Tiphone Mobile Indonesia Bloomberg: TELE:IJ Reuters: TELE.JK

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Tiphone Mobile Indonesia Bloomberg: TELE:IJ Reuters: TELE.JK"

Transkripsi

1 Initiation Report Tiphone Mobile Indonesia Bloomberg: TELE:IJ Reuters: TELE.JK Samuel Research 2 April 2018 Target Price Rp 1,350 Last Price Rp 850 Potential Upside 58.8% JCI Index 6,218 Share Issued (mn) 7,311 Market Cap. (Rp bn) 6, Weeks High/Low 1,315/ 840 Avg Daily Vol (mn) 0.25 Free Float 25% Nominal Value 100 EPS 2018 Rp 72 Relative to JCI Chart 50% 40% 30% 20% 10% Buy (Initiation) 0% -10% Jan-15 Jan-16 TELE Jan-17 Jan-18-20% IJ -30% Equity -40% Company Background PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk beroperasi di bidang telekomunikasi terutama di bisnis voucher dan penjualan handset. TELE juga merupakan anak usaha dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk dengan kepemilikan sebesar 25% Shareholder Structure PT Upaya Cipta Sejahatera 37.3% PT PINS Indonesia 24.0% PT Esa Utama Inti Persada 13.7% Public 25.0% Arandi Ariantara [email protected] Easter Egg on Telco Pengguna internet yang tumbuh 8% yoy di 2017, kami prediksi menjadi katalis TELE kedepannya. Peningkatan trafik data di Telkomsel yang merupakan partner utama, kami yakini akan berimbas peningkatan kinerja TELE. Inisiasi saham TELE dengan target price Rp 1.350, merepresentasikan P/E 18E sebesar 18,7x. Peningkatan pengguna internet dan lonjakan trafik data Telkomsel menunjang prospek usaha. Pengguna internet yang tumbuh 8% yoy di 2017 ke 143,3 juta penduduk, menjadi pendorong laju pertumbuhan trafik data. Di 2017, trafik data Telkomsel, partner utama TELE, melonjak 126% yoy dan TELE sebagai authorized dealer voucher Telkomsel, kami yakini akan ikut berkembang ditengah booming layanan data. Penjualan voucher TELE di 2017 berkembang positif di segmen modern dan bank (figure 20). Pendapatan kami proyeksikan tumbuh 10% di 2018E, sementara laba bersih kami prediksi tumbuh 26%. Jaringan cabang dan reseller TELE yang tersebar di Indonesia menunjang prospek pertumbuhan. Jaringan 200 cabang dan reseller aktif yang tersebar di seluruh Indonesia menjadi competitive advantage TELE untuk memperbesar pasar luar Jawa. Saat ini pasar pulau Jawa memiliki pangsa pasar pengguna internet sebesar 58%, namun tingkat penetrasi pengguna internet yang tinggi di luar pulau Jawa menjadi sasaran strategi perluasan bisnis TELE. Di sisi lain, kewajiban registrasi ulang kartu prabayar kami yakini memberikan kestabilan prospek usaha TELE. Cash conversion cycle lebih baik di 2018 menyusul prospek positif ekonomi nasional. Di tahun 2018 kami mengasumsikan cash conversion cycle (ccc) TELE menjadi lebih baik, dari 81 hari menjadi 66 hari menyusul positifnya prospek ekonomi Indonesia. Sementara dari sisi leverage, kami meyakini rencana refinancing TELE akan menurunkan net gearing. Inisiasi dengan rekomendasi BUY dan TP Rp Dengan menggunakan WACC sebesar 11%, kami menginisiasi TELE dengan rekomendasi BUY dan target price Rp (potensi upside 59%), merepresentasikan P/E target 18E 18,7x. Resiko rekomendasi adalah kecukupan modal kerja dalam menjaga arus kas serta resiko intervensi kebijakan pemerintah di industri telekomunikasi. Forecast and Valuation (at closing price Rp850 per share) Y/E Dec (Rp Bn) 16A 17A 18E 19E Revenue 27,310 27,914 30,600 33,558 EBITDA 1,042 1,063 1,205 1,341 Net Profit EPS (Rp) BVPS (Rp) EV/EBITDA (x) P/E Ratio (x) P/BV Ratio (x) Net Gearing (x) Samuel Sekuritas Indonesia Page 1 of 26

2 Mitra utama Telkomsel dalam distribusi voucher PT Tiphone Mobile Indonesia bergerak di bidang usaha perdagangan perangkat telekomunikasi yaitu telepon seluler serta suku cadang, aksesoris, pulsa dan jasa perbaikan. Saat ini Perseroan dikenal luas dalam industri telekomunikasi sebagai perusahaan yang melayani penjualan pulsa isi ulang (voucher) dan kartu perdana, dimana penjualan voucher menjadi tulang punggung bisnis Perseroan (figure 1). Figure 1. Kontribusi pendapatan, 2017 Voucher 74% Cellular phone 26% Repair service 0% Bapak Hengky Setiawan sebagai pendiri, telah memulai usaha toko telepon seluler sejak 1992, dimana toko Telesindo pertama yang bekerja sama dengan anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) didirikan pada tahun Di Juni 2008, PT Tiphone Mobile Indonesia berdiri dan pada 2012 tercatat di bursa efek Indonesia dengan kode TELE. Pada 2014, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) melalui PT PINS Indonesia, membeli 25% kepemilikan di TELE dan pada 2016, Perseroan menandatangani perjanjian bisnis voucher prabayar isi ulang dengan Telkomsel dan 26 bank di Indonesia (figure 2 dan 3). Figure 2. Milestones 1992: Hengky Setiawan started in cellular phone business 2008 and 2012: PT Tiphone Mobile Indonesia established and listed on IDX in 2012 with ticker code : TELE 2016: Signed agreement with Telkomsel and 26 private banks for prepaid voucher business 1997: First Telesindo Shop was established in collaboration with Telkomsel 2014: TLKM through PT PINS acquire 25% stake in TELE Samuel Sekuritas Indonesia Page 2 of 26

3 Figure 3. Struktur Organisasi dan anak usaha Kerjasama yang telah berlangsung lama dengan TLKM menjadikan Perseroan sebagai mitra utama Telkomsel dalam memasarkan produk voucher prabayar isi ulang dan kartu Perdana Telkomsel (figure 4). Produk voucher yang didistribusikan memiliki kisaran denominasi dari Rp hingga lebih dari Rp Skema penjualan voucher terdiri dari 3 jaringan yaitu, jaringan konvensional (conventional channel), jaringan modern (modern conventional) dan jaringan mesin ke mesin atau digital (machine to machine) (figure 5). Figure 4. Produk voucher Samuel Sekuritas Indonesia Page 3 of 26

4 Customers Customers Tiphone Mobile Indonesia Figure 5. Skema penjualan voucher TELE Reseller Conventional Others Voucher Telkomsel Modern Channel Mini markets, supermarkets, dept. store Others Machine to machine ATM, internet banking, mobile banking Others Selain voucher, Perseroan juga bergerak di bidang distribusi dan produksi telepon seluler. Selain mendistribusikan produk dari vendor global seperti Samsung, LG, iphone, Nokia, Sony, HTC dan Blackberry, Perseroan juga memproduksi ponsel merek Tiphone yang diproduksi di China. Produk handset baru yang akan launching dalam 2 tahun kedepan meliputi Samsung S10, iphone 11, Google Pixel 3 dan sebagainya. Skema distribusi handset adalah sebagai berikut: Figure 6. Skema penjualan handset Conventional Sub dealers Master dealers Own store Principals Distributors Retail Telco provdr store Hypermarke t Corporates B2B Online shops Fullfillment Special projects Samuel Sekuritas Indonesia Page 4 of 26

