MATEMATIKA DISKRIT MATEMATIKA DISKRIT

dokumen-dokumen yang mirip
: SRI ESTI TRISNO SAMI

: SRI ESTI TRISNO SAMI

HIMPUNAN MATEMATIKA. Program Studi Agroteknologi Universitas Gunadarma

MATEMATIKA BISNIS. Himpunan. Muhammad Kahfi, MSM. Modul ke: Fakultas Ekonomi Bisnis. Program Studi Manajemen.

TEORI HIMPUNAN. A. Penyajian Himpunan

INF-104 Matematika Diskrit

MATEMA TEMA IKA BISNIS BY : NINA SUDIBYO

Himpunan. Definisi. Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

HIMPUNAN. Arum Handini Primandari, M.Sc Ayundyah Kesumawati, M.Si

Himpunan (set) Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

Himpunan Matematika Diskret (TKE132107) Program Studi Teknik Elektro, Unsoed

Definisi. Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

LANDASAN MATEMATIKA Handout 2

BAB I HIMPUNAN. Contoh: Himpunan A memiliki 5 anggota, yaitu 2,4,6,8 dan 10. Maka, himpunan A dapat dituliskan: A = {2,4,6,8,10}

DEFINISI. Himpunan (set) adalah kumpulan objekobjek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

Teori Himpunan. Author-IKN. MUG2B3/ Logika Matematika 9/8/15

Induksi Matematika. Metode pembuktian untuk pernyataan perihal bilangan bulat adalah induksi matematik.

BAB 2. HIMPUNAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER ILHAM SAIFUDIN PROGRAM STUDI MANAJEMEN INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK. Senin, 17 Oktober 2016

Himpunan. Nur Hasanah, M.Cs

Himpunan. Definisi. Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

Bab1. Himpunan. Gajah Merpati. Burung Nuri Jerapah

Definisi. Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

Teori Dasar Himpunan. Julan HERNADI. December 27, Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah, Ponorogo

BAB III HIMPUNAN. 2) Mahasiswa dapat menyebutkan relasi antara dua himpunan. 3) Mahasiswa dapat menentukan hasil operasi dari dua himpunan

INF-104 Matematika Diskrit

Kode MK/ Nama MK. Cakupan 8/29/2014. Himpunan. Relasi dan fungsi Kombinatorial. Teori graf. Pohon (Tree) dan pewarnaan graf. Matematika Diskrit

Matematika Komputasional. Himpunan. Oleh: M. Ali Fauzi PTIIK - UB

1.1 Pengertian Himpunan. 1.2 Macam-macam Himpunan. 1.3 Relasi Antar Himpunan. 1.4 Diagram Himpunan. 1.5 Operasi pada Himpunan. 1.

HIMPUNAN ARUM HANDINI PRIMANDARI, M.SC AYUNDYAH KESUMAWATI, M.SI

FERRY FERDIANTO, S.T., M.Pd. PRODI PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI CIREBON 2011

Definisi. Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

Himpunan (set) Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

Himpunan (set) adalah kumpulan objekobjek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

[HIMPUNAN] MODUL MATEMATIKA SMP KELAS VII KURIKULUM 2013 RAJASOAL..COM. istiyanto

Logika Matematika Modul ke: Himpunan

MATEMATIKA 1. Pengantar Teori Himpunan

BAB V HIMPUNAN. Himpunan adalah kumpulan benda-benda atau obyek yang mempunyai definisi yang jelas.

Bahan kuliah IF2120 Matematika Diskrit. Himpunan. Oleh: Rinaldi Munir. Program Studi Teknik Informatika STEI - ITB 1

HIMPUNAN MEMBAHAS TENTANG:

BAB I H I M P U N A N

Modul 03 HIMPUNAN. Himpunan adalah kumpulan objek-objek yang keanggotaannya didefinisikan dengan jelas.

LOGIKA MATEMATIKA HIMPUNAN. Altien Jonathan Rindengan, S.Si, M.Kom

Bahan kuliah IF2120 Matematika Diskrit. Himpunan. Oleh: Rinaldi Munir. Program Studi Teknik Informatika STEI - ITB 1

Himpunan (set) Himpunan (set) adalah kumpulan objekobjek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

Himpunan dan Sistem Bilangan Real

Himpunan. Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

Himpunan. by Ira Prasetyaningrum. Page 1

DEFINISI. Himpunan (set): Dengan kata lain : Elemen dari himpunan : Kumpulan objek-objek yang berbeda.

