FORMAT WAWANCARA GURU

dokumen-dokumen yang mirip
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Kimia XIIa (Peminatan)

Oleh : Uswati Husnun Nadiyya,S.Pd

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : Kimia (Peminatan Bidang MIPA)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) : SMA N Yogyakarta

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) : SMA N 1 Mertoyudan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kimia Kelas XII (Implementasi Kurikulum 2013) A. Identitas

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Lampiran 1.4 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

C. Indikator 1. Menentukan konfigurasi elektron suatu unsur golongan utama.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

A. Kompetensi Inti (KI) : B. Kompetensi Dasar (KD) yang diintegrasikan pada semua proses pembelajaran:

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

d. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Kimia

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : 4 Pertemuan (8 jp x 45 menit)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RPP 03. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Mata Pelajaran : Fisika

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

LAMPIRAN 3 : SILABUS 136

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan. Kelas/Semester : X/1 Alokasi Waktu : 1 x 30 menit

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : 4 pertemuan (8 jp x 45 menit)

SILABUS MATA PELAJARANPENGOLAHAN CITRA DIGITAL (PAKET KEAHLIAN MULTIMEDIA)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 01

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RPP 02. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Mata Pelajaran : Fisika

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RPP VEKTOR KELAS X SMA MUH. AMRAN SHIDIK 11/13/2016

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pembelajaran : SMA

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pembelajaran : SMA

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN. Satuan Pendidikan. Kelas/ Semester

FLUIDA STATIS RENCANA PROGRAM PENGAJARAN (RPP) Alfiah Indriastuti

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pembelajaran : SMA Negeri 9 Makassar

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

KALOR DAN PERPINDAHANNYA

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pembelajaran : SMA

I. IDENTIFIKASI II. KOMPETENSI INTI III. KOMPETENSI DASAR

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pembelajaran : SMA Negeri 9 Makassar

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

SILABUS MATA PELAJARAN GAMBAR INTERIOR DAN EKSTERIOR BANGUNAN GEDUNG

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT

SILABUS MATA PELAJARAN KIMIA (Peminatan Bidang MIPA) Satuan Pendidikan : SMA

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Bahasa Jerman

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Transkripsi:

Lampiran 1. Format Wawancara Guru FORMAT WAWANCARA GURU Nama Narasumber : 1. Pewawancara : Model pembelajaran apa yang sering ibu gunakan pada materi sifat koligatif larutan? Narasumber : 2. Pewawancara : Apakah dengan model pembelajaran yang ibu gunakan hasil belajar yang dicapai telah sesuai KD? Narasumber : 3. Pewawancara : Dari model tersebut kesulitan belajar apa saja yang ibu hadapi pada materi sifat koligatif larutan? Narasumber : 4. Pewawancara : Dengan model yang ibu terapkan itu apakah dari segi afektif telah terlihat sikap ilmiah pada siswa? Narasumber : Pewawancara terlebih dahulu menjelaskan maksud dari kemampuan berpikir kritis 5. Pewawancara : Bagaimana dengan sikap ilmiah siswa yaitu sikap berpikir kritis, apakah sudah terlihat? 65

66 Narasumber : 6. Pewawancara : Apa penyebab nilai dan sikap siswa tidak sesuai harapan? Narasumber : 7. Pewawancara : Model pembelajaran yang bagaimana yang dibutuhkan? Narasumber : Pewawancara terlebih dahulu menjelaskan tentang model PBL. 8. Pewawancara : Apakah ibu pernah mendengar model PBL? Dan apakah ibu pernah menggunakanya? Narasumber : 9. Pewawancara : Menurut ibu apakah sesuai jika dalam materi sifat koligatif larutan digunakan model pembelajaran yang penyampaiannya dilakukan dengan menyajikan suatu permasalahan? Narasumber : Jambi, 2016

67 Lampiran 2. Silabus SILABUS Nama Sekolah : SMA N 7 kota Jambi Mata Pelajaran : Kimia Kelas/Semester : XII IA Alokasi Waktu : 12 JP Kompetensi Inti : KI 1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. KI 2 KI 3 KI 4 Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif, dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa keingintahuannya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah. Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

68 Kompetens i Dasar 3.1 4.12 Menga nalisis penye bab adanya fenom ena sifat koligat if larutan pada penuru nan tekana n uap, kenaik an titik didih, penuru nan titik beku dan tekana n osmosi s. Menya jikan hasil analisi s berdas arkan data percob aan terkait penuru nan tekana n uap, kenaik an titik didih, penuru nan titik beku, dan tekana n Materi Pokok Sifat Koligatif Larutan Diagram P-T Tekanan Uap Penuruna n titik beku Kenaikan titik didih Osmosis, dan tekanan osmotik Pembelajaran Mengamati (Observing) Mengamati fenomena sifat koligatif larutan dengan membandingkan titik didih air murni dan larutan, misalnya larutan gula dan larutan garam. Mencari informasi tentang penggunaan garam untuk mencairkan salju dan pembuatan es puter. Menanya (Questioning) Mengapa titik didih larutan lebih tinggi dari titik didih air murni? Mengapa garam digunakan untuk mencairkan salju di jalan? Mengapa garam digunakan dalam pembuatan es puter? Mengumpulkan Data (Experimenting) Mendiskusikan konsentrasi larutan (fraksi mol, molalitas, dan molaritas)dan berlatih menghitungnya. Merancang percobaanpenurun an titik beku dan mempesentasikann ya untuk menyamakan persepsi. Menganalisis dari berbagai sumber terkait materi sifat Penilaian Tugas: Merancang percobaan titik beku larutan Membuat diagram P-T Observasi Sikap ilmiah dalam melakukan percobaan dan presentasi, misalnya: melihat skala volume dan suhu, cara menggunakan pipet, cara menimbang, keaktifan, kerja sama, komuni-katif, dan peduli lingkungan, dsb) Portofolio Laporan hasil percobaan Membuat diagram P-T Tes tertulis Pemahaman tentang fraksi mol, kemolalan, dan kemolaran serta diagram PT, tekanan uap, titik beku, titik didih, tekanan osmosis Menyelesaika n perhitungan kimia terkait sifat koligatif larutan Menghitung Alokas i Waktu 3 mingg u x 4 JP Sumber Belajar - Buku kimia kelas XI - Lembar kerja - Berbaga i sumber lainnya

69 osmosi s larutan koligatif larutan lainnya (kenaikan titik didih, penurunan tekanan uap,dan tekanan osmosis). Mengasosiasi (Associating) Menyimpulkan penyebab sifat koligatif larutan (penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku dan tekanan osmosis ) Menghubungkanny a konsentrasi (fraksi mol, molalitas, dan molaritas) dengan sifat koligatif larutan) Berlatih menyelesaikan perhitungan kimia terkait sifat koligatif larutan Mengkomunikasikan (Communicating) Membuat laporan hasil percobaan dan mempresentasikan nya. Mengamati (Observing) Mempelajari data hasil percobaan tentang sifat koligatif larutan elektrolit dan non elektrolit Menanya (Questioning) Mengapa sifat koligatif larutan elektrolit dan larutan non elektrolit berbeda. Mengumpulkan data (Experimenting) sifat koligatif larutan elektrolit menggunaka n formula yang sudah ditemukan

70 Mengingat kembali sifat larutan elektrolit dan larutan non elektrolit. Menghubungkan sifat larutan (elektrolit dan non elektrolit ) dengan konsentrasi berdasarkan data percobaan. Menganalisis hubungan antara sifat larutan (elektrolit dan non elektrolit), konsentrasi dan sifat koligatif larutan. Mengasosiasi (Associating) Menyimpulkan perbedaan sifat koligatif larutan elektrolit dan larutan non elektrolit. Menemukan formula untuk menghitung sifat koligatif larutan elektrolit. (melibatkan faktor Van Hoff) Berlatih menghitung sifat koligatif larutan elektrolit menggunakan formula yang sudah ditemukan Mengkomunikasikan (Communicating) Membuat laporan hasil percobaan dan mempresentasikanny a.

71 Lampiran 3. Validasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran LEMBAR VALIDASI RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Nama NIM : Riyatun : A1C112018 Petunjuk : Pada pertanyaan ini terdapat 3 pertanyaan. Isilah jawaban yang benar-benar sesuai dengan pendapat anda dengan cara memberi tanda ( ) pada jawaban serta mengisi saran perbaikan RPP pada kolom yang tersedia. Atas kesediaan dan waktunya, saya ucapkan terima kasih. Keterangan penilaian : 1 = Tidak Baik 2 = Kurang Baik 3 = Cukup 4 = Baik 5 = Sangat Baik Nama validator Hari / tanggal : : Aulia Sanova, S. T., M.Pd No Aspek yang dinilai Penilaian 1 Kompetensi dasar dan 1 2 3 4 5 indikator telah sesuai dengan materi sifat koligatif larutan Komentar/Saran :...........................

