MODUL MATEMATIKA KELAS 8 APRIL 2018

dokumen-dokumen yang mirip
LEMBAR AKTIVITAS SISWA DIMENSI TIGA (WAJIB)

A. KUBUS Definisi Kubus adalah bangun ruang yang dibatasi enam sisi berbentuk persegi yang kongruen.

MAKALAH BANGUN RUANG. Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Guru Bidang Matematika. Disusun Oleh: 1. Titin 2. Silvi 3. Ai Riska 4. Sita 5.

Siswa dapat menyebutkan dan mengidentifikasi bagian-bagian lingkaran

Materi W9a GEOMETRI RUANG. Kelas X, Semester 2. A. Kedudukan Titik, Garis dan Bidang dalam Ruang.

Dimensi 3. Penyusun : Deddy Sugianto, S.Pd

BAB II KAJIAN PUSTAKA

Materi W9b GEOMETRI RUANG. Kelas X, Semester 2. B. Menggambar dan Menghitung jarak.

LAMPIRAN 1 SURAT IJIN PENELITIAN

Modul Matematika X IPA Semester 2 Dimensi Tiga

Modul Matematika Semester 2 Dimensi Tiga

Bab 7. Bangun Ruang Sisi Datar. Standar Kompetensi. Memahami sifat-sifat kubus, balok, prisma, limas dan bagian-bagiannya serta menentukan ukurannya

Daftar Nilai Ketuntasan Siswa Pra Siklus No Nama KKM Nilai Keterangan 1 Era Susanti Tuntas 2 Nuri Safitri Belum Tuntas 3 Aldo Kurniawan

Dr. Winarno, S. Si, M. Pd. - Modul Matematika PGMI - 1 BAB I PENDAHULUAN

KEDUDUKAN TITIK, GARIS, DAN BIDANG DALAM RUANG

Materi W9c GEOMETRI RUANG. Kelas X, Semester 2. C. Menggambar dan Menghitung Sudut.

SOAL PREDIKSI ULANGAN KENAIKAN KELAS MATEMATIKA TINGKAT SMP KELAS 8 TAHUN 2014 WAKTU 120 MENIT

Diktat. Edisi v15. Matematika SMP/MTs Kelas VIII-B. Spesial Siswa Yoyo Apriyanto, S.Pd

Geometri (bangun ruang)

LEMBAR KERJA SISWA KE-3

KUBUS DAN BALOK. Kata-Kata Kunci: unsur-unsur kubus dan balok jaring-jaring kubus dan balok luas permukaan kubus dan balok volume kubus dan balok

SOAL-JAWAB MATEMATIKA PEMINATAN DIMENSI TIGA. Sebuah kubus ABCD.EFGH memiliki panjang rusuk 4 cm. P adalah titik tengah CD. Tentukan panjang EP!

MENGGAMBAR BIDANG A. MEMBAGI GARIS DAN SUDUT

MENGGAMBAR BIDANG A. MEMBAGI GARIS DAN SUDUT

DAFTAR ISI PRAKATA DAFTAR ISI KATA KATA MOTIVASI TUJUAN PEMBELAJARAN KUBUS DAN BALOK

MODUL MATEMATIKA. Geometri Dimensi Tiga. Maylisa Handayani,S.Pd. Penyusun: MAT. 06. Geometri Dimensi Tiga

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KELAS EKSPERIMEN

Bangun Ruang. 2s = s 2. 3s = s 3. Contoh Soal : Berapa Volume, luas dan keliling kubus di bawah ini?

Sisi-Sisi pada Bidang Trapesium

LAMPIRAN 1 RPP SIKLUS 1 DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE

Lampiran 1.Surat Izin Uji Coba Instrumen Dan Penelitian

SOAL LATIHAN UKK MATEMATIKA KELAS VIII

CATATAN LAPANGAN OPTIMALISASI PENGGUNAAN STRATEGI TWO STAY TWO STRAY UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN KEBERANIAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA

PEMBELAJARAN GEOMETRI DENGAN WINGEOM 3-DIM

Dimensi Tiga (Sudut Pada Bangun Ruang)

we w lcom lc e om Tu T rn u O rn n O

Lampiran 1.1 Surat Izin Penelitian

SEGITIGA DAN SEGIEMPAT

LEMBAR AKTIVITAS SISWA DIMENSI TIGA Ruas garis PQ Ruas garis QR Garis PQ = garis QR (karena bila diperpanjang akan mewakili garis yang sama)