5 Tiphone Mobile Indonesia Peningkatan pengguna internet dan lonjakan trafik data menunjang prospek usaha Berdasarkan survey yang dilakukan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) di tahun 2017, pengguna internet di Indonesia tercatat tumbuh 8,0% yoy ke 143,3 juta jiwa dari sejumlah 132,7 juta di Angka tersebut merepresentasikan 54,7% dari total populasi penduduk Indonesia yang mencapai 262 juta orang (figure 7). Pertumbuhan rata-rata pengguna internet mencapai 34,7%/tahun dari sejumlah orang di tahun 1998 ke 143,3 juta di tahun 2017 (figure 8). Figure 7. Pengguna internet di Indonesia, 2017 Sumber: APJII, SSI Research Figure 8. Pertumbuhan pengguna internet Indonesia, (mn people) Sumber: APJII, SSI Research Dengan kegiatan browsing media social, chatting dan mendengarkan/menonton video menjadi aktivitas utama pengguna smartphone (figure 9), sekitar 49,5% dari pengguna internet Indonesia berusia di rentang tahun dan usia tahun menjadi kontributor kedua (figure 10). Di sisi lain, pasar e-sport yang besar di kawasan Asia- Samuel Sekuritas Indonesia Page 5 of 26

6 Pasifik dengan nilai mencapai US$ 1,7 miliar dan di Indonesia diungguli oleh game Mobile Legends: Bang bang (figure 11), berimbas pada tingkat penetrasi pengguna internet yang didominasi oleh rentang usia tahun (figure 12). Figure 9. Aktivitas pengguna internet, Juli 2016 Activities < Social media 82% 88% 90% 86% Chat 76% 88% 83% 83% Listen / watch video 62% 71% 53% 48% Phone call 43% 59% 61% 64% Selfie 44% 56% 65% 58% Play game 64% 59% 51% 46% Shopping 17% 37% 49% 41% Sumber: SSI Research Figure 10. Pengguna internet berdasarkan usia, year old 29.55% >54 year old 4.24% year old 16.68% year old 49.52% Sumber: SSI Research Samuel Sekuritas Indonesia Page 6 of 26

7 Figure 11. Aplikasi terbanyak digunakan di Indonesia berdasarkan pendapatan, Februari 2018 Sumber: SSI Research Figure 12. Tingkat penetrasi pengguna internet berdasarkan usia, 2017 (%) year old year old year old > 54 year old Sumber: SSI Research Lebih lanjut, seiring dengan semakin besarnya penggunaan aplikasi transportasi seperti Gojek, Grab dan UBER, kelas ekonomi menengah bagian bawah menjadi pengguna internet terbesar di Indonesia dengan porsi mencapai Samuel Sekuritas Indonesia Page 7 of 26

8 74,6% dari total pengguna internet (figure 13). Aplikasi Go-Jek menjadi aplikasi transportasi yang sering digunakan, aplikasi Grab menjadi aplikasi yang sering diunduh dan Travelloka memiliki waktu penggunaan aplikasi yang lebih lama (figure 14). Figure 13. Pengguna internet berdasarkan kelas ekonomi, 2017 Middle to high income 16.0% High income 1.9% Low income 7.4% Middle to low income 74.6% Sumber: APJII, SSI Research Figure 14. Aplikasi transportasi di Indonesia, 4Q17 Sumber: APJII, SSI Research Samuel Sekuritas Indonesia Page 8 of 26

9 Sebagian besar pengguna internet menggunakan smartphone sebagai alat untuk mengakses internet (figure 15) dan kebanyakan pengguna mengakses internet setiap hari selama 1 3 jam sehari (figure 16). Figure 15. Perangkat untuk mengakses internet, 2017 Sumber: APJII, SSI Research Figure 16. Durasi penggunaan internet, 2017 > 7 hours/day 26.5% 1-3 hours/day 43.9% 4-7 hours/day 29.6% Sumber: APJII, SSI Research Tren pemakaian internet yang meningkat di Indonesia seperti yang disebut diatas, membawa dampak peningkatan trafik data di operator telekomunikasi. Telkomsel, sebagai mitra utama Perseroan, seiring rata-rata penambahan pelanggan sebesar 9%/tahun di rentang tahun , mencatat peningkatan trafik data rata-rata sebesar 111%/tahun di periode yang sama (figure 17). Peningkatan tersebut menunjang rata-rata pertumbuhan pendapatan Perseroan sebesar 28%/tahun. Samuel Sekuritas Indonesia Page 9 of 26

10 Figure 17. Pertumbuhan pelanggan dan trafik data Telkomsel, (mn) Data traffic grew by 111%/year CAGR , (petabyte) 2,500 2,000 1,500 1, Subscribers (LHS) Data traffic (RHS) Sumber: APJII, SSI Research Pertumbuhan pelanggan dan trafik data memberikan akselerasi rata-rata pertumbuhan pendapatan Perseroan sebesar 28%/tahun di rentang periode Pendapatan tumbuh dari Rp 8,3 triliun di 2012 menjadi Rp 27,9 triliun di 2017 (figure 18). Berdasarkan perhitungan kami, pendapatan voucher Telkomsel Perseroan/pelanggan prabayar Telkomsel berkisar di Rp Rp (figure 19). Penurunan data yield Telkomsel (pendapatan data / trafik data) yang semakin menurun, berimbas kenaikan permintaan voucher di denominasi lebih tinggi. Di 2017, permintaan voucher berdenominasi Rp Rp meningkat di jalur konvensional dan bank, sedangkan voucher berdenominasi lebih dari Rp meningkat di semua jalur distribusi voucher. Di tahun yang sama, pendapatan/voucher tercatat sebesar Rp (figure 20). Figure 18. Pertumbuhan pendapatan, (Rp bn) (Rp / MB) 30,000 27,310 27, ,000 22, , , ,000 10,681 8, ,000 5, Revenues (LHS) Telkomsel data revenue / traffic data (RHS) Sumber: APJII, SSI Research Samuel Sekuritas Indonesia Page 10 of 26

11 Figure 19. Pendapatan voucher Telkomsel / pelanggan prabayar, (Rp) (Rp/MB) 150, , , , ,236 99, , ,000 47,940 51, ,000 51, , TELE voucher (Telkomsel) / Telkomsel prepaid subs (LHS) Telkomsel data revenue / traffic data (RHS) Sumber: APJII, SSI Research Figure 20. Penjualan voucher per skema distribusi, Voucher Conventional Modern Bank Rp % 15% 0% 0% 0% 0% Rp % 34% 50% 25% 0% 0% Rp % 22% 23% 10% 12% 6% Rp % 3% 7% 10% 38% 42% Rp % 18% 12% 20% 26% 25% Rp % 8% 7% 25% 20% 22% >Rp % 0% 1% 10% 4% 5% Sumber: APJII, SSI Research Berkembangnya dunia digital yang berdampak menyeluruh di Indonesia, baik masyarakat ekonomi kelas menengah hingga kelas ekonomi atas, serta tingkat penetrasi internet yang tinggi untuk kalangan usia muda, berpeluang memberikan dampak positif yang signifikan untuk prospek Perseroan. Dengan mengasumsikan harga per pelanggan stabil di Rp /pelanggan, pertumbuhan pelanggan prabayar Telkomsel sebesar 9%, dan potensi pertumbuhan penjualan handset ditengah positifnya perekonomian Indonesia, kami perkirakan pendapatan Perseroan di 2018 tumbuh 10% yoy ke Rp 30,6 triliun dengan voucher memberikan kontribusi sebesar 74% terhadap total pendapatan (figure 21). Samuel Sekuritas Indonesia Page 11 of 26

12 Figure 21. Proyeksi pendapatan, E (Rp bn) (mn subs) 40,000 33, , ,600 30,000 27,310 27, ,692 7, ,000 5,385 7, , ,000 21,925 20,736 22,701 24, , , E 2019E Voucher Other Telkomsel prepaid subs (RHS) Lebih lanjut, pertumbuhan pendapatan berpotensi memberikan pertumbuhan laba kotor 2018 sebesar 11% yoy menjadi Rp 1,7 triliun dan secara konservatif kami asumsikan tumbuh 9% yoy di 2019 menjadi Rp 1,9 triliun. Di bottom line, kami proyeksikan laba bersih Perseroan di 2018 tumbuh 26% ke Rp 527 miliar (figure 22) seiring dengan potensi meningkatnya trafik data menjelang Piala Dunia dan tahun politik. Selain itu, hutang Perseroan sebesar Rp 2,1 triliun yang jatuh tempo pada 2018 memberikan peluang lebih rendahnya biaya bunga Perseroan. Beban bunga di 2018 kami asumsikan turun 2% ke Rp 482 miliar (figure 23). Figure 22. Proyeksi laba, E (Rp bn) 2,000 1,887 1,800 1,720 1,581 1,548 1,600 1,400 1,305 1,173 1,200 1,014 1,031 1, E 2019E Gross profit EBIT Net income Samuel Sekuritas Indonesia Page 12 of 26