72..................... Saran perbaikan keseluruhan :.............................. Jambi, 2016 Validator Aulia Sanova, S. T., M.Pd

73 Lampiran 4. RPP RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah Mata pelajaran Kelas/Semester Materi pokok Sub Materi Pertemuan ke Alokasi waktu : SMA N 7 kota Jambi : Kimia : XII IPA/1 (satu) : Sifat Koligatif Larutan : Penurunan Tekanan Uap : 1 (satu) : 2 x 45 menit A. Kompetensi Inti (KI) KI 1 KI 2 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun,responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. KI 3 Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan

74 pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah KI 4 Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan B. Kompetensi Dasar 1.1 Menyadari adanya keteraturan dalam sifat koligatif larutan, reaksi redoks, keragaman sifat unsur, senyawa makromolekul sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif 1.2 Mensyukuri kelimpahan unsur golongan utama dan golongan transisi di alam Indonesia sebagai bahan tambang merupakan anugerah Tuhan YME yang digunakan untuk kemakmuran rakyat Indonesia. 2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur, objektif, terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari. 2.2 Menunjukkanperilaku kerjasama, santun, toleran, cinta damai dan peduli lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam 2.3 Menunjukkan perilaku responsif dan pro-aktif serta bijaksana sebagai wujud kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan

75 3.1 Menganalisis penyebab adanya fenomena sifat koligatif larutan pada penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku dan tekanan osmosis 3.2 Menyajikan hasil analisis berdasarkan data percobaan terkait penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku, dan tekanan osmosis larutan C. Indikator 3.1.1 Menjabarkan pengertian sifat koligatif larutan (hukum Roault) 3.1.2 Menafsirkan pengaruh zat terlarut yang sukar menguap terhadap tekanan uap pelarut berdasarkan data hasil percobaan 3.1.3 Menentukan besarnya tekanan uap larutan berdasarkan data hasil percobaan D. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat menjelaskan pengertian sifat koligatif larutan 2. Siswa dapat mengetahui macam-macam dari sifat koligatif larut 3. Menafsirkan pengaruh zat terlarut yang sukar menguap terhadap tekanan uap pelarut berdasarkan data hasil percobaan 4. Menentukan besarnya tekanan uap larutan E. Materi Pembelajaran Sifat koligatif larutan adalah sifat larutan yang tidak tergantung pada macamnya zat terlarut tetapi semata-mata hanya ditentukan oleh banyaknya zat terlarut (konsentrasi zat terlarut). Apabila suatu pelarut ditambah dengan sedikit zat terlarut, maka akan didapat suatu larutan yang mengalami:

76 1. Penurunan tekanan uap jenuh 2. Kenaikan titik didih 3. Penurunan titik beku 4. Tekanan osmosis Banyaknya partikel dalam larutan ditentukan oleh konsentrasi larutan dan sifat Larutan itu sendiri. Jumlah partikel dalam larutan non elektrolit tidak sama dengan jumlah partikel dalam larutan elektrolit, walaupun konsentrasi keduanya sama. Hal ini dikarenakan larutan elektrolit terurai menjadi ion-ionnya, sedangkan larutan non elektrolit tidak terurai menjadi ion-ion. Dengan demikian sifat koligatif larutan dibedakan atas sifat koligatif larutan non elektrolit dan sifat koligatif larutan elektrolit. F. Metode Pembelajaran Pendekatan Model Metode : scientifik : Problem Based Learning : Diskusi, tanya-jawab dan penugasan G. Media Buku kimia kelas XII Karya michael purba terbitan erlangga Internet H. Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Guru Siswa Waktu Pendahuluan Orientasi kelas : Memberi salam dan berdoa Mengkondisikan kelas dalam suasana kondusif untuk berlangsungnya pembelajaran dengan cara menyiapkan Siswa menjawab salam dan berdoa dengan baik dan santun Siswa menyiapkan perlengkapan pembelajaran seperti buku, pena, duduk dengan rapi dan 15 menit

77 inti perlengkapan belajar dan menyimpan buku yang meminta siswa untuk tidak ada mempunyai menyimpan buku-buku hubungan dalam yang tidak mempunyai pembelajaran kimia. hubungan dalam pembelajaran kimia Memeriksa kehadiran Siswa mendengarkan siswa dengan baik Apersepsi : Menanyakan kepada Siswa mendengarkan siswa tentang Konsentrasi larutan? guru dengan baik dan antusias Siswa mencoba menjawab pertanyaan guru Motivasi : Siswa mendengarkan Guru memberikan guru dengan baik dan motivasi kepada siswa antusias Menyampaikan tujuan Siswa mendengarkan pembelajaran dengan baik tujuan pembelajaran Fase 1 (orientasi siswa terhadap masalah) Membagi LKS Siswa mengambil LKS dengan tertib Memberikan Siswa membaca permasalahan kepada pertanyaan dengan teliti siswa (dalam LKS) Fase 2 ( mengorganisasi siswa untuk belajar) Meminta siswa untuk duduk dalam kelompok masing masing (5 orang) Meminta siswa hanya berinteraksi dengan satu teman menyelesaikan permasalahan kelompok Siswa duduk berdasarkan kelompok yang telah dibagi Siswa duduk teratur dan rapi sesuai kelompok masing-masing untuk mendiskusikan permasalahan sehingga didapat hipotesis dengan didukung literatur yang ada Siswa bekerja sama denagn baik dengan teman kelompok Memotivasi siswa unuk bekerja sama bersama kelompok dalam menyelesaikan permasalan Fase 3 (membimbing penyelidikan individual maupun kelompok) Guru mendorong siswa Siswa mencari informasi untuk mengumpulkan melalui buku, maupun informasi yang sesuai browsing internet dengan permasalahan dan dengan rasa ingin tahu merumuskan masalah Siswa merumuskan sesuai permasalahan yang masalah dari diberikan. permasalahan 65 menit

78 Guru mendorong siswa untuk bekerja sama bersama kelompok dalam menyelesaikan permasalahan Fase 4 ( mengembangkan dan menyajikan hasil karya Membimbing siswa dalam merencanakan atau menyiapkan hasil pemecahan masalah. Guru membimbing siswa untuk mempresentasikan hasil pemecahan masalah yang telah didapatkan dan informasi yang diperoleh dari berbagai sumber Siswa bekerja sama dengan baik dengan teman sekelompok Siswa menyiapkan pemecahan masalah yang dianggap baik dan benar Siswa mempresentasikan hasil pemecahan masalah yang didapat dengan aktif, respon, dan kritis Siswa pertanyaan memberikan kepada kelompok lain dengan kritis dan kreatif. Fase 5 ( menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah) Guru mengarahkan siswa Siswa menganalisis untuk mengevaluasi proses semua jawaban dan pemecahan masalah tanggapan untuk mendapatkan kesimplan dari setiap permasalahan Siswa mencoba mengevaluasi pemecahan masalah dengan teliti, kritis dan kreatif. Membantu siswa mengkaji Siswa menyimpulkan ulang dan menyimpulkan hasil pemecahan hasil pemecahan masalah masalah dengan benar dari beberapa pendapat. penutup Guru menginformasikan Siswa mendengarkan materi yang akan dipelajari dengan baik dan untuk pertemuan seksama selanjutnya Memberi salam dan berdoa Siswa bersiap dan membaca doa dengan santun 10 menit I. PENILAIAN No Aspek yg dinilai Teknik 1 Sikap ilmiah : sikap kritis 2 Keterlaksanaan model PBL penilaian observasi Observasi Alat penilaian Lembar observasi (terlampir) Lembar observasi (terlampir) Waktu penilaian Selama pembelajaran berlangsung Selama pembelajaran berlangsung

79 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah Mata pelajaran Kelas/Semester Materi pokok Sub Materi Pertemuan ke Alokasi waktu : SMA N 7 kota Jambi : Kimia : XII IPA/1 (satu) : Sifat Koligatif Larutan : Kenaikan Titik Didih : 2 (dua) : 2 x 45 menit J. Kompetensi Inti (KI) KI 1 KI 2 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun,responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. KI 3 Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

80 KI 4 Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan K. Kompetensi Dasar 1.3 Menyadari adanya keteraturan dalam sifat koligatif larutan, reaksi redoks, keragaman sifat unsur, senyawa makromolekul sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif 1.4 Mensyukuri kelimpahan unsur golongan utama dan golongan transisi di alam Indonesia sebagai bahan tambang merupakan anugerah Tuhan YME yang digunakan untuk kemakmuran rakyat Indonesia. 2.4 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur, objektif, terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari. 2.5 Menunjukkanperilaku kerjasama, santun, toleran, cinta damai dan peduli lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam 2.6 Menunjukkan perilaku responsif dan pro-aktif serta bijaksana sebagai wujud kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan

81 3.3 Menganalisis penyebab adanya fenomena sifat koligatif larutan pada penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku dan tekanan osmosis 3.4 Menyajikan hasil analisis berdasarkan data percobaan terkait penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku, dan tekanan osmosis larutan L. Indikator 3.1.4 Mengukur kenaikan titik didih larutan nonelektrolit berdasarkan data hasil percobaan 3.1.5 Mengitung kenaikan titik didih M. Tujuan Pembelajaran 5. Siswa dapat menganalisis kenaikan titik didih melalui percobaan 6. Siswa dapat menghitung kenaikan titik didih N. Materi Pembelajaran Kenaikan Titik Didih Adanya penurunan tekanan uap jenuh mengakibatkan titik didih larutan lebih tinggi dari titik didih pelarut murni. Untuk larutan non elektrolit kenaikan titik didih dinyatakan dengan: ΔTb = m. Kb keterangan: ΔTb = kenaikan titik didih ( o C) m = molalitas larutan Kb = tetapan kenaikan titik didihmolal

82 (W menyatakan massa zat terlarut), maka kenaikan titik didih larutan dapat dinayatakan sebagai: Apabila pelarutnya air dan tekanan udara 1 atm, maka titik didih larutan dinyatakan sebagai : Tb = (100 + ΔTb) o C O. Metode Pembelajaran Pendekatan Model Metode : scientifik : Problem Based Learning : Diskusi, tanya-jawab dan penugasan P. Media Buku kimia kelas XII Karya michael purba terbitan erlangga Internet Q. Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Guru Siswa Waktu Pendahuluan Orientasi kelas : Memberi salam dan Siswa menjawab salam berdoa dan berdoa dengan baik Mengkondisikan dan santun kelas Siswa menyiapkan dalam suasana kondusif perlengkapan untuk berlangsungnya pembelajaran seperti pembelajaran dengan cara menyiapkan perlengkapan buku, pena, duduk dengan rapi dan menyimpan buku belajar dan meminta siswa yang tidak ada untuk menyimpan bukubuku mempunyai hubungan yang tidak dalam pembelajaran mempunyai hubungan kimia. dalam pembelajaran kimia Memeriksa kehadiran Siswa mendengarkan siswa dengan baik Apersepsi : Menanyakan kepada siswa Siswa mendengarkan guru 10 menit