LEMBAR PERAGA DENGAN CD FORMAT JOINT PHOTOGRAPHIC EXPERT GROUP (JPEG) A. Latar Belakang Hasil rekayasa dalam bidang teknologi informasi dan teknologi

DAFTAR ISI KEGIATAN KEGIATAN KEGIATAN KEGIATAN KEGIATAN KEGIATAN KEGIATAN

Geometri I. Garis m dikatakan sejajar dengan garis k, jika kedua garis terletak pada satu bidang datar dan kedua garis tidak berpotongan

BAB II LANDASAN TEORI

BAB 2 MENGGAMBAR BENTUK BIDANG

LAMPIRAN 1 SURAT IJIN DAN SURAT KETERANGAN PENELITIAN

DATA NAMA SISWA SMP NEGERI 1 BAWEN KELAS

SD kelas 6 - MATEMATIKA BAB 11. BIDANG DATARLatihan Soal 11.1

BAB II KAJIAN TEORI. berbagai metode sehingga siswa dapat melakukan kegiatan belajar secara

MAT. 06. Geometri Dimensi Tiga

- - BANGUN RUANG BIDANG DATAR - - dlp6datar. Jaring-jaring kubus. 4. Limas

Geometri Ruang (Dimensi 3)

Pembahasan Soal Olimpiade Matematika SMP Babak 1 Persiapan Olimpiade Sains Provinsi dan Nasional

BAB II KAJIAN TEORI. Morgan, dkk (dalam Walgito, 2004: 167) memberikan definisi mengenai

1. Jika B = {bilangan prima kurang dari 13} maka jumlah himpunan penyelesaiannya... A. 4

Oleh: Dyah Padmi NIM

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

C. 30 Januari 2001 B. 29 Januari 2001

MATEMATIKA. Pertemuan 2 N.A

Beberapa Benda Ruang Yang Beraturan

Bangun yang memiliki sifat-sifat tersebut disebut...

GEOMETRI RUANG. Oleh : Tetty Natalia Sipayung, S.Si., M.Pd. Geometri Ruang i

Prestasi itu diraih bukan didapat!!! SOLUSI SOAL

Antiremed Kelas 12 Matematika

1. Titik, Garis dan Bidang Dalam Ruang. a. Defenisi. Titik ditentukan oleh letaknya dan tidak mempunyai ukuran sehingga dikatakan berdimensi nol

BAB I PENDAHULUAN. 2. Membagi keliling lingkaran sama besar.


SOAL OLIMPIADE MATEMATIKA TINGKAT SMP PART 2. Departemen Matematika - Wardaya College MMXVIII-XII

A. MENGHITUNG LUAS BERBAGAI BANGUN DATAR


MODUL PENDALAMAN MATERI ESENSIAL DAN SULIT MATA PELAJARAN : MATEMATIKA ASPEK : GEOMETRI

3.1. Sub Kompetensi Uraian Materi MODUL 3 MENGGAMBAR BENTUK BIDANG

K13 Revisi Antiremed Kelas 12 Matematika

1. AB = 16 cm, CE = 8 cm, BD = 5 cm, CD = 3 cm. Tentukan panjang EF! 20 PEMBAHASAN : BCD : Lihat ABE : Lihat AFE : Lihat

Pembahasan Soal OSK SMA 2018 OLIMPIADE SAINS KABUPATEN/KOTA SMA OSK Matematika SMA. (Olimpiade Sains Kabupaten/Kota Matematika SMA)

( ) 2. Nilai x yang memenuhi log 9. Jadi 4x 12 = 3 atau x = 3,75

PEMANTAPAN UJIAN NASIONAL 2013 (SOAL DAN PENYELESAIAN)

SOAL-SOAL UJIAN NASIONAL MATEMATIKA SMP/MTs TAHUN PELAJARAN 2009/2010

GAMBAR TEKNIK PROYEKSI ISOMETRI. Gambar Teknik Proyeksi Isometri

Soal-soal dan Pembahasan UN Matematika SMP/MTs Tahun Pelajaran 2006/2007

KUMPULAN SOAL MATEMATIKA KELAS VIII (BSE DEWI N)

