Indikator : Menentukan penarikan kesimpulan dari beberapa premis. Modus Ponens Modus Tollens Silogisme

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Indikator : Menentukan penarikan kesimpulan dari beberapa premis. Modus Ponens Modus Tollens Silogisme"

Transkripsi

1

2

3 Indikator : Menentukan penarikan kesimpulan dari beberapa premis Modus Ponens Modus Tollens Silogisme p q p q p q p ~q q r q ~p p r Bentuk ekuivalen : p q ~q ~p p q ~p q Soal 1 : Diketahui premis : Premis 1 : Jika Ali tidak rajin belajar, maka Ali tidak mendapat hadiah Premis : Jika Ali tidak mendapat hadiah, maka Ali bersedih Kesimpulan dari kedua premis tersebut yang sah adalah... a. Jika Ali tidak rajin belajar, maka Ali bersedih b. Jika Ali rajin belajar, maka Ali bersedih c. Ali bersedih d. Ali tidak rajin belajar e. Ali mendapat hadiah Soal : Kesimpulan dari argumentasi berikut : p q q r ~r adalah... a. p b. ~p c. q d. r e. ~q Soal 3 : Diketahui premis : 1 : Jika guru tidak datang, maka semua siswa senang : Ada siswa yang tidak senang Kesimpulan dari kedua premis tersebut yang sah adalah... a. Semua siswa senang b. Ada siswa yang tidak senang c. Guru datang d. Guru tidak datang e. Guru senang Solusi 1 : Misalkan : p : Ali tidak rajin belajar q : Ali tidak mendapat hadiah r : Ali bersedih Argumentasi : p q q r Bentuk Silogisme Kesimpulannya adalah p r Jika Ali tidak rajin belajar maka Ali bersedih (A) Solusi : Perhatikan dua argumentasi pertama p q q r Bentuk Silogisme, kesimpulannya p r p r ~r Bentuk modus Tollens Kesimpulan : ~p (B) Solusi 3 : Misalkan p : Guru tidak datang q : Semua siswa senang Perhatikan bahwa Ada siswa yang tidak senang merupakan negasi dari Semua siswa senang, maka ~q : Ada siswa yang tidak senang p q ~q Modus Tollens, kesimpulannya adalah ~p Guru datang (C) 1

4 Indikator : Menentukan ingkaran atau kesetaraan dari pernyataan majemuk atau pernyataan berkuantor Kuantor Universal ( ) : semua, untuk setiap, seluruh,... Kuantor Eksistensial ( ) : ada, beberapa, terdapat,... bentuk baca ingkaran Konjungsi p q p dan q ~(p q) ~p ~q Disjungsi p q p atau q ~(p q) ~p ~q Implikasi p q Jika p maka q ~(p q) p ~q Biimplikasi p q p jhj q ~(p q) (p ~q) (q ~p) Ingkaran dari Kuantor Universal ( ) adalah Kuantor Eksistensial ( ) Kesetaraan p q ~p q p q ~q ~p p q (p q) (q p) p (q r) (p q) (p r) p (q r) (p q) (p r) Soal 4 : Ingkaran dari Jika banjir terjadi, maka semua orang mengungsi adalah... a. Banjir terjadi dan semua orang tidak mengungsi b. Banjir tidak terjadi atau ada orang mengungsi c. Banjir terjadi dan ada orang mengungsi d. Banjir terjadi dan ada orang tidak mengungsi e. Banjir tidak terjadi dan semua orang mengungsi Misalkan p : Semua orang afrika berkulit hitam maka (ingkarannya) ~p : Ada orang Afrika yang tidak berkulit hitam Misalkan a : jika ada guru yang tidak masuk, maka semua siswa senang Solusi 4 : Misalkan p : Banjir terjadi q : Semua orang mengungsi Ingkaran dari p q adalah p ~q ~q : Ada orang tidak mengungsi Sehingga ingkarannya adalah Banjir tejadi dan ada orang tidak mengungsi p : ada guru yang tidak masuk q : semua siswa senang ~p : semua guru masuk ~q : ada siswa yang tidak senang a : p q, maka ~a : p ~q maka (ingkarannya) ~a : ada guru yang tidak masuk dan ada siswa yang tidak senang Misalkan implikasi p q, maka Konvers : q p (tukar posisi) Invers : ~p ~q (beri negasi) Kontaposisi : ~q ~p (tukar posisi dan beri negasi) konvers invers implikasi kontraposisi

5 Indikator : menggunakan aturan pangkat, akar, dan logaritma Aturan pangkat 1. a m a n = a m+n 3. (a m ) n = a m n 5. (ab) m = a m b m. am = am n 4. an. a b / m = am b m 6. a n = 1 a n Bentuk akar a c + b c = (a + b) c a c b c = (a b) c a c b d = ac bd i) n ab n = a a m /n n = a m n b ii) n a b n = a n b Merasionalkan penyebut ab = a b b a b = b b a b + c = a b c b + c b c a b c = a b c b + c b + c = a b c b c = a b + c b c a + b = x + y 3 + = 1 + dengan x + y = a dan xy = b x = 1, y = x + y = 3 xy = Soal 5 : Bentuk rasional dari adalah... Solusi 5 : 6 = = = = = Soal 6 : Dalam bentuk pangkat positif, x 1 + y 1 x y 1 = Solusi 6 : x 1 + y 1 x y 1 = x y x y x 1 = + y 1 1 x + 1 y = (x y)(xy) x + y = x y x + y xy = x y xy x + y Soal 7 : Jika = a + b 6 ; a dan b adalah bilangan bulat, maka a + b = Solusi 7 : Dengan merasionalkan penyebut 3 = = = = a = 1, b =, maka a + b = 1 + = =

6 Logaritma a x = b x = a log b, a > 0, b > 0, a 1 log ab = log a + log b log a b = log a log b a log 1 = 0 Soal 8 : Jika log 3 = 0,4771 dan log = 0,3010 maka nilai dari log 75 adalah a. 0,7781 b. 0,909 c. 1,0791 d. 1,55 e. 1,8751 a log b b log c = a log c log a n = n. log a a log a = 1 a log a log b = log b = 1 log a a n log b m = m n a log b Solusi 8 : log 75 = log (3 5 ) = log 3 + log 5 = log 3 + log 5 Mencari log 5. Dari log 10 = log 10 log log 5 = 1 0,3010 = 0,6990 log 75 = log 3 + log 5 = 0, ,6990 = 1,8751 (E) Soal 9 : log 4 + log 1 log 6 = a. 8 b. 6 c. 5 d. 4 e. 3 Soal 10 : Jika 7 log = a dan log 3 = b, maka 6 log 98 = a a. a+b b. a+1 b+ c. a+ d. e. b+1 a+ a(b+1) a+ b(a+1) Soal 11 : Nilai x yang memenuhi x log 1 = adalah a. 0,5 b. 0,5 c. 1 d. e. 4 Solusi 9 : log 4 + log 1 log 6 = log + log ( 3) log ( 3) = log + log + log 3 log log 3 = log 3 1 log 3 = 3 (E) Solusi 10 : 6 log 98 = = log 98 log 6 = log (.7 ) log(3.) log +. log 7 log + log 3 Karena 7 log = a, maka log 7 = 1 a 6 log +. log 7 log 98 = log + log 3 = 1 + a 1 + b = a + a(1 + b) Solusi 11 : Sesuai definisi, 1 = 1 x 16 (D) x log 1 16 = x = 1 16 x = 16 x = ±4 Karena basis yang memenuhi hanya yang positif, maka x = 4 (E) 4

7 Indikator : Menggunakan rumus jumlah dan hasil kali akar-akar persamaan kuadrat Jika diketahui persamaan kuadrat ax + bx + c = 0 mempunyai akar-akar x 1 dan x, maka x 1 + x = b a x 1 x = c a Beberapa hubungan yang perlu diketahui : (p + q) = p + q + pq p + q = (p + q) pq (p q) = p + q pq p + q = (p q) + pq Soal 1 : Akar-akar persamaan dari x + 6x = 1 adalah p dan q. Nilai dari p + q adalah a. b. 8 c. 9 d. 10 e. 1 Solusi 1 : x + 6x = 1 x + 6x 1 = 0 p + q = (p + q) pq =. 6 /. 1 / = = 10 (D) Soal 13 : Jumlah kebalikan akar-akar persamaan 3x 9x + 4 = 0 adalah a. 4 9 b. 3 4 c. d e. 9 4 Solusi 13 : Jumlah kebalikan akar-akar, yaitu = x 1 + x x 1 x x 1 x persamaan 3x 9x + 4 = 0, maka x 1 + x = ( 9) = 3 3 x 1 x = = x 1+x = 3 4 = 9 (C) x 1 x x 1 x 4 3 Soal 14 : Akar-akar persamaan kuadrat x 8x + c = 0 adalah x 1 dan x. Jika x = 3x 1, maka nilai c sama dengan a. 10 b. 1 c. 14 d. 16 e. 18 Soal 15 : Persamaan kuadrat yang akar-akarnya dua kali dari akar-akar persamaan kuadrat x + 3x + 4 = 0 adalah... a. x 6x + 8 = 0 b. x + 6x + 16 = 0 c. x 6x 8 = 0 d. x 6x + 16 = 0 e. x + 3x + 8 = 0 Solusi 14 : x 1 + x = ( 8) = 8 1 Karena x = 3x 1, maka x 1 + x = x 1 + 3x 1 = 4x 1 = 8 x 1 = Maka, x = 3x 1 = 3 = 6 Sehingga, x 1 x = c c = 6 = 1 Solusi 15 : Misalkan akar-akar dari persamaan kuadrat x + 3x + 4 = 0 adalah x 1 dan x Persamaan kuadrat baru yang akar-akarnya adalah x 1 dan x adalah x (x 1 + x )x + x 1 x = 0 x (x 1 + x )x + 4x 1 x = 0 x ( 3)x = 0 x + 6x + 16 = 0 (B) 5

8 Indikator : menyelesaikan masalah persamaan atau fungsi kuadrat dengan menggunakan diskriminan Jika diberikan fungsi kuadrat f(x) = ax + bx + c, maka Diskriminan (D), adalah D = b 4ac Jika, D < 0, maka dua akar kompleks / tidak ada akar real (grafiknya tidak memotong sumbu-x) D = 0, maka akar kembar (grafiknya memotong sumbu-x di satu titik) D > 0, maka dua akar real berbeda (grafiknya memotong sumbu-x di dua titik) Soal 16 : Tentukan nilai c sehingga grafik fungsi y = x x + c tidak memotong sumbu-x di dua titik... a. c < 1 b. c > 1 c. c 1 d. c 1 e. c 1 Soal 17 : Persamaan kuadrat x px + 4 mempunyai akar-akar bukan bilangan real. Maka nilai p yang memenuhi jika p adalah bilangan asli adalah... a. {1, } b. *0, 1,, 3, 4+ c. {1,, 3, 4} d. *1,, 3, 4, 5, 6, 7, 8+ e. *1,, 3+ Soal 18 : Manakah pernyataan yang benar untuk fungsi berikut : f(x) = x + x 4 a. Memotong sumbu x di dua titik b. Memotong sumbu x di satu titik c. Selalu bernilai positif d. Selalu bernilai negatif e. mempunyai nilai maksimum ketika x = 1 Solusi 16 : Tidak memotong sumbu-x di dua titik, artinya grafik tersebut, Memotong sumbu-x di satu titik (D = 0) ; Atau tidak memotong sumbu-x (D < 0) Sehingga D 0, yaitu b 4ac 0 4 4c 0 c 1 (C) Solusi 17 : Akar-akar bukan bilangan real, artinya D < 0 b 4ac < 0 p 16 < 0 (p 4)(p + 4) < 0 p = 4 p = Bilangan asli yang memenuhi adalah {1,, 3} (E) Solusi 18 : f(x) = x + x 4 D = b 4ac D = 4 4( )( 4) = 4 3 = 8 D < 0 D < 0 menunjukkan bahwa grafik fungsi tersebut tidak memotong sumbu-x Karena masih belum diperoleh solusi, maka kita perhatikan nilai a, a = menunjukkan bahwa grafik fungsi menghadap ke bawah. Karena tidak memotong sumbu-x dan grafik fungsi menghadap ke bawah, maka fungsi tersebut selalu bernilai negatif (D) 6

9 Indikator : menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan sistem persamaan linear SPL (Sistem Persamaan Linear) Metode Eliminasi, Substitusi (Gabungan) Misalkan : x y = 6 3 3x 6y = 18 x y = 6, karena y = 1, maka 3x + 4y = 8 1 3x + 4y = 8 _ x ( 1) = 6 10y = 10 x + = 6 y = 1 x = 4 Menggunakan Kaidah Sarrus Pada contoh di atas! x = D x D dengan, D = x = 8 4 = dan y = D y D, D x = Soal 19 : Nilai dari x y, dari sistem persamaan 3x + 4y = x + 7y = 8000 adalah... a b c d e. 1000, D y = = = 4 y = = = = 1 Solusi 19 : 3x + 4y = x + 7y = 8000 Gabungan antara kaidah Sarrus dengan Substitusi. Menggunakan kaidah Sarrus, diperoleh x = = = Dengan substitusi x = 7 ke persamaan 3x + 4y = Diperoleh, 3(7000) + 4y = y = 1000 Sehingga x y = 7000 ( 1000) = 8000 (A) Soal 0 : Harga buah apel dan buah jeruk adalah Jika harga sebuah apel adalah 600 lebih murah dari pada harga sebuah jeruk. Maka, harga sebuah apel adalah... a b c d. 000 e. 500 Solusi 0 : Misalkan, x : harga apel y : harga jeruk x + y = 8800 x = y 600 Sehingga bisa ditulis : x + y = 4400 x y = 600 _ y = 5000 y = 500 Sehingga x = y 600 = =