13 Figure 23. Proyeksi beban bunga, E (Rp bn) E 2019E Secara historis, marjin laba kotor penjualan voucher tercatat sebesar 5% dan marjin laba kotor penjualan handset sebesar 5-6% dan secara keseluruhan, marjin profitabilitas Perseroan stabil sehingga pertumbuhan pendapatan yang meningkat, akan berdampak positif untuk kinerja keuangan secara keseluruhan (figure 24). Figure 24. Rasio profitabilitas, E (%) 7.0% 5.8% 5.5% 6.0% 5.6% 5.6% 5.0% 3.7% 3.7% 3.8% 4.0% 3.9% 3.0% 2.0% 1.7% 1.5% 1.7% 1.9% 1.0% 0.0% E 2019E Gross margin EBIT margin Net income margin Stabilnya kinerja keuangan Perseroan berhasil memberikan imbal hasil yang sepadan, return on equity (ROE) Perseroan tercatat di kisaran 12% hingga 15% dan secara konservatif, kami proyeksikan ROE di 2018E dan 2019E sebesar 13%. Sementara return on asset (ROA) Perseroan tercatat di kisaran 5% hingga 6%, untuk di 2018E dan Samuel Sekuritas Indonesia Page 13 of 26

14 2019E, kami asumsikan ROA Perseroan meningkat ke level 6% dan 7% (figure 25). Kami asumsikan kebutuhan belanja modal Perseroan sebesar depresiasi di tahun sebelumnya. Figure 25. ROE dan ROA, E (%) E 2019E ROE ROA Samuel Sekuritas Indonesia Page 14 of 26

15 Jaringan cabang dan reseller TELE yang tersebar di Indonesia menunjang prospek pertumbuhan Program Palapa Ring (figure 26), merupakan rencana pemerintah untuk membangun jaringan serat optik yang menjangkau 34 propinsi di Indonesia, dengan total panjang kabel laut mencapai km dan kabel di daratan sejauh km. Program yang membutuhkan dana investasi sebesar Rp 5,84 triliun ini, nantinya berbentuk cincin yang mengitari 7 pulau, meliputi Sumatera, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku dan Papua. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dalam pengiriman informasi, efisiensi investasi yang dapat mendorong murahnya tarif telekomunikasi, percepatan pembangunan khususnya di Indonesia bagian Timur dan ketersediaan layanan komunikasi dari voice hingga broadband sampai seluruh kota/kabupaten. Induk usaha Telkomsel, TLKM, memiliki porsi 40% di proyek ini, sehingga TLKM mendapat kuota kapasitas terbesar sekitar 40 Gbps. Figure 26. Proyek Palapa Ring Indonesia Untuk saat ini, berdasarkan survey APJII di 2017, sebagian besar pengguna internet di Indonesia berada di pulau Jawa dengan komposisi sebesar 58,1% disusul oleh Sumatera (19,0%) dan Kalimantan (7,9%) (figure 27). Namun tingkat penetrasi pengguna internet terbesar berada di Kalimantan (72,2%), disusul oleh Jawa (57,8%) dan Bali Nusa (54,2%) (figure 28). Samuel Sekuritas Indonesia Page 15 of 26

16 Figure 27. Pengguna internet berdasarkan wilayah, 2017 Kalimantan 8.0% Sulawesi 6.7% Sumatera 19.0% Bali - Nusa 5.6% Maluku - Papua 2.5% Jawa 58.1% Sumber: APJII, SSI Research Figure 28. Tingkat penetrasi internet berdasarkan wilayah, 2017 (%) Maluku - Papua 42.0% Sulawesi 46.7% Sumatera 47.2% Bali - Nusa 54.2% Jawa 57.8% Kalimantan 72.2% Sumber: APJII, SSI Research 0.0% 10.0% 20.0% 30.0% 40.0% 50.0% 60.0% 70.0% 80.0% Seiring dengan strategi perusahaan operator telko yang fokus mengembangkan jaringan layanan data di luar Jawa, kami meyakini, ekspansi jaringan yang dilakukan Perseroan dari 94 cabang di 2014 ke 200 cabang di 2017 (figure 29 & 30), akan termonetisasi di tahun tahun mendatang. Di sisi lain, kebijakan wajib registrasi ulang kartu bagi pengguna prabayar kami yakini akan memberikan kestabilan prospek usaha Perseroan kedepannya. Registrasi ulang memungkinkan Perseroan untuk mendata dan mencatat perilaku pengguna prabayar Telkomsel, untuk kemudian memberikan solusi tepat dan cepat perihal kebutuhan voucher dan layanan data. Samuel Sekuritas Indonesia Page 16 of 26

17 Figure 29. Sebaran distribusi Perseroan Figure 30. Perkembangan jaringan distribusi Perseroan, 2014 & branches 200 branches 436 outlets 400 outlets 161 service centers 96 service centers 180,000 active resellers 250,000 active resellers Samuel Sekuritas Indonesia Page 17 of 26

18 Cash conversion cycle lebih baik di 2018 mengikuti prospek positif ekonomi nasional Rasio cash conversion cycle (ccc) melambat dalam 3 tahun terakhir, dari sebesar 46 hari di 2014, terus melambat hingga 81 hari di Kami sinyalir, selain disebabkan oleh ekspansi jaringan distribusi, rasio ccc juga tertekan oleh melambatnya ekonomi Indonesia. Jaringan distribusi Perseroan tumbuh dari 94 cabang di 2014, menjadi 200 cabang di 2017 dan mendorong naiknya hari perputaran persediaan dari 25 hari di 2014 ke 48 hari di 2017, sementara hari perputaran hutang usaha menjadi lebih cepat dari 16 hari ke 3 hari di periode yang sama (figure 31). Kami mengasumsikan ccc Perseroan akan menjadi lebih pendek di 2018E dan 2019E, dari 81 hari menjadi 66 hari (figure 32). Kombinasi dari event olahraga 4 tahunan, Piala Dunia, pre-election year serta kebijakan registrasi ulang kartu prabayar, kami yakini akan mendorong efektivitas working capital Perseroan. Figure 31. Rasio aktivitas, (days) Figure 32. Cash conversion cycle, E Inventory days Receivable days Payable days (days) E 2019E Samuel Sekuritas Indonesia Page 18 of 26

19 Meski memiliki kebutuhan modal kerja yang tinggi, rasio lancar (current ratio) Perseroan, rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek, tercatat tetap kuat dan stabil di atas 1x, current ratio dibawah 1x mengindikasikan ketidakmampuan sebuah persuhaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek. Rasio lancar Perseroan secara historis tercatat di kisaran 2x 6x dan untuk tahun 2018E dan 2019E, kami memproyeksikan rasio lancar di kisaran 6x, seiring dengan rasio ccc yang membaik (figure 33). Figure 33. Rasio lancar, E (x) E 2019E Sumber: SSI Research, Perseroan Struktur permodalan yang baik menunjang kemampuan Perseroan untuk melakukan ekspansi ataupun dalam menjalankan kegiatan operasional sehari hari. Rasio net gearing Perseroan tercatat sebesar 0,4x 1,1x di dan untuk tahun 2018E 2019E, kami asumsikan net gearing masing masing sebesar 0,7x 0,6x (figure 34) seiring dengan pertumbuhan positif laba bersih dan rencana refinancing hutang Perseroan di 2018 senilai Rp 2 triliun. Figure 34. Net gearing, E (x) E 2019E Samuel Sekuritas Indonesia Page 19 of 26