SMP kelas 9 - MATEMATIKA BAB 5. KESEBANGUNAN DAN KEKONGRUNANLATIHAN SOAL

Matematika Semester V

Unit 3 KONSEP DASAR GEOMETRI DAN PENGUKURAN. Edy Ambar Roostanto. Pendahuluan

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BANGUN RUANG MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING

(Dengan Pendekatan Vektor) Oleh: Murdanu, M.Pd.

adalah. 7. Barisan aritmatika dengan suku ke-7 = 35 dan suku ke-13 = 53. Jumlah 27 suku pertama

Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional Tahun 1986 Matematika

>> SOAL MATEMATIKA SMA KELAS X SEMESTER 2 << ( 100 SOAL MATEMATIKA )

PEMANTAPAN UJIAN NASIONAL Kerjakan dengan sungguh-sungguh dengan kejujuran hati!

SOAL DAN PEMBAHASAN UJIAN NASIONAL MATEMATIKA SMP/MTs TAHUN PELAJARAN 2014/2015-TANGGAL 5 Mei 2015

Lampiran 1.1 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kelas Eksperimen

PENGERJAAN HITUNG BILANGAN BULAT

SD kelas 5 - MATEMATIKA BAB 6. BANGUN DATAR DAN BANGUN RUANGLatihan Soal 6.2

PEMBAHASAN SOAL UN MATEMATIKA SMP (KODE A) TAHUN PELAJARAN 2009/2010

MATEMATIKA EBTANAS TAHUN 2002

LATIHAN UJIAN AKHIR SEKOLAH

D. 18 anak Kunci : C Penyelesaian : Gambarkan dalam bentuk diagram Venn seperti gambar di bawah ini :

PEMANTAPAN UJIAN NASIONAL Kerjakan dengan sungguh-sungguh dengan kejujuran hati!

:5. Memahami sifat-sifat kubus, balok, prisma, limas, dan bagian-bagiannya, serta menentukan ukurannya

3. Daerah yang dibatasi oleh dua buah jari-jari dan sebuah busur pada lingkaran adalah

Transkripsi:

MODUL MATEMATIKA KELAS 8 APRIL 2018 1. KUBUS BANGUN RUANG SISI DATAR Kubus merupakan bangun ruang beraturan yang dibentuk oleh enam buah persegi yang bentuk dan ukurannya sama. Unsur-unsur Kubus 1. Sisi Kubus Suatu bidang persegi (permukaan kubus) yang membatasi bangun ruang kubus. Kubus terdiri dari 6 sisi yang bentuk dan ukurannya sama. 1. 2. Titik sudut suatu kubus diartikan sebagai titik pertemuan antara tiga rusuk kubus yang berdekatan. Kubus mempunyai 8 titik sudut. Titik-titik sudut kubus adalah A, B, C, D, E, F, G, dan H. Gambar 1.1 3. Rusuk suatu kubus adalah ruas garis yang merupakan perpotongan dua bidang sisi pada sebuah kubus. Sebuah kubus memiliki 12 rusuk. Pada Gambar 1.1, rusukrusuk tersebut adalah AB, BC, CD, AD, EF, FG, GH, EH, AE, BF, CG, dan DF. Setiap rusuk pada kubus memiliki panjang yang sama. SAT-2018-04-JH7-MOD-MAT Page 1

4. Diagonal kubus Diagonal merupakan ruas garis yang menghubungkan dua titik sudut sebidang yang saling berhadapan. a. Diagonal Sisi (diagonal bidang) Diagonal sisi sebuah kubus adalah diagonal yang terdapat pada sisi kubus. Jika dari titik A di tarik garis lurus ke titik F atau dari titik B ke titik E, maka garis AF atau BE adalah diagonal sisi kubus ABEF. Lihat Gambar 1.2. karena setiap sisi kubus paling banyak menyumbangkan 2 diagonal sisi, maka pada sebuah kubus terdapat 12 diagonal sisi, yaitu AF, BE, BG, CF, CH, DG, DE, AH, AC, BD, EG, dan FH. RUMUS : AF 2 = AB 2 + BF 2 Gambar 1.2 b. Diagonal Ruang Diagonal ruang suatu kubus adalah ruas garis yang menghubungkan 2 titik sudut yang berhadapan pada suatu bangun ruang. Kubus mempunyai 4 diagonal ruang yang sama panjang dan keempatnya bertemu pada satu titik yang disebut titik pusat kubus. Keempat diagonal ruang tersebut adalah AG, BH, CE, dan DF. RUMUS : HB 2 = BD 2 + DH 2 Contoh Soal : i. Hitunglah panjang diagonal bidang sebuah kubus yang memiliki panjang rusuk 10 cm. SAT-2018-04-JH7-MOD-MAT Page 2