10 Indikator : menentukan persamaan lingkaran atau garis singgung lingkaran Lingkaran Persamaan Lingkaran yang berpusat di (a, b) dan berjari-jari r (x a) + (y b) = r Persamaan Umum Lingkaran x + y + Ax + By + C = 0 dengan, Pusat Lingkaran di. 1 A, 1 B/ dan jari-jari lingkaran r = 1 4 A B C Garis Singgung Lingkaran Diketahui Titik Singgungnya Persamaan Garis Singgung melalui titik (x 1, y 1 ) pada lingkaran (x a) + (y b) = r adalah (x a)(x 1 a) + (y b)(y 1 b) = r^ Diketahui Gradiennya (Kemiringannya) Persamaan Garis Singgung dengan kemiringan (gradien) m pada lingkaran (x a) + (y b) = r adalah Soal 1 : Agar lingkaran x + y 4x + 6y + a = 0 mempunyai jari-jari 5, maka a = a. 0 b. 1 c. 3 d. 1 e. 0 (y b) = m(x a) ± r m + 1 Solusi 1 : r = 1 4 A B C = 5 = a 5 = 13 a a = (16) + 1 (36) a 4 Soal : Lingkaran x + y + x + 4y + 1 = 0 menyinggung sumbu x di titik a. (1,0) b. ( 1,0) c. (0,0) d. (,0) e. (,0) Soal 3 : Persamaan lingkaran yang berpusat di (1, ) dan menyinggung sumbu-x adalah... Solusi : Menyinggung sumbu-x, yaitu ketika y = 0, x + y + x + 4y + 1 = 0 Untuk y = 0, maka x + x + 1 = 0 (x + 1 ) = 0 x = 1 Jadi, lingkaran tersebut menyinggung sumbu-x di titik ( 1, 0) Solusi 3 : Mencari jari-jari, yaitu jarak antara pusat dengan titik singgung. Sumbu-x adalah y = 0. Sehingga r = 0 =. Persamaannya (x 1) + (y ) = 8

11 Kedudukan garis terhadap lingkaran Misalkan lingkaran dengan persamaan x + y + Ax + By + C = 0 dan garis dengan persamaan y = px + q Substitusi nilai y dari persamaan garis ke persamaan lingkaran akan didapatkan suatu persamaan kuadrat baru. Jika, D < 0, garis tersebut tidak memotong dan tidak menyinggung lingkaran D = 0, garis tersebut menyinggung lingkaran (memotong di satu titik) D > 0, garis tersebut memotong lingkaran di dua titik berbeda. Soal 4 : Lingkaran x + y 4ax + b = 0 mempunyai jari-jari. Garis y = x menyinggung lingkaran tersebut. Nilai a positif yang memenuhi adalah... a. b. c. 4 d. e. 4 Solusi 4 : Garis menyinggung lingkaran, yaitu D = 0 x + y 4ax + b = 0 y = x Substitusi, diperoleh x + x 4ax + b = 0 x 4ax + b = 0 D = (4a) 4. b. = 16a 8b = 0 a = b 1) Jari-jari, artinya r = 1 4 A B C = = a b 4 = 4a b ) Substitusikan pers....1) ke pers....) 4 = 4a a 4 = a = a a = ± Nilai a yang positif adalah Soal 5 : Persamaan garis singgung lingkaran yang berpusat di (0,0) dan berjari-jari 5, yang tegak lurus terhadap garis y x = 1 adalah... a. y = x ± 5 5 b. y = 3x ± 5 c. y = 4x ± 5 5 d. y = x ± 5 e. y = x ± 5 Solusi 5 : Persamaan lingkaran yang dimaksud adalah x + y = 5 Garis singgung yang dimaksud tegak lurus terhadap garis y x = 1 y = x + 1 y = 1 x + 1 m 1 = 1 Karena tegak lurus, m yang digunakan adalah 1 = m 1 m 1 = 1 m m = p.g.s yang dimaksud adalah (y b) = m(x a) ± r m + 1 y = x ± 5 5 9

12 Garis singgung melalui sebuah titik di luar lingkaran O r A(x 1, y 1 ) Lingkaran berpusat di O dan berjari-jari r. Kemudian diberikan suatu titik A(x 1, y 1 ) di luar lingkaran. Menentukan p.g.s yang terbentuk. Langkah-langakhnya : Misalkan p.g.s. tsb. mempunyai persamaan y y 1 = m(x x 1 ) (karena melalui (x 1, y 1 )) Karena garis tersebut menyinggung lingkaran, maka kita substitusikan p.g.s pada langkah awal ke persamaan lingkaran, kemudian kita anggap D = 0 Soal 6 : Salah satu persamaan garis singgung pada lingkaran x + y = 4 yang melalui titik (0, 4) adalah... a. y = 6x + 4 b. y = 3x + c. y = 3x + 4 d. y = 3x + 3 e. y = 3x 4 Solusi 6 : Titik (0,4) berada pada luar lingkaran. Karena x + 4 = 16 dan 16 > 4 Misalkan p.g.s. yang terbentuk adalah y 4 = m(x 0) y = mx + 4 Untuk mencari m, kita substitusikan p.g.s. di atas ke pers. lingkaran. Diperoleh, x + (mx + 4) = 4 x + m x + 8mx + 16 = 4 (1 + m )x + 8mx + 1 = 0 Karena menyinggung, maka D = 0, yaitu (8m) 4. (1 + m ). 1 = 0 64m 48 48m = 0 16m 48 = 0 m 3 = 0 m = 3 m = ± 3 Sehingga, p.g.s yang dimaksud adalah y = ± 3x + 4 Kedudukan titik terhadap lingkaran Misalkan titik (x 1, y 1 ) dan persamaan lingkaran (x a) + (y b) = r Substitusikan titik tersebut ke (x a) + (y b), bandingkan nilainya dengan r Jika kurang dari r, maka letaknya di dalam lingkaran. Jika sama dengan r, maka letaknya pada lingkaran. Jika lebih besar dari r, maka letaknya berada di luar lingkaran. 10

13 Indikator : menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan teorema sisa atau teorema faktor Teorema Sisa Suku banyak f(x) dibagi oleh (x k), maka akan diperoleh hasil bagi H(x) dan sisa pembagian S, yang mempunyai hubungan f(x) = (x k). H(x) + S Untuk menentukan sisa (S), maka kita bisa mencari nilai f(k), karena f(k) = (k k). H(x) + S f(k) = S Soal 7 : Suku banyak F(x) dibagi oleh (x ) sisanya 8. Dan jika dibagi oleh (x + 3) sisanya 7. Sisa pembagian suku banyak F(x) oleh (x + x 6) adalah... a. 3x + b. x + 3 c. 3x + 3 d. x + e. x + 3 Solusi 7 : F(x) = (x ). H(x) + 8 F() = 8 F(x) = (x + 3). I(x) 7 F( 3) = 7 Misalkan F(x) = (x + x 6). J(x) + (ax + b) Untuk x =, F() = a + b 8 = a + b... 1) Untuk x = 3, F( 3) = 3a + b 7 = 3a + b... ) Substitusi kedua pers. diperoleh : a = 3 dan b = Sehingga, sisa yang dimaksud adalah 3x + Soal 8 : Sisa pembagian jika suku banyak f(x) = x 3 4x + x + 8 dibagi oleh x 1 adalah... a. 3 b. 1 c. 4 d. 6 e. 7 Soal 9 : Suku banyak jika dibagi oleh (x ) bersisa 11. Jika dibagi oleh (x + 1) sisanya adalah 4. Sisa pembagian suku banyak tersebut jika dibagi dengan (x x ) adalah... Solusi 8 : Mencari sisa pembagian tersebut, sama dengan mencari nilai f(1). f(1) = (1) 3 4(1) = = 7 Solusi 9 : Misalkan suku banyak tersebut adalah G(x) G(x) = (x ). H(x) + 11 G() = 11 G(x) = (x + 1). I(x) 4 G( 1) = 4 Misalkan G(x) = (x x ). J(x) + (ax + b) G(x) = (x )(x + 1). J(x) + (ax + b) Untuk x =, G() = a + b 11 = a + b... 1) Untuk x = 1, G( 1) = a + b 4 = a + b... ) Substitusi 1) dan ) diperoleh a = 5 dan b = 1 Sehingga sisa yang dimaksud adalah 5x

14 Teorema Faktor Jika f(x) adalah suatu suku banyak, maka (x k) merupakan faktor dari f(x) jika dan hanya jika f(k) = 0 Misalkan bentuk f(x) = a n x n + + a x + a 1 x + a 0 Kita bisa mencoba mencari faktor dari f(x) yaitu (x k) dengan k adalah faktor-faktor bilangan bulat dari a 0 Jika f(k) = 0, maka (x k) adalah faktor dari f(x). Soal 30 : Suku banyak f(x) = x 3 x 9x + 9 jika dituliskan dalam bentuk perkalian faktor linearlinearnya menjadi... a. f(x) = (x 1)(x + 3)(x 3) b. f(x) = (x + 1)(x + 3)(x 3) c. f(x) = (x + 1)(x 3)(x ) d. f(x) = (x 1)(x )(x 3) e. f(x) = (x 1)(x + 3)(x ) Solusi 30 : Faktor-faktor dari 9 yang berupa bilangan bulat adalah : ±1, ±3, ±9 Oleh karena itu kita coba dari yang terkecil. +1 Kita gunakan Sisanya 0. Maka x = 1 atau (x 1) adalah salah satu faktor dari f(x). Hasil pembagian f(x) dengan (x 1) bisa dilihat di atas yaitu x + 0x 9 Atau sama dengan x 9 Dengan pemfaktoran kuadrat, kita peroleh x 9 = (x 3)(x + 3) Jadi, f(x) = (x 1)(x + 3)(x 3) Soal 31 : Salah satu faktor dari f(x) = x 3 + ax x adalah x +. Salah satu faktor yang lain dari f(x) adalah... a. (x ) b. (x + 1) c. (x + 4) d. (x 3) e. (x + 3) Solusi 31 : f(x) = x 3 + ax x Karena x + adalah salah satu faktornya, maka f( ) = 0 f( ) = ( ) 3 + a( ) ( ) 0 = 8 + 4a a = Jadi, f(x) = x 3 + x x Hasil bagi f(x) oleh x + adalah yaitu f(x) = (x + )(x 1) Dengan pemfaktoran f(x) = (x + )(x + 1)(x 1) 1

15 Indikator : menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan komposisi dua fungsi atau fungsi invers Fungsi Komposisi Sifat-sifat penting Umumnya tidak komutatif Bersifat asosiatif (x) = (f g)(x) = f g(x) (f g)(x) = (g f)(x) (f g) (x) = f (g ) (x) Soal 3 : Diketahui f(x) = 3x 4x + 6 dan g(x) = x 1. Jika nilai (f g)(x) = 101 maka, nilai x yang memenuhi adalah... a. dan b dan c dan d. dan 7 3 e dan 7 3 Solusi 3 : f g(x) = f(x 1) (f g)(x) = f g(x) = 3(x 1) 4(x 1) + 6 = 3(4x 4x + 1) 8x = 1x 1x + 3 8x + 10 = 1x 0x = 1x 0x x 0x 88 = 0 3x 5x = 0 (3x 11)(x + ) = 0 x = 11 3 atau x = Soal 33 : Jika diketahui g(x) = x + 1 dan diketahui (f g)(x) = x + 3x + 1, maka, f(x) = a. f(x) = x + x 1 b. f(x) = x x + 1 c. f(x) = x x 3 d. f(x) = x + x 5 e. f(x) = 3x x 1 Solusi 33 : (f g)(x) = x + 3x + 1 f g(x) = x + 3x + 1 f(x + 1) = x + 3x + 1 Misalkan x + 1 = k maka, x = k 1 Sehingga, f(k) = (k 1) + 3(k 1) + 1 = k k k = k + k 1 Jadi, f(x) = x + x 1 Soal 34 : Diketahui (f g)(x) = 1x dan diketahui f(x) = 4x +. Maka g(x) = a. x + 1 b. 3x + 1 c. 3x 1 d. 3x + e. x + 3 Solusi 34 : f g(x) = 1x 4 g(x) + = 1x (f g)(x) = 1x 4 g(x) = 1x 4 g(x) = 3x 1 Jadi, g(x) = 3x 1 13

16 Fungsi Invers Syarat memiliki fungsi invers adalah fungsi tersebut adalah fungsi berkorespondensi satu-satu Langkah-langkah menentukan fungsi invers Ubah y = f(x) dalam bentuk x sebagai fungsi y Bentuk tersebut dinamakan f 1 (y) Mengganti y pada f 1 (y) dengan x, sehingga diperoleh f 1 (x) Soal 35 : Diketahui f(x) = 1 x+1. Jika f 1 (x) adalah suatu fungsi invers dari f, dan f 1 (a) = 1, maka nilai a adalah... a. 1 b. 0 c. 1 d. e. 3 Solusi 35 : f(x) = 1 x+1 x + 1 = 1 y x = 1 y 1 y = 1 x+1 x = 1 1, maka y f 1 (x) = 1 1 x f 1 (a) = = 1 1 a a = 1 a 1 = 1 a a = a = 1 Jadi, nilai a = 1 Misalkan diberikan Maka, Soal 36 : Misalkan diketahui f(x) = 3x+5 x 3, maka f 1 (x) =... a. 3x+5 x 3 b. 3x+5 x+3 c. 3x+3 x 5 d. 3x+ 5x 3 e. 5x+3 3x Soal 37 : Nilai f 1 () dari f(x) = 3x+4 adalah... x 1 a. 3 b. 4 c. 5 d. 6 e. 7 f(x) = f 1 = ax + b cx + d dx + b cx a Solusi 36 : Dengan rumus di atas, maka f 1 (x) = 3x + 5 x 3 Solusi 37 : f(x) = 3x+4, dengan menggunakan rumus di x 1 atas, maka diperoleh f 1 (x) = x+4 x 3 f 1 () = +4 () 3 = = 6 Jadi, nilai f 1 () = 6 14

17 Invers dari Fungsi Komposisi (f g) 1 (x) = g 1 (x) f 1 (x) Soal 38 : Diketahui f(x) = x+4 dan g(x) = x 1 x 6 maka, (f g) 1 (x) adalah... a. x+3 x b. 7x+3 x c. x+3 x d. x+7 x e. 3x+3 x Solusi 38 : Ada cara yang bisa dilakukan. Bisa mencari f g terlebih dahulu kemudian diinverskan. Bisa juga menggunakan rumus di atas. Kita akan menggunakan rumus di atas! f 1 (x) = 6x+4 dan g 1 (x) = x+1 = 1 x + 1 x 1 g 1 (x) f 1 (x) = g 1 f 1 (x) = g 1. 6x+4 x 1 / = 1.6x+4 x 1 / + 1 = 3x+ x = 6x+4+(x 1) (x 1) = 7x+3 x Jadi, (f g) 1 (x) = 7x+3 x Indikator : menyelesaikan masalah program linear Langkah-langkah menyelesaikan permasalahan program linear Menggambar semua daerah yang diketahui (Jika soal cerita, ubah terlebih dahulu permasalahannya ke dalam bentuk matematika / persamaan/pertidaksamaan linear) Menentukan titik ekstrim Melakukan unji titik ekstrim Soal 39 : Nilai maksimum 4x + 5y dengan x 0, y 0, x + y 10 dan x + y 7 adalah... a. 8 b. 30 c. 31 d. 35 e. 40 Solusi 39 : 15

