BAB III TINJAUAN KASUS
|
|
|
- Benny Irawan
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB III TINJAUAN KASUS A. Pengkajian Asuhan keperawatan dilakukan pada tanggal Mei 2011, pukul WIB, di ruang mawar RSUD Tugurejo Semarang. 1. Biodata a. Identitas pasien Pasien bernama Ny. S, umur 50 tahun, berjenis kelamin perempuan, suku bangsa Jawa, agam Islam, berstatus kawin, pekerjaannya adalah ibu rumah tangga, alamat di jalan Stasiun Tawang Jrakah, Rt 6/Rw 2 Semarang, tanggal masuk 5 Mei 2011 jam WIB, no register , dengan diagnosa medis bronkopneumonia. b. Penanggung jawab Nama Tn. F, umurnya 31 tahun, berjenis kelamin laku-laki, pekerjaan swasta, alamat di jalan Stasiun Tawang Jrakah, Rt 6/Rw 2 Semarang, hubungan dengan pasien adalah anak. 2. Riwayat Kesehatan a. Keluhan utama Saat dilakukan pengkajian pada tanggal 17 Mei 2011 pasien mengatakan sesak nafas. 32
2 b. Riwayat penyakit sekarang Sejak tadi malam pasien sesak nafas, batuk berdahak tidak bisa keluar dan pusing. Semalaman pasien tidak bisa tidur karena batuk yang terus menerus. Saat pagi hari batuk bertambah berat dan sesak nafas. Keluarga membawa Ny. S ke IGD RSUD Tugurejo Semarang pada tanggal 17 Mei 2011 jam WIB. Keadaan lemah, tampak pucat dan pernapasan cepat. Saat ini pasien dirawat di ruang mawar dengan diagnosa medis bronkopneumonia. c. Riwayat perawatan dan kesehatan dahulu Kurang lebih 1 minggu pasien mengatakan sesak nafas, batuk berdahak tidak bisa keluar, lalu keluarga membawa ke RSUD Tugurejo Semarang, sebelumnya pasien belum pernah mengalami seperti ini, pasien tidak merokok, tidak mempunyai DM dan hipertensi, di daerah tempat tinggal terdapat pabrik baja yang berasap. d. Riwayat kesehatan keluarga Keluarga tidak ada yang pernah sakit sama seperti Ny. S Riwayat DM dan hipertensi tidak ada. 3. Pola Kesehatan Fungsional a. Pola persepsi dan pemeliharaan kesehatan Pasien menganggap penyakitnya ini adalah sebuah cobaan, pasien banyak ihtiar dan berdoa, jika sakit pasien selalu memeriksakan dirinya ke pelayanan kesehatan terdekat. 33
3 b. Pola nutrisi dan metabolik Sebelum sakit pasien makan 3 kali sehari yaitu nasi, lauk dan sayur dengan porsi 1 piring habis. Minum 6 8 gelas sehari yaitu air putih, kopi, teh. Sudah lama ini pasien tidak pernah minum es. Saat sakit, pasien makan 3 kali sehari diit lunak yaitu bubur tanpa santan, sayur dan lauk hanya habis 1/2 porsi dari rumah sakit. Minum 6 8 gelas sehari air putih dan teh manis. Saat makan tidak merasa mual atau muntah. c. Pola eliminasi Sebelum sakit pasien biasa buang air besar 1 hari sekali dengan konsistensi lembek, bau khas, warna kuning. Buang air kecil 3 5 kali sehari konsistensi sedang, warna kuning, bau khas. Saat sakit, pasien buang air besar 2 kali sehari. Buang air kecil 3 4 kali sehari dengan konsistensi sedang, bau khas, warna kuning. d. Pola aktivitas dan latihan Sebelum sakit, pasien masih bisa melakukan kegiatan rumah tangga, aktivitas mandiri tanpa bantuan orang lain, menurut keterangan dari keluarga, Ny. S termasuk orang yang giat melakukan kegiatan rumah tangga, pasien tidak pernah olahraga. Saat sakit, klien hanya terbaring lemah di tempat tidur, jika kebanyakan aktivitas, sesak bertambah, aktivitas klien di rumah sakit hanya tidur dan duduk di atas tempat tidur, aktivitas lainnya dibantu oleh keluarga dan perawat. 34
4 e. Pola istirahat dan tidur Sebelum sakit, pasien tidur 6 8 jam sehari tanpa sering terbangun, selama ini pasien tidak pernah mengalami kesulitan dengan tidurnya. Saat sakit, semalam pasien tidak bisa tidur karena sesak nafas dan batuk terus menerus. Sehari pasien hanya tidur kurang lebih 5 jam. f. Pola persepsi sensorik dan kognitif Pasien mengeluh nyeri kepala dengan karakteristik : Paliatif : Nyeri dirasakan bertambah saat aktivitas, berkurang jika untuk istirahat. Qualitas Region Skala Time : Nyeri terasa cekot-cekot dan dirasakan terus menerus. : Nyeri dirasakan di kepala. : Skala nyeri 3, nyeri ringan. : Nyeri bertambah saat aktivitas. g. Pola hubungan dengan orang lain Selama ini hubungan pasien dengan keluarga dan tetangga baik, setelah mengetahui penyakitnya sekarang ini pasien tidak merasa malu jika berkumpul dengan teman-temannya. Dirumah sakit pasien mampu bersosialisasi dengan perawat, karena kondisi yang lemah, pasien belum mampu bersosialisasi dengan pasien yang lain. h. Pola reproduksi dan seksual Saat ini pasien sudah menikah dan mempunyai empat orang anak. Anak pertama perempuan, kedua laki-laki, keempat perempuan dan yang kedua laki-laki. 35
5 i. Persepsi diri dan konsep diri Pasien berharap ingin cepat sembuh, pasien ingin segera pulang ke rumah agar bisa beraktifitas dirumah. j. Pola mekanisme koping Pasien mengambil keputusan sendiri dengan didukung oleh Suami. Saat menghadapi suatu masalah, pasien selalu cerita dengan Suaminya. Pasien menganggap penyakitnya ini sangat mengganggu aktivitasnya karena pasien tidak bisa melakukan kegiatannya sehari-hari dirumah. k. Pola nilai kepercayaan dan keyakinan Pasien beragama Islam. Sebelum sakit pasien shalat 5 waktu secara rutin tiap hari. Saat sakit pasien tidak pernah shalat karena kondisi yang dialami sekarang. 4. Pengkajian Fisik a. Keadaan umum : Lemah, kesadaran Composmentis. b. Tanda-tanda vital : Tekanan darah 130/80 mmhg, nadi 102 x/menit, suhu 38,2 o C, RR 33 x/menit. c. Kepala : Mesocepal, rambut, bersih tapi kurang rapi, agak beruban d. Mata : Konjungtiva tidak anemis, sklera tidak ikterik e. Hidung : Tidak ada polip, terpasang O 2 nasal 3 liter, tidak ada sekret, nafas cuping hidung f. Mulut : Mulut bersih, bibir kering, terlihat sianosis g. Leher : Tidak ada pembesaran kelenjar tyroid 36
