Tindakan keperawatan (Implementasi)

dokumen-dokumen yang mirip
CATATAN PERKEMBANGAN Implementasi dan Evaluasi Keperawatan No. Hari/ Implementasi. Evaluasi Pukul (SOAP)

LAMPIRAN. Universitas Sumatera Utara

CATATAN PERKEMBANGAN IMPLEMENTASI DAN EVALUASI KEPERAWATAN

CATATAN PERKEMBANGAN. Implementasi Keperawatan. Mengevaluasi tingkat mobilitas klien Mendorong partisipasi

CATATAN PERKEMBANGAN. Implementasi dan Evaluasi Keperawatan No. Hari/tanggal Pukul Tindakan Keperawatan Evaluasi. 2. Mengkaji tandatanda

CATATAN PERKEMBANGAN

nonfarmakologi misalnya, teknik

CATATAN PERKEMBANGAN

CATATAN PERKEMBANGAN. Implementasi dan Evaluasi Keperawatan Hari/tanggal Pukul Tindakan Keperawatan/implementasi MANDIRI. S: klien mengatakan 2014

ROM (Range Of Motion)

LAMPIRAN CATATAN PERKEMBANGAN

CATATAN PERKEMBANGAN. Implementasi Keperawatan 1. Mengkaji kekuatan otot/kemampuan fungsional mobilitas sendi yaitu kekuatan otot 1

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) LATIHAN FISIK RENTANG GERAK / RANGE OF MOTION (ROM) AKTIF

Implementasi dan Evaluasi Keperawatan Pukul Implementasi keperawatan Evaluasi (SOAP) 0-10), karakteristiknya dikepala (misal: berat,berdenyut, O:

I. BIODATA IDENTITAS PASIEN. Jenis Kelamin : Laki - laki. Status Perkawinan : Menikah

FORMAT PENGKAJIAN PASIEN DI KOMUNITAS

ROM (Range Of Motion)

SATUAN ACARA PENYULUHAN RANGE OF MOTION (ROM)

BAB II PENGELOLAAN KASUS. A. Konsep Dasar Asuhan Keperawatan dengan Masalah Kebutuhan Dasar

FORMAT PENGKAJIAN PASIEN DI RUMAH SAKIT. Tanggal Masuk RS : 09 Desember 2014

AKTIVITAS / MOBILISASI PIMPINAN MENERAN DUKUNGAN MENTAL

BAB V PEMBAHASAN DAN SIMPULAN. BAB ini penulis akan membahas tentang penerapan posisi semi fowler untuk

BAB V PEMBAHASAN. A. Pembahasan. Bab ini penulis akan membahas tentang tindakan keperawatan

Lampiran 1 FORMAT PENGKAJIAN PASIEN DI KOMUNITAS I. BIODATA IDENTITAS PASIEN

Latihan Aktif Dan Pasif / Range Of Motion (ROM) Pada Pasien. Stroke Non Hemoragik

BAB 1 PENDAHULUAN. pasien mulai dari pasien yang tidak mampu melakukan aktivitasnya secara

Latihan 1: untuk menyiapkan kondisi secara fisiologis maupun psikologis agar dapat melaksanakan latihan gerakan senam dengan baik dan benar

Implementasi dan Evaluasi Keperawatan No. Dx. Tindakan dan Evaluasi

BAB III TINJAUAN KASUS. Pada bab ini akan penulis paparkan hasil pengelolaan asuhan keperawatan pada klien

Lampiran CATATAN PERKEMBANGAN. Implementasi Dan Evaluasi Kepererawatan Tindakan Keperawatan Evaluasi Hari/ tanggal Pukul. No.

