PENGARUH INTEGRASI TEKNOLOGI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA PD. BPR ARTHA SUKAPURA QINY SHONIA AZ ZAHRA

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PENGARUH INTEGRASI TEKNOLOGI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA PD. BPR ARTHA SUKAPURA QINY SHONIA AZ ZAHRA"

Transkripsi

1 PENGARUH INTEGRASI TEKNOLOGI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA PD. BPR ARTHA SUKAPURA QINY SHONIA AZ ZAHRA Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Siliwangi Tasikmalaya ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis faktorfaktor yang mempengaruhi produktivitas kerja karyawan PD. BPR Artha Sukapura yaitu melalui integrasi teknologi dan lingkungan kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey data yang diperoleh langsung melalui kuesioner kepada 26 responden yang diambil dari karyawan PD. BPR Artha Sukapura. Penarikan sampel menggunakan metode sensus dan metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis jalur. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa integrasi teknologi, lingkungan kerja serta produktivitas kerja karyawan pada PD. BPR Artha Sukapura termasuk dalam klasifikasi baik. Masing masing variabel integrasi teknologi dan lingkungan kerja berpengaruh secara parsial terhadap produktivitas kerja karyawan pada PD. BPR Artha Sukapura. Secara simultan integrasi teknologi dan lingkungan kerja juga berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan pada PD. BPR Artha Sukapura. Kata Kunci: integrasi teknologi, lingkungan kerja, produktivitas kerja karyawan 1

2 2 ABSTRACT The objective of this research is to know and analyze the factors that affect PD. BPR Artha Sukapura employee productivity through technology integration and work environment. The method used is survey data, obtained directly through questionnaires to 26 respondents drawn from employees of PD. BPR Artha Sukapura. Sampling used census methods and analysis methods used in this research was the path analysis. Based on the research results show that technology integration, work environment and PD. BPR Artha Sukapura employee productivity are in good classification. Technology integration and work environment had partial effect to PD. BPR Artha Sukapura employee productivity. Simultaneously technology integration and work environment also have a significant effect towards employee productivity to PD. BPR Artha Sukapura. Keywords: technology integration, work environment, employee productivity PENDAHULUAN Perusahaan jasa di Tasikmalaya banyak sekali macamnya, seperti jasa transportasi, jasa pengiriman barang atau delivery, jasa perawatan kecantikan atau salon, jasa pelayanan keuangan, dll. Industri jasa di Tasikmalaya berkembang dengan pesat sejalan dengan kebutuhan dan taraf hidup masyarakat. Perkembangan sektor perbankan di Tasikmalaya pun sangat cepat, salah satunya adalah Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

3 3 PD. BPR Artha Sukapura adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam sektor keuangan dan perbankan yang berdiri di tengah banyaknya perusahaan sejenis yang beroperasi. Kantor pusat yang berada di Jl. Ahmad Yani no.138 Tasikmalaya ini tentunya menggunakan teknologi dalam operasional perusahannya. Beberapa perangkat komputer dan mesin hitung uang menjadi komponen penting untuk mempermudah para karyawan dalam menjalakan tugasnya. Selain hardware atau hard technology, software- software tertentu yang menjadi bagian dari soft technology selain seperti Microsoft Office dan IBS (Integrated Banking System) digunakan untuk mempermudah transaksi dan operasional perusahaan. Penggunan internet juga menjadi salah satu prioritas dengan adanya beberapa produk tabungan yang menggunakan jaringan online system sehingga transaksi bisa dilakukan di seluruh kantor cabang dan kantor kas BPR Artha Sukapura. Dari berbagai hard dan soft technology yang digunakan, teknologi di PD. BPR Artha Sukapura sudah terintegrasi dengan baik. Secara teknologi apabila dibandingkan dengan perusahaan besar seperti bank umum memang belum cukup, tapi untuk operasional perusahaan setingkat BPR, ini cukup memadai, hanya peralatan pendukung memang diperlukan pemutakhiran. Penggunaan teknologi dinilai karyawan sangat membantu sekali, bagaimana melihat atau membuat laporan secara singkat, cepat dan padat bisa dilaksanakan. Apalagi dengan jaringan online system yang bisa mempermudah operasional perusahaan,