6 h. Dada : Bentuk simetris 1) Jantung : Inspeksi Ictus cordis tak tampak, palpasi Ictus cordis teraba di SIC VI, perkusi konfigurasi jantung caudolateral, auskultasi bunyi jantung I-II murni tidak ada bising/gallop. 2) Paru : Inspeksi bentuk dada simetris, palpasi stem fremitus kanan sama dengan kiri, perkusi redup kedua lapang paru, auskultasi ronkhi basah pada semua lapang paru, terdengar suara nafas tambahan wheezing. i. Abdomen : Inspeksi cembung, auskultasi bising usus normal, perkusi Tympani, palpasi tidak ada nyeri tekan abdomen. j. Ekstermitas : Atas tangan kiri terpasang infus RL 20 tetes per menit, tidak ada oedema, tidak ada luka pada kedua tangan. Bawah : Kedua kaki tidak oedema, tidak ada luka, tidak ada kecacatan. k. Kulit : Turgor baik, akral hangat, capillary refill cepat < 3 Detik 37
7 5. Data Penunjang a. Pemerikasaan laboratorium tanggal 12 April ) Hematologi Hemoglobin 14,3 gr % (N 13,00-16,00), Hematokrit 43,1% (N 40,0-54,0), Eritrosit 4,8 juta/mmk (N4,50 6,50), Leukosit 4,4 ribu/mmk(n 4,00 11,00), Trombosit 294,0 ribu/mmk (N 150,0 400,0). 2) Kimia Klinik Protein total 7,3 gr/dl (N 6,4 8,2), Globulin 2,9 gr/dl (N 2,30 3,50), SGOT (AST) H 37 U/L (N ), SGPT (ALT) 32U/L (N 30 65), Ureum 23,3 mg/dl (N 15 39), Creatinin L 0,60 mg/dl (N 0,60 1,30), Asam urat 4,4 mg/dl (N 3,4 7,0), LED 1 jam 11.0 mm/jam (N < 15), LED 2 jam 28,0 mm/jam (N< 15), Monosit H 9,2 % (N 2 8). b. Terapi 1) O 2 nasal 3 liter / menit 2) Infus : Rl 20 tetes/menit 3) Injeksi : Ciprofloxacin 2 x 200 gr 4) Obat oral : Paracetamol 500 mg (kalau panas), Ambroxol 3x1 tablet, Vit. C 3x100 mg, Nebuliser (combivet) 3x1 5) Diit lunak 1900 kkal (tinggi protein) 38
8 c. Pemeriksaan Foto Thoraks tanggal 12 april 2011 Cor : CTR < 50 %, retrosternal dan retrocardiac space tidak menyempit (letak dan bentuk normal). Retrosternal dan retrocardiac space tak menyempit. Pulmo : Corakan broncovaskuler kasar. Tampak perselubungan inhomogen pada lapangan tengah dan bawah. Paru kanan kiri tampak lesi bulat-bulat multiple pada lapangan bawah paru kanan. Diafragma kanan tak jelas, kiri setinggi kosta X posterior. Sinus kostofrenikus kanan tertutup perselubungan, kiri terpotong, anterior baik, posterior bercak suram. Kesan : 1) Cor tidak membesar 2) Gambaran bronkopneumonia 39
9 Analisa Data No Tgl Data ( DS & DO ) Etiologi Problem 1. 17/5/11 S : Pasien mengatakan batuk berdahak dan sesak nafas. O: Pasien batuk, dahak tidak bisa keluar, RR 33 x/menit, bunyi nafas ronkhi basah dan wheezing, dispnea. Akumulasi secret Bersihan jalan nafas tidak efektif No TGL Data (DS & DO) Etiologi Problem 17/5/11 17/5/11 S : Pasien mengatakan sesak nafas O: RR : 33 x/menit, nadi 102 x/menit, terlihat sianosis, bunyi nafas ronki basah dan wheezing, redup pada lapang paru. Penyempitan bronkus Gangguan pertukaran gas S : Pasien mengatakan badan terasa lemas. Kelemahan Intoleransi O : Pasien terbaring lemah di tempat tidur, aktivitas aktivitas dibantu keluarga dan perawat, aktivitas hanya tidur dan duduk saja 4. 17/5/11 S : Pasien mengatakan tidak bisa tidur Dispnea Gangguan dengan nyenyak sering terbangun pola tidur karena batuk dan sesak nafas O : Tidur kurang lebih 5 jam sehari, nadi 102 x/menit, konjungtiva tidak anemis, wajah tidak rileks/ pucat 40
10 B. Pathways Keperawatan Kasus Kuman masuk ke dalam saluran nafas berhadapan dengan daya tahan tubuh Defisiensi mekanisme pertahanan tubuh Inflamasi Hipersekresi mukus Pengaruh gaya grafitasi Akumulasi sekret Kuman sampai di bronkus Batuk Penyempitan bronkus Proses peradangan di bronkus dan alveolus Bersihan jalan Saluran napas tersumbat Nafas tidak efektif Peningkatan kerja Gangguan pertukaran gas otot pernapasan Kebutuhan O 2 dalam otot pernapasan meningkat Istirahat terganggu Dispnea Gangguan pola tidur Kelemahan Intoleransi aktivitas 41
11 C. Diagnosa Keperawatan 1. Bersihan jalan nafas tidak efektif berhubungan dengan akumulasi sekret ditandai dengan pasien mengatakan batuk dan sesak napas, RR 33 x/menit, bunyi napas ronkhi basah dan wheezing, pasien batuk dan dispnea. 2. Gangguan pertukaran gas berhubungan dengan penyempitan bronkus ditandai dengan pasien mengatakan sesak napas, RR 33 x/menit, Nadi 102 x/menit, sianosis, bunyi napas ronkhi basah, 3. Intoleransi aktivitas berhubungan dengan kelemahan ditandai dengan pasien mengatakan badan merasa lemas, pasien terbaring lemah ditempat tidur, aktifitas dibantu. 4. Gangguan pola tidur berhubungan dengan dispnea ditandai dengan pasien mengatakan tidak bisa tidur dan sering terbangun karena batuk dan sesak napas, konjungtiva tidak anemis, RR 33x/menit, wajah pucat. 42
12 D. Intervensi, Implementasi dan Evaluasi Keperawatan 1. Bersihan jalan nafas tidak efektif berhubungan dengan akumulasi sekret ditandai dengan pasien mengatakan batuk dan sesak napas, RR 33 x/menit, bunyi napas ronkhi basah dan wheezing, pasien batuk dan dispnea. a. Intervensi keperawatan tanggal 17 Mei 2011 adalah 1) Tujuan setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2 x 24 jam jalan nafas bersih dan kembali efektif. Kriteria hasil bunyi pernapasan normal x/menit, sputum berkurang hilang, batuk reda. 2) Rencana keperawatan a) Kaji bersihan jalan nafas pasien dan kaji tanda vital b) Beri posisi yang nyaman semi fowler c) Ajarkan untuk teknik batuk efektif/ nafas dalam d) Anjurkan pasien minum air hangat e) Kolaborasi pemberian O 2 nasal 3 liter/menit. f) Kolaborasi pemberian obat Ambroxol 3 x 30 mg, Ciprofloxacin 2 x 200 gr. b. Implementasi dan Evaluasi Implementasi tanggal 17 Mei 2011 jam adalah mengkaji keadaan umum dan keluhan pasien, memberikan therapi O 2 nasal 3 liter/menit, memberikan posisi semi fowler, mengukur tanda vital. Setelah dilakukan tindakan keperawatan pada tanggal 20 Mei 2011 penulis melakukan evaluasi, pasien mengatakan sesak masih, tapi 43