BAB II RESUME KEPERAWATAN WIB, pasien dirawat dengan Fraktur Femur pada hari ke empat:

ANALISIS POSTUR KERJA DAN KELUHAN PEKERJA PADA AKTIVITAS PEMOTONGAN BAHAN BAKU PEMBUATAN KERIPIK

LAPORAN PENDAHULUAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN PEMENUHAN KEBUTUHAN MOBILITAS

BAB III TINJAUAN KASUS. Tanggal dilakukan pengkajian 14 Juni 2005 pada jam WIB.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Oleh. D.P.Wiranata 1), E. Pujiati 2), ABTSRAK

LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN

Kebutuhan Personal Higiene. Purnama Anggi AKPER KESDAM IM BANDA ACEH

ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. R DENGAN GANGGUAN SISTEM PERKEMIHAN : GAGAL GINJAL KRONIK DI RUANG MELATI 1 RSDM MOEWARDI SURAKARTA

SATUAN ACARA PENYULUHAN DETEKSI DINI PADA CA MAMAE

KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA POLITEKNIK KESEHATAN BANTEN JURUSAN KEPERAWATAN TANGERANG SOP SENAM HAMIL

A. Pengertian Defisit Perawatan Diri B. Klasifikasi Defisit Perawatan Diri C. Etiologi Defisit Perawatan Diri

BAB II PENGELOLAAN KASUS

BAB V PEMBAHASAN DAN KESIMPULAN. pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi.

TUGAS SISTEM INTEGUMEN

PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN FAKULTAS KEPERAWATAN USU FORMAT PENGKAJIAN PASIEN DI KOMUNITAS

LAPORAN PENGABDIAN MASYARAKAT KEGIATAN PENYULUHAN TENTANG REMATIK PADA LANSIA. TIM PENGABMAS Yenni, M.kep, Ns, Sp, Kep kom. Ns. Emira Apriyeni, S.

FORMAT PENGKAJIAN ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

Lembar Persetujuan Menjadi Responden. Saya yang bernama Khairul Bariah / adalah mahaiswi D-IV Bidan

A. lisa Data B. Analisa Data. Analisa data yang dilakukan pada tanggal 18 April 2011 adalah sebagai. berikut:

Insidens Dislokasi sendi panggul umumnya ditemukan pada umur di bawah usia 5 tahun. Lebih banyak pada anak laki-laki daripada anak perempuan.


Lampiran 1. A. Kuesioner Nordic Body Map Nama : Umur : Pendidikan terakhir : Masa kerja :...tahun

BAB II PENGELOLAAN KASUS

BAB II PENGELOLAAN KASUS. A. Konsep Dasar Asuhan Keperawatan dengan Masalah Kebutuhan Dasar Mobilisasi

BAB III RESUME KEPERAWATAN

I. KONSEP DASAR GERAK 1. PENGERTIAN GERAK MANUSIA

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) MOBILISASI DAN PENCEGAHAN STROKE BERULANG DI RUANGAN SYARAF RSUP DR. M DJAMIL PADANG

PLAN OF ACTION (Oktober 2016-Juli2017) Mengetahui, Malang, 2 Oktober 2016

Tabel 3.2 Matriks 6 Jam Post Partum

BAB I PENDAHULUAN. diperkirakan menjadi sekitar 11,34%. Hasil Sensus Penduduk tahun 2010 menyatakan

4. PENGKAJIAN 1) DATA UMUM Nama kepala keluarga Alamat kepala keluarga Pekerjaan kepala keluarga Pendidikan kepala keluarga Genogram

LAPORAN PENDAHULUAN (KONTRAKTUR)

PROSEDUR PEMBERIAN MEDIKASI (OBAT)

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR TERAPI MUROTTAL

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PERAWATAN JENASAH

CATATAN PERKEMBANGAN. Implementasi dan Evaluasi Keperawatan

Catatan perkembangan. Implementasi dan Evaluasi Keperawatan. Tindakan keperawatan

III. RIWAYAT KESEHATANSEKARANG A.

Universitas Sumatera Utara

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PERAWATAN JENAZAH

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

Hasil Evaluasi Nyeri Tekan Menggunakan Skala VDS

ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DENGAN DEMAM CHIKUNGUNYA Oleh DEDEH SUHARTINI

BAB III TINJAUAN KASUS

Latihan Kekuatan Otot Tubuh Bagian Atas

MAKALAH ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN POST PARTUM RETENSIO PLACENTA

LAMPIRAN SUKHASANA SHAVASANA

CATATANPERKEMBANGAN. Implementasi dan Evaluasi Keperawatan. Pukul Tindakan Keperawatan Evaluasi (SOAP) WIB (skala nyeri : 8)

Dilakukan. Komponen STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR TEKNIK PEMIJATAN BAYI