20 Sejak 2015, Perseroan secara konsisten membagikan dividen dengan payout ratio mencapai 25% dari laba bersih tahun sebelumnya. Karena itu, kami proyeksikan Perseroan akan kembali konsisten membagikan dividen dengan payout ratio sebesar 25% di tahun tahun mendatang (figure 35). Figure 35. Dividend payout ratio, E (%) E 2019E Samuel Sekuritas Indonesia Page 20 of 26

21 Inisiasi dengan rekomendasi BUY dan TP Rp Setelah meninnjau prospek usaha Perseroan, dengan menggunakan asumsi risk free sebesar 6,3%, premium 8,0%, beta 0,76x, terminal growth sebesar 3%, dan struktur permodalan debt dan equity portion 45:55%, kami menggunakan Weighted Average Cost of Capital (WACC) sebesar 11,2% untuk melakukan penilaian saham dengan income approach atau discounted cash flow (DCF). Berdasarkan perhitungan kami, kami mendapatkan target price Rp 1.350, merepresentasikan potensi upside sebesar 59% (figure 36). Dibandingkan peers, P/E 18E TELE masih lebih rendah 18% dibanding rata-rata industri. Saat ini kami melihat perusahaan penunjang industri telekomunikasi seperti Perseroan, memiliki potensi dan prospek usaha yang menjanjikan di tengah lonjakan trafik data. Fokus perusahaan operator telko yang berekspansi di luar Jawa juga menjadi katalis positif untuk memonetisasi cabang dan reseller aktif yang berlokasi di luar Jawa. Adapun resiko investasi utama Perseroan, kami yakini terletak pada resiko likuiditas dan kecukupan modal kerja, untuk menjaga arus kas dan menunjang prospek kinerja Perseroan. Figure 36. DCF Valuation Years EBIT x (1 - tax) 1,173 1,305 1,441 1,582 1,728 1,889 Less: Capital Expenditure (27) (31) (36) (41) (46) (49) Changes in Working Capital 636 (533) (549) (566) (584) (639) Add: Depreciation & Amortization FCFF 1, ,022 1,146 1,255 Discount Factor PV of FCFF 1, Terminal Value 15,723 Sum of PV of FCFF 4,729 PV of Terminal Value 9,238 Add: Cash & Marketable Sec 873 Less: Debt 4,777 Equity value 10,063 Total Share (million) 7,311 Fair Value IDR 1,350 Sumber: SSI Research Figure 37. Comparables valuation Name Market cap (IDRbn) P/E 18E (x) ROE (%) EV/EBITDA 18E (x) TIPHONE MOBILE INDONESIA TBK 6, TEJAS NETWORKS LTD 7, JAYMART PCL 3, GEMTEK TECHNOLOGY 4, KMW CO LTD 4, (20.5) 12.1 ALPHA NETWORKS INC 4, Weighted average 30, Sumber: Bloomberg, SSI Research Samuel Sekuritas Indonesia Page 21 of 26

22 RESIKO INVESTASI Resiko likuiditas dan modal kerja Dengan jaringan distribusi voucher yang tersebar di seluruh Indonesia, Perseroan menghadapi resiko likuiditas dan berpotensi memerlukan modal kerja yang cukup untuk menjaga aliran arus kas Perseroan. Resiko perubahan peraturan pemerintah di bidang telekomunikasi Perubahan peraturan pemerintah di bidang telekomunikasi menjadi resiko yang perlu diperhatikan, mengingat cepatnya perubahan yang terjadi di industry telekomunikasi. Resiko ketergantungan pada pengecer / agen penjual Dengan jalur distribusi mencapai 200 cabang dan lebih dari reseller aktif, Perseroan menghadapi resiko ketergantungan pada pengecer / agen penjual. Untuk itu, Perseroan menjalin kerjasama dengan agen penjual sebanyak mungkin dan memantau kinerja secara berkala. Resiko perubahan teknologi telepon selular Teknologi telepon selular yang selalu berkembang dalam satu decade terakhir menjadi salah satu resiko yang dihadapi Perseroan. Untuk mengantisipasi, Perseroan membentuk tim business development yang bertujuan untuk memantau dan mengikuti perkembangan teknologi. Resiko pola pembelian konsumen yang musiman Pola pembelian musiman dalam produk konsumsi menjadi salah satu resiko yang dihadapi oleh Perseroan, terutama pada fluktuasi arus kas. Hal ini juga terkait dengan resiko modal kerja yang menjadi salah satu resiko yang perlu diperhatikan. Resiko penurunan kualitas dan pelayanan produk Kualitas yang merupakan faktor penting yang mempengaruhi kepuasan dan loyalitas pelanggan menjadi tantangan tersendiri. Turunnya kualitas maupun pelayanan terhadap produk-produk Perseroan dapat menyebabkan turunnya kinerja Perseroan. Resiko perubahan manajemen dan karyawan inti Perubahan manajemen dan karyawan inti Perseroan dapat mempengaruhi kinerja Perseroan secara keseluruhan. Kestabilan kinerja dan keberhasilan Perseroan dalam menjalankan strategi perusahaan, sangat bergantung dari arahan dan komitmen manajemen dan karyawan inti Perseroan. Resiko persaingan usaha Perseroan menghadapi resiko persaingan usaha, baik dari perusahaan sejenis maupun dari perusahaan telekomunikasi yang bukan partner utama Perseroan. Inovasi yang berkelanjutan menjadi salah satu poin yang harus diperhatikan dalam menilai prospek usaha Perseroan. Samuel Sekuritas Indonesia Page 22 of 26

23 Struktur Manajemen Dewan Komisaris 1. Hengky Setiawan Presiden Komisaris Menjabat sebagai Presiden Komisaris sejak Juni Sebelumnya bekerja sebagai Presiden Direktur dari Juli 2010 hingga Juni Selain menjabat sebagai Presiden Komisaris, beliau juga menjabat sebagai Presiden Direktur PT Telesindo Shop. 2. Ferry Setiawan Komisaris Menjabat sebagai Komisaris sejak Juni Saat ini, beliau juga menjabat sebagai Direktur PT Setia Utama Telecom sejak Mohammad Firdaus Komisaris Menjabat sebagai Komisaris sejak Juni Saat ini beliau juga menjabat sebagai Presiden Direktur PT PINS Indonesia sejak Februari Sebelumnya beliau menjabat sebagai Executive General Manager di Telkom Regional 7 ( ). 4. Lukman Hadikusumo Komisaris Independen Menjabat sebagai Komisaris Independen sejak Agustus Sebelumnya beliau menjabat sebagai Advisor di Telesindo Shop ( ), Financial Consultant di PT Global Teleshop ( ). 5. Achmad Herlanto Anggono Komisaris Independen Menjabat sebagai Komisaris Independen sejak Oktober Saat ini beliau juga menjabat sebagai anggota Komite Audit dan Manajemen Resiko Bank ANZ, Bank Mizuo dan PT Energi Mega Persada Tbk. Samuel Sekuritas Indonesia Page 23 of 26

24 Dewan Direksi 1. Tan Lie Pin Direktur Utama Menjabat sebagai Direktur Utama sejak Sebelumnya beliau menjabat sebagai Wakil Direktur Utama Perseroan. Saat ini, beliau juga menjabat sebagai Deputy Direktur Pengembangan Bisnis di PT Telesindo Shop sejak April Andry Ryanto Direktur Menjabat sebagai Direktur sejak Sebelumnya beliau menjabat sebagai Wakil Direktur Utama Perseroan dan General Manager Kalimantan di PT Telesindo Shop Balikpapan ( ). 3. Rukmono Cahyadi Direktur Menjabat sebagai Direktur sejak 2014, Sebelum bergabung dengan Perseroan, beliau menjabat sebagai GM Regional Sales Telkomsel Central Java Region sejak Meijaty Jawidjaja Direktur Independen Menjabat sebagai Direktur Tidak Terafiliasi Perseroan sejak Mei Beliau juga merangkap sebagai Direktur Keuangan. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Direktur Keuangan Perseroan sejak Saat ini beliau juga menjabat sebagai Manajer Senior Keuangan PT Telesindo Shop Group sejak Januari Samuel Sekuritas Indonesia Page 24 of 26