4 4 karyawan bisa memantau nasabah dari mana saja serta nasabah bisa melakukan transaksi di mana saja. Sedangkan, penggunaan AC, penempatan ventilasi juga diperhatikan sedemikian rupa agar para karyawan merasa nyaman dalam bekerja. Penerangan yang digunakan sudah memdai sehingga karyawan bisa menyelesaikan tugastugas yang dibebankan perusahan. Selain itu, didukung oleh lingkungan yang erat dengan kekeluargaan sehingga bisa memberikan motivasi bagi karyawan untuk terus bekerja dengan penuh semangat sehingga tujuan perusahaan bisa tercapai. Dengan adanya teknologi yang teritegrasi dengan cukup baik, serta sesuai dengan indikator dari integrasi teknologi dan memiliki pengaruh dari lingkungan kerja para karyawannya sehingga aktivitas operasional perusahaan terlihat lancar. Begitupun sebaliknya, integrasi teknologi pada PD. BPR Artha Sukapura akan lebih maksimal dengan didukung oleh tatanan lingkungan kerja yang sesuai dengan indikator. Integrasi teknologi pada PD. BPR Artha Sukapura dapat mempermudah karyawan dalam menjalankan tugasnya, sehingga menghemat waktu dan proses pekerjaan sehingga lebih efektif, didukung lingkungan kerja yang nyaman dan kondusif dapat memberikan motivasi tinggi dan added value sehingga produktivitas kerja karyawan pun meningkat. Namun, seberapa besar pengaruh integrasi teknologi dan lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan pada PD. BPR Artha Sukapura masih menjadi pertanyaan bagi penulis.

5 5 Berdasarkan masalah tersebut, penulis tertarik untuk meneliti lebih lanjut mengenai apakah adanya pengaruh dari integrasi teknologi dan lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan di PD. BPR Artha Sukapura. Berdasarkan masalah pokok diatas maka penulis tertarik melakukan penelitian dengan judul Pengaruh Integrasi Teknologi dan Lingkungan Kerja terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada PD. BPR Artha Sukapura METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey, sesuai dengan Gima Sugima (2008:135): Penelitian dengan cara mengajukan pernyataan kepada karyawan dan merekam jawaban tersebut untuk kemudian dianalisis secara kritis. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PD. BPR Artha Sukapura sebanyak 26 orang. Penarikan sampel menggunakan teknik sensus. Karena jumlah populasi yang sedikit, maka semua karyawan yang ada dijadikan sampel penelitian. Menurut Indriantoro dan Supomo (2002: 117), teknik sensus dilakukan dalam menginvestigasi elemen populasi jika elemen- elemen populasi relatif sedikit dan variabilitas setiap elemen relatif tinggi (heterogen). Teknik yang digunakan adalah analisis jalur (path analysis). Tujuan digunakan analisis jalur (path analysis) adalah untuk mengetahui pengaruh variabel X terhadap variabel Y, serta untuk mengetahui pengaruh antar variabel X. Dalam analisis jalur ini dapat dilihat pengaruh dari setiap variabel secara bersama sama. Selain itu juga, tujuan dilakukannya analisa jalur adalah untuk menerangkan pengaruh langsung atau tidak langsung dari beberapa variabel penyebab terhadap variabel lainnya sebagai variabel terikat. Adapun formula Path Analysis yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

6 6 1. Membuat diagram jalur dan membaginya menjadi beberapa substruktur X1 yx1 Ɛ yɛ rx1x2 Y X2 yx2 2. Menghitung Koefisien Jalur ( ) n 2 X th h 1 yxi byxi ;1,2,..., k n 2 Y Dimana h 1 th byx i dapat ditentukan melalui byx i n C n X Yh ; i 1,2,..., (Sitepu, 1994: 15) ij jh h 1 h 1 k Keterangan: yx X i = Koefisiensi jalur dari variabel i terhadap variabel Y byx i = Koefisiensi regresi dari variabel 3. Menghitung Koefisien Korelasi (R) YXi = Keterangan : CRyxi CRyy X i terhadap variabel Y ; i = 1, 2,..., k (Sitepu, 1994 : 18) YXi = Koefisien jalur dari variabel Xi terhadap Y