: Ikhsanuddin Ahmad Hrp, S.Kp., MNS. NIP : Departemen : Kep. Medikal Bedah & Kep. Dasar

: Jln. Panca Karya No.81, Kelurahan Harjosari II,

JOB SHEET. : Asuhan Kebidanan Kehamilan Bobot mata kuliah : Bd : DIII Kebidanan. : Siti Latifah Amd, Keb Pertemuan : 3 /18 Pebruari 2016

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

PANDUAN TENTANG BANTUAN HIDUP DASAR

BAB III ANALISA KASUS

BAB III TINJAUAN KASUS

- Nyeri dapat menyebabkan shock. (nyeri) berhubungan. - Kaji keadaan nyeri yang meliputi : - Untuk mengistirahatkan sendi yang fragmen tulang

BAB III METODE PENELITIAN

PEMERIKSAAN FISIK SYARAF

ASUHAN KEPERAWATAN PADA USILA DENGAN GANGGUAN SISTEM CARDIOVASKULER (ANGINA PECTORIS)

BAB III ASUHAN KEPERAWATAN JIWA. PADA Sdr.W DENGAN HARGA DIRI RENDAH. DI RUANG X ( KRESNO ) RSJD Dr. AMINO GONDOHUTOMO SEMARANG. 1. Inisial : Sdr.

1. Berikut ini yang bukan merupakan fungsi rangka adalah. a. membentuk tubuh c. tempat melekatnya otot b. membentuk daging d.

terdiri dari Langkah Berirama terdiri dari Latihan Gerak Berirama Senam Kesegaran Jasmani

trauma pada flexsus brachialis, fraktur klavikula, dan fraktur humerus

PEDOMAN MEMIJAT PADA BAYI DAN ANAK. ppkc

CATATAN PERKEMBANGAN. vital. posisi semi fowler. tenang.

Lampiran 2

PROTOKOL TINDAKAN MOBILISASI MIRING KANAN / MIRING KIRI DAN PERAWATAN KULIT / MASSAGE. Suatu tindakan merubah posisi tidur pada pasien yang mengalami

PENGKAJIAN PNC. kelami

Transkripsi:

LAMPIRAN CATATAN PERKEMBANGAN No. Dx Implementasi dan Evaluasi Keperawatan Hari/ Pukul tanggal 1 Senin / 02-06- 14.45 15.00 15.25 15.55 16.00 17.00 Tindakan keperawatan (Implementasi) Mengkaji kemampuan mobilitas dan tingkat ketergantungan melakukan aktifitas sehari-hari di rumah sakit Mengkaji kekuatan otot ekstremitas menginstruksikan untuk mengangkat tangan kearah samping lurus sejajar dengan bahu dan kemudian saya memberikan tahanan maksimal. begitu juga dengan kaki. Mengkaji rentang gerak pada leher, pergelangan tangan, jari-jari tangan, mata kaki, hingga jari-jari kaki yaitu dengan menginstruksikan untuk melakukan gerakan fleksi, ekstensi, abduksi, dan adduksi. Menentukan tingkat motivasi menanyakan persepsi tentang penyakitnya Mencegah jatuh yaitu dengan cara meletakkan pagar pengaman pada tempat tidur Mengukur tanda-tanda vital (Tekanan darah, suhu tubuh, frekuensi nadi, dan frekuensi nafas) Evaluasi Pasien mengatakan tidak dapat duduk dan tidak dapat bergerak bebas karena tulang paha kirinya patah. Pasien optimis bahwa penyakitnya akan segera sembuh dan ia dapat beraktifitas kembali seperti biasanya tingkat keterbatasan mobilisasi =3 yaitu Memerlukan bantuan dan pengawasan orang lain dan peralatan atau alat. Kekuatan otot ekstremitas (ekstremitas kiri atas=4, ektremitas kiri bawah=0, ekstremitas kanan atas=3, ekstremitas kanan bawah=3) Rentang gerak leher dalam batas normal (fleksi 45, ekstensi 45, dan hiperekstensi 10 ) Rentang gerak pergelangan tangan dan jari dalam batas normal (fleksi 90, ekstensi 90, abduksi 30, adduksi 30 ) Rentang gerak bahu tidak dapat dilakukan karena tidak dapat duduk, rentang gerak panggul dan lutut ekstremitas bawah 0 TD : 110/70 mmhg, T : 37,1 C, RR : 20 x/menit, HR : 78 x/menit