13 sudah agak berkurang, batuk berkurang, RR 25 x/menit, terpasang O 2 nasal 3 liter/menit, bunyi nafas ronkhi basah dan wheezing, berdasarkan data tersebut dapat di analisa bahwa masalah belum teratasi, rencana tindak lanjut berikutnya adalah pertahankan intervensi, kolaborasi pemberian obat Ambroxol 3 x 30 mg, monitor bunyi napas. 2. Gangguan pertukaran gas berhubungan dengan penyempitan bronkus ditandai dengan pasien mengatakan sesak napas, RR 33 x/menit, Nadi 102 x/menit, sianosis, bunyi napas ronkhi basah. a. Intervensi keperawatan tanggal 17 Mei 2011 adalah 1) Tujuan setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2 x 24 jam pertukaran gas kembali normal Kriteria hasil bunyi nafas bersih, tidak ada distress pernafasan 2) Rencana keperawatan : a) Kaji frekuensi, kedalaman dan kemudahan bernafas b) Awasi frekuensi jantung/irama c) Pertahankan tirah baring d) Beri posisi semi fowler e) Kolaborasi pemberian O 2 nasal 3 liter/menit. b. Implementasi dan Evaluasi Implementasi tanggal 18 Mei 2011 jam 8.00 menganjurkan pasien untuk banyak minum air hangat kurang lebih 200 cc mengajarkan pasien cara batuk efektif dan nafas dalam, mengukur tanda vital, 44
14 memberikan terapi oral Ambroxol 500 mg, inhalasi nebuliser, Vit. C memberikan terapi injeksi Ciprofloxacin 200 gr, memotivasi pasien untuk tidur siang, menciptakan lingkungan yang tenang. Setelah dilakukan tindakan keperawatan pada tanggal 20 Mei 2011 penulis melakukan evaluasi pasien mengatakan sesak masih, tapi sudah agak berkurang, RR 25 x/menit, terpasang O 2 nasal 3 liter/menit, bunyi nafas ronkhi basah dan wheezing, berdasarkan data tersebut dapat di analisa bahwa masalah belum teratasi, rencana tindak lanjut berikutnya adalah pertahankan intervensi, observasi frekuensi, kedalaman dan kemudahan bernafas, awasi frekuensi dan irama jantung, kaji kepatenan O 2 nasalnya. 3. Intoleransi aktivitas berhubungan dengan kelemahan ditandai dengan pasien mengatakan badan merasa lemas, pasien terbaring lemah ditempat tidur, aktifitas dibantu. a. Intervensi keperawatan tanggal 17 Mei 2011 adalah 1) Tujuan setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2x24 jam pasien menunjukkan peningkatan aktivitas Kriteria hasil aktivitas meningkat, aktivitas mandiri tanpa bantuan. 2) Rencana keperawatan : a) evaluasi respon terhadap aktivitas b) berikan lingkungan tenang dan batasi pengunjung c) jelaskan pentingnya istirahat dengan aktivitas 45
15 d) kolaborasi pemberian nutrisi yang seimbang e) bantu aktivitas pasien sesuai kebutuhan. b. Implementasi dan Evaluasi Implementasi tanggal 19 Mei 2011 jam membantu aktivitas pasien, memotivasi pasien untuk tidur, menciptakan lingkungan yang tenang Setelah dilakukan tindakan keperawatan pada tanggal 20 Mei 2011 penulis melakukan evaluasi, pasien mengatakan lemas masih sedikit, sudah bisa jalan ke kamar mandi, ada peningkatan toleran terhadap aktivitas, TD 120/70 mmhg, nadi 82x/menit, RR 25x/menit, pasien sedikit lemas, berdasarkan data tersebut dapat di analisa bahwa masalah belum teratasi, rencana tindak lanjut berikutnya adalah pertahankan intervensi, monitor tanda vital sebelum dan sesudah aktivitas, memberikan nutrisi yang seimbang sesuai program, bantu aktivitas pasien. 4. Gangguan pola tidur berhubungan dengan dispnea ditandai dengan pasien mengatakan tidak bisa tidur dan sering terbangun karena batuk dan sesak napas, konjungtiva tidak anemis, RR 32x/menit, wajah pucat. a. Intervensi keperawatan tanggal 17 Mei ) Tujuan setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2 x 24 jam pasien dapat istirahat dengan tenang Kriteria hasil : Pasien tidur 6-8 jam setiap malam, secara verbal mengatakan lebih rileks 46
16 2) Rencana keperawatan a) Aktivitas meningkat b) Kaji masalah gangguan tidur pasien c) Karakteristik dan penyebab kurang tidur d) Berikan lingkungan tempat tidur yang nyaman e) Anjurkan makan yang cukup 1 jam sebelum tidur f) Kolaborasi pemberian obat analgesik setengah jam sebelum tidur g) Anjurkan minum susu hangat sebelum tidur. b. Implementasi dan Evaluasi Implementasi tanggal 19 Mei 2011 jam mengkaji masalah gangguan tidur, karakteristik dan penyebab kurang tidur, menganjurkan makan 1 jam sebelum tidur, menganjurkan minum susu hangat sebelum tidur, memberikan lingkungan yang tenang. Setelah dilakukan tindakan keperawatan pada tanggal 20 Mei 2011 penulis melakukan evaluasi, pasien mengatakan tidur masih terbangun karena batuk dan sesak nafas masih dirasakan, tidur 6 jam sehari, nadi 82 x/menit, TD 120/70 mmhg, RR 25 x/menit, berdasarkan data tersebut dapat di analisa bahwa masalah belum teratasi, rencana tindak lanjut berikutnya adalah pertahankan intervensi, anjurkan pasien minum susu hangat sebelum tidur, kolaborasi pemberian obat analgetik setengah jam sebelum tidur. 47
BAB III TINJAUAN KASUS. Pengkajian dilakukan pada tanggal 8 Mei 2007 jam : Jl. Menoreh I Sampangan Semarang
BAB III TINJAUAN KASUS A. Pengkajian Pengkajian dilakukan pada tanggal 8 Mei 2007 jam 14.30 1. Identitas klien Nama Umur Jenis kelamin Alamat Agama : An. R : 10 th : Perempuan : Jl. Menoreh I Sampangan
BAB III TINJAUAN KASUS. Jenis kelamin : Laki-laki Suku bangsa : Jawa, Indonesia
BAB III TINJAUAN KASUS A. Pengkajian Pengkajian ini dilakukan pada tanggal 20 Juni 2011 di Ruang Lukman Rumah Sakit Roemani Semarang. Jam 08.00 WIB 1. Biodata a. Identitas pasien Nama : An. S Umur : 9
BAB III RESUME KEPERAWATAN
BAB III RESUME KEPERAWATAN A. PENGKAJIAN 1. Identitas pasien Pengkajian dilakukan pada hari/ tanggal Selasa, 23 Juli 2012 pukul: 10.00 WIB dan Tempat : Ruang Inayah RS PKU Muhamadiyah Gombong. Pengkaji
ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. R DENGAN GANGGUAN SISTEM PERKEMIHAN : GAGAL GINJAL KRONIK DI RUANG MELATI 1 RSDM MOEWARDI SURAKARTA
ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. R DENGAN GANGGUAN SISTEM PERKEMIHAN : GAGAL GINJAL KRONIK DI RUANG MELATI 1 RSDM MOEWARDI SURAKARTA Pengkajian dilakukan pada hari selasa tanggal 10 Juni 2014 pukul 14.00 WIB.