Himpunan (set) Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

H I M P U N A N. 1 Matematika Ekonomi Definisi Dasar

Matematika Ekonomi, MKK30234 FEBI, IAIN Palopo

Teori Himpunan Elementer

MODUL 1. Himpunan FEB. Nur Azmi Karim, SE, M.Si. Fakultas. Modul ke: Program Studi

1 P E N D A H U L U A N

Himpunan. Himpunan (set)

HIMPUNAN, RELASI DAN FUNGSI

Pengertian Himpunan. a. kumpulan makanan lezat b. kumpulan batu-batu besar c. kumpulan lukisan indah. 1. Kumpulan yang bukan merupakan himpunan

BAB I HIMPUNAN. Matematika Infomatika. Universitas Gunadarma Halaman 1

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. jelas. Ada tiga cara untuk menyatakan himpunan, yaitu: a. dengan mendaftar anggota-anggotanya;

HIMPUNAN Adri Priadana ilkomadri.com

Mohammad Fal Sadikin

BAB III HIMPUNAN. 2) Mahasiswa dapat menyebutkan relasi antara dua himpunan. 3) Mahasiswa dapat menentukan hasil operasi dari dua himpunan

BAB I PENDAHULUAN. Kata topologi berasal dari bahasa yunani yaitu topos yang artinya tempat

Teori himpunan. 2. Simbol baku: dengan menggunakan simbol tertentu yang telah disepakati. Contoh:

Modul ke: Penyajian Himpunan. operasi-operasi dasar himpunan. Sediyanto, ST. MM. 01Fakultas FASILKOM. Program Studi Teknik Informatika

Teori Himpunan. Modul 1 PENDAHULUAN

HIMPUNAN Adri Priadana ilkomadri.com

BAB V HIMPUNAN ( ( dan dibaca : himpunan semua sedemikian hingga mempunyai sifat.

Logika Matematika. Teknik Informatika IT Telkom

Materi Ke_2 (dua) Himpunan

SISTEM BILANGAN BULAT

Diktat Kuliah. Oleh:

TEORI HIMPUNAN LOGIKA MATEMATIKA

I. Aljabar Himpunan Handout Analisis Riil I (PAM 351)

1 Pendahuluan I PENDAHULUAN

BAB 2 RELASI. 1. Produk Cartesian

TEORI HIMPUNAN Penyajian Himpunan

Metode pembuktian untuk proposisi yang berkaitan dengan bilangan bulat adalah induksi matematik.

1.2 PENULISAN HIMPUNAN

Teori Himpunan Ole l h h : H anu n n u g n N. P r P asetyo

Matematika Terapan. Dosen : Zaid Romegar Mair, ST., M.Cs Pertemuan 2

LOGIKA MATEMATIKA PENGERTIAN HIMPUNAN DAN OPERASI OPERASI DALAM HIMPUNAN. TITI RATNASARI, SSi., MSi. Modul ke: Fakultas ILKOM

BAB 1 OPERASI PADA HIMPUNAN BAHAN AJAR STRUKTUR ALJABAR, BY FADLI

MSH1B3 LOGIKA MATEMATIKA Teori Himpunan (Lanjutan)

Logika Matematika Himpunan

MATEMATIKA DISKRIT BAB 2 RELASI

Induksi Matematik. Metode pembuktian untuk pernyataan perihal bilangan bulat adalah induksi matematik.

RINGKASAN CATATAN KULIAH PENDAHULUAN TEORI HIMPUNAN

H i m p u n a n. Himpunan. Oleh : Panca Mudji Rahardjo, ST. MT.

