIO3.Memahami proses pembuatan serat buatan / sintetik 6.2 Menjelaskan proses crimping serat buatan 6.Menguraikan proses pembuatan serat crimp 6.2 Menjelaskan proses crimping 5.2 Menguraikan proses crimping PROFESIO3.Memahami proses pembuatan serat buatan / sintetik 7.3 Menjelaskan hasil proses texturizin g. 7. Menguraikan proses texturizing benang dari serat buatan 7.3 Menjelaskan proses texturizing. 6.3 Mengevaluasi hasil proses texturizing. PROFESIO8.Mengetahui proses pemintalan leleh PROFESIO9. Mengoperasikan unit mesin blowing 8.1 Menjelaskan bahan proses pemintalan leleh 2.1 Menjelaskan meng- operasikan 8.Menguraikan proses pemintalan leleh 8.1 Mengidentifikasi zat bahan polimerisasi 2.1 Mengetahui cara pengoperasian 2.1 Menguraikan cara pengoperasian 8.1 Melakukan proses pelarutan polimer 2.1 Menjelaskan cara pengoperasian PROFESIO3.Mengoperasikan mesin carding 3.1 Menjelaskan meng- operasikan mesin Car-ding 3.Menguraikan proses mesin carding 3.1 Menguraikan opera- sional mesin Carding 3.1 Menguraikan cara kerja mesin Carding PROFESIO3.Mengoperasikan mesin carding 3.1 Menjelaskan meng- operasikan mesin Car-ding 3.Menguraikan proses mesin carding 3.1 Menguraikan opera- sional mesin Carding 3.4 Mengendalikan proses pada mesin carding.
PROFESIO6. Mengetahui unit mesin combing 6.1 Menjelaskan unit mesin combing 6. Mengoperasikan mesin combing 6.1 Menjelaskan cara pengoperasian mesin combing PROFESIO6. Mengetahui unit mesin drawing 6.1 Menjelaskan unit mesin drawing 7. Mengoperasikan mesin drawing 7.1 Menjelaskan cara pengoperasian mesin drawing PROFESIO6. Mengetahui unit mesin drawing 6.1 Menjelaskan unit mesin drawing 7. Mengoperasikan mesin drawing 7.1 Menjelaskan cara pengoperasian mesin drawing 6.1 Menguraikan pengoperasian mesin combing 7.1 Menjelaskan cara pengoperasian mesin drawing 7.4 Mengendalikan proses pada mesin drawing. PROFESIO2. Mengetahui unit 2.1 Menjelaskan cara pengoperasian 2.1 Menjelaskan cara pengoperasian 2.2 Mengetahui unit. 2.2 Mengoperasikan unit. PROFESIO2. Mengoperasikan unit mesin blowing 2.1 Menjelaskan cara pengoperasian 2.1 Menjelaskan cara pengoperasian 2.3 Melayani proses pada unit mesin blowing 2.3 Melayani proses pada unit PROFESIO20. Mengetahui pe- rawatan mesin ring spinning 20.1 Mengidentifikasi perawatan ringan mesin ring spinning 20. Merawat mesin ring spinning 20.1 Menjelaskan perawatan ringan mesin ring spinning 20.1 Menjelaskan perawatan ringan mesin ring spinning PROFESIO1. Mengetahui pe-ngelosan benang PROFESIO5. Mengetahui proses penghanian /warping 1.1 Menjelaskan penge losan benang tenun 5.1 Membuat rencana penghanian (warping ) 1. Mengidentifikasi cara mengelos benang 5.1 Mengidentifikasi rencana penghanian (warping ) 1.1 Menguraikan cara pengoperasian mesin kelos 5.1 Menjelaskan perencanaan penghanian (warping ) 1.1 Menjelaskan cara pengoperasian mesin kelos 5.1 Menguraikan rencana penghanian (warping ) PROFESIO6. Mengetahui proses penganjian benang (Sizeing) 6.1.Menjelaskan proses penganjian 6.1 Mengidentifikasi proses penganjian tanpa mesin kanji 6.1 Menjelaskan proses penganjian tanpa mesin kanji 6.1 Menguraikan proses penganjian tanpa mesin kanji PROFESIO10. Mengetahui pem- buatan anyaman PROFESIO11. Mengetahui rencana tenun 10.1 Menjelaskan jenis-jenis anyaman 11.1 Menjelaskan cara membuat rencana tenun (pegging plan ) 10.1 Mengidentifikasi jenis-jenis anyaman 13. Membuat dengan mesin