83 inti tentang Penurunan tekanan uap Motivasi : Tahukah kamu bagaimana terjadinya pendidihan? dengan baik dan antusias Siswa mencoba menjawab pertanyaan guru Siswa mendengarkan guru dengan baik dan antusias Menyampaikan tujuan Siswa mendengarkan pembelajaran dengan baik tujuan pembelajaran Fase 1 (orientasi siswa terhadap masalah) Memberikan permasalahan kepada siswa dimana permasalahan tersebut berhubungan dengan kehidupan sehari- hari, yaitu : - Pada saat kamu siswa menjawab memasak air, apa yang pertanyaan dengan baik terjadi jika air tersebut dan kritis mendidih kamu tambahkan gula? Fase 2 ( mengorganisasi siswa untuk belajar) Meminta siswa untuk duduk dalam kelompok masing masing (5 orang) Guru memberikan lembar kegiatan siswa Memotivasi siswa unuk bekerja sama bersama kelompok dalam menyelesaikan permasalan Fase 3 (membimbing penyelidikan maupun kelompok) individual Guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai dengan permasalahan dan merumuskan masalah sesuai permasalahan diberikan. yang Guru mendorong siswa untuk bekerja sama bersama Siswa duduk berdasarkan kelompok yang telah dibagi Siswa mengambil lks dengan tertib Siswa duduk teratur dan rapi sesuai kelompok masing-masing untuk mendiskusikan permasalahan sehingga didapat hipotesis dengan didukung literatur yang ada Siswa bekerja sama dengan baik dengan teman kelompok Siswa mencari informasi melalui buku, maupun browsing internet dengan rasa ingin tahu Siswa merumuskan masalah dari permasalahan Siswa bekerja sama dengan baik dengan teman 65 menit

84 kelompok dalam sekelompok menyelesaikan permasalahan Fase 4 ( mengembangkan dan menyajikan hasil karya Membimbing siswa dalam merencanakan atau Siswa menyiapkan menyiapkan hasil pemecahan masalah yang pemecahan masalah dianggap baik dan benar Guru membimbing siswa Siswa mempresentasikan untuk mempresentasikan hasil pemecahan masalah hasil pemecahan masalah yang didapat dengan aktif, yang telah didapatkan dan respon, dan kritis informasi yang diperoleh Siswa memberikan dari berbagai sumber pertanyaan kepada kelompok lain dengan kritis dan kreatif. Fase 5 ( menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah) Guru mengarahkan siswa Siswa menganalisis semua untuk mengevaluasi proses jawaban dan tanggapan pemecahan masalah untuk mendapatkan kesimpulan dari setiap permasalahan Siswa mencoba mengevaluasi pemecahan masalah dengan teliti, kritis dan kreatif. Membantu siswa mengkaji ulang dan menyimpulkan hasil pemecahan masalah Guru menjelaskan rumus cara menghitung kenaikan titik didih. penutup Guru menginformasikan materi yang akan dipelajari untuk pertemuan selanjutnya Siswa menyimpulkan hasil pemecahan masalah dengan benar dari beberapa pendapat. Siswa mendengarkan dengan baik dan seksama 10 menit Memberi salam dan berdoa Siswa bersiap dan membaca doa dengan santun R. PENILAIAN No Aspek yg dinilai Teknik 1 Sikap ilmiah : sikap kritis 2 Keterlaksanaan model PBL penilaian observasi Observasi Alat penilaian Lembar observasi (terlampir) Lembar observasi (terlampir) Waktu penilaian Selama pembelajaran berlangsung Selama pembelajaran berlangsung

85 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah Mata pelajaran Kelas/Semester Materi pokok Sub Materi Pertemuan ke Alokasi waktu : SMA N 7 kota Jambi : Kimia : XII IPA/1 (satu) : Sifat Koligatif Larutan : Penurunan Titik Beku : 3 (tiga) : 2 x 45 menit S. Kompetensi Inti (KI) KI 1 KI 2 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun,responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. KI 3 Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

86 KI 4 Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan T. Kompetensi Dasar 1.5 Menyadari adanya keteraturan dalam sifat koligatif larutan, reaksi redoks, keragaman sifat unsur, senyawa makromolekul sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif 1.6 Mensyukuri kelimpahan unsur golongan utama dan golongan transisi di alam Indonesia sebagai bahan tambang merupakan anugerah Tuhan YME yang digunakan untuk kemakmuran rakyat Indonesia. 2.7 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur, objektif, terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari. 2.8 Menunjukkanperilaku kerjasama, santun, toleran, cinta damai dan peduli lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam 2.9 Menunjukkan perilaku responsif dan pro-aktif serta bijaksana sebagai wujud kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan

87 3.5 Menganalisis penyebab adanya fenomena sifat koligatif larutan pada penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku dan tekanan osmosis 3.6 Menyajikan hasil analisis berdasarkan data percobaan terkait penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku, dan tekanan osmosis larutan U. Indikator 3.1.6 Menganalisis penurunan titik beku suatu zat cair akibat penambahan zat terlarut melalui percobaan 3.1.7 Mengukur penurunan titik beku larutan berdasarkan data percobaan V. Tujuan Pembelajaran 7. Siswa dapat menganalisis penurunan titik beku melalui percobaan 8. Siswa dapat menghitung penurunan titik beku W. Materi Pembelajaran Penurunan Titik Beku Untuk penurunan titik beku persamaannya dinyatakan sebagai: ΔTf = penurunan titik beku m Kf W = molalitas larutan = tetapan penurunan titik beku molal = massa zat terlarut Mr = massa molekul relatif zat terlarut p = massa pelarut

88 Apabila pelarutnya air dan tekanan udara 1 atm, maka titik beku larutannya dinyatakan sebagai: Tf = (O ΔTf) o C Tabel 2.4 Tetapan kenaikan Titik didih Molal (Kb) dan Tetapan penurunan Titik Beku Molal (Kf) dari beberapa Pelarut (tekanan 1 atm) Pelarut Titik Didih ( o C) K b Titik Beku ( o C) K f Air 100,0 0,52 0,00 1,86 Asan asetat 118,3 3,07 16,6 3,57 Benzena 80,20 2,53 5,45 5,07 Klorofrom 61,20 2,63 - - X. Metode Pembelajaran Pendekatan Model Metode : scientifik : Problem Based Learning : Diskusi, tanya-jawab dan penugasan Y. Media Buku kimia kelas XII Karya michael purba terbitan erlangga Internet Z. Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Guru Siswa Waktu Pendahuluan Orientasi kelas : Memberi salam dan Siswa menjawab salam berdoa dan berdoa dengan baik Mengkondisikan dan santun kelas Siswa menyiapkan dalam suasana kondusif perlengkapan untuk berlangsungnya pembelajaran seperti pembelajaran dengan cara menyiapkan perlengkapan buku, pena, duduk dengan rapi dan menyimpan buku belajar dan meminta siswa yang tidak ada untuk menyimpan bukubuku mempunyai hubungan yang tidak dalam pembelajaran mempunyai hubungan kimia. dalam pembelajaran kimia Memeriksa kehadiran Siswa mendengarkan siswa dengan baik 15 menit

89 inti Apersepsi : Menanyakan kepada siswa tentang Kenaikan titik didih Motivasi : Guru memberikan motivasi kepada siswa Siswa mendengarkan guru dengan baik dan antusias Siswa mencoba menjawab pertanyaan guru Siswa mendengarkan guru dengan baik dan antusias Menyampaikan tujuan Siswa mendengarkan pembelajaran dengan baik tujuan pembelajaran Fase 1 (orientasi siswa terhadap masalah) Memberikan permasalahan siswa menjawab kepada siswa dengan pertanyaan dengan baik menampilkan 2 buah es yang dan kritis satu disi dengan air gula biasa dan yang satunya berisi larutan gula,lalu dimasukkan kedalam kulkas dengan waktu yang sama. Lalu dilihat manakah yang cepat membeku? Mengapa pelarut murni lebih cepat membeku dibandingkan dengan larutan gula? Fase 2 ( mengorganisasi siswa untuk belajar) Meminta siswa untuk duduk dalam kelompok masing masing (5 orang) Guru memberikan lembar kegiatan siswa Memotivasi siswa unuk bekerja sama bersama kelompok dalam menyelesaikan permasalan Fase 3 (membimbing penyelidikan maupun kelompok) individual Guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai dengan permasalahan dan merumuskan masalah sesuai permasalahan diberikan. yang Siswa duduk berdasarkan kelompok yang telah dibagi Siswa mengambil lks dengan tertib Siswa duduk teratur dan rapi sesuai kelompok masing-masing untuk mendiskusikan permasalahan sehingga didapat hipotesis dengan didukung literatur yang ada Siswa bekerja sama dengan baik dengan teman kelompok Siswa mencari informasi melalui buku, maupun browsing internet dengan rasa ingin tahu Siswa merumuskan masalah dari permasalahan Siswa bekerja sama 65 menit

90 Guru mendorong siswa dengan baik dengan teman untuk bekerja sama bersama sekelompok kelompok dalam menyelesaikan permasalahan Fase 4 ( mengembangkan dan menyajikan hasil karya Membimbing siswa dalam Siswa menyiapkan merencanakan atau pemecahan masalah yang menyiapkan hasil dianggap baik dan benar pemecahan masalah. Guru membimbing siswa Siswa mempresentasikan untuk mempresentasikan hasil pemecahan masalah hasil pemecahan masalah yang didapat dengan aktif, yang telah didapatkan dan respon, dan kritis informasi yang diperoleh Siswa memberikan dari berbagai sumber pertanyaan kepada kelompok lain dengan kritis dan kreatif. Fase 5 ( menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah) Guru mengarahkan siswa Siswa menganalisis semua untuk mengevaluasi proses jawaban dan tanggapan pemecahan masalah untuk mendapatkan kesimpulan dari setiap permasalahan Siswa mencoba Membantu siswa mengkaji mengevaluasi pemecahan ulang dan menyimpulkan masalah dengan teliti, hasil pemecahan masalah kritis dan kreatif. Guru menjelaskan rumus cara mengitung penurunan titik beku penutup Guru menginformasikan materi yang akan dipelajari untuk pertemuan selanjutnya Siswa menyimpulkan hasil pemecahan masalah dengan benar dari beberapa pendapat. Siswa mendengarkan dengan baik dan seksama 10 menit Memberi salam dan berdoa Siswa bersiap dan membaca doa dengan santun AA. PENILAIAN No Aspek yg dinilai Teknik penilaian Alat penilaian Waktu penilaian 1 Sikap ilmiah : sikap kritis observasi Lembar observasi Selama pembelajaran berlangsung 2 Keterlaksanaan model PBL Observasi (terlampir) Lembar observasi (terlampir) Selama pembelajaran berlangsung