LOGIKA MATEMATIKA. Dosen: Drs. Sumardi Hs., M.Sc. Modul ke: 01Fakultas FASILKOM. Program Studi Teknik Informatika

DASAR-DASAR ALJABAR MODERN: TEORI GRUP & TEORI RING

Logika Matematika Teori Himpunan

Uraian Singkat Himpunan

Himpunan dapat dikomposisikan satu sama lain. Komposisi yang menyangkut dua himpunan disebut operasi biner, seperti Gabungan (union),

Himpunan, Dan Fungsi. Ira Prasetyaningrum,M.T

HIMPUNAN (Pengertian, Penyajian, Himpunan Universal, dan Himpunan Kosong) EvanRamdan

Teori Himpunan. Learning is not child's play, we cannot learn without pain. - Aristotle. Matema(ka Komputasi - Teori Himpunan

Pertemuan 6. Operasi Himpunan

KONSEP DASAR MATEMATIKA

GLOSSARIUM. A Akar kuadrat

Transkripsi:

MATEMATIKA DISKRIT

BAB I HIMPUNAN Huruf-huruf besar A, B, C,... menyatakan himpunan dan huruf-huruf kecil a, b, c,... menyatakan elemen-elemen atau anggota dari himpunan. Notasi himpunan : p Є A A B atau B A A B atau B A / S p adalah elemen dari A atau p anggota dari A A adalah himpunan bagian/samadengan (subset) B atau B mengandung A A adalah himpunan bagian (proper subset) dari B atau sebaliknya; himpunan kosong himpunan semesta 1. Himpunan a. Suatu himpunan ditunjukkan oleh anggota-anggota himpunannya (Prinsiple of Extension) : Dua himpunan A dan B adalah sama jika dan hanya jika mereka mempunyai anggota yang sama. b. Suatu himpunan dapat digambarkan dalam hal sifatnya (Prinsiple of Abstraction) : Diberikan sembarang himpunan U dan mempunyai sifat himpunan P, ada suatu himpunan A sedemikian hingga elemen-elemen dari A merupakan anggota dari himpunan U yang mempunyai sifat himpunan P. c. Himpunan Ø tidak memuat satu elemenpun. Himpunan {0} memuat satu elemen yaitu 0. Himpunan {Ø} juga memuat satu elemen yaitu himpunan kosong (ini adalah himpunan dari himpunan). d. A B (A adalah subset dari B) menyatakan bahwa setiap elemen dari A juga anggota dari B, yang memungkinkan bahwa A = B. A B (A adalah proper subset dari B) menyatakan bahwa A adalah himpuan bagian dari B tetapi A B; atau setidaknya satu elemen di B yang tidak ada di A e. (ii) (i) Untuk sembarang himpunan A, A, kita kita mempunyai Ø A A U (iii) Jika A B dan B C, maka A C (iv) A = B jika dan hanya jika A B dan B A Bukti :

(i) (ii) (iii) (iv) Setiap himpunan A adalah suatu subset dari himpunan U karena, menurut definisi, semua anggota dari A adalah anggota dari U. Demikian juga himpunan Ø adalah subset dari A Setiap himpunan A adalah subset dari dirinya sendiri karena elemen elemen dari A adalah anggota dari A. Jika setiap elemen dari himpunan A anggota dari B, dan setiap elemen dari B adalah anggta dari suatu himpunan C, maka jelas setiap elemen dari maka A A adalah C. anggota dari C. dengan kata lain, jika A B dan B C, Jika A B dan B C maka A dan B mempunyai elemen-elemen yang sama, sehingga A = B. sebaliknya jika A = B maka A B dan B C karena setiaphimpunan adalah subset dari dirinya sendiri. Contoh : 1. Tulislah kembali pernyataan-pernyataan berikut dengan menggunakan notasi himpunan : a. 1 bukan anggota dari himpunan A 1 A b. 5 adalah anggota dari himpunan B 5 B c. A adalah himpunan bagian/sama dengan (subset) C A C d. A bukan himpunan bagian/sama dengan (subset) D A D e. F mengandung semua elemen dari G G F atau F G f. E dan F mengandung elemen-elemen yang sama E = F 2. Tuliskan elemen dari himpunan-himpunan berikut; dalam hal ini N = {1, 2, 3, } a. A = {x : x N, 3 x 12} A = {4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11} b. B ={x : x N, x bilangan genap, x 15} B = {2, 4, 6, 8, 10, 12, 14} c. C = {x : x N, 4 + x = 3} C = Ø Latihan Soal : 1. Tuliskan elemen-elemen dari himpunan berikut; dalam hal ini N = {1, 2, 3, ) a. A = {x : x Є N, 3 x < 9} b. B = {x : x Є N, x 2 + 1 = 10} c. C = {x : x Є N, x bilangan ganjil, -5 < x < 5} 2. Tuliskan elemen-elemen dari himpunan berikut; dalam hal ini Z = {bilangan bulat) a. A = {x : x Є Z, 3 x < 9} b. B = {x : x Є Z, x 2 + 1 = 10} c. C = {x : x Є Z, x bilangan ganjil, -5 < x < 5}