P : 2 Senin / 02-06- 14.30 14.40 17.30 17.50 18.10 Mengkaji membran mukosa oral dan kebersihan tubuh yaitu dengan mengobservasi kebersihan kulit dan mulut Memantau kebersihan kuku sesuai kemampuan perawatan diri mengobservasi kebersihan kuku tangan dan kaki sesuai kemampuan bergerak kekamar mandi untuk mandi Membantu dalam melakukan kebersihan badan, mulut, rambut, dan kuku yaitu dengan membantu untuk memotong kuku tangan dan kaki Menutup sampiran tempat tidur, mendekatkan peralatan mandi, dan menginstruksikan keluarga untuk berhati-hati saat memandikan tidak mampu melakukan kebersihan diri secara mandiri, Pasien tidak mampu bergerak kekamar mandi, mengatakan badan terasa segar saat setelah mandi sore karena selama dirawat dirumah jarang mandi. sehingga aktifitas mandi lain, Kuku terlihat panjang dan kotor, ketergantungan sedang (+2) yaitu perawat memberikan seluruh peralatan, mengatur posisi ditempat tidur, mampu mandi sendiri kecuali untuk bagian kaki dan punggung P : 3 Senin / 02-06- 17.30 18.10 18.15 bergerak kekamar mandi untuk melakukan eliminasi baik BAK ataupun BAB Meletakkan pispot atau urinal ditempat yang mudah dijangkau Menjelaskan kepada dan keluarga caramenggunakan S: bergerak kekamar mandi O: sehingga aktifitas eliminasi lain, ketergantungan sedang (+3) yaitu perawat menyediakan pispot,

pispot dan urinal membantu menggunakannya. HARI KE-2 No. Dx Implementasi dan Evaluasi Keperawatan Hari/ Pukul tanggal 1 Selasa / 03-06- 14.15 14.15 14.30 14.45 Tindakan keperawatan (Implementasi) Mengkaji kemampuan mobilitas dan tingkat ketergantungan melakukan aktifitas sehari-hari di rumah sakit Mengkaji kekuatan otot ekstremitas menginstruksikan untuk mengangkat tangan kearah samping lurus sejajar dengan bahu dan kemudian saya memberikan tahanan maksimal. begitu juga dengan kaki. Mengkaji rentang gerak pada leher, pergelangan tangan, jari-jari tangan, mata kaki, hingga jari-jari kaki yaitu dengan menginstruksikan untuk melakukan gerakan fleksi, ekstensi, abduksi, dan adduksi. Menentukan tingkat motivasi menanyakan persepsi tentang penyakitnya Evaluasi Pasien mengatakan tangan dan kakinya terasa kaku dan otot terasa tegang saat dilakukan latihan ROM aktif maupun pasif, terlihat antusias dalam mengikuti latihan ROM, dan dapat melakukan instruksi dari perawat dengan baik tingkat keterbatasan mobilisasi =3 yaitu Memerlukan bantuan dan pengawasan orang lain dan peralatan atau alat. Kekuatan otot ekstremitas (ekstremitas kiri atas=4, ektremitas kiri bawah=0, ekstremitas kanan atas=3, ekstremitas kanan bawah=3) Rentang gerak leher dalam batas normal (fleksi 45, ekstensi 45, dan hiperekstensi 10 )