91 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah Mata pelajaran Kelas/Semester Materi pokok Sub Materi Pertemuan ke Alokasi waktu : SMA N 7 kotajambi : Kimia : XII IPA/1 (satu) : Sifat Koligatif Larutan : Tekanan Osmotik : 4 (empat) : 2 x 45 menit BB. Kompetensi Inti (KI) KI 1 KI 2 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun,responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. KI 3 Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

92 KI 4 Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan CC. Kompetensi Dasar 1.7 Menyadari adanya keteraturan dalam sifat koligatif larutan, reaksi redoks, keragaman sifat unsur, senyawa makromolekul sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif 1.8 Mensyukuri kelimpahan unsur golongan utama dan golongan transisi di alam Indonesia sebagai bahan tambang merupakan anugerah Tuhan YME yang digunakan untuk kemakmuran rakyat Indonesia. 2.10 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur, objektif, terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari. 2.11 Menunjukkanperilaku kerjasama, santun, toleran, cinta damai dan peduli lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam 2.12 Menunjukkan perilaku responsif dan pro-aktif serta bijaksana sebagai wujud kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan

93 3.7 Menganalisis penyebab adanya fenomena sifat koligatif larutan pada penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku dan tekanan osmosis 3.8 Menyajikan hasil analisis berdasarkan data percobaan terkait penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku, dan tekanan osmosis larutan DD. Indikator 3.1.8 Menjabarkan pengertian tekanan osmosis serta penerapannya 3.1.9 Menghitung tekanan osmosis larutan EE. Tujuan Pembelajaran 9. Siswa dapat menganalisis pengaruh tekanan osmosis melalui percobaan 10. Siswa dapat menghitung tekanan osmosis larutan FF. Materi Pembelajaran Tekanan Osmosis Tekanan osmosis adalah tekanan yang diberikan pada larutan yang dapat menghentikan perpindahan molekul-molekul pelarut ke dalam larutan melalui membran semi permeabel (proses osmosis) seperti ditunjukkan pada gambar 2.5 dibawah ini. Gambar 2.5

94 Menurut Van t hoff tekanan osmosis mengikuti hukum gas ideal: PV = nrt Karena tekanan osmosis = Π, maka : π = tekanan osmosis (atmosfir C = konsentrasi larutan (M) R = tetapan gas universal. = 0,082 L.atm/mol K T = suhu mutlak (K) Tekanan osmosis Gambar 2.6 Larutan yang mempunyai tekanan osmosis lebih rendah dari yang lain disebut larutan Hipotonis. Larutan yang mempunyai tekanan lebih tinggi dari yang lain disebut larutan Hipertonis. Larutan yang mempunyai tekanan osmosis sama disebut Isotonis. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa larutan elektrolit di dalam pelarutnya mempunyai kemampuan untuk mengion. Hal ini mengakibatkan

95 larutan elektrolit mempunyai jumlah partikel yang lebih banyak daripada larutan non elektrolit pada konsentrasi yang sama. GG. Metode Pembelajaran Pendekatan Model Metode : scientifik : Problem Based Learning : Diskusi, tanya-jawab dan penugasan HH. Media Buku kimia kelas XII Karya michael purba terbitan erlangga Internet II. Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu Guru Siswa Pendahuluan Orientasi kelas : Memberi salam dan berdoa Siswa menjawab salam dan berdoa dengan baik dan santun Mengkondisikan kelas Siswa menyiapkan dalam suasana kondusif perlengkapan untuk berlangsungnya pembelajaran seperti pembelajaran dengan cara buku, pena, duduk menyiapkan perlengkapan dengan rapi dan belajar dan meminta siswa menyimpan buku yang untuk menyimpan bukubuku tidak ada mempunyai yang tidak hubungan dalam mempunyai hubungan pembelajaran kimia. dalam pembelajaran kimia Memeriksa kehadiran Siswa mendengarkan siswa dengan baik Apersepsi : Menanyakan kepada siswa tentang Penurunan titik beku larutan Motivasi : Guru memberikan motivasi kepada siswa Menyampaikan pembelajaran Siswa mendengarkan guru dengan baik dan antusias Siswa mencoba menjawab pertanyaan guru Siswa mendengarkan guru dengan baik dan antusias tujuan Siswa mendengarkan dengan baik tujuan pembelajaran 15 menit

96 inti Fase 1 (orientasi siswa terhadap masalah) Memberikan permasalahan Siswa mengamati kepada siswa melalui percobaan yang percobaan dilakukan oleh guru Membagi LKS Memberikan permasalahan kepada secara seksama Siswa mengambil LKS dengan tertib siswa (dalam LKS) Siswa membaca pertanyaan dengan teliti dan menjawab pertanyaan yang ada dilks secara kritis Fase 2 ( mengorganisasi siswa untuk belajar) Meminta siswa untuk duduk dalam kelompok masing masing (5 orang) Meminta siswa hanya berinteraksi dengan satu teman menyelesaikan permasalahan kelompok Memotivasi siswa unuk bekerja sama bersama kelompok dalam menyelesaikan permasalan Fase 3 (membimbing penyelidikan individual maupun kelompok) Guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai dengan permasalahan dan merumuskan masalah sesuai permasalahan yang diberikan. Guru mendorong siswa untuk bekerja sama bersama kelompok dalam menyelesaikan permasalahan Fase 4 ( mengembangkan dan menyajikan hasil karya Membimbing siswa dalam merencanakan menyiapkan pemecahan masalah Guru membimbing siswa untuk mempresentasikan Siswa duduk berdasarkan kelompok yang telah dibagi Siswa duduk teratur dan rapi sesuai kelompok masing-masing untuk mendiskusikan permasalahan sehingga didapat hipotesis dengan didukung literatur yang ada Siswa bekerja sama denagn baik dengan teman kelompok Siswa mencari informasi melalui buku, maupun browsing internet dengan rasa ingin tahu Siswa merumuskan masalah dari permasalahan Siswa bekerja sama dengan baik dengan teman sekelompok atau Siswa hasil pemecahan menyiapkan masalah yang dianggap baik dan benar Siswa mempresentasikan hasil pemecahan 65 menit

97 hasil pemecahan masalah yang telah didapatkan dan informasi yang diperoleh dari berbagai sumber masalah yang didapat dengan aktif, respon, dan kritis Siswa memberikan pertanyaan kepada kelompok lain dengan kritis dan kreatif. Fase 5 ( menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah) Guru mengarahkan siswa Siswa menganalisis untuk mengevaluasi proses semua jawaban dan pemecahan masalah tanggapan untuk mendapatkan kesimplan dari setiap permasalahan Siswa mencoba mengevaluasi pemecahan masalah dengan teliti, kritis dan kreatif. Membantu siswa mengkaji ulang dan menyimpulkan hasil pemecahan masalah Guru menjelaskan rumus menghitung tekanan uap. penutup Guru menginformasikan materi yang akan dipelajari untuk pertemuan selanjutnya Siswa hasil menyimpulkan pemecahan masalah dengan benar dari beberapa pendapat. Siswa mendengarkan dengan baik dan seksama 10 menit Memberi salam dan berdoa Siswa bersiap dan membaca doa dengan santun JJ. PENILAIAN No Aspek yg dinilai Teknik penilaian Alat penilaian Waktu penilaian 1 Sikap ilmiah : sikap observasi Lembar Selama kritis observasi pembelajaran 2 Keterlaksanaan model PBL Observasi (terlampir) Lembar observasi (terlampir) berlangsung Selama pembelajaran berlangsung

98 Lampiran 5. Validasi LKS LEMBAR VALIDASI LKS Desainer NIM : Riyatun : A1C112018 Petunjuk : Pada pertanyaan ini terdapat 8 pertanyaan. Isilah jawaban yang benar-benar seseuai dengan pendapat Anda dengan cara memberi tanda ( ) pada jawaban serta mengisi saran perbaikan LKS pada kolom yang tersedia. Atas kesediaan dan waktunya, saya ucapkan terima kasih. Keterangan Penilaian : 1 = Tidak baik 2 = Kurang baik 3 = Cukup 4 = Baik 5 = Sangat Baik Nama validator : Dr. Harizon, M.Si Hari / Tanggal : A. Ranah Substansi Penilaian No Aspek yang dinilai 1 2 3 4 5 1 Permasalahan sudah tepat dengan materi dan kompetensi dasar serta indikator yang ingin dicapai Komentar/Saran :............... 2 Analisis masalah sudah sesuai dengan permasalahan Komentar/Saran :.........

99... 3 Cara menyimpulkan permasalahan sudah terarah Komentar/Saran :............... 4 Ada petunjuk yang jelas cara mengerjakan LKS Komentar/Saran :............... B. Ranah Bahasa Penilaian No Aspek yang dinilai 1 2 3 4 5 1 Pertanyaan pada LKS menggunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami Komentar/Saran :............... 2 Rumusan kalimat tidak menimbulkan penafsiran ganda atau salah pengertian Komentar/Saran :...........................