25 Key Financial Summary Profit and Loss Cash Flow Yr-end Dec (Rp bn) 16A 17A 18E 19E Yr-end Dec (Rp bn) 16A 17A 18E 19E Voucher revenue 21,925 20,736 22,701 24,866 Net profit Operating Revenue 27,310 27,914 30,600 33,558 Depreciation & amort Operating Expenses 26,296 26,883 29,427 32,253 Working capital (1,263) (1,028) 636 (533) Operating profit 1,014 1,031 1,173 1,305 Operating cash flow (767) (583) 1, EBITDA 1,042 1,063 1,205 1,341 Net - Capital expenditure (25) (11) (27) (31) EBITDA margin (%) Investing cash flow (30) 10 (27) (31) Other income (exp.) (380) (470) (465) (466) Net - Borrowings (1,082) 2 Pre-tax profit Other financing (61) (192) (104) (132) Income tax - net (166) (143) (181) (214) Financing cash flow (1,186) (130) Minority interest (1) (1) (1) (1) Net - Cash flow (105) (196) (19) (34) Net profit Cash at beginning 1,173 1, Net profit margin (%) Cash at ending 1, Balance Sheet Key Ratios Yr-end Dec (Rp bn) 16A 17A 18E 19E Yr-end Dec (Rp bn) 16A 17A 18E 19E Cash & ST Investmen 1, ROE (%) Receivables 2,806 2,857 3,126 3,428 ROA (%) Inventories 2,907 3,551 2,808 3,079 Revenue growth (%) Others EBITDA growth (%) Total current asset 7,473 8,034 7,540 8,080 EPS growth (%) 26.3 (10.8) Net fixed assets Interest coverage (x) Other fixed assets Debt to equity (%) Total assets 8,215 8,750 8,252 8,787 Net gearing (%) Payables ST. debt and curr. ma 511 1, Major Assumptions Other current liabilitie A 17A 18E 19E LT. debt 3,697 3,058 2,990 2,997 Voucher margin (%) Other long term liabil Cellphone margin (%) Total liabilities 5,010 5,206 4,286 4,328 Telkomsel prepaid subs (mn Minority initerest Total equity 3,203 3,540 3,963 4,456 Samuel Sekuritas Indonesia Page 25 of 26

26 Research Team Andy Ferdinand, CFA Head Of Equity Research, Strategy, Banking, Consumer Ahmad Mikail Economist Muhamad Makky Dandytra, CFTe Technical Analyst Akhmad Nurcahyadi, CSA Arandi Ariantara Auto, Aviation, Cigarette, Construction Healthcare, Heavy Equipment, Property Cement, Telecommunication, Toll Road, Oil and Gas Marlene Tanumihardja Poultry, Retail, Small Caps Sharlita Lutfiah Malik Mining, Plantation Nadya Swastika Research Associate Private Wealth Management Evelyn Satyono Head of PWM / Institutional Sales [email protected] Muhamad Alfatih CSA, CTA, CFTe Senior Technical Portfolio Advisor [email protected] Ronny Ardianto Institutional Equity Sales [email protected] Clarice Wijana Institutional Equity Sales [email protected] Fachruly Fiater Institutional Equity Sales [email protected] Equity Sales Team Kelvin Long Head of Equities [email protected] Yulianah Institutional Equity Sales [email protected] Lucia Irawati Retail Equity Sales [email protected] Online Trading Sales Team Nugroho Nuswantoro Head of Marketing Online Trading [email protected] Wahyu Widodo Marketing [email protected] Aben Epapras Marketing [email protected] DISCLAIMERS : Analyst Certification : The views expressed in this research accurately reflect the personal views of the analyst(s) about the subject securities or issuers and no part of the compensation of the analyst(s) was, is, or will be directly or indirectly related to the inclusion of specific recommendations or views in this research. The analyst(s) principally responsible for the preparation of this research has taken reasonable care to achieve and maintain independence and objectivity in making any recommendations. This document is for information only and for the use of the recipient. It is not to be reproduced or copied or made available to others. Under no circumstances is it to be considered as an offer to sell or solicitation to buy any security. Any recommendation contained in this report may not be suitable for all investors. Moreover, although the information contained herein has been obtained from sources believed to be reliable, its accuracy, completeness and reliability cannot be guaranteed. All rights reserved by PT Samuel Sekuritas Indonesia Samuel Sekuritas Indonesia Page 26 of 26

Telecommunication (Overweight)

Telecommunication (Overweight) Sector Update Telecommunication Samuel Equity Research 15 August 2017 Arandi Ariantara +62 21 2854 8148 [email protected] Sektor informasi dan komunikasi tumbuh 10% yoy di 1H17 Pendapatan industri

Lebih terperinci

Jasa Marga Bloomberg: JSMR.IJ Reuters: JSMR.JK

Jasa Marga Bloomberg: JSMR.IJ Reuters: JSMR.JK Company update Jasa Marga Bloomberg: JSMR.IJ Reuters: JSMR.JK Target Price Rp 5,100 Last Price Rp 5,200 Potential Upside -1.9% JCI Index 5,772 Share issued (mn) 7,258 Market Cap. (Rp bn) 37,741 52-Weeks

Lebih terperinci

DELTA DUNIA MAKMUR Bloomberg: DOID.IJ Reuters: DOID.JK

DELTA DUNIA MAKMUR Bloomberg: DOID.IJ Reuters: DOID.JK Company Update Bloomberg: DOID.IJ Reuters: DOID.JK Samuel Equity Research 21 March 2017 Target Price Rp 1,050 Last Price Rp 785 Potential Upside 34% JCI Index 5,427 Share isued (bn) 8.33 Market Cap. (Rp

Lebih terperinci

Perusahaan Gas Negara Bloomberg: PGAS.IJ Reuters: PGAS.JK

Perusahaan Gas Negara Bloomberg: PGAS.IJ Reuters: PGAS.JK Company Update Perusahaan Gas Negara Bloomberg:.IJ Reuters:.JK Samuel Equity Research 27 March 2017 Target Price Rp 2,600 Last Price Rp 2,460 Potential Upside 5.7% JCI Index 5,567 Share Issued (mn) 24,242

Lebih terperinci

Delta Dunia Makmur Bloomberg: DOID.IJ Reuters: DOID.JK

Delta Dunia Makmur Bloomberg: DOID.IJ Reuters: DOID.JK Hundreds Company Update Delta Dunia Makmur Bloomberg: DOID.IJ Reuters: DOID.JK Samuel Research 18 April 2017 Target Price Rp 1,600 Last Price Rp 1,145 Potential Upside 40% JCI Index 5,427 Share isued (bn)

Lebih terperinci

Perusahaan Gas Negara Bloomberg: PGAS.IJ Reuters: PGAS.JK

Perusahaan Gas Negara Bloomberg: PGAS.IJ Reuters: PGAS.JK Company Update Perusahaan Gas Negara Bloomberg: PGAS.IJ Reuters: PGAS.JK Samuel Equity Research 31 January 2017 Target Price Rp 3,375 Last Price Rp 2,880 Potential Upside 17.2% JCI Index 5,400 Share Issued

Lebih terperinci

Riset Teknikal Saham Harian

Riset Teknikal Saham Harian Analisa Teknikal Riset Teknikal Saham Harian Samuel Research 06 Juni 2018 Berpotensi Breakout Ada peluang IHSG (6,088) segera Breakout Down Trendline di 6,100an untuk memulai mengawali Uptrend menuju 6,500.