BAB III TINJAUAN KASUS. Pada bab ini akan penulis paparkan hasil pengelolaan asuhan keperawatan pada klien
BAB III TINJAUAN KASUS Pada bab ini akan penulis paparkan hasil pengelolaan asuhan keperawatan pada klien post Sectio Caesaria dengan indikasi Preeklamsia di Ruang Baitu Nisa RS Sultan Agung pada tanggal
BAB III TINJAUAN KASUS
BAB III TINJAUAN KASUS A. BIODATA 1. Identitas Pasien. Nama Umur Jenis kelamin Suku/Bangsa Agama : An. F : 3 tahun : Perempuan : Jawa / Indonesia : Islam Status pernikahan : - Pekerjaan : - Alamat : Kedung
BAB III TINJAUAN KASUS
BAB III TINJAUAN KASUS Pada bab ini penulis akan melaporkan asuhan keperawatan pada klien Ny. S. dengan mioma uteri di ruang B-3 Gynekologi RSP Kariadi Semarang. Adapun data yang di peroleh dari wawancara,
BAB III TINJAUAN KASUS
BAB III TINJAUAN KASUS A. Pengkajian Pengkajian pada Ny. S dilakukan pada tanggal 11 Mei 2007 sedangkan pasien masuk RSU Dr. Kariadi tanggal 8 Mei 2007 1. Biodata Biodata pasien Ny. S, 25 tahun, jenis
BAB III TINJAUAN KASUS. RSUD dr. H. Soewondo Kendal pada tanggal 15 sampai dengan 18 April 2011.
BAB III TINJAUAN KASUS Asuhan keperawatan dilakukan terhadap Tn. S dari pengkajian thypoid di RSUD dr. H. Soewondo Kendal pada tanggal 15 sampai dengan 18 April 2011. A. PENGKAJIAN Pengkajian dilakukan
BAB III TINJAUAN KASUS. Dalam tinjauan kasus ini penulis menerapkan Asuhan Keperawatan
BAB III TINJAUAN KASUS Dalam tinjauan kasus ini penulis menerapkan Asuhan Keperawatan secara langsung kepada pasien yang dirawat dengan penyakit Gagal Ginjal Kronik di ruang C3 Lt.2 RSDK Semarang. Pengumpulan
MAKALAH ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN POST PARTUM RETENSIO PLACENTA
MAKALAH ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN POST PARTUM RETENSIO PLACENTA ` Di Susun Oleh: Nursyifa Hikmawati (05-511-1111-028) D3 KEPERAWATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUKABUMI 2014 ASUHAN KEPERAWATAN
BAB III TINJAUAN KASUS
BAB III TINJAUAN KASUS Pada bab ini penulis akan memaparkan Asuhan keperawatan pada klien Tn. P dengan Fraktur Femur di ruang Bedah laki-laki (A 3 ) RSUP Dr. Kariadi Semarang. Adapun data diperoleh dari
BAB III TINJAUAN KASUS
BAB III TINJAUAN KASUS Tanggal pengkajian : pengkajian di lakukan pada hari : rabu, 4 mei 2010 jam 08.00 A. PENGKAJIAN 1. Identitas pasien Nama : Ny. S Umur : 55 tahun Jenis kelamin : Perempuan Agama :
A. lisa Data B. Analisa Data. Analisa data yang dilakukan pada tanggal 18 April 2011 adalah sebagai. berikut:
A. lisa Data B. Analisa Data berikut: Analisa data yang dilakukan pada tanggal 18 April 2011 adalah sebagai No. Data Fokus Problem Etiologi DS: a. badan terasa panas b. mengeluh pusing c. demam selama
BAB II RESUME KEPERAWATAN WIB, pasien dirawat dengan Fraktur Femur pada hari ke empat:
11 BAB II RESUME KEPERAWATAN A. Pengkajian Pengkajian dilakukan pada hari Senin tanggal 22 Januari 20007 jam 07.30 WIB, pasien dirawat dengan Fraktur Femur pada hari ke empat: 1. Biodata. a. Identitas
ADHIM SETIADIANSYAH Pembimbing : dr. HJ. SUGINEM MUDJIANTORO, Sp.Rad FAKULTAS KEDOKTERAN UNIV. MUHAMMADIYAH JAKARTA S t a s e R a d i o l o g i, R u
ADHIM SETIADIANSYAH Pembimbing : dr. HJ. SUGINEM MUDJIANTORO, Sp.Rad FAKULTAS KEDOKTERAN UNIV. MUHAMMADIYAH JAKARTA S t a s e R a d i o l o g i, R u m a h S a k i t I s l a m J a k a r t a, P o n d o k
LAPORAN JAGA 24 Maret 2013
LAPORAN JAGA 24 Maret 2013 Kepaniteraan Klinik Pediatri Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta 2013
BAB III RESUME ASUHAN KEPERAWATAN
BAB III RESUME ASUHAN KEPERAWATAN Pada bab ini penulis melakukan pengkajian pada tanggal 14 Mei 2007 jam 09.00 WIB dan memperoleh data 3 dari catatan keperawatan dan catatan medis, serta wawancara dengan
BAB III TINJAUAN KASUS. Dalam bab ini penulis akan melaporkan tentang pemberian asuhan
BAB III TINJAUAN KASUS Dalam bab ini penulis akan melaporkan tentang pemberian asuhan keperawatan pada Ny. F dengan diagnosa medis post sectio caesaria indikasi ketuban pecah dini di ruang Bougenville
BAB III TINJAUAN KASUS. Pengkajian dilakukan pada tanggal 28 April Tanggal lahir : 21 Agustus : 8 bulan 7 hari
BAB III TINJAUAN KASUS Pengkajian dilakukan pada tanggal 28 April 2010 A. PENGKAJIAN 1. Identitas Pasien a. Biodata Pasien Nama : An. A Tanggal lahir : 21 Agustus 2009 Umur Jenis kelamin Suku Bangsa Agama
BAB III RESUME KEPERAWATAN. Pengkajian dilakukan pada hari masa tanggal jam WIB di ruang Barokah 3C PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG
BAB III RESUME KEPERAWATAN A. PENGKAJIAN Pengkajian dilakukan pada hari masa tanggal 17-07-2012 jam 10.00 WIB di ruang Barokah 3C PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG 1. Identitas Pasien Nama Nn. S, umur 25 tahun,
BAB III TINJAUAN KASUS. Pengkajian keperawatan dilakukan pada tanggal 30 Maret 2011 dengan hasil. Jenis kelamin : Perempuan
BAB III TINJAUAN KASUS A. Pengkajian Pengkajian keperawatan dilakukan pada tanggal 30 Maret 2011 dengan hasil sebagai berikut : 1. Identitas klien Nama : Ny. S Umur : 49 Tahun Jenis kelamin : Perempuan
BAB III TINJAUAN KASUS. Tanggal dilakukan pengkajian 14 Juni 2005 pada jam WIB.