100 3 Kalimat menggunakan bahasa yang baik dan benar sesuai dengan ragam bahasa Komentar/Saran :............... 4 Menggunakan bahasa/kata yang umum (bukan bahasa lokal) Komentar/Saran :............... Saran perbaikan keseluruhan: Jambi, 2016 Validator Dr. Harizon, M.Si

101 Lampiran 6. LKS LKS SIFAT KOLIGATIF LARUTAN KELAS XII NAMA KELOMPOK : 1. 2. 3. 4. 5. 6.

102 PERTEMUAN KESATU Kelas/Semester Alokasi waktu : XII/1 : 2 JP Petunjuk : a. Bacalah literatur yang ada di dalam lembar kegiatan siswa (LKS) dan sumber lainnya b. Analisislah permasalahan yang ada di dalam LKS dengan berdiskusi bersama kelompok sebelum menyelesaikannya? Kompetensi dasar 3.9 Menganalisis penyebab adanya fenomena sifat koligatif larutan pada penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku dan tekanan osmosis Indikator : 3.1.10 Menjabarkan pengertian sifat koligatif larutan (hukum Roault) 3.1.11 Menganalisis pengaruh zat terlarut yang sukar menguap terhadap tekanan uap pelarut 3.1.12 Menentukan besarnya tekanan uap larutan Tujuan pembelajaran 1. Siswa dapat menjabarkan pengertian sifat koligatif larutan 2. Siswa dapat menganalisis pengaruh zat terlarut yang sukar menguap terhadap tekanan uap pelarut 3. Menentukan besarnya tekanan uap larutan

103 Guru mendemonstrasikan percobaan dan siswa mencatat data pengamatan Guru menyiapkan gelas kimia 4 buah yang masing-masing diisi dengan air sebanyak 250 ml. Kemudian pada gelas 1 dikasih gula sebanyak 1 m, gelas 2 diisi 3 m, gelas 3 diisi garam 0,5 m,dan gelas 4 diisi garam 1,5 m. Lalu diukur suhu pada masing masing gelas tersebut. Hasil Pengamatan konsentrasi suhu Gula 1 m Gula 3 m Garam 0,5 m Garam 1,5 m Kartu masalah Dari data pengamatan yang telah diperoleh, bagaimanakah pengaruh jenis zat terlarut terhadap suhu? dan Apa yang mempengaruhi suhu larutan pada percobaan tersebut? Informasi Suhu adalah merupakan salah satu sifat koligatif yang terkait dengan kenaikan titik didih dan sifat koligatif lainya yaitu tekanan uap, penurunan titik beku dan tekanan osmotik

104 Analisis Masalah : 1. Apakah berbeda suhu larutan gula 1 M dengan suhu NaCl 1 M? Jawab :...... 2. Apakah berbeda suhu gula 3 M dengan NaCl 3 M? Jawab :...... 3. Apakah berbeda suhu gula 1 M dengan NaCl 3 M? Jawab :...... 4. Apakah berbeda suhu NaCl 1 M dengan NaCl 3 M? Jawab :......

105 Kesimpulan 1. Apa yang mempengaruhi sifat koligatif larutan?............... 2. Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan jelas a. Bagaimana suhu larutan dengan konsentrasi yang sama dengan jenis zat yang sama? b. Bagaimana dengan konsentrasi yang berbeda dengan zat yang berbeda? c. Bagaimana dengan suhu pada zat yang berbeda dengan konsentrasi sama?..................

106 LATIHAN Berilah tanda besar (>), kecil (<) dan sama dengan untuk larutan dibawah ini: a) HCl 1 M...NaOH 1 M b) HCl 1 M... HCl 2 M c) HCl 2 M...NaOH 1 M

107 KARTU MASALAH KE 2 Guru membawa 2 gelas, gelas 1 diisi dengan air panas biasa, gelas ke 2 diisi air panas dan ditambahkan gula. Lalu kedua gelas tersebut ditutup beberapa menit, lalu di buka dan perhatikan bintik bintik embun yang ada dipenutup. Bagaimana jumlah titik embun yang terbentuk pada tutup gelas tersebut? Kenapa demikian? Informasi Gula didalam air membentuk larutan,air tanpa gula disebut pelarut murni Analisis Masalah : 1. Dari manakah asal bintik-bintik embun yang ada dipenutup gelas? Jawab :...... 2. Jika bintik bintik banyak bagaimana dengan jumlah uapnya? Jawab :......

108 3. Kalau uapnya banyak bagaimana dengan tekanan uapnya? Jawab :...... Kesimpulan 1. Bagaimana tekanan uap larutan dibandingkan dengan pelarut?............... 2. Apakah yang terjadi dengan tekanan uap jika pelarut murni ditambah dengan zat terlarut?...............

109 PERTEMUAN KE DUA Kelas/Semester Alokasi waktu : XII/1 : 2 JP Petunjuk : c. Bacalah literatur yang ada di dalam lembar kegiatan siswa (LKS) dan sumber lainnya d. Analisislah permasalahan yang ada di dalam LKS dengan berdiskusi bersama kelompok sebelum menyelesaikannya? Kompetensi dasar 3.10 Menganalisis penyebab adanya fenomena sifat koligatif larutan pada penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku dan tekanan osmosis Indikator : 3.1.7 Menganalisis kenaikan titik didih suatu zat cair akibat penambahan zat terlarut 3.1.8 Mengukur kenaikan titik didih larutan Tujuan pembelajaran 4. Siswa dapat Menganalisis kenaikan titik didih suatu zat cair akibat penambahan zat terlarut 5. Siswa dapat mengukur kenaikn titik didih larutan

110 KARTU MASALAH Kenapa orang kesiram gulai panas lebih melepuh dibanding kesiram air panas? Analisis Masalah : 1. Mana yang lebih panas air mendidih atau gulai mendidih : Jawab :...... 2. Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan jelas! a. Apakah air merupakan pelarut murni atau larutan?... b. Apakah gulai merupakan pelarut murni atau larutan?...

111 Kesimpulan 1. Bagaimana titik didih larutan dibanding pelarut murni?..................... 2. Apakah yang terjadi dengan titik didih jika pelarut murni ditambahkan dengan suatu zat terlarut?.....................

112 PERTEMUAN KE TIGA Kelas/Semester Alokasi waktu : XII/1 : 2 JP Petunjuk : e. Bacalah literatur yang ada di dalam lembar kegiatan siswa (LKS) dan sumber lainnya f. Analisislah permasalahan yang ada di dalam LKS dengan berdiskusi bersama kelompok sebelum menyelesaikannya? Kompetensi dasar 3.11 Menganalisis penyebab adanya fenomena sifat koligatif larutan pada penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku dan tekanan osmosis Indikator : 3.1.5 Menganalisis penurunan titik beku suatu zat cair akibat penambahan zat terlarut 3.1.6 Mengukur penurunan titik beku larutan Tujuan pembelajaran 6. Siswa dapat Menganalisis kenaikan titik didih suatu zat cair akibat penambahan zat terlarut 7. Siswa dapat mengukur kenaikan titik beku larutan

113 KARTU MASALAH Guru membawa 2 buah es,yang satu berisi pelarut murni dan yang satunya berisi larutan gula. Kedua es tersebut merupakan hasil dari pelarut murni dan larutan gula yang dimasukkan ke kulkas dengan waktu yang sama. coba perhatikan ke dua es tersebut. Mana yang lebih keras? Kenapa demikian? Analisis Masalah : 1. Dari kedua es tersebut ( pelarut murni, dan gula ) mana yang sudah membeku sempurna? Jawab :...... 2. Bagaimana suhu air dan larutan gula setelah dimasukkan kedalam kulkas dengan waktu yang sama? Jawab :...... 3. Bagaimana supaya larutan gula bekunya sama dengan pelarut murni? Jawab :......

114 4. Jika larutan gula dimasukkan kulkas lebih lama bagaimanakah dengan suhunya? Jawab :...... Kesimpulan 1. Bagaimanakah titik beku larutan dibandingkan pelarut murni?............... 2. Apakah yang terjadi dengan titik beku jika pelarut murni ditambah dengan zat terlarut?...............

115 PERTEMUAN KE 4 Kelas/Semester Alokasi waktu : XII/1 : 2 JP Petunjuk : g. Bacalah literatur yang ada di dalam lembar kegiatan siswa (LKS) dan sumber lainnya h. Analisislah permasalahan yang ada di dalam LKS dengan berdiskusi bersama kelompok sebelum menyelesaikannya? Kompetensi dasar 3.12 Menganalisis penyebab adanya fenomena sifat koligatif larutan pada penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku dan tekanan osmosis Indikator 3.1.10 Menjabarkan pengertian tekanan osmosis serta penerapannya 3.1.11 Menghitung tekanan osmosis larutan Tujuan pembelajaran 8. Siswa dapat menjabarkan pengertian tekanan osmosis serta penerapannya 9. Siswa dapat mengitung tekanan osmotik larutan Langkah Kerja Masing masing kelompok melakukan percobaan dirumah, dimana percobaannya siswa menyiapkan sebuah mangkok yang sudah diisi air biasa, kemudiakan sediakan kentang dan dilubangi bagian tengahnya kemudian kentang yang sudah di lubangi tersebut di isi dengan larutan garam, kemudian kentang tersebut diletakkan didalam mangkok yang sudah berisi air. Diulangi percobaan dengan menggunakan larutan garam panas. Amati permukaan air pada kentang setelah 1 jam, 2 jam, dan 3 jam.