3. Tentukan himpunan-himpunan berikut dengan menuliskan elemen-elemennya a. A = {x : x Є R, -5 x < 5} b. B = {x : x Є N, x kelipatan 3} c. C = {x : x warga negara Indonesia, x adalah remaja} 4. Misalkan A = {x : 3x = 6}. Apakah A = 2? 5. Perhatikan himpunan-himpunan berikut : {w}, {y, w, z}, {w, y, x}, {y, z, w}, {w, x, y, z}, {z, w}. Manakah dari himpunan-himpunan tersebut yang sama dengan himpunan A = {w, y, z}? 2. Diagram Venn a. B A; Himpunan sedangkan A dan A B dan dapat B tidak diperbandingkan dapat diperbandingkan (comparable) (noncomparable) jika A B atau jika A B B A. b. Himpunan A dan B adalah disjoint jika mereka tidak mempunyai elemen yang sama, yaitu bila tidak ada elemen di A yang menjadi anggota di B dan tidak ada elemen di B yang menjadi anggota di A. Sebuah diagram Venn adalah suatu perwakilan gambar dari himpunan-himpunan berupa titik-titik dalam bidang. Himpunan semesta U diwakili oleh bagian dalam suatu persegi, dan himpunan-himpunan yang lain diwakili oleh cakram-cakram dalam persgi. Jika A B, maka perwakilan cakram A seluruhnya akan berada di dalam cakram B seperti gambar (a). jika A dan B disjoint,yaitu tidak mempuyai elemen bersama. maka perwakilan cakram A akan terpisah dari cakram B seperti gambar (b). Gambar (c) adalah beberapa objek ada di A tetapi tidak di B, ada di B tetapi tidak di A, ada di A dan B, dan tidak di kedua-duanya. (a) A B (b) A & B saling asing (c) B U A A U Latihan soal : 1. Gambarkan sebuah diagram venn dari himpunan A, B dan C dimana A dan B mempunyai elemen bersama, B dan C mempunyai elemen bersama, tetapi himpunan A dan C disjoint. 2. Gambarkan sebuah diagram venn dari himpunan A, B dan C dimana A B, himpunan A dan C saling asing, tetapi himpunan B dan C mempunyai elemen bersama

3. Gambarkan sebuah diagram venn dari himpunan A, B dan C dimana ketiga himpunan tersebut saling asing. 4. Gambarkan sebuah diagram venn dari himpunan A, B dan C dimana akan membagi himpunan semesta U kedalam 2 3 = 8 bagian. Mengapa terdapat 8? 3. Operasi antar Himpunan a. Gabungan (union) Gabungan dari dua himpunan A dan B, dinyatakan dengan A U B, adalah himpunan semua elemen A atau B : A U B = {x : x Є A atau x Є B} b. Irisan (intersection) Irisan dua buah himpunan A dan B, dinyatakan dengan A B, adalah himpunan yang elemen-elemennya merupakan anggota dari A dan juga B. A B = {x : x Є A atau x Є B} c. Komplemen suatu Himpunan (Absolute Complement) Komplemen himpunan dinyatakan dengan A c, adalah himpunan dari elemenelemen yang merupakan anggota semesta tetapi bukan anggota A : A c = {x : x Є U, x A} d. Selisih dari Dua Himpunan (The Relative Complement) Selisih dari A dan B dinyatakan dengan A\B, adalah himpunan dari elemenelemen yang merupakan anggota dari A tetapi bukan anggota dari B : A\B = {x : x Є A, x B} A A B A B A A B A U B A B A c A\B Latihan soal : Diketahui : U = {1, 2, 3,..., 8, 9}, A = {1, 2, 3, 4}, B = {2, 4, 6, 8}, C ={3, 4, 5, 6} Tentukan : 1) A U B 14) B c 2) A U C 15) C c 3) B U C 16) A\B 4) B U B 17) C\A 5) (A U B) U C 18) B\C 6) A U (B U C) 19) B\A 7) A B 20) B\B