BAB III TINJAUAN KASUS A. Pengkajian Tanggal dilakukan pengkajian 14 Juni 2005 pada jam 10.30 WIB. 1. Biodata a. Identitas Pasien Nama Klien Ny. S, umur 35 tahun, jenis kelamin perempuan, alamat Kalisegoro
BAB III TINJAUAN KASUS
BAB III TINJAUAN KASUS A. Pengkajian 1. Identitas Pasien Nama Umur Jenis kelamin Suku bangsa Agama Alamat : An. B : 6 tahun : lakilaki : Jawa/Indonesia : Islam : Gunung Pati, Semarang No. Register : 5526221
BAB III TIJAUAN KASUS. Pada bab ini penulis akan membicarakan tentang tinjauan kasus dari pelaksanaan
BAB III TIJAUAN KASUS Pada bab ini penulis akan membicarakan tentang tinjauan kasus dari pelaksanaan asuhan keperawatan pada An. A dengan Gastroenteritis dehidrasi sedang di ruang luqman Rumah Sakit Roemani
BAB III TINJAUAN KASUS
BAB III TINJAUAN KASUS A Pengkajian 1 Biodata a Identitas Pasien Pasien bernama Nn. L, umur 14 tahun, jenis kelamin perempuan, suku bangsa jawa indonesia, agama Islam, pendidikan SMP kelas 2, alamat Demak,
BAB III TINJAUAN KASUS. Berikut ini adalah laporan asuhan keperawatan pada penderita Gastroenteritis
BAB III TINJAUAN KASUS Berikut ini adalah laporan asuhan keperawatan pada penderita Gastroenteritis di RSUD dr H Soewondo Kendal pada tanggal 18 April 2011 sampai dengan 20 April 2011 A. Pengkajian Pengkajian
BAB III TINJAUAN KASUS
BAB III TINJAUAN KASUS A. PENGKAJIAN Pengkajian dilakukan pada tanggal 9 April 2012 jam 08.00 WIB dengan hasil sebagai berikut : 1. Identitas Pasien Pasien bernama Ny. S, berumur 33 tahun, berjenis kelamin
BAB III TINJAUAN KASUS. A. Pengkajian Keperawatan Dilakukan pada tanggal 24 April 2007 jam 11.00
BAB III TINJAUAN KASUS A. Pengkajian Keperawatan Dilakukan pada tanggal 24 April 2007 jam 11.00 WIB. Dengan hasil sebagai berikut : 1. Identitas Pasien Nama Umur Jenis Kelamin Suku bangsa Agama Alamat
LAPORAN KASUS BEDAH SEORANG PRIA 34 TAHUN DENGAN TUMOR REGIO COLLI DEXTRA ET SINISTRA DAN TUMOR REGIO THORAX ANTERIOR
LAPORAN KASUS BEDAH SEORANG PRIA 34 TAHUN DENGAN TUMOR REGIO COLLI DEXTRA ET SINISTRA DAN TUMOR REGIO THORAX ANTERIOR Diajukan guna melengkapi tugas Komuda Bagian Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran Universitas
BAB III TINJAUAN KASUS ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.D DENGAN POST PARTUM NORMAL DI RUANG FATIMAH RUMAH SAKIT ROEMANI SEMARANG
BAB III TINJAUAN KASUS ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.D DENGAN POST PARTUM NORMAL DI RUANG FATIMAH RUMAH SAKIT ROEMANI SEMARANG Dalam bab ini penulis akan melaporkan Asuhan Keperawatan Pada Ny. D dengan Post
BAB III ASUHAN KEPERAWATAN
BAB III ASUHAN KEPERAWATAN Pada bab ini penulis melakukan pengkajian pada tanggal 3 Juni 2009 jam 09.00 WIB dan memperoleh data-data dari catatan keperawatan dan catatan medis, serta wawancara dengan keluarga
BAB III TINJAUAN KASUS. Pada bab ini akan penulis paparkan hasil pengelolaan asuhan keperawatan
BAB III TINJAUAN KASUS Pada bab ini akan penulis paparkan hasil pengelolaan asuhan keperawatan pada klien post partum spontan di Ruang Baitu Nisa RS Sultan Agung Semarang pada tanggal 14 sampai dengan
ASUHAN KEPERAWATAN GAWAT DARURAT PADA PASIEN NY. S DENGAN CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF) DI IGD RS HAJI JAKARTA
ASUHAN KEPERAWATAN GAWAT DARURAT PADA PASIEN NY. S DENGAN CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF) DI IGD RS HAJI JAKARTA A. PENGKAJIAN 1. IDENTITAS No. Rekam Medis : 55-13-XX Diagnosa Medis : Congestive Heart Failure
BAB III TINJAUAN KASUS
BAB III TINJAUAN KASUS A. Pengkajian 1. Biodata Pasien Pengkajian dilakukan pada hari Senin, tanggal 11 Mei 2009 jam 07.30 WIB dengan cara alloanamnesa, autoanamnesa, observasi pasien dan catatan medis
BAB III TINJAUAN KASUS ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN NY. S DENGAN GAGAL GINJAL KRONIK DI IRNA C3 LT. 1 RSDK SEMARANG
BAB III TINJAUAN KASUS ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN NY. S DENGAN GAGAL GINJAL KRONIK DI IRNA C3 LT. 1 RSDK SEMARANG A. Pengkajian Pengkajian dilakukan tanggal 12 Mei 2009 pukul 09.00 WIB di ruang C3Lt1 (penyakit
BAB IV PEMBAHASAN DAN SIMPULAN. nafas dan nutrisi dengan kesenjangan antara teori dan intervensi sesuai evidance base dan
BAB IV PEMBAHASAN DAN SIMPULAN A. Pembahasan Bab ini membahas tentang gambaran pengelolaan terapi batuk efektif bersihan jalan nafas dan nutrisi dengan kesenjangan antara teori dan intervensi sesuai evidance
BAB III TINJAUAN KASUS. Bab ini penulis akan menerangkan proses keperawatan yang telah dilakukan
BAB III TINJAUAN KASUS Bab ini penulis akan menerangkan proses keperawatan yang telah dilakukan pada klien Ny. H dengan nefrolithiasis selama 3 hari di R. Kutilang RSDK Semarang antara lain: A. PENGKAJIAN
BAB III RESUME KEPERAWATAN. Dilakukan pada tanggal 7 Mei 2007 di ruang ginekologi RS Dr. Kariadi Semarang
BAB III RESUME KEPERAWATAN A. Pengkajian Dilakukan pada tanggal 7 Mei 2007 di ruang ginekologi RS Dr. Kariadi Semarang dan diperoleh data sebagai berikut: 1. Identitas pasien Nama Umur : Ny.K : 60 tahun
BAB III TINJAUAN KASUS
BAB III TINJAUAN KASUS Tanggal Pengkajian, 5 April 2010 A. BIODATA Pada saat dilakukan pengkajian pada Tn. M dari tanggal 5 April 2010 di ruang B1 (saraf), didapatkan data yaitu : umur 55 tahun, jenis
ASUHAN KEPERAWATAN. Latar belakang pendidikan. : Perumahan Pantai Perak gang 3 no 21 Semarang. Tanggal masuk RS : 6 September 2013 Diagnosa medis
ASUHAN KEPERAWATAN Kasus : Nn.A (20 th) datang ke RS dengan keluhan demam tinggi selama 4 hari. Klien mengatakan nyeri kepala, mual, muntah, dan terdapat bintik merah di lengan kanan atas. A. Pengkajian
BAB V PEMBAHASAN DAN SIMPULAN. BAB ini penulis akan membahas tentang penerapan posisi semi fowler untuk