14.50 14.55 15.15 15.35 17.00 Mencegah jatuh yaitu dengan cara meletakkan pagar pengaman pada tempat tidur Mengajarkan dan melatih latihan ROM aktif yaitu dengan menginstruksikan melakukan gerakan fleksi, ekstensi, abduksi, dan adduksi (ROM aktif) pada daerah yang tidak mengalami cedera Mengajarkan dan melatih ROM pasifyaitu dengan menggerakkan daerah yang cedera (kaki kanan, tangan kanan, pergelangan kaki kanan dan kiri, jari-jari kaki kanan dan kiri). Mengubah posisi (posisi sedikit miring kekiri dan punggung diberi ganjalan bantal) dan Memonitor kulit yang tertekan, mengamati kemungkinan dekubitus Mengukur tanda-tanda vital (Tekanan darah, suhu tubuh, frekuensi nadi, dan frekuensi nafas) Rentang gerak pergelangan tangan dan jari dalam batas normal (fleksi 90, ekstensi 90, abduksi 30, adduksi 30 ) Rentang gerak bahu tidak dapat dilakukan karena tidak dapat duduk, rentang gerak panggul dan lutut ekstremitas bawah 0 TD : 110/80 mmhg, T : 37 C, RR : 20 x/menit, HR : 84 x/menit P : 17.35 Mengubah posisi (posisi sedikit miring kekanan dan punggung diberi ganjalan bantal) dan Memonitor kulit yang tertekan, mengamati kemungkinan dekubitus 2 Selasa/ 03-06- 19.35 Mengubah posisi (posisi kepala diganjal bantal) karena ingin beristirahat 14.05 Keluarga

14.10 14.40 18.00 18.35 bergerak kekamar mandi untuk mandi Mengkaji membran mukosa oral dan kebersihan tubuh yaitu dengan mengobservasi kebersihan kulit dan mulut Memantau kebersihan kuku sesuai kemampuan perawatan diri mengobservasi kebersihan kuku tangan dan kaki sesuai kemampuan Membantu dalam melakukan kebersihan badan, mulut, rambut, dan kuku yaitu dengan membantu untuk memotong kuku tangan dan kaki, menutup sampiran tempat tidur, mendekatkan peralatan mandi, dan menginstruksikan keluarga untuk berhati-hati saat memandikan Menganjurkan menggosok gigi setelah makan dan sebelum tidur mengatakan takut memandikan karena tulang paha belum dioperasi sehingga takut patah tulang akan semakin parah sehingga aktifitas mandi lain, Kuku terlihat bersih, gigi terlihat bersih, bau pada rambut masih menyengat. Pasien dan keluarga mampu menyebutkan tujuan melakukan kebersihan diri dan mulut, cara melakukan kebersihan gigi dan mulut, serta bersedia melakukan kebersihan gigi dan mulut secara rutin Masalah teratasi sebagian P : 3 Selasa / 03-06- 14.05 17.30 17.45 bergerak kekamar mandi untuk melakukan eliminasi baik BAK ataupun BAB Meletakkan pispot atau urinal ditempat yang mudah dijangkau Menjelaskan kepada dan S: bergerak kekamar mandi O: sehingga aktifitas eliminasi lain, perawat menyediakan pispot, membantu

17.55 keluarga caramenggunakan pispot dan urinal menganjurkan dan keluarga memerhatikan kebersihan saat setelah eliminasi menggunakannya. HARI KE-3 No. Dx Implementasi dan Evaluasi Keperawatan Hari/ Pukul tanggal 1 Rabu / 04-06- 08.30 08.30 08.45 09.00 Tindakan keperawatan (Implementasi) Mengkaji kemampuan mobilitas dan tingkat ketergantungan melakukan aktifitas sehari-hari di rumah sakit. Mengkaji kekuatan otot ekstremitas menginstruksikan untuk mengangkat tangan kearah samping lurus sejajar dengan bahu dan kemudian saya memberikan tahanan maksimal. begitu juga dengan kaki. Mengkaji rentang gerak pada leher, pergelangan tangan, jari-jari tangan, mata kaki, hingga jari-jari kaki yaitu dengan menginstruksikan untuk melakukan gerakan fleksi, ekstensi, abduksi, dan adduksi. Menentukan tingkat motivasi menanyakan persepsi tentang Evaluasi Pasien mengatakan otototottangan dan kakinya terasa lebih rileks saat setelah dilakukan latihan ROM aktif maupun pasif, terlihat antusias dalam mengikuti latihan ROM, dan dapat melakukan instruksi dari perawat dengan baik tingkat keterbatasan mobilisasi =3 yaitu Memerlukan bantuan dan pengawasan orang lain dan peralatan atau alat. Kekuatan otot ekstremitas (ekstremitas kiri atas=5, ekstremitas kiri bawah=0, ekstremitas kanan atas=3, ekstremitas kanan bawah=3) Rentang gerak leher dalam batas normal (fleksi 45, ekstensi 45, dan hiperekstensi 10 ) Rentang gerak pergelangan

