BAB III 3 METODOLOGI PENELITIAN
|
|
|
- Suhendra Kusnadi
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB III 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Subjek dan Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di Diamond Journey Network, yang merupakan badan usaha yang bergerak di bidang pariwisata. Diamond Journey ini berlokasi di Tengger 4 no 124. Diamond Journey tergolong masih baru karena baru saja berdiri di tahun Sebagai langkah awalnya, Diamond Journey akan berfokus untuk pengembangan pariwisata dan budaya di Jawa Tengah, khususnya di Semarang. Alasan pemilihan Diamond Journey sebagai objek penelitian, karena peneliti yang juga terlibat di dalam usaha tersebut melihat masih banyak kekurangan dan kelemahan Diamond Journey, terutama karena perusahaan masih tergolong baru. Untuk itu diperlukan sebuah rencana strategis agar perusahaan mampu bersaing dalam industri pariwisata. Tentu sebagai pendatang baru, strategi sangat diperlukan untuk merebut pasar dan menghadapi persaingan, terutama di awal ini agar perusahaan mampu menjaga keberlangsungan usahanya. Dengan adanya strategi yang baik, arah perusahaan akan menjadi jelas dan terarah sehingga perusahaan akan lebih mudah dalam melangkah atau bergerak dan juga dalam pengembangannya ke depan. Subjek penelitan ini tim kerja di Diamond Journey Network. Tim DJN ini terdiri dari 3 orang yaitu pemilik sekaligus berperan sebagai marketing, bagian admin dan akuntansi DJN, dan terakhir adalah bagian operasional. Dipilihnya 50
2 ketiga orang ini karena DJN memang saat ini dijalankan oleh ketiga orang ini, sehingga mereka bertigalah yang paling mengerti kondisi perusahaan. 3.2 Jenis Data Jenis data dalam penelitian ini adalah data sekunder dan primer. Data sekunder adalah data atau informasi yang dikumpulkan dari sumber yang telah ada yaitu dokumen-dokumen dari Diamond Journey. Data primer adalah data yang diperoleh langsung dari sumber informasi (Sekaran, 2011:61). Data primer ini diperolehi dari hasil wawancara dengan FGD dengan tim DJN. Tabel Data dalam penelitian Data Sumber Data Teknik Pengumpulan Visi,misi, latar belakang perusahaan Dokumen Perusahaan, Pemilik DJN Studi dokumentasi, wawancara Produk Tim DJN Focus Group SDM Tim DJN Focus Group Keuangan Laporan Studi keuangan, Dokumentasi, Tim DJN Focus Group Teknologi Tim DJN Focus Group Manajemen Tim DJN Focus Group Promosi Tim DJN, Dokumen perusahaan Focus, Studi dokumentasi Group Brand Tim DJN Focus Group Budaya Tim DJN Focus Group Pasar (jumlah wisatawan) Kebijakan BPS, DJN Tim Studi Dokumentasi, Focus Group Studi Teknik Analisis Matriks IFE 51
3 dan program Pemerintah Renstra DINBUDPAR JATENG dan Tim DJN Dokumentasi, Focus Group Sosial Tim DJN Focus Group Pesaing Pesaing, Tim Observasi DJN Focus Group Ekonomi Berita ekonomi, Tim Studi dokumentasi, DJN Focus Group Destinasi Masyarakat, Observasi, wisata lingkungan Focus Group sekitar dan Tim DJN Matriks EFE 3.3 Teknik Pengumpulan data Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi dokumentasi, wawancara, dan Focus Group. Studi dokumentasi dilakukan dengan analisis dari berbagai dokumen milik Diamond Journey untuk mencari informasi atau data yang dibutuhkan dalam penelitian. Focus Group (FGD) adalah metode pengumpulan data dengan cara berdiskusi dengan anggota kelompok kecil untuk menggali hal-hal tertentu (Ibrahim, 2015:98). FGD biasanya juga disebut dengan wawancara kelompok. 3.4 Metode Analisis data Dalam penelitian ini, metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Metode deskriptif kualitatif adalah suatu metode untuk meneliti suatu objek tertentu, dapat berupa individu, kelompok, organisasi, atau hal lainnya, dengan tujuan untuk menggambarkan fenomena-fenomena yang ada, 52