BAB V PEMBAHASAN DAN SIMPULAN A. Pembahasan BAB ini penulis akan membahas tentang penerapan posisi semi fowler untuk mengurangi sesak nafas pada pasien asma di ruang IGD Rumah Sakit Roemani Semarang tanggal
BAB III TINJAUAN KASUS. Ny. N, 49 tahun, Perempuan, Suku/ bangsa : Jawa/Indonesia, Islam,
BAB III TINJAUAN KASUS A. Pengkajian 1. Biodata a. Identitas klien Ny. N, 49 tahun, Perempuan, Suku/ bangsa : Jawa/Indonesia, Islam, Pendidikan : SMA, Alamat: Sono kidol, Kunduran, Blora. Tgl masuk: 27
BAB III ANALISA KASUS
BAB III ANALISA KASUS 3.1 Pengkajian Umum No. Rekam Medis : 10659991 Ruang/Kamar : Flamboyan 3 Tanggal Pengkajian : 20 Mei 2011 Diagnosa Medis : Febris Typhoid a. Identitas Pasien Nama : Nn. Sarifah Jenis
Riwayat Penyakit Dahulu: Riwayat sakit serupa sebelumnya, batuk lama, dan asma disangkal Riwayat Penyakit Keluarga: Riwayat TB paru dan Asma
Identitas Pasien Nama: An. J Usia: 5 tahun Alamat: Cikulak, Kab Cirebon Jenis Kelamin: Perempuan Nama Ayah: Tn. T Nama Ibu: Ny. F No RM: 768718 Tanggal Masuk: 12-Mei-2015 Tanggal Periksa: 15-Mei-2015 Anamnesis
BAB III. ASUHAN KEPERAWATAN An. H DENGAN GASTROENTERITIS DI RUANG LUKMAN RUMAH SAKIT MUHAMMADYAH SEMARANG
BAB III ASUHAN KEPERAWATAN An. H DENGAN GASTROENTERITIS DI RUANG LUKMAN RUMAH SAKIT MUHAMMADYAH SEMARANG A. PENGKAJIAN Tanggal 20 juni 2011, jam 10. 00 WIB 1. a) Biodata pasien Nama Usia Jenis kelamin
Lampiran 1 FORMAT PENGKAJIAN PASIEN DI KOMUNITAS I. BIODATA IDENTITAS PASIEN
Lampiran 1 FORMAT PENGKAJIAN PASIEN DI KOMUNITAS I. BIODATA IDENTITAS PASIEN Nama : Ny. D Jenis Kelamin : Perempuan Umur : 83 tahun Agama : Islam Pendidikan : SD Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga Alamat : Jl.
BAB III TINJUAN KASUS
BAB III TINJUAN KASUS A. Pengkajian 1. Identitas Pasien Nama Umur Pendidikan Pekerjaan Alamat Agama Suku Bangsa : Ny. T : 44 tahun : SMA : Wiraswasta : Jl. Karonsi Timur IV No. 95 Semarang : Islam : Jawa,
BAB III TINJAUAN KASUS. Pada bab ini akan penulis paparkan hasil pengelolaan asuhan keperawatan pada
BAB III TINJAUAN KASUS Pada bab ini akan penulis paparkan hasil pengelolaan asuhan keperawatan pada klien post partum episiotomi di ruang B3 Gynekologi RS. Kariadi Semarang. Dari tanggal 7 Mei 2008 sampai
FORMAT PENGKAJIAN PASIEN DI RUMAH SAKIT UMUM DR.PIRNGADI MEDAN
Lampiran 1 A. Asuhan Keperawatan Kasus Pengkajian dalam laporan Karya Tulis Ilmiah ini menggunakan format yang telah ditentukan seperti berikut ini. FORMAT PENGKAJIAN PASIEN DI RUMAH SAKIT UMUM DR.PIRNGADI
BAB III TINJAUAN KASUS. : 5,5 tahun. Tanggal Masuk : 17 Mei 2010 ( Jam ) Tanggal Pengkajian : 18 Mei 2010 (Jam )
BAB III TINJAUAN KASUS A. Pengkajian 1. Biodata a. Identitas Pasien Nama Umur Jenis Kelamin Suku Bangsa Agama : An. T : 5,5 tahun : Perempuan : Jawa : Islam Anak ke : 1 Alamat Diagnosa Medis : Plamongan
BAB Ш TINJAUAN KASUS
BAB Ш TINJAUAN KASUS Pada bab ini penulis akan menguraikan tentang asuhan keperawatan pada anak.f dengan typhus Abdominalis yang di rawat di Ruang Lukman Rumah Sakit Roemani Semarang. Asuhan keperawatan
BAB III LAPORAN KASUS
BAB III LAPORAN KASUS Landasan Asuhan Keperawatan 1. Anamnesa Nama Pasien : Tn. A No. Reka Medis : 00-80-44-45 Tanggal Lahir : 31 Desember 1990 Umur : 21 tahun Jenis Kelamin : Laki-laki Alamat : Tj. Batung
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA BAGIAN PULMONOLOGI DAN ILMU KEDOKTERAN RESPIRASI
Data Diri DokterMuda NamaPasien Alamsyah JenisKelamin Laki-laki 59 tahun No. CM 1-07-96-69 Soal 1 ReferensiLiteratur Pasien datang dengan keluhan nyeri dada sebelah kanan. Nyeri dada dirasakan sekitar
BAB III TINJAUAN KASUS. Dalam bab ini penulis mengambil kasus pada keluarga An. E dengan salah satu
BAB III TINJAUAN KASUS Dalam bab ini penulis mengambil kasus pada keluarga An. E dengan salah satu anggota keluarga yang menderita DHF di Rumah Sakit Roemani Semarang Tanggal Pengkajian : 21 Mei 2007 A.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. O DENGAN CKD ON HD DI RUANG HEMODIALISA BLUD dr. DORIS SYLVANUS PALANGKA RAYA
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. O DENGAN CKD ON HD DI RUANG HEMODIALISA BLUD dr. DORIS SYLVANUS PALANGKA RAYA OLEH : MEYRIA SINTANI NIM : 2012.C.04a.0314 YAYASAN EKA HARAP PALANGKA RAYA SEKOLAH TINGGI ILMU
BAB III TINJAUAN KASUS. Lukman RS Roemani Semarang, data diperoleh dari hasil wawancara dengan
BAB III TINJAUAN KASUS A. Pengkajian Keperawatan Pengkajian dilakukan pada tanggal 10 Mei 2010 jam 10.00 di Ruang Lukman RS Roemani Semarang, data diperoleh dari hasil wawancara dengan pasien, keluarga
BAB III TINJAUAN KASUS
BAB III TINJAUAN KASUS Tanggal pengkajian, 11 Maret 2010, jam 16.00. A. Biodata Pada saat dilakukan pengkajian pada Ny. R dari tanggal 11 Maret 2010 di ruang Fatimah, didapatkan data yaitu : umur 21 tahun,
BAB III TINJAUAN KASUS
BAB III TINJAUAN KASUS Pada bab ini akan penulis paparkan hasil pengelolaan asuhan keperawatan pada klien post SC di Ruang Fatimah RS Roemani dari tanggal 14 sampai dengan 16 mei. dengan menggunakan pendekatan
BAB III TINJAUAN KASUIS. ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny.A DENGAN POST PARTUM NORMAL DI RUANG FATIMAH RS.ROEMANI
BAB III TINJAUAN KASUIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny.A DENGAN POST PARTUM NORMAL DI RUANG FATIMAH RS.ROEMANI Dalam bab ini penulis akan menguraikan Asuhan Keperawatan pada Ny.Adengan Post Partum Normal di
5. Pengkajian. a. Riwayat Kesehatan
5. Pengkajian a. Riwayat Kesehatan Adanya riwayat infeksi saluran pernapasan sebelumnya : batuk, pilek, demam. Anoreksia, sukar menelan, mual dan muntah. Riwayat penyakit yang berhubungan dengan imunitas
BED SITE TEACHING. Dani Dania D Siti Fatimah Lisa Valentin S Perceptor dr. Octo Indradjaja, Sp.