8) A C 21) A (B U C) 9) B C 22) (A B) U (A C) 10)B B 23) (A U B) c 11)(A B) C 24) A c B c 12)A (B C) 25) (A B)\C 13)A c 26) (A\B) c 4. Aljabar Himpunan Hukum atau sifat dari aljabar himpunan Hukum Idempotent 1a. A U A = A 1b. A A = A Hukum Assosiatif 2a. (A U B) U C = A U (B U C) 2b. (A B) C = A (B C) Hukum Komutatif 3a. A U B = B U A 3b. A B = B A Hukum Distributif 4a. A U (B C) = (A U B) (A U C) 4b. A (B U C)= (A B) U (A C) Hukum Identitas 5a. A U Ø = A 5b. A S = A 6a. A U S = S 6b. A Ø = Ø Hukum Involusi 7. (A c ) c = A Hukum Komplemen 8a. A U A c = S 8b. A A c = Ø 9a. S c = Ø 9b. Ø = S Dalil de Morgan 10a. (A U B) c = A c B c 10b. (A B) c = A c U B c Contoh : Gunakan hukum-hukum pada tabel diatas untuk membuktikan identitas berikut : (S A) U (B A) = A (S A) U (B A) = (A S) U (A B) sifat komutatif 3b = A (S U B) sifat distributif 4b = A (B U S) sifat komutatif 3a = A S sifat identitas 6a = A sifat identitas 5b Latihan soal : Buktikan identitas-identitas berikut : 1. (B U C) A = (B A) U (C A) 2. (B C) U A = (B U A) (C U A) 3. (A U B) (A U B c ) = A 4. A U (A B) = A 5. (B c U) (A c U Ø) = (A U B) c

5. Argumen dan Diagram Venn Pada bagian ini diagram venn digunakan untuk menunjukkan kebenaran dari suatu argumen. Contoh : 1. Terjemahkan setiap pernyataan berikut dalam bentuk diagram venn : a. Semua mahasiswa adalah malas b. Beberapa mahasiswa adalah malas c. Tidak ada mahasiswa yang malas d. Tidak semua mahasiswa adalah malas Jawab : orang malas mahasiswa Orang malas mahasiswa Orang malas mahasiswa (a) (b) dan (d) (c) (a) Himpunan mahasiswa tercakup dalam himpunan orang malas seperti ditunjukkan gambar a (b) Himpunan mahasiswa dan orang malas mempunyai suatu elemen bersama seperti gambar b (c) Himpunan mahasiswa dan orang malas adalah saling asing seperti gambar c. (d) Dalam hal ini himpunan mahasiwa tidk tercakup dalam himpunan orangorang malas. Ini enunjuk pada gambar b (dengan kemungkinan bahwa irisan himpunannya kosong) 2. Tunjukkan bahwa argumen berikut adalah benar : S 1 : Panci adalah sesuatu yang saya punya, terbuat dari timah S 2 : Saya mendapatkan semua pemberian kamu yang sangat berguna S 3 : Tak satupun dari panci saya yang berguna S : Pemberian kamu pada saya bukan terbuat dari timah Menurut S 1 barang dari timah tercakup dalam himpunan panci dan menurut S 3 himpunan panci dan barang berguna adalah saling asing; seperti digambarkan dalam diagram venn berikut : Barang dr timah Barang yg berguna panci