18 Indikator : menyelesaikan operasi matriks Ordo/Ukuran Matriks Matriks A berukuran m n ditulis A m n (dengan m banyak baris dan n banyak kolom) A 3 = / Matriks Persegi : matriks dengan ukuran baris = kolom Transpose Matriks Misal A = /, maka AT = Baris menjadi kolom, dan kolom menjadi baris Penjumlahan / Pengurangan Syarat : ordo harus sama / / = ( 3) = / Perkalian Skalar Bilangan real n, dikalikan dengan matriks A Misalkan n =, dan A = / maka na = / = / = / Perkalian Matriks AB harus memenuhi syarat: Jumlah kolom matriks A sama dengan jumlah kolom matriks B (A m n B n k ) hasilnya nanti adalah matriks berukuran m k A B =. a b j k ai + bl aj + bm ak + bn /.i / = c d l m n ci + dl cj + dm ck + dn Sifat-sifat Matriks (A T ) T = A (A + B) T = A T + B T (AB) T = B T A T Soal 40 : Jika diketahui A = x + 1 y 8 + x y + 5z dan B = 0 3 1, dan A = B. maka nilai z adalah a. 1 b. 1 c. 3 d. e. 3 Solusi 40 : x + 1 y 8 + x y + 5z = Kesamaan matriks, syaratnya adalah elemenelemen yang seletak bernilai sama. 8 + x = 9, maka x = 1 x + 1 = 3, maka = 3 1 = y = 1 y y y y + 5z = 11, maka. 1 / + 5z = z = 11 5z = 10 z = Jadi, nilai z = 16

19 Determinan dan Invers Matriks Syarat suatu Matriks mempunyai invers adalah determinan dari matriks tidak sama dengan 0. Minor Misal A adalah matriks persegi Minor anggota M ij adalah determinan suatu matriks yang masih tersisa setelah baris ke-i dan kolom ke-j dihilangkan dari A Contoh : A = / =.a 11 a 1 a 1 a / M 11 = 5, M 1 = 4, M 1 = 3, M = Kofaktor Kofaktor anggota C ij sama dengan ( 1) i+j M ij C 11 = ( 1) = 5, C 1 = 4, C 1 = 3, C = Determinan Misal A adalah matriks persegi. Dengan perluasan kofaktor det(a) = a 1j C 1j + a j C j + + a nj C nj Perluasan kofaktor di sepanjang kolom ke-j det(a) = a i1 C i1 + a i C i + + a in C in Perluasan kofaktor di sepanjang baris ke-i det(a) = a 11 C 11 + a 1 C 1 = (5) + 3( 4) = 10 1 = Matriks Kofaktor Matriks kofaktor dari A. Misal A adalah matriks n n dan C ij adalah kofaktor dari a ij, maka matriks C 11 C 1 C 1n C 1 C C n 5 3, pada contoh di atas,. 4 / C n1 C n C nn Adjoin Misal A adalah matriks persegi. Adjoin A ditulis adj(a) adalah transpose dari matriks kofaktor dari A. Pada contoh di atas, Adj(A) = / Invers Matriks A 1 = 1 adj(a), pada contoh di atas, det (A) A 1 = / = Sifat-sifat Determinan dan Invers Matriks A ± B = A ± B AB = C A B = C A T = A A 1 = 1 A 17

20 Indikator : menyelesaikan operasi aljabar beberapa vektor dengan syarat tertentu Panjang Vektor Misalkan a = (a 1, a ) maka panjang a yaitu a = a 1 + a Misalkan b = (b 1, b ) maka panjang b yaitu b = b 1 + b Sifat Operasi Vektor Perkalian Skalar a b = a + b a + b = b + a a + b + c = a + b + c k a + b = ka + kb m(na) = (mn)a (m + n)a = ma + na Soal 41 : Diketahui vektor a = 4 c = a. 7 1 b c , b = 5 1 4, dan. maka vektor a 3c + b adalah... d. e Soal 4 : Diketahui a = 3, b = 1 dan a b = 1, panjang vektor a + b adalah... a. 3 b. 5 c. 7 d. e. 3 18

21 Indikator : menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan besar sudut atau nilai perbandingan trigonometri sudut antara dua vektor Perkalian Skalar Dua Vektor Dengan, θ =sudut terkecil antara dua vektor a b = a b cos θ Misalkan a 1 a = a a 3 dan b = Sifat-sifat b 1 b b 3 maka a b = a 1 b 1 + a b + a 3 b 3 a b = b a a b + c = a b + a b a a = a Soal 43 : Jika vektor a dan vektor b membentuk sudut 60. a = dan b = 5. Maka a b + a = a. 5 b. 7 c. 8 d. 9 e. 10 Soal 44 : Jika sudut antara vektor a = i + j + pk dan b = i j + pk adalah 60, maka nilai p adalah... a. 1 atau 1 b. 1 atau 1 c. atau d. 5 atau 5 e. 1 5 atau

22 Indikator : menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan panjang proyeksi atau vektor proyeksi Misalkan vektor a diproyeksikan terhadap vektor b. Dan misalkan hasilnya adalah vektor c. Tentu saja vektor c adalah vektor yang searah dengan vektor b. Panjang vektor c a b c = b Vektor c Soal 45 : Diketahui vektor z adalah vektor hasil proyeksi dari vektor x = 3, 3, 1 pada vektor c = y = 3,, 3. Maka panjang vektor z adalah... a b b b Solusi 45 : z = x y y x y = 3 (3) = = 6 a. 3 b. c. 3 d. 3 e. 4 3 y = 3 + () + (3) = Sehingga, = 16 = 4 z = x y y = 6 4 = 3 Soal 46 : Panjang proyeksi ortogonal vektor a = i 3 + pj + k pada vektor b = i 3 + j + pk adalah 3. Nilai p = a. 3 b. Solusi 46 : c. 1 3 d. e. 3 Soal 47 : Diketahui : a = (1,, ), b = (0, 1, 0) dan c = (, 1, 1) maka panjang proyeksi ac pada ab adalah... a. 1 4 b. 6 6 c. 8 6 d. 3 e

23 Indikator : menentukan bayangan titik atau kurva karena dua transformasi atau lebih Transformasi Oleh Matriks x = M. x y y / x a b =. y c d /.x y / Dengan M adalah matriks transformasi yang digunakan. Pergeseran Matriks translasi T =. a b / x =. a y b / +.x y / Pencerminan Terhadap sumbu-x x =. 1 0 y 0 1 /.x y / Terhadap sumbu-y Terhadap titik asal O(0,0) Terhadap garis y = x Terhadap garis y = x x =. 1 0 y 0 1 /.x y / x =. 1 0 y 0 1 /.x y / x =. 0 1 y 1 0 /.x y / x =. 0 1 y 1 0 /.x y / Perputaan (Rotasi) (Dilatasi) Perkalian Dengan pusat (0,0) dan Sudut θ yang ditentukan Dengan pusat (a, b) dan sudut θ yang ditentukan Titik pusat (0,0) dan Faktor skala k Titik pusat (a, b) dan Faktor skala k x y x y cos θ sin θ =. sin θ cos θ /.x y / cos θ sin θ a =. /.x sin θ cos θ y b / +.a b / x y x y =. k 0 0 k /.x y / =. k 0 a /.x 0 k y b / +.a b / Komposisi Dua Transformasi Transformasi T 1 dilanjutkan Transformasi T terhadap suatu titik A ditulis (T T 1 )(A) = T T 1 (A) Soal 48 : Garis x + y = 3 dicerminkan terhadap sumbu-y kemudian dicerminkan terhadap sumbu-x. Maka persamaan bayangannya adalah... a. y = x + 3 b. y = x 3 c. y = 3 x d. y = x 3 e. y = 3x + 3 1

24 Indikator : menentukan penyelesaian pertidaksamaan eksponen atau logaritma Pertidaksamaan Eksponen Jika a f(x) > a g(x), maka : f(x) > g(x), untuk a > 1 f(x) < g(x), untuk 0 < a < 1 Pertidaksamaan Logaritma Jika a log f(x) > a log g(x), maka : f(x) > g(x), untuk a > 1 f(x) < g(x), untuk 0 < a < 1 Langkah-langkah penyelesaiannya : Perhatikan syarat-syaratnya. Misalkan pada pertidaksamaan logaritma, f(x) > 0 dan g(x) > 0 Kemudian iriskan dengan aturan di atas! Soal 49 : 1 log (x 3) < 0 Nilai x yang memenuhi adalah... a. < x < b. < x < 3 c. < x < 3 d. 3 < x < 3 e. < x < Solusi 49 : 1 log (x 3) < 0 1 log (x 3) < 1 log 1 Perhatikan Syaratnya, yaitu : (x 3) > 0 x > 3 Diperoleh 3 < x < 3 Perhatikan aturan di atas. Karena 0 < a < 1 Maka 1 < x 3 x > 4 Diperoleh < x < Iriskan kedua hasil! Jadi, HP : 3 < x < 3 Soal 50 : Nilai x yang memenuhi pertidaksamaan adalah... a. x 3 b. x 1 c. x 0 d. x 1 e. x 1 3 x+ 1 9 x+1

25 Indikator : menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan fungsi eksponen atau fungsi logaritma Fungsi Eksponen f(x) = a x, dengan a > 0, a 1 dan x R Jika a > 1, maka grafik fungsi eksponen adalah fungsi naik Jika 0 < a < 1, maka grafik fungsi eksponen adalah fungsi turun Fungsi Logaritma f(x) = a log x, dengan x > 0, a > 0 dan a 1 Jika a > 1, maka grafik fungsi logaritma adalah fungsi naik Jika 0 < a < 1, maka grafik fungsi logaritma adalah fungsi turun Persamaan Eksponen Jika a f(x) = a p (a > 0 dan a 1) maka f(x) = p Jika a f(x) = a g(x) (a > 0 dan a 1) maka f(x) = g(x) Jika a f(x) = b f(x) (a, b > 0 ; a, b 1 dan a b) maka f(x) = 0 Jika (x) f(x) = (x) g(x), maka kemungkinannya adalah : f(x) = g(x) (x) = 1 (x) = 0. Asalkan f(x) dan g(x) positif (x) = 1. Asalkan f(x) dan g(x) keduanya ganjil / keduanya genap Jika f(x) (x) = g(x) (x), maka kemungkinannya adalah : f(x) = g(x) (x) = 0. Asalkan f(x) 0 dan g(x) 0 Persamaan Logaritma Jika a log f(x) = a log p, maka f(x) = p (asalkan f(x) > 0) Jika a log f(x) = b log f(x), maka f(x) = 1 (asalkan a b) Jika a log f(x) = a log g(x), maka f(x) = g(x) (asalkan f(x) > 0 dan g(x) > 0) Jika (x) log f(x) = (x) log g(x), maka f(x) = g(x) (asalkan f(x) > 0, g(x) > 0, (x) > 0 dan (x) 1) Jika f(x) log (x) = g(x) log (x), maka f(x) = g(x) asalkan (x) 1, (x) > 0 f(x) = g(x) asalkan (x) = 1, f(x) > 0, g(x) > 0, f(x) 1, g(x) 1 Soal 51 : Nilai x yang memenuhi persamaan x log (6x 8) = 0 adalah... a. 4 atau b. 4 atau 4 c. 3 atau 4 d. 4 atau 8 e. 6 atau 7 Solusi 51 : Syarat-syarat x log (6x 8) = 0 x log (6x 8) = x log (6x 8) = x log x 6x 8 > 0 x > 8 6 dan x > 0 x > 0 Dan x 1 Maka, 6x 8 = x x 6x + 8 = 0 (x 4)(x ) = 0 x = 4 atau x = 3

26 Indikator : menyelesaikan masalah deret aritmetika Barisan dan Deret Aritmetika Jika U n adalah suku ke-n dan b adalah beda, yaitu b = U n U n 1, maka nilai suku ke-n dirumuskan U n = U 1 + (n 1)b Jumlah suku pertama sampai suku ke-n, disimbolkan S n, yaitu S n = n (U 1 + (n 1)b) S n = n (U 1 + U n ) U n = S n S n 1 Suku tengah, U t = 1 (U 1 + U n ), untuk banyak n ganjil. Jika diketahui rumus S n, dan ditanya rumus U n, maka Soal 5 : Diketahui barisan aritmetika dengan suku ke-4 adalah 1 dan suku ke-10 adalah 57. Suku ke-19 adalah... a. 13 b. 99 c. 111 d. 88 e. 100 U n = S n 1 S n dengan, S n adalah turunan pertama dari S n, dan S n adalah turunan keduanya. Solusi 5 : U 4 = U 1 + 3b = 1 U 10 = U 1 + 9b = 57 Eliminasi U 1 dari kedua persamaan, diperoleh 6b = 36 b = 6 Sehingga, U 1 + 3(6) = 1 U 1 = 3 Maka, U 19 = U b = (6) = 111 Soal 53 : Barisan (k + 5), ( k + 9), (3k + 7), adalah barisan aritmatika untuk nilai k... a. b. 1 c. 0 d. 1 e. Soal 54 : Panjang sisi sebuah segitiga siku-siku membentuk barisan aritmatika. Jika kelilingnya adalah 84, maka luasnya sama dengan... a. 16 b. 94 c. 363 d. 38 e. 390 Solusi 53 : b = ( k + 9) (k + 5) = 3k 16 b = (3k + 7) ( k + 9) = 4k Substitusi kedua persamaan, 3k 16 = 4k 14 = 7k k = Solusi 54 : Tripel Pythagoras yang membentuk barisan aritmetika adalah (3k, 4k, 5k) dengan k bilangan asli. Mencari nilai k, 3k + 4k + 5k = 84 1k = 84 k = 7 Ukuran segitiga tersebut adalah (1, 8, 35) Sisi miring adalah sisi terpanjang, sehingga luasnya adalah = = 1 14 = 94 4