09.05 09.10 09.30 09.50 10.00 12.00 12.30 penyakitnya Mencegah jatuh yaitu dengan cara meletakkan pagar pengaman pada tempat tidur Mengajarkan dan melatih latihan ROM aktif yaitu dengan menginstruksikan melakukan gerakan fleksi, ekstensi, abduksi, dan adduksi (ROM aktif) pada daerah yang tidak mengalami cedera Mengajarkan dan melatih ROM pasifyaitu dengan menggerakkan daerah yang cedera (kaki kanan, tangan kanan, pergelangan kaki kanan dan kiri, jari-jari kaki kanan dan kiri). Mengukur tanda-tanda vital (Tekanan darah, suhu tubuh, frekuensi nadi, dan frekuensi nafas) Mengubah posisi (sedikit miring kekiri dan punggung diberi ganjalan bantal) dan memonitor kulit yang tertekan, mengamati kemungkinan dekubitus Mengubah posisi (sedikit miring kekanan dan punggung diberi ganjalan bantal) dan memonitor kulit yang tertekan, mengamati kemungkinan dekubitus Mengamati tanda-tanda infeksi pada daerah yang terpasang gips, mengamati daerah ektremitas yang terpasang gips, (melihat tangan dan jari dalam batas normal (fleksi 90, ekstensi 90, abduksi 30, adduksi 30 ) Rentang gerak bahu tidak dapat dilakukan karena tidak dapat duduk, rentang gerak panggul dan lutut kiri 0 Rentang gerak lutut kanan TD : 110/80 mmhg, T : 37 C, RR : 20 x/menit, HR : 80 x/menit Daerah yang terpasang gips (tulang radius pada lengan kanan, dan tulang tibia pada tungkai kanan) bebas dari tanda-tanda infeksi (-) merah, panas, gatal, dan edema. P :

keadaan gips, melihat kelancaran sirkulasi pada daerah ekstremitas) 14.00 Mengubah posisi supin dengan kepala diberi ganjalan bantal 2 Rabu / 04-06- 08.00 08.05 bergerak kekamar mandi untuk mandi Mengkaji membran mukosa oral dan kebersihan tubuh yaitu dengan mengobservasi kebersihan kulit dan mulut Keluarga mengatakan sekarang telah mengetahui cara memandikan dengan tingkat cedera yang minimal, sehingga tindakan memandikan telah dapat dilakukan keluarga secara rutin 08.05 08.10 Memantau kebersihan kuku sesuai kemampuan perawatan diri mengobservasi kebersihan kuku tangan dan kaki sesuai kemampuan Membantu dalam melakukan kebersihan rambut yaitu dengan membantu menutup sampiran tempat tidur dan mencuci rambut Kuku terlihat bersih, gigi terlihat bersih, bau pada rambut sudah tidak ada, namun belum dapat melakukan kebersihan secara mandiri. Masalah teratasi sebagian 08.10 Menganjurkan menggosok gigi setelah makan dan sebelum tidur 3 Rabu / 04-06- 08.00 10.10 bergerak kekamar mandi untuk melakukan eliminasi baik BAK ataupun BAB Meletakkan pispot atau urinal ditempat yang mudah dijangkau S: bergerak kekamar mandi O: sehingga aktifitas eliminasi