Menurut S 2 himpunan hadiah anda adalah subset dari himpunan barang berguna seperti gambar berikut : Barang panci Hadiah anda Barang yg berguna Kesimpulannya dengan jelas cocok oleh diagram venn di atas karena himpunan hadiah anda adalah disjoint dari himpunan barang yang tebal Latihan soal : 1. Perhatikan asumsi-asumsi berikut : S 1 : Penyair adalah orang yang bahagia S 2 : Setiap dokter adalah orang kaya S 3 : Tak satupun orang yang bahagia adalah orang kaya Tunjukkan kebenaran dari setiap kesimpulan berikut : a. Tak ada penyair yang kaya b. Dokter adalah orang yang bahagia c. Tak ada satupun yang menjadi penyair dan dokter 2. Tunjukkan bahwa argumen berikut adalah tidak benar : S 1 : Semua mahasiswa adalah pemalas S 2 : Tak seorangpun yang kaya adalah seorang mahasiswa S : Orang pemalas adalah tidak kaya 3. Tunjukkan bahwa argumen berikut benar S 1 : Tidak ada mahasiswa yang pemalas S 2 : John adalah seorang artis S 3 : Semua artis adalah pemalas S : John bukan seorang mahasiswa 4. Tunjukkan bahwa arguman berikut adalah benar : S 1 : Semua pengacara adalah orang kaya S 2 : Penyair adalah orang temperamental S 3 : Audrey adalah seorang pengacara S 4 : Tidak ada orang temperamental adalah orang kaya S : Audrey bukan seorang penyair

6. Induksi Lengkap Prinsip bentuk induksi matematika yang ekuivalen : 1. Bentuk I : Misalkan P adalah sebuah proporsisi yang didefinisikan pada bilangan bulat positif N; P(n) bisa benar atau salah utuk setiap n dalam N. anggap P mempunyai dua sifat berikut : (i) P(1) adalah benar (ii) P(n + 1) bernilai benar bilaman P(n) benar Maka P berlaku untuk setiap bilangan bulat positif. 2. Bentuk II (induksi lengkap) : Misalkan P adalah sebuah proporsisi yang didefinisikan pada bilangan bulat positif N, sedemikian hingga : (i) P(1) adalah benar (ii) P(n) bernilai benar bilaman P(k) benar untuk setiap 1 k n. Maka P berlaku untuk setiap bilangan bulat positif. Prinsip induksi matematika dimulai dengan n 0 = 1 dan membuktikanbahwa P(n) berlaku untuk setiap n 1. Atau dapat dimulai dengan sembarang n 0 = m dan membuktikan bahwa P(n) berlaku untuk setiap n m. Contoh : 1. Misalkan P adalah proposisi bahwa jumlah n bilangan ganjil pertama adalah n 2, yaitu, P(n): 1 + 3 + 5 + + (2n - 1) = n 2 (bilangan ganjil ke-n adalah 2n 1, dan bilangan ganjil berikutnya adalah 2n + 1). Buktikan P berlaku untuk setiap bilangan bulat positif n Є N. Penyelesaian : Karena 1 = 1 2, maka P(1) benar. Asumsikan P(n) benar. kita tambahkan 2n + 1 pada kedua sisi P(n), di dapat : 1 + 3 + + 5 + + (2n - 1) + (2n + 1) = n 2 + (2n + 1) = (n + 1) 2 yang mana adalah P(n + 1). Sehingga P(n + 1) benar bilaman P(n) benar. Menurut prinsip induksi matematika, P berlaku untuk setiap n 2. Buktikan proposisi P, jumlah n bilangan bulat positif pertama adalah ½ n(n + 1); yaitu P(n) : 1 + 2 + 3 + + n = ½ n (n + 1) Penyelesaian : Proposisi berlaku untuk n = 1 karena 1 = ½ (1) (1 + 1), sehingga P(1) benar. Asumsikan P(n) benar, kita tambahkan n + 1 pada keua sisi P(n), didapat : 1 + 2 + 3 + + n + (n + 1) = ½ n (n + 1) + (n + 1) = ½ [(n (n + 1) + 2(n + 1)] = ½ [(n + 1)(n + 2)]

Yang mana adalah P(n + 1) benar blamana P(n) benar. Menurut prinsip induksi, P berlaku untuk setiap n. Latihan soal : Buktikan proposisi berikut : 1. P(n) : 1 2 + 2 2 + + n 2 = 2. P(n) : 1 + 4 + 7 + + (3n 2) =