Lebih terperinci

Ace Hardware Indonesia Bloomberg: ACES.IJ Reuters: ACES.JK

Ace Hardware Indonesia Bloomberg: ACES.IJ Reuters: ACES.JK Company Update Ace Hardware Indonesia Bloomberg: ACES.IJ Reuters: ACES.JK Samuel Equity Research 3 August 2016 Target Price Rp 950 Last Price Rp 970 Potential Upside -2% JCI Index 5,373 Share isued (bn)

Lebih terperinci

Nippon Indosari Corpindo Bloomberg: ROTI.IJ Reuters: ROTI.JK

Nippon Indosari Corpindo Bloomberg: ROTI.IJ Reuters: ROTI.JK Company Update Nippon Indosari Corpindo Bloomberg: ROTI.IJ Reuters: ROTI.JK Samuel Research 02 Maret 2017 Target Price Rp 2,050 Last Price Rp 1,565 Potential Upside 31.0% JCI Index 5,363 Share isued (bn)

Lebih terperinci

Ramayana Lestari Sentosa Bloomberg: RALS.IJ Reuters: RALS.JK

Ramayana Lestari Sentosa Bloomberg: RALS.IJ Reuters: RALS.JK Company Update Bloomberg: RALS.IJ Reuters: RALS.JK Samuel Equity Research Still Sluggish RALS telah mengeluarkan laporan keuangan 1Q16, dan pada periode ini, kinerja secara keseluruhan tercatat kurang

Lebih terperinci

Hanjaya Mandala Sampoerna Bloomberg: HMSP.IJ Reuters: HMSP.JK

Hanjaya Mandala Sampoerna Bloomberg: HMSP.IJ Reuters: HMSP.JK Company Update Hanjaya Mandala Bloomberg: HMSP.IJ Reuters: HMSP.JK Samuel Research 28 April 2017 Target Price Rp 4,390 Last Price Rp 3,850 Potential Upside 14.0% JCI Index 5,706 Share isued (bn) 116.32

Lebih terperinci

Hanjaya Mandala Sampoerna Bloomberg:HMSP:IJ Reuters: HMSP.JK

Hanjaya Mandala Sampoerna Bloomberg:HMSP:IJ Reuters: HMSP.JK Company Update Hanjaya Mandala Bloomberg:HMSP:IJ Reuters: HMSP.JK Samuel Equity Research 7 March 2017 Target Price Rp 4,390 Last Price Rp 3,950 Potential Upside 11.1% JCI Index 5,403 Share isued (bn) 116.32

Lebih terperinci

Summarecon Agung Bloomberg: SMRA.IJ Reuters: SMRA.JK

Summarecon Agung Bloomberg: SMRA.IJ Reuters: SMRA.JK Company Update Summarecon Agung Bloomberg: SMRA.IJ Reuters: SMRA.JK Samuel Equity Research 5 April 2016 Weaker pre-sales SMRA membukukan kinerja FY15 dibawah ekspektasi kami, seiring dengan melambatnya

Lebih terperinci

Hanjaya Mandala Sampoerna Bloomberg:HMSP:IJ Reuters: HMSP.JK

Hanjaya Mandala Sampoerna Bloomberg:HMSP:IJ Reuters: HMSP.JK Company Update Hanjaya Mandala Bloomberg:HMSP:IJ Reuters: HMSP.JK Samuel Equity Research 31 July 2017 Target Price Rp 4,390 Last Price Rp 3,650 Potential Upside 20.3% JCI Index 5,831 Share isued (bn) 116.32

Lebih terperinci

Riset Teknikal Saham Harian

Riset Teknikal Saham Harian Analisa Teknikal Riset Teknikal Saham Harian Samuel Research 30 Mei 2017 Ancaman Downtrend Mulai Muncul IHSG masih terindikasi bergerak Sideways yang masih dapat dianggap sebagai bagian dari akhri dari

Lebih terperinci

Bank BNI Bloomberg: BBNI:IJ Reuters: BBNI.JK

Bank BNI Bloomberg: BBNI:IJ Reuters: BBNI.JK Company Update Bank BNI Bloomberg: BBNI:IJ Reuters: BBNI.JK Samuel Research 02 Februari 2017 Target Price Rp 6,600 Last Price Rp 5,950 Potential Upside 10.9% JCI Index 5,340 Share Issued (mn) 18,649 Market

Lebih terperinci

Commodity Sector. Higher supply expectations! Sector Update. Samuel Research 20 April 2017

Commodity Sector. Higher supply expectations! Sector Update. Samuel Research 20 April 2017 Sector Update Commodity Sector Samuel Research 20 April 2017 Sharlita Malik +62 21 2854 8339 [email protected] Defisit nikel di pasar global mulai menipis, merespon meningkatnya pasokan nikel

Lebih terperinci

Bank BRI Bloomberg: BBRI:IJ Reuters: BBRI.JK

Bank BRI Bloomberg: BBRI:IJ Reuters: BBRI.JK Company Update Bank BRI Bloomberg: BBRI:IJ Reuters: BBRI.JK Samuel Research 09 Februari 2017 Target Price Rp 13,500 Last Price Rp 12,000 Potential Upside 12.5% JCI Index 5,322 Share Issued (mn) 24,669

Lebih terperinci

Riset Teknikal Saham Harian

Riset Teknikal Saham Harian Analisa Teknikal Riset Teknikal Saham Harian Samuel Research 21 Agustus 2017 Membuat All Time High Yang Lebih Meyakinkan IHSG berhasil membuat All Time High di 5,912.12 (sebelumnya 5,910.24) namun Technical

Lebih terperinci

AKR Corporindo Bloomberg: AKRA.IJ Reuters: AKRA.JK

AKR Corporindo Bloomberg: AKRA.IJ Reuters: AKRA.JK Company Update AKR Corporindo Bloomberg: AKRA.IJ Reuters: AKRA.JK Samuel Equity Research 8 March 2017 Target Price Rp 7,000 Last Price Rp 6,150 Potential Upside 13.8% JCI Index 5,405 Share issued (mn)

Lebih terperinci

Malindo Feedmill Bloomberg: MAIN.IJ Reuters: MAIN.JK

Malindo Feedmill Bloomberg: MAIN.IJ Reuters: MAIN.JK Company Update Malindo Feedmill Bloomberg: MAIN.IJ Reuters: MAIN.JK Samuel Equity Research 12 April 2016 Not Expecting Much Tahun 2015 merupakan tahun yang kurang menguntungkan untuk MAIN, dengan capaian

Lebih terperinci

Riset Teknikal Saham Harian

Riset Teknikal Saham Harian Analisa Teknikal Riset Teknikal Saham Harian Samuel Research 08 Mei 2017 Melewati 5,700 Untuk Menuju 5,800 IHSG berpotensi kembali melanjutkan Uptrend menuju 5,800 setelah dalam dua hari terakhir terindikasi

Lebih terperinci

Summarecon Agung Bloomberg: SMRA.IJ Reuters: SMRA.JK

Summarecon Agung Bloomberg: SMRA.IJ Reuters: SMRA.JK Company Update Summarecon Agung Bloomberg: SMRA.IJ Reuters: SMRA.JK Samuel Research 28 Agustus 2017 Target Price Rp 1,110 Last Price Rp 1,100 Potential Upside 0.9% JCI Index 5,915 Share isued (mn) 14.43

Lebih terperinci

Nippon Indosari Corpindo Bloomberg: ROTI.IJ Reuters: ROTI.JK

Nippon Indosari Corpindo Bloomberg: ROTI.IJ Reuters: ROTI.JK Company Update Bloomberg: ROTI.IJ Reuters: ROTI.JK Samuel Equity Research Still Expecting Further Growth ROTI mencatatkan kinerja yang solid pada FY15, dengan laba bersih tumbuh sebesar 43.4%YoY dan mencapai

Lebih terperinci

Summarecon Agung Bloomberg: SMRA.IJ Reuters: SMRA.JK

Summarecon Agung Bloomberg: SMRA.IJ Reuters: SMRA.JK Company Update Summarecon Agung Bloomberg: SMRA.IJ Reuters: SMRA.JK Samuel Equity Research 11 May 2016 Expect better q-o-q result going forward SMRA melaporkan pertumbuhan pendapatan 10.7%YoY, -7.14%QoQ,

Lebih terperinci

Pakuwon Jati Bloomberg: PWON.IJ Reuters: PWON.JK

Pakuwon Jati Bloomberg: PWON.IJ Reuters: PWON.JK Company Update Pakuwon Jati Bloomberg: PWON.IJ Reuters: PWON.JK Samuel Research 08 Agustus 2017 Target Price Rp 767 Last Price Rp 690 Potential Upside 11.2% JCI Index 5,771 Share isued (mn) 48.16 Market

Lebih terperinci

United Tractors Bloomberg: UNTR.IJ Reuters: UNTR.JK

United Tractors Bloomberg: UNTR.IJ Reuters: UNTR.JK Company Update United Tractors Bloomberg: UNTR.IJ Reuters: UNTR.JK Samuel Equity Research 29 February 216 Hurt by poor 4Q15 and impairment Rendahnya kinerja 4Q15 UT dan pengakuan kerugian penurunan nilai

Lebih terperinci

Semen Indonesia. Earnings Flash

Semen Indonesia. Earnings Flash Semen Indonesia Laba bersih naik 24.56%. Perseroan selama tahun 2012 berhasil membukukan laba bersih senilai IDR 4.93 triliun, naik 24.56% dari laba bersih tahun 2011 sebesar IDR 3.96 triliun. Laba operasional

Lebih terperinci

Bank Permata Bloomberg: BNLI:IJ Reuters: BNLI.JK

Bank Permata Bloomberg: BNLI:IJ Reuters: BNLI.JK Company Note Bank Permata Bloomberg: BNLI:IJ Reuters: BNLI.JK Samuel Research 02 Juni 2017 Target Price Rp 890 Last Price Rp 680 Potential Upside 30.9% JCI Index 5,705 Share Issued (mn) 22,339 Market Cap.