tenun teropong menggunakan dobby 10.1 Menjelaskan jenis-j anyaman pada ATBM 13.1 Menjelaskankan cara pengoperasian mesin tenun dengan teropong menggunakan dobby 10.1 Menguraikan terjadinya anyaman 13.1 Menjelaskan cara pengoperasian mesin tenun dengan teropong menggunakan dobby PROFESIO15. Mengetahui pem- buatan dengan mesin tenun jet yang menggunakan tapet 15.1 Menjelaskan cara pengoperasian mesin tenun jet 15.1 Menjelaskan cara pengoperasian mesin tenun jet menggunakan tapet (cam/eksentrik ) 15.1 Menjelaskan cara pengoperasian mesin tenun jet 15.1 Menguraikan cara pengoperasian mesin tenun jet menggunakan tapet PROFESIO18. Mengetahui peme riksaan PROFESIO10. Mengetahui pem-buatan anyaman tenun 18.1 Menjelaskan cara memeriksa 10.1 Mengetahui jenis-jenis anyaman tenunan 18.1 Menguraikan cara memeriksa 18.1 Mengetahui cara pemeriksaan 10.1 Menjelaskan jenis-jenis anyaman 10.1 Mengidentifikasi jenis anyaman tenun 18.1 Mengidentifikasi cara pemeriksaan 10.1 Menganalisa bentuk anyaman tenun
PROFESIO18. Memeriksa PROFESIO1. Mengetahui proses persiapan penyempur naan (preparation finishing) 18.1 Menjelaskan cara memeriksa 18.1 Menguraikan cara memeriksa 1.1 Mendeskripsikan proses persiapan 1. Melaksanakan proses persiapan penyempurnaan penyempurnaan 18.1 Mengetahui cara pemeriksaan 1.1 Mendeskripsikan proses persiapan penyempurnaan 18.1 Mengidentifikasi cara pemeriksaan 1.1 Menjelaskan proses persiapan penyempurnaan PROFESIO1. Mengetahui proses persiapan penyempur naan 1.1 Mendeskripsikan proses persiapan penyempurnaan 2. Melaksanakan proses pembakaran bulu (singeing ) 2.1. Mendiskripsikan proses pembakaran bulu 2.1. Menjelaskan proses pembakaran bulu PROFESIO1. Mengetahui proses persiapan penyempur naan PROFESIO4. Melaksanakan proses pemasakan pada bahan (scouring ) PROFESIO4. Melaksanakan proses pemasakan pada bahan (scouring ) PROFESIO5. Melaksanakan pro ses pengelantangan / pemutihan bahan (Bleaching ) 1.1 Mendeskripsikan proses persiapan penyempurnaan 4.1 Mendeskripsikan proses pemasakan bahan 4.1 Mendeskripsikan proses pemasakan bahan 5.1 Mendeskripsikan proses pengelantangan bahan 2. Melaksanakan proses pembakaran bulu (singeing ) 4.1 Menjelaskan proses pemasakan bahan 4.1 Menjelaskan proses pemasakan bahan 5.1 Menjelaskan proses pengelantangan bahan 2.3. Melakukan proses pembakaran bulu simultan dengan penghilangan kanji 4.1 Mendeskripsikan proses pemasakan bahan 4.1 Mendeskripsikan proses pemasakan bahan 5.2 Melakukan proses pengelantangan bahan dengan zat oksidator 2.3. Melakukan proses pembakaran bulu simultan dengan penghilangan kanji 4.1 Menjelaskan proses pemasakan bahan 4.1 Menjelaskan proses pemasakan bahan 5.2 Melakukan pro-ses pengelantangan bahan dengan zat oksidator PROFESIO5. Melaksanakan pro ses pengelantangan / pemutihan bahan (Bleaching ) 5.1 Mendeskripsikan proses pengelantangan bahan 5.1 Menjelaskan pro ses pengelantangan bahan 5.4 Mengendalikan parameter proses pengelantangan 5.4 Mengendalikan parameter proses pengelantangan PROFESIO5. Melaksanakan pro ses pengelantangan / pemutihan bahan (Bleaching ) 5.1 Mendeskripsikan proses pengelantangan bahan 5.1 Menjelaskan pro ses pengelantangan bahan 5.4 Mengendalikan parameter proses pengelantangan 5.4 Mengendalikan parameter proses pengelantangan PROFESIO5. Melaksanakan pro ses pengelantangan / pemutihan bahan (Bleaching ) 5.1 Mendeskripsikan proses pengelantangan bahan 5.1 