27 Beda barisan aritmetika jika diketahui S n Misalkan S n = pn + qn, maka beda = b = p Soal 55 : Diketahui jumlah n suku pertama dari barisan aritmatika dirumuskan oleh S n = n 6n. Maka beda deret dari barisan aritmetika tersebut adalah... a. 4 b. c. 0 d. e. 4 Soal 56 : Indikator : menyelesaikan masalah deret geometri Suku ke-3 dan suku ke-10 dari barisan geometri berturut-turut adalah 4 dan 307. Suku ke-7 barisan tersebut adalah... a. 384 b. 48 c. 66 d. 680 e. 880 Solusi 55 : Dengan rumus di atas, kita peroleh bahwa beda dari barisan aritmatika yang dimaksud adalah b = = 4 Dengan penjabaran rumus S n S n = n 6n = n(n 6) = n (4n 1) ( 8 + (n 1)4) Bandingkan dengan rumus S n = n (U 1 + (n 1)b) Maka, b = 4 Deret Geometri r adalah rasio, yaitu r = U = U 3 = = U n = U 1 U U n 1 Suku ke-n dirumuskan dengan U n = U 1 r n 1 Jumlah n suku pertama dirumuskan dengan S n = a(rn 1) ; r > 1 r 1 = a(1 rn ) ; r < 1 1 r Suku tengah, U t = U 1 U n Deret Geometri Tak Hingga Banyak sukunya sebanyak tak hingga Jumlahnya yaitu S = a 1 r Deret geometri tak hingga akan konvergen (mempunyai jumlah) jika 1 < r < 1 = n Solusi 56 : U 3 = U 1 r = 4 maka, U 1 = 4 r... 1) U 10 = U 1 r 9 = 307 ) Substitusi... 1) ke... ) 4 r r9 = 307 4r 7 = 307 r = Maka, U 1 = 4 = 4 = 6 4 Sehingga, U 7 = 6 6 = 384 5

28 Indikator : menghitung jarak dan sudut antara dua objek (titik, garis dan bidang) di ruang dimensi 3 Kubus dengan panjang rusuk a Panjang Diagonal Bidang = a Panjang Diagonal Ruang = a 3 Rumus Pythagoras Segitiga siku-siku ABC siku-siku di B, maka AC = AB + CB Soal 57 : Kubus ABCD. EFGH. Jika θ adalah sudut antara diagonal AG dan rusuk AD. Maka cos θ = a. d e. 3 b. 1 c. 1 Soal 58 : Diketahui bidang empat T. ABCD dengan TA = TB = 5, TC =, CA = CB = 4, AB = 6. Jika α adalah sudut antara TC dan bidang TAB. Maka cos α = a b c d e Soal 59 : Kubus ABCD. EFGH dengan panjang rusuk a cm. Jika S merupakan proyeksi titik C pada bidang AFH, maka jarak titik A ke titik S adalah... a. a 3 b. a 3 c. a 3 3 d. a 6 e. a Soal 60 : Kubus ABCD. EFGH dengan panjang rusuk 1 cm. K adalah titik tengah rusuk AB. Jarak titik K ke garis HC adalah... a. 4 6 cm b. 6 3 cm c. 6 5 cm d. 9 cm e. 5 6 cm 6

29 Indikator : menyelesaikan masalah geometri dengan menggunakan aturan sinus dan kosinus Pada setiap segitiga ABC berlaku : b a c Aturan Sinus Aturan Kosinus a sin A = b sin B = c sin C a = b + c bc cos A b = a + c ac cos B c = a + b ab cos C Soal 61 : Jika panjang sisi segitiga ABC berturut-turut adalah AB = 4 cm, BC = 6 cm dan AC = 6 cm. Dan α = BAC, β = ABC, γ = BCA. Maka sin α sin β sin γ adalah... a. 4 : 5 : 6 b. 5 : 6 : 4 c. 6 : 5 : 4 d. 4 : 6 : 5 e. 6 : 4 : 5 Soal 6 : Diketahui segitiga ABC dengan AC = 5 cm, AB = 7 cm dan BCA = 10. Keliling segitiga ABC adalah... a. 14 cm b. 15 cm c. 16 cm d. 17 cm e. 18 cm Soal 63 : Diketahui segitiga ABC dengan panjang sisi a = 7 cm, b = 5 cm, c = 3 cm. Nilai dari sin A = a. 1 3 d b. 1 e. 3 3 c. 1 7

30 Indikator : menyelesaikan persamaan trigonometri Persamaan Trigonometri 1. sin x = sin a x 1 = a + k 360 atau x = (180 a) + k 360. cos x = cos a x = ±a + k tan x = tan a x = a + k 180 dengan, a cos x + b sin x = c k cos (x α) = c k = a + b dan tan α = b a Dengan syarat : c a + b Soal 64 : Himpunan penyelesaian dari persamaan cos x sin x = 0 untuk 0 x 360 adalah... a. *30, 150, 70 + b. *60, 10, 70 + c. *90, 180, d. *30, 10, 70 + e. *30, 180, Solusi 64 : Gunakan cos x = 1 sin x Sehingga cos x sin x = 1 sin x sin x = 0 Misalkan sin x = p, maka 1 p p = 0 (p + 1)(p 1) = 0 p = 1 atau p = 1 sin x = 1, maka x = 70 sin x = 1, maka x = 30 atau x = 150 Jadi, HP = *30, 150, 70 + Soal 65 : Diketahui sin α cos α = 8. Maka, nilai dari 5 1 sin α 1 cos α = a. 3 5 b c. 5 8 d. 9 5 e. 3 5 Soal 66 : Diketahui x + y = 70 Maka a. cos x + sin y = 0 b. cos x sin y = 0 c. cos x + cos y = 0 d. sin x sin y = 0 e. sin x + sin y = 1 8

31 Indikator : menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan nilai perbandingan trigonometri yang menggunakan rumus jumlah dan selisih sinus, kosinus dan tangen serta jumlah dan selisih dua sudut Nilai perbandingan trigonometri Untuk segitiga siku-siku ABC seperti berikut, α Rumus Jumlah dan Selisih sin α = depan miring cos α = samping miring tan α = depan samping sin (a + b) = sin a cos b + cos a sin b sin (a b) = sin a cos b cos a sin b cos (a + b) = cos a cos b sin a sin b cos (a b) = cos a cos b + sin a sin b Soal 67 : Nilai dari cos 75 + cos 15 = a. 0 b. 1 4 c. 1 d. 1 e a + b sin a + sin b = sin cos a + b sin a sin b = cos sin a + b cos a + cos b = cos cos a + b cos a cos b = sin sin a b a b a b a b Soal 68 : Nilai dari sin 75 + sin 15 = a. 0 b. 1 4 c. 1 d. 1 e

32 Indikator : menghitung nilai limit fungsi aljabar dan fungsi trigonometri Teorema L hospital f(x) Misalkan lim x a menghasilkan bentuk tak tentu g(x).0 /, maka bisa menggunakan rumus 0 lim x a f(x) g(x) = lim x a f (x) g (x) Jika lim f (x) x a masih menghasilkan bentuk tak tentu g (x).0 /, maka 0 lim x a f (x) g (x) = lim x a f (x) g (x) Aturan Pencarian Limit : 1. Substitusi. Jika menggunakan langkah substitusi (langkah 1) menghasilkan bentuk tak tentu, maka faktorkan! / jika bertemu bentuk akar, kalikan dengan sekawan. lim x ax + b cx + d =, untuk a > c 0, untuk a = c, untuk a < c lim x ax + bx + c dx + ex + f =, b e a, untuk a > d, untuk a = d untuk a < d Soal 69 : lim x 3x 6x x = a. 0 d. 6 b. e. 8 c. 4 Soal 70 : a. 1 5 b. 1 5 c. 1 lim x 0 1 cos x 5x = d e Soal 71 : sin x lim x 0 3 x + 9 = a. 0 d. 3 b. 1 e. 6 c. 3 Untuk n bilangan asli dan a bilangan real, maka : lim x a x n = 0 30

33 Indikator : menyelesaikan soal aplikasi turunan fungsi Persamaan Garis Singgung Kurva Misalkan titik (x 1, y 1 ) pada kurva, maka persamaan garis singgung di titik tersebut adalah y y 1 = m(x x 1 ) dengan m = f (x 1 ) Fungsi Naik dan Fungsi Turun f (x) > 0 untuk x I, maka fungsi f(x) naik pada I f (x) < 0 untuk x I, maka fungsi f(x) turun pada I f (x) = 0 untuk x I, maka fungsi f(x) stasioner pada I Maksimum, Minimum dan Belok Maksimum di a, jika f (a) = 0 dan f (a) < 0 Minimum di a, jika f (a) = 0 dan f (a) > 0 Titik Belok di a, jika f (a) = 0 dan f (a) = 0 Soal 7 : Nilai maksimum dari 4x 3 18x + 15x 5 adalah ketika x =... a. 1 b. c. 5 d. 4 e. 5 Solusi 7 : f = 4x 3 18x + 15x 5 f (x) = 1x 36x + 15 Stasioner untuk f (x) = 0 Maka, 1x 36x + 15 = 0 3(x 5)(x 1) = 0 x 1 = 1 x = 5 f (x) = 4x 36 f (x 1 ) = f. 1 / = 1 36 = 4 f (x ) = f. 5 / = = 4 Jadi, maksimum ketika x = x = 5 Soal 73 : Titik belok dari fungsi y = x 3 + 6x + 9x + 7 adalah... a. (, 3) b. (, 7) c. (, 5) d. (, 5) e. (, 10) Soal 74 : Persegi oanjang dengan keliling (x + 4) cm dan lebarnya (8 x) cm. Agar luasnya maksimum, maka panjangnya =... a. 4 cm b. 8 cm c. 10 cm d. 1 cm e. 13 cm 31

34 Indikator : menentukan integral tak tentu dan integral tentu fungsi aljabar dan fungsi trigonometri Integral x n dx = 1 n+1 xn+1 + C 1 x dx = ln x + C ex dx = e x + C a x dx = ax ln a + C Integral Tentu Misalkan f(x) = F (x), maka a b f(x) dx =,F(x)- b a = F(b) F(a) = F(a) F(b) = a f(x) b Integral Substitusi f g(x) g (x) dx = f(u) du = F(u) + C = F g(x) + C Contoh : Jawab : x (x + 1) 5 dx x (x + 1) 5 dx = x (x + 1) 5 d(x + 1) x = 1 (x + 1) 5 d(x + 1) 5 = 1 u5 du Tips Integral substitusi Umumnya kita menggunakan substitusi ketika bertemu bentuk perkalian f(x),g(x)- n Kalau turunan dari g(x) bisa menghilangkan variabel x pada f(x), kita bisa gunakan substitusi Seperti pada contoh di atas.. f(x) = x dan g(x) = (x + 1) Karena turunan dari x + 1 adalah x. dan kita bisa menghilangkan x pada f(x), maka kita bisa gunakan substitusi Kalau turunan g(x) tidak bisa menghilangkan x pada f(x), gunakan parsial, seperti di bawah ini Integral Parsial u dv = uv v du Contoh : x (x + 1) 5 dx u = x du = dx, dv = (x + 1) 5 dx v = 1 (x + 1)6 6 x(x + 1) 5 dx = x 1 6 (x + 1 1)6 6 (x + 1)6 dx Soal 75 : (x + 1)(x + x + 10) 7 dx = a. (x + x + 10) 8 + C b. 1 8 (x + x + 10) 8 + C c. 1 4 (x + x + 10) 8 + C d. (x + x + 10) 8 + C e. 3(x + x + 10) 8 + C = x 6 (x + 1)6 1 4 (x + 1)7 + C bentuk perkalian f(x),g(x)- n tetapi turunan dari g(x) tidak bisa menghilangkan variabel x pada f(x) turunan dari g(x) = x + 1 adalah 1, tidak bisa menghilangkan x pada f(x). Jadi, gunakan parsial Solusi 75 : (x + 1)(x + x + 10) 7 d(x + x + 10) x + = (x + 1)(x + x + 10) 7 d x +x+10 (x+1) = (x + x + 10) 7 d(x + x + 10) = u 7 du = 1 8 u8 + C = 1 8 (x + x + 10) 8 + C 3

35 Integral trigonometri cos x dx = sin x + C sec x dx = tan x + C tan x sec x dx = sec x + C sin x dx = cos x + C csc x dx = cot x + C cos x csc x dx = csc x + C Bentuk sin n x atau cos n x Kalau n ganjil, ubah dulu menjadi sin n 1 x sin x. Kemudian manfaatkan identitas trigonometri, sin x = 1 cos x. Gunakan Aturan Substitusi : Contoh sin 5 x dx = sin 4 x sin x dx = (1 cos x) sin x dx = (1 cos x + cos 4 x) d(cos x) Kalau n genap, manfaatkan kesamaan setengah sudut sin 1 cos x x =, cos x = Contoh sin 1 cos x x dx = dx = 1 + cos x 1 1 cos x dx Bentuk sin m x cos n x Kalau m atau n ganjil : pisah bagian ganjil menjadi perkalian yang salah satunya pangkat satu. Kemudian manfaatkan identitas trigonometri Contoh sin 3 x cos x dx = sin x cos x sin x dx = (1 cos x) cos x sin x d(cos x) sin x = (1 cos x) cos x d(cos x) Kalau m dan n genap : gunakan kesamaan setengah sudut sin 1 cos x x =, cos x = Bentuk : sin mx cos nx ; sin mx cos nx ; cos mx cos nx sin mx cos nx = 1,sin(m + n)x + sin(m n)x- sin mx sin nx = 1,cos(m + n)x cos(m n)x- cos mx cos nx = 1,cos(m + n)x + cos(m n)x- Soal 76 : cos x sin 5x dx = a. 1 cos 7x + 1 cos 3x + c 14 6 b. 1 cos 7x 1 cos 3x + c 14 6 c. 1 cos 7x + 1 cos 3x + c 14 6 d. 1 cos 7x 1 cos 3x + c 14 6 e. 1 cos 7x + 1 cos 3x + c cos x 33

36 Indikator : menghitung luas daerah dan volume benda putar dengan menggunakan integral Integral Luas Luas daerah yang dibatasi oleh y = f(x) 0 (ada di atas sumbu-x) dan dibatasi oleh garis x = a, x = b dan sumbu-x adalah b f(x) dx a Seperti contoh pada gambar di bawah, Luas I = 4 5 y dx = dan sumbu-x adalah b f(x) dx a Seperti contoh pada gambar di bawah, Luas II = (x 3x 4) dx 4 kalau dibatasi oleh y = f(x) < 0 (ada di bawah sumbu-x) dan dibatasi oleh garis x = a, x = b atau y dx = b f(x) dx a 4 1 (x 3x 4) dx Untuk daerah yang dibatasi oleh dua kurva, (seperti contoh di bawah) maka kita bisa menggunakan : 4 y 1 y dx 34