BED SITE TEACHING Dani Dania D - 12100113044 Siti Fatimah - 12100113045 Lisa Valentin S - 12100113001 Perceptor dr. Octo Indradjaja, Sp.PD SMF ILMU PENYAKIT DALAM P3D FAKULTAS KEDOKTERAN UNISBA RS MUHAMMADIYAH
BAB III TINJAUAN KASUS. ASUHAN KEPERAWATAN PADA An. A DENGAN GANGGUAN SISTEM PENCERNAAN GASTROENTERITIS
BAB III TINJAUAN KASUS ASUHAN KEPERAWATAN PADA An. A DENGAN GANGGUAN SISTEM PENCERNAAN GASTROENTERITIS A. PENGKAJIAN I. Identitas Pasien Nama Umur Jenis Kelamin Pendidikan Alamat : An. A : 1,6 tahun :
BAB III TINJAUAN KASUS. 16 Februari dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan yang
BAB III TINJAUAN KASUS Pada bab ini akan penulis paparkan hasil pengelolaan asuhan keperawatan pada klien post SC di Ruang Fatimah RS Roemani dari tanggal 14 sampai dengan 16 Februari 2008. dengan menggunakan
BAB III TINJAUAN KASUS. Pasien bernama Tn. N umur 48 tahun nomor register dengan jenis
BAB III TINJAUAN KASUS A. Biodata Pasien bernama Tn. N umur 48 tahun nomor register 222645 dengan jenis kelamin laki-laki, bertempat tinggal di Mranggen. Pasien merupakan orang Jawa asli, beragama Islam,
I. BIODATA IDENTITAS PASIEN. Jenis Kelamin : Laki - laki. Status Perkawinan : Menikah
PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN FAKULTAS KEPERAWATAN USU Lampiran 1 FORMAT PENGKAJIAN PASIEN DI KOMUNITAS I. BIODATA IDENTITAS PASIEN Nama : Tn. A Jenis Kelamin : Laki - laki Umur : 50 tahun Status Perkawinan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1. PENGUMPULAN/PENYAJIAN DATA DASAR SECARA LENGKAP
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. HASIL PENELITIAN 1. PENGUMPULAN/PENYAJIAN DATA DASAR SECARA LENGKAP Pengumpulan dan penyajian data penulis lakukan pada tanggal 28 Maret 2016 pukul 15.00 WIB,
BAB III TINJAUAN KASUS
BAB III TINJAUAN KASUS A. PENGKAJIAN 1. Biodata a. Identtas Pasien Nama : Tn.A, umur : 27 Th, Jenis kelamin : Laki-laki, Suku/Bangsa : Jawa / Indonesia, Agama : Islam, Status Perkawinan : Kawin, Pendidikan
FORMAT PENGKAJIAN PASIEN DI KOMUNITAS
Lampiran 1 FORMAT PENGKAJIAN PASIEN DI KOMUNITAS I. BIODATA IDENTITAS PASIEN Nama : Tn. A Jenis Kelamin : Laki - laki Umur : 50 tahun Status Perkawinan : Menikah Agama : Islam Pendidikan : SMA Pekerjaan
BAB III TINJAUAN KASUS. Pada dasarnya penulis akan membicarakan tentang pelaksanaan asuhan
BAB III TINJAUAN KASUS Pada dasarnya penulis akan membicarakan tentang pelaksanaan asuhan keperawatan pada klien Tn. R dengan tuberculosis paru di ruang Kenanga rumah sakit Dr. Soewondo Kendal yang dilaksanakan
BAB V PENUTUP. Setelah menguraikan asuhan keperawatan pada Ny. W dengan post
BAB V PENUTUP Setelah menguraikan asuhan keperawatan pada Ny. W dengan post ovarektomi dextra atas indikasi kista ovarium yang merupakan hasil pengamatan langsung pada klien yang dirawat di ruang Bougenvile
BAB III TINJAUAN KASUS
BAB III TINJAUAN KASUS A. PENGKAJIAN Dilakukan pada tanggal : 13 Juni 2011 1. Biodata a. Identitas Klien Nama Jenis kelamin Umur Alamat : An. M : Laki-laki : 2 Tahun 10 bulan : Tandang 07/10 Semarang No.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. MS DENGAN SYOK SEPTIK DI IGD RSUD WANGAYA TANGGAL 8 DESEMBER 2015
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. MS DENGAN SYOK SEPTIK DI IGD RSUD WANGAYA TANGGAL 8 DESEMBER 2015 Identitas Pasien Nama : Tn.MS Umur : 80 tahun Jenis Kelamin : Laki-laki Pekerjaan : Tidak bekerja Agama : Hindu
ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.S DENGAN GASTROENTERITIS DI RUANG KHOTIJAH RUMAH SAKIT ROEMANI MUHAMMADIYAH SEMARANG
ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.S DENGAN GASTROENTERITIS DI RUANG KHOTIJAH RUMAH SAKIT ROEMANI MUHAMMADIYAH SEMARANG A. Biodata 1. Identitas Pasien Nama Umur Jenis Kelamin Suku Bangsa Agama Status Perkawinan
III. RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG
I. PENGKAJIAN isteri (klien) Suami Nama : Ny.S Tn. H Umur : 21 Tahun 22 Tahun Agama : Islam Islam Pendidikan : SMA SMU Pekerjaan : Ibu rumah tangga Wiraswasta Suku / Bangsa : Jawa Jawa Alamat : Ngawi Ngawi
LAPORAN KASUS IDENTITAS PASIEN
LAPORAN KASUS IDENTITAS PASIEN Nama Umur Negeri asal Suku Agama Jenis Kelamin Pekerjaan Alamat : A : 6 tahun : Jambi : Minang : Islam : Laki-laki : Pelajar : Sungai Penuh, Jambi Seorang pasien anak laki-laki,