Lebih terperinci

Indofood Sukses Makmur (INDF) Bloomberg: INDF.IJ Reuters: INDF.JK

Indofood Sukses Makmur (INDF) Bloomberg: INDF.IJ Reuters: INDF.JK Company Update Indofood Sukses Makmur (INDF) Bloomberg: INDF.IJ Reuters: INDF.JK Samuel Equity Research Performance expected to improve this year Tidak jauh berbeda dengan kinerja 9M15, INDF pada FY15

Lebih terperinci

Astra International Bloomberg: ASII.IJ Reuters: ASII.JK

Astra International Bloomberg: ASII.IJ Reuters: ASII.JK Company Update Astra International Bloomberg: ASII.IJ Reuters: ASII.JK Samuel Equity Research 3 March 2016 Expect performance to turnaround Laba FY15 ASII tercatat sebesar Rp14.46tn (-24.6%YoY) atau hanya

Lebih terperinci

BUY (Maintain Buy) CP Prima (CPRO) Positive Result, Despite Huge Forex Loss. Wednesday, 02 April Forecast and Valuation.

BUY (Maintain Buy) CP Prima (CPRO) Positive Result, Despite Huge Forex Loss. Wednesday, 02 April Forecast and Valuation. www.e-samuel.com CP Prima (CPRO) Price : Rp265 BUY (Maintain Buy) Target Price: Rp850 Positive Result, Despite Huge Forex Loss RESULT HIGHLIGHT Net profit rose by 83.6% YoY. CPRO membukukan pendapatan

Lebih terperinci

Astra International Bloomberg: ASII.IJ Reuters: ASII.JK

Astra International Bloomberg: ASII.IJ Reuters: ASII.JK Company Update Astra International Bloomberg: ASII.IJ Reuters: ASII.JK Samuel Equity Research 3 August 2016 Target Price Rp 6,800 Last Price Rp 7,975 Potential Upside -14.7% JCI Index 5,373 Share isued

Lebih terperinci

Erajaya Swasembada Bloomberg: ERAA:IJ Reuters: ERAA.JK

Erajaya Swasembada Bloomberg: ERAA:IJ Reuters: ERAA.JK Initiation Report Erajaya Swasembada Bloomberg: ERAA:IJ Reuters: ERAA.JK Samuel Equity Research 28 Mei 2018 Target Price Rp 3,280 Last Price Rp 2,750 Potential Upside 19.3% JCI Index 6,037 Share Issued

Lebih terperinci

London Sumatra Indonesia Bloomberg: LSIP.IJ Reuters: LSIP.JK

London Sumatra Indonesia Bloomberg: LSIP.IJ Reuters: LSIP.JK Company Update London Sumatra Indonesia Bloomberg: LSIP.IJ Reuters: LSIP.JK Samuel Equity Research Strong Fundamental LSIP telah membukukan laporan keuangan 1Q16 di bawah ekspektasi kami. Laba bersih hanya

Lebih terperinci

Medco Energi Internasional Bloomberg: MEDC.IJ Reuters: MEDC.JK

Medco Energi Internasional Bloomberg: MEDC.IJ Reuters: MEDC.JK Company Update Medco Energi Internasional Bloomberg: MEDC.IJ Reuters: MEDC.JK Samuel Research 21 April 2017 BUY (Maintain) Target Price Rp 4,500 Last Price Rp 3,170 Potential Upside 42.0% JCI Index 5,624

Lebih terperinci

Semen Baturaja (Persero)

Semen Baturaja (Persero) Semen Baturaja (Persero) Jadwal Penawaran Umum: (tentative) Book Building : 29 Mei-07 Juni 2013 Pernyataan efektif : 18 Juni 2013 Penawaran : 20, 21 & 24 Juni 2013 Penjatahan : 26 Juni 2013 Pengembalian

Lebih terperinci

Matahari Department Store Bloomberg: LPPF.IJ Reuters: LPPF.JK

Matahari Department Store Bloomberg: LPPF.IJ Reuters: LPPF.JK Company Note Matahari Department Store Bloomberg: LPPF.IJ Reuters: LPPF.JK Samuel Equity Research 11 January 2017 Target Price Rp 19,500 Last Price Rp 15,675 Potential Upside 24% JCI Index 5,315 Share

Lebih terperinci

Ultrajaya Milk Industry Bloomberg: ULTJ.IJ Reuters: ULTJ.JK

Ultrajaya Milk Industry Bloomberg: ULTJ.IJ Reuters: ULTJ.JK Company Update Ultrajaya Milk Industry Bloomberg: ULTJ.IJ Reuters: ULTJ.JK Samuel Equity Research 17 Februari 216 Continuing Improvement Pelemahan harga susu bubuk yang disebabkan salah satunya oleh penurunan

Lebih terperinci

Economic Update. Exhibit 1. Kontribusi Lapangan Usaha Terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Exhibit 2. Kontribusi Penggunaan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Economic Update. Exhibit 1. Kontribusi Lapangan Usaha Terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Exhibit 2. Kontribusi Penggunaan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Highlights PDB Indonesia Triwulan I 2010 Tumbuh +5,7% YoY Laju Inflasi April 2010 Meningkat Pertumbuhan Impor Lebih Cepat Dari Ekspor Maret 2010 BI Rate Tetap Pada Level 6,5% Ratna Lim [email protected]

Lebih terperinci

PT Global Teleshop Tbk

PT Global Teleshop Tbk PT Global Teleshop Tbk Jadwal Penawaran Umum: (tentative) Masa Penawaran Awal : 19- Pernyataan efektif : 28 Juni 2012 Penawaran : 02 Juli 04 Juli 2012 Penjatahan : 05 Juli 2012 Distribusi Saham Elektronik

Lebih terperinci

ANALISIS EKONOMI, KEUANGAN PERUSAHAAN & INVESTASI ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN

ANALISIS EKONOMI, KEUANGAN PERUSAHAAN & INVESTASI ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN ANALISIS EKONOMI, KEUANGAN PERUSAHAAN & INVESTASI ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN Didukung Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower II Lantai 1, Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53, Jakarta Selatan 12190 Telp

Lebih terperinci

PT. PP Proper Tbk. Further Beyond Space. Buy (+34.41%) Earning Flash. 27 Desember 2017

PT. PP Proper Tbk. Further Beyond Space. Buy (+34.41%) Earning Flash. 27 Desember 2017 Earning Flash PT. PP Proper Tbk. Further Beyond Space Hingga bulan September 2017, PPRO mencatatkan pendapatan sebesar IDR 1.79 Triliun. Angka tersebut tumbuh sebesar 14.73% dibandingkan tahun sebelumnya

Lebih terperinci

Wijaya Karya. Company Update TRANSFORMING INTO BEST EPC IN THE REGION. Your Trusted Professional

Wijaya Karya. Company Update TRANSFORMING INTO BEST EPC IN THE REGION. Your Trusted Professional Wijaya Karya TRANSFORMING INTO BEST EPC IN THE REGION Dalam Company Update ini kami kembali merekomendasikan Buy untuk saham WIKA, dimana kami menaikan 12mo target price menjadi IDR 1,250/saham. Target