ii. Berapa panjang diagonal ruang sebuah kubus yang rusuknya 12 cm Jawaban : i. Panjang diagonal bidang = 10 2 = 10 x 1,414 = 14,14 cm ii. Panjang diagonal ruang = 12 3 = 12 x 1,732 = 16,464 cm c. Bidang diagonal Bidang diagonal merupakan bidang di dalam kubus yang dibuat melalui dua buah rusuk yang saling sejajar tetapi tidak terletak pada satu sisi. Sebuah kubus memiliki 6 buah bidang diagonal. Kerangka Kubus a. Jaring-Jaring SAT-2018-04-JH7-MOD-MAT Page 3

b. Permukaan Kubus - Luas Permukaan Kubus Luas permukaan kubus adalah jumlah luas seluruh sisi atau bidang pada bangun ruang tersebut. Rumus : Luas= 6 x S x S = 6 S 2 Jadi, Lp Kubus = 6 S 2 Contoh Soal : Sebuah kubus memiliki panjang rusuk 5 cm. Berapakah luas permukaan kubus dan volume kubus? Jawaban : Luas = 6 x s 2 = 6 x 5 2 = 6 x 25 cm 2 Lp = 150 cm 2 - Volume Kubus Setiap Kubus mempunyai sisi yang sama panjang yaitu Panjang = Lebar = Tinggi Rumus : V = Sisi x Sisi x Sisi Jadi, V = S 3 = S x S x S = S 3 Contoh Soal : Sebuah kubus memiliki panjang rusuk 5 cm. Tentukan volume kubus itu! Jawaban : V = s 3 V = (5 cm) 3 V = 125 cm 3 Jadi, volume kubus tersebut adalah 125 cm 3. SAT-2018-04-JH7-MOD-MAT Page 4

2. BALOK Balok merupakan bangun ruang beraturan yang dibentuk oleh tiga pasang persegi panjang yang masing-masing mempunyai bentuk dan ukuran yang sama. Unsur-unsur Balok 1. Sisi Balok Balok mempunyai 3 pasang sisi yang masing-masing pasang berbentuk persegi panjang yang sama bentuk dan ukurannya. 2. Rusuk Sebuah balok memiliki 12 rusuk. Rusuk-rusuk tersebut terbagi dalam 3 bagian yang masing-masing terdiri atas 4 rusuk yang sejajar dan sama panjang. 3. Titik Sudut Sebuah balok memiliki 8 titik sudut. 4. Diagonal Balok a. Diagonal Sisi (diagonal bidang) Balok mempunyai 12 buah diagonal sisi. Diagonal sisi pada balok tidak semuanya mempunayi panjang yang sama, bergantung pada ukuran sisi balok tersebut. SAT-2018-04-JH7-MOD-MAT Page 5

b. Bidang Diagonal Bidang diagonal balok merupakan bidang di dalam balok yang dibuat melalui dua buah rusuk yang saling sejajar tetapi tidak terletak pada satu sisi. c. Diagonal Ruang Sebuah balok ABCD.EFGH mempunyai 4 pasang sudut yang berhadapan, yaitu A dengan G, B dengan H, C dengan E, dan D dengan F. AG, BH, CE, dan DF adalah diagonal ruang balok. Kerangka Balok a. Jaring-Jaring Balok SAT-2018-04-JH7-MOD-MAT Page 6