7 7 C Ryxi = Unsur atau elemen pada baris ke-y dan kolom ke-xi dari matriks invers korelasi Cryy = Unsur atau elemen pada baris ke-y dan kolom ke-y dari matriks invers korelasi Besarnya r menunjukkan hubungan antara X dan Y, sedangkan pengaruh yang terjadi diukur oleh r 2 (koefisien determinasi) yang dapat dihitung dengan rumus : Kd = r 2 x 100% 4. Menghitung Faktor Residu (Ɛ) Sedangkan pengaruh variabel lainnya atau faktor residu/sisa dapat ditentukan melalui : y... x (Sitepu, 1994 : 23) i 2 1 R yi x1x2 k dimana R 2 yix1x2...xk = yx1ryx i k i 1 Pengujian hipotesis dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut: Adapun kriteria hipotesis secara simultan dengan tingkat keyakinan 95% atau α = 0,05 dan derajat kebebasan (df) (k-1) maka : Ho : 1= =O Berarti tidak ada pengaruh integrasi teknologi dan lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan pada PD. BPR Artha Sukapura. Ha : O Berarti ada pengaruh integrasi teknologi dan lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan pada PD. BPR Artha Sukapura.

8 8 Kriteria Hipotesis secara parsial: Ho1: = O berarti tidak ada pengaruh integrasi teknologi terhadap produktivitas kerja karyawan PD. BPR Artha Sukapura. Ha1 : O berarti ada pengaruh integrasi teknologi terhadap produktivitas kerja karyawan PD. BPR Artha Sukapura. Ho2 : = O berarti tidak ada pengaruh pemeliharaan terhadap produktivitas kerja karyawan PD. BPR Artha Sukapura. Ha2 : O berarti ada pengaruh pemeliharaan terhadap terhadap produktivitas kerja karyawan PD. BPR Artha Sukapura. PEMBAHASAN Berdasarkan Tabel 4.2 dibawah, diketahui tanggapan responden terhadap indikator variabel integrasi teknologi menyatakan bahwa integrasi teknologi pada PD. BPR Artha Sukapura berjalan baik, dilihat dari jumlah skor yang diperoleh dari tanggapan responden rata rata termasuk dalam klasifikasi baik. Berikut rekapitulasi mengenai variable integrasi teknologi. Tabel 4.2 Rekapitulasi Integrasi Teknologi No Uraian Skor yang ditargetkan Skor yang dicapai Kriteria (1) (2) (3) (4) (5) 1. Teknologi di PD. BPR Artha Sukapura mendukung kegiatan operasional karyawan. 2. Semua perencanaan operasi di PD. BPR Artha Sukapura berjalan dengan baik setiap harinya. 3. PD. BPR Artha Sukapura tidak mampu memonitor keadaan eksternal perusahaan. 4. PD. BPR Artha Sukapura mampu memberikan pelayanan dengan teknologi jaringan online system Sangat Sangat Sangat