4 karakteristik yang diteliti, sehingga didapat makna dan solusi terhadap suatu masalah yang ingin dipecahkan (Nazir, 2013:55). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif agar dapat menganalisis secara rinci aktivitas bisnis dan kondisi Diamond Journey di mana hasil penelitian ini dapat memberikan rekomendasi untuk menghadapi masa yang akan datang. Dalam hal ini, rekomendasi dihasilkan dalam bentuk rencana strategi. Metode kuantitatif digunakan untuk membuat matriks-matrik IFE, EFE, SWOT, IE dan QSPM. Penelitian ini dibatasi hanya sampai perumusan rencana strategis karena digunakan sebagai analisa akademik. Dalam Steiner, disebutkan bahwa rencana strategis dapat dibuat untuk jangka waktu 3 sampai 5 tahun, disesuaikan dengan kondisi perusahaan. Rencana strategis dalam penelitian ini untuk jangka waktu 3 tahun karena lingkungan saat ini cepat berubah dan sulit diprediksi sehingga sulit untuk menyusun strategi untuk jangka waktu lebih dari 3 tahun. Rencana strategis ini akan diserahkan ke perusahaan sehingga tahapan implementasi serta evaluasi dapat dilakukan dalam aplikasinya oleh pihak Diamond Journey. Dalam penelitian ini, tahapan perencanaan strategis DJN ini akan mengacu pada model Allison dan Kaye karena lebih runtut, sistematis, dan jelas. Tahapan dalam penelitian ini meliputi 3 tahapan yaitu tahap masukan (input stage), tahap pencocokan (matching stage), dan tahap pengambilan keputusan (decision making stage). Tahapan dalam penelitian ini adalah: 53
5 1. Visi, misi, dan value DJN Memunculkan visi, misi dan value DJN. Tahapan ini termasuk di tahap masukan. 2. Analisis lingkungan Analisis lingkungan juga merupakan tahap masukan, dimana dilakukan analisis terhadap lingkungan internal dan eksternal DJN. a. Analisis Lingkungan Internal Analisis faktor-faktor internal DJN yaitu Produk, SDM, keuangan, teknologi, manajemen, promosi, brand, Budaya. Faktor-faktor tersebut kemudian dianalisis menggunakan matriks IFE. Matriks IFE berguna untuk menilai manakah faktor kekuatan dan kelemahan kunci yang penting bagi DJN dengan memberi bobot. Bobot ini menandakan seberapa besar faktor tersebut bagi keberhasilan perusahaan. bobot ini diberikan dengan skor 0,0 (tidak penting) sampai 1 (penting). Jumlah bobot dari semua faktor tersebut haruslah satu. Kemudian faktor-faktor internal ini harus diberi peringkat 1 sampai 4 untuk melihat apakah faktor tersebut sangat lemah (1), lemah (2), kuat (3), sangat kuat (4). Kekuatan hanya bisa diberi peringkat 3 atau 4, sedangkan kelemahan hanya dapat diberi peringkat 1 atau 2. Bobot dan peringkat dihitung dengan menggunakan FGD (Rangkuti, 2015:29). Kemudian kalikan setiap bobot dan peringkat untuk melihat skor bobot bagi masing-masing faktor. Kemudian jumlahkan skor bobot tersebut untuk melihat skor bobot total DJN. 54
6 Tabel IFE Matiks Faktor internal kunci Bobot Peringkat SB Total A B C Total Sumber : Fred David (2012) b. Analisis Lingkungan Eksternal Analisis faktor-faktor eksternal yang berpengaruh terhadap DJN yaitu pasar (jumlah wisatawan), pemerintah, sosial, pesaing, Ekonomi, kondisi pariwisata (destinasi, lingkungan dengan menggunakan Matriks EFE. Matriks EFE digunakan untuk melihat faktor-faktor manakah yang tidak penting dan penting bagi DJN, dan bagaimana respon DJN terhadap faktor-faktor eksternal. Respon tersebut dinilai dengan anggota tim memberi peringkat apakah respon DJN sangat bagus (4), di atas rata-rata (3), rata-rata (2), atau di bawah rata-rata (1). Baik peluang atau ancaman dapat diberi peringkat 1 sampai 4. Untuk melihat faktor tersebut penting atau tidak penting dilakukan dengan memberi bobot masing-masing faktor mulai dari 0,0 (tidak penting) hingga 1 (penting). Jumlah bobot dari semua faktor ini haruslah 1. Kemudian kalikan setiap bobot dan peringkat untuk melihat skor bobot bagi masing-masing faktor. Kemudian jumlahkan skor bobot tersebut untuk melihat skor bobot total DJN. 55
7 Tabel EFE Matiks Faktor eksternal kunci Bobot Peringkat SB Total A B C Total Sumber : Fred David (2012) Bobot dan peringkat dihitung dengan menggunakan FGD (Rangkuti, 2015:29) 3. Prioritas Strategi Setelah skor bobot total DJN baik internal dan eksternal ditemukan, maka langkah selanjutnya adalah penentuan strategi-strategi alternatif. Penentuan strategi alternatif ini menggunakan matrik SWOT, untuk menemukan berbagai strategi: a. S-O : menggunakan kekuatan untuk mendapatkan peluang. b. W-O : mengatasi kelemahan untuk mendapatkan peluang. c. S-T : menggunakan kekuatan untuk mengatasi ancaman yang ada. d. W-T : mengatasi kelemahan dan ancaman yang ada. S (Kekuatan) W (Kelemahan) O (Peluang) Strategi SO Strategi WO T (Ancaman) Strategi ST Strategi WT Gambar Matriks SWOT 56