Menjelaskan pro ses pengelantangan bahan 5.2 Melakukan proses pengelantangan bahan dengan zat oksidator 5.2Melakukan proses pengelantangan bahan dengan zat oksidator PROFESIO7. Melaksanakan proses 7.1 Mendiskripsikan proses 7.1 Menjelaskan proses pemantapan panas (heat setting ) 7.2 Menjelaskan cara pengoperasian mesin 7.2 Menjelaskan cara pengoperasian mesin PROFESIO6. Melaksanakan pro-ses pemerseran (Mercerize ) 6.1 Mendeskripsikan proses pemerseran 6.1 Menjelaskan proses pemerseran 6.3 Menjelaskan cara pengoperasian mesin merser 6.3 Menguraikan cara pengoperasian mesin merser
PROFESIO6. Melaksanakan pro-ses pemerseran (Mercerize ) 6.1 Mendeskripsikan proses pemerseran 6.1 Menjelaskan proses pemerseran 6.5 Mengendalikan parameter pemerseran 6.5 Mengendalikan parameter merseri- sasi rayon PROFESIO8. Mengetahui proses pengurangan berat PROFESIO8. Mengetahui proses penguranganberat (weight reduce ) PROFESIO7. Melaksanakan proses 8.1 Mendiskripsikan pengurangan berat 8.1 Mendeskripsikan proses weight reduce 7.1 Mendeskripsikan proses 8. Melaksanakan pro ses pengurangan berat 8. Melaksanakan proses weight reduce 7.1 Menjelaskan proses pemantapan panas (heat setting ) 8.1 Mendiskripsikan proses weight reduce 8.1 Mendiskripsikan proses pengurangan berat 8.1 Mendiskripsikan proses calandering 8.1 Menjelaskan pro-ses weight reduce 8.1 Menjelaskan proses pengurangan berat 8.1 Menjelaskan proses Calandering PROFESIO7. Melaksanakan proses pemantapan panas 7.1 Mendeskripsikan proses pemantapan panas 7.1 Menjelaskan proses pemantapan panas 8.1 Mendiskripsikan pro ses Calandering 8.1 Menganalisa proses Calandering PROFESIO15. Melaksanakan pencapan kasa datar/sablon 15.1 Mendeskripsikan proses pencapan kasa datar/sablon 15.1 Menguraikan ta-hap proses pencapan kasa datar/sablon 15.1 Menjelaskan tahap proses pencapan kasa datar/sablon 15.1 Menguraikan hal penting pada proses pencapan kasa datar PROFESIO15. Melaksanakan pencapan kasa datar/sablon 15.1 Mendeskripsikan proses pencapan kasa datar/sablon 10.1 Menjelaskan pro ses pencelupan 15.1 Menjelaskan tahap proses pencapan kasa datar/sablon 15.1 Menguraikan hal penting pada proses pencapan kasa datar PROFESIO10. Melaksanakan proses pencelupan 10.1 Mendiskripsikan proses pencelupan 10.1 Menjelaskan pro ses pencelupan 10.4 Melaksanakan proses pencelupan dari serat poliester 10.4 Melaksanakan proses pencelupan dari serat poliester PROFESIO10. Melaksanakan proses pencelupan 10.1 Mendiskripsikan proses pencelupan 10.1 Menjelaskan proses pencelupan 10.4 Melaksanakan proses pencelupan dari serat campuran 10.4 Mengurai proses pencelupan serat campuran PROFESIO10. Melaksanakan proses penyempur- naan 10.1 Mendiskripsikan proses penyempur- 10.1 Menjelaskan proses penyempurnaan 10.4 Melaksanakan proses penyempurnaan 10.4 Mendeskripsi-kan proses penyem-purnaan PROFESIO10. Melaksanakan proses pencelupan 10.1 Mendiskripsikan proses pencelupan 10.1 Menjelaskan proses pencelupan 10.4 Melaksanakan proses pencelupan dari serat campuran 10.4 Mengurai proses pencelupan dari serat campuran 18. Melakukan proses 18.1 Menjelaskan proses analisa kimia zat warna 18. Melakukan proses 18.1 Menjelaskan proses penyempur-naan kimia 18. Melakukan proses 18.1 Menjelaskan proses penyempur-naan kimia
18. Melakukan proses 18.1 Menjelaskan proses penyempur-naan kimia 18. Melakukan proses penyempurnaan kimia 18.1 Menjelaskan proses penyempur-naan kimia