37 Beberapa tips mengerjakan integral luas seperti berikut ini : Ketika bertemu dengan daerah yang dibatasi : 1. Persamaan Kuadrat dan Persamaan Kuadrat. Persamaan Kuadrat dan Sumbu-x 3. Persamaan Kuadrat dan Persamaan Linear Substitusikan y pada kedua persamaan, kemudian kita gunakan rumus dengan, D = b 4ac L = D D 6a Rumus 1/3 Kalau bertemu dengan daerah seperti gambar di samping, kita bisa menggunakan rumus L = 1 alas tinggi 3 Syarat terpenting adalah daerahnya seperti itu!!! Fungsi kuadratnya mempunyai minimum yang menempel pada garis dasar pada daerah yang dimaksud. Kalau pada gambar tersebut, menempel pada sumbu-x Contoh : Luas = = 3 3 = 10 3 Rumus /3 Kalau daerahnya dibatasi oleh fungsi kuadrat dan sumbu- x seperti gambar di bawah ini, kita bisa gunakan Contoh : Luas = alas tinggi 3 Luas = = 16 3 = Soal 77 : Luas daerah yang dibatasi oleh kurva y = 9 x, dan garis y = x + 3 adalah... a satuan luas b. 0 satuan luas c. satuan luas d. 6 3 satuan luas e. 1 satuan luas Solusi 77 : Karena dibatasi oleh fungsi kuadrat dan fungsi linear, maka kita bisa menggunakan rumus D D L = 6a Substitusi kedua persamaan 9 x = x + 3 x + x 6 = 0 D = 1 4( 6) = 5 Sehingga, luas yang dimaksud adalah D D 5 5 L = = 6a 6.1 = =

38 Indikator : menghitung ukuran pemusatan atau ukuran letak dari data dalam bentuk tabel, diagram atau grafik Ukuran Pemusatan Mean (Rataan) x = x 1 + x + x x n n Pada data yang berupa tabel distribusi frekuensi, maka x i yang digunakan adalah nilai tengah Median Jika n ganjil, maka Me = xn +1, yaitu data ke- n+1 Jika n genap, maka Me = 1 xn + xn +1 Tentu saja dengan syarat data harus sudah diurutkan. Untuk data yang berupa tabel distribusi frekuensi, maka n Me = t b + F k f p Keterangan : t b : tepi bawah kelas modus n : banyaknya data F k : frekuensi kumulatif sebelum kelas median f : frekuensi kelas median p : panjang kelas Modus Mo = t b + p b 1 + b Keterangan : b 1 : selisih frekuensi kelas modus dengan kelas sebelumnya b : selisih frekuensi kelas modus dengan kelas sesudahnya b 1 Ukuran Letak Kuartil Kuartil ke-i dirumuskan Q i = t b + i 4 n F k f p Ukuran Penyebaran Jangkauan/Rentang : x max x min Jangkauan Antar Kuartil : Q 3 Q 1 Simpangan Kuartil : 1 (Q 3 Q 1 ) n i=1 x Simpangan Rata-rata = i x n Ragam = n i=1 (x i x ) n Simpangan Baku = Ragam 36

39 Soal 78 : Nilai rataan dari data pada tabel berikut Nilai Frekuensi adalah... a. 145,87 b. 173,84 c. 153,87 d. 183,84 e. 163,88 Solusi 78 : Nilai Frekuensi d d f n = 40 d i f i = 6555 Jadi, x = 6555 = 163, ,

40 Indikator : menyelesaikan masalah sehari-hari dengan menggunakan kaidah pencacahan, permutasi atau kombinasi Kaidah Perkalian Jika tempat pertama dapat diisi dengan n 1 cara, tempat kedua dapat diisi dengan n cara,..., sampai tempat ke-k dapat diisi dengan n k cara. Maka banyaknya cara untuk mengisi k tempat yang disediakan adalah n n n k Faktorial dengan n bilangan asli. dan 0! = 1 n! = n (n 1) (n ) 1 Permutasi Permutasi r unsur dari n unsur P(n, r) = Soal 79 : Banyaknya bilangan bulat positif yang lebih kecil dari 300 yang dapat disusun dari angkaangka 1,, 3, 4 dan 5 adalah... a. 50 b. 60 c. 10 d. 180 e. 10 n! (n r)! Permutasi Unsur Sama n! P(n, r 1, r,, r k ) = r 1! r! r k! Permutasi Siklis (permutasi dengan susunan melingkar) Banyaknya permutasi siklis dari n unsur yaitu (n 1)! Kombinasi Kombinasi r unsur dari n unsur C(n, r) = n! r! (n r)! Solusi 79 : Ada 3 tempat, mulai dari ratusan, puluhan dan satuan 5 5 Tempat ratusan hanya bisa diisi oleh 1 dan Tempat puluhan bisa diisi oleh 1,, 3, 4, 5 Tempat satuan bisa diisi oleh 1,, 3, 4, 5 Sehingga, banyaknya bilangan yang dimaksud adalah 5 5 = 50 38

41 Indikator : menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan peluang suatu kejadian Suatu kejadian A dapat terjadi sebanyak n(a). Sedangkan semua kemungkinan (ruang sampel) dari hasil percobaan dapat terjadi sebanyak n(s). Maka peluang terjadinya kejadian A dalam percobaan tersebut adalah P(A) = n(a) n(s) Frekuensi Harapan Frekuensi Harapan kejadian A yaitu F(A) = n P(A) dengan, P(A) : peluang kejadian A n : banyaknya percobaan yang dilakukan Komplemen dengan, P(A) : peluang kejadian A P(A ) : peluang kejadian bukan A P(A) + P(A ) = 1 Soal 80 : Sebuah kantong berisi 5 bola merah, 3 bola putih dan bola hijau. Diambil sebuah bola secara acak, peluang terambilnya bola merah atau hijau adalah... a b c. 1 5 Solusi 80 : Peluang terambil bola merah adalah 5 10 Peluang terambil bola hijau adalah 10 Peluang terambil bola merah atau hijau adalah 5 + = d. 5 e

22. MATEMATIKA SMA/MA (PROGRAM IPA)

22. MATEMATIKA SMA/MA (PROGRAM IPA) 22. MATEMATIKA SMA/MA (PROGRAM IPA) NO. 1. Memahami pernyataan dalam matematika dan ingkarannya, menentukan nilai kebenaran pernyataan majemuk serta menggunakan prinsip logika matematika dalam pemecahan

Lebih terperinci

ISTIYANTO.COM. memenuhi persamaan itu adalah B. 4 4 C. 4 1 PERBANDINGAN KISI-KISI UN 2009 DAN 2010 SMA IPA

ISTIYANTO.COM. memenuhi persamaan itu adalah B. 4 4 C. 4 1 PERBANDINGAN KISI-KISI UN 2009 DAN 2010 SMA IPA PERBANDINGAN KISI-KISI UN 009 DAN 00 SMA IPA Materi Logika Matematika Kemampuan yang diuji UN 009 UN 00 Menentukan negasi pernyataan yang diperoleh dari penarikan kesimpulan Menentukan negasi pernyataan

Lebih terperinci

Soal UN 2009 Materi KISI UN 2010 Prediksi UN 2010

Soal UN 2009 Materi KISI UN 2010 Prediksi UN 2010 PREDIKSI UN 00 SMA IPA BAG. (Berdasar buku terbitan Istiyanto: Bank Soal Matematika-Gagas Media) Logika Matematika Soal UN 009 Materi KISI UN 00 Prediksi UN 00 Menentukan negasi pernyataan yang diperoleh

Lebih terperinci

1. Sebuah kawat yang panjangnya 10 meter akan dibuat bangun yang berbentuk 3 persegi panjang kongruen seperti pada gambar di bawah.

1. Sebuah kawat yang panjangnya 10 meter akan dibuat bangun yang berbentuk 3 persegi panjang kongruen seperti pada gambar di bawah. 1. Sebuah kawat yang panjangnya 10 meter akan dibuat bangun yang berbentuk 3 persegi panjang kongruen seperti pada gambar di bawah. Luas maksimum daerah yang dibatasi oleh kawat tersebut adalah... 3,00

Lebih terperinci

Soal-Soal dan Pembahasan Ujian Nasional Matematika Tahun Pelajaran 2010/2011 Program Studi IPA

Soal-Soal dan Pembahasan Ujian Nasional Matematika Tahun Pelajaran 2010/2011 Program Studi IPA Soal-Soal dan Pembahasan Ujian Nasional Matematika Tahun Pelajaran 010/011 Program Studi IPA 1. Akar-akar persamaan 3x -1x + = 0 adalah α dan β. Persamaan Kuadrat baru yang akar-akarnya (α +) dan (β +)

Lebih terperinci

KISI-KISI SOAL UJIAN SEKOLAH SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK)

KISI-KISI SOAL UJIAN SEKOLAH SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) 0 KISI-KISI UJIAN SEKOLAH SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) MATA PELAJARAN : MATEMATIKA KELAS : XII KELOMPOK : TEKNOLOGI, PERTANIAN DAN KESEHATAN BENTUK & JMl : PILIHAN GANDA = 35 DAN URAIAN = 5 WAKTU :

Lebih terperinci

KARTU SOAL UJIAN NASIONAL MADRASAH ALIYAH NEGERI PANGKALPINANG

KARTU SOAL UJIAN NASIONAL MADRASAH ALIYAH NEGERI PANGKALPINANG Jumlah 50 Bentuk Pilihan Ganda Standar Kompetensi : Menggunakan logika matematika dalam pemecahan masalah yang berkaitan dengan pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor Kompetensi Dasar : Menggunakan

Lebih terperinci

SKL 1 Soal logika matematika dalam pemecahan masalah Menentukan ingkaran atau kesetaraan dari pernyataan majemuk

SKL 1 Soal logika matematika dalam pemecahan masalah Menentukan ingkaran atau kesetaraan dari pernyataan majemuk SKL Soal 0-0 No. KOMPETENSI INDIKATOR 0. M e n g g u n a k a n Menentukan penarikan kesimpulan dari beberapa premis logika matematika dalam pemecahan masalah Menentukan ingkaran atau kesetaraan dari pernyataan

Lebih terperinci

KISI KISI US Diberikan pernyataan majemuk berkuantor, ingkaran dari pernyataan tersebut majemuk atau pernyataan majemuk berkuantor

KISI KISI US Diberikan pernyataan majemuk berkuantor, ingkaran dari pernyataan tersebut majemuk atau pernyataan majemuk berkuantor KISI KISI US 2014 NO BAB INDIKATOR JENIS SOAL Menentukan penarikan Diketahui buah premis (ada bentuk ekuivalen) menarik kesimpulan dari buah 1 kesimpulan dari beberapa premis premis Menentukan ingkaran

Lebih terperinci

SOAL UN DAN PENYELESAIANNYA 2008

SOAL UN DAN PENYELESAIANNYA 2008 1. Ingkaran dari pernyataan, "Beberapa bilangan prima adalah bilangan genap." adalah... Semua bilangan prima adalah bilangan genap Semua bilangan prima bukan bilangan genap Beberapa bilangan prima bukan

Lebih terperinci

KISI-KISI SOAL UJIAN SEKOLAH TAHUN PELAJARAN 2014/2015

KISI-KISI SOAL UJIAN SEKOLAH TAHUN PELAJARAN 2014/2015 KISI-KISI SOAL UJIAN SEKOLAH TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Mata Pelajaran : Matematika Alokasi Waktu : 120 menit Kelas : XII IPA Penyusun Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Materi No Soal Menggunakan

Lebih terperinci

1. Agar F(x) = (p - 2) x² - 2 (2p - 3) x + 5p - 6 bernilai positif untuk semua x, maka batas-batas nilai p adalah... A. p > l B. 2 < p < 3 C.

1. Agar F(x) = (p - 2) x² - 2 (2p - 3) x + 5p - 6 bernilai positif untuk semua x, maka batas-batas nilai p adalah... A. p > l B. 2 < p < 3 C. 1. Agar F(x) = (p - 2) x² - 2 (2p - 3) x + 5p - 6 bernilai positif untuk semua x, maka batas-batas nilai p adalah... A. p > l 2 < p < 3 p > 3 1 < p < 2 p < 1 atau p > 2 Kunci : C Persamaan fungsi : F(x)

Lebih terperinci

SOAL-SOAL dan PEMBAHASAN UN MATEMATIKA SMA/MA IPA TAHUN PELAJARAN 2011/2012

SOAL-SOAL dan PEMBAHASAN UN MATEMATIKA SMA/MA IPA TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SOAL-SOAL dan PEMBAHASAN UN MATEMATIKA SMA/MA IPA TAHUN PELAJARAN 0/0. Akar-akar persamaan kuadrat x +ax - 40 adalah p dan q. Jika p - pq + q 8a, maka nilai a... A. -8 B. -4 C. 4 D. 6 E. 8 BAB III Persamaan

Lebih terperinci

12. Diketahui segitiga ABC dengan AC = 5 cm, AB = 7 cm, dan BCA = 120. Keliling segitiga ABC =...

12. Diketahui segitiga ABC dengan AC = 5 cm, AB = 7 cm, dan BCA = 120. Keliling segitiga ABC =... 1 1. Diketahui: Premis 1 : Jika hari hujan maka tanah basah. Premis : Tanah tidak basah. Ingkaran dari penarikan kesimpulan yang sah dari premis-premis di atas adalah.... Agar F(x) = (p - ) x² - (p - 3)

Lebih terperinci

GAMBARAN UMUM SMA/MA. Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan BALITBANG DEPDIKNAS 1

GAMBARAN UMUM SMA/MA. Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan BALITBANG DEPDIKNAS 1 GAMBARAN UMUM Pada ujian nasional tahun pelajaran 006/007, bentuk tes Matematika tingkat berupa tes tertulis dengan bentuk soal pilihan ganda, sebanyak 0 soal dengan alokasi waktu 0 menit. Acuan yang digunakan

Lebih terperinci

CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN PERSIAPAN UN 2014

CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN PERSIAPAN UN 2014 CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN PERSIAPAN UN 04 DISUSUN OLEH AHMAD THOHIR MA FUTUHIYAH JEKETRO GUBUG GROBOGAN JATENG KATA PENGANTAR Tulisan yang sangat sederhana ini berisi kisi-kisi UN 0 disertai contoh soal