8 Tahapan selanjutnya adalah menggunakan matriks Internal eksternal (IE). Matriks Internal Eksternal (IE) digunakan untuk menunjukan letak DJN saat ini berdasarkan kondisi lingkungannya dan strategi apakah yang tepat digunakan. Matriks IE ini terdiri dari 9 sel. Perusahaan yang berada di sel I,II,IV berada dalam kondisi tumbuh dan berkembang dimana strateginya dapat melakukan integrasi, penetrasi pasar, pengembangan pasar, atau pengembangan produk. Perusahaan berada di sel III, V, Atau VII berada pada kondisi menjaga dan mempertahankan dimana strategi yang tepat adalah penetrasi pasar atau pengembangan produk. Dan terakhir perusahaan yang berada pada posisi VI. VIII, atau IX berada pada kondisi panen atau divestasi dengan strategi yang dapat dilakukan adalah penciutan atau divestasi. Matriks IE dapat digambarkan sebagai berikut: Skor bobot total IFE Kuat (3,0-4,0) Sedang(2,0-2,99) Lemah(1,0-1,99) Skor total EFE Tinggi (3,0-4,0) Sedang (2,0 2,99) Rendah (1,0-1,99) i ii iii iv v vi vii viii ix Gambar Matriks IE 57
9 Analisis menggunakan Matriks SWOT dan Matriks IE tergolong di tahap pencocokan. Tahapan selanjutnya adalah tahap pengambilan keputusan. Dalam tahapan ini, selanjutnya dibuat analisis dengan Metode QSPM. Tujuan penggunaan metode QSPM adalah untuk memilih strategi priorotas yang akan dijalankan dari berbagai alternatif-alternatif strategi yang ada. Kesesuaian faktor-faktor internal dan eksternal dengan alternatif strategi dapat dilihat dari bobot dan skor daya tarik (AS), skor daya tarik ditentukan dengan cara mengamati berbagai faktor internal dan eksternal dengan alternatif strategi apakah memiliki daya tarik tinggi = 4, daya tariknya sedang = 3, daya tariknya rendah = 2, atau tidak memiliki daya tarik = 1. Setelah itu bobot dan AS dikalikan menghasilkan TAS (Total Attractiveness Score). Setelah itu jumlah seluruh TAS pada masingmasing alternatif strategi sehingga muncul angka STAS (Sum Total Attractiveness Scores). Alternatif strategi dengan skor STAS tertinggilah yang akan dipilih (David, 2012:355). Berikut adalah contoh Tabel QSPM : Tabel QSPM Faktorfaktor utama (a) Bobot (b) Alternatif Strategi 1 (c) AS TAS (e) (f) Alternatif strategi 2 (d) AS TAS (e) (f) STAS (g) (g) Sumber : David (2012:353) 58
10 Isi dalam tabel diatas adalah sebagai berikut: a) Berisi dengan seluruh faktor-faktor internal dan eksternal utama yang relevan terhadap perusahaan b) Berisi bobot masing-masing faktor c) Strategi alternatif 1 d) Strategi alternatif 2 e) Berisi skor daya tarik strategi terhadap masing-masing faktor. Memiliki daya tarik tinggi diberi skor 4, daya tarik sedang = 3, daya tarik rendah =2, tidak memiliki daya tarik =1 f) Berisi TAS (Total Attractiveness Score) yang merupakan hasil kali bobot dan AS. g) Berisi STAS (Sum Total Attractiveness Scores) yang merupakan jumlah TAS masing-masing alternatif strategi. STAS inilah yang akan menjadi acuan untuk memilih strategi prioritas. 4. Rencana strategis Langkah terakhir adalah menyusun rencana strategis bagi DJN. Rencana strategis ini akan disusun dalam bentuk tabel seperti di bawah. Tabel di bawah secara garis besar akan diisi sebagai berikut : 1. Nomor 1 berisi bidang manajemen yaitu keuangan, pemasaran, SDM, dan operasi 2. Nomor 2 akan diisi tujuan jangka panjang yang ingin dicapai di masing-masing bidang pemasaran, keuangan, SDM, dan operasi 59
11 3. Nomor 3 akan diisi dengan indikator capaian pada tahun pertama, kedua, dan ketiga untuk mendukung pencapaian tujuannya. Indikator ini dapat digunakan untuk melakukan evaluasi apakah strateginya berhasil atau tidak. 4. Nomor 4 akan diisi dengan strategi untuk mencapai tujuan dan indikator capaiannya selama 3 tahun 5. Nomor 5, 6, dan 7 akan diisi strategi tahunan untuk menjalankan strategi 3 tahunannya, dan mencapai tujuan serta indikator selama 3 tahun. 60
12 Tabel Rencana strategis No Bidang Tujuan Indikator capaian Strategi Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1 Pemasaran 2 Keuangan 3 SDM 4 Operasi 61
METODOLOGI PENELITIAN
IV METODOLOGI PENELITIAN 4.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian dilaksanakan di Wisata Agro Tambi yang terletak di Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Pemilihan lokasi ini ditentukan secara sengaja
METODOLOGI PENELITIAN
IV METODOLOGI PENELITIAN 4.1. Lokasi dan Waktu Penelitian Lokasi yang dijadikan sebagai tempat penelitian adalah PT Godongijo Asri yang beralamat di Desa Serua, Kecamatan Cinangka, Sawangan, Depok, Jawa
IV METODE PENELITIAN. Lokasi dan Waktu Penelitian Lokasi penelitian ini dilakukan di kawasan Kalimalang, Jakarta Timur.