10.15 10.20 Menjelaskan kepada dan keluarga caramenggunakan pispot dan urinal menganjurkan dan keluarga memerhatikan kebersihan saat setelah eliminasi lain, perawat menyediakan pispot, membantu menggunakannya. Masalah teratasi sebagian HARI KE-4 No. Dx Implementasi dan Evaluasi Keperawatan Hari/ Pukul tanggal 1 Kamis / 05-06- 08.30 08.30 08.45 09.05 Tindakan keperawatan (Implementasi) Mengkaji kemampuan mobilitas dan tingkat ketergantungan melakukan aktifitas sehari-hari di rumah sakit. Mengkaji kekuatan otot ekstremitas menginstruksikan untuk mengangkat tangan kearah samping lurus sejajar dengan bahu dan kemudian saya memberikan tahanan maksimal. begitu juga dengan kaki. Mengkaji rentang gerak pada leher, pergelangan tangan, jari-jari tangan, mata kaki, hingga jari-jari kaki yaitu dengan menginstruksikan untuk melakukan gerakan fleksi, ekstensi, abduksi, dan adduksi. Menentukan tingkat motivasi menanyakan persepsi tentang Evaluasi Pasien mengatakan otototottangan dan kakinya terasa lebih rileks saat setelah dilakukan latihan ROM aktif maupun pasif, terlihat antusias dalam mengikuti latihan ROM, dan dapat melakukan instruksi dari perawat dengan baik tingkat keterbatasan mobilisasi =3 yaitu Memerlukan bantuan dan pengawasan orang lain dan peralatan atau alat. Kekuatan otot ekstremitas (ekstremitas kiri atas=5, ekstremitas kiri bawah=0, ekstremitas kanan atas=3, ekstremitas kanan bawah=3) Rentang gerak leher dalam batas normal (fleksi 45, ekstensi 45, dan

09.08 09.15 09.35 10.05 10.30 penyakitnya Mencegah jatuh yaitu dengan cara meletakkan pagar pengaman pada tempat tidur Mengajarkan dan melatih latihan ROM aktif yaitu dengan menginstruksikan melakukan gerakan fleksi, ekstensi, abduksi, dan adduksi (ROM aktif) pada daerah yang tidak mengalami cedera Mengajarkan dan melatih ROM pasifyaitu dengan menggerakkan daerah yang cedera (kaki kanan, tangan kanan, pergelangan kaki kanan dan kiri, jari-jari kaki kanan dan kiri). Mengubah posisi sedikit miring kekanan dan punggung diberi ganjalan bantal Mengukur tanda-tanda vital (Tekanan darah, suhu tubuh, frekuensi nadi, dan frekuensi nafas) hiperekstensi 10 ) Rentang gerak pergelangan tangan dan jari dalam batas normal (fleksi 90, ekstensi 90, abduksi 30, adduksi 30 ) Rentang gerak bahu tidak dapat dilakukan karena tidak dapat duduk, rentang gerak panggul dan lutut 0 TD : 110/80 mmhg, T : 37 C, RR : 20 x/menit, HR : 80 x/menit Daerah yang terpasang gips (tulang radius pada lengan kanan, dan tulang tibia pada tungkai kanan) bebas dari tanda-tanda infeksi (-) merah, panas, gatal, dan edema. P : 10.55 Mengamati tanda-tanda infeksi pada daerah yang terpasang gips, mengamati daerah ektremitas yang terpasang gips 2 Kamis / 05-06- 08.00 08.05 bergerak kekamar mandi untuk mandi Mengkaji membran mukosa oral dan kebersihan tubuh yaitu dengan mengobservasi kebersihan kulit dan mulut Keluarga mengatakan sekarang telah mengetahui cara memandikan dengan tingkat cedera yang minimal, sehingga tindakan memandikan telah dapat dilakukan keluarga secara rutin

08.08 08.10 Memantau kebersihan kuku sesuai kemampuan perawatan diri mengobservasi kebersihan kuku tangan dan kaki sesuai kemampuan Membantu dalam melakukan kebersihan badan, yaitu dengan membantu menutup sampiran tempat tidur, mendekatkan peralatan mandi, dan menginstruksikan keluarga untuk berhati-hati saat memandikan Kuku terlihat bersih, gigi terlihat bersih, bau pada rambut sudah tidak ada, namun belum dapat melakukan kebersihan secara mandiri. Masalah teratasi sebagian 08.15 Menganjurkan menggosok gigi setelah makan dan sebelum tidur 3 Kamis / 05-06- 12.00 12.05 12.15 Meletakkan pispot atau urinal ditempat yang mudah dijangkau Menjelaskan kepada dan keluarga caramenggunakan pispot dan urinal Menganjurkan dan keluarga memerhatikan kebersihan saat setelah eliminasi S: bergerak kekamar mandi O: sehingga aktifitas eliminasi lain, perawat menyediakan pispot, membantu menggunakannya. Masalah teratasi sebagian Catatan :Pada hari jum at (tanggal 06 juni ) tidak dilakukan implementasi karena pindah ruangan pada hari kamis pukul 16.00 wib ke ruangan Mawar I