116 Bagaimana permukaan airnya? KARTUMASALAH Analisis Masalah : 1. Kenapa air sama tinggi? Jawab :...... 2. Kenapa air bisa mengalir? Jawab :...... Kesimpulan Larutan mempunyai tekanan osmosa lebih tinggi dibanding pelarut murni Informasi tekanan disebut dengan tekanan osmosa

117 Lampiran 7. Kisi-Kisi Lembar Observasi Aktivitas Keterlaksanaan Model Oleh Guru Kisi-Kisi Lembar Observasi Aktivitas Keterlaksanaan Model Oleh Guru Sintaks Aspek yang diamati Butir Orientasi masalah Menginformasikan tujuan pembelajaran. 1 Mengorganisasikan siswa untuk belajar. Mendorong siswa mengekspresikan ide-ide secara terbuka. Mengarahkan kepada pertanyaan atau masalah. Membantu siswa dalam menemukan konsep berdasarkan masalah. 4 2 3 Membantu menyelidiki secara mandiri atau kelompok. Mengembangkan dan menyajikan hasil kerja. Menganalisis dan mengevaluasi hasil pemecahan masalah. Mendorong keterbukaan dan cara belajar siswa aktif. 5 Menguji pemahaman siswa atas konsep yang ditemukan. 6 Mendorong kerjasama dan penyelesaian tugas-tugas. 7 Membantu siswa dalam memberikan solusi. 8 Mendorong dialog dan diskusi dengan teman. 9 membimbing siswa dalam menyajikan hasil kerja. 10 Membimbing siswa dalam mengerjakan lembar kegiatan siswa (LKS). 11 Membantu siswa menyiapkan karya yang sesuai, seperti laporan. 12 Mengevaluasi materi. 13 Memotivasi siswa agar terlibat dalam pemecahan masalah. 14 Membantu siswa mengkaji ulang hasil pemecahan masalah. 15

118 Lampiran 8. Kisi-kisi Lembar Observasi Keterlaksanaan Model oleh Siswa Kisi-kisi Lembar Observasi Keterlaksanaan Model oleh Siswa Sintaks Aspek yang diamati Butir Orientasi masalah Memahami tujuan pembelajaran 1 Terlibat dalam aktivitas pemecahan masalah nyata yang dipilih atau ditentukan dari guru. 2 Mengorganisasikan siswa untuk belajar Membantu menyelidiki individual kelompok. secara maupun Mengembangkan dan menyajikan hasil kerja. Menganalisis dan mengevaluasi hasil pemecahan masalah. Merespon dengan baik masalah yang di berikan oleh guru. 3 Mengekspresikan ide-ide secara terbuka terhadap masalah dari guru. 4 Menemukan konsep berdasarkan masalah. 5 Menyelesaikan suatu masalah yang diberikan guru dengan proses-proses demokrasi. 6 Menjawab pertanyaan untuk menguji pemahaman atas konsep yang ditemukan 7 Bekerja sama dalam penyelesaian tugas-tugas 8 Berdialog dan berdiskusi antar siswa 9 Mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas-tugas belajar yang berkaitan dengan masalah 10 Merumuskan hipotesis 11 Mencari solusi. 12 Mengerjakan lembar kegiatan siswa. 13 Menyajikan hasil kerja. 14 Mengkaji ulang hasil pemecahan masalah. 15 Termotivasi untuk terlibat dalam pemecahan masalah 16 Mengevaluasi proses pemecahan masalah 17

119 Lampiran 9. Kisi Kisi Lembar Observasi Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kisi Kisi Lembar Observasi Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sikap ilmiah Indikator Jumlah item Berpikir kritis Tanggap dalam mengenali masalah 1 Mampu menguraikan ulasan permasalahan 3 secara terperinci Kemampuan berpendapat secara logis 4 Kemampuan untuk mengemukakan bermacammacam 2 pemecahan/ pendekatan terhadap suatu masalah Meragukan teman 5 Memiliki kemampuan untuk menyimpulkan 8 berbagai informasi Memiliki kemampuan untuk mengevaluasi 7 pendapat orang lain dan pendapat diri sendiri Bertanggung jawab 7 Mencari alternatif jawaban 9 Total 9

120 Lampiran 10. Data Lembar Observasi Aktivitas Keterlaksanaan Model Oleh Guru Sintaks Aspek yang diamati Skor Penilaian Kerja Pertemuan 1 Pertemuan 2 Pertemuan 3 Orientasi masalah Mengorganis asikan siswa untuk belajar. Membantu menyelidiki secara mandiri atau kelompok. Mengemban gkan dan menyajikan hasil kerja. Menganalisi s dan mengevaluas i hasil pemecahan masalah. Kategori Rata-rata dan Kategori Pertemuan 4 Menginformasikan tujuan pembelajaran. 2 2 3 3 Mendorong siswa mengekspresikan ideide 2 2 3 3 secara terbuka. Mengarahkan kepada pertanyaan atau 3 3 3 3 masalah. Membantu siswa dalam menemukan konsep 3 4 3 4 berdasarkan masalah. Mendorong keterbukaan dan cara 4 4 4 4 belajar siswa aktif. Menguji pemahaman siswa atas konsep yang 3 3 3 3 ditemukan. Mendorong kerjasama dan penyelesaian 3 3 3 4 tugas-tugas. Membantu siswa dalam memberikan solusi. 2 3 4 4 Mendorong dialog dan diskusi dengan teman. 3 2 3 2 membimbing siswa dalam menyajikan 4 4 4 4 hasil kerja. Membimbing siswa dalam mengerjakan 4 4 4 4 lembar kegiatan siswa (LKS). Membantu siswa menyiapkan karya 3 yang sesuai, seperti 3 4 4 laporan. Mengevaluasi materi. 3 4 3 3 Memotivasi siswa agar terlibat dalam 3 3 3 3 pemecahan masalah. Membantu siswa mengkaji ulang hasil 3 3 3 3 pemecahan masalah. Jumlah skor 45 46 49 52 persentase 75% 77% 82% 87% Sangat Baik Baik Baik baik 80% (Baik)

121 Lampiran 11. Data Lembar Observasi Aktivitas Keterlaksanaan Model Oleh Siswa Sintaks Aspek yang diamati Skor Penilaian Kerja Pertemuan 1 Pertemuan 2 Pertemuan 3 Pertemuan 4 Memahami tujuan pembelajaran 2,9 2,8 3,0 3,0 Terlibat dalam aktivitas Orientasi masalah pemecahan masalah nyata yang dipilih atau ditentukan dari guru. 3.1 3,5 3,6 4,0 Mengorgani sasikan siswa untuk belajar Merespon dengan baik masalah yang di berikan oleh guru. 3,0 3,0 3,0 3,0 Mengekspresikan ide-ide secara terbuka terhadap 3,0 3,0 3,0 3,0 masalah dari guru. Menemukan konsep berdasarkan masalah. 3,0 3,0 3,0 3,0 Menyelesaikan suatu masalah yang diberikan guru dengan proses-proses demokrasi. 3,0 3,0 3,0 3,0 Menjawab pertanyaan untuk menguji pemahaman atas konsep yang ditemukan 3,0 3,0 3,0 3,0 Membantu menyelidiki secara individual maupun kelompok. Mengemban gkan dan menyajikan hasil kerja. Menganalisi s dan mengevalua si hasil pemecahan masalah. Bekerja sama dalam penyelesaian tugas-tugas 3,0 3,0 3,0 3,0 Berdialog dan berdiskusi antar siswa 3,0 3,0 3,0 3,0 Mendefinisikan dan mengorganisasikan tugastugas belajar yang berkaitan 2,8 2,8 3,0 2,2 dengan masalah Merumuskan hipotesis 3,0 3,0 3,0 3,0 Mencari solusi. 3,0 3,0 3,0 3,0 Mengerjakan lembar kegiatan siswa. 2,4 3,0 3,0 3,0 Menyajikan hasil kerja. 2,6 3,1 3,1 3,0 Mengkaji ulang hasil pemecahan masalah. 3,0 3,1 3,1 3,0 Termotivasi untuk terlibat 2,8 dalam pemecahan masalah 2,7 2,7 3,0 Mengevaluasi proses pemecahan masalah 2,3 2,6 2,6 2,6 Jumlah 46 48 51 53 Persentase 68% 71% 75% 79% Kategori Baik Baik Baik Baik Rata-rata dan Kategori 73,25% (Baik)

122 Lampiran 12. Data Lembar Observasi Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Skor Indikator Pertemuan 1 Pertemuan 2 Pertemuan 3 Pertemuan 4 Tanggap dalam mengenali 2,9 2,9 3,0 2,9 masalah Mampu menguraikan ulasan 2,5 2,7 2,6 2,6 permasalahan secara terperinci Kemampuan berpendapat secara logis 3,0 3,1 3,3 3,3 Kemampuan untuk 2,7 2,7 2,8 2,9 mengemukakan bermacammacam pemecahan/ pendekatan terhadap suatu masalah Meragukan teman 3,0 3,0 3,0 3,0 Memiliki kemampuan untuk 2,8 2,9 2,9 3,0 menyimpulkan berbagai informasi Memiliki kemampuan untuk 2,9 3,0 2,8 3,2 mengevaluasi pendapat orang lain dan pendapat diri sendiri Bertanggung jawab 2,5 2,4 2,6 2,8 Mencari alternatif jawaban 2,3 2,4 2,5 2,5 Jumlah skor 24 25 26 26 Persentase 61% 70% 71% 73% Kategori Baik Baik Baik Baik Rata-rata dan Kategori 68,75% (Baik)

123 Lampiran 13. Data Uji Kesamaan Rata-Rata Dua Pihak Uji Kesamaan Rata-Rata Dua Pihak PERTEMUAN KE KETERLAKSANAAN RATA X.1.2 MODEL 1 2 3 4 GURU 3 3,1 3,3 3,5 12,9 3,23 SISWA 2,7 2,8 3 3,1 11,6 2,9 Xi X1 (Xi-X1) (Xi-X1) 2 3,0 3,2-0,2 0,04 3,1 3,2-0,1 0,01 3,3 3,2 0,1 0,01 3,5 3,2 0,3 0,09 0,15 SI= 0,05 S 1 2 = Σ(xi x)2 2 1 Σ(( 0,2)+( 0,1)+( 0,1)+ 0,3)2 S 2 1 = 4 1 S 2 1 = Σ(0,04+0,01+0,01+0,09) 4 1 S 2 1 = 0,15 3 S 2 1 = 0,05 S 1 2 = Σ(xi x)2 Xi X2 (Xi - X1) (Xi-X2) 2 2,7 2,9-0,2 0,04 2,8 2,9-0,1 0,01 3 2,9-0,1 0,01 3,1 2,9 0,2 0,04 2 1 Σ(( 0,2)+( 0,1)+( 0,1)+ 0,2)2 S 2 1 = 4 1 S 2 1 = Σ(0,04+0,01+0,01+0,04) 4 1 S 2 1 = 0,1 3 S 2 1 = 0,03 0,1 S2 0,03

124 S gab 2 = (n 1 1)S 1 2 + (n 2 1)S 2 2 n 1 +n 2 2 S gab 2 = (4 1)0,05 + (4 1)0,03 4+4 2 S gab 2 = 0,15+0,09 6 S gab 2 = 0,04 Sgab =0,25 t hitung = X 1 X 2 sgab 1 n1 + 1 n2 t hitung = 3,2 2,9 0,25 1 4 +1 4 t hitung = t hitung = t hitung = 1,69 0,3 0,25 0,7071068 0,3 0,1767767