- Luas Permukaan Balok Luas permukaan balok = 2pl + 2pt + 2lt = 2 (pl + pt + lt) - Volume Balok V = p x l x t 3. PRISMA Prisma merupakan suatu bangun ruang yang bentuk dan ukuran sisi atas dan bawah sama serta rusuk-rusuk tegak dan sejajar. Penamaan suatu prisma ditentukan oleh bentuk alasnya, contohya, suatu bangun yang alasnya segitiga dinamakan prisma segitiga, prisma yang alasnya berbentuk segiempat maka dinamakan prisma segiempat, prisma yang alasnya segi-lima maka dinamakan prisma segi-lima, dan seterusnya. JENIS-JENIS PRISMA 1) Prisma Segitiga Prisma segitiga adalah prisma yang bentuk alas dan atapnya berbentuk segitiga. Unsur yang dimiliki prisma segitiga adalah sebagai berikut : a. Sisi/bidang = memiliki 5 sisi atau bidang yaitu sisi alas (ABC), sisi atas (DEF), dan tiga sisi tegak (ABED, BCFE, ACFD) b. Rusuk = memiliki 9 rusuk alas (AB, BC, AC), rusuk atas (DE, EF, DF), rusuk tegak (AD, BE, dan CF) c. Titik sudut = memiliki 8 titik sudut yaitu, A, B, C, D, E, F, G, dan H. d. Diagonal bidang = tidak memiliki diagonal bidang. e. Diagonal ruang tidak memiliki diagonal ruang. 2) Prisma Segiempat Prisma segiempat adalah prisma yang bentuk alas dan atapnya berbentuk segiempat. Unsur yang dimiliki prisma segiempat adalah sebagai berikut : a. Sisi/bidang = memiliki 6 sisi atau bidang yaitu sisi alas (ABCD), sisi atas (EFGH), dan empat sisi tegak ABFE, BCHF, CDGH, dan ADGE. b. Rusuk = memiliki 12 rusuk yaitu rusuk alas (AB, BC, CD, DA), rusuk atas (EF, RH, GH, EG), rusuk tegak (EA, FB, HC, GD) c. Titik Sudut = memiliki 8 titik sudut yaitu titik sudut A, B, C, D, E, F, G dan H. d. Diagonal bidang = memiliki 12 diagonal bidang yaitu, AC, DB, AG, FH, BE, AF, DG, CH, BG, CF, AH, dan DE e. Diagonal ruang = memiliki 4 diagonal ruang yaitu, EC, AG, BH, dan DF 3) Prisma Segi-lima Prisma segi-lima adalah prisma yang bentuk alas dan atapnya berbentuk segi-lima. Unsur yang dimiliki prisma segi-lima adalah sebagai berikut : a. Sisi/bidang = memiliki 7 sisi atau bidang yaitu sisi alas (ABCDE), sisi atas (FGHIJ), sisi tegak (ABGF, BCHG, CDIH, DEJI, AEJF) b. Rusuk = memiliki 15 rusuk yaitu, rusuk alas (AB, BC, CD, DE, EA), rusuk atas (FG, GH, HI, IJ, JF), rusuk tegak (FA, GH, HI, IJ, JE) SAT-2018-04-JH7-MOD-MAT Page 7

c. Titik sudut = memiliki 10 titik sudut yaitu, titik sudut A, B, C, D, E, F, G, H, I, dan J d. Diagonal bidang = memiliki 20 diagonal bidang yaitu, FC, GB, JB, FA, IA, JE, HE, ID, GD, HC, ID, AG, JC, EH, FB, EI, FC, AH, JD, dan BG. e. Diagonal ruang = memiliki 10 diagonal ruang yaitu, HA, HB, IB, IC, JD, JC, FE, FD, GE, dan GA. JARING JARING PRISMA 1. Prisma Segitiga 2. Prisma Segiempat 3. Prisma Segi-lima RUMUS LUAS PERMUKAAN DAN VOLUME BANGUN PRISMA SEGITIGA Prisma segitiga tentu saja alasnya adalah segitiga, maka rumusnya adalah : L = (2 x luas segitiga) + Keliling alas x tinggi Gambar di atas merupakan prisma tegak segitiga siku-siku. Tentukan luas permukaan prisma tersebut. Selesaian: Untuk mencari luas permukaan prisma segitiga tersebut, terlebih dulu kita cari panjang semua alasnya, yaitu: Sehingga L = 2 Luas alas + Keliling alas tinggi = 2 3 x 4 : 2 + (3 + 4 + 5) 8 = 12 + (12) 8 = 12 + 96 = 108 Jadi, luas permukaan prisma tegak segitiga siku-siku adalah 108 cm 2. Pada umumnya, rumus volume dari sebuah prisma adalah: V= Luas alas x Tinggi SAT-2018-04-JH7-MOD-MAT Page 8