Lebih terperinci

A. 3 B. 1 C. 1 D. 2 E. 5 B. 320 C. 240 D. 200 E x Fungsi invers dari f x ( 1. adalah.

A. 3 B. 1 C. 1 D. 2 E. 5 B. 320 C. 240 D. 200 E x Fungsi invers dari f x ( 1. adalah. . Diketahui premis premis : () Jika Badu rajin belajar dan, maka Ayah membelikan bola basket () Ayah tidak membelikan bola basket Kesimpulan yang sah A. Badu rajin belajar dan Badu patuh pada orang tua

Lebih terperinci

SOAL DAN PEMBAHASAN UJIAN NASIONAL SMA/MA IPA TAHUN PELAJARAN 2008/2009

SOAL DAN PEMBAHASAN UJIAN NASIONAL SMA/MA IPA TAHUN PELAJARAN 2008/2009 SOAL DAN PEMBAHASAN UJIAN NASIONAL SMA/MA IPA TAHUN PELAJARAN 008/009. Perhatikan premis premis berikut! - Jika saya giat belajar maka saya bisa meraih juara - Jika saya bisa meraih juara maka saya boleh

Lebih terperinci

RINGKASAN MATERI UN SMA

RINGKASAN MATERI UN SMA RINGKASAN MATERI UN SMA - 2016 EKSPONEN DAN LOGARITMA (3 SOAL) PROGRAM LINEAR (1 SOAL) PERSAMAAN KUADRAT DAN FUNGSI KUADRAT (3 SOAL) A. PERSAMAAN KUADRAT (P.K) Bentuk Umum ax 2 + bx + c = 0 Penyelesaian

Lebih terperinci

DESKRIPSI PEMELAJARAN

DESKRIPSI PEMELAJARAN DESKRIPSI PEMELAJARAN MATA DIKLAT : Matematika TUJUAN : Melatih berfikir dan bernalar secara logis dan kritis serta mengembangkan aktifitas kreatif dalam memecahkan masalah dan mengkomunikasikan ide/gagasan

Lebih terperinci

D. (1 + 2 ) 27 E. (1 + 2 ) 27

D. (1 + 2 ) 27 E. (1 + 2 ) 27 1. Nilai dari untuk x = 4 dan y = 27 adalah... A. (1 + 2 ) 9 B. (1 + 2 ) 9 C. (1 + 2 ) 18 D. (1 + 2 ) 27 E. (1 + 2 ) 27 2. Persamaan 2x² + qx + (q - 1) = 0, mempunyai akar-akar x 1 dan x 2. Jika x 1 2

Lebih terperinci

SMA / MA IPA Mata Pelajaran : Matematika

SMA / MA IPA Mata Pelajaran : Matematika Latihan Soal UN 00 Paket Sekolah Menengah Atas / Madrasah Aliyah IPA SMA / MA IPA Mata Pelajaran : Matematika Dalam UN berlaku Petunjuk Umum seperti ini :. Isikan identitas Anda ke dalam Lembar Jawaban

Lebih terperinci

Format 1. ANALISIS STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) Tahun Pelajaran 2012/2013 Tim Matematika SMA Negeri 6 Malang

Format 1. ANALISIS STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) Tahun Pelajaran 2012/2013 Tim Matematika SMA Negeri 6 Malang Format 1. ANALISIS STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) 01 Mata elajaran Matematika IPA Tahun Pelajaran 01/013 Pengembang Tim Matematika SMA Negeri 6 Malang KISI-KISI SKL 01 INDIKATOR KISI-KISI SKL SK KD 1.

Lebih terperinci

DESKRIPSI PEMELAJARAN - MATEMATIKA

DESKRIPSI PEMELAJARAN - MATEMATIKA DESKRIPSI PEMELAJARAN MATA DIKLAT : MATEMATIKA TUJUAN : Melatih berfikir dan bernalar secara logis dan kritis serta mengembangkan aktifitas kreatif dalam memecahkan masalah dan mengkomunikasikan ide/gagasan

Lebih terperinci

Ujian Nasional. Tahun Pelajaran 2010/2011 IPA MATEMATIKA (D10) UTAMA. SMA / MA Program Studi

Ujian Nasional. Tahun Pelajaran 2010/2011 IPA MATEMATIKA (D10) UTAMA. SMA / MA Program Studi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 00/0 UTAMA SMA / MA Program Studi IPA MATEMATIKA (D0) c Fendi Alfi Fauzi alfysta@yahoo.com Ujian Nasional Tahun Pelajaran 00/0 (Pelajaran Matematika) Tulisan ini bebas dibaca

Lebih terperinci

F/751/WKS1/ SMK NEGERI 2 WONOGIRI KISI-KISI PEMBUATAN SOAL UJIAN SEMESTER GASAL TAHUN PELAJARAN 2011/2012

F/751/WKS1/ SMK NEGERI 2 WONOGIRI KISI-KISI PEMBUATAN SOAL UJIAN SEMESTER GASAL TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SMK NEGERI 2 WONOGIRI KISI-KISI PEMBUATAN SOAL UJIAN SEMESTER GASAL TAHUN PELAJARAN 2011/2012 F/751/WKS1/6 01 07-07-2010 Mata Pelajaran/ Kompetensi : Matematika Tingkat : 3 Program Studi Keahlian : Semua

Lebih terperinci

Wardaya College. Tes Simulasi Ujian Nasional SMA Berbasis Komputer. Mata Pelajaran Matematika Tahun Ajaran 2017/2018

Wardaya College. Tes Simulasi Ujian Nasional SMA Berbasis Komputer. Mata Pelajaran Matematika Tahun Ajaran 2017/2018 Tes Simulasi Ujian Nasional SMA Berbasis Komputer Mata Pelajaran Matematika Tahun Ajaran 07/08 -. Jika diketahui x = 8, y = 5 dan z = 8, maka nilai dari x y z adalah.... (a) 0 (b) 00 (c) 500 (d) 750 (e)

Lebih terperinci

UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007

UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 006/007 PANDUAN MATERI SMA DAN MA M A T E M A T I K A PROGRAM STUDI IPA PUSAT PENILAIAN PENDIDIKAN BALITBANG DEPDIKNAS KATA PENGANTAR Dalam rangka sosialisasi kebijakan dan

Lebih terperinci

DURASI PEMELAJARAN KURIKULUM SMK EDISI 2004

DURASI PEMELAJARAN KURIKULUM SMK EDISI 2004 DESKRIPSI PEMELAJARAN MATA DIKLAT TUJUAN : MATEMATIKA : Melatih berfikir dan bernalar secara logis dan kritis serta mengembangkan aktifitas kreatif dalam memecahkan masalah dan mengkomunikasikan ide/gagasan

Lebih terperinci

TRY OUT UN MATEMATIKA SMA IPA 2013

TRY OUT UN MATEMATIKA SMA IPA 2013 TRY OUT UN MATEMATIKA SMA IPA 0 Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, d, atau e di depan jawaban yang benar!. Diketahui premis-premis berikut. Jika Yudi rajin belajar maka ia menjadi pandai. Jika

Lebih terperinci

UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2007/2008

UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2007/2008 UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 007/008 PANDUAN MATERI SMA DAN MA M A T E M A T I K A PROGRAM STUDI IPA PUSAT PENILAIAN PENDIDIKAN BALITBANG DEPDIKNAS KATA PENGANTAR Dalam rangka sosialisasi kebijakan dan

Lebih terperinci

8. Nilai x yang memenuhi 2 log 2 (4x -

8. Nilai x yang memenuhi 2 log 2 (4x - 1. Agar F(x) = (p - 2) x² - 2 (2p - 3) x + 5p - 6 bernilai positif untuk semua x, maka batas-batas nilai p p > l 2 < p < 3 p > 3 1 < p < 2 p < 1 atau p > 2 2. Fungsi kuadrat yang mempunyai nilai maksimum

Lebih terperinci

Soal dan Pembahasan UN Matematika Program IPA 2008

Soal dan Pembahasan UN Matematika Program IPA 2008 Soal dan Pembahasan UN Matematika Program IPA 2008. Diketahui premis premis : () Jika hari hujan, maka udara dingin. (2) Jika udara dingin, maka ibu memakai baju hangat. (3) Ibu tidak memakai baju hangat

Lebih terperinci

PREDIKSI UN 2015 MATEMATIKA IPA Soal D:

PREDIKSI UN 2015 MATEMATIKA IPA Soal D: NAMA : KELAS : Indikator 1: (Soal Nomor 1) PREDIKSI UN 2015 MATEMATIKA IPA 1. Logika Matematika Diketahui 2 atau 3 Premis, Premis Menggunakan kesetaraan, dan penarikan MP atau MT 1 P r e d i k s i M a

Lebih terperinci

SOAL DAN PEMBAHASAN UJIAN NASIONAL SMA/MA IPA TAHUN PELAJARAN 2008/2009

SOAL DAN PEMBAHASAN UJIAN NASIONAL SMA/MA IPA TAHUN PELAJARAN 2008/2009 SOAL DAN PEMBAHASAN UJIAN NASIONAL SMA/MA IPA TAHUN PELAJARAN 8/9. Perhatikan premis premis berikut! - Jika saya giat belajar maka saya bisa meraih juara - Jika saya bisa meraih juara maka saya boleh ikut

Lebih terperinci

Soal dan Pembahasan UN Matematika SMA IPA Tahun 2013

Soal dan Pembahasan UN Matematika SMA IPA Tahun 2013 Soal dan Pembahasan UN Matematika SMA IPA Tahun 013 LOGIKA MATEMATIKA p siswa rajin belajar ; q mendapat nilai yang baik r siswa tidak mengikuti kegiatan remedial ~ r siswa mengikut kegiatan remedial Premis

Lebih terperinci

KISI KISI LOMBA KOMPETENSI SISWA SMK TINGKAT PROVINSI JAWA TIMUR 2014

KISI KISI LOMBA KOMPETENSI SISWA SMK TINGKAT PROVINSI JAWA TIMUR 2014 LKS SMK 214 Bidang : Matematika Teknologi KISI KISI LOMBA KOMPETENSI SISWA SMK TINGKAT PROVINSI JAWA TIMUR 214 1 Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep aljabar memaham, mengaplikasikan, menganalisai

Lebih terperinci

PEMBAHASAN UN SMA TAHUN PELAJARAN 2009/2010 MATEMATIKA PROGRAM STUDY IPA

PEMBAHASAN UN SMA TAHUN PELAJARAN 2009/2010 MATEMATIKA PROGRAM STUDY IPA PEMBAHASAN UN SMA TAHUN PELAJARAN 009/010 MATEMATIKA PROGRAM STUDY IPA PEMBAHAS : 1. Sigit Tri Guntoro, M.Si.. Jakim Wiyoto, S.Si. 3. Marfuah, M.T. 4. Rohmitawati, S.Si. PPPPTK MATEMATIKA 010 1. Perhatikan

Lebih terperinci

( ) 2. Nilai x yang memenuhi log 9. Jadi 4x 12 = 3 atau x = 3,75

( ) 2. Nilai x yang memenuhi log 9. Jadi 4x 12 = 3 atau x = 3,75 Here is the Problem and the Answer. Diketahui premis premis berikut! a. Jika sebuah segitiga siku siku maka salah satu sudutnya 9 b. Jika salah satu sudutnya 9 maka berlaku teorema Phytagoras Ingkaran

Lebih terperinci

Ringkasan Materi UN Matematika SMA Program IPA Per Indikator Kisi-Kisi UN 2012 By Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Ringkasan Materi UN Matematika SMA Program IPA Per Indikator Kisi-Kisi UN 2012 By Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com) Ringkasan Materi UN Matematika MA Program IPA Per Indikator Kisi-Kisi UN 2012 y Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com) KL 1. Memahami pernyataan dalam matematika dan ingkarannya, menentukan nilai kebenaran

Lebih terperinci

SOAL UN DAN PENYELESAIANNYA 2009

SOAL UN DAN PENYELESAIANNYA 2009 1. 1. Jika saya giat belajar maka saya bisa meraih juara. 2. Jika saya bisa meraih juara maka saya boleh ikut bertanding. Ingkaran dari kesimpulan kedua premis diatas adalah... A. Saya giat belajar dan

Lebih terperinci

KISI-KISI PENULISAN SOAL UJIAN SEKOLAH SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DKI JAKARTA MATA PELAJARAN : MATEMATIKA

KISI-KISI PENULISAN SOAL UJIAN SEKOLAH SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DKI JAKARTA MATA PELAJARAN : MATEMATIKA KISI-KISI PENLISAN JIAN SEKOLAH SEKOLAH MENENGAH KEJRAN (SMK) MATA PELAJARAN : MATEMATIKA KELAS : XII KELOMPOK : TEKLOGI, PERTANIAN DAN KESEHATAN KRIKLM : KTSP & JML : PILIHAN GANDA = 40, RAIAN = 5 BTIR

Lebih terperinci

D46 MATEMATIKA. Rabu, 18 April 2012 ( ) Pembahasan soal oleh Perpustakaan.