9 9 5..PD. BPR Artha Sukapura selalu mengevaluasi untuk meningkatkan kinerja karyawan. 6. PD. BPR Artha Sukapura menggunakan teknologi terbaru untuk meningkatkan segmen pasar. 7. Karyawan PD. BPR Artha Sukapura merupakan tim ahli di bidangnya 8. Karyawan PD. BPR Artha Sukapura tidak diberi pelatihan terlebih dahulu Spesifikasi teknologi yang digunakan tidak dapat diperbaharui sesuai kebutuhan. 10. Karyawan PD. BPR Artha Sukapura ditempatkan sesuai keahliannya Mesin yang mendukung jaringan online system yang digunakan di PD. BPR Artha Sukapura merupakan mesin yang tepat dengan operator khusus. 12. PD. BPR Artha Sukapura mampu mengadakan komponen baru untuk mengganti komponen lama pada setiap mesin yang digunakan. 13. PD. BPR Artha Sukapura telah berhasil memenuhi kebutuhan masyarakat dalam sektor perbankan. 14. Teknologi jaringan online system PD. BPR Artha Sukapura merupakan teknologi yang menjadi aplikasi baru di sektor perbankan di Tasikmalaya. 15. PD. BPR Artha Sukapura tidak melakukan promosi di wilayah Priangan Timur Sangat Cukup

10 PD. BPR Artha Sukapura melakukan komersialisasi dengan cara memanfaatkan proses pengembangan teknologi. Total Skor Sumber: Data primer hasil penelitian Berdasarkan Tabel 4.4 dibawah, diketahui tanggapan responden terhadap indikator variabel lingkungan kerja menyatakan bahwa lingkungan kerja pada PD. BPR Artha Sukapura berjalan baik, dilihat dari jumlah skor yang diperoleh dari tanggapan responden rata rata termasuk dalam klasifikasi baik. Berikut rekapitulasi mengenai variable lingkungan kerja. Tabel 4.4 Rekapitulasi Lingkungan Kerja No Uraian Skor yang ditargetkan Skor yang dicapai Kriteria (1) (2) (3) (4) (5) 1. Tingkat penerangan di PD. BPR Artha Sukapura cukup Sangat 2. Tidak ada cahaya menyilaukan yang dapat mengganggu pandangan mata karyawan ketika bekerja di PD. BPR Artha Sukapura. 3. Penggunaan warna pada dinding tidak baik sehingga tidak membantu saya dalam menyelesaikan pekerjaan. 4. Warna dinding tidak sesuai dengan penerangan yang ada di PD. BPR Artha Sukapura. 5. Suara bising mesin mengganggu aktifitas operasi karyawan di PD. BPR Artha Sukapura Sangat Sangat

11 11 6. Suara bising dari lingkungan luar tidak mengganggu sehingga saya dapat menyelesaikan pekerjaan. 7. Sirkulasi udara pada ruang kerja kurang baik sehingga mengganggu pekerjaan yang dilakukan. 8. Tersedianya air conditioner (AC) di PD. BPR Artha Sukapura Total Skor Sumber: Data primer hasil penelitian Sangat Berdasarkan Tabel 4.6 dibawah, diketahui tanggapan responden terhadap indikator variabel produktivitas kerja karyawan bahwa produktivitas kerja karyawan berjalan baik, dilihat dari jumlah skor yang diperoleh dari tanggapan responden rata rata termasuk dalam klasifikasi baik. Berikut rekapitulasi mengenai variable produktivitas kerja karyawan. Tabel 4.6 Rekapitulasi Produktivitas Kerja Karyawan No Uraian Skor yang ditargetkan Skor yang dicapai Kriteria (1) (2) (3) (4) (5) 1. Dalam melaksanakan pekerjaan saya selalu berusaha untuk mencapi target yang ditetapkan perusahaan. 2. Saya merasa bahwa pekerjaan yang dijalankan sesuai dengan standar kualitas yang ditentukan perusahaan. 3. Saya selalu berusaha menyelesaikan pekerjaan sebelum batas waktu yang ditentukan perusahaan. 4. Saya merasa tidak mampu menyelesaikan tugas yang dibebankan perusahaan Sangat Sangat Sangat