Akan tetapi, untuk prisma segitiga rumus tersebut diubah menjadi: (1/2 x Alas Segitiga x Tinggi Segitiga) x Tinggi Prisma Untuk memahami rumus diatas, perhatikan beberapa contoh soal berikut ini: Contoh Soal : 2. Sebuah prisma memiliki volume 240 cm 3. Alas prisma tersebut berbentuk segitiga siku-siku dengan panjang sisi siku-sikunya masing-masing adalah 8cm dan 6cm. Lalu, berapakah tinggi dari prisma tersebut? Cara Menjawab: Volume prisma = Luas Alas x Tinggi Prisma 240 = (½ x a x t) x Tinggi Prisma 240 = (½ x 8 x 6) x Tinggi Prisma 240 = 24 x tinggi prisma Tinggi prisma = 240 : 24 = 10 cm RUMUS LUAS PERMUKAAN, VOLUME, DIAGONAL BIDANG DAN DIAGONAL RUANG BANGUN PRISMA SEGIEMPAT Rumus luas permukaan prisma adalah : Luas Permukaan prisma = 2 (panjang x lebar) + 2 (panjang x tinggi) + 2 (lebar x tinggi) Luas Permukaan prisma = 2 pl + 2 pt + 2 lt Luas Permukaan prisma = 2 (pl + pt + lt) 1. Sebuah prisma segiempat memiliki panjang 20cm, lebar 14cm, dan tinggi 10 cm. Berapakah luas permukaan dari prisma tersebut? Selesaian: Diketahui: p = 20 l = 14 t = 10 Luas Permukaan prisma = 2 (pl+pt+lt) = 2 x (20x14) + (20x10) + (14 x 10) = 2 x (280 + 200 + 140) = 2 x 620 = 1240 cm 2 maka luas permukaan balok tersebut adalah 1240 cm 2 Volume prisma segi empat adalah perkalian dari ketiga sisi balok. Volume prisma segiempat = p.l.t 2. Sebuah mainan berbentuk prisma segiempat volumenya 140 cm 3. Jika panjang mainan 7 cm dan tinggi mainan 5 cm, tentukan lebar mainan tersebut. Selesaian: V = p.l.t 140 cm 3 = 7 cm.l. 5 cm l = 140 cm 3 /35 cm l = 4 cm SAT-2018-04-JH7-MOD-MAT Page 9

Untuk mencari panjang diagonal bidang atau sisi dapat menggunakan teorema phytagoras. Rumusnya adalah : TV = (p 2 + l 2 ) 3. Perhatikan gambar di bawah berikut ini. Diketahui panjang AB = 12 cm, BC = 8 cm dan AE = 5 cm. Hitunglah: a) panjang AF b) panjang AC c) panjang AH Selesaian: a. Panjang AF dapat dihitung dengan teorema phytagoras. Perhatikan segitiga ABF siku-siku di B, maka: AF = (AB 2 + BF 2 ) AF = (12 2 + 5 2 ) AF = (144 + 25) AF = 169 AF = 13 cm b. Perhatikan segitiga ABC siku-siku di B, maka: AC = (AB 2 + BC 2 ) AF = (12 2 + 8 2 ) AF = (144 + 64) AF = 208 AF = 4 13 cm c. Perhatikan segitiga AEH siku-siku di E, maka: AC = (AE 2 + EH 2 ) AF = (5 2 + 8 2 ) AF = (25 + 64) AF = 89 cm SAT-2018-04-JH7-MOD-MAT Page 10