Lebih terperinci

PT Express Transindo Utama Tbk

PT Express Transindo Utama Tbk PT Express Transindo Utama Tbk Jadwal Penawaran Umum: (tentative) Masa Penawaran Awal : 03-12 Oktober 2012 Pernyataan efektif : 23 Oktober 2012 Penawaran : 25, 29 dan 30 Oktober 2012 Penjatahan : 01 November

Lebih terperinci

Coal Sector (Overweight)

Coal Sector (Overweight) Sector Update Coal Sector (Overweight) Samuel Research 30 Januari 2018 Sharlita Malik +62 21 2854 8339 [email protected] Potensi pengurangan produksi dan penutupan pertambangan China berpeluang

Lebih terperinci

PT Petrosea Tbk Analyst Presentation. Paparan Publik Maret 2012

PT Petrosea Tbk Analyst Presentation. Paparan Publik Maret 2012 PT Petrosea Tbk Analyst Presentation Anggota July 2011 Paparan Publik Maret 2012 Perhatian Informasi dalam presentasi ini adalah informasi umum mengenai PT Petrosea Tbk ("Perseroan") yang disiapkan oleh

Lebih terperinci

Cipaganti Citra Graha

Cipaganti Citra Graha Cipaganti Citra Graha Jadwal Penawaran Umum: (tentative) Book Building : 05-18 Juni 2013 Pernyataan efektif : 27 Juni 2013 Penawaran : 01-03 Juli 2013 Penjatahan : 05 Juli 2013 Pengembalian Uang Pemesanan

Lebih terperinci

Analisa Rasio Keuangan

Analisa Rasio Keuangan 1 MODUL 3 Analisa Rasio Keuangan Tujuan Pembelajaran : 1. Bagaimana analisa laporan keuangan dapat membantu menejer untuk menilai kesehatan keuangan perusahaan 2. Menghitung ratio profitabilitas, likuiditas,

Lebih terperinci

Catatan/ 2010 Notes Kas dan bank j, Cash on hand and in banks Deposito berjangka ,

Catatan/ 2010 Notes Kas dan bank j, Cash on hand and in banks Deposito berjangka , NERACA BALANCE SHEETS ASET ASSETS ASET LANCAR CURRENT ASSETS Kas dan bank 9.039.545 2j,3 4.436.796 Cash on hand and in banks Deposito berjangka 2.227.500 4,24 2.227.500 Time deposit Piutang usaha Trade

Lebih terperinci

Ultrajaya Milk Industry Bloomberg: ULTJ.IJ Reuters: ULTJ.JK

Ultrajaya Milk Industry Bloomberg: ULTJ.IJ Reuters: ULTJ.JK Company Update Ultrajaya Milk Industry Bloomberg: ULTJ.IJ Reuters: ULTJ.JK Samuel Equity Research 4 Mei 216 Going Upward ULTJ berhasil membukukan kenaikan pada laba bersih sebesar 12.1%YoY (1Q16: Rp169

Lebih terperinci

BUY (Maintained) Barito Pacific (BRPT) Ready to Kick-off. Friday, 04 April Forecast and Valuation.

BUY (Maintained) Barito Pacific (BRPT) Ready to Kick-off. Friday, 04 April Forecast and Valuation. www.e-samuel.com RESULT HIGHLIGHT Barito Pacific (BRPT) Price : Rp1,520 Ready to Kick-off Net profit jump 518% YoY. Laba bersih FY07 BRPT di FY07 tercatat sebesar Rp44.5 miliar (+518% YoY) vs Rp7.2 miliar

Lebih terperinci

Bumi Resources Bloomberg: BUMI.IJ Reuters:BUMI.JK

Bumi Resources Bloomberg: BUMI.IJ Reuters:BUMI.JK Hundreds Company Update Bloomberg: BUMI.IJ Reuters:BUMI.JK Samuel Equity Research 8 February 2017 Target Price Rp 608 Last Price Rp 464 Potential Upside 31% JCI Index 5,427 Share isued (bn) 36.63 Market

Lebih terperinci

Mitra Adiperkasa. Good Results but Stuck in Margin. Friday, 01 August HOLD (Downgrade) Forecast and Valuation (at closing price Rp570)

Mitra Adiperkasa. Good Results but Stuck in Margin. Friday, 01 August HOLD (Downgrade) Forecast and Valuation (at closing price Rp570) www.e-samuel.com RESULT HIGHLIGHT Mitra Adiperkasa Price: Rp570 Good Results but Stuck in Margin Sales rose but margin was stuck. MAPI berhasil membukukan kenaikan penjualan sebesar Rp2.2 triliun, tumbuh

Lebih terperinci

PT Wismilak In Makmur Tbk

PT Wismilak In Makmur Tbk PT Wismilak In Makmur Tbk Jadwal Penawaran Umum: (tentative) Masa Penawaran Awal : 19-29 November 2012 Pernyataan efektif : 07 Desember 2012 Penawaran : 10-12 Desember 2012 Penjatahan : 14 Desember 2012

Lebih terperinci

PT Panca Mitra Multiperdana Tbk.

PT Panca Mitra Multiperdana Tbk. IPO Update PT Panca Mitra Multiperdana Tbk. Sekilas Perusahaan 07 May 2018 PT Panca Mitra Multiperdana Tbk. ( Perseroan ) merupakan salah satu produsen hasil olahan udang dengan kapasitas produksi dan

Lebih terperinci

Bab 2: Analisis Laporan Keuangan

Bab 2: Analisis Laporan Keuangan Bab 2: Analisis Laporan Keuangan Pentingnya analisis laporan keuangan dan pihak pihak yang berkepentingan. Macam laporan keuangan. Analisis rasio keuangan. Keterbatasan analisis laporan keuangan. Pentingnya

Lebih terperinci

Hasil akhir dari proses pencatatan keuangan adalah laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan cerminan dari prestasi manajemen pada satu periode

Hasil akhir dari proses pencatatan keuangan adalah laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan cerminan dari prestasi manajemen pada satu periode Hasil akhir dari proses pencatatan keuangan adalah laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan cerminan dari prestasi manajemen pada satu periode tertentu. Dengan melihat laporan keuangan suatu perusahaan

Lebih terperinci

Manajemen Keuangan. Memahami Kondisi dan Kinerja Keuangan Perusahaan. Basharat Ahmad. Modul ke: Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Manajemen Keuangan. Memahami Kondisi dan Kinerja Keuangan Perusahaan. Basharat Ahmad. Modul ke:  Fakultas Ekonomi dan Bisnis Manajemen Keuangan Modul ke: Memahami Kondisi dan Kinerja Keuangan Perusahaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Basharat Ahmad Program Studi Manajemen www.mercubuana.ac.id Materi Pembelajaran Analisa Rasio Keuangan

Lebih terperinci

PT. Mitra Keluarga Karyasehat Tbk.

PT. Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. Earning Flash PT. Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. Wind of Change Per September 2017 MIKA mencatatkan penjualan sebesar IDR 1.85 Triliun, angka tersebut naik tipis 1.05% dibandingkan pada periode yang sama

Lebih terperinci

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 5.1. Analisa Kinerja Operasi PT. Acset Indonusa Tbk Depresiasi dari Rupiah telah menyebabkan memburuknya defisit neraca berjalan. Bank Indonesia memprediksi defisit

Lebih terperinci

ANALISA LIKUIDITAS DAN MODAL KERJA

ANALISA LIKUIDITAS DAN MODAL KERJA Handout : Analisis Rasio Keuangan Dosen : Nila Firdausi Nuzula, PhD Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya Likuiditas dan Modal Kerja ANALISA LIKUIDITAS DAN MODAL KERJA Likuiditas perusahaan

Lebih terperinci

Saratoga Investama Sedaya

Saratoga Investama Sedaya Saratoga Investama Sedaya Jadwal Penawaran Umum: (tentative) Book Building : 28 Mei-10 Juni 2013 Pernyataan efektif : 19 Juni 2013 Penawaran : 20-24 Juni 2013 Penjatahan : 26 Juni 2013 Pengembalian Uang

Lebih terperinci