12 12 5. Terkadang saya melebihi waktu dalam menjalankan pekerjaan Pekerjaan saya telah meningkatkan pendapatan perusahaan setiap bulannya. 7 Kerja lembur bagi karyawan diperlukan untuk meningkatkan tingkat produktivitas 130 perusahaan. 8 Saya lebih banyak menghabiskan waktu sedikit bersenang- senang dengan rekan kerja daripada menyelesaikan pekerjaan. 9 Saya merasa kurang nyaman bekerja pada perusahaan dimana saya bekerja. 10 Tingkat produktivitas perusahaan akhir- akhir ini meningkat. Total Skor Sumber: Data primer hasil penelitian Sangat Sangat 114 Sangat Sangat Sangat UJI MODEL Dari hasil pengolahan data secara keseluruhan, penulis dapat memvisualisasikan ke dalam struktur pengaruh Integrasi Teknologi (X1) dan Lingkungan Kerja (X2) terhadap Produktivitas Kerja Karyawan (Y). X 1 yx Ɛ rx1x Y yɛ X 2 yx Gambar 4.1 Hubungan Struktural antara Variabel X1,X2 Terhadap Y

13 13 Tabel 4.8 Formula Pengaruh Langsung dan Tidak Langsung Antara Integrasi Teknologi (X1), Lingkungan kerja (X2), terhadap Produktivitas Kerja Karyawan (Y) No Nama Variabel Formula Hasil 1 Integrasi Teknologi (X1) a. Pengaruh Langsung X1 Tehadap Y (0,501)(0,501) 0,251 b. Pengaruh Tidak Langsung X1 Melalui X2 (0,501)(0,708)(0,382) 0,135 Pengaruh X1 Total Terhadap Y 0,251+ 0,135 0,386 2 Lingkungan Kerja (X2) c. Pengaruh Langsung X2 Tehadap Y (0,382)(0,382) 0,146 d. Pengaruh Tidak Langsung X2 Melalui X1 (0,382)(0,708)(0,501) 0,135 Pengaruh X2 Total Terhadap Y 0,146+ 0,135 0,281 Total Pengaruh X1, X2 terhadap Y 0,386+ 0,281 0,667 Pengaruh lain yang tidak diteliti 1 0,667 0,333 Sumber: Data primer hasil penelitian Tabel 4.8 menunjukan bahwa pengaruh variabel Integrasi Teknologi (X1) terhadap Produktivitas Kerja Karyawan (Y) secara langsung adalah 0,251 atau 25,1%. Sedangkan pengaruh tidak langsung terhadap variabel Lingkungan Kerja (X2) sebesar 0,135 atau 13,5%. Pengaruh Integrasi Teknologi (X1) secara keseluruhan terhadap Produktivitas Kerja Karyawan sebesar 0,386 atau 38,6%. Pengaruh variabel Lingkungan Kerja (X2) terhadap Produktivitas Kerja Karyawan (Y) secara langsung adalah sebesar 0,146 atau 14,6%. Sedangkan pengaruh tidak langsung melalui variabel Integrasi Teknologi (X1) sebesar 0,135 atau 13,5%. Pengaruh variabel Lingkungan Kerja (X2) secara keseluruhan terhadap Produktivitas Kerja Karyawan sebesar 0,281 atau 28,1%.

14 14 Pengaruh total variabel Integrasi Teknologi (X1) dan Lingkungan Kerja (X2) terhadap Produktivitas Kerja Karyawan adalah sebesar 0,667 atau 66,7%. Artinya, jika Integrasi Teknologi (X1) dan Lingkungan Kerja (X2) bersama-sama meningkat atau memberikan dampak positif, maka Produktivitas Kerja Karyawan (Y) pun akan memberikan dampak positif atau meningkat pula. Sedangkan, untuk pengaruh lain terhadap Produktivitas Kerja Karyawan yang tidak diteliti adalah sebesar 0,333 atau 33,3%. Pengujian Hipotesis Dari hasil perhitungan diketahui bahwa F hitung adalah sebesar 23,075 atau sig. (0.000) alpha (0.05) maka Ho ditolak. Dengan demikian hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Diterimanya hipotesis alternatif menunjukkan bahwa pada tingkat keyakinan 95% Integrasi Teknologi (X1) dan Lingkungan Kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Produktivitas Kerja Karyawan PD. BPR Artha Sukapura. Untuk pengujian secara parsial antara Integrasi Teknologi (X1) terhadap Produktivitas kerja karyawan (Y) dapat dilihat dari hasil perhitungan untuk analisis jalur. Dari hasil perhitungan diketahui bahwa thitung adalah sebesar atau sig. (0.007) alpha (0.05) maka Ho ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dengan demikian integrasi teknologi secara parsial berbengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan.

