MIMIN RIHOTIMAWATI TRIGONOMETRI

dokumen-dokumen yang mirip
Menemukan Dalil Pythagoras

Trigonometri. Trigonometri

Buku Pendalaman Konsep. Trigonometri. Tingkat SMA Doddy Feryanto

Untuk lebih jelasnya, perhatikan uraian berikut.

SOAL DAN PEMBAHASAN TRIGONOMETRI SUDUT BERELASI KUADRAN I

LA - WB (Lembar Aktivitas Warga Belajar) PERBANDINGAN FUNGSI, PERSAMAAN, DAN IDENTITAS TRIGONOMETRI

V. FUNGSI TRIGONOMETRI DAN FUNGSI INVERS TRIGONOMETRI

Ringkasan Materi Matematika Untuk SMP Persiapan UN Web : erajenius.blogspot.com --- FB. : Era Jenius --- CP

TRIGONOMETRI BAB 7. A. Perbandingan Trigonometri pada Segitiga Siku-siku

Prestasi itu diraih bukan didapat!!! SOLUSI SOAL

BAB 3 TRIGONOMETRI. csc = sec = cos. cot = tan

MAKALAH SEGITIGA BOLA. disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Astronomi. Program Studi Pendidikan Fisika. oleh. 1. Dyah Larasati ( )

Trigonometri - IPA. Tahun 2005

RINGKASAN MATERI SUDUT DAN PENGUKURAN SUDUT

B.1. Menjumlah Beberapa Gaya Sebidang Dengan Cara Grafis

Prestasi itu diraih bukan didapat!!! SOLUSI SOAL

PERSIAPAN TES SKL KELAS X, MATEMATIKA IPS Page 1

TRIGONOMETRI. B Nilai Perbandingan Trigonometri Sudut Istimewa

Pembahasan Soal SIMAK UI 2012 SELEKSI MASUK UNIVERSITAS INDONESIA. Disertai TRIK SUPERKILAT dan LOGIKA PRAKTIS. Matematika IPA

GAMBAR TEKNIK PROYEKSI ISOMETRI. Gambar Teknik Proyeksi Isometri

TRIGONOMETRI Pengertian Sinus, Cosinus dan Tangen Hubungan Fungsi Trigonometri :

A. Menemukan Dalil Pythagoras

MENGGAMBAR BIDANG A. MEMBAGI GARIS DAN SUDUT

D. GEOMETRI 2. URAIAN MATERI

Siswa menyelesaikan soal-soal prasyarat pada modul.

Trigonometri. G-Ed. - Dua sisi sama panjang atau dua sudut yang besarnya sama. - Dua sisi di seberang sudut-sudut yang sama besar panjangnya sama.

Ukuran Sudut. Perbandingan trigonometri. 1 putaran = 360 derajat (360 ) = 2π radian. Catatan:

Bab 5. Perbandingan dan Fungsi Trigonometri. Materi Pembelajaran: Tujuan Pembelajaran:

LEMBAR AKTIVITAS SISWA RUMUS TRIGONOMETRI

SOAL DAN SOLUSI PENYISIHAN KOMPETISI MATEMATIKA UNIVERSITAS TARUMANAGARA 2011

Pertemuan ke 11. Segiempat Segiempat adalah bidang datar yang dibatasi oleh empat potong garis yang saling bertemu dan menutup D C

TRIGONOMETRI Matematika


PERBANDINGAN DAN FUNGSI TRIGONOMETRI

Pembahasan OSN Tingkat Provinsi Tahun 2011 Jenjang SMA Bidang Matematika

Vektor. Vektor memiliki besaran dan arah. Beberapa besaran fisika yang dinyatakan dengan vektor seperti : perpindahan, kecepatan dan percepatan.

Soal Babak Penyisihan OMITS 2008

SOAL DAN SOLUSI PEREMPATFINAL KOMPETISI MATEMATIKA UNIVERSITAS TARUMANAGARA 2011

Jika titik O bertindak sebagai titik pangkal, maka ruas-ruas garis searah mewakili

Bab 3 KONSTRUKSI GEOMETRIS 3.1. KONSTRUKSI-KONSTRUKSI DASAR.