IV METODE PENELITIAN 4.1. Lokasi dan Waktu Penelitian Lokasi penelitian ini dilakukan di kawasan Kalimalang, Jakarta Timur. Pemilihan lokasi penelitian ini dilakukan secara sengaja berdasarkan pertimbangan
IV. METODE PENELITIAN
IV. METODE PENELITIAN 4.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Lokasi penelitian ini dilakukan pada CV Salim Abadi (CV SA), yang terletak di Jalan Raya Punggur Mojopahit Kampung Tanggul Angin, Kecamatan Punggur,
IV METODE PENELITIAN 4.1. Lokasi dan Waktu Penelitian 4.2. Metode Penentuan Responden
IV METODE PENELITIAN 4.1. Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan pada usaha Durian Jatohan Haji Arif (DJHA), yang terletak di Jalan Raya Serang-Pandeglang KM. 14 Kecamatan Baros, Kabupaten
penelitian ini diharapkan mampu menghasilkan alternatif strategi yang lebih objektif.
IV METODE PENELITIAN 4.1. Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian dilakukan pada usaha sate bebek H. Syafe i Cibeber, Kota Cilegon, Provinsi Banten. Pemilihan lokasi penelitian ini dilakukan secara sengaja
IV. METODE PENELITIAN
IV. METODE PENELITIAN 4.1. Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian dilakukan di tempat produksi sate bandeng pada UKM Awal Putra Mandiri yang berlokasi di Jl. Ratu Rangga Blok B No.252 Rt. 02/11, Kampung
IV. METODE PENELITIAN
IV. METODE PENELITIAN 4.1. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan pada Pia Apple Pie yang berada di Jalan Pangrango 10 Bogor. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive) dengan
III. METODE KAJIAN A. Pengumpulan Data Pengumpulan data yang digunakan adalah : 1. Pengumpulan data primer melalui survei lapangan, wawancara
20 III. METODE KAJIAN A. Pengumpulan Data Pengumpulan data yang digunakan adalah : 1. Pengumpulan data primer melalui survei lapangan, wawancara (lampiran 1) dengan pihak perusahaan sebanyak 3 responden
IV METODE PENELITIAN 4.1. Lokasi dan Waktu Penelitian 4.2. Metode Penentuan Sampel
IV METODE PENELITIAN 4.1. Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada restoran tradisional khas Jawa Timur Pondok Sekararum yang terletak di Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Propinsi
IV METODE PENELITIAN 4.1 Lokasi dan Waktu Penelitian 4.2 Metode Penentuan Sampel
IV METODE PENELITIAN 4.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian dilaksanakan di Kawasan Agroteknobisnis Sumedang (KAS), Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat. Penentuan lokasi
III. METODE PENELITIAN
19 III. METODE PENELITIAN 3.1. Kerangka Pemikiran Langkah awal yang dilakukan dalam penelitian ini adalah mengetahui visi, misi dan tujuan Perum Pegadaian. Kemudian dilakukan analisis lingkungan internal
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penentuan Lokasi Pemilihan lokasi penelitian dilakukan dilakukan secara purposive (sengaja) yaitu berdasarkan pertimbanganpertimbangan tertentu sesuai dengan tujuan
BAB IV METODE PENELITIAN
BAB IV METODE PENELITIAN 4.1. Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian dilakukan di perusahaan Tyas Orchid yang berkantor di Bukit Cimanggu City Blok Q6 No 19 Jl. KH. Sholeh Iskandar, Bogor. Pemilihan objek
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian dilaksanakan pada kawasan Objek Wisata Alam Talaga Remis di Desa Kadeula Kecamatan Pasawahan Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Kegiatan
III. METODE PENELITIAN
42 III. METODE PENELITIAN A. Metode Dasar Penelitian Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripsi analisis yaitu metode penelitian yang menuturkan dan menafsirkan data sehingga
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Metode yang Digunakan Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yaitu metode yang meneliti status sekelompok manusia, suatu objek, suatu
III. METODOLOGI PENELITIAN
III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Kerangka Pemikiran Penelitian PT. Pelni merupakan perusahaan pelayaran nasional yang bergerak dalam bidang jasa dan memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam hal pelayanan
III. METODE PENELITIAN
III. METODE PENELITIAN 3.1 Kerangka Pemikiran Penelitian Proses perumusan strategi pada restoran Kebun Kita dimulai dengan mengetahui visi dan misinya, kemudian menganalisis permasalahan yang terjadi,
IV. METODE PENELITIAN
IV. METODE PENELITIAN 4.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di Mitra Alam. Pemilihan lokasi ini dilakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa perusahaan tersebut merupakan
IV METODE PENELITIAN
IV METODE PENELITIAN 4.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di Rahat Cafe 1 yang berlokasi di Jalan Malabar 1 No.1 (samping Pangrango Plaza) kota Bogor. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan
BAB 3 METODE PROBLEM SOLVING
BAB 3 METODE PROBLEM SOLVING Penetapan Kriteria Optimasi Penetapan kriteria optimasi dalam studi ini akan dijabarkan sebagai berikut: Kekuatan aspek internal perusahaan yang terdiri dari kekuatan dan kelemahan