15 15 Untuk pengujian secara parsial antara Lingkungan Kerja (X2) terhadap Produktivitas Kerja Karyawan (Y) dapat dilihat dari perhitungan untuk analisis jalur. Dari hasil perhitungan diketahui bahwa thitung adalah sebesar atau sig. (0.035) alpha (0.05) maka Ho ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Sehingga lingkungan kerja secara parsial berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan. Berdasarkan analisis tersebut, dapat diketahui bahwa integrasi teknologi dan lingkungan kerja pada PD. BPR Artha Sukapura yang diterapkan secara simultan dan parsial berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan. Pengaruhnya sudah tergolong tinggi melihat tanggapan responden terhadap integrasi teknologi baik. Sedangkan tanggapan responden terhadap lingkungan kerja dan produktivitas kerja karyawan sangat baik. Kedua variabel yaitu integrasi teknologi maupun lingkungan kerja yang sudah terlaksana dengan baik, berpengaruh terhadap peningkatan produktivitas kerja karyawan dalam mencapai target dan tujuan perusahaan. Namun, variabel integrasi teknologi pengaruhnya lebih besar terhadap produktivitas kerja karyawan karena teknologi yang terintegrasi dalam perusahaan lebih baik dibanding dengan lingkungan kerja di perusahaan tersebut. Integrasi teknologi lebih dominan dalam penerapannya di perusahaan sehingga kontribusinya terhadap produktivitas kerja karyawan pun lebih besar daripada lingkungan kerja.

16 16 PENUTUP Simpulan Berdasarkan penelitian dan hasil analisis mengenai pengaruh integrasi teknologi dan lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan pada PD. BPR Artha Sukapura, maka penulis dapat menarik simpulan sebagai berikut: 1. Integrasi teknologi yang diterapkan pada PD. BPR Artha Sukapura termasuk dalam klasifikasi baik, hal ini dikarenakan perusahaan telah mampu menerapkan Transforming Capability, Vending Capability, Acuiring Capability, Modifying Capability, Designing Capability, dan Generating Capability. 2. Lingkungan kerja yang diterapkan pada PD. BPR Artha Sukapura termasuk dalam klasifikasi sangat baik. Tingkat penerangan, tingkat kebisingan, dan keadaan udara sangat diperhatikan dan diatur dengan baik oleh perusahaan ini. 3. Produktivitas kerja karyawan pada PD. BPR Artha Sukapura termasuk dalam klasifikasi sangat baik karena kuantitas kerja, kualitas kerja, dan ketepatan waktu pada setiap pekerjaan karyawan serta didukung oleh teknologi yang sudah terintegrasi dengan baik dan lingkungan kerja yang nyaman. 4. Integrasi teknologi dan lingkungan kerja berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan secara simultan dan parsial pada PD. BPR Artha Sukapura.

17 17 Saran Adapun saran yang dapat diberikan kepada manajemen PD. BPR Artha Sukapura dan kepada peneliti selanjutnya berdasarkan hasil penelitian yang diambil dari poin terendah dari masing-masing indikator tiap variabel adalah sebagai berikut : 1. Dalam teknologi yang sudah terintegrasi dengan baik, hendaknya perusahaan meningkatkan awareness dalam pentingnya penggunaan teknologi terbaru. Kegiatan operasional perusahaan sebaiknya menggunakan teknologi terbaru sesuai kebutuhan karena perkembangan teknologi sangat pesat sehingga bisa memudahkan karyawan dalam bekerja dan meningkatkan produktivitas kerja. Selain itu, teknologi terbaru dapat memberikan pelayanan lebih baik terhadap nasabah PD. BPR Artha Sukapura. 2. Sejauh ini lingkungan kerja tergolong baik, namun penggunaan warna dinding dan suara bising mesin perlu diperhatikan agar tidak mengganggu konsentrasi karyawan yang sedang bekerja serta tidak menganggu komunikasi antar karyawan. Karena, kenyamanan akan sangat berpengaruh terhadap kuantitas kerja, kualitas kerja, dan ketepatan waktu yang menjadi bagian dari produktivitas kerja karyawan. 3. Dalam peningkatan produktivitas kerja karyawan, motivasi karyawan dalam pencapaian target perusahaan perlu ditingkatkan. Target adalah hal yang harus dicapai perusahaan. Bukan hanya kuantitas, kualitas kerja pun sangat penting. Selain itu kenyamanan karyawan perlu