III. RIWAYAT KESEHATANSEKARANG A.
Asuhan Keperawatan kasus I. PENGKAJIAN Nama/Inisial : Tn. S Jenis kelamin : Laki-laki Umur : 28 tahun Status perkawinan : Belum menikah Agama : Islam Pendidikan : SMA Pekerjaan : - Alamat :Jl. Dusun I
TUGAS SISTEM INTEGUMEN
TUGAS SISTEM INTEGUMEN PENGKAJIAN PADA PASIEN GANGGUAN SISTEM INTEGUMEN DENGAN DIAGNOSA MEDIS TINEA KRURIS Oleh : MUHAMMAD FAHRI NIM: 108 STYC 15 PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
BAB III TINJAUAN KASUS A. PENGKAJIAN 1. Biodata a. Biodata pasien. : 2 tahun 8 bulan Jenis kelamin : laki-laki Suku bangsa : Jawa, Indonesia
BAB III TINJAUAN KASUS A. PENGKAJIAN 1. Biodata a. Biodata pasien Nama : An. Dj Umur : 2 tahun 8 bulan Jenis kelamin : laki-laki Suku bangsa : Jawa, Indonesia Agama : Islam Status perkawinan : belum kawin
BAB III TINJAUAN KASUS
BAB III TINJAUAN KASUS A. Pengkajian 1. Biodata a. Identitas Klien Nama Umur Jenis kelamin Suku/ bangsa Agama Pekerjaan Alamat : Tn. H : 42 tahun : Laki-laki : Jawa/ Indonesia : Islam : Karyawan : Wonodri
BAB III TINJAUAN KASUS
BAB III TINJAUAN KASUS Dalam tinjauan kasus ini meliputi : A. Pengkajian Pengumpulan Data 1. Biodata a. Identitas Pasien Nama Tn. A, umur 27 th, jenis kelamin laki-laki, suku/bangsa jasa/ Indonesia, agama
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Pada hari Sabtu tanggal 22 Maret 2014 pukul WIB Ny Y datang ke
digilib.uns.ac.id BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. HASIL I. PENGUMPULAN/PENYAJIAN DATA DASAR Pada hari Sabtu tanggal 22 Maret 2014 pukul 22.07 WIB Ny Y datang ke RSUD Sukoharjo dengan membawa
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR TERAPI MUROTTAL
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR TERAPI MUROTTAL A. Pengertian Terapi murottal adalah rekaman suara Al-Qur an yang dilagukan oleh seorang qori (pembaca Al-Qur an), lantunan Al-Qur an secara fisik mengandung
BAB III TINJAUAN KASUS
BAB III TINJAUAN KASUS A. Pengkajian 1. Biodata Pengkajian dilakukan pada tanggal 16 April 2009 dengan cara tanya jawab langsung dari pasien dan catatan medik klien di ruang B3 Obstetri RSUP Dr. Kariadi
BAB III TINJAUAN KASUS. Pengkajian dilakukan tanggal 5 7 Juni 2007 pukul WIB.
BAB III TINJAUAN KASUS A. Pengkajian Pengkajian dilakukan tanggal 5 7 Juni 2007 pukul 14.00 WIB. 1. Biodata a. Identitas Pasien Nama Jenis Kelamin Umur Agama Suku Bangsa : An. R : Perempuan : 10 bulan
BAB III TINJAUAN KASUS WIB di ruang khotijah Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah. Semarang dan memperoleh data dari pengamatan langsung catatan
BAB III TINJAUAN KASUS A. Pengkajian Pada bab ini penulis melakukan pengkajian pada tanggal 7 Mei 2009 jam 09.00 WIB di ruang khotijah Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang dan memperoleh data dari
BAB III TINJAUAN KASUS. Pengkajian keperawatan dilakukan pada tanggal 17 Maret 2010 dengan hasil
BAB III TINJAUAN KASUS A. Pengkajian Pengkajian keperawatan dilakukan pada tanggal 17 Maret 2010 dengan hasil sebagai berikut : 1. Identitas Pasien Nama Umur Jenis Kelamin Suku / Bangsa Agama Status Alamat
Universitas Sumatera Utara
Lampiran I PENGKAJIAN PASIEN DI RUMAH SAKIT I. BIODATA IDENTITAS PASIEN Nama :Tn. G Jenis Kelamin : Laki-laki Umur : 25 tahun Status Perkawinan : Belum menikah Agama : Islam Pendidikan : SMA Pekerjaan
PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN FAKULTAS KEPERAWATAN USU FORMAT PENGKAJIAN PASIEN DI KOMUNITAS
PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN FAKULTAS KEPERAWATAN USU Lampiran FORMAT PENGKAJIAN PASIEN DI KOMUNITAS I. BIODATA Identitas Pasien Nama : Tn.D Jenis Kelamin : Laki-laki Umur : 67 Tahun Status Perkawinan
LAPORAN KASUS / RESUME DIARE
LAPORAN KASUS / RESUME DIARE A. Identitas pasien Nama lengkap : Ny. G Jenis kelamin : Perempuan Usia : 65 Tahun T.T.L : 01 Januari 1946 Status : Menikah Agama : Islam Suku bangsa : Indonesia Pendidikan
FORMAT PENGKAJIAN PASIEN DI RUMAH SAKIT. Tanggal Masuk RS : 09 Desember 2014
Lampiran 1 FORMAT PENGKAJIAN PASIEN DI RUMAH SAKIT I. BIODATA IDENTITAS PASIEN Nama Jenis Kelamin Umur Status perkawinan Agama Pendidikan Pekerjaan : Tn. M : Laki-laki : 34 thn : Sudah Menikah : Islam
BAB III TINJAUAN KASUS ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN PASCA SECTIO CAESARIA
BAB III TINJAUAN KASUS ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN PASCA SECTIO CAESARIA DI RUANG IRNA B 3 OBSTERI RSUP DR. KARIADI SEMARANG Dalam bab ini penulis akan menguraikan hasil pemberian Asuhan Keperawatan pada
BAB III TINJAUAN KASUS
BAB III TINJAUAN KASUS A. Pengkajian Pengkajian dilakukan tanggal 17 Maret 2011 jam 15.00 di Ruang Umar RS Roemani Semarang. Pasien bernama Tn.S dengan umur 78 tahun, jenis kelamin laki-laki, beragama
PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK TIMUR DINAS KESEHATAN PUSKESMAS LENEK Jln. Raya Mataram Lb. Lombok KM. 50 Desa Lenek Kec. Aikmel
PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK TIMUR DINAS KESEHATAN PUSKESMAS LENEK Jln. Raya Mataram Lb. Lombok KM. 0 Desa Lenek Kec. Aikmel EVALUASI LAYANAN KLINIS PUSKESMAS LENEK 06 GASTROENTERITIS AKUT. Konsistensi
BAB III LAPORAN KASUS
BAB III LAPORAN KASUS A. Biodata 1. Identitas Pasien Nama Umur Jenis Kelamin Suku Bangsa Agama : An. I : 5 bulan : Laki-laki : Jawa, Indonesia : Islam Status Perkawinan : - Pendidikan : - Pekerjaan : -