BAB IV METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di PT. Amani Mastra yang kantornya terletak di
38 BAB IV METODE PENELITIAN 4.1. Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di PT. Amani Mastra yang kantornya terletak di Kompleks Perumahan Cikunir, Jatibening, Jakarta dan memiliki perkebunan sayuran
Analisis SWOT Deskriptif Kualitatif untuk Pariwisata
CHAPTER-09 Analisis SWOT Deskriptif Kualitatif untuk Pariwisata SWOT Filosofi SWOT Analisis SWOT atau Tows adalah alat analisis yang umumnya digunakan untuk merumuskan strategi atas identifikasi berbagai
IV METODE PENELITIAN
IV METODE PENELITIAN 4.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Kegiatan penelitian ini dilaksanakan di Koperasi Simpan Pinjam Warga Sepakats beralamat di Jalan Raya Cibanteng Bogor No. 02 Cihideung Ilir- Ciampea
METODE PENELITIAN 4.1 Lokasi dan Waktu Penelitian 4.2 Jenis dan Sumber Data
IV METODE PENELITIAN 4.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di dua lokasi, yakni Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah, khususnya di Kesatuan Bisnis Mandiri (KBM) Agroforestry yang membawahi
III. METODOLOGI PENELITIAN
19 III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Kerangka Pemikiran Pemasaran adalah faktor penting dalam manajemen perusahaan. Strategi pemasaran yang diterapkan harus seiring dengan misi dan tujuan perusahaan. Strategi
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah penelitian deskriptif, jenis penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana faktor faktor internal
BAB IV METODE PENELITIAN
BAB IV METODE PENELITIAN 4.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di kedua tempat usaha di kota Bogor, yaitu KFC Taman Topi dan Rahat cafe. KFC Taman Topi berlokasi di Jalan Kapten Muslihat
IV METODE PENELITIAN 4.1 Lokasi dan Waktu Penelitian 4.2 Jenis dan Sumber Data
IV METODE PENELITIAN 4.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian dilakukan di outlet takoyummy yang berlokasi di Plaza Ekalokasari Bogor. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (Purposive)
IV METODOLOGI PENELITIAN
IV METODOLOGI PENELITIAN 4.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian analisis strategi pengembangan usaha di lakukan di Mangestoni Putri Poultry Shop, Desa Gadingsari, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul.
IV. METODE PENELITIAN. (PKPBDD) yang terletak di Jalan Raya Sawangan No. 16B, Pancoran Mas,
IV. METODE PENELITIAN 4.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian dilakukan di Pusat Koperasi Pemasaran Belimbing Dewa Depok (PKPBDD) yang terletak di Jalan Raya Sawangan No. 16B, Pancoran Mas, Depok. Pemilihan
4.4 Metode Pengolahan dan Analisis Data
4. Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di PT Semestaguna Food & Beverage. Perusahaan tersebut beralamat di JL.Ring Road, Bogor Utara, Taman Yasmin. Kota Bogor. Penelitian akan dilakukan
III. METODOLOGI PENELITIAN
29 III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Kerangka Pemikiran Sektor UKM memiliki peran dan fungsi sangat strategik dalam pertumbuhan perekonomian Indonesia, tetapi kredit perbankan untuk sektor ini dinilai masih
BAB III METODOLOGI A. Lokasi dan Waktu B. Pengumpulan Data
13 BAB III METODOLOGI A. Lokasi dan Waktu Kegiatan ini dibatasi sebagai studi kasus pada komoditas pertanian sub sektor tanaman pangan di wilayah Bogor Provinsi Jawa Barat. Pemilihan lokasi dilakukan secara
METODE PENELITIAN A. Metode Dasar Penelitian B. Metode Pengumpulan Data 1. Metode Penentuan Lokasi Penelitian 2. Metode Pengambilan Sampel
39 I. METODE PENELITIAN A. Metode Dasar Penelitian Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitis yaitu metode penelitian dengan membahas suatu permasalahan dengan cara
III METODE PENELITIAN. Daerah penelitian adalah wilayah pesisir di Kecamatan Punduh Pidada,
35 III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Waktu Penelitian Daerah penelitian adalah wilayah pesisir di Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Pemilihan daerah penelitian dilakukan
IV METODE PENELITIAN 4.1 Lokasi dan Waktu Penelitian 4.2 Jenis dan Sumber Data
IV METODE PENELITIAN 4.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian dilakukan pada produksi karet remah di PT ADEI Crumb Rubber Industry yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol, Kel. Satria, Kec. Padang Hilir,
IV. METODE PENELITIAN. di industri perunggasan khususnya telur ayam ras petelur. AAPS berlokasi di km
37 IV. METODE PENELITIAN 4.1. Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di Perusahaan AAPS, perusahaan yang bergerak di industri perunggasan khususnya telur ayam ras petelur. AAPS berlokasi
IV METODE PENELITIAN 4.1. Lokasi dan Waktu Penelitian 4.2. Metode Penentuan Sampel
IV METODE PENELITIAN 4.1. Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Elsari Brownies & Bakery (EBB) yang bertempat di Jalan Raya Pondok Rumput Nomor 18 RT 06/RW 11, Kelurahan Kebon Pedes,