RUMUS LUAS PERMUKAAN, VOLUM, DIAGONAL BIDANG DAN DIAGONAL RUANG BANGUN PRISMA SEGILIMA Apabila A, K, t secara berturut-turut merupakan luas alas, keliling, dan tinggi dari prisma, maka luas permukaan prisma dapat ditentukan dengan rumus L = 2 A + K t. 1. Diketahui suatu prisma segi lima beraturan, panjang semua rusuknya adalah 20 cm. Tentukan luas permukaan prisma tersebut! Jaring-jaring dari prisma segi lima beraturan yang semua panjang rusuknya 20 cm dapat dimodelkan sebagai berikut. Perhatikan segitiga ABC. Segitiga ABC merupakan segitiga sama kaki sehingga garis tingginya membagi sisi di depannya menjadi 2 bagian yang sama panjang. Sehingga, tinggi dari segitiga ABC, t 0 = 10/tan (36 ) = 13,76 cm. Sehingga luas segitiga ABC, L 0 = (20 13,76)/2 = 137,6 cm 2. Sehingga luas bidang alas, A = 5 137,6 = 688 cm 2. Dengan mudah kita dapat menentukan keliling dari bidang alas, K = 5 20 = 100 cm. Sehingga luas permukaan prisma segi-5 beraturan yang dimaksud adalah L = 2 A + K t = 2 688 + 100 20 = 3.376 cm 2 Rumus volume prisma: Volume = Luas alas x tinggi 2. Hitunglah volum prisma segilima jika luas alasnya 50 cm 2 dan tinggi 15 cm. Selesaian : Luas alas = 50 cm 2, t = 15 cm Volume prisma = luas alas x tinggi = 50 cm 2 x 15cm =750 cm 3 untuk menghitung banyaknya diagonal pada segi-n beraturan, dapat memakai rumus: d segi-n = 1/2 x [n x (n - 3)] 3. Berapa banyaknya diagonal pada Segi-50 beraturan? Selesaian: d segi-n = 1/2 x [n x (n - 3)] d segi-50 = 1/2 x [50 x (50-3)] d segi-50 = 1/2 x 50 x 47 d segi-50 = 1175 buah Karena bidang diagonal yang terbentuk secara umum berbentuk bangun datar, maka luas bidang diagonalnya juga mengikuti rumus luas bangun datar seperti persegi panjang, segitiga, jajargenjang, dan lainnya. Luas persegi panjang = panjang lebar= panjang lebar Luas segitiga =12 alas tinggi SAT-2018-04-JH7-MOD-MAT Page 11

4. Perhatikan gambar prisma segienam di bawah ini. Tentukan luas bidang diagonal CELH! Selesaian : *). Sebelum menghitung luas bidang diagonal CELH, harus dihitung dahulu panjang diagonal bidang CH. Panjang diagonal bidang CH dapat dihitung dengan menggunakan Teorema Pythagoras. CH 2 = BC 2 + HB 2 CH 2 = 8 2 + 6 2 CH 2 = 64+ 36 CH 2 = 100 CH = 100 CH = 10 *). Menentukan Luas bidang diagonal CELH Luas CELH = Luas persegipanjang CELH = panjang lebar =CH CE =10 8=80 Jadi, luas bidang diagonal CELH adalah 80 cm 2 SAT-2018-04-JH7-MOD-MAT Page 12

Soal 1. Sebuah prisma tegak segitiga memilikii volume 165 cm 3 dan tinggi 11 cm. Tentukanlah luas alas segitiga tersebut! 2. Volume prisma yang mempunyai luas alas 36 cm 2 dan panjang 43 cm adalah 3. Daerah yang diarsir (merah) pada gambar di bawah ini adalah... 4. Sebuah prisma tegak memiliki volume 432 cm 3. Alas prisma tersebut berbentuk segitiga siku-siku yang panjang sisi siku-sikunya 6 cm dan 8 cm. Hitung tinggi prisma tersebut. 5. Perhatikan gambar tenda di bawah berikut. Sebuah tenda memiliki ukuran seperti pada gambar di atas, tentukan volume tenda tersebut. 5. LIMAS Limas merupakan bangun ruang sisi datar yang selimutnya terdiri atas bangun datar segitiga dengan satu titik persekutuan. Titik persekutuan itu disebut titik puncak limas. Jenis-jenis limas: a. Limas segitiga b. Limas segi empat c. Limas segi lima d. Limas lingkaran, dll Rumus Luas Permukaan Limas Luas permukaan = Luas alas + jumlah luas seluruh sisi tegak Rumus Volume Limas Volume = 1 x luas alas x tinggi 3 SAT-2018-04-JH7-MOD-MAT Page 13