125 Lampiran 14. Perhitungan Korelasi Perhitungan Korelasi Antara Keterlaksanaan Model PBL Oleh Siswa Dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa NO X Y X2 Y2 XY 1 54,78 63,19 3000,85 3993,29 3461,69 2 54,04 65,97 2920,32 4352,37 3565,15 3 73,16 82,64 5352,39 6828,96 6045,76 4 74,27 54,17 5516,03 2933,85 4022,83 5 72,06 84,72 5192,64 7177,90 6105,10 6 61,03 69,44 3724,66 4822,26 4238,08 7 73,16 73,61 5352,39 5418,06 5385,12 8 78,31 63,89 6132,46 4081,93 5003,23 9 74,63 61,81 5569,64 3819,86 4612,51 10 84,93 93,75 7213,10 8788,59 7961,98 11 88,6 93,75 7849,96 8788,59 8306,03 12 63,97 75,70 4092,16 5729,73 4842,21 13 82,35 81,94 6781,52 6714,57 6747,96 14 66,91 64,59 4476,95 4171,22 4321,38 15 77,58 69,44 6018,66 4821,91 5387,16 16 78,68 83,33 6190,54 6944,31 6556,60 17 74,63 61,12 5569,64 3735,04 4561,01 18 78,31 75,69 6132,46 5729,35 5927,48 19 76,47 63,20 5847,66 3993,61 4832,52 20 79,04 75,69 6247,32 5729,35 5982,74 21 62,13 70,84 3860,14 5017,60 4400,98 22 76,1 59,72 5791,21 3566,78 4544,88 23 72,43 50,70 5246,10 2569,98 3671,84 24 80,15 64,59 6424,02 4171,22 5176,49 25 72,06 63,89 5192,64 4081,61 4603,73 JUMLAH 1829,78 1767,345 135695,5 127981,97 130264,46 RATA-RATA 73,1912 70,6938 5427,818 5119,279 5210,578 Perhitungan korelasi antara keterlaksanaan model oleh siswa dan kemampuan berpikir kritis siswa

126 nσx i y i ( x i ) ( y i ) r xy = {nσx 2 i ( x i ) 2 } {(nσy 2 i (Σy i ) 2 } 25(130264,46) (1829,78) (1767,34) = {25(135695,5) (1829,78) 2 } {(25(127981,9) (1767,34) 2 } 3256611,5 3233843,34 = {3392387,5 3348094,848} {(3199549,25 3123490,676) } 22768,1184 = {44292,652} {(76058,574) } = 22768,1184 3368835950 = 22768,1184 36325,198 =0,626 Diperoleh nilai rxy = 0,626

127 Lampiran 15. Data Uji Normalitas Uji Normalitas Keterlaksanaan Model PBL Oleh Guru Dan Keterlaksanaan PBL Oleh Siswa x f z f(z) s(z) f(z)-s(z) 2,00 1-2,14417 0,01601 0,028571 0,012562 2,65 1-0,8139 0,20785 0,028571 0,179279 2,75 3-0,60925 0,27118 0,085714 0,185466 2,78 1-0,54785 0,291897 0,028571 0,263326 2,93 1-0,24087 0,40483 0,028571 0,376258 2,98 1-0,13854 0,444908 0,028571 0,416337 3,00 10-0,09761 0,461123 0,285714 0,175408 3,03 2-0,03621 0,485558 0,057143 0,428415 3,20 1 0,311708 0,622369 0,028571 0,593797 3,25 4 0,414036 0,660576 0,114286 0,546291 3,50 1 0,925678 0,822693 0,028571 0,794122 3,55 1 1,028006 0,848027 0,028571 0,819455 4,00 3 1,948962 0,97435 0,085714 0,888636 Mean = 3,05 Standar Deviasi = 0,488623 L hitung = 0,1567122 L tabel = 0,173 Lhitung < Ltabel, (0,156 < 0173,), maka data tersebut berdistribusi normal

128 Uji Normalitas Keterlaksanaan Model PBL Oleh Siswa Dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa No x f z f(z) s(z) f(z) - s(z) 1 50,7 1-2,3391 0,009665 0,013889 0,0042236 2 54,04 1-1,96355 0,024791 0,027778 0,0029868 3 54,17 1-1,94894 0,025652 0,041667 0,0160151 4 54,78 1-1,88035 0,03003 0,055556 0,0255253 5 59,72 1-1,3249 0,092601 0,069444 0,023157 6 61,03 1-1,17761 0,119476 0,083333 0,0361426 7 61,12 2-1,16749 0,121506 0,111111 0,0103949 8 61,81 2-1,08991 0,137877 0,138889 0,0010122 9 62,13 2-1,05393 0,145958 0,166667 0,0207089 10 63,19 1-0,93474 0,17496 0,180556 0,0055955 11 63,2 1-0,93362 0,17525 0,194444 0,0191944 12 63,89 2-0,85604 0,195988 0,222222 0,0262337 13 63,97 1-0,84704 0,198486 0,236111 0,0376254 14 64,59 3-0,77733 0,218482 0,277778 0,059296 15 65,97 1-0,62217 0,266916 0,291667 0,0247505 16 66,91 1-0,51647 0,302761 0,305556 0,0027941 17 69,44 2-0,23201 0,408267 0,333333 0,0749332 18 70,84 1-0,07459 0,470269 0,347222 0,123047 19 72,06 2 0,062581 0,52495 0,375 0,1499501 20 72,43 5 0,104183 0,541488 0,444444 0,0970437 21 73,16 2 0,186263 0,573881 0,472222 0,1016586 22 73,61 1 0,23686 0,593617 0,486111 0,1075063 23 74,27 1 0,31107 0,622126 0,5 0,1221261 24 74,63 2 0,351547 0,637411 0,527778 0,1096333 25 75,69 2 0,470732 0,681084 0,555556 0,1255282 26 75,7 1 0,471856 0,681485 0,569444 0,1120408 27 76,1 1 0,516831 0,697363 0,583333 0,1140297 28 76,47 1 0,558433 0,711726 0,597222 0,1145035 29 77,58 1 0,68324 0,752772 0,611111 0,1416611 30 78,31 2 0,765319 0,777959 0,638889 0,1390704 31 78,68 2 0,806921 0,790144 0,666667 0,1234774 32 79,04 3 0,847399 0,801614 0,708333 0,0932803 33 80,15 4 0,972205 0,834526 0,763889 0,0706369 34 81,94 1 1,17347 0,879696 0,777778 0,1019184 35 82,35 1 1,219569 0,888686 0,791667 0,0970192 36 82,64 2 1,252176 0,894747 0,819444 0,0753027 37 83,33 2 1,329758 0,908201 0,847222 0,0609788 38 84,72 1 1,486047 0,931367 0,861111 0,0702556 39 84,93 2 1,509659 0,934435 0,888889 0,0455459 40 88,6 1 1,922307 0,972716 0,902778 0,0699387 41 93,75 2 2,501363 0,993814 0,930556 0,0632586 Mean = 7150 Standar deviasi = 8,893785 L hitung = 0,14995 L tabel = 0,173 Lhitung < Ltabel, (0,149< 0173,), maka data tersebut berdistribusi normal

129 Lampiran 16. Uji Homogenitas Uji Homogenitas Keterlaksanaan Model Pbl Oleh Guru Dan Siswa NO X Y X 2 Y 2 XY 1 2,93 2,00 8,56 4,00 5,85 2 3,55 2,75 12,60 7,56 9,76 3 3,00 3,00 9,00 9,00 9,00 4 3,03 3,25 9,15 10,56 9,83 5 3,00 4,00 9,00 16,00 12,00 6 3,00 3,00 9,00 9,00 9,00 7 3,00 3,25 9,00 10,56 9,75 8 3,00 3,25 9,00 10,56 9,75 9 3,00 2,75 9,00 7,56 8,25 10 2,65 4,00 7,02 16,00 10,60 11 3,00 4,00 9,00 16,00 12,00 12 3,00 3,50 9,00 12,25 10,50 13 2,75 3,25 7,56 10,56 8,94 14 2,78 3,00 7,70 9,00 8,33 15 3,03 3,00 9,15 9,00 9,08 JUMLAH 44,70 48,00 1998,09 157,63 142,63 RATA-RATA 2,98 3,2 8,88 10,51 78,86 Sx = (n x x 2 ) ( x) 2 n(n-1) Sx = (25 x 1998,09) (44,70) 2

130 Sx = 16,65 25(25 1 ) Sy = (n x y 2 ) ( y) 2 n(n-1) Sy = (25 x 157,63) (48,00) 2 Sy = 5.02 25(25-1) F = S besar = 16,65 = 3,31 S kecil 5,02 Dari perhitungan didapat F hitung = 3,31. Kemudian harga F hitung tersebut di bandingkan dengan harga F table.untuk mencari F table adalah dengan sebagai berikut: Dimana: Df = k 1 Df2 = n k K = jumlah variabel (variabel bebas + variabel terikat) n = jumlah sampel df1 = 2 1 = 1 sehingga F table : df2 = 25 2 = 23 dapat diketahui bahwa hasil diatas diperoleh df1 = 1 dan df2 = 23, kemudian dilihat pada tabel distribusi f table diperoleh Ftable = 4.28. dengan demikian f hitung< f table (3,31 < 4.28), sehingga dapat disimpulkan bahwa varians tersebut adalah homogen.