18 18 diperhatikan, baik dari lingkungan maupun kesejahteraan karyawan itu sendiri. Karena, ketika karyawan sudah merasa nyaman maka mereka akan lebih termotivasi untuk melakukan tugasnya dengan baik sehingga produktivitas kerja karyawan pun meningkat. 4. Kepada peneliti selanjutnya, hendaknya mengumpulkan jurnal atau sumber lebih banyak serta mempelajari lebih jauh berbagai variabel independen lain yang akan diteliti, karena masih ada variabel - variabel selain integrasi teknologi dan lingkungan kerja yang memiliki pengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan pada PD. BPR Artha Sukapura. DAFTAR PUSTAKA Anatan, Lina dan Lena Ellitan Strategi Bersaing: Konsep, Riset dan Instrumen. Bandung: Alfabeta. D. Johnson, Scott Productivity, The Workforce, and Technology Education. Journal of Technology Education. 2 (2) Ellitan, L Peran Sumber Daya Dalam Meningkatkan Pengaruh Teknologi Terhadap Produktivitas. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan. 5 (2): Etty Rochaety, dkk Sistem Informasi Manajemen. Edisi Kedua. Jakarta: Mitra Wacana Media Handoko, Tani Dasar- Dasar Manajemen Produksi dan Operasi. Yogyakarta: BPFE- Yogyakarta. Heizer, Render dan Barry Render Manajemen Operasi 1. Edisi Kesembilan. Jakarta: Salemba Empat

19 19 Kadek, I dan I Made Suyana Utama Pengaruh Teknologi Terhadap Penyerapan, Pendapatan, Produktivitas Dan Efisiensi Usaha Pada Industri Kerajinan Genteng Di Desa Pejaten. E-Jurnal EP Universitas Udayana. 2 (9) : Maarleveld, Maartje dan Iris de Been The Influence Of The Workplace On Perceived Productivity. 10th EuroFM Research Symposium. Vienna, Austria Mentari Ingranti, dkk Analisis Pengaruh Komponen Teknologi Dan Nilai Tambah Terhadap Perkembangan Sentra Industri Kerupuk Udang Sidoarjo. Jurnal Industri.1 (2): Mulyadi, Johny Setiawan Sistem Perencanaan dan Pengendalian Manajemen. Jakarta: Salemba Empat Reksohadiprodjo, Sukanto dan Indriyo Gitosudarmo Manajemen Produksi. Yogyakarta: BPFE- Yogyakarta. Riadi, Muchlisin. 14 Oktober Pengertian, Jenis dan Manfaat Lingkungan Kerja.www.kajianpustaka.com/2014/01/pengertian-jenus-manfaatlingkungan-kerja.html?m=1 Sehgal, Shruti Relationship Between Work Environment And Productivity. International Journal of Engineering Research and Applications. 2 (4): Sunarya, Yudi Septripriyadi Pengaruh Integrasi Teknologi dan Desain Bangunan Terhadap Daya Saing Operasi pada Perusahaan Tee jay Waterpark Tasikmalaya Jurnal Unsil. Vol.1. Tasikmalaya. Sugiyono Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta Sunyoto, Danang Teori, Kuisioner, dan Analisis Data Sumber Daya Manusia (Praktik Penelitian). Yogyakarta: CAPS