IV. METODE PENELITIAN
IV. METODE PENELITIAN 4.1. Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian dilakukan di PT. Godongijo Asri yang berlokasi di Jalan Cinangka Km 10, Kecamatan Sawangan, Kotamadya Depok. Pemilihan lokasi penelitian
BAB III. Metodologi Penelitian
BAB III Metodologi Penelitian 3.1 Desain Penelitian Dalam penelitian ini, jenis penilitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Metode analisis deskriptif adalah suatu metode yang digunakan untuk
IV. METODE PENELITIAN
IV. METODE PENELITIAN 4.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di perusahaan kopi bubuk Inkopas Sejahtera, Pemilihan lokasi ditentukan secara sengaja, karena adanya pertimbangan bahwa
IV. METODE PENELITIAN
IV. METODE PENELITIAN 4.1. Lokasi Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Curug Jaya di Kampung Curug Jaya, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok. Pemilihan tempat
III. METODE PENELITIAN
29 A. Metode Dasar Penelitian III. METODE PENELITIAN Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitis. Ciri-ciri metode deskriptif analitis adalah memusatkan pada pemecahan
IV. METODE PENELITIAN
IV. METODE PENELITIAN 4.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian dilakukan di peternakan domba Tawakkal Farm (TF) Jalan Raya Sukabumi Km 15 Dusun Cimande Hilir No. 32, Caringin, Bogor. Pemilihan lokasi
BAB III METODE PENELITIAN. design) kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif digunakan untuk
55 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Sifat Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian campuran (mixed methods research design) kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif digunakan untuk
VII PERUMUSAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA
VII PERUMUSAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA 7.1 Tahap pemasukan data ( The Input Stage ) Tahap pertama setelah identifikasi faktor internal dan eksternal yang dirumuskan menjadi kekuatan, kelemahan, peluang
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Objek dan Subjek Penelitian 3.1.1 Objek Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan bisnis pada Bakso Lotus Jembar. Adapun yang menjadi objek
BAB 3 METODE PROBLEM SOLVING
BAB 3 METODE PROBLEM SOLVING 3.1 Penetapan Kriteria Penelitian Kriteria Optimasi yang digunakan untuk menganalisis alternatif-alternatif strategi bisnis yang akan digunakan Restaurant PT Okirobox Indonesia
BAB III METODE PENELITIAN
35 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian dilakukan pada restoran iga bakar Mang Opan yang terletak di Jl. Adhyaksa II No.1A, Buah Batu, Bandung. Pemilihan tempat dilakukan
III. KERANGKA PEMIKIRAN
III. KERANGKA PEMIKIRAN 3.1. Kerangka Pemikiran Teoritis 3.1.1. Manajemen Manajemen merupakan proses pengkoordinasian kegiatan-kegiatan pekerjaan sehingga pekerjaan tersebut terselesaikan secara efisien
III. METODE PENELITIAN
III. METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Waktu Lokasi penelitian dilaksanakan pada perusahaan CV Septia Anugerah Jakarta, yang beralamat di Jalan Fatmawati No. 26 Pondok Labu Jakarta Selatan. CV Septia Anugerah
METODE KAJIAN. 3.1 Kerangka Pemikiran
III. METODE KAJIAN 3.1 Kerangka Pemikiran Potensi perikanan yang dimiliki Kabupaten Lampung Barat yang sangat besar ternyata belum memberikan kontribusi yang optimal bagi masyarakat dan pemerintah daerah.
III. METODE KAJIAN A. Pengumpulan Data
27 III. METODE KAJIAN A. Pengumpulan Data Lokasi tempat pelaksanaan Program Misykat DPU DT berada di kelurahan Loji Gunung Batu, Kecamatan Ciomas, Kotamadya Bogor, Jawa Barat. Waktu pengumpulan data selama
III. METODE KAJIAN A. Lokasi dan Waktu B. Metode Kerja 1. Pengumpulan data
15 III. METODE KAJIAN A. Lokasi dan Waktu Pengambilan data dilakukan di PT. Mitra Bangun Cemerlang yang terletak di JL. Raya Kukun Cadas km 1,7 Kampung Pangondokan, Kelurahan Kutabaru, Kecamatan Pasar
IV. METODOLOGI PENELITIAN
37 IV. METODOLOGI PENELITIAN Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di Loka Farm yang terletak di Desa Jogjogan, Kelurahan Cilember, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Pemilihan lokasi ini
III. METODE PENELITIAN
41 III. METODE PENELITIAN A. Metode Dasar Penelitian Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitis yaitu metode penelitian dengan membahas suatu permasalahan dengan
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK PT. Mulia Lestari adalah salah satu perusahaan tekstil terkemuka yang beralamatkan di Jl. Cibaligo no. 70 Cimindi-Cimahi. Produk yang dihasilkan adalah kain rajut, yang sebagian besar adalah berbentuk
IV. METODE PENELITIAN
IV. METODE PENELITIAN 4.1. Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di Koperasi Unit Desa (KUD) Puspa Mekar yang berlokasi di Jl. Kolonel Masturi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Menurut
28 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Menurut Sugiyono (2006) penelitian deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang
BAB 3 METODE PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu metode
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu metode yang bertujuan membantu memecahkan masalah yang bertujuan membantu memecahkan
3.1 KERANGKA PEMIKIRAN
III. METODOLOGI 3.1 KERANGKA PEMIKIRAN Pada masa krisis periode 1998-2000 usaha kecil merupakan salah satu bagian penting dari perekonomian Indonesia dikarenakan kemampuannya dalam menghadapi terpaan krisis
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3. Disain Penelitian Menurut Sarwono, Jonathan (2006:79) dalam melakukan penelitian salah satu hal penting adalah membuat desain penelitian. Desain Penelitian bagaikan sebuah peta
VII PERUMUSAN STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS KARET ALAM OLAHAN PT ADEI CRUMB RUBBER INDUSTRY
VII PERUMUSAN STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS KARET ALAM OLAHAN PT ADEI CRUMB RUBBER INDUSTRY 7.1. Tahapan Masukan Tahapan masukan terdiri dari matriks EFE (External Factors Evaluation) dan IFE (Internal
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian pada produk teh siap minum Walini Peko yang diproduksi oleh
44 BAB III METODE PENELITIAN 3.1.Objek dan Tempat Penelitian Penelitian pada produk teh siap minum Walini Peko yang diproduksi oleh Industri Hilir Teh (IHT) PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII di Cibiru,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian dilakukan di Gama Catering yang beralamat di Komp. Bumi Panyileukan Blok G 13 No. 20 Kota Bandung. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang akan digunakan adalah penelitian deskriptif. Metode analisis
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Desain Penelitian Jenis penelitian yang akan digunakan adalah penelitian deskriptif. Metode analisis deskriptif adalah metode yang digunakan untuk meneliti sekelompok manusia,
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Desain penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang menggambarkan kondisi eksternal dan internal PT. Padang Digital Indonesia saat ini
III. METODE PENELITIAN. Lokasi penelitian ini dilakukan di Kabupaten Batu Bara pada ruang
23 III. METODE PENELITIAN 3.1. Lokasi dan Waktu Penelitian Lokasi penelitian ini dilakukan di Kabupaten Batu Bara pada ruang lingkup wilayah kerja Dinas Perkebunan Kabupaten Batu Bara dan Dinas Pertanian
III..METODOLOGI. A. Lokasi dan Waktu Kajian
31 III..METODOLOGI A. Lokasi dan Waktu Kajian 1. Lokasi Kajian Kajian ini dilaksanakan di Kecamatan Semparuk Kabupaten Sambas Kalimantan Barat. Lembaga yang menjadi subyek kajian ialah Unit Pelaksana Kegiatan
III. METODE PENELITIAN
33 III. METODE PENELITIAN 3.1. Kerangka Pemikiran Penelitian PT Bank Syariah Mandiri hadir, tampil, dan tumbuh sebagai bank yang mampu memadukan idealisme usaha dengan nilai-nilai rohani, yang melandasi
IV. METODE PENELITIAN
IV. METODE PENELITIAN 4.1. Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian dilakukan di Pabrik Kelapa Sawit Adolina PT Perkebunan Nusantara IV yang terletak di Kelurahan Batang Terap Kecamatan Perbaungan Kabupaten
BAB III KERANGKA PEMIKIRAN
BAB III KERANGKA PEMIKIRAN 3.1. Kerangka Pemikiran Teoritis 3.1.1. Konsep Strategi Perusahaan Manajemen meliputi perencanaan, pengarahan, pengorganisasian dan pengendalian atas keputusan-keputusan dan
IV. METODE PENELITIAN
IV. METODE PENELITIAN 4.1. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di Martabak Air Mancur Bogor yang terletak di Jl. Sudirman, untuk pemilihan lokasinya dilakukan secara sengaja (purposive)
3.1. Kerangka Pemikiran III. METODE PENELITIAN
3.1. Kerangka Pemikiran III. METODE PENELITIAN Industri farmasi merupakan salah satu industri besar dan berpengaruh di Indonesia, karena Indonesia merupakan pasar obat potensial (Pharos, 2008) Hingga saat
ANALISIS PERUMUSAN STRATEGI DI X TRAVEL DENGAN METODE QSPM
ANALISIS PERUMUSAN STRATEGI DI X TRAVEL DENGAN METODE QSPM Amanda Nur Cahyawati, Dwi Hadi Sulistyarini, Suluh Elman Swara Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya Jln. MT. Haryono
IV. METODE PENELITIAN
Strategi Pengembangan Usaha Maharani Farm Gambar 4. Kerangka Pemikiran Operasional IV. METODE PENELITIAN 4.1. Lokasi dan Waktu Penelitian ini dilakukan di Rumah Potong Ayam Maharani Farm yang beralamat
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Metode yang digunakan Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Menurut (Sanders, Tom J., 2012) Penelitian manajemen strategis cenderungdilakukan
BAB III METODE PENELITIAN
29 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang sesuai untuk Rumah Makan Ayam Goreng & Bakar Mang Didin Asgar yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani
METODE PENELITIAN Lokasi dan Waktu Prosedur Penelitian Pengumpulan Data
12 METODE PENELITIAN Lokasi dan Waktu Penelitian ini dilaksanakan di Perusahaan Madu Mutiara Tugu Ibu, Depok dan Apriari Pramuka, Cibubur.Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja berdasarkan
STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUKSI KEMUKUS DI DESA BANYUASIN KEMBARAN KECAMATAN LOANO KABUPATEN PURWOREJO
STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUKSI KEMUKUS DI DESA BANYUASIN KEMBARAN KECAMATAN LOANO KABUPATEN PURWOREJO Mukhamad Johan Aris, Uswatun Hasanah, Dyah Panuntun Utami Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian
BAB IV METODE PENELITIAN
BAB IV METODE PENELITIAN 4. Lokasi dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilakukan di pabrik pupuk organik PT Agrindo Surya Graha yang berlokasi di jalan PLTP Angkrong, Kampung Sunda Wenang, RT 25/ Rw 11,
VII. FORMULASI STRATEGI
VII. FORMULASI STRATEGI 7.1 Tahapan Masukan (Input Stage) Tahapan masukan (input stage) merupakan langkah pertama yang harus dilakukan sebelum melalui langkah kedua dan langkah ketiga didalam tahap formulasi
BAB 3 METODOLOGI. Studi Pendahuluan. Identifikasi Masalah. Pengumpulan Data. Analisa Faktor Internal dan Eksternal
BAB 3 METODOLOGI Studi Pendahuluan Studi Pustaka Identifikasi Masalah Pengumpulan Data Analisa Faktor Internal dan Eksternal Pengolahan data Analisa Strategi dengan metode SWOT, IE Matrix, dan QSPM Penetapan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 2.1 Objek dan Lokasi Penelitian Objek penelitian ini adalah di bengkel sepeda motor Budi Motor, tepatnya di Jalan Wolter Monginsidi Kecamatan Pedurungan Kota Semarang. Alasan
METODE PENELITIAN. Lokasi dan Waktu Penelitian
METODE PENELITIAN Lokasi dan Waktu Penelitian Lokasi penelitian dilakukan di Provinsi Sulawesi Selatan, meliputi empat kabupaten yaitu : Kabupaten Takalar, Bone, Soppeng, dan Wajo. Penentuan lokasi penelitian
III. METODOLOGI KAJIAN
III. METODOLOGI KAJIAN 3.1 Kerangka Pemikiran Kemiskinan merupakan penyakit ekonomi pada suatu daerah yang harus di tanggulangi. Kemiskinan akan menyebabkan ketidakberdayaan masyarakat dalam mengelola
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang akan digunakan adalah penelitian deskriptif. Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Disain Penelitian Jenis penelitian yang akan digunakan adalah penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif menurut Arikunto (2005: 234) adalah penelitian yang dimaksud untuk
BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN
BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Simpulan Berdasarkan hasil penelitian dan hasil analisis pengolahan data, dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut. 1. Dapat diketahui faktor eksternal dan internal Hotel
DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... HALAMAN PENGESAHAN... RIWAYAT HIDUP.. iii ABSTRAK... ABSTRACT... KATA PENGANTAR. DAFTAR ISI... vii. DAFTAR TABEL...
DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL...... HALAMAN PENGESAHAN......... i ii RIWAYAT HIDUP.. iii ABSTRAK...... ABSTRACT...... KATA PENGANTAR. iv v vi DAFTAR ISI...... vii DAFTAR TABEL.... viii DAFTAR GAMBAR.......
BAB IV METODE PENELITIAN
BAB IV METODE PENELITIAN 4. Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di PT. Kaliduren Estates yang berlokasi di Perkebunan Tugu/Cimenteng, Desa Langkap Jaya, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Objek Penelitian Penelitian dilakukan di Desa Cihideung, kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat atau 20 km dari Kota Bandung, Jawa Barat. Pencarian data-data dilakukan
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Metode yang Digunakan Dalam penelitian ini, jenis peneltitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Menurut Dantes (2012: 51) penelitian deskriptif adalah suatu penelitian
Distinctive Strategic Management
Modul ke: 05 Distinctive Strategic Management Strategic Business Formulation Industry Life Cycle Stage Fakultas Sekolah Pasca Sarjana Dr. Chaerudin, MM Program Studi Magister Manajemen Program Kelas Karyawan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Obyek dan Subjek Penelitian 1. Objek Penelitian Penelitian ini berlokasi pada obyek wisata alam Pantai Siung yang ada di Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul,
III. METODE KAJIAN 3.1. Kerangka Pemikiran Kajian
III. METODE KAJIAN 3.. Kerangka Pemikiran Kajian Sinergi yang saling menguntungkan antara petani dan perusahaan (PT ATB) dalam pengusahaan perkebunan merupakan faktor penting dalam usaha pengembangan perkebunan
ANALISIS STRATEGI BISNIS PADA PT INDO JAYA SUKSES MAKMUR
ANALISIS STRATEGI BISNIS PADA PT INDO JAYA SUKSES MAKMUR Frengky Hariyanto - 1301030322 Email : [email protected] Dosen Pembimbing Hartiwi Prabowo, SE., MM. ABSTRAK PT Indo Jaya Sukses Makmur
BAB I PENDAHULUAN. industri tersebut sangat membutuhkan informasi dan kreativitas dengan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Ekonomi merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan Negara Indonesia. Faktanya, faktor penentu kemajuan perekonomian suatu Negara tidak lagi semata-mata