2. Tentukan persamaan garis yang melalui titik P (x 1,y 1,z 1 ) dan R (x 2,y 2,z 2 ) seperti yang ditunjukkan pada gambar. Z P Q R

SOAL&PEMBAHASAN MATEMATIKATKDSAINTEK SBMPTN. yos3prens.wordpres.com

DALIL PYTHAGORAS DAN PEMECAHAN MASALAH GEOMETRI

BAB 3 TRIGONOMETRI. Gambar 3.1

MENGGAMBAR BIDANG A. MEMBAGI GARIS DAN SUDUT

MATEMATIKA KELAS X SEMESTER II

A. 3 B. 1 C. 1 D. 2 E. 5 B. 320 C. 240 D. 200 E x Fungsi invers dari f x ( 1. adalah.

KUMPULAN SOAL OLIMPIADE MATEMATIKA BAGIAN PERTAMA

HUBUNGAN SATUAN PANJANG DENGAN DERAJAT

BAB IV ANALISA KECEPATAN

Feni Melinda Safitri. Sudah diperiksa. Pengertian Teorema Phytagoras. Rumus Phytagoras

C. y = 2x - 10 D. y = 2x + 10

TEOREMA PYTHAGORAS. Contoh Hitunglah nilai kuadrat bilangan-bilangan berikut

Prestasi itu diraih bukan didapat!!! SOLUSI SOAL

LINGKARAN SMP KELAS VIII

Kajian Matematika SMP Palupi Sri Wijiyanti, M.Pd Semester/Kelas : 3A3 Tanggal Pengumpulan : 14 Desember 2015

LINGKARAN SMP KELAS VIII

abcde dengan a, c, e adalah bilangan genap dan b, d adalah bilangan ganjil? A B C D E. 3000

BAB VII. TRIGONOMETRI

Bab1. Sistem Bilangan

PROYEKSI ISOMETRI PENDAHULUAN

MAKALAH TELAAH KURIKULUM MATEMATIKA SMP DISUSUN OLEH: KELOMPOK 1 OKTI ANGGUN PASESI (A1C013010) NISA SETIAWATI (A1C013012) MAISYAH RAHMA (A1C013030)

BAB 2 MENGGAMBAR BENTUK BIDANG

SOAL UJIAN SELEKSI CALON PESERTA OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2014 TINGKAT PROVINSI

Pembahasan OSN Matematika SMA Tahun 2013 Seleksi Tingkat Provinsi. Tutur Widodo. Bagian Pertama : Soal Isian Singkat

SD kelas 6 - MATEMATIKA BAB 11. BIDANG DATARLatihan Soal 11.1

Unit 4 KONSEP DASAR TRIGONOMETRI. R. Edy Ambar Roostanto. Pendahuluan

MODUL MATEMATIKA KELAS 8 MARET 2018 TAHUN PELAJARAN 2017/2018

MATEMATIKA. Sesi VEKTOR 2 CONTOH SOAL A. DEFINISI PERKALIAN TITIK

ISTIYANTO.COM. memenuhi persamaan itu adalah B. 4 4 C. 4 1 PERBANDINGAN KISI-KISI UN 2009 DAN 2010 SMA IPA

Sifat-Sifat Bangun Datar

360 putaran. Ukuran sudut yang lebih kecil dari derajat adalah menit ( ) dan detik ( )

Siswa dapat menyebutkan dan mengidentifikasi bagian-bagian lingkaran

Soal UN 2009 Materi KISI UN 2010 Prediksi UN 2010

Bab IV. Mekanisme paling sederhana yang dipelajari adalah mekanisme. engkol-peluncur segaris seperti pada gambar 4.1

TRIGONOMETRI. 5. tan (A + B) = tan A.tan. Pengertian Sinus, Cosinus dan Tangen. 6. tan (A - B) = Sin α = r. Rumus-rumus Sudut Rangkap :

SELEKSI OLIMPIADE TINGKAT PROVINSI 2014 TIM OLIMPIADE MATEMATIKA INDONESIA Waktu : 210 Menit

KUMPULAN SOAL OLIMPIADE MATEMATIKA Bagian Pertama

Hasil Kali Titik, Hasil Kali Silang, dan Hasil Kali Tripel

Lampiran 1. Instrumen Penelitian 1.1 RPP Kelas Eksperimen Pertama 1.2 RPP Kelas Eksperimen Kedua 1.3 LKS Kelas Eksperimen Pertama 1.

LAMPIRAN Data Penelitian Nilai Siswa

2.1 Soal Matematika Dasar UM UGM c. 1 d d. 3a + b. e. 3a + b. e. b + a b a

Prestasi itu diraih bukan didapat!!! SOLUSI SOAL

Modul 10. Fungsi Trigonometri

SELEKSI OLIMPIADE MATEMATIKA INDONESIA 2006 TINGKAT PROVINSI TAHUN Prestasi itu diraih bukan didapat!!!