D46 MATEMATIKA. Rabu, 18 April 2012 ( ) Pembahasan soal oleh  Perpustakaan. DOKUMEN NEGARA Pembahasan soal oleh http://pak-anang.blogspot.com D6 MATEMATIKA SMA/MA IPA MATEMATIKA SMA/MA IPA Perpustakaan SMAN Wonogiri MATEMATIKA Rabu, 8 April 0 (08.00 0.00) A-MAT-ZD-M0-0/0 Hak Cipta

Lebih terperinci

C34 MATEMATIKA. Pak Anang. Rabu, 18 April 2012 ( ) Pembahasan soal oleh

C34 MATEMATIKA. Pak Anang. Rabu, 18 April 2012 ( ) Pembahasan soal oleh DOKUMEN NEGARA C MATEMATIKA SMA/MA IPA MATEMATIKA SMA/MA IPA Pak Anang http://pakhttp://pak-anang.blogspot.com MATEMATIKA Rabu, 8 April 0 (08.00 0.00) A-MAT-ZD-M9-0/0 Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan-BALITBANG-KEMDIKBUD

Lebih terperinci

Solusi: [Jawaban E] Solusi: [Jawaban D]

Solusi: [Jawaban E] Solusi: [Jawaban D] SOLUSI SMA/MA MATEMATIKA Program Studi IPA Kerjasama UNIVERSITAS GUNADARMA dengan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Kota/Kabupaten BODETABEK, Tangerang Selatan, Karawang, Serang, Pandeglang, dan Cilegon

Lebih terperinci

SOAL DAN PEMBAHASAN UJIAN NASIONAL SMA/MA IPA TAHUN PELAJARAN 2007/2008

SOAL DAN PEMBAHASAN UJIAN NASIONAL SMA/MA IPA TAHUN PELAJARAN 2007/2008 SOAL DAN PEMBAHASAN UJIAN NASIONAL SMA/MA IPA TAHUN PELAJARAN 7/8. Diketahui premis premis : () Jika Badu rajin belajar dan patuh pada orang tua, maka Ayah membelikan bola basket () Ayah tidak membelikan

Lebih terperinci

SOAL DAN PEMBAHASAN UJIAN NASIONAL SMA/MA IPA TAHUN PELAJARAN 2009/2010

SOAL DAN PEMBAHASAN UJIAN NASIONAL SMA/MA IPA TAHUN PELAJARAN 2009/2010 SOAL DAN PEMBAHASAN UJIAN NASIONAL SMA/MA IPA TAHUN PELAJARAN 9/. Diberikan premis sebagai berikut : Premis : Jika harga BBM naik, maka harga bahan pokok naik. Premis : Jika harga bahan pokok naik maka

Lebih terperinci

PREDIKSI UN 2014 MATEMATIKA IPA

PREDIKSI UN 2014 MATEMATIKA IPA NAMA : KELAS : 1. Kisi-Kisi: Logika Matematika Diketahui 3 Premis, Premis Menggunakan kesetaraan, dan penarikan MP atau MT PREDIKSI UN 2014 MATEMATIKA IPA 3. Kisi-Kisi: Materi Ekponen Éksponen pecahan,3

Lebih terperinci

m, selalu di atas sumbu x, batas batas nilai m yang memenuhi grafik fungsi tersebut adalah.

m, selalu di atas sumbu x, batas batas nilai m yang memenuhi grafik fungsi tersebut adalah. . Di berikan premis sebagai berikut : Premis : Jika terjadi hujan lebat atau mendapat air kiriman maka Jakarta banjir Premis : Jalan menjadi macet dan aktivitas kerja terhambat jika Jakarta banjir Kesimpulan

Lebih terperinci

B21 MATEMATIKA. Pak Anang MATEMATIKA SMA/MA IPA. Rabu, 18 April 2012 ( )

B21 MATEMATIKA. Pak Anang MATEMATIKA SMA/MA IPA. Rabu, 18 April 2012 ( ) B Pak Anang http://pak-anang.blogspot.com MATEMATIKA Rabu, 8 April 0 (08.00 0.00) A-MAT-ZD-M8-0/0 Mata Pelajaran Jenjang Program Studi Hari/Tanggal Jam MATA PELAJARAN : MATEMATIKA : SMA/MA : IPA WAKTU

Lebih terperinci

DINAS PENDIDIKAN KOTA BEKASI TAHUN PELAJARAN 2013/2014 LEMBAR SOAL

DINAS PENDIDIKAN KOTA BEKASI TAHUN PELAJARAN 2013/2014 LEMBAR SOAL DINAS PENDIDIKAN KOTA BEKASI TAHUN PELAJARAN 0/0 LEMBAR SOAL Mata Pelajaran : Matematika Jenjang : SMA/MA Program Studi : IPA Hari/Tanggal : Jam : PETUNJUK UMUM. Isilah lembar jawaban tes uji coba Ujian

Lebih terperinci

Page 1

Page 1 SOAL DAN PEMBAHASAN UJIAN NASIONAL SMA/MA IPA TAHUN PELAJARAN 6/7. Bentuk sederhana dari ( + ) ( 5 ) adalah. A. C. 8 E. 8 + 5 B. + 5 D. 8 + ( + ) ( 5 ) ( + ) (. 5 ) ( + ) ( 5 ) + + 5 - + 8 8 - Jawabannya

Lebih terperinci

ANALISIS PERBANDINGAN SKL UN MATEMATIKA SMA TAHUN 2007 s/d 2012 By Pak Anang ( )

ANALISIS PERBANDINGAN SKL UN MATEMATIKA SMA TAHUN 2007 s/d 2012 By Pak Anang (  ) ANALISIS PERBANDINGAN SKL UN MATEMATIKA SMA TAHUN 2007 s/d 2012 By Pak Anang ( http://www.facebook.com/pak.anang ) Email: anangmath@gmail.com STANDAR 1. Memahami pernyataan dalam matematika dan ingkarannya,

Lebih terperinci

Hak Cipta 2014 Penerbit Erlangga

Hak Cipta 2014 Penerbit Erlangga 00-00-008-0 Hak Cipta 0 Penerbit Erlangga Berilah tanda silang (X) pada huruf A, B, C, D, atau E pada jawaban yang benar!. Diketahui premis-premis: () Jika beberapa daerah dilanda banjir, maka beberapa

Lebih terperinci

OSN Guru Matematika SMA (Olimpiade Sains Nasional)

OSN Guru Matematika SMA (Olimpiade Sains Nasional) ocsz Pembahasan Soal OSN Guru 2012 OLIMPIADE SAINS NASIONAL KHUSUS GURU MATEMATIKA SMA OSN Guru Matematika SMA (Olimpiade Sains Nasional) Disusun oleh: Pak Anang Halaman 2 dari 26 PEMBAHASAN SOAL OLIMPIADE

Lebih terperinci

Soal-Soal dan Pembahasan Matematika IPA SNMPTN 2012 Tanggal Ujian: 13 Juni 2012

Soal-Soal dan Pembahasan Matematika IPA SNMPTN 2012 Tanggal Ujian: 13 Juni 2012 Soal-Soal dan Pembahasan Matematika IPA SNMPTN 01 Tanggal Ujian: 13 Juni 01 1. Lingkaran (x + 6) + (y + 1) 5 menyinggung garis y 4 di titik... A. ( -6, 4 ). ( -1, 4 ) E. ( 5, 4 ) B. ( 6, 4) D. ( 1, 4 )

Lebih terperinci

SOLUSI UJIAN SEKOLAH SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) DINAS PENDIDIKAN KOTA BEKASI TAHUN PELAJARAN 2013/ a 16. definit positif adalah...

SOLUSI UJIAN SEKOLAH SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) DINAS PENDIDIKAN KOTA BEKASI TAHUN PELAJARAN 2013/ a 16. definit positif adalah... SOLUSI UJIAN SEKOLAH SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) DINAS PENDIDIKAN KOTA BEKASI TAHUN PELAJARAN /. Nilai a yang menyebabkan fungsi kuadrat f x a x ax a a a a a a Solusi: [Jawaban D] a a a. () D a a a a a

Lebih terperinci

SOLUSI PREDIKSI SOAL MATEMATIKA UN 2015 TUGAS KELOMPOK 1 SATUAN PENDIDIKAN

SOLUSI PREDIKSI SOAL MATEMATIKA UN 2015 TUGAS KELOMPOK 1 SATUAN PENDIDIKAN SOLUSI PREDIKSI SOAL MATEMATIKA UN 0 TUGAS KELOMPOK SATUAN PENDIDIKAN MATA PELAJARAN PROGRAM BANYAK SOAL WAKTU : SMA : MATEMATIKA : IPA : 0 BUTIR : 0 MENIT. Diketahui premis-prmis berikut: Premis : Jika

Lebih terperinci

Ujian Akhir Nasional Tahun Pelajaran 2002/2003

Ujian Akhir Nasional Tahun Pelajaran 2002/2003 DOKUMEN NEGARA SANGAT RAHASIA Ujian Akhir Nasional Tahun Pelajaran 00/00 SMU/MA Program Studi IPA Paket Utama (P) MATEMATIKA (D0) SELASA, 6 MEI 00 Pukul 07.0 09.0 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 0 0-0-D0-P0

Lebih terperinci

2.1 Soal Matematika Dasar UM UGM c. 1 d d. 3a + b. e. 3a + b. e. b + a b a

2.1 Soal Matematika Dasar UM UGM c. 1 d d. 3a + b. e. 3a + b. e. b + a b a Soal - Soal UM UGM. Soal Matematika Dasar UM UGM 00. Jika x = 3 maka + 3 log 4 x =... a. b. c. d. e.. Jika x+y log = a dan x y log 8 = b dengan 0 < y < x maka 4 log (x y ) =... a. a + 3b ab b. a + b ab

Lebih terperinci

SOAL UN DAN PENYELESAIANNYA 2007

SOAL UN DAN PENYELESAIANNYA 2007 1. Bentuk sederhana dari (1 + 3 ) - (4 - ) adalah... A. -2-3 B. -2 + 5 C. 8-3 D. 8 + 3 8 + 5 (1 + 3 ) - (4 - ) = (1 + 3 ) - (4-5 ) = 1 + 3-4 + 5 = 8-3 2. Jika 2 log 3 = a dan 3 log 5 = b, maka 15 log 20

Lebih terperinci

1. Himpunan penyelesaian adalah {(x, y, z)}. Nilai dari y + z adalah... D. -4 E. -5

1. Himpunan penyelesaian adalah {(x, y, z)}. Nilai dari y + z adalah... D. -4 E. -5 1. Himpunan penyelesaian adalah {(x, y, z)}. Nilai dari y + z adalah... A. 5 3 2 Kunci : C 3x + y = 5 y - 2z = -7-3x + 2z = 12 2x + 2z = 10 - x = 2-4 -5 x + z = 5 2 + z = 5 z = 3 3x + y = 5 3. 2 + y =

Lebih terperinci

PAKET TRY OUT UN MATEMATIKA IPA

PAKET TRY OUT UN MATEMATIKA IPA PAKET TRY OUT UN MATEMATIKA IPA Berilah tanda silang (x) pada huruf A, B, C, D atau E di depan jawaban yang benar!. Kesimpulan dari pernyataan: "Jika bencana alam tsunami terjadi, maka setiap orang ketakutan"

Lebih terperinci

Pembahasan soal oleh MATEMATIKA. Rabu, 18 April 2012 ( )

Pembahasan soal oleh  MATEMATIKA. Rabu, 18 April 2012 ( ) DOKUMEN NEGARA Pembahasan soal oleh http://pak-anang.blogspot.com B MATEMATIKA SMA/MA IPA MATEMATIKA SMA/MA IPA Perpustakaan SMAN Wonogiri MATEMATIKA Rabu, 8 April 0 (08.00 0.00) A-MAT-ZD-M8-0/0 Hak Cipta

Lebih terperinci

SOAL DAN SOLUSI MATEMATIKA SMA/MA IPA UNIVERSITAS GUNADARMA TAHUN 2015 PAKET SOAL A

SOAL DAN SOLUSI MATEMATIKA SMA/MA IPA UNIVERSITAS GUNADARMA TAHUN 2015 PAKET SOAL A SOAL DAN SOLUSI MATEMATIKA SMA/MA IPA UNIVERSITAS GUNADARMA TAHUN PAKET SOAL A. Diberikan premis-premis berikut : ) Politik tidak sehat atau Negara tentram dan damai ) Jika Negara tentram dan damai maka

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN A. Analisis dan Deskripsi Data Analisis data dilakukan dengan tiga tahap. Pertama, analisis secara kualitatif untuk mengetahui validitas isi soal dengan telaah soal.

Lebih terperinci

b c a b a c 1. Bentuk sederhanaa dari

b c a b a c 1. Bentuk sederhanaa dari 7 a b c. Bentuk sederhanaa dari 6 6a b c c A. a b b B. a c C. b a c bc D. a E. 7 7 c a b. Dalam kantong kantong diambil dua kelereng sekaligus, maka peluang mendapatkan kelereng satu berwarna merah dan

Lebih terperinci

disesuaikan dengan soal yaitu 2 atau 3 )

disesuaikan dengan soal yaitu 2 atau 3 ) SOAL DAN PEMBAHASAN UJIAN NASIONAL SMA/MA IPA TAHUN PELAJARAN 6/7. Bentuk sederhana dari ( + ) ( 5 ) adalah. A. C. 8 E. 8 + 5 B. + 5 D. 8 + ( + ) ( 5 ) ( + ) (. 5 ) ( + ) ( 5 ) + + 5 - + 8 8 - Jawabannya

Lebih terperinci

D46 MATEMATIKA. Pak Anang MATEMATIKA SMA/MA IPA. Rabu, 18 April 2012 ( )

D46 MATEMATIKA. Pak Anang MATEMATIKA SMA/MA IPA. Rabu, 18 April 2012 ( ) SANGAT RAHASIA D Pembahasan soal oleh http://pak-anang.blogspot.com Pak Anang http://pak-anang.blogspot.com MATEMATIKA Rabu, 8 April 0 (08.00 0.00) A-MAT-ZD-M0-0/0 SANGAT RAHASIA Pembahasan soal oleh http://pak-anang.blogspot.com

Lebih terperinci

PEMBAHASAN UN SMA IPA TAHUN AJARAN 2011/2012

PEMBAHASAN UN SMA IPA TAHUN AJARAN 2011/2012 Page of PEMBAHASAN UN SMA IPA TAHUN AJARAN 0/0 OLEH: SIGIT TRI GUNTORO, M.Si MARFUAH, S.Si, M.T REVIEWER: UNTUNG TRISNA S., M.Si JAKIM WIYOTO, S.Si Page of Misalkan, p : hari ini hujan q: saya tidak pergi

Lebih terperinci

Ujian Akhir Nasional Tahun Pelajaran 2002/2003

Ujian Akhir Nasional Tahun Pelajaran 2002/2003 DOKUMEN NEGARA SANGAT RAHASIA Ujian Akhir Nasional Tahun Pelajaran / SMU/MA Program Studi IPA Paket Utama (P) MATEMATIKA (D) SELASA, 6 MEI Pukul 7.. DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL --D-P Hak Cipta pada

Lebih terperinci

TRY OUT MATEMATIKA PAKET 2B TAHUN 2010

TRY OUT MATEMATIKA PAKET 2B TAHUN 2010 TRY OUT MATEMATIKA PAKET B TAHUN 00. Diketahui premis- premis : () Jika Andi penurut maka ia disayang nenek. () Andi seorang anak penurut Ingkaran kesimpulan premis- premis tersebut adalah... Andi seorang

Lebih terperinci

2009 ACADEMY QU IDMATHCIREBON

2009 ACADEMY QU IDMATHCIREBON NASKAH UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2008/2009 Jenjang Sekolah : SMA/MA Hari/Tanggal : Rabu/22 April 2009 Program Studi : IPA Waktu : 08.00 10.00 Petunjuk: Pilihlah satu jawababan yang tepat! 1. Perhatikan

Lebih terperinci

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP)