131 Uji Homogenitas Keterlaksanaan Model Pbl Oleh Siswa Dan Kemampuan Berpikir Kritis NO X Y X2 Y2 XY 1 54,78 63,19 3000,85 3993,29 3461,69 2 54,04 65,97 2920,32 4352,37 3565,15 3 73,16 82,64 5352,39 6828,96 6045,76 4 74,27 54,17 5516,03 2933,85 4022,83 5 72,06 84,72 5192,64 7177,90 6105,10 6 61,03 69,44 3724,66 4822,26 4238,08 7 73,16 73,61 5352,39 5418,06 5385,12 8 78,31 63,89 6132,46 4081,93 5003,23 9 74,63 61,81 5569,64 3819,86 4612,51 10 84,93 93,75 7213,10 8788,59 7961,98 11 88,6 93,75 7849,96 8788,59 8306,03 12 63,97 75,70 4092,16 5729,73 4842,21 13 82,35 81,94 6781,52 6714,57 6747,96 14 66,91 64,59 4476,95 4171,22 4321,38 15 77,58 69,44 6018,66 4821,91 5387,16 16 78,68 83,33 6190,54 6944,31 6556,60 17 74,63 61,12 5569,64 3735,04 4561,01 18 78,31 75,69 6132,46 5729,35 5927,48 19 76,47 63,20 5847,66 3993,61 4832,52 20 79,04 75,69 6247,32 5729,35 5982,74 21 62,13 70,84 3860,14 5017,60 4400,98 22 76,1 59,72 5791,21 3566,78 4544,88 23 72,43 50,70 5246,10 2569,98 3671,84 24 80,15 64,59 6424,02 4171,22 5176,49 25 72,06 63,89 5192,64 4081,61 4603,73

132 JUMLAH 1829,78 1767,345 135695,5 127981,97 130264,46 RATA-RATA 73,1912 70,6938 5427,818 5119,279 5210,578 Sx = (n x x 2 ) ( x) 2 n(n-1) Sx = (25 x135695,5 ) (1829,78) 2 Sx = 0,34 25(25 1 ) Sy = (n x y 2 ) ( y) 2 n(n-1) Sy = (25 x127981,97) (1767,345) 2 = Sy = 0,46 25(25-1) F = S besar = 0,46 = 1.35 S kecil 0,34 Dari perhitungan didapat F hitung = 1,35. Kemudian harga F hitung tersebut di bandingkan dengan harga F table.untuk mencari F table adalah dengan sebagai berikut: Dimana: Df = k 1 Df2 = n k K = jumlah variabel (variabel bebas + variabel terikat) n = jumlah sampel

133 df1 = 2 1 = 1 sehingga F table : df2 = 25 2 = 23 dapat diketahui bahwa hasil diatas diperoleh df1 = 1 dan df2 = 23, kemudian dilihat pada tabel distribusi f table diperoleh Ftable = 4.28. dengan demikian f hitung< f table (1.35 < 4.28), sehingga dapat disimpulkan bahwa varians tersebut adalah homogen.

134 Lampiran 17. Data Uji-t Data uji-t t = r n 2 1 r 2 = 0,626 25 2 1 0,626 2 = 0,626x4,796 1 0,3918 = 3.0022 0,6082 = 3,002 0,78 t= 3,85 Harga tersebut dibandingkan dengan harga ttabel yang diperoleh dengan cara menghitung dk terlebih dahulu, yaitu : dk = n k = 25 2 = 23 dan α = 0,05. Setelah diperoleh dk maka dapat diketahui ttabel dengan melihat pada tabel uji t yaitu 1,714. Dari uji-t menunjukkan bahwa thitung>ttabel (3,85 > 1,714), pada derajat signifikan 95%. Dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada penaruh positif antara keterlaksanaan model PBL terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi sifat koligatif larutan kelas XII IPA di SMA N 7 kota Jambi.

135 Lampiran 18. Tabel Nilai Kritis L Untuk Uji Liliefors Nilai Kritis L Untuk Uji Liliefors Ukuran Sampel n = 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 25 30 n > 30 Taraf Nyata (α) 0,01 0,05 0,10 0,15 0,20 0,417 0,405 0,364 0,348 0,331 0,311 0,294 0,284 0,275 0,268 0,261 0,257 0,250 0,245 0,239 0,235 0,231 0,200 0,187 1,031 n 0,381 0,337 0,319 0,300 0,285 0,271 0,258 0,249 0,242 0,234 0,227 0,220 0,213 0,206 0,200 0,195 0,190 0,173 0,161 0,886 n 0,352 0,315 0,294 0,276 0,261 0,249 0,239 0,230 0,223 0,214 0,207 0,201 0,195 0,289 0,184 0,179 0,174 0,158 0,144 0,805 n 0,319 0,299 0,277 0,258 0,244 0,233 0,224 0,217 0,212 0,202 0,194 0,187 0,182 0,177 0,173 0,169 0,166 0,147 0,136 0,768 n 0,300 0,285 0,265 0,247 0,233 0,223 0,215 0,206 0,199 0,190 0,183 0,177 0,173 0,169 0,166 0,163 0,160 0,142 0,131 0,736 n Sumber: Sudjana (2005)

136 Lampiran 19. Tabel uji t d.f. TINGKAT SIGNIFIKANSI dua sisi 20% 10% 5% 2% 1% 0,2% 0,1% satu sisi 10% 5% 2,5% 1% 0,5% 0,1% 0,05% 1 3,078 6,314 12,706 31,821 63,657 318,309 636,619 2 1,886 2,920 4,303 6,965 9,925 22,327 31,599 3 1,638 2,353 3,182 4,541 5,841 10,215 12,924 4 1,533 2,132 2,776 3,747 4,604 7,173 8,610 5 1,476 2,015 2,571 3,365 4,032 5,893 6,869 6 1,440 1,943 2,447 3,143 3,707 5,208 5,959 7 1,415 1,895 2,365 2,998 3,499 4,785 5,408 8 1,397 1,860 2,306 2,896 3,355 4,501 5,041 9 1,383 1,833 2,262 2,821 3,250 4,297 4,781 10 1,372 1,812 2,228 2,764 3,169 4,144 4,587 11 1,363 1,796 2,201 2,718 3,106 4,025 4,437 12 1,356 1,782 2,179 2,681 3,055 3,930 4,318 13 1,350 1,771 2,160 2,650 3,012 3,852 4,221 14 1,345 1,761 2,145 2,624 2,977 3,787 4,140 15 1,341 1,753 2,131 2,602 2,947 3,733 4,073 16 1,337 1,746 2,120 2,583 2,921 3,686 4,015 17 1,333 1,740 2,110 2,567 2,898 3,646 3,965 18 1,330 1,734 2,101 2,552 2,878 3,610 3,922 19 1,328 1,729 2,093 2,539 2,861 3,579 3,883 20 1,325 1,725 2,086 2,528 2,845 3,552 3,850 21 1,323 1,721 2,080 2,518 2,831 3,527 3,819 22 1,321 1,717 2,074 2,508 2,819 3,505 3,792 23 1,319 1,714 2,069 2,500 2,807 3,485 3,768 24 1,318 1,711 2,064 2,492 2,797 3,467 3,745 25 1,316 1,708 2,060 2,485 2,787 3,450 3,725 26 1,315 1,706 2,056 2,479 2,779 3,435 3,707 27 1,314 1,703 2,052 2,473 2,771 3,421 3,690 28 1,313 1,701 2,048 2,467 2,763 3,408 3,674 29 1,311 1,699 2,045 2,462 2,756 3,396 3,659 30 1,310 1,697 2,042 2,457 2,750 3,385 3,646 31 1,309 1,696 2,040 2,453 2,744 3,375 3,633 32 1,309 1,694 2,037 2,449 2,738 3,365 3,622 33 1,308 1,692 2,035 2,445 2,733 3,356 3,611 34 1,307 1,691 2,032 2,441 2,728 3,348 3,601 35 1,306 1,690 2,030 2,438 2,724 3,340 3,591

137 36 1,306 1,688 2,028 2,434 2,719 3,333 3,582 37 1,305 1,687 2,026 2,431 2,715 3,326 3,574 38 1,304 1,686 2,024 2,429 2,712 3,319 3,566 39 1,304 1,685 2,023 2,426 2,708 3,313 3,558 40 1,303 1,684 2,021 2,423 2,704 3,307 3,551 41 1,303 1,683 2,020 2,421 2,701 3,301 3,544 42 1,302 1,682 2,018 2,418 2,698 3,296 3,538 43 1,302 1,681 2,017 2,416 2,695 3,291 3,532 44 1,301 1,680 2,015 2,414 2,692 3,286 3,526 45 1,301 1,679 2,014 2,412 2,690 3,281 3,520 46 1,300 1,679 2,013 2,410 2,687 3,277 3,515 47 1,300 1,678 2,012 2,408 2,685 3,273 3,510 48 1,299 1,677 2,011 2,407 2,682 3,269 3,505 49 1,299 1,677 2,010 2,405 2,680 3,265 3,500 50 1,299 1,676 2,009 2,403 2,678 3,261 3,496 51 1,298 1,675 2,008 2,402 2,676 3,258 3,492 52 1,298 1,675 2,007 2,400 2,674 3,255 3,488 53 1,298 1,674 2,006 2,399 2,672 3,251 3,484 54 1,297 1,674 2,005 2,397 2,670 3,248 3,480 55 1,297 1,673 2,004 2,396 2,668 3,245 3,476 56 1,297 1,673 2,003 2,395 2,667 3,242 3,473 57 1,297 1,672 2,002 2,394 2,665 3,239 3,470 58 1,296 1,672 2,002 2,392 2,663 3,237 3,466 59 1,296 1,671 2,001 2,391 2,662 3,234 3,463 60 1,296 1,671 2,000 2,390 2,660 3,232 3,460 61 1,296 1,670 2,000 2,389 2,659 3,229 3,457 62 1,295 1,670 1,999 2,388 2,657 3,227 3,454 63 1,295 1,669 1,998 2,387 2,656 3,225 3,452 64 1,295 1,669 1,998 2,386 2,655 3,223 3,449 65 1,295 1,669 1,997 2,385 2,654 3,220 3,447 66 1,295 1,668 1,997 2,384 2,652 3,218 3,444 67 1,294 1,668 1,996 2,383 2,651 3,216 3,442 68 1,294 1,668 1,995 2,382 2,650 3,214 3,439 69 1,294 1,667 1,995 2,382 2,649 3,213 3,437 70 1,294 1,667 1,994 2,381 2,648 3,211 3,435

138