Jika t = π, maka P setengah C P(x,y) jalan mengelilingi ligkaran, t y. P(-1,0). t = 3/2π, maka P(0,-1) t>2π, perlu lebih 1 putaran t<2π, maka = t

Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional Tahun 1985 Matematika

SOAL DAN PEMBAHASAN UJIAN NASIONAL SMA/MA IPA TAHUN PELAJARAN 2005/2006

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Geometri I. Garis m dikatakan sejajar dengan garis k, jika kedua garis terletak pada satu bidang datar dan kedua garis tidak berpotongan

DIMENSI TIGA. 3. Limas. Macam-macam Bangun Ruang : 1. Kubus : 1 luas alas x tinggi. Volume Limas = 3. = luas alas + luas bidang sisi tegak

Soal-Soal dan Pembahasan SNMPTN Matematika IPA Tahun Pelajaran 2010/2011 Tanggal Ujian: 01 Juni 2011

Uraian Materi. Keliling dan Luas Bangun Datar. A. Macam-Macam Bangun Datar Beraturan. Perlu Tahu

SOAL PREDIKSI ULANGAN KENAIKAN KELAS MATEMATIKA TINGKAT SMP KELAS 8 TAHUN 2014 WAKTU 120 MENIT

MAKALAH. GEOMETRI BIDANG Oleh Asmadi STKIP Muhammadiyah Pagaralam

MATEMATIKA DASAR TAHUN 1987

b = dan a b= 22. Jika sudut antara a dan b adalah a, maka

ILMU UKUR TANAH 2 PENENTUAN POSISI

Dari gambar jaring-jaring kubus di atas bujur sangkar nomor 6 sebagai alas, yang menjadi tutup kubus adalah bujur sangkar... A. 1

VEKTOR. maka a c a c b d b d. , maka panjang (besar/nilai) vector u ditentukan dengan rumus. maka panjang vector

Transkripsi:

MIMIN RIHOTIMAWATI TRIGONOMETRI

Fungsi Trigonometri Sin α = Sisi. didepan. sudut Hipotenusa a c Cos α = Sisi. terdekat. sudut Hipotenusa b c Tan α = Sisi. didepan. sudut Sisi. yang. berdeka tan a b

Sinus dan Cosinus θ 90 o + θ 180 o + θ 70 o + θ Sinus Sin θ Cos θ - Sin θ - Cos θ Cosinus Cos θ - Sin θ - Cos θ Sin θ Tangen Tan θ - 1 Tan Tan θ 1 Tan

Sudut-sudut Istimewa

Sudut-sudut Istimewa

Sudut-sudut Istimewa

Sudut-sudut Istimewa Sudut 0 o 30 o 45 o 60 o 90 o Sinus Cosinus Tangen 0 1,0000 0 0,5000 0,8660 0,5774 0,7071 0,7071 1,0000 0,8660 0,5000 1,731 1,0000 0

Quiz Click the Quiz button to edit this object

Aplikasi Trigonometri Proyeksi Panjang sebenarnya = panjang.proyeksi cos. Luas sebenarnya = Luas. proyeksi cos.

Contoh 1. Dalam industri, proyeksi luas digunakan sebagai pengujian kekerasan Vickers, dimana luas permukaan intan membuat bentuk pyramid pada logam. Indentor

Luas ABO = ABxOC Sin 45 o OC OC d 1 d = OC. AO d / 4 CB cos 45 d / o OC d 1. d d AB = CB =. 4 d 4 d Sehingga luas ABO = ( x d 4 1 ) d 16 d 8

d / 8 d Luas sebenarnya dari ABO = 0 0 cos 8cos Luas lekukan seluruhnya = 4 x luas ABO d d = 4 x 0 0 8cos cos F F F cos Sehingga kekerasan Vickers = Luas d d ( HV ) 0 cos 0

Contoh : Sistem penggerak dengan torak dapat dilihat pada gambar dibawah ini. Panjang batang torak AB = 400 mm dan panjang batang engkol AO = 100 mm, untuk keadaan sesaat batang engkol membuat sudut 30 0 dengan bidang horizontal. Hitunglah : 1) Sudut kemiringan batang torak (sudut ABO) ) Jarak OB.