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) PERANGKAT PEMBELAJARAN PROGRAM TAHUNAN ( PROTA ) Mata Pelajaran : Matematika Program : Umum Satuan Pendidikan : SMA / MA Kelas/Semester : X / 1 Nama Guru NIP/NIK

Lebih terperinci

SOAL DAN SOLUSI UJIAN SEKOLAH UTAMA TAHUN 2013

SOAL DAN SOLUSI UJIAN SEKOLAH UTAMA TAHUN 2013 SOAL DAN SOLUSI UJIAN SEKOLAH UTAMA TAHUN. Diberikan premis-premis berikut!. Mathman belajar tidak serius atau ia dapat mengerjakan semua soal Ujian Nasional dengan benar.. Jika ia dapat mengerjakan semua

Lebih terperinci

UN SMA IPA 2014 Pre Matematika

UN SMA IPA 2014 Pre Matematika UN SMA IPA 04 Pre Matematika Kode Soal Doc. Name: UNSMAIPA04PREMAT999 Doc. Version : 04-0 halaman 0. Diketahui premis-premis berikut: Premis : Jika harga turun, maka penjualan naik. Premis : Jika permintaan

Lebih terperinci

Dengan merasionalkan penyebut, hasil dari. 1. Diketahui premis-premis: I Jika cuaca cerah, maka Andi pergi sekolah

Dengan merasionalkan penyebut, hasil dari. 1. Diketahui premis-premis: I Jika cuaca cerah, maka Andi pergi sekolah 00-008-00- . Diketahui premis-premis: I Jika cuaca cerah, maka Andi pergi sekolah II Andi tidak pergi sekolah atau Andi bermain bola Kesimpulan yang sah dari premis-premis tersebut adalah.... cuaca cerah

Lebih terperinci

SILABUS ALOKASI WAKTU TM PS PI SUMBER BELAJAR KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIAN

SILABUS ALOKASI WAKTU TM PS PI SUMBER BELAJAR KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIAN SILABUS KELAS / SEMESTER : X / 1 STANDAR : Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep operasi bilangan riil KODE : D.20 : 40 x 45 menit 1. Menerapkan operasi pada bilangan riil PEMAN KEGIATAN PEMAN Mengoperasikan

Lebih terperinci

KISI-KISI PENULISAN SOAL TRY OUT UJIAN NASIONAL MATEMATIKA IPA SANGGAR 07 TAHUN 2014/2015

KISI-KISI PENULISAN SOAL TRY OUT UJIAN NASIONAL MATEMATIKA IPA SANGGAR 07 TAHUN 2014/2015 KISI-KISI PENULISAN SOAL TRY OUT UJIAN NASIONAL MATEMATIKA IPA SANGGAR 07 TAHUN 2014/2015 Jenis Sekolah : SMA Bentuk : P.G Kurikulum : Irisan kurikulum 1994, 2004 dan S.I Alokasi : 120 menit Program :

Lebih terperinci

TRY OUT UJIAN NASIONAL TAH SMA/MA PROGRAM STUDI IPA MATEMATIKA

TRY OUT UJIAN NASIONAL TAH SMA/MA PROGRAM STUDI IPA MATEMATIKA DOKUMEN SEKOLAH MATEMATIKA SMA/MA IPA PAKET NAMA : NO.PESERTA : TRY OUT UJIAN NASIONAL TAH TAHUN UN PELAJARAN 0/0 SMA/MA PROGRAM STUDI IPA MATEMATIKA PUSPENDIK SMAYANI SMA ISLAM AHMAD YANI BATANG 0 TRY

Lebih terperinci

TRY OUT UJIAN NASIONAL TAH SMA/MA PROGRAM STUDI IPA MATEMATIKA

TRY OUT UJIAN NASIONAL TAH SMA/MA PROGRAM STUDI IPA MATEMATIKA DOKUMEN SEKOLAH MATEMATIKA SMA/MA IPA PAKET NAMA : NO.PESERTA : TRY OUT UJIAN NASIONAL TAH TAHUN UN PELAJARAN 0/0 SMA/MA PROGRAM STUDI IPA MATEMATIKA PUSPENDIK SMAYANI SMA ISLAM AHMAD YANI BATANG 0 TRY

Lebih terperinci

A18 MATEMATIKA. Pak Anang. Rabu, 18 April 2012 ( ) Pembahasan soal oleh

A18 MATEMATIKA. Pak Anang. Rabu, 18 April 2012 ( ) Pembahasan soal oleh DOKUMEN NEGARA A8 MATEMATIKA SMA/MA IPA MATEMATIKA SMA/MA IPA Pak Anang http://pakhttp://pak-anang.blogspot.com MATEMATIKA Rabu, 8 April 0 (08.00 0.00) A-MAT-ZD-M-0/0 Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan-BALITBANG-KEMDIKBUD

Lebih terperinci

UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2007/2008

UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2007/2008 UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 007/008 PANDUAN MATERI MATEMATIKA Kelompok Teknologi, Kesehatan, dan Pertanian PUSAT PENILAIAN PENDIDIKAN BALITBANG DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan BALITBANG

Lebih terperinci

Pembahasan Soal SIMAK UI 2012 SELEKSI MASUK UNIVERSITAS INDONESIA. Disertai TRIK SUPERKILAT dan LOGIKA PRAKTIS. Matematika IPA

Pembahasan Soal SIMAK UI 2012 SELEKSI MASUK UNIVERSITAS INDONESIA. Disertai TRIK SUPERKILAT dan LOGIKA PRAKTIS. Matematika IPA Pembahasan Soal SIMAK UI 0 SELEKSI MASUK UNIVERSITAS INDONESIA Disertai TRIK SUPERKILAT dan LOGIKA PRAKTIS Matematika IPA Disusun Oleh : Pak Anang Kumpulan SMART SOLUTION dan TRIK SUPERKILAT Pembahasan

Lebih terperinci

PEMBAHASAN UN SMA TAHUN PELAJARAN 2009/2010 MATEMATIKA PROGRAM STUDI IPA

PEMBAHASAN UN SMA TAHUN PELAJARAN 2009/2010 MATEMATIKA PROGRAM STUDI IPA PEMBAHASAN UN SMA TAHUN PELAJARAN 009/00 MATEMATIKA PROGRAM STUDI IPA PEMBAHAS :. Sigit Tri Guntoro, M.Si.. Jakim Wiyoto, S.Si. 3. Marfuah, M.T. 4. Rohmitawati, S.Si. PPPPTK MATEMATIKA 00 . Perhatikan

Lebih terperinci

Matematika SMA/MA IPA. : Ximple Education. No. Peserta : Nilai dari. A. x 4 B. x 3 C. 3 4 D. 3 3 E Bentuk sederhana 5 2 3

Matematika SMA/MA IPA. : Ximple Education. No. Peserta : Nilai dari. A. x 4 B. x 3 C. 3 4 D. 3 3 E Bentuk sederhana 5 2 3 Nama : Ximple Education No. Peserta : 08-6600-77. Nilai dari A. B. C. D. E. 6 0 0 7. Bentuk sederhana 6 =. A. 9 B. 9 + C. 9 D. 9 E. + 9. Nilai dari ( A. B. 7 8 C. 9 6 log log log 6 6 log 0 log 6 + log

Lebih terperinci

DURASI PEMELAJARAN KURIKULUM SMK EDISI 2004

DURASI PEMELAJARAN KURIKULUM SMK EDISI 2004 DESKRIPSI PEMELAJARAN MATA DIKLAT TUJUAN : MATEMATIKA : Melatih berfikir dan bernalar secara logis dan kritis serta mengembangkan aktifitas kreatif dalam memecahkan masalah dan mengkomunikasikan ide/gagasan

Lebih terperinci

MATERI PELAJARAN MATEMATIKA SMA KELAS X BAB I: BENTUK PANGKAT, AKAR, DAN LOGARITMA. 1.1 Pangkat Bulat. A. Pangkat Bulat Positif

MATERI PELAJARAN MATEMATIKA SMA KELAS X BAB I: BENTUK PANGKAT, AKAR, DAN LOGARITMA. 1.1 Pangkat Bulat. A. Pangkat Bulat Positif MATERI PELAJARAN MATEMATIKA SMA KELAS X BAB I: BENTUK PANGKAT, AKAR, DAN LOGARITMA 1.1 Pangkat Bulat A. Pangkat Bulat Positif B. Pangkat Bulat Negatif dan Nol C. Notasi Ilmiah D. Sifat-Sifat Bilangan Berpangkat

Lebih terperinci

UN SMA IPA 2012 Matematika

UN SMA IPA 2012 Matematika UN SMA IPA 0 Matematika Kode Soal E8 Doc. Name: UNSMAIPA0MATE8 Doc. Version : 0- halaman. Diketahui premis-premis berikut: Premis I : Jika hari ini hujan maka saya tidak pergi. Premis II : Jika saya tidak

Lebih terperinci

DURASI PEMELAJARAN KURIKULUM SMK EDISI 2004

DURASI PEMELAJARAN KURIKULUM SMK EDISI 2004 DESKRIPSI PEMELAJARAN MATA DIKLAT TUJUAN : MATEMATIKA : Melatih berfikir dan bernalar secara logis dan kritis serta mengembangkan aktifitas kreatif dalam memecahkan masalah dan mengkomunikasikan ide/gagasan

Lebih terperinci

TRY OUT MATEMATIKA PAKET 3B TAHUN 2010

TRY OUT MATEMATIKA PAKET 3B TAHUN 2010 . Perhatikan argumen berikut ini. p q. q r. r ~ s TRY OUT MATEMATIKA PAKET B TAHUN 00 Negasi kesimpulan yang sah dari argumen di atas adalah... A. p ~s B. p s C. p ~s D. p ~s E. p s. Diketahui npersamaan

Lebih terperinci

SILABUS. Menyimak pemahaman tentang bentuk pangkat, akar dan logaritma beserta keterkaitannya

SILABUS. Menyimak pemahaman tentang bentuk pangkat, akar dan logaritma beserta keterkaitannya SILABUS Nama Sekolah : SMA Mata Pelajaran : MATEMATIKA Kelas/Program : X Semester : 1 STANDAR KOMPETENSI: 1. Memecahkan masalah yang berkaitan dengan bentuk pangkat, akar, dan logaritma. KOMPETENSI DASAR

Lebih terperinci

UAN MATEMATIKA SMA IPA 2009 P45

UAN MATEMATIKA SMA IPA 2009 P45 1. Perhatikan premis premis berikut! - Jika saya giat belajar maka saya bisa meraih juara - Jika saya bisa meraih juara maka saya boleh ikut bertanding Ingkaran dari kesimpulan kedua premis di atas adalah.

Lebih terperinci

INDIKATOR 10 : Menyelesaikan masalah program linear 1. Pertidaksamaan yang memenuhi pada gambar di bawah ini adalah... Y

INDIKATOR 10 : Menyelesaikan masalah program linear 1. Pertidaksamaan yang memenuhi pada gambar di bawah ini adalah... Y INDIKATOR : Menyelesaikan masalah program linear. Pertidaksamaan yang memenuhi pada gambar di bawah ini adalah... Y 8 8 X x + y 8; x + y ; x + y x + y 8; x + y ; x + y x + y 8; x + y ; x + y x + y 8; x

Lebih terperinci

SOAL DAN PEMBAHASAN UJIAN NASIONAL SMA/MA IPA TAHUN PELAJARAN 2009/2010

SOAL DAN PEMBAHASAN UJIAN NASIONAL SMA/MA IPA TAHUN PELAJARAN 2009/2010 SOAL DAN PEMBAHASAN UJIAN NASIONAL SMA/MA IPA TAHUN PELAJARAN 9/. Diberikan premis sebagai berikut : Premis : Jika harga BBM naik, maka harga bahan pokok naik. Premis : Jika harga bahan pokok naik maka

Lebih terperinci

SOAL UJIAN NASIONAL. PROGRAM STUDI IPA ( kode P 45 ) TAHUN PELAJARAN 2008/2009

SOAL UJIAN NASIONAL. PROGRAM STUDI IPA ( kode P 45 ) TAHUN PELAJARAN 2008/2009 SOAL UJIAN NASIONAL PROGRAM STUDI IPA ( kode P 4 ) TAHUN PELAJARAN 8/9. Perhatikan premis premis berikut! - Jika saya giat belajar maka saya bisa meraih juara - Jika saya bisa meraih juara maka saya boleh

Lebih terperinci

E59 MATEMATIKA. Pak Anang. Rabu, 18 April 2012 ( ) Pembahasan soal oleh

E59 MATEMATIKA. Pak Anang. Rabu, 18 April 2012 ( ) Pembahasan soal oleh DOKUMEN NEGARA SANGAT RAHASIA Pembahasan soal oleh http://pak-anang.blogspot.com E9 MATEMATIKA SMA/MA IPA MATEMATIKA SMA/MA IPA Pak Anang http://pakhttp://pak-anang.blogspot.com MATEMATIKA Rabu, 8 April

Lebih terperinci

SOAL PERSIAPAN UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2016 / 2017

SOAL PERSIAPAN UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2016 / 2017 SOAL PERSIAPAN UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 06 / 07 MATA PELAJARAN : Matematika KELOMPOK : TEKNIK (RPL, TKJ). Bentuk sederhana dari p q r 0 0 0 0 p q r 8 0 p q r 8 pqr 6 5 5 p q r p q r p q r 5 adalah....

Lebih terperinci

PEMERINTAH KABUPATEN TANAH DATAR DINAS PENDIDIKAN SMA NEGERI 1 SUNGAI TARAB

PEMERINTAH KABUPATEN TANAH DATAR DINAS PENDIDIKAN SMA NEGERI 1 SUNGAI TARAB PEMERINTAH KABUPATEN TANAH DATAR DINAS PENDIDIKAN SMA NEGERI SUNGAI TARAB. Dari argumentasi berikut : Premis : Jika Ibu tidak pergi maka adik senang. Premis : Jika adik senang maka dia tersenyum. Kesimpulan

Lebih terperinci

SOAL DAN PEMBAHASAN UJIAN NASIONAL SMA/MA IPA TAHUN PELAJARAN 2004/2005

SOAL DAN PEMBAHASAN UJIAN NASIONAL SMA/MA IPA TAHUN PELAJARAN 2004/2005 SOAL DAN PEMBAHASAN UJIAN NASIONAL SMA/MA IPA TAHUN PELAJARAN /5. Keliling segitiga ABC pada gambar adalah 8 cm. Panjang sisi AB... A. cm C B. (- ) cm C. (- ) cm D. (8- ) cm E. (8- ) cm A B misal panjang

Lebih terperinci