Lanjutan Proyeksi titik A ke pusat garis ke suatu titik A 0. 1) AA 0 = 100 sin 30 0 = 50 AA sudut ABO = arc. Sin 0 50 = arc sin AB 400 = arc sin 0,15 = 7,181 (7 0 11 ) ) OB = Jumlah proyeksi dari OA dan AB OB = OA cos 30 0 + AB cos 7,181 0 = 50 cos 30 0 + 400 cos 7,181 0 = 483,465

Perbandingan Trigonometri Sudut Yang Lebih Besar Dari 90 0

Luas Segitiga Luas segitiga ABC = ½ x AC x BP = bxc. sin. = ½ (bc sin α)

Contoh : Tentukan luas segitiga, dimana α = 14 0 15 b = 0,7 mm dan c = 16,4 mm Penyelesian : Luas = setengah hasil perkalian dua sisi dan sudut apitnya. = ½ b. c. sin α = 0,5 x 0,7 x 16,4 x sin 34 0 15 = 95,530 Jawab : Luas segitiga = 95,5 mm

Luas Segi Banyak Beraturan Luas segitiga Luas segi banyak = ½ alas x tinggi = b x a L L = x tg (90 0 0 180 - ) n = jumlah luas dari n segitiga sama dan sebangun = n. L L x tg (90 0-0 180 ) n = 4. L tg (90 0 0 180 - ) 4 n

Untuk segi empat beraturan : n = 4 Luas = 4. L tg (90 0-4 Untuk segi lima beraturan : n = 5 Luas = 180 0 ) 4 = L. tg 45 0 = L x 1 = L 5. L tg (90 0-4 = 1,5 L tg 54 0 180 0 ) 5 = 1,5 L x 1,3764 = 1,70. L

Untuk segi banyak dengan sisi yang genap, jarak antara sisi berhadapan disebut sebagai jarak sisi sejajar, W. Luas segitiga = ½ alas x tinggi 0 W 180 W = tg x n W 180 = tg 4 n Luas n segi tiga sama dan sebangun = 0 n.. W 4. tg 180 n = luas segi banyak beraturan yang jumlah sisinya genap. 0

Untuk segi empat beraturan : n = 4 4. W 180 0 Luas =. tg 4 4 = W tg 45 0 = W Untuk segi enam beraturan : n = 6 Luas = = 6. W 180 0. tg 4 6 6. W. tg.30 4 0 6. W = = 0,866. W.0,5774 4

Untuk segi delapan beraturan : n = 8 Luas = 8. W 180 8. W. tg.,5 tg = 4 8 4 = W x 0,414 = 0,88 W Contoh : Carilah luas segi delapan beraturan, dimana jarak sisi sejajar adalah 5 mm. Penyelesaian : 0 Luas = nw. 4 tg. 180 n 0 = 8(5) 4 Jawab : Luas = 0,71 mm. tg 180 0 = 50. tg,5 0 8 = 50 x 0,414 = 0,71 mm

Luas Segmen Lingkaran Luas segmen Tembereng = luas juring - luas segitiga Luas tembereng = r. Luas segitiga = ½ r. r. sin θ = r.sin Luas segmen = r. - r.sin r. = (θ - sin θ ) Sudut θ dalam radian

Jika panjang tali busur W dari jari-jari r diketahui, W r sin = arc sin w Sehingga dapat diketahui, dalam segitiga siku-siku ABC berlaku : AB = r - h ; AC = Menurut dalil Pythagoras (AB) + (AC) = (BC) w ; BC = r (r - h) + ( w ) = r r - r h + h w + = r 4 r h = h w + 4 r = w b. h + h

Jika h tidak diketahui, maka kita gunakan. w r h = h + 4 Kalikan ruas kiri dan kanan dengan 4, maka : 8 r h = 4 h + w atau 4 h - 8 r h + w = 0

Contoh. Lihat gambar berikut, batang bulat berdiameter 14 mm. Batang tersebut akan difrais selebar 16 mm sepanjang itu. Hitunglah : Kedalaman pemotongan Luas penampang lintang logam yang dipotong. Berdasarkan gambar 6-18 di atas. diameter AD = = 17 mm BD = ½. Lebar yang di frais = 8 mm AD = BA - BD BA = AD - BD = 17-8 = 89-64 - 5 BA = 5 = 15

Kedalaman pemotongan = CD = jari-jari CA - BA = 17-15 = mm Segitiga ABD : Sudut α = arc sin 8 = arc sin 0,4706 = 8 0 5 Sudut θ segmen = sudut EAD = (8 0 5 ) = 56 0 10 56 0 10 = 0,9806 radian sin 56 0 10 = 0,8306 r Luas segmen = (θ - sin θ) = = 17x17 89x0,1497 = 1,63 mm (0,9806-0,8306)

Dengan cara logaritma : Log luas segmen = log C AB = log A Jadi luas segmen = 10 1,3351 = 1,63 = log A + log B - log C = log 89 + log 0,1497 - log =,4609 - (0,175-1) - 0,3010 = 1,3351 Tabel 6-4 Logaritma 89 No 0,1497,4609 1,6361 0,3010 Log 0,175-1 1,63 1,3351

Pengecekan kasar : 80x0,14 = 19,6 Jawab : Kedalaman pemotongan = mm Luas penampang lintang = 1,6 mm Rumus untuk luas segmen : A = r ( θ - sin θ ) berlaku untuk sudut kecil. Jika sudut diantara sisi-sisi yang sama dari suatu segitiga lebih besar dari 90 0, Maka cara lain dengan menggunakan : r ( θ - sin θ ) harus ditentukan luasnya.

HUKUM SINUS DAN COSINUS a). Hukum Sinus Perhatikan sebuah segitiga A B C yang mempunyai sudut lancip A dan sudut tumpul B seperti pada gambar 6-18a. Gambar 6-18 a dan 6-18 b. Pada segitiga yang sama dalam gambar 6-18 b, ditarik garis tegak lurus dari titik B ke garis AC di titik D. Panjang BD = c sin α = a sin γ

Maka : a sin = c sin Untuk penggambaran yanmg lebih mudah, putarlah segitiga ABC sedemikian rupa sehingga sisi c sebagai alasnya seperti terlahat pada gambar 6-19 a Gambar. 6-19 a dan 6-19 b.

Didalam gambar 6-19 b ditunjukan sebuah garis tinggi yang ditarik dari C ke perpanjangan sisi c dan D. Panjang garis tegak lurus CD = b sin α = a sin ( 180 0 - β ) sin ( 180 0 - β ) = sin β b sin α = a sin β maka, a sin = b sin dari a sin = dan a sin = b sin c sin

a b dari sini didapat = = sin sin c sin Hubungan di atas berlaku untuk segi-tiga dengan satu sudut tumpul dan dua sudut lancip. Gambar berikut menunjukan segi-tiga ABC siku-siku di γ Gambar 6-0.

CONTOH Lihat gambar, sudut elevasi antara titik A dilangit-langit bengkel dan pucak cerobong EC adalah 3 0, sedangkan sudut antara titik B di tanah tepat di bawah titik A dan cerobong adalah 48 0. Tunjukan bahwa AEB adalah 16 0.

Penyelesaian : Terapkan hukum sinus untuk menentukan jarak BE, lalu hitunglah tinggi cerobong EC. Gambar 6- b diatas menunjukan gambar segi-tiga AEB. B = 90 0-48 0 = 4 0 α = 90 0 + 3 0 = 1 0 α + β + γ = 180 0 Sudut AEB = θ = 180 0 - (α + β) = 180 0 - ( 1 0-4 0 ) = 180 0-164 0 = 16 0 sin θ = 00xsin17 75 0 = 0,779658 θ = arc sin 0,779658

Sinus pada kuadran pertama dan kedua adalah positif, maka harga : θ = arc sin 0,779658 = 51,9 0 Harga pertama = 51,9 0 Harga kedua = 180 0-51,9 0 = 18,771 0 Jadi besar sudut BOA = 51,9 0 atau 18,771 0.

Hukum Cosinus a = b + c bc cos α b = a + c ac cos β c = a + b ab cos γ a) Ketiga sisinya, atau b) Dua sisi dan sudut apitnya

Suatu segi-tiga terletak dalam lingkaran kisar, panjang tali busur 6,47 mm ; 6,98 mm dan 7,308 mm. Tentukan diameter lingkaran kisar dan besar sudut pusat untuk tali busur.

Penyelesaian. Karena ketiga sisi segi-tiga diketahui, kita dapat memakai cosinus. Kita tinjau dari sudut α a = b + c bc cos α bc cos α = b + c a cos α = = cos α = 0,587769 α = arc 0,587769 = 54,001 0 D = = =7,997,305

Sudut yang dibentuk tali busur yang berpusat pada pusat lingkaran besarnya sama dengan dua kali besar sudut α, karena merupakan sudut pusat lingkaran yang dibatasi busur yang sama, maka = x 54,001 0 = 108,00 0 Jadi diameter lingkaran = 8,00 mm Sudut pusatnya = 108 0

Ditunjukan gambar diatas suatu mekanisme dari batang dan tangkai torak. Putaran batang torak = 10 putaran/menit, pada kedudukan panjang langkah torak = 0 mm sebelum titik mati atas, hitung : a.sudut batang torak α b.waktu torak untuk menempuh hingga titik mati atas.

Grafik Fungsi Trigonometri Grafik Sinus Grafik Cosinus